KASUS DANTE YANG DITENGGELAMKAN PACAR IBUNYA
kiFcl4dKYpE • 2024-02-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id dari pengakuan Tamara dia masih merasa belum siap melihat detik-detik anaknya tenggelam sehingga di saat itu dia mengaku masih mengumpulkan mentalnya jujur geng di sini agak aneh memang mungkin Sebagian besar orang di luar sana ketika merasa kehilangan pasti akan penasaran Ini kenapa sih kok bisa begini bagaimana prosesnya Bagaimana awalnya udah pasti orang penasaran Nah makanya banyak orang yang mempertanyakan Benarkah ibunya Dante seenggak berani itu atau seenggak mau itu melihat kronologi yang ada di CCTV yo geng tekan tombol subscribe geng he Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] jiri geng geng Oke beberapa hari ini di Indonesia sedang Dihebohkan dengan meninggalnya seorang yang merupakan anak dari pasangan selebriti yang bernama Anger Dimas dan Tamara tiasmara nama anak mereka tersebut adalah Raden adante khif pramudityo dan biasa dipanggil Dante pada awalnya kasus ini dianggap sebagai kecelakaan ketika sedang berenang di wilayah kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur nah banyak hal yang janggal karena di saat itu pihak kepolisian mencurigai kalau Dante ini justru bukan mening gal karena kecelakaan biasa atau tenggelam biasa nah pihak kepolisian sempat menyarankan orang tua Dante yaitu ibunya yang bernama Tamara untuk melakukan autopsi namun sayangnya sang ibu di saat itu merasa keberatan karena seperti yang kita tahu kan proses autopsi itu akan melibatkan pembedahan terhadap si mait atau si jasad ya mungkin ibunya enggak tega nah yang mana akhirnya tidak dilakukan autopsi pada awalnya tapi mantan suami dari Tamara alias Ayah biologis dari Dante yang bernama DJ Anger Dimas merasaan ak ada hal yang janggal juga sehingga akhirnya Anger Dimas mencabut laporan penolakan autopsi yang sebelumnya tidak disetujui oleh Tamara Nah akhirnya antara kedua belah pihak Melakukan koordinasi dan setuju untuk dilakukan autopsi dan setelah melalui proses otopsi dan juga penyelidikan oleh pihak kepolisian akhirnya ditemukanlah kejanggalan yang mana ternyata Dante ini bukanlah meninggal karena kecelakaan biasa melainkan dia dieksekusi oleh paca dari ibunya ya pacar dari Tamara dan gilanya adalah cctv-nya ada sudah tersebar dan di video tersebut terlihat dengan jelas Bagaimana pacar sit Tamara ini memperlakukan Dante hingga Dante kehilangan nyawa nah hari ini kita bakal bahas secara lengkap mulai dari kejanggalan-kejanggalan serta kronologi kejadian dari kasus ini langsung aja kita bahas di Permisi peristiwa misteri dari berbagai [Musik] sisi [Musik] Oke sebelumnya kita bahas sedikit tentang profilennya Dante dulu nih [Musik] Geng Raden adante khif pramuditio atau biasa dipanggil Dante dia merupakan anak tunggal dari pasangan Tamara tiasmara dengan DJ Anger Dimas yang lahir pada tanggal 26 Desember tahun 2017 antara Tamara dan Anger Dimas itu sudah bercerai mereka bercerai di tahun 2021 dan baru mempublikasikannya di tahun 2000 2 dan semenjak Tamara ini berpisah dengan Anger Dimas Tamara ini menjadi single mother untuk Dante yang mana dialah yang mengasuh anaknya Dante dari akun Instagram milik Tamara kalau kita lihat memang Tamara ini cukup dekat dengan Dante ya geng ada beberapa postingannya Bersama sang anak nah Lalu setelah bercerai dari Anger Dimas Tamara ini memiliki seorang pacar pacar barunya ini bernama Yuda Arfandi dan mereka sudah berpacaran selama 2 tahun dari informasi yang gua dapat nih geng koreksi gua kalau salah nih dikatakan sebenarnya antara Yuda dan Dante ini sangat dekat ya walaupun dia hanya sebatas pacar ibunya Dante dan Dante bukan anak kandungnya tapi dikatakan mereka cukup dekat dan Bahkan mereka berdua tuh sering menghabiskan waktu bareng-bareng katanya dan Dante sendiri menurut pengakuan Tamara dia ini adalah tipikal anak yang ceria pintar dan salah satu hobinya adalah berenang dan Tamara juga mengakui kalau anaknya Dante itu bisa berenang nah ini menurut pengakuannya Tamara Dante Ales renang dari 6 bulan dari masih bayi banget itu aku udah masukin les renangnya bayi-bayi gitu makanya dia enggak suka renang di kolam cetek karena dia ngerasa Oh udah bisa dia suka renang tapi berbeda dengan pengakuan dari sang ayah Anger Dimas Anger Dimas mengatakan kalau Dante memang pernah diikutkan les berenang tapi itu ketika Dante masih berumur antara 1 sampai 2 tahunan dan itu juga les berenangnya di tempat temannya Anger Dimas Tetapi beberapa tahun belakangan Dante ini udah enggak pernah berenang lagi nah Dante berhenti les berenang karena di saat itu sedang pandemi covid-19 nah jadi menurut Anger Dimas anaknya Dante ini tidak terlalu mahir berenang nah Tetapi menurut pengakuan Anger Dimas Dia pernah dihubungi oleh Dante dan Dante mengabari Anger Dimas kalau dia ingin kembali les berenang ya mungkin karena pandemi covid-19 udah selesai dan usut punya usut ternyata Dante ini memang sering sekali diajak oleh Yuda untuk berenang jadi di dalam kejadian ini itu bukan pertama kali Dante ini berenang ditemani oleh Yuda Sudah beberapa kali Yuda dan Dante berenang bareng nah berbeda dengan pengakuan Anger Dimas Ayah biologisnya ini mengatakan kalau sebenarnya Dante itu sangat menyukai alat musik jadi ibaratnya dibandingkan berenang anaknya ini lebih berbakat di musik dan ini semua memang relate geng kita bisa lihat Anger Dimas profesinya sebagai seorang DJ musisi produser gitu ya Ya otomatis itu menurun kepada Dante bahkan Anger Dimas mengakui kalau Dante ini sering bermain di studio musiknya Anger Dimas dan dan Dante di umurnya yang masih sangat kecil dia sangat menyukai salah satu lagu Queen yang berjudul Bohemian rapsodi referensi musiknya cukup keren untuk seukuran kecil gitu geng [Musik] ya Oke sekarang kita masuk ke dalam kronologi kejadian kasus [Musik] ini kita mulai dengan kronologi awal nih geng kronologi awal Ini adalah sebuah keterangan yang disampaikan oleh Tamara di media sebelum akhirnya kasus ini terbongkar dan ternyata ada Yuda ikut serta berenang bersama Dante Nah kita mulai kronologi awal menurut keterangan Tamara ini tepat pada tanggal 27 Januari tahun 2024 Dante ini sempat merengek kepada ibunya Kalau dia pengin berenang bersama teman-temannya dia pengin berenang di kolam renang Palem Pondok Kelapa Duren Sawit Jakarta Timur nah pada Awalnya si Ibu alias Tamara itu pengennya Dante ikut sama sama dia karena Tamara Mau syuting jadi Dante mau diajak ke lokasi syuting dan kebetulan banget lokasi syuting Tamara ini tidak terlalu jauh dari kolam renang tempat Dante dan teman-temannya ingin berenang nah namun Dante tetap memaksa ibunya untuk tetap mau mengantarkan dia ke kolam renang bersama teman-temannya Nah baru setelah itu akhirnya Tamara mengiakan permintaan anaknya ini dan mengantarkan Danti ke kolam renang baru setelah itu dia ke lokasi syuting nah lalu Tamara sempat berpesan kepada Dante kalau jangan nyebur ter lebih dahulu tunggu sampai Tamara menyusul masih menurut keterangan Tamara nih geng dia bilang Dante ini justru tidak menunggu dia tapi baru sampai di kolam renang itu dia langsung nyebur alias langsung berenang dan menurut Tamara di usia Dante yang sedang senang-senangnya berenang ini Jadi wajar banget Dante ini sangat antusias ketika sampai di kolam renang dan langsung nyebur di saat itu Tamara juga mengatakan dia enggak terlalu khawatir Dante langsung nyebur karena di saat itu kabarnya ada seseorang yang merupakan orang Dewa asa nah ini berdasarkan keterangan Tamara dia bilang ada orang dewasa yang ikut menjaga Dante dan teman-temannya ketika berenang sehingga Tamara jadi tenang namun di keterangan Tamara tersebut Tamara ini enggak menjelaskan orang dewasa yang dimaksud oleh Tamara itu siapa tidak disebutkan namanya dia itu berperan sebagai siapa Apakah dia orang tua dari salah satu teman Dante atau mungkin guru les berenangnya Dante atau siapa enggak dijelaskan hanya disebutkan orang dewasa yang menjaga Dante dan teman-temannya e orang dewasa yang menemani pokoknya orang yang sangat-sangat aku percaya dan dekat sekali sama Dante lalu pada jam 17.30 menurut Tamara ada beberapa orang yang sempat melihat Dante ini muntah-muntah nah lalu Dante pun ditolong dibawa ke tepi kolam dan diangkat namun di saat itu kondisinya Dante sudah tidak sadarkan diri dan menurut keterangan Tamara kondisi Dante itu seperti orang yang habis tenggelam lalu pihak medis yang ada di sekitar kolam renang mencoba untuk menyelamatkan Dante tetapi karena kondisinya semakin parah akhirnya Dante Ini dibawa ke rumah sakit Islam Pondok Kopi Jakarta Timur menggunakan mobil pribadi nah lalu geng di sisi lain Tamara juga bilang kalau dia saat itu sedang tidak berada di lokasi kejadian Tetapi dia ada rencana ingin mengirimkan kacamata renang ke Dante menggunakan ojek online namun tiba-tiba Tamara mendapatkan informasi kalau ternyata Dante sudah dibawa ke rumah sakit yang memberikan kabar ke Tamara ini siapa tidak dijelaskan juga sehingga menimbulkan tanda tanya Tamara dapat kabar dari siapa Apakah dari orang dewasa yang dimaksud gitu lalu geng Tamara juga Sempat berpikir ketika sudah ditangani oleh pihak medis yang ada di kolam berenang dan Dante sempat muntah yang mana mungkin dari muntahnya itu air kolam berenang yang sempat tertelan sudah keluar sehingga kemungkinan besar masih ada harapan Dante ini bisa selamat dan baik-baik saja nah ini menurut [Musik] Tamara nah l Lal menurut Tamara lagi ketika Dante dibawa ke rumah sakit yang mana perjalanannya itu sekitar 10 sampai 15 menitan sayangnya nyawa Dante tidak dapat tertolong Hal ini terlihat dari alat pendeteksi jantung yang ditempelkan ke dada Dante yang menunjukkan grafik datar dan di saat itu Tamara yang tidak percaya dengan kenyataan tersebut mencoba untuk membawa Dante ke rumah sakit yang lebih besar yaitu Rumah Sakit Premier jadi negara dan pihak rumah sakit tersebut mencoba untuk menyedot air yang ada di hidung Dante namun tidak tidak ada lagi air yang keluar dan Dante pun dinyatakan meninggal dunia Kanya anak itu nurut banget sama aku enggak nyebur ya enggak nyebur kebetulan yang bantu Dante itu pengunjung di situ dokter habis itu aku langsung bilang ya udah cari aja rumah sakit terdekat gitu gimana ya yang terdekat apa aku ketemu dan Nanti nyampai duluan udah lagi di kasur habis itu aku langsung pegang dia pas udah di apa namanya kg itu ya udah flat Tamara di saat itu hanya bisa pasrah menerima kenyataan kalau anaknya meninggal dunia sambil menangis dia berpikir kalau ini semua sudah takdir nah Lalu ada saran dari beberapa pihak untuk Tamara agar mau melihat CCTV dari kolam renang tersebut agar bisa mengetahui bagaimana sih Awalnya Kejadian ini bisa menimpa Dante nah namun anehnya dari kabar yang ada di media dikatakan Tamara ini enggak mau dan enggak berani melihat CCTV tersebut untuk mengetahui penyebab meninggalnya Dante dari pengakuan Tamara dia masih merasa belum siap melihat detik-detik anaknya tenggelam sehingga di saat itu dia mengaku Mas masih mengumpulkan mentalnya jujur geng di sini agak aneh memang mungkin Sebagian besar orang di luar sana ketika merasa kehilangan pasti akan penasaran Ini kenapa sih kok bisa begini bagaimana prosesnya Bagaimana awalnya udah pasti orang penasaran Nah makanya banyak orang yang mempertanyakan Benarkah ibunya Dante seenggak berani itu atau seenggak mau itu melihat kronologi yang ada di CCTV Atas kejadian anaknya ini apakah dia enggak mau untuk memastikan dulu nih gimana sih tadi anaknya Sebelum meninggal tuh ngapa in aja kan harusnya ada rasa penasaran di sana dan itulah yang dipertanyakan oleh banyak netizen Nah lalu geng meninggalnya Dante ini menjadi perbincangan dan menjadi pusat perhatian dan di saat itu ketika jenazah Dante sedang dimandikan pihak kepolisian mengetahui kabar tersebut dan datang untuk meminta izin kepada Tamara sebagai orang tuanya agar jenazah Dante ini bisa diutopsi nah tetapi Tamara justru menolak permintaan dari polisi tersebut dengan alasan dia tidak tega membiarkan Dante di utopsi Padahal jenazahnya baru saja dimandikan Nah akhirnya karena tidak mendapatkan izin tersebut jasad Dante pun tidak diutopsi dan keputusan itu tertera di dalam surat yang ditandatangani oleh Tamara dan mantan suaminya yaitu Anger Dimas nah tetapi di dalam pemberitaan nih geng dikatakan kalau Tamara ini mengaku ketika dia menandatangani surat penolakan otopsi tersebut dia di dalam kondisi yang tidak sadar menurut pengakuan dia di saat itu dia masih kalut dalam kesedihan atas meninggalnya anak semata wayangnya tersebut dan menurut pengakuan Tamara surat penolakan autopsi tersebut adalah kesepakatan antara dia dengan mantan suaminya yaitu Anger Dimas jadi itu bukan keputusan dia sendiri dan surat tersebut menurut Tamara itu ditulis oleh Anger Dimas sendiri yang ditulis sehari sebelum Dante dimakamkan lalu geng pada hari Minggu tanggal 28 Januari tahun 2024 Dante pun dimakamkan di TPU jeruk purut dari salah satu artikel berita dikatakan ada seorang pria yang ikut hadir di dalam pemakaman tersebut pria itu adalah pacar dari Tamara yang bernama Yuda bahkan di pemakaman itu Yuda ini sempat menyampah Anger Dimas dan juga berkomunikasi dengan Anger Dimas dengan memberitahu kalau jari tangan almarhum Dante itu sedikit keluar dari kain kafan Yuda datang ke pemakaman tersebut itu tidak ada yang mencurigai dan juga tidak banyak yang mengetahui kalau dia adalah pacar dari ibunya Dante Tamara di saat itu orang-orang ber pikir ya orang ini adalah kerabat dari keluarganya Dante Ya wajar dia datang di saat itu dan tidak ada yang curiga sama sekali kepada orang ini sekarang kita masuk ke dalam pembahasan penyelidikan jadi menurut informasi yang tersebar di media publik dikatakan kalau Tamara ini sudah sempat melaporkan kejadian meninggalnya Dante ini ke Polsek Duren Sawit pada tanggal 31 Januari tahun 2024 Nah di sini Memang agak sedikit timbul pertanyaan mengapa baru dilaporkan di tanggal 31 sementara kejadiannya Sudah beberapa hari yang lalu bahkan Dante juga sudah dimakamkan di tanggal 28 di laporan pertama-tara ini dia meminta pihak kepolisian untuk mencari tahu penyebab dari tenggelamnya Dante namun di saat itu pihak kepolisian belum memeriksa bukti CCTV nah lalu pada tanggal 1 Februari Tamara itu memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya didampingi oleh pengacaranya yang bernama sandi arifffin lalu di sisi lain Anger Dimas yang sebelumnya ikut menandatangani surat penolakan autopsi itu tiba-tiba merasa janggal Walaupun dia ikut tanda tangan tapi dia merasa ada yang aneh gitu ada yang enggak beres dengan meninggalnya anaknya ini lalu ketika ditanyakan Mengapa Anger Dimas ikut tanda tangan dalam penolakan aotopsi tersebut enger Dimas menjelaskan dia bilang di awal-awal itu dia enggak merasa ada yang janggal enggak merasa ada yang aneh dengan kejadian tersebut ya apalagi kejadian itu tidak ada hubungannya sama dia dia cuma diberitahu kalau anaknya meninggal udah kronologinya ya yang dia tahu anaknya cuma tenggelam tapi di saat itu yang membuat Anger Dimas mulai janggal adalah keterangan dari Tamara yang mengatakan kalau Dante tidak berenang sendiri melainkan bersama teman-temannya dan ada satu orang dewasa di sana nah yang jadi pertanyaannya orang dewasa ini siapa Nah akhirnya Anger Dimas berinisiatif untuk mempermudah penyelidikan Karena rasa penasarannya ini dia di saat itu mulai mencabut penolakan autopsi di Polda Metro Jaya pada tanggal 3 Februari tahun 2024 2 hari setelah masuknya laporan di Polda Metro Jaya di saat itu dia berharap Setelah dia mencabut surat penolakan autopsi penyebab dari meninggalnya Dante itu bisa terungkap Anger Dimas memberikan Pernyataan di depan media Dengan mengatakan dia agak ragu kalau anaknya ini benar-benar tenggelam anaknya lebih terlihat seperti ditenggelamkan tapi Siapa orangnya Dan di saat itu banyak bak masyarakat yang berkomentar kalau pelakunya adalah Tamara pada awalnya belum ada yang mengetahui Geng kalau ada seseorang yang ikut serta berenang sama Dante dan orang itu adalah Yuda orang yang ikut hadir di pemakaman Dante dan sempat berkomunikasi dengan enger Dimas pada saat itu belum ada pemberitaan dan belum ada yang mengetahui kalau Dante ini berenang bersama Yuda nah tapi ketika Anger Dimas sudah mulai mencabut laporan penolakan autopsi makam dari Dante mulai dibongkar dan diekshumasi pada hari Selasa tanggal 6 Februari tahun 2024 di jam 9.00 pagi itu tepatnya setelah 8 hari Dante dimakamkan ek humumasi ini dilakukan oleh tim forensik Rumah Sakit Polri yang dimulai dari penggalian kuburan sampai dengan pemeriksaan terhadap jenazah Dante yang mana Di saat itu didampingi oleh orang tua kandung Dante yaitu Tamara dan juga Anger Dimas ada beberapa organ dalam dari jenazah Dante yang sudah di diambil sampelnya oleh tim forensik untuk diperiksa menurut keterangan dari tim forensik RS Polri Keramat Jati yaitu dari do Farah kauro berdasarkan hasil autopsi dapat disimpulkan kalau Dante ini meninggal karena tenggelam dari penjelasan dokter Farah dikatakan saat autopsi dilakukan jenazah dalam kondisi Ya sudah membusuk ya karena tubuhnya mengandung air udah gitu sudah dikuburkan beberapa hari di dalam organ tubuhnya juga sudah melunak apalagi bagian paru-parunya sudah mencair sehingga dapat diasumsikan paru-p parunya pun mengandung banyak air lalu kemudian air juga masuk ke dalam lambung serta ususnya lalu Selain itu tim forensik juga melakukan pemeriksaan destruksi asam dan juga sumsum tulang serta hati dan di sana ditemukan adanya tumbuhan air yaitu ganggang jadi semakin kuat dugaan kalau meninggalnya Dante ini karena ditenggelamkan lalu di sisi lain pihak kepolisian sudah menaikkan status meninggalnya Dante ini dari penyelidikan menjadi penyidikan dan pihak kepolisian sudah memeriksa sekitar 20 orang saksi dan memeriksa CCTV dari kolam renang tersebut dari CCTV itulah tiba-tiba ketahuan ternyata ada seorang laki-laki dewasa yang ikut mandi bersama Dante dan orang itu adalah Yuda Yuda pacarnya Tamara akhirnya orang dewasa yang dimaksud oleh Tamara ketika dia menjelaskan di depan media itu adalah Yuda timbul banyak pertanyaan kenapa enggak dari awal Tamara ini nyebut nama Yuda aja langsung kenapa harus terus nyebutnya itu e orang dewasa gitu kenapa enggak nyebut dia sama Yuda Yuda itu siapa pacar saya kekasih saya kan bisa aja Nah mungkin ya kita enggak tahu ya di balik itu semua Mungkin Tamara sebagai seorang ibu mungkin menutupi hubungannya dengan Yuda ya karena alasan privacy atau tidak mau dikomentari oleh netizen karena kan ya namanya pacar gitu geng orang pasti mikirnya ke mana-mana apalagi menitipkan anak kepada pacar ya mungkin itulah alasannya ya tapi ini hanya opini ya geng bukan sebuah fakta yang mutlak ataupun statement yang dikatakan oleh Tamara langsung ini hanya opini gua aja gitu ya Kenapa dia tidak menyebutkan nama Yuda dari awal ya gua enggak mau suuzon juga kita ambil kemungkinan terbaik aja gitu yang positif nah di dalam CCTV yang menjadi bukti Atas kejadian ini pihak kepolisian menemukan kalau Yuda saat di dalam kolam sempat menoleh ke kanan dan ke kiri seolah-olah sedang memastikan suasananya aman dan posisinya Dante ada di depan dia dan sedang memegang pinggiran kolam sebenarnya situasi Kalau dibilang aman ya enggak aman karena di sebelahnya Dante dan Yuda itu ada seseorang perempuan gadis kecil gitu nah tapi terlihat di sana Yuda ini mendekati Dante lalu memegang kepala Dante dan menarik Dante ke air lagi atau ke kolam lagi Dan di saat itu Yuda berusaha untuk menenggelamkan Dante sebanyak 12 kali dan itu jelas banget ada ada di CCTV geng Sorry banget untuk cctv-nya gua blur karena mengingat peraturan YouTube kalau kalian mau lihat yang versi enggak di blurnya ya bisa cek di X atau Twitter di sana banyak yang enggak di blurnya tapi gua yakin kalian enggak bakal tega ngelihatnya di dalam CCTV itu terlihat lagi Dante ini berusaha untuk menepi tapi ditarik lagi oleh Yuda dan Dante pun di saat itu mulai kehabisan nafas dia mulai lemas lalu barulah Yuda ini pura-pura menolong Dante yang sudah terkulai lemas dan mah akan tidak sadarkan diri nah lalu geng timbul pertanyaan Siapakah anak perempuan di dalam CCTV tersebut Dia terlihat di sana memakai baju renang warna pink dan dia hanya memperhatikan atau ngelihat aja gitu ya ketika Yuda menenggelamkan Dante menurut keterangan dari Tamara dikatakan anak perempuan itu merupakan anaknya Yuda katanya Nah dari sinilah ternyata terungkap background-nya Yuda ini siapa Yuda ini ternyata sudah pernah menikah dengan seorang perempuan yang bernama Vanessa Pada bulan April tahun 2019 dan hal ini diketahui lewat sebuah video pernikahan yang di-upload oleh sebuah akun yang bernama the potomoto photography Nah setelah mengetahui kalau pelakunya Yuda di saat itu mulai tersebarlah CCTV tentang kejadian ini dan ternyata Yuda ini sendiri networking-nya enggak sembarangan Dia pernah terlihat sedang nongkrong dengan Raffi Ahmad dan juga beberapa artis lain seperti Baim Wang dan juga Irwansyah dan dari foto-fotonya kita bisa melihat kalau dia ini memang punya koneksi yang bagus dengan para selebriti dan bahkan sering liburan bersama ama nah gua jadi penasaran nih geng sebenarnya Yuda ini siapa ya apa jangan-jangan dia ini orang penting atau mungkin dia anak orang penting Wah kita gak tahu nih geng karena sejauh ini belum ada pemberitaan yang jelas tentang background-nya Yuda ini siapa Sekarang kita masuk ke dalam kronologi penangkapan Yuda pada tanggal 9 Februari tahun 2024 sekitar jam 09.00 pagi pihak Kepolisian itu menggerebek sebuah rumah yang merupakan rumah kontrakannya Yuda yang terletak di Pondok Kelapa Duren Sawit Jakarta Timur pihak kepolisian di saat itu datang didampingi oleh ketua RT setempat dan sekurity Perumahan tempat Yuda mengontrak nah ketika Polisi datang ke rumah Yuda Ternyata ada seseorang yang lain di situ yang merupakan art di rumah tersebut sementara Yuda sendiri itu ditangkap ketika sedang berada di kamar tidurnya di dalam video penangkapan terlihat ada beberapa orang yang masuk ke dalam kamar Yuda dan salah satu dari anggota kepolisian yang datang dengan baju sipil tersebut itu memperlihatkan Surat Perintah penangkapan terhadap Yuda di saat itu Yuda ditangkap dalam kondisi setengah sadar Kayaknya baru banget bangun tidur gitu ya dia tidak melakukan perlawanan apapun dan dia bersedia dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut dan untuk sementara di saat itu bukti yang sangat kuat yang mengarah ke Yuda sebagai pelaku yang menenggelamkan Dante itu adalah rekaman CCTV dan Yuda pun di saat itu ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pak pasal berlapis mulai dari Perlindungan Anak pasal eksekusi eksekusi berencana sampai dengan pasal kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia dan sampai saat ini proses peradilan terhadap Yuda itu masih berjalan geng Nanti kita bakal ngebahas lagi selengkapnya tentang kasus Yuda ini seperti apa Nah tapi inih geng gua pengin ngebahas juga kepada kalian beberapa kejanggalan di dalam kasus ini yang nantinya kemungkinan besar akan menyeret nama-nama lain yang terlibat di dalam kasus ini sekarang kita bahas bukti lainnya jadi geng ketika Yuda sudah ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka Sebenarnya ada sebuah pengakuan dari beberapa orang terdekat pengakuan pertama datang dari ayah biologisnya Dante yaitu Anger Dimas yang mana dia membahas tentang hobinya Dante yang mana menurut ibunya Dante ini hobi berenang Nah Tapi menurut Anger Dimas justru kenyataannya sebaliknya Anger Dimas mengatakan kalau dia tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun soal Dante ini suka berenang dia bilang setelah bercerai dari Tamara Anger Dimas tidak pernah berkomunikasi melalui Tamara melainkan dia langsung ngobrol atau langsung berkomunikasi dengan anaknya tersebut dan terakhir kali Anger Dimas bertemu dengan Dante Dante ini sempat bilang ke Anger Dimas ayahnya dia bilang kalau dia sudah tidak mau berenang lagi dan meminta kepada Anger Dimas untuk menyampaikan hal tersebut kepada sang Ibu alias Tamara anak saya tuh selalu bilang ee terakhir ketemu saya sebulan ini memang enggak mau berenang enggak mau berenang gitu oh Bapak ee Kakak udah ngomong berenang k engak bilang ee yang biasanya ngomong suka berang siapa Katanya kan waktu itu ee lagi suka les berenang S dileskan berenang mungkin sama mama gitu Saya enggak pernah yang pertama saya enggak pernah menyatakan pernyataan itu he kedua Iya dulu waktu umur 1 tahun sampai 2 tahun itu sempat les berenang itu di tempat les teman saya itu di kawasan Bona Indah dan dan kita udahan karena habis itu ada covid Heeh itu aja dan saya menganggap anak saya yang belum bisa bernang belum bisa berenang Nah jadi di sini agak mencurigakan danteya udah enggak mau berenang dan Dante sampai-sampai minta tolong ayahnya untuk menyampaikan hal tersebut kepada ibunya berarti Apakah ada paksaan untuk si Dante ini berenang terus dan berenangnya ditemani oleh Yuda nah ini yang jadi pertanyaan besar nih geng dan dari keterangan Anger Dimas hal ini membuat tanda tanya yang besar bagi para netizen netizen bertanya-tanya Mengapa kedua orang tuanya ini memiliki statement yang berbeda seolah-olah ya mereka punya pandangan sendiri tentang anaknya padahal kan ya yang namanya sifat anaknya sudah pasti diketahui oleh kedua orang tuanya Makanan apa yang dia suka hobinya ya kepintarannya Rajinnya semuanya pasti kedua orang tuanya tahu gitu kan Nah tapi kok ini bisa-bisanya orang tuanya itu beda paham beda keterangan dan seolah-olah salah satu dari mereka semacam Tidak mengenali atau tidak tahu tentang anaknya Nah tapi di sini kita enggak bisa nge-judge ya yang benar Siapa yang salah siapa karena kan masih diproses nih lalu geng ketika Anger Dimas diwawancarai oleh dua reporter dari stasiun tv1 news Anger Dimas diberikan pertanyaan mengenai kabar Kalau Tamara dan Yuda sempat menanyakan mengenai kedalaman kolam paling dalam nah pihak reporter ini menanyakan kepada Anger Dimas Apakah dia mengetahui tentang statement tersebut nah Anger Dimas pun menjawab Dia bilang dia enggak tahu soal kabar itu soal statement itu dia enggak tahu sama sekali Mas enger ada informasi yang ber bahwa sebelumnya ibu dari Dante dan juga kekasih dari e Tamara ini sempat menanyakan perihal dengan kedalaman kolam yang paling dalam begitu Apakah Mas enger sudah tahu informasi ini belum tuh Mbak saya baru dengar Oke belum tahu lantas untuk Iya mungkin belum Nah tapi Geng kalau sampai benar Tamara dan Yuda sempat menanyakan soal ke dalaman kolam renang kecurigaan bisa saja diarahkan kepada Tamara karena kan hal ini Aneh banget untuk apa Dia sempat-sempatnya menanyakan ke dalaman kolam yang namanya fasilitas kolam renang kolam khusus untuk anak kecil tu memang sudah ada untuk apa ngecek kedalaman kolam umum makanya banyak netizen yang beropini Wah jangan-jangan ibunya ini ikut merencanakan aksi yang dilancarkan oleh Yuda ini yaitu menghabisi Dante tapi geng jujur aja gua sendiri kayak ya masih belum yakin lah gitu masa iya sih ibu kandung setega itu kepada anaknya sendiri anak tunggal lagi ya Ibu mana yang rela gitu ya ya tapi kita enggak tahu juga nih Apa yang sedang terjadi dengan Tamara di balik itu semua ada apa kita enggak ada yang tahu gitu lalu kemudian geng ada pengakuan lain nih pengakuan ini datang dari adiknya Yuda yang berinisial Mr adiknya Yuda yang berinisial Mr ini mengatakan Kalau kakaknya tidak mungkin tega dia menghabisi nyawa Dante Karena antara Yuda dan Dante sangat dekat tidak hanya Mr aja sebagai adiknya Dante yang Speak Up up soal ini tetapi salah satu yang berinisial SR ikut mengomentari perihal ini diaa mengatakan hal yang sama kalau Yuda tidak mungkin mengeksekusi Dante karena mereka berdua memposting beberapa video yang menunjukkan kedekatan antara Yuda dan Dante ini nah bahkan momen kedekatan mereka tersebut diposting di Instagram masing-masing di salah satu video juga terlihat ada Dante yang sedang diajari berenang oleh Yuda Dan di saat itu Yuda dan Dante juga ditemani oleh seorang anak perempuan yang sepertinya anak perempuan tersebut sama dengan anak perempuan yang ada di CCTV ketika Kejadian ini terjadi yang mana seperti keterangan dari Tamara anak perempuan tersebut adalah anaknya [Musik] Yuda bahkan di salah satu video Lain terlihat ada sebuah video yang merekam Yuda Dante dan anak perempuan tersebut sedang berenang dan di belakang kamera seperti ada suara perempuan yang kemungkinan besar itu adalah suaranya Tamara nah berdasarkan kedekatan mereka itulah adiknya yang berinisial Mr dan sahabatnya yang berinisial SR itu tidak percaya kalau Yuda berniat mengeksekusi Dante mereka beranggapan ya mungkin memang ada faktor kelalaian tapi ini bukanlah sebuah kesengajaan nah lalu geng setelah mengetahui isi CCTV Tamara ibunya Dante itu merasa syok karena dia baru tahu kalau pelaku atas meninggalnya Dante itu adalah pacarnya sendiri dia merasa enggak percaya menurut keterangan Tamara di depan media dia mengatakan kalau selama ini dia percaya a Yuda itu orang baik Yuda itu sayang sama Dante dan enggak mungkin banget Hal ini dilakukan oleh Yuda terhadap Dante dan Tamara sendiri merasa sangat bersalah mengapa dia tidak bisa melindungi Dante di depan media Tamara juga mengatakan dia berharap Yuda mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya terhadap Dante nah tapi geng dari setiap gerak-gerik Tamara itu netizen sudah pada curiga gitu banyak netizen yang menilai kalau Tamara kemungkinan bersekongkol dengan Yuda nah tapi ini merupakan komentar netizen ya geng dan ini belum bisa dipastikan karena belum ada bukti dan semua pernyataan netizen tersebut Ya bisa saja asumsi namun enggak tertutup kemungkinan Ya bisa saja benar juga gitu ya kita ikutin aja prosesnya nanti Seperti [Musik] apa banyak netizen yang mempertanyakan Mengapa di awal keterangan Tamara dia tidak bersedia untuk Dante ini diutopsi itu yang pertama yang kedua mengapa dia tidak mau melihat CCTV yang mana hal tersebut dinilai oleh netizen dia sendiri yang sebenarnya mengelak untuk melihat CCTV agar CCTV tersebut tidak dibicarakan gitu namun Ada dugaan lain dari para netizen yang mengatakan kalau kemungkinan Tamara ini sengaja menyembunyikan CCTV karena dia tahu pelakunya itu adalah pacarnya sendiri yaitu Si Yuda jadi dia enggak mau pacarnya ini bermasalah namun Tamara membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan kalau dia belum bisa melihat CCTV bukan karena dia menyembunyikan sesuatu atau tidak memperbolehkan CCTV itu dilihat terkhususnya dilihat oleh Anger selaku Ayah biologis dari si anak dan dia mengaku Sebenarnya dia malah pengen banget ngelihat CCTV tersebut dia mau ngelihat sendiri CCTV itu 7 hari setelah Dante meninggal menunggu kesiapan mentalnya dia untuk melihat kenyataan tersebut Nah itu Pengakuan dari Tamara namun sayangnya menurut Tamara CCTV itu sudah disita oleh Polisi terlebih dahulu Ya iyalah logik aja gitu ya namanya barang bukti gitu ya kalau mau lihat ya Lihat langsung di hari itu Gua rasa sih jangankan anak yang meninggal gitu ya ini ini opini pribadi ya ini opini pribadi jangankan anak yang meninggal hewan peliharaan aja nih kalau misalkan ditabrak mobil kek atau apa gitu itu kan sakit juga ya mental kita ya sakit gitu ya itu pasti kita bakal cari tahu ini anak gua kenapa ini anabul gua kenapa peliharaan gua kenapa segala macam cara kita lakukan mulai dari nanya kepada saksi-saksi di situ mulai dari nanya ke orang-orang yang ada di sana terus melakukan investigasi kecil-kecilan melihat kemungkinan yang ada sampai yang paling akurat adalah CCTV Nah itu kalau orang normal sih kayak gitu ya tapi kita enggak tahu tahulah manusia beda-beda gitu ya mungkin ya ada manusia yang perasaannya tidak kuat mentalnya tidak kuat ya kita harus Maklumi juga geng kita enggak bisa nge-jud cuman cuman ya cuman ya ya gua enggak tahu nih kalian setuju apa enggak Agak terdengar sedikit aneh sih menunggu 7 hari untuk melihat CCTV Ya enggak mungkin banget logik aja ya CCTV Enggak semua CCTV itu bisa bertahan lebih dari seminggu g kan logiknya ada beberapa CCTV yang memorinya itu singkat Ya itu dia setelah 7 hari kehapus otomatis ada juga yang 2 minggu atau 14 Hari kehapus P Nah makanya yang jadi pertanyaannya Kenapa kagak langsung lihat aja gitu ya tapi mungkin balik lagi Tadi masalah mental Oke dan kejanggalan lain ya terletak di Mengapa ketika ibunya Ini Tamara ini memberikan keterangan di depan media tidak langsung menyebutkan bahwa anaknya ini bersama seseorang yang bernama Yuda alias pacarnya sendiri Mengapa nyebutnya tuh orang dewasa terus dia juga lebih memilih untuk menyerahkan permasalahan ini ke polisi dan setelah polisi mempublikasikan bahwa pelakunya atau orang yang bersama Dante di saat itu itu adalah Yuda baru di saat itu ya Tamara tiba-tiba syok dan hal itulah yang membuat banyak orang sewajarnya mencurigai dia tapi walaupun ya walaupun kita enggak boleh menuduh orang geng ya Selama penyelidikannya masih berlanjut kita harus lihat perkembangannya kita enggak bisa langsung ngejat si ibunya Walaupun memang kejanggalannya ada tetapi Ya siapa tahu gitu kan Siapa yang tahu kondisi aslinya enggak ada yang tahu nah lalu geng dari informasi di media dikatakan sebelum Dante ini dimakamkan di tubuh Dante itu terd dapat luka lebam luka lebam tersebut bukan karena jasadnya yang sudah mulai membusuk atau layaknya lebam pada jasad-jasad orang sudah meninggal lebamnya itu terlihat aneh berbentuk seperti ada bekas kekerasan gitu nah lalu Tamara mencoba untuk menjelaskan persoalan lebam tersebut dia bilang lebam tersebut penyebabnya adalah dia karena ketika Dante ini berada di rumah sakit Tamara ini dengan sengaja menggigit serta mencubit tubuh Dante dengan alasan agar Dante bisa tersadar atau bangun ya masuk akal sih kayak kita contohin aja orang lagi pingsan ya kan tiba-tiba ada yang panik nampar nampar We bangun bangun ya wajar ya itu masuk akal nah tapi tetap aja nih netizen komennya enggak percaya netizen mengatakan kalau itu adalah tindakan kekerasan yang kemungkinan dilakukan oleh Tamara sebelum Dante meninggal katanya jadi ibaratnya itu ya itu memang tindakan kekerasan aja bukan karena pengen ngebangunin Dante yang sudah tidak sadar nah tapi geng Tamara tetap membela diri dengan mengatan kan bagaimana kita seorang ibu ngelihat anak sendiri di IGD sudah terbaring apa kita diam aja kata Tamara kita pasti mau berusaha agar dia itu Bangun gimanaap pun caranya nah dan Tamara mengatakan hal tersebut pernah dia lakukan kepada ayahnya karena di saat ayahnya meninggal Dia juga sempat melakukan hal yang sama membangunkan ayahnya dengan cara mencubit dan menggigit tubuh ayahnya kata Tamara Jadi intinya alasan Tamara dia ingin menjelaskan itu merupakan cara dia dengan tujuan yang sebenarnya baik walaupun terlihat aneh ya kan ya kita mungkin bisa wajarkan namanya juga seorang ibu dia panik anaknya enggak sadarkan diri apapun dia lakukan nah tapi tetap aja nih geng netizen merasa aneh dengan alasan tersebut karena normalnya tidak mungkin ada orang yang ingin membangunkan orang lain dari kondisi tidak sadar dengan menyakiti orang tersebut kalau kata netizen nih dan netizen bilang juga apalagi itu kerabat dekat anak kecil pula mana mungknya disakiti Ya gimana ya kalau dari gua pribadi Jujur aja kalau gua menilai Ya kemungkinan besar ada geng kita bisa Lihatlah di tvtv mungk atau di man lah ketika orang enggak sadar ya orang enggak sadar tuh digampar itu ada kan digampar diteriakin ada yang lebih yang yang lebih kocak mungkin dikasih tahi ayam baru bangun gitu-gitulah pokoknya yang namanya kita mencari 11 cara agar bisa menyadarkan orang tersebut ya pasti apalagi kalau dalam kondisi panik apapun bakal dilakukan nah namun geng tuduhan demi tuduhan yang datang ke Tamara ini ternyata semakin diperparah dengan beredarnya beberapa foto yang memperlihatkan Tamara itu berp Bose kayak orang yang enggak lagi sedih nah Sebenarnya jujur ya kita enggak bisa nge-judge juga nih kalau melihat dari gambar doang tapi memang sih Terlihat agak aneh aja gitu di suasana duka di depan papan-papan ucapan e belah sungkawa tiba-tiba ibunya yang bernama Tamara ini berpose dengan teman-temannya selayaknya pose di acara wedding gitu sambil tersenyum dan segala macam dan bahkan gua lihat ya di beberapa foto yang dijadikan Memes gitu ya disandingkan antara foto ketika BCL sedang berduka karena meninggal suaminya dengan foto ketika Tamara sedang berduka atas meninggalnya Dante itu jauh banget sih raut wajahnya jauh kesedihannya jauh tapi kita enggak tahu ya Ya mungkin itu yang di foto di fotonya BCL kebetulan Mungkin bcl-nya memang lagi sedih terus difoto ya bisa jadi kan di sisi lain bcl-nya ada yang tersenyum juga tapi enggak kefoto Terus mungkin yang di bagiannya Tamara Kenapa dia bisa tersenyum karena dia berada di antara kerabat dekatnya mungkin kerabat dekatnya UD menghibur dia terus dia berusaha untuk ikhlas Ya siapa tahu ya tetapi di sini gua enggak mau melawan arus gua enggak mau ngebantah tuduhan-tuduhan netizen karena ya mau gimanapun Kita Harus hargai juga itu kan opini atau sudut pandang para netizen kalau sudut pandang gua gua mencari positifnya aja ya mungkin dia sudah mulai terhibur di saat itu atas datangnya teman-temannya dia gitu kan dia sudah mulai ikhlas ya tapi cukup singkat sih untuk ikhlas ya dalam e waktu cuma beberapa hari gitu dan di dalam foto tersebut yang membuat netizen semakin menghujat gitu ya lihat Tamara di saat berduka itu masih sempat-sempatnya dandan yang mana dia pakai pensil alis blush on sampai dengan lipstik nah hal ini menjadi pertanyaan juga bagi netizen kok bisa orang lagi bersedih sempat-sempatnya dandan ya tapi balik lagi kita enggak tahu ya geng mungkin ini adalah tuntutan profesi Karena kan dia ini adalah selebriti jadi harus tampil sebaik mungkin serapi mungkin karena dia sadar setiap jejak hidupnya pasti diikuti oleh kamera karena gua Yakin banget ya ya mau gimanapun dia terlihat bahagia dia pakai make up di foto tersebut Masa sih seorang ibu kandung tidak ada rasa sedihnya anak kandungnya meninggal gua enggak yakin sih geng sekejam-kejamnya ibu kandung pasti dia ada rasa sedih Itu cuman ya mungkin dia pintar menyembunyikan rasa sedihnya kali ya atau gimana nih Menurut kalian coba tinggalkan komentar di bawah nah itu dia geng kronologi meninggalnya Dante anak dari Tamara dan Anger Dimas yang sedang viralv nnya di Indonesia sekarang dan sampai saat sekarang ini penyidikan masih dijalankan oleh pihak kepolisian dan Nanti gua bakal ngejabarin lagi ada beberapa kejanggalan dan bukti-bukti lain nih mengenai kasus ini kalau kalian Setuju kita bakal bahas ke Part selanjutnya besok silakan tinggalkan komentar di bawah kalau kalian setuju
Resume
Categories