PEMBVNUH GANTENG YANG MALAH DI BELA NETIZEN INDONESIA PARAH ! CAMER0N HERRlN !! RAKYAT GOOD LOOKING
SQAVNYKQS-0 • 2021-07-07
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Video dari Cameron Herin ketika di sidang itu banyak banget kesebar dan sampai viral di jagat sosial media bahkan di Indonesia. Yo geng, tekan tombol subscribe, Geng. E yo, what's good? Welcome back to Kamar Jerry [Musik] geng. Oke, sebelum kita mulai ke konten kita hari ini, ini kontennya cukup menarik ya. Menurut gue seru banget untuk kita bahas nih karena rame banget yang nge-agen ini. Tapi kita reminder dulu apakah kalian masih ingat nih dengan seorang psikopat cantik yang membunuh ibunya? Coba ingat-ingat lagi. Khususnya yang sudah dibahas di kamar Jerry nih, Geng. Salah satunya Isabella Gusman dan Anekovik. Di mana dua orang ini sempat menghebohkan jagat dunia maya ya gitu ya karena membunuh orang tua mereka. dan mereka sama sekali tidak merasa bersalah gitu ya. Namun nih geng apa yang dilakukan oleh mereka benar-benar bikin kita kebingungan gitu ya. The power of good looking. Di mana mereka ini adalah seorang pembunuh. Justru para netizen kasihan dengan status mereka sebagai tahanan atau tersangka gitu ya, dikarenakan memiliki paras atau wajah yang cantik. Nih, akhirnya kejadian ini terjadi lagi dan kali ini terjadi kepada seorang anak laki-laki yang bernama Cameron Herin. Cameron Harin ini sedang viral-viralnya di jagat dunia maya, khususnya di TikTok nih ya. Karena kasus dia ini sekarang mulai memasuki persidangan. Namun mirisnya adalah komentar netizen di sana malah membela dia walaupun sebenarnya status dia sebagai seorang tersangka alias pembunuh. Ya, pasti kalian penasaran dengan apa sih kasus dari Cameron Harin ini. Sekarang kita kupas tuntas tentang Cameron Herin ini. Cameron Harin ini berusia 21 tahun. Profesinya adalah sebagai pembalap liar di Florida, Amerika Serikat, Geng. Nah, dia ini telah melakukan sebuah kesalahan, yaitu menabrak seorang ibu beserta dengan anaknya. Ya, si ibu ini berumur 24 tahun sampai meninggal dunia dua-duanya gitu ya. Di mana di saat itu Cameron Herin ini sedang balap liar dengan temannya menggunakan mobil Mustang. Sekarang ini dia setelah dijatuhi hukuman yaitu 24 tahun, Geng. Dan kalau kalian perhatikan ya di sebuah video di mana dia sedang datang ke ruang persidangan, dia memakai masker, lirikan mata dia itu mencuri perhatian netizen dan benar-benar membuat orang itu berpikir gitu ya, ini orang kenapa gitu ya. Apa gara-gara dia divonis dengan hukuman lebih dari separuh umurnya gitu ya. Umur 21 tahun, vonisnya 24 tahun. Jadi mungkin dari situ dia merasa frustasi mungkin ya. Sementara keluarga dari korban sendiri yaitu suami dari wanita yang meninggal dunia bersama anaknya ya itu meminta Cameron Herin ini dipenjara maksimum yaitu 30 tahun lamanya. Ini dikarenakan si suami ini merasa kehilangan banget karena dia ini udah menjalin hubungan dengan sang istri udah lama banget banyak kenangan yang dilalui. Itu ibaratkan gini, Geng. Bukan orang yang berhubungan di saat menikah doang, gitu ya. Jadi relationship mereka itu dari pacaran zaman dulu. Jadi benar-benar cinta sejati gitu. Ditambah lagi yang meninggal enggak cuman istrinya, tapi anaknya juga yang berumur 1 tahun. Di mana mereka ini sebenarnya baru saja memiliki seorang buah hati. Jadi benar-benar kerasa banget sakitnya, Geng. Nah, jadi dia enggak bisa terima dan di persidangan dia menangis gitu ya, seorang laki-laki kalau sudah menangis berarti udah kesentuh banget gitu. Dan dia meminta hukumannya benar-benar maksimal, yaitu 30 tahun. Kita ke kronologi daripada kejadian ini, Geng. Nah, ini kejadiannya tuh sebenarnya 2018. silam di mana Cameron Harin ini sedang melakukan balap liar sehingga dia menabrak hingga tewas seorang perempuan yang bernama Jessica Racinger Rebel bersama anaknya yang masih berusia 1 tahun yang bernama Lilia. Pada awalnya si Camaron Herin ini di saat itu dia berusia 18 tahun ya pada tahun 2018 itu dia keluar bersama temannya menuju ke gimnasium di daerah Tampa. Pada saat itu Cameron Herin mengendarai Ford Mustang. Nah, ini Ford Mustang ini masih baru nih, Geng. Dan di sana dia bersama temannya yang bernama John Barinw. Di mana temannya ini mengendarai mobil Nissan. Jadi, ini sama-sama mobil memang untuk balap liar ya. Semacam mobil-mobil jenis di film Fast Fus Tokyo Drift kalau kalian pernah nonton filmnya ya. Ketika memulai balapan mereka langsung aja tancap gas dengan kecepatan yang sangat-sangat tinggi. Benar-benar ini mobil jet gitu ya. Ya, American muscle, Geng. Mustang gitu. Nah, di saat mereka sedang melakukan balapan, mereka tidak melihat ada seorang wanita bersama anaknya sedang menyeberang, yaitu si Jessica bersama sang buah hati Lilia. Mobil nissan dari temannya si John itu sempat tuh, Geng, menghindar dari tabrakan tersebut gitu ya. Jadi, dibanting setir gitu. Sementara Herin bersama Ford Mustang-nya itu tidak sempat banting setir dan langsung aja menghajar si perempuan tadi bersama anaknya hingga tewas. Ketika kejadian itu dia langsung panik gitu ya. Habis ngebunuh orang udah pasti enggak akan hidup. Habis ngenabrak orang dengan kecepatan 100 m/j alias mph ya met/h gitu. Jadi benar-benar enggak akan hidup itu orang yang ditabrak gitu. Di saat itu juga dia menelepon ibunya di mana di situ aneh banget gitu omongannya. Namanya orang lagi panik ya. Di mana dia menyalahkan ibunya. Dia berkata kalau dia habis ngebunuh orang ini gara-gara hadiah yang diberikan oleh ibunya. Anak macam apa ya? Kan udah lu ngebunuh orang durhaka lagi nyala-nyalahin orang tua. Kelihatan banget nih beban keluarga anak manja nih. Tipikal kayak gini nih. Ngelakuin kesalahan ngadu ke nyokap gitu kan. Nah, akhirnya ibunya yang bernama Shery ini merasa bersalah gitu ya. Namanya ibu ya tidak tega melihat seorang anak gitu. Dia meminta kepada hakim untuk menggantikan posisi anaknya menjalani hukuman. Namun karena di saat itu ya si Camaron Herin ini berada dalam posisi masih di bawah umur, akhirnya sang hakim menunda persidangan tersebut hingga 2021 yaitu tahun sekarang. Di mana dia dianggap tidak di bawah umur lagi. Jadi sudah cukup umurnya. Nah, sidangnya sekarang gitu ya penentuannya. Karena di saat itu masih di bawah umur jadi belum bisa ditentukan gitu cukup lama gitu. Kalian kebayang enggak sang suami itu gimana ya? sang suami si korban gitu ya. Gimana enggak bisa tidurnya, sedihnya bagaimana gitu ya dalam menerima kenyataan kalau buah hati dan istrinya sudah meninggal dunia dan dia harus menghadapi kenyataan lagi menunggu selama kurang lebih 2 3 tahun untuk mendapatkan hak hukum alias menjalani persidangan dari sang pembunuh keluarganya gitu ya. Nah, di tahun 2021 ini akhirnya Cameron Herin ini sudah berumur 21 tahun nih geng dan dia siap menjalani hukuman. Sementara itu, sang suami yaitu David Rebelnold mengatakan sebelum hakim memutuskan hukuman bagi si bocah pembalap ini, dia ingin meluapkan rasa sakit hatinya atas kehilangan istri dan anak, gitu ya. Sementara itu, di Twitter tersebar sebuah foto di mana Cameron Harin ini berpenampilan cukup aneh di mana dia berpakaian menggunakan pakaian anti bunuh diri menghadiri sidang. Nah, di saat itu hanya dia yang berpakaian cukup berbeda dengan yang lain. Pihak kepolisian menerangkan nih, Geng. Katanya ya mereka tidak tahu gitu ya, kenapa si Cameron Herin ini berpenampilan seperti itu. Jadi apakah mungkin karena nih orang memang ada gangguan mental atau enggak tahu ya gitu ya kenapa gitu. Akhirnya ya polisi tidak bisa membenarkan fakta apapun tentang kejadian ini. Namun geng atas kejadian ini ya video dari Cameron Harin ketika disidang itu banyak banget kesebar dan sampai viral di jagat sosial media bahkan di Indonesia. Dan banyak dari netizen Indonesia yang komentarnya cukup aneh di mana mereka menyayangkan kalau Cameron Herin ini dipenjara dan mereka beranggapan kalau hal itu tidak sengaja dilakukan oleh Cameron Herin. Itu enggak masuk logika banget sih. Maksud gue enggak ngotak sih, Bro. Dia memang enggak sengaja untuk nabrak, tapi dia sengaja melanggar yang namanya aturan lalu lintas. Di mana balapan liar itu kan tidak dilegalkan. Akibat dari balapan liar cuman ada dua. Kalau lu enggak mati, ya orang lain yang mati atau justru mati dua-duanya gitu. Jadi memang dia tidak sengaja membunuh, tidak ada niat untuk membunuh, tapi niat dia mengambil resiko yang akibatnya itu bisa membunuh, itulah kesalahan dari Cameron Herin ini. Gitu, Geng. Lebih lucunya lagi, ya, banyak banget perempuan-perempuan dari jagat sosial media yang komen udah enggak ngotak juga nih, Geng. Benar-benar enggak ngotak. di mana mereka bilang, "Wih, ganteng banget ya kalau kayak gini. Pengen deh rasanya masuk penjara. Wih, boleh enggak sih penjaranya? Bentar aja terus dikeluarin nikah sama gue jadi cowok." Aduh, pokoknya udah stres deh, man. Memang sih dia enggak sengaja, tapi yang namanya orang sudah pernah membunuh udah pasti mentalnya beda sama orang yang normal biasa gitu, ya. Dan enggak mungkinlah dia sudah melakukan hal yang sangat fatal, tidak dihukum secara berat. Kalau begitu dia tidak belajar dong. Jadi kalian juga harus ngotak gitu ketika komen. Walaupun mungkin komennya bercandaan, tapi bisa dibayangkan enggak Indonesia ini kan apa aja yang heboh bisa jadi headline berita dan bahkan sering sekali diberitakan oleh media luar. Bayangkan ya ketika kalian komen sebegitu banyak seperti itu tiba-tiba saja diangkat oleh media luar di headline mereka misalkan ditulis ternyata warga Indonesia lebih membela Cameron Herin dan mereka meminta hukuman Cameron Herin diringankan karena ganteng. Terus sang suami korban hasil tabrakan ini membaca headline berita tersebut. Bagaimana perasaannya? Ada yang ggak otak lu kalau lu komen kayak gitu? Dia makin sedih gitu ya? Kenapa kok double-dble penderitaan dia? Orang-orang justru membela sang pembunuh istrinya bukannya membela dia. Jadi hati-hatilah dalam komen walaupun itu bercanda ya, Geng. Jadi intinya adalah salah tetap salah. Mau dia good looking, mau dia bad looking, tetap salah gitu ya. Jadi gak ada hal yang membenarkan orang hanya karena komnya bagus terus tiba-tiba dia terlepas dari hukuman. So, tidak ada keadilan bagi rakyat good looking di dunia ini. Semuanya hukum sama rata. Lu salah, lu tetap salah. Muke lu enggak akan meringankan apapun. [Musik] Yeah.
Resume
Categories