Transcript
zDd3sx8ubgY • YANA SUPRIATNA SENGAJA HILANG DI CADAS PANGERAN DAN NGEPRANK PARA DUKUN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/0447_zDd3sx8ubgY.txt
Kind: captions Language: id Dan berita terakhir yang ditemukan oleh pihak kepolisian, dia ini sebenarnya kabur ke rumah istri muda. Yo, Geng. Tekan tombol subscribe, Geng. E yo. What's good? Welcome back to Kamar Jerry [musik] genggeng. Oke, sesuai permintaan kalian seperti biasa nih ya, ketika ada hal-hal yang sedang viral, kalian selalu meminta kita untuk ngebahas. Oke, kita akan bahas hari ini. Dan jujur aja sebenarnya ini beritanya masih simpang siur sampai akhirnya sudah mulai ada titik terang gitu ya. Nah, ini tentang warga Sumedang yang hilang misterius gitu ya. Nah, ini viral banget geng terjadi di Desa Sukajaya. Ada seorang pria yang hilang dan namanya itu adalah Yana Supriatna. Wah, namanya tuh udah nama Sunda banget gitu ya. Asep Surasep gitu ya, Yana Supriatna gitu. Pengulangan katanya tuh khas Sunda banget. Nah, umurnya 40 tahun geng. Yana ini hilang di Cadas Pangeran. Nah, setelah 24 jam hilang di Cadas Pangeran barulah pihak keluarga melaporkan ke polisi. Nah, tapi sebelumnya gua harus kasih tahu ke kalian dulu ya. Mungkin dari kalian tuh banyak yang enggak tahu apa sih Cadas Pangeran gitu ya. Namanya tuh agak sedikit unik gitu ya. Nah, Cadas Pangeran ini adalah sebuah lokasi yang sebenarnya dikenal banyak rumor mistisnya gitu ya dan terletak di daerah Sumedang. Kalau kalian lihat tuh kayak jurang gitu bentuknya, Geng. Nah, mungkin agak menarik kalau kita bahas hal mistisnya nanti, ya. Kita fokus dulu ke orang hilang ini, Geng. Nah, memang setiap tahunnya kepolisian atau pihak berwajib menerima laporan tentang kehilangan orang dan terkadang beberapa kasusnya itu malah membingungkan gitu ya. Semacam tidak logis untuk dipikirkan. Contohnya seperti kasus anak kecil yang kemarin sempat kita bahas yang hilang di hutan gitu ya, akhirnya ditemukan dan itu real banget. Memang gua semakin percaya dengan hal mistis yang ada di Indonesia gitu. Nah, untuk saat ini mari kita bahas kronologi tentang hilangnya Yana Supriatna. Sebelum hilang Yana ini sempat mengirim pesan suara gitu ya kepada istrinya sebanyak dua kali, Geng. Pesan pertama itu berisi tentang dia mengatakan kalau ada seseorang asal Sumedang yang sedang nebeng gitu ya dengan dia. Oke, ini coba kita dengar dulu. Nah, ini rekam suaranya ya, Geng. Yang sudah dengar ya? Salat dulu di simpang salat Isya. Kebetulan ada yang orang Sumedang juga ee nebeng ikut sama ayah. Nah, lalu di dalam pesan kedua terdengar suara Yana sedang menangis seperti orang ketakutan. Nih, coba kalian dengar. Aduh, Gusti. Oke, kalian sudah dengar ya suaranya kurang lebih seperti itu. Ini terdengar seperti sedang menahan sakit gitu, Geng. Diketahui Yana ini adalah seorang warga Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Kasus ini sendiri terjadi pada hari Selasa tanggal 16 November 2021. Di saat kasus ini mencuat dan polisi menerima laporan, polisi langsung menurunkan personil untuk mencari di mana posisi Yana. Dan enggak tanggung-tanggung, Geng, polisi menurunkan hampir 100 personil untuk mencari Yana serta dua anjing pelacak. Nah, dalam proses pencarian, pihak kepolisian sampai masuk ke dasar jurang untuk mencari di mana keberadaan Yana. Pesan pertama yang kita dengarkan tadi itu dikirim Yana di saat dia sedang [musik] di masjid melaksanakan salat. Nah, di saat itu dia sedang dalam perjalanan dari Tanjusari menuju Sumedang. Seperti yang kita dengar tadi, dalam pesan suara tersebut terdengar jelas dia bilang ada seseorang yang sedang menumpang ya kan? Jadi berarti ada orang lain bersama Yana dan di situ dia bilang, "Ayah, salat dulu di Simpang salat Isya." Katanya kebetulan juga ada orang Sumedang yang ikut nebeng sama ayah katanya gitu. Dan di pesan kedua kalau kita dengar dengan seksama itu semacam ucapan dalam bahasa Sunda yang artinya Gusti saya kira bukan orang jahat. Dan dia mengucapkan itu seperti orang tertekan menangis dan kesakitan. Nah, setelah pesan kedua itulah ponsel Yana tidak bisa dihubungi lagi geng. Nah, setelah hilang kontak dengan keluarga di saat itulah pihak keluarganya berinisiatif untuk mencari Yana. Pihak keluarga menyusul ke Cadas Pangeran untuk mencari di mana keberadaan Yana. Ada seorang keluarganya yang bernama Yudi sempat mondar-mandir mencari Yana di lokasi Cadas Pangeran ini tepatnya pada hari Selasa pukul 21 malam, Geng. Namun, pencarian Yudi tidak sia-sia. Dia berhasil menemukan motor yang digunakan Yana dalam posisi miring di dekat jurang. Di saat itulah Yudi mengendarai motornya secara pelan-pelan berharap bertemu dengan Yana, Geng. Namun tetap aja Yana ini tidak ditemukan. Nah, di saat itu Yudi mengaku kalau dia melihat posisi motor Yana itu persis di dekat tempat parkir truk gitu ya. di sisi jurang. Nah, lalu dia buru-buru menghubungi pihak keluarga yang sebenarnya sudah ada di Cadas Pangeran juga sejak subuh. Namun, usaha dari keluarga tetap sia-sia, tidak bisa menemukan Yana. Dan pihak kepolisian juga sudah mencoba dengan sekuat tenaga di mana pihak kepolisian bahkan sampai melacak sinyal Ponsel Yana. Nah, dari hasil usaha kepolisian untuk melacak sinyal ponsel Yana ditemukan fakta bahwa sinyal ponsel tersebut masih berada di kawasan Cadas Pangeran. Hal ini dikonfirmasi oleh Kapolres Sumedang sendiri yaitu AKBP Eko Prasetyo Rubianto. Nah, menurut Bapak Eko ini pihak kepolisian sudah mengembangkan motif hilangnya Yana ini. Pemeriksaan saksi pun sudah dilaksanakan. Bahkan sampai kerabat-kerabat di tempat kerja dan family atau keluarga kandungnya gitu ya, semua motif masih terbuka gitu ya, belum dikerucutin gitu, belum ada ya motif yang jelas sebenarnya hilangnya kenapa dan ke mana. Dan pihak kepolisian sudah menyisir seluruh jalan atas cadas pangeran. Lalu sementara pihak Kapolsek pemulihan menyisir di jalur bawah Cadas Pangeran. [musik] Jadi udah semuanya disisir gitu ya, tetap tidak ditemukan. Lalu tibalah di hari kedua, Geng, Yana tidak kunjung ditemukan yang [musik] artinya ini sudah dua kali 24 jam gitu ya. Ini udah bisa dikategorikan ya orang hilang banget ini. Dan sampai-sampai polisi menurunkan personilnya sebanyak 200 orang personil dan tetap dengan dua ekor anjing pelacak. Dua anjing pelacak ini efektif masing-masingnya itu melakukan pelacakan selama 1 jam. Setelah itu mereka bergantian. Nah, anjing pelacak ini masing-masing sudah menyusuri sisi atas sampai ke dasar jurang di Cadas Pangeran. Namun tetap hasilnya nihil. Nah, sebenarnya geng sebelum melaporkan kepada pihak kepolisian, pihak keluarga juga sudah dibantu oleh pihak Basarnas Bandung. Nah, di saat itu menurut Kepala Kantor SAR Bandung yang bernama Deden Ridwansyah, tepatnya pada pukul 09.45 45 waktu Indonesia Barat, personelnya sudah ikut turun untuk membantu pencarian Yana ini. Lalu setelah 24 jam kehilangan barulah pihak keluarga melaporkan kepada pihak kepolisian. Namun ada hal yang agak sedikit kocak dan unik nih, Geng, ya. Di saat Timstar ikut membantu pihak kepolisian gitu ya, dalam operasi gabungan mencari lah gitu. Ada sebuah kejadian di mana berita Hoa tersebar. Pihak Basarnas menemukan baju daripada Dana Supriatna beserta helm. ditemukannya itu tepat di tempat kejadian perkara. Menurut rumor atau hoax yang berederemukan satu hari setelah hilangnya Yana yaitu pada malam Rabu tanggal 17 November 2021. Setelah itu, Geng, ternyata barulah diketahui bahwasanya itu cuma berita hoa baju dan helm memang ada di sana dan ditemukan. Dan ternyata baju itu digunakan sebagai alat bantu untuk anjing pelacak. Jadi tuh sistem anjing pelacak dia tuh harus mencium bau benda yang ingin dia cari. Misalkan kalau dia mau lacak narkoba ya, dia cium bau dari jenis narkobanya. Teler-teler dah tuh anjing ya kan. Nah, terus kalau misalkan dia mencari manusia, nah kita harus membawa baju si manusianya untuk diciumkan ke anjing. Jadi dia akan tahu apa yang dia cari melalui penciuman karena memang penciuman anjing [musik] terutama khususnya gitu anjing pelacak gitu ya, penciumannya itu sangat tajam. Jadi wajar aja. Nah, di saat itulah akhirnya diklarifikasi kalau baju itu bukan baju yang dipakai oleh Yana ketika dia hilang. Dan juga helm sebenarnya itu helm sudah ditemukan dari sebelum-sebelumnya yaitu ditemukan oleh Yudi bersama dengan motor Yana yang terparkir miring di dekat cadas pangeran tersebut. Nah, misteri tentang hilangnya Yana ini semakin lama semakin membingungkan. Orang-orang sudah hampir menyerah lah gitu ya mencari orang ini. Karena memang susah sekali untuk dipikirkan dengan akal sehat. Ditambah lagi tentang mitos [musik] Cadas Pangeran ini sendiri karena memang dikenal Cadas Pangeran ini adalah sebuah tempat yang dikenal dengan keangkerannya, aura mistiknya dan cerita di masa lalu gitu ya. Jadi semakin lama semakin dikaitkan dengan hal-hal gaib gitu dan bahkan pada awalnya hal ini viral layaknya hilangnya bocah yang hilang di gunung gitu ya. Jadi semacam disembunyikan oleh makhluk gaib gitu. Sampai-sampai banyak sekali orang yang mencoba menerawang lah gitu ya. mencoba untuk berbicara dengan arwahnya lah. Tapi ya enggak enggak enggak salah juga kalau misalkan itu tujuannya untuk mencari posisi. Karena yang kita tahu juga anak kecil yang hilang di gunung itu dibantu oleh paranormal gitu kan. Tapi kalau misalkan ada orang yang membuat hal itu contohnya kayak kejadian Vanessa Angel kemarin gitu ya, dukun-dukun yang bikin konten seolah-olah ngobrol sama arwah si almarhum itu kan enggak benar banget gitu. Nah, tapi di kasus ini juga sama seperti kasus anak kecil yang kemarin yaitu Gibran kan di sini dibantu oleh paranormal juga untuk mencari sosok Yana ini. Nah, supaya apa? Kalau memang ini disembunyikan oleh jin gitu ya, di negara kita kan memang unik banget sih persoalan mistis ini gitu. Kalau memang disembunyikan oleh jin, akhirnya jinnya mau mengembalikan atau diselamatkan oleh sang dukun atau paranormal tadi. Namun setelah hilang beberapa hari, akhirnya ditemukanlah [musik] titik terang. Ternyata Yana ini ditemukan dengan selamat. Tapi ini agak sedikit kocak dan lucu nih. Ini semacam kita tuh kena prank gitu ya. Se-Indonesia di-prank oleh Yana ini. Kabar ditemukannya Yana ini dibenarkan oleh AKBP Eko Prasetio Rubianto. Bapak Kapolres [musik] Sumedang tersiar pada hari Kamis pada tanggal 18 November 2021. Yana ini anehnya bukan ditemukan di Cadas Pangeran, tapi justru dia ditemukan jauh sekali dari kota Sumedang, yaitu di Cirebon. [tertawa] tempat ditemukannya itu tepatnya di Duan, Cirebon. Nah, di daerah Duan ini dan Yana ini langsung digiring atau dihantarkan ke Sumedang. Nah, namun Bapak Kapolres Cirebon ini belum bisa menjelaskan apa yang menyebabkan Yana itu bisa hilang atau terbawa sampai ke Cirebon. Pihak kepolisian sendiri baru bisa menjelaskan keterangan kenapa Yana ini bisa sampai ke Cirebon itu nanti setelah Yananya sampai di Sumedang. Namun di sini ada dua persepsi atau dua sudut pandang. Kalau berbicara tentang hal gaib, Yana ini tiba-tiba secara gaib bisa berada di Cirebon. Itu bisa jadi, ya kan? Namun pihak kepolisian akan cek secara ya logis gitu ya apa yang membuat dia bisa ke Cirebon. Kalau memang ini hanya sebuah akal-akalan atau tipuan untuk membuat kegaduhan, maka pihak kepolisian sudah menyiapkan beberapa pasal untuk menjerat Yana. karena dia telah membuat kegaduhan dan menyebabkan adanya hoa. Saat ini bisa dikatakan pihak yang mencari Yana itu benar-benar dibilang apa ya kayak kasihan gitu ya. Mereka itu sudah menyisir jauh sekali dari titik ditemukannya motornya dia yang artinya mereka sampai ke dasar-dasar jurang yang di mana seperti yang kita lihat cadas pangeran ini bukan tempat yang aman sebenarnya untuk ditelusuri oleh manusia karena kan di sana tuh pohon-pohon tinggi belum lagi entah ada binatang buas ular segala macam gitu kan bisa membahayakan manusia yang lain bisa menyebabkan korban baru gitu akhirnya pencarian terhadap Yana ini resmi ditutup keterangan tentang diberhentikannya proses pencarian terhadap ini di-share atau diposting oleh pihak Basarnas sendiri. Namun menurut analisis tim SAR, analisis SAR Basarnas yang bernama Joshua Banjarnohor saat dikonfirmasi oleh tim redaksi radio PRFM via WhatsApp, dia menyatakan kalau hilangnya Yana di Cadas Pangeran ini diduga hanya sebuah akal-akalan atau modus penipuan. Nah, makanya di sini pihak Basarnas ya merasa dirugikan lah gitu ya. Ya memang ini menjadi tanggung jawab mereka. Cuma ya buat apa buang-buang energi dan tenaga, buang-buang biaya juga gitu ya. Dalam proses menolong nyawa seseorang sudah pasti ada biaya yang harus dikeluarkan. Walaupun itu menjadi tugas mereka, tapi alangkah baiknya kalau memang ini hanya sebuah tipuan gitu kan ya. Mending biaya tersebut digunakan untuk hal lain ya. Siapa tahu ke depannya benar-benar ada sebuah kejadian yang lebih penting untuk dilakukan pertolongan gitu kan ya. Ini malah buang-buang energi dan tenaga. Pada akhirnya nih, Geng. Yana Supriatna pun tiba di Sumedang. Dan ketika dilakukan interogasi ditemukan hal yang sangat konyol. Padahal nih, ya sebelum kita cerita hal yang konyolnya nih ya, padahal udah banyak banget dukun yang datang ke sana paranormal. Sampai ada yang kesurupan segala gitu ya. Sampai ada yang bertapa baca doa gitu ya. Ternyata Bapak Yana, Aa Yana, Kang Yana ini hanya nge-prank. Dan berita terakhir yang ditemukan oleh pihak kepolisian, dia ini sebenarnya kabur ke rumah istri muda. Buset, masalahnya jadi masalah nasional ya gara-gara perihal ini doang gitu ya. Jana Supriatna ini kabur ke Cirebon, ke rumah istri muda. Ada juga yang bilang ini selingkuhannya dan hal ini ramai di Twitter, Facebook, dan jagat sosial media lainnya nih, Geng. Dan sebenarnya dia itu bukan ditangkap atau ditemukan gitu aja, tapi lebih tepatnya dia menyerahkan diri ke Polsek Cirebon dan dia mengaku memang dia sedang di rumah istri mudanya. Untuk saat ini semua keluarganya dipanggil gitu ya ke kantor polisi dikarenakan memang kronologinya itu motifnya enggak jelas. Dan ditambah lagi menurut keterangannya Yana, dia itu bisa sampai ke Cirebon gara-gara dia naik ke mobil beis elf elf tahu ya. Mobil ini kayak mobil lintas kota gitu, Geng. Dan kasus daripada Yana ini benar-benar mengecewakan banyak warga karena ya banyak warga sudah bersedih, merasa berempati gitu ya atas apa yang dialami oleh Yana gitu kan sudah memanjatkan doa gitu ya. E tahu-tahu cuma di-prank dan jangan salah buntut dari prank Yana ini panjang geng yaitu dia akan terkena pidana. Nah ini emang kocak sih ya kasus-kasus kayak gini nih cepat banget gitu pidananya ya. Coba kasus-kasus yang kayak bau-baunya tuh korupsi gitu ya. Ee ya pokoknya gitu dah. itu lama banget dipidananya ya, kasusnya panjang gitu. Tapi kalau kasus-kasus kayak gini tuh cepat banget tiba-tiba pidana aja. Nah, lalu geng dari hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian ya memang ee menurut Bapak Kapolres Sumedang itu Yana ini bisa ditemukan karena bantuan pihak IT dari kepolisian tapi menurut keterangan Yana dia itu menyerahkan diri ke Polsek Cirebon katanya gitu ya. Nah, entah mana yang benar nih ya. Tapi yang jelas dari keterangan Yana, motif dia melakukan hal ini itu gara-gara dia stres tentang pekerjaan dan keluarganya. That's why dia membuat drama ini gitu ya, di mana dia e meninggalkan motornya di Cadas Pangeran dan dia menuju ke dauan Majalengka. Tapi untuk hukuman yang akan dijatuhkan pidananya seperti apa itu masih didalami oleh pihak kepolisian ya. Kita tunggu aja lah ya. Nah, ini akhirnya terulang lagi ya. Dari tahun ke tahun ada aja tukang prank ya di Indonesia ya. Dan yang dua udah temenan sama gua nih. Yang satu waktu itu ada Erlang saya, dia nge-prank sampai masuk TV. Yang kedua terus ada PM Paleka yang hari ini baru aja kita rilis videonya. Nah, gua ggak tahu nih apa suatu hari gua akan berteman juga dengan Kang Yana nih ya. Kang Yana datang ke sini tiba-tiba ya. Dan yang pasti dalam otak gua dari kemarin nih ya, kalian pasti ingat tuh kasusnya Gibrand, anak kecil yang hilang di pegunungan itu kan, itu langsung disamperin oleh beberapa orang gitu ya, termasuk salah satunya YouTuber. Dan gua yakin banget nih pasti ada orang yang udah siap-siap buat nyamperin Kang Yana nih ketika Kang Yana sudah ditemukan pengin bercerita soal hal mistisnya Kang Yana yang dilalui oleh Kang Yana gitu ya, bagaimana ya. Tapi ternyata zong [tertawa] Kang Yana cuma ke apa e apa tadi Cirebon sama Majalengka ya kan untuk bertemu dengan itu kikuk-kikuk ya kan. Ya sudahlah, akhirnya ini menjadi problem tingkat nasional karena memang mengecewakan sekali gitu ya, karena pihak kepolisian sampai harus menurunkan beberapa elemen untuk menolong atau mencari keberadaan Kang Yana ini. Mulai dari Kapolres, Sumedang, Kodim 061, Sumedang, Basarnas Bandung, BPBD dan elemen masyarakat lainnya termasuk relawan-relawan gitu ya. Jadi semuanya itu kena prank oleh Kang Yana dan enggak tanggung-tanggung sampai-sampai anjing [musik] pelacak pun harus turun. gitu ya. Bukan turun tangan ya, turun kaki lah ya kan. Empat kakinya. [tertawa] Oke geng. Thank you banget ee untuk konten hari ini. Mungkin kalian berharap akan ada hal mistis tuh ya dalam kejadian ini. Tapi enggak ada. Ternyata ini cuman kejadian yang kocak. Maka hati-hatilah bertindak gitu ya. Karena zaman sekarang apa-apa tuh bisa viral gitu. Mungkin kalau Kang Yana melakukan hal ini ee di bawah tahun 2000-an ya mungkin ini akan berhasil gitu ya. Karena menurut gua zaman-zaman dulu tuh banyak pasti cerita kayak gini orang ditelan sama ombak lah atau apa gitu ya. Karena pernah ada kejadian orang punya hutang banyak banget, terus tiba-tiba dia main ke pantai selatan. Kenapa? Karena rumornya di pantai selatan itu apabila kita melanggar aturan, maka kita akan diambil oleh makhluk gaib yang kabarnya ya nyai gitu ya, Nyai gua enggak bisa sebutlah gitu ya. Nah, pernah ada kejadian orang yang memanfaatkan cerita urban legend ini di mana ketika dia punya hutang, dia ke pantai selatan terus dia pura-pura diculik oleh kaumnya Nyai sampai akhirnya dia muncul lagi ke keluarganya itu setelah 3 tahun. Dan pihak yang dihutangkan pun enggak terima tetap lapor polisi. Setelah diselidiki ternyata dia cuma bikin drama doang gitu karena takut hutangnya ditagih. Jadi mungkin ini yang dialami oleh Kang Yana. Tapi Kang Yananya tuh salah tahun aja gitu ya. Timingnya enggak bagus Kang Yana. Sekarang zaman sudah canggih gitu ya. Kita mau sembunyi di lubang semut pun pasti akan kebongkar.