Transcript
PfoZ_IeGT54 • PENEMUAN JASAD DI GUDANG APOTEK KIM*A F*RMA SAMARINDA | Bertha Mini Jama
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1075_PfoZ_IeGT54.txt
Kind: captions
Language: id
dahi ini mencium semacam ada bau bangkai
di saat itu dia berpikir apa ini bangkai
tikus gitu ya Dan dia sebagai petugas
kebersihan mencari sumber bau bangkai
tersebut karena dia penasaran dan dia
mencoba mengikuti sumber bau itu yang
ternyata bau itu berasal dari gudang
belakang Apotek KF dan dia di saat itu
ingin mencoba membuka pintu gudang
tetapi pintunya terasa berat seperti ada
sesuatu yang mengganjal di balik pintu
tersebut langsung dari ini mengintip
dari jendela untuk melihat apa yang
sebenarnya mengganjal pintu ini kuncinya
udah dibuka Dan biasanya tinggal
didorong aja pasti kebuka di saat itu
ketika Dia mengintip seketika Dia sangat
terkejut yo geng tekan tombol subscribe
geng e Yo what's good Welcome back to
kamar
[Musik]
Jerry
geng geng Oke beberapa hari ini sempat
viral sebuah berita yang menggemparkan
terjadi di Samarinda Kalimantan Timur
yang mana pada awalnya nih ya gua
ngirain ini ada apa ya Kok banyak orang
demo di depan sebuah Apotek ternama
berinisial KF yang gua tahu Apotek ini
kan Apotek besar cabangnya di seluruh
Indonesia dan bahkan gua sendiri adalah
customernya nah tetapi di sini gua
ingatkan kepada teman-teman ya ini tidak
merujuk kepada semua Apotek KF di
Indonesia ini ini hanya sebuah fenomena
yang terjadi di satu cabangnya aja jadi
enggak menganggap semua Apotek KF di
Indonesia ini sama seperti Apotek KF
yang ada di Samarinda ini ya karena ini
kejadiannya benar-benar menggemparkan
dan menurut gua ya cukup menyayat hati
gitu awalnya gua kira demo warga di
depan Apotek KF yang ada di Samarinda
itu karena demo untuk meminta lahan
parkir atau pekerjaan gitu ya ternyata
bukan mereka menuntut pertanggungjawaban
dari Apotek KF tersebut untuk membuka
dengan jelas sebuah kasus penemuan jasad
yang mana jasad itu adalah jasad seorang
perempuan yang kabarnya adalah seorang
guru yang merupakan anggota keluarga
dari para pendemo karena sejauh ini
keluarganya Itu sudah dengan cara
kekeluargaan meminta pertanggungjawaban
apotkf tetapi anggota keluarga merasa
tidak puas karena menganggap Apotek KF
Samarinda ini semacam menutup-nutupi
Kejadian ini semacam tidak mau
bertanggung jawab dan seolah-olah
menghindar Nah untuk zaman sekarang hal
kayak gitu enggak bisa dilakukan geng
karena Kenapa setiap tindakan kejahatan
jalan terakhir yang bisa ditempuh untuk
mengungkap semuanya adalah memviralkan
karena Ya seperti yang kita tahu No
viral no Justice jadi gua juga membuat
konten ini dengan tujuan ingin
memviralkan hal ini agar keluarga korban
juga mendapatkan keadilan seadil-adilnya
dan permasalahan ini segera terbongkar
dengan seterang-terangnya nah di dalam
kasus ini nanti bakal banyak banget
kejanggalan-kejanggalan yang terjadi
geng dan kejanggalannya itu bikin geram
gitu loh bikin kayak kita Wah kok bisa
kayak gini gitu sekarang kita bakal
bahas nih secara lengkap kasus penemuan
jasad di gudang Apotek KF atau Apotek
yang berinisial KF yang ada di Samarinda
ini langsung aja kita bahas secara
lengkap di Permisi peristiwa misteri
dari berbagai
[Musik]
sisi
[Musik]
kita langsung masuk ke dalam kronologi
[Musik]
kejadiannya jadi yang diketahui jasad
yang ditemukan di dalam gudang Apotek
berinisial KF yang ada di Samarinda ini
bernama Berta Mini jama yang lahir pada
tahun 1968 jadi artinya beliau ini
meninggal pada umur 56 tahun buberta ini
merupakan Warga dari Kelurahan Handi
Bakti Samarinda Kalimantan Timur tapi
kabarnya buberta Ini bukan asli warga
Samarinda Dia berasal dari maroson kura
Tan Toraja nah dia itu orang Rantau
buberta ini adalah seorang aparatur
sipil negara atau ASN di Kementerian
agama Samarinda dan sehari-hari bekerja
sebagai seorang guru SD di samarindaset
Sumpah gua sedih banget sih Soalnya mama
gue juga guru SD geng oke nah kasus ini
berawal pada tanggal 31 Januari tahun
2024 geng jadi di saat itu buberta ini
bersama suaminya sedang kontrol atau
datang berobat ke rumah sakit jiwa
daerah atau rsjd Atma Husada yang berada
di Samarinda tidak disebutkan dengan
jelas Apa penyakit yang sedang diperiksa
atau apa keluhan dari buberta ini datang
ke rumah sakit tersebut tetapi yang
jelas setelah diperiksa oleh dokter di
rumah sakit atmaahusada tersebut buberta
ini beserta dengan suaminya pergi datang
ke bagian farmasi untuk menunggu obat
yang sudah diresepkan oleh dokter Nah
ketika dia sedang menunggu obat di ruang
tunggu tiba-tiba buberta ini berkata
kepada suaminya Kalau dia haus dan dia
meminta suaminya untuk membelikan air
minum di saat itu sebelum suaminya pergi
untuk membelikan dia air minum suaminya
ini berpesan kepada buberta agar
menunggu di sini aja ya jangan ke mana
mana dan Bu Berta di saat itu mengangguk
dia mengatakan Iya lalu suaminya pun
langsung pergi meninggalkan Bu Berta di
sana dan dia keluar untuk beli air minum
dia beli air minum itu enggak lama geng
Katanya sih sekitar ya 7 sampai 10
menitan lah akhirnya Setelah dia beli
air minum dia balik tuh dia balik ke
dalam rumah sakit pas dia masuk ke dalam
dia tuh udah deg-degan aja sebenarnya
dia tuh udah feeling gitu udah takut aja
ninggalin istrinya ini kalau ditinggalin
istrinya tiba-tiba cabut gitu tapi entah
kenapa dia udah punya feeling kayak gitu
ya dia tetap mau membelikan air minum
karena kan kasihan lihat istrinya haus
dan ketika dia masuk kembali ke dalam
ruang tunggu ternyata benar aja istrinya
enggak ada di sana jadilah suaminya di
saat itu panik nah suaminya ini berpikir
apa mungkin buberta ini sedang
jalan-jalan di sekitar atau mungkin ke
toilet gitu ya karena kan jarak waktunya
enggak terlalu lama 7 sampai 10 menit
dan itu bisa dipastikan kalaupun buberta
ini keluar dari ruang tunggu itu enggak
akan jauh dari sana Nah tapi yang jadi
permasalahannya rumah sakit kan enggak
kecil jadilah di saat itu suaminya
berkeliling rumah sakit mencari buberta
Tapi sayangnya Tidak ada hasil buberta
tidak diketahui
keberadaannya di tengah-tengah kepanikan
suaminya ini suaminya itu terus
berkeliling tuh geng berkeliling nyari
buberta sampai jarak beberapa meter dan
kilometer tapi Bu Berta juga tidak
ditemukan tanpa disadari oleh suaminya
dia sampai udah Seharian mencari Bu
Berta di sekeliling rumah sakit tapi
enggak ada sama sekali di saat itu dia
memilih untuk beristirahat sejenak dan
berpikir dengan Jer nih kira-kira ke
mana Bu Berta pergi dan satu hari pun
berlalu satu hari sejak Bu Berta hilang
barulah suaminya ini menginfokan hal
tersebut kepada pihak keluarga nah
suaminya itu baru mengabarkan pihak
keluarga kalau buberta hilang dan
kronologi hilangnya itu di rumah sakit
akhirnya anggota keluarga turut membantu
suaminya untuk menemukan buberta
lagi-lagi hasilnya sama saja buberta
tetap tidak bisa ditemukan meskipun
sudah meminta bantuan dari pihak
keluarga seluruh keluarga sudah berusaha
mencari buberta keluarga juga sudah
menanyakan kepada pihak rumah sakit dan
juga orang-orang di sekitar rumah sakit
tidak ada yang mengetahui keberadaan
buberta dia dinyatakan hilang sejak
tanggal 31 Januari tahun 2024
[Musik]
itu lalu keesokan harinya Ya sudah
Berganti Hari sudah 2 hari kemudian
yaitu tanggal 2 Februari tahun 2024
pihak keluarga Meminta agar suami
buberta melaporkan hal ini ke Polsek
Palaran dan setelah menerima laporan
tersebut dan kebetulan hari hilangnya
sudah melewati sat 1 kali 24 jam pihak
kepolisian langsung menurunkan unit
mereka untuk melakukan pencarian di saat
itu polisi berusaha melacak keberadaan
buberta ini dari GPS yang ada di
handphone-nya buberta dan polisi
mendapatkan informasi berdasarkan dari
titik koordinat atau GPS dari HP buberta
kalau dia mengarah ke sebuah Jalan yaitu
jalan Amin syukur yang mana jalan
tersebut adalah jalan yang dilalui dari
rumah sakit jiwa tadi menuju ke Apotek
yang berinisial KF menurut informasi
yang gua dapatkan nih geng ya suami
buberta ini bekerja sebagai security di
sebuah match milik klub bola Borneo FC
yang juga berlokasi di jalan yang sama
yaitu Jalan Aminah Syukur tadi berbekal
informasi pihak kepolisian tadi dari
titik koordinat yang didapatkan dari
sinyal handphone buberta akhirnya pihak
keluarga dengan suami buberta mencoba
mencari buberta di setiap lokasi yang
ada di jalan tersebut mereka memeriksa
satu demi satu titik yang ada di sana
dan bahkan pencarian itu berlangsung
selama 4 hari jadi dari tanggal 2 sampai
tanggal 6 geng namun saya nya keberadaan
buberta juga tidak bisa
ditemukan karena masih saja tidak
membuahkan hasil lalu pada tanggal 5
Februari tahun 2024 pihak keluarga mulai
mendatangi rumah sakit jiwa daerah
atmahusada dengan maksud ingin meminta
izin pihak rumah sakit memeriksa CCTV
agar bisa melacak Ke manakah buberta
pergi ketika suaminya membeli minum dan
di hari yang sama pihak Polsek Palaran
mengarahkan pihak keluarga untuk segera
melemparkan laporan ke Polsek Samarinda
kot karena buberta menghilang di wilayah
administrasi dari polsek Samarinda kota
supaya hal ini segera Bisa diurus
secepatnya Nah karena kan untuk membuka
CCTV rumah sakit juga harus ada surat
laporan dan perintah dari kepolisian
supaya CCTV itu bisa dibuka 2 hari
kemudian tepat di tanggal 7 Februari
tahun 2024 Polsek Samarinda kota meminta
keterangan mengenai kronologi
menghilangnya buberta ini di tanggal 31
Januari 2024 sebagai informasi awal
untuk melakukan penyelidikan karena kan
laporannya baru aja dilempar ke Polsek
Samarinda nih jadi Polsek Samarinda
mengurut dari awal lagi ini gimana sih
Awalnya gitu Nah akhirnya keluarganya
menceritakan suaminya menceritakan
secara lengkap detail kronologi dari
awalnya setelah mendengarkan keterangan
itu pihak kepolisian akhirnya menerima
laporan dan laporan itu langsung diurus
dan semenjak laporan itu masuk ke pihak
kepolisian permasalahan ini mulai
meredam dan tidak terdengar lagi
perkembangan kasusnya Seperti apa sampai
akhirnya di tanggal 12 Februari tahun
2024 pihak keluarga menanya nanyakan
lagi kepada pihak kepolisian apakah
sudah ada titik terang atau menemukan
petunjuk mengenai keberadaan buberta ini
nah namun di saat itu pihak kepolisian
mengatakan kalau sampai saat tanggal
tersebut mereka belum menemukan
keberadaan buberta dan masih berupaya
untuk mencari masih berusaha untuk
mendeteksi ke mana buberta pergi pihak
keluarga terus menunggu kabar dari pihak
kepolisian lalu beberapa hari pun
berlalu geng enggak ada berita keluarga
hanya bisa menangis menunggu kepastian
ke mana Bu Berta pergi dan tiba-tiba nih
di tanggal 18 Februari tahun 2024
Tepatnya pukul 12.15 ya masih siang gitu
ya Ada seorang petugas kebersihan yang
bekerja di apotek berinisial KF yang
berada di Jalan Pangeran Hidayatullah
bernama Dahri kebetulan dia sedang
membersihkan lantai sambil ngepel di
saat itu Awalnya dia tidak merasa ada
yang aneh namun semakin lama Dahri ini
mencium semacam ada bau bangkai di saat
itu dia berpikir apa ini bangkai tikus
gitu ya Dan dia sebagai petugas
kebersihan mencari sumber bau bangkai
tersebut karena dia penasaran dan dia
mencoba mengikuti sumber bau itu yang
ternyata bau itu berasal dari gudang
belakang Apotek KF dan dia di saat itu
ingin mencoba membuka pintu gudang
tetapi pintunya terasa berat seperti ada
sesuatu yang mengganjal di balik pintu
tersebut langsung dari ini mengintip
dari jendela untuk melihat apa yang
sebenarnya mengganjal pintu ini kuncinya
udah dibuka Dan biasanya tinggal
didorong aja pasti kebuka di saat itu
ketika Dia mengintip seketika Dia sangat
terkejut melihat sebuah penampakan yang
mengerikan yaitu sesosok jasad yang
sudah dalam keadaan rusak dengan memakai
baju bercorak coklat putih dan celana
hitam panjang atas penemuannya tersebut
dia saking kagetnya dia lari
terbirit-birit sambil teriak minta
tolong dan melaporkan kejadian itu
kepada atasannya yaitu pemimpin di
apotek KF
tersebut atasannya yang menerima laporan
ini merasa kaget juga di saat itu dia
kebingungan Kok bisa ada jasad orang di
dalam gudang Apotek KF Nah dia langsung
melaporkan ke adian ini kepada pihak
kepolisian lalu pihak kepolisian
langsung datang menuju ke lokasi untuk
Menindaklanjuti laporan tersebut ketika
pihak kepolisian sampai di lokasi pihak
kepolisian langsung melakukan
identifikasi dan mengevakuasi jasa
tersebut ketika dicek kok ciri-cirinya
mirip seperti orang yang hilang Beberapa
hari lalu yang sedang heboh di Samarinda
yaitu buberta ciri-cirinya sama persis
walaupun jasadnya sudah rusak tetapi
bajunya baju yang dipakai terakhir kali
oleh buberta sebelum hilang itu adalah
baju yang dipakai oleh jasad tersebut
dan oleh karena itu pihak Kepolisian
langsung menghubungi pihak keluarga
buberta dan mengatakan kalau ada jasad
yang ditemukan di gudang Apotek KF dan
ciri-cirinya sesuai dengan pakaian yang
terakhir kali digunakan oleh buberta
sebelum dia
hilang dan setelah menerima laporan
tersebut pihak keluarga pun langsung
menuju ke rumah sakit karena jasad
buberta sudah dievakuasi oleh pihak
kepolisian untuk penyelidikan lebih
lanjut Nah setelah itu tidak ada
informasi atau keterangan dari media
manapun mengenai langkah selanjut
selanjutnya yang dilakukan oleh pihak
keluarga jadi yang jelas setelah
berhasil menemukan jasad tersebut pihak
keluarga yang berduka memilih untuk
menangani jasad buberta terlebih
dahulu Nah sekarang kita masuk ke dalam
beberapa petunjuk dan kejanggalan
mengenai penemuan jasad dari buberta
ini jadi geng menurut keterangan pihak
kepolisian buberta ini sudah meninggal
selama 4 hari sebelum ditemukan Nah itu
dari hasil otopsinya lalu itu artinya
selama 14 Hari itu berarti dia masih
hidup jadi ketika keluarganya mencari
keberadaan dia Itu dia masih hidup di
dalam gudang tersebut Kenapa bisa 14
Hari karena dihitung dari tanggal 31
Januari jadi dari hasil pemeriksaan
forensik itu dikatakan jasad ini baru
saja meninggal 4 hari yang lalu jadi
sisanya dia masih hidup pihak keluarga
merasa ada sesuatu yang janggal dengan
apotek KF tersebut tempat di mana
buberta ini ditemukan Keluarga
bertanya-tanya Masa tidak ada satu orang
pun di apotek KF itu yang mengetahui
kalau ada jasad atau orang di dalam
gudang mereka sendiri apakah sejarang
itu mereka memeriksa gudang tersebut
yang mana biasanya kan Ya namanya juga
Apotek pasti secara berkala ada
pengecekan di setiap bagian ruangan yang
ada di bangunan Apotek apalagi mereka
punya petugas kebersihan dari informasi
yang gua dapatkan ya ini berasal dari
artikel berita kilat.com ada salah satu
akun di X dengan username orach Bella
yang memberikan alasan mengapa staf dari
Apotek KF tidak mengecek ke dalam gudang
tersebut menurut dia gudang di mana Di
ditemukan jasad buberta ini bukanlah
gudang obat yang setiap hari dicek
katanya gudang tersebut hanyalah gudang
berkas jadi berkas-berkas Dokumen itu
ditaruh di sana Jadi jarang sekali
diperiksa jarang sekali dicek apalagi
dibersihkan dan gudang tersebut memang
jarang sekali ada yang masuk termasuk
juga petugas kebersihan jadi gudang itu
baru digunakan atau baru ada orang masuk
kalau sedang mencari dokumen-dokumen
penting atau dokumen-dokumen lama nah
hal ini juga yang menjawab Kenapa yang
menemukan jasad buberta ini adalah Dahri
yang bekerja sebagai petugas keb ihan
bukannya staf dari apotekaf itu juga
dahi menemukan jasad buberta bukan
karena dia mau bersih-bersih tetapi
karena mencium bau yang tidak sedap Nah
itu keterangan dari akun X yang bernama
orach Bella tadi Nah sementara itu ada
juga keterangan langsung dari pihak staf
Apotek KF dikatakan kalau buberta datang
sendiri ke Apotek tersebut dan buberta
datang menggunakan helm katanya saat
buberta datang ke Apotek KF Bu Berta ini
sempat berbicara dengan staf Apotek
tersebut dia bilang Kalau Bu Berta ingin
menumpang toilet yang kebetulan toilet
di apotek KF itu terletak di bagian
belakang Apotek sekaligus di sana ada
tempat pembuangan sampahnya staf Apotek
KF ini mengaku tidak memperhatikan
buberta ini Apakah dia sudah keluar dari
toilet atau belum Karena posisinya di
saat itu Apotek sedang ramai dengan
pasien dengan customer yang ingin
membeli obat Nah jadi bisa dikatakan
enggak ada yang tahu enggak ada yang
sadar enggak ada yang memperhatikan
kalau buberta ke toilet sudah keluar
atau belum jadi mereka cuek-cuek aja di
saat itu nah yang jadi pertanyaan gua
apakah mungkin buberta ini nyasar kali
ya jadi Di saat dia lagi nyari toilet
dia malah masuk ke dalam gudang mungkin
gimana tuh geng Menurut kalian nih baru
opini pribadi gua doang
nih nah mengapa ini menjadi opini gua
nih ya kita bisa lihat ya Bu Berta ini
kan dibawa berobat oleh suaminya itu ke
rsjd alias Rumah Sakit Jiwa daerah
Berarti ada kemungkinan nih koreksi gua
kalau salah ada kemungkinan Bu Berta ini
berobat atau memeriksakan kesehatannya
mengenai kondisi mental yang tidak
stabil gitu sehingga Ada kemungkinan
besar ketika dia datang ke Apotek KF
tersebut mencari toilet dan dia sampai
nyasar nih menurut opini gua itu
menyulitkan dia untuk bisa berpikir
jernih dalam kondisi seperti itu
akhirnya dia tidak bisa membedakan mana
pintu gudang mana pintu toilet dan dia
terjebak di gudang apakah mungkin kayak
gitu kali ya Ya enggak tahu juga ini
baru asumsi doang nah menurut informasi
yang gua dapatkan lagi nih geng ternyata
pihak keluarga pernah mendatangi kantor
Polsek Samarinda kota pada tanggal 20
Februari tahun 2024 untuk menanyakan
bagaimana kabar perkembangan dari hasil
penyelidikan pihak kepolisian lalu
Berdasarkan informasi dari artikel
berita Tribun Manado salah satu pihak
keluarga yang bernama Marta pari itu
mengatakan kalau pihak keluarga buberta
sebenarnya menaruh kecurigaan pada suami
buberta jadi suaminya pada awalnya
dicurigai oleh pihak keluarga dikatakan
oleh anggota keluarga yang bernama
Martha Pare kalau suami dari buberta ini
sering melakukan kekerasan fisik alias
KDRT terhadap buberta jadi buberta ini
adalah ya korban KDRT menurut
keluarganya lalu tidak hanya itu menurut
pihak keluarga juga saat buberta ini
Menghilang suaminya itu bersikap seperti
tidak panik nah ini keluarganya juga
mengatakan kayak suaminya tuh kayak
enggak merasa ada kehilangan apapun
padahal yang hilang itu kan istrinya
meskipun di banyak pemberitaan itu
mengatakan kalau suaminya ini berusaha
mencari keberadaan puberta seharian
penuh nah tetapi dari sumber artikel
berita Tribun Manado salah satu anggota
keluarga yang bernama Martha Pare men
curigai kalau suaminya ini sebenarnya
seperti orang yang tidak panik dan agak
mencurigakan lalu di sisi lain nih geng
ya pihak keluarga itu memutuskan untuk
meminta agar jenazah buberta ini
diutopsi untuk mengetahui penyebab pasti
dari meninggalnya itu apakah ada unsur
kekerasan atau tidak karena kalau
dibilang dia 14 hari sebelumnya sempat
hidup terus 4 hari sebelumnya dia baru
meninggal berarti kan selama dia hilang
itu dia m lewati beberapa proses Di saat
dia hidup ya bisa jadi mungkin di saat
itu dia mengalami penganiayaan atau
justru dia ini dikurung tapi tidak
diberikan makan Nah makanya pihak
keluarga Meminta untuk proses autopsi
lebih mendalam proses autopsi tersebut
membutuhkan waktu selama 14 Hari dan
pada tanggal 6 Maret tahun 2024 hasil
otopsinya pun keluar geng namun hasil
otopsi tersebut tidak diserahkan kepada
pihak keluarga dan hanya dibacakan
kepada polisi menurut kuasa hukum
keluarga puberta yang bernama tinoa Ampu
Lembang dari hasil otopsi tidak
ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan
pada tubuh buberta dan buberta ini
dinyatakan meninggal karena
lemas nah lalu pihak kepolisian mencoba
untuk mencari beberapa CCTV yang mungkin
bisa membantu dalam mengungkap kasus ini
jadi di sekitar Jalan yang dilalui
buberta mulai dari rumah sakit jiwa ke
Apotek KF itu kan pasti ada CCTV baik
dari jalanan maupun rumah warga Nah
semuanya dikumpulkan oleh pihak
kepolisian dan di situlah terlihat di
tanggal tersebut ternyata buberta
terlihat mondar-mandir sendiri di Jalan
Pangeran Hidayatullah pada tanggal 31
Januari tahun 2024 sekitar jam 11.00
siang kemudian di Sore harinya buberta
ini terlihat masuk ke dalam Apotek KF
yang ada di Samarinda dan setelah itu
tidak diketahui lagi apa yang dilakukan
oleh buberta di dalam Apotek tersebut
nah lalu singkat ceritanya nih geng
setelah dilakukan utopsi dan hasil
utopsi sudah diketahui dan pihak
keluarga mendapatkan informasi bahwa
buberta tidak mengalami kekerasan apapun
dan pembuktian soal KDRT yang
diungkapkan oleh keluarganya tertuduh
kepada sang suami itu juga enggak
terbukti akhirnya jenazah buberta itu
dimakamkan di komplek pemakaman Kristen
mangkupalas Samarinda seperti yang gua
katakan sebelumnya di CCTV setelah
buberta masuk ke dalam Apotek KF CCTV di
dalam Apotek KF itu ternyata tidak bisa
diakses tidak bisa dilihat karena
menurut artikel beritakilat.com
dikatakan pihak keluarga tidak bisa
mengakses CCTV Apotek tersebut dengan
alasan CCTV sedang rusak padahal
dikatakan di dalam Apotek tersebut
memiliki lebih daripada satu CCTV bahkan
dikatakan ada 12 titik CCTV masa iya
semuanya rusak jadi aneh banget bisa
rusak bersamaan seperti itu ya Bisa aja
sih kalau yang rusak itu di vr-nya alat
perekamnya kalau CCTV kameranya yang
rusak secara bersamaan itu Terdengar
agak sedikit aneh memang nah walaupun
pihak Apotek tersebut menyatakan kalau
cctv-nya rusak CCTV tersebut tetap
dibawa oleh pihak kepolisian untuk di
periksa karena kan polisi punya alatnya
sendiri untuk mengecek Apakah CCTV itu
sudah diganti sudah dihapus nah di pihak
kepolisian itu bisa direcovery dan
Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV dari
Kimia Farma ternyata hanya merekam
sampai 12 hari jadi dibilang rusak
sebenarnya enggak rusak tetap merekam
tapi merekamnya hanya sampai 12 hari
sehingga saat buberta masuk ke dalam
Apotek itu tidak terekam oleh CCTV
tersebut entah itu benar-benar tidak
terekam atau justru sudah dihapus atau
justru rekamannya itu udah limit kan
biasanya tuh CCTV akan auto delete gitu
ya auto menghapus itu sekitar 6 hari
sampai dengan 14 Hari ya kan 1 minggu
atau 2 mingguan gitu dia akan terhapus
sendiri dan akan diisi oleh file-file
lain nah biasanya kayak gitu cara kerja
CCTV nah terus geng menurut keterangan
dari pihak kepolisian melalui Kompol
trisatria Firdaus selaku Kapolsek
Samarinda kota CCTV yang terpasang di
apotek itu menggunakan sistem
penghapusan secara berkala yang gua
bilang tadi dan karena hal itu pihak
kepolisian membutuhkan pendalaman
kembali dengan melakukan pengujian di
laboratorium forensik Surabaya untuk
mengetahui apakah rekaman yang hilang
itu benar-benar terhapus oleh sistem
atau memang sengaja dihapus Nah itu bisa
dicek Dan di saat itu pihak kepolisian
juga sudah meminta keterangan dari enam
saksi yaitu pihak staf apotek dan juga
keterangan dari pihak keluarga puberta
dan dari semua keterangan yang diberikan
baik dari pihak apotek dan juga keluarga
tidak ditemukan adanya tindak pidana
yang curigakan lalu selain CCTV yang
dinilai janggal setelah penemuan jasad
buberta ini terungkap tiba-tiba saja
Apotek KF tersebut melakukan sesuatu
yang menjadi tanda tanya banyak orang
yaitu pimpinan dari Apotek KF yang
berada di Jalan Pangeran Hidayatullah
Samarinda itu diganti Kok bisa kasus
lagi berjalan tiba-tiba ganti pimpinan
Ada apa menurut informasi yang gua dapat
pimpinan sebelumnya Ketika jasad buberta
belum ditemukan itu bernama Budi tetapi
saat ini setelah jasad buberta ditemukan
kan pimpinannya diganti dengan seseorang
yang bernama Ilham namun menurut
keterangan dari pihak Apotek dikatakan
pimpinan yang bernama Budi sudah pindah
bertugas ke pulau Jawa sehingga semua
tanggung jawab itu diserahkan kepada
Ilham termasuk dengan kasus penemuan
jasad buberta di gudang mereka ini nah
sementara itu pimpinan baru yang bernama
Ilham ini ketika ditanya ya dia enggak
tahu apa-apa orang dia baru masuk gitu
kan Nah lalu pihak keluarga merasa
curiga Kenapa pergantian pimpinan Apotek
tersebut terjadi setelah buberta ini
ditemu di gudang mereka Kenapa enggak
dari jauh-jauh hari apakah ini secara
kebetulan atau memang ada unsur
kesengajaan jadi di saat itu pihak
keluarga mencurigai kalau pihak Apotek
itu sengaja mencoba untuk menghilangkan
barang bukti serta saksi ini gimana nih
geng Menurut kalian nih janggal enggak
sih ada pergantian pimpinan di saat ada
kasus seheboh ini Coba deh menurut opini
kalian tinggalkan komentar di bawah nih
geng sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan kelarga dari korban atau
keluarga dari buberta itu melakukan aksi
demo atau unjuk
rasa Karena pihak keluarga merasa tidak
puas dengan bukti yang sudah diserahkan
oleh pihak apotek dan juga merasa kalau
Apotek tersebut ada unsur untuk
menutup-nutupi kebenaran dari kasus ini
akhirnya pihak keluarga memilih untuk
berdemo atau melakukan unjuk rasa di
depan Apotek tersebut pada hari Jumat
tanggal 15 Maret tahun 2024 sampai
dengan hari Sabtu tanggal 16 Maret tahun
2024 bahkan di saat itu engak cuma pihak
keluarganya aja yang melakukan demo atau
unjuk rasa itu bahkan ada sekelompok
warga yang mengatasnakan kalau mereka
itu adalah warga Toraja mereka kompak
mengenakan baju berwarna hitam yang
melambangkan kedukaan mereka datang di
sana dan mereka menuntut Apotek KF untuk
memperlihatkan bukti rekaman CCTV yang
diduga Telah dihapus oleh mereka sebelum
diserahkan kepada pihak kepolisian
antara dihapus atau justru disimpan yang
versi aslinya Selain itu keluarga korban
juga menyegel Apotek KF tersebut dan
menurut pernyataan dari pihak keluarga
yang bernama Markus paranoan penyegelan
Apotek KF ini akan dilakukan sampai
kasus ini menemukan titik terang yang
mana pihak keluarga mendapatkan
bukti-bukti dari pihak Apotek KF dan
juga pihak kepolisian dan penyegalan ini
sudah disetujui oleh Polres sehingga
Apotek tersebut bakal tutup untuk
sementara sampai tanggal yang belum
ditentukan kemudian di samping itu pihak
dari perwakilan keluarga beserta
kepolisian serta pihak apotekf itu
melakukan mediasi untuk mencapai titik
terang atas kasus penemuan jasad Bu ini
jadi semua pihak tuh sudah setuju
termasuk juga pihak apoteknya setuju
untuk menutup sementara Apotek KF yang
berada di Jalan Pangeran Hidayatullah
sampai kasus ini berhasil terungkap
sementara pihak Apotek KF mengatakan
kalau mereka sudah memberikan semua
keterangan dan semua bukti termasuk juga
rekaman CCTV kepada pihak kepolisian
jadi enggak ada yang ditutup-tutupi lagi
menurut pihak
apotekf lalu kepala apotekaf yang
bernama Reza itu ditanyakan oleh
wartawan mengenai apa pergantian
manajemen itu terjadi setelah kasus
penemuan jasad buberta ini mencuat dan
Reza menjawab kalau pergantian tersebut
bukan terjadi setelah Kejadian ini
tetapi melainkan justru sudah dilakukan
sebelum kasus penemuan jasad buberta itu
sudah ada SK atau surat keputusannya
soal pergantian manajemen dan dia
mengatakan di apotek KF itu memiliki
sistem pergantian atau rolling Setiap
awal tahun sehingga pergantian manajemen
ini tidak disetting untuk menutup-nutupi
kasus tersebut dan menurut dia memang
kebetulan barengan jadwalnya Reza selaku
kepala apoteker di sana mengatakan
pimpinan lama mereka yaitu Budi Itu siap
untuk dipanggil kembali kapanpun ke
Samarinda kalau memang dibutuhkan
keterangan dari dia nah bahkan kata si
Reza Ini Budi tersebut sudah seharusnya
pindah bahkan sejak tanggal 1 Maret
tahun 2024 ke pulau Jawa tepatnya di
Karawang tetapi di saat itu Budi justru
menunggu sampai hasil utopsi keluar
sehingga di saat itu Budi ini
terus-menerus mengundur keberangkatannya
ke Karawang Budi Baru akhirnya pindah ke
Karawang di tanggal 5 Maret tahun 2024
nah Reza menegaskan kalau Budi tidak
akan melarikan diri dia akan siap
Dipanggil lagi kapanp jika dibutuhkan
wartawan juga menanyakan Reza ini
mengenai Apakah apotekaf pernah
mendatangkan teknisi perbaikan CCTV yang
mana tujuannya untuk menghapus data CCTV
gitu
yaendkanctjadian Seti itu kami tidak
pernah mendatangkan CCTV sama
sekali Nah Reza ini bilang itu gak
pernah terjadi gak ada sama sekali
teknisi yang datang ke sana dan kemudian
Reza ini juga menyampaikan kalau
pihaknya baru mengetahui ada jasad di
dalam gudang tempat dia bekerja itu di
tanggal 18 Februari tahun 2024 dan
gudang tersebut sebenarnya sudah tidak
dipakai lagi yang mana dulunya gudang
itu merupakan gudang arsip namun
sekarang sudah tidak dipakai karena
ukuran dari gudang tersebut sangat
kecil terus yang membingungkan juga
namanya gudang sudah tidak terpakai dan
itu dulu bekas arsip gitu ya Kok bisa
ada buberta masuk ke dalam Bukankah
gudang itu seharusnya terkunci kalau
memang itu enggak terpakai lagi tuh
pertanyaannya jadi semacam ya yang
mencurigakannya adalah antara buberta
ini sengaja masuk ke situ atau justru
sengaja dimasukkan oleh seseorang gitu
itu yang jadi pertanyaan Sampai detik
ini dan sampai saat ini kasus ini masih
dalam masa penyelidikan polisi dan pihak
keluarga masih menunggu mengenai
pengembangan dari penyelidikan tersebut
Nah jadi buat kita semua Mari sama-sama
kita viralkan kasus ini supaya keluarga
korban mendapatkan keadilan dan
mendapatkan titik terang setta
terang-terangnya atas kasus ini ya
kenapa harus viral karena supaya lebih
cepat ditangani seperti yang sering gua
bilang di negara kita no viral no
Justice jadi harus viral dulu biar
mendapatkan keadilan Terima kasih
teman-teman udah ngikutin kasus ini
semoga nanti ada perkembangan kasus kita
bakal bahas selanjutnya jika sudah ada
titik terangnya dan kalau kalian Setuju
kita akan bahas titik terangnya di part
2 silakan tinggalkan komentar di bawah