File TXT tidak ditemukan.
MENGERIKAN ! FESTIVAL KUMBH MELA INDIA 100 JUTA ORANG BERKUMPUL DAN TERINJAK
QDwqhFJxmtM • 2025-02-06
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id di saat itu Mereka terlihat merayakan eh perayaan ini dengan penuh kegembiraan umat Hindu yang datang ke perayaan tersebut juga enggak sabar untuk berenang Keesokan paginya nah namun geng rasa sukacita tersebut tiba-tiba berubah menjadi sangat mencekam ketika pengunjung yang sedang tidur di sekitar barikade yang ada di Muara sangan secara mendadak didatangi oleh kerumunan orang yang datang ke arah mereka Nah karena area tersebut sudah dipenuhi oleh banyak orang terjadilah desak-desakan namun para keluarga yang ditinggalkan di saat itu sangat menyesali peristiwa yang terjadi geng mereka menyalahkan polisi menyalahkan otoritas yang berwenang karena Crow controlnya yang dianggap sangat buruk alias apa ya kayak eh pengaturan untuk kerumunannya itu loh enggak rapih gitu dan dikatakan juga tidak menyediakan ruang yang memadai bagi para pengunjung untuk bisa bergerak dengan leluasa tanpa berdesak-desakan satu sama lain yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] Jerry geng geng jadi geng beberapa hari yang lalu terjadi sebuah insiden tragis di India ketika diadakannya sebuah perayaan agama Hindu di negara tersebut yang mana perayaan ini disebut dengan perayaan kumela Nah mungkin kalian di sini ada ada yang paham ada yang tahu atau mungkin dari teman-teman di sini ada yang keturunan India dan paham tentang hal ini boleh berbagi informasi nah kalau gua kasih gambaran besarnya nih ya insiden ini mirip dengan tragedi perayaan Halloween yang ada di IT Taiwon pada Tahun 2022 lalu yang mana perayaan tersebut juga memakan korban Nah terus juga mirip dengan perayaan festival songkran yang diselenggarakan di Thailand pada tahun lalu Nah jadi karena adanya sebuah perayaan banyak orang yang jadi berkumpul di sebuah tempat apalagi karena perayaan ini diadakan 12 setahun sekali jadi ini sangat meriah banget sehingga udah pasti banyak orang-orang di India yang menantikan perayaan kumela ini geng Nah tapi perayaan yang seharusnya dijalankan dengan hikmat terus juga penuh sukacita ternyata tiba-tiba berubah menjadi sebuah malapetaka karena di saat itu Ya seperti yang kita tahu ya ketika ada sebuah keremunan itu bakal sangat rentan terjadinya desak-desakan dan ya pada akhirnya bakal banyak yang terinjak-injak di video Kali ini Gua akan membahas tentang insiden yang mengerikan ini yang ter jadi di India dan bagaimana kondisi orang-orang ketika peristiwa ini terjadi kabarnya sih ya korban jiwanya banyak banget dan sangat-sangat ih ah gitulah pokoknya gua gak bisa nyebutin Nanti kalian dengar aja ceritanya Langsung aja kita bahas secara lengkap di sisi [Musik] lain oke kita langsung masuk ke dalam kronologi insiden dan perayaan kumela ini Jadi kumela ini adalah sebuah perayaan di India yang diselenggarakan setiap 12 tahun sekali geng Nah perayaan ini diadakan di daerah sangam yang mana Ini adalah tempat pertemuan antara tiga sungai yang dianggap suci bagi umat Hindu India yaitu Gangga yamuna dan juga Saraswati di sana mereka itu bakal mandi dari air yang berasal dari tiga aliran sungai tadi dan dipercaya dengan mandi di sana maka air tersebut akan membersihkan dosa-dosa mereka dan bisa membantu mereka untuk mendapatkan [Musik] keselamatan walaupun yang menjadi ritual utama dari perayaan ini adalah mandi suci Tapi acara ini juga menjadi perayaan iman yang sangat meriah geng karena E sangam ini menjadi tempat bagi orang-orang dari semua lapisan masyarakat berkumpul termasuk orang-orang ahli agama Hindu politis sampai selebriti terkenal di India itu ikut berkumpul di sana Jadi ee apa ya benar-benar mereka itu menjadi manusia sesama Hindu di sana enggak ada perbedaan status sosial ya perbedaannya mungkin di bagian kastanya aja bahkan enggak jarang juga ada orang India yang berada di luar negeri sampai rela pulang ke negara mereka untuk bisa menghadiri perayaan kumela ini ya Kebayang aja 12 tahun sekali geng Jadi siapa yang mau melewatkan dan umat India di seluruh negeri sudah tiba di daerah prayagj untuk mengikuti perayaan kumela La ini yang dimulai pada tanggal 13 Januari dan akan berlangsung sampai 26 Februari Jadi cukup lama waktu pelaksanaannya ada yang datang sendiri tapi ada juga yang membawa sanak keluarga mereka untuk ikut merayakan bersama bahkan juga enggak cuma ee orang India jadi ada yang keturunan lain kayak orang-orang bule yang mungkin menikah dengan orang India Nah itu ikut datang ke perayaan tersebut karena penasaran Bagaimana sih vibe-nya Bagaimana E meriahnya acara tersebut terus geng tanggal 29 Januari yang jatuh pada hari Rabu ini menjadi e hari di mana mandi Suci terbesar dan terpenting di dalam perayaan tersebut diadakan hari tersebut juga merupakan hari yang disebut dengan syahi sennan atau mandi kerajaan yang dirayakan dengan ribuan Petapa Hindu yang melumurkan tubuh mereka menggunakan abu dan menceburkan diri mereka ke dalam Sungai nah Oleh karena itu menjelang perayaan dari mandi Suci terbesar ini sudah banyak pengunjung yang datang ke sana yang Diperkirakan jumlahnya itu sudah mencapai 100 juta orang kebayang Enggak tuh 100 juta orang berkumpul di satu tempat apa enggak mengerikan bahkan ada sumber yang mengatakan kalau yang datang itu sebenarnya lebih daripada 100 juta melainkan sampai 400 juta orang pernah kebayang geng di kepala kalian 400 juta orang tuh banyaknya kayak gimana dan ini kayaknya jauh lebih banyak dibandingkan penonton festival musik ya Bukan kayaknya lagi sih tapi emang rame banget gitu Nah makanya kumela ini dianggap sebagai perayaan terbesar di dunia di hari selasa malam kerumunannya nya bahkan sudah mulai bertambah banyak di saat itu Mereka terlihat merayakan ee perayaan ini dengan penuh kegembiraan umat Hindu yang datang kep perayaan tersebut juga enggak sabar untuk berenang Keesokan paginya nah namun geng rasa sukacita tersebut tiba-tiba berubah menjadi sangat mencekam ketika pengunjung yang sedang tidur di sekitar barikade yang ada di Muara sangan secara mendadak didatangi oleh kerumunan orang yang datang ke arah mereka Nah karena area tersebut sudah dipenuhi oleh banyak orang terjadilah desak-desakan kebayang tuh tiba-tiba k rameai banget yang datang Mereka lagi istirahat gitu di sinilah situasi menjadi keos orang-orang mulai berlarian panik untuk menyelamatkan diri karena takut kegencet takut keinjak yang datang itu kan diperkirakan ratusan juta orang dan itu terus bertambah yang mana puncaknya di hari Rabu makin banyak orang yang memenuhi tempat tersebut Entah dari awal mereka tidak memperkirakan tempat tersebut mampu menampung manusia Sebanyak apa tapi yang jelas tiba-tiba udah padat banget otomatis Mereka mencoba untuk menyelamatkan diri masing-masing Namun karena berada di tengah kerumunan orang yang begitu banyak ada yang sampai terjatuh dan ya enggak sadarkan diri dan orang yang terjatuh ini pasti akan Terinjak karena orang yang apa ya Masih Berdiri itu kan terdesak dari belakang dia tuh enggak Pengen sengaja nginjak tapi dia kedorong dan mau enggak mau dia harus Menginjak Orang yang jatuh sehingga di saat itu mereka enggak bisa menyelamatkan diri sekaligus terjebak di sana terjebak di bawah kaki kerumunan orang situasi ya semakin keos ketika banyak orang yang mulai terpisah dari keluarganya dan ini sesuai dengan cerita yang dialami oleh salah satu pengunjung yang bernama punam sing nah dia ini mengatakan kalau dia datang ke perayaan tersebut dengan tujuh anggota keluarganya ketika kekacauan terjadi semuanya saling menginjak satu sama lain dan dia beserta keluarganya semuanya jatuh Mereka kemudian jadi berpencar dan enggak bisa menemukan satu sama lain terus Selain itu si punam ini juga sampai kehilangan semua uang dan harta benda yang dia bawa ketika datang ke perayaan tersebut karena dia ya Jangankan harta benda dirinya sendiri aja kalau masih bisa Selamat ya syukur gitu harta Bendanya Ya udahlah kalau dibilang di jarah Kayaknya bukan di jarah tapi lebih tepatnya Ya udah terinjak-injak gitu Dan di saat keos itu semakin gila-gilaan banyak dugaan yang mengatakan kalau para pengunjung bahkan sampai berani melompat dari jembatan untuk bisa menyelamatkan diri mereka ketimbang keinjak sekalian aja mereka nyebur dan di situasi yang kacau seperti ini pengunjung di sana merasa bingung geng karena pihak berwenang yang bertugas untuk mengamankan area tempat itu ya enggak memberikan konfirmasi apapun mengenai situasi tersebut dan gua rasa juga ya mau dikasih Informasi seperti apa lagi jumlah dari pihak berwenang yang bertugas pasti jauh lebih sedikit enggak ada apa-apanya dibanding dengan pengunjung yang jumlahnya ratusan juta ya kan jadi kayak ya mungkin ini acaranya juga kurang proper kali di saat itu antara jam . dan jam 2 dini hari waktu setempat berita mengenai insiden Ini pertama kali terdengar ketika banyak ambulans yang mulai berdatangan ke sana dikirimkan ke sana sana dan masuk ke daerah sangam karena di saat itu ya enggak ada yang bisa dilakukan selain menyelamatkan korban-korban yang mungkin masih bisa diselamatkan atau justru yang sudah meninggal dunia karena terinjak-injak karena enggak kebayang ya geng itu mereka sudah meninggal masih keinjak ya kan kalau misalkan tiba-tiba enggak diselamatkan langsung membusuk di situ juga di bawah kaki orang gimana Jadi ini situasinya sekeos itu geng jadi kayak lu ngebayangin nih lu berjalan di atas tubuh orang lain dan lu udah ngelihat kaki lu itu udah apa ya berlumuran cairan merah gitu dan lu enggak bisa apa-apa karena kerumunannya saling berdempet jadi semengerikan itu singkat cerita pengumuman secara resmi dibuat sekitar jam 4. dini hari waktu setempat ketika itu pejabat mulai meminta agar orang-orang untuk berhenti pergi ke sangam dan ya berenang aja di tepi sungai terdekat yang bisa mereka temukan nah tapi geng setelah pengumuman tersebut nyatanya Enggak banyak perubahan Karena pada saat itu jalan menuju sangam sudah penuh sesak oleh banyak orang yang datang dan masih ada puluhan ribu orang yang mendatangi sangam dan masih ingin melakukan perayaan meskipun sudah ada kekacauan yang menyebabkan banyak orang terinjak-injak dan meninggal dunia nah para Petapa agama Hindu juga sebelumnya sempat mengatakan kalau mereka akan batal untuk hadir di perayaan tersebut Namun mereka tetap melaksanakannya hanya saja ya prosesinya dikurangi oleh mereka ini banyak orang yang seperti e korban yang gua ceritakan tadi yaitu punam yang mana mereka semua kehilangan anggota keluarga yang membuat mereka tetap tinggal di sangam sembari mencari anggota keluarga mereka yang hilang jadi Kenapa orang enggak ya kunjung pergi dari sana karena satu sama lain saling mencari keluarganya padahal nih ya kalau mereka satu persatu mulai meninggalkan tempat itu untuk pergi terus nanti Tungguin aja nih keluarganya di rumah atau gimana lah gitu mungkin tempat tersebut perlahan-lahan kondisinya akan e lebih tenang gitu enggak keos lagi tapi satu sama lain nih orang sama-sama panik mereka tetap berkeliling di sana untuk mencari anggota keluarganya akhirnya ya mereka kayak jalan di tempat dan semakin berdesak-desakan pencarian juga berlangsung di sepanjang hari dan berlanjut hingga malam banyak barang-barang pengunjung yang seperti sendal pakaian dan yang lain-lain ya tergeletak begitu aja L dan sudah berlumuran lumpur nah bahkan ada seorang pengunjung yang bernama Anita Devi dia diwawancarai oleh media BBC dia bilang dia mencari suaminya yang hilang sepanjang hari jadi udah enggak ketemu lagi sama suaminya dan ketika kerusuhan itu terjadi mereka saling bergandengan tangan awalnya tapi tangan mereka tiba-tiba terlepas dan suaminya langsung hilang begitu saja di tengah kerumunan nah Anita ini sangat khawatir karena suaminya itu itu membutuhkan obat-obatan sementara Obatnya ada pada Anita jadi orang sakit nih Yang Hilang Dan sudah berjam-jam sejak suaminya hilang Anita ini masih belum menemukan lokasi suaminya berada terus singkat cerita geng Pada malam harinya perwira tinggi polisi yang bernama faibff Krishna dia ini bertanggung jawab atas pengaturan keamanan di perayaan kumela dia bilang sedikitnya itu ada 30 orang yang sudah berhasil diidentifikasi tewas dalam insiden ini dan dari 30 yang tewas ini sudah ada 25 orang yang berhasil diidentifikasi ee identitasnya sementara lima orang lainnya masih belum diketahui identitasnya dan ada sebanyak 60 orang yang terluka berat akibat terinjak-injak nah di saat itu perdana menteri India yaitu Narendra Modi itu menyampaikan dia berbelasngkawa kepada para korban atas tragedi yang terjadi dalam perayaan kumela ini dan setelah insiden tersebut pihak berwenang sudah meningkatkan langkah-langkah keamanan dan melarang kendaraan untuk memasuki area perayaan hingga tanggal 4 Februari namun para keluarga yang ditinggalkan di saat itu sang sang menyesali peristiwa yang terjadi geng mereka menyalahkan polisi menyalahkan otoritas yang berwenang karena Crow controlnya yang dianggap sangat buruk alias apa ya kayak eh pengaturan untuk kerumunannya itu loh enggak rapih gitu dan dikatakan juga tidak menyediakan ruang yang memadai bagi para pengunjung untuk bisa bergerak dengan leluasa tanpa berdesak-desakan satu sama lain Nah terus juga mereka tidak pernah membayangkan kalau perayaan ini bakal menjadi sebuah bencana sehingga tidak ada jalur evakuasi Nah ada yang mengaku Mereka melihat ketika suaminya terinjak-injak di depan mata mereka sendiri oleh kerumunan orang yang terpaksa menginjak suaminya tersebut jadi se menyedihkan itulah Nah ada juga yang membutuhkan pertolongan untuk bisa mengangkut saudaranya namun enggak ada ambulans yang bisa mengantarkan pada saat itu kemudian dia meminta persetujuan polisi agar pihak keluarga saja yang mengantarkan ke rumah sakit tapi polisi di saat itu hanya meminta untuk menunggu tunggu dulu tunggu ambulans datang tapi ambulansnya juga susah masuk karena kerumunan orang juga enggak bakal bubar dan ketika saudaranya tersebut dibawa oleh Polisi pihak keluarga enggak bisa ikut untuk menemani nah kesaksian pengunjung lain juga sama di saat itu dikatakan kalau pihak berwenang gagal untuk menyelamatkan saudara perempuan mereka dan pihak kepolisian di saat itu baru bisa mengevakuasi jenazah saudara mereka setelah 1 Seteng jam enggak ada satuun petugas polisi yang berada di sekitar lokasi kejadian ketika insiden tersebut terjadi ya mau gimana gitu kerumunannya RAM banget polisi paling berapa orang gitu kan yang ada nanti polisinya juga ikut tewas terinjak-injak di sana terus geng kecamat dan kritikan enggak hanya datang dari keluarga tapi juga dari pemimpin oposisi India nah termasuk dengan Rahul Gandhi dengan menyoroti kalau pihak berwenang terlalu fokus untuk melayani tamu-tamu VIP seperti selebriti dan pejabat sehingga tidak memikirkan nasib dari ya masyarakat biasa apakah mereka bisa merayakannya dengan leluasa atau aman atau enggak gitu karena pihak kepolisian di sana tuh ya cuma mengamankan wilayah-wilayah atau daerah-daerah yang diisi oleh selebriti dan juga pejabat-pejabat doang ya kayaknya enggak J bed l sama negara kita gini juga ya geng ya Kayak pejabat selebriti yang didahulukan gitu masyarakatnya Ya udah dibiarin Cari jalan sendiri gitu nah Oleh karena itu saat kejadian terjadi Rahul Gandhi menyebutkan bahwa insiden ini sangat menyedihkan dan hal ini bisa dikonfirmasi geng dari beberapa kesaksian yang diberikan oleh pengunjung yang mengatakan kalau orang biasa harus berjalan sejauh 15 sampai 20 KM untuk bisa mencapai lokasi sementara bagi mereka yang masuk kategori VIP bisa menempuh perjalanan menggunakan kendaraan kebayang tuh ya orang biasa jalan kaki Yang VIP naik mobil ke sana ketika kendaraan mereka lewat di tengah-tengah kerumunan para pengunjung merasa sangat terganggu dengan keberadaan kendaraan tersebut akses cepat yang menjadi privilege bagi VIP ini membuat pengunjung bisa harus menunggu berjam-jam untuk bisa masuk ke dalam area perayaan karena harus mengantri dengan pengunjung yang lain sementara yang tamu VIP ini ya kayak di Patwal gitu kayak di kawal terus dibukain jalannya dan Hal inilah yang membuat para pemimpin oposisi menuntut untuk menyerahkan segera administrasi dan manajemen perayaan kumela kepada Angkatan Darat aja ya pihak oposisi mendesak agar mereka yang menjalankan praktik diskriminasi ini untuk bertanggung jawab secara moral dan mengundurkan diri aja dari jabatan agar peristiwa seperti ini enggak terulang lagi dan pengawasan harus dilakukan menggunakan helikopter yang bisa memantau kondisi dari udara Nah ini masuk akal juga nih Orang udah sebanyak itu gimana cara ngontrolnya dari darat Harusnya sih dari udara dari udara kan bisa terlihat gitu titik-titik yang rawan-rawan Nah Tapi sementara dikatakan tidak dilakukan hal itu nah sementara itu pemerintah dari negara bagian utar PR Des itu sudah meluncurkan penyelidikan Yudisial atas insiden mengerikan ini geng dikarenakan perayaan kumela ini di India sendiri masih panjang waktunya Nah apa nih tindakan dari pihak yang berwenang untuk memastikan bahwa tidak terjadi insiden berulang di kemudian hari karena ya ini kan perayaan kayak apa ya yang Waji lah di negara mereka jadinya walaupun sudah memakan korban mereka tetap harus merayakan itu harus tetap berjalan dan dikatakan juga perayaan kumela ini bakal diadakan ya 12 tahun lagi [Tepuk tangan] Nah sekarang kita bakal masuk nih geng ke dalam pembahasan mengenai upaya pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang India untuk perayaan kumela selanjutnya karena belajar dari kasus yang mengerikan kali ini jadi Mela Ini adalah sebuah perayaan yang sangat dinanti-nantikan oleh umat Hindu India apalagi karena perayaannya kan cuma 12 tahun sekali Nah terus juga India ini kan adalah negara yang memiliki populasi penduduk terbanyak di dunia Jadi bisa kalian bayangkan seberapa banyak orang yang datang untuk merayakan perayaan ini kalau kalian pikir insiden kayak gini tuh cuma terjadi di perayaan kumela doang dan di tahun ini aja ya Kalian salah banget karena ternyata pada tahun-tahun sebelumnya juga pernah terjadi hal yang sama contohnya nih ya kita ambil aja yang Pak paling lama deh paling lama banget nih seharusnya ini bisa menjadi pelajaran juga buat mereka pernah terjadi di tahun 1954 ketika itu korbannya gila-gilaan kalian bayangkan aja ya 800 nyawa 800 nyawa melayang dan harus dikuburkan bersamaan udah kayak bencana alam yang kayak aduh seram banget 800 orang meninggal dunia dan semuanya akibat terinjak-injak dan juga tenggelam korban jiwa paling banyak yang pernah terjadi dalam perayaan kumela itulah di tahun itu terus berlanjut lagi pada tahun 1986 ada sebanyak 200 orang yang meninggal disebabkan karena petugas keamanan yang berjaga di sana melarang pengunjung untuk mengakses tepi sungai sehingga kerumunan menjadi panik dan tidak terkendali sehingga menyebabkan desak-desakan berlanjut lagi di tahun 2003 sekitar 39 orang yang tewas termasuk di antaranya adalah wanita dan lebih dari 100 orang menderita luka-luka yang sangat parah badan-badan mereka sampai patah-patah dan berlanjut pada terakhir kali yaitu sebelum di tahun ini ya 2013 am di mana juga terjadi tragedi yang sama nah di saat itu 42 orang dikatakan tewas dan 46 orang lainnya mengalami luka-luka karena terinjak-injak Nah dari sini kita bisa lihat ya perayaannya 12 tahun sekali dan selalu memakan korban tapi bagi mereka ini adalah sebuah hal yang ediktif gitu bukan ediktif sih lebih tepatnya kayak keharusan buat diikuti sebuah budaya yang e berkaitan dengan keagamaan Jadi mereka menganggap dengan datangnya ke sana ya mereka mensucikan tapi juga ya tidak tertutup kemungkinan untuk sebagian dari mereka kayak mau ngantar nyawa [Musik] gitu dengan banyaknya tragedi seperti ini perayaan keagamaan atau perayaan apapun di India Harusnya menjadi perhatian bagi pemerintah India apalagi kalau perayaan keagamaan itu pasti dihadiri oleh banyak orang dari berbagai usia mulai dari anak-anak orang tua pria dewasa wanita Semuanya ikut merayakan dan peristiwa di mana banyaknya pengunjung yang meregang nyawa di perayaan keagamaan itu bisa terjadi diakibatkan karena masa yang ya enggak bisa dikontrol dan tidak diimbangi dengan langkah-langkah yang baik untuk bisa mengendalikan kerumunan tersebut dan setelah insiden yang terus berulang pada perayaanumela ada sebuah kekhawatiran baru mengenai Crow control yang diterapkan dalam perayaan tersebut ya seolah-olah kayak Pemerintah India tuh enggak pernah belajar dengan hal ini nah menyadari kalau perayaan ini akan dihadiri oleh banyak orang pihak berwenang mengatakan ya saat ini mereka sudah memasang lebih dari 2700 CCTV dengan lebih dari 300 cctv-nya dilengkapi dengan ai untuk bisa memantau kepbadatan manusia E dan pola pergerakan secara Real Time gitu nah dikatakan juga kalau Drone juga akan dikerahkan untuk mengawasi kerumunan massa dan memberikan gambaran pada petugas mengenai titik-titik yang mungkin dirasa sudah terlalu padat dan tidak boleh dimasuki lagi terus juga ada lebih dari 40.000 petugas polisi yang bakal dikerahkan di lokasi untuk menjaga ketertiban dan mengendalikan kerumunan mereka juga dilengkapi dengan pusat komando yang mengawasi operasi dengan data Real Time dari sistem pengawasan kemudian setiap orang yang akan datang ke dalam perayaan itu bakal mendapatkan gelang yang bisa Melacak posisi mereka jika nanti mereka hilang satu sama lain dan ya bisa diselamatkan Nah jadi penanggulangannya sih udah serius banget ya tapi enggak tahu nih praktiknya nanti bakal kayak gimana karena kan kejadiannya baru saja terjadi nih dan masalahnya geng masih banyak yang menilai kalau langkah-langkah tersebut masih akan tetap ee apa ya enggak bisa mengontrol Kerum unan yang ada seperti yang disampaikan oleh seorang mantan pejabat kepolisian yang bernama Yaso Fardan azad yang mana Beliau mengatakan kalau teknologi bahkan Ai sekalipun belum mampu untuk membantu pihak berwenang untuk mengelola massa secara efektif mengingat India yang sudah Mengalami berbagai insiden serupa dalam acara keagamaan mereka sehingga dinilai teknologi Ai belum cukup untuk membantu orang-orang di India dan ya harus ada pendekatan baru untuk bisa menangani hal ini gua setuju banget dengan pernyataan tersebut jadi orang-orang di India sana maafkata nih ya kita enggak bilang semuanya tapi banyak yang apa ya Bikin heran gitu bikin heran tuh kayak gini Lu mau ngontrol manusia pakai Ai sementara manusianya sendiri aja dikontrol oleh manusia lain aja enggak bisa gitu pada bebal-bebal banget Terus mau nyuruh robot atau kecerdasan buatan untuk mengontrol mereka y kayak mustahil banget Terus geng ada seorang Profesor psikologi budaya dan sosial dari Universitas Sain gellen yang bernama Anna sibin nah dia ini bilang Kebanyakan orang yang terjebak di dalam kerumunan sering sekali tidak menyadari ada sesuatu yang salah jadi ibaratnya mereka itu tidak pernah sadar apa yang mereka lakukan itu membahayakan diri mereka jadi dari sini kita bisa tarik kesimpulan ee sebenarnya untuk menanggulangi hal ini bukan dengan cara mencanggihkan alat-alat tapi justru dengan menanamkan adab dan apa ya pemahaman lah kepada orang-orang yang hadir ketika mereka mengalami kepanikan jangan sampai ya paniknya berlebihan Jangan sampai menginjak-nginjak orang lain ya terus juga pintar-pintar melihat situasi kondisi yang jelas tuh ya manusianya yang harus dididik gitu bukan ai-nya yang harus ditingkatkan nah kurang lebih kayak gitu nah terus lagi ada Profesor ilmu sosial komputasional yang ada di eth zich e Swiss yang bernama Dark helbing dia mengaitkan kebadatan massa dengan fenomena yang disebut sebagai crowd turbulence atau turbulensi kerumunan massa fenomena tersebut bisa terjadi ketika terlalu banyak orang yang bergerak di ruang yang terbatas dengan tingginya kepadatan sehingga mereka berpotensi untuk terjepit satu sama lain dan hampir enggak bisa bergerak dan inilah yang terjadi pada perayaan kumela orang-orangnya sangat banyak sementara kapasitas areanya enggak mencukupi Nah mungkin Di Antara Kalian ada yang nanya gitu ya geng apa sih sebenarnya kumela ini kenapa Kok sampai orang-orang tuh rela desak-desakan untuk datang ke sana dan apa ya udah pengalaman banyak yang meninggal tapi mereka enggak kapok gitu tetap pengin aja gitu rame-rame dan yang seperti kita tahu ya orang India Emang hobi banget berkerumunan jangankan di negara mereka sendiri di negara orang aja mereka ya kita bisa Lihatlah orang India Bangladesh dan orang-orang sekitarnya yang masih satu Ras gitu ke negara-negara orang mereka suka banget gitu berkerumunan berkumpul kita bisa lihat yang terjadi di Malaysia terus terjadi di Toronto Kanada gitu kan mereka suka banget membuat sebuah apa ya kerumunan e sesama ras mereka Nah sekarang kita bakal bahas nih geng esensi perayaan kumela bagi masyarakat Hindu India jadi perayaan kumela ini menjadi pertemuan keagamaan yang bisa menarik puluhan juta orang Hindu dan pencari spiritual dari India bahkan seluruh dunia enggak harus keturunan India perayaan ini ya berakar dari mitologi Hindu dan berfokus pada kepercayaan mereka yang menganggap sungai-sungai di India adalah sesuatu yang suci Nah karena dianggap suci mereka mau agar seluruh tubuh mereka itu dimandikan menggunakan air suci dari sungai tersebut kalau mandi dari air sungai suci akan membersihkan dosa-dosa mereka dan membawa mereka lebih dekat dengan kebebasan spiritual atau yang dikenal dengan moksa kumela sendiri itu diterjemahkan menjadi festival Kendi dalam bahasa sangsekerta dan kum itu menunjukkan kepada Kendi yang berisi nektar yang memberikan Keabadian dalam mitologi Hindu sementara Mela itu berarti Pekan Raya atau pertemuan nah di dalam kitab suci agama Hindu diceritakan sebuah legenda yang bernama Samudra mantan yaitu peristiwa para dewa dan setan yang mengaduk lautan susu untuk mencari nektar Keabadian nah berdasarkan mitologi tersebut empat tetes dari nektar ini jatuh di lokasi di mana kumela itu dilangsungkan Oleh karena itu sungai-sungai menjadi tempat perayaan kumela dianggap suci karena ya mitologi tersebut dan perayaan ini diadakan secara bergantian di empat lokasi utama di India yaitu ya perayaagj harit warar Nasik dan juga ujain nah ini koreksi gua kalau salah dalam pengucapan nama tempatnya dan perayaan besar agama hindu ini menarik e banyak orang dari semua lapisan mulai dari Sadu yaitu orang suci Hindu hingga warga biasa termasuk bagi turis asing yang datang datang ke India ya Walaupun sebagian besar dari yang merayakan ini adalah orang Hindu tapi acara ini juga menarik minat orang-orang dari agama lain yang ingin mengetahui mengenai budaya dan spiritual orang-orang Hindu India Nah kenapa gua spesifik mengatakan Hindu India karena Hindu India dengan Hindu Bali dan hindu-hindu dari negara lain itu berbeda terutama sih terkhususnya dengan Hindu Bali ya itu beda banget beda jauh banget dari ya kebiasaannya terus juga kebersihannya terus juga ee apa ya Ee fungsi-fungsi dari dewa-dewa itu sendiri itu beda banget gitu kalian boleh cek sendiri perbedaannya jadi enggak sama tuh Hindu India dengan Hindu yang ada di Bali bagi banyak orang merayakan kumela ini menjadi pengalaman sekali seumur hidup di mana mereka bisa memperkuat iman dan terhubung dengan orang lain dan khusyuk di dalam menjalankan tradisi spiritualitas Hindu nah perayaan ini adalah perayaan yang memadukan antara ritual keagamaan dengan budaya India sendiri dan ritual utamanya adalah syahi Senan atau pemandian kerajaan di mana Di dalam ritual ini akan dipimpin oleh kelompok syadu yang menutupi tubuhnya menggunakan Abu sebagai lambang lepasnya unsur duniawi di dalam jiwa mereka nah tapi selain itu kumela juga mengadakan diskusi spiritual prosesi keagamaan doa dan pertunjukan budaya kumela sendiri biasanya berlangsung sekitar 45 hari enggak nanggung-nanggung ya lebih dari sebulan dan untuk jadwal kapan kumela akan digelar itu akan ditentukan oleh astrolog serta otoritas agama Hindu ya sama kayak kita di muslim mungkin ya yang bisa menentukan kapan jadwal ee puasa Ramadan dan lebaran yaitu biasanya ada pihak-pihak yang memang menjadi e otoritasnya gitu karena menjadi perayaan yang besar nih geng tentunya butuh persiapan yang matang dan penyediaan akomodasi yang bisa menunjang para pengunjung dan ini merupakan tanggung jawab bagi pihak berwenang mereka bakal membangun kota-kota dengan infrastruktur yang bisa menampung jutaan orang ketika kumela diadakan dan fasilitasnya juga disediakan dan ditingkatkan seperti rumah sakit darurat terus sistem sanitasi sampai dengan transportasi Nah untuk kumela tahun ini dikatakan areanya bisa mencapai 4 hektar atau 40 km² yang mencakup 160.000 tenda 40.000 polisi dan petugas keamanan 15.000 pekerja sanitasi 99 tempat parkir untuk lebih dari 12 juta kendaraan 30 jembatan terapung atau ponton dan juga 67.000 lampu Jalan 150.000 toilet dan 25.000 tempat [Musik] sampah kalau kita lihat ya memang sudah cukup banyak geng fasilitasnya udah ya memadailah namun mengingat lagi karena India menjadi negara dengan penduduk terbanyak dan Enggak semua orang isi kepalanya sama gitu ya enggak bisa semua orang dikontrol ya mungkin fasilitas yang disediakan ini masih belum bisa mengakomodir semua pengunjung terlebih lagi karena mereka yang berdesak-desakan saking banyaknya yang datang jadi makin enggak terkendali situasinya itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai tragedi perayaan kumela dan semoga dari sini Pemerintah India bisa lebih meningkatkan prosedur keamanannya untuk bisa menangani Crow control yang terjadi di setiap perayaan yang ada di negara tersebut nah gimana Menurut tanggapan kalian geng dengan pembahasan kali ini coba tinggalkan komentar di bawah
Resume
Categories