MATA AN4KNYA DITUSUK HINGGA BUTA & AYAH DIANC4M AKAN DIPECAT OLEH CAMAT JIKA TIDAK CABUT LAPORAN
l-JH8O1QIBw • 2023-12-28
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id dan wajah dari pelaku yaitu siswa kakak kelasnya tadi bisa terlihat dan di sekolah tersebut memang Terdapat 4 sampai 5 CCTV Tetapi entah kenapa di saat itu pihak sekolah justru tidak memperbolehkan Samsul dan juga Kiki orang tua dari sah untuk melihat rekaman CCTV tersebut dengan alasan mereka tidak bisa membeberkan isi rekaman CCTV kepada orang lain secara sembarangan yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] jeri geng geng pembahasan kita kali ini akan membahas tentang sebuah kasus yang sempat viral terjadi di Jawa Timur beberapa waktu silam dan ternyata kasus ini berjalan cukup pelik penuh Lik kaliku dan sepertinya butuh untuk kita viralkan mungkin kalian semua ingat ada kasus tentang seorang bocah SD yang harus kehilangan matanya karena ditusuk menggunakan tusuk sate oleh salah satu temannya sehingga di saat itu dia jadi buta dan kedua orang tuanya meminta pertanggungjawaban perihal ini kepada keluarga si bocah pelaku sebelumnya gua reminder Sedikit nih ya Kejadian ini tuh terjadi kepada seorang anak SD yang bersekolah di S Negeri 236 Kecamatan Manganti Gresik Jawa Timur usianya masih 8 tahun inisialnya sah dan di dalam kasus ini dia itu masih duduk di kelas 2 SD dan si pelaku itu adalah kakak kelasnya nah entah apa yang terjadi setelah itu tapi yang jelas berita terakhir dikatakan ayah dari si adik yang berinisial sah ini mencari keadilan untuk anaknya tapi justru mereka sekeluarga dihalang-halangi oleh beberapa oknum jadilah keluarga si korban alias keluarga si adik yang berinisial sah ini jadi diintimidasi kabarnya sih ada salah satu oknum aparatur sipil negara atau ASN yang berpangkat Camat dikatakan ikut campur di dalam kasus ini dan mengintimidasi keluarga korban untuk mencabut laporan Ayah korban sampai diancam akan dipecat dari pekerjaannya dan sampai-sampai dia dipaksa untuk membuat sebuah pernyataan kalau pemberitaan tentang apa yang menimpa anaknya ini hanyalah sebuah berita hoax Wah kcam banget ya gimana ceritanya orang tua bisa dengan tega gitu ya mengambil keputusan ya takut kehilangan pekerjaan sementara dia sudah kehilangan masa depan anaknya yang mana anaknya sudah buta permanen Ya siapa juga orang tua yang mau mendingan sekalian aja enggak usah kerja yang penting dia bisa mendapatkan keadilan untuk anaknya dan di dalam kasus ini banyak sekali perihal yang masih belum jelas bagaimana endingnya Bagaimana pertanggungjawaban dari keluarga pelaku Nah sekarang kita bahas sama-sama kronologi dari awal sampai dengan masalah intimidasi yang diterima oleh keluarga korban langsung saja dipermisi peristiwa misteri dari berbagai [Musik] sisi [Musik] Oke sebelum kita masuk ke dalam kasus yang semakin berbelit-belit kita bahas dulu kronologi ketika Si ad sah ini mengalami kebut butaan gara-gara kelakuan kakak kelasnya Kejadian ini bermula pada tanggal 7 Agustus tahun 2023 kemarin jadi baru-baru banget di dalam rangka menyambut hari 17 Agustus hari kemerdekaan sekolah SD Negeri 236 Kecamatan Menganti Gresik ini mengadakan kegiatan untuk peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di saat itu memang semua siswa diwajibkan untuk datang tetapi tidak ada kegiatan Aar mengajar nah lalu termasuklah sah juga ikut datang di hari itu Nah si adik yang berinisial sah ini bermain layaknya anak-anak lain berkegiatan seperti biasa dan tidak ada hal yang aneh yang dia lakukan tidak nyenggol orang dia tidak bertengkar namun tiba-tiba di tengah-tengah dia sedang bermain melakukan kegiatan ada salah satu kakak kelasnya yang narik dia dia tiba-tiba dibawa ditarik dari halaman sekolah menuju ke sebuah lorong lorong itu merupakan lorong yang berada di di tengah antara ruang guru dan pagar sekolah dari informasinya kakak kelasnya ini adalah laki-laki ada yang mengatakan kalau sah dari awal memang sudah ditarik ada juga yang mengatakan kalau sah ini justru dipanggil nah yang jelas sah ini mengikuti si kakak kelas yang dia tidak tahu namanya ini tetapi dia hanya tahu dan mengingat wajahnya aja dan di saat sah ini mengikuti kakak kelasnya tersebut dia sempat dibawa melewati ruang satpam dan juga melewati halaman yang sedang ramai karena sedang yang ada lomba nah barulah setelah itu sah diajak ke lorong tersebut di atas lorong itu sebenarnya ada CCTV jadi bisa dipastikan siapapun yang melewati lorong tersebut itu pasti terekam di CCTV dan ketika sampai di lorong itu ternyata sah ini justru dipalakin sama si kakak kelas ini dia dimintai duit namun sah justru tidak mau memberikan nah kakak kelasnya ini berkali-kali memaksa sah untuk memberikan sejumlah uang namun sah tetap aja nolak Dan di saat itu itu si kakak kelasnya ini justru main fisik dia memukuli sah sampai berkali-kali bertubi-tubi dan sah ini menutupi wajahnya dengan tangan tidak puas sampai di situ Si kakak kelas tersebut sedang membawa bungkusan bakso dan bakso itu biasanya ada tusuknya ya kayak cilok gitu Geng kalau kita mau makan kan pasti pakai tusukan yang kayak tusukan sate yang terbuat dari bambu dan ujungnya runcing nah ketika itu seketika si kakak kelas ini ngeluarin itu lidi bambu dan langsung mengarahkan ujung runcingnya ke mata sah dan posisi sah di saat itu menutup matanya sambil menunduk dan si kakak kelas ini dari bawah mencoba untuk menusuk ke arah mata sebanyak berkali-kali sehingga di saat itu dengan fatal terkenalah bola mata bagian kanan dari sah sah yang di saat itu tidak sempat menghindar teriak kesakitan entah kondisinya itu tusukan masih nyangkut atau justru sudah kecabut yang jelas dia teriak kesakitan dan langsung berlari kabur dari kakak kelasnya tersebut [Musik] tersebut ada dua versi yang mengatakan ketika sah ini merasa kesakitan matanya perih sekali dia itu berusaha untuk mencari air keran untuk membasuh muka nah Entah di saat itu menemukan air keran atau enggak Tapi yang jelas dia sempat mengusapkan matanya menggunakan pakaian seragamnya Dan di saat itu dia melihat adanya bercak cairan merah ketika dia selesai mengusap bola matanyauh merinding banget geng Dan di saat itu dia panik dia menang nangis sejadi-jadinya sah memilih untuk pulang dia langsung pulang ke rumahnya dan tidak ada informasi yang mengatakan kalau dia ini sempat mengadu kepada guru atau enggak Tapi yang jelas dia langsung pulang ke rumah dan bertemu dengan sang ayah di saat itu sah bertemu dengan sang ayah yang bernama Samsul Arif dan ayahnya ini melihat anaknya menangis sambil memegang mata sebelah kanan lalu di baju seragamnya ada bercak cairan merah sah tidak berhenti memegang matanya geng Dan di saat itu Ayahnya sangat khawatir dan bertanya kepada anaknya kamu kenapa kamu Kenapa pulang secepat ini Lalu kenapa pulang nangis-nangis lalu sah sambil menangis mengatakan Yah aku enggak bisa melihat pakai mata kananku mata kananku tidak berfungsi katanya lalu tanpa pikir panjang ayahnya langsung Melarikan sah ke rumah sakit yaitu Rumah Sakit cahaya Giri yang terletak di daerah beringkang Menganti Jawa Timur Sesampainya di sana sah ini Justru harus dirujuk lagi ke rumah sakit Dr Sutomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan yang intensif karena menurut Rumah Sakit cahaya Giri ini kondisi matanya parah nah lalu ayahnya langsung Melarikan sah ini ke rumah sakit yang dituju yaitu Rumah Sakit Dr Sutomo sampai di sana dia langsung diperiksa dan Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui kalau adanya kerusakan pada syaraf mata kanan sah yang mengakibatkan matanya buta permanen kalian bisa bayangkan ya geng orang tua mana yang tidak menangis orang tua mana yang tidak hancur hatinya melihat anaknya yang terlahir sempurna tiba-tiba harus mengalami kebutaan cacat permanen ayahnya langsung bertanya kepada Sah apa yang sebenarnya terjadi siapa pelakunya dan mengapa orang tersebut kok sampai tega melakukan hal ini sah langsung menceritakan sedetail-detailnya kepada sang ayah di saat itu dia bilang ada kakak kelasnya yang suka minta duit kepada dia dan kebetulan di hari itu si kakak kelas ini habis beli bakso dia menusukkan tusukan bakso tersebut ke mata aku katanya dan dia juga mengaku kalau si kakak kelas ini tidak hanya sekali melakukan perundungan kepada sah bahkan pengakuan sah Dia kan sudah kelas 2 SD si kakak kelas ini sudah sering malakin dia minta-minta duit itu sejak sah masih kelas 1 SD dan terkadang gara-gara hal itu sah ini sampai enggak jajan di sekolah tetapi selama ini dia tidak berani mengadu karena takut nantinya justru perundungannya semakin parah ya kalian bisa bayangkan nih geng ya Sah ini diberikan jajan oleh orang tuanya 10.000 r dan 10.000 itu sering sekali dipalakin sama Tuh kakak kelas ya Otomatis sah itu untuk di hari acara peringatan 17 Agustus dia enggak mau ngasih ya mungkin di saat itu kegiatannya lebih capek banyak kegiatan di luar dan dia memerlukan uang jajan supaya bisa beli makanan dan minuman gitu kan dan ternyata penolakan tersebut berakhir fatal Atas kejadian tersebut ayah dari sah langsung memproses kasus ini dan yang menyedihkannya adalah sah tidak hanya mengalami kebutaan Tetapi dia mengalami trauma yang cukup parah yang mana sampai 1 bulan penuh dia tidak mau bersekolah tidak mau melakukan kegiatan di luar rumah dia benar-benar ketakutan tidak berani bertemu dengan si kakak kelas tersebut pada awalnya pihak keluarga lebih fokus kepada anak mereka lebih fokus kepada mental anak mereka Dan di saat itu sah mendapatkan pendampingan psikologi dari dinas Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak atau KBP 3A daerah Gresik Dan di saat itu keluarga mereka juga melakukan koordin asi dengan dispendik Gresik Nah nanti kita akan bahas nih Bagaimana tanggapan dari pihak sekolahan dan orang tua dari si pelaku serta otoritas terkait yang ada di daerah tersebut Nah sekarang kita bahas dulu nih saran daripada psikolog ketika Kejadian ini terjadi psikolog yang mendampingi sah menyarankan agar sah ini bisa dipindahkan sekolah untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi wah gila sih apa ya kayak Wah gimana bisa gitu kalau sampai terulang lagi kaca tah sih kocak banget kalau sampai dua kali itu pelakunya melakukan hal ini kepada Shah gitu kan yang mengherankan adalah Ke manakah para guru dan staf sekolahan di saat kejadian ini terjadi Mengapa bisa hal ini di luar kontrol mereka Nah sekarang kita masuk nih ke dalam pembahasan Bagaimana tanggapan pihak sekolahan orang tua dari saha ayahnya bernama Samsul dan ibunya yang bernama Kiki Ramadani mencoba untuk mencari tahu siap siapa pelaku penusukan mata anaknya ini karena dari keterangan anaknya anaknya ini tidak mengetahui nama si kakak kelas itu jadi dia cuma ingat wajahnya doang orang tua dari sah langsung mendatangi pihak sekolah untuk mendapatkan informasi ini di saat itu yang menyedihkannya adalah kabarnya sah Ini dibawa ikut serta oleh kedua orang tuanya ke sekolahan di saat itu orang tuanya membawa sah dari ruangan kelas 3 sampai ke ruangan kelas 6 dan sah diminta untuk menunjuk langsung siapa pelaku dari penusukan matanya tersebut Tapi sayangnya sah ini mengalami trauma dan dia tidak berani mengungkapkan dia ketakutan nanti Sewaktu saat si kakak kelasnya itu akan balas dendam lalu matanya yang sebelah kiri justru ikut direnggut nah hal ini sangat wajar terjadi ya geng Namanya juga anak kecil sudah mengalami trauma udah gitu dia mengalami buta permanen nah lalu orang tua dari sah berinisiatif meminta kepada pihak sekolah untuk untuk membuka CCTV harapannya adalah kemungkinan Ya semua kejadian ini bisa terekam dan wajah dari pelaku yaitu siswa kakak kelasnya tadi bisa terlihat dan di sekolah tersebut memang Terdapat 4 sampai 5 CCTV Tetapi entah kenapa di saat itu pihak sekolah justru tidak memperbolehkan Samsul dan juga Kiki orang tua dari sah untuk melihat rekaman CCTV tersebut dengan alasan mereka tidak bisa membeberkan isi rekaman CCTV kepada orang lain secara sembarangan Nah karena hal itu ulah terpaksa Samsul ayah dari sah melaporkan kejadian ini ke Polsek Menganti untuk meminta pendampingan agar mendapatkan rekaman CCTV lalu tidak hanya kepada Polsek Menganti Samsul juga meminta bantuan kepada babinkam tinas Polsek Menganti namun sayangnya usaha yang dilakukan oleh Samsul ini tidak berjalan mulus karena pihak dari babinkam titnas itu baru merespon setelah 4 hari pengajuan pendampingan dari dari Samsul dan anehnya menurut informasi yang gua dapat nih ya pihak dari bamingkam titnas ini sudah melihat CCTV itu terlebih dahulu sebelum Samsul sempat melihatnya padahal Samsul ini sengaja menghubungi mereka untuk didampingi agar bisa melihat CCTV itu sama-sama dan di saat itulah Samsul orang tua dari sah ini merasa kalau kasus anaknya ini justru ditutup-tutupi oleh beberapa pihak salah satunya pihak sekolahan dia Lalu mengambil keputusan untuk melaporkan hal ini kepada pihak kepala desa tempat dia tinggal untuk didampingi melaporkan kejadian ini ke Polres Gresik nah lalu pihak polorres Gresik mendapatkan laporan dari Samsul dan langsung mendatangi sekolah yang dimaksud yaitu SD Negeri 236 Gresik dan memeriksa tempat kejadian perkara pihak kepolisian langsung memeriksa beberapa saksi ada keterangan dari empat orang saksi dan ada juga yang mengatakan saksi yang lain berjumlah tuuh orang itu dari pihak keluarga sekolah dan juga dokter yang memeriksa mata sah Selain itu diadakan juga proses mediasi antara orang tua dari sah dengan pihak sekolah proses mediasi tersebut juga diikuti oleh dinas pendidikan Gresik dan juga pihak kepolisian lalu di dalam mediasi itu kepala sekolah SD Negeri 236 yang bernama Umi Latifah justru menolak untuk memberikan rekaman CCTV di hari kejadian tersebut yaitu pada tanggal 7 Agustus tahun 2023 dengan alasan yang sama karena menurut mereka pihak sekolah tidak bisa memberikan rekaman CCTV itu kepada orang yang tidak wenang menurut keterangan dari kepala unit perlindungan perempuan dan anak Kanit PPA sat Res krim Polres Gresik yang bernama Ibda Happy Muslih Riza dikatakan setelah pihak mereka mendapatkan laporan dari orang tua sah mereka Langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan termasuk mengecek rekaman CCTV berbeda dengan keterangan dari orang tua dari sah justru dia merasa ketika dia meminta keterangan dari pihak sekolah dia seperti di dihalang-halangi oleh pihak Sekolah menurut keterangan Samsul ini nah lalu pihak kepolisian mengatakan memang benar kalau pihak sekolah sudah memberikan CCTV tersebut kepada pihak kepolisian dengan alasan pihak kepolisian lebih berkompeten dan pihak sekolah tidak mau nantinya permasalahan ini justru jadi rumit gara-gara barang bukti seperti CCTV tersebut sudah terkontaminasi diberikan kepada orang yang tidak berwenang walaupun orang tersebut adalah orang tua dari korban menurut pihak sekolah ya cukup masuk ak gitu ya kalau misalkan kita lihat dari keterangannya sih ya patut dihargai juga keputusan dari pihak sekolah ya geng tapi ya enggak tahu nanti ending-nya seperti apa Apakah benar pihak sekolah tidak mau memberikan rekaman CCTV itu kepada orang tua korban karena alasan tersebut atau justru ada maksud lain ya kita lihat aja nanti endingnya Seperti apa namun geng di dalam hal ini Dinas Pendidikan Gresik mengaku sangat kecewa dengan perlakuan sekolah yang terkesan Abai dan juga tidak ada empati terhadap sah maupun kedua orang tuanya sehingga di saat itu pihak Dinas Pendidikan Gresik memberikan sanksi kepada kepala sekolah yaitu Umi Latifah berupa pembinaan dan juga mulai saat itu Dinas Pendidikan Gresik mengubah sop di lingkungan sekolah agar tidak terjadi lagi kejadian serupa nah lalu Bagaimanakah keterangan dari pihak kepolisian tentang isi dari CCTV tersebut ternyata geng keterangan dari pihak kepolisian tentang isi dari CCTV benar-benar memilukan benar-benar mengecewakan yang mana menurut pihak kepolisian cctv-nya enggak ada sebenarnya ini agak masuk akal keterangan dari pihak kepolisian yang mana menurut pihak kepolisian rekaman CCTV yang mereka dapat hanya rekaman CCTV 12 hari terakhir Ya itu kemungkinan besar memang bisa terjadi karena biasanya kapasitas dari CCTV itu ada limitnya tergantung dari hardisk cctv-nya dalam hal ini Seharusnya dibeberkan juga atau diperlihatkan juga seberapa besar sih hardisk dari CCTV sekolah tersebut dan juga harus diperlihatkan limitnya itu berapa video Berapa hari rekaman gitu nah tapi yang jelas menurut pihak kepolisian untuk rekaman di tanggal 7 itu sudah tidak ada karena sudah terlewat waktunya alias kelamaan lalu timbullah berbagai macam isu geng ada yang mengatakan kalau cctv-nya sengaja dihapus ada yang mengatakan kalau ya bisa jadi memang cctv-nya udah kelebihan limit namun di dalam hal ini menurut Kapolres Gresik yang bernama AKBP Aditya panjianom setelah melak Ukan pemeriksaan dengan tim laboratorium forensik Polda Jatim rekaman CCTV tersebut tidak dihapus melainkan tidak terekam alias mati di hari itu Nah Tapi anehnya CCTV ini dikatakan aktif pada tanggal 1 Juni tahun 2023 nah Lalu setelah itu dekoder CCTV ini mulai mati sehingga tidak merekam lagi untuk hari-hari berikutnya nah dikatakan CCTV tersebut itu baru merekam lagi setelah tanggal 18 Agustus justru Wah aneh banget gitu ya Kok bisa bisa hal ini terjadi apakah selama 1 juni sampai tanggal 18 Agustus itu pihak sekolahan enggak ngecek cctv-nya enggak melihat ada gangguan pada CCTV kok secara kebetulan sekali gitu di tanggal kejadian tersebut cctv-nya rusak lalu Selama penyelidikan pihak kepolisian polisi juga sudah memeriksa sebanyak 47 saksi untuk mencari tahu apa yang sebenarnya dialami oleh sah dan siapa yang melakukan penusukan kepada dia tetapi dari ke-47 saksi tidak ada yang melihat secara langsung kejadian yang dialami oleh sah ketika matanya ditusuk nah lalu tiba-tiba nih geng ada sebuah keterangan dari pihak kepolisian mengenai hasil visum dari sah si korban dikatakan hasil visumnya itu dilakukan di RSUD Ibnu Sina Gresik dan menurut pihak kepolisian ada beberapa kejanggalan dari hasil visum ini dikatakan tidak adanya pendarahan pada sobekan matanya dan bola matanya juga dalam keadaan normal kabarnya dan tidak hanya itu dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh sah nah menurut Dr Bambang tuharianto SPM selaku dokter spesialis mata di RSUD ibnua di dalam komferensi pers mengatakan Ada dugaan penyebab penurunan pengliihatan yang terjadi pada sah justru disebabkan karena bawaan lahir katanya bukan gara-gara ditusuk menggunakan benda tajam dikatakan juga dari hasil MRI terjadi penurunan penglihatan sampai hampir tidak bisa melihat tetapi secara anatomi normal dan tidak ditemukan bekas luka pada mata si korban sah ini Waduh makin membingungkan enggak geng Nah kemudian dari hasil pemeriksaan fisik makro dengan menggunakan alat-alat yang tersedia di RSUD Ibnu Sina dikatakan tidak ditemukan kelainan apapun seperti adanya bekas cairan merah atau kelainan saraf dan lain-lain tetapi di dalam hal ini dokter Bambang sendiri mengatakan dia mengaku belum bisa memastikan Apa penyebab dari sah ini mengalami kebutaan kalau dalam bahasa mereka dikatakan penurunan penglihatan kabarnya nah dia juga mengatakan kemungkinan sah ini mengalami rabun atau gangguan saraf atau justru mengalami kelainan pada kornea mata nah Jadi intinya di dalam hal ini pihak dari rumah sakit yang diwakilkan oleh doter Bambang ini membantah adanya kejadian penusukan dikatakan kalau matanya itu mengalami penurunan pengliihatan alias buta gitu ya Bah baha kasarnya gara-gara memang bawaan lahir kelainan cacat bawaan lahir tapi kok aneh ya kesannya Gimana bisa bocah sekecil itu berbohong untuk sesuatu yang benar-benar fatal Menurut kalian gimana geng Mungkin kalian bisa memberikan opini di kolom komentar dan sampai saat sekarang ini belum ada penyelesaian tentang hal ini belum ada kejelasan dan belum diketahui siapa tersangka pelakunya sekarang kita masuk ke dalam pembahasan Samsul ayah dari korban yang berinisial sah ini mendapatkan intimidasi jadi karena kasus ini belum jelas siapa pelakunya Ditambah lagi dengan hasil MRI dan juga visum yang juga tidak begitu membantu akhirnya Samsul selaku sang ayah dari sah juga harus berhadapan dengan segala intimidasi yang datang kepada dia dari kanan dan kiri dari berbagai kalangan Samsul ini diketahui bekerja sebagai sekretaris Randu Padangan yang mana dia gara-gara kasus yang heboh Ini sampai-sampai pernah diancam akan dipecat dari jabatannya tersebut ancaman ini kabarnya nih ya dari informasi yang gua dapatkan kalian bisa cek sendiri di media-media yang ada di Indonesia Kalau enggak mau repot Googling aja cek sendiri di sana jelas tertulis kalau ayah dari si korban yang berinisial sah itu mendapat ancaman dari camat Menganti yang bernama henriawan Susilo dikatakan camat yang satu ini akan mengancam Samsung ayah dari korban nah ini bukan pernyataan gua ya memang pemberitaannya seperti itu kalian bisa cek sendiri jadi geng menurut pengacara keluarga dari korban keluarga dari sah ini yang bernama Abdul Malik camat yang bernama Henri awan itu melakukan intimidasi kepada ayah dari korban yang bernama Samsul pada hari Rabu tanggal 20 September tahun 2023 Nah berarti bisa dikatakan kasusnya itu belum berjalan lama kan kasusnya Agustus tiba-tiba September sudah mendapatkan ancaman loh Ada apa ini di saat itu dikabarkan si Camat ini menemui ayah dari sah dan menyuruh ayahnya tersebut untuk membuat sebuah surat pernyataan yang mengatakan kalau berita tentang kasus anaknya si sah ini merupakan berita hoax atau berita yang tidak benar Nah lalu Samsul selaku ayahnya itu dipaksa untuk meminta maaf karena sudah membuat kegaduhan katanya dan segera mencabut laporan di Polsek Gresik lalu karena adanya ancaman ini pihak lawyer atau pengacara keluarga korban yang bernama Abdul tersebut akan akan menempuh upaya hukum jika ayah korban yang bernama Samsul beneran dipecat melalui peradilan tata usaha negara atau PT UN Selain itu ada hal yang aneh juga pengacara keluarga korban yang bernama Abdul ini juga mengatakan ada yang aneh dengan si camat yang bernama henriawan tersebut katanya henriawan ini justru sudah lebih dahulu tahu hasil dari MRI yang Padahal di saat itu belum dirilis dalam Konferensi pers nah kok bisa dan hal ini diketahui ketika si camat yang bernama henriawan ini mendatangi Samsul Dan di saat itu dia sekaligus meminta Samsul untuk membuat pernyataan tadi pernyataan kalau berita ini hoax dan juga mengatakan kepada Samsul kalau dia sudah tahu hasil dari MRI yang mengatakan kalau mata anaknya itu normal-normal aja enggak ada kebutaan di dalam beberapa artikel yang gua baca nih dikatakan si camat itu mengucapkan kalimat kurang lebih kayak gini anak kamu tidak buta kamu harus mencabut laporan minta maaf buat pernyataan kalau enggak kamu akan saya pecat nah kurang lebih dari pemberitaan dikatakan begitu nah padahal nih geng ya Secara aturan sebenarnya seorang camat tidak memiliki kewenangan untuk mengetahui hasil dari MRI tersebut Tapi anehnya dari mana bisa si Camat ini mengetahui hasil dari MRI milik si adik yang berinisial sah yang mata kanannya sampai buta akhirnya berita ini pun viral karena si pengacara dari ayah korban speak up di media di situlah si camat yang bernama henriawan ini langsung buat klarifikasi dia membantah karena disebut Sudah mengintimidasi Ayah korban nah menurut keterangan henriawan dikatakan dia hanya tidak ingin Samsul yang saat ini bekerja sebagai sekretaris Desa Randu Padangan Menganti itu sampai terjerat masalah lain nantinya yang berkepanjangan dampak dari kasus anaknya ini dia bilang dia hanya sebatas khawatir kalau berita yang sedang dialami oleh Samsul ini nanti jadinya nya seperti kasus penyebaran berita bohong atau hoax dan alasannya karena dia meragukan peristiwa penusukan mata kanan dari anaknya Samsul dan pak camat yang bernama henriawan ini kabarnya mendapatkan laporan dari kepala desa setempat yang mengatakan kalau anak dari Samsul yang berinisial sah itu masih bisa beraktivitas dengan normal setelah kejadian penusukan itu dan permasalahan antara Samsul dan pihak sekolah dikatakan sudah selesai melalui mediasi Nah itu klarifikasi dari pak camat yang ber bangkan saya sebagai kepal PIN panggahobr ya tidak hanya ketemu dengan samamsul sebelum dia diduga melakukan intimidasi dalam acara rapat Kecamatan yang dilaksanakan di terawas Mojokerto pada tanggal 25 sampai dengan 27 Agustus tahun 2023 katanya dan ketika itu Samsul tidak mengatakan apapun kepada henriawan Samsul tidak menyampaikan kalau dia sedang ada masalah dan juga tidak menyampaikan sejauh mana permasalahan tentang anaknya ini sudah diproses nah lalu menurut henriawan lagi pada tanggal 28 Agustus tahun 2023 kasus menusukan mata anak Samsul barulah mulai ramai dan dibicarakan sampai membuat Bupati Gresik yang bernama Fandi Ahmad Yani menghubungi Hendriawan selaku Camat dan meminta penjelasan mengenai kasus penusukan anak Samsul ini nah Dan di saat itu Hendriawan mengaku kaget dan dia langsung turun tangan menyelesaikan permasalahan ini ke sekolahan yang dimaksud dan juga ke rumahnya Samsul dan menurut henriawan Di saat dia datang ke rumah Samsul dia melihat anaknya Samsul yaitu si korban itu seperti baik-baik saja sehingga membuat si pak camat ini mulai ragu dengan kebenaran kasus tersebut nah barulah setelah itu henriawan mengaku dia berinisiatif mengajak Samsul berdiskusi di kantor kecamatan Pada hari Rabu tanggal 20 September tahun 2023 bersama dengan kepala desa dan kepala dusun setempat katanya nah lalu menurut henriawan lagi nih ya dia mengatakan Samsul ketika bertemu di kantor kecamatan itu sempat membuat pernyataan yang mana Samsul ini meminta Maaf dia mengaku sudah khilaf karena kasus anaknya tersebut membuat polemik dan juga Kecamatan Menganti menjadi gaduh Lalu setelah itu henriawan ini langsung meminta kepada Samsul selaku ayah dari korban untuk membuat pernyataan maaf dan mencabut laporannya di Polres Gresik dengan alasan agar Samsul ini terhindar dari masalah-masalah lainnya yang akan berkembang nanti karena menurut Pak Camat Hendriawan ini kasus yang melibatkan anak Samsul ini bukti-buktinya masih lemah katanya dan fakta yang yang terungkap belum bisa memastikan bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi nah begitulah klarifikasi dari pak camat yang bernama henriawan ini mengenai isu kalau dia mengintimidasi Ayah dari korban gimana geng Menurut kalian kalian lebih percaya pernyataan dari ayah korban dan pengacara keluarga korban atau justru percaya si pak camat ini dari pernyataan tersebut kalian bisa menimbang dan bisa menilai coba tinggalkan komen entar di bawah dan pada kenyataannya Sampai detik ini geng yang menyedihkannya adalah belum ada titik terang siapa pelaku dalam kasus ini dan yang bikin gua bingung juga ya masa iya ada beberapa orang yang sampai meragukan kalau mata sah ini buta karena kan Setahu gua nih ya mungkin Kalian juga paham lah seseorang yang matanya cedera gitu ya sampai buta otomatis kan itu secara fisik secara kasat mata kita bisa melihat kondisinya itu biasanya Putih Enggak sih kalau memang tertusuk udah pasti ada bekas luka Akak ya kan Nah ini yang jadi pertanyaannya Apakah mata dari si adik yang berinisial sah ini sudah benar-benar total sembuh terus juga normal gitu matanya tidak ada bekas tusukan atau gimana kalau memang tidak ada ya Memang agak sedikit meragukan Tetapi kalau misalkan ada wah kenapa bisa ragu gitu karena ini kasusnya berbeda dengan kasus yang pernah gua bahas kemarin dengan salah satu bintang tamu gua ya yang ini yang mana dia buta gara-gara minum minuman oplosan itu kasusnya buta permanen gara-gara yang terserang adalah syarafnya alias itu permasalahannya dari dalam Nah kalau kasus dari sah Ini udah jelas kasusnya itu cedera dari luar otomatis secara fisik secara fisikalnya ya kita bisa lihat gitu entah kornea matanya bagian putihnya kelopak matanya Apakah ada bekas luka atau tidak ya kan itu saja sudah bisa kita nilai sampai saat sekarang ini masih banyak sekali kebimbangan tentang kasus ini ada yang bilang ini hoax ayahnya hanya mengarang keluarganya hanya mengarang ada yang bilang juga ini beneran nah tapi nih geng ya menurut informasi yang gua dapat terakhir kali dikatakan kalau mata kanan dari si korban yang berinisial sah itu sudah dapat melihat dengan jelas tapi penjelasan ini datang dari Dr Bambang tuarianto SPM yang mengkonfirmasi tentang hal ini yang mana ketika pengumuman hasil MRI saat konferensi pers memang kondisi pengliihatan dari sah itu menurun tetapi Sejak hari Senin tanggal 2 Oktober 2023 kemarin dilakukan pemeriksaan kembali dan menunjukkan hasil yang sangat baik kabarnya matanya bisa kembali melihat dengan sempurna lalu pada keesokan harinya yaitu Selasa tanggal 3 Oktober tahun 2023 sah dikabarkan sudah mulai kembali ke sekolah dan menurut informasi yang gua dapat juga sah Ini akhirnya dipindahkan ke sekolah yang baru Nah tapi jujur ya informasi terakhir yang gua dapatkan ini gua belum bisa memastikan Mungkin kalian yang tinggal di daerah yang sama bisa berbagi informasi tentang hal ini dengan meninggalkan komentar di bawah benarkan kah sah ini sudah bisa melihat kembali dan Benarkah permasalahan ini sudah selesai dan hanya hoax belaka Nah itu dia geng permasalahan tentang penusukan mata yang carut-marut proses penyelesaian kasusnya Sampai detik ini tidak diketahui siapa pelakunya Ya apapun kondisinya kita doakan saja ya semoga korban yang berinisial sah itu cepat sembuh kalau memang sakit dan kalau memang trauma cepat sembuh Juga mentalnya dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala amin
Resume
Categories