Transcript
PfoZ_IeGT54 • PENEMUAN JASAD DI GUDANG APOTEK KIM*A F*RMA SAMARINDA | Bertha Mini Jama
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1075_PfoZ_IeGT54.txt
Kind: captions Language: id dahi ini mencium semacam ada bau bangkai di saat itu dia berpikir apa ini bangkai tikus gitu ya Dan dia sebagai petugas kebersihan mencari sumber bau bangkai tersebut karena dia penasaran dan dia mencoba mengikuti sumber bau itu yang ternyata bau itu berasal dari gudang belakang Apotek KF dan dia di saat itu ingin mencoba membuka pintu gudang tetapi pintunya terasa berat seperti ada sesuatu yang mengganjal di balik pintu tersebut langsung dari ini mengintip dari jendela untuk melihat apa yang sebenarnya mengganjal pintu ini kuncinya udah dibuka Dan biasanya tinggal didorong aja pasti kebuka di saat itu ketika Dia mengintip seketika Dia sangat terkejut yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] Jerry geng geng Oke beberapa hari ini sempat viral sebuah berita yang menggemparkan terjadi di Samarinda Kalimantan Timur yang mana pada awalnya nih ya gua ngirain ini ada apa ya Kok banyak orang demo di depan sebuah Apotek ternama berinisial KF yang gua tahu Apotek ini kan Apotek besar cabangnya di seluruh Indonesia dan bahkan gua sendiri adalah customernya nah tetapi di sini gua ingatkan kepada teman-teman ya ini tidak merujuk kepada semua Apotek KF di Indonesia ini ini hanya sebuah fenomena yang terjadi di satu cabangnya aja jadi enggak menganggap semua Apotek KF di Indonesia ini sama seperti Apotek KF yang ada di Samarinda ini ya karena ini kejadiannya benar-benar menggemparkan dan menurut gua ya cukup menyayat hati gitu awalnya gua kira demo warga di depan Apotek KF yang ada di Samarinda itu karena demo untuk meminta lahan parkir atau pekerjaan gitu ya ternyata bukan mereka menuntut pertanggungjawaban dari Apotek KF tersebut untuk membuka dengan jelas sebuah kasus penemuan jasad yang mana jasad itu adalah jasad seorang perempuan yang kabarnya adalah seorang guru yang merupakan anggota keluarga dari para pendemo karena sejauh ini keluarganya Itu sudah dengan cara kekeluargaan meminta pertanggungjawaban apotkf tetapi anggota keluarga merasa tidak puas karena menganggap Apotek KF Samarinda ini semacam menutup-nutupi Kejadian ini semacam tidak mau bertanggung jawab dan seolah-olah menghindar Nah untuk zaman sekarang hal kayak gitu enggak bisa dilakukan geng karena Kenapa setiap tindakan kejahatan jalan terakhir yang bisa ditempuh untuk mengungkap semuanya adalah memviralkan karena Ya seperti yang kita tahu No viral no Justice jadi gua juga membuat konten ini dengan tujuan ingin memviralkan hal ini agar keluarga korban juga mendapatkan keadilan seadil-adilnya dan permasalahan ini segera terbongkar dengan seterang-terangnya nah di dalam kasus ini nanti bakal banyak banget kejanggalan-kejanggalan yang terjadi geng dan kejanggalannya itu bikin geram gitu loh bikin kayak kita Wah kok bisa kayak gini gitu sekarang kita bakal bahas nih secara lengkap kasus penemuan jasad di gudang Apotek KF atau Apotek yang berinisial KF yang ada di Samarinda ini langsung aja kita bahas secara lengkap di Permisi peristiwa misteri dari berbagai [Musik] sisi [Musik] kita langsung masuk ke dalam kronologi [Musik] kejadiannya jadi yang diketahui jasad yang ditemukan di dalam gudang Apotek berinisial KF yang ada di Samarinda ini bernama Berta Mini jama yang lahir pada tahun 1968 jadi artinya beliau ini meninggal pada umur 56 tahun buberta ini merupakan Warga dari Kelurahan Handi Bakti Samarinda Kalimantan Timur tapi kabarnya buberta Ini bukan asli warga Samarinda Dia berasal dari maroson kura Tan Toraja nah dia itu orang Rantau buberta ini adalah seorang aparatur sipil negara atau ASN di Kementerian agama Samarinda dan sehari-hari bekerja sebagai seorang guru SD di samarindaset Sumpah gua sedih banget sih Soalnya mama gue juga guru SD geng oke nah kasus ini berawal pada tanggal 31 Januari tahun 2024 geng jadi di saat itu buberta ini bersama suaminya sedang kontrol atau datang berobat ke rumah sakit jiwa daerah atau rsjd Atma Husada yang berada di Samarinda tidak disebutkan dengan jelas Apa penyakit yang sedang diperiksa atau apa keluhan dari buberta ini datang ke rumah sakit tersebut tetapi yang jelas setelah diperiksa oleh dokter di rumah sakit atmaahusada tersebut buberta ini beserta dengan suaminya pergi datang ke bagian farmasi untuk menunggu obat yang sudah diresepkan oleh dokter Nah ketika dia sedang menunggu obat di ruang tunggu tiba-tiba buberta ini berkata kepada suaminya Kalau dia haus dan dia meminta suaminya untuk membelikan air minum di saat itu sebelum suaminya pergi untuk membelikan dia air minum suaminya ini berpesan kepada buberta agar menunggu di sini aja ya jangan ke mana mana dan Bu Berta di saat itu mengangguk dia mengatakan Iya lalu suaminya pun langsung pergi meninggalkan Bu Berta di sana dan dia keluar untuk beli air minum dia beli air minum itu enggak lama geng Katanya sih sekitar ya 7 sampai 10 menitan lah akhirnya Setelah dia beli air minum dia balik tuh dia balik ke dalam rumah sakit pas dia masuk ke dalam dia tuh udah deg-degan aja sebenarnya dia tuh udah feeling gitu udah takut aja ninggalin istrinya ini kalau ditinggalin istrinya tiba-tiba cabut gitu tapi entah kenapa dia udah punya feeling kayak gitu ya dia tetap mau membelikan air minum karena kan kasihan lihat istrinya haus dan ketika dia masuk kembali ke dalam ruang tunggu ternyata benar aja istrinya enggak ada di sana jadilah suaminya di saat itu panik nah suaminya ini berpikir apa mungkin buberta ini sedang jalan-jalan di sekitar atau mungkin ke toilet gitu ya karena kan jarak waktunya enggak terlalu lama 7 sampai 10 menit dan itu bisa dipastikan kalaupun buberta ini keluar dari ruang tunggu itu enggak akan jauh dari sana Nah tapi yang jadi permasalahannya rumah sakit kan enggak kecil jadilah di saat itu suaminya berkeliling rumah sakit mencari buberta Tapi sayangnya Tidak ada hasil buberta tidak diketahui keberadaannya di tengah-tengah kepanikan suaminya ini suaminya itu terus berkeliling tuh geng berkeliling nyari buberta sampai jarak beberapa meter dan kilometer tapi Bu Berta juga tidak ditemukan tanpa disadari oleh suaminya dia sampai udah Seharian mencari Bu Berta di sekeliling rumah sakit tapi enggak ada sama sekali di saat itu dia memilih untuk beristirahat sejenak dan berpikir dengan Jer nih kira-kira ke mana Bu Berta pergi dan satu hari pun berlalu satu hari sejak Bu Berta hilang barulah suaminya ini menginfokan hal tersebut kepada pihak keluarga nah suaminya itu baru mengabarkan pihak keluarga kalau buberta hilang dan kronologi hilangnya itu di rumah sakit akhirnya anggota keluarga turut membantu suaminya untuk menemukan buberta lagi-lagi hasilnya sama saja buberta tetap tidak bisa ditemukan meskipun sudah meminta bantuan dari pihak keluarga seluruh keluarga sudah berusaha mencari buberta keluarga juga sudah menanyakan kepada pihak rumah sakit dan juga orang-orang di sekitar rumah sakit tidak ada yang mengetahui keberadaan buberta dia dinyatakan hilang sejak tanggal 31 Januari tahun 2024 [Musik] itu lalu keesokan harinya Ya sudah Berganti Hari sudah 2 hari kemudian yaitu tanggal 2 Februari tahun 2024 pihak keluarga Meminta agar suami buberta melaporkan hal ini ke Polsek Palaran dan setelah menerima laporan tersebut dan kebetulan hari hilangnya sudah melewati sat 1 kali 24 jam pihak kepolisian langsung menurunkan unit mereka untuk melakukan pencarian di saat itu polisi berusaha melacak keberadaan buberta ini dari GPS yang ada di handphone-nya buberta dan polisi mendapatkan informasi berdasarkan dari titik koordinat atau GPS dari HP buberta kalau dia mengarah ke sebuah Jalan yaitu jalan Amin syukur yang mana jalan tersebut adalah jalan yang dilalui dari rumah sakit jiwa tadi menuju ke Apotek yang berinisial KF menurut informasi yang gua dapatkan nih geng ya suami buberta ini bekerja sebagai security di sebuah match milik klub bola Borneo FC yang juga berlokasi di jalan yang sama yaitu Jalan Aminah Syukur tadi berbekal informasi pihak kepolisian tadi dari titik koordinat yang didapatkan dari sinyal handphone buberta akhirnya pihak keluarga dengan suami buberta mencoba mencari buberta di setiap lokasi yang ada di jalan tersebut mereka memeriksa satu demi satu titik yang ada di sana dan bahkan pencarian itu berlangsung selama 4 hari jadi dari tanggal 2 sampai tanggal 6 geng namun saya nya keberadaan buberta juga tidak bisa ditemukan karena masih saja tidak membuahkan hasil lalu pada tanggal 5 Februari tahun 2024 pihak keluarga mulai mendatangi rumah sakit jiwa daerah atmahusada dengan maksud ingin meminta izin pihak rumah sakit memeriksa CCTV agar bisa melacak Ke manakah buberta pergi ketika suaminya membeli minum dan di hari yang sama pihak Polsek Palaran mengarahkan pihak keluarga untuk segera melemparkan laporan ke Polsek Samarinda kot karena buberta menghilang di wilayah administrasi dari polsek Samarinda kota supaya hal ini segera Bisa diurus secepatnya Nah karena kan untuk membuka CCTV rumah sakit juga harus ada surat laporan dan perintah dari kepolisian supaya CCTV itu bisa dibuka 2 hari kemudian tepat di tanggal 7 Februari tahun 2024 Polsek Samarinda kota meminta keterangan mengenai kronologi menghilangnya buberta ini di tanggal 31 Januari 2024 sebagai informasi awal untuk melakukan penyelidikan karena kan laporannya baru aja dilempar ke Polsek Samarinda nih jadi Polsek Samarinda mengurut dari awal lagi ini gimana sih Awalnya gitu Nah akhirnya keluarganya menceritakan suaminya menceritakan secara lengkap detail kronologi dari awalnya setelah mendengarkan keterangan itu pihak kepolisian akhirnya menerima laporan dan laporan itu langsung diurus dan semenjak laporan itu masuk ke pihak kepolisian permasalahan ini mulai meredam dan tidak terdengar lagi perkembangan kasusnya Seperti apa sampai akhirnya di tanggal 12 Februari tahun 2024 pihak keluarga menanya nanyakan lagi kepada pihak kepolisian apakah sudah ada titik terang atau menemukan petunjuk mengenai keberadaan buberta ini nah namun di saat itu pihak kepolisian mengatakan kalau sampai saat tanggal tersebut mereka belum menemukan keberadaan buberta dan masih berupaya untuk mencari masih berusaha untuk mendeteksi ke mana buberta pergi pihak keluarga terus menunggu kabar dari pihak kepolisian lalu beberapa hari pun berlalu geng enggak ada berita keluarga hanya bisa menangis menunggu kepastian ke mana Bu Berta pergi dan tiba-tiba nih di tanggal 18 Februari tahun 2024 Tepatnya pukul 12.15 ya masih siang gitu ya Ada seorang petugas kebersihan yang bekerja di apotek berinisial KF yang berada di Jalan Pangeran Hidayatullah bernama Dahri kebetulan dia sedang membersihkan lantai sambil ngepel di saat itu Awalnya dia tidak merasa ada yang aneh namun semakin lama Dahri ini mencium semacam ada bau bangkai di saat itu dia berpikir apa ini bangkai tikus gitu ya Dan dia sebagai petugas kebersihan mencari sumber bau bangkai tersebut karena dia penasaran dan dia mencoba mengikuti sumber bau itu yang ternyata bau itu berasal dari gudang belakang Apotek KF dan dia di saat itu ingin mencoba membuka pintu gudang tetapi pintunya terasa berat seperti ada sesuatu yang mengganjal di balik pintu tersebut langsung dari ini mengintip dari jendela untuk melihat apa yang sebenarnya mengganjal pintu ini kuncinya udah dibuka Dan biasanya tinggal didorong aja pasti kebuka di saat itu ketika Dia mengintip seketika Dia sangat terkejut melihat sebuah penampakan yang mengerikan yaitu sesosok jasad yang sudah dalam keadaan rusak dengan memakai baju bercorak coklat putih dan celana hitam panjang atas penemuannya tersebut dia saking kagetnya dia lari terbirit-birit sambil teriak minta tolong dan melaporkan kejadian itu kepada atasannya yaitu pemimpin di apotek KF tersebut atasannya yang menerima laporan ini merasa kaget juga di saat itu dia kebingungan Kok bisa ada jasad orang di dalam gudang Apotek KF Nah dia langsung melaporkan ke adian ini kepada pihak kepolisian lalu pihak kepolisian langsung datang menuju ke lokasi untuk Menindaklanjuti laporan tersebut ketika pihak kepolisian sampai di lokasi pihak kepolisian langsung melakukan identifikasi dan mengevakuasi jasa tersebut ketika dicek kok ciri-cirinya mirip seperti orang yang hilang Beberapa hari lalu yang sedang heboh di Samarinda yaitu buberta ciri-cirinya sama persis walaupun jasadnya sudah rusak tetapi bajunya baju yang dipakai terakhir kali oleh buberta sebelum hilang itu adalah baju yang dipakai oleh jasad tersebut dan oleh karena itu pihak Kepolisian langsung menghubungi pihak keluarga buberta dan mengatakan kalau ada jasad yang ditemukan di gudang Apotek KF dan ciri-cirinya sesuai dengan pakaian yang terakhir kali digunakan oleh buberta sebelum dia hilang dan setelah menerima laporan tersebut pihak keluarga pun langsung menuju ke rumah sakit karena jasad buberta sudah dievakuasi oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut Nah setelah itu tidak ada informasi atau keterangan dari media manapun mengenai langkah selanjut selanjutnya yang dilakukan oleh pihak keluarga jadi yang jelas setelah berhasil menemukan jasad tersebut pihak keluarga yang berduka memilih untuk menangani jasad buberta terlebih dahulu Nah sekarang kita masuk ke dalam beberapa petunjuk dan kejanggalan mengenai penemuan jasad dari buberta ini jadi geng menurut keterangan pihak kepolisian buberta ini sudah meninggal selama 4 hari sebelum ditemukan Nah itu dari hasil otopsinya lalu itu artinya selama 14 Hari itu berarti dia masih hidup jadi ketika keluarganya mencari keberadaan dia Itu dia masih hidup di dalam gudang tersebut Kenapa bisa 14 Hari karena dihitung dari tanggal 31 Januari jadi dari hasil pemeriksaan forensik itu dikatakan jasad ini baru saja meninggal 4 hari yang lalu jadi sisanya dia masih hidup pihak keluarga merasa ada sesuatu yang janggal dengan apotek KF tersebut tempat di mana buberta ini ditemukan Keluarga bertanya-tanya Masa tidak ada satu orang pun di apotek KF itu yang mengetahui kalau ada jasad atau orang di dalam gudang mereka sendiri apakah sejarang itu mereka memeriksa gudang tersebut yang mana biasanya kan Ya namanya juga Apotek pasti secara berkala ada pengecekan di setiap bagian ruangan yang ada di bangunan Apotek apalagi mereka punya petugas kebersihan dari informasi yang gua dapatkan ya ini berasal dari artikel berita kilat.com ada salah satu akun di X dengan username orach Bella yang memberikan alasan mengapa staf dari Apotek KF tidak mengecek ke dalam gudang tersebut menurut dia gudang di mana Di ditemukan jasad buberta ini bukanlah gudang obat yang setiap hari dicek katanya gudang tersebut hanyalah gudang berkas jadi berkas-berkas Dokumen itu ditaruh di sana Jadi jarang sekali diperiksa jarang sekali dicek apalagi dibersihkan dan gudang tersebut memang jarang sekali ada yang masuk termasuk juga petugas kebersihan jadi gudang itu baru digunakan atau baru ada orang masuk kalau sedang mencari dokumen-dokumen penting atau dokumen-dokumen lama nah hal ini juga yang menjawab Kenapa yang menemukan jasad buberta ini adalah Dahri yang bekerja sebagai petugas keb ihan bukannya staf dari apotekaf itu juga dahi menemukan jasad buberta bukan karena dia mau bersih-bersih tetapi karena mencium bau yang tidak sedap Nah itu keterangan dari akun X yang bernama orach Bella tadi Nah sementara itu ada juga keterangan langsung dari pihak staf Apotek KF dikatakan kalau buberta datang sendiri ke Apotek tersebut dan buberta datang menggunakan helm katanya saat buberta datang ke Apotek KF Bu Berta ini sempat berbicara dengan staf Apotek tersebut dia bilang Kalau Bu Berta ingin menumpang toilet yang kebetulan toilet di apotek KF itu terletak di bagian belakang Apotek sekaligus di sana ada tempat pembuangan sampahnya staf Apotek KF ini mengaku tidak memperhatikan buberta ini Apakah dia sudah keluar dari toilet atau belum Karena posisinya di saat itu Apotek sedang ramai dengan pasien dengan customer yang ingin membeli obat Nah jadi bisa dikatakan enggak ada yang tahu enggak ada yang sadar enggak ada yang memperhatikan kalau buberta ke toilet sudah keluar atau belum jadi mereka cuek-cuek aja di saat itu nah yang jadi pertanyaan gua apakah mungkin buberta ini nyasar kali ya jadi Di saat dia lagi nyari toilet dia malah masuk ke dalam gudang mungkin gimana tuh geng Menurut kalian nih baru opini pribadi gua doang nih nah mengapa ini menjadi opini gua nih ya kita bisa lihat ya Bu Berta ini kan dibawa berobat oleh suaminya itu ke rsjd alias Rumah Sakit Jiwa daerah Berarti ada kemungkinan nih koreksi gua kalau salah ada kemungkinan Bu Berta ini berobat atau memeriksakan kesehatannya mengenai kondisi mental yang tidak stabil gitu sehingga Ada kemungkinan besar ketika dia datang ke Apotek KF tersebut mencari toilet dan dia sampai nyasar nih menurut opini gua itu menyulitkan dia untuk bisa berpikir jernih dalam kondisi seperti itu akhirnya dia tidak bisa membedakan mana pintu gudang mana pintu toilet dan dia terjebak di gudang apakah mungkin kayak gitu kali ya Ya enggak tahu juga ini baru asumsi doang nah menurut informasi yang gua dapatkan lagi nih geng ternyata pihak keluarga pernah mendatangi kantor Polsek Samarinda kota pada tanggal 20 Februari tahun 2024 untuk menanyakan bagaimana kabar perkembangan dari hasil penyelidikan pihak kepolisian lalu Berdasarkan informasi dari artikel berita Tribun Manado salah satu pihak keluarga yang bernama Marta pari itu mengatakan kalau pihak keluarga buberta sebenarnya menaruh kecurigaan pada suami buberta jadi suaminya pada awalnya dicurigai oleh pihak keluarga dikatakan oleh anggota keluarga yang bernama Martha Pare kalau suami dari buberta ini sering melakukan kekerasan fisik alias KDRT terhadap buberta jadi buberta ini adalah ya korban KDRT menurut keluarganya lalu tidak hanya itu menurut pihak keluarga juga saat buberta ini Menghilang suaminya itu bersikap seperti tidak panik nah ini keluarganya juga mengatakan kayak suaminya tuh kayak enggak merasa ada kehilangan apapun padahal yang hilang itu kan istrinya meskipun di banyak pemberitaan itu mengatakan kalau suaminya ini berusaha mencari keberadaan puberta seharian penuh nah tetapi dari sumber artikel berita Tribun Manado salah satu anggota keluarga yang bernama Martha Pare men curigai kalau suaminya ini sebenarnya seperti orang yang tidak panik dan agak mencurigakan lalu di sisi lain nih geng ya pihak keluarga itu memutuskan untuk meminta agar jenazah buberta ini diutopsi untuk mengetahui penyebab pasti dari meninggalnya itu apakah ada unsur kekerasan atau tidak karena kalau dibilang dia 14 hari sebelumnya sempat hidup terus 4 hari sebelumnya dia baru meninggal berarti kan selama dia hilang itu dia m lewati beberapa proses Di saat dia hidup ya bisa jadi mungkin di saat itu dia mengalami penganiayaan atau justru dia ini dikurung tapi tidak diberikan makan Nah makanya pihak keluarga Meminta untuk proses autopsi lebih mendalam proses autopsi tersebut membutuhkan waktu selama 14 Hari dan pada tanggal 6 Maret tahun 2024 hasil otopsinya pun keluar geng namun hasil otopsi tersebut tidak diserahkan kepada pihak keluarga dan hanya dibacakan kepada polisi menurut kuasa hukum keluarga puberta yang bernama tinoa Ampu Lembang dari hasil otopsi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh buberta dan buberta ini dinyatakan meninggal karena lemas nah lalu pihak kepolisian mencoba untuk mencari beberapa CCTV yang mungkin bisa membantu dalam mengungkap kasus ini jadi di sekitar Jalan yang dilalui buberta mulai dari rumah sakit jiwa ke Apotek KF itu kan pasti ada CCTV baik dari jalanan maupun rumah warga Nah semuanya dikumpulkan oleh pihak kepolisian dan di situlah terlihat di tanggal tersebut ternyata buberta terlihat mondar-mandir sendiri di Jalan Pangeran Hidayatullah pada tanggal 31 Januari tahun 2024 sekitar jam 11.00 siang kemudian di Sore harinya buberta ini terlihat masuk ke dalam Apotek KF yang ada di Samarinda dan setelah itu tidak diketahui lagi apa yang dilakukan oleh buberta di dalam Apotek tersebut nah lalu singkat ceritanya nih geng setelah dilakukan utopsi dan hasil utopsi sudah diketahui dan pihak keluarga mendapatkan informasi bahwa buberta tidak mengalami kekerasan apapun dan pembuktian soal KDRT yang diungkapkan oleh keluarganya tertuduh kepada sang suami itu juga enggak terbukti akhirnya jenazah buberta itu dimakamkan di komplek pemakaman Kristen mangkupalas Samarinda seperti yang gua katakan sebelumnya di CCTV setelah buberta masuk ke dalam Apotek KF CCTV di dalam Apotek KF itu ternyata tidak bisa diakses tidak bisa dilihat karena menurut artikel beritakilat.com dikatakan pihak keluarga tidak bisa mengakses CCTV Apotek tersebut dengan alasan CCTV sedang rusak padahal dikatakan di dalam Apotek tersebut memiliki lebih daripada satu CCTV bahkan dikatakan ada 12 titik CCTV masa iya semuanya rusak jadi aneh banget bisa rusak bersamaan seperti itu ya Bisa aja sih kalau yang rusak itu di vr-nya alat perekamnya kalau CCTV kameranya yang rusak secara bersamaan itu Terdengar agak sedikit aneh memang nah walaupun pihak Apotek tersebut menyatakan kalau cctv-nya rusak CCTV tersebut tetap dibawa oleh pihak kepolisian untuk di periksa karena kan polisi punya alatnya sendiri untuk mengecek Apakah CCTV itu sudah diganti sudah dihapus nah di pihak kepolisian itu bisa direcovery dan Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV dari Kimia Farma ternyata hanya merekam sampai 12 hari jadi dibilang rusak sebenarnya enggak rusak tetap merekam tapi merekamnya hanya sampai 12 hari sehingga saat buberta masuk ke dalam Apotek itu tidak terekam oleh CCTV tersebut entah itu benar-benar tidak terekam atau justru sudah dihapus atau justru rekamannya itu udah limit kan biasanya tuh CCTV akan auto delete gitu ya auto menghapus itu sekitar 6 hari sampai dengan 14 Hari ya kan 1 minggu atau 2 mingguan gitu dia akan terhapus sendiri dan akan diisi oleh file-file lain nah biasanya kayak gitu cara kerja CCTV nah terus geng menurut keterangan dari pihak kepolisian melalui Kompol trisatria Firdaus selaku Kapolsek Samarinda kota CCTV yang terpasang di apotek itu menggunakan sistem penghapusan secara berkala yang gua bilang tadi dan karena hal itu pihak kepolisian membutuhkan pendalaman kembali dengan melakukan pengujian di laboratorium forensik Surabaya untuk mengetahui apakah rekaman yang hilang itu benar-benar terhapus oleh sistem atau memang sengaja dihapus Nah itu bisa dicek Dan di saat itu pihak kepolisian juga sudah meminta keterangan dari enam saksi yaitu pihak staf apotek dan juga keterangan dari pihak keluarga puberta dan dari semua keterangan yang diberikan baik dari pihak apotek dan juga keluarga tidak ditemukan adanya tindak pidana yang curigakan lalu selain CCTV yang dinilai janggal setelah penemuan jasad buberta ini terungkap tiba-tiba saja Apotek KF tersebut melakukan sesuatu yang menjadi tanda tanya banyak orang yaitu pimpinan dari Apotek KF yang berada di Jalan Pangeran Hidayatullah Samarinda itu diganti Kok bisa kasus lagi berjalan tiba-tiba ganti pimpinan Ada apa menurut informasi yang gua dapat pimpinan sebelumnya Ketika jasad buberta belum ditemukan itu bernama Budi tetapi saat ini setelah jasad buberta ditemukan kan pimpinannya diganti dengan seseorang yang bernama Ilham namun menurut keterangan dari pihak Apotek dikatakan pimpinan yang bernama Budi sudah pindah bertugas ke pulau Jawa sehingga semua tanggung jawab itu diserahkan kepada Ilham termasuk dengan kasus penemuan jasad buberta di gudang mereka ini nah sementara itu pimpinan baru yang bernama Ilham ini ketika ditanya ya dia enggak tahu apa-apa orang dia baru masuk gitu kan Nah lalu pihak keluarga merasa curiga Kenapa pergantian pimpinan Apotek tersebut terjadi setelah buberta ini ditemu di gudang mereka Kenapa enggak dari jauh-jauh hari apakah ini secara kebetulan atau memang ada unsur kesengajaan jadi di saat itu pihak keluarga mencurigai kalau pihak Apotek itu sengaja mencoba untuk menghilangkan barang bukti serta saksi ini gimana nih geng Menurut kalian nih janggal enggak sih ada pergantian pimpinan di saat ada kasus seheboh ini Coba deh menurut opini kalian tinggalkan komentar di bawah nih geng sekarang kita masuk ke dalam pembahasan kelarga dari korban atau keluarga dari buberta itu melakukan aksi demo atau unjuk rasa Karena pihak keluarga merasa tidak puas dengan bukti yang sudah diserahkan oleh pihak apotek dan juga merasa kalau Apotek tersebut ada unsur untuk menutup-nutupi kebenaran dari kasus ini akhirnya pihak keluarga memilih untuk berdemo atau melakukan unjuk rasa di depan Apotek tersebut pada hari Jumat tanggal 15 Maret tahun 2024 sampai dengan hari Sabtu tanggal 16 Maret tahun 2024 bahkan di saat itu engak cuma pihak keluarganya aja yang melakukan demo atau unjuk rasa itu bahkan ada sekelompok warga yang mengatasnakan kalau mereka itu adalah warga Toraja mereka kompak mengenakan baju berwarna hitam yang melambangkan kedukaan mereka datang di sana dan mereka menuntut Apotek KF untuk memperlihatkan bukti rekaman CCTV yang diduga Telah dihapus oleh mereka sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian antara dihapus atau justru disimpan yang versi aslinya Selain itu keluarga korban juga menyegel Apotek KF tersebut dan menurut pernyataan dari pihak keluarga yang bernama Markus paranoan penyegelan Apotek KF ini akan dilakukan sampai kasus ini menemukan titik terang yang mana pihak keluarga mendapatkan bukti-bukti dari pihak Apotek KF dan juga pihak kepolisian dan penyegalan ini sudah disetujui oleh Polres sehingga Apotek tersebut bakal tutup untuk sementara sampai tanggal yang belum ditentukan kemudian di samping itu pihak dari perwakilan keluarga beserta kepolisian serta pihak apotekf itu melakukan mediasi untuk mencapai titik terang atas kasus penemuan jasad Bu ini jadi semua pihak tuh sudah setuju termasuk juga pihak apoteknya setuju untuk menutup sementara Apotek KF yang berada di Jalan Pangeran Hidayatullah sampai kasus ini berhasil terungkap sementara pihak Apotek KF mengatakan kalau mereka sudah memberikan semua keterangan dan semua bukti termasuk juga rekaman CCTV kepada pihak kepolisian jadi enggak ada yang ditutup-tutupi lagi menurut pihak apotekf lalu kepala apotekaf yang bernama Reza itu ditanyakan oleh wartawan mengenai apa pergantian manajemen itu terjadi setelah kasus penemuan jasad buberta ini mencuat dan Reza menjawab kalau pergantian tersebut bukan terjadi setelah Kejadian ini tetapi melainkan justru sudah dilakukan sebelum kasus penemuan jasad buberta itu sudah ada SK atau surat keputusannya soal pergantian manajemen dan dia mengatakan di apotek KF itu memiliki sistem pergantian atau rolling Setiap awal tahun sehingga pergantian manajemen ini tidak disetting untuk menutup-nutupi kasus tersebut dan menurut dia memang kebetulan barengan jadwalnya Reza selaku kepala apoteker di sana mengatakan pimpinan lama mereka yaitu Budi Itu siap untuk dipanggil kembali kapanpun ke Samarinda kalau memang dibutuhkan keterangan dari dia nah bahkan kata si Reza Ini Budi tersebut sudah seharusnya pindah bahkan sejak tanggal 1 Maret tahun 2024 ke pulau Jawa tepatnya di Karawang tetapi di saat itu Budi justru menunggu sampai hasil utopsi keluar sehingga di saat itu Budi ini terus-menerus mengundur keberangkatannya ke Karawang Budi Baru akhirnya pindah ke Karawang di tanggal 5 Maret tahun 2024 nah Reza menegaskan kalau Budi tidak akan melarikan diri dia akan siap Dipanggil lagi kapanp jika dibutuhkan wartawan juga menanyakan Reza ini mengenai Apakah apotekaf pernah mendatangkan teknisi perbaikan CCTV yang mana tujuannya untuk menghapus data CCTV gitu yaendkanctjadian Seti itu kami tidak pernah mendatangkan CCTV sama sekali Nah Reza ini bilang itu gak pernah terjadi gak ada sama sekali teknisi yang datang ke sana dan kemudian Reza ini juga menyampaikan kalau pihaknya baru mengetahui ada jasad di dalam gudang tempat dia bekerja itu di tanggal 18 Februari tahun 2024 dan gudang tersebut sebenarnya sudah tidak dipakai lagi yang mana dulunya gudang itu merupakan gudang arsip namun sekarang sudah tidak dipakai karena ukuran dari gudang tersebut sangat kecil terus yang membingungkan juga namanya gudang sudah tidak terpakai dan itu dulu bekas arsip gitu ya Kok bisa ada buberta masuk ke dalam Bukankah gudang itu seharusnya terkunci kalau memang itu enggak terpakai lagi tuh pertanyaannya jadi semacam ya yang mencurigakannya adalah antara buberta ini sengaja masuk ke situ atau justru sengaja dimasukkan oleh seseorang gitu itu yang jadi pertanyaan Sampai detik ini dan sampai saat ini kasus ini masih dalam masa penyelidikan polisi dan pihak keluarga masih menunggu mengenai pengembangan dari penyelidikan tersebut Nah jadi buat kita semua Mari sama-sama kita viralkan kasus ini supaya keluarga korban mendapatkan keadilan dan mendapatkan titik terang setta terang-terangnya atas kasus ini ya kenapa harus viral karena supaya lebih cepat ditangani seperti yang sering gua bilang di negara kita no viral no Justice jadi harus viral dulu biar mendapatkan keadilan Terima kasih teman-teman udah ngikutin kasus ini semoga nanti ada perkembangan kasus kita bakal bahas selanjutnya jika sudah ada titik terangnya dan kalau kalian Setuju kita akan bahas titik terangnya di part 2 silakan tinggalkan komentar di bawah