KRONOLOGI CAR0K MADURA 2 LAWAN 4 BERAKHIR MENGEN4SKAN | FAKTA TENTANG HASAN & MAT TANJAR
Tqk5CeRZhP4 • 2024-01-18
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id ya tapi wallahualam juga ya mungkin warga sekitar belum pernah ada yang coba duel kali ya sama matanjar matanjarnya udah sering ngmop duluan atau sering nakut-nakutin duluan gitu kan selama ini ya tiba-tiba benar-benar ketemu lawannya eh tahunya tidak sekuat yang dibayangkan Bisa jadi kayak gitu nah kebetulan banget ketemu lawannya Hasan yang nyalinya lebih ternyata pas dites ya tidak sesuai dengan anggapan selama ini yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] jeri geng geng Oke baru-baru ini di Indonesia Dihebohkan tentang sebuah kasus yang berasal dari Madura tersebarnya sebuah video yang memperlihatkan Perkelahian antar warga yang terjadi di daerah Bangkalan mungkin di sini ada teman-teman dari di Madura boleh simak cerita ini dan kalau ada hal yang keliru kalian Boleh silakan luruskan di kolom komentar jadi geng di Madura itu ada istilah yang disebut dengan carok kita Sebelumnya udah sempat ngebahas sedikitnya tentang fenomena carok ini kalian bisa cek di video ini dan ini merupakan salah satu cara yang menjadi pilihan akhir yang dipilih oleh orang-orang di Madura untuk penyelesaian sebuah masalah Nah kenapa gua bilang ini cara terakhir karena seperti biasanya orang Madura selaku orang Indonesia gitu ya menjunjung tinggi penyelesaian secara kekeluargaan terlebih dahulu tetapi jika secara kekeluargaan tidak menemukan titik terang maka serinya akan berakhir dengan carok maka dari itu banyak orang yang menyebutkan kalau carok itu tradisi atau budaya dari orang Madura walaupun orang Madura sendiri terkadang tidak menerima dengan pernyataan tersebut karena sebagian besar orang Madura menganggap kalau carok itu hanyalah sebuah kebiasaan yang buruk bukan bagian dari trad tradisi atau budaya carok ini sendiri itu berarti bertarung demi Kehormatan dan biasanya carok ini akan melibatkan senjata tradisional Madura yaitu celurit sudah banyak kejadian cahrok yang terjadi di Madura itu memakan korban dan pastinya selalu makan korban jarang sekali ada yang selamat gitu ya antara semuanya yang menjadi korban atau justru sebelah pihak yang menjadi korban di dalam cerita kali ini caroknya itu enggak main-main melibatkan dua lawan empat yang mana dua orang ini merupakan adik kakak yang bernama Hasan dan juga Wardi mereka melawan empat orang lain yang menjadi korban di dalam kejadian ini yaitu yang bernama Mat tanjar matdam najerri dan juga Hafid sebenarnya penyebab dari Kejadian ini sangat-sangat sppele geng tetapi apa boleh buat semuanya sudah terjadi dan gara-gara kejadian ini empat orang korban yaitu matanjar materdam najeri dan juga Hafid harus melayang nyawanya nah sementara itu dua orang lawannya itu sudah diamankan oleh pihak kepolisian Bagaimana car cerita selengkapnya kronologi dari Kejadian ini langsung aja kita bahas di Permisi peristiwa misteri dari berbagai [Musik] sisi carok massal terjadi di wilayah Bangkalan pulau Madura Jawa Timur empat orang di beberapa bagian [Musik] tubuh kita langsung masuk ke dalam [Musik] kronologi peristiwa ini berawal pada hari Jumat tanggal 12 Januari tahun 2024 kemarin kejadiannya di Bangkalan Madura kalau kalian ingat kemarin kita sudah sempat ngebahas tentang daerah ini yaitu tempat meledaknya bom mortir gara-gara ada tukang rongsokan yang menggergaji mortir lokasinya dekat dengan tempat tersebut kejadiannya itu tepat pada 6.30 sore hari atau .30 malam gitu saat itu ada seseorang yang bernama Hasan busri atau biasa dipanggil Hasan dia ini umurnya 40 tahun ketika itu Hasan ini ingin pergi tahlilan ke Desa Bumi Anyar jadi niatnya nih baik nih mau tahlilan gitu ya mau pengajian Pergilah Hasan Ini ke arah bumi Anyar dan ketika itu dia tiba di pinggir jalan desa bumianar Kecamatan Tanjung Bumi Di saat dia berada di pinggir jalan tersebut tiba-tiba lewatlah seseorang yang bernama matanjar bersama temannya yaitu Mat terdam dia ini adalah warga dari larangan Timur Tanjung Bumi Nah dari informasi dikatakan mereka berdua ini sebenarnya adalah adik kakak dan mereka di saat itu berboncengan menggunakan motor di saat itu tujuan mereka adalah ingin ke pantai atau ke laut untuk menambak ikan Kebetulan sekali di saat itu motor yang digunakan oleh matanjar dan juga materdam ini ternyata mesinnya itu suaranya sangat besar dan terdengar sedikit mengganggu mereka lewat dengan sangat kencang sehingga mengagetkan Hasan di saat itu dan kebetulan motor yang mereka bawa tersebut menggunakan lampu sorot yang langsung mengarah ke arah wajahnya Hasan sehingga selain merasa kaget Hasan juga merasa sangat kesilauan gara-gara lampu sorot tersebut di saat itu Hasan berinisiatif mau menegur si matanjar dan juga materdam ini karena cara mereka mengendarai motor itu cukup membahayakan kalau dilihat dari kacamata Orang Netral orang awam ya mungkin kita melihatnya itu maksud si Hasan ini baik gitu ya untuk menegur tetapi tidak ada saksi mata yang bisa menjelaskan Bagaimana sih caranya si Hasan ini menegur Apakah dengan memaki-maki atau dengan kalimat yang lembut yang baik gitu kita enggak ada yang tahu tapi yang jelas di saat itu gara-gara ditegur oleh Hasan matanjar dan juga materdam ini tidak terima akhirnya terjadilah perselisihan nah di dalam kronologi itu entah matanjar dan matredam ini Putar balik lalu memukul Hasan entah mereka sempat cekcok duluan nih karena di dalam kronologinya tidak ada yang bisa menceritakan dengan jelas termasuk keterangan dari si Hasan sendiri tapi yang jelas materdam dan juga matanjar di saat itu memukul Hasan terlebih dahulu dari cara memukulnya juga dikatakan Hasan ini ini mendapatkan tamparan sebanyak tiga kali Nah dari sini kita bisa lihat ya Geng kalau dari kronologi tersebut Hasan ini mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan tapi sedikit informasi nih geng kemarin gua juga udah sempat dihubungi oleh salah satu penonton kamar Jerry Dia minta instagram-nya dirahasiakan tapi di sini gua Tampilkan aja ini eh chatnya dia nah orang ini akhirnya ngobrol nih sama tim kreatif kita dan menceritakan cerita versinya dia yang dia tahu cerita versi yang tersebar di Madura Nah kalau cerita versi dia ini dikatakan kalau memang benar Hasan ini menuju ke acara tahlilan tetapi di tengah jalan Hasan ini sempat berhenti di sebuah gubuk yang berada di pinggir jalan jadi dia itu enggak cuma berada di pinggir jalan doang tapi ada sebuah gubuk di sana Nah lalu munculah matanjar dan juga materdam yang ingin menuju ke tambak ikan jadi Tambak itu seperti kolam ikan yang gede Kalau di Jakarta mungkin disebutnya Empang gitu ya Nah di saat itu motor yang dikendarai oleh materdam dan juga matanjar ini lampunya menyorot ke arah Hasan Tapi menurut si pencerita Hasan di saat itu tidak merasa terganggu dengan suara motor melainkan dia hanya kesilauwan gara-gara sorotan lampu tersebut dan Hasan ini tidak menegur atau tidak marah sama sekali kepada dua orang ini tetapi melainkan Hasan ini hanya bertanya jadi kayak negur Stranger gitu loh geng kayak negur orang asing kayak Halo Pak mau ke mana gitu Jadi hanya sapaan baik gitu nah ini menurut si pencerita nah Tetapi entah matanjar tidak dengan jelas mendengar sapaan tersebut akhirnya matanjar berhenti dan turun dari motornya lalu menghampiri Hasan sedikit informasi geng Hasan ini di kampungnya dikenal sebagai sosok yang keras dan ini memang dikonfirmasi oleh warga sekitar dari cara si Hasan ini berbicara dia itu berbicara tegas kasar dan juga kalau kita lihat dari beberapa postingannya dia sempat memposting ketika dia berpose menggunakan sajam nah lalu Dikatakan juga nih dari informasi yang beredar ternyata Nata sebelum-sebelumnya antara Mat tanjar dengan Hasan ini memang sudah pernah bertikai alias punya dendam lama punya permasalahan lama jadi ketika matanjar turun dari motor itu matanjar langsung berbicara kepada Hasan dengan nada marah dia bilang kurang lebih kayak gini menurut keterangan si pencerita nih apa jangan berani-beraninya kamu nyapa saya Dan di saat itu matanjar ini langsung menampar Hasan Hasan di saat itu sontak kaget karena dia ditampar tanpa sebab karena merasa tidak berbuat salah Hasan yang kaget dengan perlakuan dari matanjar langsung bertanya lagi kurang lebih Dia bilang gini loh Ada apa kak saya salah apa saya kok dianggap remeh seperti ini belum sempat dijawab oleh matanjar tiba-tiba dari belakang Mat terdam langsung mengeluarkan celurit yang dia bawa dan memang menurut informasi orang-orang di Madura sana kalau misalkan keluar malam atau mau ke kebun mau ke mana gitu pasti bawa sajam yaitu celurit dan ini memang sudah menjadi kebiasaan untuk menjaga diri atau berjaga-jaga celurit yang dibawa oleh matdam ini langsung diarahkan ke Hasan lalu reflek hasam yang merasa terancam langsung memegang tangan materdam dan menahan tangan materdam yang masih memegang culurit dan Hasan berkata Oh Jadi maunya duel ya Ya udah tunggu di sini Saya juga ambil culurit saya dan seperti biasanya orang Madura kalau ditantang seperti itu ya pantang mundur dan materdam serta matanjar menjawab Oke ya udah saya tunggu di sini Silakan ambil culuritmu dan yang lebih gilanya dia mengatakan silakan ajak orang-orangmu beserta dengan buyut-buyutmu nah kurang lebih penjelasan dari sepencerita kayak gitu nah Lalu setelah menerima tantangan itu Hasan pun langsung pulang ke rumahnya untuk mengambil [Musik] celurit ketika dia pulang ke rumah ternyata di rumahnya itu ada saudaranya saudaranya ini bernama Mawardi alias Wardi umurnya 35 tahun dan sama-sama orang yang panasan jadi pantang ditantang mirip seperti dengan Hasan sendiri ketika itu Hasan cerita kepada Wardi dia bilang dia habis dikeroyok dipukul oleh dua orang yang kemudian mengajak dia untuk carok Wardi di saat itu mendengar saudaranya diperlakukan seperti itu enggak terima dia bilang Oh ya udah kita carok dan akhirnya Wardi pun ikut dengan Hasan untuk melakukan carok dengan dua orang tadi yaitu Mat terdam dan juga Mat tanjar nah di rumah mereka mengambil dua celurit untuk mempersenjatai diri nah Lalu ada hal yang sangat gila dan menurut gua ini Bikin merinding tapi ini belum bisa dikonfirmasi karena gua mengambil cerita ini dari komentar salah satu netizen yang berasal dari Madura dikatakan Hasan dan Wardi ketika mengambil celurit mereka itu sempat izin dulu ke orang tuanya jadi dikatakan mereka berdua pamit kepada orang tuanya dan meminta izin untuk melakukan carok Wah gila enggak tuh merinding banget enggak sih Nah komentar ini sempat gua konfirmasi kepada si narasumber yang menceritakan hal ini ke gua benar enggak sih Kalau Hasan dan Wardi ini meminta izin kepada orang tuanya nah kata si Narasumber itu benar katanya dan memang orang Madura itu sangat menghormati orang tua mereka kalau mereka mau melakukan sesuatu biasanya mereka izin dulu termasuk hal yang kayak gini lalu jawaban dari orang tua Hasan dan Wardi awalnya tidak mengizinkan tetapi Hasan dan Wardi di saat itu tetap memaksa mereka merasa mereka sudah minta izin mereka sudah memberitahu orang tua mereka dan Sudah saatnya untuk mempertahankan harga diri dan dan kehormatan berangkatlah mereka untuk carok dengan matanjar serta materdam lalu sementara itu matanjar yang bersama materdam Tadi hanya membawa satu celurit yaitu hanya celuritnya materdam matanjar berinisiatif untuk juga pulang ke rumah mengambil culuritnya lalu kemudian Di saat dia pulang dia justru bertemu dengan najhri nah najhri ini merupakan warga Desa Larangan Timur yang merupakan sepupu dari matanjar dan juga materdam nah lalu di sana mereka juga juga bertemu dengan seseorang yang bernama Hafid yang kebetulan Hafid ini merupakan Warga dari Desa Bumi Anyar yang background-nya adalah dia ini muridnya matanjar nah ketika bertemu dengan najhri sebenarnya najhri ini baru saja pulang dari pasar bersama sang istri lalu kemudian najari yang melihat matanjar baru saja mengambil celurit bertanya mau ke mana Kok bawa-bawa celurit dan kondisinya celuritnya itu dibuka dari sarungnya Nah itu adalah sebuah pertanda yang aneh bagi orang Madura karena kebanyakan orang Madura kalaupun bawa celurit itu pasti dimasukkan ke dalam celana atau kalau enggak disarungin kalau sudah keluar dari sarung itu artinya itu celurit minta korban alias ya bakal ada pertarungan di saat itulah najeri langsung meminta istrinya untuk pulang duluan dan najahri menghampiri matancar dan juga materdam nah di saat itu dia bilang ke istrinya Udah ya kamu pulang duluan aku ini ada urusan istrinya di saat itu tidak merasa curiga karena berpikir ya mungkin suaminya ini mau mau ketemu teman mau nongkrong atau apalah gitu akhirnya istrinya mengiakkan dan pulang Nah ternyata nih geng usut punya usut matanjar materdam dan juga najari itu merupakan ahli bela diri alias mereka ini adalah pesilat nah mereka bertiga memiliki kemampuan yang hebat dalam bela diri jadi di lingkungan mereka mereka ini dikenal sebagai pendekar lah kurang lebih Nah makanya Hafid ini berguru kepada matanjar jadilah di saat itu yang tadinya janjiannya carok berdua malah jadi berempat Ya kan ditambah dengan si Hafit yang merupakan murid dari matanjar dari keterangan warga juga Memang mengatakan mereka berempat ini sudah cukup terkenal sebagai pendekar di kampung itu dan cukup ditakuti makanya ketika mereka bertindak warga itu enggak berani ngelarang tetapi ya Warga paling kepo gitu Apa sih yang ingin dilakukan oleh empat pendekar ini Lalu setelah mempersenjatai diri dan membawa celurit masing-masing Mereka pun Kembali ke tempat yang sudah dijanjikan untuk menunggu Hasan entah bagaimana ceritanya ketika mereka bertikai kan mereka adanya di pinggir jalan gitu di sebuah gubuk nah tapi tiba-tiba caroknya justru terjadi seperti di dalam lingkungan warga kalau kalian lihat dari videonya itu seperti ada beberapa rumah warga di sana dari sumber orang Maduranya langsung dikatakan sebenarnya Mat tanjar materdam Hafid dan juga najari itu enggak cuma berempat tadinya ada beberapa orang lain yang kepo yang pengin ikut mereka lah gitu Jadi totalnya kurang lebih ada 10 orang tapi ketika berada di lok lokasi untuk carok dan mereka bertemu dengan Hasan serta Wardi tiba-tiba enam orang lain yang ikut bersama mereka justru kabur karena melihat keberingasan Hasan dan juga Wardi membawa celurit Nah jadi enam orang itu ketakutan memilih untuk meninggalkan lokasi carok tersebut di saat itu Hasan langsung turun dari motor dan langsung menyerang matanjar terlebih dahulu di saat itu Hasan justru dikeroyok oleh tiga yang lain Wardi yang di saat itu tidak tahu harus menyarang siapa terlebih dahulu akhir ya menyerang dengan membabi buta siapapun yang bisa dia terkam nah lalu Hasan ingat tujuan dia hanyalah matanjar jadilah antara Hasan dan matanjar itu satu lawan satu dan tiga orang lainnya justru mengeroyok Wardi para warga pun mulai keluar Dan berkerumunan di saat itu dan ada yang merekam aksi kejadian tersebut dan di videonya kalian bisa dengar sendiri suara teriakan serta suara celurit yang saling menghantam dan di dalam video sempat terdengar suara teriakan takbir dari Wardi yang mengatakan Allahu akbar Allahu akbar karena di saat itu Wardi berusaha untuk melawan tiga orang [Musik] tersebut nah ketika pertikaian semakin panas geng para warga di sana mulai berkumpul tetapi Tidak ada satu pun yang berani mendekat semuanya jaga jarak semuanya hanya menonton dari jauh tapi ada beberapa warga yang berusaha untuk melerai dengan cara meneriaki keenam pelaku carok ini tapi dari mereka tidak ada satuun yang mendengar dan beberapa saat setelah carok barulah satu persatu dari para korban mulai berjatuhan di saat itu matanjar materdam Hafi dan juga najerri Mulai terkapar di tanah dengan kondisi yang mengenaskan tubuh mereka dipenuhi oleh cairan merah setelah carok itu selesai dan para korban mulai bergeletakan di situlah para warga langsung fokus kepada korban yang sudah tergeletak tersebut jadi korban ini ditarik ditolongin langsung dievakuasi dari sana sementara untuk Hasan dan Wardi itu ada tiga versi cerita lagi geng ada yang mengatakan kalau mereka ini kabur dari lokasi Lalu ada juga yang mengatakan kalau pihak kepolisian di saat carok terjadi sudah dihubungi oleh warga dan menuju ke lokasi tersebut jadi setelah carok selesai polisi langsung menangkap Wardi dan juga Hasan nah tapi ada salah satu komentar di sosial media yang mengaku sebagai saksi di dalam kejadian itu dia mengatakan kalau Wardi dan juga Hasan ini langsung menyerahkan diri mereka ke pihak kepolisian nah tapi dari ketiga cerita tersebut kayaknya yang lebih masuk akal adalah menyerahkan diri karena yang sudah-sudah yang pernah terjadi di Madura setelah charok dilakukan itu memang para pelaku yang menang di dalam carok itu lebih memilih untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian karena ya bisa dikat katakan hal seperti ini sudah sangat biasa di Madura pihak Polres Bangkalan Madura langsung menahan Wardi dan juga Hasan dan dari tangan mereka disita dua barang bukti yaitu celurit nah selain celurit juga diamankan beberapa bukti lain berupa satu jaket Levis berwarna abu-abu Satu kemeja warna biru motif garis warna putih lalu satu sarung warna hitam dan satu sarung warna hijau biru yang dipakai ketika kejadian tersebut Lalu pihak Polda Jatim juga membantu Polres Bangkalan untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini geng dan Polres Bangkalan melakukan penjagaan sebagai upaya untuk mencegah adanya carok susulan karena seperti yang sudah-sudah kalau terjadi carok kayak gini biasanya enggak akan selesai satu hari enggak akan selesai langsung di hari tersebut biasanya bakal ada saudara-saudara mereka atau tetangganya warga yang ada di sana akan bertikai lagi akan carok lagi ya Mulai dari anaknya sampai sepupunya atau saudaranya yang lain biasanya akan membuat perhitungan baru Nah namun atas upaya yang dilakukan oleh pihak Polres Bangkalan akhirnya di TKP Sampai detik ini masih terbilang aman dan cukup kondusif lalu keempat jenazah dari pelaku carok Ini dibawa ke RSUD syaridah ambami Ratu ebu atau yang disingkat dengan syamrabu yang berada di daerah Bangkalan untuk keperluan otopsi nah Lalu setelah otopsi berhasil dilakukan dapat dipastikan mereka semua meninggal dunia karena kehabisan cairan merah akibat dari tikaman celurit yang dilakukan oleh oleh Hasan dan juga Wardi dan setelah autopsi selesai keempat jenazah tersebut dipulangkan ke pihak [Musik] keluarga dan Dari keempat korban tersebut dikabarkan ada salah satunya yang sampai tangannya itu terpisah putus tapi gua enggak bisa memastikanlah yang mana ya yang tangannya terpisah ini karena dari sumber informasi memang sangat minim tentang pemberitaan ini sampai saat sekarang ini sebenarnya permas kesalahan masih simpang siur Apakah benar carok ini terjadi cuma gara-gara lampu motor tetapi dari beberapa komentar yang ada di media sosial itu mengatakan kalau kemungkinan besar ini permasalahan dendam lama yang mana dikatakan Kenapa Hasan ini mengiakan carok yang diajak oleh materdam dan juga matanjar itu gara-gara dulunya mereka ini memang pernah berkonflik yang lebih tepatnya yang berkonflik itu adalah Hasan dan juga matanjar dan kabarnya konflik ini terjadi ketika lomba 17 Agustusan jadi tepat di saat pesta kemerdekaan dikatakan mereka ini sepertinya pernah ikut di dalam lomba voli dan si Hasan ini sempat ditampar oleh matanjar karena seperti yang kita tahu matanjar sendiri adalah orang yang disegani oleh warga sekitar dianggap sebagai pendekar lalu Selain itu ternyata ada masalah lain lagi yang masih berhubungan dengan matanjar yang melibatkan Hasan juga tetapi kali ini melibatkan adiknya Hasan ini persoalan lahan parkir kabarnya Nah jadi bisa dikatakan menurut keterangan orang-orang yang ada di Madura sana melalui komentar mereka di media sosial ya bisa dipastikan Hasan dan matanjar ini sering terlibat konflik kecil mengingat Hasan ini background-nya dia adalah orang yang emosional dan matanjar merasa dia adalah orang yang disegani di tempat tersebut makanya enggak heran ketika pertikaian ini terjadi dari mulai halpele dan matanjar menantang Hasan untuk carok ya Hasan enggak nolak sama sekali ini perihal dendam lama nah tetapi Ya semua keterangan yang berasal dari sosial media ini belum bisa dikonfirmasi geng jadi belum bisa sepenuhnya atau 100% kita ambil kesimpulannya tapi kalian bisa lihat sendiri dari komentar-komentar yang gua terakan di video ini lalu yang jadi pertanyaannya jika matanjar dan juga beberapa kerabatnya ini adalah orang yang disegani berarti bisa dikatakan dia bukanlah orang yang Sembarangan tetapi kenapa bisa Hasan dan Wardi berani menerima tantangan tersebut sementara matanjar itu disegar di sana ya Otomatis biasanya orang yang disegani bakal ditakuti gitu ya Nah usut punya Hut dari kejadian carok tersebut Hasan dan Wardi juga bisa dipastikan bukan orang yang Sembarangan karena kalian bisa lihat sendiri dari video yang beredar foto yang beredar ketika Hasan dan Wardi diwawancarai dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian tidak terlihat sedikit pun ada luka di tubuhnya padahal yang mereka lawan jauh lebih banyak dari mereka dan sama-sama megang culurit Wardi apalagi dia yang menghadapi tiga orang sekaligus tetapi tubuhnya terlihat biasa-biasa aja dan bahkan tidak ada sayatan kecil ya bisa dikatakan kulit mereka bahkan bersih tidak ada bekas senjata tajam nah banyak yang berasumsi kalau Hasan dan Wardi ini itu memiliki pegangan atau jimat atau dengan sebutan lain Kodam yang membuat tubuh mereka itu kebal akan senjata tajam karena warga sekitar sangat yakin tidak mungkin orang bisa melawan matanjar itu menang dan bahkan tidak ada luka sedikit pun di tubuhnya karena mustahil banget ya matanjar diakui sebagai pendekar selama ini ditakuti oleh warga sekitar ya tapi wallahualam juga ya mungkin warga sekitar belum pernah ada yang coba duel kali ya sama matanjar matanjarnya udah sering ngmop duluan atau sering nakut-nakutin duluan gitu kan selama ini ya tiba-tiba benar-benar ketemu lawannya eh tahunya tidak sekuat yang dibayangkan Bisa jadi kayak gitu nah kebetulan banget ketemu lawannya Hasan yang nyalinya lebih ternyata pas dites ya tidak sesuai dengan anggapan selama ini nah lalu geng gua sempat menanyakan perihal ini kepada si narasumber yang berasal dari lokasi yang sama gua tanya nih benar enggak sih si Hasan dan Wardi itu punya ilmu kebal nah menurut kata dia enggak karena ini dua orang itu tidak menganut ilmu hitam apapun mereka hanya warga biasa mereka itu ya layaknya orang-orang awam pada umumnya nah tapi ternyata Hasan dan Wardi ini juga memiliki ilmu bela diri sama dengan keempat pelaku yang tewas nah hanya saja selama ini mereka itu tidak memperlihatkan tetapi di balik itu semua mereka itu belajar silat ya kalau berbicara tentang silat kayaknya hampir sebagian besar anak laki-laki di Madura memang belajar silat geng tetapi ada yang tekun ada yang enggak nah kebetulan Hasan dan Wardi ini termasuk ke dalam golongan yang tekun mempelajari bela diri silat lalu dari background-nya sendiri Hasan ini diketahui pernah menjadi santri di salah satu pondok pesantren yang ada di grik yang mana ketika itu dia juga ikut mempelajari bela diri di pesantren tersebut dan Wardi sendiri ternyata adalah guru silat sama seperti matanjar jadi bisa dikatakan di dalam carok yang terjadi ini mereka sama-sama adu kemampuan dan kebetulan Hasan dan Wardi baik nasibnya mereka menang di dalam carok tersebut Lalu geng ada hal yang menurut gua sedikit menggelitik ya di sini jadi ketika gua dan tim mencari informasi tentang kejadian ini gua mencoba untuk melihat-lihat gitu ya ya apa sih tanggapan masyarakat terkhususnya masyarakat Madura persoalan carok ini dan kagetnya adalah yang gua dapatkan banyak support atau banyak dukungan bagi si dua orang yang selamat ini Hasan dan juga Wardi kalau biasanya kan yang tewas itu akan dianggap korban Tetapi kan di dalam hal ini mereka sama-sama janjian alias sudah saling setuju jadi tidak ada korban bisa dikatakan ya semuanya pelaku gitu dan gilanya banyak yang men-support Hasan dan Wardi dan justru tidak bersimpati kepada empat pelaku yang yang tewas kalian bisa baca sendiri dari komentar-komentar yang gua terakkan ini nah usud punya usud dikatakan ini semua terjadi karena yang mengajak carok adalah matanjar si orang yang kalah bukannya Hasan sementara Hasan hanya menyambut tetapi justru Hasan yang menang makanya banyak yang respectek jadi istilahnya bagi orang Madura mempertahankan kehormatan itu jauh lebih penting mereka enggak mau mundur mereka harus coba dulu kalah menang urusan belakang dan itulah yang dilakukan oleh Hasan karena orang Madura itu punya sebuah kalimat Yang menjadi pedoman mereka dalam menjalankan hidup yaitu lebih baik Putih Tulang ketimbang putih mata jadi ibaratnya ya lebih baik lo bisa lihat tulang gua ketimbang gua lo eksekusi jadi lebih baik gua lawan Ya kurang lebih mungkin seperti itu kali ya koreksi gua kalau salah dalam mengarrikan kalimat tersebut dan banyak sekali warga Madura di komentar sosial media yang mengatakan kalau sebenarnya Hasan ini orangnya baik dia ini memang kalau ngomong dengan nada yang tegas katanya tetapi aslinya dia orangnya penyabar baik dan suka bersosial Nah lalu gua coba mencari tahu dari postingan-postingannya Hasan di tiktoknya dia benar geng dia ini sering memposting kalau dia itu lagi nongkrong sama warga sekitar dia tuh lagi di pos ronda jadi sosialnya cukup tinggi gitu kalau dibilang dia ini penyendiri ya Enggak dia orangnya ditakuti enggak juga tapi kalau kita dengar cerita tentang backgroundnya matanjar ya dia disegani kan dihormati di kampung tersebut karena seorang pendekar berbeda jauh dengan Hasan dia ini ya dari postingannya sangat berbaur Lalu ada lagi komentar-komentar yang lain justru membela Hasan karena good looking nah The Power of Good looking orang kalau dianggap ganteng ya nih karena kan ganteng itu relatif ya di dalam kejadian ini si Hasan dianggap ganteng oleh warga Madura sana lalu dia banyak yang membela terutama para ciwi-ciwi tapi di dalam kejadian ini walaupun matanjarlah yang menantang cahruk duluan tetapi tetap aja Hasan dan Wardi harus menghadapi hukuman karena mereka di sini menjadi tersangka atas aksi tersebut dan mereka terancam akan dijerat dengan pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun karena ini bukanlah eksekusi berencana itu dia geng cerita tentang Carok Madura yang baru-baru saja terjadi dan menewaskan empat pelaku kalau ada kekurangan dalam cerita yang gua sampaikan kalian boleh lengkapi atau koreksi di kolom komentar
Resume
Categories