Transcript
s21ZuG0Y8js • WILL ROHINGYA COME WHEN ACEH'S OIL & GAS ENERGY IS DISCOVERED? UNHCR & THE WEST HAVE A MISSION!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1019_s21ZuG0Y8js.txt
Kind: captions
Language: id
Nah dari situlah akhirnya tersebar luas
nih pemberitaan tentang ditemukannya
cadangan migas yang ada di Aceh yang
mana cadangan migas yang ada di Aceh
dikatakan merupakan salah satu cadangan
migas yang cukup besar bahkan masuk ke
dalam cadangan Migas terbesar ketiga di
dunia yo geng tekan tombol subscribe
geng e Yo what's good Welcome back to
kamar jir
[Musik]
geng geng Oke beberapa hari ini kita
mendengar pemberitaan tentang rohingya
Yang Terus membeludak Yang Terus banyak
berdatangan ke daratan Aceh dan bahkan
sekarang daerah-daerah Sumatera lain
juga sudah mulai didatangi oleh para
pengungsi ilegal dari rohingya ini
sejauh ini orang-orang masih
bertanya-tanya Kok bisa ya mereka itu
lolos Kok bisa mereka masuk dengan
gampangnya ke perairan kita ke perairan
Indonesia Nah Ke manakah otoritas
terkait Ke manakah pihak-pihak berwenang
yang menjaga perbatasan laut negara kita
Apakah tidak ada tindakan apakah lagi
cuti sehingga itu kapal-kapal kayu milik
rohingya bisa dengan bebas masuk Nah
lalu geng di tengah gonjang-ganjing
perihal masuknya rohingya dengan bebas
dan juga jumlah mereka yang bisa
dikatakan tidak lagi dapat tertampung Ya
udah sampai Ribuan Orang yang bahkan
kalau mereka mau bikin satu kabupaten
kayaknya udah cukup karena sangking
ramainya Nah tiba-tiba ada sebuah berita
nih geng berita tentang ditemukannya
cadangan minyak bumi di daratan Aceh
cadangan minyak bumi ini ditemukan bukan
hanya sekedar isu belaka ini melibatkan
beberapa otoritas dan
perusahaan-perusahaan profesional bahkan
bekerja sama dengan Arab nah pernyataan
tentang penemuan cadangan minyak bumi di
daratan Aceh ini datang langsung dari
mereka orang-orang yang profesional pada
bidangnya bahkan dari isunya gitu ya ini
Entah hanya dilebih-lebihkan atau memang
benar sesuai kenyataan dikatakan
cadangan minyak yang ada di daratan Aceh
ini Apabila dikelola maka jumlahnya
kemungkinan bisa sama atau justru
melebihi jumlah cadangan minyak yang ada
di Arab Saudi saat ini yang mana seperti
yang kita tahu Arab Saudi sekarang
cadangan minyak buminya sudah mulai
menipis nah di Aceh yang baru ditemukan
itu jumlahnya jauh lebih besar daripada
sisa cadangan minyak bumi yang ada di
Arab Saudi nah Berarti dengan demikian
bisa dikatakan Indonesia kemungkinan
besar ya terkhususnya untuk wilayah Aceh
akan memiliki peluang untuk masuk ke
pasar internasional bersama dengan
negara-negara penghasil minyak bumi
lainnya terutama negara-negara Arab dan
hal ini bisa membuat Indonesia memiliki
devisa negara sebanyak negara-negara
Arab karena adanya cadangan minyak
tersebut apabila dikelola dengan baik
nah l lalu semenjak fenomena ini mencuat
ke media tiba-tiba banyak yang
mengaitkan fenomena datangnya rohingya
berbondong-bondong ke Aceh ada
hubungannya ada sebuah konspirasi di
sana yang menimbulkan tanda tanya
mengapa unhcr yang notabandnya adalah
sebuah badan di bawah naungan PBB yang
mana PBB ini seperti yang kita tahu
dikontrol oleh Amerika dan Barat
tiba-tiba kok gencar banget dan pengin
banget memberikan daratan atau
memberikan satu pulau yang ada di Aceh
untuk rohingya ada apa ada misi apa Nah
sekarang kita bahas tentang fakta
penemuan cadangan minyak di daratan Aceh
beserta dengan konspirasi kedatangan
rohingya yang mungkin ada hubungannya
langsung aja di sisi
[Musik]
lain
Oke untuk pertama kita akan membahas
tentang kronologi penemuan cadangan
minyak di daratan Aceh terlebih
dahulu
jadi pada bulan Desember kemarin Tahun
2023 satuan kerja khusus pelaksana
kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi
atau SKK Migas bersama dengan perusahaan
asal Uni Emirat Arab bernama mubadala
energi yang merupakan operator kontrak
kerja sama atau KKS gross split South
Andaman menemukan cadangan migas yang
besar di South Andaman yang jumlahnya
melebihi 6 TFC atau TR bilion fet kubik
nah penemuan cadangan Migas ini berasal
dari sumur eksplorasi layaran 1 S
Andaman yang terletak di sekitar 100 m
dari lepas pantai provinsi Sumatera
bagian utara lalu penemuan ini merupakan
sumur dalam pertama yang dioperasikan
oleh perusahaan yang Dibor sampai dengan
kedalaman
4.208 m pada kedalaman air laut
1227 m Nah dari sumur tersebut ditemukan
adanya kolom gas yang sangat luas dengan
ketebalan melebihi dari 230 m sumur
tersebut mengalirkan kualitas gas yang
sangat bagus dengan kapasitas 30 milion
standar kubik fet atau disingkat dengan
mmscf per
hari Wah gila itu gede banget geng total
sumber daya di Andaman ini bahkan
dikabarkan mencapai
4865 miliar barel nah lalu menurut
keterangan dari kepala SKK Migi gas yang
bernama di Sucipto penemuan cadangan
besar Migas ini sejalan dengan target
dari pemerintah Indonesia untuk mencapai
target produksi minyak bumi yaitu
sebesar 1 juta barel per hari dan gas
bumi sebesar 122 miliar gas standar kaki
kubik per hari di tahun 2030 mendatang
nah lalu geng penemuan cadangan Migas
dengan potensi besar di S Andaman ini
juga diprediksi bisa mengangkat daya
saing industri hulu migas di Indonesia
nantinya dan menolong peningkatan
investasi hulu migas di masa
mendatang pernyataan ini enggak cuma
datang dari pihak Indonesia geng karena
ini bukan sekedar hoax belaka atau cuma
isu yang menyenangkan aja pemberitaan
ini benar adanya karena ada sebuah
pernyataan yang datang dari CEO dari
perusahaan mubadalah energi yaitu Mansur
Muhammed Al Ahmed Beliau mengatakan
penemuan cadagan gas ini adalah bagian
dari sebuah rencana besar nah lalu
mundur beberapa bulan sebelumnya nih
geng yaitu pada bulan Agustus tahun 2023
ditemukan adanya cadangan gas baru di
Aceh dan ini benar-benar terletak di
Aceh geng ketika itu badan pengelola
Migas aceh atau bpma bersama dengan PT
pema Global energy atau pge mengumumkan
penemuan sebuah sumur gas baru di
wilayah kerja Blok B syamtalira Arun
Aceh Utara nah penemuan sumur gas baru
ini diberi nama Arun a55a yang terletak
di desa ampre dan desa ampeh ini mohon
dikoreksi kalau misalkan salah dalam
penyebut ya geng Karena untuk penyebutan
di dalam bahasa Aceh Itu Memang agak
sulit antara ampeh atau ampuh itu ya
agak berbeda tipis gitu Ya silakan
koreksi kalau salah dalam penyebutan
lalu geng di tahun 2023 kemarin bpma
memberikan persetujuan kepada ptpge
untuk melakukan pemboran eksplorasi
terhadap tiga sumur yaitu Arun a55a Arun
a72a di Desa Tanjung krungpe Kecamatan
syamlira Aron lalu yang terakhir raye
c1a yang berada di desa Medang arah
kecamatan baktia Pada awalnya hanya
direncanakan untuk pengeoboran satu
sumur tetapi di dalam kegiatan itu
justru menghasilkan tiga sumur dan di
saat itulah ditemukan adanya cadangan
gas yang sangat besar di sana dan
penemuan ini adalah hasil dari kerja
sama antara pemerintah pusat pemerintah
Aceh PT pge dan dukungan dari masyarakat
lokal Nah dari berita tersebut bisa
disimpulkan dalam kurun waktu 1 tahun
yaitu tahun 2023 ta sudah ditemukan dua
cadangan Migas baru yang sangat
berpotensi untuk meningkatkan
perekonomian Indonesia dan ternyata nih
geng dari kabarnya enggak cuma di tahun
2023 kemarin Aceh juga sudah menemukan
sumur gas baru itu tepat di Tahun 2022
pada saat itu Pertamina hulu energi atau
pH dan North sumaterra offshore atau nso
itu berhasil menemukan minyak dan gas di
Provinsi Aceh yang berada di sumur
eksplorasi nsor R2 yang berada di dekat
perairan Selat Malaka dilepas pantai
Kabupaten Aceh Timur kabupaten Aceh
Utara dan kota
luksumawe Nah pada awalnya proses
membuat sumur itu dimulai pada tanggal
14 Juni Tahun 2022 lalu kemudian sumur
itu baru mencapai kedalaman
4339 fet measure Dep atau disingkat
dengan ftmd itu tepat pada tanggal 27
juli Tahun 2022 lalu enggak
tanggung-tanggung nih geng di sumur
tersebut ditemukan gas sebesar 5 mm scf
per hari dan minyak sebanyak 1400 barel
per hari di lapisan pertama nah lalu
pada lapisan keduanya ditemukan gas
sebesar
13,74 mmscf per hari dan minyak sebesar
43 barel per hari Nah dari situlah
akhirnya tersebar luas nih pemberitaan
tentang ditemukannya cadangan migas yang
ada di Aceh yang mana cadangan migas
yang ada di Aceh dikatakan merupakan
salah satu cadangan migas yang cukup
besar bahkan masuk ke dalam cadangan
Migas terbesar ketiga di
dunia nah Lalu bagaimana dengan
pengelolaannya geng Siapakah pihak yang
mengelola kekayaan bumi milik Aceh ini
Nah sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan industri migas di Aceh
[Musik]
oke mungkin bagi teman-teman ini adalah
informasi yang jarang sekali kalian
ketahui sebenarnya sejak dari zaman dulu
Aceh itu sudah menjadi daerah penghasil
migas yang ada di Indonesia dan termasuk
penghasil Migas terbesar di dunia kalian
boleh datang ke daerah lokmawe di sana
itu ada PT Arun terus ada Chevron Kalau
enggak salah dan beberapa perusahaan
lain Kok bisa selama ini enggak
digembar-gemborkan kok selama ini yang
kita tahu cuma ya penghasilan besar yang
ada di Indonesia itu tambang emas yang
ada di Papua yaitu Freeport itu juga
dikelola oleh asing kenapa selama ini
perusahaan an pertambangan migas yang
ada di Aceh jarang sekali terekspos ya
pertanyaan itu mungkin bisa kalian
tanyakan kepada pemerintah kita
pemanfaatan hasil tambang bumi yang
berupa energi migas yang ada di Aceh itu
sebenarnya sudah dimanfaatkan oleh
masyarakat Aceh sebelum Aceh benar-benar
bergabung dengan negara kesatuan
Republik Indonesia yang mana Aceh di
masa itu masih tunduk kepada Kesultanan
alias sistem kerajaan tepatnya pada abad
ke-16 sampai dengan abad ke-17 pada masa
kesultanan Aceh bahkan hasil Migas itu
sudah dimanfaatkan untuk obor penerangan
dan juga dijadikan untuk senjata dalam
memerangi kapal-kapal asing yang di saat
itu kebanyakan kapal-kapal asing yang
masuk ke wilayah Aceh itu dibakar
dihanguskan dimusnahkan dan kebanyakan
itu merupakan kapal milik Portugis
ketika terjadinya peperangan di perairan
Selat
Malaka lalu karena hasil minyak bumi di
Aceh di saat itu sangat melimpah minyak
buminya sampai muncul ke permukaan tanah
dan menggenang rawa-rawa lalu minyak
bumi yang tergenang Ini kebanyakan
diambil oleh masyarakat untuk dijadikan
obat gosok ya Jadi bisa dikatakan zaman
itu masyarakat Aceh menggunakan minyak
bumi yang menyembur keluar sebagai
minyak untuk pijit atau untuk urut nah
lalu di masa itu Aceh sudah punya
hubungan dagang dengan luar negeri maka
dari itu hasil minyak bumi Aceh itu
diperjualbikan ke luar negeri Nah jadi
bisa dikatakan sebelum Indonesia merdeka
dan sebelum Aceh memilih untuk bergabung
dengan negara kesatuan Republik
Indonesia perdagangan minyak bumi atau
energi m gas yang ada di Aceh sudah
terlaksanakan dan semua hasilnya
dinikmati oleh masyarakat Aceh
sendiri nah lalu singkat cerita nih geng
pada tanggal 15 Juni tahun 1885 ada
seorang laki-laki Belanda yang bernama
ailiko jansun ziker yang mana dia datang
ke Aceh Lalu mencoba untuk menggali
sebuah sumur minyak yang diberi nama
Telaga tunggal 1 atau Telaga Said yang
terletak 12,5 KM di sebelah Pangkalan
Brandan Langkat Sumatera Utara dan dari
sinilah untuk pertama kali dimulainya
perjalanan industri minyak di Indonesia
dan sumur yang digali oleh si aje ziker
tadi dikelola oleh NV Kin klicke
Netherlands Petroleum Mitch ini koreksi
gua kalau salah dalam pengucapan karena
ini merupakan bahasa Belanda yang mana
itu Kalau diartikan dalam bahasa Inggris
tertulis Royal Dutch Petroleum company
nah Dutch itu adalah panggilan untuk
orang Belanda atau bule Belanda singkat
cerita perusahaan milik Belanda tersebut
bekerja sama dengan Shell untuk
membentuk sebuah perusahaan minyak yang
bernama batavs C Petroleum Mitch atau
disingkat BPM lalu pada tahun
1892 dibangunlah kilang penyulingan
minyak yang berkapasitas 2,4.000 barel
per hari di daerah Pangkalan Brandan
Sumatera
Utara Nah jadi minyaknya itu ditambang
di wilayah kesultanan Aceh tetapi
penyulingannya ada di daerah Sumatera
Utara yang mana di zaman itu memang
Kesultanan Aceh menguasai beberapa
daerah di tanah Melayu bahkan di masa
itu kesultanan Aceh menguasai hampir
sebagian besar Sumatera sampai dengan
Malaysia nah lalu geng singkat cerita 9
tahun kemudian perusahaan bernama
Holland perlac Mitch NV potrelium Mit
zid Perlak melakukan eksplorasi di
rantau Perlak di blok Perlak Aceh Timur
lalu dari eksplorasi tersebut pada tahun
1900-an ditemukanlah sumber minyak bumi
yang sangat besar minyak tersebut
kemudian ditambah dan dialirkan dengan
pipa sepanjang 130 km ke kilang minyak
BPM yang berada di Pangkalan Brandan
tadi untuk disuling dan dialirkan ke
Pangkalan Susu lalu baru diekspor ke
luar negeri dan di saat itu mulailah
aktivitas perminyakan di Aceh
berlangsung dan mulai diproduksi secara
komersial karena produksi minyak di saat
itu semakin meningkat sehingga mendorong
banyak perusahaan lain yang Bahkan dari
luar negeri itu berinvestasi di Aceh dan
memiliki ladang minyak sendiri di Aceh
dan ladang minyak di Aceh tersebut tidak
hanya berada di daerah Perlak Aceh Timur
aja tapi meluas lagi sampai ke beberapa
daerah lain seperti daerah Idi daerah
Langsa dan juga Aceh
Tamiang semakin luasnya ladang minyak
yang ada di Aceh di masa itu sangat
berpengaruh terhadap volume produksi
perusahaan minyak BPM nah berdasarkan
sumber yang gua dapat nih geng ya di
masa itu produksi kilang minyak di
Pangkalan Brandan mencapai 1 juta ton
per tahun menjelang perang dunia kedua
dan ekspor Minyak dari Aceh pada tahun
1938 yaitu mencapai
706.650 m/ kubik Nah jadi bisa dikatakan
di masa perang kedua yang mana di masa
itu banyak menghabiskan peluru-peluru
senjata bahan bakar minyak untuk
menggerakan pesawat kapal dan juga
mobil-mobil perang gitu ya Nah ternyata
sebagian kecil bahan bakar minyaknya itu
berasal dari Aceh nah lalu singkat
cerita nih geng pada tahun 1943 ketika
itu Jepang mulai memasuki Indonesia dan
di saat t itu Aceh sudah menjadi bagian
dari Indonesia Jepang pun mulai masuk ke
wilayah Aceh nah Jepang mulai membangun
kilang penyulingan minyak di desa
payabujo kota Langsa didirikannya kilang
minyak di sana bertujuan untuk kebutuhan
militer Jepang jadi untuk men-support
alat-alat perang mereka seperti pesawat
kapal dan juga kendaraan darat nah
Tetapi setelah Jepang kalah di dalam
perang dunia keedua Mereka pun mulai
meninggalkan Aceh sehingga pada tanggal
18 Desember tahun 1945 sumur minyak yang
dibangun oleh Jepang itu terbengk kalai
begitu aja dan tidak pernah terpakai
lagi nah lalu tidak lama kemudian
muncullah sebuah pergerakan yang mana
masyarakat Aceh yang sempat bekerja di
kilang minyak milik Para penjajah
tersebut membuat sebuah kelompok yang
bernama tambang minyak Republik
Indonesia atau tmri yang berpusat di
daerah Langsa pada tanggal 1 Januari
tahun 1946 nah mereka mulai menambang
minyak dan menghasilkan bensin dan juga
minyak tanah yang mana itu itu semua
dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat
Aceh dan beberapa daerah lain lalu
kilang minyak yang ada di Pangkalan
Brandan yang sebelumnya dikelola oleh
Belanda setelah 2 minggu Belanda
melakukan Agresi Militer 1 langsung
dibakar itu kilang minyak lalu karena di
Langsa sudah ada penyulingan atau
tambang minyak bumi akhirnya para
pekerja yang sempat bekerja di kilang
minyak Pangkalan Berandan langsung
hijrah ke Langsa mereka pindah ke Langsa
untuk melanjutkan pekerjaan mereka
sebagai pekerja kilang minyak Nah untuk
waktu yang cukup lama kilang minyak yang
ada di Aceh itu dikelola oleh masyarakat
lokal sendiri namun pada akhirnya di
tanggal 24 Oktober tahun
1971 datanglah sebuah perusahaan minyak
asal Amerika Serikat yang melakukan
eksplorasi di desa Arun Kecamatan
shamtalira Arun Aceh Utara untuk mencari
potensi minyak bumi tetapi ketika mereka
melakukan eksplorasi bukannya menemukan
minyak bumi malah menemukan gas alam nah
untuk sejarahnya Kenapa Amerika bisa
datang mengeksplorasi di daerah Aceh
yait itu gua enggak bisa ngebahas
terlalu panjang Karena di zaman itu
kalian paham lah ya presidennya siapa
dan kebijakannya Seperti apa Kenapa
Amerika dengan gampang masuk ke Aceh ya
Sama halnya ceritanya seperti gimana
Amerika bisa menguasai Freeport yang ada
di Papua gitu kalian bisa cari
sendirilah
[Musik]
sejarahnya nah singkat cerita di saat
itu Amerika langsung membuat sebuah
lokasi pengeboran yang berada 30 km dari
Tenggara kota loksumawe Pimpin
eksplorasi serta produksi dalam kegiatan
tersebut dilakukan oleh perusahaan mobil
dan menyediakan dana sebesar 400.000 USD
untuk melakukan eksplorasi besar-besaran
dan di saat itu Pertamina selaku Badan
Usaha Milik Negara atau BUMN langsung
menggandeng mobil dan juga Japan
Indonesia LNG company untuk membantu
perusahaan gabungan yang bernama PT Arun
ngl atau kepanjangannya PT Arun natural
gas liquifaction yang mana sekarang
sudah berganti nama menjadi PT Perta
Arun Gas sebagai perusahaan operator dan
diresmikan oleh presiden Indonesia pada
masa itu di tanggal 19 September tahun
1978 yang berlokasi di desa blanglancang
Kecamatan Muara 1 kota loksmawe Nah
Siapakah presiden zaman itu kalian bisa
cek sendiri di Google dan kalian akan
paham kenapa bisa Amerika Serikat
mendirikan perusahaannya di Aceh pada
saat itu nah lalu yang jadi
pertanyaannya apakah untuk saat sekarang
ini Amerika bisa dengan mudah mendirikan
perusahaannya di Aceh setelah adanya isu
penemuan gas alam lagi di Aceh ya tentu
jawabannya Enggak beda beda pemimpin
sudah pasti beda kebijakan lalu singkat
cerita di zaman itu semakin banyak
perusahaan yang tertarik dengan Aceh dan
mencoba untuk terus melakukan eksplorasi
karena banyaknya cadangan gas serta
minyak bumi di sana ada beberapa
perusahaan yang sempat dibangun di
wilayah kabupaten Aceh Utara seperti PT
pupuk Iskandar Muda PT ASEAN Aceh
fertilizer atau Aaf Lalu ada PT kertas
craf aceh atau KKA dan masih banyak
pt-pt lain
nya Nah namun singkat cerita nih geng
beberapa perusahaan yang gua sebutkan
tadi sudah mulai berhenti beroperasi
karena dinyatakan pasokan gas di Aceh
sudah mulai menipis alias sudah mulai
habis nah padahal lokasi dari
perusahaan-perusahaan tersebut tidak
jauh dari ladang gas yang ada di Aceh
Nah jadi bisa dikatakan satu persatu
Perusahaan Gas yang ada di Aceh itu
sudah berhenti beberapa tahun jadi
mereka sudah tidak beroperasi karena
menganggap sumber energi migas di Aceh
sudah habis stoknya kalian bisa cek
sendiri banyak sekali
perusahaan-perusahaan terbengkalai di
daerah Aceh terutama daerah lokmawe
tetapi masih banyak perumahan-perumahan
para pekerjanya di sana Jadi dibuat
kayak Komplek khusus untuk para
pekerjanya tinggal di sana dan
kompleknya enggak main-main termasuk
Komplek mewah dan Dulu ketika gua
tinggal di Aceh anak-anak dari Komplek
perusahaan Migas tersebut dikenal dengan
ya anak-anak orang
[Musik]
kaya Nah itu dia geng cerita singkat
perjalanan industri migas yang ada di
Aceh dari awal sampai pada akhirnya
sempat terhenti dan Aceh sempat menjadi
daerah pemasuk Migas bagi beberapa
negara nah namun semenjak
perusahaan-perusahaan tersebut berhenti
beroperasi di saat itulah banyak
anggapan kalau di tanah Aceh pasokan
energi migasnya sudah benar-benar habis
sampai pada akhirnya timbullah isu yang
sedang kita bahas ini bahwa ditemukan
sumber energi migas yang baru yang
pasokannya sangat-sangat banyak dan
dianggap bisa melebihi pas Okan yang ada
di Arab Saudi dan sekarang mulai lagi
nih banyak perusahaan-perusahaan yang
berbondong-bondong ingin datang lagi ke
Aceh dengan demikian otomatis apabila
Ini bukan sekedar isu belaka bukan hoax
gitu ya tentang pasukan energi migas
yang baru ditemukan ini otomatis
nantinya perusahaan-perusahaan yang
sempat tutup akan mencoba untuk menjalin
kerja sama kembali dengan Indonesia agar
mereka bisa melanjutkan atau Mendirikan
perusahaan baru di Aceh demi kepentingan
mengambil keuntungan dari pas Okan
energi Migas tersebut Nah bisa aja
Amerika Serikat akan mencoba Masuk lagi
nih ke negara kita ya nanti kita engak
tahu ya kebijakannya kan akan berbeda
seperti yang gua katakan tadi beda
pemimpin Ya beda kebijakan nah lalu yang
jadi pertanyaannya apabila ini memang
bukan hoax Apakah Amerika akan segampang
dulu akan mudah untuk memasukkan
perusahaan mereka ke Aceh lagi ya
jawabannya enggak tahu wallahuam karena
itu semua keputusan dari presiden atau
pemimpin
Indonesia
Nah sekarang kita bahas nih sebuah
konspirasi tentang datangnya rohingya ke
Aceh dengan berita penemuan stok atau
pasokan energi migas yang sangat besar
di Aceh Apakah ini saling berhubungan
atau enggak Nanti kalian bisa nilai
sendiri sekarang kita
[Musik]
bahas seperti yang kita tahu ya geng
datangnya rohingya ke Indonesia itu
langsung menyasar Aceh dan ini tidak
terjadi dalam tahun ini aja dari
beberapa tahun belakangan sudah banyak
imigran ilegal rohingya yang mulai masuk
ke Aceh banyak kekhawatiran tentang
datangnya mereka karena yang kita tahu
ya kita bisa lihat mereka ini datang
dengan jumlah yang sangat banyak dan
bahkan belakangan isunya banyak
pihak-pihak tertentu yang entah apa
kepentingannya angkat suara mendesak
rakyat Aceh untuk menerima orang-orang
rohingya ini beberapa dari pengungsi
rohingya ini dikatakan ada sebagian
kecilnya yang merupakan korban dari
perdagangan manusia dan gilanya adalah
pelaku dari perdagangan manusia itu itu
memiliki kartu unhcr dan bahkan ada yang
sampai punya KTP Indonesia secara ilegal
Padahal dia adalah warga negara
Bangladesh Nah untuk saat ini unhcr yang
notabandnya di bawah naungan PBB dan
kita tahu ya PBB sendiri dikontrol oleh
barat dikontrol oleh Amerika Serikat nah
saat ini wnhcr itu sedang
gencar-gencarnya mengkampanyekan agar
rohingya bisa diterima di tengah-tengah
masyarakat kita dan Bahkan mereka sedang
mencari-cari lahan berhektar-hektar agar
bisa menampung rohingya dan tidak
segan-segan meminta tanah kepada
masyarakat Indonesia terkhususnya
masyarakat Aceh agar bisa menampung
rohingya ini di sini kan mulai berbahaya
ya Geng kalau kita pikir-pikir Nah
apakah ini adalah salah satu jalan untuk
mengacaukan kondisi yang ada di Aceh
seperti yang kita lihat sekarang rakyat
Aceh justru disibukkan untuk memprotes
kedatangan rohingya tersebut rakyat Aceh
seolah diminta untuk berpikir sendiri
bagaimana cara menanggulangi kedatangan
rohingya yang terus-menerus tidak
terbendung bahkan sampai timbul
pertanyaan Ke manakah otoritas terkait
Ke manakah pihak berwenang yang menjaga
perbatasan menjaga perairan menjaga laut
kawasan Indonesia Bukankah seperti yang
kita tahu ya nelayan aja yang terkadang
nyasar enggak sengaja masuk ke wilayah
perairan negara kita itu sampai
ditangkap kapalnya sampai ditenggelamkan
tapi kenapa bisa imigran ilegal imigran
gelap kayak gini lolos begitu aja Ada
apa
[Musik]
sebenarnya di pembahasan sebelumnya kita
sempat membahas tentang kecurigaan bahwa
rohingya ini sengaja dikirim sebagai
protes atas dampak kelakuan masyarakat
Indonesia yang terlalu membela Palestina
di media sosial ada isu yang mengatakan
rohingya sengaja dikirim ke Indonesia
sebagai propaganda untuk membuat
seolah-olah image Indonesia itu memiliki
standar ganda yang mana membela
Palestina atas nama kemanusiaan atas
nama agama tetapi ketika melihat
rohingya justru ditolak padahal
ditolaknya rohingya di Indonesia
khususnya di Aceh itu bukan tanpa alasan
jelas-jelas punya alasan rohingya ini
Sebelumnya sudah pernah diterima dengan
sangat baik ditampung dengan tangan
terbuka bahkan diberikan makan tempat
tinggal dan segala macam tapi masyarakat
Aceh sudah belajar dari pengalaman yang
mana Di hari pertama ketika mereka
ditolong ternyata mereka memiliki sifat
dan adab yang tidak sesuai dengan
norma-norma yang ada di tengah-tengah
masyarakat Aceh maka dari itu masyarakat
Aceh belajar dari pengalaman sebelumnya
untuk tidak menerima kedatangan
rohingya-rohingya lainnya karena sangat
merepotkan banyak tindakan kejahatan
banyak maunya pemalas dan beberapa dari
mereka sampai kabur ke luar negeri dan
itu benar-benar tidak bisa ditoleransi
lagi nah jadi fenomena yang terjadi di
Palestina yang seluruh dunia membela
Palestina terutama di Indonesia itu
pendukungnya sangat besar yang support
Palestina sangat besar tidak bisa
disamakan dengan fenomena datangnya
rohingya Ya memang sih sama-sama tentang
kemanusiaan tetapi rohingya datang ke
Indonesia bukan dalam kisi mereka masih
berada di dalam konflik atau genosida
yang terjadi di Myanmar mereka datang ke
Indonesia terkhususnya ke Aceh itu
langsung berangkat dari choks bazar
tempat penampungan mereka yang sangat
layak dan sangat besar yang ada di
Bangladesh yang mana berarti mereka itu
tidak lagi sedang berada di bawah
tekanan maka dari itu kedatangan
rohingya ke Aceh menjadi sebuah tanda
tanya besar ada misi Apakah dibalik itu
semua dan mengapa mereka datang
berbondong-bondong bertepatan dengan isu
ditemukannya pasokan migas yang sangat
besar di Aceh yang besarnya bahkan
dikatakan akan melebihi pasukan yang ada
di Arab Saudi Kenapa hal ini sangat
bertepatan jika berbicara tentang hal
ini ada banyak kemungkinan dan mulai
muncul yang namanya konspirasi tentang
kedatangan rohingya seperti yang kita
tahu ya unhcr yang merupakan badan di
bawah naungan PBB sangat gencar
men-support rohingya tetapi tidak
kunjung membawa rohingya ini ke negara
mereka ya kita Katakanlah unhcr ini
pendananya petinggi-petingginya itu
bukan berasal dari Indonesia jelas
sekali mereka semua adalah dari
keturunan ras lain yang mana mereka
mempunyai negara sendiri yang jadi
pertanyaannya kalau memang mereka peduli
dengan kemanusiaan Mengapa mereka tidak
membawa orang-orang rohingya ini ke
negara mereka Kenapa mereka bersih Kukuh
untuk meminta ruang di Indonesia
terkhususnya
Aceh padahal seperti yang kita tahu
Indonesia bukanlah negara yang ikut
menandatangani konferensi 1951 PBB
tentang pengungsi yang mana artinya
Indonesia tidak berkewajiban menerima
pengungsi apalagi pengungsi ilegal Namun
apabila Indonesia tetap menerima
pengungsi Ya seperti Katakanlah ada
pengungsi dari Afghanistan korban perang
Afghanistan yang sudah berpuluh-puluh
tahun di Indonesia Nah itu adalah
kebijakan dari Indonesia keinginan dari
Indonesia Indonesia Terbuka kepada
mereka dan diterima Alasannya kenapa ya
mungkin orang Indonesia merasa aman dan
nyaman aja ketika pengungsi Afghanistan
masuk ke wilayah Indonesia jadi itu
adalah hak Indonesia mau menerima apa
enggak sementara rohingya mereka masuk
ke Indonesia pada awalnya Indonesia
sudah menerima Aceh terkususnya sudah
menerima tetapi ternyata setelah
diterima banyak hal yang sangat
merugikan masyarakat maka dari itu
penolakan rohingya itu Berdasarkan
pengalaman serta kebijakan dari
masyarakat sendiri jadi dunia
internasional enggak bisa menuntut
Indonesia enggak bisa menuntut
masyarakat Aceh persoalan penolakan
rohingya karena itu merupakan hak dan
masyarakat Indonesia enggak memilih
miliki kewajiban untuk menerima
pengungsi manapun tetapi punya hak untuk
menerima Ya tergantung kebijakan ya
semoga kalian paham nih maksud
gua tetapi geng ada sebuah konspirasi
yang sekarang menjadi perbincangan dan
ini menurut gua agak masuk akal Ya kita
bisa berkaca dari cara barat ketika
ingin menaruh pengaruh atau membuat
pengaruh di Timur Tengah apa cara yang
mereka lakukan nah ini bukan sekedar
opini dari gua tapi ini adalah hal yang
berbukti kalian bisa cari bukti-buktinya
di Google bisa di Manap pun bisa bahkan
di film yang mana ini merupakan film
dokumenter yang dibuat oleh Amerika
sendiri untuk menceritakan masa perang
dunia keedua yang di mana di dalam film
dokumenter tersebut menceritakan
bagaimana ketika tentara Jerman yang
dipimpin oleh Pak Kumis itu mencoba
untuk menginvasi banyak negara yang ada
di dunia demi kekuasaan nah di situ
tentara Amerika bercerita bagaimana
mereka bisa menaklukkan Pasukan yang
dipimpin oleh si Pak Kumis ini sampai
pada akhirnya mereka semua kembali ke
Jerman di akhir film dokumenter itu
bahkan disebutkan setelah perang dunia
kedua selesai masyarakat Yahudi yang
tadinya diincar oleh pasukan pak kumis
itu semuanya diungsikan dan diberikan
tempat di Palestina kalian boleh cek
sendiri di filmnya yang ini gua
tampilin
kalian bisa dengar sendiri di sana
diucapkan masyarakat Yahudi korban
perang dunia keedua itu semua diungsikan
dan diberikan tanah di daerah Palestina
yang sekarang kita tahu bahwa mereka
sudah membentuk sebuah negara yaitu
Israel kita bisa lihat ya geng Bagaimana
cara negara barat membangun pengaruhnya
di tanah timur tengah mereka mengirimkan
masyarakat Yahudi ini lalu masyarakat
Yahudi membuat pemukiman kecil dan
tiba-tiba mereka mendirikan negara kecil
lalu lama-lama menjadi negara besar atas
penjajahan mereka terhadap Palestina
lalu yang jadi pertanyaannya apa
fungsinya Israel di sana Apakah sekedar
diberikan tanah untuk penghidupan
Padahal mereka sebelumnya
dibantai-bantai oleh Jerman nah Ternyata
semua itu sudah ada skemanya berdirinya
negara Israel yang sangat didukung oleh
barat dan Amerika Serikat itu semua
karena Israel ini menjadi akses untuk
negara barat dan Amerika memantau segala
kesempatan atau keuntungan yang ada di
Timur Tengah dengan kata lain ya Amerika
dan Barat mengirimkan intelijen mereka
dan mereka dapat melih lihat
peluang-peluang untuk masuk ke dalam
urusan dalam negeri negara-negara yang
ada di Timur Tengah seperti yang kita
tahu sudah banyak negara Timur Tengah
yang hancur gara-gara Amerika Serikat
bahkan Enggak cuma negara Timur Tengah
koalisinya pun banyak yang hancur ya
kita Contohkan aja Irak lalu Afghanistan
yang untungnya Taliban menang dalam
perangnya dan contoh yang paling besar
adalah Palestina untuk saat ini Nah
kalau untuk negara koalisinya kita bisa
lihat Libia negara Afrika yang
mayoritasnya muslim tersebut sekarang
hancur
diacak-acak
[Musik]
Nah jadi Israel itu bisa dikatakan
sebagai anak emas dari Amerika Serikat
mereka adalah masyarakat keturunan barat
yang berada di tengah-tengah masyarakat
keturunan Arab atau masyarakat Timur
Tengah makanya Amerika sangat mendukung
Israel nah lalu kita bisa lihat fenomena
rohingya mirip banget dengan bagaimana
Israel pertama kali berdiri di Palestina
mereka merupakan manusia-manusia yang
dikirim dengan kapal ke Palestina dan
mendirikan pemukiman lalu menjadi sebuah
negara Karena logiknya gini Geng kalau
memang unhcr yang mana kewenangannya itu
dipegang oleh barat sangat-sangat
mempedulikan rohingya atas nama
kemanusiaan Mengapa rohingya harus
dikirim ke Indonesia atau ke Aceh
Bukankah rohingya ini sudah mempunyai
tempat yang layak di choksbazar di
Bangladesh yang merupakan negara asli
mereka sebelumnya karena seperti yang
pernah gua ceritakan sebelumnya di
konten-konten sebelumnya bahwa rohing
nya ini bukan keturunan asli Myanmar
mereka ini datang dibawa oleh Inggris ke
Myanmar untuk membantu Inggris menjajah
Myanmar Jadi wajar saja masyarakat
Myanmar tidak mau menerima Mereka lagi
karena merasa mereka ini adalah
keturunan-keturunan dari nenek moyang
mereka yang merupakan penjajah bagi
Myanmar makanya mereka diusir Jadi
pengusiran rohingya bukan karena agama
bukan karena mereka muslim tetapi karena
mereka keturunan penjajah di
Myanmar nah lalu mereka dipindahkan ke
DX bazar yang ada di Bangladesh itu sama
saja seperti mereka kembali ke roots-nya
ke asalnya yang otomatis mereka
bergabung dengan keturunan sesama Mereka
lagi dari wajah dari warna kulit warna
rambut semuanya sama dengan Bangladesh
jadi bisa dikatakan rohingya berada di
tempat yang tepat yaitu di choks bazar
nah lalu Mengapa unhcr tidak memilih
untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas
yang ada di choksbazar memberikan
kenyamanan lebih untuk rohingya di choks
bazar memberikan lapangan pekerjaan atau
apapunlah untuk men-support rohingya ini
tapi di choks bazar bukannya memindahkan
rohingya ke Indonesia Bukankah itu lebih
repot untuk apa memilih jalan yang lebih
repot kalau Bukan Tanpa
Tujuan Nah itu dia geng konspirasi
tentang datangnya rohingya ke Aceh yang
bertepatan dengan ditemukannya pasukan
migas di Aceh Menurut kalian gimana
masuk akal atau enggak coba tinggalkan
komentar di bawah