Transcript
K7qew-R4ySs • MRT EMPLOYEE SELLING CAR COD ENDS UP BEING EXECUTED BY POTENTIAL BUYER | DISA DWI YARTO
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/0980_K7qew-R4ySs.txt
Kind: captions
Language: id
nah mereka berjanji pada jam pulang
kerja Dan di saat itu Disa sudah
mempersiapkan segala keperluan dari
mobilnya tersebut mulai dari Mobilnya
dicuci sudah bersih dan juga
surat-menyuratnya sudah dibawa semuanya
mereka berjanji di sebuah tempat di saat
itu Disa yang nyamperin si r yo geng
tekan tombol subscribe
geng e Yo what's good Welcome back to
kamar
jiri
[Musik]
geng geng hari ini kita bakal ngebahas
sebuah kasus eksekusi atau pengwafatan
lagi kasus Kali ini harus banget kalian
simak karena ini bisa menjadi pelajaran
yang baik buat kalian ketika kalian
bertransaksi jual beli Nah sekarang ini
kan era digital geng ada yang namanya
sistem jual beli COD cash on delivery
alias kalian bisa membeli sebuah barang
dengan sistem bertemu lalu membayar
langsung tapi geng kemajuan teknologi
dan kemajuan dari sistem jual beli ini
juga beriringan dengan meningkatnya
kriminalitas nah seperti kasus yang
bakal kita bahas hari ini yang mana ada
seseorang yang melakukan transaksi
secara COD justru menjadi korban
eksekusi lebih tepatnya dia ini dirampok
lalu dieksekusi oleh calon pembeli dari
barang yang dia jual nah nama dari si
korban ini adalah Disa dwiarto dia
berusia 39 tahun bekerja sebagai
karyawan di PT MRT Jakarta Disa ini
menjual mobilnya Dia dan Malangnya dia
bertemu dengan calon pembeli yang
ternyata ingin mengambil mobilnya Dia
secara paksa dan mengeksekusi Disa
pelakunya di dalam kasus ini ada tiga
orang yang pertama berinisial R lalu
yang berinisial is dan berinisial JS nah
di dalam kasus ini ketiga p aku tadi
Berhasil mengeksekusi Disa lalu jasadnya
dibuang dan mobil milik Disa berhasil
dibawa kabur nah bagaimana kronologi
selengkapnya tentang kasus ini dan nanti
juga kita bakal bahas nih ada kasus lain
juga yang hampir mirip dengan ini
langsung aja kita bahas di Permisi
peristiwa misteri dari berbagai
[Musik]
sisi
[Musik]
Oke kita masuk ke dalam profile dari si
korban namanya Disa duyarto dia ini
merupakan seorang laki-laki kelahiran
1984 yang berarti Umurnya sekarang
adalah 39 tahun dia tercatat sebagai
seorang karyawan di PT MRT berposisi
sebagai section head Railway building
maintenance department di mata
teman-temannya karyawan yang lain gitu
ya Disa ini dikenal sebagai sosok yang
profesional dia juga baik dan sangat
ramah dan dia memiliki banyak teman
selama bertugas di PT MRT nah udah biasa
banget nih geng Ya orang-orang baik
kayak gini pasti cepat banget ya
dipanggil oleh Yang Maha Kuasa entah apa
alasannya gua juga bertanya-tanya sih
Apa mungkin amal ibadahnya udah cukup
kali ya Makanya banyak orang baik yang
cepat meninggal Ya gak tahu ini apa
perasaan gua doang Menurut kalian gimana
oke kita lanjutkan Disa ini memiliki
sebuah mobil yang bermerek Toyota
Fortuner tahun
2020 nah dia berniat untuk menjual
mobilnya tersebut nah seperti yang kita
tahu ya mobil jenis ini merupakan mobil
untuk kalangan menengah ke atas alias
orang-orang berduit gitu kebetulan
ketika Disa ini ingin menjual mobil
tersebut dia sangat selektif dengan
orang-orang yang menawar harga mobilnya
jadi enggak semua orang di ladeni karena
memang kadang ada orang yang cuma
iseng-iseng atau justru orang-orang yang
membeli tapi merupakan perantara untuk
dijual lagi nah biasanya itu harganya
kurang cocok nah Disa ini memasang iklan
penjualan Mobilnya di Facebook dan
peminat dari mobilnya ini cukup banyak
Tetapi entah kenapa dia sudah berusaha
untuk selektif tiba-tiba dia nyantol
dengan tawaran seseorang yang berinisial
R nah R ini masih cukup muda umurnya ya
29 tahun Berarti kelahiran tahun 94 gitu
ya dan di balik ketertarikan R ini
ternyata R itu sudah merencanakan
sesuatu yaitu Ingin mencuri mobil
tersebut
Apa alasannya si r ini punya rencana
kayak gitu Apakah memang dia ini
syndikat apakah memang dia sudah
terbiasa mencuri atau merampok mobil
orang ya jawabannya tentu enggak si r
ini untuk pertama kali melakukan aksinya
gara-gara dia Kepepet nah background-nya
dia ini punya hutang geng hutangnya itu
sebesar Rp3 miliar Wah fantastis banget
jumlahnya 3 miliar Tetapi kalau
dipikir-pikir ya ya harga mobil Fortuner
tahun 2020 kayaknya enggak bakal menutup
3 miliar itu ya paling di bawah 1 M ya
Bahkan di bawah Rp800 juta
harganya nah lalu apa yang membuat si r
ini bisa punya hutang sebanyak itu
sehingga dia melakukan hal yang
benar-benar keji kabarnya R ini hidupnya
itu terlalu gengsi terlalu konsumtif dan
ya banyak flexinnya gitu dia hidup
dengan bermewah-mewahan sehingga tidak
bisa mengimbangi gaya dengan penghasilan
hutangnya benar-benar menumpuk gara-gara
dia banyak gaya banyak ya pamer-pamer
bermewah-mewahan beli barang-barang
branded traktir orang-orang sehingga
akhirnya ketika hutang dia mulai
menumpuk dia mencari cara mulai dari
cara positif sampai negatif pun dia
jabanin yang penting hutangnya bisa
lunas Di saat dia mencari cara untuk
melunasi hutangnya ini di situlah dia
melihat ada iklan mobil Fortuner yang
dijual oleh Disa di Facebook Nah
kemudian kudian si r ini muncullah niat
jahatnya yaitu Ingin mencuri mobil
tersebut Lalu melunasi hutangnya dia ya
walaupun jumlahnya enggak bakal nutup
namun si r ini kan bukan profesional
bukan seorang pencuri yang sudah
terbiasa punya pengalaman akhirnya dia
sadar kalau dia tidak bisa bekerja
sendiri dan mencari partner di situlah
dia mengajak temannya yang berinisial is
berumur 31 tahun is dan R ini selain
sebagai rekan atau teman ternyata mereka
juga masih saudara atau yang bisa
dikatakan satu keluarga lah lalu tidak
hanya is R juga mengajak satu rekan yang
lain yaitu yang berinisial JS usianya
lebih tua dari mereka yaitu 48 tahun dan
yang satu lagi Sebenarnya namanya tidak
disebutkan ya di suumber manapun tetapi
di sini gua menyebutnya Mr X aja jadi si
Mr X ini memang data-datanya enggak
dipublish jadilah di saat itu mereka
berempat Ya sebagai pelakunya lalu R ini
menjelaskan kalau dia memiliki sebuah
rencana untuk mencuri sebuah mobil
bermerek Toyota Fortuner dan mobil
tersebut dia temui di Facebook Nah lalu
jadilah is JS dan juga si Mr X tadi pada
awalnya itu ya agak enggan gitu ya
mereka tuh agak keberatan dengan ajakan
dari CR ini karena mereka tahu ini
tindakan kriminal enggak mungkin bisa
lolos nih kalau misalkan terjadi apa-apa
nah tapi mereka tidak ada pilihan lain
karena mereka ini pernah berhutang Budi
kepada si r mau enggak mau mereka ya
meneruti keinginan si r dan mendengarkan
semua rencananya namun geng ya gua udah
cari di berbagai sumber press rilis dari
polisi juga belum ada hutang Budi
seperti apa sih yang dimaksud sehingga
mereka bisa mengiyakan gitu ajakan si r
ini padahal kan resikonya besar banget
tapi yang jelas ini masih dalam
penyelidikan pihak kepolisian masih
dicari tahu kenapa nih orang tiga ini
mau menuruti keinginan si
r lalu singkat cerita R ini menjalankan
aksinya dengan berpura-pura menjadi
pembeli yang akan membeli mobil Fortuner
milik Disa R ini mencoba untuk
menghubungi Disa seperti layaknya calon
pembeli lain dan R bertanya Bagaimana
kondisinya surat-suratnya ada apa enggak
Dan dia bahkan sampai nego jadi dia
berusaha untuk berkomunikasi agar Disa
ini yakin kalau R adalah pembeli yang
baik dan serius setelah percakapan yang
cukup panjang Disa pun yakin akhirnya
mereka mencapai kesepakatan dan
menjadwalkan pertemuan secara langsung
untuk melakuk melakukan transaksi
pembelian nah mereka berjanji pada jam
pulang kerja Dan di saat itu Disa sudah
mempersiapkan segala keperluan dari
mobilnya tersebut mulai dari Mobilnya
dicuci sudah bersih dan juga
surat-menyuratnya sudah dibawa semuanya
mereka berjanji di sebuah tempat di saat
itu Disa yang nyamperin si r dan ketika
sampai di lokasi yang sudah dijanjikan
ternyata Disa melihat R ini tidak datang
sendiri dan anehnya Disa kenapa malah
datang sendiri Harusnya kalau transaksi
kayak gini kan biasanya nya pakai
pendamping harus ada saksi supaya nanti
Kegiatan jual belinya ya diketahui oleh
orang lain nah tetapi di dalam hal ini
Disa justru datang sendiri di saat itu
Disa melihat ada teman dari R yaitu JS
is dan Mr X tadi ketika pertama bertemu
R ini benar-benar bersikap seperti
pembeli bersikap seperti orang yang
sangat minat sekali dengan mobil
tersebut mereka ngecek kondisi mobilnya
ngecek segala sesuatu yang minus seperti
goresan atau cat yang sudah mengelupas
dan lain-lain sampai juga ngecek
mesinnya Lalu setelah yakin R ini pun
mengatakan kepada Disa Dia sangat suka
dengan mobil ini dan mereka cocok
langsung di saat itu R melakukan
transaksi sesuai dengan harga yang sudah
disepakati sebelumnya dan R kemudian
mengatakan kepada Disa Oke saya transfer
sekarang ya Bro katanya Dan di saat itu
dia berpura-pura melakukan transfer
geng setelah itu R ini sudah
mempersiapkan sebuah bukti transfer
palsu yang mana bukti transfer ini
merupakan sebuah editan dia kasih
Lihatlah tuh bukti transfer palsu tadi
kepada si Disa Disa Di saat itu enggak
percaya gitu aja dia merasa ada yang
janggal dan aneh dengan bukti transfer
tersebut karena merasa ini udah enggak
beres Disa tiba-tiba feelingnya udah
enggak enak dan dia pun mengatakan ini
transaksinya batal aja ya katanya saya
jadi berubah pikiran kata Disa tapi geng
setelah transaksi ini Batal ada hal yang
aneh lagi terjadi Nah di sini gua
mendapatkan dua sumber cerita nih geng
Nah jadi Disa ini setelah membatalkan
transaksi dia memilih untuk pulang
Tetapi entah Gimana ceritanya itu tiga
orang eksekutor justru naik mobilnya
Disa dari sumber pertama yang gua dapat
dikatakan kalau Ketiga orang eksekutor
ini meminta maaf kepada Disa lalu mereka
meminta tolong kepada Disa untuk
diantarkan ke sebuah tempat jadi kayak
numpang gitu loh Ya udah lu mau pulang
nih bro kita numpang di mobil lu Ya
kurang lebih kayak gitu Nah itu cerita
versi pertama tapi cerita versi kedua
beda lagi lagi dikatakan kalau justru
Disa lah yang meminta mereka bertiga itu
naik ke atas mobil karena Disa Enggak
tahu nih lokasi mereka itu ada di mana
dan Disa bertanya Ini kalau misalkan mau
keluar ke jalan raya lewat mana Kurang
lebih kayak gitu dan ternyata
orang-orang ini menawarkan Ya udah kita
antar aja bro sampai depan di situlah
mereka naik ke atas mobil untuk
mengeksekusi Disa jadi ada dua versi
cerita Mengapa ketiga eksekutor tadi
bisa satu mobil dengan Disa ketika di
dalam perjalanan salah seorang dari
mereka memberikan kode satu sama lain
seperti mengisyaratkan kalau inilah
waktu yang tepat untuk mengeksekusi
ternyata tanpa diketahui oleh Disa
sebenarnya mereka membawa pisau untuk
mengeksekusi nyawanya dan pisau tersebut
sudah dipegang oleh salah satu dari tiga
pelaku dan dikeluarkan dari kantong
langsung ditancapkan ke bagian leher
Disa Nah setelah itu pisau tadi
ditancapkan lagi ke bagian dada sampai
Disa sekarat Disa ini sempat melawan
tetapi ya dia tidak bisa melawan tiga
orang tadi dia dikeroyok tiga orang dan
akhirnya dia pun tewas seketika karena
kehabisan cairan
merah barulah setelah itu ketiga
eksekutor tadi merasa mereka sudah
berhasil Mereka melihat Disa sudah tidak
bernyawa dan mulai mencari cara untuk
menghilangkan jejak eksekusi tersebut
dengan cara menyingkirkan jasad Disa
alias membuangnya Setelah itu mereka
berpikir Di mana tempat yang cocok untuk
membuang jasad ini dan mereka punya
sebuah tempat yang sangat cocok yaitu di
daerah BKT alias Banjir kanal timur yang
berada di daerah Cakung barat Cakung
Jakarta Timur Nah setelah merasa cocok
Mereka pun menuju ke sana ke BKT tadi
dan Sesampainya di BKT mereka ngecek
situasi untuk memastikan kalau di sana
tidak ada orang yang melihat aksi mereka
Nah setelah aman barulah mereka membuang
jasad Disa di sana Dan kemudian mereka
pun pergi membawa mobil Fortuner milik
di a
Oke sekarang kita masuk ke dalam
kronologi penemuan
jasadnya Kejadian ini terjadi pada
tanggal 10 November tahun 2023 ketika
itu warga sekitar itu menemukan adanya
jasad yang mengapung di antara tumbuhan
enceng gondok geng dan di sana juga
terlihat banyak sekali tumpukan sampah
ada sumber yang mengatakan orang yang
pertama kali menemukan jasad ini adalah
petugas suku dinas pertamanan Jakarta
Timur yang sedang bekerja di daerah BKT
jasadnya tepat berada di bawah jembatan
dan di atas jembatan ditemukan adanya
bercak cairan merah dan terlihat masih
sangat segar nah hal ini menandakan
kalau bercak cairan merah itu belum lama
berada di sana jasad yang ditemukan ini
memiliki ciri fisik bertubuh gemuk
memakai kaos berwarna biru dan juga
celana pendek berwarna coklat dan ketika
ditemukan oleh warga posisi dari jasad
tersebut telungkup atau seperti
tengkurap dan hanya bagian punggung yang
terlihat dari permukaan Dan di saat itu
banyak warga yang mengerumuni lokasi
karena kaget dengan penemuan jasad
tersebut Nah ada beberapa warga yang
akhirnya menghubungi pihak kepolisian
yaitu Polsek Cakung atas penemuan jasad
tersebut nah pihak kepolisian langsung
dengan cepat segera menuju ke TKP dan
melakukan evakuasi ketika diidentifikasi
jasa tersebut tidak terdapat adanya
identitas di kantong pakaian korban
tetapi ketika diamati jasad ini memiliki
beberapa bekas luka yang ada di badannya
ada bekas luka menganga di bagian leher
dada bahkan juga di tangannya yang
menandakan ketika dieksekusi dia sempat
melawan terlihat sangat jelas luka
menganga itu disebabkan gara-gara
sayatan benda tajam dan karena tidak
Adya identitas lengkap dari jasad ini
maka piak kepolisian berinisiatif
melakukan penyelidikan lebih lanj lut
tetapi dengan memastikan kalau jasa
tersebut benar-benar korban
eksekusi lalu kemudian jasa tersebut
dibawa ke rumah sakit poliri Keramat
Jati untuk dilakukan otopsi dan
identifikasi motif serta identitasnya
lalu pihak kepolisian akhirnya
mengetahui siapa jasa tersebut yang
merupakan Disa Dwianto setelah
mengetahui identitasnya pihak kepolisian
langsung mencari tahu alamat dari
keluarganya keluarganya benar-benar
kaget mendengar kabar ini geng gara-gara
mereka tahunya Disa sebelumnya tuh
sehat-sehat aja dan memang Disa ini
sempat bilang kalau dia mau jual mobil
yang membuat keluarga benar-benar merasa
sedih dan sakit sekali karena Tia
ditemukan dalam kondisi yang benar-benar
mengenaskan dan akhirnya pihak
kepolisian pun menyerahkan jenazah dari
Disa kepada pihak keluarga untuk segera
dimakamkan sembari pihak kepolisian
menyelidiki Apa yang sebenarnya terjadi
dengan Disa dan siapa pelaku nya geng
dan pihak dari PT MRT juga merasa sangat
kaget karena ada salah satu karyawan
mereka yang menjadi korban eksekusi nah
di dalam hal ini PT MRT Jakarta melalui
korporat sekretari mereka yang bernama
Ahmad Pratomo menyampaikan turut
berbelas sungkawa Atas kejadian ini nah
mereka juga mendorong pihak kepolisian
untuk segera menangkap para pelaku Oke
sekarang kita masuk ke dalam kronologi
penangkapan para
pelaku setelah pihak kepolisian yakin
kalau Disa adalah korban dari eksekusi
barulah kasus ini dilimpahkan dan
diambil alih oleh Polda Metro Jaya pihak
kepolisian langsung melakukan
penyelidikan dan penyidikan dengan
mengumpulkan saksi-saksi termasuk dengan
menghadirkan keluarga Disa sebagai saksi
Nah dari hasil penelusuran polisi
ditemukanlah jejak dari para pelaku dari
isi chat terakhir transaksi terakhir dan
juga hal-hal yang mengarah kepada empat
orang yang berinisial r i S JS dan si Mr
X setelah mengetahui dan mengantongi
nama-nama dari pelaku pihak kepolisian
mulai ngetracking Di mana mereka berada
lalu diketahui kalau r dan is itu
ternyata sedang berada di sebuah hotel
yang terletak di daerah Cilegon Banten
dan rencananya ingin melarikan diri ke
arah Sumatera Selatan yang merupakan
tempat tinggal istrinya R polisi yang
mengetahui keberadaan r dan is ini
langsung melakukan pengejaran dan
terlebih dahulu pihak Kepolisian
berkoordin dengan pihak hotel serta
bertanya kepada resepsionis di kamar
nomor berapa r dan is ini menginap Nah
setelah mengetahui nomor kamarnya
kemudian polisi langsung melakukan
penggerebekan di kamar tersebut dan
pihak kepolisian mendapati r dan is di
dalam kamar itu mereka ditangkap dan
tidak bisa
melawan para pelaku ditangkap saat
berada di hotel di daerah Cilegon Banten
Jumat malam informasi ini diperoleh
berdasarkan olah tempat kejadian perkara
dan keterangan sejumlah saksi termasuk
kerabat korban menurut polisi pelaku di
tengarah hendak melarikan diri ke luar
kota dua pelaku berinisial r dan
is dibekuk petugas juga meringkus pelaku
lain berinisial JS di rumahnya di
kawasan Cilegon oleh petugas ketiga
pelaku dibawa ke Polda Metro Jaya untuk
menjalani
pemeriksaan setelah itu polisi langsung
mengejar pelaku lain yaitu JS yang mana
JS ternyata ditangkap di rumahnya nah
tapi sayangnya pihak kepolisian tidak
memberikan detail dari alamat si JS ini
ya geng yang jelas JS ini berhasil
diringkus oleh pihak kepolisian namun
geng dari empat orang pelaku hanya tiga
yang berhasil ditangkap Nah makanya
pelaku yang keempat tidak diketahui
namanya alias Mr X tadi Nah Mr X ini
sampai gua membuat konten ini dia
berhasil kabur dan statusnya masih buron
lalu mereka ber tiga dibawa ke kantor
Polisi untuk diperiksa lebih lanjut dan
singkat cerita ternyata peran dari semua
tersangka R lah yang menjadi otak dari
tindak kriminal ini nah tapi si
eksekutornya itu justru si is dan JS
sebagai penadahnya alias orang yang
membeli mobil tersebut sementara X
membantu untuk mengeksekusi Disa sampai
saat sekarang ini belum diketahui nasib
mereka nanti gimana karena belum sidang
nanti kita tunggu aja perkembangan
kasusnya kalau udah ada update-nya kita
bakal bahas lagi
Oke sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan kasus yang lain yang mirip
dengan kasus ini yaitu eksekusi terhadap
Yogi Melvin yang terjadi di
Padang jadi geng kasus Disa tadi itu
mengingatkan gua kepada salah satu kasus
yang Ya udah terjadi sebelumnya ini
terjadi di daerah Ngalau Padang Panjang
geng Kejadian ini menimpa seorang
laki-laki yang bernama Yogi Melvin Berus
usia 23 tahun pada tanggal 1 November
Tahun 2022 Nah kalau dia tadi mau
menjual mobil nah Yogi Melvin ini justru
mau ngejual HP di saat itu dia mau
ngejual HP jenis iPhone 11 dan sama
seperti yang dilakukan oleh Disa Yogi
Melvin ini memposting hp-nya tersebut
untuk dijual di Facebook Nah lalu
kemudian ada seorang calon pembeli yaitu
laki-laki yang bernama Muhammad rivanza
yang berasal dari kota katiak
menghubungi Yogi dan mengatakan kalau di
dia berminat untuk membeli iPhone
tersebut nah awalnya semua komunikasi
sangat lancar ya mereka tanya jawab
membahas perihal handphone tersebut
kekurangannya terus kelengkapannya dan
akhirnya terjadilah kesepakatan nah
mereka janjian mau transaksi secara COD
ketemu di sebuah tempat di saat itu
rivanza yang menentukan tempat dan jam
untuk bertemu dengan Yogi nah mereka
janjian pada malam hari di sebuah gudang
kosong yang berada di Kelurahan Ngalau
pada Panjang Timur nah di saat itu entah
apa yang dipikirkan oleh Yogi ya padahal
kan dia menjual barang mewah dia
mengiakan ajakan tersebut untuk
transaksi di daerah gudang
kosong lalu singkat cerita nih geng
tibalah pada hari pertemuan mereka pada
malam itu Yogi bersiap-siap untuk pergi
ke tempat yang sudah ditentukan oleh
rivanza mereka pun bertemu di sana
transaksi pun terjadi rivanza ini
bersikap seolah-olah dia benar-benar
ingin membeli iPhone tersebut terjadi
negosiasi lagi di sana Nah ternyata
sistem nego Ini adalah cara yang
dilakukan oleh rivanza agar bisa
mengulur waktu dan mencari waktu yang
tepat untuk mengeksekusi Yogi ketika Itu
dia mencoba untuk ngajak ngobrol Yogi
lagi panjang lebar segala hal dibahas di
saat itu dan tiba-tiba di saat sedang
asik ngobrol rivanza ini mengeluarkan
sebilah besi pipih yang sudah diasah
terlebih dahulu ya udah mirip kayak
tombak atau pisau nah dia keluar kan
dari jaketnya dan langsung dia hujamkan
ke arah lehernya Yogi nah besi pipih
runcing tersebut sudah menancap di leher
Yogi Dan di saat itu Yogi tidak kuasa
menahan rasa sakit dia enggak bisa
ngelawan dia sampai mengeluarkan suara
orang ngorok gitu geng jadi benar-benar
sakit banget rasanya Dan di saat itu
rivanza ini berkesempatan mengambil dua
handphone milik Yogi yang satu iPhone 11
yang satu lagi iPhone 8 milik pribadinya
Yogi nah segera di saat itu rivanza ini
melarikan diri dia meninggalkan Yogi
meregangnya nyawa kehabisan cairan merah
di sana Nah lalu si pelaku yang bernama
rivanza Langsung kabur ke daerah kota
Solok nah singkat cerita keesokan
harinya ada warga yang sedang berada di
dekat Gedung Kosong tersebut mereka
sempat melihat dari kejauhan semacam ada
orang yang tertidurlah di sana Dan di
saat itu warga ini mencoba mendekati dan
ternyata mereka menemukan pemandangan
yang benar-benar mengerikan sesosok
jasad manusia dengan kondisi sebilah
besi men cap di lehernya warga yang
menemukan hal itu langsung melaporkan
kejadian ini ke pihak Polsek Padang
Panjang dan pihak kepolisian di saat itu
mendapatkan laporan langsung menuju ke
TKP dan tidak ada satu orang saksi pun
yang bisa dimintai keterangan karena
memang kejadiannya di saat yang sangat
sepi gedung itu kosong pada malam hari
sehingga ini sedikit menyulitkan pihak
kepolisian nah tapi ternyata tidak jauh
dari lokasi itu ada sebuah CCTV ya
walaupun jaraknya sangat-sangat jauh
gitu ya dari lokasi mereka transaksi
tetapi terekam jelas di saat mereka
melakukan transaksi sampai dengan Yogi
meregang nyawa nah jaraknya cukup jauh
yaitu sekitar 20 m dari lokasi mereka
transaksi jadi wajah dari si pelaku
yaitu rivanza tidak terlihat jelas di
CCTV tersebut Namun pihak kepolisian
Terus melakukan penyelidikan agar
menemukan siapa si pelaku ini nah polisi
akhirnya melakukan penyelidikan dengan
mengumpulkan berbagai bukti serta
transaksi terakhir atau komun asi
terakhir antara rianza dengan siapapun
Dan di saat itu ternyata ditemukanlah
adanya komunikasi terakhir di media
sosialnya dengan seseorang yang bernama
rivanza lalu polisi kemudian menanyakan
kepada pihak keluarganya Yogi Apakah
mereka mengenal rivanza atau sebelumnya
rivanza ini berteman dengan Yogi namun
tidak ada satuun yang mengenal rivanza
ini siapa dan di saat itulah polisi
mencari tahu keberadaan dari rivanza ini
ternyata setelah diraacking pihak
kepolisian menemukan lokasi si rivanza
ini sedang yang berada di daerah kubung
Solok dan dia di sana tidak sedang
bersembunyi tetapi sedang nyantai di
sebuah warung polisi langsung melakukan
pengejaran dan menangkap dia yang sedang
berada di sebuah warung tersebut dan
warung ini berada di pinggir jalan
persis polisi di saat itu langsung
mengamankan dia dan juga menemukan
barang bukti berupa satu handphone
iPhone 11 warna kuning yang kemungkinan
ini miliknya Yogi Dan di saat itu Ada
beberapa barang lain yaitu sebuah
handphone Redmi Note 9 warna ungu lalu
ada satu handphone m Oppo a16 warna biru
dan satu sepeda motor Shogun dengan
nomor polisi
ba2997nf nah di saat itu rivanza ini
tidak bisa melawan tidak bisa mengelak
dia terbukti sebagai eksekutor atas
tewasnya Yogi Dan di saat itu pihak
kepolisian menanyakan ini handphone yang
satunya lagi milik Yogi Di kemanakan dan
ternyata sudah berhasil dia jual Nah
jadi iPhone 8-nya sudah berhasil dia
jual dan iPhone 11-nya dia Kip lalu
barang-barang yang lain tidak diketahui
ya Apakah itu juga barang curian atau
hasil dari ngerampok tapi yang jelas itu
ada di tangannya si rivanza ini dan
setelah ditangkap akhirnya proses
persidangan untuk rivanza itu dilakukan
pada hari Senin tanggal 20 Maret tahun
2023 di pengadilan negeri Padang Panjang
Dan di saat itu majelis hakim memvonis
rivanza dengan hukuman selama 20 tahun
penjara dan tuntutan itu sesuai dengan
tuntutan yang diberikan oleh Jaksa dan
kasus dari Rif ini merupakan aksi
eksekusi
berencana Nah itu dia geng kisah COD
atau cash on delivery sebuah transaksi
secara langsung bayar langsung antara si
penjual dan si pembeli tetapi berakhir
dengan musibah yaitu ya si penjualnya
malah menjadi target eksekusi dari si
pembelinya nah ini juga sebuah pelajaran
yang berharga buat kita geng kasus
mengenai COD ini enggak cuma ini terjadi
bahkan ada juga salah satu yang ya
marketplace atau e-commerce yang membuat
sistem COD itu juga banyak masalahnya
tuh tapi yang jadi sasarannya justru
bukan antara si penjual dan si pembeli
atau e-commerce dan si pembeli tetapi
justru antar kurir dan pembeli ya memang
sistem COD ini resikonya besar juga gitu
ya karena kalau berbicara sistem COD
udah pasti ya kita bisa melihat
barangnya di depan mata kita Dan di saat
itu kan kita enggak tahu ya apa yang ada
di pikiran orang lain gitu ya ketika
bertemu dengan kita sambil membawa
barang yang berharga gitu kan Ya
syukur-syukur kalau kasih tempat
transaksinya itu di tempat yang aman
yang banyak orangnya tapi kalau di
tempat sepi kayak gini ya Otomatis Wah
ini bisa mengundang tindakan kriminal
Nah jadi pelajaran yang bisa diambil
buat teman-teman yang ingin melakukan
COD usahakan di tempat yang ramai kalau
bisa di mall sekalian biar aman