File TXT tidak ditemukan.
Thousands of Indonesian children were adopted illegally by the Dutch and lost their biological fa...
lwnT-B-_0gE • 2024-06-20
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id ada salah satu dokumen yang dia lihat itu adalah akta kelahiran yang diduga palsu dan dikeluarkan oleh konsulat Belanda saat dia diadopsi sehingga nurdofen ini menuduh kalau pihak konsulat tersebut telah melakukan tindakan kolusi yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar Jerry [Musik] geng geng Oke seperti yang kita tahu ya geng di dalam sejarahnya kita itu selalu diceritakan tentang Belanda yang menjajah negara kita Republik Indonesia selama 3 Seteng abad alias 350 tahun Pada saat itu banyak orang-orang Belanda yang datang ke Indonesia dikarenakan mereka memiliki tugas penting untuk membantu perusahaan yang bernama VOC yang mana pada saat itu VOC ini berhasil meng eksploitasi segala hasil bumi yang ada di Indonesia Nah maka dari itu gua pernah bercerita sebenarnya secara background-nya gitu ya bukan negara Belanda yang menjajah kita tetapi lebih tepatnya sebuah perusahaan atau sebuah PT asal Belanda yang bernama VOC itulah yang sebenarnya menjajah kita tetapi belakangan mereka meminta support militer dari pemerintah Belanda Nah akhirnya ya karena mereka itu isinya orang-orang Belanda dianggaplah kita ini jajahan Belanda jadi geng Nah mengenai pembahasan kalau kita itu dijajah oleh VOC gua udah pernah bahas Coba kalian cek aja di video ini Dan Mungkin kalian akan bertanya-tanya gitu ya Apa yang dilakukan oleh orang-orang Belanda di negara kita Selain mengeksploitasi hasil bumi yaitu rempah-rempah yang ada di Indonesia ternyata di samping semua itu mereka juga melakukan eksploitasi terhadap anak-anak Indonesia yang mana mereka secara ilegal melakukan adopsi anak Indonesia di mana dokumen-dokumen yang berisi identitas mereka itu tidak diisi dengan data yang benar dan mereka menjadikan Indonesia sebagai ternak manusia jadi kayak Indonesia ini ibu-ibunya itu dibiarkan untuk e mengandung hamil melahirkan sebanyak-banyaknya terus anak yang dilahirkan itu diambil oleh orang Belanda nah tujuannya untuk Apa tujuannya untuk banyak hal Sebenarnya ada yang sengaja diadopsi untuk sebuah keluarga yang tidak memiliki keturunan ada juga yang diadopsi untuk dibesarkan lalu menjadi seorang budak pekerja dan masih banyak lagi nah yang menyedihkannya adalah anak-anak tersebut identitasnya dipalsukan jadi nama orang tua kandung mereka dihapus mereka tidak boleh lagi mengingat keluarga kandung mereka siapa pokoknya benar-benar itu anak tuh kayak Ya dibikin Hilang aja gitu dan permasalahan ini belakangan menjadi sebuah problem tersendiri bagi anak-anak adopsi tersebut bahkan pemerintah Belanda dituntut untuk bertanggung jawab atas hal ini nah pemerintah Belanda geng belakangan diketahui membuat komite investigasi untuk menyelidiki kasus adopsi ilegal yang pernah dilakukan oleh tentara mereka di zaman penjajahan dulu nah harapannya adalah ya mereka bertanggung jawab atas penyesalan an yang telah dilakukan di masa lalu dan membantu anak-anak ini orang-orang keturunan Indonesia ini yang sudah mulai dewasa mencari orang tua kandung Mereka lagi mencari kampung halaman Mereka lagi di Indonesia tapi semuanya Kayak mustahil gitu karena mereka hanya berbekal informasi palsu berbekal identitas palsu selama mereka diadopsi secara ilegal karena setiap yang sudah diadopsi sudah pasti dibawa ke Belanda mungkin di dalam pemikiran kalian e bakal ngomong kayak gini ya kalau udah di Belanda ngapain kan enak di luar negeri gitu ya Nah jangan salah geng mau bagaimanapun juga yang namanya hubungan batin hubungan darah seorang anak dia Mau tinggal di tempat yang kayak surga sekalipun udah pasti bakal mencari kampung halamannya dan dari mana Dia berasal yang terutama banget yang dia cari adalah keluarga kandungnya gitu Dan inilah yang menjadi permasalahan saat ini yang harus ditanggung oleh pemerintah Belanda dan kasus ini dianggap salah satu skandal terbesar dalam tindakan adopsi anak dan bagaimana kelanjutan mengenai kasus adopsi ilegal ini dan Apa langkah selanjutnya yang dilakukan oleh pemerintah Belanda untuk menolong mereka Langsung aja kita bahas di sisi [Musik] lain oke mungkin kita akan memulai dengan pembahasan mengenai pengalaman-pengalaman dari anak-anak adopsi ilegal yang mulai dewasa nah jumlah mereka ini cukup banyak sekarang di Belanda jumlahnya bisa ribuan makanya pemerintah Belanda tuh dituntut untuk bertanggung jawab dan mereka merespon karena banyak gitu yang menuntut Nah kita akan mulai dari sebuah pengalaman yang dialami oleh Seorang warga Belanda yang bernama Patrick nurdofen nurdofen ini baru mengetahui kalau dia ternyata bukanlah anak kandung dari keluarganya yang merupakan orang Belanda dia baru diberitahu kalau dia itu diadopsi secara ilegal dari Brazil pada tahun 1 980-an ketika dia masih bayi Nah gila ya Enggak cuma Indonesia loh ini ada anak Brazil yang diadopsi oleh orang Belanda semasa mereka menjajah dari sini ada indikasi kemungkinan kalau pemerintah Belanda terlibat di dalam adopsi-adopsi ilegal dari Brazil di antara tahun-tahun tersebut di mana ada orang-orang Belanda yang pergi ke Brazil dan mengambil anak di sana anak-anak Brazil tersebut termasuk dengan nurdofen tadi itu diklaim sebagai anak mereka kemudian dibawa pindah ke Belanda lalu dibesarkan Sesampainya di Belanda anak-anak tersebut didaftarkan ke dalam catatan sipil Belanda sebagai warga negara Belanda yang asli dan ternyata pihak kepolisian Belanda sempat menyelidiki kasus serupa pada awal tahun 1980-an dan dari penyelidikan itu ditemukanlah ada sekitar 42 kasus yang serupa Tetapi entah mengapa ketika fakta ini ditemukan kasus ini malah tidak ditindaklanjuti dan tidak jelas Bagaimana pengusutannya dan si nordoven sendiri berusaha bertahun-tahun untuk mencari tahu identit kedua orang tuanya yang ada di Brazil tetapi upaya tersebut selalu berakhir pada jalan buntu yang membuat dia selalu gagal mendapatkan informasi yang jelas mengenai Siapa orang tua kandungnya dan di mana mereka sekarang dimulai dari tahun 2016 nurdofen ini menyampaikan keinginannya kepada pemerintah Belanda untuk membuka arsib negara mengenai proses pengadopsiannya dia nah dia sudah meminta sebanyak dua kali dan permintaan pertamanya tidak direspon dan baru dikabulkan saat saat dia meminta untuk kedua kalinya sehingga di saat itu dia bisa mendapatkan akses untuk bisa melihat arsip-arsip tersebut dan di dalam arsip itu nurdofen melihat adanya banyak kasus adopsi ilegal yang ternyata melibatkan pejabat-pejabat dari pemerintah Belanda dan kasus ini tidak hanya terjadi di Brazil Nah jadi dia tuh merasa ternyata dia bukan korban satu-satunya dan Brazil bukanlah negara satu-satunya tempat orang-orang Belanda ini melakukan tindakan ilegal itu tetapi juga terjadi di negara-negara lain yang terutama banget nih ya adalah negara neara jajahan Belanda yaitu Indonesia Bangladesh cololombia dan juga Sri Lanka gila gak tuh anak orang main caplok-caplok aja tuh warga belande ada salah satu dokumen yang dia lihat itu adalah akta kelahiran yang diduga palsu dan dikeluarkan oleh konsulat Belanda saat dia diadopsi sehingga nurdoven ini menuduh kalau pihak konsulat tersebut telah melakukan tindakan kolusi dan tidak hanya itu yang menyedihkannya adalah nurdofen ini menyadari bahwa kasus ilegal ini ditutup-tutupi oleh pemerintah Belanda karena pemerintah Belanda tahu ya mereka akan berurusan dengan hukum internasional yang mana mereka bisa disanksi Nah makanya tuntutan nurdofen itu tidak ditanggapi pada awalnya lalu setelah nurdofen ini berhasil mengungkapkan adanya kasus adopsi ilegal ini di Belanda pemerintah Belanda kemudian menangguhkan sementara proses adopsi anak dari luar negeri kemudian memilih untuk mengusut tuntas kasus ini Nah ini gara-gara nurdoven nih pada awalnya Pada saat itu pemerintah Belanda yang merasa bersalah lah ibaratnya ya merasa kecolongan ternyata ada pihak yang tidak bertanggung jawab di internal mereka yang melakukan adopsi ilegal Ini akhirnya pemerintah Belanda berinisiatif membentuk Komite pada awal tahun 2019 yang diketuai oleh mantan pejabat Belanda yang bernama jibbe jstra nah pada awalnya pemerintah Belanda menginginkan proses penyelidikan selesai pada akhir tahun 2020 tetapi ternyata karena banyaknya pelanggaran yang ditemukan sehingga penyelidikan itu diperpanjang sampai bulan Februari tahun 2021 saking Banyaknya tuh pelanggaran-pelanggarannya [Musik] lalu berdasarkan hasil dari investigasi nih geng dikatakan ni ya pada tanggal 8 Februari tahun 2021 mereka menemukan adanya pelanggaran serius di dalam proses adopsi anak-anak dari Indonesia Bangladesh Brazil Kolombia dan Sri Lanka dan itu terjadi selama kurun waktu 30 tahun dari tahun 1967 sampai dengan tahun 1997 Jadi ceritanya itu ya orang-orang Belanda Ini mulai melakukan tindakannya tersebut setelah perang dunia kedua selesai sesai dan kemerdekaan Indonesia itu ya sudah berada di tangan Indonesia Tetapi kan mereka tuh masih mondar-mandir tuh ya di negara kita tuh masih ada perang-perang kecil nah di saat itulah mereka mengadopsi anak-anak Indonesia dan juga anak-anak dari negara-negara lain lalu di dalam komunite tersebut juga menyebutkan kalau sejumlah kasus pejabat kedutaan dan kosulat Belanda terlibat di dalam adopsi ilegal ini di mana ada kecerobohan dalam penulisan dokumen-dokumen adopsi yang dianggap kayak asal-asalan jadi kebayang enggak lu Geng Kayak lu lahir ke dunia harusnya nama ayah lu siapa amin gitu atau apa ee Maskur gitu tapi ditulis asal-asal aja gitu yang penting dokumen lu ada begitulah kurang lebih nah namun hasil yang ditemukan oleh komit tersebut tidak menemukan adanya bukti Korupsi atau penyuapan terhadap para pejabat Belanda yang artinya mereka ini ya Melakukan hal itu memang murni ingin mengambil manusianya doang enggak ada unsur uang di sana joura Ini menduga kalau sistem adopsi yang ilegal ini sampai sekarang masih terjadi sehingga di saat itu komite mendesak pemerintah Belanda untuk menghentikan adopsi anak sementara waktu sampai sistem proses adopsi diperbaiki Jadi intinya tuh gini semua ya sistem adopsi yang legal gitu ya yang diperbolehkan diop dulu aja karena nanti susah ngebedain nih Mana legal mana yang ilegal jadi mending dua-duanya diop dulu sampai sistemnya itu benar-benar diperbaiki dan yang ilegal bisa tersaring gitu geng terlepas dari hasil investigasi komite tersebut nurdoven sebagai salah satu korban anak adopsi ilegal ini memutuskan untuk membuat gugatan hukum kepada orang tu tua angkatnya dengan tuduhan kalau kedua orang tua angkatnya telah merahasiakan informasi yang penting kepada dia sehingga dia kesulitan untuk mencari informasi mengenai orang tua kandungnya kebayang Enggak tuh kayak apa ya Dilema banget enggak sih lu udah digedein gitu ya udah dirawat tapi lu malah nuntut orang tua angkat lo itu ya dengan alasan gua enggak berharap lo rawat lu adopsi Harusnya lu biarin gua ke orang tua kandung gua kurang lebih kayak gitulah lalu orang tua angkat dari nurdofen ini diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar kompensasi kepada nurdofen nah namun nordoven ini tetap tidak mendapatkan informasi mengenai ibu kandungnya sehingga dia tetap berusaha secara mandiri untuk mencari informasi tersebut karena dia memang enggak berharap uang ganti rugi enggak Berharap ada ya kayak semacam drama-drama orang tua kandungnya di penjara enggak tapi dia cuma pengin orang tua kandungnya ini buka mulut ya menjelaskan kronologi sebenarnya dan data diri dia yang sebenarnya tuh Ya dikasih gitu kurang lebih akhirnya nih geng setelah berusaha ya sekuat tenaga nurdofen pun mendapatkan identitas dari ibu kandungnya itu setelah bertahun lamanya dia berjuang Dan di saat itu dia baru tahu ternyata kalau ibu kandungnya sudah meninggal dunia nah namun Meskipun begitu dengan informasi yang dia dapatkan nurdofen ini berhasil mengetahui saudara kandungnya yang akhirnya bisa menghilangkan rasa penasaran dia selama ini mengenai identitas aslinya sebagai seorang anak dari Brazil nah lalu geng karena nurdofen ini sudah menggugat gugatan demi gugatan akhirnya muncul kepada pemerintah Belanda dan kali ini muncullah gugatan dari seseorang yang merupakan perempuan asal Sri Lanka bernama dilani buting di mana ketika dia masih kecil dia ini diadopsi oleh orang Belanda juga ketika itu dia mengajukan gugatan terhadap pemerintah Belanda pada tahun 2018 untuk bertanggung jawab mengenai adopsi ilegal yang terjadi kepada hidupnya dan 2 tahun kemudian yaitu tepatnya tahun 2020 pengadilan memutuskan kalau pemerintah Belanda dan yayasan yang memproses adopsi dilani ini dari Sri l langka menuju ke Belanda itu bernama stitching kind and to coms tidak dapat dimintai pertanggungjawaban di dalam proses adopsinya jadi bisa dikatakan eadilani ini tidak mendapatkan keadilan pada awalnya lalu tidak puas dengan hasil itu si dilani ini kemudian mengajukan banding dan di tanggal 12 Juni Tahun 2022 pengadilan memutuskan untuk membatalkan putusan dari pengadilan sebelumnya Yang Mana tanggung jawab dari pemerintah Belanda dan yayasan tadinya kan dibebaskan Nah sekarang justru kebalikannya mereka dituntut untuk bertanggung jawab karena putusan tersebut Akhirnya dilani bisa memulai prosedur secara perdata untuk bisa menuntut kompensasi biaya yang dia keluarkan dalam upaya untuk mencari orang tua kandungnya nah di dalam kasus ini si Delani ini berbeda nih jalan dan cara dia ketika menuntut kalau nurdofen tadi kan dia enggak peduli duit Nah kalau dilani ini dia justru menuntut uang tapi uang itu juga dia gunakan untuk perjalanan selama dia mencari atau proses dia mencari sang ibu dan ayah yang mana ini mungkin bakal memakan biaya banyak termasuk ketika dia terbang ke Sri Lanka ke kampung halamannya gitu [Musik] geng Nah itu dia geng secara gadis besar yang dilakukan oleh pihak Belanda sekarang kita masuk ke dalam pembahasan yang lebih kerucut lagi yaitu proses adopsi ilegal yang dilakukan oleh pihak Belanda kepada Negara kita anak-anak [Musik] Indonesia di Indonesia cara mengadopsinya ini diketahui cukup tragis gitu ya Yang mana beberapa di antara anak-anak tersebut ya diculik atau sudah berada di dalam sebuah yayasan yang Bahkan tidak diketahui dengan jelas alasan Mengapa anak-anak tersebut berada di Yayasan tersebut Apakah Memang mereka ini dititipkan oleh orang tuanya karena ada faktor ekonomi atau mungkin memang Yayasan tersebut seperti sebuah tempat untuk menampung anak-anak yang diambil secara paksa dari orang tua mereka oleh pihak Belanda oknum-oknum tersebut menjalankan operasi di Panti Asuhan dan Klinik Bersalin yang ada di berbagai daerah termasuk di Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur dan juga Lampung bahkan pernah ada sebuah kasus di mana seorang bidan yang berinisial Sur atau tur itu ditangkap pada awal tahun 1980-an setelah aparat menemukan dia membawa 18 bayi dan 18 bayi itu dia sembunyikan di atas loteng gila gak tuh enggak kepanasan tuh bayi-bayi nah bayi-bayi tersebut sengaja dia persiapkan yang mana rencananya akan diadopsi ke beberapa negara termasuk Belanda yang mana setiap bayi itu ada harganya Nah terkhusus untuk di Belanda itu dia akan dibayar senilai 1000 Gen untuk satu bayi Nah namun sementara untuk orang tua kandung dan dari bayi tersebut hanya menerima sekitar 150 sampai 200 glden bayangkan tuh ya si penyalurnya ngantongin 800 glden yang mana itu jumlahnya cukup besar nah ketika kasus ini terbongkar dan mencuat sampai-sampai kasus tersebut dijuluki sebagai peternakan bayi Nah kasus ini adalah kasus perdagangan terhadap manusia dengan kedok adopsi yang dilakukan oleh pihak berwenang di saat itu terus ada lagi kasus di mana Banyak anak yang diculik dari keluarganya dari berbagai daerah yang ada di Indonesia yang kemudian mereka dijual melalui pihak ketiga Setelah itu mereka akan ditampung di Panti Asuhan yang ada di Jakarta yang mana nantinya mereka akan diadopsi oleh orang Belanda dengan diberikan sebuah dokumen palsu geng Nah jadi kasus-kasus seperti ini tuh dengan berbagai caralah dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab tersebut dan kasus lainnya juga pernah terjadi ketika pemerintah Indonesia pernah menghentikan sementara proses adopsi ke Belanda pada tahun 1980-an setelah adanya sepasang suami istri dari frisland di Belanda Utara yang mengadopsi seorang anak Indonesia bernama Kurniawati proses adopsi terhadap Kurniawati ini ternyata dilakukan secara ilegal dan kasus ini diketahui setelah ayah dari Kurniawati melaporkan kepada pihak yang berwajib kalau anaknya yang di saat itu masih berusia 4 tahun itu diculik pada tanggal 1 September tahun 1980 ketika dia sedang bermain di depan rumah mereka lalu geng setelah kejadian tersebut Mereka kemudian mendirikan sebuah wadah yang bernama Yayas Jin roots yang berisikan anak-anak Indonesia yang dulu pernah diadopsi oleh orang-orang Belanda dan sedang berproses mencari orang tua kandung mereka nah lalu Menurut data yang mereka kumpulkan gitu ya yang mereka miliki ada sekitar 3.000 anak dari Indonesia yang diadopsi oleh keluarga Belanda mulai dari tahun 1973 sampai dengan tahun 1983 dan sebagian besar dari mereka diduga diadopsi secara ilegal ada salah satu kisah yang cukup terkenal nih geng mengenai seorang anak Indonesia Mencari kedua orang tua kandungnya karena dia ini diadopsi oleh orang asing nah orangnya itu adalah seorang perempuan yang bernama Widya Astuti Burma yang mana pada saat itu usianya sudah 40 tahun Yang dia ingat nih ya ketika kejadian pertama kali dia berpindah tangan gitu ya Di Saat itu dia sedang bersama ibunya Di sebuah stasiun kereta kecil dan Kebetulan sekali di saat itu ibunya menitipkan dia kepada seorang perempuan Anehnya di saat itu ibunya tidak banyak berbicara kepada si perempuan ini bahkan ibunya itu kayak enggak mau menatap dia jadi benar-benar kayak dia dititipin ke orang terus perempuan yang bernama Widya ini menganggap di saat itu ibunya ya cuma pergi sebentar doang gitu nah dia dititipkan dan karena masih sangat kecil dia tidak merasa Curiga dengan hal itu nah namun yang menyedihkannya adalah semenjak hari itu Widya Yang umurnya masih kecil tidak pernah lagi bertemu dengan ibunya nah lalu singkat ceritanya Widya pun dibawa ke rumah seorang perempuan yang bernama Utari di mana dia bekerja di sebuah Panti Asuhan yang bernama Yayasan Kasih Bunda yang terletak di Jakarta Pusat Widya akhirnya diasuh oleh Utari ini dan selama di bawah asuhan Utari Widya terus menangis karena mencari keberadaan ibunya geng Nah dan yang menyedihkannya adalah Widya di masa kecil itu sering dihukum oleh Utari ini dan Utari ini sering sekali mencambuk dia memperlakukan dia dengan hal-hal yang kasar lalu singkat cerita tibalah Pada suatu hari secara mendadak datanglah pasangan suami istri dari Belanda yang bernama Jan dan edit Burma Kemudian pada bulan Agustus tahun 1979 Widya tiba-tiba diadopsi oleh pasangan ini dan langsung dibawa ke Belanda bersama dengan Jan serta edit Burma tadi lalu singkat ceritanya lagi nih geng di tahun 1991 Widya bersama dengan Jan dan edit akhirnya datang ke Indonesia lagi untuk mencari ibunya Widya di saat itu ya kondisinya Widya Sudah Cukup dewasa dan sudah bisa Mengertilah kondisi di saat itu dan dia jug juga tidak menyalahkan kedua orang tua sambungnya yang dari Belanda ini karena menurut dia kalau tanpa orang tua sambungnya itu mungkin dia udah enggak selamat di Panti Asuhan tersebut karena selalu diperlakukan kasar gitu kan di saat itu Widya ditemani oleh orang tua sambungnya tersebut datang ke Indonesia dan menyambangi yayasan kasih bunda di mana Widya pertama kali diadopsi dan di sana mereka menanyakan mengenai identitas dari ibu kandung Widya namun sayangnya pengakuan mengejutkan datang dari pihak yayasan yang mengatakan kalau mereka selama ini sudah memals Ukan nama orang tua kandung Widya yang ada di surat kelahirannya tetapi mereka tetap menjanjikan kepada Widya kalau mereka akan mengusahakan pertemuan antara Widya dengan sang ibu kandung Widya Masih sempat bertemu dengan pengasuhnya yang sangat kasar yang pernah mencambuk dia yang bernama Utari di saat itu dia sudah memaafkan Utari ini Widya sempat menanyakan kepada Utari tentang asal muuasal dirinya dia tuh dari mana dan Utari mengatakan kalau dia ini berasal dari Yogyakarta lahir di Yogyakarta nah lalu singkat cerita akhirnya Widya dipertemukan dengan seseorang yang diklaim sebagai ibu kandungnya yang mana pada saat itu sang ibu tinggal dengan dua anaknya dan mereka itu tinggal di dalam salah satu rumah keluarga besar yang diklaim sebagai tantenya Si Widya ini nah lokasinya itu ada di Bandung Jawa Barat tapi ini geng tidak dijelaskan dengan detail gitu ya Gimana bisa seseorang yang diklaim sebagai ibu kandung Widya ini bisa dipertemukan dengan Widya dan Apa buktinya kalau dia itu benar-benar ibu kandungnya Widya dan mah B kan di saat itu Widya sempat kayak enggak nyaman gitu dia merasa risih dan seperti tidak punya ikatan batin dengan perempuan tersebut yang membuat dia akhirnya ragu kalau itu kemungkinan besar bukan ibunya dia geng lalu Widya ini merasa bersalah dengan perasaannya tersebut dan memutuskan untuk memendamnya sendiri yang membuat hubungan antara dia dengan si perempuan yang diklaim sebagai ibunya itu lama-lama jadi renggang dan kemudian Widya pun memutuskan untuk pergi dari rumah si perempuan itu karena dia enggak yakin kalau perempuan perempuan itu benar-benar ibu kandungnya Widia semenjak saat itu memutuskan untuk mencari tahu mengenai jati dirinya dia terus asalmuasal dia dari mana sampai ke beberapa negara Tetapi dia udah mulai enggan untuk mendatangi Indonesia Nah entah apa yang ada di pikirannya dia dia malah berharap kalau dia itu bukan dari Indonesia gitu Dia pengen cari orang tuanya yang mungkin ada di belahan dunia lain sampai pada akhirnya dia itu bergabung dengan sebuah yayasan yang bernama mjin root tadi dengan yayasan mjin rots yang sudah dibangun di Belanda ya dan dia baru menyadari kalau dia ternyata bukan satu-satunya anak adopsi yang sedang mencari orang tua kandung Nah masih banyak anak-anak adopsi lainnya yang ternyata diadopsi secara ilegal sama nasibnya seperti dia Lalu Widya sempat membawa dokumen adopsinya dia dan melihat banyak kejanggalan yang terjadi di sana dan di dalam surat kelahirannya tersebut tertulis kalau dia itu lahir di Jakarta pada tanggal 6 November tahun 1975 dari ibu yang bernama Sunarti dan ayah yang bernama Kartono Di mana mereka tinggal di kampung pulau Jakarta Timur nah namun dokumen-dokumen itu diragukan keasliannya karena bisa aja sudah dipalsukan dan semenjak diberitahu oleh Utari kalau Widya ini adalah anak yang lahir di Yogyakarta Semenjak itu Widya lebih percaya kalau dia lahir di Yogyakarta Sebab Dia memiliki ingatan yang jelas kalau dia pernah berlutut di depan Sultan sehingga dia berasumsi Kalau memang dia itu berasal dari Yogyakarta dan dia yakin sekali kalau orang tuanya bekerja sebagai Abdi dalam Keraton dan Widya juga pernah merasa kalau dia itu sepertinya ditinggal di daerah Metro Lampung karena daerah tersebut pernah menjadi bagian dari program transmigrasi jadi orang-orang Jawa banyak yang dikirim ke sana oleh pemerintah di zaman itu Untuk menggarap lahan pertanian nah dia merasa orang tuanya itu ke sana gitu dan dia ditinggalkan di sana dan dia juga pernah tinggal di Jakarta berdua dengan ibu kandungnya Hanya itu yang bisa dia ingat nah Setelah sekian lama dia itu enggan untuk kembali ke Indonesia akhirnya pada tahun 2000 kemarin dia sempat memutuskan untuk kembali ke Indonesia lagi untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai identitas aslinya dia geng kebayang tuh ya dia mencari ibu kandungnya tuh sampai Wah bolak-balik luar negeri udah berapa biaya yang dia habiskan lu kebayang Enggak tuh coba lu ingat lagi nih lu ngelawan orang tua ngelawan ibul lu ya kan yang padahal ya beliau dekat gitu sama kita kan malah dilawan malah dicuekin Engak enggak pernah dekat gitu nih orang mencari ibunya ke mana-mana menguras tenag menguras semua tabungannya Tapi masih belum dikasih kesempatan sedih banget ya geng terus di tengah pencariannya tersebut dia tiba-tiba bertemu dengan seorang perempuan yang bernama suyatni yang mengaku sebagai ibu kandungnya dia nah bentuk pertemuannya itu enggak dijelaskan juga kayak gimana apa secara tiba-tiba aja ngaku-ngaku atau justru melalui seseorang namun menurut Widya banyak hal yang diceritakan oleh suyatni ini sangat mirip dengan apa yang diingat oleh Widya semasa kecilnya tapi entah gimana ceritanya Widya ini juga ragu kalau ibu kandungnya ini adalah suyatni Dan di saat itu antara Widya dan suyatni akhirnya melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Lampung tapi di tengah perjalanan suyatni secara tiba-tiba memaksa Widya untuk kembali ke Jakarta tanpa alasan yang jelas nah Lalu ada hal yang aneh juga yaitu suyatni suka memberikan penjelasan atau cerita yang berbeda-beda gitu ya mengenai masa lalunya dia nah lalu akhirnya Widya ini jadi ragu dengan suyatni dan memilih untuk meninggalkan suyatni dia balik ke Jakarta bersama suyatni dan Berpisah Di sana dia enggak percaya dengan sosok suyatni ini lalu geng singkat ceritanya lagi Widya yang masih di Indonesia di saat itu memilih pergi ke Pasuruan Jawa Timur untuk mengunjungi lokasi dari Panti Asuhan yang dulu pernah diduga terlibat dalam praktik adopsi ilegal Panti Asuhan tersebut ternyata sudah tidak beroperasi tetapi Widya berhasil menemukan mantan perawat yang dulu pernah bekerja di Panti Asuhan tersebut Lalu Widya memperlihatkan kepada si perawat ini fotonya dia semasa kecil nah ketika dia memperlihatkan foto itu mantan perawat tersebut ternyata mengenali wajah Widya di dalam foto itu dan mengenalnya sebagai Tuti jadi nama Widya masa kecil tuh dulu Tuti nah Hal inilah yang menjadi sebuah titik terang bagi Widya namun hal ini menjadi sebuah tanda tanya baru bagi Widya Bagaimana bisa mantan perawat yang ada di Pasuruan ini bisa mengenali Widya sementara Widya diadopsi di Jakarta Nah apakah Widya semasa kecil Pernah dibawa ke Pasuruan terus bertemu dengan dengan mantan perawat tersebut atau Ada hal lain atau justru si perawat ini cuma nebak-nebak doang atau mungkin ada yang mirip dengan Widya di masa [Musik] kecilnya Lalu setelah mendapatkan informasi itu Widya pun kemudian mendatangi Keraton Yogyakarta di sana dia ingin memastikan apa Yang dia ingat itu benar Nah lalu dia mencoba menemukan arsip atau dokumentasi mengenai daftar para Abdi dalam yang ada di Keraton tersebut nah namun menurut perwakilan dari Keraton mengatakan kalau mereka tidak memiliki Dokumen yang seperti itu jadi pencatatan data-datanya itu enggak ada gitu nah lalu akhirnya Widya yang udah mulai buntu banget ya udah enggak tahu lagi Mau ke mana lalu mencoba untuk mencari sosok yang pernah mengaku sebagai orang tuanya di tahun 1991 di saat itu akhirnya dia bertemu lagi tuh dengan sosok perempuan itu yang ternyata si perempuan itu mengaku kalau dia hanya dibayar oleh pihak Panti Asuhan untuk mengaku sebagai ibu kandung Widya karena pihak Panti Asuhan ini ketakutan kalau sampai Widya melaporkan mereka ke polisi Nah karena udah benar-benar buntu udah enggak tahu lagi harus mencari ke mana akhirnya Widya ini membuat sebuah postingan di X ya kan yang mana Di postingan itu dia curhat mengenai pencariannya dia terhadap sang ibu kandung dan tidak lama treatnya dia tersebut jadi viral dan ada netizen yang menyampaikan kepada Widya bahwa kisahnya Widya ini mirip seperti kisah ibunya yang berkali-kali menceritakan mengenai anaknya dari suami pertama atau suami sebelumnya Yang Hilang ketika dititipkan sewaktu sedang bekerja Kemudian dari dari komen netizen tersebut Widya ini menghubungi si netizen itu awalnya Widya ini sempat ragu lah gitu ya karena dia pernah merasa dibohongi oleh orang-orang yang ada di Indonesia nah lalu akhirnya si netizen ini pun mau menemui Widya dan Widya langsung dipertemukan dengan sang ibu yang diklaim sebagai ibunya Widya dan ketika bertemu itu Widya memohon nih kepada si netizen boleh enggak ibul lu sama gue tes DNA katanya jadi untuk memastikan benar enggak ibul lu ini adalah ibu kandung gue kat gitu Nah akhirnya mereka pun sepakat untuk DNA tetapi sayangnya hasilnya tidak cocok Ibu dari netizen tersebut bukanlah Ibu dari Widya hanya ceritanya aja yang mirip nah bahkan Widya ini sampai dua kali melakukan tes DNA dengan si Ibu tersebut karena merasa enggak puas tapi hasilnya tetap aja enggak cocok Dan sampai detik ini Widya masih belum bisa menemukan ibunya dia masih benar-benar sedih penasaran di mana sosok ibunya berada dan ya dia ingin sekali memeluk ibunya dan melihat wajah sang ibu jadi Geng itu adalah salah satu kisah yang menurut gua sedih banget dan masih banyak cerita serupa yang dialami oleh anak Indonesia yang dulunya diadopsi oleh orang Belanda yang bingung mengenai jati diri mereka sendiri dan di antara mereka yang akhirnya berhasil menemukan orang tua kandungnya gitu ya itu merasa sangat lega seperti salah satunya ada cerita dari Andre culk dan juga Anna Van Fallen yang berusaha selama beberapa tahun sampai akhirnya mereka bisa bertemu dengan orang tua kandung mereka dan bagi orang-orang yang masih mencari sosok dan keberadaan orang tua kandung mereka memang sangat berharap pemerintah mau ikut berpartisipasi dan membantu mereka dalam upaya pencarian ini karena selama ini mereka benar-benar Ya berusaha secara sendiri-sendiri pakai dana sendiri dan tidak ada yang bisa membantu mereka geng ya kita doakan ya semoga mereka ini segera bertemu dengan orang tua kandungnya Amin sekarang kita masuk ke dalam pembahasan kritik terhadap pemerintah Belanda mengenai isu ini geng jadi geng saking banyaknya nih ya orang-orang berdarah Indonesia yang diadopsi secara ilegal oleh orang Belanda gitu nah banyak kritik yang diarahkan kepada pemerintah Belanda karena pemerintah Belanda ini dianggap menutup-nutupi kasus ini karena mereka tuh kayaknya udah tahu sejak lama tapi tidak pernah mau menangani hal ini banyak pihak yang menyayangkan nih Kenapa pemerintah Belanda benar-benar cuek dengan hal tersebut padahal yang melakukan praktik ilegal mengadopsi anak Indonesia ini dan juga anak-anak dari negara lain ini adalah rakyat mereka sendiri nah semacam pemerintah Belanda malah kayak support gitu ya enggak apa-apa ya Kan masukin aja orang-orang luar adopsi karena ya menurut mereka mungkin rakyat Mereka cuma sedikit gitu kali ya jadi lumayan buat nambah-nambah penduduk ada seseorang yang bernama Dewi deigley dia ini salah satu orang Indonesia yang diadopsi secara ilegal di Belanda dia sekarang berperan sebagai pengacara yang mewakili anak-anak Indonesia tersebut untuk memberikan gugatan kepada pemerintah Belanda untuk menuntut kompensasi secara finansial atas pencarian orang orang tua kandung mereka geng jadi ibaratnya ituh kayak mereka minta dana dari pemerintah Belanda untuk bantu mereka dalam mencari orang tuanya mau biaya pesawat Hotel Atau segala bentuk yang bisa mensupport mereka ketika mereka datang ke Indonesia atau ke negara di mana E yang diklaim ya mereka berasal dari sana dan ada orang tua mereka di sana Nah anak-anak yang diadopsi secara ilegal ini ketika sudah dewasa mereka sepakat untuk menggugat pemerintah Belanda setelah menteri perlindungan hukum Belanda yang bernama Sander Decker menolak untuk memb bayar ganti rugi atas biaya anak-anak tersebut mencari orang tua kandung mereka selama ini nah mereka juga ingin kalau pemerintah Belanda mengakui kalau mereka melakukan kesalahan dalam semua prosedur tersebut karena membiarkan anak-anak ini diadopsi menggunakan dokumen palsu dan menurut mereka nih geng anggaran pemerintah Belanda untuk membentuk Komite investigasi seharusnya bisa dialokasikan untuk biaya kompensasi mereka Jadi dengan kata lain pemerintah Belanda selain menangani kasus adopsi ilegal ini sekaligus mengalokasikan dana juga untuk mereka yang sudah terlanjur besar hidup di Belanda diadopsi secara ilegal ya diberikan kompensasiah diberikan bantuan finansial di dalam sebuah podcast milik BBC juga dikatakan nih pemerintah kita nih pemerintah Indonesia saat ini sudah menghentikan secara permanen adopsi anak ke luar negeri sejak tahun 1984 dan semua pihak yang ketahuan nih membiarkan proses adopsi ilegal yang terjadi antara Indonesia dengan negara lain termasuk Belanda maka akan diproses secara hukum nah tetapi mengingat dengan banyaknya anak-anak Indonesia yang diadopsi pada zaman dahulu mereka sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah Indonesia dan menurut keterangan dari pak febriski bakja Mukti selaku konsuler Kedutaan Indonesia di Belanda pihak KBRI akan membantu untuk mempercepat pembuatan Visa melakukan pendampingan dan menyediakan penerjemah agar bisa menunjang komunikasi antara anak-anak yang diadopsi ilegal di Belanda ini dengan anggota keluarga yang ada Dies es karena kan walaupun mereka keturunan Indonesia tetapi mereka enggak bisa Bahasa Indonesia geng bisanya cuma bahasa Inggris kadang juga cuma bahasa Belanda nah dan sebenarnya pemerintah Indonesia juga serba salah pemerintah Indonesia enggak bisa jor-joran ngebantu mereka dalam mencari orang tua mereka karena statusnya nih ya mereka itu adalah warga negara Belanda even mereka berdarah Indonesia karena takutnya nih kalau KBRI terlalu memberikan bantuan terkesan kalau KBRI terlalu mencampuri urusan dari pemerintah Belanda sehingga KBRI menghimbau nih siapapun yang rasa mereka itu adalah keturunan Indonesia namun diadopsi secara ilegal ingin mencari ibunya ya silakan datang melapor ke KBRI nanti bakal dibantu nah tetapi ya dibantu secukupnya agar tidak menyinggung pihak pemerintah Belanda Nah itu dia geng kisah tentang anak-anak keturunan Indonesia dan dari negara lain yang diadopsi oleh Belanda secara ilegal Sedihnya sampai detik ini mereka masih banyak yang belum bisa menemukan keluarga kandung mereka mereka tidak tahu wajah ibu kandungnya itu kayak gimana masih hidup atau enggak masih sehat atau enggak pokoknya sedih banget deh kisah mereka ini sampai sekarang masih terus bergulir dan mereka masih mencari orang tua kandungnya gimana geng Menurut kalian tentang pembahasan kita hari ini coba tinggalkan komentar di bawah
Resume
Categories