CAMPAIGN BRAND ZARA MENGOLOK KORBAN GAZA PALESTINA ?
XZcwSRzIKXw • 2023-12-16
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id nah tapi nih geng Ya enggak semua orang bisa percaya gitu aja kita bisa lihat sendiri ya dari looksnya itu aja sudah jelas sekali kalau itu merupakan manekin yang dibungkus dengan benda seperti kain atau plastik yang berwarna putih ya arahnya adalah seperti manusia yang meninggal lalu dibalut oleh kain kafan ya arahnya adalah tradisi atau cara umat muslim memperlakukan jenazah gitu Jadi mau berkilah kayak gimanapun yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] Jerry genggeng hari ini kita bakal membicarakan soal kontroversi salah satu brand besar yang bisa dikatakan ya beberapa kali terlibat kontroversi-kontroversi lah Nah kali ini kontroversinya benar-benar mengundang amarah umat amarah orang-orang yang sedang berduka amarah orang-orang yang pro terhadap rakyat Palestina nama brand yang akan kita bahas adalah brand [Musik] Zara yang mana brand Zara ini membuat sebuah kampaign yang mengundang amarah orang-orang yang pro terhadap Palestina nah kalian bisa lihat dulu nih nih penampakan beberapa fotonya nanti kita bakal Jelaskan apa makna dari foto-foto tersebut dan apa saja kontroversi yang pernah melibatkan brand yang satu ini dan juga nanti secara singkat gua bakal menjelaskan sedikit tentang sejarah dan background brand Zara ini langsung aja kita bahas secara lengkap di sisi [Musik] lain [Musik] sedikit profile tentang brand Zara merupakan salah satu perusahaan atau brand fashion ternama yang ada di dunia yang didirikan oleh seseorang yang bernama amanio Ortega nah berdirinya udah cukup lama pada tahun 1975 di La Coruna Spanyol awal mula terbentuknya brand Zara ini gara-gara rasa jenuh dan juga resah yang dirasakan oleh si pendirinya geng yang mana pada saat itu dia ngelihat perkembangan brand fashion yang gitu-gitu aja ya fashion yang ada di dunia ini menurut dia sangat monoton yang mana semua pakaian yang dipakai oleh orang-orang di saat itu bisa dikatakan tidak banyak pilihannya Nah akhirnya dia mencoba untuk membuat sebuah brand fashion agar orang-orang lebih banyak pilihan dan rela membayar mahal demi hal tersebut pada awalnya amancio Ortega itu memulai brand fashion dengan fokus membuat pakaian untuk style pada malam hari kayak orang mau Parti mau pesta dan juga pakaian dalam Yang pastinya pakaian dalamnya yang fashionable gitu dia pertama kali membuka toko pertamanya pada tahun 1907 5 dan di saat itu dia menamai usaha fashionnya itu dengan nama zorba yang diambil dari judul sebuah film yaitu zorba the Greek kalau kalian pernah lihat nih filmnya Lalu tiba-tiba ada sebuah bar yang letaknya tidak jauh dari tokonya ternyata bar itu memakai nama yang sama yaitu zorba juga akhirnya mau tidak mau amanio ini mengubah nama tokonya dari zorba menjadi Zara Nah itu awal pertama kali tercipta namanya Zara tokonya tersebut berkembang dengan sangat pesat karena memang tujuan awal dia adalah untuk membuat orang-orang memiliki lebih banyak pilihan fashion bisa bergaya dengan style mereka masing-masing karena di saat itu menurut Amano orang-orang hanya memakai pakaian yang itu-itu aja model yang sudah disodorkan oleh para produsen Jadinya enggak banyak pilihan Nah karena idenya ini benar-benar diterima oleh masyarakat nah Akhirnya dia berhasil untuk ekspansi bisnis sampai ke Porto Portugal Pada tahun 1988 dan membuka sebuah toko di Amerika Serikat yaitu di New York pada tahun 1989 pada rentang tahun 1990 Zara akhirnya melakukan ekspansi ke Prancis dan setelah itu pada tahun 1992 mereka ekspansi ke Meksiko pada tahun 1993 mereka ekspansi ke Yunani Belgia dan juga Swedia pada tahun 2000 baru bukananya di Brazil dan pada tahun 2002 buka di Singapura dan juga Jepang lalu di tahun 2003 mereka ekspansi lagi dan buka toko lagi di Malaysia dan pada tahun 2005 barulah Zara ekspansi ke Indonesia Nah Indonesia itu baru ada setelah Malaysia geng bahkan ya di Australia aja Zara itu baru masuk tahun 2011 bersamaan dengan Taiwan dan juga Afrika Selatan Nah jadi bisa dikatakan brand Zara di Indonesia itu sudah cukup lama ya sekitar 18 tahunan secara spesifiknya di Indonesia Zara ini masuk pada tanggal 18 Agustus tahun 2005 dan selama Zara ada di muka bumi ini ternyata sudah banyak barisan-barisan kontroversi yang terjadi sekarang kita masuk ke dalam pembahasan utamanya sebuah kontroversi yang dilakukan oleh Zara yang baru-baru ini terjadi dan menyebabkan banyak protes serta boikot bahkan Ya Zara stornya sampai di demo yaitu foto katalog brand Zara yang men nyirukan korban-korban yang tewas di [Musik] Palestina mungkin kasus yang satu ini sudah banyak kalian lihat di media sosial banyak berseliweran dan juga komentar para netizen di postingan maupun beritanya itu pedas-pedas banget jadi Zara membuat sebuah foto katalog yang berjudul Zara atelier collection z04 nah konsepnya kalau secara kasat mata kita melihat ini semacam sebuah foto yang bertemakan horor konsepnya berantakan Tetapi kalau untuk umat muslim pasti langsung ngeh langsung sadar dengan salah satu props yang digendong oleh modelnya kalian bisa lihat ya Modelnya itu menggendong sebuah props yang dibalut dengan kain putih ya udah pasti hanya ada dua kemungkinan tuh kalau dari bentuknya antara itu manusia asli di dalam bungkusan itu atau itu manekin nah tetapi yang jelas balutan kain putih yang menutupi sesuatu di dalam props tersebut adalah bentuk kain kafan dengan istilah lain adalah kain pocong yang mana ini secara jelas gitu ya mau ke negara manaun ke belahan dunia atau belahan bumi manaun ini adalah cara umat muslim atau orang Islam dalam memperlakukan mayit atau memperlakukan jenazah yang mana sebelum dikubur dimandikan lalu dikafani yang jadi pertanyaannya apa korelasinya konsep dari Zara dengan seseorang yang sedang menggendong jasad yang sudah terbalut kain kafan apa korelasinya gitu Konsep macam apa yang ingin mereka usung lalu ditambah lagi nih ada beberapa props yang berupa patung dengan anggota tubuh yang hilang Nah berarti kan itu bisa dikatakan semacam korban antara korban bencana atau korban perang Lalu ada lagi foto yang memperlihatkan manekin terbungkus oleh sesuatu ya yang seperti gua katakan tadi yaitu seperti kain kafan tetapi di dalam penjelasannya dikatakan itu plastik yang berwarna putih Nah lalu props tersebut berada di sebuah kotak kayu yang mirip seperti peti mati nah dan model yang gua Sebutkan sebelumnya Yang mengg gendong props yang terlihat seperti pocong tadi itu bernama Kristen mcminami nah Lalu ada lagi foto lain masih di konsep yang sama yaitu modelnya didandani seperti bagian wajahnya habis terkena debu kalau kalian Perhatikan ya dari salah satu model yang wajahnya penuh debu tersebut debunya itu persis berwarna putih Nah ini menggambarkan seolah-olah Zara ingin mengolok-ngolok kejadian di mana ketika Israel mengirimkan bom fosfor ke para warga atau sipil Palestina bom fosfor atau lebih dikenal dengan bom fosfor putih ini itu adalah zat kimia yang sangat mudah terbakar bila terkena oksigen nah sebenarnya penggunaan senjata jenis fosfor putih ini sangat dilarang oleh dunia internasional di dalam perang Nah jadi seolah-olah kampaen Gaza ini memperolok-olok kejadian tersebut yang mana sebenarnya Kejadian ini ya aslinya sangat menyayat hati tidak ada satuun warga Gaza yang bisa lolos dari efek bom k kimia yang satu ini selain itu Kalau kalian perhatikan baik-baik terdapat sebuah lubang yang ada di background si model dalam foto campaign tersebut lubang di dinding ini bentuknya mirip sekali seperti setengah peta Palestina tapi itu merupakan peta Palestina di masa lalu ketika wilayah Palestina masih besar belum diklaim oleh Israel seperti sekarang dan jika kalian melihat foto-foto tersebut konsepnya apa yang terlintas di pikiran kalian kalau gua jujur aja seperti yang gua katakan tadi gua langsung ngeh kalau itu adalah pocong atau Ya seperti manusia yang terbalut kain kafan yaitu konsep dari cara umat muslim memperlakukan jenazah Kenapa harus mengarah ke sana yang mana akhirnya banyak yang mulai sadar kalau Konsep ini semacam memperolok-olok para korban yang tewas dalam konflik antara Israel Palestina terkhususnya di wilayah Gaza nah ketika pihak Zara memposting foto tersebut itu enggak butuh waktu yang lama banyak masyarakat seluruh dunia yang pro terhadap Palestina langsung sadar kalau Konsep ini benar-benar menyerupai kondisi di Gaza saat ini Lalu ada beberapa foto yang sepertinya sudah dihapus dari website resmi dan media sosial milik Zara nah namun sudah terlanjur banyak netizen yang benar-benar merasa sakit hati tersinggung dengan konsep yang diusung oleh Zara di tengah-tengah penderitaan rakyat Palestina Nah akhirnya banyak orang-orang yang bereaksi atas apa yang dilakukan oleh Zara ini lalu tidak hanya Zara masyarakat seluruh dunia yang pro terhadap Palestina mengecam orang-orang yang berada di belakang layar pemotretan tersebut seperti salah satunya fotografer yang bernama tim Walker Lalu ada art directornya yang bernama Baren and Baren Lalu ada stylistnya yang bernama ludy Vin Poy Blank Lalu ada set desainernya yang yang bernama sonaahad dan juga orang-orang di balik layar yang lain itu juga ikut terkena imbasnya nah orang-orang dibuat bingung apa alasan Zara dan Apa tujuan Zara Membuat konsep seperti itu membuat kampaign yang menyinggung seperti itu Dan di saat itu Zara belum menanggapi apa-apa Zara belum memberikan klarifikasi apapun untuk sementara waktu dan netizen seluruh dunia yang pro terhadap Palestina benar-benar [Musik] mengamuk Atas kejadian tersebut geng banyak yang melakukan aksi demo atau protes di depan stor Zara dan protes tersebut justru datang dari Australia Eropa dan bahkan sampai ke negara kita juga nah salah satu protes yang dilakukan oleh warga Australia yang pro Palestina mereka berdemo di depan stor Zara dan setiap orang yang berdemo itu membawa berbagai benda yang dibuat seolah-olah mirip dengan orang-orang Palestina yang tewas menjadi korban dan ditutupi oleh kain kafan atau kain putih dan juga mereka mereka datang ke stor Zara membawa bendera Palestina nah mereka enggak cuma protes di depan toko Bahkan mereka sampai masuk ke dalam toko dan menenteng semua benda yang mereka bawa seolah-olah mereka sedang mengangkat jenazah lalu aksi yang sama juga terjadi di Turki geng Nah kali ini benda-benda yang dibawa tidak hanya menyerupai anak-anak Gaza yang meninggal dan telah dibalut oleh kain kafan tetapi para pendemo atau orang-orang yang protest datang ke sana dengan membawa foto kampaign dari Zara yang bermasalah tersebut nah lalu aksi lain nya terjadi juga Di Skotlandia sampai pihak stor Zara terpaksa menutup tokonya untuk hari itu nah lalu yang lebih parah adalah yang terjadi di Kanada Nah bisa bayangkan ya negara-negara barat ini bahkan lebih brutal aksinya dibanding dengan di negara kita geng Nah mereka sampai mencoret semua tulisan Zara yang ada di tokonya lalu kemudian tulisan Zara yang sudah dicoret itu diganti atau ditiban dengan tulisan Gaza Nah semuanya dicat dengan pilox berwarna merah barulah setelah itu aksi tersebut semakin melebar ke banyak negara salah satunya negara kita Indonesia di Indonesia sendiri itu terjadi protes tepatnya di Bandung yaitu di PVJ Paris Van jafa Aksi yang dilakukan oleh masa Pro Palestina ini juga sama persis seperti yang terjadi di Turki dan juga Australia yang mana mereka membawa props berupa boneka yang ditutupi dengan kain putih yang menggambarkan jasad anak-anak Palestina yang sudah terbalut kafan Dan di saat itu mereka menaruh semua props tersebut di lantai stor Zara yang ada di PVJ tersebut nah mereka juga sambil membawa bendera Palestina dan membawa beberapa foto yang memperlihatkan penderitaan yang sedang dialami oleh orang-orang di [Musik] Palestina nah lalu geng untuk mengetahui Zara ini Pro Israel atau Palestina Memang agak sulit untuk kita korek gitu ya karena di dalam perusahaan Zara sendiri itu karyawannya Dari berbagai kalangan dan dari berbagai keturunan bahkan keturunan Arab juga ada nah tetap tapi kalau kita ambil salah satu kasus nih yaitu kasus dari salah satu karyawan Zara yang menjabat sebagai kepala desainer yang bernama Vanessa perilman Vanessa ini pada tanggal 9 Juni tahun 2021 itu pernah mengirimkan sebuah pesan yang benar-benar menyinggung dia mengirimkan pesan kepada seorang model laki-laki keturunan Palestina yang bernama kaher harhaj nah kebetulan kaher harhas ini sebagai anak keturunan Palestina dia memang aktif memberikan dukungan terhadap Palestina di feed dan juga Story instagram-nya nah lalu kemudian salah satu postingannya ditanggapi oleh si Vanessa perilman tadi yang mana dia mengutarakan sebuah kalimat sarkas yang berbunyi kayak gini mungkin kalau masyarakatmu berpendidikan maka mereka tidak akan meledakkan rumah sakit dan sekolah yang didanai oleh Israel di Gaza Nah jadi maksud si Vanessa ini mengatakan kalau rakyat Palestina itu bodoh dan rakyat Palestina sendiri yang ngebom rumah sakit yang nota bandnya atau background-nya didanai oleh orang Israel nah Lalu setelah itu Vanessa ini sarkas lagi kepada si khaher tadi kan si khaher ini profesinya adalah seorang model nah Vanessa langsung sarkas kepada kahir kayak gini dia bilang aku pikir lucu Kalau kamu memilih menjadi model karena pada kenyataannya hal ini ditentang oleh agamamu ditentang oleh agama Islam dan kalau kamu hidup di negara muslim manapun maka kamu akan dilempari batu Sampai Mati ya mungkin maksudnya rajam ya Tapi menurut gua pribadi ya itu hanya sebuah kesalahan dalam penafsiran gitu ya ya di dalam agama Islam tidak dilarang untuk menjadi model tapi ya Tergantung model Seperti apa kan yang dilarang di dalam Islam adalah mengumbar syahwat kalau sekahirnya bukan tipikal model yang mengumbar syahwat Kayaknya masih oke-oke aja gitu lalu Vanessa ini menambahkan lagi dia saking bencinya gitu ya kepada Palestina dia mengatakan kalau orang-orang di indus industri Entertainment industri fashion industri model semuanya tahu segala kebenaran tentang konflik Israel dan Palestina dan dia si Vanessa itu berjanji tidak akan pernah berhenti untuk mendukung Israel karena menurut dia orang-orang seperti si kaher harhashini ya datang dan pergi silih berganti ya ibaratnya model-model lain juga masih ada kahir bisa saja tergeser suatu hari Menurut dia Kalian bisa baca sendiri ya dari screenshotan yang gua tampilin ini geng lalu atas apa yang dilakukan oleh Vanessa ternyata jadi viral dan Vanessa ini jadi dikecam di seluruh dunia ya bukan karena dia Pro Israel tetapi kalimat dia itu tergolong kalimat yang rasis jadi sudah keluar konteks menghinanya sudah berlebihan dan atas perbuatannya itu dia diberikan peringatan tegas oleh pihak Zara karena menurut pihak Zara nih ya nih entah benar atau enggak entah tulus atau cuma pengin tetap ngjaga bisnis jadi Zara ini mengaku melalui Ind Tex mereka mengatakan kalau mereka tidak menerima dan tidak bertoleransi atas segala bentuk diskriminasi terhadap agama budaya dan juga ras dan ketika komentar rasis dari Vanessa perilman itu menjadi viral akhirnya Vanessa ini keluar dari Zara entah itu dia mengundurkan diri atau justru dia dipecat oleh Zara tapi yang jelas dikatakan dia sudah tidak lagi bekerja di sana Atas kejadian itu geng Zara akhirnya memberikan klarifikasi Nah sekarang kita bahas Bagaimana klarifikasi dari Zara mengenai foto katalog yang dianggap memperolok-olok korban yang ada di Palestina setelah kecaman datang dari berbagai pihak nih geng ya sebagai sebuah perusahaan mereka ya tetap berusaha untuk memberikan klarifikasi agar tetap menjaga bisnis mereka bisa berjalan Namun karena kempa yang mereka buat ini sudah terlanjur menciptakan banyak kemarahan dari orang-orang akhirnya Ya Zara mau tidak mau membuat klarifikasi di dalam postingan yang dibuat oleh Zara di media sosial mereka Zara menjelaskan kalau kempaign tersebut sudah direncanakan sejak bulan Juli dan baru dilakukan sesi foto di bulan September katanya Nah berarti mereka ingin menghindari kalau seolah-olah campaign tersebut terinspirasi dari para korban di Gaza karena menurut mereka timing-nya enggak cocok gitu kan mereka lebih dulu punya idenya ketimbang perang terjadi nah ini menurut Zara lalu mereka juga mengatakan maksud dari kampaen tersebut adalah menunjukkan beberapa foto mengenai patung yang setengah jadi di dalam sebuah studio pembuatan patung dan dibuat dengan tujuan untuk menunjukkan pembuatan garmment dalam konteks seni nah lalu mereka mengatakan sayangnya beberapa customer merasa tersinggung terhadap foto-foto tersebut yang mana sekarang foto-foto tersebut sudah kami hapus Nah tapi inih geng Ya enggak semua orang bisa percaya gitu aja kita bisa lihat sendiri ya dari looksnya itu aja sudah jelas sekali kalau itu merupakan manekin yang dibungkus dengan benda seperti kain atau plastik yang berwarna putih ya arahnya adalah seperti manusia yang meninggal lalu dibalut oleh kain kafan ya arahnya adalah tradisi atau cara umat muslim memperlakukan jenazah gitu Jadi mau berkilah kayak gimanap pun kayaknya agak sulit untuk diterima nah namun Zara mengatakan lagi mereka menyadari kalau kampaen yang mereka buat sudah terlalu jauh dari apa yang mereka maksud jadi ibaratnya mereka maksudnya A tapi ditanggapi oleh netizen malah B menurut M mereka dan pihak Zara mengatakan mereka menyesali semua kesalahpahaman yang terjadi dan menegaskan mereka tetap menghormati semua orang nah tapi sayangnya ya meskipun sudah bikin klarifikasi kayak gitu masih banyak orang-orang yang menyerang Zara sampai saat [Musik] ini Kenapa hal ini bisa terjadi nah ini semua kalau kalian perhatikan baik-baik dari klarifikasi yang dibuat serta diposting oleh Zara di sana kita tidak menemukan kalimat meminta maaf jadi orang-orang udah pada pintar gitu Ini klarifikasi atau membela diri nah ditambah lagi ada kalimat dalam bahasa Inggris yang artinya beberapa customers atau mungkin beberapa orang di luar sana yang ikut berkomentar itu sudah terlanjur tersinggung dengan foto-foto tersebut Nah jadi di sini pihak Zara itu mengklaim kalau para netizen yang berkomentar itu sudah terlanjur emosi duluan tidak mencari tahu dulu makna dari foto itu menurut mereka tapi para netizen tetap mengatakan pada dasarnya foto atau konsep katalog mereka itu adalah konsep yang bermasalah Instagram dari model yang ada di foto campaign Zara tersebut yang bernama Kristen mcmenami juga tidak luput dari sasaran netizen nah netizen seluruh dunia yang marah dengan kampaign kontroversi Zara ini sampai meninggalkan banyak komentar-komentar pedas di postingan si model tersebut misalnya ada yang komen Shame on you free Palestine dan masih banyak lagi kata-kata Makian lainnya sebenarnya geng Jauh sebelum permasalahan ini muncul Zara tu sudah beberapa kali terlibat di dalam kontroversi-kontroversi sehingga membuat mereka ini [Musik] diboikot Nah sekarang kita masuk ke dalam pembahasan kontroversi yang pernah muncul tentang Zara yaitu tidak memberikan upah para pekerja dengan layak strategi yang dilakukan oleh Zara untuk bisa mendominasi dunia fashion adalah dengan menerapkan yang namanya face fashion nah face fashion itu istilah untuk industri tekstil yang membuat atau mencetak sebanyak mungkin mode pakaian sehingga trennya akan terus berganti-ganti setiap tahunnya Hal ini menyebabkan banyaknya Polusi yang terjadi banyaknya limbah tekstil yang tercipta karena mereka terus-menerus memproduksi pakaian sebanyak-banyaknya nah dalam proses memproduksi pakaian sebanyak-banyaknya ini mereka biasanya membutuhkan para pekerja yang banyak juga untuk mengendalikan mesin-mesin produksinya sehingga para pekerja atau yang disebut dengan para buruhnya itu dituntut untuk harus melakukan pekerjaan mereka dengan sangat cepat untuk waktu yang cukup panjang demi menghasilkan produk tekstil atau pakaian dalam jumlah yang sangat banyak setiap harinya Nah bisa jadi dalam sehari mereka harus mencetak 1000 puhan ribu bahkan ratusan ribu pakaian jadi di dalam hal ini mereka benar-benar dikuras tenaganya nah di dalam hal ini Zara sebenarnya sudah beberapa kali menerima tuduhan kalau mereka menerapkan yang namanya kerja paksa di pabrik-pabrik mereka pabrik mereka ini berada di berbagai negara mulai dari Spanyol Brazil Argentina dan juga Myanmar nah namun perihal tuduhan-tuduhan tentang kerja paksa tersebut Zara membantah semuanya dan mengatakan kalau mereka menerapkan prosedur kerja yang sesuai dengan dengan [Musik] aturan nah lalu Selain itu geng kita juga Ah sempat ngebahas sebelumnya tentang salah satu permasalahan yang terjadi di pabrik milik Zara mengenai pekerja pabrik tekstil yang bernama Bravo yang memproduksi pakaian untuk Zara di negara Turki yang mana secara diam-diam buruh di sana memberikan pesan di dalam baju Zara yang dijual di wilayah Istanbul nah pesan yang diselipkan di dalam baju tersebut bertuliskan kalau mereka tidak di bayar oleh pabrik Zara yang bernama Bravo atas banyaknya tuduhan tersebut akhirnya induk perusahaan Zara yang bernama inditex pada bulan Maret tahun 2021 itu pernah merilis sebuah pernyataan di situs web mereka geng Nah di sana mereka mengkonfirmasi kebijakan Ketenagakerjaan perusahaan yang mengatakan kalau Zara tidak akan mentoleransi adanya kerja paksa dalam bentuk apapun dan memiliki kebijakan serta tindakan yang ketat untuk memastikan kalau di manaun pabrik mereka berada itu tidak akan ada yang namanya kerja paksa atau perbudakan atau kecurangan nah ini langsung dari perusahaan induknya Nah Tapi anehnya nih ya pernyataan tersebut tidak bertahan lama di website mereka pernyataan itu sekarang sudah dihapus nah mengenai salah satu kejadian yang terjadi di Turki tentang pabrik tekstil Bravo yang memproduksi pakaian untuk Zara pihak Zara mengatakan kalau mereka sudah membayar seluruh kewajiban kontraknya melalui perusahaan induk mereka yaitu inditex kepada pihak perusahaan bravotex tekstil dan menurut pihak Zara justru pihak Bravo tekstil lah yang melakukan korupsi alias tidak membayar upah para buruh nah dan dikatakan pemilik dari perusahaan Bravo tekstil itu kabur atau menghilang Nah jadi bisa dikatakan ya kesalahan tersebut Sebenarnya bukan kesalahan pihak Zara tapi lebih tepatnya kesalahan pihak ketiga yang bekerja sama dengan Zara yaitu pabriknya yang bernama Bravo tektil Nah namun di dalam hal ini Zara dituntut untuk tetap bertanggung jawab jamin kesejahteraan para buruh yang bekerja untuk produk brand [Musik] mereka Nah itu dia geng kontroversi yang sedang dihadapi oleh Zara sekarang gimana Menurut kalian yang salah ini perusahaannya atau justru segelintir orang yang berada di balik layarnya Coba deh tinggalkan komentar di bawah
Resume
Categories