Transcript
K7qew-R4ySs • MRT EMPLOYEE SELLING CAR COD ENDS UP BEING EXECUTED BY POTENTIAL BUYER | DISA DWI YARTO
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/0980_K7qew-R4ySs.txt
Kind: captions Language: id nah mereka berjanji pada jam pulang kerja Dan di saat itu Disa sudah mempersiapkan segala keperluan dari mobilnya tersebut mulai dari Mobilnya dicuci sudah bersih dan juga surat-menyuratnya sudah dibawa semuanya mereka berjanji di sebuah tempat di saat itu Disa yang nyamperin si r yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar jiri [Musik] geng geng hari ini kita bakal ngebahas sebuah kasus eksekusi atau pengwafatan lagi kasus Kali ini harus banget kalian simak karena ini bisa menjadi pelajaran yang baik buat kalian ketika kalian bertransaksi jual beli Nah sekarang ini kan era digital geng ada yang namanya sistem jual beli COD cash on delivery alias kalian bisa membeli sebuah barang dengan sistem bertemu lalu membayar langsung tapi geng kemajuan teknologi dan kemajuan dari sistem jual beli ini juga beriringan dengan meningkatnya kriminalitas nah seperti kasus yang bakal kita bahas hari ini yang mana ada seseorang yang melakukan transaksi secara COD justru menjadi korban eksekusi lebih tepatnya dia ini dirampok lalu dieksekusi oleh calon pembeli dari barang yang dia jual nah nama dari si korban ini adalah Disa dwiarto dia berusia 39 tahun bekerja sebagai karyawan di PT MRT Jakarta Disa ini menjual mobilnya Dia dan Malangnya dia bertemu dengan calon pembeli yang ternyata ingin mengambil mobilnya Dia secara paksa dan mengeksekusi Disa pelakunya di dalam kasus ini ada tiga orang yang pertama berinisial R lalu yang berinisial is dan berinisial JS nah di dalam kasus ini ketiga p aku tadi Berhasil mengeksekusi Disa lalu jasadnya dibuang dan mobil milik Disa berhasil dibawa kabur nah bagaimana kronologi selengkapnya tentang kasus ini dan nanti juga kita bakal bahas nih ada kasus lain juga yang hampir mirip dengan ini langsung aja kita bahas di Permisi peristiwa misteri dari berbagai [Musik] sisi [Musik] Oke kita masuk ke dalam profile dari si korban namanya Disa duyarto dia ini merupakan seorang laki-laki kelahiran 1984 yang berarti Umurnya sekarang adalah 39 tahun dia tercatat sebagai seorang karyawan di PT MRT berposisi sebagai section head Railway building maintenance department di mata teman-temannya karyawan yang lain gitu ya Disa ini dikenal sebagai sosok yang profesional dia juga baik dan sangat ramah dan dia memiliki banyak teman selama bertugas di PT MRT nah udah biasa banget nih geng Ya orang-orang baik kayak gini pasti cepat banget ya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa entah apa alasannya gua juga bertanya-tanya sih Apa mungkin amal ibadahnya udah cukup kali ya Makanya banyak orang baik yang cepat meninggal Ya gak tahu ini apa perasaan gua doang Menurut kalian gimana oke kita lanjutkan Disa ini memiliki sebuah mobil yang bermerek Toyota Fortuner tahun 2020 nah dia berniat untuk menjual mobilnya tersebut nah seperti yang kita tahu ya mobil jenis ini merupakan mobil untuk kalangan menengah ke atas alias orang-orang berduit gitu kebetulan ketika Disa ini ingin menjual mobil tersebut dia sangat selektif dengan orang-orang yang menawar harga mobilnya jadi enggak semua orang di ladeni karena memang kadang ada orang yang cuma iseng-iseng atau justru orang-orang yang membeli tapi merupakan perantara untuk dijual lagi nah biasanya itu harganya kurang cocok nah Disa ini memasang iklan penjualan Mobilnya di Facebook dan peminat dari mobilnya ini cukup banyak Tetapi entah kenapa dia sudah berusaha untuk selektif tiba-tiba dia nyantol dengan tawaran seseorang yang berinisial R nah R ini masih cukup muda umurnya ya 29 tahun Berarti kelahiran tahun 94 gitu ya dan di balik ketertarikan R ini ternyata R itu sudah merencanakan sesuatu yaitu Ingin mencuri mobil tersebut Apa alasannya si r ini punya rencana kayak gitu Apakah memang dia ini syndikat apakah memang dia sudah terbiasa mencuri atau merampok mobil orang ya jawabannya tentu enggak si r ini untuk pertama kali melakukan aksinya gara-gara dia Kepepet nah background-nya dia ini punya hutang geng hutangnya itu sebesar Rp3 miliar Wah fantastis banget jumlahnya 3 miliar Tetapi kalau dipikir-pikir ya ya harga mobil Fortuner tahun 2020 kayaknya enggak bakal menutup 3 miliar itu ya paling di bawah 1 M ya Bahkan di bawah Rp800 juta harganya nah lalu apa yang membuat si r ini bisa punya hutang sebanyak itu sehingga dia melakukan hal yang benar-benar keji kabarnya R ini hidupnya itu terlalu gengsi terlalu konsumtif dan ya banyak flexinnya gitu dia hidup dengan bermewah-mewahan sehingga tidak bisa mengimbangi gaya dengan penghasilan hutangnya benar-benar menumpuk gara-gara dia banyak gaya banyak ya pamer-pamer bermewah-mewahan beli barang-barang branded traktir orang-orang sehingga akhirnya ketika hutang dia mulai menumpuk dia mencari cara mulai dari cara positif sampai negatif pun dia jabanin yang penting hutangnya bisa lunas Di saat dia mencari cara untuk melunasi hutangnya ini di situlah dia melihat ada iklan mobil Fortuner yang dijual oleh Disa di Facebook Nah kemudian kudian si r ini muncullah niat jahatnya yaitu Ingin mencuri mobil tersebut Lalu melunasi hutangnya dia ya walaupun jumlahnya enggak bakal nutup namun si r ini kan bukan profesional bukan seorang pencuri yang sudah terbiasa punya pengalaman akhirnya dia sadar kalau dia tidak bisa bekerja sendiri dan mencari partner di situlah dia mengajak temannya yang berinisial is berumur 31 tahun is dan R ini selain sebagai rekan atau teman ternyata mereka juga masih saudara atau yang bisa dikatakan satu keluarga lah lalu tidak hanya is R juga mengajak satu rekan yang lain yaitu yang berinisial JS usianya lebih tua dari mereka yaitu 48 tahun dan yang satu lagi Sebenarnya namanya tidak disebutkan ya di suumber manapun tetapi di sini gua menyebutnya Mr X aja jadi si Mr X ini memang data-datanya enggak dipublish jadilah di saat itu mereka berempat Ya sebagai pelakunya lalu R ini menjelaskan kalau dia memiliki sebuah rencana untuk mencuri sebuah mobil bermerek Toyota Fortuner dan mobil tersebut dia temui di Facebook Nah lalu jadilah is JS dan juga si Mr X tadi pada awalnya itu ya agak enggan gitu ya mereka tuh agak keberatan dengan ajakan dari CR ini karena mereka tahu ini tindakan kriminal enggak mungkin bisa lolos nih kalau misalkan terjadi apa-apa nah tapi mereka tidak ada pilihan lain karena mereka ini pernah berhutang Budi kepada si r mau enggak mau mereka ya meneruti keinginan si r dan mendengarkan semua rencananya namun geng ya gua udah cari di berbagai sumber press rilis dari polisi juga belum ada hutang Budi seperti apa sih yang dimaksud sehingga mereka bisa mengiyakan gitu ajakan si r ini padahal kan resikonya besar banget tapi yang jelas ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian masih dicari tahu kenapa nih orang tiga ini mau menuruti keinginan si r lalu singkat cerita R ini menjalankan aksinya dengan berpura-pura menjadi pembeli yang akan membeli mobil Fortuner milik Disa R ini mencoba untuk menghubungi Disa seperti layaknya calon pembeli lain dan R bertanya Bagaimana kondisinya surat-suratnya ada apa enggak Dan dia bahkan sampai nego jadi dia berusaha untuk berkomunikasi agar Disa ini yakin kalau R adalah pembeli yang baik dan serius setelah percakapan yang cukup panjang Disa pun yakin akhirnya mereka mencapai kesepakatan dan menjadwalkan pertemuan secara langsung untuk melakuk melakukan transaksi pembelian nah mereka berjanji pada jam pulang kerja Dan di saat itu Disa sudah mempersiapkan segala keperluan dari mobilnya tersebut mulai dari Mobilnya dicuci sudah bersih dan juga surat-menyuratnya sudah dibawa semuanya mereka berjanji di sebuah tempat di saat itu Disa yang nyamperin si r dan ketika sampai di lokasi yang sudah dijanjikan ternyata Disa melihat R ini tidak datang sendiri dan anehnya Disa kenapa malah datang sendiri Harusnya kalau transaksi kayak gini kan biasanya nya pakai pendamping harus ada saksi supaya nanti Kegiatan jual belinya ya diketahui oleh orang lain nah tetapi di dalam hal ini Disa justru datang sendiri di saat itu Disa melihat ada teman dari R yaitu JS is dan Mr X tadi ketika pertama bertemu R ini benar-benar bersikap seperti pembeli bersikap seperti orang yang sangat minat sekali dengan mobil tersebut mereka ngecek kondisi mobilnya ngecek segala sesuatu yang minus seperti goresan atau cat yang sudah mengelupas dan lain-lain sampai juga ngecek mesinnya Lalu setelah yakin R ini pun mengatakan kepada Disa Dia sangat suka dengan mobil ini dan mereka cocok langsung di saat itu R melakukan transaksi sesuai dengan harga yang sudah disepakati sebelumnya dan R kemudian mengatakan kepada Disa Oke saya transfer sekarang ya Bro katanya Dan di saat itu dia berpura-pura melakukan transfer geng setelah itu R ini sudah mempersiapkan sebuah bukti transfer palsu yang mana bukti transfer ini merupakan sebuah editan dia kasih Lihatlah tuh bukti transfer palsu tadi kepada si Disa Disa Di saat itu enggak percaya gitu aja dia merasa ada yang janggal dan aneh dengan bukti transfer tersebut karena merasa ini udah enggak beres Disa tiba-tiba feelingnya udah enggak enak dan dia pun mengatakan ini transaksinya batal aja ya katanya saya jadi berubah pikiran kata Disa tapi geng setelah transaksi ini Batal ada hal yang aneh lagi terjadi Nah di sini gua mendapatkan dua sumber cerita nih geng Nah jadi Disa ini setelah membatalkan transaksi dia memilih untuk pulang Tetapi entah Gimana ceritanya itu tiga orang eksekutor justru naik mobilnya Disa dari sumber pertama yang gua dapat dikatakan kalau Ketiga orang eksekutor ini meminta maaf kepada Disa lalu mereka meminta tolong kepada Disa untuk diantarkan ke sebuah tempat jadi kayak numpang gitu loh Ya udah lu mau pulang nih bro kita numpang di mobil lu Ya kurang lebih kayak gitu Nah itu cerita versi pertama tapi cerita versi kedua beda lagi lagi dikatakan kalau justru Disa lah yang meminta mereka bertiga itu naik ke atas mobil karena Disa Enggak tahu nih lokasi mereka itu ada di mana dan Disa bertanya Ini kalau misalkan mau keluar ke jalan raya lewat mana Kurang lebih kayak gitu dan ternyata orang-orang ini menawarkan Ya udah kita antar aja bro sampai depan di situlah mereka naik ke atas mobil untuk mengeksekusi Disa jadi ada dua versi cerita Mengapa ketiga eksekutor tadi bisa satu mobil dengan Disa ketika di dalam perjalanan salah seorang dari mereka memberikan kode satu sama lain seperti mengisyaratkan kalau inilah waktu yang tepat untuk mengeksekusi ternyata tanpa diketahui oleh Disa sebenarnya mereka membawa pisau untuk mengeksekusi nyawanya dan pisau tersebut sudah dipegang oleh salah satu dari tiga pelaku dan dikeluarkan dari kantong langsung ditancapkan ke bagian leher Disa Nah setelah itu pisau tadi ditancapkan lagi ke bagian dada sampai Disa sekarat Disa ini sempat melawan tetapi ya dia tidak bisa melawan tiga orang tadi dia dikeroyok tiga orang dan akhirnya dia pun tewas seketika karena kehabisan cairan merah barulah setelah itu ketiga eksekutor tadi merasa mereka sudah berhasil Mereka melihat Disa sudah tidak bernyawa dan mulai mencari cara untuk menghilangkan jejak eksekusi tersebut dengan cara menyingkirkan jasad Disa alias membuangnya Setelah itu mereka berpikir Di mana tempat yang cocok untuk membuang jasad ini dan mereka punya sebuah tempat yang sangat cocok yaitu di daerah BKT alias Banjir kanal timur yang berada di daerah Cakung barat Cakung Jakarta Timur Nah setelah merasa cocok Mereka pun menuju ke sana ke BKT tadi dan Sesampainya di BKT mereka ngecek situasi untuk memastikan kalau di sana tidak ada orang yang melihat aksi mereka Nah setelah aman barulah mereka membuang jasad Disa di sana Dan kemudian mereka pun pergi membawa mobil Fortuner milik di a Oke sekarang kita masuk ke dalam kronologi penemuan jasadnya Kejadian ini terjadi pada tanggal 10 November tahun 2023 ketika itu warga sekitar itu menemukan adanya jasad yang mengapung di antara tumbuhan enceng gondok geng dan di sana juga terlihat banyak sekali tumpukan sampah ada sumber yang mengatakan orang yang pertama kali menemukan jasad ini adalah petugas suku dinas pertamanan Jakarta Timur yang sedang bekerja di daerah BKT jasadnya tepat berada di bawah jembatan dan di atas jembatan ditemukan adanya bercak cairan merah dan terlihat masih sangat segar nah hal ini menandakan kalau bercak cairan merah itu belum lama berada di sana jasad yang ditemukan ini memiliki ciri fisik bertubuh gemuk memakai kaos berwarna biru dan juga celana pendek berwarna coklat dan ketika ditemukan oleh warga posisi dari jasad tersebut telungkup atau seperti tengkurap dan hanya bagian punggung yang terlihat dari permukaan Dan di saat itu banyak warga yang mengerumuni lokasi karena kaget dengan penemuan jasad tersebut Nah ada beberapa warga yang akhirnya menghubungi pihak kepolisian yaitu Polsek Cakung atas penemuan jasad tersebut nah pihak kepolisian langsung dengan cepat segera menuju ke TKP dan melakukan evakuasi ketika diidentifikasi jasa tersebut tidak terdapat adanya identitas di kantong pakaian korban tetapi ketika diamati jasad ini memiliki beberapa bekas luka yang ada di badannya ada bekas luka menganga di bagian leher dada bahkan juga di tangannya yang menandakan ketika dieksekusi dia sempat melawan terlihat sangat jelas luka menganga itu disebabkan gara-gara sayatan benda tajam dan karena tidak Adya identitas lengkap dari jasad ini maka piak kepolisian berinisiatif melakukan penyelidikan lebih lanj lut tetapi dengan memastikan kalau jasa tersebut benar-benar korban eksekusi lalu kemudian jasa tersebut dibawa ke rumah sakit poliri Keramat Jati untuk dilakukan otopsi dan identifikasi motif serta identitasnya lalu pihak kepolisian akhirnya mengetahui siapa jasa tersebut yang merupakan Disa Dwianto setelah mengetahui identitasnya pihak kepolisian langsung mencari tahu alamat dari keluarganya keluarganya benar-benar kaget mendengar kabar ini geng gara-gara mereka tahunya Disa sebelumnya tuh sehat-sehat aja dan memang Disa ini sempat bilang kalau dia mau jual mobil yang membuat keluarga benar-benar merasa sedih dan sakit sekali karena Tia ditemukan dalam kondisi yang benar-benar mengenaskan dan akhirnya pihak kepolisian pun menyerahkan jenazah dari Disa kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan sembari pihak kepolisian menyelidiki Apa yang sebenarnya terjadi dengan Disa dan siapa pelaku nya geng dan pihak dari PT MRT juga merasa sangat kaget karena ada salah satu karyawan mereka yang menjadi korban eksekusi nah di dalam hal ini PT MRT Jakarta melalui korporat sekretari mereka yang bernama Ahmad Pratomo menyampaikan turut berbelas sungkawa Atas kejadian ini nah mereka juga mendorong pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku Oke sekarang kita masuk ke dalam kronologi penangkapan para pelaku setelah pihak kepolisian yakin kalau Disa adalah korban dari eksekusi barulah kasus ini dilimpahkan dan diambil alih oleh Polda Metro Jaya pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan mengumpulkan saksi-saksi termasuk dengan menghadirkan keluarga Disa sebagai saksi Nah dari hasil penelusuran polisi ditemukanlah jejak dari para pelaku dari isi chat terakhir transaksi terakhir dan juga hal-hal yang mengarah kepada empat orang yang berinisial r i S JS dan si Mr X setelah mengetahui dan mengantongi nama-nama dari pelaku pihak kepolisian mulai ngetracking Di mana mereka berada lalu diketahui kalau r dan is itu ternyata sedang berada di sebuah hotel yang terletak di daerah Cilegon Banten dan rencananya ingin melarikan diri ke arah Sumatera Selatan yang merupakan tempat tinggal istrinya R polisi yang mengetahui keberadaan r dan is ini langsung melakukan pengejaran dan terlebih dahulu pihak Kepolisian berkoordin dengan pihak hotel serta bertanya kepada resepsionis di kamar nomor berapa r dan is ini menginap Nah setelah mengetahui nomor kamarnya kemudian polisi langsung melakukan penggerebekan di kamar tersebut dan pihak kepolisian mendapati r dan is di dalam kamar itu mereka ditangkap dan tidak bisa melawan para pelaku ditangkap saat berada di hotel di daerah Cilegon Banten Jumat malam informasi ini diperoleh berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi termasuk kerabat korban menurut polisi pelaku di tengarah hendak melarikan diri ke luar kota dua pelaku berinisial r dan is dibekuk petugas juga meringkus pelaku lain berinisial JS di rumahnya di kawasan Cilegon oleh petugas ketiga pelaku dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan setelah itu polisi langsung mengejar pelaku lain yaitu JS yang mana JS ternyata ditangkap di rumahnya nah tapi sayangnya pihak kepolisian tidak memberikan detail dari alamat si JS ini ya geng yang jelas JS ini berhasil diringkus oleh pihak kepolisian namun geng dari empat orang pelaku hanya tiga yang berhasil ditangkap Nah makanya pelaku yang keempat tidak diketahui namanya alias Mr X tadi Nah Mr X ini sampai gua membuat konten ini dia berhasil kabur dan statusnya masih buron lalu mereka ber tiga dibawa ke kantor Polisi untuk diperiksa lebih lanjut dan singkat cerita ternyata peran dari semua tersangka R lah yang menjadi otak dari tindak kriminal ini nah tapi si eksekutornya itu justru si is dan JS sebagai penadahnya alias orang yang membeli mobil tersebut sementara X membantu untuk mengeksekusi Disa sampai saat sekarang ini belum diketahui nasib mereka nanti gimana karena belum sidang nanti kita tunggu aja perkembangan kasusnya kalau udah ada update-nya kita bakal bahas lagi Oke sekarang kita masuk ke dalam pembahasan kasus yang lain yang mirip dengan kasus ini yaitu eksekusi terhadap Yogi Melvin yang terjadi di Padang jadi geng kasus Disa tadi itu mengingatkan gua kepada salah satu kasus yang Ya udah terjadi sebelumnya ini terjadi di daerah Ngalau Padang Panjang geng Kejadian ini menimpa seorang laki-laki yang bernama Yogi Melvin Berus usia 23 tahun pada tanggal 1 November Tahun 2022 Nah kalau dia tadi mau menjual mobil nah Yogi Melvin ini justru mau ngejual HP di saat itu dia mau ngejual HP jenis iPhone 11 dan sama seperti yang dilakukan oleh Disa Yogi Melvin ini memposting hp-nya tersebut untuk dijual di Facebook Nah lalu kemudian ada seorang calon pembeli yaitu laki-laki yang bernama Muhammad rivanza yang berasal dari kota katiak menghubungi Yogi dan mengatakan kalau di dia berminat untuk membeli iPhone tersebut nah awalnya semua komunikasi sangat lancar ya mereka tanya jawab membahas perihal handphone tersebut kekurangannya terus kelengkapannya dan akhirnya terjadilah kesepakatan nah mereka janjian mau transaksi secara COD ketemu di sebuah tempat di saat itu rivanza yang menentukan tempat dan jam untuk bertemu dengan Yogi nah mereka janjian pada malam hari di sebuah gudang kosong yang berada di Kelurahan Ngalau pada Panjang Timur nah di saat itu entah apa yang dipikirkan oleh Yogi ya padahal kan dia menjual barang mewah dia mengiakan ajakan tersebut untuk transaksi di daerah gudang kosong lalu singkat cerita nih geng tibalah pada hari pertemuan mereka pada malam itu Yogi bersiap-siap untuk pergi ke tempat yang sudah ditentukan oleh rivanza mereka pun bertemu di sana transaksi pun terjadi rivanza ini bersikap seolah-olah dia benar-benar ingin membeli iPhone tersebut terjadi negosiasi lagi di sana Nah ternyata sistem nego Ini adalah cara yang dilakukan oleh rivanza agar bisa mengulur waktu dan mencari waktu yang tepat untuk mengeksekusi Yogi ketika Itu dia mencoba untuk ngajak ngobrol Yogi lagi panjang lebar segala hal dibahas di saat itu dan tiba-tiba di saat sedang asik ngobrol rivanza ini mengeluarkan sebilah besi pipih yang sudah diasah terlebih dahulu ya udah mirip kayak tombak atau pisau nah dia keluar kan dari jaketnya dan langsung dia hujamkan ke arah lehernya Yogi nah besi pipih runcing tersebut sudah menancap di leher Yogi Dan di saat itu Yogi tidak kuasa menahan rasa sakit dia enggak bisa ngelawan dia sampai mengeluarkan suara orang ngorok gitu geng jadi benar-benar sakit banget rasanya Dan di saat itu rivanza ini berkesempatan mengambil dua handphone milik Yogi yang satu iPhone 11 yang satu lagi iPhone 8 milik pribadinya Yogi nah segera di saat itu rivanza ini melarikan diri dia meninggalkan Yogi meregangnya nyawa kehabisan cairan merah di sana Nah lalu si pelaku yang bernama rivanza Langsung kabur ke daerah kota Solok nah singkat cerita keesokan harinya ada warga yang sedang berada di dekat Gedung Kosong tersebut mereka sempat melihat dari kejauhan semacam ada orang yang tertidurlah di sana Dan di saat itu warga ini mencoba mendekati dan ternyata mereka menemukan pemandangan yang benar-benar mengerikan sesosok jasad manusia dengan kondisi sebilah besi men cap di lehernya warga yang menemukan hal itu langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek Padang Panjang dan pihak kepolisian di saat itu mendapatkan laporan langsung menuju ke TKP dan tidak ada satu orang saksi pun yang bisa dimintai keterangan karena memang kejadiannya di saat yang sangat sepi gedung itu kosong pada malam hari sehingga ini sedikit menyulitkan pihak kepolisian nah tapi ternyata tidak jauh dari lokasi itu ada sebuah CCTV ya walaupun jaraknya sangat-sangat jauh gitu ya dari lokasi mereka transaksi tetapi terekam jelas di saat mereka melakukan transaksi sampai dengan Yogi meregang nyawa nah jaraknya cukup jauh yaitu sekitar 20 m dari lokasi mereka transaksi jadi wajah dari si pelaku yaitu rivanza tidak terlihat jelas di CCTV tersebut Namun pihak kepolisian Terus melakukan penyelidikan agar menemukan siapa si pelaku ini nah polisi akhirnya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai bukti serta transaksi terakhir atau komun asi terakhir antara rianza dengan siapapun Dan di saat itu ternyata ditemukanlah adanya komunikasi terakhir di media sosialnya dengan seseorang yang bernama rivanza lalu polisi kemudian menanyakan kepada pihak keluarganya Yogi Apakah mereka mengenal rivanza atau sebelumnya rivanza ini berteman dengan Yogi namun tidak ada satuun yang mengenal rivanza ini siapa dan di saat itulah polisi mencari tahu keberadaan dari rivanza ini ternyata setelah diraacking pihak kepolisian menemukan lokasi si rivanza ini sedang yang berada di daerah kubung Solok dan dia di sana tidak sedang bersembunyi tetapi sedang nyantai di sebuah warung polisi langsung melakukan pengejaran dan menangkap dia yang sedang berada di sebuah warung tersebut dan warung ini berada di pinggir jalan persis polisi di saat itu langsung mengamankan dia dan juga menemukan barang bukti berupa satu handphone iPhone 11 warna kuning yang kemungkinan ini miliknya Yogi Dan di saat itu Ada beberapa barang lain yaitu sebuah handphone Redmi Note 9 warna ungu lalu ada satu handphone m Oppo a16 warna biru dan satu sepeda motor Shogun dengan nomor polisi ba2997nf nah di saat itu rivanza ini tidak bisa melawan tidak bisa mengelak dia terbukti sebagai eksekutor atas tewasnya Yogi Dan di saat itu pihak kepolisian menanyakan ini handphone yang satunya lagi milik Yogi Di kemanakan dan ternyata sudah berhasil dia jual Nah jadi iPhone 8-nya sudah berhasil dia jual dan iPhone 11-nya dia Kip lalu barang-barang yang lain tidak diketahui ya Apakah itu juga barang curian atau hasil dari ngerampok tapi yang jelas itu ada di tangannya si rivanza ini dan setelah ditangkap akhirnya proses persidangan untuk rivanza itu dilakukan pada hari Senin tanggal 20 Maret tahun 2023 di pengadilan negeri Padang Panjang Dan di saat itu majelis hakim memvonis rivanza dengan hukuman selama 20 tahun penjara dan tuntutan itu sesuai dengan tuntutan yang diberikan oleh Jaksa dan kasus dari Rif ini merupakan aksi eksekusi berencana Nah itu dia geng kisah COD atau cash on delivery sebuah transaksi secara langsung bayar langsung antara si penjual dan si pembeli tetapi berakhir dengan musibah yaitu ya si penjualnya malah menjadi target eksekusi dari si pembelinya nah ini juga sebuah pelajaran yang berharga buat kita geng kasus mengenai COD ini enggak cuma ini terjadi bahkan ada juga salah satu yang ya marketplace atau e-commerce yang membuat sistem COD itu juga banyak masalahnya tuh tapi yang jadi sasarannya justru bukan antara si penjual dan si pembeli atau e-commerce dan si pembeli tetapi justru antar kurir dan pembeli ya memang sistem COD ini resikonya besar juga gitu ya karena kalau berbicara sistem COD udah pasti ya kita bisa melihat barangnya di depan mata kita Dan di saat itu kan kita enggak tahu ya apa yang ada di pikiran orang lain gitu ya ketika bertemu dengan kita sambil membawa barang yang berharga gitu kan Ya syukur-syukur kalau kasih tempat transaksinya itu di tempat yang aman yang banyak orangnya tapi kalau di tempat sepi kayak gini ya Otomatis Wah ini bisa mengundang tindakan kriminal Nah jadi pelajaran yang bisa diambil buat teman-teman yang ingin melakukan COD usahakan di tempat yang ramai kalau bisa di mall sekalian biar aman