Ekonomi Turun? Bali Sepi? Kalah Sama Thailand /LN? | Ajik Krisna
G8xYeqdsdpc • 2026-01-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[musik]
Sahabat ST30, salam hebat luar biasa.
Kali ini saya ada di Bali di Singa
bersama sahabat saya Aji Krishna. Apa
kabar, Ji?
Kabar baik. Ini
kabar baik.
Ini lagi ngelihat ini geladi. Geladi.
Persiapan besok.
Persiapan besok ya.
Para motor
untuk acara tahun baru, Ji.
Ini saya sekarang penasaran saya mau
ngobrol sama yang punya Bali.
Apa itu? Katanya kok sekarang Bali ini
pariwisata lagi sepi. Semua berita
mengatakan sepi. Teman saya sampai japri
saya WA saya. Betul enggak Pak Candra?
Bali itu sepi. Padahal saya kemarin
diUbuti. Macet kena macet 3 jam. Ini
lagi di Ubut yang bilang Bali sepi.
Kayaknya ini permainan media deh. Lihat
nih macetnya sampai ke belakang.
Kalau menurut Aji gimana?
Kalau bicara Ubud ya? Iak tahun baru,
Natal juga macet sama canggu ya.
Tapi kalau isu bahwa di Bali itu sepi
ya bicara kan yang di media sosial tu ya
yang saya tahu itu kan sebelum tanggal
20.
Sebelum tanggal 20.
Sebelum tanggal 20 n sebelum tanggal 20
karena ini menjelang Natal dan tahun
baru saya yakin di pertengahan bulan
Desember pasti agak landai.
Itu wajar dari tahun ke tahun gitu ya.
Wajar ya. Karena kan persiapan dia Natal
Natal tahun baru di Bali kan gitu. Iya.
Jadi di pertengahan bulan Desember itu
saya yakin di mana-mana pasti landai.
Padahal kan Bali ceritanya enggak pernah
sepi.
Gak bagi Hiji itu landai itu bukan sepi.
Oh.
Itu tetap macet Bali.
Nah, cuman belakangan ini karena di
dikait-kaitkan dengan banjir Sumatera,
terus banjir di Bali.
Jadi mungkin ini ee ulah-ulah ya orang
yang I yang gak bertanggung jawab lah.
Oh, Bali itu dibilang sepi ya. Kalau Ji
pribadi ngelihat
masih macet Ji.
Macet orang Ji Ji sampai penasaran ya.
Ji sampai langsung ke bandara ke bandara
cek ke bandara cek beberapa
ya kan Krishna bandara ada juga kan
kita langsung ke bandara
kita bicara Krishna ya sudah pasti ramai
ya.
Nah kita ngelihat ee teman-teman yang
lain restoran. Nah kita waktu itu kalau
gak salah sebelum tanggal 25 tanggal 2
21 ee survei obek wisata itu rata-rata
ramai.
Tapi yang saya sedih itu, Ci, upload-nya
media-media gede loh.
Masa enggak tahu [musik] ya? itu
media-media besar loh.
Iya. Mungkin kalau dia pas ke Bali pas
lagi ee tamu lagi sepi, lagi landai.
Nah, tapi kalau sekarang datang lihat
aja itu jalan macet di mana-mana.
Jadi artinya tidak terbukti ya kalau
Bali itu sepi ya. Kalau Bali sepi apa
jadinya daerah yang lain?
Iya.
Ee pariwisata yang lain.
Jadi kalau menurut Ci Krishna yang hari
ini konon siapa yang enggak kenal
beliau, beliau dipastikan [musik]
bahwa
isu bali sepi itu tidak benar,
tidak ada. ya. Nah, Ji, kira-kira
kira-kira Ji setelah COVID ya kan sudah
[musik] boleh ya
2022 23 24 25. Nah, kalau tahun ini
dibanding tahun lalu itu gimana C
perekonomian di Bali?
Kalau kita lihat perkembangan dari
sebelum COVID eh sebelum Covid bagus,
setelah eh pas sebelum COVID bagus,
setelah itu COVID pasti enggak bagus,
setelah COVID bagus dan sampai saat ini
ee boleh di pariwisata di Bali cukup
bagus,
stabil enggak?
Stabil. Ini lihat aja kita sampai buat
acara ini untuk persiapan besok.
Tuh lihat tuh. Ini Gladi aja udah yang
datang. Atlet 10 atlet 15 atlet.
15 atlet ya.
Para motor. Uh awas tuh.
Gila
ini artinya Ji Krisna itu saking
agresifnya katanya juga barusan beli
lahan 40 hektar ya Ji.
40 hektar.
Rencananya mau ngapain itu, Ji?
Di situ sudah dipastikan akan dibangun
kampung UMKM karena satu-satunya kampung
UMKM di Indonesia hanya ada di Bali. Itu
lokasi di Bali Utara.
Wah ngeri.
Karena saking seringnya ngisi seminar
UMKM di seluruh Indonesia. Iya.
Jadi kepikiran, sudahlah daripada saya
ngisi seminar keliling
sering diundang kampus.
Sering diundang kampus. Kenapa enggak
saya aja buat kampung UMKM?
Nanti orang kalau mau ngundang Ji ya
sudah datang aja ke sini
langsung edukasi.
Siap ngajar jugai. J
kampung UMKM selain itu apaagi?
Kampung UMKM itu luasnya 10 hektar
itu tahun akhir tahun ini kita akan
bangun. Terus Krishna Heritage luasnya
30 hektar.
Krishna Heritage. Krishna Heritage
bercerita tentang apa?
Ee ada hotel sudah pasti ada eh premium
outlet.
Premium outlet. Iya. Ini kan kampung
UMKM, kita buat premium outlet.
Loh, Ji. Sebentar. Bali Utara ini kan
terkenal ya jauhlah kalau sama Bali
Selatan atau Bali yang lain. Kok Aji
berani bikin premium outlet di Singa
Raja kota kecil ini?
Iya. Saya harus apa ya, saya sudah
bilang ya, kalau saya mau investasi cari
cuan
investasi langsung di Ubut atau di di
Bali Selatan sudah pasti untung.
Sekarang itu yang saya cari adalah ingin
membuat legasi daerah yang masih belum
hidup kita biar jadi daerah yang kering
biar jadi basah. Darah kering
tugas tugas kita.
Tapi isunya katanya Bali Utara ini
Singaraja mau dibikin bandara itu benar
enggak Ci?
Ya mudah-mudahan aja.
Mudah-mudahan. Terus katanya mau dibikin
kereta cepat [musik]
dari Bali Selatan ke Bali Utara. Itu
benar enggak sih, Ji?
Kalau harapannya Ji ya mungkin tidak
biar gak terlalu jauh ya.
Mungkin gak biar gak jadi isu politik
ataupun isu di media
ya. Kalau harapannya Ji ya enggak
usahlah terlalu bermimpi terlalu jauh
ya. kereta, bandara, tol atau apa. Kalau
bisa ya cukup [musik] mungkin tol sama
bandara.
Walaupun gak jalan tol aja dulu.
Jalan tol [musik] ya langsung
karena tadi ada beberapa masukan sih ini
harus buat para layang, buat para motor,
buat walang udara ini pasti pasti ee
pariwisatanya jadi hidup. [musik] Saya
bilang Bali Utara itu enggak enggak
segampang yang lain.
Saya bilang sehebat apapun untuk Bali
Utara ini enggak [musik] enggak akan
bisa sepanjang infrastruktur belum ada
belum ada perbaikan, belum ada
pembangunan gitu. Betul. Karena dari
selatan mau ke sini aja sudah 3 jam
sendiri [musik] gitu. optimis ya. Ini
masalah waktu. Masalah waktu di Ubut
sudah macet sekali bisa 3 jam kan.
Canggu juga bisa 3 jam. Nah, sekarang
tamu-tamu itu sudah mulai berinvestasi
daerah Bali Utara namanya Munduk
Gobleng. Entar lagi mungkin 5 tahun lagi
Bali Utara saya yakin pasti jadi. Pasti
jadi.
Berarti sebelum itu [musik] boom Aji
sudah mulai duluan
ya. Mudah-mudahan instingnya benar.
Wah ini biasanya instingnya benar kan.
Kalau Anda ngikutin cerita saya sama Aji
sejak 7 8 tahun yang lalu, dari zaman
Ajik luar biasa sampai Aji Krishna
bangkrut jual mobil semua dan sekarang
Anda lihat Aji Krishna malah menjadi
berkah karena pandemi. Bukunya luar
biasa.
Malah [musik] sekarang
gila Bali Utara mau dibangun. Ini mah
ngeri ini
yang banyak bilang uh gila Aji beli
tanah beli lahan 40 hektar di Bali
Utara. Jangan-jangan sudah tahu pasti
akan ada bandara ya. Jangan-jangan sudah
tahu pasti ada tol ya. Jangan-jangan
udah pasti tahu ada kereta. Enggak kok.
Yang penting saya niat saya baik
mengabdi untuk ke tanah kelahiran saya.
Ee itu yang pertama. Yang kedua, enggak
ada salahnya saya berinvestasi tanah.
Iya.
Nah, kalau itu semua terwujud, ada
bandar, ada tol.
Malah adik enggak beli rumah di
Denpasar, ya. Malah ngontrak, tapi diak
lahiran malah beli tanah sendiri gitu.
Iya. Makanya di sini kan beli lahan 40
hektar, 10 hektar pakai kebun.
10 hektar pakai kebun
buat pensiun nanti.
Tapi zaman Aji dulu kan Oh, i Aji pernah
ngomong itu 7 tahun yang lalu sama saya.
N nanti pensiunnya di Bali Utara loh.
Aji yang dulu tanam kacang waktu
zamannya pandemi itu tanah milik sendiri
atau
itu tanah berdua.
Oh,
tanah berdua. Jadi kan
berdua itu sama siapa itu?
Sama Jakarta.
Oh, sama Jakarta.
Jadi kalau kita buat apapun kan harus
izin kan.
Betul.
Kalau di sini lahan 40 hektar suka-suki.
Suka-sukanya Ji kan. Nah, inilah
buat pensiun. Makanya yang sekarang itu
ekspansi di Kintamani 1,5 hektar sudah
ambil lahan.
Iya.
Ee ekspansi perluasan di Krishna
Blangsinge sudah 3 hektar. I
ee ekspansi eh e apa pembangunan parkir
di bebas sudah mulai. Terus e renovasi
kris sunset
akhir eh bulan habis sebaran sudah
mulai.
Target yang terakhir adalah ekspansi
yang di sini.
Oh.
Nah, ini buat kita pensiun.
Ini jauh enggak dari sini lokasinya?
Paling cuman 15 menit. Makanya habis ini
kita ke sana. Kalau mau ikut ayo lihat
lokasi.
Langsung lihat lokasi.
Iya. Sekarang habis ini.
Nah, guys. Jadi kita cut dulu. Setelah
ini kita tengok ke lokasi. [musik]
[musik]
Nah, Guys, tadi kita sudah lihat setelah
ngobrol sama Aji ini [musik] yang
dimaksud Aji sedang membangun Bali
Utara. Itu cita-citanya Aji ya dari dulu
ya?
Iya. Buat pensiun nanti.
Buat pensiun karena untuk e tanah
mengabdi ke tanah kelahiran. Yang saya
enggak habis pikir ini kan masih tanah
nih, Ji.
Iya.
Ini masih luas ya. Ini juga bukan jadi
apa-apa gitu loh. [musik] Tapi Ajik
yakin ini visinya bakal jadi apa ini
Aji?
Karena nih saya lihat [musik] ke
depannya ini adalah view sepanjang masa.
Sepanjang masa ada laut nih view ini
akan pernah hilang.
Kalau sawah kan pas pada saatnya nanti
pasti akan hilang.
Iya kan?
Kalau ini sepanjang masa ya.
Sepanjang masa. Iya kan? Sepanjang ada
laut itu. Enggak mungkin. Ini kan
viewnya [musik] view sepanjang masa kan.
Oh mungkin mungkin suatu hari kalau
enggak paling reklamasi kayak pik gitu
ya. [tertawa]
Tapi kayaknya ini view alam sudah
pemberian dari atas gitu ya.
Iya dari atas. Karena ee J lihat karena
awalnya cuma beli ee 5 hektar buat apa
ya [musik] gitu ya? Coba di apa
ee dikembangkan terus ee awalnya kan ini
masih hutang kan terus dirapikan setelah
itu oh kok bagus ya beli lagi beli lagi
akhirnya sampai sekarang total 4
nah aji ada feeling [musik] ada feeling
awalnya si saya je lebih berpikir ke
mengabdi ke tanah kelahiran
pensiun nanti je mau berkebun rencana
terus yang [musik] ee berkebun nah
sambil juga membuat kampung UMKM nah
kampung UMKM di sini kan semua dari
UMKM-nya dari Krishna
nah dari jumlah ee 470 75 UMKM saya non
siapa yang mau berminat jangan
dipaksakan. Nah, saya kasih kesempatan
100 UMKMnya kita undang semua UMKM.
Jadi, UMKM yang sudah pasti yang sudah
membayar ada 75 UMKM dan itu sudah close
kita tutup kembali
karena kalau sampai 100 takutnya terlalu
banyak. Jadi 75 UMKM masing-masing UMKM
tuh luas lahannya 300 m²
ee bangunan
300.
Mereka tuh rata-rata nanti jualan apa?
Nah, jualan makanan rakyat gitu ya
kan. E, UMKMJ kan sudah punya produk.
Iya. [musik]
Nanti jualan di sini ini akan jadi
iya ada baju, ada camilan, ada
macam-macam. Nah, nanti setiap 300 m²
setiap UMKM itu lahannya 300 m² ada
bangunan. Bangunan [musik] bangunan
klasik, bangunan bangunan tempo dulu
yang nilainya kurang lebih Rp350 [musik]
juta plus tanah totalnya R550 juta
dan itu sudah bayar, sudah beli.
Oh, berarti Aji sudahuding ini
tinggal ini ini yang yang 10 hektar
sudah tinggal dibangun. yang untuk
kampung UMKM sudah siap dibangun.
Ini crowdfundingnya UMKM ini.
Iya. Justru di sini kebalik biasanya kan
investor yang duluan membangun.
Benar.
Yang duluan beli kan. I [musik]
justru ini UMKM UMKM yang duluan beli.
Padahal UMKM-nya kan namanya juga UMKM
kan ee apa ya? Ekonomi menengah ke bawah
lah.
Tapi dia semangatnya dan berani
dan sudah bayar.
Saya enggak kebayang sih kalau Singar
Raja yang istilahnya kesannya [musik]
itu tempat istirahat pensiunannya ek
Patriat bule-bule ini Aji bakal
meramaikan dengan UMKM. Nah, sekarang
kalau bangun kampung UMKM ya, kita buat
dengan e spot-spot foto yang banyak.
Saya yakin orang baru baru baru
berkunjung ke kampung UMKM begitu parkir
dia pasti akan foto spot foto di laut.
Iya. I.
Nah, begitu baru baru berkunjung ke UMKM
nanti parkir bayar ke kampung UMKM gana
tiket. Nah, nanti manajemennya Ji. Nah,
kalau dulu kan Krishna yang Krishna yang
menyediakan tempat sudah para UMKM.
Iya.
Sekarang kebalik nih. Udah saatnya UMKM
jadi pengusaha.
dia yang punya tempat, kita yang jadi
manajernya gitu.
Oh, UMKM level up ini ceritanya.
Iya. I kan sekarang UMKM jadi owner
kita, kita jadi manajer. Kalau sekarang
kan kita jadi ownernya UMKM jadi ini ya.
Jadi gini ya, Guys ya. Kalian silakan
tonton video ini. Ini dibuat di akhir
tahun 2025. Mari kita saksikan di 2030
yang katanya Indonesia bubar.
Oh, ini malah malah maju nih.
Ini akan maju ini.
Optimis.
Optimis ya.
Gak boleh gak boleh pesimis. Siapa
bilang siapa bilang Indonesia nanti
bubaris? Nah, itu dia. Jadi kita [musik]
buka lagi video ini. Benar enggak?
Karena Aji Krishna ini sudah ngomong
berkali-kali kejadian terus. Ini
[tertawa] saksinya nanti nonton di
channel kita. Oke, Ji. Makasih ya.
Sukses banget bahwa Bali tidak sepi.
Bali luar biasa. [musik]
Apalagi kan saya selalu bilang bukan
ladang tapi siapa petaninya? Ini
petaninya [tertawa]
yang bikin ladangnya jadi subur dan
semakin maju. Salam hebat. Luar biasa.
Makasih. Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:19:48 UTC
Categories
Manage