Transcript
MhfFKMe2E6A • SEMUA ASET MERAH! Emas, Saham, & Crypto Kompak Rontok. Oscar Darmawan: "Ini Awal Krisis 2026?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1463_MhfFKMe2E6A.txt
Kind: captions
Language: id
Kalau orang rata-rata kan ditakut-takuti
perang, "Wah, dunia mau kiamat." Kalau
orang sukses sih enggak lihat dari sudut
pandang itu. Dia melihat ada peluang
apa, bisa sero apa, malah dia semakin
cuan. Menurut Pak Oskar, ini peluang apa
yang bisa kita lihat?
Salah satu hal yang menarik tentang
adanya krisis global itu kan selalu
terjadi lonjakan minimal 30% tuh, Bos
Andre. Kita anggap aja kita tukar mas
lah berapa kilo lah. Kalau pada saat di
level orang punya aset besar ya. Anda
punya emas sebanyak itu pun Anda mau
bawa pindah kota aja susah. Mas 10 kilo
pindah kota pun susah.
Bukannya malah selamat malah jadinya
Anda jadi inceran.
Makanya pada saat terjadi krisis-krisis
seperti itu semua orang enggak belinya
Mas.
Pak Oskar, apakah sekarang saat yang
tepat untuk kita mempersiapkan sebelum
2028 kalau kita mau belajar apakah saat
ini saat yang tepat? A Oscar Dermawan,
welcome back to Level Up Success Vivo
30. Gimana? Sehat, Pak Oscar?
Sehat, Persia? Sehat?
Sehat sekali. Puji syukur. Kemarin kita
barusan membuat video tiga kali ya,
cukup edukatif dan akhirnya saya lagi
tergelitik untuk membahas isu yang
terkini yaitu perang.
Belum kunjung usai Rusia Ukraina, belum
kunjung usai Israel Yahudi. Eh, sekarang
Amerika mau nyerang Iran. Saya kalau
mengingat sejarah, saya masih kuliah
waktu itu mau tamat tahun 2001 waktu itu
Irak diserang sama George Bus Amerika.
Alhasil apa yang terjadi? Babel-nya.com.
Nah, orang-orang sukses, orang-orang
pintar, mereka tuh kan jeli melihat
peruang. Kalau orang rata-rata kan
ditakut-takuti perang, "Wah, dunia mau
kiamat. Kalau orang sukses sih enggak
lihat dari sudut pandang itu dia melihat
ada peluang apa bisa sero apa, malah dia
semakin cuan dari posisi itu. Menurut
Pak Oskar ini peluang apa yang bisa kita
lihat?
Ya, salah satu hal yang menarik tentang
adanya krisis global itu kan selalu
terjadi lonjakan minimal 30% tuh.
Iya. Iya. Iya. lihat dari data-data yang
ada misalnya kayak saya kan ngalaminya
krisis Yunani tuh waktu bangkunya
kemudian ee krisis hampir terjadinya
perang Korea Utara sama Korea Selatan.
Iya, betul. Nah, terus kemudian kalau
kita lihat lagi ee bagaimana kemarin ee
waktu awal-awal pertempuran ee Arab
Saudi sama Yaman kem ada Israel,
Palestina dan lain sebagainya semua itu
terjadi ada lonjakan minimal 30%.
Oh,
menarik sesuatu yang menarik. Angka 30%
itu selalu keluar ya. Mungkin kalau 30%
itu adalah di mana titik psikologi orang
untuk mengambil profit.
Oh, I jadi polanya itu kebaca ya, Pak
Oscar ya. Nah, ini yang saya mau
tanyakan sama Pak Oscar ini.
Enggak tahu kenapa kebetulan selalu
terjadi angka 30 ya, bukan karena ada
dasar teknis.
Mungkin terinspirasi sama success before
30 kali ya.
Mungkin saya merasa itu tuh lebih karena
ada ada namanya tidak manusia.
Oh, itu sebagai suatu angka yang bagus
untuk taking profit.
Oh, gitu. Nah, ini kalau Pak Oscar
membaca ke depan ini dengan adanya isu
perang dunia ketiga ini Iran lah dan
sebagainya ini ada ada ciri-cirinya
sudah salah satunya dolar sudah tembus
17.000.
Nah, terus kedua emas all time high.
Nah, ini gimana menurut Pak Oscar ini?
Siap. Ini makanya kalau kita lihat ini
adalah momen-momen di mana aset-aset
yang dirasa sebagai pegangan suatu orang
pada saat terjadi krisis. Ya, itu adalah
asap yang paling itu. Ya.
Oh, kita bicara mengenai secara
globalnya tentunya emas US dollar memang
selalu menjadi favorit ya.
Oke.
Tapi kalau kita sudah bicara di negara
tersebut terjadi krisis, ada satu aset
lagi nih yang menarik untuk jadi
pegangan kaidah itu
Bitcoin.
Waktu Venezuela kemarin terjadi krisis
besar karena presidennya diambil ya oleh
IS ya. Nah, itu harga Bitcoin di sana
kan tinggi banget mic-nya.
Oh, iya iya.
Kira juga sama harga Bitcoin tinggi
banget. Bahkan kalau kita bicara seharus
ya,
Bitcoin kan turun.
Tapi kan gak turun. Kenapa? Karena
didukung oleh adanya krisis-krisis
global sekarang.
Oh, gitu.
Kenaikan harga di Venezuela itu membantu
kenaikan harga Bitcoin secara global.
Oh yaar
workshop yang kita sebelumnya 2026 ini
harusnya masa-masa terjadi setway
masa-masa di mana Bitcoin akan mengalami
penurunan terus.
Oh, justru ini kesempatan untuk kita
mengoleksi bitcoin ya
ee pada saat mau 2026 ini ya. 2026 ini
ya. He he
harus pemilih saat-saat di mana masa
ekonomi secara global lebih settle.
Jangan, jangan pada saat terjadi krisis
Iran belum baru mulai, Venezuela baru
mulai seperti sekarang, kita malah beli
Bitcoin. Ya, jangan juga karena ini
masa-masa Bitcoin masih didukung faktor
demand dari negara-negara itu.
Oke, ini pertanyaan menarik Pak Oskar.
Bagi saya ya tadi Pak Oscar menyemput
angka 30%.
Sekarang ini yang yang menjadi kegalauan
saya untuk orang-orang Swia saya ya.
Kalau bicara properti kami sudah pasti
aset portofolio terbanyak kami pasti
properti. Entah itu rupo, entah itu
tanah, entah itu apartmen atau rumah ya
atau pabrik, itu sudah pasti menjadi
sebuah portofolio utama kami. Tapi
sekarang di usia kayak saya ini kan saya
itu pengin mengamankan dalam tanda kutip
aset saya atau mencari sebuah aset yang
saya belum punya tapi seaman aset saya.
Contoh misalkan properti, kedua emas
pasti sudah ada. Nah, bahkan sekarang US
Dollar 17.000 banyak. Teman-teman saya
malah take profit sekarang dijual
sementara berharap nanti turun lagi. Ya,
itu wajar. Cuman Bitcoin ini saya masih
ragu-ragu.
Nah, KK mereka akhirnya lebih mengoleksi
saham misalkan saham-saham blue chip
yang mana kemarin IAS SG juga sudah
menyentuh angka yang paling tinggi all
time high lagi. Nah, tapi ini ini
Bitcoin ini ah saya masih skeptis
apalagi kemarin di video yang kemarin
kan saya bahas orang Iran justru sampai
stockid bitcoinnya habis gara-gara
mereka takut ada apa-apa mereka cabut ke
luar negeri bitcoin lah aset yang
menyelamatkan mereka karena itu yang
bisa dibawa kan everytime.
Sekali lagi saya ingin bertanya
pertanyaan ini karena bagaimanapun juga
kalau ada ee sedia payung sebelum hujan
itu gimana gitu loh, Pak Oscar. Coba
dijawab. Heeh.
Saya orang kenapa harus tahu dan
mengenali Bitcoin ya karena alasan itu,
Coach. Bitcoin itu mungkin memang tidak
sebagus emas pada saat ee terjadi krisis
global. Apakah harga Bitcoin akan selalu
naik seperti emas? Enggak selalu. Tapi
kok kita ketahui dan kita harus tahu
cara beli Bitcoin. Karena Bitcoin itu
satu-satunya aset yang pada saat terjadi
amit-amit ca yang sangat besar di level
Kubnya loh ya. Ya, Bitcoin satu-satunya
aset yang paling banyak dicari pada
untuk kita bisa berpindah-pindah dengan
sangat cepat. Hm.
Kalau misalnya ya, Coach ya? Emas kita
anggap aja kita tukar emas lah 1 kilo.
Tukar emas berapa kilo lah. Kalau pada
saat di level orang punya aset besar ya
Anda punya emas sebanyak itu pun Anda
mau bawa pindah kota aja susah.
Iya setuju. Setuju.
Anda bawa 10 kilo pindah kota pun susah.
Bukannya malah selamet malah jadinya
Anda jadi inceran.
Iya pasti.
Makanya pada saat terjadi krisis-krisis
seperti itu, semua orang enggak belinya
emas, semua orang carinya Bitcoin.
Kenapa? Karena jauh lebih mudah di untuk
mengamankan kekayaan, jauh lebih mudah
untuk berpindah-pindah.
Makanya di Venezuela semua orang belinya
bukan emas, belinya Bitcoin.
Nah, itu pertama kenapa orang harus tahu
tentang Bitcoin karena juga untuk supaya
bagaimana caranya supaya kita aman.
Bagaimana caranya supaya kita bisa ee
dengan ilmu yang kita punya kita bisa
mengamankan posisi kita. Bukan sekedar
to profit. Kalau taking profit banyak
ya, mau di emas bisa, di perak juga
bisa, di mana aja bisa. Tapi kita bisa
benar-benar mengamankan pada saat
terjadi krisis global, pada saat terjadi
perang. Nah, itu kan suatu hal yang cuma
bisa dijawab dengan pengetahuan
bagaimana transaksi kripto.
Oke. Nah, sekarang saya ini sering
diomongin sama generasi muda. Apalagi
baru-baru ini, wah kripto ini
industrinya rusak gara-gara tercoreng
namanya kripto ini apa ya ee
ee hebohnya influencer-influencer crypto
yang suka pamer, suka flexing. Akhirnya
ujung-ujungnya
dilaporkan polisi. Nah, sehingga kripto
ini kan ya lagi-lagi ini masih baru.
Kalau saya sih sudah ngerti ikut
kelasnya Pak Oscar yang lalu saya jadi
paham, oh iya kenapa saya harus memiliki
Bitcoin. Cuman kan orang-orang dalam
tanda kutip usia 4050 ke atas ini kan
masih sangat skeptis. Kalau anak muda
mah enggak usah tanya. Mereka itu
berharap cepat kaya raya dari Bitcoin,
lebih cepat kaya raya dari kripto,
ujung-ujungnya cepat bangkrut. Iya.
Padahal mereka itu penghasilan pasti aja
belum punya, karir aja belum punya. Tapi
kena orang-orang yang flexing seperti
itu sehingga mereka uang satu-satunya
masuk sekali aja udah kayak wah berar
untung sekali. Udah kayak pakar gitu
loh. Belum pernah belajar, belum. Tapi
jatuhnya berkali-kali. Mereka enggak
sadar itu. Nah, Pak Oskar tolong Pak
Oskar ajarkan fundamentalnya
supaya kami orang tua itu minimal ikut
kelas yang benarlah, diajarkan yang
benar supaya kami itu enggak cuma nonton
apa yang bertebaran di sosial media,
minimal ada perang seperti ini, ada US
dollar seperti ini, ada gold seperti
ini, kemarin properti lagi. Saya ini
bingung ya, properti ini ee apakah masih
layak dikoleksi ini? Kan properti lagi
lesu, banyak orang mau jual propertinya.
Apalagi akhir tahun kemarin, wah kita di
apa dikagetkan dengan banjir Sumatera
yang begitu gila. Betul bukan tsunami,
tapi itu banjir loh. Saya punya teman
beli properti di tempat terbaik. Bukan
cuman Sumatera, di Bali, di Lombok ya
kan. Mereka itu beli properti di lokasi
premium terbaik, tapi justru lokasi
itulah yang kena banjir
paling dalam. Malah rumah yang
biasa-biasa aja enggak kena. Nah, ini
yang dijanjikan sama developer properti.
Kita jadi bingung ini. Ini mau simpan
apa ini. Jadi kita enggak cerita Bitcoin
dulu, tapi menurut Pak Oscar gimana
pandangan ini? Apalagi dengan teori
konspirasi yang katanya ada megatrust
lah. Oke, saya enggak mau. Biasalah
namanya orang jik. Tapi kalau menurut
Pak Oscar gimana? Jadi tadi kita
singgung sedikit tentang properti.
Jadi kalau kita bicara mengenai properti
ya mungkin saya bukan pakarnya ya coach
ya. Jadi saya ee bisa bicara tahu banyak
tentang properti tapi salah satu yang
harus kita berhati-hati itu kan ee kita
itu negara kepulauan. Coach ya juga
enggak suka Indonesia itu negara
kepulauan dan enggak suka kita itu masih
menggunakan air tanah dengan sangat
besar.
Nah, itu kan salah satu yang membuat ada
yang namanya penurunan nih. Kalau di
Jakarta, di Semarang, Surabaya, kita
bisa melihat penurunannya kan gak
sedikit, Gus.
Itu fakta. Itu fakta.
Setiap tahun itu ada penurunan ee ee air
penurunan tanah kan.
Penurunan tanah tahun inilah yang
membuat ee properti-properti ee pada
akhirnya akan ada namanya ee kebanjiran.
Nih suka enggak suka ya? Karena kita kan
saat ini bergantung kepada
benteng-benteng laut. Kita ini saat ini
bergantung kepada tembok-tembok laut
nih, Coach.
Betul
ya. Jadi kalau di Jakarta mungkin kalau
buat ee teman-teman yang tinggal di
Jakarta tahu kawasan Pantai Mutiara
contoh contohnya kawasan Pantai Mutiara
itu kan 10 tahun lalu kalau Coach ke
sana. Bagus tuh coach ya baynya bagus
tuh. Eh, sekarang kalau ke Pantai
Mutiara
ngeri-ngeri sedap.
Air lautnya tuh tinggi banget
dibandingin tanah kita berdiri.
Iya.
Ya.
Iya. Iya. Iya.
Kalau dulu masih bisa kita melihat ee
duduk di suatu kafe di dekat situ saya
tanpa saya nyebut namanya ya. Nah, kita
bisa melihat ee air, kita melihat
sedikit pinggiran pantai, ombak gitu.
Kalau sekarang enggak bisa
ya. Jadi ee ini salah satu contoh nyata
bagaimana dalam 10 tahun ee banyak
perubahan di Jakarta dan di kota-kota
yang di pinggiran Pulau Jawa yang
sebenarnya hampir semua kota-kota
pinggiran ee pantai itu adalah kota-kota
yang maju kalau di Indonesia ya kan K?
Iya. Iya iya
ya. Makanya kalau kita lihat
properti-properti yang prime itu memang
lokasinya di daerah-daerah yang rawan
banjir sebenarnya. Kalau secara secara
ini ya, secara kenyataannya ya,
secara fakta. Iya. Ini memang benar.
Oke. Nah, jadi gini intinya tuh ginilah
Pak Oscar ee saya enggak mau masuk
Bitcoin, enggak mau masuk kripto karena
saya yang lain semua sudah ada. Tapi
saya ini dilema juga. Betul juga yang
diomong Pak Oskar. Kalau seandainya
enggak minta-minta perang dunia ketiga
terjadi, krisis global kayak kemarin
COVID aja ada wabah gitu. Kadang
orang-orang kapitalis ini kan suka
menciptakan krisis untuk cuan lebih
banyak gitu loh. Nah, tapi
ujung-ujungnya saya enggak punya kripto
sebagai salah satu portofolio.
Nah, itu nanti akan akhirnya menyesal
belakangan. Apalagi sekarang saat ini
crypto harganya sideways dan nanti akan
ada halving lagi di tahun 2028 ya kalau
enggak salah ya, Pak Oscar ya. Nah, ini
kan harusnya kita prepare. Oke, kalau
Anda masih tetap enggak percaya, enggak
ada masalah. Saya adalah salah satu
saksinya. Saya dulu sebelum ikut Pak
Oscar, aduh kripto itu Mas, saya
coba-coba aja. Tapi setelah ikut
kelasnya Pak Oscar sebagai legendanya B,
saya yakin juga Pak Oscar hari ini
portofolio enggak cuman krypto de Pak
Oscar setelah sukses dari kripto
membangun indod dari nol, Pak Oscar
pasti hari ini juga diversifikasi ke
aset yang lain kan gitu ya, Pak Oscar.
Ya,
pastilah ya. Namanya orang itu paling
aman menaruh telur hingga dalam satu
basket ya. Siap. Nah, begitu juga.
Begitu juga teman-teman kita harus tahu
tuh ilmunya. Jangan sampai ee membelinya
di titik tinggi kemudian jualnya di
titik rendah gitu kan.
Iya, saya setuju. Nah, kenapa minimal ee
kelas ini ee kita dan pelatihan merdeka
dan success before mau mengadakan
intinya kita itu ada outlook lah. Kita
itu ada pandangan apa yang harus
dilakukan. T masih ada 2 tahun kan? Iya.
Kalau menurut halving, teori haling
masih ada 2 tahun. Minimal kita tuh tahu
apa itu Bitcoin. Minimal kita tahu apa
itu blockchain. Ya, minimal kita tuh
tahu mengapa kok kita harus punya aset
ini salah satunya selain properti,
selain emas, selain perak, maupun ee
bisnis Anda sendiri gitu loh. Kenapa
Anda harus punya ini? Karena mengacu
kepada krisis tahun '98 waktu Indonesia.
Wih, banyak loh orang-orang Indonesia
terbang ke Singapura itu melarikan diri
karena kan waktu itu kan isu rasisme ya,
tapi ya enggak ada yang bisa dibawa gitu
loh, Pak. Pak, Pak Oscar. Nah, kalau
seandainya
orang itu takut di mana gitu ya. Nah,
itu waktu itu menurut Pak Oscar kenapa
crypto itu atau sori blockchain yang
mana kita tahu fundamental dan Bitcoin
itu kita benar-benar harus belajar
terutama di saat dunia yang saat ini
menuju ke era digitalisasi. Gimana
menurut Pak Oscar? ya. Karena kalau kita
sudah bicara saat-saat seperti itu ya,
enggak usah jauh-jauh 98 lah. Kita
bicara mengenai beberapa bulan lalu lah.
Beberapa bulan lalu di Indonesia kan
sempat ee mengerikan tuh situasinya.
Mencekam
demo.
Iya.
Berdemo mencekam benar-benar
itu pas kita kadang ada workshop itu
kita
kalau pemerintah kita waktu itu enggak
enggak cermat mengatasi itu bisa terjadi
ledakan yang luar biasa tuh seperti di
Iran.
Untungnya presiden kita luar biasa ee
jajaran kepolisian luar biasa menjaga
semua dengan tepat makanya enggak ke
eskalasi jauh lebih besar kan ee K
untung atau gak lebih besar tapi pada
saat terjadi krisis seperti itu kan
orang harus tahu bagaimana cara
mengamankan aset.
Oh, ya setuju.
Dan makanya pengetahuan tentang kripto
itu penting
karena kalau itu terjadi
ee sudah terlambat gitu loh, Coach.
Iya. Iya, iya.
Kalau kita bicara mengenai lonjakan
harga lah 2 tahun lagi saya ee saya
memperkirakan ya analisa saya
memperkirakan Bitcoin akan mengalami
ronjakan harga yang luar biasa karena
berapa tahunan ini. Tapi kalau kita
tahunya 2 tahun lagi ya sudah terlambat.
Terus
I see. Jadi orang itu sudah tahu
sebelumnya ya.
Betul. Kayak kayak kemarin lah, Coach.
Kayak kemarin waktu ee kita ngadain ee
workshop pertama kan 2025 ya.
Betul. Sebenarnya sudah terlambat tuh
karena harganya sudah tinggi banget.
Iya.
Ya makanya saya bilang waktu itu di
workshop ya kalau mau beli Bitcoin
jangan all in pada saat waktu itu.
Tinggi.
Iya.
Iya. Nah, saat ini apakah harga yang
tepat, apakah fundamental gimana? Nanti
kita bahas di workshop aja ya.
Dan tentu Pak Oscar sudah punya ilmu
yang update apa yang akan terjadi dan
apa yang bisa kita manfaatkan. Tapi Pak
Oskar, saya waktu itu saya salut satu
hal, Pak Oskar. Ini lagi demo
besar-besaran DPR ini lagi bakar di
mana-mana. Workshop kita jalan terus
enggak, Pak Osar? Aman jalan. Wah, ini
Pak Oscar punya orang dalam ini. Bahaya
ini.
Nah, Pak Oskar, apakah sekarang saat
yang tepat untuk kita mempersiapkan
sebelum 2028 kalau kita mau belajar
sesuatu? Apakah saat ini saat yang
tepat?
Sim saya tahun 2026 ini saat yang tepat
untuk kita mengetahui kripto nih ya.
Kalau saya tahun 28 nanti itu malah
saat-saat di mana harga tertingginya
kripto lagi dan kalau beli pada saat itu
ya itu benarnya saat jual bukan saatnya
beli gitu.
Hmm. Oke deh, terima kasih Pak Oskar.
Semoga di workshop ini saya dibocorin
A1.
Oke, bagi teman-teman yang hari ini
sedang mencari peluang atau mau
diversifikasi aset-aset yang terbaik di
saat krisis di saat perang dunia
tertiga. Jangan lupa chat pelatihan
merdeka saat ini juga ada di kolom
deskripsi. Amankan seat Anda. Karena Pak
Oscar ini saat ini dalam kondisi yang
sangat bagus karena beliau ini jarang
mengajar di kelas offline setahu saya
terakhir itu beliau ngajar di tahun 2013
alias 13 tahun yang lalu. Dan menculik
waktunya Pak Oscar sebagai profesor
blockchain pertama di Indonesia ini
ilmunya mahal ya. Jadi, Anda mungkin
sekali makan malam aja ngajak teman
beberapa habis sekian puluh juta ya kan
di tempat-tempat Anda. Terus Anda makan
cuman keakraban, happy-happy, mungkin
enggak dapat apa-apa. Tapi di sini
dengan kita mengeluarkan sedikit
investasi tapi kita menyerap ilmunya
profesor yang mana beliau sudah terbukti
sebagai legend-nya, bapaknya Bitcoin
Indonesia, mau minta waktu beliau ini
bukan sesuatu yang mudah. Semoga kita
bisa mendapatkan sesuatu dan tahun 2028
Anda bakal menjadi sukses luar biasa
karena apa yang Anda pelajari di awal
2026 ini. Pak Oscar sampai jumpa nanti
di workshop tanggal 7 8 Februari 2026.
Semoga Pak Oskar sehat selalu dan sampai
jumpa. Terima kasih. Salam hebat luar
biasa.