Kind: captions Language: id setelah kurang lebih 6 bulan mengamati Bambang ini merasa yakin dan mulai memutuskan untuk join ke Net 89 dan dia di saat itu ya menginvestasikan dana sebesar 1 miliar yang dia dapatkan dari sebagian hasil menjual rumahnya untuk trading H bayang tuh untuk Bambang sendiri dia itu baru bisa mengambil dananya sebesar 350 USD atau setara 5 jutaan dari total Dana yang sudah dia investasikan di awal nah salah satu public figur yaitu Ata halilin terersendiri menurut Zainal diduga menerima uang hasil penipuan dari net 89 ini dari founder net 89 yang bernama Reza paten ketika Ata melakukan lelang bandana sebesar r2,2 miliar yo geng tekan tombol subscribe geng What's good Welcome back to kamar Jer [Musik] geng geng oke Hari ini kita bakal membahas mengenai sebuah kasus yang lagi ramai lagi nih di negara kita nah ini mengenai kasus investasi bodong katanya yang dilakukan oleh ee apa ya ini perusahaanah atau forum atau website yang jelas namanya itu adalah net89 Nah kenapa bisa rameai ya karena kasus ini ternyata menyeret beberapa nama artis terkenal tanah air seperti Ustaz aki Malik terus motivator Mario Teguh terus ada dua teman gua juga nih ada Kevin Aprilio sama Atta halilintar nah tapi tunggu dulu kita enggak boleh buru-buru langsung nge-judge bahwa para selebritas ini benar-benar terlibat karena kalau misalkan kita lihat di kasus-kasus yang belakang ya kayak contohnya Reza Arab sama Doni salmanan nah ikut terseret tapi ternyata setelah dirunut ya dia bukan terlibat Tetapi dia menerima manfaat atas ketidaktahuan dia Nah untuk uang-uang dari investasi bodong tersebut Nah jadi makanya kita jangan buru-buru ngejust dulu nah terus geng kasus yang satu ini yang akan kita bahas ini bukanlah kasus yang baru terungkap sekarang sebenarnya kasus ini sudah berjalan sejak Tahun 2022 dan proses penyelidikannya membutuhkan waktu yang lama karena masih ada beberapa petinggi dari perusahaan yang buron jadi perusahaan net 89 ini ya terdiri dari beberapa struktur jabatan lah nah salah satu petingginya itu buron dia melarikan diri keluar Negeri sementara yang tiga orang tersangka masih kabur ke luar negeri dan telah diterbitkan red notice tidak bekerja sama dengan divisi hubinter dan hal ini yang membuat pihak Kepolisian Indonesia harus bekerja sama dengan bagian interpol untuk bisa menangkap dan membawa pulang para tersangka ini ke Indonesia Nah karena kasus ini sudah terjadi sejak lama beberapa tahun yang lalu mungkin ada di antara kalian yang tidak mengikuti kasusnya dari awal untuk itu gua bakal mencoba merangkum kasus ini dari awal yaitu dari Tahun 2022 sampai akhirnya proses penyelidikannya berjalan di tahun ini langsung aja kita bahas secara lengkap di sisi [Musik] lain kita langsung masuk ke dalam kronologi mencuatnya kasus investasi bodong net 89 ini lagi [Musik] nah seperti yang gua katakan di awal tadi ya kalau perjalanan kasus ini cukup panjang sebab kasus investasi bodong ini bukan baru terjadi di tahun ini geng tapi sudah dari Tahun 2022 Agar kalian bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kasus ini bisa berjalan ya gua bakal Mengawali dengan pembahasan dari Apa itu net 89 Nah jadi geng net 89 Ini adalah sebuah fitur atau robot trading yang dibuat oleh perusahaan yang bernama PT symbiotik multitalenta Indonesia atau SMI perusahaan ini disebutkan itu adalah perusahaan penjualan langsung murni yang hanya menjual produk berupa ebook dan juga software ea yaitu singkatan dari expert advisor Creator di dalam trading forex ea Ini adalah sebuah software yang bisa menyarankan waktu trading ataupun secara otomatis untuk memulai dan mengeksekusi trading berdasarkan instruksi yang sudah diprogramkan jadi kayak misalkan nih kalian seorang trader biasanya Kalian ngetrading itu kan sesuai dengan E apa ya pikiran kalian lah e insting kalian atau apa yang kalian prediksi nah tapi dengan adanya alat ini yang bekerja itu alat ini nah secara otomatis dia yang akan berpikir makanya disebut dengan robot trading Nah ini kan sesuatu yang sangat instan bagi umat manusia gitu Makanya banyak orang yang tertarik nah ea ini digunakan sebagai salah satu opsi untuk mempermudah trading dan banyak dikembangkan oleh platform trading metrader 4 jadi di saat itu cukup populer lah apalagi di zaman masa covid di saat orang enggak bisa kerja dan mencari cara untuk bisa menghasilkan uang perusahaan ini menjalankan usahanya sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah mengenai penyelenggaraan bidang perdagangan serta menyebut kalau perusahaan ini enggak menjual produk investasi dan software robot investasi di Indonesia nah informasi yang gua dapatkan ini dari media cnbc dan perusahaan itu mengklaim kalau mereka memiliki jaringan Enggak cuma di Indonesia tapi juga tersebar di berbagai negara kantor pusat dari perusahaan ini dikatakan berada di Jakarta namun mereka juga memiliki beberapa kantor cabang di kota-kota lain seperti Surabaya Terus ada di Bandung Pekanbaru sampai dengan Banjarmasin nah cuma geng ketika tim riset dari Media cnbc Indonesia itu mencoba untuk memverifikasi perusahaan tersebut melalui situs nswi bpkm dan Indonesia national single window milik kementerian keuangan nah nomor induk Berusaha atau nib dari perusahaan tersebut ternyata enggak terdaftar dan perusahaan itu juga tidak terdaftar sebagai anggota dari asosiasi penjualan langsung Indonesia atau apli Nah dari sini nih udah terletak Ada apa ya ya agak mencurigakan Lah terus geng karena fitur yang ditawarkan oleh perusahaan itu yaitu net e 89 yang bisa membantu para trader Indonesia agar lebih mudah gitu ya akhirnya banyaklah trader Indonesia yang menggunakan net 89 ini dan Seiring berjalannya waktu trader yang mendaftarkan diri menjadi member dari net 89 semakin lama semakin bertambah namun geng masalah mulai muncul pada Tahun 2022 Di mana para member itu menj kesulitan untuk mengambil keuntungan yang seharusnya bisa mereka dapatkan ketika mereka menjadi member dari net 89 aduh mulut sempah terjadi antara korban dengan pihak perusahaan PT SMI merupakan perusahaan pemilik trading Robot Forex dengan nama platform net89 ada salah satu member yang menjadi korban nih namanya itu adalah Bambang Lukman Hadi nah beliau ini bilang nih dia cerita kan kepada media CNN kalau dia itu udah jadi member net 89 sejak tahun 2019 dan sebelum dia memutuskan untuk menjadi member Bambang ini masuk ke dalam sebuah grup WhatsApp yang isinya adalah member-member dari net 89 yang sudah lebih dulu masuk sebelumnya dan dia mengamati aktivitas para member di grup tersebut mulai dari percakapan biasa terus pamer-pamer profit yang apa yang mana mereka itu saling inilah saling beradulah di situ dan lain sebagainya pokoknya sharing tentang keuntungan setelah kurang lebih 6 bulan mengamati Bambang ini merasa yakin dan mulai memutuskan untuk join ke Net 89 dan dia di saat itu ya menginvestasikan dana sebesar 1 miliar yang dia dapatkan dari sebagian hasil menjual rumahnya untuk trading H bayang tuh jual rumah buat trading Aduh gila ya itu benar-benar all in ya kan semuanya dikasih yang penting trading biar bisa berlipat ganda cuma geng untuk bisa menjadi member di sana ada beberapa prosedur yang harus dilakukan yaitu seseorang yang ingin join harus terlebih dahulu membeli paket ebook net 89 dengan jumlah tertentu Terus mendaftar ke Broker yang ditunjuk oleh PT symbiotik multitalenta Indonesia Nah setelah itu calon member akan diberikan Link yang secara otomatis untuk diikut sertakan ke dalam robot trading forex net 89 tersebut nah trading forex yang dilakukan oleh net 89 ini adalah kegiatan trading forex Euro Dollar Amerika dengan broker luar negeri yaitu Max global terus ada zenade terus ada Global Premiere terus ada lagi bla FX namanya hasil trading dari para member net 89 ini akan dikenakan profit sharing sesuai dengan paketnya Nah si korban yang bernama Bambang ini cerita dia bilang selama proses trading hingga berakhir pada tanggal 27 Januari Tahun 2022 sama sekali Enggak ada masalah semuanya berjalan sesuai dengan kondisi pasar dan tidak merasakan adanya skema ponzi yang dilakukan oleh perusahaan kepada para membernya nah tapi tiba-tiba nih aktivitas trading di Net 89 ini dihentikan geng yang ternyata memang diperintahkan oleh Bares scrim Polri pada saat itu penghentian ini bukan cuma di dialami oleh net 89 tapi juga e penyelenggara trading forex roboti lain jadi banyak kan di saat itu tuh eh pokoknya yang punya robot trading-robot trading gini pada distop semua karena dianggap skema ponzi gitu alasan bar es krim Polri menstop semua robot trading Ya karena memang skema ponzinnya semakin marak dan Selain itu Badan Pengawasan perdagangan berjangka komodity atau bapeti dari Kementerian Perdagangan itu langsung memblokir net 89 pada Februari Tahun 2022 karena diduga sudah terjadi penipuan investasi berkedok trading terus singkat cerita geng ketika mengetahui fitur trading mereka diblokir perusahaan dari net 89 ini pun merespon pemblokiran dan larangan tersebut dengan mengarahkan seluruh member net 89 untuk segera mengikuti program withdraw all atau penarikan semua dana dari broker masing-masing nah di saat itu mulai paniklah ketika kemudian tidak ada lagi trading Jadi kami berhenti ya perusahaan ini PTS ini menawarkan kepada para member yaitu program with draw tarik dana semua nah menurut si korban yang bernama Bambang mulai dari situlah masalah mulai terjadi di mana untuk tahap awal withdraw all itu dibatasi jumlahnya yaitu maksimal 500 USD atau setara dengan 7 jutaan nah pada saat itu ya itu untuk per orangnya jadi 7 jutaan orang yang bisa narik nah Walaupun ada ketentuan seperti itu hanya 7% dari total sekitar 200.000 member yang bisa melakukan withdraw all dan itu juga enggak semuanya geng jadi ee enggak Semua orang bisa mengambil 500 USD tadi beberapa member bahkan cuma bisa mengambil uang mereka di bawah 500 USD untuk Bambang sendiri dia itu baru bisa mengambil dananya sebesar 350 USD atau setara 5 jutaan dari total Dana yang sudah dia investasikan di awal yang jumlahnya gila-gilaan kan dia jual rumah tuh berarti ada Rp1 miliar uangnya di dalam ya investasi bodong tersebut jadi ketika dia tarik ya dia cuman tarik R jutaan enggak sampai 1%nya ya kayak sekitar 0 Kom sekian persen lah yang bisa dia ambil Bambang di saat itu mengatakan kalau sudah lebih dari 6 bulan pada saat itu perusahaan belum memberikan kejelasan mengenai sisa uang dia yang belum bisa dia ambil nah Bambang di saat itu merasa aneh juga kenapa sistem withdraw all yang dilakukan itu itu dibatasi cuma 500 USD doang kalau memang mau membantu kenapa enggak bisa withdraw all semua dan lagi pula kan dana itu dana member juga Nah di sinilah semacam ada permainan yang dicurigai oleh para member terus geng Bambang juga bercerita kalau komisaris utama dari PT syimbiotik multitalenta Indonesia yang bernama Andreas Andrianto itu menyebut kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan broker pada saat itu dan ya brokernya itu enggak memberikan respon Nah Tapi menurut Bambang Andreas seolah-olah lagi cuci tangan dan ya mengkambing hitamkan broker bahkan manajemen sudah berencana ingin memunculkan resiko gagal bayar oleh broker nah Oleh karena itu Bambang ini sangat yakin kalau program withdraw all dari net 89 ini adalah rekay biasa yang dibuat oleh PT symbiotik multitalenta Indonesia dengan maksud untuk mengulur waktu agar perusahaan bisa menyelamatkan diri dari penyalahgunaan deposit member net 89 di broker tersebut program tersebut juga dinilai sebagai exit plan dari perusahaan dari dugaan penyalahgunaan deposit member net 89 di broker karena ini banyak member net 89 yang kesulitan sampai menjual harta mereka hanya untuk bertahan hidup nah masa depan dari keluarga para member juga ikut terancam karena menurunnya kualitas hidup kesehatan enggak jelas ya ya berpikiran terus gitu kan hingga pendidikannya juga hancur nah keluhan dari para member ini kemudian direspon oleh Andreas selaku komisaris utama yang justru mempertanyakan Tudingan dari para member dan dia menagih bukti atas tuduhan-tuduhan tersebut ya apalagi gitu ya udah udah di tahap ini masa masih minta bukti kan orang mau narik duit aja enggak bisa bukti apaagi yang harus diperjelas gitu terus geng di sekitar bulan Juli sampai Agustus Tahun 2022 para member yang menjadi korban serta tim advokat si korban itu mendatangi kantor pusat net 89 yang berada di kawasan foresta BSD Kabupaten Tangerang dan membuat laporan ke Bares krimolri nah para korban meminta kepada perusahaan untuk mengembalikan uang mereka sekitar r69 miliar yang masih mengendap di perusahaan tersebut dan ya enggak bisa dicairkan dan baik korban maupun kuasa hukum itu sangat menyayangkan sikap menutup diri yang dilakukan oleh perusahaan mengenai kejelasan pengembalian dana para member padahal jauh lebih baik Kalau perusahaan ini membuka diri dan melakukan komunikasi dengan jujur tanpa adanya upaya untuk menyalahkan para member nah pada saat itu ada sebanyak 200 member yang tercatat sebagai korban dengan kerugian yang mencapai Rp25 miliar nah Oleh karena itu korban serta tim kuasa hukum mendesak agar pihak Polri segera menangkap bos dari perusahaan tersebut sebab pada saat itu para petinggi perusahaan dinilai Belum menunjukkan etikat baiknya untuk menyelesaikan kerugian bagi para korban nah bahkan geng ya pada saat itu ada pengurus perusahaan yang masih membuat video yang menjanjikan kalau trading net 9 adalah tempat yang aman untuk berinvestasi Padahal mereka sendiri udah buntu tuh gimana cara bisa mengembalikan uang member terus geng selain melaporkan perusahaan yang membuat net 89 Ada sejumlah public figure di Indonesia yang ternyata ikut dilaporkan ke Bares crem pada tanggal 26 Oktober Tahun 2022 geng salah satunya itu ada e Ustaz Hakim Malik terus ada lagi Mario Teguh terus ada Adri prakarsa terus ada Kevin Aprilio dan juga attah halilintar nah laporan ini dibuat oleh seseorang yang bernama m Zainul Arifin selaku kuasa hukum dari 230 korban nah alasan pembuatan laporan kepada lima publik figur tersebut karena diduga mereka ikut menerima keuntungan baik dari hasil lelang maupun promosi padahal uang tersebut diduga merupakan hasil dari tindakan e pidana pencucian uang atau tppu milik para korban tapi kan ee di dalam hal ini kita bisa lihat ya statementnya dikatakan dari hasil lelang maupun promosi gitu ya kayaknya lelang dan promosi ya taraf kesalahannya enggak setara gitu karena kalau misalkan hasil dari mempromosikan ya itu artinya berarti memang ada unsur kerja sama atau justru Mungkin dia mempromosikan karena enggak tahu nah tapi kalau misalkan dari hasil lelang Nah itu murni kan orangnya enggak tahu ya namanya kita misalkan kayak gua nih ngelelang mic ini siapa yang mau nih gua lelang mic untuk char T atau hasilnya gua kasih ke anak yatim atau yang kurang mampu nah terus tiba-tiba ada koruptor yang beli atau pengedar narkoba yang beli gitu terus ya gua kan gak tahu kalau dia koruptor dan pengedar narkoba kalau belum ada putusan dari pihak yang berwajib nah Berarti secara enggak langsung gua enggak salah dong Ya kan gua cuma melelang ini Nah mungkin kayak gitu kali ya pemikiran di dalam kasus ini nah salah satu public figure yaitu Ata halilin ter sendiri menurut Zainal diduga menerima uang hasil penipuan dari net 89 ini dari founder net 89 yang bernama Reza paten ketika Atta melakukan lelang bandana sebesar rp2,2 miliar Nah kan lelang gitu toh Yang la enggak tahu apa-apa gitu kan Nah tapi geng pada saat itu Atta sebenarnya enggak mengenal siapa Reza paten ini nah jadi Atta cuma tahu dia yang membayar lelangnya dia yang membayar kemenangan lelang tersebut nah ketika jadi terseret ke dalam kasus ini Ata membantah terlibat di dalam kasus penipuannya dan menjelaskan kalau dia melakukan lelang tersebut yang mana hasil uang lelang tersebut juga digunakan untuk membantu membangun tempat penghafal al-qur'an dan juga membantu pembangunan masjid pada saat itu Atta juga enggak mungkin tanya satu-satu ke semua orang yang ngebit yang yang mana mereka dapat uang dari mana gitu Kenapa bisa ikut lelang apalagi lelang ini dilakukan secara terbuka di publik dan dia sendiri mengaku dia tidak pernah mengerti dan enggak pernah ikut-ikutan trading robot seperti net 89 Nah mungkin di dalam kasus ini kita bisa lihat ini persis banget kayak kejadiannya Reja Arab sama Doni salmanan ketika Reja Arab main game terus disawer 1 miliar gitu ya Kalau enggak salah ya Nah terus kan akhirnya uangnya dikembalikan jadi ya Reja arpnya juga enggak dihukum Nah mungkin nih kasusnya Atta mungkin bisa kayak gitu kali ya cuman kayak apa ya penyaluran uangnya kan Kayaknya udah tepat ya ke penghafal Alquran dan membantu masjid gitu untuk ibadah tapi gua gak tahu juga sih secara hukum gimana ya nanti kita tunggu aja ke depannya bakal Seperti apa karena niat baiknya adalah ini untuk membantu pembangunan tempat penghafal Quran yang aku lagi bangun ya alhamdulillah e segalaala Iz progresnya semua sudah berjalan pembangunan terus atakan juga Geng kalau enggak cuma Atta aja yang melakukan pelelangan tapi juga Ustaz Akim Malik juga sama Nah kalau menurut Zainul Arifin selaku tim kuasa hukum para korban pelelangan yang mereka lakukan itu termasuk ke dalam pelanggaran hukum katanya dan merugikan negara Karena pada saat melakukan lelang mereka tidak melibatkan pejabat lelang dan risalah lelang yang mana Ini juga merugikan masyarakat sebagai konsumen serta negara Nah kalau ini jujur aja Gua enggak paham nih eh Apakah kalau kita lelang untuk CTI atau nyari apa ya bantuan sesama umat gitu tu itu juga ada hukumnya kali ya Ya mungkin di bagian situnya mungkin yang salah gitu dikatakan juga negara itu berpotensi enggak mendapatkan pnbp atau penerimaan negara bukan pajak di bidang e-auction nah lelang yang diselenggarakan oleh Taki Malik dan attah lilintar itu berbeda dengan jual beli biasa nah menurut kuasa hukum yang bernama Zainal tadi lelang ini diatur di dalam KUH perdata dan tunduk pada ketentuan umum perjanjian Oleh karena itu Zainal mengatakan kalau lelang yang dilakukan oleh Atta dan Taki Malik tidak sesuai dengan cara lelang dalam peraturan lelang makanya dikatakan ilegal terus ada lagi nih motivator Mario Teguh juga dilakukan pemanggilan terhadap beliau sebagai saksi atas Kasus penipuan yang dilakukan oleh net 89 karena dikatakan Mario Teguh ini mengenal Reza paten dan memberikan pelatihan terhadap Reza paten nah cuma ya berdasarkan keterangan dari Kuasa hukumnya pada saat itu yang bernama Elza Syarif pak Mario Teguh ini tidak mengenal Reza paten apalagi berbicara langsung dengan Reza paten Pak Maria Tegu hanya pernah bertemu sekali dengan Reza paten dan itu juga ketika mengisi acara dan dia memberikan edukasi terhadap beberapa usahanya Reza paten dan pada saat itu pak Mario memberikan edukasi terhadap Komunitas Pengusaha yang bernama kelompok sukses 89 yang katanya ya mereka ini melakukan kegiatan usaha di Net 89 jadi masih satu apa ya kubu lah gitu nah namun pak Mario juga enggak pernah terlibat lebih jauh lagi sampai masuk ke dalam kasus tersebut ya dia cuma sebatas itu aja begitulah kurang lebih klarifikasi dari pak Mario nah namun geng klaim dari kuasa hukum Pak Mario yaitu Bu Els Syarif itu dibantah oleh pasangan suami istri yang bernama sunyoto Indra Prayitno dan Sarah kairul Bariah nah pasangan suami istri ini mengatakan kalau Pak Mario Teguh dan istrinya yang bernama Lina sudah dua kali menipu mereka penipuan yang dilakukan oleh pak Mario Teguh ini berawal dari sunyoto dan juga Sarah istrinya yang tergiur untuk ikut trading di Net 89 setelah menonton tayangan zoom di Facebook Pak Maria Teguh sebanyak dua kali Nah setelah ikut trading Sarah Ini malah menjadi korban penipuan trading net 89 dengan kerugian Rp1 miliar Sarah menunjukkan beberapa bukti transfer dengan nominal mulai dari 100 sampai Rp350 juta dan uang tersebut dikirim oleh Sarah ke PT SMI nah Sarah kemudian meminta agar dia dimasukkan ke grup leader yang mana di grup tersebut ada istri pak Mario Teguh nah hanya saja grup tersebut sudah enggak aktif lagi setelah net 89 tutup pada Tahun 2022 Sarah ini kemudian menanyakan Nasib dari investasinya yang senilai Rp1 miliar di grup leader tersebut nah hanya saja di saat itu orang-orang ya mau bersabar karena ada beberapa anggota grup yang memang sudah diberikan keuntungan terlebih dahulu jadi semacam ada pancingan gitu loh geng biar yang lain tuh enggak berontak dan oleh karena itu ya si korban yang bernama Sarah Ini bersabar nah tapi Sarah Ini mencoba untuk menghubungi Lina istri dari pak Mario Teguh melalui chat pribadi jawabannya cuma kayak gini kita sama-sama menunggu katanya nah berlanjutlah nih di tanggal 13 Agustus Tahun 2022 Sarah Ini dihubungi kembali oleh istri Pak Maria Teguh yang bernama Lina karena di saat itu dia menanyakan bisnisnya Sarah nah menurut Sarah isi pesan bulina itu seperti memberitahukan kalau ada surat edaran dari net 89 dan bulina ini meminta agar Sarah menyimpan surat tersebut yang berisikan kalau mereka enggak bisa dituntut atas kesalahan dan kewajiban bayar balik dana member yang merupakan tanggung jawab dari ptsmi katanya Nah setelah itu Sarah Ini diminta untuk bertemu pada tanggal 15 Agustus Tahun 2022 yang mana Di dalam pertemuan tersebut berlanjut dengan kerja sama pengembangan bisnis bersama Pak Mario Teguh dan juga Bu Lina ini di mana Sarah ya di saat itu kembali tertipu untuk kedua kalinya Karena menerima kerja sama itu lagi uang trading yang pertama belum balik malah bikin kerja sama baru nah tapi ini menurut cerita beliau ya geng Bukan menurut cerita gue ini menurut cerita Sarah ini Bersama sang suami dirugikan apa kan kita yang keluar uang justru kita dirugikan dong karena uang kita keluar ke dia dan dia membawa mtsnya R3 juta followers followers mana 3 jut 33 juta Nah terus geng singkat cerita Bares krim Polri akhirnya menetapkan sebanyak 8 petinggi perusahaan setelah penyidik menemukan sejumlah alat bukti dan menyita dokumen berupa rekening koran bukti transaksi serta bukti digital nah mereka berdelapan itu bernama Andreas Arianto sebagai pemilik Net 89 dan juga pendiri perusahaan nah lalu penyedik juga menetapkan direktur perusahaan yang bernama laus Swan Hi Samuel founder dan exchanger net 89 yang bernama Erwin Saiful Ibrahim terus ada lima sub exchanger yang bernama Reza Syahrani alias Reza paten terus ada alwin Ali warga Ferdi Irwan Hani Suteja dan David nah mereka semua terbukti menawarkan paket investasi trading menggunakan skema ponzi dan investasi Forex robot trading berkedok MLM melalui penjualan ebook nah tapi sayangnya geng di saat itu ya dari ketujuh orang tersebut ada satu orang yang sudah meninggal dunia yang bernama Hani Suteja yang akibat kecelakaan tunggal yang terjadi di Tol Solo Semarang pada tanggal 30 Oktober Tahun 2022 nah sementara sisanya meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka mereka semua belum ditahan pada saat itu karena Bares krim Polri masih perlu untuk mengumpulkan bukti-bukti lain yang diperlukan untuk mengusut secara tuntas kasus tersebut dan kasus ini pun bahkan sudah sampai ke meja hijau di saat itu hanya saja para tersangka mengajukan praeradilan terkait status penetapan tersangka dan pemohonan tersebut dikabulkan oleh pengadilan dan hal ini membuat Bares krimlri di saat itu kalah di praeradilan tersebut geng namun Bares krim itu tetap memperjuangkan kasus ini dengan menggunakan putusan praadilan tersebut untuk mengajukan gugatan dan putusan sela Dan di saat itu juga memerintahkan agar surat perintah dimulainya penyidikan atau spdp serta barang bukti dikembalikan kepada para penyidik untuk memulai penyidikan terbaru nah kasus ini pun berlanjut nih geng di tahun ini dan sekarang kita bakal masuk nih ke dalam pembahasan perkembangan terbaru dari kasus ini yang sekarang sudah ada 15 tersangka dan ya mereka sudah ditetapkanlah sebagai pelakunya jadi geng di tahun ini penyelidikan terhadap kasus investasi bondong net 89 kembali dilakukan dengan melakukan rekonstruksi ulang terhadap kasus tersebut dan dari proses penyelidikan yang dilakukan oleh Bares krim pori itu mengatakan dari korban yang sudah mencapai 5.000 orang lalu ketika Bares krim e mendapatkan saksi lagi sehingga korban yang sudah dikumpulkan oleh Bares crem katanya adalah 7.000 orang Wow banyak banget dan pemeriksaan saksi ini berdasarkan dari 15 laporan polisi serta polisi juga memeriksa dokumen bukti transaksi di saat itu polisi juga meminta keterangan ahli baik dari badan pengawas perdagangan berjangka komoditi atau bapeti Kementerian Perdagangan ataupun ahli pidana dan enggak lupa juga mencocokkan dokumen yang menjadi barang bukti agar memiliki nilai sebagai alat bukti nah Oleh karena itu polisi sudah mendapatkan 15 Nama yang menjadi tersangka yang terdiri dari 14 orang dan satu perusahaan yaitu PT simbolik multitalenta Indonesia nama-nama dari para tersangka ini ya di berbagai sumber yaitu ya ya inisial geng jadi gua Sebutkan aja inisialnya yaitu inisial Aa selaku komisaris ptsmi Lalu ada lsh selaku Direktur Utama ptsmi terus ada Esi di dan yw selaku founder dan exchanger net89 terus ada tersangka berikutnya yang berinisial RS Ar Fi Aa dan Ma selaku sub exchanger net 89 terus ada lagi yang berinisial BS selaku Direktur PT cad terus ada Ma selaku komisaris PT CTI terus ada TL selaku istri dari Aa sekaligus komisaris ptsmi dan Ir selaku direktur ptsmi namun geng di antara para tersangka enggak semuanya ditahan karena yang ditahan itu cuma 9 orang sementara dua tersangka lain yaitu Ma dan BS itu enggak ditahan karena sakit terus tiga lainnya yaitu Aa TL dan lsh itu masih dalam buronan polisi dan masuk ke dalam daftar pencarian orang atau DPO karena mereka ini sudah kabur ke luar negeri nah Oleh karena itu bar es creim sudah bekerja sama dengan interpol dan membuat red notice untuk disebar ke semua negara yang bekerja sama dengan interpol sehingga Bares crerim masih menunggu perkembangan selanjutnya terkait burunan tersebut nah lalu geng penyidik juga sudah menyita sejumlah aset dengan total nilai Rp1,5 triliun yang terdiri dari properti dan 11 mobil mewah di antara 11 mobil tersebut lima di antaranya adalah satu BMW berwarna putih lalu ada du BMW hitam satu Porsche dan satu Tesla nah aset-aset tersebut dikumpulkan dari berbagai wilayah seperti Tangerang hingga Bali nah lalu penyidik juga menyita uang tunai senilai 52,5 mil R yang terdiri dari pecahan rp00.000 dan Rp50.000 yang dikelompokkan di dalam 49 plastik bening nah di dalam satu plastik bening tersebut terdapat 10 ikat uang yang masing-masing nilainya R1 juta geng Nah tapi ada juga uang yang enggak dibungkus menggunakan plastik di saat itu jadi ya terlihat kayak gitu kan Wah benar-benar kayak fresh banget uangnya nah pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan atau PPATK memblokir 150 rekening dari yang namanya Reza paten yang mana dari rekening tersebut terdeteksi adanya perputaran uang yang mencapai 1 Trili miliun rupiah huh dan perputaran uang tersebut juga mengalir ke berbagai pihak yang berasal dari 25 bank lalu geng ada salah satu tersangka yang saat ini sudah ditahan yaitu yang berinisial Ma Yang ternyata dia ini adalah anak dari si Aa atau ya nama panjangnya adalah Andreas Andrianto nah ketika pihak penyidik mencoba mencari tahu informasi mengenai keberadaan Aa serta yang inisial TL anaknya ini tidak mau memberitahu penyidik entah karena dia memang enggak tahu atau sengaja enggak mau ngasih tahu karena takut nantinya kedua orang tuanya nya bakal ditangkap oleh Polisi jadi dia lebih memilih untuk tidak memberikan informasi apapun nah sampai saat sekarang ini kasus ini masih terus berjalan geng dan itu dia pembahasan kita hari ini mengenai investasi bodong yang dilakukan oleh net 89 kasusnya masih berjalan geng sampai hari ini ya semoga kasusnya bisa kelar dan semua pelakunya bisa tertangkap dan orang-orang yang dianggap terlibat ya Semoga bisa dibuktikan kalau mereka memang tidak terlibat amin ya rabbal alamin Oke geng gimana Menurut kalian tentang pembahasan hari ini coba tinggalkan komentar di bawah