Transcript
mmTWi5Q_qj8 • Bobroknya KAMBOJA: Ketika Negara Disandera oleh Mafia, Judi, Penipuan & Scam
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1446_mmTWi5Q_qj8.txt
Kind: captions
Language: id
Sadar enggak sih, Teman-teman, uang
orang Indonesia [musik] itu lari 600
triliun, bukan koruptor, tapi lari ke
negeri tetangga yaitu Kamboja. Dan tahu
enggak kalian bahwa 71% di antaranya
adalah orang Indonesia yang
berpenghasilan [musik] jauh di bawah
UMR. Dan kasihannya mereka tuh rata-rata
fresh graduate atau tamatan SMP, SMA.
[musik]
Ayo, mari kita bedah secara mendalam
problem apa yang ini terjadi. Dan yang
terpenting kita [musik] jangan sampai
berita ini cuman sekedar menguap begitu
saja, tapi kita bisa menjaga generasi
kita berikutnya. Sahabat entrepreneur,
salam hebat luar biasa. Selamat datang
kembali ke dalam acara sisi yang lain
dan welcome to channel successy. Kalau
Anda mengikuti video [musik] saya, saya
sering membahas ini bersama Pak Roy
Sakti. Beliau itu memang concern
terhadap judi online, pinjaman online,
scamming di Indonesia. Kita sudah pernah
bahas bahwa beliau itu punya murid di
Medan yang mana saat ini banyak anak
muda Medan itu nyaris hilang. Enggak ada
anak mudanya di Medan. Rupanya banyak
lari ke Kamboja. Dan yang sang paling
mengerikan ya nanti kita akan bahas satu
persatu. Di Kamboja sendiri itu berapa
jumlah orang Indonesia yang saat ini
mengadu nasib di sana? Kenapa sih judi
online itu sulit diberantas? [musik]
Mari kita bahas. Pertama, lokasi
servernya itu di Sianokviille. Ini
confirm dan berapa banyak orang yang mau
ke Kamboja direct flight langsung
ujung-ujungnya pasti bekerja di
Sianokville. Makanya mereka itu lewat
jalan darat, lewat Medan, kemudian lewat
Malaysia. Mereka jalan darat sehingga
mereka itu seolah-olah karena pemerintah
enggak bisa cegah gitu loh. Mereka
seolah-olah traveling ke Malaysia tapi
[musik] ujung-ujungnya kerja di Kamboja.
Statusnya industri bukan kriminalitas
biasa. Kenapa sih judul susah
diberantas? Saya rasa judi itu salah
satu industri [musik]
terlama di dunia ya setelah perdagangan
PSK ya. Jadi saya rasa industri ini itu
memang sangat sulit diberantas. [musik]
Jawabannya sederhana karena di seberang
sana Kamboja ini bukan kejahatan
pinggiran. Ini adalah industri. Kita
lihat alur uang itu dari rupiah ke
kripto caranya gimana? Pertama deposit
dulu ke [musik] curis.
konversinya cepat dari USDT ke titer di
blockchain dan yang ketiga cepat dan
sulit dilacak. Jadi mereka itu tukernya
itu sangat cepat pakai USDT. Mari kita
lihat flow orang uangnya ya. [musik]
Kalau Anda kerabat Anda iseng deposit
Rp50.000 lewat curis, uang itu tidak
mengendap lama di bank. Sindikat ini
pintar. Mereka memanfaatkan celah di
sistem keuangan kita. Uang cepat masuk
lewat curies dikumpulkan lewat USDT.
Inilah yang membuat blockchain itu
termasuk e USDT itu seringki menjadi
alur transfer yang sangat cepat ke
Kamboja. Ya, sahabat SP30, [musik] saya
sendiri itu pernah ketemu sama orang
Kamboja asli loh, tapi di Paris. Waktu
itu saya mampir ke satu orang departemen
store. Dia itu orang yang sudah cukup
berumur [musik] lah ya. Usianya udah 60
lebih. Ibu-ibu saya tanya where are you
from? I came from Cambodia. [musik] Oh,
saya kaget. Cambodia. Iya. Are you
citizen [musik] in France or you just
came here for work? Apakah kamu di sini
adalah penduduk atau kamu di sini kerja?
No, I'm [musik] citizen of France right
now. Dia bilang, "Oh, saya adalah
penduduk asli Prancis sekarang. Tapi
saya memang [musik] 30 tahun yang lalu
saya memang merantau ke sini. Why you
didn't get [musik] came back to
Cambodia?" Saya tanya, "Kenapa kamu
tidak kembali ke Kamboja?" Terus dia
bilang, "Pertama, saya sudah punya
pekerjaan tetap di sini. Yang kedua,
saya ini miri sama negara saya."
Katanya, "Loh, saya tanya, kenapa?"
"Kamu tahu sendirilah, Kamboja ini kan
belakangan disorot dunia karena
perjudian." Ternyata dia juga tahu itu
penduduk asli Kamboja. Jadi, Kamboja ini
kan negara yang fundamentalnya kurang
kuat ya. Hasil pertaniannya ya
biasa-biasa aja, negaranya kecil.
Sehingga negara yang seperti ini tuh
seringkiali gampang jadi bonekanya
negara orang lain karena negaranya
miskin, penduduk juga sedikit dan negara
itu cuman diapit di tengah-tengah dan
rawan peperangan politik karena itu kan
daerah tempatnya opium ya. Sehingga itu
memang Kamboja [musik] itu memang sangat
rawan untuk enggak bisa ngapa-ngapain
negara itu. Akhirnya penduduknya pun
bisanya cuman dimanfaatkan sebagai judi
agar negara itu bisa hidup. Makanya kita
lihat Kamboja [musik] ini kalau saya
perhatikan penduduknya itu kasihan ya.
Kalau memang benar-benar dia bekerja
keras di sana enggak bisa ngapa-ngapain.
Pencucian uang itu di H1 Group. Ini dia
[musik] awalnya itu di sini. Di Kamboja
ada satu grup besar bernama Hi One
Group. Laporan internasional menyebutkan
bahwa platform pembayaran mereka HUI
OnePay diduga telah memproses memproses
transaksi terkait fraud dan pencucian
uang hingga miliaran dolar. Kita juga
tahu baru-baru ini kan ada orang China
ketangkap lagi kan. Karena kalau Anda
mau lihat sebuah film 2023, saya
rekomendasikan Anda nonton film itu.
[musik]
Saya nonton film itu sewaktu saya pulang
dari Mau e tahun ini 2025. [musik]
Perjalanan dari Hongkong ke eh Jakarta
saya nonton itu di pesawat [musik] waktu
itu di Katai e Pacific. Saya nonton,
"Wih no more batch. Apa ini? Jangan
[musik] lagi berjudi. Ternyata itu
adalah sindikat penipuan orang-orang
China [musik] yang membuka semacam
lowongan pekerjaan untuk anak fresh
graduate dipekerjakan dengan
iming-iming. Misalkan kalau di China
sekarang katakanlah UMR itu harganya di
China ya saat ini UMR tuh katakanlah
sekitar R jutaan. Kalau di Indonesia kan
R jutaan. R juta sampai R [musik] juta.
Nah, dia ditawarkan UMR-nya Rp50 juta.
Siapa yang enggak mau? anak-anak lulusan
IT ya kan tiba-tiba enggak ada angin,
enggak ada hujan, tiba-tiba dapat gaji
Rp50 juta. Nah, itulah awal penipuan
yang terjadi. Dia direkrut sama agency
seolah-olah dia bekerja di perusahaan
[musik] IT, diberikan tiket pesawat.
Senang dong, namanya fresh graduate,
dibikinin paspor, tiket pesawat jadi
macam kayak orang jadi TKI gitu [musik]
ke luar negeri. Tiba-tiba ditutup,
enggak tahu angin, enggak tahu hujan,
dibius. tiba-tiba dia sudah sampai di
sebuah tempat yang dia enggak tahu di
mana. Ternyata itu negara Kamboja. Nah,
itu cara ngerekrut mereka di sana.
Mereka disekap, diletakkan di sebuah
asrama dan di dalam ternyata semuanya
orang China. Nah, itulah film itu
didanai oleh pemerintah China. Ya, saya
ulangi. Didanai oleh pemerintah China.
Nah, makanya Indonesia ini [musik] belum
ada satu ind apa ya semacam kayak
inisiatif dari pemerintah untuk membuat
film serupa [musik] untuk betapa
bahayanya kalau mereka direkrut ke
Kamboja dengan iming-iming gaji besar
tapi di sana mereka disiksa. Mereka
dapat gaji enggak dapat tapi taruannya
nyawa. Kalau mereka sampai melarikan
diri hilang mereka. Karena semua polisi
di Kamboja juga sudah disuap. Jadi kalau
mereka melaporkan diri ke polisi, polisi
akan mengembalikan mereka kembali ke
tempat tempattempat untuk apa? Mereka
beroperasi sindikat kejahatan tersebut.
Jadi polisi Kamboja sudah disuap semua.
Nah itu semua polisi korap. Jadi jangan
cuman menjelek-jelekkan polisi di negara
kita. Di Kamboja lebih parah lagi. Jadi
status ancaman pencucian uang ini sangat
besar. Bahkan Vincen dari Amerika
Serikat sudah memberikan red card pada
grup ini sebagai [musik] ancaman
pencucian uang. Uang jodil, uang judul,
hotel mewah, dan kasino. Jadi, uang
kekalan pemain judul di Indonesia dicuci
bersih di sana. Nah, ini yang bahaya.
Nah, komoditas manusia Indonesia WNI
makan WNI di sana ada 80.000
WNI ilegal. Saya ulangi 80.000 yang mana
mereka tuh bekerja sebagai admin. Bahkan
kalau kemarin saya ngobrol sama Roy
Sakti di sana itu sampai orang yang jual
toko bank di Medan sampai pis ke sana
juga jual toko bank. Jadi itu semacam
kayak kotanya perkampungannya orang
Indonesia. Orang Indonesia sendiri,
orang Cina daratan sendiri, orang dari
negara mana pun ada semua di sana dan
semua kumpul di Sihackville. Rp15 juta
gaji iming-iming [musik] gaji palsu.
Tapi teman-teman keuangan itu belum
seberapa dengan kerugian manusia. modus
rekrutmennya. Nah, sama kan seperti film
No More Bad. Jadi, Anda silakan ketik
aja di YouTube No More Bads ya. Jangan
lagi berjudi. Itu film dari negara
Tiongkok. Besar kemungkinan saudara
sebangsa kita sendiri 80.000 orang.
Pertama adalah info loker palsu. [musik]
Kedua, iming-iming gaji. Dan yang ketiga
target korban yaitu anak muda yang tidak
punya pekerjaan tetap atau gajinya di
bawah UMR. Siapa yang enggak mau? Tapi
ujung-ujungnya [musik]
relati lapangan song. Paspor titahan
sampai di sana. Kompleks berpagar, jam
kerja [musik] brutal, dipaksa bekerja 12
sampai 16 jam per hari. Pokoknya kalau
Anda mau tahu gimana keadaan di sana,
Anda lihat film nomor batch, jelas
sekali itu kurang lebihnya sama,
modusnya sama karena semua sudah
disiksa. Karena pemiliknya itu siapa?
Orang Cina daratan juga. Dan yang
terakhir, tugas sebenarnya [musik]
Indonesia scamming Indonesia. Orang
Indonesia menipu orang Indonesia. Jadi
kalau Anda perhatikan iklan-iklan yang
suka judi online atau pinjaman online
itu dari situ semua ya. Maaf Anda lihat
kan sekarang meskipun [musik] orang judi
online apalagi masar ke bawah mereka
sangat ingin cepat kaya raya. Apa yang
terjadi? [musik] Ya seperti itu. So
harga sebuah ilusi cepat kaya target
enggak tercapai mereka dapat denda,
disiksa, dipukul, disetrum, bahkan
dijemur di bawah matahari berjam-jam.
Anda lihat film No More Bats. [musik]
Jadi saya sangat rekomendasi nonton film
itu. Ini perbudakan modern, Teman-teman.
110 WNI diselamatkan setelah
memberontak. Akhirnya Oktober 2025. Ini
akhirnya betul-betul terjadi. Kalau
target nipu enggak tercapai, denda
dipukul. Ada yang meninggal, ada yang
[musik] cacat mental. Kenapa Anda tidak
bisa diberantas? Susah diberantas. Too
big to fail. Mungkin Anda bertanya,
"Kenapa pemerintah Kamboja [musik] diam
aja? Kenapa tidak digerebek semua? 27
sampai 60% presentase GDP Gamboja dari
industri scam. [musik]
Saya ulangi ya, hampir 60% GDP-nya dari
industri scamming atau industri
perjudian dan itu perputarannya gila
loh. 12,5 sampai 19 bilion pendapatan
tahunan dari industri scam. Uh, ini
ngeri amat lah. Kalau Anda sudah nonton
film Morbet ya sudah sangat jelas di
film itu sangat jelas bagaimana cara
kerja mereka. industri ini. Bayangkan
kalau ini sudah sampai ngeri Indonesia
makan Indonesia loh. Nah, apalagi
ditambah konflik geopolitik Thailand
sama Kamboja. [musik] Kita lihat di Juli
2025 Thailand sama Kamboja perang. Yaitu
masalah perebutan ee candi atau [musik]
perebutan semacam kuil ya. Kemudian ee
bentrok militer di perbatasan. Terus
pemicunya Thailand memutus listrik
[musik] ke arah ke markas CEM. Wah, ya
bingung dong ya kan Kamboja kan negara
kecil gitu. Reaksinya bentrokan fisik
melibatkan artileri berat. Sama-sama
perang. Melemparkan senapan, meriam.
Wah, perang. Akibatnya sekarang Anda
lihat kan lagi ada SEA Games nih di
Thailand. Kamboja mengundurkan diri kan
karena takut atletnya ada apa-apa.
Padahal sudah ikut devile parade. Enggak
jadi pera kasihan orang Kamboja sendiri
itu kasihan. Saking berharganya industri
haram ini bagi [musik] oknum elit di
sana mereka rela berkonflik sama
tetangga. Nah, ini juga dipicu dari
scamming. Anda dengar berita barusan ini
kan sehingga Thailand melakukan langkah
tegas. Mereka sadar kabel listrik
internet yang dipakai di markas cam itu
suplainya dari Thailand. Akhirnya
Thailand memutus listrik dan internet ke
area tersebut. Inilah yang negara
melindungi bisnis [musik] ilegal. Kacau
kan Kamboja ini? Jadi pemerintahnya
sudah korup, polisinya sudah korup,
oknum aparat, keamanan semuanya sudah
korup. Semua didanai. Karena mereka itu
ibaratnya negara kecil enggak bisa
apa-apa tapi duit besar bisa bangun kota
seperti itu. Ini bukti nyata. Sekarang
di sana bukan lagi kriminalitas biasa
sembunyi-sembunyi. Ini sudah menjadi
state capture di mana infrastruktur
negara digunakan melindungi bisnis
ilegal dan itu sangat sulit untuk
[musik] dilepaskan. Ya udah terancur
enak rakyatnya kaya raya di sana
gampang. Mau hiburan malam mau beli
apapun bisa karena pada kaya raya semua.
Nah, jebakan ekonominya di sini.
Pertama, inflasi si Onokville harga
tanah naik 10 kali lipat. Dulu itu si
Anokil cuman sawah, Bapak, Ibu. Tanah
yang enggak ada gersang ya. Sama kayak
Las Vegas itu dalam waktu singkat
membangun bisnis perjudian kaya raya.
Kedua, sewa kamar naik. Ketiga, impact
sosial. Ngeri. Apakah rakyat Kamboja
bahagia dengan uang trilian? Ternyata ya
enggak. yang meray merasakan cuman
segelintir orang dan terutama
oknum-oknum pelaku judi online ini. Nah,
ini pelajaran ekonomi yang mahal. Uang
haram itu seperti narkoba [musik] bagi
ekonomi. Di sianockfils ini pusat kota
kasino dan server judi online ini harga
tanah naik 10 kali lipat dalam waktu
singkat. Warga lokal Kamboja menjerit
sewa kamar yang dulunya cuma 50 dolar
sekarang 150 dolar naik tiga kali lipat.
Padahal gaji rata-rata mereka cuma 200
dolaran dan mereka enggak bisa mampu
beli tanah di tanah kelahirannya
sendiri. Kasihan kan orang-orang
Kamboja. Nah, jadi dampak jangka
panjangnya ada tiga di Kamboja ini.
Satu, investor gelap kabur. Kedua,
isolasi internasional. Kamboja bakal
menjadi apa ya? Musuh dunia. China
terutama. Aduh udah paling benci sama
Kamboja karena ya Kamboja itu istilahnya
tempat surga lah bagi pelaku bisnis
gelap gitu loh. Karena di China ya
enggak [musik] bisa di Makau udah
diregulasi ya larinya ke Kamboja. Dan
yang terakhir ketergantungan fatal uang
panas yang tidak berkelanjutan. [musik]
Dan ketika Tiongkok yang lain menekan
investor gelap ini kabur di Tiongkok kan
langsung ditangkap di penjara kalau
perlu dihukum mati. ini meninggalkan kut
kosong disebut forbidden city, kota
hantu yang dibangun dari hasil nipu.
Ekonomi [musik] tidak stabil, inflasi
tinggi, kriminalitas mulajal lelah dan
reputasi hancur, inflasi tinggi dan
sebagainya. Dan [musik] ini semua
bermasalah. Kita enggak usah ngomong
orang Cina daratan, tapi kita juga
ngomong saudara kita sendiri. 80.000 Rib
orang loh enggak main-main. Oleh sebab
itu, Sahabat [musik] S30 ya, kenapa saya
mau membahas ini? Itu kita harus konsen
ya sama ee kemiskinan di bangsa ini.
Jadi 80.000 [musik] orang diiming-iming
gaji tinggi. Ini bukan sukses before 30.
Ini hancur before 30. Kalau menurut saya
yakin mereka itu punya masa depan. Saya
enggak yakin. Betul mereka sempat
menikmati kekayaan sesaat. Betul mereka
sempat ee merasakan kekayaan sesaat
80.000 orang ini. Tapi pulang mentalnya
sudah rusak. Jadi kita itu menciptakan
satu generasi 80.000 orang [musik] yang
bermasalah loh di Indonesia. Ya memang
80.000 orang enggak ada artinya
dibanding [musik] penduduk kita yang 280
juta. Tapi itu kan juga bangsa kita
sendiri. Nah, itulah. So, [musik] saya
kenapa mau buat video ini? Kebetulan
saya saat ini aktif di Asosiasi Kreator
Konten Indonesia. Saya bersama Pak Helmi
Yaya sebagai ketum kami. Kami mendorong
di bawah Kementerian Ekonomi Kreatif,
mari kita sama-sama mengedukasi bangsa
kita agar jangan sampai Indonesia Emas
2045 terhambat cuman gara-gara masalah
seperti ini. Semoga pemerintah
mendengarkan kata-kata ini. Ekonomi
kreatif, Komdiji juga mendengarkan
kata-kata ini. Mari danailah [musik]
sebuah film yang mana orang Indonesia
yang selamat itu gimana? Bikinlah karya
bangsa kita. Gampang kok kita banyak
sutradara hebat, banyak produser film
hebat bisa untuk menyadarkan dan
memberikan pencerahan [musik] bagi
anak-anak muda Indonesia. Demikian video
ini saya buat karena saya cinta
Indonesia. Sukses untuk Anda. Jangan
lupa like-nya and salam hebat luar
biasa. [musik] Yeah.