Transcript
DfL3eaHW7OE • HAPPENED IN AFGH4NlSTAN, CITIZENS FALL FROM PLANE, PRESIDENT ESCAPES, T4Llban TAKES POWER
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/0340_DfL3eaHW7OE.txt
Kind: captions
Language: id
sampai presiden mereka itu kabur
benar-benar melarikan diri dari istana
kepresidenan dan kondisi Afghanistan
sekarang benar-benar kacau. Di mana
orang-orang berusaha untuk pergi dari
negara tersebut dan bahkan ada yang
sampai manjat-manjat pesawat, Geng. Wah,
gila banget.
Yo, Geng. Tekan tombol subscribe, Geng.
Eo, what's good? Welcome back to Kamar
Jerry
Geng. Kita akan membahas tentang hal
yang sedang heboh banget sekarang yaitu
Afghanistan. Apa yang sebenarnya terjadi
dengan Afghanistan, Geng? Negara ini
sekarang sudah dikuasai oleh para
pejuang atau para pemberontak, ya.
Maksudnya pemberontak adalah orang-orang
yang bertentangan dengan pemerintahan
mereka. Para pemberontak ini atau para
pejuang ini bernama Taliban dan mereka
kayak di film-film Hollywood gitu, Geng.
Berperang akhirnya negara sampai kalah.
gila-gilaan ya. Negara Afghanistan ini
sampai kalah dan sekarang istana
kepresidenan mereka diduduki oleh para
kelompok pemberontak Taliban ini, Geng.
Dan bahkan nih, Geng ya, kabar
terbarunya adalah kelompok Taliban ini
sedang menyusun pemerintahan baru di
Afghanistan. Jadi, benar-benar negara
ini berpindah tangan gitu. Namun, ketika
ditanya kepada juru bicara daripada
Taliban ini, dia bilang pemerintahan
yang mereka bentuk ini sudah di tahap
benar-benar matang. Dan dia juga enggak
neko-neko gitu, Geng. dia membuka
kesempatan bagi rakyat Taliban sendiri
untuk bergabung bersama mereka, katanya
gitu. Jadi mereka enggak bikin yang
eksklusif, tapi mereka tuh bikin
inklusif gitu loh, Geng. Dan bahkan
mereka tuh mengincar beberapa
tokoh-tokoh nasional di Afghanistan dulu
untuk bergabung dengan Taliban dan
membentuk pemerintahan baru. Jadi entar
enggak tahu nih apakah Afghanistan akan
berganti nama menjadi Taliban ya kan
negara Taliban atau ya enggak tahu gitu.
yang jelas sudah berpindah
kewarganegaraan. Dan bahkan lucunya nih
ya sampai presiden mereka itu kabur
benar-benar melarikan diri dari istana
kepresidenan dan kondisi Afghanistan
sekarang benar-benar kacau di mana
orang-orang berusaha untuk pergi dari
negara tersebut dan bahkan ada yang
sampai manjat-manjat pesawat, Geng. Wah,
gila banget. Oke, langsung aja kita
bahas nih sebenarnya apa sih yang
terjadi ya kan saat ini ya para
pemberontak Taliban ini merasa mereka
itu berkuasa dan sedang di atas angin
banget, Geng. Karena kota Kabul ini
setelah diduduki oleh mereka dari
tanggal 16 Agustus. Nah, setelah
sebelumnya nih para pemberontak Taliban
ini sudah menduduki daerah-daerah
strategis lain yang ada di Afghanistan.
Jadi mereka sudah mendominasi nih kayak
di daerah ini benar-benar parah gitu dan
bahkan mereka sudah menguasai udah
hampir 99%
kali ya. Jadi ada 34 provinsi yang sudah
dikuasai itu justru 33 provinsinya gitu.
Jadi udah enggak ada harapan. That's why
presiden mereka harus kabur dari istana
kepresidenan. Jadi udah enggak ada
perlawanan gitu ya. Terasa aneh ya, Geng
ya. Kenapa kok bisa sekelas negara kalah
sama pemberontak gitu? Ini semacam
mengorek luka lama. Sekarang Taliban
kembali mendeklarasikan pembentukan
Islamic Emirates of Afghanistan. Islamic
Emirate of Afghanistan ini sempat
berdiri dulunya, Geng. Dan dikomandoi
atau dibawahi oleh Taliban sendiri.
Sampai akhirnya Amerika Serikat
membubarkan atau menggulingkan negara
ini gitu ya atau perkumpulan ini setelah
kejadian 911 kalau kalian tahu tabrakan
pesawat WTC Menara Kembar di 11
September 2001 kejadiannya. Nah, bisa
dikatakan nih geng ya dalam merebut kota
Kabul ini, para Taliban ini
sangat-sangat cepat dan di luar prediksi
seorang pejabat pertahanan AS di mana
dia awalnya tuh ngira ini bakal 90 hari
nih. 90 hari kemudian nih bakal dikuasai
oleh Taliban. Ternyata enggak, Geng. Dia
memprediksi tanggal 12 Agustus dan
tanggal 16-nya itu negara sudah dikuasai
oleh Taliban. Gila banget, ya. Awalnya
kenapa mereka yakin banget 90 hari baru
bisa dikuasai? Karena mereka mengingat
Afghanistan ini terdiri dari 300.000
tentara. Jadi enggak mungkin kalah gitu.
Di mana ada angkatan udara, angkatan
laut, angkatan darat juga. Apalagi para
jenderal Inggris dan AS pernah sesumber
gitu mengatakan kalau tentara
Afghanistan ini adalah tentara yang kuat
karena mereka sudah melatih tentara
Afghanistan. Mereka ini maksudnya AS dan
Inggris ya sudah melatih tentara
Afghanistan ini kurang lebih selama 20
tahun. Jadi benar-benar tentara
terlatih. Alhasil kalah-kalah juga sama
para pemberontak dari Taliban ini geng.
Ya, mau enggak mau malu ya kan karena
sudah gagal gitu dalam mendidik selama
20 tahun. Nah, akhirnya terbongkarlah
nih kenapa nih Afghanistan ini menjadi
lemah gitu. Menjadi lemah tentaranya
yang katanya 300.000. Ternyata polemik
ini berawal dari korupsi di mana
ternyata di Afghanistan itu sangat sulit
untuk merekrut orang-orang yang mau
membela negara dalam artian mau jadi
tentara, mau jadi polisi itu agak sulit
di sana gitu ya. Mengingat soal angka
kematian di Afghanistan, terus juga ada
desersi serta yang paling parah adalah
korupsi. di mana angka dari banyaknya
tentara di Afghanistan ini dibuat
mengada-ngada oleh para petinggi di
sana. Tujuannya apa? Untuk korupsi. Jadi
300.000 tentara yang dimaksud bisa
dibilang itu nihil. Jadi enggak sebanyak
itu sebenarnya. Jadi kucuran dananya itu
ya enggak jelas gitu, Geng. Dan akhirnya
ini disebut dengan istilah tentara hantu
yang dalam artian ya tentara itu
sebenarnya enggak ada. Tujuannya untuk
didata sebanyak itu ya cuman untuk
kucuran dana dan korupsi. parah ya buat
kita nih Indonesia hati-hati ya kan
korupsi ini akibatnya serem loh bisa
melemahkan sebuah negara ya kan
bisa-bisa nih kita enggak punya tempat
tinggal nih gara-gara korupsi tapi ya
namanya tentara Indonesia ya sudah
terbukti gitu power-nya tapi ya enggak
tahu juga kan kalau korupsinya
besar-besaran tiba-tiba para tentara
mungkin tidak di apa ya haknya tidak
dapat dengan sempurna gitu ya dengan pas
gitu bisa-bisa memberontak juga kan kan
kita enggak tahu gitu [musik] jadi
semogalah korupsi di Indonesia segera
berakhir dan tidak berakibat kayak
Afghanistan ya gitu kan oke Kita lanjut.
Terus hal yang paling parah yang membuat
tentara Afghanistan ini lembek banget
gitu ya. Di mana mereka tuh tidak punya
rasa kesetiaan sesama regu mereka. Jadi
ketika ada serangan mereka dengan mudah
akan meninggalkan pos tersebut dengan
tega gitu. Jadi benar-benar ya udah
nyelamatin diri masing-masing jatuhnya.
Beda banget dengan mental tentara dari
negara-negara lain. Nah, sementara
Taliban nih, Geng. Taliban ini tim
intinya tentara intinya itu hanya 60.000
orang. Tapi tentara-tentara pendukung
mereka dari sisi-sisi lain, dari
kelompok-kelompok lain itu bisa
berjumlah 200.000 orang. Dan ditambah
lagi mereka itu dilatih dengan sebuah
sumpah dan kesetiaan gitu. Jadi mereka
tuh benar-benar enggak takut mati. Yang
mereka bela ya nama dari Taliban ini,
nama dari pasukan mereka dan mereka
tidak akan pernah meninggalkan pasukan
mereka. Benar-benar mati ya mati gitu.
Berbeda banget dengan tentara lokal dari
Afghanistan yang lembek gitu, Geng.
Ditambah lagi masalah yang ada di
internal Afghanistan ini mirip-mirip
dengan masalah di negara kita juga ya,
yaitu perpecahan politik. Jadi adanya
kubu-kubu yang saling menyerang dan
saling bersaing dan berperang gitu,
Geng. Nah, hal ini menyebabkan dari
Taliban ini lebih gampang masuknya. Nah,
kita kan di negara kita juga parah nih
ya perang-perang politik ini. Belum aja
kita tuh punya tim pemberontak yang bisa
dibilang satu negara. Nah, misalkan
kalau di Indonesia kan yang namanya
pemberontakan kita bisa lihat ya
masing-masing daerah punya
tentara-tentara masing-masing gitu ya.
Di mana ada beberapa daerah seperti yang
kita dengar ada namanya Gerakan Aceh
Merdeka, ada OPM, terus juga ada RMS
gitu. Nah, itu kan masing-masing membela
daerah masing-masing kan. Nah, kalau
Taliban ini yang diserang sudah bukan
untuk kepentingan satu provinsi doang
atau satu daerah doang yang sudah
diserang satu negara. Nah, dalam kondisi
adanya perang politik di sana, akhirnya
ini sangat mudah ditembus oleh Taliban.
Dan berita yang paling menyedihkan tapi
agak lucu ya geng. Di mana presiden dari
Afghanistan yang bernama Ashraf Ghani
dikabarkan dalam berita dia kabur
terbirit-birit katanya seperti itu. Di
mana dia benar-benar meninggalkan istana
ke presidennya serta bahkan meninggalkan
negaranya dan kabur entah ke mana enggak
tahu. Namun beberapa orang mengisukan
kalau dia itu kabur ke Tajikistan. Di
sanalah dia akhirnya bersembunyi
katanya. Dan kocaknya lagi dia bukannya
minta perlindungan dari negara lain,
tapi justru memberikan sebuah
klarifikasi melalui halaman Facebook di
mana dia mengatakan dia harus melarikan
diri dari negaranya demi keselamatannya
dia. Dan di sana dia mengakui
kekalahannya terhadap Taliban dan dia
mengakui sekarang Talibanlah yang menang
dan menyerahkan semua tanggung jawab
atas nama Afghanistan kepada pihak
Taliban. Jujur gua baru kali ini nih
ketemu presiden yang duh maaf-maaf ya
lembek banget gila. benar-benar enggak
punya mental dan enggak punya power gitu
ya. Beda banget gitu. Kalian bisa lihat
presiden-presiden kita ya, Bung Karno,
Pak Soeharto ya kan gila itu kalau mau
ngghadapin hadapin, perang perang gitu.
Benar-benar jiwa kesatrianya besar. Jadi
gua agak sedikit bangga nih, agak
sedikit bangga nih menjadi orang
Indonesia karena memang kan darah orang
kita nih darah panas ya. Orang Indonesia
ini kalau memang enggak suka ya hantam
gitu kan. Ini kabur, Geng. Oke, kita
lanjutkan lagi. Nah, di sini si presiden
ini ada sok-sok bijaknya sedikit geng.
di mana dia mengatakan mulai sekarang
Taliban akan menghadapi era baru,
tanggung jawab baru. Aduh itu
benar-benar kayak lu orang yang apa ya
yang akhirnya kalah tapi sok ceramah
gitu, Geng. Sampai-sampai, Geng, warga
dari Afghanistan kecewa gitu sama
presiden mereka Ashraf Ghani ini. Dan
bahkan nih, Geng, bisa dikatakan ratusan
ribu dari para warga Afghanistan ini
sekarang mencari swaka atau meninggalkan
negara mereka. Ya, mereka kebingungan
udah enggak ada komando, presidennya
kabur duluan, Geng. Mereka bingung ke
mana gitu. Udah kayak orang enggak ada
arah gitu, Geng. Dan bahkan nih mereka
sekarang berbondong-bondong menuju ke
bandara, bandar udara atau airport
mengejar pesawat. Jadi mereka itu pengen
naik ke atas pesawat itu dan ya udah
ninggalin Afghanistan. Ke mana pun
diturunin, mau di Amazon, mau di mana,
mau dijatuhin dari pesawat, mereka
terserah yang penting mereka harus
keluar dari Afghanistan. Separah itu
kondisinya. Dan bahkan kalau kalian
lihat footage-nya ya, footage-fotage
dari yang terjadi di Afghanistan ini.
Nah, mungkin gua enggak bisa nampilin
footage real videonya. Kalian bisa klik
link, nanti gua kasih link di bawah. Di
sana gua akan rangkum semua linknya.
Mereka mengejar pesawat yang sedang
berjalan. Ini pesawat udah mau take off
dan baru landing mungkin ya. Itu udah
dikejar dan mereka bahkan bergelantungan
di luar pesawat. Udah kayak naik angkot.
Lu pernah kan lihat angkot yang kita
harus diri di belakang ada angkot yang
kayak gitu zaman gua sekolah. Nah,
mereka melakukan hal itu atau
mempraktikkan hal itu di pesawat. Enggak
mungkin lu bukan James Bond ya. Baru
naik ketinggian berapa lu udah jatuh
gitu ya. Jadi percuma gitu. Selamat
kagak mati. Iya kan tujuannya pengin
cabut dari Afghanistan nih pengin
selamat. Tapi kalau naik kayak gitu udah
kayak naik kereta api zaman dulu kan ya
sama aja gitu enggak ada hidup-hidupnya
juga gitu. Sesedih itu sekarang kondisi
di Afghanistan gara-gara presidennya
cabut gila. Nah sekarang kita bahas
geng. Awalnya kenapa sih peperangan ini
ada di Afghanistan? Kenapa negara
Afghanistan yang diserang oleh Taliban?
Kita kembali sedikit menelaah cerita
zaman dulu. 20 tahun silam. Tepatnya
pada tanggal 11 September 2001, sebuah
pembajakan pesawat terjadi dan
ditabrakkan ke sebuah gedung kembar di
Amerika Serikat. Serta sasaran lain
yaitu Pentagon di Arlington County,
Virginia. Dan dalam kejadian ini
menewaskan sekitar 300.000an nyawa. Hal
inilah yang menjadi sejarah panjang
konflik yang terjadi di Afghanistan
sampai sekarang. Nah, dalam kejadian 911
tersebut yang bertanggung jawab adalah
Osama bin Laden yang dikabarkan Osama
bin Laden ini adalah pemimpin dari
Al-Qaidah. Ketika para Taliban ini
mendengar atau mendapatkan kabar kalau
Osama bin Laden akan ditangkap oleh
pihak AS, Taliban tuh langsung dengan
sigap melindungi Osama bin Laden bersama
Al-Qedah. Langsung aja nih, Geng. Para
pihak AS enggak terima dan dia sempat
meminta Taliban untuk menyerahkan Osama
bin Laden. Namun tidak digubris. Sampai
akhirnya pihak Amerika Serikat
melancarkan serangan terhadap Taliban
dan Al-Qaida atas kejadian tersebut.
Nah, kebetulan Taliban dan Al-Qaida ini
adalah kelompok yang menguasai negara
Afghanistan. Sampai akhirnya Amerika
Serikat membuat sebuah koalisi bersama
sekutu dan juga pasukan bersenjata yang
ada di Afghanistan untuk menghancurkan
Taliban. sampai akhirnya Taliban ini
benar-benar runtuh. Namun mereka
melarikan diri ke Pakistan. Setelah
mereka melarikan diri ke Pakistan,
mereka enggak semerta merta langsung
bubar, Geng. Di sana mereka membuat
sebuah pengaruh dan mencari pengikut
baru. Dan bahkan mereka mendapatkan uang
atau dana gitu ya untuk mempersenjatai
diri gitu dari pungutan pajak. Gokil
juga pengaruhnya ya. Dan bahkan sampai
mereka itu menjual narkoba. Gila ya. Gua
enggak tahu nih penjualan narkoba yang
seperti apa yang dimaksud, tapi yang
jelas mereka mendapatkan biaya dari
penjualan narkoba tersebut dan satu lagi
adalah pertambangan. Pada [musik] 2004,
pihak bersenjata Afghanistan itu semakin
memperkuat diri gitu ya. Namun kelompok
Taliban ini tidak henti-hentinya
melakukan serangan karena mereka memang
terus-terus berusaha dan berjuang
[musik] sampai mereka mempunyai kelompok
yang besar gitu, Geng. Meski kejadian
ini bisa dikatakan adalah awal perang
besar, namun hal tersebut bukan
benar-benar akarnya, maksudnya bukan
benar-benar awalnya dari konflik yang
terjadi di Afghanistan. Nah, sebenarnya
konflik yang sudah terjadi di
Afghanistan ini sudah lama terjadi nih,
Geng. Paling signifikan perang yang
terjadi di Afghanistan pertama kali itu
justru melawan Uni Soviet bangsa Rusia
pada tahun 1970 70-an lah ya. 1970-an,
bukan 70 pas gitu. di mana pada saat itu
bangsa Uni Soviet ini mereka kan negara
dengan paham komunis. Nah, pada saat itu
geng ada sebagian kelompok di
Afghanistan yang mendukung pemerintahan
komunis sampai akhirnya pasukan Uni
Soviet dengan pemerintahan komunisnya
datang ke Afghanistan. Di saat itu juga
para tentara yang tidak setuju, yaitu
tentara mujahidin ya, tidak setuju
dengan pemerintahan komunis itu
menyerang Uni Soviet di mana dia dibantu
oleh Amerika Serikat yang selalu ikut
campur ya dari masalah apapun gitu ya.
Dan bahkan Cina yang anehnya nih padahal
Cina itu paham komunis juga. Terus ada
Arab Saudi serta Pakistan. Nah, mereka
ini bareng-bareng sama-sama bersama
tentara Mujahidin tadi untuk menyerang
Uni Soviet dan pemerintahan yang
mendukung paham komunisme di
Afghanistan. Entah bagaimana ceritanya,
yang jelas pada tahun 1989, pasukan Uni
Soviet yang tadinya ikut berperang
melawan Mujahidin dan para sekutunya
tadi gitu ya, membantu pihak Afghanistan
itu justru meninggalkan Afghanistan
sampai akhirnya Afghanistan ini terjebak
di dalam perang. Dan parahnya lagi
Afghanistan ini terjebak di dalam perang
saudara. Karena kan seperti yang kita
bilang tadi, ada dua kelompok atau ada
dua kelompok yang berbeda paham nih.
Paham komunis dan tidak komunis.
Akhirnya berperang. Uni Soviet ke mana?
Cabut, angkat tangan, cuci tangan. Nah,
makanya akhirnya Uni Soviet tuh
terpecah. Dan gua enggak tahu juga ya
kalau misalkan kalian melihat pecahnya
Uni Soviet, ada beberapa negara yang
pakai Tan juga. Kazakhstan, Uzbekistan.
Apakah ini berkesinambungan? Apakah ini
ada hubungannya? karena mereka membantu
Afghanistan dulu ya. Wallahu malam.
That's why kalau misalkan kalian lihat
orang Rusia gitu ya, mereka itu ya ada
paham sama ratanya dan dari segi agama
itu banyak yang orang muslim ya lihat
aja Dagastan ya kan Dagastan orangnya
Khabib gitu ya. Jangan heran kenapa kok
bisa gitu ada unsur-unsur islaminya gitu
ya. Mungkin ini ada hubungannya kali ya,
karena secara letak geologisnya gitu ya,
negara ini saling berjauhan gitu. Tapi
kenapa bisa ada tantannya ya? Gua juga
kayaknya gua belum mempelajari nih ya
sejarahnya. Nanti kita coba cari-cari
tahu deh kenapa Afghanistan, Pakistan
gitu ya ada nama tannya itu ada kenapa
gitu. Mungkin ada yang udah paham, ada
yang lebih tahu gitu ya boleh tinggalkan
komentar di bawah. Kita sharing aja nih.
Gua masih bodoh nih soal gini ya. Oke,
kita lanjut lagi. Nah, akhirnya di dalam
perang saudara antara Afghanistan ini,
Taliban menebar pengaruh tepatnya pada
tahun 1990 di mana mereka hadir dengan
tujuan untuk memulihkan yang ada di
Afghanistan dari segi keamanan,
pemberatasan korupsi, dan menerapkan
hukum syariah gitu, Geng. Di saat
Taliban ini sudah menebarkan pengaruh,
barulah di situ mereka melakukan
hukum-hukum syariah di mana mereka
mengeksekusi para pembunuh dan para
penzina di depan publik dan mengamputasi
tangan dari seorang pencuri. Serta para
perempuan diwajibkan menggunakan burka
atau cadar gitu ya. Dan juga para
laki-laki diwajibkan memelihara jenggot.
Nah, itu mungkin kayak ee syariah atau
apa ya sunah rasul gitu, Geng. Dan
bahkan pada era itu mereka benar-benar
melarang yang namanya musik, film, dan
bioskop. Dan bahkan peraturan untuk anak
perempuan itu tidak boleh keluar rumah
dan bersekolah kalau sudah di atas 10
tahun. Geng benar-benar kejam, ya. Nah,
akhirnya negara ini dikuasai oleh
Taliban, Geng. Nah, ini tuh hampir
mirip-mirip kayak ini, ya, Geng.
Bagaimana rakyat kulit putih bisa
menguasai Amerika pada awalnya. Di saat
itu, benua atau dataran Amerika ini
diisi atau dipenuhi oleh keturunan
Indian. Di mana saat orang kulit putih
dari negara Inggris, dari negara Eropa
datang ke Amerika, itu membantai semua
keturunan asli Amerika, yaitu orang
Indian ini. Namun beberapa tahun
belakangan orang Indian ini akhirnya
menuntut gitu, menuntut hak asasi mereka
karena mereka dibantah di tanah leluhur
mereka sendiri. Dan akhirnya negara
Amerika ini diklaim sebagai negara orang
kulit putih gitu. Dan ternyata mereka
tidak bisa memenangkan tuntutan tersebut
dikarenakan pihak Amerika dengan jelas
dan tegas mengatakan di saat kami datang
ke dataran ini, kalian sesama kalian
saling berperang. Jadi antar suku di
Indian itu saling bunuh juga gitu. Terus
kami hadir untuk membantai kalian juga.
Kenapa enggak kalian sendiri perang?
Kenapa enggak gua bantu aja lu matiin
semuanya gitu. Jawaban Amerika sesimpel
itu. Dan akhirnya mereka tidak bisa
memenangkan apa [musik] yang mereka
tuntut. Ya, karena itu tadi adanya
perang saudara sampai akhirnya dimasuki
oleh orang lain, disusupi oleh orang
lain, ya, akhirnya ini dua saudara mati.
Tanah mereka ditempati oleh orang yang
lain atau orang pendatang. Jadi
hati-hati banget ya, Geng. yang namanya
perang saudara tuh aduh seram deh.
[musik]