MATA AN4KNYA DITUSUK HINGGA BUTA & AYAH DIANC4M AKAN DIPECAT OLEH CAMAT JIKA TIDAK CABUT LAPORAN
l-JH8O1QIBw • 2023-12-28
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
dan wajah dari pelaku yaitu siswa kakak
kelasnya tadi bisa terlihat dan di
sekolah tersebut memang Terdapat 4
sampai 5 CCTV Tetapi entah kenapa di
saat itu pihak sekolah justru tidak
memperbolehkan Samsul dan juga Kiki
orang tua dari sah untuk melihat rekaman
CCTV tersebut dengan alasan mereka tidak
bisa membeberkan isi rekaman CCTV kepada
orang lain secara
sembarangan yo geng tekan tombol
subscribe geng e Yo what's good Welcome
back to kamar
[Musik]
jeri geng geng pembahasan kita kali ini
akan membahas tentang sebuah kasus yang
sempat viral terjadi di Jawa Timur
beberapa waktu silam dan ternyata kasus
ini berjalan cukup pelik penuh Lik
kaliku dan sepertinya butuh untuk kita
viralkan mungkin kalian semua ingat ada
kasus tentang seorang bocah SD yang
harus kehilangan matanya karena ditusuk
menggunakan tusuk sate oleh salah satu
temannya sehingga di saat itu dia jadi
buta dan kedua orang tuanya meminta
pertanggungjawaban perihal ini kepada
keluarga si bocah pelaku sebelumnya gua
reminder Sedikit nih ya Kejadian ini tuh
terjadi kepada seorang anak SD yang
bersekolah di S Negeri 236 Kecamatan
Manganti Gresik Jawa Timur usianya masih
8 tahun inisialnya sah dan di dalam
kasus ini dia itu masih duduk di kelas 2
SD dan si pelaku itu adalah kakak
kelasnya nah entah apa yang terjadi
setelah itu tapi yang jelas berita
terakhir dikatakan ayah dari si adik
yang berinisial sah ini mencari keadilan
untuk anaknya tapi justru mereka
sekeluarga dihalang-halangi oleh
beberapa oknum
jadilah keluarga si korban alias
keluarga si adik yang berinisial sah ini
jadi diintimidasi kabarnya sih ada salah
satu oknum aparatur sipil negara atau
ASN yang berpangkat Camat dikatakan ikut
campur di dalam kasus ini dan
mengintimidasi keluarga korban untuk
mencabut laporan Ayah korban sampai
diancam akan dipecat dari pekerjaannya
dan sampai-sampai dia dipaksa untuk
membuat sebuah pernyataan kalau
pemberitaan tentang apa yang menimpa
anaknya ini hanyalah sebuah berita hoax
Wah kcam banget ya gimana ceritanya
orang tua bisa dengan tega gitu ya
mengambil keputusan ya takut kehilangan
pekerjaan sementara dia sudah kehilangan
masa depan anaknya yang mana anaknya
sudah buta permanen Ya siapa juga orang
tua yang mau mendingan sekalian aja
enggak usah kerja yang penting dia bisa
mendapatkan keadilan untuk anaknya dan
di dalam kasus ini banyak sekali perihal
yang masih belum jelas bagaimana
endingnya Bagaimana pertanggungjawaban
dari keluarga pelaku Nah sekarang kita
bahas sama-sama kronologi dari awal
sampai dengan masalah intimidasi yang
diterima oleh keluarga korban langsung
saja dipermisi peristiwa misteri dari
berbagai
[Musik]
sisi
[Musik]
Oke sebelum kita masuk ke dalam kasus
yang semakin berbelit-belit kita bahas
dulu kronologi ketika Si ad sah ini
mengalami kebut butaan gara-gara
kelakuan kakak
kelasnya Kejadian ini bermula pada
tanggal 7 Agustus tahun 2023 kemarin
jadi baru-baru banget di dalam rangka
menyambut hari 17 Agustus hari
kemerdekaan sekolah SD Negeri 236
Kecamatan Menganti Gresik ini mengadakan
kegiatan untuk peringatan Hari
Kemerdekaan Indonesia di saat itu memang
semua siswa diwajibkan untuk datang
tetapi tidak ada kegiatan Aar mengajar
nah lalu termasuklah sah juga ikut
datang di hari itu Nah si adik yang
berinisial sah ini bermain layaknya
anak-anak lain berkegiatan seperti biasa
dan tidak ada hal yang aneh yang dia
lakukan tidak nyenggol orang dia tidak
bertengkar namun tiba-tiba di
tengah-tengah dia sedang bermain
melakukan kegiatan ada salah satu kakak
kelasnya yang narik dia dia tiba-tiba
dibawa ditarik dari halaman sekolah
menuju ke sebuah lorong lorong itu
merupakan lorong yang berada di di
tengah antara ruang guru dan pagar
sekolah dari informasinya kakak kelasnya
ini adalah laki-laki ada yang mengatakan
kalau sah dari awal memang sudah ditarik
ada juga yang mengatakan kalau sah ini
justru dipanggil nah yang jelas sah ini
mengikuti si kakak kelas yang dia tidak
tahu namanya ini tetapi dia hanya tahu
dan mengingat wajahnya aja dan di saat
sah ini mengikuti kakak kelasnya
tersebut dia sempat dibawa melewati
ruang satpam dan juga melewati halaman
yang sedang ramai karena sedang yang ada
lomba nah barulah setelah itu sah diajak
ke lorong tersebut di atas lorong itu
sebenarnya ada CCTV jadi bisa dipastikan
siapapun yang melewati lorong tersebut
itu pasti terekam di CCTV dan ketika
sampai di lorong itu ternyata sah ini
justru dipalakin sama si kakak kelas ini
dia dimintai duit namun sah justru tidak
mau memberikan nah kakak kelasnya ini
berkali-kali memaksa sah untuk
memberikan sejumlah uang namun sah tetap
aja nolak Dan di saat itu itu si kakak
kelasnya ini justru main fisik dia
memukuli sah sampai berkali-kali
bertubi-tubi dan sah ini menutupi
wajahnya dengan
tangan tidak puas sampai di situ Si
kakak kelas tersebut sedang membawa
bungkusan bakso dan bakso itu biasanya
ada tusuknya ya kayak cilok gitu Geng
kalau kita mau makan kan pasti pakai
tusukan yang kayak tusukan sate yang
terbuat dari bambu dan ujungnya runcing
nah ketika itu seketika si kakak kelas
ini ngeluarin itu lidi bambu dan
langsung mengarahkan ujung runcingnya ke
mata sah dan posisi sah di saat itu
menutup matanya sambil menunduk dan si
kakak kelas ini dari bawah mencoba untuk
menusuk ke arah mata sebanyak
berkali-kali sehingga di saat itu dengan
fatal terkenalah bola mata bagian kanan
dari sah sah yang di saat itu tidak
sempat menghindar teriak kesakitan entah
kondisinya itu tusukan masih nyangkut
atau justru sudah kecabut yang jelas dia
teriak kesakitan dan langsung berlari
kabur dari kakak kelasnya tersebut
[Musik]
tersebut ada dua versi yang mengatakan
ketika sah ini merasa kesakitan matanya
perih sekali dia itu berusaha untuk
mencari air keran untuk membasuh muka
nah Entah di saat itu menemukan air
keran atau enggak Tapi yang jelas dia
sempat mengusapkan matanya menggunakan
pakaian seragamnya Dan di saat itu dia
melihat adanya bercak cairan merah
ketika dia selesai mengusap bola
matanyauh merinding banget geng Dan di
saat itu dia panik dia menang nangis
sejadi-jadinya sah memilih untuk pulang
dia langsung pulang ke rumahnya dan
tidak ada informasi yang mengatakan
kalau dia ini sempat mengadu kepada guru
atau enggak Tapi yang jelas dia langsung
pulang ke rumah dan bertemu dengan sang
ayah di saat itu sah bertemu dengan sang
ayah yang bernama Samsul Arif dan
ayahnya ini melihat anaknya menangis
sambil memegang mata sebelah kanan lalu
di baju seragamnya ada bercak cairan
merah sah tidak berhenti memegang
matanya geng Dan di saat itu Ayahnya
sangat khawatir dan bertanya kepada
anaknya kamu kenapa kamu Kenapa pulang
secepat ini Lalu kenapa pulang
nangis-nangis lalu sah sambil menangis
mengatakan Yah aku enggak bisa melihat
pakai mata kananku mata kananku tidak
berfungsi katanya lalu tanpa pikir
panjang ayahnya langsung Melarikan sah
ke rumah sakit yaitu Rumah Sakit cahaya
Giri yang terletak di daerah beringkang
Menganti Jawa Timur Sesampainya di sana
sah ini Justru harus dirujuk lagi ke
rumah sakit Dr Sutomo Surabaya untuk
mendapatkan perawatan yang intensif
karena menurut Rumah Sakit cahaya Giri
ini kondisi matanya parah nah lalu
ayahnya langsung Melarikan sah ini ke
rumah sakit yang dituju yaitu Rumah
Sakit Dr Sutomo sampai di sana dia
langsung diperiksa dan Berdasarkan hasil
pemeriksaan diketahui kalau adanya
kerusakan pada syaraf mata kanan sah
yang mengakibatkan matanya buta
permanen kalian bisa bayangkan ya geng
orang tua mana yang tidak menangis orang
tua mana yang tidak hancur hatinya
melihat anaknya yang terlahir sempurna
tiba-tiba harus mengalami kebutaan cacat
permanen ayahnya langsung bertanya
kepada Sah apa yang sebenarnya terjadi
siapa pelakunya dan mengapa orang
tersebut kok sampai tega melakukan hal
ini sah langsung menceritakan
sedetail-detailnya kepada sang ayah di
saat itu dia bilang ada kakak kelasnya
yang suka minta duit kepada dia dan
kebetulan di hari itu si kakak kelas ini
habis beli bakso dia menusukkan tusukan
bakso tersebut ke mata aku katanya dan
dia juga mengaku kalau si kakak kelas
ini tidak hanya sekali melakukan
perundungan kepada sah bahkan pengakuan
sah Dia kan sudah kelas 2 SD si kakak
kelas ini sudah sering malakin dia
minta-minta duit itu sejak sah masih
kelas 1 SD dan terkadang gara-gara hal
itu sah ini sampai enggak jajan di
sekolah tetapi selama ini dia tidak
berani mengadu karena takut nantinya
justru perundungannya semakin parah ya
kalian bisa bayangkan nih geng ya Sah
ini diberikan jajan oleh orang tuanya
10.000 r dan 10.000 itu sering sekali
dipalakin sama Tuh kakak kelas ya
Otomatis sah itu untuk di hari acara
peringatan 17 Agustus dia enggak mau
ngasih ya mungkin di saat itu
kegiatannya lebih capek banyak kegiatan
di luar dan dia memerlukan uang jajan
supaya bisa beli makanan dan minuman
gitu kan dan ternyata penolakan tersebut
berakhir fatal Atas kejadian tersebut
ayah dari sah langsung memproses kasus
ini dan yang menyedihkannya adalah sah
tidak hanya mengalami kebutaan Tetapi
dia mengalami trauma yang cukup parah
yang mana sampai 1 bulan penuh dia tidak
mau bersekolah tidak mau melakukan
kegiatan di luar rumah dia benar-benar
ketakutan tidak berani bertemu dengan si
kakak kelas tersebut pada awalnya pihak
keluarga lebih fokus kepada anak mereka
lebih fokus kepada mental anak mereka
Dan di saat itu sah mendapatkan
pendampingan psikologi dari dinas
Keluarga Berencana pemberdayaan
perempuan dan perlindungan anak atau KBP
3A daerah Gresik Dan di saat itu
keluarga mereka juga melakukan koordin
asi dengan dispendik
Gresik Nah nanti kita akan bahas nih
Bagaimana tanggapan dari pihak sekolahan
dan orang tua dari si pelaku serta
otoritas terkait yang ada di daerah
tersebut Nah sekarang kita bahas dulu
nih saran daripada psikolog ketika
Kejadian ini terjadi psikolog yang
mendampingi sah menyarankan agar sah ini
bisa dipindahkan sekolah untuk
menghindari kejadian serupa terulang
lagi wah gila sih apa ya kayak Wah
gimana bisa gitu kalau sampai terulang
lagi kaca tah sih kocak banget kalau
sampai dua kali itu pelakunya melakukan
hal ini kepada Shah gitu kan yang
mengherankan adalah Ke manakah para guru
dan staf sekolahan di saat kejadian ini
terjadi Mengapa bisa hal ini di luar
kontrol mereka Nah sekarang kita masuk
nih ke dalam pembahasan Bagaimana
tanggapan pihak
sekolahan orang tua dari saha ayahnya
bernama Samsul dan ibunya yang bernama
Kiki Ramadani mencoba untuk mencari tahu
siap siapa pelaku penusukan mata anaknya
ini karena dari keterangan anaknya
anaknya ini tidak mengetahui nama si
kakak kelas itu jadi dia cuma ingat
wajahnya doang orang tua dari sah
langsung mendatangi pihak sekolah untuk
mendapatkan informasi ini di saat itu
yang menyedihkannya adalah kabarnya sah
Ini dibawa ikut serta oleh kedua orang
tuanya ke sekolahan di saat itu orang
tuanya membawa sah dari ruangan kelas 3
sampai ke ruangan kelas 6 dan sah
diminta untuk menunjuk langsung siapa
pelaku dari penusukan matanya tersebut
Tapi sayangnya sah ini mengalami trauma
dan dia tidak berani mengungkapkan dia
ketakutan nanti Sewaktu saat si kakak
kelasnya itu akan balas dendam lalu
matanya yang sebelah kiri justru ikut
direnggut nah hal ini sangat wajar
terjadi ya geng Namanya juga anak kecil
sudah mengalami trauma udah gitu dia
mengalami buta permanen nah lalu orang
tua dari sah berinisiatif meminta kepada
pihak sekolah untuk untuk membuka CCTV
harapannya adalah kemungkinan Ya semua
kejadian ini bisa terekam dan wajah dari
pelaku yaitu siswa kakak kelasnya tadi
bisa terlihat dan di sekolah tersebut
memang Terdapat 4 sampai 5 CCTV Tetapi
entah kenapa di saat itu pihak sekolah
justru tidak memperbolehkan Samsul dan
juga Kiki orang tua dari sah untuk
melihat rekaman CCTV tersebut dengan
alasan mereka tidak bisa membeberkan isi
rekaman CCTV kepada orang lain secara
sembarangan Nah karena hal itu ulah
terpaksa Samsul ayah dari sah melaporkan
kejadian ini ke Polsek Menganti untuk
meminta pendampingan agar mendapatkan
rekaman
CCTV lalu tidak hanya kepada Polsek
Menganti Samsul juga meminta bantuan
kepada babinkam tinas Polsek Menganti
namun sayangnya usaha yang dilakukan
oleh Samsul ini tidak berjalan mulus
karena pihak dari babinkam titnas itu
baru merespon setelah 4 hari pengajuan
pendampingan dari dari Samsul dan
anehnya menurut informasi yang gua dapat
nih ya pihak dari bamingkam titnas ini
sudah melihat CCTV itu terlebih dahulu
sebelum Samsul sempat melihatnya padahal
Samsul ini sengaja menghubungi mereka
untuk didampingi agar bisa melihat CCTV
itu sama-sama dan di saat itulah Samsul
orang tua dari sah ini merasa kalau
kasus anaknya ini justru ditutup-tutupi
oleh beberapa pihak salah satunya pihak
sekolahan dia Lalu mengambil keputusan
untuk melaporkan hal ini kepada pihak
kepala desa tempat dia tinggal untuk
didampingi melaporkan kejadian ini ke
Polres Gresik nah lalu pihak polorres
Gresik mendapatkan laporan dari Samsul
dan langsung mendatangi sekolah yang
dimaksud yaitu SD Negeri 236 Gresik dan
memeriksa tempat kejadian perkara pihak
kepolisian langsung memeriksa beberapa
saksi ada keterangan dari empat orang
saksi dan ada juga yang mengatakan saksi
yang lain berjumlah tuuh orang itu dari
pihak keluarga sekolah dan juga dokter
yang memeriksa mata sah Selain itu
diadakan juga proses mediasi antara
orang tua dari sah dengan pihak sekolah
proses mediasi tersebut juga diikuti
oleh dinas pendidikan Gresik dan juga
pihak kepolisian lalu di dalam mediasi
itu kepala sekolah SD Negeri 236 yang
bernama Umi Latifah justru menolak untuk
memberikan rekaman CCTV di hari kejadian
tersebut yaitu pada tanggal 7 Agustus
tahun 2023 dengan alasan yang sama
karena menurut mereka pihak sekolah
tidak bisa memberikan rekaman CCTV itu
kepada orang yang tidak
wenang menurut keterangan dari kepala
unit perlindungan perempuan dan anak
Kanit PPA sat Res krim Polres Gresik
yang bernama Ibda Happy Muslih Riza
dikatakan setelah pihak mereka
mendapatkan laporan dari orang tua sah
mereka Langsung mendatangi TKP dan
melakukan penyelidikan termasuk mengecek
rekaman CCTV berbeda dengan keterangan
dari orang tua dari sah justru dia
merasa ketika dia meminta keterangan
dari pihak sekolah dia seperti di
dihalang-halangi oleh pihak Sekolah
menurut keterangan Samsul ini nah lalu
pihak kepolisian mengatakan memang benar
kalau pihak sekolah sudah memberikan
CCTV tersebut kepada pihak kepolisian
dengan alasan pihak kepolisian lebih
berkompeten dan pihak sekolah tidak mau
nantinya permasalahan ini justru jadi
rumit gara-gara barang bukti seperti
CCTV tersebut sudah terkontaminasi
diberikan kepada orang yang tidak
berwenang walaupun orang tersebut adalah
orang tua dari korban menurut pihak
sekolah ya cukup masuk ak gitu ya kalau
misalkan kita lihat dari keterangannya
sih ya patut dihargai juga keputusan
dari pihak sekolah ya geng tapi ya
enggak tahu nanti ending-nya seperti apa
Apakah benar pihak sekolah tidak mau
memberikan rekaman CCTV itu kepada orang
tua korban karena alasan tersebut atau
justru ada maksud lain ya kita lihat aja
nanti endingnya Seperti
apa namun geng di dalam hal ini Dinas
Pendidikan Gresik mengaku sangat kecewa
dengan perlakuan sekolah yang terkesan
Abai dan juga tidak ada empati terhadap
sah maupun kedua orang tuanya sehingga
di saat itu pihak Dinas Pendidikan
Gresik memberikan sanksi kepada kepala
sekolah yaitu Umi Latifah berupa
pembinaan dan juga mulai saat itu Dinas
Pendidikan Gresik mengubah sop di
lingkungan sekolah agar tidak terjadi
lagi kejadian serupa nah lalu
Bagaimanakah keterangan dari pihak
kepolisian tentang isi dari CCTV
tersebut ternyata geng keterangan dari
pihak kepolisian tentang isi dari CCTV
benar-benar memilukan benar-benar
mengecewakan yang mana menurut pihak
kepolisian cctv-nya enggak ada
sebenarnya ini agak masuk akal
keterangan dari pihak kepolisian yang
mana menurut pihak kepolisian rekaman
CCTV yang mereka dapat hanya rekaman
CCTV 12 hari terakhir Ya itu kemungkinan
besar memang bisa terjadi karena
biasanya kapasitas dari CCTV itu ada
limitnya tergantung dari hardisk
cctv-nya dalam hal ini Seharusnya
dibeberkan juga atau diperlihatkan juga
seberapa besar sih hardisk dari CCTV
sekolah tersebut dan juga harus
diperlihatkan limitnya itu berapa video
Berapa hari rekaman gitu nah tapi yang
jelas menurut pihak kepolisian untuk
rekaman di tanggal 7 itu sudah tidak ada
karena sudah terlewat waktunya alias
kelamaan lalu timbullah berbagai macam
isu geng ada yang mengatakan kalau
cctv-nya sengaja dihapus ada yang
mengatakan kalau ya bisa jadi memang
cctv-nya udah kelebihan limit namun di
dalam hal ini menurut Kapolres Gresik
yang bernama AKBP Aditya panjianom
setelah melak Ukan pemeriksaan dengan
tim laboratorium forensik Polda Jatim
rekaman CCTV tersebut tidak dihapus
melainkan tidak terekam alias mati di
hari itu Nah Tapi anehnya CCTV ini
dikatakan aktif pada tanggal 1 Juni
tahun 2023 nah Lalu setelah itu dekoder
CCTV ini mulai mati sehingga tidak
merekam lagi untuk hari-hari berikutnya
nah dikatakan CCTV tersebut itu baru
merekam lagi setelah tanggal 18 Agustus
justru Wah aneh banget gitu ya Kok bisa
bisa hal ini terjadi apakah selama 1
juni sampai tanggal 18 Agustus itu pihak
sekolahan enggak ngecek cctv-nya enggak
melihat ada gangguan pada CCTV kok
secara kebetulan sekali gitu di tanggal
kejadian tersebut cctv-nya rusak lalu
Selama penyelidikan pihak kepolisian
polisi juga sudah memeriksa sebanyak 47
saksi untuk mencari tahu apa yang
sebenarnya dialami oleh sah dan siapa
yang melakukan penusukan kepada dia
tetapi dari ke-47 saksi tidak ada yang
melihat secara langsung kejadian yang
dialami oleh sah ketika matanya ditusuk
nah lalu tiba-tiba nih geng ada sebuah
keterangan dari pihak kepolisian
mengenai hasil visum dari sah si korban
dikatakan hasil visumnya itu dilakukan
di RSUD Ibnu Sina Gresik dan menurut
pihak kepolisian ada beberapa
kejanggalan dari hasil visum ini
dikatakan tidak adanya pendarahan pada
sobekan matanya dan bola matanya juga
dalam keadaan normal kabarnya dan tidak
hanya itu dari hasil visum tidak
ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan
pada tubuh sah nah menurut Dr Bambang
tuharianto SPM selaku dokter spesialis
mata di RSUD ibnua di dalam komferensi
pers mengatakan Ada dugaan penyebab
penurunan pengliihatan yang terjadi pada
sah justru disebabkan karena bawaan
lahir katanya bukan gara-gara ditusuk
menggunakan benda tajam dikatakan juga
dari hasil MRI terjadi penurunan
penglihatan sampai hampir tidak bisa
melihat tetapi secara anatomi normal dan
tidak ditemukan bekas luka pada mata si
korban sah
ini Waduh makin membingungkan enggak
geng Nah kemudian dari hasil pemeriksaan
fisik makro dengan menggunakan alat-alat
yang tersedia di RSUD Ibnu Sina
dikatakan tidak ditemukan kelainan
apapun seperti adanya bekas cairan merah
atau kelainan saraf dan lain-lain tetapi
di dalam hal ini dokter Bambang sendiri
mengatakan dia mengaku belum bisa
memastikan Apa penyebab dari sah ini
mengalami kebutaan kalau dalam bahasa
mereka dikatakan penurunan penglihatan
kabarnya nah dia juga mengatakan
kemungkinan sah ini mengalami rabun atau
gangguan saraf atau justru mengalami
kelainan pada kornea
mata nah Jadi intinya di dalam hal ini
pihak dari rumah sakit yang diwakilkan
oleh doter Bambang ini membantah adanya
kejadian penusukan dikatakan kalau
matanya itu mengalami penurunan
pengliihatan alias buta gitu ya Bah baha
kasarnya gara-gara memang bawaan lahir
kelainan cacat bawaan lahir tapi kok
aneh ya kesannya Gimana bisa bocah
sekecil itu berbohong untuk sesuatu yang
benar-benar fatal Menurut kalian gimana
geng Mungkin kalian bisa memberikan
opini di kolom
komentar dan sampai saat sekarang ini
belum ada penyelesaian tentang hal ini
belum ada kejelasan dan belum diketahui
siapa tersangka pelakunya sekarang kita
masuk ke dalam pembahasan Samsul ayah
dari korban yang berinisial sah ini
mendapatkan
intimidasi jadi karena kasus ini belum
jelas siapa pelakunya Ditambah lagi
dengan hasil MRI dan juga visum yang
juga tidak begitu membantu akhirnya
Samsul selaku sang ayah dari sah juga
harus berhadapan dengan segala
intimidasi yang datang kepada dia dari
kanan dan kiri dari berbagai kalangan
Samsul ini diketahui bekerja sebagai
sekretaris Randu Padangan yang mana dia
gara-gara kasus yang heboh Ini
sampai-sampai pernah diancam akan
dipecat dari jabatannya tersebut ancaman
ini kabarnya nih ya dari informasi yang
gua dapatkan kalian bisa cek sendiri di
media-media yang ada di Indonesia Kalau
enggak mau repot Googling aja cek
sendiri di sana jelas tertulis kalau
ayah dari si korban yang berinisial sah
itu mendapat ancaman dari camat Menganti
yang bernama henriawan Susilo dikatakan
camat yang satu ini akan mengancam
Samsung ayah dari
korban nah ini bukan pernyataan gua ya
memang pemberitaannya seperti itu kalian
bisa cek sendiri jadi geng menurut
pengacara keluarga dari korban keluarga
dari sah ini yang bernama Abdul Malik
camat yang bernama Henri awan itu
melakukan intimidasi kepada ayah dari
korban yang bernama Samsul pada hari
Rabu tanggal 20 September tahun 2023 Nah
berarti bisa dikatakan kasusnya itu
belum berjalan lama kan kasusnya Agustus
tiba-tiba September sudah mendapatkan
ancaman loh Ada apa ini di saat itu
dikabarkan si Camat ini menemui ayah
dari sah dan menyuruh ayahnya tersebut
untuk membuat sebuah surat pernyataan
yang mengatakan kalau berita tentang
kasus anaknya si sah ini merupakan
berita hoax atau berita yang tidak benar
Nah lalu Samsul selaku ayahnya itu
dipaksa untuk meminta maaf karena sudah
membuat kegaduhan katanya dan segera
mencabut laporan di Polsek Gresik lalu
karena adanya ancaman ini pihak lawyer
atau pengacara keluarga korban yang
bernama Abdul tersebut akan akan
menempuh upaya hukum jika ayah korban
yang bernama Samsul beneran dipecat
melalui peradilan tata usaha negara atau
PT UN Selain itu ada hal yang aneh juga
pengacara keluarga korban yang bernama
Abdul ini juga mengatakan ada yang aneh
dengan si camat yang bernama henriawan
tersebut katanya henriawan ini justru
sudah lebih dahulu tahu hasil dari MRI
yang Padahal di saat itu belum dirilis
dalam Konferensi pers nah kok bisa dan
hal ini diketahui ketika si camat yang
bernama henriawan ini mendatangi Samsul
Dan di saat itu dia sekaligus meminta
Samsul untuk membuat pernyataan tadi
pernyataan kalau berita ini hoax dan
juga mengatakan kepada Samsul kalau dia
sudah tahu hasil dari MRI yang
mengatakan kalau mata anaknya itu
normal-normal aja enggak ada
kebutaan di dalam beberapa artikel yang
gua baca nih dikatakan si camat itu
mengucapkan kalimat kurang lebih kayak
gini anak kamu tidak buta kamu harus
mencabut laporan minta maaf buat
pernyataan kalau enggak kamu akan saya
pecat nah kurang lebih dari pemberitaan
dikatakan begitu nah padahal nih geng ya
Secara aturan sebenarnya seorang camat
tidak memiliki kewenangan untuk
mengetahui hasil dari MRI tersebut Tapi
anehnya dari mana bisa si Camat ini
mengetahui hasil dari MRI milik si adik
yang berinisial sah yang mata kanannya
sampai buta akhirnya berita ini pun
viral karena si pengacara dari ayah
korban speak up di media di situlah si
camat yang bernama henriawan ini
langsung buat klarifikasi dia membantah
karena disebut Sudah mengintimidasi Ayah
korban nah menurut keterangan henriawan
dikatakan dia hanya tidak ingin Samsul
yang saat ini bekerja sebagai sekretaris
Desa Randu Padangan Menganti itu sampai
terjerat masalah lain nantinya yang
berkepanjangan dampak dari kasus anaknya
ini dia bilang dia hanya sebatas
khawatir kalau berita yang sedang
dialami oleh Samsul ini nanti jadinya
nya seperti kasus penyebaran berita
bohong atau hoax dan alasannya karena
dia meragukan peristiwa penusukan mata
kanan dari anaknya Samsul dan pak camat
yang bernama henriawan ini kabarnya
mendapatkan laporan dari kepala desa
setempat yang mengatakan kalau anak dari
Samsul yang berinisial sah itu masih
bisa beraktivitas dengan normal setelah
kejadian penusukan itu dan permasalahan
antara Samsul dan pihak sekolah
dikatakan sudah selesai melalui mediasi
Nah itu klarifikasi dari pak camat yang
ber
bangkan saya sebagai kepal
PIN
panggahobr ya
tidak
hanya ketemu dengan samamsul sebelum dia
diduga melakukan intimidasi dalam acara
rapat Kecamatan yang dilaksanakan di
terawas Mojokerto pada tanggal 25 sampai
dengan 27 Agustus tahun 2023 katanya dan
ketika itu Samsul tidak mengatakan
apapun kepada henriawan Samsul tidak
menyampaikan kalau dia sedang ada
masalah dan juga tidak menyampaikan
sejauh mana permasalahan tentang anaknya
ini sudah diproses nah lalu menurut
henriawan lagi pada tanggal 28 Agustus
tahun 2023 kasus menusukan mata anak
Samsul barulah mulai ramai dan
dibicarakan sampai membuat Bupati Gresik
yang bernama Fandi Ahmad Yani
menghubungi Hendriawan selaku Camat dan
meminta penjelasan mengenai kasus
penusukan anak Samsul ini nah Dan di
saat itu Hendriawan mengaku kaget dan
dia langsung turun tangan menyelesaikan
permasalahan ini ke sekolahan yang
dimaksud dan juga ke rumahnya Samsul dan
menurut henriawan Di saat dia datang ke
rumah Samsul dia melihat anaknya Samsul
yaitu si korban itu seperti baik-baik
saja sehingga membuat si pak camat ini
mulai ragu dengan kebenaran kasus
tersebut nah barulah setelah itu
henriawan mengaku dia berinisiatif
mengajak Samsul berdiskusi di kantor
kecamatan Pada hari Rabu tanggal 20
September tahun 2023 bersama dengan
kepala desa dan kepala dusun setempat
katanya nah lalu menurut henriawan lagi
nih ya dia mengatakan Samsul ketika
bertemu di kantor kecamatan itu sempat
membuat pernyataan yang mana Samsul ini
meminta Maaf dia mengaku sudah khilaf
karena kasus anaknya tersebut membuat
polemik dan juga Kecamatan Menganti
menjadi gaduh Lalu setelah itu henriawan
ini langsung meminta kepada Samsul
selaku ayah dari korban untuk membuat
pernyataan maaf dan mencabut laporannya
di Polres Gresik dengan alasan agar
Samsul ini terhindar dari
masalah-masalah lainnya yang akan
berkembang nanti karena menurut Pak
Camat Hendriawan ini kasus yang
melibatkan anak Samsul ini
bukti-buktinya masih lemah katanya dan
fakta yang yang terungkap belum bisa
memastikan bahwa peristiwa tersebut
benar-benar
terjadi nah begitulah klarifikasi dari
pak camat yang bernama henriawan ini
mengenai isu kalau dia mengintimidasi
Ayah dari
korban gimana geng Menurut kalian kalian
lebih percaya pernyataan dari ayah
korban dan pengacara keluarga korban
atau justru percaya si pak camat ini
dari pernyataan tersebut kalian bisa
menimbang dan bisa menilai coba
tinggalkan komen entar di bawah dan pada
kenyataannya Sampai detik ini geng yang
menyedihkannya adalah belum ada titik
terang siapa pelaku dalam kasus ini dan
yang bikin gua bingung juga ya masa iya
ada beberapa orang yang sampai meragukan
kalau mata sah ini buta karena kan
Setahu gua nih ya mungkin Kalian juga
paham lah seseorang yang matanya cedera
gitu ya sampai buta otomatis kan itu
secara fisik secara kasat mata kita bisa
melihat kondisinya itu biasanya Putih
Enggak sih kalau memang tertusuk udah
pasti ada bekas luka Akak ya kan Nah ini
yang jadi pertanyaannya Apakah mata dari
si adik yang berinisial sah ini sudah
benar-benar total sembuh terus juga
normal gitu matanya tidak ada bekas
tusukan atau gimana kalau memang tidak
ada ya Memang agak sedikit meragukan
Tetapi kalau misalkan ada wah kenapa
bisa ragu gitu karena ini kasusnya
berbeda dengan kasus yang pernah gua
bahas kemarin dengan salah satu bintang
tamu gua ya yang ini yang mana dia buta
gara-gara minum minuman oplosan itu
kasusnya buta permanen gara-gara yang
terserang adalah syarafnya alias itu
permasalahannya dari dalam Nah kalau
kasus dari sah Ini udah jelas kasusnya
itu cedera dari luar otomatis secara
fisik secara fisikalnya ya kita bisa
lihat gitu entah kornea matanya bagian
putihnya kelopak matanya Apakah ada
bekas luka atau tidak ya kan itu saja
sudah bisa kita nilai sampai saat
sekarang ini masih banyak sekali
kebimbangan tentang kasus ini ada yang
bilang ini hoax ayahnya hanya mengarang
keluarganya hanya mengarang ada yang
bilang juga ini beneran nah tapi nih
geng ya menurut informasi yang gua dapat
terakhir kali dikatakan kalau mata kanan
dari si korban yang berinisial sah itu
sudah dapat melihat dengan jelas tapi
penjelasan ini datang dari Dr Bambang
tuarianto SPM yang mengkonfirmasi
tentang hal ini yang mana ketika
pengumuman hasil MRI saat konferensi
pers memang kondisi pengliihatan dari
sah itu menurun tetapi Sejak hari Senin
tanggal 2 Oktober 2023 kemarin dilakukan
pemeriksaan kembali dan menunjukkan
hasil yang sangat baik kabarnya matanya
bisa kembali melihat dengan sempurna
lalu pada keesokan harinya yaitu Selasa
tanggal 3 Oktober tahun 2023 sah
dikabarkan sudah mulai kembali ke
sekolah dan menurut informasi yang gua
dapat juga sah Ini akhirnya dipindahkan
ke sekolah yang baru Nah tapi jujur ya
informasi terakhir yang gua dapatkan ini
gua belum bisa memastikan Mungkin kalian
yang tinggal di daerah yang sama bisa
berbagi informasi tentang hal ini dengan
meninggalkan komentar di bawah benarkan
kah sah ini sudah bisa melihat kembali
dan Benarkah permasalahan ini sudah
selesai dan hanya hoax
belaka Nah itu dia geng permasalahan
tentang penusukan mata yang carut-marut
proses penyelesaian kasusnya Sampai
detik ini tidak diketahui siapa
pelakunya Ya apapun kondisinya kita
doakan saja ya semoga korban yang
berinisial sah itu cepat sembuh kalau
memang sakit dan kalau memang trauma
cepat sembuh Juga mentalnya dan bisa
kembali beraktivitas seperti sediakala
amin
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:39 UTC
Categories
Manage