Transcript
Jk3kctLY1lY • EFEK DOMINO VENEZUELA: SIAP-SIAP HARGA BBM PERTAMINA TURUN DRASTIS DI 2026?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1453_Jk3kctLY1lY.txt
Kind: captions
Language: id
Guys, tahukah kalian berapa minggu
belakangan ini kasus ditangkapnya
Maduro, ditangkap oleh Presiden Donald
Trump? Ini ternyata menjadi sebuah
berita di dunia. Tapi coba tebak dan
pegang kata-kata saya. Enggak lama lagi
politisi DPR di Senayan akan numpang
pansos dengan kasusnya Maduro. Ini kok
bisa, Pak Candra? Karena enggak mau lama
lagi, yang disukai sama rakyat adalah
harga BBM akan turun. Kamu juga senang
kan kalau BBM turun? Ketika BBM turun
maka seolah-olah anggota DPR yang jadi
pahlawannya. Padahal tidak. Padahal ini
semua berhubungan dengan Venezuela
sebagai penghasil minyak terbesar di
dunia. Bukan cuman Arab Saudi. Tonton
video ini dari awal sampai selesai. Saya
akan bahas tuntas mengapa gara-gara
kasus Maduro ditangkap ini BPM dunia
akan turun. Sahabat entrepreneur, salam
hebat luar biasa. Selamat datang ke
acara sisi yang lain. Tentu di isu kali
ini saya akan bahas kembali masalah
geopolitik.
Kenapa sih saya tertarik ingin membahas
kasusnya Maduro ini? Nah, ini adalah
berbicara tentang tanggal 3 Januari
kemarin Presiden yang terpilih oleh
tentara. Nah, jadi presiden terpilihnya
saat ini melarikan diri ke Spanyol
karena ternyata pemerintahan Venezuela
tidak kuat sehingga militer yang
menguasai negara ini. Dan yang dipercaya
adalah Maduro. Presiden Nicholas Maduro
ini menyebut penculikan, kidnapping.
Padahal apakah benar-benar penculikan?
Kok seolah-olah Amerika betul-betul
kayak polisi dunia. Enggak ada angin,
enggak ada hujan lagi-lagi menculik
Maduro. Eh, Anda jangan cuma nonton
media dari berita sebelah, tapi Anda
harus tahu riset yang sejatinya. Kenapa?
Ini sebenarnya bukan penculikan, tapi
ini namanya hostile take, yaitu akuisisi
paksa. Kok bisa akuisisi paksa? Mari
kita analogikan. Analoginya seperti ini.
Venezuela saya anggap bukan negara ya,
tapi kita anggap Venezuela itu sebagai
sebuah perusahaan besar eh BUMN atau
holdingnya BUMN kayak di Indonesia dan
antara. Kita anggap aja namanya PT
Venezuela Tbk. Nah, perusahaan Venezuela
Tbk ini ternyata punya aset. Negara ini
punya aset. tahu asetnya itu apa?
Cadangan minyak terbesar di dunia.
Cadangan minyaknya itu 300 miliar barel.
Wow. Terbesar di dunia. Jadi suka enggak
suka bahwa salah satu minyak di dunia
ini bukan cuman dari Arab tapi dari
Venezuela. Nah, kamu baru tahu kan? Kamu
cuman tahunya Amerika menculik, Amerika
menculik. Enggak seperti itu. Permainan
media kan selalu seperti itu. Tapi
sebetulnya ini adalah akuisisi. Kok bisa
perusahaan ini dikelola oleh seorang
CEO? Anggap aja CEO ya. bernama Maduro.
Manajemennya itu bobrok banget gitu loh.
Karena CEO ini enggak kompeten. Korupsi
meraja lela, inflasi tinggi, mata
uangnya turun. Bahkan yang lucunya mata
uangnya itu drop habis. Ini jauh. Kalau
rupiah mah kita masih beruntung. Aset
mesin uangnya atau kilang minyaknya itu
dibiarkan mangkrak jadi besi tua. Dan
akhirnya produksi minyak yang harusnya
jutaan barel itu sekarang tinggal
ratusan ribu. Nah, perusahaan ini rugi
bandar dan hampir bangkrut. Jadi Maduro
ini kan istilahnya mengganti
kepemimpinan sementara ya atau yang
kemarin presiden terpilihnya melarikan
diri karena dia tidak diakui karena
negara ini menjadi ee pengalih
pengalihan kekuasaan adalah diangkat
militer. Ini hampir sama kayak kasus
tahun 8 di Indonesia kan waktu itu
kekosongan kepimpimen sementara militer
yang ambil alih dan agennya terpilihlah
Presiden Habibi. Ya, ceritanya
demikianlah ya. Ada kudeta lah kurang
lebih seperti kasus juga di Myanmar,
junta militer seperti kasus kemarin di
Thailand juga Taksin juga di ee dan
sebagainya dan sebagainya. Ini hampir
mirip kasusnya dan akhirnya kondusi ee
produksinya anjlok rugi bandar hampir
bangkrut dan akhirnya mata uangnya ini
100 juta Bolivar ini ya kan ini ee
enggak ada nilainya. Nah, itu gara-gara
apa? gara-gara kasus Maduro ini tidak
melakukan tugasnya dan tanggung jawabnya
dengan baik. Dan akhirnya siapakah
investornya? Siapakah buyernya yang
raksasa? Ya jelas Amerika Serikat. Nah,
kenapa Amerika marah? Kepentingannya
terganggu. Mereka enggak pakai somasi
tapi tidak pakai RWPS ibaratnya gitu
kan. Mereka langsung bawa pasukan dobrak
pintu kantor pusatnya CEO-nya diambil
paksa dan manajemennya dalam satu malam.
Bahkan ada di beberapa berita mengatakan
tentaranya yang mengawal Maduro ini juga
enggak bisa apa-apa. Kenapa? Karena ya
memang tentaranya sendiri seolah-olah
juga sudah benci gitu loh sama
Maduronya. Ini kok bisa? Nah, mari kita
bicara secara logika bisnis. Teknis
dagang minyak. Tidak semua minyak itu
sama, Bapak Ibu. Minyak yang keluar dari
tanah Amerika itu jenisnya light sweet
crit atau minyak ringan, encer, bagus,
tapi mahal. Nah, masalahnya pabrik
pengolan minyak kilang raksaka itu di
Teluk Mexico atau Golf Coach itu
mesin-mesinnya didesain puluhan tahun
lalu secara spesifik untuk mengunyah
minyak berat. Nah, ini problemnya di
sini. Ini loh awal terjadinya proses
akuisisi paksa sama Donald Trump
terhadap Maduro itu di sini ibaratnya
gini. Anda itu punya pabrik pengilingan
batu, mesinnya itu kuat, didesain kuat
untuk hancirkan batu. Tiba-tiba pasokan
batu itu habis, Anda ganti pakai minyak
ringan bisa aja. Tapi mesinnya kan jadi
enggak efisien karena didesain untuk
mengolah batu berat kan. Nah, biaya
operasional malah bengkak dan Anda malah
rugi. Nah, inilah yang sebabnya disebut
strategi efisiensi energi. Kondisi
sebelumnya sanksi Venezuela, kilang
Amerika Serikat menjerit tapi bahan baku
jadi mahal, margin tergerus. Jadi selama
Venezuela ini kena sanksi dikuasai oleh
Maduro, kirang-kirang Amerika tuh
seperti Valero, Sefron ini
teriak-teriak. Mereka kekurangan bahan
baku. Kenapa mereka kekurangan bahan
baku? Karena mereka terpaksa beli dari
tempat lain yang harganya mahal dan
margin keuntungan mereka tergerus. Jadi
tujuan akuisisi paksa ini murni strategi
bisnis. Jadi bukan sekedar Amerika itu
ee nganggur gitu ya, yang selalu
diberitakan polisi dunia lah apa dan
sebagainya. Enggak. Saya bukan pro Trump
ya, tidak. Tapi ini semua murni
kepentingan bisnis. Jadi geopolitik itu
sebetulnya kita punya pengetahuan ini
agar Anda itu lebih cerdas, Anda lebih
level up. Jadi kita harus tahu kenapa ee
kalau saya enggak bilang Trump itu bagus
gitu loh, tapi saya juga bilang bahwa
ini murni kepentingan bisnis. Tapi
pemberitaan media di luaran selalu
mengatakan Amerika menculik-menculik.
Enggak seperti itu gitu loh. Yang murah
dan melimpah dari Venezuela supaya
industri energi mereka kembali efisien.
dan Amerika Serikat kepeningannya
terganggu gara-gara ulah Maduro ini
gitu. Nah, akhirnya ada sebuah doktrine
rebesment ini istilahnya. Dengarkan
baik-baik. Presiden Donald Trump
menggunakan strategi baru yang sangat
transaksional karena beliau seorang
pengusaha kan. Namanya doktrine
reimbesment ganti rugi. Beliau bilang
secara terbuka Amerika kan menjalankan
Venezuela sementara waktu. Jadi
seolah-olah Venezuela ini dikendalikan
sama Amerika. Operasi militer mahal ini
tidak merugikan pakjak rakyat Amerika
sedikitp. Loh, kok bisa? Karena biayanya
akan dirembes dari hasil penjualan minak
Venezuela yang nanti mereka pompa. Nah,
pintar kan? Jadi, apakah salah kalau
Anda sebagai pemimpin Amerika melakukan
ini? Ya, enggak salah. Karena mereka
sebelumnya kan ada kontrak gitu loh.
Tapi kontrak ini dilanggar oleh Maduro
yang begitu koruptor. Nah, akhirnya
sebelum pertama skandal kita lihat ya,
korupsi itu membunuh loyalitas. Kita
lihat nih di sini skandal PDVSA
perusahaan minyak negara. Penyelidikan
membongkar bahwa ada 21,2 miliar itu
setara 300 triliun piutang minyak yang
hilang ya. Siapa yang enggak ngamuk gitu
loh. Anda itu sudah order di pabrik tapi
pabrik enggak kerjakan. Ya marahlah kan
Anda sudah order gitu. Minyaknya dijual
pakai armada hantu yaitu Shadow Fleet.
Kapal tanker yang mematikan GPS-nya
untuk menghindari sanksi. Tapi hasil
penjualannya enggak pernah masuk kas
negara, uangnya dicuci lewat perantara
Dubai dan Hongkong dan masuk kantong
pribadi pejabat. Jadi ini ya jelas
Amerika marah gitu loh. Karena
istilahnya aku sudah beli bahan baku
minyak kan dari negaramu gitu loh. Nah,
ini yang jadi sebuah problem. Jadi
skandal PDVSA inilah mendasari kenapa
Maduro itu diambil secara paksa.
Kemudian modusnya pakai kapal tanker dan
pencucian uang. Ya, jelas Amerika
marahlah. Nah, terus kemudian ditambah
lagi skandal makanan klep. Kedua,
skandal klep ini lebih menyakitkan.
Program bantuan makanan buat rakyat
miskin ya sama kayak Indonesia itu
mungkin seperti BLT atau ya MBG lah ya.
Nah, itu dikorupsi habis-habisan. Teman
dekat sama resim seperti Alex SAP
membuat jaringan perusahaan cangkang
atau anak perusahaan. Mereka impor susu
bubu palsu yang isinya kapur, makanan
busuk. Lalu harganya dimar up
gila-gilaan ke negara. Mereka untung
ratusan juta dolar di atas perut rakyat
yang kelaparan. Jadi, dua skandal ini
yang membuat kenapa akhirnya Donald
Trump mengambil paksa, ya kan? Akuisisi
paksa, terutama Maduro ini. Bayangkan
kalau Anda jadi tentara dan pengawal di
sana, kamu lihat bos kamu enak nih si
Maduro makan mewah, naik private jet.
Tapi mereka itu Maduro ini hidup di atas
penderita orang lain. Sedangkan kamu
sebagai tentara, kamu di rumah lihat
istri dan anak kamu merhakam uang gaji.
Tapi apa yang terjadi?
Uang gaji kamu ini ee sudah sangat
mepet. Gaji tentara berapa sih? Tapi
kamu dilihat di sana di kantor bos kamu
hidupnya nyaman, hidup di atas
penderitaan orang lain. Jadi apapun yang
membocorkan bukan karena kelaparan, tapi
mungkin karena bawahannya mau berkuasa.
Ada kesempatan loh korupsi di dalam
pemerintahannya. Selama dapat profit dan
keuntungan dijualah Maduro. Maka korupsi
itu sangat menyakitkan. Nah, di sini
yang jadi problem. Efek dominannya
terjadi dalam hukum ekonomi. Jika
suplainya banjir, demandnya tetap, harga
jatuh. Betul kan? Suplainya banjir. Jika
skan Amerika ini berjalan mulus, target
utama mereka adalah mengenjot produksi
minyak Venezuela. Perusahaan minyak
raksasa seperti Seevron sudah siap di
sana. Mereka mpa minyak gele-gelan untuk
balik modal, analisa memprediksi
produksi bisa naik drastis 2 sampai 3
juta barel per hari dalam beberapa tahun
ke depan. Nah, agennya prediksi harga
brand bisa 40 sampai 50 dolar per barel.
Waduh, ini kan berarti harga minyak jadi
lebih murah. Karena analisa global
prediksi bisa anjlok ke kisaran 40
sampai 50. Dulu kan sampai 60 dolar kan.
Nah, ini agenda berita baik buat ekonomi
Indonesia. Makanya kenapa nusurus dengar
berita ini ya? Kenapa? Karena berita
baiknya harga ini akan ter karena harga
minyak dunia jadi turun dan murah
otomatis berimbas sama BBM impor. Jadi
BBM impor tuh enggak melulu cuman dari
Arab loh, tapi juga dari Venezuela.
Harga BBM bisa turun drastis, terutama
BBM non subsidi. Jadi nanti seperti
kayak harga apa ya e pertamak turbo atau
dexl itu nanti akan turun drastis ya.
Ini yang sangat luar biasa. Ini berita
baik ya bagi kita. Nah, Indonesia
sebagai negara importir minyak, kita
beli minyak dari luar. Kalau harga
minyak itu murah, beban Pertamina turun.
Harga BBM non subsidi pasti turun. Yang
kedua, rupiah bisa menguat. Ini berita
baik juga. Jadi, sekarang kan rupiah
masih di kisaran 16.700-an
lah, ya. Padahal kita juga tahu 2 tahun
yang lalu waktu saya ke Eropa itu rupiah
masih di sekitar 13.000. Sekarang
tiba-tiba jatuh sampai 16.700 700
termasuk euro, termasuk pound sterling
itu semua. Nah, jadi rupiah akan menguat
tajam. Jadi saat ini kalau yang sudah
pegang US dollar siap-siap US dollarnya
harus dilepas pelan-pelan. Karena kalau
berita Maduro tertangkap ini harga BBM
pasti akan turun. Nah, berita baik yang
ketiga daya beli. Daya beli beraya
masyarakat akan meroket. Kenapa? Kalau
BBM murah maka transportasi juga
harganya akan turun. Agennya daya ongkos
logistik turun. Liburan juga naik,
cicilan juga agak ringan, harga barang
jadi lebih stabil, uang sisa bensin.
Biasanya kemarin kan ada budgeting 16700
nih. Atau beli pertama turbo kemarin
R.000 sekian. Sekarang tiba-tiba siapa
tahu ya moga-moga pertama turbo turun
jadi Rp10.000 ya. Kita enggak ada yang
tahu kan ada sisa 3.000 nih. Nah,
lumayan. Nah, di sinilah peluang
bisnisnya terbuka lebar. Nah, apa saja
market opportunity-nya kita sebagai
orang Indonesia? kita harus tahu ini
kalau BBM jadi murah, rupiah menguat
nih, sektor konsumer goods akan naik,
warung-warung akan hidup, UMKM akan
hidup. Karena ibaratnya dia sudah
menetapkan harga di harga US Dollar sama
BBM yang kemarin seban
pokok rakyat ya. Kenapa saya sebut
makanan pokok dalam tanda kutip? Karena
kompor, minyak, transport itu kan paling
basic ya. Nah, itu kalau harganya jadi
lebih murah tapi harga yang Anda
tetapkan kan harga kemarin tuh. Nah, ini
akan menjadi sebuah berita baik bagi
kalangan UMKM. Ini konsumer good juga
akan murah. Nah, kalau UMKM hidup
belanjanya semakin tinggi, manufaktur
juga hidup, pengusaha juga happy ya kan.
Kemudian pabrik juga happy karena
konsumsi bahan bakarnya kan menjadi
lebih terjangkau. Kedua, sektor retail
sama pusat perbelanjaan. Uang bensin
sisa ini akan menjadi uang saku tambahan
bagi mereka. Nah, ini juga bisa
menekatkan sektor industri pariwisata.
Nah, terus kemudian yang kedua market
opportunity kedua sektor perbankan.
Kenapa? Kalau ekonomi kencang siapa yang
untung? Ya, bank. Kredit motor jadi
lancar, kredit usaha jadi lancar,
transaksi belanja juga naik, saham
perbankan bisanya akan jadi primadona.
Terus rektor transportasi dan logistik
yang sudah saya sampaikan tadi,
penerbangan bisa ee untung, kemudian
pelayaran, kapal, logistik, ini harganya
bisa ditekan jauh. Akhirnya komponen
biaya terbesar yaitu bahan bakar turun
dan keuntungan maskapai logistik
melonjak. Jadi mulai sekarang pantau
terus emiten-emiten di sektor ini ya.
Karena siapa tahu ini bisa menjadi
sebuah berkah bagi Anda di awal tahun
2026 ini. Hadiah awal tahun baru. Jadi
sebetulnya kalian itu jangan cuman lihat
lagi berita Trump suka menculik orang.
Enggak. Ini justru berkah bagi
Indonesia. Makanya jangan terlalu benci
sama Trump ya. karena ini juga turut
mendukung geopolitik dunia. Ya, saya
bukan pendukung Trump ya, biasa aja saya
orang Indonesia kok. Tapi langkah Trump
ini bisa menguntungkan kita semua. Jadi
kesimpulannya ada tiga. Pertama,
antisipasi biaya yang turun. Kalau
energi turun, kesempatan ekspansi
bisnis. Kedua, integritas harga mati.
Belajar dari runtuhunnya Venezuela.
bisnis yang besar harus dibangun di atas
pondasi integritas bukan mental
koruptor. Yang ketiga, ambil posisi.
Uang enggak hilang, uang cuman pindah.
Bersiaplah pindah kekayaan ke sektor
konsumer dan retail. Oleh sebab itu dan
ini video ini saya buat disclaimer ya.
Sekali lagi saya disclaimer ini semua
analisa saham dan sektor di atas ini
tujuannya untuk edukasi dan wawasan
bukan untuk mengicar saham tertentu.
Tapi ini semua murni dari opini saya
pribadi dan ini bukan ajakan atau
membeli secara paksa. Pasar berubah
sewaktu-waktu. Sekali lagi do your own
research. Karena riset Anda sendiri
secara mendalam sebelum ngambil
keputusan investasi. Uang adalah
tanggung jawab Anda sendiri. Saya pun
juga tidak cerita emiten tertentu. Itu
disclaimer saya. Jadilah investor yang
cerdas, pengusaha visioner. Semoga 2026
ini penonton SB30 semakin sukses dan
semakin hebat luar biasa. Terima kasih
sahabat S30 sudah menonton video ini.
Sukses untuk Anda dan salam hebat luar
biasa. Yeah.