KASUS DANTE YANG DITENGGELAMKAN PACAR IBUNYA
kiFcl4dKYpE • 2024-02-14
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
dari pengakuan Tamara dia masih merasa
belum siap melihat detik-detik anaknya
tenggelam sehingga di saat itu dia
mengaku masih mengumpulkan mentalnya
jujur geng di sini agak aneh memang
mungkin Sebagian besar orang di luar
sana ketika merasa kehilangan pasti akan
penasaran Ini kenapa sih kok bisa begini
bagaimana prosesnya Bagaimana awalnya
udah pasti orang penasaran Nah makanya
banyak orang yang mempertanyakan
Benarkah ibunya Dante seenggak berani
itu atau seenggak mau itu melihat
kronologi yang ada di
CCTV yo geng tekan tombol subscribe geng
he Yo what's good Welcome back to kamar
[Musik]
jiri geng geng Oke beberapa hari ini di
Indonesia sedang Dihebohkan dengan
meninggalnya seorang yang merupakan anak
dari pasangan selebriti yang bernama
Anger Dimas dan Tamara tiasmara nama
anak mereka tersebut adalah Raden adante
khif pramudityo dan biasa dipanggil
Dante pada awalnya kasus ini dianggap
sebagai kecelakaan ketika sedang
berenang di wilayah kawasan Pondok
Kelapa Jakarta Timur nah banyak hal yang
janggal karena di saat itu pihak
kepolisian mencurigai kalau Dante ini
justru bukan mening gal karena
kecelakaan biasa atau tenggelam biasa
nah pihak kepolisian sempat menyarankan
orang tua Dante yaitu ibunya yang
bernama Tamara untuk melakukan autopsi
namun sayangnya sang ibu di saat itu
merasa keberatan karena seperti yang
kita tahu kan proses autopsi itu akan
melibatkan pembedahan terhadap si mait
atau si jasad ya mungkin ibunya enggak
tega nah yang mana akhirnya tidak
dilakukan autopsi pada awalnya tapi
mantan suami dari Tamara alias Ayah
biologis dari Dante yang bernama DJ
Anger Dimas merasaan ak ada hal yang
janggal juga sehingga akhirnya Anger
Dimas mencabut laporan penolakan autopsi
yang sebelumnya tidak disetujui oleh
Tamara Nah akhirnya antara kedua belah
pihak Melakukan koordinasi dan setuju
untuk dilakukan autopsi dan setelah
melalui proses otopsi dan juga
penyelidikan oleh pihak kepolisian
akhirnya ditemukanlah kejanggalan yang
mana ternyata Dante ini bukanlah
meninggal karena kecelakaan biasa
melainkan dia dieksekusi oleh paca dari
ibunya ya pacar dari Tamara dan gilanya
adalah cctv-nya ada sudah tersebar dan
di video tersebut terlihat dengan jelas
Bagaimana pacar sit Tamara ini
memperlakukan Dante hingga Dante
kehilangan nyawa nah hari ini kita bakal
bahas secara lengkap mulai dari
kejanggalan-kejanggalan serta kronologi
kejadian dari kasus ini langsung aja
kita bahas di Permisi peristiwa misteri
dari berbagai
[Musik]
sisi
[Musik]
Oke sebelumnya kita bahas sedikit
tentang profilennya Dante dulu nih
[Musik]
Geng Raden adante khif pramuditio atau
biasa dipanggil Dante dia merupakan anak
tunggal dari pasangan Tamara tiasmara
dengan DJ Anger Dimas yang lahir pada
tanggal 26 Desember tahun 2017 antara
Tamara dan Anger Dimas itu sudah
bercerai mereka bercerai di tahun 2021
dan baru mempublikasikannya di tahun
2000 2 dan semenjak Tamara ini berpisah
dengan Anger Dimas Tamara ini menjadi
single mother untuk Dante yang mana
dialah yang mengasuh anaknya Dante dari
akun Instagram milik Tamara kalau kita
lihat memang Tamara ini cukup dekat
dengan Dante ya geng ada beberapa
postingannya Bersama sang anak nah Lalu
setelah bercerai dari Anger Dimas Tamara
ini memiliki seorang pacar pacar barunya
ini bernama Yuda Arfandi dan mereka
sudah berpacaran selama 2 tahun dari
informasi yang gua dapat nih geng
koreksi gua kalau salah nih dikatakan
sebenarnya antara Yuda dan Dante ini
sangat dekat ya walaupun dia hanya
sebatas pacar ibunya Dante dan Dante
bukan anak kandungnya tapi dikatakan
mereka cukup dekat dan Bahkan mereka
berdua tuh sering menghabiskan waktu
bareng-bareng katanya dan Dante sendiri
menurut pengakuan Tamara dia ini adalah
tipikal anak yang ceria pintar dan salah
satu hobinya adalah berenang dan Tamara
juga mengakui kalau anaknya Dante itu
bisa berenang nah ini menurut
pengakuannya Tamara Dante Ales renang
dari 6 bulan dari masih bayi banget itu
aku udah masukin les renangnya bayi-bayi
gitu makanya dia enggak suka renang di
kolam cetek karena dia ngerasa Oh udah
bisa dia suka renang tapi berbeda dengan
pengakuan dari sang ayah Anger Dimas
Anger Dimas mengatakan kalau Dante
memang pernah diikutkan les berenang
tapi itu ketika Dante masih berumur
antara 1 sampai 2 tahunan dan itu juga
les berenangnya di tempat temannya Anger
Dimas Tetapi beberapa tahun belakangan
Dante ini udah enggak pernah berenang
lagi nah Dante berhenti les berenang
karena di saat itu sedang pandemi
covid-19 nah jadi menurut Anger Dimas
anaknya Dante ini tidak terlalu mahir
berenang nah Tetapi menurut pengakuan
Anger Dimas Dia pernah dihubungi oleh
Dante dan Dante mengabari Anger Dimas
kalau dia ingin kembali les berenang ya
mungkin karena pandemi covid-19 udah
selesai dan usut punya usut ternyata
Dante ini memang sering sekali diajak
oleh Yuda untuk berenang jadi di dalam
kejadian ini itu bukan pertama kali
Dante ini berenang ditemani oleh Yuda
Sudah beberapa kali Yuda dan Dante
berenang
bareng nah berbeda dengan pengakuan
Anger Dimas Ayah biologisnya ini
mengatakan kalau sebenarnya Dante itu
sangat menyukai alat musik jadi
ibaratnya dibandingkan berenang anaknya
ini lebih berbakat di musik dan ini
semua memang relate geng kita bisa lihat
Anger Dimas profesinya sebagai seorang
DJ musisi produser gitu ya Ya otomatis
itu menurun kepada Dante bahkan Anger
Dimas mengakui kalau Dante ini sering
bermain di studio musiknya Anger Dimas
dan dan Dante di umurnya yang masih
sangat kecil dia sangat menyukai salah
satu lagu Queen yang berjudul Bohemian
rapsodi referensi musiknya cukup keren
untuk seukuran kecil gitu geng
[Musik]
ya Oke sekarang kita masuk ke dalam
kronologi kejadian kasus
[Musik]
ini kita mulai dengan kronologi awal nih
geng kronologi awal Ini adalah sebuah
keterangan yang disampaikan oleh Tamara
di media sebelum akhirnya kasus ini
terbongkar dan ternyata ada Yuda ikut
serta berenang bersama Dante Nah kita
mulai kronologi awal menurut keterangan
Tamara ini tepat pada tanggal 27 Januari
tahun 2024 Dante ini sempat merengek
kepada ibunya Kalau dia pengin berenang
bersama teman-temannya dia pengin
berenang di kolam renang Palem Pondok
Kelapa Duren Sawit Jakarta Timur nah
pada Awalnya si Ibu alias Tamara itu
pengennya Dante ikut sama sama dia
karena Tamara Mau syuting jadi Dante mau
diajak ke lokasi syuting dan kebetulan
banget lokasi syuting Tamara ini tidak
terlalu jauh dari kolam renang tempat
Dante dan teman-temannya ingin berenang
nah namun Dante tetap memaksa ibunya
untuk tetap mau mengantarkan dia ke
kolam renang bersama teman-temannya Nah
baru setelah itu akhirnya Tamara
mengiakan permintaan anaknya ini dan
mengantarkan Danti ke kolam renang baru
setelah itu dia ke lokasi syuting nah
lalu Tamara sempat berpesan kepada Dante
kalau jangan nyebur ter lebih dahulu
tunggu sampai Tamara menyusul masih
menurut keterangan Tamara nih geng dia
bilang Dante ini justru tidak menunggu
dia tapi baru sampai di kolam renang itu
dia langsung nyebur alias langsung
berenang dan menurut Tamara di usia
Dante yang sedang senang-senangnya
berenang ini Jadi wajar banget Dante ini
sangat antusias ketika sampai di kolam
renang dan langsung nyebur di saat itu
Tamara juga mengatakan dia enggak
terlalu khawatir Dante langsung nyebur
karena di saat itu kabarnya ada
seseorang yang merupakan orang Dewa asa
nah ini berdasarkan keterangan Tamara
dia bilang ada orang dewasa yang ikut
menjaga Dante dan teman-temannya ketika
berenang sehingga Tamara jadi tenang
namun di keterangan Tamara tersebut
Tamara ini enggak menjelaskan orang
dewasa yang dimaksud oleh Tamara itu
siapa tidak disebutkan namanya dia itu
berperan sebagai siapa Apakah dia orang
tua dari salah satu teman Dante atau
mungkin guru les berenangnya Dante atau
siapa enggak dijelaskan hanya disebutkan
orang dewasa yang menjaga Dante dan
teman-temannya
e orang dewasa yang menemani pokoknya
orang yang sangat-sangat aku percaya dan
dekat sekali sama Dante lalu pada jam
17.30 menurut Tamara ada beberapa orang
yang sempat melihat Dante ini
muntah-muntah nah lalu Dante pun
ditolong dibawa ke tepi kolam dan
diangkat namun di saat itu kondisinya
Dante sudah tidak sadarkan diri dan
menurut keterangan Tamara kondisi Dante
itu seperti orang yang habis tenggelam
lalu pihak medis yang ada di sekitar
kolam renang mencoba untuk menyelamatkan
Dante tetapi karena kondisinya semakin
parah akhirnya Dante Ini dibawa ke rumah
sakit Islam Pondok Kopi Jakarta Timur
menggunakan mobil
pribadi nah lalu geng di sisi lain
Tamara juga bilang kalau dia saat itu
sedang tidak berada di lokasi kejadian
Tetapi dia ada rencana ingin mengirimkan
kacamata renang ke Dante menggunakan
ojek online namun tiba-tiba Tamara
mendapatkan informasi kalau ternyata
Dante sudah dibawa ke rumah sakit yang
memberikan kabar ke Tamara ini siapa
tidak dijelaskan juga sehingga
menimbulkan tanda tanya Tamara dapat
kabar dari siapa Apakah dari orang
dewasa yang dimaksud gitu lalu geng
Tamara juga Sempat berpikir ketika sudah
ditangani oleh pihak medis yang ada di
kolam berenang dan Dante sempat muntah
yang mana mungkin dari muntahnya itu air
kolam berenang yang sempat tertelan
sudah keluar sehingga kemungkinan besar
masih ada harapan Dante ini bisa selamat
dan baik-baik saja nah ini menurut
[Musik]
Tamara nah l Lal menurut Tamara lagi
ketika Dante dibawa ke rumah sakit yang
mana perjalanannya itu sekitar 10 sampai
15 menitan sayangnya nyawa Dante tidak
dapat tertolong Hal ini terlihat dari
alat pendeteksi jantung yang ditempelkan
ke dada Dante yang menunjukkan grafik
datar dan di saat itu Tamara yang tidak
percaya dengan kenyataan tersebut
mencoba untuk membawa Dante ke rumah
sakit yang lebih besar yaitu Rumah Sakit
Premier jadi negara dan pihak rumah
sakit tersebut mencoba untuk menyedot
air yang ada di hidung Dante namun tidak
tidak ada lagi air yang keluar dan Dante
pun dinyatakan meninggal dunia Kanya
anak itu nurut banget sama aku enggak
nyebur ya enggak nyebur kebetulan yang
bantu Dante itu pengunjung di situ
dokter habis itu aku langsung bilang ya
udah cari aja rumah sakit terdekat gitu
gimana ya yang terdekat apa aku ketemu
dan Nanti nyampai duluan udah lagi di
kasur habis itu aku langsung pegang dia
pas udah di apa namanya kg itu ya udah
flat Tamara di saat itu hanya bisa
pasrah menerima kenyataan kalau anaknya
meninggal dunia sambil menangis dia
berpikir kalau ini semua sudah takdir
nah Lalu ada saran dari beberapa pihak
untuk Tamara agar mau melihat CCTV dari
kolam renang tersebut agar bisa
mengetahui bagaimana sih Awalnya
Kejadian ini bisa menimpa Dante nah
namun anehnya dari kabar yang ada di
media dikatakan Tamara ini enggak mau
dan enggak berani melihat CCTV tersebut
untuk mengetahui penyebab meninggalnya
Dante dari pengakuan Tamara dia masih
merasa belum siap melihat detik-detik
anaknya tenggelam sehingga di saat itu
dia mengaku Mas masih mengumpulkan
mentalnya jujur geng di sini agak aneh
memang mungkin Sebagian besar orang di
luar sana ketika merasa kehilangan pasti
akan penasaran Ini kenapa sih kok bisa
begini bagaimana prosesnya Bagaimana
awalnya udah pasti orang penasaran Nah
makanya banyak orang yang mempertanyakan
Benarkah ibunya Dante seenggak berani
itu atau seenggak mau itu melihat
kronologi yang ada di CCTV Atas kejadian
anaknya ini apakah dia enggak mau untuk
memastikan dulu nih gimana sih tadi
anaknya Sebelum meninggal tuh ngapa in
aja kan harusnya ada rasa penasaran di
sana dan itulah yang dipertanyakan oleh
banyak
netizen Nah lalu geng meninggalnya Dante
ini menjadi perbincangan dan menjadi
pusat perhatian dan di saat itu ketika
jenazah Dante sedang dimandikan pihak
kepolisian mengetahui kabar tersebut dan
datang untuk meminta izin kepada Tamara
sebagai orang tuanya agar jenazah Dante
ini bisa diutopsi nah tetapi Tamara
justru menolak permintaan dari polisi
tersebut dengan alasan dia tidak tega
membiarkan Dante di utopsi Padahal
jenazahnya baru saja dimandikan Nah
akhirnya karena tidak mendapatkan izin
tersebut jasad Dante pun tidak diutopsi
dan keputusan itu tertera di dalam surat
yang ditandatangani oleh Tamara dan
mantan suaminya yaitu Anger Dimas nah
tetapi di dalam pemberitaan nih geng
dikatakan kalau Tamara ini mengaku
ketika dia menandatangani surat
penolakan otopsi tersebut dia di dalam
kondisi yang tidak sadar menurut
pengakuan dia di saat itu dia masih
kalut dalam kesedihan atas meninggalnya
anak semata wayangnya tersebut dan
menurut pengakuan Tamara surat penolakan
autopsi tersebut adalah kesepakatan
antara dia dengan mantan suaminya yaitu
Anger Dimas jadi itu bukan keputusan dia
sendiri dan surat tersebut menurut
Tamara itu ditulis oleh Anger Dimas
sendiri yang ditulis sehari sebelum
Dante dimakamkan lalu geng pada hari
Minggu tanggal 28 Januari tahun 2024
Dante pun dimakamkan di TPU jeruk purut
dari salah satu artikel berita dikatakan
ada seorang pria yang ikut hadir di
dalam pemakaman tersebut pria itu adalah
pacar dari Tamara yang bernama Yuda
bahkan di pemakaman itu Yuda ini sempat
menyampah Anger Dimas dan juga
berkomunikasi dengan Anger Dimas dengan
memberitahu kalau jari tangan almarhum
Dante itu sedikit keluar dari kain kafan
Yuda datang ke pemakaman tersebut itu
tidak ada yang mencurigai dan juga tidak
banyak yang mengetahui kalau dia adalah
pacar dari ibunya Dante Tamara di saat
itu orang-orang ber pikir ya orang ini
adalah kerabat dari keluarganya Dante Ya
wajar dia datang di saat itu dan tidak
ada yang curiga sama sekali kepada orang
ini sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan
penyelidikan jadi menurut informasi yang
tersebar di media publik dikatakan kalau
Tamara ini sudah sempat melaporkan
kejadian meninggalnya Dante ini ke
Polsek Duren Sawit pada tanggal 31
Januari tahun 2024 Nah di sini Memang
agak sedikit timbul pertanyaan mengapa
baru dilaporkan di tanggal 31 sementara
kejadiannya Sudah beberapa hari yang
lalu bahkan Dante juga sudah dimakamkan
di tanggal 28 di laporan pertama-tara
ini dia meminta pihak kepolisian untuk
mencari tahu penyebab dari tenggelamnya
Dante namun di saat itu pihak kepolisian
belum memeriksa bukti CCTV nah lalu pada
tanggal 1 Februari Tamara itu memutuskan
untuk melaporkan kejadian ini ke Polda
Metro Jaya didampingi oleh pengacaranya
yang bernama sandi arifffin lalu di sisi
lain Anger Dimas yang sebelumnya ikut
menandatangani surat penolakan autopsi
itu tiba-tiba merasa janggal Walaupun
dia ikut tanda tangan tapi dia merasa
ada yang aneh gitu ada yang enggak beres
dengan meninggalnya anaknya ini lalu
ketika ditanyakan Mengapa Anger Dimas
ikut tanda tangan dalam penolakan
aotopsi tersebut enger Dimas menjelaskan
dia bilang di awal-awal itu dia enggak
merasa ada yang janggal enggak merasa
ada yang aneh dengan kejadian tersebut
ya apalagi kejadian itu tidak ada
hubungannya sama dia dia cuma diberitahu
kalau anaknya meninggal udah
kronologinya ya yang dia tahu anaknya
cuma tenggelam tapi di saat itu yang
membuat Anger Dimas mulai janggal adalah
keterangan dari Tamara yang mengatakan
kalau Dante tidak berenang sendiri
melainkan bersama teman-temannya dan ada
satu orang dewasa di sana nah yang jadi
pertanyaannya orang dewasa ini siapa Nah
akhirnya Anger Dimas berinisiatif untuk
mempermudah penyelidikan Karena rasa
penasarannya ini dia di saat itu mulai
mencabut penolakan autopsi di Polda
Metro Jaya pada tanggal 3 Februari tahun
2024 2 hari setelah masuknya laporan di
Polda Metro Jaya di saat itu dia
berharap Setelah dia mencabut surat
penolakan autopsi penyebab dari
meninggalnya Dante itu bisa terungkap
Anger Dimas memberikan Pernyataan di
depan media Dengan mengatakan dia agak
ragu kalau anaknya ini benar-benar
tenggelam anaknya lebih terlihat seperti
ditenggelamkan tapi Siapa orangnya Dan
di saat itu banyak bak masyarakat yang
berkomentar kalau pelakunya adalah
Tamara pada awalnya belum ada yang
mengetahui Geng kalau ada seseorang yang
ikut serta berenang sama Dante dan orang
itu adalah Yuda orang yang ikut hadir di
pemakaman Dante dan sempat berkomunikasi
dengan enger Dimas pada saat itu belum
ada pemberitaan dan belum ada yang
mengetahui kalau Dante ini berenang
bersama Yuda nah tapi ketika Anger Dimas
sudah mulai mencabut laporan penolakan
autopsi makam dari Dante mulai dibongkar
dan diekshumasi pada hari Selasa tanggal
6 Februari tahun 2024 di jam 9.00 pagi
itu tepatnya setelah 8 hari Dante
dimakamkan
ek humumasi ini dilakukan oleh tim
forensik Rumah Sakit Polri yang dimulai
dari penggalian kuburan sampai dengan
pemeriksaan terhadap jenazah Dante yang
mana Di saat itu didampingi oleh orang
tua kandung Dante yaitu Tamara dan juga
Anger Dimas ada beberapa organ dalam
dari jenazah Dante yang sudah di diambil
sampelnya oleh tim forensik untuk
diperiksa menurut keterangan dari tim
forensik RS Polri Keramat Jati yaitu
dari do Farah kauro berdasarkan hasil
autopsi dapat disimpulkan kalau Dante
ini meninggal karena tenggelam dari
penjelasan dokter Farah dikatakan saat
autopsi dilakukan jenazah dalam kondisi
Ya sudah membusuk ya karena tubuhnya
mengandung air udah gitu sudah
dikuburkan beberapa hari di dalam organ
tubuhnya juga sudah melunak apalagi
bagian paru-parunya sudah mencair
sehingga dapat diasumsikan paru-p
parunya pun mengandung banyak air lalu
kemudian air juga masuk ke dalam lambung
serta ususnya lalu Selain itu tim
forensik juga melakukan pemeriksaan
destruksi asam dan juga sumsum tulang
serta hati dan di sana ditemukan adanya
tumbuhan air yaitu ganggang jadi semakin
kuat dugaan kalau meninggalnya Dante ini
karena ditenggelamkan lalu di sisi lain
pihak kepolisian sudah menaikkan status
meninggalnya Dante ini dari penyelidikan
menjadi penyidikan dan pihak kepolisian
sudah memeriksa sekitar 20 orang saksi
dan memeriksa CCTV dari kolam renang
tersebut dari CCTV itulah tiba-tiba
ketahuan ternyata ada seorang laki-laki
dewasa yang ikut mandi bersama Dante dan
orang itu adalah Yuda Yuda pacarnya
Tamara akhirnya orang dewasa yang
dimaksud oleh Tamara ketika dia
menjelaskan di depan media itu adalah
Yuda timbul banyak pertanyaan kenapa
enggak dari awal Tamara ini nyebut nama
Yuda aja langsung kenapa harus terus
nyebutnya itu e orang dewasa gitu kenapa
enggak nyebut dia sama Yuda Yuda itu
siapa pacar saya kekasih saya kan bisa
aja Nah mungkin ya kita enggak tahu ya
di balik itu semua Mungkin Tamara
sebagai seorang ibu mungkin menutupi
hubungannya dengan Yuda ya karena alasan
privacy atau tidak mau dikomentari oleh
netizen karena kan ya namanya pacar gitu
geng orang pasti mikirnya ke mana-mana
apalagi menitipkan anak kepada pacar ya
mungkin itulah alasannya ya tapi ini
hanya opini ya geng bukan sebuah fakta
yang mutlak ataupun statement yang
dikatakan oleh Tamara langsung ini hanya
opini gua aja gitu ya Kenapa dia tidak
menyebutkan nama Yuda dari awal ya gua
enggak mau suuzon juga kita ambil
kemungkinan terbaik aja gitu yang
positif nah di dalam CCTV yang menjadi
bukti Atas kejadian ini pihak kepolisian
menemukan kalau Yuda saat di dalam kolam
sempat menoleh ke kanan dan ke kiri
seolah-olah sedang memastikan suasananya
aman dan posisinya Dante ada di depan
dia dan sedang memegang pinggiran kolam
sebenarnya situasi Kalau dibilang aman
ya enggak aman karena di sebelahnya
Dante dan Yuda itu ada seseorang
perempuan gadis kecil gitu nah tapi
terlihat di sana Yuda ini mendekati
Dante lalu memegang kepala Dante dan
menarik Dante ke air lagi atau ke kolam
lagi Dan di saat itu Yuda berusaha untuk
menenggelamkan Dante sebanyak 12
kali dan itu jelas banget ada ada di
CCTV geng Sorry banget untuk cctv-nya
gua blur karena mengingat peraturan
YouTube kalau kalian mau lihat yang
versi enggak di blurnya ya bisa cek di X
atau Twitter di sana banyak yang enggak
di blurnya tapi gua yakin kalian enggak
bakal tega
ngelihatnya di dalam CCTV itu terlihat
lagi Dante ini berusaha untuk menepi
tapi ditarik lagi oleh Yuda dan Dante
pun di saat itu mulai kehabisan nafas
dia mulai lemas lalu barulah Yuda ini
pura-pura menolong Dante yang sudah
terkulai lemas dan mah akan tidak
sadarkan diri nah lalu geng timbul
pertanyaan Siapakah anak perempuan di
dalam CCTV tersebut Dia terlihat di sana
memakai baju renang warna pink dan dia
hanya memperhatikan atau ngelihat aja
gitu ya ketika Yuda menenggelamkan Dante
menurut keterangan dari Tamara dikatakan
anak perempuan itu merupakan anaknya
Yuda katanya Nah dari sinilah ternyata
terungkap background-nya Yuda ini siapa
Yuda ini ternyata sudah pernah menikah
dengan seorang perempuan yang bernama
Vanessa Pada bulan April tahun 2019 dan
hal ini diketahui lewat sebuah video
pernikahan yang di-upload oleh sebuah
akun yang bernama the potomoto
photography Nah setelah mengetahui kalau
pelakunya Yuda di saat itu mulai
tersebarlah CCTV tentang kejadian ini
dan ternyata Yuda ini sendiri
networking-nya enggak sembarangan Dia
pernah terlihat sedang nongkrong dengan
Raffi Ahmad dan juga beberapa artis lain
seperti Baim Wang dan juga Irwansyah dan
dari foto-fotonya kita bisa melihat
kalau dia ini memang punya koneksi yang
bagus dengan para selebriti dan bahkan
sering liburan bersama ama nah gua jadi
penasaran nih geng sebenarnya Yuda ini
siapa ya apa jangan-jangan dia ini orang
penting atau mungkin dia anak orang
penting Wah kita gak tahu nih geng
karena sejauh ini belum ada pemberitaan
yang jelas tentang background-nya Yuda
ini
siapa Sekarang kita masuk ke dalam
kronologi penangkapan
Yuda pada tanggal 9 Februari tahun 2024
sekitar jam 09.00 pagi pihak Kepolisian
itu menggerebek sebuah rumah yang
merupakan rumah kontrakannya Yuda yang
terletak di Pondok Kelapa Duren Sawit
Jakarta Timur pihak kepolisian di saat
itu datang didampingi oleh ketua RT
setempat dan sekurity Perumahan tempat
Yuda mengontrak nah ketika Polisi datang
ke rumah Yuda Ternyata ada seseorang
yang lain di situ yang merupakan art di
rumah tersebut sementara Yuda sendiri
itu ditangkap ketika sedang berada di
kamar tidurnya di dalam video
penangkapan terlihat ada beberapa orang
yang masuk ke dalam kamar Yuda dan salah
satu dari anggota kepolisian yang datang
dengan baju sipil tersebut itu
memperlihatkan Surat Perintah
penangkapan terhadap Yuda di saat itu
Yuda ditangkap dalam kondisi setengah
sadar Kayaknya baru banget bangun tidur
gitu ya dia tidak melakukan perlawanan
apapun dan dia bersedia dibawa ke Polda
Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih
lanjut dan untuk sementara di saat itu
bukti yang sangat kuat yang mengarah ke
Yuda sebagai pelaku yang menenggelamkan
Dante itu adalah rekaman CCTV dan Yuda
pun di saat itu ditetapkan sebagai
tersangka dan dijerat dengan Pak pasal
berlapis mulai dari Perlindungan Anak
pasal eksekusi eksekusi berencana sampai
dengan pasal kelalaian yang
mengakibatkan orang lain meninggal dunia
dan sampai saat ini proses peradilan
terhadap Yuda itu masih berjalan geng
Nanti kita bakal ngebahas lagi
selengkapnya tentang kasus Yuda ini
seperti apa Nah tapi inih geng gua
pengin ngebahas juga kepada kalian
beberapa kejanggalan di dalam kasus ini
yang nantinya kemungkinan besar akan
menyeret nama-nama lain yang terlibat di
dalam kasus ini sekarang kita bahas
bukti lainnya
jadi geng ketika Yuda sudah ditangkap
dan dijadikan sebagai tersangka
Sebenarnya ada sebuah pengakuan dari
beberapa orang terdekat pengakuan
pertama datang dari ayah biologisnya
Dante yaitu Anger Dimas yang mana dia
membahas tentang hobinya Dante yang mana
menurut ibunya Dante ini hobi berenang
Nah Tapi menurut Anger Dimas justru
kenyataannya sebaliknya Anger Dimas
mengatakan kalau dia tidak pernah
mengeluarkan pernyataan apapun soal
Dante ini suka berenang dia bilang
setelah bercerai dari Tamara Anger Dimas
tidak pernah berkomunikasi melalui
Tamara melainkan dia langsung ngobrol
atau langsung berkomunikasi dengan
anaknya tersebut dan terakhir kali Anger
Dimas bertemu dengan Dante Dante ini
sempat bilang ke Anger Dimas ayahnya dia
bilang kalau dia sudah tidak mau
berenang lagi dan meminta kepada Anger
Dimas untuk menyampaikan hal tersebut
kepada sang Ibu alias Tamara anak saya
tuh selalu bilang ee terakhir ketemu
saya sebulan ini memang enggak mau
berenang enggak mau berenang gitu oh
Bapak ee Kakak udah ngomong berenang k
engak bilang ee yang biasanya ngomong
suka berang siapa Katanya kan waktu itu
ee lagi suka les berenang S dileskan
berenang mungkin sama mama gitu Saya
enggak pernah yang pertama saya enggak
pernah menyatakan pernyataan itu
he kedua Iya dulu waktu umur 1 tahun
sampai 2 tahun itu sempat les berenang
itu di tempat les teman saya itu di
kawasan Bona Indah dan dan kita udahan
karena habis itu ada covid Heeh itu aja
dan saya menganggap anak saya yang belum
bisa bernang belum bisa berenang Nah
jadi di sini agak mencurigakan danteya
udah enggak mau berenang dan Dante
sampai-sampai minta tolong ayahnya untuk
menyampaikan hal tersebut kepada ibunya
berarti Apakah ada paksaan untuk si
Dante ini berenang terus dan berenangnya
ditemani oleh Yuda nah ini yang jadi
pertanyaan besar nih
geng dan dari keterangan Anger Dimas hal
ini membuat tanda tanya yang besar bagi
para netizen netizen bertanya-tanya
Mengapa kedua orang tuanya ini memiliki
statement yang berbeda seolah-olah ya
mereka punya pandangan sendiri tentang
anaknya padahal kan ya yang namanya
sifat anaknya sudah pasti diketahui oleh
kedua orang tuanya Makanan apa yang dia
suka hobinya ya kepintarannya Rajinnya
semuanya pasti kedua orang tuanya tahu
gitu kan Nah tapi kok ini bisa-bisanya
orang tuanya itu beda paham beda
keterangan dan seolah-olah salah satu
dari mereka semacam Tidak mengenali atau
tidak tahu tentang anaknya Nah tapi di
sini kita enggak bisa nge-judge ya yang
benar Siapa yang salah siapa karena kan
masih diproses nih lalu geng ketika
Anger Dimas diwawancarai oleh dua
reporter dari stasiun tv1 news Anger
Dimas diberikan pertanyaan mengenai
kabar Kalau Tamara dan Yuda sempat
menanyakan mengenai kedalaman kolam
paling dalam nah pihak reporter ini
menanyakan kepada Anger Dimas Apakah dia
mengetahui tentang statement tersebut
nah Anger Dimas pun menjawab Dia bilang
dia enggak tahu soal kabar itu soal
statement itu dia enggak tahu sama
sekali Mas enger ada informasi yang ber
bahwa sebelumnya ibu dari Dante dan juga
kekasih dari
e Tamara ini sempat menanyakan perihal
dengan kedalaman kolam yang paling dalam
begitu Apakah Mas enger sudah tahu
informasi
ini belum tuh Mbak saya baru dengar Oke
belum tahu lantas untuk Iya mungkin
belum Nah tapi Geng kalau sampai benar
Tamara dan Yuda sempat menanyakan soal
ke dalaman kolam renang kecurigaan bisa
saja diarahkan kepada Tamara karena kan
hal ini Aneh banget untuk apa Dia
sempat-sempatnya menanyakan ke dalaman
kolam yang namanya fasilitas kolam
renang kolam khusus untuk anak kecil tu
memang sudah ada untuk apa ngecek
kedalaman kolam umum makanya banyak
netizen yang beropini Wah jangan-jangan
ibunya ini ikut merencanakan aksi yang
dilancarkan oleh Yuda ini yaitu
menghabisi Dante tapi geng jujur aja gua
sendiri kayak ya masih belum yakin lah
gitu masa iya sih ibu kandung setega itu
kepada anaknya sendiri anak tunggal lagi
ya Ibu mana yang rela gitu ya ya tapi
kita enggak tahu juga nih Apa yang
sedang terjadi dengan Tamara di balik
itu semua ada apa kita enggak ada yang
tahu
gitu lalu kemudian geng ada pengakuan
lain nih pengakuan ini datang dari
adiknya Yuda yang berinisial Mr adiknya
Yuda yang berinisial Mr ini mengatakan
Kalau kakaknya tidak mungkin tega dia
menghabisi nyawa Dante Karena antara
Yuda dan Dante sangat dekat tidak hanya
Mr aja sebagai adiknya Dante yang Speak
Up up soal ini tetapi salah satu yang
berinisial SR ikut mengomentari perihal
ini diaa mengatakan hal yang sama kalau
Yuda tidak mungkin mengeksekusi Dante
karena mereka berdua memposting beberapa
video yang menunjukkan kedekatan antara
Yuda dan Dante ini nah bahkan momen
kedekatan mereka tersebut diposting di
Instagram masing-masing di salah satu
video juga terlihat ada Dante yang
sedang diajari berenang oleh Yuda Dan di
saat itu Yuda dan Dante juga ditemani
oleh seorang anak perempuan yang
sepertinya anak perempuan tersebut sama
dengan anak perempuan yang ada di CCTV
ketika Kejadian ini terjadi yang mana
seperti keterangan dari Tamara anak
perempuan tersebut adalah anaknya
[Musik]
Yuda bahkan di salah satu video Lain
terlihat ada sebuah video yang merekam
Yuda Dante dan anak perempuan tersebut
sedang berenang dan di belakang kamera
seperti ada suara perempuan yang
kemungkinan besar itu adalah suaranya
Tamara nah berdasarkan kedekatan mereka
itulah adiknya yang berinisial Mr dan
sahabatnya yang berinisial SR itu tidak
percaya kalau Yuda berniat mengeksekusi
Dante mereka beranggapan ya mungkin
memang ada faktor kelalaian tapi ini
bukanlah sebuah
kesengajaan nah lalu geng setelah
mengetahui isi CCTV Tamara ibunya Dante
itu merasa syok karena dia baru tahu
kalau pelaku atas meninggalnya Dante itu
adalah pacarnya sendiri dia merasa
enggak percaya menurut keterangan Tamara
di depan media dia mengatakan kalau
selama ini dia percaya a Yuda itu orang
baik Yuda itu sayang sama Dante dan
enggak mungkin banget Hal ini dilakukan
oleh Yuda terhadap Dante dan Tamara
sendiri merasa sangat bersalah mengapa
dia tidak bisa melindungi Dante di depan
media Tamara juga mengatakan dia
berharap Yuda mendapatkan hukuman yang
setimpal dengan perbuatannya terhadap
Dante nah tapi geng dari setiap
gerak-gerik Tamara itu netizen sudah
pada curiga gitu banyak netizen yang
menilai kalau Tamara kemungkinan
bersekongkol dengan Yuda nah tapi ini
merupakan komentar netizen ya geng dan
ini belum bisa dipastikan karena belum
ada bukti dan semua pernyataan netizen
tersebut Ya bisa saja asumsi namun
enggak tertutup kemungkinan Ya bisa saja
benar juga gitu ya kita ikutin aja
prosesnya nanti Seperti
[Musik]
apa banyak netizen yang mempertanyakan
Mengapa di awal keterangan Tamara dia
tidak bersedia untuk Dante ini diutopsi
itu yang pertama yang kedua mengapa dia
tidak mau melihat CCTV yang mana hal
tersebut dinilai oleh netizen dia
sendiri yang sebenarnya mengelak untuk
melihat CCTV agar CCTV tersebut tidak
dibicarakan gitu namun Ada dugaan lain
dari para netizen yang mengatakan kalau
kemungkinan Tamara ini sengaja
menyembunyikan CCTV karena dia tahu
pelakunya itu adalah pacarnya sendiri
yaitu Si Yuda jadi dia enggak mau
pacarnya ini bermasalah namun Tamara
membantah tuduhan tersebut dengan
mengatakan kalau dia belum bisa melihat
CCTV bukan karena dia menyembunyikan
sesuatu atau tidak memperbolehkan CCTV
itu dilihat terkhususnya dilihat oleh
Anger selaku Ayah biologis dari si anak
dan dia mengaku Sebenarnya dia malah
pengen banget ngelihat CCTV tersebut dia
mau ngelihat sendiri CCTV itu 7 hari
setelah Dante meninggal menunggu
kesiapan mentalnya dia untuk melihat
kenyataan tersebut Nah itu Pengakuan
dari Tamara namun sayangnya menurut
Tamara CCTV itu sudah disita oleh Polisi
terlebih dahulu Ya iyalah logik aja gitu
ya namanya barang bukti gitu ya kalau
mau lihat ya Lihat langsung di hari itu
Gua rasa sih jangankan anak yang
meninggal gitu ya ini ini opini pribadi
ya ini opini pribadi jangankan anak yang
meninggal hewan peliharaan aja nih kalau
misalkan ditabrak mobil kek atau apa
gitu itu kan sakit juga ya mental kita
ya sakit gitu ya itu pasti kita bakal
cari tahu ini anak gua kenapa ini anabul
gua kenapa peliharaan gua kenapa segala
macam cara kita lakukan mulai dari nanya
kepada saksi-saksi di situ mulai dari
nanya ke orang-orang yang ada di sana
terus melakukan investigasi
kecil-kecilan melihat kemungkinan yang
ada sampai yang paling akurat adalah
CCTV Nah itu kalau orang normal sih
kayak gitu ya tapi kita enggak tahu
tahulah manusia beda-beda gitu ya
mungkin ya ada manusia yang perasaannya
tidak kuat mentalnya tidak kuat ya kita
harus Maklumi juga geng kita enggak bisa
nge-jud cuman cuman ya cuman ya ya gua
enggak tahu nih kalian setuju apa enggak
Agak terdengar sedikit aneh sih menunggu
7 hari untuk melihat CCTV Ya enggak
mungkin banget logik aja ya CCTV Enggak
semua CCTV itu bisa bertahan lebih dari
seminggu g kan logiknya ada beberapa
CCTV yang memorinya itu singkat Ya itu
dia setelah 7 hari kehapus otomatis ada
juga yang 2 minggu atau 14 Hari kehapus
P Nah makanya yang jadi pertanyaannya
Kenapa kagak langsung lihat aja gitu ya
tapi mungkin balik lagi Tadi masalah
mental Oke dan kejanggalan lain ya
terletak di Mengapa ketika ibunya Ini
Tamara ini memberikan keterangan di
depan media tidak langsung menyebutkan
bahwa anaknya ini bersama seseorang yang
bernama Yuda alias pacarnya sendiri
Mengapa nyebutnya tuh orang dewasa terus
dia juga lebih memilih untuk menyerahkan
permasalahan ini ke polisi dan setelah
polisi mempublikasikan bahwa pelakunya
atau orang yang bersama Dante di saat
itu itu adalah Yuda baru di saat itu ya
Tamara tiba-tiba syok dan hal itulah
yang membuat banyak orang sewajarnya
mencurigai dia tapi walaupun ya walaupun
kita enggak boleh menuduh orang geng ya
Selama penyelidikannya masih berlanjut
kita harus lihat perkembangannya kita
enggak bisa langsung ngejat si ibunya
Walaupun memang kejanggalannya ada
tetapi Ya siapa tahu gitu kan Siapa yang
tahu kondisi aslinya enggak ada yang
tahu nah lalu geng dari informasi di
media dikatakan sebelum Dante ini
dimakamkan di tubuh Dante itu terd dapat
luka lebam luka lebam tersebut bukan
karena jasadnya yang sudah mulai
membusuk atau layaknya lebam pada
jasad-jasad orang sudah meninggal
lebamnya itu terlihat aneh berbentuk
seperti ada bekas kekerasan gitu nah
lalu Tamara mencoba untuk menjelaskan
persoalan lebam tersebut dia bilang
lebam tersebut penyebabnya adalah dia
karena ketika Dante ini berada di rumah
sakit Tamara ini dengan sengaja
menggigit serta mencubit tubuh Dante
dengan alasan agar Dante bisa tersadar
atau bangun
ya masuk akal sih kayak kita contohin
aja orang lagi pingsan ya kan tiba-tiba
ada yang panik nampar nampar We bangun
bangun ya wajar ya itu masuk akal nah
tapi tetap aja nih netizen komennya
enggak percaya netizen mengatakan kalau
itu adalah tindakan kekerasan yang
kemungkinan dilakukan oleh Tamara
sebelum Dante meninggal katanya jadi
ibaratnya itu ya itu memang tindakan
kekerasan aja bukan karena pengen
ngebangunin Dante yang sudah tidak sadar
nah tapi geng Tamara tetap membela diri
dengan mengatan kan bagaimana kita
seorang ibu ngelihat anak sendiri di IGD
sudah terbaring apa kita diam aja kata
Tamara kita pasti mau berusaha agar dia
itu Bangun gimanaap pun caranya nah dan
Tamara mengatakan hal tersebut pernah
dia lakukan kepada ayahnya karena di
saat ayahnya meninggal Dia juga sempat
melakukan hal yang sama membangunkan
ayahnya dengan cara mencubit dan
menggigit tubuh ayahnya kata Tamara Jadi
intinya alasan Tamara dia ingin
menjelaskan itu merupakan cara dia
dengan tujuan yang sebenarnya baik
walaupun terlihat aneh ya kan ya kita
mungkin bisa wajarkan namanya juga
seorang ibu dia panik anaknya enggak
sadarkan diri apapun dia lakukan nah
tapi tetap aja nih geng netizen merasa
aneh dengan alasan tersebut karena
normalnya tidak mungkin ada orang yang
ingin membangunkan orang lain dari
kondisi tidak sadar dengan menyakiti
orang tersebut kalau kata netizen nih
dan netizen bilang juga apalagi itu
kerabat dekat anak kecil pula mana
mungknya disakiti Ya gimana ya kalau
dari gua pribadi Jujur aja kalau gua
menilai Ya kemungkinan besar ada geng
kita bisa Lihatlah di tvtv mungk atau di
man lah ketika orang enggak sadar ya
orang enggak sadar tuh digampar itu ada
kan digampar diteriakin ada yang lebih
yang yang lebih kocak mungkin dikasih
tahi ayam baru bangun gitu-gitulah
pokoknya yang namanya kita mencari 11
cara agar bisa menyadarkan orang
tersebut ya pasti apalagi kalau dalam
kondisi panik apapun bakal dilakukan nah
namun geng tuduhan demi tuduhan yang
datang ke Tamara ini ternyata semakin
diperparah dengan beredarnya beberapa
foto yang memperlihatkan Tamara itu berp
Bose kayak orang yang enggak lagi sedih
nah Sebenarnya jujur ya kita enggak bisa
nge-judge juga nih kalau melihat dari
gambar doang tapi memang sih Terlihat
agak aneh aja gitu di suasana duka di
depan papan-papan ucapan e belah
sungkawa tiba-tiba ibunya yang bernama
Tamara ini berpose dengan teman-temannya
selayaknya pose di acara wedding gitu
sambil tersenyum dan segala macam dan
bahkan gua lihat ya di beberapa foto
yang dijadikan Memes gitu ya
disandingkan antara foto ketika BCL
sedang berduka karena meninggal suaminya
dengan foto ketika Tamara sedang berduka
atas meninggalnya Dante itu jauh banget
sih raut wajahnya jauh kesedihannya
jauh tapi kita enggak tahu ya Ya mungkin
itu yang di foto di fotonya BCL
kebetulan Mungkin bcl-nya memang lagi
sedih terus difoto ya bisa jadi kan di
sisi lain bcl-nya ada yang tersenyum
juga tapi enggak kefoto Terus mungkin
yang di bagiannya Tamara Kenapa dia bisa
tersenyum karena dia berada di antara
kerabat dekatnya mungkin kerabat
dekatnya UD menghibur dia terus dia
berusaha untuk ikhlas Ya siapa tahu ya
tetapi di sini gua enggak mau melawan
arus gua enggak mau ngebantah
tuduhan-tuduhan netizen karena ya mau
gimanapun Kita Harus hargai juga itu kan
opini atau sudut pandang para netizen
kalau sudut pandang gua gua mencari
positifnya aja ya mungkin dia sudah
mulai terhibur di saat itu atas
datangnya teman-temannya dia gitu kan
dia sudah mulai ikhlas ya tapi cukup
singkat sih untuk ikhlas ya dalam e
waktu cuma beberapa hari gitu dan di
dalam foto tersebut yang membuat netizen
semakin menghujat gitu ya lihat Tamara
di saat berduka itu masih
sempat-sempatnya dandan yang mana dia
pakai pensil alis blush on sampai dengan
lipstik nah hal ini menjadi pertanyaan
juga bagi netizen kok bisa orang lagi
bersedih sempat-sempatnya dandan ya tapi
balik lagi kita enggak tahu ya geng
mungkin ini adalah tuntutan profesi
Karena kan dia ini adalah selebriti jadi
harus tampil sebaik mungkin serapi
mungkin karena dia sadar setiap jejak
hidupnya pasti diikuti oleh kamera
karena gua Yakin banget ya ya mau
gimanapun dia terlihat bahagia dia pakai
make up di foto tersebut Masa sih
seorang ibu kandung tidak ada rasa
sedihnya anak kandungnya meninggal gua
enggak yakin sih geng sekejam-kejamnya
ibu kandung pasti dia ada rasa sedih Itu
cuman ya mungkin dia pintar
menyembunyikan rasa sedihnya kali ya
atau gimana nih Menurut kalian coba
tinggalkan komentar di
bawah nah itu dia geng kronologi
meninggalnya Dante anak dari Tamara dan
Anger Dimas yang sedang viralv nnya di
Indonesia sekarang dan sampai saat
sekarang ini penyidikan masih dijalankan
oleh pihak kepolisian dan Nanti gua
bakal ngejabarin lagi ada beberapa
kejanggalan dan bukti-bukti lain nih
mengenai kasus ini kalau kalian Setuju
kita bakal bahas ke Part selanjutnya
besok silakan tinggalkan komentar di
bawah kalau kalian
setuju
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:39 UTC
Categories
Manage