Resume
xvhhjhRKpw8 • LABORATORIUM NARKOBOY RAHASIA TERBONGKAR DI BALI HINGGA MEDAN SUMATERA UTARA
Updated: 2026-02-12 02:16:38 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur berdasarkan transkrip yang diberikan.


Pengungkapan Jaringan Narkoba Internasional: Operasi Clandestine Lab di Bali & Malang

Inti Sari (Executive Summary)

Video ini mengungkapkan secara mendalam tentang penggerebekan jaringan narkoba internasional yang mengoperasikan laboratorium rahasia (clandestine lab) di Indonesia, khususnya di Bali (Uluwatu dan Gianyar) serta Malang. Kasus ini menyoroti evolusi modus operandi sindikat narkoba yang memproduksi barang baru seperti Hasis, Ekstasi, DMT, dan cairan narkoba untuk vape dengan potensi keuntungan mencapai triliunan rupiah. Penegak hukum menjerat pelaku dengan pasal berat, termasuk tindak pidana pencucian uang (TPPU), untuk memutus rantai pendanaan.

Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Modus Baru: Sindikat mengonversi narkoba menjadi bentuk cair untuk vape (pod) guna menghindari deteksi dan menargetkan kalangan muda.
  • Jaringan Luas: Melibatkan jaringan internasional dari China, Filipina, dan Yordania, dengan peran WNI sebagai pencampur dan pengemas.
  • Produksi Masif: Laboratorium di Uluwatu memiliki kapasitas produksi 4.000 pil Happy Five per jam dengan potensi keuntungan Rp1,5 triliun dalam 2 bulan.
  • Jenis Narkoba Baru: Ditemukan laboratorium pertama di Indonesia yang memproduksi DMT (Narkotika Golongan 1) di Gianyar, Bali.
  • Penyitaan Besar: Barang bukti mencakup ribuan batang hasis, ton bahan baku sintetis, dan puluhan ribu pil dari berbagai lokasi.

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

1. Pengungkapan Laboratorium Hasis & Ekstasi di Uluwatu, Bali

Kasus ini bermula dari pengungkapan di Yogyakarta pada September yang menggagalkan distribusi 25 kg Hasis ke Belanda. Penyelidikan mengarah ke sebuah clandestine lab di Bali.

  • Pergerakan Lokasi: Sindikat berpindah-pindah untuk menghindari deteksi, mulai dari Jalan Gatot Subroto (Denpasar Utara), lalu Padang Sambian (Denpasar Barat), dan akhirnya di sebuah Villa di Uluwatu yang disewa harian.
  • Peran & Pelaku:
    • Tersangka (Ditangkap): 4 WNI (Mr, RR, N, Da) berperan sebagai mixer dan packager.
    • DPO (Daftar Pencarian Orang): Dom (kontroler), Rmd, Ice (rekruter), dan Man (penyewa villa).
  • Barang Bukti & Kapasitas Produksi:
    • 2.700 batang Hasis siap edar.
    • 107 kg bahan baku Happy 5 (bisa menghasilkan 3,2 juta butir pil).
    • 12 liter minyak ganja (untuk 6.000 cartridge vape).
    • Dua mesin cetak kapasitas 0,3 gram yang bisa memproduksi 4.000 pil per jam.
  • Target Pasar & Keuntungan: Produk ditujukan untuk kafe di Bali, Jawa, dan ekspor. Harga 1 gram Hasis mencapai $220 USD (sekitar Rp3,5 juta). Estimasi keuntungan operasional selama 2 bulan mencapai Rp1,5 triliun.

2. Penemuan Laboratorium DMT Pertama di Indonesia (Gianyar, Bali)

Pada 18 Juli 2024, tim gabungan BNN, Polri, Bea Cukai, dan Imigrasi menggerebek sebuah villa di Gianyar yang menghasilkan DMT (Dimethyltryptamine), narkotika golongan 1 yang memicu halusinasi kuat.

  • Sindikat: Melibatkan keluarga WNA asal Filipina dan pendana dari Yordania.
    • Tersangka: Das (28 tahun, lulusan Teknik Kimia), ibunya (PMS), dan saudarinya (Doos).
    • Dalang: Am (WNA Yordania) yang masih buron. Ibu tersangka bertemu Am dalam komunitas Yoga.
  • Modus: Am mendanai eksperimen Das yang gemar bereksperimen dengan bahan kimia (seperti pemutih) untuk memproduksi DMT.
  • Penemuan di Lokasi: Petugas menemukan tenda terpal di tanah terjal yang berisi bahan kimia, serta di dalam dapur ditemukan cairan bening (DMT) di dalam kulkas.

3. Laboratorium Sintetis Terbesar di Malang

Pada 2 Juli 2024, Bea Cukai dan Bareskrim Polri mengungkap laboratorium terbesar dan paling canggih di Malang, Jawa Timur.

  • Jaringan: Sindikat China-Indonesia.
  • Produksi: Tembakau Gorilla, Exci, dan SX.
  • Asal Pengungkapan: Berawal dari kiriman tembakau sintetis ke apartemen Kalibata City.
  • Barang Bukti: 1,2 ton ganja sintetis, 25.000 pil Exci, 25.000 pil Sanx, dan 40 kg bahan baku MDMB-4N (setara 2 ton produk jadi). Delapan orang ditangkap terkait produksi dan distribusi.

4. Detail Peralatan dan Asal Barang

  • Asal Peralatan: Mesin cetak dan bahan kimia mayoritas dipesan dari China, mengindikasikan keterlibatan jaringan China.
  • Investasi Mesin: Mesin cetak pil dibeli sejak lama, yait
Prev Next