Transcript
GbQurNFn-Qg • Wajibnya Menuntut Ilmu Walau Dimasa Pandemi - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/0172_GbQurNFn-Qg.txt
Kind: captions Language: id hai semua ayo segera download kurante deblur tafsir dalam genggaman anda 9 rahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahi ala islami wa sukhtullah waltaufik yang tidak nih syahrial lailahailallah wahdahula syarikalah utawi malaysia nih asyhadu anna muhammadan abduhu warasuluhu jauh dari doa nih allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa azwajihi recount dan para pendengar yang dirahmati oleh allah subhanahuwata'ala hamdillah pada penahan kali ini kita di pertemukan oleh allah subhanahuwata'ala dalam rangka saling mengingatkan ya ditengah kesibukan kita masing-masing dan semangka ini kita akan bahas pembahasan tentang wajibnya menuntut ilmu dalam kondisi apapun ya dan kita bahwasanya eh menuntut ilmu adalah wajib sebagaimana sabda nabi salam tholabul ilmi faridhotun ala kulli muslim sesungguhnya menurut ilmu itu adalah kewajiban bagi setiap muslim tentunya mencakup juga muslimah ya namun perasaan wajib ini memang kurang dirasakan oleh sebagian kaum muslimin kita sehingga semangat untuk menuntut ilmu tidak besar ya karena tadi mungkin merasa ilmu bukanlah suatu kebutuhan yang sangat besar dalam kehidupan atau kurang mengagungkan ilmu oleh karenanya untuk agar kita bisa semangat menuntut ilmu kita harus sadar bahwasanya menuntut ilmu itu adalah ibadah sebagaimana ibadah-ibadah yang lainnya ya sebagaimana kita sholat kita harus semangat ya kemudian umrah terkadang kita semangat memerlukan uang untuk bisa umroh kita pun semangat untuk bisa mengumpulkan uang bisa berhaji dan ibadah-ibadah lainnya ya kita semangat untuk bersedekah set banget halusnya kita pun semangat untuk menuntut ilmu nah untuk menghadirkan semangat tersebut ya maka kita harus tahu bahwasanya ilmu itu agung agung di sisi allah subhanahu wa ta'ala dan juga agung di sisi rasulullah shallallahu alaihi wasallam ya itu antum sering mendengar tentang hadits-hadits tentang keutamaan ilmu demikian juga ayat-ayat tentang agungnya menuntut ilmu tapi enggak papa saya akan sebutkan sebagian ya untuk mengingatkan kita kembali akan pentingnya kita menurut ilmu diantaranya allah subhanahuwata'ala ya menyebut ilmu dengan jihad ya ketawa subhana wa taala dalam surat al-furqon wajah idgham bi jihad dan kabiro kata allah wahai rasulullah berjihadlah melawan mereka orang-orang kafir di hip bil quran itu dengan alquran jihad dan kabiro dengan jihad yang besar di kita perlu lama ayat ini turun di fase makiyah pasti mati yaitu belum diseret ke zihad klo salam masih di mekah dan para sahabat masih diintimidasi oleh orang kafir quraisy tetapi allah menyuruh nabi berjihad melawan orang kafir quraisy jihadnya dengan apa dengan ilmu dengan alquran dengan bacaan quran kepada mereka dengan berargumentasi dengan mereka karena belum disyariatkan jihad dengan pedang tetapi nabi shallallahu wa taala mendapatkan berdakwah tersebut dengan ilmu tersebut dengan jihad bahkan jihad dan ke biro jihad yang yang besar jihad yang besar oleh karenanya eh berdakwah kemudian menuntut ilmu dan mengajarkannya menegakkan hujjah argumentasi itu adalah bentuk jihad di sisi allah subhanahu wa ta'ala demikian juga eh allah juga berfirman dan ini berlaku pada setiap saat ketawa subhanallah ya ayyuhan nabiyyu jahil kafaroh wall munafikin akhlus alaihim wahai nabi jihadlah kepada orang kafir dan berjihadlah kepada orang cek ya dan sikap lah keras kepada mereka kalau jihad norang kafir ya oke yang terbaik bagi kita mengangkat senjata berperang jika terjadi peperangan tapi bagaimana jika dengan orang munafik biarlah orang munafik tidak mungkin dengan benang tidak mungkin dengan pedang karena orang bonafit mereka tidak boleh dibunuhnya mereka orang munafik ktp-nya islam maka dalam service lah mereka dihukumi sebagaimana seorang islam adapun rahasia hati mereka diserahkan kepada allah subhana wa taala tapi mereka sering bikin isu mereka sering bikin syubhat mereka sering bikin masalah sebagaimana orang abang dengan orang munafik di zaman rasulullah shallallahu alaihi wasallam screen by sherin bikin tuduhan tenang kalau kaum muslimin kala sering menjatuhkan islam dan yang lainnya ini sering-sering melakukan orang munafik maka nabi disuruh untuk berjihad melawan mereka berjihad orang munafik jihadnya dengan apa tidak lagi oleh ilmu hai jahidul farewell munafik berjihadlah dengan orang munafik dengan apa dengan ilmu berarti eh berdakwah dengan ilmu-ilmu dipandang sebagai jihad oleh oleh allah subhanahuwata'ala negaranya ilmu digandengkan dengan jihad di apa namanya di akhir-akhir surat attaubah ketawa subhana wa taala meramalkan al-mu'minun nadia chairul anava roh minkulli firqotin minhum thoifatun dia tafaqquhfiddin waliyunziru cow miraj allahummagh karun kata allah subhanahu wa ta'ala tidak pantas bagi seluruh kaum ini untuk seluruhnya berjihad jangan hendaknya dari setiap virgo ada sekelompok orang dari mereka lihat apa covidien untuk tunggu ilmu fungsinya apa eh untuk memperingatkan mereka ida roja ilaihim kalau mereka pulang dari jihad maka ada yang mengajari lalunya hitam agar mereka waspada jadi disini allah menyebutkan jihad dengan pedang atau aku fiddin dengan belajar dua-duanya diperlukan dalam dalam agama ya maka eh sebagai pakai atau bosnya jihad bisa dengan dua apalagi zaman sekarang zaman sekarang kita tahu jihad jihad bikinan gue jihad billisan ketebalan masjid raya 2 jihad dengan pedang dan jihad dengan lisan dengan desain dan zaman sekarang di zaman perdamaian adanya pbb dan yang lainnya untuk mempunyai adanya jihad dengan pedang dengan senjata agak sulit sekarang adapun sebagian lihat-lihat pun tidak syar'i tidak memenuhi persyaratan jihad ya tetapi kalau jihad dengan lisan terus berjalan sampai sekarang eh betul banyak saudara-saudara kita yang ada di negara-negara kafir di australia di amerika di inggris di negeri jepang mereka berjihad dengan tulisan dengan dakwah agar orang-orang bisa mengenal islam dan sekarang lebih efektif orang mengenal islam adalah dengan tulisan-tulisan dengan dakwah yang disampaikan kepada mereka juga banyak tidak diragukan bahwa ilmu adalah seorang sedang berjihad dianut ilmu dia berjihad ia mendakwahkan dia berjihad apalagi di zaman sekarang yang lebih orang condong kepada berdakwah berjihad dengan ilmu bukan dengan pedang lagi sekarang mungkin zamannya belum ya nanti suatu saat mungkin ada perang dengan jari kita tidak bisa menutup kemungkinan tapi zaman sekarang kita bicara zaman sekarang zaman dimana zaman perdamaian di zaman dimana negara-negara islam menggunakan negara kafir mengadakan perjanjian damai maka yang ada sekarang adalah eh jihad dengan elisa ya oleh karenanya dan terkadang jihad dengan desain lebih efektif oleh karenanya ketika nabi shallallahu alaihi wasallam masuk dalam perjanjian hudaybiyah bersama orang kafir justru disitu banyak yang masih islam ya kita nabi salam berdakwah dari tahun-tahun kenabian sampai 13 tahun di kota mekah kemudian nabi berhijrah sampai pada tahun 5 hijriah yakni sekitar udah tambah lima itu sekitar 18 tahun ya kemudian tahun hijriah ketika tahun hijriah pasukan perang kaum muslimin paling berapa 2000-2013 sedikit enggak banyak begitu tahun eh keenam terjadi perjanjian hudaibiyah kemudian tahun ke-8 orang kafir quraisy membatalkan perjanjian sehingga terjadi nabi ingin menyerang kota mekah waktu pasukan kaum muslimin sudah berapa sudah sekitar 10.000 udah 10.000 berarti dalam masa dua tahun kurang tersebut masuk islam ada sekitar 6000 7000 orang dengan apa dengan mereka berinteraksi antara islam dengan orang musyrikin kemudian orang islam dakwah dengan lisan mereka dengan akhlak mereka akhirnya banyak masuk islam saya ilmu tidak bisa dianggap ringan karena dianggap sebagai jihad kali allah subhanallah karenanya sampai sekarang para ulama berfatwa kalau ada harta zakat tidak tahu zakat hai mustahik ting pamit penerima zakat ada 8 golongan 6a shodaqotu lil fuqoro wal masakin walau ambilin alaihi wa sallam ketipu lo bohong cover eko polri minor fisabilillah beli sabil ketawa sudah pede baru kepada fakir miskin kemudian muallafah qulubuhum eh apa new altova mirza kat kemudian eh diantaranya adalah awal gharimin kemudian orang berhutang kemudian but para budak mereka kalah gua benih sabil love sabilillah wa fi sabilillah dan diantaranya adalah fisabilillah itu orang berjuang dijalan allah subhanahu wa ta'ala nah diantara fatwa-fatwa ulama syaikh bin baz rahimahullahu ta'ala yang juga para ulama yang lain yang berhak menerima zakat meski para dai-dai kenapa dianggap bisa belilah ya diantara juga yang dianggap menerima zakat misalnya adalah eh eh hai apa namanya para penuntut ilmu gold ilmu kenapa mereka berhak menerima zakat karena nuntut ilmu dianggap sebagai jihad di jalan allah subhanahuwata'ala ini maksud saya agar kita menghadirkan dalam diri kita bahwasanya nuntut ilmu ini bukan perkara dengan diisi allah subhanahuwata'ala oleh karenanya allah subhana wa ta'ala berfirman yarfa'illahulladziina amanu minkum walladzina utul ilma darojat allah mengangkat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat dia seorang beri maju yang beriman diangkat derajatnya nah ada lagi orang beriman yang spesial yaitu beriman dan berilmu derajatnya lebih dianggap lagi beberapa derajat di atas orang beriman jadi orang beriman di atas hai hanya apa tidak beriman dan orang yang beriman plus ilmu berapa derajat di atas orang yang hanya sekedar beriman sebagai mediator bahwasanya fadli mallaby kafedl komersial sail khawatir kumbanh perumpamaan orang yang memiliki ilmu seperti rembulan dibandingkan dengan seluruh bintang-bintang lo bidang-bidang seperti orang yang beribadah jadi satu rembulan mengalahkan ribuan bintang satu orang ali mengalahkan ribuan ahli ibadah namun tidak memiliki ilmu ini saya ingin mengingatkan kepada diri saya pribadi dan juga kepada para ikhwan baunya not ilmu adalah ibadah bagaimana tidak ibadah allah sangat mencintai ibadah tersebut mereka nanya nabi musa rela berjalan untuk mencari nabi hobir ya bahkan nabi musa berkata wow ambil hukum meskipun harus berjalan puluhan tahun enggak peduli aku ingin cari ilmu bayangkan dirimu sa-trid telah meninggalkan kaumnya dia seorang pemimpin situ yas meninggalkan untuk menuntut ilmu kepada nabi khaidir dan dia berkata kau ambil wuba dan aku tidak peduli meskipun harus berjalan eh puluhan puluhan tahun ya baik kita bicara tentang kondisi kita sekarang risa sekarang tentu tidak semua [Musik] menuntut ilmu jadi ustad ya udah tahu sebagai zaman dahulu juga ya di zaman dahulu juga ada ulama ada orang awal demikian juga zaman para sahabat ya diantara mereka ada yang menjadi para ulama para sahabat ada yang para sahabat yang punya ilmu tapi tidak sampai pada derajat para sahabat yang hebat-hebat ilmu mereka tapi semulut ilmu tapi semua nuntut ilmu oleh karenanya kita tahu di zaman sahabat mereka bekerja sebagaimana kita zaman sekarang kita kerja sekarang lebih mereka juga dulu bekerja dengan mereka ada yang pedagang yang telah mereka ada yang berkebun ya yang telah mereka ada yang harus pergi bersafar jauh ke negeri syam atau ke negeri yaman dalam rangka berdagang artinya para bekerja ya diantara mereka ada yang jadi budak ya diantara mereka ada yang bekerja di kebun orang lain jadi maksud saya mereka bekerja mereka bukannya tidak bekerja tetapi pekerjaan yang mereka lakukan semua itu tidak menghalangi mereka untuk bb ilmu mereka tetap menggabungkan antara kewajiban untuk ilmu dengan kewajiban memberi nafkah kepada keluarga ya jangan sampai eh mereka jangan sampai kita hanya memperhatikan nafkah kepada keluarga singgih menuntut ilmu kita abaikan kenapa rasa buah tetap menantimu karena mereka sadar untuk ilmu hukumnya wajib mereka sadar nuntut ilmu hukumnya wajib dalam shahih bukhari imam bukhari buat bab tentang bab atau film bab tentang bergantian ya dalam menuntut ilmu di situ imam bukhari bawakan hadits tentang membunuh atap radiallahu ta'ala anhu yang dimana beliau bergantian untuk ilmu sama kawannya tersebut sama tetangganya sehari umar kerja maka kawannya lutut ilmu kepada nabi shallallahu salam nanti malam hari mereka ketemu makassar ilmu share ilmu ya demikian juga pada keesokan harinya ke sebaliknya umar yang satu ilmu kawannya yang bekerja nanti malam-malam mereka ketemu lagi kemudian share share ilmu dan itu dilakukan oleh para sahabat radhiyallahu ta'ala anhum artinya ini menunjukkan mereka bukannya orang-orang yang cuma nongkrong di mesjid tidak tapi mereka bekerja mereka bekerja ya namun pekerjaan yang mereka lakukan tidak menghalangi mereka untuk menuntut ilmu menuntut ilmu ada di sekali mereka fokus untuk benar-benar menghabiskan waktu mereka untuk mobilmu contoh siapa jabir bin abdillah radhiallahu ta'ala anhu yang ingin mencari satu hadis kemudian dia pun menyiapkan kendaraannya tunggangannya komuni bersafar sebulan untuk ketemu dan abdullah bin unais radiallahu ta'ala anhu untuk mendengar satu hadits dari nabi shallallahu alaihi wasallam ini kata pro lama inilah rihlah rihlah dalam rangka untuk menuntut ilmu maka eh mereka semangat untuk menuntut ilmu dari tibet di john oleh para para ulama dan tapi sekarang orang juga berangkat ke sana berangkat kemari dalam menempuh perjalanan jauh saat dalam rangka untuk menuntut ilmu ya taiba kita akan sebutkan beberapa contoh semangat ya kita tidak seperti mereka tapi kita sebutkan agar kita termotivasi meskipun tidak bisa sampai seperti mereka sudah tidak sebutkan tadi bagaimana semangat ilmu seperti siapa dayu musa alaihissalam sampai telah berjalan bersama muridnya yusuf bin nun memilih berkata al-anbiya fukuwa aku akan terus mencari khodir meskipun harus berjalan puluhan tahun dia tadi aja belum abdullah bersafar 1 bulan hanya rangka untuk mencapai satu hadits 1 bulan terlihat wulan balik dua bulan bayangkan untuk mendengar satu hadits dari nabi shallallahu alaihi wasallam tadi umar bin khattab radhiallahu anhu bergantian dengan tetangganya sehari kerja sehari ngaji sama nabi besoknya kerja lusanya ngaji sama nabi salam kemudian malam hari mereka hai untuk sharing ilmu dan ini menunjukkan semangat mereka untuk menuntut ilmu contohnya kalau kita melihat sahabat yang lebih semangat lagi seperti apa seperti abu hurairah radhiallahu'anhu hop-a-bout radio mengkhususkan waktunya untuk menuntut ilmu sampai sering kelaparan para sahabat ada yang bekerja di kebun ada yang bekerja di di apa namanya berdagang sementara abu hurairoh dia terlambat ketemu nabi saw wassalam telah begitu mulai sekitar kurang khaibar sehingga dia bersama nabi cuma mungkin tiga tahun kurang lebih tiga tahun pak tahun kurang lebih hingga dia tahu dia telah terlambat maka di fokus untuk ilmu maka dia berhak menuntut ilmu sampai kelaparan sampai dia pernah jatuh pingsan gara-gara kelaparan ya sampai dia menanti abubakar lewat supaya diajak makan siang umur lewat sepeda sampai ketemu nabi-nabi ajak dia untuk makan jadi kelaparan dalam rangka menuntut ilmu ini masing-masing sahabat punya ijtihad sendiri ya kemudian eh bagaimana abdullah bin abdulaziz dia menulis segala sesuatu ya menulis segala sesuatu atau sampaikan oleh nabi shallallahu alaihi wasallam jadi para sahabat semangat menuntut ilmu di jabir abdullah harus bersabar sampai pulang-pulang balik dua bulan dalam rangka untuk mendengar satu hadis nabi shallallahu alaihi wasallam lihat al-imam al-bukhari rahimahullahu ta'ala kalau kita melihat bagaimana berjalan beliau ternyata udah berjalan sampai sekitar belasan ribu km 11.000 12013 ribu kilo dalam rangka mencari hadirnya satu kota ke kota berikutnya kota berikutnya kota breath bayangkan tidak menetap pada suatu kota ya berat bukan bukan gampang ya bukan gampang sekarang 21 kota pindah kota berikutnya pindah kota berikutnya sampai entah berapa tahun dalam rangka menuntut ilmu semua uang imam bukhari habis ya ok google untuk ayahnya orang kaya maka harganya diinfakkan agar bukhari rahimahullahu ta'ala bisa menuntut ilmu maka benarlah perkataan para ulama manto level hadis aflas barangsiapa mencari hadits nabi salam maka dia akan bangkrut kamisli memohon hanya makan rumput-rumputan gara-gara untuk menuntut semoga luar biasa bagaimana para para ulama eh kemudian sebagaimana ya hai eh hai disebutkan ya bagaimana para ulama begitu sabar dalam menuntut ilmu ya contoh ibnu thahir al-maqdisi rahimahullah ta'ala berkata bluetooth jam avita lebih hadis morotai aku sampai kencing darah buntut dan aku sampai kencing darah dua kali dalam rangka mencari hadits nabi shallallahu alaihi wasallam mertensi baghdad sekali aku tinggal di baghdad roti maka sekali aku mungkin darah tatkala demokrat kenapa kata mulyoko untuk msih avian file hair fall hai fani balik aku berjalan tidak pakai sendal oke itu mungkin dalam kulit tertentu keinginannya putus mengapa jalan di di panas yang sangat panas akhirnya aku ditimpa dengan eh dengan hal-hal tersebut ya kemudian dia berkata juga wow rocky pejabatan konfito lebih habis aku tidak pernah tunggangan ini bukan orang mungkin bukan orang berada ya harus jalan kaki untuk menuntut ilmu dari satu tempat ke tempat yang lainnya dulu berkata waktu untuk hah ibu tuh piala zahri ya gua masa al-thufi hal itu lebih adana badan kuntowijoyo alam hayati aku memikul buku-buku diatas punggungku dan aku tidak pernah minta kepada seorangpun aku makan apa yang datang kepadaku ya ini contoh bagaimana para salaf dahulu mereka begitu semangat ilmu ya sampai di sini saya lupa sahabat siapa yang kau kapas para salaf yang dia kemudian eh tidak sempat makan sehingga akhirnya hanya sempat membeli ikan-ikan tersebut akhirnya di tidak sempat dimakan sampai akhirnya agak basi kemudian dimakan karena kurangnya waktu ya semangatnya mereka untuk menuntut ilmu hai demikian juga eh peti bergizi ini hotib ya dia pernah ya mendapatkan satunya sekolah nutfah libur loh piraz hari itutu buku-buku bahagiamu semacam kamu sekarang anak azhari ya dan itu buku yang berjilid-jilid ya maka di ingin menuntut ilmu dari seorang ulama yang bernama abul ala al mahri ya maka diapun berjalan ya menuju ke kota al marah ya kemudian dia memikul bukunya tersebut dia bawa buku tersebut berjilid-jilid zaman dulu apalagi kertas tebal kemudian tulisannya besar-besar maka iapun wuku tersebut dan dia tidak naik tunggangan sampai akhirnya keringatnya bercucuran ya kucuran sampai membasahi buku-bukunya ya sampai dikatakan buku-buku yang pernah dipikul tersebut sekarang ada di suatu tempat di baghdad iwakaf punya masih ada buku tersebut kalau orang yang tidak ngerti lihat buku tersebut menyangka buku ini menyangka buku ini pernah tenggelam foto di sungai karena sudah penuh dengan ternyata itu keringatnya orang alim tersebut yang dia memikul memukul buku-buku dalam rangka untuk menuntut ilmu ke tempat-tempat yang lain licin seperti ini sangat-sangat banyak kalau kita membandingkan diri kita dengan mereka maka tentu sangat-sangat jauh sangat jauh sangat jauh sekali ya saya usah bicara tentang tingkatan kawan-kawan ya calon kita sebagai ustad mau dibandingkan dengan para ulama tentu sangat jauh berbeda oleh karena itu mereka sangat berkah karena mereka berlibur dengan perjuangan dengan keikhlasan dengan kekurangan ya tidak seperti zaman sekarang jaman sekarang ilmu tersebar kemudahan dimudahkan tetapi terasa kurang berkah rasa kurang-kurang berkah kesalahan bukan dari ilmunya tapi kesalahan pada dari ini kita para doa para peneliti ilmu ya eh tidak sebagaimana dahulu para salaf mereka beliau dengan sangat biasa kayak gini ikon yang dirahmati oleh allah subhanahuwata'ala saya ingin sampaikan ini sebagai untuk menonton dalam benak kita bosnya ilmu itu ibadah tapi keluarga ibadah kalau ilmu itu bukan ibadah kenapa para nabi seperti musa tak dikenal para sahabat sampai berjuang seperti itu karena mereka tahu nilai ibadah setiap kita duduk kita mendengar kita perhatikan kita memahami dapat pahala tak mau seperti untuk memasuki majelis dzikir pembeli dapat pahala untuk majelis ini juga majelis dzikir dapat pahala bagaimana malaikat hadir dalam majelis ilmu dan banyak terlalu banyak dalil ya jadi tatkala kita tahu ini ibadah masjid akan semangat kita akan semangat bukan berarti kita mobil-mobilan meninggalkan pekerjaan meninggalkan melalaikan anak istri tidak ya sekarang lagi para sahabat juga mereka bekerja tetapi mereka punya waktu untuk menurut ilmu karena mereka itu kebutuhan-kebutuhan mereka mereka tahu itu adalah suatu iban nah itu kadang-kadang tidak ada dalam diri kita dia tidak merasa ini kebutuhan gereja melayani sebagai suatu kewajiban dilihat sekedar ya kalau ada waktu kita sisihkan kalau enggak ya sudah ya kita tidak menyengajakan diri kita untuk menggapai ilmu ya dan seterusnya ini hal yang disebut knc sebutkan judul yang sampai kepada saya wajibnya menuntut ilmu meskipun korona menghadang harga korona karena tidak menghadang sama sekali ya alhamdulillah bukan suatu hal yang yang repot yang kalau kita lihat bagaimana kita nggak dicentang zaman salah kita bicara zaman sekarang sebagian kawan-kawan hidup disco tayang di situ ada peperangan mereka bisa-bisa bisa itu ilmu mereka besok bisa nuntut ilmu ya dalam wadah pernah ada lututnya sambil terdengar suara tembak-tembakan ini terjadi sebagian kawan-kawannya kita dengar kita cepat kawan ada di luar negeri yang teman-teman saya di madinah mereka cerita mereka belajar sambil terdengar suara tembakan itu biasa dan berwarna nggak ya hai bagi di rumah masih bisa nurutin muhamdiah masih bisa lewat zoom bisa lewat youtube bisa lewat facebook ya bisa buruk whatsapp dan banyak hal yang bisa kita jadi sebenarnya karena bukan halangan sama sama sekali mungkin waktunya tidak sebanyak dahulu ketika dalam kondisi nyaman karena kita punya konsentrasi untuk mencari nafkah memang sekarang agak kurang tapi dianya hasilnya halangan tidak tidak tidak besar tidak sebagian orang seperti teman-teman di rusia dulu bagaimana menurutmu mereka sembunyi-sembunyi membaca quran bagaimana susah mereka harus diam-diam tidak boleh ketahuan baca al-qur'an recaro jalan diam-diam terkadang ahmad sebagai mata mereka ditutup supaya sampai ke tempat mereka menurut ilmu ini terjadi sebagaimana zaman nabi salam ketika divorce makan aib mengumpulkan para saat belajar darul arqom sebuah rumah yang mereka tempat berkumpul kemudian nabi menyampaikan ilmu kepada kepada mereka yang maksud saya dalam kondisi-kondisi berat seperti saja nyi roro surat-surat kita masih bisa nuntut ilmu judul kita di zaman rusia ketika masih parah ya mereka masih bisa hafal quran dan allah mesin menjaga mereka dengan semangat ya dan halangan luar biasa ketahuan bisa dibunuh ketahuan bisa jadi bunuh ya yaitu banyak kaosnya kondisi-kondisi seperti itu namun tidak menghalangi mereka untuk untuk menuntut menurut ilmu apalagi sekedar corona ya ya tentu sama sekali sebenarnya bukan penghalang ya maka justru kita dianugerahi banyak waktu luang di musim corona ini yang waktu luang tersebut bisa kita gunakan untuk menuntut ilmu kita ia dibalik dibalik musibah ada hikmah ya alhamdulillah dek di musim karena mungkin kita bisa belajar buku ini bisa belajar buku ini bisa menghafalkan beberapa surat bisa menghafal ayat siap-siap kita manfaatkan waktu-waktu tersebut tayub selanjutnya saya menyampaikan tentang beberapa hal yang diperhatikan oleh orang belajar ilmu tidak banyak yang pertama ingatkan tadi ikhlas kepada allah subhanahuwata'ala karena kalau tidak fast percuma kita bukan sekedar ngumpul ngumpul ya bukan sekedar komunitas ya bukan sekedar supaya bisa call ustad gak kita tentu itu perkara sekunder atau yang ketiga ya yang pertama yang primer adalah net kita karena allah subhana wa tak sadar kita jahil kita bodoh menuntut ilmu agar kita punya ilmu agar kita bisa melaksanakan kewajiban untuk ilmu agar kita bisa ibadah yang benar agar kita bisa menasehati istri bisa melatih anak-anak bisa masih orangtua agar saya tidak sembarang ngomong agar tidak bisa tidak sembarang nulis status ya agar saya bisa menjaga penglihatan saya agar saya bisa menjaga pendengaran saya itu niatnya karena allah subhanahu wa ta'ala bukan untuk kumpul-kumpul bukan buat aplikasi bukan ngobrol-ngobrol itu kedua boleh ada masalah ya aku lagi sibuk syahwat boleh nggak dilarang tapi tujuan utama adalah agar kita bisa terlibat menuntut ilmu ibadah harus ikhlas kalau nggak ikhlas percuma jangan otot ilmu supaya dipandang jangan lutut ilmu supaya diakui jangan di timur supaya dikatakan sudah hijrah dan yang enggak kita ilmu karena allah subhanahu wa ta'ala ya dan sebagaimana ibadah-ibadah yang lain bisa kemasukan ria bisa kemasukan ucup ilmu demikian kita haji umroh bisa kemasukan ria enggak bisa rawan banget kita sedekah bisa kemasukan ria dan ujung enggak bisa awan banget membuat ilmu juga demikian bisa kemasukan riak bisa kemasukan ujug dah itu ilmu supaya kalau ngomong di dihormati misalnya makanya eh thailand tolak bala ilma liujarihim ulama kyumari bisnis sufaha walyasfahu cuman ashley ya lo setelah hujan atau akan masuk neraka ya aku kamu kalau nabi saw wasallam yerusalem ilmu dalam rangka untuk bisa berdampingan dengan para ulama air supaya bisa otg juga deretan ulama lo saya juga deretan ustad loh ya kalau ada ustaz senior ustad junior saya apa eh penuntut ilmu kibar penuntut ilmu senior real kenapa sering jalan sama ustad sering ngopi sama ustad dan kita lihat bukan seperti itu tapi karena kita bahlul kita belajar ya tapi kalau niatnya untuk supaya bisa berbisnis diserahkan dengan ulama isyaratkan dengan ustadz misalnya audio mari di suva dalam rangka untuk mendebat orang-orang bodoh supaya nampak keilmuan saya alias life with you johanes agar orang-orang semua saya jadi pusat perhatian tampil yang youtube kemudian ada yang ini kemudian macam-macam bergaya supaya orang semua perhatian sama saya paul maka orang seperti terancam dengan neraka neraka neraka jahanam ya neraka jahanam hati-hati ya ayo kita menuntut ilmu bukan untuk tapi aku yaitu ilmu karena itu kewajiban kita berdoa juga bukan untuk dihapus hebat daripada yang lainnya sayang bahas ini dia itu tidak bisa bahasa bisa bahas ini enggak anugerah allah berikanlah berkah kepada kemampuan allah dengan kemampuan sampaikan oke anda mampu ini tugas ya sampaikan apa baligo nasi walau bali walau ayat sampaikanlah dariku meskipun satu ayat ya rencananya seada suatu perkataan dari seorang staf ya seorang ulama yang menakjubkan sayyid abul hasan al cotton rahimahullah ia berkata asep tuh bebas sorry album rohani oke tubecast roti kalemia merekalah hai atau situ bebas sorry outside the bible story wa galau nih oke untuk because roti kedamaian merekalah kita beliau aku udah suatu penyakit menimpa mataku ya aku menyangka penyakit tersebut yang mana porno perkiraanku karena aku dihukum oleh allah karena terlalu banyak ngomong ketika sedang dalam perjalanan hai ada di rohul ketika menukil perkataan abul hasan al cotton dia berkata dia menthalic mengomentari biodata sodakowloh ya sungguh benar demi allah dia itu alhasil cotton pokok kandungan khusnul kos.di muslihat ini awali banyu hampir unamin al-qalam worth al-ma'rifah dahulu mereka para salaf dahulu mereka sudah husnul kos.di niat mereka benar-benar mbak tujuan yang benar wa shifat dunia secara umum niat mereka juga lurus selain itu yakhofuna minal kalau mereka takut ngomong banyak ngomong weh ariel ma'rifat ingin menunjukkan hebat ya menunjukkan kehebatan artinya mereka ketika berbicara pun mereka perhatikan yay ilmu cara ilmuku menyampaikan ilmu di hadapan yang lain terkadang ada niat yang tidak beres untuk menyapu memang menunjukkan kejagoan dalam ilmu kejagoan dalam bidang ilmu tertentu kejagoan dalam ilmu yang orang lain mungkin tidak bisa kadang diet seperti diet buruk dan itu merusak merusak orang terkadang menuntut menuntut ilmu ya ini ini perhatian begitukah bagi orang memiliki ilmu yang yang banyaknya sebelumnya tim harus niatnya karena allah subhanahu wa ta'ala bukan supaya membuat orang terpukau ketika ketika ketika kita berbicara tentang tentang ilmu yang sebelumnya pernah sampaikan juga tentang ilmu rajab al hambali hambali ketika dia berkumpul dengan murid-muridnya ndak make dijelaskan ilmu dengan detail ketika dia berkumpul dengan para ulama semisalnya clear suatu permasalahan dan muridnya hadir diambil tidak bicara i made untuk berbicara ketika dia pulang mah kamu ditanya ya guru kami kenapa anda tidak berkomentar nanti seperti sebagaimana dokumentar tatkala dihadapan kami maka ibnu rajab berkata waktu saya bersama ketua majelis ilmu majelis lelah karena allah adapun itu tadi saya kumpul sama yang depan mungkin di depan umaro' di depan pintu majelis dunia lebih tidak mau menampilkan dirinya lihat bagaimana para ulama masalah niatnya sangat penting kita enggak terlalu banyak orang muncul di youtube saya muncul di youtube niatnya karena allah lebih tahu ya kita tidak bicara orang tapi kitanya perhatikan diri kitanya ketika jadi kita pingin sama ustad supaya kemudian di syuting dan yang lainnya takutnya apa anda karena alhamdulillah berbaik ini tidak menuduh tapi kita bicara untuk diri kita agar kita waspada demikian juga misalnya ali bin bakar al-bashri berkata autona aha buy amin al-khulafa al-rasyidin ah oven atau sana allaahu fast mutu nine ilahi ta'ala hai gta libinput karel bakteri dia berkata lebih baik aku ketemu dengan setan lebih aku sukai daripada ketemu dengan hudzaifah al marah siapa aloe vera sini apakah lebih sehat daripada setan keenam ditakuti ini orang baik evaluasi cuma dia mengatakan apa kenapa saya lebih suka ketemu setan daripada ketemu survival morasi ahwan atasannya al-hufaz kultum inilah hitaala aku khawatir aku ketika kemudian aku ria itu buat buat ngomong dibuat-buat berbuat dibuat-buat gak apa namanya menyikap dibuat-buat sehingga akupun jatuh di hadapan mata allah subhanahu wa ta'ala karena aku melakukannya ria karena ingin dipuji karena ingin dipandang ya sampai seperti itu bagaimana para salah benar-benar mereka memperhatikan gerak-gerik niat eh diet mereka bergegas dari niat niat mereka jadul kalium rahimahullahu ta'ala menyebutkan ya tanda-tanda kecelakaan ya bagi orang yang salah niat dalam detil mati hati yang sampai saya atau antum sekalian seperti itu ya hai ke di antara tanda-tanda orang-orang celaka dalam menuntut ilmu jadi ada orang yang bahagia untuk ibadah kecelakaan mentimun bagaimana tanda-tanda orang celaka itu salah niatnya ketimun kemudian tanyain pula mazida feel me inside fibre semakin tambah luas makin sombong angkuh semakin kuat semakin dekat sama ustad semakin loh semakin ya nuntut ilmu semakin banyak ikut pengajian semakin merasa hebat ya semakin sombong ya kemudian kula mazida fi'il mazid devi fahri semakin eh tambah ilmu semakin angklung hai buah tiko dihina semakin merendahkan orang lain dangdut ikan lebih bukan untuk merendahkan orang lain yes saya sampai katakan kalau kita misalnya bisa ngajar buku yang pelik ya ya kita ngajar buku tentang ilmu bahasa yang digunakan kita cuma bisa ngajar al-fatihah kita jangan-jangan ini dia juga kemampuan alhamdulillah kita enggak tahu lebih ikhlas kita atau dia kita enggak atau pahala nyaman lebih besar kita terbesar di kita enggak tahu baik kita allah berikan anda kemampuan untuk bisa memahami buku-buku yang sulit dan pelik fiqih tertentu kemudian ilmu aqidah tertentu ilmu apa ilmu apa kepada saudara andeng-andeng juga bisa baca ah ngajarin alfateha misalnya ini ajaib maka tidak usah kita ilmu tinggi bukan untuk meredakan orang-orang lain ya kalau ada orang punya ilmu semakin tinggi semakin bener apa itu majalah apa itu apa itunya apa ya sudah itu itu celaka orang-orang celaka ya oh ya hai sampai kalau ada seorang kelinci semakin tambah ilmu dia tidak mau terima nasib orang lain kenapa dia merasa segala sesuatu dia sudah tahu halo halo ketemu orang kita berakhir kita kalau salah kita saling menasihati dia enggak mau dinasehati maunya nasihati kita kita ke sini nggak mau ditanyakan dia lolos daripada kesalahan seperti ini orang yang celaka dalam menuntut ilmu tidak mau ditegur kesalahannya dia merasa dirinya pasti benar tidak mau diperbaiki kesalahannya ya kalau ada yang menemukan ke selandia marah sama sekali ya eh di ini ini ada orang yang celaka yang merasa tinggi merasa besar karena ilmu yang dia dapatkan ini kesalahan dari siapa dari niat dia ketika menuntut menuntut ilmu ya like hati-hati oleh kawan yang dirahmati oleh allah subhanahuwata'ala ini yang pertama kita perhatikan menuntut ilmu harus ikhlas karena allah subhanahu wa ta'ala yang kedua tatkala bagaimana ada fitur ilmu sini perkataan imam syafi'i rahimahullahu ta'ala beliau menyebutkan beberapa syarat atau adab menuntut ilmu seakan sebutkan secara ringkas kata yang diakhiri dan tanah laila beserta wahai saudaraku kau tidak akan meraih ilmu kecuali dengan enam perkara sound bignonia bibayanin saat menjelaskan tentang enam perkara tersebut maka perhatikanlah gak kain wahirsin uchiha din wow wajib waisya di ustad zamannya kita beliau pertama kecerdasan butuh kecerdasan kaos kedua semangat-semangat ilmu ini ibadah semangat ijtihad sungguh-sungguh bukan cuma sama tapi enggak sungguh-sungguh sungguh-sungguh baabullah butuh biaya ya waisya di ustaz ustaz yang mengarahkan waktu liza ini dan waktu yang panjang jadi enggak kain wahirsin wajiha dino bulatin wah irshadi ustad indotooling zaman enam perkara kalau kita kumpulkan nomor kali ini maka jauh kita meraih ilmu murtamad tadi apa cerdas nozomu harus berpikir cerdas mikir mengolah data merangkum ya the heirs semangat semangat nulis semangat datang ke majelis ilmu udah mau sekarang zaman pandemi enggak enggak ada hadir pengajian langsung ya nonton youtube nonton facebook yang yang kemudian berkata ilmu yg sehat sungguh-sungguh berubah itu perlu biaya-biaya kuota kalau orang butuh kuota butuh mungkin pena untuk menulis dan yang lainnya kemudian perlu butuh bimbingan bertemu dengan ustadz ya jangan hanya sekedar otodidak atau tidak perlu satu saat tapi sampai tahap membentuk gitar otodidak pasalnya kita butuh bimbingan seperti saya pun asal bisa ngaji ke para ulama setelah saya lulus ya saya otodidak sekarang sesekali saya kontak dengan para ulama kalau ada kesulitan lebih otodidak ada waktunya tapi bukan dari awal kita otodidak karena orang otodidak dia hanya menghabiskan waktunya oleh ketemu dengan ustadz yang baik ya buku satu tebal itu mungkin bisa disampaikan usah dalam waktu lima belas menit buku tebal untuk dibaca sendiri setengah mati pusat ini kesimpulan buku ini begini selesai hingga dihemat waktu-waktu lizama dan butuh waktu yang panjang untuk bisa menuntut ilmu ini harus di eh diperhatikan ya butuh waktu yang panjang ya contoh eh nu'aim al muzzammil al-muzzammil berburu kepada abu hurairoh selama 20 tahun berturut-turut berguru kepada abuelo dewan 2000 terlalu contohnya abdullah bin abdullah bin nafi berguru kepada imam malik selama 35 tahun 35 tahun berburu berburu bukan cuma ngobrol doang benar menuntut ilmu nulis murojaah diulang tiu5 tabu karena tidak bekerja dia bekerja nu'aim al muncul juga berbeda-beda waktu dia untuk kapolri ilmu mau saya ini bunyi perkara bukan mustahil bisa kita lakukan untuk bisa lakukan untuk punya pekerjaan ada waktu untuk misalnya seminggu dua kali menuntut ilmu dari a sampai z menurut ilmu fiqih dari awal sampai akhir akhir dari awal sampai akhir buku tentang habis selesai ya oleh karenanya kita lanjut kepada perkara berikutnya diantara terhadap menurut ilmu adalah taddaruj tadarus artinya bertahap ini poin yang sering ditinggalkan oleh kawan-kawan kita lihat ada kau sudah ngaji mungkin 10 tahun ditanya tentang suatu ilmu dia nggak paham kenapa selama ini dia copot sana cepet sini ikut sana ikut sini ikut sana ikut sini tidak dilarang tetapi dia harus punya waktu yang dimana dia fokus ya bang dikatakan kemarin hwan ada tahu seorang penuntut ilmu terkenal bukan ustad message tidak terkenal hai tapi dia menguasai bidang tertentu belajar sama dia meskipun nanti sekali ingin tematik ikut ustadz fulan ikut ustad pula tetapi untuk kita sendiri kita butuh ilmu yang teratur saya ilmu pictorial sampai akhirnya ilmu kitab zakat dari awal sampai akhirnya ilmu ini dan siap sampai akhirnya ilmu-ilmu yang yang dengan kita belajar ilmu tersebut maka akan terbina terbina pola pikir kita sehingga ketika kita ngecas tahun kita kerasa sudah berubah masya allah bukanlah samuel tapi saya merasa ada sesuatu yang baru kita dapatkan mulai otak kita ilmu kita mulai tertata tertata kita ketika kita menjual sebuah orang mulai teratur karena kita punya landasan-landasan ilmu tetapi kalau kita ngaji 10 tahun 20 tahun kemudian hanya ngaji tematik sini tematik sama tematik saja ngaji kitab bersatu dua kali buyar ngaji kitab samawi buka kita baru rame 12 3 kali bayar kita baru lagi ikut er sudah sesak penuh dada hai bisa punya ilmu semuanya jauh ada pahalanya bukan berarti sia-sia semuanya ada pahalanya tapi kan kita ingin waktu kita bermanfaat maka belajarlah dengan taddaruj ya yaitu terus masnya bertahap kalau basah-basah kita ini poin yang sering dilalaikan oleh kawan-kawan saya tidak menyalahkan secara total karena memang tahun baru ngaji nanti foto kemudian semangat lagi futur lagi ya agak repot memang tapi diantara hal yang membuat anda selamat dari futur nuntut ilmu secara bertahap ia menuntut ilmu secara bertahap itu menghilangkan kebutuhan karena kita namanya ilmu itu dia punya kelezatan tersendiri tolong sudah mendukung diet penasaran pingin terus tambah lagi tambah lagi tambah lagi anda berusaha dapatkan kelezatan tersebut sehingga hal ini mengalami seorang dokter kenapa dia punya jadwal untuk ngaji yuk jajal untuk untuk haji oleh karenanya ini perkara penting untuk ilmu dengan taddaruj dengan dengan dengan bertahap cari pusat-pusat yang bahas dengan dengan baik yang untuk kita bisa dipahami kemudian teratur pembahasannya ya tematik oke ya sini rematik sana tematik sekali itu sebagai penyemangat ya sebagai penyemangat para ulama juga diuji saudi juga demikian mereka punya kajian kitab mereka juga punya kajian tematik untuk eh para orang-orang awam untuk kita datang untuk semangat seperti beberapa ulama datang kota madinah nggak mungkin dia bikin pengajian berkesinambungan tempat tinggalnya di riau dia datang ke madinah bikin kajian tematik kita hadir semua hai bertemu dengan para ulama ini oke tapi kalau kita nyet selalu yang kita cari tematik tematik tematik oh ini bapak senang yang bertema begini ibu senang yang tema begini terus tartnya ke bawah juga ya senangnya begitu mengikuti selera eh selera masyarakat ya terus kapan kita membina masyarakat untuk berjalan sesuai dengan yang seharusnya ketawa walking kuno robbaniyyin nanyakeun menjadi ulama-ulama rabbani sekolah rabbani kata ibnu abbas yaitu ada di lebihin ayu dari zona apa namanya seri lainnya goblok ki bari itu mengajarkan ilmu yang bertahap sebelum ilmu besar saya bertahap ya jadi misalnya saya kasih contoh seorang yang belajar buku aqidah dipelajari pertama usul salah salah salah saya ini bukan berarti kajian sampai satu tahun cari ustadz yang mengajar selasa 23 kali selesai bukan waktu salah satu kemudian dibahas sampai tahun kapan orang selesai hi ho luar bapak pusat pertemuan selesai kalau ustaz nya memang semangat kemudian dibikin bagan kemudian satu pertemuan selesai artinya kemudian ini bisa murojaah ya kemudian satu kitab tauhid tauhid ya saja kita bertiga tahun dengan libur haji dan umrah dan yang lainnya dipotong gini total tiga tegangan 6066 bab 65/66 ya dan hamil bisa selesai kemudian nanti lanjut doa tidak setia itu cinta sudah berapa lama saya sampaikan ya lu fikir fikir kita pikir kita thoharoh di awal terus lanjut jadi kalau ada tidak bisa ada majelis cari di youtube cari ustadz yang kita percaya ilmunya kita pelajari fiqih dari dia dari secara teratur yang tidak terlalu detail-detail tapi bisa membina pola berpikir kita pola berpikir kita ya tentunya yang semua ini kalau ini mudah belajar bahasa arab sejak agan ingin ingin menghemat umur ingin menghemat waktu ingin cepat pintar coba searab sembari belajar ilmu-ilmu yang eh yang lainnya jangan senin kita belajar bisa sama-sama dai yang dihajar misalnya kitab nikah 3tahun 4tahun enggak selesai kita menikah empat tahun lalu dipelajari sudah 4 tahun sampai 4 tahun enggak poligami juga maksudnya ngapain belajar kitab 34 tahun lama sekali ya jangan terlalu tale theater ndak kita belajar yang yang yang yang yang yang teratur kemudian masuk akal logis lah bisa kita waktu kita bisa kita kita atur timer saya ini penting selalu ilmu kadar rossi dengan bertahap ya bukan hanya sekedar semangat shanaz masih dikumpul sana ke bos ini sudah tahun kenal ustad tanya masker untuk aduk enggak tahu saya tahu kenapa ketemuannya minum kopi terus jalan-jalan ngobrol terus kapan belajarnya belajar sekali liburnya sebulan ini terjadi seperti ini masya allah alhamdulillah jenggot sudah panjang celana cingkrang okelah sudah kaifa haluk ya akhi masya allah sudah bahasa-bahasa arab sedikit sudah oke bagus itu islami tapi ilmunya mana emangnya mana ya hai sekarang juga gini selera senang saat itu terus itu ngajar gua apa kita butuh enggak ustad ngajar ini gini kita enggak bu tapi kita sedang saatnya kita ngajak pada ilmu yang lebih penting yang kita perlu kita nggak datang ini kesalahan salah seperti ini kita oke ustadz yang kita sakit ada tangga tapi bukan berarti kita selalu sama dia melulu kita jadi ustadz yang ada keperluan ustad ini direkomendasi dia sedang ngajar buktinya kita bener datang ambil bukunya ta katanya nggak ngerti tanya ustadz atau hanya kawan sebelah eh eh jangan pesut ilmu ngantuk kemudian gatot gini pena jatuh sendiri ngobrol sama ustad menunjukkan hidup nunjukkin di sini ya kita kembali kepada niat kita kita lihat ini benar atau tidak saya berbicara bukan sekedar antum kepada para ustadz kita saya juga waktu di madinah sama para ulama juga harus belajar sesuai dengan keperluan bukan berarti ketemu ulama ngobrol terus ketawa-ketiwi kemudian nggak ngaji sama yang enggak saya kenal ulama ada yang tidak saya kenal tank yang penting saya nuntut ilmu ya alhamdulillah kita sekarang di tanah air dimudahkan dengan banyak ustad banyak orang berilmu ya bukan kita datang waktu pakai itu lihat ya store wajah biar dia tahu oh diakui enggak nah kita bisa sekali tapi jangan terus-terusan jangan terus-terusan belinya kita perhatian sama ustad bentuk penghargaan kita salamedia tunjukkan wajah kita pipi kanan-kiri tunjukkan sudah selesai tapi tiap hari begitu terus ada majelis ilmu yang benar tidak kita ikuti hanya sekedar ikut ustad ini saja supaya menyenangkan hatinya dan kita berlatih menuntut ilmu secara hawa nafsu ilmu sesuai dengan keperluan mengenang ustad ke baik biar bisa dapat diminum tetapi sekarang tadi waktu kita cuma sebentar ya maka untuk antum yang terkumpul dalam komunitas-komunitas tertentu eh arab kan selain ada kajian kajian tematik minta ustad kajian kitab tertentu yang benar kotak itu terbenar benar kita tertata pola pikir kita kemudian misalnya satu tetap selesai ringkasannya dibagi dibaca lagi kalau perlu ada ujiannya ada ujiannya sebanyak demikian yang lebih baik sehingga nanti setelah setahun dua tahun kita merasa alhamdulillah kita punya ilmu yang lebih bertambah daripada comot sana comot sini nggak pernah pakai rahmat akan lebih bahaya pic lebih bahaya cuma tahu sebagian daripada tidak tahu sama sekali letak cuma arusnya a-cup ada 10 point dia baru belajar tiga poin tujuh poin ditinggalkan gemini sudah mulai komentarnya di bahaya bebek tidak tahu sama sekali karena baru tahu cuma tiga poin sudah banyak komentar lebih banyak salahnya itu kejadian ya a b ini saja mungkinnya waktu sudah menghabisi ya eh mohon maaf ini sedikit yang disampaikan ss2 saya pribadi kepada kawan-kawan semua semoga kedepan semua bisa bersatu diatas sunnah nabi shallallahu alaihi wasallam komunitas yang baik kali mengingatkan eh bersahabat ya michael bersahabat yang mendekatkan diri kita kepada allah subhanahuwata'ala bukan yang semakin menjauhkan kita dari allah subhanahu wa ta'ala semoga persahabatan antum semua karena allah subhanahuwata'ala langgeng di dunia sampai di akhirat allah ta'ala a'lam bish-shawab demikian saja kepada kawan-kawan sekalian para biker biker seluruhnya semoga pertemuan kita diberkati allah subhanahu wa ta'ala semoga menambah beratnya pertimbangan kebijakan kita di akhirat kelak kurang lebih semua maaf baru kelebihan dst dll untuk twilight salamualaikum warahmatullahi barakatuh