KRONLOGI PENGANI4YAAN DI PONDOK PESANTREN KEDIRI | BINTANG BALQIS MAULANA
Xl4hudi4zxg • 2024-03-04
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id kelakuannya bintang Balkis selama di pondok pesantren menurut keterangan dari AF Semua yang dia katakan itu mengenai jelek-jeleknya bintang jadi dia bilang kalau bintang ini nakal sebelum akhirnya menerima tindakan kekerasan nah Selain itu bintang juga dikatakan sering kesurupan dan mengamuk saat di pondok pesantren nah ini Memang agak terdengar sedikit aneh sih tapi yang memberikan keterangan adalah saudaranya sendiri dan entah ada rasa benci apa gitu ya saudaranya ini sama si Bintang gitu yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] Jerry geng geng Oke Sebelum kita mulai konten ini gua peringatkan kepada kalian konten ini adalah sebuah bentuk informasi serta edukasi Agar kalian belajar dari kasus yang sudah ada jangan sampai Kak kasus yang terjadi itu terulang kembali ke depannya karena ini akan berakibat sangat fatal ingat ya ini hanya sekedar edukasi dan informasi bukan untuk ditiru hari ini kita bakal ngebahas sebuah kasus yang sedang viral yaitu mengenai kejadian di sebuah pondok pesantren yang mana seperti yang kita ketahui ya pondok pesantren ini ee merupakan tempat untuk belajar ilmu agama terkhususnya agama Islam di agama lain juga ada sistem sekolah yang seperti ini sistem belajar ilmu agama yang seperti ini tetapi yang jelas namanya berbeda sistem dari pesantren kebanyakan itu adalah sistem asrama atau mungkin zaman sekarang disebutnya Boarding School mungkin ya kayak siswa dan siswinya itu tinggal di lingkungan sekolah tersebut sebenarnya sejak dari zaman dahulu munculnya Pesantren ini merupakan sebuah hal yang sangat positif Karena para murid-muridnya itu selain mendapatkan pelajaran-pelajaran yang reguler pelajaran-pelajar aran umum gitu ya mereka juga difokuskan untuk belajar ilmu agama nah tapi sayangnya sistem sekolah seperti ini yaitu yang murid-muridnya tinggal di asrama sering sekali ada kejadian-kejadian yang enggak mengenakkan Enggak cuma terjadi di pesantren doang ya Terkadang juga di sekolah-sekolah lain Salah satunya kayak Sekolah Taruna atau juga pernah kejadian di IPDN gitu ya yang namanya senioritas itu pasti ada Ya namanya juga sistem asrama otomatis para senior-senior yang sudah lebih dahulu tinggal di sana mereka merasa lebih dewasa itu pasti ada beberapa yang punya watak ingin menekan para Junior Nah jadi bisa dikatakan hal-hal negatif seperti ini tidak hanya terjadi di pesantren aja banyak juga terjadi di sekolah-sekolah lain atau di tempat-tempat belajar lain yang mana sistemnya mengharuskan siswa-siswinya itu menginap di asrama atau di lingkungan sekolah Oke sesuai dengan judulnya kalian sudah pasti tahu ini adalah pembahasan yang sedang viral mengenai seorang santri yang bernama Bintang Balkis Maulana dia dia ini mengalami hal yang sangat menyedihkan menyayat hati karena harus kehilangan nyawa dengan cara yang tidak wajar yang mana dia ini mengalami perundungan ketika dia sedang berada di pesantren nah dugaan ini didukung dengan sebuah kejadian di mana bintang pernah menghubungi ibunya untuk meminta agar dijemput di pondok pesantren nah di saat itu tidak diketahui sebenarnya bintang itu minta jemput Kenapa tetapi yang menyedihkannya adalah kedua orang tuanya menjemput bintang ke pesantren tetapi dalam kondisi Bintang sudah pergi Bintang sudah tidak lagi ber nyawa dan sudah terbungkus oleh kain kafan apa yang sebenarnya terjadi kepada bintang dan sangat banyak kejanggalan Atas kejadian ini sekarang kita bahas secara lengkap kronologinya Permisi peristiwa misteri dari berbagai [Musik] sisi seorang santri meninggal dunia setelah dianiaya kakak [Musik] kelasnya kita langsung masuk ke dalam kronologi kejadian nih [Musik] geng bintang Balkis Maulana usianya itu masih e di bawah umur yaitu 14 tahun Dia adalah seorang santri dari Pondok Pesantren alhifiyah yang berasal dari afdeling kampung Anyar Dusun Kendeng lembu desa karangharjo Kecamatan Glenmore Banyuwangi Nah jadi dia ini asalnya nya dari Banyuwangi pondok pesantren tempat dia belajar yaitu Ponpes Al hananifiyah ini terletak di kecamatan Mojo Kediri Jawa Timur ketika dia menuntut ilmu di sana dia itu masih duduk di kelas 8 atau bisa dibilang kelas 2 SMP selama dia di pesantren dia ini tidak pernah mengeluh kepada kedua orang tuanya atau tidak pernah bercerita kepada kedua orang tuanya mengenai hal-hal yang tidak menyenangkan ketika dia berada di sana Jadi enggak ada keluhan enggak ada pengaduan-pengaduan yang aneh lalu menurut keterangan dari ibunya bintang yang bernama Bu Suyanti Dia bercerita kalau komunikasi dia dengan bintang itu terakhir kali pada hari Selasa tanggal 20 Februari tahun 2024 dan juga di hari Rabu tanggal 21 Februari tahun 2024 pada hari Selasa tanggal 20 Februari tersebut bintang ini video call dengan ibunya di dalam video call itu terlihat bintang dalam posisi sedang tiduran lalu di saat itu untuk pertama kalinya sang ibu yang bernama buuyanti mendengar keluhan dari anaknya ini mengenai aktivitas dia di pondok pesantren yang mana anaknya bilang dia itu sebenarnya sedang sakit tapi dalam posisi sakit dia tetap disuruh untuk bekerja katanya lalu di saat video call itu sang ibu yang bernama Suyanti Ini mendengar adanya suara laki-laki yang meneriaki bintang jadi kayak ada suara berisik gitu dari sebelahnya suaranya itu semacam mengucapkan kata Woi matiin tang cepat nah kurang lebih kayak gitu kayak orang marah-marah lalu Bu Suyanti ini mengaku tidak mengetahui siapa yang meneriaki bintang tersebut dan wajahnya juga tidak muncul di video call itu jadi ya terdengar dari jauh aja gitu Dan di saat itu dia juga merasa aneh anaknya ketika mendengar suara teriakan tersebut buru-buru mematikan handphone buru-buru mematikan video call itu ya sebenarnya terkesan tidak sopan gitu ya sedang menelepon Ibu bukannya mengakhiri dengan baik-baik tapi justru langsung [Musik] mematikan nah tapi balik lagi di saat itu menurut ibunya Bintang seperti sedang panik jadi kayak orang ketakutan gitu geng lalu beberapa saat kemudian tiba-tiba masuklah sebuah pesan Whatsapp dari bintang yang isinya kayak gini nih ini merinding banget Ma tolong saya sudah tidak kuat Ma tolong jemput saya sekarang Ibunya Suyanti yang membaca chat dari anaknya tersebut tidak bisa menjemput bintang di saat itu juga lalu dia menjawab dengan kalimat sekarang tidak bisa karena mama tidak berdaya mama punya anak kecil dan tidak bisa sekarang untuk menjemput kalau dikirim uang gimana nah lalu bintang menjawab lagi enggak sekarang aja dan itulah chat terakhir bintang di hari itu sampai keesokan harinya keesokan harinya bintang kembali berkomunikasi dengan ibunya di saat itu bintang menelepon ibunya lagi dan dia mengatakan Mama sekarang enggak usah dijemput udah tanggung tanggal 17 Maret udah mau pulang katanya nah lalu geng entah apaagi komunikasi antara sang ibu dengan bintang namun yang jelas di saat itu menurut dari artikel beritaakpas.com dikatakan Bu Suyanti ini tidak bisa menjemput bintang karena posisi ya Bu Suyanti itu sedang berada di Bali bersama dengan kakaknya bintang nah kemungkinan besar Bu Suyanti di saat itu sedang ada pekerjaan sehingga tidak bisa ditinggal begitu saja dan jarak dari Bali ke Kediri sekitar 11 jam ditambah menurut Bu suanti Dia sekarang sedang punya anak kecil sehingga tidak memungkinkan untuk dia langsung menjemput bintang nah di saat itu Bu Suyanti hanya bisa meminta anaknya bintang untuk membaca al-qur'an agar menguatkan hatinya dan menyuruh bintang agar melaporkan segala hal yang dia terima segala hal yang bikin dia enggak nyaman itu ke pengurus pondok pesantren kalau sampai terjadi apa-apa Nah dari sini sebenarnya semua hal yang janggal sudah terlihat mungkin ini bisa jadi pelajaran juga nih buat kita-kita ya kalau punya saudara atau siapapun yang lagi berjauhan yang lagi di suatu tempat kalau dia mengeluhkan sesuatu ada baiknya ditanggapi dengan serius ada baiknya kita sedikit waspada mengedepankan rasa curiga hanya untuk memastikan yang penting kita benar-benar tahu kondisi dia seperti apa Apa dia sedang berada di dalam masalah atau enggak agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi pada bintang Oke sekarang kita lanjut lagi nah jadi berdasarkan kronologi yang diberitakan di tv1 news pada tanggal 21 Februari tahun 2024 bintang ini ternyata didatangi oleh dua orang yang dianggap pelaku jadi di saat itu kedua pelaku ini meminta klarifikasi kepada bintang mengenai apa yang dikeluhkan atau apa yang diadukan oleh bintang kepada sang ibu kedua orang ini juga menanyakan apakah bintang menyampaikan kan apa yang dia alami selama di pondok pesantren atau mengadukan kondisi-kondisi tertentu kondisi-kondisi yang tidak nyaman yang menurut mereka berdua tidak boleh dibocorkan ke pihak luar sekalipun orang tua nah di saat itu kabarnya bintang memberikan jawabannya dan jawaban bintang itu ternyata tidak memuaskan bagi kedua pelaku jujur tidak ada informasi yang jelas Bagaimana sebenarnya bintang menjawab pertanyaan-pertanyaan kedua orang itu tapi yang jelas Kedua orang itu langsung melampiaskan emosinya dengan melakukan tindakan kekerasan kepada bintang lalu di saat dua orang ini melakukan tindakan kekerasan kepada bintang tiba-tiba disusul dua orang lain lagi geng jadi ada empat orang yang melakukan tindakan kekerasan tersebut Nah dari informasi yang gua dapat para pelakunya itu masih muda-muda banget ini gua jabarin satu-satu ya yang pertama itu yang berinisial MN usianya 18 tahun asalnya dari Denpasar Bali Lalu ada lagi ma umurnya juga 18 tahun asalnya dari Nganjuk Lalu ada AF yang berusia 16 tahun asalnya dari Denpasar Bali dan aka yang ber usia 17 tahun yang berasal dari Surabaya tapi menurut informasi salah satu dari pelaku yang berinisial AF ternyata itu adalah sepupu dari bintang yang enggak habis pikirnya adalah Kok bisa gitu ya geng seorang sepupu melakukan tindakan seperti ini kepada saudaranya sendiri di saat bintang mengalami tindakan kekerasan itu tubuh Bintang sudah mengalami luka-luka yang cukup parah dan di saat itu Untungnya ada santri lain yang menolong dan melerai pengeroyokan tersebut pada malam harinya Di Saat Bintang sudah terluka parah keempat pelaku ini mulai panik Mereka melihat bintang yang hanya tiduran sudah mulai lemas di saat itu akhirnya berinisiatif untuk membawa bintang ke rumah sakit jujur geng sebenarnya tidak ada informasi yang jelas Apakah keempat pelaku ini melaporkan kejadian ini kepada pihak pondok pesantren Lalu apakah pihak Pondok pesantrenlah yang membawa bintang ke rumah sakit atau justru keempat pelaku ini secara diam-diam membawa bintang ke rumah sakit nah ini belum ada informasi yang jelas nah tetapi yang jelasnya adalah keluarga bintang tidak mengetahui kalau bintang di saat itu sudah dalam kondisi kritis dan dibawa ke rumah sakit nah lalu naasnya bagi bintang sesampainya di rumah sakit nyaamanya Bintang ternyata tidak bisa tertolong I pun meninggal [Musik] dunia kalau berdasarkan keterangan dari tersangka nih geng dikatakan kalau mereka memang mengakui telah melakukan tindakan kekerasan kepada bintang tetapi mereka bilang mereka enggak ada maksud untuk untuk bikin bintang sampai ya kehilangan nyawa Mereka bilang itu hanya emosi sesaat karena bintang ini tidak menuruti perkataan dari para tersangka ini lalu geng pada hari Rabu tanggal 21 Februari tahun 2024 dikabarkan kalau Bintang Baru sembuh dari sakit dia tidak masuk kelas dan tidak ikut salat berjamaah dan kebetulan bintang dengan keempat pelaku tadi itu mereka satu kamar dan yang mendapatkan info tentang bintang itu adalah ak dan juga AF merupakan sepupunya bintang nah lalu ketika dua orang ini mengetahui kalau bintang tidak salat Jumat menurut keterangan mereka nih mereka tuh sempat nyamperin bintang terus Nanya Wei bintang kenapa enggak Salat katanya nah lalu di saat itu bintang justru menjawab mereka dengan jawaban yang tidak nyambung Nah ini menurut keterangan dari dua tersangka ini Lalu di hari Kamis tanggal 22 Februari tahun 2024 para pelaku mendapatkan informasi lagi kalau ternyata bintang juga tidak ikut salat berjamaah lagi di saat itu para pelaku ini marah langsung Mereka nyamperin bintang dan memerintahkan bintang untuk ikut salat berjamaah tetapi dijawab oleh bintang Kalau dia mau mandi dulu diiyakanlah oleh mereka di saat itu tetapi setelah selesai mandi bintang ini malah keluar dari kamar mandi dengan posisi tidak mengenakan sehelai kain pun dan di saat itulah situasi semakin panas para tersangka ini menganggap kalau bintang sedang menantang mereka yang mana Akhirnya salah satu dari mereka itu merangkul bintang dan membawa bintang ke kamar asrama sampai di sana para pelaku ini menegur serta bertanya kepada Bintang tetapi lagi-lagi jawaban bintang tidak nyambung Dia cuma jawab iya-iya aja tetapi tidak melaksanakan hal itu nah ini kembali lagi ya ingat ini adalah keterangan dari para tersangka geng lalu geng bintang juga dikatakan sempat melototkan matanya ke para pelaku yang membuat akhirnya para pelaku ini melakukan tindakan kekerasan kepada Bintang lagi jadi dihabisin lagi bintang di saat itu Dan di saat itu bintang cukup babak belur Nah Tapi menurut pengakuan para pelaku mereka di saat itu sempat iba sempat kasihan melihat bintang yang sudah babak belur gara-gara mereka dan mereka pun mengobati bintang dan di malam itu juga Mereka bilang mereka sempat berniat ingin membawa bintang ke rumah sakit tetapi tidak [Musik] jadi di sini jujur sebenarnya agak membingungkan ya Geng kalau dari cerita mereka ini kan mereka semacam ingin membela diri ya para pelaku ini terlihat semacam Menjelaskan seolah-olah alasan mereka mukulin bintang itu karena perihal yang baik gitu karena sebuah alasan yang baik yaitu tentangnya ngeyel enggak mau salat dan disuruh salat malah ngelakuin hal-hal yang enggak nyambung gitu Nah itu kan menurut keterangan mereka tetapi ya kalau kita lihat ya dari sudut pandang kesehatan mental gitu ya sikap bintang kan berubah dan aneh setelah mereka pukulin apa jangan-jangan ada sesuatu yang kena di saraf bintang makanya bintang bersikap kayak yang mereka Jelaskan I kan kayak tiba-tiba keluar kamar mandi enggak pakai apa-apa terus jawabnya enggak nyambung itu kan seperti orang linglung yang mana kayak sarafnya itu udah kena gitu Apakah mereka enggak nyadar hal yang mereka lakukan itulah lah yang menyebabkan bintang ini seperti orang linglung dan enggak nyambung Nah tapi kita enggak tahu nih sebenarnya Tujuan dari para tersangka ini ngejelasin kronologi seperti itu tuh buat apa apakah itu beneran Jujur dia ngejelasin atau justru mereka sebenarnya pengen ngerangkai cerita aja supaya seolah-olah tindakan kekerasan yang mereka lakukan itu bertujuan dan berniat baik nah Menurut kalian gimana geng apa opini yang bisa kalian sampaikan coba tinggalkan komentar di bawah oke kita lanjut lagi nih geng setelah bintang babak belur dan tidak jadi dibawaah ke rumah sakit akhirnya bintang didiamin aja tuh sama mereka di tempat tidur ya bayangin aja udah dua kali dia menerima tindakan [Musik] kekerasan lalu singkat cerita di hari Jumat tanggal 23 Februari tahun 2024 tepat di jam 3 dini hari di saat itu AF sepupunya bintang sekaligus si pelaku di dalam kasus ini dibangunkan oleh seseorang yang tidak disebutkan siapa dan dia diberitahu kalau kulit bintang berubah kulitnya bintang yang seharusnya mungkin warnanya SAO matang atau atau coklat tiba-tiba berubah menjadi pucat dan di saat itulah AF bersama para pelaku lain berinisiatif untuk membawa bintang ke rumah sakit Arga Husada ngad luih nah tetapi sayangnya sesampainya mereka di rumah sakit pihak rumah sakit menyatakan kalau Bintang sudah tidak bernyawa Dan di saat itu kabarnya pihak rumah sakit menolak untuk menangani bintang Ya udah enggak ada nyawanya mau ngapain lagi Nah akhirnya mengetahui kabar tersebut AF menurut pengakuannya itu kembali ke pondok dan melaporkan meninggalnya bintang ke pihak pengasuh Pondok Pesantren Al hananifiyah ini yang mana ketika itu dia melaporkan kepada pengasuh yang bernama Fatih hunada atau sering dipanggil Gus Fatih Gus Fatih yang mendengar kabar tersebut langsung kaget dan bertanya kepada AF dia bilang loh sakit apa Sakit apa kok sampai ke rumah sakit gitu Dan di saat itu menurut Gus Fatih ya di dalam keterangannya Gus Fatih di depan media AF sempat berbohong dari penjelasannya jadi dia bilang kalau bintang habis terpeleset di kamar mandi dan saat ini sudah meninggal dunia saya percaya wong itu kakaknya nya kan masa kakaknya mau menipu mau menipu kan ya ndak ndak kecil kemungkinan kan gitu kanakak masuk akal yang jadi saya kan bertanya pada Loh kenapa adikmu dibawa ke rumah sakit sakit apa kan saya kaget kalau sakit kemarinkemarin saya kokdak ada yang ngasih tahu kalau sakit oh Katanya sakit jatuh kalau jatuh kan mendadak Diwa warah kalau jatuh di saat itu gush ini gakri apa-apa ke AF ya AF menyampaikan hal itu kepada Gus Fatih dan Gus Fatih sendiri tahu kalau bintang ini adalah saudaranya dari AF sepupunya sendiri gitu dan Gus Fatih berpikir ya Buat apa juga AF bohong dengan keterangannya toh yang sakit dan meninggal itu adalah adik sepupunya malah Nah karena sudah dilaporkan kepada Gus Fatih akhirnya para pelaku kemudian membawa jenazah bintang untuk bisa kembali ke pondok karena kan ya pengurusnya atau pengasuhnya sudah tahu jadinya mereka dengan mudah membawa pulang jenazah dari bintang tanpa dicurigai sama sekali dan bahkan sampai di Pondok jenazah bintang itu akhirnya dimandikan lalu dikafani Dan di saat itu mereka berencana akan membawa jenazah dari bintang ini ke Banyuwangi setelah salat Jumat Tapi di sini ada informasi lain nih geng ini informasinya agak berbeda ya kan kalau menurut si AF tadi dari keterangannya dia kepada pihak kepolisian gitu ya jenazah bintang kan setelah dibawa ke rumah sakit itu kan dinyatakan meninggal lalu langsung dilaporkan kepada pengasuh dan akhirnya pengasuh tahu terus jenazahnya dibawa pulang dan dimandikan terus dikaavani nah tetapi ada seorang tetangga bintang yang bernama ponidi ponidi ini menjelaskan cerita yang berbeda dengan keterangan AF yang mana dikatakan Kalau setelah jenazah bintang dipulangkan dari rumah sakit jenazah itu tidak langsung dilaporkan kepada pihak pondok pesantren katanya tetapi jenazah itu ditidurkan terlebih dahulu di kamar asrama jadi enggak langsung dimandikan saat itu juga lalu tubuhnya bintang ini sudah terbujur kaku lalu ditidurkan dan ditutup menggunakan kain sarung dan posisinya bintang di saat itu diletakkan di posisi paling ujung yang mana posisinya itu justru bersebelahan langsung dengan dengan tempat tidurnya AF si sepupunya sekaligus pelaku nah di kamar yang mereka tempati tersebut isinya satu kamar itu sebanyak 15 orang atau 15 santri dan tidak ada informasi lain apakah selain si para pelaku ini murid-murid lain atau santri-santri lain mengetahui kalau bintang itu sudah menjadi jenazah Nah Enggak ada informasi yang jelas tuh Apakah santri-santri ini tahu kalau mereka satu kamar dengan jenazah atau mereka belum tahu Jadi mereka pikir si bintang itu masih hidup Nah kalau memang mereka belum tahu berarti semalaman itu tidur bersama jenazah nah ini kalau keterangan dari ponidi ini benar yang mana jenazah bintang itu tidak dimandikan melainkan ditidurkan di dalam kamar di atas kasur bersama 14 santri yang lain lalu keterangan juga datang dari Kakak si korban kakaknya bintang yaitu yang bernama Mia nurkasanah pihak pondok pesantren itu mengabarkan kepada keluarga kalau bintang terjatuh dari kamar mandi nah ini sesuai dengan keterangan dari AF kepada Gus Fatih tadi dan karena terjatuh dari kamar mandi itulah yang menyebabkan bintang meninggal dunia dan keluarga menerima berita itu lantas syok dan menangis sejadi-jadinya Mereka mencoba menerima kenyataan tersebut Kalau Bintang sudah tidak ada dan singkat cerita jenazah bintang ini baru sampai di rumah duka yaitu di Banyuwangi pada hari Sabtu tanggal 24 Februari tahun 2024 Nah di sini memang ceritanya agak sedikit membingungkan Apakah benar jenazah dari bintang ini diantarkan setelah salat Jumat atau justru keesokan harinya karena kalau dari keterangan keluarga nyampainya itu keesokan harinya yaitu hari Sabtu tanggal 24 Februari tahun 2024 atau mungkin memang jarak antara Kediri dengan Banyuwangi sejauh itu kali ya geng ya jadinya Butuh waktu seharian Oke di saat pengantaran jenazah bintang ini ke rumah keluarganya itu didampingi oleh beberapa pengurus Pesantren saat jenazah bintang diterima oleh keluarga keluarga merasa ada yang aneh karena kondisi jenazah bintang itu sudah dibalut oleh kain kafan yang kabarnya karena sudah dimandikan kan tetapi di kain kafannya itu masih ada bercak cairan merah lalu pihak keluarga ingin membuka kain kafan yang sudah membungkus bintang ini tetapi di saat itu anehnya AF selaku santri sekaligus sepupu dari bintang yang juga hadir di saat jenazah diantarkan meminta kepada pihak keluarga agar tidak membuka kain kafan dengan alasan jenazah tersebut sudah disucikan atau dimandikan Nah di sinilah letak keanehannya yang mana seolah-olah AF ini sebagai anggota keluarga gitu ya sekaligus pelaku juga dan dalam kasus ini ingin menyembunyikan sesuatu nah namun di saat itu pihak keluarga yang memang merasa curiga akhirnya memaksakan mereka tetap membuka kain kafan tersebut yang mana hal ini tidak bisa dicegah oleh siapapun Jangankan si AF yang hanya santri pihak pengasuh dari Pondok Pesantren alhanfiyah pun tidak bisa menahan keluarga dan saat dibuka benar aja pihak keluarga menemukan adanya kejanggalan yaitu jenazah dari bintang itu terdapat banyak luka lebam di sekujur tubuhnya dan kemudian ada luka yang terlihat sepert seperti jeratan leher wah kacau banget sih hidung bintang juga terlihat patah dan ada sebuah luka di dada bintang yang seperti luka menganga atau berlubang dan ada beberapa luka lain seperti bekas di sudut rokok di bagian kaki korban akhirnya di saat itu keluarga korban mencurigai bahwa bintang ini bukan meninggal dunia karena terjatuh di kamar mandi tetapi melainkan mengalami tindakan kekerasan fisik nok tahu-tahunya kayak gini Pak Gimana Pak Gimana Pak tenang Gimana Pak Lalu pihak keluarga yang tidak menerima kondisi tersebut akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek GL moreore yang merupakan wilayah hukum dari Polresta Banyuwangi Polresta Banyuwangi kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Polres Kediri kota untuk Menindaklanjuti laporan ini karena kan kejadiannya di pesantren dan Pesantren itu merupakan daerah teritori pihak Polres Kediri pihak Polres Kediri langsung melakukan penyelidikan dan jenazah bintang yang tadinya sudah berada di rumah duka itu kembali dibawaah ke rumah sakit yaitu ke RSUD Blambangan untuk dilakukan utopsi karena enggak langsung dikubur walaupun udah dibilang udah dikafani udah disucikan dimandiin enggak peduli Yang penting penyebab dari meninggalnya harus ketahuan dulu yaitu melalui proses utopsi lalu Polres Kediri langsung melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi yang dianggap terlibat di dalam kasus ini sehingga pada hari Minggu tanggal 25 Februari tahun 2024 dari keterangan para saksi dan juga keterangan pihak pengasuh pondok pesantren tersebut akhirnya pihak kepolisian mengamankan santri yang berinisial MN Ma AF dan juga ak nah yang gilanya AF itu adalah sepupu dari korban Oke sekarang kita masuk nih geng ke dalam pembahasan keterangan kronologi menurut sudut pandang korban Jadi mereka ini membuat pernyataan nih tadi kan kita udah sempat ngebahas sedikit ya pernyataan dari si AF Nah sekarang kita bahas pernyataan selengkap-lengkapnya dari keterangan empat korban tersebut jadi setelah tertangkapnya empat orang ini geng Mereka pun dimintai keterangan oleh pihak keplisian dan menurut artikel berita yang gua dapatkan dari tribunnewswiki.com AF akhirnya buka suara di saat itu dia bercerita mengenai kelakuannya bintang Balkis selama di pondok pesantren menurut keterangan dari AF Semua yang dia katakan itu mengenai jelek-jeleknya bintang jadi dia bilang kalau bintang ini nakal sebelum akhirnya menerima tindakan kekerasan nah Selain itu bintang juga dikatakan sering kesurupan dan mengamuk saat di pondok pesantren nah ini Memang agak terdengar sedikit aneh sih tapi yang memberikan keterangan adalah saudara saudaranya sendiri dan entah ada rasa benci apa gitu ya saudaranya ini sama si Bintang gitu nah lalu geng karena sifat bintang itu menurut AF para seniornya kemudian melakukan tindakan kekerasan kepada bintang agar bintang segera sadar jadi ibaratnya ketika bintang ini kesurupan e bintang ini berkelakuan aneh justru dia digebukin habis-habisan oleh para seniornya dengan alasan biar cepat sadar Nah itu menurut AF Tapi sementara itu menurut kakaknya bintang yang bernama Mia Nurhasanah adiknya itu memang sering meminta pulang ke rumah karena mengaku dia dirundung alias dia itu sering menerima tindakan kekerasan dari para seniornya dan yang enggak habis pikirnya adalah keluarga sendiri mengakui kalau yang melakukan perundungan itu adalah senior yang merupakan saudara mereka sendiri yaitu si AF dan Mia juga mengatakan berdasarkan keterangan dari AF bintang ini di pondok pesantren jarang mau untuk salat berjamaah bahkan untuk mandi aja dia harus disuruh dulu kalau enggak dia enggak mau mandi nah ini menurut keterangan AF dan hal itulah yang menyebabkan para seniornya emosi terhadap Bintang karena kelakuan bintang yang tidak mau ikuti aturan dan untuk perihal kesurupan Mia kakaknya bintang mengatakan kalau bintang setiap kali pulang ke rumah enggak pernah tuh nunjukin tanda-tanda kalau dia kesurupan kalau dia Mengamuk seperti yang dikatakan oleh AF Jadi terdengar seperti ngarang menurut kakaknya bintang dan kakaknya bintang ini sempat bertanya kepada AF kalau memang bintang ini kesurupan di pondok pesantren Terus kenapa harus dipukuli Emang yang diajarkan sama Pesantren begitu nah AF menjelaskan kepada Mia kalau bintang juga suka pukul anak-anak lain sehingga dia sendiri yang berpesan atau meminta kepada anak-anak lain kalau dia kesurupan tolong dipukulin aja biar sadar Wah asli sih kalau dari yang gua lihat kayak ngarang gitu ya pernyataan dari AF tapi kita enggak tahu mungkin aja bisa benar tapi gimana geng Menurut kalian AF jujur atau enggak coba tinggalkan komentar di bawah ya Oke kita lanjut lagi menurut pengakuan Gus Fatih nih ya jadi di dalam wawancara Gus Fatih ini ah bilang pihak Ponpes itu sudah berkali-kali mengingat kepada para santri kalau ada apa-apa jangan langsung ditangani sendiri yang mana ini akan mengakibatkan main hakim sendiri Gus faati juga menjelaskan hukuman yang biasa diberikan kepada santri kalau melanggar ya hukuman-hukumannya itu masih berbentuk ringan seperti misalnya disuruh menyapu atau membersihkan toilet dan lain-lain tidak pernah ada yang namanya hukuman fisik seperti yang dijelaskan oleh AF gitu ketika Bintang nakal terus mereka gebukin itu di pondok pesantren enggak disarankan seperti itu Nah lalu pihak keluarga bintang yang diwakili oleh pamannya yang bernama Suryanto ketika bertemu dengan Gus Fatih Langsung menangis sejadi-jadinya dan saat itu Suryanto juga mengatakan kalau pihak pondok pesantren harus introspeksi agar lebih perhatian kepada para santrinya dan yang disayangkan oleh pamannya bintang Kenapa sih santri-santri di pondok pesantren ini harus menghajar bintang sebegitunya Emang bintang ini sesalah apa Suryanto juga mengatakan kalau pihak pondok pesantren belum menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga nah tapi pemberitaan soal kejadian bintang ini banyak banget yang simpang siur ya geng bahkan ada artikel berita dari mili.id dan medcom.id yang mana Di dalam artikel tersebut dijelaskan kalau sebenarnya pihak pondok pesantren tidak datang ke rumah duka katanya Ibu dari bintang yang bernama Suyanti itu mempertanyakan statement dari Pondok Pesantren yang bisi keras mengatakan kalau bintang meninggal karena terjatuh bukan karena mengalami tindakan kekerasan seperti dugaannya selama ini dan pihak keluarga sendiri sebenarnya sangat-sangat tidak menyangka kalau AF yang merupakan sepupu dari bintang sendiri menjadi salah satu pelaku yang menyebabkan meninggalnya bintang padahal nih ya Ayahnya AF itu adalah kakak dari ibunya bintang yaitu Bu Suyanti tadi Nah keluarga AF itu tinggal di Bali sementara keluarga bintang tinggal di Banyuwangi menurut keterangan dari kakak kandungnya bintang yang bernama Muhammad Ilham dikatakan kalau AF dan Bintang ini sebenarnya cukup dekat dan mereka berdua sering bermain seperti adik kakak bahkan AF dan bintang itu tidak pernah terlihat bertengkar lalu hubungan antara keluarga AF dan keluarga bintang juga sangat dekat sampai-sampai setiap kali lebaran Rumah Bintang selalu menjadi tujuan dari keluarga AF jika pulang dari Bali ke Banyuwangi jadi memang Sedekat Itu mereka dan ibunya bintang yang bernama buuyanti juga mengatakan selama bintang mondok bersama AF keluarganya sudah mengamanahkan kepada Af untuk menjaga bintang karena bintang jauh lebih muda daripada AF dan sering sekali keluarga bintang itu sampai menitipkan uang kepada AF agar nantinya diberikan kepada bintang Nah jadi Sedekat itulah benar-benar keluarga lalu pada awalnya nih geng AF ini tidak mengaku kalau dia juga terlibat di dalam kasus meninggalnya bintang ini namun setelah didesak oleh pihak keluarga barulah AF ini mengaku kalau dia juga sempat melakukan tindakan kekerasan ke beberapa bagian tubuh bintang dan hal ini membuat keluarga sangat kaget kekecewaan juga diungkapkan oleh kakeknya bintang yang bernama Pak buasan yang mengatakan kalau tidak menyangka cucunya harus meregang nyawa dengan cara sesat di situ dan dilakukan oleh salah satu keluarga mereka Dia hanya bisa pasrah menerima kenyataan kalau satu cucunya sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa sementara satu cucunya lagi harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kriminalnya nah lalu kasus ini akhirnya menarik perhatian pihak Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur yang mana Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur langsung untuk melakukan investigasi atas terjadinya kasus ini yang mana diduga pengeroyokan Ini kemungkinan dilakukan juga oleh santri lainnya dan berdasarkan hasil dari investigasi disebutkan ternyata timbullah masalah yang baru yaitu Pesantren al-hanifiyah tempat di mana bintang dengan para pelaku bersekolah itu ternyata belum memiliki izin operasional nah tapi meskipun begitu Kementerian Agama tidak bisa melakukan penutupan terhadap aktivitas Pesantren tersebut berdasarkan keputusan bahul Masail PWNU Jawa Timur bahwa belajar ilmu agama merupakan hal yang wajib nah sementara izin operasional yang sifatnya administrasi tidak bisa melarang aktivitas menuntut ilmu yang merupakan sebuah kewajiban utama nah Oleh karena itu atas terjadinya kasus bintang ini pihak Kementerian Agama tidak bisa memberikan sanksi kepada pondok pesantren al-hanafiyah nah namun pihak Kementerian Agama menyampaikan mereka menghormati proses hukum yang sedang berjalan nah lalu geng Atas kejadian ini ya lagi-lagi ya muncul kecurigaan yang datang dari masyarakat yaitu netizen-netizen yang mana para netizen mengatakan selain menyoroti Pesantren al-hanfiyah ini banyak juga yang menyoroti sikap dari ibunya bintang yaitu Bu Suyanti karena menurut para netizen agak aneh di saat bintang ini meminta agar segera dijemput Bu Suyanti ini tidak langsung menjemput bintang padahal Bintang sudah mengatakan kalau dia sangat ketakutan maka dari itu banyak banget yang gemes yang geram gitu ya dengan ibunya bintang Ini yang mana komentar para netizen mengatakan ya sangat disayangkan seandainya aja Bu Suyanti ini cepat menjemput bintang mungkin bintang tidak berakhir semengenaskan Ini ya tetapi balik lagi geng yang namanya udah takdir ya kan udah ajalnya ya mau dibuat apa jalannya Memang udah diatur sama yang maha kuasa gitu Nah akhirnya karena banyaknya komentar netizen tersebut pihak keluarga bintang melalui kakaknya itu mau tidak mau harus buka suara di dalam sebuah tulisan yang di tulis oleh kakaknya dia membenarkan bahwa bintang pernah mengatakan kepada ibunya yang bernama Suyanti kalau dia meminta untuk dijemput segera dan sebenarnya di saat itu kakaknya kakaknya bintang gitu ya itu sudah mau dia bahkan sudah mau berangkat untuk menyemput bintang tetapi bintang tiba-tiba menelepon Dengan mengatakan ya enggak usah dijemput lagi karena menurut bintang dia sudah mulai betah di sana Nah itu menurut kakaknya nah lalu ibunya juga memberikan pernyataan kalau dia sempat mengabari pihak Pondok agar bintang segera dipulangkan menggunakan Travel tapi pihak Pondok mengatakan Iya nanti bakal dipulangkan setelah pulang sekolah lalu Bu Suyanti menunggu kabar dari Pondok Pesantren mengenai kabar kepulangan bintang tetapi tidak ada kabar lagi dari Pondok katanya dan menurut Bu Suyanti dia memang benar-benar enggak bisa menjemput anaknya bintang karena dia sendiri sedang mengasuh bayinya yang masih berusia 7 bulan Ditambah lagi dengan Bu Suyanti ini bekerja sebagai asisten rumah tangga di Bali jadi secara pekerjaan enggak bisa ditinggalkan nah lalu geng atas perbuatan Pak tersangka ini keempat dari mereka itu terancam hukuman pasal 80 ayat 3 tentang perlindungan anak dan pasal 170 dan pasal 341 tentang penganiayaan berulang yang menyebabkan Luka berat atau meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun [Musik] penjara Nah itu dia geng kronologi sementara tentang kasus yang dialami oleh bintang yang meninggal dunia di pondok pesantren nah sebenarnya membahas tentang kasus-kasus yang terjadi di pesantren itu banyak juga geng kasus lain mungkin di sini sekalian gua pengen cerita juga kasus lainnya lagi yang terjadi di pondok pesantren juga Oke sekarang kita masuk ke dalam pembahasan pondok pesantren yang lain pondok pesantren yang bernama Aliman [Musik] asim pondok pesantren Aliman asim ini kasih di Makassar Sulawesi Selatan dan kejadian di sana itu menimpa salah satu santri yang berinisial Ar usianya sama 14 tahun juga yang dianiaya oleh santri lain yang berinisial aw yang usianya jauh lebih tua yaitu 15 tahun nah seperti yang katakan sebelumnya kejadian-kejadian di pondok pesantren di tempat-tempat yang namanya asrama gitu pasti ya perihal senioritas yang lebih tua nindas yang kecil jadi di dalam kasus ini menurut Kasat Res krim Polres tabes Makassar yang bernama Kompol Devi Sujana masalah ini sebenarnya berawal dari problem yang sppele jadi ketika itu Berawal Di hari Kamis tanggal 15 Februari tahun 2024 di mana ketika itu aw sedang berada di perpustakaan dan duduk di jendela terus tiba-tiba Ar mengetok-ngetok jendela tersebut dari sebelahnya yang mana hal itu ternyata membuat aw jadi tersinggung kepada Ar dia sempat bertanya weh Kenapa kamu ketok-ketok katanya dan Ar ternyata hanya tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan aw aw saat itu melihat tingkah a merasa sangat tersinggung seolah-olah Dia sedang diledekin dan akhirnya dia langsung memukul Ar di saat itu enggak tanggung-tanggung pukulan yang diutarakan oleh aw itu ya enggak ada ampun di kepala di badan sampai-sampai Ar Pada malam harinya mengeluh merasakan nyeri yang sangat sakit di bagian kepala sehingga dia akhirnya dibawa ke klinik pondok pesantren untuk mendapatkan perawatan sebagai pertolongan pertama dan di saat itu itu pihak klinik menyarankan agar Ar dibawa ke rumah sakit nah jadilah di saat itu dia dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan yang lebih intensif karena sakitnya semakin parah Lalu setelah menjalani perawatan di rumah sakit pada hari Selasa tanggal 20 Februari 2024 sekitar jam . dini hari waktu setempat Ar tiba-tiba dinyatakan meninggal dunia Wah gila dan pihak keluarga yang mencurigai adanya tindakan kekerasan yang dialami oleh Ar melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian yaitu pol stabes Makassar sehingga pihak kepolisian langsung melakukan penyidikan dan berdasarkan keterangan dari saksi diketahui kalau ar itu sempat dipukul oleh Kakak seniornya yang berinisial aw nah dipukulnya tidak menggunakan benda apapun jadi pakai tangan kosong tetapi daerah yang dipukul itu daerah yang sangat-sangat vital kepala dan leher dan di hari itu juga pihak kepolisian mengamankan si tersangka yang masih di bawah umur ini di kediamannya yang terletak di Kabupaten Goa Sulawesi Selatan setelah kasus khusus ini mencuat ke masyarakat pihak pondok pesantren dinilai sangat lalai dalam melakukan pengawasan terhadap para santrinya sehingga kejadian seperti ini tidak diketahui oleh pihak pengurus pondok pesantren jadinya fatal dan menyebabkan kehilangan nyawa lalu pihak pondok pesantren pun meminta maaf kepada keluarga besar korban dan juga masyarakat atas Kejadian ini menurut keterangan dari humas pondok pesantren yang bernama asim jamalulaili Junaid aksi kekerasan yang dihadapi oleh ar itu sebenarnya hanyalah faktor kesalahpahaman katanya jadi di pondok pesantren itu sebenarnya tidak ada senior yang menindas Junior selama ini tetapi itu merupakan kejadian yang spontan kejadian yang memang salah paham antara kedua bocah tersebut dan akhirnya mengakibatkan sesuatu yang sangat fatal nah tindakan yang dilakukan oleh aw itu berdasarkan keterangan dia karena dia kesal atas keisengan Ar si korban lalu pihak keluarga Ar pihak keluarga korban ternyata tidak menerima permintaan maaf dari pihak pondok pesantren menurut keterangan dari pamannya Ar yang bernama Rizal di Jamaludin mereka akan segera memproses pihak pondok pesantren karena kelalaian ini setelah mereka nantinya memproses aw Nah bisa dibayangkan ya geng dalam tempo waktu yang berselang hari doang gitu masih di bulan yang sama ternyata ada kasus yang sama terjadi di pondok pesantren yaitu kasus kekerasan dan Sebenarnya masih banyak lagi kasus-kasus kekerasan lain yang terjadi di lingkungan asrama sekolah kayak gini tetapi kayaknya kalau kita bahas semua bakal panjang banget jadi dari sini kita bisa ambil contoh ya ternyata ada sesuatu yang harus banget mendapatkan perhatian pihak pengurus atau pengelola sekolah yang berasrama ya kan salah satunya Pesantren kayak gini yaitu terutama pada kegiatan murid-muridnya kegiatan siswa-siswanya jangan sampai siswa-siswa ini punya geng membentuk sebuah kelompok yang bertujuan untuk menindas murid-murid lain gitu ya itu benar-benar harus diperketat karena kan mau bagaimanapun keluarga mereka atau orang tua mereka menyerahkan anak-anaknya dalam kondisi sehat dan mereka kan enggak mau tahu yang penting anaknya bersekolah di sana ya setelah lulus atau pulang ya tetap harus sehat gitu Dan kalau bisa ya bertambah ilmunya bukan malah pulang dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa dan untuk para korban di dalam kasus yang kita ceritakan ini ya kita doakan semoga amal ibadahnya diterima di sisi yang maha kuasa diberikan tempat yang terbaik dan bagi pihak keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan amin ya rabbal alamin itu dia geng pembahasan kita hari ini tentang kasus yang lagi ramai banget diperbincangkan di negara kita sekali lagi gua Ingatkan ini aja sebuah informasi bertujuan untuk edukasi jangan sampai ada perdebatan atau kalimat-kalimat yang menyudutkan salah satu pihak atau justru pertikaian pembahasan agama atau yang rasis-rasis lah jangan jangan sampai ya ini cukup untuk kita jadikan pelajaran
Resume
Categories