Transcript
rjG7oeoSJGw • Female Cattle in Georgia Trapped for Egg Collection 😱
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1356_rjG7oeoSJGw.txt
Kind: captions
Language: id
di saat itu Sina itu mencoba untuk
memahami kondisi di sana dengan cara
mengamati orang-orang yang ada di sana
dan sekitarnya Lalu pada saat itu
barulah dia sadar kalau ada beberapa
orang yang berada di sana itu sebenarnya
enggak mengandung atau enggak hamil
mulai dari sini nah ini merasa aneh
katanya mau dipekerjakan sebagai ibu
pengganti tapi kok enggak ada yang hamil
nah di saat itu juga si asar ini mengaku
kalau mereka bakal diberikan obat untuk
bisa menjaga kesehatan perusahaan akan
menunggu kondisi fisik mereka baik dan
stabil selama 3 bulan kalau sampai 3
bulan kondisinya tetap tidak menunjukan
peningkatan maka perusahaan akan
mengizinkan perempuan tersebut untuk
pulang kembali ke Thailand dan dicancel
tuh kerja sama untuk jadi ibu pengganti
dan perusahaanlah yang akan menanggung
semua biaya perjalanan pulang
Mereka yo geng tekan tombol subscribe
geng e Yo what's good Welcome back to
kamar jiri
[Musik]
dingeng Oke kalian pernah kebayang
enggak geng misalkan ada sebuah
peternakan Nah kan biasanya itu e kalau
peternakan yang diternak itu bisa
kambing ayam sapi kerbau dan segala
lainnya lah tapi gimana jadinya kalau
sebuah peternakan yang justru diternak
itu adalah manusia Mungkin kalian pikir
cerita-cerita kayak gini cuma ada di
film-filmit gitu ya cuma ada di
fiksi-fiksi belaka nah tapi sebenarnya
geng cerita ini ada di dunia nyata dan
kejadiannya bukan kejadian di masa
lampau melainkan baru aja terjadi di era
modern sekarang tapi mungkin praktiknya
itu enggak Sama persis dengan apa yang
kita bayangkan seperti peternakan hewan
ya cuma fungsinya itu sama seperti
menernak hewan menernak makhluk hidup di
mana manusia dijadikan sebagai alat atau
ee objek untuk memproduksi manusia lain
secara terus-menerus dan kasus ini baru
aja ketahuan dialami oleh ratusan
perempuan asal Thailand yang diduga
dipekerjakan sebagai ternak manusia di
Georgia nah memang di dalam
pemberitaannya masih dikatakan dugaan
dan kenapa gua bilang dugaan karena
penyelidikannya masih belum selesai dan
masih akan digali lebih dalam lagi oleh
pihak berwenang cuma memang di Thailand
dan Georgia sendiri sudah banyak yang
membicarakan kasus ini dikatakan kalau
mereka sebenarnya awalnya bisa bekerja
sebagai ternak manusia ini dijanjikan
untuk menjadi Ibu pengganti tapi
ternyata mereka justru ditipu dan
sindikat yang mempekerjakan mereka malah
mengambil sel telur mereka sel telur
para perempuan ini untuk dijual kembali
dan para perempuan asal Thailand yang
terlanjur berada di sana juga enggak
bisa keluar karena mengharuskan mereka
mereka untuk membayar jaminan yang
sangat besar sehingga mereka Jadi enggak
bisa ke mana-mana jadi kita akan bahas
kasus ini dari awal sampai akhir secara
lengkap ya mungkin nanti bakal ada
perkembangan kasusnya lagi tapi ya gua
akan menginformasikan kasus terkininya
terlebih dahulu oke langsung aja kita
bahas secara lengkap di sisi
[Musik]
lain kita langsung masuk ke dalam
kronologi terungkapnya kasus
ini jadi geng kasus ini dialami oleh
ratusan perempuan asal Thailand kasus
ini terjadi karena ada empat perempuan
yang berhasil kabur melarikan diri dan
akhirnya mengungkapkan apa yang sudah
mereka alami ketika menjadi alat ternak
di Georgia berdasarkan ceritanya ya
Kenapa para perempuan ini bisa terlibat
di dalam sindikat ternak manusia ini nah
jadi mereka itu Awalnya sempat melihat
sebuah e iklan di Facebook yang mana
sedang dicari ibu pengganti ya untuk
pasangan di negara Georgia tersebut yang
mana pasangan ini tidak bisa memiliki
anak atau bagi wanita yang memilih untuk
tidak mau hamil dan melahirkan tuh
banyak tuh sekarang yang kayak gitu Jadi
mereka tuh tetap pengin jaga badannya
tetap pengin jaga tubuhnya mereka enggak
mau hamil enggak mau mengandung gitu ya
Nah mereka memilih untuk tidak memiliki
anak nah tapi dengan cara mereka itu
biasanya mengadopsi Baru kali ini ada
yang modelan gini dicari ibu pengganti
untuk minta tolong nih lo kandung anak
gua gitu di iklan tersebut mereka
dijanjikan akan mendapatkan uang antara
11.500 sampai
1.000o yang kalau dirupiahkan sekitar
196 sampai dengan r90 juta Wah
menggiurkan banget kalau dirupiahkan itu
besar banget dan salah satu dari empat
perempuan tersebut bernama na nah ini
nama samaran ya geng dan kenapa Na ya
selayaknya nama orang Thailand gitu Ya
emang unik unik gitu ya Nah ini
menghubungi penyalur tenaga kerja yang
nomor teleponnya tercantum di iklan
tersebut dan penyalurnya ini berada di
Thailand dan kata si penyalur pekerjaan
sebagai ibu pengganti ini adalah
pekerjaan yang legal di Georgia jadi
pekerjaan ini sudah aman Nah karena
sudah merasa kalau pekerjaan ini
bukanlah sebuah penipuan keempat wanita
tersebut akhirnya Pergilah ke Georgia
pada bulan Agustus tahun 2024 bersama
dengan beberapa perempuan Thailand
lainnyaal quick ap
para perempuan Thailand ini gak saling
mengenal satu sama lain Mereka sama-sama
bertemu setelah mereka saling mendaftar
di iklan Facebook tersebut dan biaya
perjalanan mereka menuju ke Georgia
termasuk pengajuan paspor semuanya itu
ditanggung oleh para pihak penyedia jasa
kerja tersebut jadi menurut informasi
dari media daily mile ada seorang
karyawan perempuan yang mengatur
perjalanan mereka ke Georgia dan untuk
kontrak kerjanya mereka akan mend
dapatkan nanti setelah sampai di Georgia
nah mereka akan dijanjikan bertemu
dengan orang tua dari para anak yang
akan mereka lahirkan jadi benar-benar
kayak nitip nitip benih di rahim lah
gitu Aneh ya tapi ada gitu di saat
itulah mereka yakin Ya udahlah sampai ke
Georgia dulu aja setelah sampai di sana
nanti ya baru tanda tangan kontrak nah
tapi geng sesampainya mereka di Georgia
mereka di saat itu memang menerima uang
sebesar 20.000 bat atau setara dengan
rp9,6 juta lalu mereka barulah diarahkan
untuk menuju tempat tinggal mereka yang
berada di daerah bisili tulisannya itu
kayak gini ada t-nya nah yang lokasinya
itu enggak jauh dari Katedral Katedral
itu ya apa ya gerej lah tempat ibadah
gitu ketika mereka masuk ke dalam
penginapan tersebut mereka bertemu
dengan seseorang yang baru saja balik
dari rumah sakit nah tapi awalnya Sina
ini dan teman-temannya yang lain merasa
agak sungkan untuk bertanya mengenai apa
yang terjadi ee kepada si orang itu nah
terus mereka dengar obrolan antara orang
tersebut dengan teman-temannya yang lain
Jadi ceritanya tuh di dalam penginapan
tersebut udah Alah korban-korban lain di
sana Nah jadi diengar apa di apa ya
dikupingin sama mereka nah pada saat
itulah mereka merasa ada yang aneh
dengan tempat mereka bekerja ini
sehingga mereka memutuskan untuk
bertanya secara langsung kepada si orang
yang baru saja pulang dari rumah sakit
ini dan orang tersebut akhirnya
bercerita kepada Na dan juga yang lain
yang baru aja nyampai di situ namun
enggak semuanya diceritakan jadi enggak
dibocorin semua entah entah karena di
saat itu Dia takut ketahuan e akibat
membocorkan informasi atau gimana gitu
ya ya karena masih merasa kebingungan
dengan apa yang sudah dia lewati di saat
itu Sina itu mencoba untuk memahami
kondisi di sana dengan cara mengamati
orang-orang yang ada di sana dan
sekitarnya Lalu pada saat itu barulah
dia sadar kalau ada beberapa orang yang
berada di sana itu sebenarnya enggak
mengandung atau enggak hamil mulai dari
sini nah ini merasa aneh katanya mau
dipekerjakan sebagai ibu pengganti tapi
kok enggak ada yang hamil nah di saat
itulah nah ini semakin memberanikan diri
untuk bertanya dan di saat itu juga si
perempuan yang baru saja pulang dari
rumah sakit itu akhirnya bercerit l sama
Sina ini dia bilang kalau orang yang
mempekerjakan mereka di sana itu bakal
mengambil sel telur dari rahim mereka
untuk dijual kacau ini udah mirip kayak
orang apa ya diambil ginjalnya terus
dijual tapi bedanya kalau ini sel
telurnya diambil tapi orang masih hidup
kalau ginjal kan udah diambil tuh ya
mungkin masih hidup tapi umurnya enggak
panjang bedanya gitu doang enggak
seperti kesepakatan yang dikatakan di
iklan sebelumnya Kalau kontraknya akan
dibuat di Georgia dan mereka akan
bertemu dengan orang tua dari anak yang
akan mereka kandung dan mereka lahirkan
nanti Tapi sejak mereka tiba di Georgia
Semuanya tidak berjalan sesuai dengan
kesepakatan yang sudah dibuat paspor
mereka juga ditahan oleh Bos mereka dan
oleh karena itu Sina ini merasa semakin
ada yang enggak beres dengan tempat
kerjanya sehingga dia di saat itu
meminta kepada si bos perusahaan
tersebut yang merupakan orang yang
berasal dari China yang bisa berbahasa
Thailand nah dia meminta orang tersebut
untuk memulangkan dia saja nah namun
bosnya ini itu mencoba untuk membujuk Na
untuk Stay di sana Nah tapi na ini tetap
memaksa dan di saat itulah si Bosnya ini
meminta na agar mau membayar kompensasi
sebesar p50.000 bat atau yang setara
dengan rp24 juta Nah uang dengan jumlah
tersebut bagina cukup besar dan dia
kemudian menolak untuk membayar uang
kompensasi Dengan mengatakan seandainya
aja dia punya 50.000 bat itu ngapain dia
pilih untuk bekerja di
sana dia bilang kayak gitu Nah justru
dia mau nerima kerjaan tersebut karena
dia enggak punya uang geng Nah masuk
akal juga sih alasannya dan tiba-tiba
aja handphone na ini diambil dari
tangannya direbut karena di saat itu
mereka udah mulai mengekang n dan enggak
ngebolehin dia untuk pakai HP Sha ini
awalnya enggak mau Dan Dia mengancam
kepada bosnya tersebut kalau hp-nya
tetap diambil maka dia bakal lompat dari
lantai dua Nah namun bosnya ini enggak
peduli dia tetap ngambil HP tersebut dia
enggak peduli dengan ancaman dan hp-nya
benar-benar enggak dikembalikan nah di
saat itu terpaksa tinggal di sana selama
4 hari ya dia terkurung terisolasi
Sampai akhirnya dia mengadukan hal ini
kepada keluarganya jadi dia Mintalah
keringanan sama si Bosnya ini Ya udah
kalau memang harus bayar gua telepon
keluarga gua untuk nyiapin duit Nah
akhirnya keluarga dari Sha ini berhasil
mendapatkan uang untuk membayar jaminan
kompensasi tersebut nah namun yang
membuat buat kesalnya adalah ketika na
ini dan keluarganya siap untuk membayar
kompensasi sebesar 50.000 bat malah
bosnya ini menaikkan tarif kompensasi
menjadi 70.000 bat atau setara dengan
rp33 juta dengan alasan n sudah melebihi
batas untuk
tinggal r000 bar
around000 and luckily she was able to
the
alarm kacau Enggak tuh jadi benar-benar
dimainin gitu dibikin benar-benar enggak
bisa kabur dari sana tapi walaupun
begitu akhirnya na ini menyanggupi untuk
membayar 70.000 bat tersebut kepada si
Bosnya dia di saat itu bahkan langsung
membeli tiket untuk pulang ke Thailand
setelah keluarganya mampu membayar
jaminan atau kompensasi itu dan singkat
cerita tibalah dia di Thailand dengan
selamat Nah dengan penuh traumanya nah
ini langsung melaporkan apa yang dia
alami ke yayasan pavina hongsakul pada
tanggal 17 September tahun 2024 nah ini
meminta tolong kepada Yayasan tersebut
untuk melaporkan kejadian ini ke
pemerintah dan kepolisian agar bisa
membebaskan tiga perempuan Thailand lain
yang dikatakan ya ikut bersama dia pada
awalnya dan ketiga perempuan itu ingin
pulang pada waktu itu ya mereka enggak
punya ee biaya untuk membayar kompensasi
nah salah satu dari ketiga perempuan
tersebut nama samarannya adalah Bell nah
pengalaman Bell ini sedikit berbeda geng
dengan Sina Nah jadi ceritanya si Belle
ini termasuk yang selamat dan kabur juga
dari sana Nah dia bercerita kayak gini
jadi ketika dia sampai di Georgia Bell
ini sama sekali enggak mengetahui kalau
mereka di sana bukan dipekerjakan
sebagai ibu pengganti karena dia
langsung dibawa ke rumah sakit untuk
melakukan pemeriksaan nah tapi hasil
dari pemeriksaan itu sendiri enggak
pernah diketahui oleh Bell tujuannya Apa
hasilnya seperti apa apa yang dicek dari
badan dia nah dia juga enggak tahu obat
apa yang diberikan oleh dokter untuk dia
konsumsi di hari itu dan bahkan Bell
juga diberikan sebuah suntikan yang dia
sendiri enggak tahu Fungsinya untuk apa
Bell ini sempat diperintahkan untuk
makan yang teratur dan mereka semua
kegiatannya untuk bisa dia serahkan
kepada bosnya nah Bell pun di saat itu
menuruti semua permintaan tersebut
karena dia pikir ya ini mungkin adalah
proses yang harus dia jalani sebagai ibu
pengganti dan merupakan bagian dari
pekerjaannya dan sampai pada akhirnya
dia sempat ngobrol dengan seorang
perempuan Thailand lain yang sudah
tinggal di sana lebih lama dan si
perempuan itu bercerita kalau
pemeriksaan yang dilakukan itu bukanlah
untuk mengetahui kondisi tubuhnya Bell
dia pun menjelaskan kalau sel telur Bell
akan diambil dan pengambilannya itu
menggunakan mesin lalu akan dijual
lagi nah jadi enggak ada tuh yang
dijanjikan untuk jadi ibu pengganti
melahirkan dan lain-lain itu semua
adalah kebohongan nah Mendengar hal
tersebut Bell langsung bertanya kepada
staf yang mengurus perusahaan tempat
mereka bekerja yang mayoritasnya adalah
orang Cina namun ada juga orang Thailand
di situ staf tersebut enggak mengatakan
sepatah kata pun jadi kayak benar-benar
rahasia lah dia enggak berani buka suara
menurut pengakuan Bell semua orang yang
ada di sana tidak mau bicara entah
karena mereka ggak tahu atau karena
mereka itu kayak udah di SOP untuk tidak
berbicara apapun dan orang-orang Cina
tersebut hanya akan memberikan daftar
nama dan enggak saling berinteraksi satu
sama lain karena mereka berkomunikasi
hanya melalui aplikasi WeChat nanti
salah satu di antara mereka akan
melaporkan kalau ada nama si A atau nama
si B nah ini paspornya terus
dikirimkanlah mobil untuk menjemput
mereka kurang lebih kayak gitu jadi
sistem kerjanya benar-benar misterius
akhirnya Bell ini sempat meminta agar
dia bisa dipulangkan kembali ke Thailand
sama kayak sina tadi karena ini semua
udah enggak Sesuai dengan kesepakatan
dan dia mulai ketakutan dia di saat itu
tahu kalau dia akan bekerja sebagai ibu
pengganti bukan untuk diambil sel
telurnya lalu dijual oleh mereka nah
tapi sama dengan n Bell diharuskan
membayar uang kompensasi sebesar 60
sampai 70.000 bat agar dia bisa pulang
Jadi dia diancam lah di saat itu namun
geng di saat itu ada alternatif lain
Bell dikatakan harus mau diambil sel
telurnya kalau memang mau pulang dan
Bell benar-benar menolak kedua tawaran
tersebut namun dia tetap dipaksa dan dia
akhirnya dibawa ke rumah sakit dan
diperintahkan untuk minum sebuah obat
nah lalu geng karena sebelumnya salah
satu korban yaitu Na sudah pulang ke
Thailand dan mengadukan apa yang dia
alami di Georgia ke Yayasan pavina
Yayasan tersebut langsung mengajukan
pengaduan ke interpol Thailand yang
kemudian mengkoordinasikan permintaan
bantuan kepada kepolisian Georgia agar
mau membantu salah satu korban lain
yaitu Bell serta dua perempuan Thailand
lainnya agar bisa keluar dari sana
sampai pada akhirnya mereka bertiga
berhasil dikeluarkan dari sana ya berkat
bantuan interpol pada tanggal 4 Oktober
tahun 2024 dan mereka pun dibawa ke
sebuah tempat yang sudah disediakan oleh
Polisi Georgia untuk dimintai keterangan
sembari menunggu agar paspor mereka bisa
dikembalikan oleh Bos mereka yang
merupakan orang Cina yang bekerja atau e
Stay di Georgia tersebut proses tersebut
sampai memakan waktu lebih dari 2 bulan
geng dan mereka pun akhirnya berhasil
dipulangkan ke Thailand juga tepat pada
tanggal 30 Januari 2025 kemarin ya
setelah proses yang sangat panjanglah
Pokoknya nah jadi kalian bisa bayangkan
ya geng gimana mengerikannya Mereka
berada di negara orang dengan kondisi
sel telur mereka akan diambil Jadi ini
benar-benar sebuah praktik yang aneh
banget nah sekarang kita akan masuk nih
geng ke dalam pembahasan Siapa yang
menjalankan bisnis mengerikan ini dan ya
Siapa yang mau membeli sel telur untuk
apa sekarang kita masuk ke dalam
pembahasannya jadi kasus ini geng
Akhirnya bisa terungkap dan diketahui
setelah keempat perempuan Thailand
tersebut berhasil diselamatkan bayangin
kalau enggak ada yang kabur praktik ini
mungkin enggak pernah bisa diketahui
oleh publik setelah kasus ini terkuak
dan gempar media BBC melakukan
investigasi untuk menggali informasi
lebih dalam mengenai kasus perdagangan
sel telur ini ni yang dialami oleh
keempat perempuan asal Thailand tersebut
jurnalis BBC sempat bertemu dengan
seorang pria berwarga negara Cina yang
bernama Joe yang mengaku memiliki sebuah
perusahaan tempat keempat e perempuan
Thailand itu bekerja sebagai ibu
pengganti yang dijanjikan awalnya nah
perusahaan tersebut bernama babyc media
BBC menemukan kalau ada dua perusahaan
yang terdaftar dengan nama babyc
tersebut satu perusahaan terdaftar
sebagai Hotel satunya lagi terdaftar
sebagai pusat penitipan anak nah hanya
saja nama pemiliknya itu bukan Joe
melainkan seorang perempuan bernama
liuan dan Joe mengaku kalau liuan itu
adalah istrinya dan Joe menggunakan nama
liuan untuk mendaftarkan perusahaannya
yang dia kelola bersama keluarganya dia
ini bersih keras kalau perusahaannya
tersebut adalah sebuah bisnis yang sah
dan juga legal dan Joe enggak pernah
membujuk para perempuan Thailand yang
bekerja dengan dia itu untuk mengambil
sel telur mereka dan dijual nah kemudian
pihak BBC juga menemukan adanya
perusahaan lain yang juga menggunakan
nama yang sama yaitu Baby C dan
terdaftar sebagai perusahaan konsultan
med dan pemiliknya adalah orang Cina
juga nah cuma di laporan yang ditulis
oleh BBC enggak disebutkan nama dari
perusahaan babyc yang bergerak pada
bidang konsultan medis ini dan dari
pengakuannya Joe mengatakan kalau
perusahaannya memberikan uang kepada
perempuan Thailand tersebut sejumlah 500
USD atau setara dengan 8 juta ya sebelum
mereka terbang ke Georgia dan setelah
mereka tiba Joe bahkan sampai memberi
20.000 bat lagi kepada mereka nah cuma
setelah itu setelah mereka mendapatkan
uang mereka malah memilih untuk pulang
ke Thailand nah ini menurut pengakuan si
Jo ini
ข
ตัว
pass dan yang mana pada saat itu Jo juga
engak tahu Apa alasan si perempuan
tersebut yaitu Na dan juga Bell serta
dua perempuan lain Kenapa milih pulang
dia gak pernah menjelaskan apapun kepada
Joe menurut pengakuan si Jo ini dan
tiba-tiba aja ada polisi Georgia yang
datang ke tempat penginapan mereka dan
mengeluarkan mereka dari sana nah selain
mendapatkan informasi dari Joe media BBC
juga mendapatkan kesaksian dari seorang
pria yang bernama asher yang diketahui
merupakan pemilik lain dari Baby C Nah
jadi ini kayak sebuah perusahaan yang
mungkin didiriin bareng-bareng nah tapi
dari
pengakuan-pengakuannya mereka ini enggak
mengakui kalau mereka melakukan tindakan
kriminal seperti yang diceritakan oleh
empat perempuan tadi menurut si pemilik
yang satunya ini yang bernama asher dia
mengatakan kepada BBC kalau dia cuma
bertanggung jawab atas dokumen-dokumen
dari para pekerja dan Aser ini bukan
nama ya geng karena ketika diwawancarai
oleh BBC Aser ini gak mau menyebutkan
nama aslinya jadi kalau dari informasi
yang didapatkan lewat si Aser ini bukan
perusahaan yang membawa para perempuan
Thailand ke sana melainkan mereka ke
sana melalui dua sampai tiga penyalur
atau broker dari Thailand merekalah yang
membawa pekerja-pekerja dari Georgia
termasuk perempuan Thailand
ini Dan ketika mereka sampai di sana
menurut cerita as perusahaan akan
merujuk mereka ke seorang dokter untuk
menjalani pemeriksaan fisik demi
menentukan apakah mereka siap untuk
menjadi Ibu pengganti atau enggak nah
menurut pengakuannya masih nih di dalam
jalur Ibu pengganti tadi bukan persoalan
jual sel telur nah di saat itu juga si
Aser ini mengaku kalau mereka bakal
diberikan obat untuk bisa menjaga
kesehatan perusahaan akan menunggu
kondisi fisik mereka baik dan stabil
selama 3 bulan kalau sampai 3 bulan
kondisinya tetap tidak menunjukkan
peningkatan maka perusahaan akan
mengizinkan perempuan tersebut untuk
pulang kembali ke Thailand dan
di-canscel tuh kerja sama untuk jadi ibu
pengganti dan perusahaanlah yang akan
menanggung semua biaya perjalanan pulang
mereka dan untuk kontraknya Asir
membenarkan kalau kontrak akan
ditandatangani setelah mereka tiba di
Georgia Nah kalau dari ceritanya si Asir
Ini kayak enggak masuk akal banget
enggak sih geng Mana ada orang atau
perusahaan yang mau secara cuma-cuma di
awal ngasih duit ya kan Rp8 juta sampai
di Georgia dikasih duit lagi ee berapa
tadi itu 20 bahat apa 20.000 Bah gitu
terus dikasih penginapan ya kan dikasih
periksa medical check up medis gitu
kalau enggak cocok dipulangkan gitu aja
lu percaya enggak enggak percaya kalau
gua mana ada perusahaan mau rugi kayak
gitu makanya cerita dari si pemilik
perusahaan ini enggak masuk akal terus
dijelaskan juga kontraknya kan baru
ditandatangani setelah tu cewek-cewek
atau calon ibu pengganti ini tiba di
Georgia nah tapi ada nih kontrak lain
yang harus mereka setujui setelah mereka
lulus pemeriksaan fisik yang mana
kontrak itu berisi rincian mengenai
semua semua distribusi pembayaran jadi
ada dua kontrak geng kontrak yang
pertama itu adalah kontrak dengan
perusahaan sementara kontrak yang
terakhir akan diserahkan kepada otoritas
berwenang Georgia nah keterangan ini
tidak sesuai dengan cerita yang
diberikan oleh na si korban serta Bell
si korban juga yang mana mereka berdua
bilang kalau mereka itu enggak pernah
menandatangani kontrak apapun ketika
berada di sana Jadi Siapa yang bohong
kalau gua nih ya kalau gua lihat
ceritanya sih kayaknya yang bohong itu
adalah si yang punya perusahaan yaitu
Joe dan juga asher tadi แล้ว ก็ ได้
มีอกา พด กับ ไง ค เข ก็อก
ว่า็นญ แล้ว ก็มี พ่อ
แม่ terus ketika ditanyakan lagi si Aser
pemilik perusahaan Baby C ini bilang dia
sendiri gak ingat Apakah per perempuan
Thailand yang sudah dibebaskan dari sana
sudah tandaatangan kontrak pertama atau
belum menurut dia perusahaan membutuhkan
waktu untuk bisa memproses dokumen Untuk
ditandatangani oleh para pekerja Aser
sendiri bilang kalau semua paspor peker
kerjanya harus diambil agar bisa mengisi
dokumen serta kontrak dengan identitas
yang mereka bawa jadi ketika ditahan tuh
paspor e Dia ngakunya itu bukan karena
ditahan supaya enggak bisa pulang tapi
dia bilang tuh kebutuhan untuk bikin
dokumen ngisi dokumen aneh banget ya
bohongnya kayak bohong ke anak kecil
gitu kalau dokumen tersebut sudah
lengkap kata dia maka paspornya juga
bakal dikembalikan karena ya mengambil
paspor atau identitas orang tanpa
persetujuan itu adalah hal yang ilegal
di negara manapun termasuk Georgia jadi
menurut dia itu enggak akan ditahan
selama lamanya itu menurut asher geng
Nah cuma menurut seorang pekerja asal
Thailand yang namanya disamarkan menjadi
Fan ya Fan nah fan ini bilang kalau
paspornya itu memang ditahan oleh
perusahaan karena Bosnya itu takut kalau
para pekerjanya bakal mengambil uang ya
setelah dibayar tuh ya terus melarikan
diri dari sana Jadi ditahannya paspor
mereka itu ya karena jaminan gitu dan
Van di sana mengatakan dia sudah 5 bulan
karena dia enggak lulus pemeriksaan
fisik dan selama dia berada di sana fan
itu dirawat dengan baik oleh perusahaan
memang dan mah kan ketika Van meminta
untuk pulang ke Thailand perusahaan
tersebut yang membelikan tiket pesawat
untuk dia dan Van mengaku kalau Laporan
mengenai perusahaan yang mengambil sel
telur untuk dijual itu enggak benar kata
si fan ini nah tapi kayak apa ya
kayaknya fan ini adalah bagian dari
perusahaan Itu karena agak mencurigakan
ketika dia membuat sebuah pengakuan
klaim dari si e Van tadi sangat berbeda
dengan apa yang dikatakan oleh na Bell
dan dua orang yang lain yang mana
menurut Yayasan pfina mereka semua
secara konsisten dan sama mengatakan
kalau mereka di ditawari untuk menjual
sel telur mereka setelah menjalani
pemeriksaan fisik jadi apa ya keterangan
dari empat korban Itu kayak bukan
rekayasa karena mereka menjelaskan di
waktu yang berbeda dan ceritanya enggak
ada yang di Karang mirip banget gitu dan
beberapa orang juga sudah menjalani
pengobatan serta mendapatkan suntikan
agar tubuh mereka bisa memproduksi sel
telur Nah asher si pemilik perusahaan
tersebut enggak membantah hal itu dia
mengaku kalau memang ada beberapa
perempuan Thailand yang setuju untuk
menjual sel telur mereka kepada
perusahaan karena mereka sudah gagal
dalam pemeriksaan fisik tapi masih ingin
mendapatkan uang beda lagi nih
keterangan si pemilik perusahaan ini
Awalnya dia bilang enggak ada tuh
jual-jual S telur tapi setelah itu dia
bilang Oh iya ada itu bagi mereka yang
fisiknya tidak lolos sensor untuk jadi
ibu pengganti ini yang benar yang mana
nih cuma Aser ini juga bilang kalau yang
bersedia untuk menjual sel telur itu
hanya sedikit dari ratusan pekerja hanya
5 sampai 6 orang aja yang bersedia dan
itu semua dilakukan demi uang kata dia
dan asar justru mengatakan kalau emang
yang dikatakan oleh si perempuan
yangban itu m Ben ya kita ini perusahaan
ilegal ya Ken polisigak nangkap kita k
si as pasti polis bisa nangkap kita
katanya gitu jadi semac ditantangama dia
cobaek benak gua Mak itu
[Musik]
nah di dalam hal ini kita bisa lihat ya
pihak perusahaan tersebut membantah
semua tuduhan tapi walaupun pihak dari
perusahaan Itu membantah klaim-klaim
yang dikatakan oleh keempat perempuan
yang menjadi korban penyelidikan tetap
dilakukan oleh otoritas Georgia geng Nah
sekarang kita akan masuk ke dalam
pembahasan mengenai investigasi otoritas
Georgia dan juga interpol Thailand atas
kasus
ini jadi geng ceritanya setelah
mengetahui kasus ini dari laporan
interpol Thailand Kementerian Dalam
Negeri Georgia memutus utuskan untuk
memulai penyelidikan karena kasus ini
sudah masuk ke dalam indikasi
perdagangan manusia yang mana juga
merupakan sebuah kejahatan yang harus
ditangani dengan serius oleh otoritas
Georgia dalam pernyataan dari
Kementerian Dalam Negeri Georgia
pihaknya sudah melakukan investigasi dan
penggeledahan di berbagai lokasi ada
sekitar 70 orang yang diperiksa namun
mereka semua enggak ada yang mengatakan
kalau mereka mengalami hal yang serupa
dengan keempat perempuan Thailand
tersebut pihak kepolisian juga sudah
memeriksa empat orang asing yang membawa
perempuan Thailand ke Georgia serta
menyita mereka semua untuk dilakukan
pemeriksaan agar mendapatkan informasi
lebih dalam mengenai kebenaran kasus ini
dan proses investigasinya belum selesai
nah kata Kementerian Dalam Negeri
Georgia ya masih diselidiki nah cuma
geng otoritas Thailand merasa kalau
perkembangan kasus ini seperti
menggantung karena sampai gua syuting
sekarang aja Hal ini diketahui ketika ya
interpol Thailand yang bertanya kepada
pihak kepolisian Georgia mengenai
perkembangan penyelidikannya namun
mereka sama sekali belum mendapatkan
informasi lebih lanjut dari kepolisian
Georgia ini adalah warga negara Cina
yang tinggal di Georgia seperti Joe dan
istrinya yang merupakan orang China dan
di Thailand sendiri geng penjualan sel
telur tanpa izin dan menjualnya secara
komersial dianggap sebagai bagian dari
perdagangan manusia dan ini ilegal nah
Oleh karena itu Bagi siapapun yang
menjalankan pekerjaan tersebut bisa
dituntut baik di Thailand maupun
internasional Nah dari pihak Thailandnya
sendiri menduga kalau ada praktik
kejahatan lain yang terjadi di dalam
kasus ini yang melibatkan pencucian uang
dan pelanggaran HAM AC วัถุปส มากว่า แค่
การ นำ สืบ พธ ไป ผม เียม ใน หลก้วโดย
ตั้ง ข้อเ ว่า เป็นว การ นุษ์ เรื่อง การ
ขววะ หรือ การ เ ไป ใช ทาง การ แพท ใน
ประทศ ที่ 3 เื่อ ว่า มีลุ่ม ใน ทุนีน
อยู่ เ Lang k jadi gila banget ya
mungkin dari awal tuh kita udah bingung
aja gitu kok ada gitu ya pekerjaan
menjadi Ibu pengganti itu gimana sih
sistem kerjanya lu minjamin tubuh lu ke
si suami orang terus digituin sampai lu
punya anak gitu atau gimana gitu nah oke
Sekarang kita akan bahas nih mengenai
praktik Ibu pengganti ini ini gimana sih
Dan kalau di Thailand itu dilarang
sebenarnya apakah hal yang sama juga
diterapkan di Georgia Nah sekarang kita
masuk ke dalam pembahasannya
[Musik]
Oke praktik Ibu pengganti atau dalam
istilah medis dikenal sebagai surogasi
atau serogate nah ini adalah sebuah
kondisi di mana seorang perempuan hamil
dan melahirkan bayi untuk orang lain
atau pasangan misalkan kalian ya udah
nikah tapi istri kalian enggak mau hamil
ee enggak mau melahirkan nah kalian bisa
tuh pakai Ibu pengganti ada dua jenis
Ibu pengganti yang pertama adalah ketika
perempuan hamil menjadi Ibu biologis
sepenuhnya di mana anak tersebut
dikandung menggunakan sel telurnya
sendiri nah jadi ya sel telur si Ibu
Terus dicampur dengan ya sel dari
laki-laki suami orang disuntikan gitu ya
bukan disuruh main enggak tapi
disuntikan nah terus dikandung nah terus
yang kedua adalah perempuan hamil yang
bukan ibu kandung dan anak tersebut
dikandung menggunakan sel telur dari
wanita lain Jadi sel telur wanita lain
disuntikkan ke dalam ee rahimnya dia dan
kemudian dibuahi oleh sel dari si suami
orang yang punya telur itu gitu kurang
lebih ini kemudian disebut dengan
surugasi atau gestasional prosedurnya
adalah dengan melakukan pemindahan
embrio ke dalam rahim perempuan lain
yang sudah menyetujui untuk dijadikan
sebagai tempat bayi tersebut ee
dikandung dan dilahirkan nantinya
menggunakan isasi infitro atau yang
biasa disebut dengan ivf Nah jadi
prosesnya itu sel telur bakal
dipertemukan dengan cairan laki-laki di
laboratorium hingga menjadi embrio
kemudian akan dipilih mana embrio
terbaik dan dimasukkan kembali ke dalam
rahim seseorang kurang lebih kayak gitu
Nah kalau di Georgia praktik Ini adalah
sebuah hal yang legal alias boleh baik
secara sukarela maupun komersial Nah
karena alasan inilah geng Georgia
menjadi negara paling sering didatangi
oleh orang tua yang mengalami keluhan di
mana sang Ibu enggak bisa hamil atas
alasan kesehatan maupun karena
keinginannya sendiri yang pengin tetap
menjaga badan di sisi lain itu juga jadi
sebuah harapan bagi para perempuan yang
ingin mendapatkan uang dari menjadi Ibu
pengganti berdasarkan dari data Global
market Insight industri Ibu pengganti
komersial secara global diperkirakan
bernilai ya sekitar
22.372 miliar USD atau sekitar
365 triliun pada tahun 2024 ya gede
banget gitu nah dengan angka sebesar itu
ditambah dengan masih banyaknya orang
tua yang menginginkan anak namun
terhambat karena sang ibu mengalami
masalah kehamilan membuat semakin
meningkatnya industri Ibu pengganti
komersial di Georgia jadi banyak orang
yang mau ya menyewakan rahimnya untuk
mengandung anak pasangan lain nah
peluang ini kemudian dimanfaatkan oleh
oknum yang tidak bertanggung jawab untuk
melakukan perdagangan manusia nah namun
geng ada tapinya nih di tahun 2023
Georgia itu mengumumkan kalau pemerintah
sudah tidak boleh lagi ya mengizinkan
orang as untuk menjadi Ibu pengganti di
negara tersebut karena ditakutkan
terjadinya perdagangan manusia dalam
praktik ini nah yang boleh menjadi Ibu
pengganti hanya sesama warga Georgia aja
ingat loh ya Ini Ibu pengganti bukan
berarti ya sel telur yang dijual jadi
praktik yang gue ceritakan sebelumnya
dari kasus ini itu tetap salah kalau
menjadi Ibu pengganti di sana legal tapi
menjual sel telur atau bagian dari tubuh
seorang perempuan itu ilegal terus geng
menjadi Ibu pengganti bahkan menjadi
salah satu pekerjaan yang hanya
diinginkan oleh perempuan Thailand
karena Fanya banyak perempuan dari Asia
tengah sampai Asia Tenggara yang
notabandnya tinggal di negara ya
menengah ke bawah penghasilan kecil gitu
ya memilih untuk menjadi Ibu pengganti
karena bisa mendapatkan uang yang besar
dari pekerjaan tersebut di Georgia dan
tawaran ini atau tawaran untuk menjadi
Ibu pengganti juga dikatakan cukup mudah
geng karena banyak yang mengiklankan di
sosial media
พจ Facebook ที่า ไป ในรiaอก ว่า
ng para penyedia kerja untuk ibu
pengganti ini juga ada yang menawarkan
berbagai penawaran bagi mereka seperti
dukungan kesehatan mental layanan
pengasuhan anak dan perlindungan privasy
nah bahkan dari pekerjaan ini ada yang
dibonusin dapat iPhone geng Ya gimana
Enggak tertarik geng dijanjiin fasilitas
seperti itu ya Semua orang tertarik nah
menurut media lokal Thailand sebagian
besar dari pelanggan yang ingin menyewa
Ibu pengganti itu berasal dari China
geng dan Menurut data yang diambil dari
tahun 2017 ada lebih dari 70.000
pasangan Cina yang memutuskan untuk
pergi ke luar negeri dan mencari Ibu
pengganti Nah terus gimana nih Geng
kalau di Indonesia Apakah praktik Ibu
pengganti masih tergolong menjadi
fenomena yang baru di Indonesia meskipun
di luar negeri terutama di Amerika dan
Eropa ini sudah menjadi praktik yang
umum dan udah lama dilakukan nah
ternyata geng di Indonesia Ibu pengganti
sudah banyak dilakukan secara diam-diam
dan tertutup wah gokil Enggak tuh dan Di
Dalam praktiknya kasus seperti ini
sering menimbulkan berbagai permasalahan
karena berdasarkan penelitian ibu
mengganti nantinya akan kesulitan untuk
melepaskan anak yang dia kandung
meskipun sudah ada perjanjian sebelumnya
jadi kalau di Indonesia kan apa-apa main
perasaan Ya udah dilahirkan pas dilihat
oh cakep gitu anaknya gitu kan Aduh gue
yang lahirin gue yang ngeden kasihan
banget gitu akhirnya berantem kalau itu
sampai terjadi ini bakal melanggar hukum
perdata karena sudah masuk ke dalam one
prestasi karena tidak melaksanakan
perjanjian Sesuai dengan kesepakatan
tapi secara praktiknya juga itu ilegal
Berarti masuk ke ranah pidana dan oleh
karena itu di Indonesia praktik kayak
kayak gini itu masih belum bisa nah di
Indonesia praktik Ibu pengganti tidak
memenuhi syarat sah perjanjian dari segi
nilai norma masyarakat Indonesia Ibu
pengganti masih belum bisa diterima
dengan beberapa pertimbangan seperti
aspek sosial psikologis kesehatan dan
hak anak bahkan dianggap bertentangan
dengan norma kesusilaan dan norma
kesopanan karena ya Selain dianggap
enggak etis tapi juga dianggap sebagai
sesuatu yang tabu sampai saat ini
Indonesia hanya memperbolehkan metode
pembuahan dari suami istri yang sah
namun ditanamkan kembali ke rahim istri
tersebut bukan ke rahim ibu pengganti
nah oke dari praktik ini kalian bisa
lihat ya bahwa ee kejadian di awal tadi
itu sebenarnya penyelewengan kalau
berbicara tentang ibu pengganti itu
sah-sah aja dan itu adalah sebuah
pekerjaan yang legal di Georgia tapi ada
beberapa oknum yang menyelewengkan itu
dia bukannya menjadikan e si perempuan
Thailand yang empat orang tadi sebagai
ibu pengganti tapi malah ngambil sel
telurnya untuk dijual Nah itu adalah
praktik yang
legal itu dia geng kasusnya pembahasan
kita kali ini mengenai kasus penjualan
sel telur yang dialami oleh perempuan
Thailand yang dianggap sebagai ternak
manusia sampai saat ini penyelidikannya
masih berjalan di Georgia dan kita
tunggu aja geng update selanjutnya
gimana Menurut pendapat kalian tentang
kasus ini coba tinggalkan komentar di
bawah