KRONLOGI PENGANI4YAAN DI PONDOK PESANTREN KEDIRI | BINTANG BALQIS MAULANA
Xl4hudi4zxg • 2024-03-04
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
kelakuannya bintang Balkis selama di
pondok pesantren menurut keterangan dari
AF Semua yang dia katakan itu mengenai
jelek-jeleknya bintang jadi dia bilang
kalau bintang ini nakal sebelum akhirnya
menerima tindakan kekerasan nah Selain
itu bintang juga dikatakan sering
kesurupan dan mengamuk saat di pondok
pesantren nah ini Memang agak terdengar
sedikit aneh sih tapi yang memberikan
keterangan adalah saudaranya sendiri dan
entah ada rasa benci apa gitu ya
saudaranya ini sama si Bintang gitu
yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo
what's good Welcome back to kamar
[Musik]
Jerry geng geng Oke Sebelum kita mulai
konten ini gua peringatkan kepada kalian
konten ini adalah sebuah bentuk
informasi serta edukasi Agar kalian
belajar dari kasus yang sudah ada jangan
sampai Kak kasus yang terjadi itu
terulang kembali ke depannya karena ini
akan berakibat sangat fatal ingat ya ini
hanya sekedar edukasi dan informasi
bukan untuk ditiru hari ini kita bakal
ngebahas sebuah kasus yang sedang viral
yaitu mengenai kejadian di sebuah pondok
pesantren yang mana seperti yang kita
ketahui ya pondok pesantren ini ee
merupakan tempat untuk belajar ilmu
agama terkhususnya agama Islam di agama
lain juga ada sistem sekolah yang
seperti ini sistem belajar ilmu agama
yang seperti ini tetapi yang jelas
namanya berbeda sistem dari pesantren
kebanyakan itu adalah sistem asrama atau
mungkin zaman sekarang disebutnya
Boarding School mungkin ya kayak siswa
dan siswinya itu tinggal di lingkungan
sekolah tersebut sebenarnya sejak dari
zaman dahulu munculnya Pesantren ini
merupakan sebuah hal yang sangat positif
Karena para murid-muridnya itu selain
mendapatkan pelajaran-pelajaran yang
reguler pelajaran-pelajar aran umum gitu
ya mereka juga difokuskan untuk belajar
ilmu agama nah tapi sayangnya sistem
sekolah seperti ini yaitu yang
murid-muridnya tinggal di asrama sering
sekali ada kejadian-kejadian yang enggak
mengenakkan Enggak cuma terjadi di
pesantren doang ya Terkadang juga di
sekolah-sekolah lain Salah satunya kayak
Sekolah Taruna atau juga pernah kejadian
di IPDN gitu ya yang namanya senioritas
itu pasti ada Ya namanya juga sistem
asrama otomatis para senior-senior yang
sudah lebih dahulu tinggal di sana
mereka merasa lebih dewasa itu pasti ada
beberapa yang punya watak ingin menekan
para Junior Nah jadi bisa dikatakan
hal-hal negatif seperti ini tidak hanya
terjadi di pesantren aja banyak juga
terjadi di sekolah-sekolah lain atau di
tempat-tempat belajar lain yang mana
sistemnya mengharuskan siswa-siswinya
itu menginap di asrama atau di
lingkungan sekolah Oke sesuai dengan
judulnya kalian sudah pasti tahu ini
adalah pembahasan yang sedang viral
mengenai seorang santri yang bernama
Bintang Balkis Maulana dia dia ini
mengalami hal yang sangat menyedihkan
menyayat hati karena harus kehilangan
nyawa dengan cara yang tidak wajar yang
mana dia ini mengalami perundungan
ketika dia sedang berada di pesantren
nah dugaan ini didukung dengan sebuah
kejadian di mana bintang pernah
menghubungi ibunya untuk meminta agar
dijemput di pondok pesantren nah di saat
itu tidak diketahui sebenarnya bintang
itu minta jemput Kenapa tetapi yang
menyedihkannya adalah kedua orang tuanya
menjemput bintang ke pesantren tetapi
dalam kondisi Bintang sudah pergi
Bintang sudah tidak lagi ber nyawa dan
sudah terbungkus oleh kain kafan apa
yang sebenarnya terjadi kepada bintang
dan sangat banyak kejanggalan Atas
kejadian ini sekarang kita bahas secara
lengkap kronologinya Permisi peristiwa
misteri dari berbagai
[Musik]
sisi seorang santri meninggal dunia
setelah dianiaya kakak
[Musik]
kelasnya
kita langsung masuk ke dalam kronologi
kejadian nih
[Musik]
geng bintang Balkis Maulana usianya itu
masih e di bawah umur yaitu 14 tahun Dia
adalah seorang santri dari Pondok
Pesantren alhifiyah yang berasal dari
afdeling kampung Anyar Dusun Kendeng
lembu desa karangharjo Kecamatan
Glenmore Banyuwangi Nah jadi dia ini
asalnya nya dari Banyuwangi pondok
pesantren tempat dia belajar yaitu
Ponpes Al hananifiyah ini terletak di
kecamatan Mojo Kediri Jawa Timur ketika
dia menuntut ilmu di sana dia itu masih
duduk di kelas 8 atau bisa dibilang
kelas 2 SMP selama dia di pesantren dia
ini tidak pernah mengeluh kepada kedua
orang tuanya atau tidak pernah bercerita
kepada kedua orang tuanya mengenai
hal-hal yang tidak menyenangkan ketika
dia berada di sana Jadi enggak ada
keluhan enggak ada pengaduan-pengaduan
yang aneh lalu menurut keterangan dari
ibunya bintang yang bernama Bu Suyanti
Dia bercerita kalau komunikasi dia
dengan bintang itu terakhir kali pada
hari Selasa tanggal 20 Februari tahun
2024 dan juga di hari Rabu tanggal 21
Februari tahun 2024 pada hari Selasa
tanggal 20 Februari tersebut bintang ini
video call dengan ibunya di dalam video
call itu terlihat bintang dalam posisi
sedang tiduran lalu di saat itu untuk
pertama kalinya sang ibu yang bernama
buuyanti mendengar keluhan dari anaknya
ini mengenai aktivitas dia di pondok
pesantren yang mana anaknya bilang dia
itu sebenarnya sedang sakit tapi dalam
posisi sakit dia tetap disuruh untuk
bekerja katanya lalu di saat video call
itu sang ibu yang bernama Suyanti Ini
mendengar adanya suara laki-laki yang
meneriaki bintang jadi kayak ada suara
berisik gitu dari sebelahnya suaranya
itu semacam mengucapkan kata Woi matiin
tang cepat nah kurang lebih kayak gitu
kayak orang marah-marah lalu Bu Suyanti
ini mengaku tidak mengetahui siapa yang
meneriaki bintang tersebut dan wajahnya
juga tidak muncul di video call itu jadi
ya terdengar dari jauh aja gitu Dan di
saat itu dia juga merasa aneh anaknya
ketika mendengar suara teriakan tersebut
buru-buru mematikan handphone buru-buru
mematikan video call itu ya sebenarnya
terkesan tidak sopan gitu ya sedang
menelepon Ibu bukannya mengakhiri dengan
baik-baik tapi justru langsung
[Musik]
mematikan nah tapi balik lagi di saat
itu menurut ibunya Bintang seperti
sedang panik jadi kayak orang ketakutan
gitu geng lalu beberapa saat kemudian
tiba-tiba masuklah sebuah pesan Whatsapp
dari bintang yang isinya kayak gini nih
ini merinding banget Ma tolong saya
sudah tidak kuat Ma tolong jemput saya
sekarang Ibunya Suyanti yang membaca
chat dari anaknya tersebut tidak bisa
menjemput bintang di saat itu juga lalu
dia menjawab dengan kalimat sekarang
tidak bisa karena mama tidak berdaya
mama punya anak kecil dan tidak bisa
sekarang untuk menjemput kalau dikirim
uang gimana nah lalu bintang menjawab
lagi enggak sekarang aja dan itulah chat
terakhir bintang di hari itu sampai
keesokan harinya keesokan harinya
bintang kembali berkomunikasi dengan
ibunya di saat itu bintang menelepon
ibunya lagi dan dia mengatakan Mama
sekarang enggak usah dijemput udah
tanggung tanggal 17 Maret udah mau
pulang katanya nah lalu geng entah
apaagi komunikasi antara sang ibu dengan
bintang namun yang jelas di saat itu
menurut dari artikel beritaakpas.com
dikatakan Bu Suyanti ini tidak bisa
menjemput bintang karena posisi ya Bu
Suyanti itu sedang berada di Bali
bersama dengan kakaknya bintang nah
kemungkinan besar Bu Suyanti di saat itu
sedang ada pekerjaan sehingga tidak bisa
ditinggal begitu saja dan jarak dari
Bali ke Kediri sekitar 11 jam ditambah
menurut Bu suanti Dia sekarang sedang
punya anak kecil sehingga tidak
memungkinkan untuk dia langsung
menjemput bintang nah di saat itu Bu
Suyanti hanya bisa meminta anaknya
bintang untuk membaca al-qur'an agar
menguatkan hatinya dan menyuruh bintang
agar melaporkan segala hal yang dia
terima segala hal yang bikin dia enggak
nyaman itu ke pengurus pondok pesantren
kalau sampai terjadi apa-apa Nah dari
sini sebenarnya semua hal yang janggal
sudah terlihat mungkin ini bisa jadi
pelajaran juga nih buat kita-kita ya
kalau punya saudara atau siapapun yang
lagi berjauhan yang lagi di suatu tempat
kalau dia mengeluhkan sesuatu ada
baiknya ditanggapi dengan serius ada
baiknya kita sedikit waspada
mengedepankan rasa curiga hanya untuk
memastikan yang penting kita benar-benar
tahu kondisi dia seperti apa Apa dia
sedang berada di dalam masalah atau
enggak agar menghindari hal-hal yang
tidak diinginkan seperti yang terjadi
pada bintang Oke sekarang kita lanjut
lagi nah jadi berdasarkan kronologi yang
diberitakan di tv1 news pada tanggal 21
Februari tahun 2024 bintang ini ternyata
didatangi oleh dua orang yang dianggap
pelaku jadi di saat itu kedua pelaku ini
meminta klarifikasi kepada bintang
mengenai apa yang dikeluhkan atau apa
yang diadukan oleh bintang kepada sang
ibu kedua orang ini juga menanyakan
apakah bintang menyampaikan kan apa yang
dia alami selama di pondok pesantren
atau mengadukan kondisi-kondisi tertentu
kondisi-kondisi yang tidak nyaman yang
menurut mereka berdua tidak boleh
dibocorkan ke pihak luar sekalipun orang
tua nah di saat itu kabarnya bintang
memberikan jawabannya dan jawaban
bintang itu ternyata tidak memuaskan
bagi kedua pelaku jujur tidak ada
informasi yang jelas Bagaimana
sebenarnya bintang menjawab
pertanyaan-pertanyaan kedua orang itu
tapi yang jelas Kedua orang itu langsung
melampiaskan emosinya dengan melakukan
tindakan kekerasan kepada bintang lalu
di saat dua orang ini melakukan tindakan
kekerasan kepada bintang tiba-tiba
disusul dua orang lain lagi geng jadi
ada empat orang yang melakukan tindakan
kekerasan tersebut Nah dari informasi
yang gua dapat para pelakunya itu masih
muda-muda banget ini gua jabarin
satu-satu ya yang pertama itu yang
berinisial MN usianya 18 tahun asalnya
dari Denpasar Bali Lalu ada lagi ma
umurnya juga 18 tahun asalnya dari
Nganjuk Lalu ada AF yang berusia 16
tahun asalnya dari Denpasar Bali dan aka
yang ber usia 17 tahun yang berasal dari
Surabaya tapi menurut informasi salah
satu dari pelaku yang berinisial AF
ternyata itu adalah sepupu dari bintang
yang enggak habis pikirnya adalah Kok
bisa gitu ya geng seorang sepupu
melakukan tindakan seperti ini kepada
saudaranya sendiri di saat bintang
mengalami tindakan kekerasan itu tubuh
Bintang sudah mengalami luka-luka yang
cukup parah dan di saat itu Untungnya
ada santri lain yang menolong dan
melerai pengeroyokan
tersebut pada malam harinya Di Saat
Bintang sudah terluka parah keempat
pelaku ini mulai panik Mereka melihat
bintang yang hanya tiduran sudah mulai
lemas di saat itu akhirnya berinisiatif
untuk membawa bintang ke rumah sakit
jujur geng sebenarnya tidak ada
informasi yang jelas Apakah keempat
pelaku ini melaporkan kejadian ini
kepada pihak pondok pesantren Lalu
apakah pihak Pondok pesantrenlah yang
membawa bintang ke rumah sakit atau
justru keempat pelaku ini secara
diam-diam membawa bintang ke rumah sakit
nah ini belum ada informasi yang jelas
nah tetapi yang jelasnya adalah keluarga
bintang tidak mengetahui kalau bintang
di saat itu sudah dalam kondisi kritis
dan dibawa ke rumah sakit nah lalu
naasnya bagi bintang sesampainya di
rumah sakit nyaamanya Bintang ternyata
tidak bisa tertolong I pun meninggal
[Musik]
dunia kalau berdasarkan keterangan dari
tersangka nih geng dikatakan kalau
mereka memang mengakui telah melakukan
tindakan kekerasan kepada bintang tetapi
mereka bilang mereka enggak ada maksud
untuk untuk bikin bintang sampai ya
kehilangan nyawa Mereka bilang itu hanya
emosi sesaat karena bintang ini tidak
menuruti perkataan dari para tersangka
ini lalu geng pada hari Rabu tanggal 21
Februari tahun 2024 dikabarkan kalau
Bintang Baru sembuh dari sakit dia tidak
masuk kelas dan tidak ikut salat
berjamaah dan kebetulan bintang dengan
keempat pelaku tadi itu mereka satu
kamar dan yang mendapatkan info tentang
bintang itu adalah ak dan juga AF
merupakan sepupunya bintang nah lalu
ketika dua orang ini mengetahui kalau
bintang tidak salat Jumat menurut
keterangan mereka nih mereka tuh sempat
nyamperin bintang terus Nanya Wei
bintang kenapa enggak Salat katanya nah
lalu di saat itu bintang justru menjawab
mereka dengan jawaban yang tidak
nyambung Nah ini menurut keterangan dari
dua tersangka ini Lalu di hari Kamis
tanggal 22 Februari tahun 2024 para
pelaku mendapatkan informasi lagi kalau
ternyata bintang juga tidak ikut salat
berjamaah lagi di saat itu para pelaku
ini marah langsung Mereka nyamperin
bintang dan memerintahkan bintang untuk
ikut salat berjamaah tetapi dijawab oleh
bintang Kalau dia mau mandi dulu
diiyakanlah oleh mereka di saat itu
tetapi setelah selesai mandi bintang ini
malah keluar dari kamar mandi dengan
posisi tidak mengenakan sehelai kain pun
dan di saat itulah situasi semakin panas
para tersangka ini menganggap kalau
bintang sedang menantang mereka yang
mana Akhirnya salah satu dari mereka itu
merangkul bintang dan membawa bintang ke
kamar asrama sampai di sana para pelaku
ini menegur serta bertanya kepada
Bintang tetapi lagi-lagi jawaban bintang
tidak nyambung Dia cuma jawab iya-iya
aja tetapi tidak melaksanakan hal itu
nah ini kembali lagi ya ingat ini adalah
keterangan dari para tersangka geng lalu
geng bintang juga dikatakan sempat
melototkan matanya ke para pelaku yang
membuat akhirnya para pelaku ini
melakukan tindakan kekerasan kepada
Bintang lagi jadi dihabisin lagi bintang
di saat itu Dan di saat itu bintang
cukup babak belur Nah Tapi menurut
pengakuan para pelaku mereka di saat itu
sempat iba sempat kasihan melihat
bintang yang sudah babak belur gara-gara
mereka dan mereka pun mengobati bintang
dan di malam itu juga Mereka bilang
mereka sempat berniat ingin membawa
bintang ke rumah sakit tetapi tidak
[Musik]
jadi di sini jujur sebenarnya agak
membingungkan ya Geng kalau dari cerita
mereka ini kan mereka semacam ingin
membela diri ya para pelaku ini terlihat
semacam Menjelaskan seolah-olah alasan
mereka mukulin bintang itu karena
perihal yang baik gitu karena sebuah
alasan yang baik yaitu tentangnya ngeyel
enggak mau salat dan disuruh salat malah
ngelakuin hal-hal yang enggak nyambung
gitu Nah itu kan menurut keterangan
mereka tetapi ya kalau kita lihat ya
dari sudut pandang kesehatan mental gitu
ya sikap bintang kan berubah dan aneh
setelah mereka pukulin apa jangan-jangan
ada sesuatu yang kena di saraf bintang
makanya bintang bersikap kayak yang
mereka Jelaskan I kan kayak tiba-tiba
keluar kamar mandi enggak pakai apa-apa
terus jawabnya enggak nyambung itu kan
seperti orang linglung yang mana kayak
sarafnya itu udah kena gitu Apakah
mereka enggak nyadar hal yang mereka
lakukan itulah lah yang menyebabkan
bintang ini seperti orang linglung dan
enggak nyambung Nah tapi kita enggak
tahu nih sebenarnya Tujuan dari para
tersangka ini ngejelasin kronologi
seperti itu tuh buat apa apakah itu
beneran Jujur dia ngejelasin atau justru
mereka sebenarnya pengen ngerangkai
cerita aja supaya seolah-olah tindakan
kekerasan yang mereka lakukan itu
bertujuan dan berniat baik nah Menurut
kalian gimana geng apa opini yang bisa
kalian sampaikan coba tinggalkan
komentar di bawah oke kita lanjut lagi
nih geng setelah bintang babak belur dan
tidak jadi dibawaah ke rumah sakit
akhirnya bintang didiamin aja tuh sama
mereka di tempat tidur ya bayangin aja
udah dua kali dia menerima tindakan
[Musik]
kekerasan lalu singkat cerita di hari
Jumat tanggal 23 Februari tahun 2024
tepat di jam 3 dini hari di saat itu AF
sepupunya bintang sekaligus si pelaku di
dalam kasus ini dibangunkan oleh
seseorang yang tidak disebutkan siapa
dan dia diberitahu kalau kulit bintang
berubah kulitnya bintang yang seharusnya
mungkin warnanya SAO matang atau atau
coklat tiba-tiba berubah menjadi pucat
dan di saat itulah AF bersama para
pelaku lain berinisiatif untuk membawa
bintang ke rumah sakit Arga Husada ngad
luih nah tetapi sayangnya sesampainya
mereka di rumah sakit pihak rumah sakit
menyatakan kalau Bintang sudah tidak
bernyawa Dan di saat itu kabarnya pihak
rumah sakit menolak untuk menangani
bintang Ya udah enggak ada nyawanya mau
ngapain lagi Nah akhirnya mengetahui
kabar tersebut AF menurut pengakuannya
itu kembali ke pondok dan melaporkan
meninggalnya bintang ke pihak pengasuh
Pondok Pesantren Al hananifiyah ini yang
mana ketika itu dia melaporkan kepada
pengasuh yang bernama Fatih hunada atau
sering dipanggil Gus Fatih Gus Fatih
yang mendengar kabar tersebut langsung
kaget dan bertanya kepada AF dia bilang
loh sakit apa Sakit apa kok sampai ke
rumah sakit gitu Dan di saat itu menurut
Gus Fatih ya di dalam keterangannya Gus
Fatih di depan media AF sempat berbohong
dari penjelasannya jadi dia bilang kalau
bintang habis terpeleset di kamar mandi
dan saat ini sudah meninggal dunia saya
percaya wong itu kakaknya nya kan masa
kakaknya mau menipu mau menipu kan ya
ndak ndak kecil kemungkinan kan gitu
kanakak masuk akal yang jadi saya kan
bertanya pada Loh kenapa adikmu dibawa
ke rumah sakit sakit apa kan saya kaget
kalau sakit kemarinkemarin saya kokdak
ada yang ngasih tahu kalau sakit oh
Katanya sakit jatuh kalau jatuh kan
mendadak Diwa warah kalau jatuh di saat
itu gush ini gakri apa-apa ke AF ya AF
menyampaikan hal itu kepada Gus Fatih
dan Gus Fatih sendiri tahu kalau bintang
ini adalah saudaranya dari AF sepupunya
sendiri gitu dan Gus Fatih berpikir ya
Buat apa juga AF bohong dengan
keterangannya toh yang sakit dan
meninggal itu adalah adik sepupunya
malah Nah karena sudah dilaporkan kepada
Gus Fatih akhirnya para pelaku kemudian
membawa jenazah bintang untuk bisa
kembali ke pondok karena kan ya
pengurusnya atau pengasuhnya sudah tahu
jadinya mereka dengan mudah membawa
pulang jenazah dari bintang tanpa
dicurigai sama sekali dan bahkan sampai
di Pondok jenazah bintang itu akhirnya
dimandikan lalu dikafani Dan di saat itu
mereka berencana akan membawa jenazah
dari bintang ini ke Banyuwangi setelah
salat Jumat Tapi di sini ada informasi
lain nih geng ini informasinya agak
berbeda ya kan kalau menurut si AF tadi
dari keterangannya dia kepada pihak
kepolisian gitu ya jenazah bintang kan
setelah dibawa ke rumah sakit itu kan
dinyatakan meninggal lalu langsung
dilaporkan kepada pengasuh dan akhirnya
pengasuh tahu terus jenazahnya dibawa
pulang dan dimandikan terus dikaavani
nah tetapi ada seorang tetangga bintang
yang bernama ponidi ponidi ini
menjelaskan cerita yang berbeda dengan
keterangan AF yang mana dikatakan Kalau
setelah jenazah bintang dipulangkan dari
rumah sakit jenazah itu tidak langsung
dilaporkan kepada pihak pondok pesantren
katanya tetapi jenazah itu ditidurkan
terlebih dahulu di kamar asrama jadi
enggak langsung dimandikan saat itu juga
lalu tubuhnya bintang ini sudah terbujur
kaku lalu ditidurkan dan ditutup
menggunakan kain sarung dan posisinya
bintang di saat itu diletakkan di posisi
paling ujung yang mana posisinya itu
justru bersebelahan langsung dengan
dengan tempat tidurnya AF si sepupunya
sekaligus pelaku nah di kamar yang
mereka tempati tersebut isinya satu
kamar itu sebanyak 15 orang atau 15
santri dan tidak ada informasi lain
apakah selain si para pelaku ini
murid-murid lain atau santri-santri lain
mengetahui kalau bintang itu sudah
menjadi jenazah Nah Enggak ada informasi
yang jelas tuh Apakah santri-santri ini
tahu kalau mereka satu kamar dengan
jenazah atau mereka belum tahu Jadi
mereka pikir si bintang itu masih hidup
Nah kalau memang mereka belum tahu
berarti semalaman itu tidur bersama
jenazah nah ini kalau keterangan dari
ponidi ini benar yang mana jenazah
bintang itu tidak dimandikan melainkan
ditidurkan di dalam kamar di atas kasur
bersama 14 santri yang
lain lalu keterangan juga datang dari
Kakak si korban kakaknya bintang yaitu
yang bernama Mia nurkasanah pihak pondok
pesantren itu mengabarkan kepada
keluarga kalau bintang terjatuh dari
kamar mandi nah ini sesuai dengan
keterangan dari AF kepada Gus Fatih tadi
dan karena terjatuh dari kamar mandi
itulah yang menyebabkan bintang
meninggal dunia dan keluarga menerima
berita itu lantas syok dan menangis
sejadi-jadinya Mereka mencoba menerima
kenyataan tersebut Kalau Bintang sudah
tidak
ada dan singkat cerita jenazah bintang
ini baru sampai di rumah duka yaitu di
Banyuwangi pada hari Sabtu tanggal 24
Februari tahun 2024 Nah di sini memang
ceritanya agak sedikit membingungkan
Apakah benar jenazah dari bintang ini
diantarkan setelah salat Jumat atau
justru keesokan harinya karena kalau
dari keterangan keluarga nyampainya itu
keesokan harinya yaitu hari Sabtu
tanggal 24 Februari tahun 2024 atau
mungkin memang jarak antara Kediri
dengan Banyuwangi sejauh itu kali ya
geng ya jadinya Butuh waktu
seharian Oke di saat pengantaran jenazah
bintang ini ke rumah keluarganya itu
didampingi oleh beberapa pengurus
Pesantren saat jenazah bintang diterima
oleh keluarga keluarga merasa ada yang
aneh karena kondisi jenazah bintang itu
sudah dibalut oleh kain kafan yang
kabarnya karena sudah dimandikan kan
tetapi di kain kafannya itu masih ada
bercak cairan merah lalu pihak keluarga
ingin membuka kain kafan yang sudah
membungkus bintang ini tetapi di saat
itu anehnya AF selaku santri sekaligus
sepupu dari bintang yang juga hadir di
saat jenazah diantarkan meminta kepada
pihak keluarga agar tidak membuka kain
kafan dengan alasan jenazah tersebut
sudah disucikan atau dimandikan Nah di
sinilah letak keanehannya yang mana
seolah-olah AF ini sebagai anggota
keluarga gitu ya sekaligus pelaku juga
dan dalam kasus ini ingin menyembunyikan
sesuatu nah namun di saat itu pihak
keluarga yang memang merasa curiga
akhirnya memaksakan mereka tetap membuka
kain kafan tersebut yang mana hal ini
tidak bisa dicegah oleh siapapun
Jangankan si AF yang hanya santri pihak
pengasuh dari Pondok Pesantren
alhanfiyah pun tidak bisa menahan
keluarga dan saat dibuka benar aja pihak
keluarga menemukan adanya kejanggalan
yaitu jenazah dari bintang itu terdapat
banyak luka lebam di sekujur tubuhnya
dan kemudian ada luka yang terlihat
sepert seperti jeratan leher wah kacau
banget sih hidung bintang juga terlihat
patah dan ada sebuah luka di dada
bintang yang seperti luka menganga atau
berlubang dan ada beberapa luka lain
seperti bekas di sudut rokok di bagian
kaki korban akhirnya di saat itu
keluarga korban mencurigai bahwa bintang
ini bukan meninggal dunia karena
terjatuh di kamar mandi tetapi melainkan
mengalami tindakan kekerasan fisik nok
tahu-tahunya kayak gini Pak Gimana Pak
Gimana Pak tenang Gimana
Pak Lalu pihak keluarga yang tidak
menerima kondisi tersebut akhirnya
melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek
GL moreore yang merupakan wilayah hukum
dari Polresta
Banyuwangi Polresta Banyuwangi kemudian
melakukan koordinasi dengan pihak Polres
Kediri kota untuk Menindaklanjuti
laporan ini karena kan kejadiannya di
pesantren dan Pesantren itu merupakan
daerah teritori pihak Polres Kediri
pihak Polres Kediri langsung melakukan
penyelidikan dan jenazah bintang yang
tadinya sudah berada di rumah duka itu
kembali dibawaah ke rumah sakit yaitu ke
RSUD Blambangan untuk dilakukan utopsi
karena enggak langsung dikubur walaupun
udah dibilang udah dikafani udah
disucikan dimandiin enggak peduli Yang
penting penyebab dari meninggalnya harus
ketahuan dulu yaitu melalui proses
utopsi lalu Polres Kediri langsung
melakukan olah TKP dan memeriksa
beberapa saksi yang dianggap terlibat di
dalam kasus ini sehingga pada hari
Minggu tanggal 25 Februari tahun 2024
dari keterangan para saksi dan juga
keterangan pihak pengasuh pondok
pesantren tersebut akhirnya pihak
kepolisian mengamankan santri yang
berinisial MN Ma AF dan juga ak nah yang
gilanya AF itu adalah sepupu dari korban
Oke sekarang kita masuk nih geng ke
dalam pembahasan keterangan kronologi
menurut sudut pandang korban Jadi mereka
ini membuat pernyataan nih tadi kan kita
udah sempat ngebahas sedikit ya
pernyataan dari si AF Nah sekarang kita
bahas pernyataan selengkap-lengkapnya
dari keterangan empat korban
tersebut jadi setelah tertangkapnya
empat orang ini geng Mereka pun dimintai
keterangan oleh pihak keplisian dan
menurut artikel berita yang gua dapatkan
dari
tribunnewswiki.com AF akhirnya buka
suara di saat itu dia bercerita mengenai
kelakuannya bintang Balkis selama di
pondok pesantren menurut keterangan dari
AF Semua yang dia katakan itu mengenai
jelek-jeleknya bintang jadi dia bilang
kalau bintang ini nakal sebelum akhirnya
menerima tindakan kekerasan nah Selain
itu bintang juga dikatakan sering
kesurupan dan mengamuk saat di pondok
pesantren nah ini Memang agak terdengar
sedikit aneh sih tapi yang memberikan
keterangan adalah saudara saudaranya
sendiri dan entah ada rasa benci apa
gitu ya saudaranya ini sama si Bintang
gitu nah lalu geng karena sifat bintang
itu menurut AF para seniornya kemudian
melakukan tindakan kekerasan kepada
bintang agar bintang segera sadar jadi
ibaratnya ketika bintang ini kesurupan e
bintang ini berkelakuan aneh justru dia
digebukin habis-habisan oleh para
seniornya dengan alasan biar cepat sadar
Nah itu menurut AF Tapi sementara itu
menurut kakaknya bintang yang bernama
Mia Nurhasanah adiknya itu memang sering
meminta pulang ke rumah karena mengaku
dia dirundung alias dia itu sering
menerima tindakan kekerasan dari para
seniornya dan yang enggak habis pikirnya
adalah keluarga sendiri mengakui kalau
yang melakukan perundungan itu adalah
senior yang merupakan saudara mereka
sendiri yaitu si AF dan Mia juga
mengatakan berdasarkan keterangan dari
AF bintang ini di pondok pesantren
jarang mau untuk salat berjamaah bahkan
untuk mandi aja dia harus disuruh dulu
kalau enggak dia enggak mau mandi nah
ini menurut keterangan AF dan hal itulah
yang menyebabkan para seniornya emosi
terhadap Bintang karena kelakuan bintang
yang tidak mau ikuti aturan dan untuk
perihal kesurupan Mia kakaknya bintang
mengatakan kalau bintang setiap kali
pulang ke rumah enggak pernah tuh
nunjukin tanda-tanda kalau dia kesurupan
kalau dia Mengamuk seperti yang
dikatakan oleh AF Jadi terdengar seperti
ngarang menurut kakaknya bintang dan
kakaknya bintang ini sempat bertanya
kepada AF kalau memang bintang ini
kesurupan di pondok pesantren Terus
kenapa harus dipukuli Emang yang
diajarkan sama Pesantren begitu nah AF
menjelaskan kepada Mia kalau bintang
juga suka pukul anak-anak lain sehingga
dia sendiri yang berpesan atau meminta
kepada anak-anak lain kalau dia
kesurupan tolong dipukulin aja biar
sadar Wah asli sih kalau dari yang gua
lihat kayak ngarang gitu ya pernyataan
dari AF tapi kita enggak tahu mungkin
aja bisa benar tapi gimana geng Menurut
kalian AF jujur atau enggak coba
tinggalkan komentar di bawah ya Oke kita
lanjut lagi menurut pengakuan Gus Fatih
nih ya jadi di dalam wawancara Gus Fatih
ini ah bilang pihak Ponpes itu sudah
berkali-kali mengingat kepada para
santri kalau ada apa-apa jangan langsung
ditangani sendiri yang mana ini akan
mengakibatkan main hakim sendiri Gus
faati juga menjelaskan hukuman yang
biasa diberikan kepada santri kalau
melanggar ya hukuman-hukumannya itu
masih berbentuk ringan seperti misalnya
disuruh menyapu atau membersihkan toilet
dan lain-lain tidak pernah ada yang
namanya hukuman fisik seperti yang
dijelaskan oleh AF gitu ketika Bintang
nakal terus mereka gebukin itu di pondok
pesantren enggak disarankan seperti itu
Nah lalu pihak keluarga bintang yang
diwakili oleh pamannya yang bernama
Suryanto ketika bertemu dengan Gus Fatih
Langsung menangis sejadi-jadinya dan
saat itu Suryanto juga mengatakan kalau
pihak pondok pesantren harus introspeksi
agar lebih perhatian kepada para
santrinya dan yang disayangkan oleh
pamannya bintang Kenapa sih
santri-santri di pondok pesantren ini
harus menghajar bintang sebegitunya
Emang bintang ini sesalah apa Suryanto
juga mengatakan kalau pihak pondok
pesantren belum menyampaikan permintaan
maaf kepada
keluarga
nah tapi pemberitaan soal kejadian
bintang ini banyak banget yang simpang
siur ya geng bahkan ada artikel berita
dari mili.id dan medcom.id yang mana Di
dalam artikel tersebut dijelaskan kalau
sebenarnya pihak pondok pesantren tidak
datang ke rumah duka katanya Ibu dari
bintang yang bernama Suyanti itu
mempertanyakan statement dari Pondok
Pesantren yang bisi keras mengatakan
kalau bintang meninggal karena terjatuh
bukan karena mengalami tindakan
kekerasan seperti dugaannya selama ini
dan pihak keluarga sendiri sebenarnya
sangat-sangat tidak menyangka kalau AF
yang merupakan sepupu dari bintang
sendiri menjadi salah satu pelaku yang
menyebabkan meninggalnya bintang padahal
nih ya Ayahnya AF itu adalah kakak dari
ibunya bintang yaitu Bu Suyanti tadi Nah
keluarga AF itu tinggal di Bali
sementara keluarga bintang tinggal di
Banyuwangi menurut keterangan dari kakak
kandungnya bintang yang bernama Muhammad
Ilham dikatakan kalau AF dan Bintang ini
sebenarnya cukup dekat dan mereka berdua
sering bermain seperti adik kakak bahkan
AF dan bintang itu tidak pernah terlihat
bertengkar lalu hubungan antara keluarga
AF dan keluarga bintang juga sangat
dekat sampai-sampai setiap kali lebaran
Rumah Bintang selalu menjadi tujuan dari
keluarga AF jika pulang dari Bali ke
Banyuwangi jadi memang Sedekat Itu
mereka dan ibunya bintang yang bernama
buuyanti juga mengatakan selama bintang
mondok bersama AF keluarganya sudah
mengamanahkan kepada Af untuk menjaga
bintang karena bintang jauh lebih muda
daripada AF dan sering sekali keluarga
bintang itu sampai menitipkan uang
kepada AF agar nantinya diberikan kepada
bintang Nah jadi Sedekat itulah
benar-benar keluarga lalu pada awalnya
nih geng AF ini tidak mengaku kalau dia
juga terlibat di dalam kasus
meninggalnya bintang ini namun setelah
didesak oleh pihak keluarga barulah AF
ini mengaku kalau dia juga sempat
melakukan tindakan kekerasan ke beberapa
bagian tubuh bintang dan hal ini membuat
keluarga sangat kaget kekecewaan juga
diungkapkan oleh kakeknya bintang yang
bernama Pak buasan yang mengatakan kalau
tidak menyangka cucunya harus meregang
nyawa dengan cara sesat di situ dan
dilakukan oleh salah satu keluarga
mereka Dia hanya bisa pasrah menerima
kenyataan kalau satu cucunya sudah
dipanggil oleh Yang Maha Kuasa sementara
satu cucunya lagi harus mendekam di
penjara untuk mempertanggungjawabkan
perbuatan
kriminalnya nah lalu kasus ini akhirnya
menarik perhatian pihak Kementerian
Agama Provinsi Jawa Timur yang mana
Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Jawa Timur langsung untuk
melakukan investigasi atas terjadinya
kasus ini yang mana diduga pengeroyokan
Ini kemungkinan dilakukan juga oleh
santri lainnya dan berdasarkan hasil
dari investigasi disebutkan ternyata
timbullah masalah yang baru yaitu
Pesantren al-hanifiyah tempat di mana
bintang dengan para pelaku bersekolah
itu ternyata belum memiliki izin
operasional nah tapi meskipun begitu
Kementerian Agama tidak bisa melakukan
penutupan terhadap aktivitas Pesantren
tersebut berdasarkan keputusan bahul
Masail PWNU Jawa Timur bahwa belajar
ilmu agama merupakan hal yang wajib nah
sementara izin operasional yang sifatnya
administrasi tidak bisa melarang
aktivitas menuntut ilmu yang merupakan
sebuah kewajiban utama nah Oleh karena
itu atas terjadinya kasus bintang ini
pihak Kementerian Agama tidak bisa
memberikan sanksi kepada pondok
pesantren al-hanafiyah nah namun pihak
Kementerian Agama menyampaikan mereka
menghormati proses hukum yang sedang
berjalan nah lalu geng Atas kejadian ini
ya lagi-lagi ya muncul kecurigaan yang
datang dari masyarakat yaitu
netizen-netizen yang mana para netizen
mengatakan selain menyoroti Pesantren
al-hanfiyah ini banyak juga yang
menyoroti sikap dari ibunya bintang
yaitu Bu Suyanti karena menurut para
netizen agak aneh di saat bintang ini
meminta agar segera dijemput Bu Suyanti
ini tidak langsung menjemput bintang
padahal Bintang sudah mengatakan kalau
dia sangat ketakutan maka dari itu
banyak banget yang gemes yang geram gitu
ya dengan ibunya bintang Ini yang mana
komentar para netizen mengatakan ya
sangat disayangkan seandainya aja Bu
Suyanti ini cepat menjemput bintang
mungkin bintang tidak berakhir
semengenaskan Ini ya tetapi balik lagi
geng yang namanya udah takdir ya kan
udah ajalnya ya mau dibuat apa jalannya
Memang udah diatur sama yang maha kuasa
gitu Nah akhirnya karena banyaknya
komentar netizen tersebut pihak keluarga
bintang melalui kakaknya itu mau tidak
mau harus buka suara di dalam sebuah
tulisan yang di tulis oleh kakaknya dia
membenarkan bahwa bintang pernah
mengatakan kepada ibunya yang bernama
Suyanti kalau dia meminta untuk dijemput
segera dan sebenarnya di saat itu
kakaknya kakaknya bintang gitu ya itu
sudah mau dia bahkan sudah mau berangkat
untuk menyemput bintang tetapi bintang
tiba-tiba menelepon Dengan mengatakan ya
enggak usah dijemput lagi karena menurut
bintang dia sudah mulai betah di sana
Nah itu menurut kakaknya nah lalu ibunya
juga memberikan pernyataan kalau dia
sempat mengabari pihak Pondok agar
bintang segera dipulangkan menggunakan
Travel tapi pihak Pondok mengatakan Iya
nanti bakal dipulangkan setelah pulang
sekolah lalu Bu Suyanti menunggu kabar
dari Pondok Pesantren mengenai kabar
kepulangan bintang tetapi tidak ada
kabar lagi dari Pondok katanya dan
menurut Bu Suyanti dia memang
benar-benar enggak bisa menjemput
anaknya bintang karena dia sendiri
sedang mengasuh bayinya yang masih
berusia 7 bulan Ditambah lagi dengan Bu
Suyanti ini bekerja sebagai asisten
rumah tangga di Bali jadi secara
pekerjaan enggak bisa ditinggalkan nah
lalu geng atas perbuatan Pak tersangka
ini keempat dari mereka itu terancam
hukuman pasal 80 ayat 3 tentang
perlindungan anak dan pasal 170 dan
pasal 341 tentang penganiayaan berulang
yang menyebabkan Luka berat atau
meninggal dunia dengan ancaman hukuman
maksimal 15 tahun
[Musik]
penjara Nah itu dia geng kronologi
sementara tentang kasus yang dialami
oleh bintang yang meninggal dunia di
pondok pesantren nah sebenarnya membahas
tentang kasus-kasus yang terjadi di
pesantren itu banyak juga geng kasus
lain mungkin di sini sekalian gua pengen
cerita juga kasus lainnya lagi yang
terjadi di pondok pesantren
juga Oke sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan pondok pesantren yang lain
pondok pesantren yang bernama Aliman
[Musik]
asim pondok pesantren Aliman asim ini
kasih di Makassar Sulawesi Selatan dan
kejadian di sana itu menimpa salah satu
santri yang berinisial Ar usianya sama
14 tahun juga yang dianiaya oleh santri
lain yang berinisial aw yang usianya
jauh lebih tua yaitu 15 tahun nah
seperti yang katakan sebelumnya
kejadian-kejadian di pondok pesantren di
tempat-tempat yang namanya asrama gitu
pasti ya perihal senioritas yang lebih
tua nindas yang kecil jadi di dalam
kasus ini menurut Kasat Res krim Polres
tabes Makassar yang bernama Kompol Devi
Sujana masalah ini sebenarnya berawal
dari problem yang sppele jadi ketika itu
Berawal Di hari Kamis tanggal 15
Februari tahun 2024 di mana ketika itu
aw sedang berada di perpustakaan dan
duduk di jendela terus tiba-tiba Ar
mengetok-ngetok jendela tersebut dari
sebelahnya yang mana hal itu ternyata
membuat aw jadi tersinggung kepada Ar
dia sempat bertanya weh Kenapa kamu
ketok-ketok katanya dan Ar ternyata
hanya tersenyum dan tidak menjawab
pertanyaan aw aw saat itu melihat
tingkah a merasa sangat tersinggung
seolah-olah Dia sedang diledekin dan
akhirnya dia langsung memukul Ar di saat
itu enggak tanggung-tanggung pukulan
yang diutarakan oleh aw itu ya enggak
ada ampun di kepala di badan
sampai-sampai Ar Pada malam harinya
mengeluh merasakan nyeri yang sangat
sakit di bagian kepala sehingga dia
akhirnya dibawa ke klinik pondok
pesantren untuk mendapatkan perawatan
sebagai pertolongan pertama dan di saat
itu itu pihak klinik menyarankan agar Ar
dibawa ke rumah sakit nah jadilah di
saat itu dia dilarikan ke rumah sakit
untuk perawatan yang lebih intensif
karena sakitnya semakin parah Lalu
setelah menjalani perawatan di rumah
sakit pada hari Selasa tanggal 20
Februari 2024 sekitar jam . dini hari
waktu setempat Ar tiba-tiba dinyatakan
meninggal dunia Wah gila dan pihak
keluarga yang mencurigai adanya tindakan
kekerasan yang dialami oleh Ar
melaporkan kejadian ini kepada pihak
kepolisian yaitu pol stabes Makassar
sehingga pihak kepolisian langsung
melakukan penyidikan dan berdasarkan
keterangan dari saksi diketahui kalau ar
itu sempat dipukul oleh Kakak seniornya
yang berinisial aw nah dipukulnya tidak
menggunakan benda apapun jadi pakai
tangan kosong tetapi daerah yang dipukul
itu daerah yang sangat-sangat vital
kepala dan leher dan di hari itu juga
pihak kepolisian mengamankan si
tersangka yang masih di bawah umur ini
di kediamannya yang terletak di
Kabupaten Goa Sulawesi Selatan setelah
kasus khusus ini mencuat ke masyarakat
pihak pondok pesantren dinilai sangat
lalai dalam melakukan pengawasan
terhadap para santrinya sehingga
kejadian seperti ini tidak diketahui
oleh pihak pengurus pondok pesantren
jadinya fatal dan menyebabkan kehilangan
nyawa lalu pihak pondok pesantren pun
meminta maaf kepada keluarga besar
korban dan juga masyarakat atas Kejadian
ini menurut keterangan dari humas pondok
pesantren yang bernama asim jamalulaili
Junaid aksi kekerasan yang dihadapi oleh
ar itu sebenarnya hanyalah faktor
kesalahpahaman katanya jadi di pondok
pesantren itu sebenarnya tidak ada
senior yang menindas Junior selama ini
tetapi itu merupakan kejadian yang
spontan kejadian yang memang salah paham
antara kedua bocah tersebut dan akhirnya
mengakibatkan sesuatu yang sangat fatal
nah tindakan yang dilakukan oleh aw itu
berdasarkan keterangan dia karena dia
kesal atas keisengan Ar si korban lalu
pihak keluarga Ar pihak keluarga korban
ternyata tidak menerima permintaan maaf
dari pihak pondok pesantren menurut
keterangan dari pamannya Ar yang bernama
Rizal di Jamaludin mereka akan segera
memproses pihak pondok pesantren karena
kelalaian ini setelah mereka nantinya
memproses aw Nah bisa dibayangkan ya
geng dalam tempo waktu yang berselang
hari doang gitu masih di bulan yang sama
ternyata ada kasus yang sama terjadi di
pondok pesantren yaitu kasus kekerasan
dan Sebenarnya masih banyak lagi
kasus-kasus kekerasan lain yang terjadi
di lingkungan asrama sekolah kayak gini
tetapi kayaknya kalau kita bahas semua
bakal panjang banget jadi dari sini kita
bisa ambil contoh ya ternyata ada
sesuatu yang harus banget mendapatkan
perhatian pihak pengurus atau pengelola
sekolah yang berasrama ya kan salah
satunya Pesantren kayak gini yaitu
terutama pada kegiatan murid-muridnya
kegiatan siswa-siswanya jangan sampai
siswa-siswa ini punya geng membentuk
sebuah kelompok yang bertujuan untuk
menindas murid-murid lain gitu ya itu
benar-benar harus diperketat karena kan
mau bagaimanapun keluarga mereka atau
orang tua mereka menyerahkan
anak-anaknya dalam kondisi sehat dan
mereka kan enggak mau tahu yang penting
anaknya bersekolah di sana ya setelah
lulus atau pulang ya tetap harus sehat
gitu Dan kalau bisa ya bertambah ilmunya
bukan malah pulang dalam kondisi yang
sudah tidak bernyawa dan untuk para
korban di dalam kasus yang kita
ceritakan ini ya kita doakan semoga amal
ibadahnya diterima di sisi yang maha
kuasa diberikan tempat yang terbaik dan
bagi pihak keluarga yang ditinggalkan
semoga diberikan ketabahan amin ya
rabbal
alamin itu dia geng pembahasan kita hari
ini tentang kasus yang lagi ramai banget
diperbincangkan di negara kita sekali
lagi gua Ingatkan ini aja sebuah
informasi bertujuan untuk edukasi jangan
sampai ada perdebatan atau
kalimat-kalimat yang menyudutkan salah
satu pihak atau justru pertikaian
pembahasan agama atau yang rasis-rasis
lah jangan jangan sampai ya ini cukup
untuk kita jadikan pelajaran
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:01 UTC
Categories
Manage