MICROSOFT HELPS ISRAEL TO MASSACRE GAZ WITH AI WEAPONS
Jfme3JSR6Lw • 2025-03-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
pemerintahan isriwil mengadakan
sayembara dengan kontrak projject Nimbus
ini senilai 1,2 miliar dolar atau kurang
lebih setera dengan Rp triliun jadi gede
banget nah saat itu ternyata yang
memenangkan kontrak senilai 18 triliun
tersebut adalah Google dan Amazon geng
dan selama Oktober tahun 2023 sampai
Juni 2024 itu adalah periode yang baru
terbongkar terungkap bahwa Kementerian
Pertahanan is rewel men ujui pembelian
19.000 jam dukungan teknis dan layanan
konsultasi dari Microsoft untuk
mendukung berbagai unit militer mereka
kesepakatan Ini menghasilkan sekitar 10
juta dolar atau setara dengan
r3,35 miliar bagi
Microsoft yo geng tekan tombol subscribe
geng e Yo what's good Welcome back to
kamar Jerry
[Musik]
geng geng Oke gimana puasa dan bulan
ramadannya sejauh ini geng semoga kalian
semua puasanya lancar-lancar dan dalam
menjalankan ibadah di bulan penuh berkah
ini kalian juga dipenuhi dengan
keberkahan ngomongin tentang bulan
Ramadan kali ini kita akan membahas
tentang warga
palesto nah seperti yang pernah gua
bahas di video sebelumnya Kalau pihak
Mamas dan isri will itu mereka sekarang
lagi di tahap gencatan senjata tapi ya
lagi lagi gitu kita enggak bisa percaya
sepenuhnya terhadap isri will karena
waktu di hari H menuju hari gencatan
senjata aja isri will itu ternyata masih
ya menyerang puluhan warga palesto di
Gaza dan bahkan ketika sekarang sudah di
tahapan kedua gencatan senjata isri will
aja tercatat sudah menewaskan 116 orang
yang harus meregang nyawa akibat
perbuatan mereka dan yang luka-luka itu
sebanyak 490 orang istri will lagi-lagi
bisa dengan mudah dan beraninya
membantai orang-orang di sana Ya tentu
saja karena mereka ini sangat dibikingi
oleh pihak Amerika dan yang gua omongin
di sini itu enggak terbatas sebatas
pemerintah Amerika doang tapi juga yang
mendukung isri will adalah
perusahaan-perusahaan besar swasta di
Amerika yang turut membantu mereka untuk
membumi hanguskan Palestina nah Kalian
pasti enggak asing lagi dengan berita
soal Google yang dianggap turut andil
dalam membantu serangan-serangan ini
New York and California Google and Rival
Tech firm Amazon reportedly signed a.2
billion contract with Israeli government
back in
2021 kalau kalian pernah mendengar nama
proeknya itu adalah Project Nimbus nah
tapi sebenarnya kita tidak akan berfokus
pada proek Nimbus geng atau proeknya
Google Yang men-support isri willel
untuk membumi hanguskan Palestina tapi
justru kita akan membahas satu
perusahaan lain yang berasal dari
Amerika dan ini merupakan perusahaan
teknologi yang dekat dekat banget dengan
kita yang seperti hampir seluruh orang
di dunia yang awam teknologi pun bakal
tahu tentang perusahaan ini ya mungkin
anak SD juga tahu tentang perusahaan ini
dan perusahaan ini sama saja seperti
Google geng yaitu terut membantu isri
willel untuk membumi hanguskan warga
palesto di Gaza lewat bantuan teknologi
mereka yaitu perusahaan yang bernama
Microsoft
[Musik]
nah Microsoft ternyata memiliki sebuah
Project untuk membantu e re Wheel di
dalam perang tersebut Oke Langsung aja
kita bahas nih secara lengkap tentang
Keterlibatan Microsoft di dalam perang
ini di sisi
[Musik]
lain oke tapi sebelumnya gua disclaimer
dulu nih geng ada beberapa kalimat yang
yang gua plesetin di sini atau gua ganti
ucapannya takutnya ya kena teguran jadi
gua ganti beberapa ucapan seperti Mamas
terus ada istri will dan juga palesto
oke kalian sudah paham lah ya palesto
itu apa istri will itu apa Mamas itu apa
Jadi nanti kalian ketika mengikuti
cerita ini tidak bingung seperti yang
gua Sebutkan sebelumnya ya geng e di
sini ada dua poin yang akan kita bahas
yang pertama itu adalah keterlibatan
Google dan yang kedua adalah
keterlibatan dan Microsoft sebenarnya
pembahasan utamanya adalah Microsoft
tetapi di sini Gua pengin singgung
sedikit tentang Google terlebih dahulu
karena dari sebelum sebelumnya kita
belum pernah ngebahas tentang hal ini
nah Project yang dibuat oleh Google ini
untuk men-support is re Wheel adalah
Project Nimbus namanya kita
bahas Nah jadi geng tepatnya pada tahun
2021 lalu pemerintahan is re Wheel
menggelar Project Nimbus dan proyek ini
bertujuan untuk menyediakan
infrastruktur komputasi awan kecerdasan
buatan atau ai dan layanan teknologi
lainnya kepada pemerintah dan militer
isriwiel kalau ai kurang lebih kita udah
pada tahu ya Apa itu ai alias artificial
intelligence alias kecerdasan buatan
bahkan Gua yakin beberapa dari kalian
ada yang udah sering dan sudah jago
pakai Ai Nah kalau yang infrastrukturnya
komputasi awan itu intinya adalah
layanan internet yang memungkinkan kamu
untuk menyimpan dan mengelola data atau
menjalankan aplikasi tanpa per memiliki
server fisik jadi enggak perlu ada
hardisk enggak perlu ada ee VCD atau
apapun untuk menyimpan gitu tuh enggak
perlu jadi tersimpannya tuh ya dalam
bentuk Cloud gitu bisa dikatakan bahasa
mudahnya itu ya layanan Cloud kayak
iPhone karena ada icloud-nya tuh nah
tersimpannya kayak gitu atau kalau
misalkan Android itu ada Google Drive
nah kurang lebih seperti itu geng Nah di
saat tahun 2021 lalu diumumkanlah oleh
kementerian keuangan istri Wheel kalau
pemerintahan istri Wheel ini bakal
mengadakan saimbar dan untuk memilih
Perusahaan mana yang cocok untuk
menjalankan Project Nimbus yang nantinya
bakal mereka acaklah dan hal tersebut
ada semacam kontrak gitu geng Nah kalau
misalkan dikontrak nanti perusahaan yang
dikontrak tersebut akan membangun pusat
Cloud lokal di East re Wheel yang akan
menjaga data tetap berada di dalam
perbatasan istri wheel dengan standar
keamanan yang ketat dan di saat itu
pemerintahan isri Wheel dalihnya layanan
Cloud dan Ai tersebut mau digunakan
untuk di sektor seperti keuangan
kesehatan transportasi serta pendidikan
dan mereka berjanji tidak akan menangani
informasi yang sensitif atau bersifat
rahasia gitu nah tapi nih geng yang
bikin kontradiktifnya adalah di dalam
kontrak tersebut perusahaan yang
dikontrak oleh is re willel tidak boleh
menolak untuk memberikan layanan kepada
entitas pemerintahan is re willel dalam
kondisi apapun Nah jadi meskipun misi
spesifik Project Nimbus ini belum
diungkap secara detail kemungkinan besar
bahwa segala layanan yang bakal dipakai
isri Wheel ini seperti Cloud Ai dan
teknologi lainnya itu juga bakal dipakai
oleh militer dan badan keamanan re Wheel
terutama seperti pengenalan wajah
klasifikasi gambar otomatis pelacakan
objek dan juga analisis sentimen terus
juga geng kontrak tersebut secara
eksplisit melarang perusahaan yang
dikontrak Untuk menghentikan layanan
mereka akibat tekanan boikot terhadap
istri
will jadi ibaratnya gini eh misalkan gua
punya perusahaan nih perusahaan gua
kayak genlabs nih ya genlabs ini
perusahaan gua kan Nah tiba-tiba gua
bekerja sama sama is re Wheel nah ketika
gua udah kontrak dengan is re willel
tersebut gua tetap harus setia nih sama
mereka tiba-tiba seluruh dunia nanti
memboikot isri Wheel dan juga produk gua
dan gua enggak boleh nyerah gua harus
tetap berada di pihak is rewel harus
jalan terus walaupun diboikot dan
begitulah isi kontraknya nah dan dengan
segala persyaratan tersebut pemerintahan
isriwil mengadakan sayembara dengan
kontrak Project Nimbus ini senilai 1,2
miliar dolar atau kurang lebih setera
dengan 18 triliun jadi gede bangetleyeer
Pro
nbus.2 billion contract and amaz to
Services Israel
anditary nah saat itu ternyata yang
memenangkan kontrak senilai 18 triliun
tersebut adalah Google dan Amazon geng
jadi perusahaan-perusahaan besar memang
yang memenangkannya terus singkat cerita
nih geng setahun setelah diadakannya
proek nimus tersebut Google dan Amazon
langsung dikecam oleh berbagai pihak
karena ya dari persyaratan kontraknya
aja kita kayaknya udah bisa nebak kalau
pemerintah is reel gak pakai layanan
Google dan Amazon secara cuma-cuma aja
ada hal yang mengerikan yang bakal
mereka lakukan dengan bantuan layanan
Google dan Amazon tersebut yang paling
utamanya adalah untuk memperkuat
genosida yang dilakukan oleh is re
willel terhadap warga palesto ramai tuh
geng berbondong-bondong ratusan karyawan
yang Bahkan pemegang saham Google di
saat itu juga pada mengecam Google dan
menentang projek Nimbus ini dan memang
benar Geng kalau berdasarkan media the
nation dikatakan bahwa penggunaan Ai
dalam operasi militer is re Wheel di
Gaza yang difasilit asi oleh Google ini
sangat mengkhawatirkan ada dua sistem ea
yang digunakan oleh isri Will di saat
itu yang paling meresahkan yaitu the
Gospel dengan lavender dan juga WS Daddy
the Gospel ini adalah sistem Ai yang
bisa mengkategorikan bangunan sebagai
basis militer sementara lavender dan W
Daddy adalah sistem Ai yang disebut bisa
mengidentifikasi tapi di satu sisi dia
juga bisa salah mengklasifikasikan warga
sipil palesto dengan para teroris Nah
jadi dia kadang-kadang error enggak bisa
melacak mana teroris mana warga sipil
gitu dan alat ini juga melacak
pergerakan mereka untuk dijadikan target
serangan jadi enggak peduli itu beneran
teroris pemberontak atau justru warga
sipil biasa semuanya diserang karena
alat ini yang paling mengerikan Geng
kalau berdasarkan laporan dari plus 972
magazine yang dijelaskan oleh the nation
Kementerian Pertahanan is rewiel diduga
menggunakan sistem pengambilan keputusan
otomatis untuk menghilangkan unsur
pertimbangan manusia dalam pemilihan
target Jadi kalau misalkan kalian pernah
nonton film yang ada robot mendeteksi
seseorang yang salah terus langsung aja
dieksekusi ditembak gitu tanpa
pertimbangan terlebih dahulu Ya
kira-kira gitulah geng jadi semua
makhluk semua manusia di saat itu di
depan mata robot itu sama aja jadi
langsung dieksekusi jadi keputusan untuk
menghabisi dibuat murni oleh algoritma
tanpa adanya keterlibatan manusia
kebayang tuh ya mesin yang memilah yang
mana yang boleh dihabisi dimatiin mana
yang enggak tapi rata-rata semuanya
dimatiin dari sinilah sangat diprot
protes dengan hebat rencana atau projek
tersebut dan besar-besaran setiap orang
memprotes bahkan dari pekerja Google
sendiri seorang insyur software Google
yang bernama Muhammad Katami bilang ke
media kalau Teknologi yang dikembangkan
oleh Google tersebut adalah teknologi
berbasis Ai pertama dalam sejarah yang
mendukung
genosida gila enggak tuh aplikasi
kecanggihan kepintaran dibuat untuk
menghabisi nyawa manusia Ini baru
pertama kali di dunia dan seperti yang
kita tahu ya geng total warga palesto
yang tewas akibat Serangan dari isrewil
itu bisa mencapai 46.000 orang hingga
saat ini bahkan masih bergulir terus
masih ada yang belum dihitung jadi yang
ingin gua tekankan adalah Project Nimbus
ini benar-benar separah itu selain
privasi-privasi dilanggar warga palesto
bisa saja ya asal-asalan dituduh sebagai
teroris oleh Ai tersebut yang berujung
pada eksekusi mereka oleh tentara is
rewil bahkan bisa kita lihat di
media-media yang ada di berita ee bahkan
di media sosial gitu ya enggak pakai Ai
pun para tentara isri will ini udah asal
menyerang warga palesto kayak orang
disabilitas orang tua yang di bawah umur
mereka Serang tanpa ampun Nah jadi
project nimus ini benar-benar mengerikan
Apalagi kita hidup di zaman yang
segalanya terhubung dengan internet Nah
itu kan yang baru ketahuan aja gitu geng
yang benar-benar terikat kontrak dengan
hal tersebut yaitu kepada pemerintahan
isri will adalah Google dan juga Amazon
yang mereka beneran dapat keuntungan Rp8
triliun dari hal tersebut dan dampaknya
benar-benar enggak main-main nah namun
namun nih geng dari cerita mengerikan
Google itu ternyata enggak cukup sampai
di situ doang ada lagi perusahaan lain
yang ikut membantu isri will untuk
melakukan genosida dan hal ini baru
terbongkarnya sekarang lagi-lagi
ternyata perusahaan teknologi ini adalah
perusahaan yang namanya hampir tiap hari
kita dengar dan enggak mungkin banget
orang-orang di belahan dunia saat ini
tidak menggunakan aplikasi dari e
perusahaan ini pasti paling enggak di
perkantoran tuh yang punya komputer
pasti ada aplikasi ini yaitu Microsoft
Nah kalau tadi kita sudah bercerita
tentang Project Nimbus ya yang
dijalankan oleh Google dan juga serta
Amazon Nah sekarang kita akan masuk ke
dalam pembahasan Microsoft diam-diam
ikut membantu isri willel dalam
pembantaian ini dengan teknologi
mereka jadi gengs seperti yang ku
ceritakan sebelumnya di tahun 2021 lalu
kan pemerintah isriwel tuh ngadain
saembbara untuk projject Nimbus
sebenarnya pada saat itu ternyata
Microsoft ini juga ikutan Tapi
diam-diam Ce mros
minahedest
isware
Giant mereka ikutan bareng Google dan
Amazon Tapi waktu itu yang memenangkan
kontrak genosida tersebut yang senilai
1,2 miliar dolar itu adalah Google dan
Amazon rupanya si Microsoft ini gagal
alias tidak terpilih tapi sebenarnya
enggak terlalu dijelaskan Alasannya
kenapa Microsoft ini enggak kepilih dan
bahkan dikeluarkan dari finalis
standender pilihan pemerintah isri will
ini nah sumber mereka dikeluarkan ini
juga belum terlalu banyak Gua temukan
tapi ada salah satu hal yang menjadi
alasan Microsoft tidak terpilih oleh is
re willel di dalam Project Nimbus
ternyata itu karena adanya penundaan
peluncuran pusat data Microsoft di is
reel yang awalnya Microsoft ini
mengumumkan rencana untuk mendirikan
Cloud dan Data Center region e re Wheel
yang dijadwalkan dibuka pada tahun 2021
nah namun justru pembukaan pusat data
tersebut malah ditunda sampai ke Tahun
2022 yang kemungkinan ini mempengaruhi
posisi Microsoft di dalam tender
genosida milik isri Wheel tersebut Nah
jadi karena ada penundaan tadi ya mereka
harus ditendang dan dikatakan tidak
terpilihnya Microsoft di dalam Project
Nimbus itu membuat Microsoft jadi
Terpukul nah jadi itu sebagai pukulan
berat buat mereka terutama bagi cabang
lokal perusahaan
mereka tapi inih geng Meskipun tidak
terpilih rupanya Microsoft ini tetap
Mempererat hubungan mereka dengan
pemerintah is rewel melalui penyediaan
layanan perangkat lunak PC dan aplikasi
Office 365 namanya ya walaupun mereka
enggak terpilih di tender tadi dan
tender itu dimenangkan oleh Google dan
juga Amazon mereka itu tetap kaya
menawarkan diri terhadap pemerintah
isriwiel kalau mereka ingin terlibat di
dalam setiap e program pemerintah
isriwiel untuk membantai negara pal
lesto nah beberapa Kementerian
pemerintahan istri will seperti
kementerian keuangan transportasi
kehakiman kesehatan dan juga pariwisata
masih menggunakan layanan Microsoft di
saat itu nah publik tahunya sampai situ
doang geng Microsoft tidak terpilih oleh
is willel di dalam Project Nimbus dan
mereka masih menjalin hubungan dengan
istri will meski tidak terpilih dengan
cara memberikan layanan software dengan
aplikasi Office 365 tadi sampai kemudian
akhirnya bocorlah sebuah dokumen
menjelang akhir tahun 2024 lalu D geng
tentang hubungan yang lebih Deep lebih
dalam antara Microsoft dengan pemerintah
is rewel terhadap rencana rencana is
rewel untuk membantai palesto Nah jadi
nih geng dari dokumen yang bocor ini
sebenarnya kocak juga nih cara
kebongkarnya ternyata Microsoft bisa
ketahuan masih menjual jasa ke militer e
re Wheel karena dibongkar sendiri oleh
tentara pasukan pertahanan e re Wheel
itu atau yang bernama idf jadi ada
seorang Kolonel yang bernama rayelli
dembiski dia ini adalah seorang komandan
pusat komputasi dan sistem informasi
yang disingkat dengan mamram di idf yang
bertanggung jawab atas infrastruktur
komputasi awan atau Cloud tadi dan
pertahanan cyber militer is rewiel si
dembiski ini mengkonfirmasi sendiri geng
secara terbuka bahwa tentara isri Wheel
menggunakan layanan Cloud dan layanan Ai
dalam serangan mereka yang mereka
lakukan di Jalur Gaza si riseli dembiski
ini ngomong saat dia sedang memberikan
kuliah gitu geng dan saat lagi
menjelaskan isi presentasi dari ppt-nya
dia ya Ada logo-logo perusahaan
teknologi yang membantu Eri will di sana
dalam menyerang Gaza yaitu pertama ada
Amazon web service atau aws terus ada
Google Cloud yang mana keduanya memang
sedari awal sudah diketahui ya tergabung
di dalam Project Nimbus namun yang tidak
terduga tiba-tiba muncul logo Microsoft
Azure sebanyak dua kali di presentase
tersebut yang mana itu artinya sangat
besar peran Microsoft dalam mendukung
pembantaian yang dilakukan oleh isri
Will di Jalur Gaza nah jadinya
terbongkar secara tidak sengaja geng
jadi pada mulanya geng military is re
Wheel ini kan pakai Cloud yang dari
Project Nimbus itu untuk menandai target
serangan udara nah portal untuk melihat
rekaman langsung dari uav yang terbang
di atas langit Gaza serta sistem komando
dan kontrol si demiski ini bahkan
menyebutkan kalau Cloud yang mereka
pakai itu sebagai platform senjata jadi
e Cloud dari Microsoft ini adalah
platform senjata geng perannya begitu
penting nah namun ketika militer is
rewel mulai menginvas si Jalur Gaza pada
Oktober 2023 sistem Cloud yang dipakai
oleh militer isrewel itu jadi kelebihan
beban gitu geng sehingga fungsi militer
isriwiel jadi melambat intinya mereka
kekurangan cloud untuk melakukan
genosida di Jalur Gaza nah Microsoft
yang di saat itu hanya memberikan
layanan berupa aplikasi Microsoft 365
sama Office yang diketahui ya mungkin
cuma itu aja gitu ya yang publik tahu
ternyata mereka juga ikut ditarik oleh
isri Wheel untuk memfasilitasi mereka
dalam membantai orang-orang di jalur
tersebut nah tapi layanan Microsoft yang
dipakai itu bukan seperti biasanya yang
kita pakai sebagai individu Geng kalau
yang dipakai ini tuh adalah Microsoft
Azure tadi yang biasanya memang
digunakan oleh pengembang dan perusahaan
untuk membangun dan mengelola aplikasi
serta layanan berbasis Cloud gitu nah
biasanya digunakan untuk hosting website
penyimpanan data analitik dan juga
pembelajaran mesin serta masih banyak
lagi nah kalau pakai Microsoft Azure ini
dia langsung mengandalkan jaringan pusat
data Global Microsoft Nah jadi lebih ya
lagi gitu
geng dan sebenarnya geng ternyata memang
selama bertahun-tahun Microsoft Azure
ini jadi penyedia layanan Cloud utama is
re Wheel nah ketika Project Nimbus itu
sebenarnya seharusnya Microsoft yang
udah kepilih udah pasti kepilih gitu
cuma karena ternyata dia kalah sama
Amazon gara-gara Amazon ini punya harga
yang lebih murah dibandingkan si
Microsoft akhirnya mereka tergeser nah
sempat jeda 2 tahun sejak 2021 akhirnya
di akhir Oktober 2023 Microsoft zur ini
dipakai lagi oleh militer e Wheel
gara-gara mereka kekurangan layanan
Cloud nah kemudian pada bulan November
tahun 2023 Kementerian Pertahanan
isrewiel itu meminta bantuan cepat dari
Microsoft untuk mendukung unit komputasi
Sentral militer mereka yang bernama
mamram dan mamram ini adalah unit yang
mengelola infrastruktur teknologi
militer is rewiel Nah siraashelli
dembiski tadi yang gua ceritakan
sebelumnya membongkar soal Microsoft ini
dan dia ini adalah orang mamram geng
jadi orang inti lah dan mamram itu
beralih ke Lay layanan Cloud atau
komputasi awan yang disediakan oleh
Microsoft untuk memenuhi kebutuhan
teknologi mereka layanan Cloud ini
memungkinkan militer is rewel untuk
menyimpan dan mengakses data secara
online tanpa harus memiliki server fisik
sendiri dengan menggunakan layanan Cloud
dari Microsoft militer isriwiel dapat
meningkatkan kapasitas dan kinerja
teknologi mereka dalam membantai warga
palesto di Jalur Gaza dan selama Oktober
tahun 2023 sampai Juni 2024 itu adalah
periode yang baru terbongkar terungkap
bahwa Kementerian Pertahanan istri will
menyetujui pembelian 19.000 jam dukungan
teknis dan layanan konsultasi dari
Microsoft untuk mendukung berbagai unit
militer mereka kesepakatan Ini
menghasilkan sekitar 10 juta dolar atau
setara dengan
rp13,35 miliar bagi Microsoft nah
layanan dari Microsoft yang dipakai oleh
militer is re Wheel di antaranya adalah
ya Azure Cloud tadi dan platform Cloud
Azure milik Microsoft ini secara
signifikan digunakan oleh berbagai unit
militer termasuk divisi intelligent
elite-nya is re Wheel yang bernama unit
8000 200 nah selain Azure Cloud ada juga
sistem Rolling Stone yaitu teknologi
Microsoft yang digunakan oleh militer is
rewel untuk memelihara sistem yang
mengelola dan mengawasi registri
populasi dan pergerakan warga palesto di
tepi barat dan Gaza nah selama menyerang
Gaza sistem komunikasi dan pesan dari
Microsoft itu digunakan oleh OC yaitu
sebuah unit Angkatan Udara milik e rewel
dan ovec ini bertanggung jawab untuk
mengelola basis data besar yang berisi
target potensial untuk serangan
mematikan yang dikenal sebagai bank
target nah teknologi Microsoft ini ini
juga dipakai oleh unit intellijen idf
untuk unit 8.200 dan unit
9.900 mereka nah unit 8.200 itu adalah
unit intelijen utama idf yang
bertanggung jawab untuk mengembangkan
teknologi mata-mata milik is re Wheel
kalau yang unit 9900 itu adalah unit
mata-mata rahasia yang mengumpulkan dan
menganalisis intelijen visual mereka
menggunakan gambar satelit foto udara
dan data visual lainnya untuk mendukung
operasi militer is rewiel Nah ini kan
semuanya temuan dari laporan media
internasional ya geng Nah terkait
perkara ini Microsoft menolak untuk
mengomentari temuan penyelidikan ini dan
mereka kayak benar-benar kayak enggak
mau jawab gitu enggak mau tahu dan
mereka benar-benar Tutup mulut tentang
pekerjaan mereka untuk idf alias militer
istri Wheel ini nah seorang juru bicara
idf sempat bilang kayak gini Kami tidak
akan mengomentari masalah ini nah jadi
dia tegas mengatakan hal itu dan
Kementerian Pertahanan isri willel juga
menolak untuk mengomentari ini geng tapi
meskipun Mereka menolak untuk menjawab
sudah banyak berseleweran berita kalau
Microsoft ini memang ditud memecat
karyawan-karyawan mereka yang mengecam
tindakan mereka untuk membantu isrewiel
di dalam membantai orang-orang di Gaza
Nah sebagai penutup nih geng ya Gua
ingin menambahkan sedikit informasi nih
geng Kenapa sih raksasa-raksasa
teknologi sekelas Google Amazon dan
Microsoft itu ngebet banget harus kerja
sama dengan militer is rewel bahkan
sampai Amazon aja sebegitu bersaingnya
dengan Microsoft nah semua itu kalau
berdasarkan keterangan dari Kolonel Evy
dadon yaitu seorang pejabat Kementerian
Pertahanan isri Wheel yang bertugas
mengarahkan kebijakan pengadaan militer
dan menjaga hubungan dengan perusahaan
teknologi besar seperti Google dan
lain-lain dia bilang kalau
perusahaan-perusahaan raksasa teknologi
sekelas Google Microsoft dan juga Amazon
semuanya bersaing untuk kerja sama
dengan militer isriwiel karena isri
willel dianggap oleh mereka sebagai
pelanggan yang penting dan strategis is
re Wheel itu dipandang oleh mereka
sebagai pihak yang berpengaruh dalam
membentuk opini di antara agen keamanan
di seluruh dunia dalam memimpin tren
yang diadopsi oleh agen
lain jadi seperti kalau kerja sama
dengan istri Wheel meskipun duitnya yang
enggak gede-gede banget tapi secara
enggak langsung perusahaan teknologi
tersebut seperti Google Microsoft dan
Amazon tadi bisa mendapatkan exposure
supaya negara-negara atau ejen-agen lain
di internasional bisa kenal dengan
layanan mereka dan jadi tertarik untuk
pakai jasa mereka Jadi kurang lebih
kayak kerja sama kayak Endor mungkin ya
jadi kayak kerja sama jadiin ba mungkin
seperti para influencer Nah jadi
Microsoft Google dan juga Amazon tadi
bangga kalau produk mereka dipakai oleh
agjen-agen ya elit dari e re Wheel yang
mana itu akan menginspirasi ejen-agen
dari negara lain untuk pakai juga nah
singkatnya ini dianggap sebagai strategi
Marketing lah oleh perusahaan-perusahaan
tersebut dalam kerja sama mereka dengan
isri willel untuk genosida di Jalur
Gaza Nah jadi itulah geng pembahasan
kita hari ini tentang perusahaan raksasa
teknologi yang ada di dunia ini yaitu
ada Google Amazon dan juga Microsoft
yang Microsoft secara diam-diam itu
turut membantu is rewiel di dalam
membantai warga palesto di Jalur Gaza
geng gimana geng Menurut kalian tentang
pembahasan kita kali ini coba tinggalkan
komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:03 UTC
Categories
Manage