File TXT tidak ditemukan.
MENGERIKAN ! FESTIVAL KUMBH MELA INDIA 100 JUTA ORANG BERKUMPUL DAN TERINJAK
QDwqhFJxmtM • 2025-02-06
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
di saat itu Mereka terlihat merayakan eh
perayaan ini dengan penuh kegembiraan
umat Hindu yang datang ke perayaan
tersebut juga enggak sabar untuk
berenang Keesokan paginya nah namun geng
rasa sukacita tersebut tiba-tiba berubah
menjadi sangat mencekam ketika
pengunjung yang sedang tidur di sekitar
barikade yang ada di Muara sangan secara
mendadak didatangi oleh kerumunan orang
yang datang ke arah mereka Nah karena
area tersebut sudah dipenuhi oleh banyak
orang terjadilah
desak-desakan namun para keluarga yang
ditinggalkan di saat itu sangat
menyesali peristiwa yang terjadi geng
mereka menyalahkan polisi menyalahkan
otoritas yang berwenang karena Crow
controlnya yang dianggap sangat buruk
alias apa ya kayak
eh pengaturan untuk kerumunannya itu loh
enggak rapih gitu dan dikatakan juga
tidak menyediakan ruang yang memadai
bagi para pengunjung untuk bisa bergerak
dengan leluasa tanpa berdesak-desakan
satu sama lain
yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo
what's good Welcome back to kamar
[Musik]
Jerry geng geng jadi geng beberapa hari
yang lalu terjadi sebuah insiden tragis
di India ketika diadakannya sebuah
perayaan agama Hindu di negara tersebut
yang mana perayaan ini disebut dengan
perayaan kumela Nah mungkin kalian di
sini ada ada yang paham ada yang tahu
atau mungkin dari teman-teman di sini
ada yang keturunan India dan paham
tentang hal ini boleh berbagi informasi
nah kalau gua kasih gambaran besarnya
nih ya insiden ini mirip dengan tragedi
perayaan Halloween yang ada di IT Taiwon
pada Tahun 2022 lalu yang mana perayaan
tersebut juga memakan korban Nah terus
juga mirip dengan perayaan festival
songkran yang diselenggarakan di
Thailand pada tahun lalu Nah jadi karena
adanya sebuah perayaan banyak orang yang
jadi berkumpul di sebuah tempat apalagi
karena perayaan ini diadakan 12 setahun
sekali jadi ini sangat meriah banget
sehingga udah pasti banyak orang-orang
di India yang menantikan perayaan kumela
ini geng Nah tapi perayaan yang
seharusnya dijalankan dengan hikmat
terus juga penuh sukacita ternyata
tiba-tiba berubah menjadi sebuah
malapetaka karena di saat itu Ya seperti
yang kita tahu ya ketika ada sebuah
keremunan itu bakal sangat rentan
terjadinya desak-desakan dan ya pada
akhirnya bakal banyak yang
terinjak-injak di video Kali ini Gua
akan membahas tentang insiden yang
mengerikan ini yang ter jadi di India
dan bagaimana kondisi orang-orang ketika
peristiwa ini terjadi kabarnya sih ya
korban jiwanya banyak banget dan
sangat-sangat ih ah gitulah pokoknya gua
gak bisa nyebutin Nanti kalian dengar
aja ceritanya Langsung aja kita bahas
secara lengkap di sisi
[Musik]
lain oke kita langsung masuk ke dalam
kronologi insiden dan perayaan kumela
ini Jadi kumela ini adalah sebuah
perayaan di India yang diselenggarakan
setiap 12 tahun sekali geng Nah perayaan
ini diadakan di daerah sangam yang mana
Ini adalah tempat pertemuan antara tiga
sungai yang dianggap suci bagi umat
Hindu India yaitu Gangga yamuna dan juga
Saraswati di sana mereka itu bakal mandi
dari air yang berasal dari tiga aliran
sungai tadi dan dipercaya dengan mandi
di sana maka air tersebut akan
membersihkan dosa-dosa mereka dan bisa
membantu mereka untuk mendapatkan
[Musik]
keselamatan walaupun yang menjadi ritual
utama dari perayaan ini adalah mandi
suci Tapi acara ini juga menjadi
perayaan iman yang sangat meriah geng
karena E sangam ini menjadi tempat bagi
orang-orang dari semua lapisan
masyarakat berkumpul termasuk
orang-orang ahli agama Hindu politis
sampai selebriti terkenal di India itu
ikut berkumpul di sana Jadi ee apa ya
benar-benar mereka itu menjadi manusia
sesama Hindu di sana enggak ada
perbedaan status sosial ya perbedaannya
mungkin di bagian kastanya aja bahkan
enggak jarang juga ada orang India yang
berada di luar negeri sampai rela pulang
ke negara mereka untuk bisa menghadiri
perayaan kumela ini ya Kebayang aja 12
tahun sekali geng Jadi siapa yang mau
melewatkan dan umat India di seluruh
negeri sudah tiba di daerah prayagj
untuk mengikuti perayaan kumela La ini
yang dimulai pada tanggal 13 Januari dan
akan berlangsung sampai 26 Februari Jadi
cukup lama waktu pelaksanaannya ada yang
datang sendiri tapi ada juga yang
membawa sanak keluarga mereka untuk ikut
merayakan bersama bahkan juga enggak
cuma ee orang India jadi ada yang
keturunan lain kayak orang-orang bule
yang mungkin menikah dengan orang India
Nah itu ikut datang ke perayaan tersebut
karena penasaran Bagaimana sih vibe-nya
Bagaimana E meriahnya acara
tersebut terus geng tanggal 29 Januari
yang jatuh pada hari Rabu ini menjadi e
hari di mana mandi Suci terbesar dan
terpenting di dalam perayaan tersebut
diadakan hari tersebut juga merupakan
hari yang disebut dengan syahi sennan
atau mandi kerajaan yang dirayakan
dengan ribuan Petapa Hindu yang
melumurkan tubuh mereka menggunakan abu
dan menceburkan diri mereka ke dalam
Sungai nah Oleh karena itu menjelang
perayaan dari mandi Suci terbesar ini
sudah banyak pengunjung yang datang ke
sana yang Diperkirakan jumlahnya itu
sudah mencapai 100 juta orang
kebayang Enggak tuh 100 juta orang
berkumpul di satu tempat apa enggak
mengerikan bahkan ada sumber yang
mengatakan kalau yang datang itu
sebenarnya lebih daripada 100 juta
melainkan sampai 400 juta orang pernah
kebayang geng di kepala kalian 400 juta
orang tuh banyaknya kayak gimana dan ini
kayaknya jauh lebih banyak dibandingkan
penonton festival musik ya Bukan
kayaknya lagi sih tapi emang rame banget
gitu Nah makanya kumela ini dianggap
sebagai perayaan terbesar di dunia di
hari selasa malam kerumunannya nya
bahkan sudah mulai bertambah banyak di
saat itu Mereka terlihat merayakan ee
perayaan ini dengan penuh kegembiraan
umat Hindu yang datang kep perayaan
tersebut juga enggak sabar untuk
berenang Keesokan paginya nah namun geng
rasa sukacita tersebut tiba-tiba berubah
menjadi sangat mencekam ketika
pengunjung yang sedang tidur di sekitar
barikade yang ada di Muara sangan secara
mendadak didatangi oleh kerumunan orang
yang datang ke arah mereka Nah karena
area tersebut sudah dipenuhi oleh banyak
orang terjadilah desak-desakan kebayang
tuh tiba-tiba k rameai banget yang
datang Mereka lagi istirahat gitu di
sinilah situasi menjadi keos orang-orang
mulai berlarian panik untuk
menyelamatkan diri karena takut kegencet
takut keinjak yang datang itu kan
diperkirakan ratusan juta orang dan itu
terus bertambah yang mana puncaknya di
hari Rabu makin banyak orang yang
memenuhi tempat tersebut Entah dari awal
mereka tidak memperkirakan tempat
tersebut mampu menampung manusia
Sebanyak apa tapi yang jelas tiba-tiba
udah padat banget otomatis Mereka
mencoba untuk menyelamatkan diri
masing-masing Namun karena berada di
tengah kerumunan orang yang begitu
banyak ada yang sampai terjatuh dan ya
enggak sadarkan diri dan orang yang
terjatuh ini pasti akan Terinjak karena
orang yang apa ya Masih Berdiri itu kan
terdesak dari belakang dia tuh enggak
Pengen sengaja nginjak tapi dia kedorong
dan mau enggak mau dia harus Menginjak
Orang yang jatuh sehingga di saat itu
mereka enggak bisa menyelamatkan diri
sekaligus terjebak di sana terjebak di
bawah kaki kerumunan
orang situasi ya semakin keos ketika
banyak orang yang mulai terpisah dari
keluarganya dan ini sesuai dengan cerita
yang dialami oleh salah satu pengunjung
yang bernama punam sing nah dia ini
mengatakan kalau dia datang ke perayaan
tersebut dengan tujuh anggota
keluarganya ketika kekacauan terjadi
semuanya saling menginjak satu sama lain
dan dia beserta keluarganya semuanya
jatuh Mereka kemudian jadi berpencar dan
enggak bisa menemukan satu sama lain
terus Selain itu si punam ini juga
sampai kehilangan semua uang dan harta
benda yang dia bawa ketika datang ke
perayaan tersebut karena dia ya
Jangankan harta benda dirinya sendiri
aja kalau masih bisa Selamat ya syukur
gitu harta Bendanya Ya udahlah kalau
dibilang di jarah Kayaknya bukan di
jarah tapi lebih tepatnya Ya udah
terinjak-injak gitu Dan di saat keos itu
semakin gila-gilaan banyak dugaan yang
mengatakan kalau para pengunjung bahkan
sampai berani melompat dari jembatan
untuk bisa menyelamatkan diri mereka
ketimbang keinjak sekalian aja mereka
nyebur dan di situasi yang kacau seperti
ini pengunjung di sana merasa bingung
geng karena pihak berwenang yang
bertugas untuk mengamankan area tempat
itu ya enggak memberikan konfirmasi
apapun mengenai situasi tersebut dan gua
rasa juga ya mau dikasih Informasi
seperti apa lagi jumlah dari pihak
berwenang yang bertugas pasti jauh lebih
sedikit enggak ada apa-apanya dibanding
dengan pengunjung yang jumlahnya ratusan
juta ya kan jadi kayak ya mungkin ini
acaranya juga kurang proper kali di saat
itu antara jam . dan jam 2 dini hari
waktu setempat berita mengenai insiden
Ini pertama kali terdengar ketika banyak
ambulans yang mulai berdatangan ke sana
dikirimkan ke sana sana dan masuk ke
daerah sangam karena di saat itu ya
enggak ada yang bisa dilakukan selain
menyelamatkan korban-korban yang mungkin
masih bisa diselamatkan atau justru yang
sudah meninggal dunia karena
terinjak-injak karena enggak kebayang ya
geng itu mereka sudah meninggal masih
keinjak ya kan kalau misalkan tiba-tiba
enggak diselamatkan langsung membusuk di
situ juga di bawah kaki orang gimana
Jadi ini situasinya sekeos itu geng jadi
kayak lu ngebayangin nih lu berjalan di
atas tubuh orang lain dan lu udah
ngelihat kaki lu itu udah apa ya
berlumuran cairan merah gitu dan lu
enggak bisa apa-apa karena kerumunannya
saling berdempet jadi semengerikan itu
singkat cerita pengumuman secara resmi
dibuat sekitar jam 4. dini hari waktu
setempat ketika itu pejabat mulai
meminta agar orang-orang untuk berhenti
pergi ke sangam dan ya berenang aja di
tepi sungai terdekat yang bisa mereka
temukan nah tapi geng setelah pengumuman
tersebut nyatanya Enggak banyak
perubahan Karena pada saat itu jalan
menuju sangam sudah penuh sesak oleh
banyak orang yang datang dan masih ada
puluhan ribu orang yang mendatangi
sangam dan masih ingin melakukan
perayaan meskipun sudah ada kekacauan
yang menyebabkan banyak orang
terinjak-injak dan meninggal dunia nah
para Petapa agama Hindu juga sebelumnya
sempat mengatakan kalau mereka akan
batal untuk hadir di perayaan tersebut
Namun mereka tetap melaksanakannya hanya
saja ya prosesinya dikurangi oleh mereka
ini banyak orang yang seperti e korban
yang gua ceritakan tadi yaitu punam yang
mana mereka semua kehilangan anggota
keluarga yang membuat mereka tetap
tinggal di sangam sembari mencari
anggota keluarga mereka yang hilang jadi
Kenapa orang enggak ya kunjung pergi
dari sana karena satu sama lain saling
mencari keluarganya padahal nih ya kalau
mereka satu persatu mulai meninggalkan
tempat itu untuk pergi terus nanti
Tungguin aja nih keluarganya di rumah
atau gimana lah gitu mungkin tempat
tersebut perlahan-lahan kondisinya akan
e lebih tenang gitu enggak keos lagi
tapi satu sama lain nih orang sama-sama
panik mereka tetap berkeliling di sana
untuk mencari anggota keluarganya
akhirnya ya mereka kayak jalan di tempat
dan semakin berdesak-desakan pencarian
juga berlangsung di sepanjang hari dan
berlanjut hingga malam banyak
barang-barang pengunjung yang seperti
sendal pakaian dan yang lain-lain ya
tergeletak begitu aja L dan sudah
berlumuran lumpur nah bahkan ada seorang
pengunjung yang bernama Anita Devi dia
diwawancarai oleh media BBC dia bilang
dia mencari suaminya yang hilang
sepanjang hari jadi udah enggak ketemu
lagi sama suaminya dan ketika kerusuhan
itu terjadi mereka saling bergandengan
tangan awalnya tapi tangan mereka
tiba-tiba terlepas dan suaminya langsung
hilang begitu saja di tengah kerumunan
nah Anita ini sangat khawatir karena
suaminya itu itu membutuhkan obat-obatan
sementara Obatnya ada pada Anita jadi
orang sakit nih Yang Hilang Dan sudah
berjam-jam sejak suaminya hilang Anita
ini masih belum menemukan lokasi
suaminya berada terus singkat cerita
geng Pada malam harinya perwira tinggi
polisi yang bernama faibff Krishna dia
ini bertanggung jawab atas pengaturan
keamanan di perayaan kumela dia bilang
sedikitnya itu ada 30 orang yang sudah
berhasil diidentifikasi tewas dalam
insiden ini dan dari 30 yang tewas ini
sudah ada 25 orang yang berhasil
diidentifikasi ee identitasnya sementara
lima orang lainnya masih belum diketahui
identitasnya dan ada sebanyak 60 orang
yang terluka berat akibat terinjak-injak
nah di saat itu perdana menteri India
yaitu Narendra Modi itu menyampaikan dia
berbelasngkawa kepada para korban atas
tragedi yang terjadi dalam perayaan
kumela ini dan setelah insiden tersebut
pihak berwenang sudah meningkatkan
langkah-langkah keamanan dan melarang
kendaraan untuk memasuki area perayaan
hingga tanggal 4 Februari namun para
keluarga yang ditinggalkan di saat itu
sang sang menyesali peristiwa yang
terjadi geng mereka menyalahkan polisi
menyalahkan otoritas yang berwenang
karena Crow controlnya yang dianggap
sangat buruk alias apa ya kayak
eh pengaturan untuk kerumunannya itu loh
enggak rapih gitu dan dikatakan juga
tidak menyediakan ruang yang memadai
bagi para pengunjung untuk bisa bergerak
dengan leluasa tanpa berdesak-desakan
satu sama lain Nah terus juga mereka
tidak pernah membayangkan kalau perayaan
ini bakal menjadi sebuah bencana
sehingga tidak ada jalur evakuasi Nah
ada yang mengaku Mereka melihat ketika
suaminya terinjak-injak di depan mata
mereka sendiri oleh kerumunan orang yang
terpaksa menginjak suaminya tersebut
jadi se menyedihkan itulah Nah ada juga
yang membutuhkan pertolongan untuk bisa
mengangkut saudaranya namun enggak ada
ambulans yang bisa mengantarkan pada
saat itu kemudian dia meminta
persetujuan polisi agar pihak keluarga
saja yang mengantarkan ke rumah sakit
tapi polisi di saat itu hanya meminta
untuk menunggu tunggu dulu tunggu
ambulans datang tapi ambulansnya juga
susah masuk karena kerumunan orang juga
enggak bakal bubar dan ketika saudaranya
tersebut dibawa oleh Polisi pihak
keluarga enggak bisa ikut untuk menemani
nah kesaksian pengunjung lain juga sama
di saat itu dikatakan kalau pihak
berwenang gagal untuk menyelamatkan
saudara perempuan mereka dan pihak
kepolisian di saat itu baru bisa
mengevakuasi jenazah saudara mereka
setelah 1 Seteng jam enggak ada satuun
petugas polisi yang berada di sekitar
lokasi kejadian ketika insiden tersebut
terjadi ya mau gimana gitu kerumunannya
RAM banget polisi paling berapa orang
gitu kan yang ada nanti polisinya juga
ikut tewas terinjak-injak di sana terus
geng kecamat dan kritikan enggak hanya
datang dari keluarga tapi juga dari
pemimpin oposisi India nah termasuk
dengan Rahul Gandhi dengan menyoroti
kalau pihak berwenang terlalu fokus
untuk melayani tamu-tamu VIP seperti
selebriti dan pejabat sehingga tidak
memikirkan nasib dari ya masyarakat
biasa apakah mereka bisa merayakannya
dengan leluasa atau aman atau enggak
gitu karena pihak kepolisian di sana tuh
ya cuma mengamankan wilayah-wilayah atau
daerah-daerah yang diisi oleh selebriti
dan juga pejabat-pejabat doang ya
kayaknya enggak J bed l sama negara kita
gini juga ya geng ya Kayak pejabat
selebriti yang didahulukan gitu
masyarakatnya Ya udah dibiarin Cari
jalan sendiri gitu nah Oleh karena itu
saat kejadian terjadi Rahul Gandhi
menyebutkan bahwa insiden ini sangat
menyedihkan dan hal ini bisa
dikonfirmasi geng dari beberapa
kesaksian yang diberikan oleh pengunjung
yang mengatakan kalau orang biasa harus
berjalan sejauh 15 sampai 20 KM untuk
bisa mencapai lokasi sementara bagi
mereka yang masuk kategori VIP bisa
menempuh perjalanan menggunakan
kendaraan kebayang tuh ya orang biasa
jalan kaki Yang VIP naik mobil ke sana
ketika kendaraan mereka lewat di
tengah-tengah kerumunan para pengunjung
merasa sangat terganggu dengan
keberadaan kendaraan tersebut akses
cepat yang menjadi privilege bagi VIP
ini membuat pengunjung bisa harus
menunggu berjam-jam untuk bisa masuk ke
dalam area perayaan karena harus
mengantri dengan pengunjung yang lain
sementara yang tamu VIP ini ya kayak di
Patwal gitu kayak di kawal terus
dibukain jalannya dan Hal inilah yang
membuat para pemimpin oposisi menuntut
untuk menyerahkan segera administrasi
dan manajemen perayaan kumela kepada
Angkatan Darat aja ya pihak oposisi
mendesak agar mereka yang menjalankan
praktik diskriminasi ini untuk
bertanggung jawab secara moral dan
mengundurkan diri aja dari jabatan agar
peristiwa seperti ini enggak terulang
lagi dan pengawasan harus dilakukan
menggunakan helikopter yang bisa
memantau kondisi dari udara Nah ini
masuk akal juga nih Orang udah sebanyak
itu gimana cara ngontrolnya dari darat
Harusnya sih dari udara dari udara kan
bisa terlihat gitu titik-titik yang
rawan-rawan Nah Tapi sementara dikatakan
tidak dilakukan hal itu nah sementara
itu pemerintah dari negara bagian utar
PR Des itu sudah meluncurkan
penyelidikan Yudisial atas insiden
mengerikan ini geng dikarenakan perayaan
kumela ini di India sendiri masih
panjang waktunya Nah apa nih tindakan
dari pihak yang berwenang untuk
memastikan bahwa tidak terjadi insiden
berulang di kemudian hari karena ya ini
kan perayaan kayak apa ya yang Waji lah
di negara mereka jadinya walaupun sudah
memakan korban mereka tetap harus
merayakan itu harus tetap berjalan dan
dikatakan juga perayaan kumela ini bakal
diadakan ya 12 tahun lagi
[Tepuk tangan]
Nah sekarang kita bakal masuk nih geng
ke dalam pembahasan mengenai upaya
pencegahan yang dilakukan oleh pihak
berwenang India untuk perayaan kumela
selanjutnya karena belajar dari kasus
yang mengerikan kali
ini jadi Mela Ini adalah sebuah perayaan
yang sangat dinanti-nantikan oleh umat
Hindu India apalagi karena perayaannya
kan cuma 12 tahun sekali Nah terus juga
India ini kan adalah negara yang
memiliki populasi penduduk terbanyak di
dunia Jadi bisa kalian bayangkan
seberapa banyak orang yang datang untuk
merayakan perayaan ini kalau kalian
pikir insiden kayak gini tuh cuma
terjadi di perayaan kumela doang dan di
tahun ini aja ya Kalian salah banget
karena ternyata pada tahun-tahun
sebelumnya juga pernah terjadi hal yang
sama contohnya nih ya kita ambil aja
yang Pak paling lama deh paling lama
banget nih seharusnya ini bisa menjadi
pelajaran juga buat mereka pernah
terjadi di tahun 1954 ketika itu
korbannya gila-gilaan kalian bayangkan
aja ya 800 nyawa 800 nyawa melayang dan
harus dikuburkan bersamaan udah kayak
bencana alam yang kayak aduh seram
banget 800 orang meninggal dunia dan
semuanya akibat terinjak-injak dan juga
tenggelam korban jiwa paling banyak yang
pernah terjadi dalam perayaan kumela
itulah di tahun itu terus berlanjut lagi
pada tahun 1986 ada sebanyak 200 orang
yang meninggal disebabkan karena petugas
keamanan yang berjaga di sana melarang
pengunjung untuk mengakses tepi sungai
sehingga kerumunan menjadi panik dan
tidak terkendali sehingga menyebabkan
desak-desakan berlanjut lagi di tahun
2003 sekitar 39 orang yang tewas
termasuk di antaranya adalah wanita dan
lebih dari 100 orang menderita luka-luka
yang sangat parah badan-badan mereka
sampai patah-patah dan berlanjut pada
terakhir kali yaitu sebelum di tahun ini
ya 2013 am di mana juga terjadi tragedi
yang sama nah di saat itu 42 orang
dikatakan tewas dan 46 orang lainnya
mengalami luka-luka karena
terinjak-injak Nah dari sini kita bisa
lihat ya perayaannya 12 tahun sekali dan
selalu memakan korban tapi bagi mereka
ini adalah sebuah hal yang
ediktif gitu bukan ediktif sih lebih
tepatnya kayak keharusan buat diikuti
sebuah budaya yang e berkaitan dengan
keagamaan Jadi mereka menganggap dengan
datangnya ke sana ya mereka mensucikan
tapi juga ya tidak tertutup kemungkinan
untuk sebagian dari mereka kayak mau
ngantar nyawa
[Musik]
gitu dengan banyaknya tragedi seperti
ini perayaan keagamaan atau perayaan
apapun di India Harusnya menjadi
perhatian bagi pemerintah India apalagi
kalau perayaan keagamaan itu pasti
dihadiri oleh banyak orang dari berbagai
usia mulai dari anak-anak orang tua pria
dewasa wanita Semuanya ikut merayakan
dan peristiwa di mana banyaknya
pengunjung yang meregang nyawa di
perayaan keagamaan itu bisa terjadi
diakibatkan karena masa yang ya enggak
bisa dikontrol dan tidak diimbangi
dengan langkah-langkah yang baik untuk
bisa mengendalikan kerumunan tersebut
dan setelah insiden yang terus berulang
pada perayaanumela ada sebuah
kekhawatiran baru mengenai Crow control
yang diterapkan dalam perayaan tersebut
ya seolah-olah kayak Pemerintah India
tuh enggak pernah belajar dengan hal ini
nah menyadari kalau perayaan ini akan
dihadiri oleh banyak orang pihak
berwenang mengatakan ya saat ini mereka
sudah memasang lebih dari 2700 CCTV
dengan lebih dari 300 cctv-nya
dilengkapi dengan ai untuk bisa memantau
kepbadatan manusia E dan pola pergerakan
secara Real Time gitu nah dikatakan juga
kalau Drone juga akan dikerahkan untuk
mengawasi kerumunan massa dan memberikan
gambaran pada petugas mengenai
titik-titik yang mungkin dirasa sudah
terlalu padat dan tidak boleh dimasuki
lagi terus juga ada lebih dari 40.000
petugas polisi yang bakal dikerahkan di
lokasi untuk menjaga ketertiban dan
mengendalikan kerumunan mereka juga
dilengkapi dengan pusat komando yang
mengawasi operasi dengan data Real Time
dari sistem pengawasan kemudian setiap
orang yang akan datang ke dalam perayaan
itu bakal mendapatkan gelang yang bisa
Melacak posisi mereka jika nanti mereka
hilang satu sama lain dan ya bisa
diselamatkan Nah jadi penanggulangannya
sih udah serius banget ya tapi enggak
tahu nih praktiknya nanti bakal kayak
gimana karena kan kejadiannya baru saja
terjadi nih dan masalahnya geng masih
banyak yang menilai kalau
langkah-langkah tersebut masih akan
tetap ee apa ya enggak bisa mengontrol
Kerum unan yang ada seperti yang
disampaikan oleh seorang mantan pejabat
kepolisian yang bernama Yaso Fardan azad
yang mana Beliau mengatakan kalau
teknologi bahkan Ai sekalipun belum
mampu untuk membantu pihak berwenang
untuk mengelola massa secara efektif
mengingat India yang sudah Mengalami
berbagai insiden serupa dalam acara
keagamaan mereka sehingga dinilai
teknologi Ai belum cukup untuk membantu
orang-orang di India dan ya harus ada
pendekatan baru untuk bisa menangani hal
ini gua setuju banget dengan pernyataan
tersebut jadi orang-orang di India sana
maafkata nih ya kita enggak bilang
semuanya tapi banyak yang apa ya Bikin
heran gitu bikin heran tuh kayak gini Lu
mau ngontrol manusia pakai Ai sementara
manusianya sendiri aja dikontrol oleh
manusia lain aja enggak bisa gitu pada
bebal-bebal banget Terus mau nyuruh
robot atau kecerdasan buatan untuk
mengontrol mereka y kayak mustahil
banget Terus geng ada seorang Profesor
psikologi budaya dan sosial dari
Universitas Sain gellen yang bernama
Anna sibin nah dia ini bilang Kebanyakan
orang yang terjebak di dalam kerumunan
sering sekali tidak menyadari ada
sesuatu yang salah jadi ibaratnya mereka
itu tidak pernah sadar apa yang mereka
lakukan itu membahayakan diri mereka
jadi dari sini kita bisa tarik
kesimpulan ee sebenarnya untuk
menanggulangi hal ini bukan dengan cara
mencanggihkan alat-alat tapi justru
dengan menanamkan adab dan apa ya
pemahaman lah kepada orang-orang yang
hadir ketika mereka mengalami kepanikan
jangan sampai ya paniknya berlebihan
Jangan sampai menginjak-nginjak orang
lain ya terus juga pintar-pintar melihat
situasi kondisi yang jelas tuh ya
manusianya yang harus dididik gitu bukan
ai-nya yang harus ditingkatkan nah
kurang lebih kayak gitu nah terus lagi
ada Profesor ilmu sosial komputasional
yang ada di eth zich e Swiss yang
bernama Dark helbing dia mengaitkan
kebadatan massa dengan fenomena yang
disebut sebagai crowd turbulence atau
turbulensi kerumunan massa fenomena
tersebut bisa terjadi ketika terlalu
banyak orang yang bergerak di ruang yang
terbatas dengan tingginya kepadatan
sehingga mereka berpotensi untuk
terjepit satu sama lain dan hampir
enggak bisa bergerak dan inilah yang
terjadi pada perayaan kumela
orang-orangnya sangat banyak sementara
kapasitas areanya enggak mencukupi Nah
mungkin Di Antara Kalian ada yang nanya
gitu ya geng apa sih sebenarnya kumela
ini kenapa Kok sampai orang-orang tuh
rela desak-desakan untuk datang ke sana
dan apa ya udah pengalaman banyak yang
meninggal tapi mereka enggak kapok gitu
tetap pengin aja gitu rame-rame dan yang
seperti kita tahu ya orang India Emang
hobi banget berkerumunan jangankan di
negara mereka sendiri di negara orang
aja mereka ya kita bisa Lihatlah orang
India Bangladesh dan orang-orang
sekitarnya yang masih satu Ras gitu ke
negara-negara orang mereka suka banget
gitu berkerumunan berkumpul kita bisa
lihat yang terjadi di Malaysia terus
terjadi di Toronto Kanada gitu kan
mereka suka banget membuat sebuah apa ya
kerumunan e sesama ras mereka Nah
sekarang kita bakal bahas nih geng
esensi perayaan kumela bagi masyarakat
Hindu India
jadi perayaan kumela ini menjadi
pertemuan keagamaan yang bisa menarik
puluhan juta orang Hindu dan pencari
spiritual dari India bahkan seluruh
dunia enggak harus keturunan India
perayaan ini ya berakar dari mitologi
Hindu dan berfokus pada kepercayaan
mereka yang menganggap sungai-sungai di
India adalah sesuatu yang suci Nah
karena dianggap suci mereka mau agar
seluruh tubuh mereka itu dimandikan
menggunakan air suci dari sungai
tersebut kalau mandi dari air sungai
suci akan membersihkan dosa-dosa mereka
dan membawa mereka lebih dekat dengan
kebebasan spiritual atau yang dikenal
dengan moksa kumela sendiri itu
diterjemahkan menjadi festival Kendi
dalam bahasa sangsekerta dan kum itu
menunjukkan kepada Kendi yang berisi
nektar yang memberikan Keabadian dalam
mitologi Hindu sementara Mela itu
berarti Pekan Raya atau pertemuan nah di
dalam kitab suci agama Hindu diceritakan
sebuah legenda yang bernama Samudra
mantan yaitu peristiwa para dewa dan
setan yang mengaduk lautan susu untuk
mencari nektar Keabadian nah berdasarkan
mitologi tersebut empat tetes dari
nektar ini jatuh di lokasi di mana
kumela itu dilangsungkan Oleh karena itu
sungai-sungai menjadi tempat perayaan
kumela dianggap suci karena ya mitologi
tersebut dan perayaan ini diadakan
secara bergantian di empat lokasi utama
di India yaitu ya perayaagj harit warar
Nasik dan juga ujain nah ini koreksi gua
kalau salah dalam pengucapan nama
tempatnya dan perayaan besar agama hindu
ini menarik e banyak orang dari semua
lapisan mulai dari Sadu yaitu orang suci
Hindu hingga warga biasa termasuk bagi
turis asing yang datang datang ke India
ya Walaupun sebagian besar dari yang
merayakan ini adalah orang Hindu tapi
acara ini juga menarik minat orang-orang
dari agama lain yang ingin mengetahui
mengenai budaya dan spiritual
orang-orang Hindu India Nah kenapa gua
spesifik mengatakan Hindu India karena
Hindu India dengan Hindu Bali dan
hindu-hindu dari negara lain itu berbeda
terutama sih terkhususnya dengan Hindu
Bali ya itu beda banget beda jauh banget
dari ya kebiasaannya terus juga
kebersihannya terus juga ee apa ya Ee
fungsi-fungsi dari dewa-dewa itu sendiri
itu beda banget gitu kalian boleh cek
sendiri perbedaannya jadi enggak sama
tuh Hindu India dengan Hindu yang ada di
Bali bagi banyak orang merayakan kumela
ini menjadi pengalaman sekali seumur
hidup di mana mereka bisa memperkuat
iman dan terhubung dengan orang lain dan
khusyuk di dalam menjalankan tradisi
spiritualitas Hindu nah perayaan ini
adalah perayaan yang memadukan antara
ritual keagamaan dengan budaya India
sendiri dan ritual utamanya adalah syahi
Senan atau pemandian kerajaan di mana Di
dalam ritual ini akan dipimpin oleh
kelompok syadu yang menutupi tubuhnya
menggunakan Abu sebagai lambang lepasnya
unsur duniawi di dalam jiwa mereka nah
tapi selain itu kumela juga mengadakan
diskusi spiritual prosesi keagamaan doa
dan pertunjukan budaya kumela sendiri
biasanya berlangsung sekitar 45 hari
enggak nanggung-nanggung ya lebih dari
sebulan dan untuk jadwal kapan kumela
akan digelar itu akan ditentukan oleh
astrolog serta otoritas agama Hindu ya
sama kayak kita di muslim mungkin ya
yang bisa menentukan kapan jadwal ee
puasa Ramadan dan lebaran yaitu biasanya
ada pihak-pihak yang memang menjadi e
otoritasnya gitu karena menjadi perayaan
yang besar nih geng tentunya butuh
persiapan yang matang dan penyediaan
akomodasi yang bisa menunjang para
pengunjung dan ini merupakan tanggung
jawab bagi pihak berwenang mereka bakal
membangun kota-kota dengan infrastruktur
yang bisa menampung jutaan orang ketika
kumela diadakan dan fasilitasnya juga
disediakan dan ditingkatkan seperti
rumah sakit darurat terus sistem
sanitasi sampai dengan transportasi Nah
untuk kumela tahun ini dikatakan areanya
bisa mencapai 4 hektar atau 40 km² yang
mencakup 160.000 tenda 40.000 polisi dan
petugas keamanan 15.000 pekerja sanitasi
99 tempat parkir untuk lebih dari 12
juta kendaraan 30 jembatan terapung atau
ponton dan juga 67.000 lampu Jalan
150.000 toilet dan 25.000 tempat
[Musik]
sampah kalau kita lihat ya memang sudah
cukup banyak geng fasilitasnya udah ya
memadailah namun mengingat lagi karena
India menjadi negara dengan penduduk
terbanyak dan Enggak semua orang isi
kepalanya sama gitu ya enggak bisa semua
orang dikontrol ya mungkin fasilitas
yang disediakan ini masih belum bisa
mengakomodir semua pengunjung terlebih
lagi karena mereka yang berdesak-desakan
saking banyaknya yang datang jadi makin
enggak terkendali
situasinya itu dia geng pembahasan kita
hari ini mengenai tragedi perayaan
kumela dan semoga dari sini Pemerintah
India bisa lebih meningkatkan prosedur
keamanannya untuk bisa menangani Crow
control yang terjadi di setiap perayaan
yang ada di negara tersebut nah gimana
Menurut tanggapan kalian geng dengan
pembahasan kali ini coba tinggalkan
komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:54 UTC
Categories
Manage