IS THE EARTH GETTING OLDER & THE APOCALYPSE GETTING MORE REAL? SCIENTISTS WORRY THAT PLANTS WILL ...
YrdqTYRyIs0 • 2024-11-03
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
di tahun kemarin yaitu tahun 2023 itu
menjadi tahun terpanas yang pernah
tercatat oleh para ilmuwan tim peneliti
yang terdiri dari banyak ilmuwan ini
mengatakan kalau mereka menemukan jumlah
karbon yang diserap oleh daratan
Mengalami penurunan yang sangat
drastis yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
Jerry
[Musik]
genggeng sejumlah wilayah Indonesia
mengalami cuaca terik dengan su panas
maksimum hari mencapai 37 hingga
38,4 cuaca panas yang menyengat kembali
melanda sejumlah wilayah di Indonesia
Oke pembahasan kita kali ini mungkin
akan menimbulkan pro dan kontra kalian
bisa baca sendiri dari thumbnail dan
judulnya yang mana Di sini kita bakal
membahas tentang bagaimana kondisi dunia
atau bumi yang kita tinggali saat ini
geng yang semakin hari semakin menua
seperti yang kita tahu ya bumi kita
sudah banyak sekali mengalami perubahan
beberapa dekade terakhir dan Hal ini
disebabkan karena kemajuan teknologi
yang semakin berkembang nah tapi memang
sayangnya nya di sisi lainnya gitu ya
kemajuan teknologi ini justru membuat
kondisi bumi atau planet yang menjadi
tempat kita tinggal ini ya semakin lama
semakin rusak dan ini sudah menjadi
rahasia umum atau sudah bisa kita sadari
bersama-sama Kita bisa menyaksikan
sendiri kerusakan yang terjadi di muka
bumi Nah kita Contohkan aja ya Sedari
Dulu sebenarnya kerusakan di muka bumi
yang disebabkan oleh kemajuan teknologi
itu sudah terjadi seperti salah satu
contohnya ketika di negara Eropa yang
mengalami masa Revol i industri
perekonomiannya meningkat lapangan kerja
melimpah karena banyak pabrik yang
membutuhkan pekerja namun di sisi lain
proses produksi tersebut sangat
berdampak pada lingkungan karena uap
yang dihasilkan itu mencemari lingkungan
bayangin aja geng pas itu ketika
pabrik-pabrik bekerja setiap hari tanpa
henti untuk memproduksi barang seberapa
berpolusinya negara mereka atau ya bumi
mereka pada saat itu dan berlanjut
ketika sudah banyak mobil-mobil yang
diproduksi di muka bumi ini yang mana
hasil pembakaran dari mesin mobil
tersebut menjadi salah satu penyebab
terjadinya polusi udara Jadi intinya
sekarang dunia sedang tidak baik-baik
aja dan sudah mulai semakin rusak
beberapa hari yang lalu nih geng ini
menjadi e daya tarik tersendiri untuk
kita bahas ya jadi di akun X itu lagi
heboh dan ramai banget dibicarakan
mengenai salah satu berita yang dirilis
oleh media The Guardian yang membuat
banyak orang jadi gempar yaitu dikatakan
kalau di tahun 2023 kemarin keberadaan
pohon dan tumbuhan-tumbuhan hijau
lainnya hampir tidak berfungsi untuk
menyerap CO2 atau karbon dioksida nah
ini kita jadi kembali ke pelajaran SD
nih geng pelajaran biologi di masa SD
Kalian pasti tahu kan kenapa bumi ini
bersih Kenapa kita bisa bernafas dengan
segar itu semua dikarenakan adanya
pohon-pohon yang mana pohon-pohon ini
selalu menyerap karbonioksida dan fungsi
pohon memang sangat penting untuk bisa
memfilter kandungan berbahaya di udara
agar kita tetap bisa bernafas dan tidak
keracunan tentunya fenomena ini sangat
memprihatinkan geng ketika dikatakan
ternyata tumbuh-tumbuhan di tahun 2023
itu hampir tidak menyerap CO2 atau
karbon dioksida Kenapa hal ini bisa
terjadi Kok bisa geng Bukankah tuhan
memang sudah menciptakan pohon untuk
bisa memfilter hal tersebut untuk bisa
menyerap karbonioksida nah kok bisa nih
fungsinya jadi berubah nah tentunya
fenomena ini bisa terjadi akibat dari
pemanasan global atau perubahan iklim
yang terus-menerus terjadi di muka bumi
dan dari sini banyak hal yang berubah
dan menandakan kalau bumi sudah semakin
tua nah banyak orang yang mulai
mengaitkan kalau ini adalah sebuah
tanda-tanda dari Akhir zaman yang
mungkin selama ini banyak orang yang
membantah soal kiamat Akhir zaman yang
terus-menerus dikaitkan dengan agama nah
tapi sekarang kita bisa lihat dengan
mata kepala kita sendiri bahwa bumi
benar-benar sudah berubah satu hal yang
tidak mungkin terjadi di sebuah tempat
sekarang sudah mungkin salah satu
contohnya nih ya Ee gunung Gunung Fuji
sekarang sudah mengering terus ada
beberapa gurun yang tandus kering yang
tidak pernah hujan sekarang sudah hujan
dan banjir dan bahkan ada yang sudah
menghijau gila enggak tuh di video kali
ini kita bakal membahas nih mengenai
kondisi bumi kita ini geng dan seberapa
parah sebenarnya kondisi bumi kita dan
apa yang harus kita lakukan untuk bisa
mencegah itu semua nah termasuk kita
akan membahas soal klaim mengenai
tumbuhan hijau yang kabarnya Sudah tidak
menyerap karbon dioksida lagi Mari
sama-sama kita bahas satu persatu
tentang fenomena ini di sisi
[Musik]
lain oke untuk pembahasan yang pertama
kita langsung ke dalam pembahasan utama
ama nih yaitu kabar mengenai menurunnya
kemampuan pohon atau tumbuhan hijau
dalam menyerap karbon dioksida dan
menjaga udara di muka bumi ini tetap
bersih jadi seperti yang kita tahu ya
geng fenomena pemanasan global itu bukan
sebuah pembicaraan yang baru lagi karena
memang sudah terjadi selama beberapa
dekade dan seperti yang sudah gua
Sebutkan sebelumnya Kalau topik ini
menjadi ramai diperbincangkan setelah
The Guardian membuat sebuah artikel yang
membahas kalau di tahun 2023 pohon-pohon
itu hampir tidak menyerap karbon
dioksida hampir tidak menyerap ya bukan
berarti semuanya tidak menyerap kalau
semuanya udah enggak nyerap
karbonioksida ya kita manusia Kayaknya
udah koid duluan jadi geng bagi yang
belum tahu atau lupa tentang pelajaran
ketika kita di sekolah dulu manusia itu
kan kalau menghirup udara yang berupa
oksigen dan ketika kita menghembuskannya
ya kita bakal mengeluarkan karbonioksida
Nah di sinilah F dari pohon geng pohon
akan menyerap karbonioksida itu yang
nantinya akan diproses lagi oleh si
pohon tersebut dan nantinya akan
dikeluarkan menjadi oksigen Nah itulah
yang akan kita hirup kembali Kejadian
ini terus berulang begitu terus dan
itulah fungsi dari pohon yang sangat
penting untuk kehidupan umat manusia
terus di artikel berita The Guardian
dikatakan kalau bukan cuma pohon saja
yang menyerap karbon tapi juga air laut
Tanah Plankton dan yang lain-lain terus
geng seperti yang kita tahu juga semakin
hari suhu bumi kita ini semakin panas
dibandingkan dengan sebelumnya sehingga
membuat para ilmuwan sebenarnya sudah
mulai merasa khawatir kalau proses
penyerapan karbon oleh pohon tanah dan
lain-lain itu menjadi terganggu akibat
dari suhu bumi yang semakin panas atau
pemanasan global di tahun kemarin yaitu
tahun 2023 itu menjadi tahun terpanas
yang pernah tercatat oleh para ilmuwan
tim peneliti yang terdiri dari banyak
ilmuan ini mengatakan kalau mereka
menemukan jumlah karbon yang diserap
oleh daratan mengalami penurun turunan
yang sangat drastis yang diserap oleh
daratan ini maksudnya adalah yang
diserap oleh pohon dan sebagai dampak
dari hal ini hutan tanaman tanah yang
ada di daratan hampir tidak menyerap
karbon sama sekali terus enggak cuma di
daratan aja geng dampak dari kerusakan
lingkungan juga bisa dilihat di laut
Seperti contohnya adalah glaser yang ada
di Greenland serta Lapisan es yang ada
di antarktika itu mulai mencair lebih
cepat daripada yang diperkirakan
sehingga mengganggu arus laut gulfstream
dan memperlambat laju penyerap karbon di
lautan nah golfstream ini Kalau
diartikan adalah arus Teluk yaitu sebuah
arus kuat yang membawa air hangat dari
Teluk Meksiko ke Samudra Atlantik dan
aliran ini terus memanjang sampai ke
pantai timur Amerika Serikat dan Kanada
kenapa glfstream ini sangat penting Nah
karena air hangat yang dibawa oleh
glfstream itu bisa mempengaruhi suhu
udara pengendapan permukaan laut sampai
dengan badai golfstam ini sendiri
membawa berbagai kandungan yang mana
salah satunya adalah karbon nah Oleh
karena itu glf stream sendiri sangat
penting bagi iklim di bumi sehingga
kalau terjadi perubahan pada glfstim
bisa menimbulkan terjadinya peristiwa
cuaca yang ekstrem sampai mempengaruhi
suhu dan tingkat curah hujan Nah ini
bisa-bisa menjadi bencana geng terus
geng gagalnya penyerapan karbon oleh
daratan di tahun kemarin itu mungkin
hanya bersifat sementara selagi tidak
terjadi kekeringan atau kebakaran maka
daratan bisa menyerap karbon lagi
nantinya Nah itu merupakan anggapan dari
para ilmuwan
nah namun dari fenomena ini kita bisa
mengetahui kalau ekosistem yang ada di
bumi sudah tidak sehat lagi geng dan
memiliki dampak yang sangat besar
terhadap krisis iklim bumi untuk bisa
membuat bumi bebas dari emisi itu
mustahil untuk dilakukan tanpa adanya
bantuan dari alam karena sampai saat ini
belum ada teknologi yang bisa
menghilangkan karbon yang ada di
atmosfer dalam skala yang besar sehingga
hanya hutan padang rumput lahan gambut
dan juga laut yang sangat luas yang bisa
menjadi satu-satunya pilihan untuk
menyerap polusi karbon dari manusia yang
mencapai
37,4 miliar Ton di tahun 2023 masih ada
118 negara yang masih mengandalkan
daratan untuk bisa membantu menangani
krisis iklim di Negara mereka hanya saja
karena meningkatnya suhu cuaca yang
ekstrem dan kekeringan yang terjadi
membuat proses pemulihan tersebut
menjadi tidak maksimal nah lalu Geng
kalau apa yang terjadi di tahun 2023 itu
enggak segera diatasi maka akan
meningkatkan kemungkinan terjadinya
pemanasan glob glal yang jauh lebih
cepat di tahun-tahun mendatang dan
kondisinya pasti lebih parah lagi dalam
kurun waktu 12.000 tahun terakhir
dikatakan iklim di bumi itu udah enggak
stabil geng meningkatnya jumlah populasi
manusia itu berkontribusi juga terhadap
meningkatnya emisi yang dihasilkan oleh
manusia nah bertambahnya emisi ini juga
membuat jumlah karbon yang diserap oleh
alam menjadi lebih banyak lagi
sebenarnya hal ini Baik geng karena
semakin banyak karbonioksida yang
diserap oleh tanaman maka semakin cepat
tanaman ini akan tumbuh besar dan kalau
tanaman tersebut semakin besar Nantinya
juga akan menyerap lebih banyak karbon
lagi nah itu kalau kondisinya ideal atau
normal yang mana bumi tidak mengalami
pemanasan global karena saat ini bumi
Tengah mengalami pemanasan global maka
membuat proses yang seharusnya saling
menguntungkan satu sama lain antara
manusia dengan tanaman itu menjadi
terganggu nah terus Apakah semua pohon
dan tanaman memang sudah enggak bisa
lagi dijadikan sebagai filter atau alat
untuk menyaring dan menyerap karbon ini
ya Jawabannya masih ada geng masih ada
harapan tapi itu juga tinggal satu yang
merupakan hutan hujan tropis utama yaitu
yang ada di cekungan kongo yang masih
berfungsi sebagai penyerap karbon di
muka bumi selain cekungan kongo
Sebenarnya ada cekungan lain yaitu
cekungan Amazon nah tapi sayangnya geng
akibat dari sebuah peristiwa yang
disebut dengan Elnino atau peristiwa
fenomena iklim yang menyebabkan
kekeringan ditambah lagi karena
pemanasan global cekungan Amazon ini
mengalami kekeringan yang terparah
dibandingkan sebelumnya bahkan
sungai-sungai yang ada di sana menjadi
disurut Nah makanya cekungan Amazon ini
tidak bisa diandalkan lagi dan
kekeringan yang terjadi di Amazon ini
adalah yang paling parah yang pernah
terjadi nah bahkan dikatakan belum
pernah terjadi sebelumnya terus geng
menurut seorang Profesor perubahan iklim
dan ilmu sistem bumi dari exeter
University yang bernama tim lenton itu
mengatakan kalau ada beberapa fenomena
alam yang terjadi di biosfer yang tidak
sesuai dengan prediksi nah biosfer
sendiri adalah lapisan bumi yang terdiri
dari udara daratan dan air yang menjadi
tempat hidup bagi semua makhluk hidup di
bumi dari fenomena tersebut kita sebagai
umat manusia itu diharuskan sudah mulai
mempertanyakan seberapa besar tanah
pohon dan lautan sebagai penyerap atau
pyimpan karbon mengingat semakin
tingginya suhu di bumi sementara karbon
terus meningkat Nah jadi udah enggak ada
lagi nih alat filter yang baik udah
enggak ada lagi Alat penyaring yang baik
Nah makanya kalau kalian rasakan
beberapa hari ini dunia atau Bumi
semakin panas Nah itu adalah akibat dari
fenomena yang sedang kita bahas dan the
other is the hope of flourishing for all
people and Nature we're in a climate and
ecological Crisis of our own making P we
take now terus geng ada sebuah makalah
yang diterbitkan pada bulan Juli tahun
2024 yang mengatakan meskipun total
jumlah karbon yang diserap oleh hutan
mulai dari tahun 1990 sampai 2019 tetap
stabil namun jumlahnya bervariasi
tergantung dari wilayah Nah jadi kalau
beda wilayah beda juga jumlah karbon
yang diserap nah contohnya adalah hutan
boreel yang membentang di Rusia
Skandinavia Kanada dan Alaska serta
memiliki peran untuk menyerap sekitar
sepertiga dari semua karbon yang ada di
daratan nah di sana sudah mengalami
penurunan yang sangat signifikan dalam
jumlah karbon yang diserap penurunan ini
disebabkan oleh wabah serangga yang
berkaitan dengan krisis iklim kebakaran
dan penembangan hutan jadi hutannya itu
sudah rusak serusak-rusaknya dan tidak
berfungsi sebagaimana semestinya ya
semuanya karena kerakusan
[Musik]
nah lalu geng kekeringan di cekungan
Amazon lalu menurunnya penyerapan karbon
di hutan boreal yang gua Sebutkan
sebelumnya serta kekeringan yang terjadi
di wilayah tropis itu sangat berpengaruh
terhadap menurunnya penyerapan karbon di
tahun kemarin yaitu tahun 2023 karena
enggak bisa diserap karbon ini kemudian
dilepaskan ke atmosfer dan menjadi
menumpuk di atmosfer Nah kalau
berdasarkan keterangan dari Philip clay
selaku peneliti di laboratory of climate
and environmental science itu mengatakan
di tahun 2023 jumlah karbon dioksida di
atmosfer itu sudah sangat tinggi geng
sehingga penyerapan yang terjadi di
biosfer itu sangat rendah kemudian
filipe juga mengatakan kalau di belahan
bumi utara yang menjadi tempat dari
setengah penyerapan karbon dioksida
sudah mengalami penurunan penyerapan
selama kurun waktu 8 tahun belakangan
dan menurut pilipi lagi enggak ada
alasan yang bisa dipercaya kalau kondisi
tersebut bisa kembali seperti semula
karena semuanya udah rusak total nah
kemudian laut sebagai penyerap karbon
terbesar di bumi yang sudah menyerap 90%
pem P Asan dari bahan bakar fosil selama
beberapa dekade yang mana bahan bakar
fosil tersebut menyebabkan kenaikan suhu
yang ada di laut dan adanya bahan bakar
fosil ini justru melemahkan kemampuan
dari laut untuk menyerap karbon dioksida
nah Oleh karena itu ketika alam yang
sudah tidak lagi maksimal dalam
penyerapan karbon diharapkan kalau
manusia bisa mengurangi emisi dari gas
rumah kaca yang lebih baik lagi
dibandingkan sebelumnya berkurangnya
penyerapan karbon ini ternyata juga
berdampak terhadap kemajuan
negara-negara dalam agenda untuk untuk
mengurangi emisi karbon dan untuk
mencapai tujuan iklim di negara
Australia sendiri contohnya hilangnya
karbon tanah yang besar karena panas
yang ekstrem dan kekeringan di daerah
luas kemungkinan akan membuat target
iklimnya sulit tercapai kalau emisi yang
terus meningkat di sana Nah sementara
untuk di Eropa itu seperti Perancis
Jerman Republik Ceko dan Swedia semuanya
sudah mengalami penurunan yang sangat
signifikan dalam jumlah karbon yang
diserap oleh daratan yang disebabkan
karena wabah serangga yang berkaitan
dengan iklim dan kekeringan sehingga
meningkatkan kematian dari pohon-pohon
atau tumbuhan hijau nah lalu begitu juga
dengan negara Finlandia yang sangat
ambisius dibandingkan dengan negara lain
untuk bisa menghilangkan emisi karbon di
negara Mereka ternyata mereka mengalami
hal yang sama dengan negara lain yang
mana negara tersebut juga mengalami
penurunan penyerapan karbon yang cukup
besar dalam beberapa tahun terakhir
Pantesan panas banget bumi kita geng
jadi walaupun Finlandia sudah mengurangi
emisi di semua industri hingga mencapai
43% total dan emisi negara tersebut
tidak berubah sama sekali sejauh ini
penurunan dari emisi karbon itu hanya
bersifat regional atau di negara-negara
tertentu aja geng enggak di semua negara
ada beberapa negara seperti Cina Amerika
itu belum mengalami penurunan seperti
yang sedang kita bicarakan bumi
mengeluarkan seruan darurat sebab
laporan terbaru keadaan iklim Global
menunjukan planet bumi berada di ambang
kehancuran Terus yang menjadi
permasalahannya isu ini engak pernah
ditangani secara serius geng bahkan
enggak pernah menjadi salah satu aspek
yang dipikirkan oleh banyak pemerintah
di seluruh negara jadi kayak
pemimpin-pemimpin negara tuh kayak Acuh
aja gitu kayak enggak peduli gitu dengan
kerusakan bumi ini nah saat ini masih
banyak orang yang berpikir kalau alam
atau bumi kita ini masih baik-baik aja
dan masih memiliki fungsi yang normal
padahal pada kenyataannya kondisi saat
ini sedang sangat-sangat berubah di mana
kita sebagai seorang manusia sepertinya
sudah tidak bisa berharap terlalu banyak
dengan kondisi alam saat ini yang sudah
makin menurun bahkan sudah tidak
berfungsi sebagaimana mestinya dalam
beberapa tahun terakhir beberapa
penelitian sudah memperkirakan mengenai
terjadinya peningkatan jumlah karbon
yang bisa diserap oleh hutan dan
ekosistem alami nah tetapi banyak
peneliti yang Justru lebih concern atau
khawatir terhadap media penyerapan
karbon itu sendiri yaitu pohon tanah
laut dan lain-lain bagaimana caranya
untuk bisa melindungi itu semua dan
menyimpan karbon yang sudah ada sekarang
agar bisa mengurangi emisi yang ada di
muka bumi dan kita sebagai manusia
jangan menerapkan mindset kalau bumi ini
memiliki hutan atau laut atau tanaman
jadi emisi karbon ada yang bisa diserap
oleh mereka nah padahal konsepnya enggak
begitu semakin ke sini kita bisa melihat
kita itu sebagai manusia masih terus
melakukan aktivitas yang meningkatkan
pemanasan global Ya gimana emisi
karbonnya bisa diserap dengan baik nah
dan justru yang sebenarnya harus banget
melakukan tindakan adalah manusia nah
umat manusia harus mengurangi aktivitas
yang bisa meningkatkan pemanasan glob
Global seperti mengurangi pemakaian
bahan bakar fosil atau bensin gitu ya
Dan karena kalau kita masih melakukan
hal itu mau sebanyak apapun pohon yang
ditanam tetap saja tidak akan
berpengaruh atau tidak akan berubah Nah
karena polusi itu itu berasal dari
manusianya sendiri oke nah sampai sini
kalian bisa bayangkan sendiri geng
gimana jadinya bumi nanti kalau memang
tumbuhan-tumbuhan hijau pohon-pohon
sudah tidak lagi menyerap karbon
dioksida apa enggak keracunan tuh
manusia Oke mungkin kalau penjelasan gua
tentang penyerapan karbon itu bisa aja
kalian anggap enggak nyata gitu ya
walaupun ini adalah pernyataan dari
ilmuwan tapi mungkin untuk pembahasan
selanjutnya ini ini yang nyatanya nih
yang bisa kalian lihat pakai mata kalian
sendiri dan kalian bisa rasakan gitu
kalau bumi kita memang udah berbeda kita
bakal bahas tentang tanda-tanda
pemanasan global lainnya yang membuat
perubahan yang benar-benar terlihat di
muka bumi
ini gua akan mulai dengan cerita dari
gunung yang seperti kita tahu ya Gunung
Fuji ini gua jadikan contoh karena
Gunung Fuji adalah salah satu gunung
paling terkenal di dunia dan sebuah hal
yang sangat indah untuk kita lihat
karena Gunung Fuji itu bentuknya tuh
kayak es krim gitu geng di atasnya tuh
ada salju putih di bawahnya baru tanah
atau tumbuh-tumbuhannya gitu kan dan hal
ini merupakan sebuah fenomena yang biasa
Karena udah ratusan bahkan ribuan tahun
puncak Gunung Fuji itu terdapat salju
Karena gunung ini sendiri letaknya
sangat tinggi Ya wajar kalau di atas
gunung itu ditemukan salju dan Gunung
Fuji sendiri biasanya sudah tertutup
oleh salju di awal bulan Oktober Tapi
anehnya di bulan Oktober ini salju di
sana tidak kunjung turun yang mana Kalau
dibandingkan dengan tahun lalu salju
pertama kali turun di Gunung Fuji pada
tanggal 5 Oktober tahun 2024 namun di
Jepang sedang mengalami musim panas
terpanas sepanjang sejarah dan itu
terjadi di tahun ini geng dan dengan
suhu antara bulan Juni sampai dengan
Agustus tercatat suhunya mencapai 1,70
6 derajat Celcius lebih tinggi dari
rata-rata suhu di periode tahun 1991
sampai
2020 lalu geng Sementara itu di bulan
September tahun ini suhu terus
menghangat dari perkiraan karena adanya
angin jetstam subtropis yang mengarah ke
utara yang memungkinkan adanya aliran
udara Selatan yang lebih hangat di
Jepang jetstream ini sendiri adalah
fenomena arus udara yang mengalir cepat
yang bergerak mengelilingi bumi dan
jetstream terjadi ketika udara hangat
dari selatan bertemu dengan udara dingin
dari Utara nah kalian bisa lihat sendiri
ya fenomena Gunung Fuji ketika tidak ada
salju gua jujur aja ngelihatnya tuh agak
sedikit merinding gitu nah terus geng
selain fenomena yang terjadi di Gunung
Fuji pemanasan global juga bisa dilihat
dari Gurun Sahara Gurun Sahara terpanas
di dunia yang ada di Maroko itu dilanda
banjir dan untuk pertama kalinya di
bulan ini dalam 50 tahun belakangan
gurun ini bisa mengalami banjir padahal
ya mustahil banget gitu kan gurun yang
tandus bisa terjadi banjir dan banjir
ini disebabkan karena hujan yang deras
yang melanda selama 2 hari
berturut-turut sehingga volume airnya
setara dengan curah hujan selama lebih
dari setahun gila engak tuh dan di salah
satu desa yang ada di Maroko yaitu
togunite atau togunight kali ya bacanya
yang berjarak dari 450 KM di Selatan Ibu
Kota rabat itu curah hujannya tercatat
mencapai lebih dari 100 mm dalam waktu
24 jam dan ahli meteorologi itu
mengkategorikan hujan yang terjadi di
sana itu sebagai badai ekstr tropis
katanya dan menurut badan meteorologi
Maroko penyebabnya adalah udara yang
mengandung banyak uap air yang mana
udara tersebut mendorong penguapan dan
menciptakan lebih banyak badai beberapa
citra satelit milik Nasa menunjukkan
kalau danau yang terletak di antara kota
zagora dan kota Tata itu sudah diisi
oleh air padahal sebelumnya itu Danau
udah kering selama 50 tahun lebih geng
50 tahun kering gitu ya jadi benar-benar
yang kita lihat tanah tiba-tiba sekarang
jadi di danau lagi gimana Enggak
merinding tuh fenomena kayak gitu Nah
dari sini kita bisa menyadari dan kita
bisa melihat sendiri bagaimana kondisi
bumi kita yang sedang tidak baik-baik
aja nah terus geng meningkatnya suhu
bumi juga sempat ramai diperbincangkan
beberapa bulan kemarin yang disebut
dengan heat wave Nah karena heat wave
ini juga menyebabkan aspal di India
sampai meleleh geng sakking panasnya
suhu di sana dan efek dari heatwaave ini
bukan cuma itu geng melainkan bisa
membahayakan kesehatan dan nyawa kalau
ada seseorang yang terpapar oleh panas
dalam waktu yang lama itu akan
meningkatkan resiko serangan jantung dan
mengalami stroke bahkan sampai meninggal
dunia nah Setiap tahun ribuan orang
mulai dari Indonesia sampai ke Meksiko
itu meninggal akibat heatwave ini jadi
bisa Kebayang aja ketika heatwave ini
melanda India sampai-sampai aspal di
sana Jadi meleleh Nah itu gimana rasanya
jadi warga sana dan dikabarkan banyak
yang meninggal akibat heatwaave tersebut
di Thailand sendiri yang juga ikut
mengalami heatwaave itu mengumumkan
kalau ada sedikitnya 30 orang meninggal
karena heatwaave ini dan sebelumnya
memang pemerintah Thailand sendiri sudah
mengeluarkan e peringatan kalau suhu di
Bangkok diperkirakan akan mencapai 52
derajat celciius Huh panas banget kalau
ditambah setengah lagi itu bisa mendidih
gitu geng Nah PBB sendiri juga pernah
mengumumkan kalau negara Asia adalah
kawasan yang paling terdampak oleh
bahaya iklim dan cuaca di tahun 2023
dengan Bany bjir dan badai yang menjadi
penyebab utama dari banyaknya korban
jiwa dan kerugian ekonomi Nah jadi
musibah di tahun 2023 itu benar-benar
banyak banget Dan semua itu disebabkan
karena perubahan iklim ini geng Nah
sekarang kita masuk nih geng apa solusi
untuk menangani pemanasan global ini
karena kan ini enggak mungkin kita
tuntut ke presiden kita doang atau kita
tuntut ke pemerintah kita doang gitu
karena yang harus bertanggung jawab
adalah masyarakat seluruh dunia atau
seisi bumi Nah sekarang kita bahas
tentang solusinya
[Musik]
jadi Geng kalau berbicara tentang solusi
menangani pemanasan global ini ini
enggak cuma kita berbicara di negara
kita doang tapi penanggung jawabnya itu
harus seluruh dunia geng di dalam hal
ini bahkan PBB juga sampai turun tangan
pada bulan Desember tahun 2023 PBB sudah
melakukan sebuah perundingan mengenai
iklim di dalam perundingan tersebut
hampir 200 negara itu sepakat untuk
mempercepat perubahan atau transisi
kendaraan-kendaraan yang masih berbahan
bakar fosil untuk dirubah menjadi ya
dengan energi yang terbarukan ya listrik
gitu Yang mana bahan bakar fosil kayak
pertamak solar pokoknya BBM atau bahan
bakar minyak gitu ya itu adalah penyebab
utama dari krisis iklim Nah jadi
nantinya semua teknologi yang kita
gunakan mulai dari kebutuhan rumah
kendaraan sampai ke sektor industri udah
enggak lagi menggunakan bahan bakar
fosil geng jadi di Indonesia sendiri
pemerintah aja kan juga lagi berusaha
nih untuk melakukan transisi dari
kendaraan yang masih menggunakan BBM
menjadi kendaraan listrik kalian lihat
aja sekarang di jalan-jalanan nih ya
karena gua di Jakarta gitu ya Di Jakarta
itu sudah banyak sekali kendaraan
listrik perhelatan penyelenggaraan event
internasional Sebelumnya sudah pernah
dipakai juga pada eh dan saat ini juga
permintaan terhadap teknologi energi
bersih seperti angin air dan baterai itu
sudah sangat meningkat yang diharapkan
bisa mengurangi pemanasan global ada
sebanyak 510 miliar watt kapasitas
energi terbarukan pada tahun 2023 yang
sudah disiapkan yang mana jumlah
tersebut 50 10% lebih banyak dari Tahun
2022 dan bahkan saking besarnya nih Geng
itu setara dengan seluruh kapasitas
listrik gabungan milik Jerman Perancis
dan juga Spanyol nah sehingga
diperkirakan kalau peralihan energi ini
akan lebih cepat lagi geng penjualan
dari kendaraan listrik juga sedang
meningkat yang mana meningkatnya itu
sebanyak 31% di tahun 2023 bahkan di
Australia penjualan kendaraan listrik
itu meningkat dua kali lipat dari tahun
lalu dan diperkirakan akan terus
meningkat sangking orang-orang tuh sudah
mulai sadar dengan polusi UD lalu geng
meningkatnya teknologi energi bersih itu
menandakan emisi gas rumah kaca bisa
turun di tahun ini ya semoga kita doakan
dan menurut analisis terkini dari
international energy agency atau iea
berdasarkan kebijakan pemerintah yang
ditetapkan menunjukkan kalau emisi
mungkin sudah mencapai puncaknya di
tahun lalu temuan ini juga didukung oleh
analisis dari climate analytics yang
juga mengatakan kalau ada kesempatan 70%
dari emisi itu akan turun Mulai tahun
ini kalau pertumbuhan teknologi bersih
masih harus berlanjut Dan sebenarnya
sudah banyak negara yang sudah mulai
melewati puncak dari emisi ini di negara
mereka seperti Amerika Uni Eropa Inggris
dan Jepang Nah tinggal negara-negara
lain ikut menyusul nantinya sehingga
untuk bisa mengurangi pemanasan global
yang terjadi di dunia bukan hanya
menjadi tugas dari satu atau dua negara
tetapi menjadi tugas dari semua negara
untuk bisa sama-sama berkontribusi
menjaga bumi dari kerusakan yang semakin
parah nah yang disayangkan nih geng ya
negara kita lihat sendirilah polusinya
itu itu udah mirip-mirip kayak India
gitu kan hancur-hancurnya tuh ya
mirip-mirip gitu dan ini yang sangat
menyedihkan ya semoga ini semua bisa
menyadarkan kita untuk lebih peduli lagi
pada lingkungan dan semoga negara kita
menjadi bagian dari perubahan iklim
menuju lebih baik nantinya amin ya
rabbal alamin Nah itu dia geng
pembahasan kita mengenai pemanasan
global dan kerusakan iklim serta ya
kondisi tumbuhan atau pohon yang katanya
sudah mulai tidak menyerap karbon dan
ini berbahaya banget karena bisa menjadi
racun buat kita dan dari sini kita bisa
melihat sendiri bagaimana kondisi bumi
kita yang semakin tua dan akhir zaman
yang semakin
dekat gimana Menurut kalian geng Tentang
pembahasan kita hari ini coba tinggalkan
komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:28 UTC
Categories
Manage