Transcript
vwjyqW-A8Nc • PELAJARAN PAHIT AWAL 2026! Jangan Percaya Drama Crypto ft Oscar Darmawan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1457_vwjyqW-A8Nc.txt
Kind: captions Language: id Tiba-tiba 2026 awal ini Pak Oskar diserang, dijelek-jelekin sama akun Anonyes. Kalau menurut saya Black Cemp itu adalah salah satu cara yang paling pengecut. Waktu itu ada perdebatan antar Peter Shi pakai emas langsung debat sama Cang Pencau atau CZ memberikan emas batangan ke Peter. Peter Shive sendiri gagal memverifikasi bahwa itu emas asli atau enggak gitu. Try it. Yes. Yeah. It's heavy. Is it real gold or no? Well, I don't know. I mean, I have I, you know, I mean, is this what you're trying to I mean, [tertawa] let's see how it looks. Well, you know, the color is a little This is pure gold. My bracelet is pure gold, so the color looks a little off, you know, but you know, I don't know. I mean, probably you know maybe it's not real. Saya akan jelasin mulai dari fundamental paling dasarnya ya. Karena kalau enggak orang kan akan terus skeptis to skeptis tuh ya sama seperti internet lah K. Jadi kita enggak bisa cuman belajar dari YouTube atau guru yang anak-anak muda yang kadang cuman pamer mobil mewah apalagi yang sekarang lagi kasus sehingga membuat nama blockchain itu menjadi rusak. Selamat pagi Pak Oscar. Salam hebat luar biasa. Yes. Luar biasa. Wah sehat-sehat Pak Oskar ya. Sehat-sehat ya. Sehat sehat ya. Oke, ini selamat tahun baru dulu 2026. Happy New Year. Enggak perasa ya. Sudah lewat 1 tahun ya. Enggak kerasa ya sejak cepat sekali. Betul sekali. Sejak terakhir kita bikin ee acara di Pelatihan Merdeka. Apalagi setelah Pak Oskar tidak ngajar setelah 12 tahun. Waduh, kemarin peserta cukup banyak dan rata-rata cukup puas dan diperkenalkan apa itu blockchain. Nah, sekarang ini kan 2026 ini masih banyak gonjang-ganjing. Tapi saya sedikit mau ngegosip ini sama Pak Oscar. Tiba-tiba 2026 awal ini Pak Oscar diserang nih. Wah, diserang dijelek-jelekin sama akun anonyes. L itu sebetulnya kenapa ya kok di dunia blockchain kok banyak drama kayak gitu? Itu kenapa ya? boleh dijelaskan ya. Mungkin ini enggak lepas daripada status Indodx kan saat ini sebagai market reader ya, market reader di Indonesia dan kita menguasai market share yang cukup besar di Indonesia. Ya, mungkin ee salah satu alasannya kenapa banyak diserang ya karena semakin tinggi pohonnya anginnya makin kuat katanya gitu. Saya merasa bahwa ee siapapun akoun anonim itu di belakangnya pasti berhubungan dengan market share daripada Indodx. Mereka berusaha untuk mengambil ee apa yang dimiliki Indod saat ini ya. Salah satunya adalah kepercayaan dari para member. Indod member mencapai 9,7 juta member hampir. Wow 9,7 juta member saat ini ya. Heeh. Betul. Itu artinya kan ee hampir usia produktif kalau kita bicara usia produktif Indonesia ada 200 juta, berarti kita bicara satu dari 20 orang pakai indodak. Oke. Dipercaya oleh masyarakat Indonesia. H. Makanya kalau satu cara untuk menjatuhkan Indodaks ya, salah satunya dengan menyerang ee Oscar gitu kan. Oke. Berarti artinya mereka menggunakan strategi black campaign untuk ngambil market share ya. Jadi itu salah satu yang mereka lakukan. Wah berarti hampir mirip kayak politik aja ya. Waduh pakai black campaign segala gitu ya. Oke. Baik. Tapi Pak Oscar bisa menang tanpa perlawanan itu mereka itu ya kan kita cuma berusaha menyampaikan data-data bahwa memang ee data yang kita miliki cukup solid ya bahwa Indotex itu kan mengelola kripto itu kan hampir 1 biliun US dolar kayaknya yang kita kelola ya kita baru bicara uang ee kriptonya cukup besar ya jadi memang datanya seperti itu. member yang percaya kita juga ee hampir 10 juta member dan ee makanya ee selama kas juga cukup besar dan kita salah satu penyumbang pajak Indonesia terbesar yang melalui sektor kripto makanya kalau kita sudah bicara data-datanya seperti itu mungkin itu yang membuat mereka ee berusaha COVID dengan cara yang benar dengan dengan cara yang eh advertisement lain sebagainya enggak berhasil kemudian mereka menggunakan cara black campaign. Iya. Iya. Iya. Iya. Bayangkan ya. Kalau menurut saya black campaign itu adalah salah satu cara yang paling pengecut tuh. Iya. Pengecut. Ee black campaign itu ee kalau memang akan mungkin bisa merusak ee reputasi, bisa merusak branding seseorang, tapi itu justru akan mengecilkan industrinya sendiri. Kalau tujuannya adalah sama-sama membesarkan industri, harusnya kita membangun industri ini dengan positif, bukan dengan menambah negatifnya. di suatu industri. Karena kita ini kan dalam satu kapal yang sama yaitu kapal industri blockchain. Kita harusnya tumbuh berkembang sama-sama. Iya. Iya. Iya. Oke. Baik. Itu sedikit intermeso soal drama. Kan orang Indonesia ini suka drama bukan cuman sinetron aja. Ternyata di blockchain ada drama. Pak Oskar, kita bicara soal kejadian viral bulan lalu di bulan Desember 2025 di Dubai. Waktu itu ada perdebatan antar Peter Shif. Wah, pakai emas langsung debat sama Cang Pencau atau CZ memberikan emas batangan ke Peter dan Peter Shive sendiri gagal memverifikasi bahwa itu emas asli atau enggak gitu. Terus CZ bilang kan, "Wah, Bitcoin di blockchain hanya bisa diverikasi dalam waktu 1 detik." Tapi pertanyaannya kalau beli user, beli Bitcoin di exchange bukannya nasibnya sama kayak Peter Shive? Nah, kita kan cuma bisa lihat angka di layar. Menurut ee Pak Oscar yang ahlinya blockchain ini, perdebatan ini gimana tanggapan Pak Oscar? Ya, ee saya setuju sama pendapat K S Candra. Jadi kalau orang beli kripto di exchange itu sebenarnya enggak enggak beda dengan eh P shift ya karena apalagi kalau exchange-nya itu eh enggak menunjukkan data kepemilikannya. Iya. Makanya kalau kita bicara di Indodx dan saya tahu beberapa cryptoing seperti toko crypto ya saya nyebut kompetitor saya sendiri karena saya tetap menghargai mereka juga lagi mencoba melakukan POR itu adalah proof or membuktikan bahwa eh cryptoing itu punya aset yang dibeli gitu loh. Nah, itu adalah salah satu yang dilakukan oleh cryptoing untuk membuat bahwa member itu beli apa, ada barangnya dan jelas. Nah, ini sebenarnya pertama kali dimulai oleh ee Ciset ya. Ciset ini juga menyadari bahwa kalau banyak orang yang beli lewat crypto exchange, mereka kan juga perlu bisa melihat bahwa crypto exchange-nya itu ada kriptonya, beneran ada ya. Jangan sampai se kejadian yang di event itu di mana emasnya ternyata enggak benar-benar emas sepenuhnya gitu kan. Nah, makanya di exchange itu ada istilah proof of reserve itu dan Indodx secara salah satu setiap tahun kita melakukan proof of reserve untuk membuktikan kepada setiap memberiap bitcoin yang kalian beli itu ada kriptonya. setiap koin enggak jelas yang kalian beli itu juga ada koinnya. Jadi, makanya di proof of reserve-nya Indodux itu ada banyak ee koin-koin enggak jelas kan ya memang kondisinya karena membok banyak yang beli koin-koin enggak jelas seperti itu juga. Iya. Iya. Ini sering gini nih. Saya ini sering banget bicara soal proof of reserve, bicara soal underlying. Ini selalu jadi perdebatan untuk orang-orang yang usia 40 50 ke atas. Dia bilang, "Kripto itu bohong-bohongan." I kan kalau saham itu kita masih bisa lihat jelas, masih bisa dipegang. Kita beli emiten, contohnya kita beli emiten jalan tol. Kelihatan fisik jalan tol tuh ada. Kita beli Miten-nya Indofood contohnya atau bukan Indodx ya, Indofood kelihatan ada mie gorengnya gitu loh atau kelihatan ada gedungnya. Nah, masalahnya kripto ini enggak bisalah gitu loh. Ini yang seringkiali saya suka didebat sama orang-orang tua. Nah, ini tanggapan yang paling sederhana untuk menjawab orang-orang yang skeptis terhadap kripto itu gimana. sama seperti kayak si Czek tadi didebat sama ee Peter Shif ini tadi debat gitu kita menurut ee Pak Oscar gimana gitu. Eh Kandra ini kan pasti familiar dengan Nastech ya masih familiar kan Nasdek itu kan berusaha saham tuh Coach. Betul. Nah NASDQ itu salah satu yang menggunakan teknologi blockchain untuk pencatatan sahamnya. Nah jadi kalau memang percaya dengan saham karena saham itu dicatat. Nah, itu dicatatnya di blockchain tuh kalau Nasdek sudah mulai melakukan hal eksperimen seperti itu. Oke. Jadi yang mengcounter kripto itu enggak bagus itu dijawab dengan ini gitu ya. Ada jawaban yang lebih sederhana lain selain Nag jawaban yang sederhana lain karena kalau kita bicara secara kripto ya, kripto itu kan kita bicara mengenai teknologi ya. Jadi kalau ditanya ee sederhananya, kalau kita pengin melihat kepemilikan kripto ya kita emang harus melihat kepemilikan di blockchain-nya. Power-nya kan sebenarnya di blockchain-nya ya. Orang kalau tapi orang sudah enggak percaya dengan blockchain-nya ya jawabnya agak susah tuh. Coach boleh enggak saya bantu jelaskan itu seperti ini? Ini mungkin sama-sama mengerti karena saya ini kan orang YouTube ya. Saya ini kan juga orang-orang sosial media. Sekarang kalau ditanya YouTube itu ee seperti apa gitu loh. Nah, jadi ini kan desentralisasi media. Enggak zaman dulu eh centralized media misalkan televisi atau koran gitu loh. Ya namanya decentralized media ini kan sekarang kita bisa membuat media sendiri, membuat konten sendiri seperti yang kita lakukan saat ini. Even kita pun saat ini pun bicaranya pun juga desenterralize, tidak di lokasi yang sama. Itu yang zaman dahulu itu hampir tidak mungkin gitu. Apakah boleh dijelaskan dengan analogi seperti itu? Eh, Pak Oscar boleh aja. Tapi tetap itu kembali ke blockchain-nya, Coach. Kalau kita bicara dengan ee orang berumur 60 mungkin atau 50 sampai 70 lah, 50 sampai 70, yang pertama kali harus kita terangkan adalah konsep daripada blockchain-nya sendiri. bahwa blockchain itu satu-satunya teknologi di digital yang bisa membuktikan bahwa keberadaan digital itu nyata gitu, Pak. Iya. Ya, itu yang harus ee logika yang kita terima dulu. Kalau logika itu bisa kita terima, baru kita bisa menerangkan lewat konsep bahwa sekarang itu semua keberadaan sudah didigitalkan. Kalau kita bicara mengenai saham ya, saham itu kan dulu kertas Coach ya kan karena enggak percaya dengan digital. Tapi kemudian orang tiba-tiba percaya dengan digital setelah pembiasaan. Nah, kemudian berubahlah menjadi digital. Orang enggak lagi megang kertas. Kalau kita bikin kita yang bikin PT misalnya, kita kan sudah enggak enggak megang lembaran sahamnya lagi kan. Iya. I iya iya iya. Kalau dulu kan pertama kali pasti megang lembaran sahamnya. Nah, bahkan sekarang setelah itu akta PT pun saya mulai murni digital. Ini kan tentang transformasi ini. Iya. Iya. Ya, penyetorannya semua dulu terpusat. Nah, sekarang mulai ada konsep teknologi baru yang suka enggak suka, percaya enggak percaya, ada yang namanya konsepin di mana ketika disampaikan K juga terpisah-pisah, desentralisasi kan servernya. Jadi servernya sudah disebar lebih aman. Nah, itu naik istilah blockchain. Nah, itu yang beberapa kali diterangkan. Maka tadi saya bilang analog ya Nasd karena Nasd sekarang servernya bukan terpusat tapi sudah disebar ke berbagai server. Gini aja deh Pak Oskar daripada kita debat ya orang ngomong wah ini saham enggak bagus eh sori kripto gak bagus kripto ee penipuan kripto ini enggak ada underlying bla bla bla. Kalau saya ini lagi-lagi, Pak Oscar kemarin waktu kelas kemarin saya mau ikut tapi berhalangan. Ee ini saya pengin ikut untuk event kali ini untuk saya mau belajar offline sama Pak Oscar. Kira-kira Pak Oscar bersedia enggak untuk ee istilahnya mengulang mengajar gitu? Karena pertama mengajar itu tahun 2013, ngajar kedua 2025, 12 tahun kemudian. Saya mau ulang lagi supaya kepengin belajar langsung sama legendanya atau Bapak blockchain Indonesia ini. Kira-kira Pak Oskar bersedia ya ngajar ya. Saya akan jelasin mulai dari fundamental paling dasarnya ya. Karena kalau enggak orang kan akan tertus skeptis to skeptis tuh ya. Sama seperti internet lah Coach. Kalau orang enggak ngerti cara kerja internet pertama kali dengar ee transfer uang pakai internet tuh juga pasti enggak enggak percaya ya. Iya iya iya. Orang zaman kalau mau transfer enggak mau pakai ee bakayak gitu dulu enggak mau kan tetap mau datang ke counter gitu kan. Tapi jalak kerja internet oh akhirnya pakai internet aja deh lebih gampang. Nah kalau kita sudah paham teknologi dari basic kita paham kriptonya dari basic orang nanti benar-benar baru akan mau menggunakan dan memahami dan berani berinvestasi. Nah mantap. Gini aja Pak Oskar to the point aja. Kalau Pak Oscar kalau nanti ngajar itu Pak Oscar pakai asisten atau Pak Oscar sendiri yang ngajarin kita satu persatu orang-orang gaptek ini? Kalau saya selalu prefer kalau ngajari dalam arti fundamentalnya saya lebih prefer saya ngajar. Kenapa? Karena kalau kadang-kadang kalau asistennya ngajar mereka kan kadang mengajar dengan ee cuma yang materi saya berikan tuh kurang dalam gitu. karena materi saya PO poinpoin dan itu dari pengalaman yang saya miliki selama ini ee ketemu berbagai orang ya saya pernah ketemu dengan ee cukup berumur 75 tahun ee dan ee beliau salah satu yang sekarang menurut saya punya aset kripto cukup besar di Indonesia. Iya. Ya. Oke deh, Pak Oskar. Kita akan mengadakan kelas sama Pak Oscar tanggal 7 Februari 2026. Siap. Ya, kira-kira semoga di batch yang pertama kemarin sama Pak Oskar sukses luar biasa. Peserta puas sekali. Dan yang saya kaget rata-rata usianya 50 ke atas ya. Ada satu kalau enggak salah pesertanya itu 80 tahun Pak Oskar ya waktu itu ya. keren sekali dan rata-rata satisfied, puas ee dan semuanya agennya punya informasi yang tepat dari blockchain. Jadi kita enggak bisa cuma belajar dari YouTube atau guru yang anak-anak muda yang kadang cuman pamer mobil mewah apalagi yang sekarang lagi kasus sehingga membuat nama blockchain itu menjadi rusak. Lebih baik kita belajar dari seorang guru yang tepat mengedukasi konsisten di Indonesia dan beliau konsisten membangun industri kripto ini menjadi industri yang sehat dan patut untuk diperhitungkan. Pak Oskar terima kasih. Sampai jumpa nanti di kelas tanggal 7 Februari 2026. Segera daftarkan ee diri Anda juga kalau Anda berminat langsung belajar dari Pak Oscar di link di bawah ini sekarang juga. Terima kasih Pak Oskar. Sukses untuk kita semua. Sampai jumpa di tanggal 7 Februari. Salam hebat biasa.