Transcript
CdOvPoDzux4 • HAKIM RONALD TANUR DISUAP 20 MILYAR ? PANTESAN BISA BEBAS !!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1266_CdOvPoDzux4.txt
Kind: captions
Language: id
jadi bisa kebayang ya dari memainkan
hukum merugikan pihak korban mereka bisa
meraup keuntungan sebesar itu dan untuk
saat ini geng ketiga Hakim itu sudah
dijerat dengan berbagai pasal yang
berkaitan dengan tindak pidana korupsi
dengan ancaman hukuman penjara paling
lama seumur hidup yo geng tekan tombol
subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
Jerry
[Musik]
geng geng kalian masih ingat enggak geng
dengan kasus Ronald tanur yang
ini nah Kayaknya gua gak perlu panjang
lebar ceritain kronologinya lagi karena
udah sempat gua bahas di beberapa konten
gua sebelumnya tapi sedikit reminder aja
nih ya dia ini adalah seorang anak xdpr
yang terjerat kasus penghilangan nyawa
pacarnya sendiri yang Bern nama Dini
Sera Nah setelah Ronald tanur ini
ditangkap Ternyata banyak banget
kontroversinya mulai dari dia dibebaskan
yang mana pada saat itu banyak yang
protes karena keputusan hakim yang
justru e sangat kontroversial gitu
Padahal segala bukti sudahah menunjukkan
kalau Ronald tanur ini bersalah tapi
malah dia dibebaskan nah video
pembebasan Ronald tanur Ini juga udah
gua bahas ini videonya kalian bisa cek
dan bebasnya Ronald tanur ini banyak
menuai kejanggalan juga geng seperti
Hakim yang dikatakan tidak memp
pertimbangkan bukti-bukti yang diberikan
oleh kuasa hukum dari korban dan justru
mempertanyakan keterangan dari saksi
seolah-olah apa yang dikatakan oleh
saksi ini enggak benar akhirnya Nih
sekarang baru terungkap nih Geng kalau
ternyata tiga Hakim yang memimpin
persidangan Ronald tanur dan membuat
Ronald tanur ini jadi bebas itu diduga
menerima suap dan itu semua dilakukan
untuk membebaskan Ronald tanur kasus ini
juga semakin meluas dengan terungkapnya
mantan Ma Yang ternyata menjadi makelar
kasus dan sudah dia lakukan selama 10
tahun tahun geng dan kasusnya Ronald
tanur ini juga mirip banget dengan
kasusnya Mario Dandi gitu ya Yang mana
awalnya itu berawal dari satu kasus yang
a tiba-tiba melebar menjadi b c d sampai
z ya kan jadi kayak Domino efek gitu
geng satu jatuh jatuh semuanya di video
kali ini kita bakal membahas nih secara
lengkap tentang kasus yang satu ini
langsung aja kita bahas di Permisi
peristiwa misteri dari berbagai sisi
[Musik]
karena ini kasusnya tentang tentang
setelah Ronald tanur dibebaskan ya kan
akhirnya tercipta kasus yang baru
sekarang kita langsung aja pada
pembahasan pasca dibebaskannya Ronald
tanur dan penyelidikan terhadap tiga
Hakim
Oke sedikit gua reminder lagi ya jadi
kasus ini tuu terjadi tanggal 4 Oktober
tahun 2023 denisera yang merupakan
korban itu kehilangan nyawanya setelah
bertengkar dengan pacarnya yang bernama
Ronald tanur pertengkaran ini bukan cuma
adu mulut biasa tetapi juga Ada dugaan
bahwa si Ronald tanur itu melakukan
kekerasan fisik gitu ya sampai pada
akhirnya banyak adegan-adegan mengerikan
yang membuat dinisera akhirnya
meninggal berlanjut tanggal 5 Oktober
tahun 2023 polisi menangkap Ronald tanur
dengan dugaan telah melakukan
penghilangan nyawa terhadap Dini Dan di
saat itu dia itu dijerat dengan hukuman
12 tahun penjara namun setelah
penyelidikan terhadap kasus ini geng
pasal yang dikenakan kepada Ronald tanur
itu jadi berkembang yang tadinya cuma
Pasal 351 ayat 3 KUHP tiba-tiba menjadi
pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP
dengan ancaman hukuman paling lama 15
tahun penjara Nah jadi di saat itu
akhirnya diadakanlah sidang sidang
pertamanya itu dilakukan pada tanggal 9
Maret tahun 2024 di mana Jaksa
menjatuhkan pidana kepada Ronald tanur
dengan hukuman 12 tahun penjara dan
membayar uang kepada keluarga korban
sebesar ar
r263,6 juta tapi hanya saja di saat itu
pada sidang berikutnya tepatnya di
sidang yang diadakan tanggal 26 Juli
tahun 2024 nah ini baru-baru banget gitu
ya Ronald ini tiba-tiba dinyatakan Bebas
oleh majelis hakim yang terdiri dari
tiga orang yang pertama bernama Erin
Tuah Damanik selaku ketua Hakim serta
mangapul dan Heru hanindo selaku hakim
anggota nah ketiga Hakim ini beralasan
kalau Ronald tanur tidak terbukti
bersalah atas kasus penghilangan nyawa
di nisera nah di saat itu orang-orang
jadi bingung semua geng gara-gara
putusan dari hakim tersebut akhirnya
Ronald tanur itu dibebaskan dari segala
tuduhan dan hal ini membuat banyak orang
merasa tidak terima dengan putusan
tersebut dan menyuarakan protesnya
dengan memblokade jalan menyegel Kantor
Pengadilan Negeri Surabaya tempat di
mana persidangan Ronald tanur
dilaksanakan dan juga aksi-aksi lainnya
apa yang dilakukan oleh orang-orang pada
saat itu sebagai bentuk kekecewaan atas
putusan hakim yang memilih untuk
membebaskan Ronald tanur ini Nah mungkin
di itu pikir si Hakim Ya udahlah cuekin
aja gitu ya toh sejauh ini juga demo
gerakan massa gitu ya unjuk rasa itu
enggak ngaruh-ngaruh amat yang penting
didiamin aja terus digiring opini lewat
media sosial udah kasusnya tenggelam
tapi tidak dengan kasus si Ronald tanur
dibebaskan ini ternyata ini berbuntut
panjang nah tiga Hakim tersebut harus
mempertanggungjawabkan perbuatan
mereka di saat itu geng banyak pihak
yang merasa kalau putusan hakim ini
nilai sangat janggal yang mana hal ini
sudah terlihat ketika persidangan
berlangsung misalnya nih ya pada saat
pihak keluarga Dini Sera menunjukkan
bukti foto jenazah dari dini yang
memperlihatkan adanya luka di tangan
kanannya dini yang menunjukkan adanya
bekas dilindas oleh ban mobil dan itu
merupakan mobil dari Ronald tanur tapi
pada saat itu Hakim justru memberikan
tanggapan yang sangat aneh pada keluarga
Dini Dengan mengatakan tahu dari mana
kamu itu dilindas menggunakan mobil
katanya gitu pertanyaan tersebut justru
membuat saksi yang mengutarakan
kesaksian ya menjadi terpojok dan enggak
leluasa untuk memberikan kesaksian di
dalam persidangan terus juga ketika
Jaksa memberikan bukti berupa sisi TV
yang memperlihatkan Bagaimana mobil yang
dikendarai oleh Ronald tanurini melindas
Dini Hakim malah tidak mempertimbangkan
bukti tersebut padahal CCTV itu adalah
scientific evidence kalaupun rekaman
CCTV itu direkayasa pasti akan diketahui
oleh digital forensic berbeda dengan
keterangan saksi yang mungkin saja bisa
jadi bias atau memberikan keterangan
palsu tapi setelah Hakim ini melihat
CCTV tersebut Hakim ini mengatakan kalau
Ronald tidak terbukti melintas Dini
menggunakan mobilnya aneh banget dan
diputuskanlah kalau Dini ini meninggal
karena penyakit dan akibat meminum
alkohol katanya Wah ini gimana ya
Menurut gua tuh
aduh Ya gitulah kalian menilai sendiri
dan Ya kurang lebih begitulah geng
rangkuman dari kasus sebelumnya dan
kalau kalian mau dengar Lebih detail
tentang kasus ini bisa nonton di dua
video gua yang sebelumnya yang membahas
kasus ini di situ Gua ah jelasin secara
lengkap mulai dari awal sampai
akhir aksi protes yang dilakukan karena
putusan hakim ini dinilai sangat janggal
itu akhirnya membeludak di publik yang
mana semuanya itu bukan datang dari
keluarga pihak Dini doang tapi juga
banyak orang-orang yang bersimpati
terhadap Dini dan pada tanggal 29 Juli
tahun 2024 ayah dan adik dari Dini Sera
bernama ujung Suherman dan alvik Risma
mendatangi kantor DPR RI untuk mengikuti
audiensi bersama dengan Komisi 3 DPR Pak
Jang Dan alvika di saat itu datang
didampingi oleh Kuasa hukumnya audiensi
yang dilakukan dengan upaya agar Komisi
3 juga membantu untuk mengusut kasus ini
hingga tuntas dan Dini yang menjadi
korban dari kasus ini mendapatkan
keadilan selain mendatangi Komisi 3
keluarga Dini juga melaporkan mengenai
putusan hakim yang membebaskan Ronald
tanur ini geng ke Badan Pengawasan atau
bawas Mahkamah Agung pada tanggal 31
Juli tahun 2024 dengan melaporkan ketiga
Hakim yang bernama Erin Tuah damaniik
mangapu dan Heru hanindio yang menjadi
majelis hakim dalam persidangan Ronald
tanur tersebut aduan tersebut kemudian
ditindaklanjuti oleh pihak Ma itu
sendiri dan Enggak cuma ke ma aja
keluarganya Dini ini juga melaporkan
ketiga Hakim tadi kepada Komisi Yudisial
dan Komisi Yudisial memutuskan untuk
melakukan pemeriksaan terhadap ketiga
Hakim tersebut nah sementara itu pihak
dari jaksa penuntut umum dalam kasus
Ronald tanur ini juga mengajukan kasasi
ke Mahkamah
Agung terus geng singkat ceritanya nih
geng geng pada tanggal 19 Agustus tahun
2024 Komisi Yudisial melakukan
pemeriksaan yang berlangsung di
pengadilan tinggi Surabaya mengenai
putusan vonis bebas terhadap Ronald
tanur ini yang diberikan oleh majelis
hakim dan dalam penyelidikan yang
dilakukan oleh Komisi Yudisial ternyata
ketiga Hakim itu yaitu Erin Tuah Damanik
mangapul dan Heru hanindo terbukti sudah
melanggar kode etik pedoman dan perilaku
Hakim atau
keppph ketika mengadili kasus
penghilangan nyawa dinisera yang
dilakukan oleh Ronald Tan Nah ada
beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh
ketiga Hakim ini seperti perbedaan
fakta-fakta hukum dan pertimbangan hukum
mengenai pasal dakwaan antara yang
dibacakan di persidangan dengan yang
tercantum di dalam salinan putusan nah
lalu mereka bertiga juga tidak
mempertimbangkan mengenai penyebab dari
meninggalnya dini yang ditunjukkan dari
hasil visum yang dihadirkan di dalam
persidangan dengan keterangan saksi
yaitu Dr Reni sumino dari RSUD Dr Sutomo
Surabaya jadi di saat itu semua saksi
semua bukti semacam diabaikan atau
dikesampingkan oleh ketiga Hakim yang
jahat ini terus Selain itu geng ketiga
Hakim yang jahat ini juga diketahui
menjatuhkan vonis bebas terhadap Ronald
tanur atas perimbangan beberapa hal yang
salah satu contohnya adalah yang
diucapkan oleh Erin Tuah Damanik selaku
ketua majelis hakim nah dia ini bilang
dia menilai kalau Ronald ini masih
memiliki itikad baik untuk menolong Dini
sebelum akhirnya Dini meninggal dunia
sehingga Hakim ini mengatakan kalau
meninggalnya Dini ini bukan karena luka
akibat kekerasan yang dilakukan oleh
Ronald tanur namun Justru karena meminum
alkohol katanya dan berdasarkan
penyelidikan tersebut komisi yudisium
melakukan sidang pleno yang diadakan
pada tanggal 26 Agustus tahun 2024
dengan menghadirkan tuuh orang anggota
Komisi yudisium dan memutuskan ketiga
Hakim tersebut akan diberikan sanksi
pemecatan dengan hak pensiun katanya sih
begitu komisi judisial atau KY
menjatuhkan sanksi pemecatan dengan hak
pensiun kepada tiga Hakim yang
menjatuhkan vonis bebas ke pada terdakwa
Gregorius Ronal tanur nah lalu geng
diakibatkan karena vonis yang tidak
sesuai itulah Ma akhirnya memutuskan
untuk membatalkan putusan bebas majelis
hakim di persidangan sebelumnya kepada
si Ronald tanur dan Ma menjatuhkan
hukuman kepada Ronald tanur dengan
penjara selama 5 tahun pada tanggal 22
Oktober tahun 2024 kemudian KPK juga
akan turun tangan untuk menyelidiki
kasus ini hal ini disampaikan oleh wakil
ketua KPK yang bernama Alexander marwata
yang mengatakan kalau KPK akan mengusut
dugaan korupsi kepada tiga Hakim
tersebut Kalau ditemukan adanya indikasi
pemberian suap dari pihak Ronald tanur
nah awalnya tuh udah mulai curiga Ya
enggak mungkin dong Ronald tanur ini
dibebaskan gitu aja emang dia siapa
keluarganya Hakim Ya tentu Bukan gitu
kan Nah berarti ada sebuah keuntungan
yang diambil oleh si Hakim dari
dibebaskannya Ronald Anur yang mana pada
akhirnya KPK pun turun tangan dan Hal
ini dilakukan oleh KPK sebagai tanggapan
terkait rekomendasi yang dikeluarkan
oleh Komisi 3 DPR dan singkat ceritanya
nih geng di di tanggal 23 Oktober tahun
2024 ketiga Hakim Dan seorang pengacara
yang bernama Lisa Rahmat yang merupakan
pengacara dari Ronald tanur itu
ditangkap di dalam operasi tangkap
tangan atau ott yang dilakukan oleh KPK
3 bulan Kemudian ketiga Hakim ini
terjerat operasi tangkap tangan
kejaksaan agung dalam perkara dugaan
suap dan gratifikasi senilai Rp20 miliar
nah kok bisa nih Emang ketika di ott
atau operasi tangkap tangan itu apa yang
diketahui apa yang ditemukan Gitu kan
Nah ternyata geng berdasarkan hasil dari
ott tersebut ke jagung itu menyitjumlah
uang dan dokumen dari ketiga Hakim dan
Lisa Rahmat terkait suap dengan rencian
yang cukup fantastis nah ini gua jabarin
satu-satu yang pertama Lisa Rahmat dari
rumahnya yang berada di Rungkut Surabaya
ditemukan uang berjumlah
rp1,19 miliar wuh fantastis banget Terus
ada uang sebesar
rp451.700 Amerika terus ada uang
717.043 3 dolar Singapura dan catatan
transaksi Wah gila temuannya enggak
main-main nah sementara di apartemen
milik Lisa yang berada di Menteng
Jakarta Pusat juga ditemukan uang dolar
Amerika dan Dolar Singapura yang setara
dengan
rp2,126 miliar dan dokumen penukaran fas
catatan pemberian uang dan handphone
milik Lisa sendiri nah sehingga kalau di
total nih ya ada sebanyak 18,7 miliar
yang disita dari si Lisa ini terus
kemudian enggak berhenti sampai di situ
aja geng dari si Hakim yang bernama Erin
Tuah Dam manik di apartemennya dia yang
ada di daerah Gunawangsa Surabaya
ditemukan uang sejumlah rp97,5 juta uang
sebesar
332.000 Singapura dan uang sebesar
r35.992ayia dan barang bukti elektronik
lainnya dan untuk rumahnya yang ada di
perumahan BSB Mijen Semarang itu
ditemukan uang senilai 6.000 Amerika dan
uang 300 do Singapura yang kalau di
tootal semuanya berjumlah
701,1 Rp1 juta Nah lalu kepada
anggotanya yaitu Hakim yang bernama
hanindo di apartemennya yang berada di
daerah Kuningan Gayungan Surabaya itu
ditemukan uang sejumlah rp104 juta dan
mata uang asing sebesar 2$2.200 Amerika
dan rp9.100 do Singapura 100.000 Yen dan
barang bukti elektronik yang kalau
ditotalkan semuanya mencapai
254,9 juta Nah barulah yang terakhir
adalah Hakim yang bernama mangapul di
apartemen Hakim yang satu ini yang
berada di guna Wangsa Tidar Surabaya
ditemukan uang senilai rp21,4 juta dan
uang 2$2.000 Amerika serta uang 32.000
Singapura dan barang bukti elektronik
yang kalau ditotalkan senilai
rp30,38 juta Nah kalau uang mereka semua
dikumpulkan atau disatukan ya Dari
keempat orang ini maka jumlah totalnya
mencapai sekitar
20,5 miliar huh gila fantastis
[Musik]
jaksan Agung menyita berbagai uang tunai
rupiah dan mata uang asing yang mencapai
Rp20 miliar di 6 lokasi terus geng
singkat cerita nih ya 2 hari setelah
penangkapan tiga Hakim dan Lisa Rahmat
Tadi Jaksa Agung menetapkan zarov
Richard yang merupakan mantan pejabat Ma
sebagai tersangka mengenai dugaan suap
dalam putusan tingkat kasasi terhadap
Ronald Nah sekarang kita masuk nih geng
ke pembahasan mengenai Siapa itu zarov
Richard dan apa perannya di dalam kasus
suap ini Mari kita
bahas Nah jadi ceritanya nih geng ya
zarov Richard ini adalah seorang
pensiunan PNS sejak bulan Januari Tahun
2022 jabatan terakhirnya ketika aktif
menjadi PNS adalah sebagai kepala Balit
bank Diklat kum deil Ma nah Sebelumnya
dia ini pernah tercatat menjabat untuk
posisi penting seperti pejabat eselon 2
di Direktorat Jenderal badan peradilan
umum atau Badilum Ma dengan tugas
mengurusi mutasi dan promosi para hakim
Ma terus kemudian di tahun 2020 dia juga
pernah menjabat sebagai pelaksana tugas
Dirjen Badilum di luar dari institusi Ma
pada tahun 2017 zarov ini sempat
menjabat sebagai wakil ketua komite etik
PSSI Setelah dia resmi pensiun pada
Tahun 2022 zarov ini terjun ke dunia
layar lebar nih geng dengan menjadi
produser untuk film nah filmnya Itu baru
aja launching kalau kalian tahu filmnya
yang ini sang pengadil Wah masih
berhubungan dengan E apa ya dunia hukum
pengadilan Hakim gitu nah terus Kalian
pasti penasaran nih Apa peran Pak zarov
ini di dalam kasusnya Ronald tanur ini
nah ternyata nih geng dikatakan kalau
zarov ini sebagai perantara antara Lisa
selaku pengacara Ronald tanur dengan
ketiga Hakim yaitu Erin Tuah Damanik
mangapul dan Heru hanindo zarov diminta
secara langsung oleh Lisa untuk
melakukan suap dalam putusan kasasi
Untuk meringankan putusan bagi Ronald
tanur dan sebagai imbalannya zarov ini
akan menerima uang sebesar Rp1 miliar
serta Rp5 miliar yang nantinya digunakan
sebagai uang suap untuk ketiga Hakim
tersebut yang mana Berarti
masing-masingnya itu mendapat sebesar
1,6 miliar hanya saja di saat itu zarov
ini mencoba untuk ee mengkamuflasekanlah
uang-uang tersebut dengan meminta kepada
Lisa untuk menukarkan uang tadi yang
sebesar 5 miliar tadi ke mata uang asing
yaitu ke dolar Singapura uang dolar AS
dolar Hongkong dan jug juga eururo
alasan zurov meminta agar Lisa
menukarkan uang itu ke mata uang asing
karena takutnya uang itu terlalu banyak
Nanti bisa kecium atau kebaca Nah uang
tersebut ternyata belum sempat
diserahkan kepada ketiga Hakim tapi
masih berada di dalam amplop yang ada di
rumah zurof yang berada di daerah
Senayan Jakarta Selatan karena uang
tersebut baru diberikan oleh Lisa pada
bulan Oktober namun ketiga Hakim Dan
zurof udah keburu ketahuan dan ketangkap
gara-gara kasus Ronald tanur nah lalu
singkat cerita lagi nih geng pihak
kejaksaan agung juga sudah menggeledah
dua lokasi yang salah satunya merupakan
rumah di mana zarov Ini tinggal dan
penyidik menemukan barang bukti berupa
uang tunai senilai hampir 1 triliun dari
berbagai mata uang yang terdiri dari
rp5,7 miliar r4,4 juta do Singapura 1,8
juta dolar Amerika dan
483.320 Hongkong dan
71.200o Nah kalau semuanya dikonversi
dalam mata uang Rupiah totalnya mencapai
hampir 1 triliun geng gila gak tuh dari
bisnis haram kayak gini ya kan makelar
kasus gitu nah Selain itu penyidik juga
menyita satu dompet yang berisi 12
keping emas logam yang masing-masingnya
seberat 100 gram dan satu keping emas
logam mulia Antam seberat 50 gr dan satu
dompet merah muda berisi tujuh keping
emas logam mulia Antam masing-masing 100
GR serta tiga keping emas logam mulia
Antam masing-masing 50 gram Lalu ada
bukti lain nih yang ikut di Sita yaitu
sebuah dompet berwarna hitam yang
berisikan satu keping emas logam mulia
Antam dengan berat 1 kg dan satu buah
plastik berisi 10 keping emas slogam
mulia Antam masing-masing 100 gram dan
tiga lembar sertifikat Diamond dan tiga
lembar kuetansi toko emas mulia semua
logam mulia tersebut Kalau dijumlahkan
memiliki berat sekitar 51 kilo Buset
banyak banget dan nilainya mencapai Rp75
miliar dan diduga uang dan emas yang
sudah diamankan oleh penyidik ini
merupakan hasil dari pengurusan perkara
selama zarov bertugas di ma yang mana
perkara tersebut ada yang berasal dari
perkara dari kasasi Ronald tanur salah
satunya gepokan uang tunai dan emas yang
ditimbun zarf di kediamannya berkaitan
erat dengan tindak pidana pencucian uang
ada kan ini ada perdebatan sekarang uang
di dalam Nah jadi pemberitaan di luar
itu sebenarnya banyak yang salah paham
banyak orang yang mikir Ronald tanur ini
bebas dengan menyuap hakim ya kan
sebesar 20 miliar sebenarnya enggak gitu
20 miliar dan juga angka yang hampir 1
triliun di rumahnya Zar itu itu adalah
angka dari hasil keseluruhan kasus yang
mereka tangani bukan cuma Ronald tur Nah
jadi bisa dikatakan mereka ini adalah
pemain lama yang sudah berkecimpung di
dalam dunia ya jual menjual kasus ini
zarf juga mengaku kepada penyidik kalau
dia menerima sejumlah uang dari aksi
Kongkalikong perkaranya yang ada di
Mahkamah Agung sehingga zarov ini
berperan sebagai makelar dari
kasus-kasus tersebut dan zarof mengakui
kalau dia sudah melakukan hal tersebut
selama lebih dari 10 tahun sejak tahun
2012 sampai 2022 dan baru ketahuan di
tahun 2024 gokil gak tuh gila selama ini
ngapain tuh
ya lalu geng setelah ditangkapnya zarov
ini menurut keterangan dari Kejaksaan
Agung enggak menutup kemungkinan ayah
dari Ronald tanur yang bernama Edward
tanur itu juga akan dipanggil kalau ada
keterangan saksi yang mengarah terhadap
keterlibatan dari Edward tanor ini di
dalam kasus penyuapan terhadap kasus
anaknya dan oleh karena itu Kejaksaan
Agung akan menyelidiki informasi sekecil
apapun mengenai fakta-fakta yang
berkembang nantinya yang mana ini akan
berperan sebagai cara untuk bisa
menemukan fakta lain terus kemudian nih
geng dikatakan juga ada peneliti Pusat
Kajian Anti Korupsi atau pukat dari UGM
yang bernama Zainur Rohman yang mendesak
agar Kejaksaan Agung mau membongkar
jaringan dari zarov yang mana menurut
Zainur zarov ini hanyalah seorang
makelar geng yang mana artinya ada
pelaku-pelaku lain yang pasti terlibat
di dalam aksi mereka m yang dimakelari
oleh zarov ini jadi kayak apa ya
jaringannya banyak gitu nah Zainur ini
yakin kalau zarov ini bukanlah Hakim
karena hanya seorang hakimlah yang
berwenang untuk memutuskan sebuah
perkara lalu Selain itu dia juga menilai
kalau seorang Hakim itu juga enggak
beroperasi sendiri geng ada panitra
pengganti dan pegawai dari Mahkamah
Agung dan juga badan peradilan yang
berada di bawahnya jadi bisa aja nih
kasus ini melibatkan pengacara dan
pihak-pihak lain Zainur juga menduga
kalau jaringan dari zarov ini pasti
sangat kuat sehingga butuh pihak dari
Kejaksaan dan mereka harus memiliki
orang-orang terpercaya untuk menuntaskan
kasus ini nah hal ini juga disampaikan
nih oleh anggota satuan tugas khusus
atau satgasus pencegahan korupsi Mabes
Polri yang bernama Yudi Purnomo yang
mengatakan kalau zarov ini sudah
tertangkap tentu akan banyak orang yang
bisa terseret ke dalam kasusnya dan
masuk ke dalam penjara nah menurut
beliau ini enggak masuk akal temuan uang
tunai hampir 1 triliun dan emas Antam
ber terjumlah 51 kg merupakan barang
bukti dari satu kasus aja sehingga dia
menduga kalau ada banyak orang yang
terlibat dalam mafia kasus ini bersama
dengan zarov apalagi zarov ini sendiri
mengakui kalau dia sudah menjadi makelar
kasus selama kurang lebih 10 tahun
lamanya nah dan zarov saat ini itu
hanyalah seorang pensiunan PNS tidak
memiliki peran besar dalam mengambil
keputusan di ranah Ma sehingga diduga
kalau memang peran zarov ini hanyalah
sebagai makelar atau perantara Oleh
karena itu haruslah dicari tahu nih
Siapa saja yang sudah diperantarai oleh
zarov ini di dalam kasus-kasus yang
melibatkan dia sebagai makelar Nah itu
artinya udah banyak yang dibuat Bebas
oleh dia banyak penjahat yang sudah
berkeliaran di luar sana gara-gara
dia nah lalu geng menurut pakar hukum
dari tata negara yaitu yang bernama B
Fitri Susanti Beliau mengatakan kalau Ma
seharusnya menyampaikan permintaan maaf
kepada publik karena kasus yang menjerat
zarov ini permintaan maaf ini penting
sebagai bentuk pertanggungjawaban moral
dari institusi penegak hukum nah B Fitri
juga menjelaskan kalau Ma harus
melakukan peninjauan ulang terhadap
berbagai program pembaruan peradilan
yang ada di institusi ma mulai dari
model pengawasan Hakim sampai dengan
model Whistle blower yang mana menurut
bifitri pembaruan peradilan saat ini
lebih berfokus kepada publikasi putusan
dan sistem kamar nah ini koreksi gua
kalau gua salah nih geng ya sistem kamar
ini digunakan untuk menjaga konsistensi
dalam putusan geng nah tapi kalau kalian
yang mungkin anak hukum yang lebih
memahami apa itu sistem kamar boleh
dijelaskan di kolom komen ya terus B
Fitri justru menyarankan kalau sebaiknya
pembaruan peradilan berfokus pada
Bagaimana cara mencegah Hakim agar tidak
lagi memberikan celah untuk bermain
dalam permainan perkata dan Ma juga
harus mengumumkan kepada publik mengenai
bagaimana lembaga peradilan tersebut
memberantas mafia di tingkat peradilan
dan seharusnya pengawasan terhadap Ma
ini tidak bisa lagi dilakukan oleh
pengawasan internal tapi juga harus
berasal dari pengawasan pihak lembaga
eksternal meskipun saat ini zarov sudah
ditangkap film yang dia produser ini
geng yang berjudul sang pengadil tetap
tayang geng di bioskop sejak tanggal 24
Oktober kemarin kalian boleh cek sendiri
filmnya dan film ini sebenarnya
mengangkat tema mengenai dunia peradilan
dengan beragam masalah yang ada di
penagakan hukum Waduh ini kontradiktif
dengan sosok produsernya gitu ya miris
banget nih geng produsernya itu adalah
mantan pejabat Ma dan filmnya pun
membahas mengenai masalah-masalah yang
ada di dalam penagakan hukum tapi justru
produsernya sendiri justru tertangkap
karena menjadi makelar hukum atau
makelar kasus selama 10 tahun Apa
mungkin film yang dibuat ini adalah
kisah pribadinya dia terinspirasi dari
dirinya sendiri gitu kan tindakan
kejahatan yang dia lakukan Dia limpahkan
ke dalam karya film layar lebar gitu
Meskipun begitu sampai gua syuting video
ini belum ada pernyataan resmi dari
pihak produksi mengenai dampak dari
penangkapan zarov terhadap distribusi
dan promosi film Sang pengadil ini geng
jadi kita tunggu aja nanti kabar
selanjutnya tentang film ini apakah
tetap tayang atau justru film ini bakal
diboikot gitu Tapi gua rasa kalau
karyanya itu engak perlu diboikot sih
geng ya karena alangkah baiknya kita
menjadikan film tersebut sebagai
pelajaran Gitu kan ketika kita menonton
mungkin kita mendapatkan ilmu kita
mendapatkan pengalaman dari film
tersebut dan kita bisa lihat sendiri
ternyata apa yang ada di film tersebut
bobrok-bobroknya itu berasal dari
produsernya sendiri gitu kan bisa aja
gitu sekarang nih geng kita berlanjut
kepada pembahasan akhirnya Ronald tanur
ditangkap kembali
jadi geng berdasarkan dari putusan yang
ditetapkan oleh ma dengan membatalkan
vonis sebelumnya akhirnya Ronald tanur
pun ditangkap lagi pada tanggal 27
Oktober tahun 2024 di rumahnya oleh tim
dari Kejaksaan tinggi Jawa Timur dan
Kejaksaan Negeri Surabaya di rumah
tersebut terlihat ada satu mobil yang
terparkir di dalam garasi rumah dan tim
dari Kejati Jawa Timur dan Kejari
Surabaya itu sempat mengetuk pintu rumah
Ronald tanur yang tertutup rapat dan
enggak lama kemudian Ronald tanur itu
membukakan pintu dengan menggunakan kaos
dan celana hitam serta memakai sendal
jepit Ronald tanur langsung ditangkap di
saat itu juga dan tanpa melakukan
perlawanan dia menyerahkan diri pada
saat ditangkap Ronald ini terlihat
membawa tas berwarna putih dan langsung
digiring ke tahanan dan untuk saat ini
dia ditahan di Lapas kelas 1 Surabaya
yang berada di daerah Medaeng namun
keputusan yang diberikan oleh Ma itu
masih belum dirasa cukup geng hal ini
disampaikan oleh pengacara yang mewakili
keluar warga dari dini yang bernama
Dimas yemahura yang merasa sangat
prihatin dengan putusan tersebut karena
menurutnya vonis yang diberikan oleh Ma
itu terlalu ringan kepada Ronald tanur
ini Padahal kita semua tahu putusan
sebelumnya itu mengandung unsur
penyuapan dan gratifikasi Dimas ini
melanjutkan kalau Ma tidak melihat kasus
ini secara menyeluruh terutama mengenai
penerapan pasal yang digunakan untuk
menghukum Ronald tanur karena seharusnya
kasus ini dipandang sebagai kasus
penghilangan nyawa bukan sekedar
penganiayaan nah Oleh karena itu
seharusnya m a memberikan hukuman yang
lebih berat kepada si Ronald tanur ini
ya 5 tahun tadinya kan awalnya 12 tahun
sekarang tinggal 5 tahun Berarti ada apa
nih gitu kan padahal kalau kita
pikir-pikir ya Ronald tanur ini kan
double trouble gitu udah ngabisin nyawa
orang udah gitu dia Nyuap lagi otomatis
harusnya hukumannya jauh lebih lama ini
malah ditangkap kembali tapi jauh lebih
ringan gitu nah hal yang sama juga
disuarakan nih geng oleh Mia amyati
selaku kepala Kejaksaan tinggi Jawa
Timur yang mengungkapkan kekecewaannya
atas vonis 5 tahun kepada Ronald tanur
ini karena bumia ini mengatakan pihaknya
akan melakukan pengajuan permohonan pk
atau peninjauan kembali agar si Ronald
tanur ini bisa mendapatkan hukuman yang
setimpal menurut bumia putusan yang
diberikan oleh pihak Ma jauh dari
tuntutan 12 tahun penjara seperti yang
disampaikan oleh jaksa penuntut umum
ketika persidangan di tingkat pengadilan
negeri tinggi Surabaya bagi beliau saat
ini yang terpenting adalah si Ronald
tanur ini bisa dihukum terlebih dahulu
atas apa yang sudah dia lakukan terhadap
Dini dan pihaknya akan berupaya untuk
memberikan bukti-bukti baru atau novum
agar bisa mengajukan permohonan
peninjauan kembali Sehingga nantinya
Ronald bisa dijatuhi hukuman yang
setimpal atau lebih berat nah tapi geng
dari kasus ini ada yang menurut gua
cukup menarik Geng kalau dari media
bangkaapos nih ya ini kalian bisa baca
sendiri juga edwardard tanur Bapak dari
Ronald tanur itu melaporkan jumlah
hartanya sekitar 10,9 miliar
sekian-sekian lah gitu per tanggal 31
Desember tahun 2021 dan
11,1 miliar per tanggal 31 Desember
Tahun 2022 menurut hkpn pada periode 22
Maret tahun 2024 harta kekayaan dari
eduward tanur itu mencapai
10,9 miliar dengan rincian tanah dan
bangunan senilai rp9,5 miliar alat
transportasi dan mesin senilai
rp349 juta dan harta bergerak lainnya
senilai rp27 juta dan kas serta setara
kas senilai
rp941, sekian-sekian juta di dalam
lhkpn-nya Edward ini mengaku memiliki en
tanah dan bangunan yang tersebar di
Timur Tengah Utara Belu Kupang serta di
Surabaya dan Aset propertinya ini
memiliki luas setara dengan 200 sampai
7.500 m² tapi ketika ott yang dilakukan
terhadap ketiga Hakim dan Lisa selaku
pengacara dari Ronald jumlah barang
bukti yang ditemukan kalau dikonversi
semua menjadi rupiah itu senilai
Rp2,5 miliar dua kali lipat dibandingkan
kekayaan yang dimiliki oleh eduward
tanur sendiri pada awalnya nih geng
banyak yang mengira kalau itu adalah
bayaran dari si orang tua Ronald tanur
untuk untuk membebaskan anaknya tapi
setelah dicek kok jumlah bayarannya jauh
lebih besar dibandingkan harta mereka
yang terdaftar gitu nah ternyata nih
geng 20 miliar itu bukanlah jumlah dari
bayaran untuk membebaskan Ronald tanur
karena e harta kekayaan orang tuanya
enggak segitu yang didaftarkan karena
itu udah angkanya dua kali lipat 20
miliar tersebut ternyata itu adalah uang
yang berjumlah dari keseluruhan kasus
yang pernah mereka mainkan alias itu
semua ya dari orang-orang yang berkasus
terus bayar nih kepada tiga Hakim Dan si
makelarnya jadi bisa kebayang ya dari
memainkan hukum merugikan pihak korban
mereka bisa meraup keuntungan sebesar
itu dan untuk saat ini geng ketiga Hakim
itu sudah dijerat dengan berbagai pasal
yang berkaitan dengan tindak pidana
korupsi dengan ancaman hukuman penjara
paling lama seumur
hidup Wah enggak ada gunanya tuh ya uang
banyak kalau dipenjara seumur hidup dan
kemudian untuk Lisa selaku pengacara
dari Ronald tanur itu diancam dengan
hukuman maksimal 15 tahun penjara
sementara untuk Ronald tanur proses
hukumnya masih berj geng dengan Jaksa
yang akan mengupayakan untuk melakukan
PK terhadap Ronald
[Musik]
tanur itu dia geng pembahasan kita hari
ini mengenai kasus suap yang menyeret
tiga Hakim yang menangani kasus Ronald
tanor dan juga zarov selaku mantan
pejabat Ma sebagai makelarnya serta Lisa
selaku pengacara Ronald tanur serta
penangkapan kembali si Ronald tanurnya
sendiri nah Mari sama-sama geng kita
Kawal kasus ini agar si pelaku ini bisa
mendapatkan hukuman yang setimpal dan
Dini Sera serta keluarganya mendapatkan
keadilan atas apa yang sudah terjadi
amin ya rabbal alamin gimana geng
Tentang pembahasan kita hari ini coba
tinggalkan komentar di bawah