ROBERT DURST ! KASUS PEMB*NUHAN TERUNGKAP KARENA LUPA MATIKAN MIC SAAT PODCAST
AM4UhwOv9tU • 2025-04-09
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Dan berdasarkan penyidikan dari polisi,
Katin ini enggak pernah tiba di New York
di malam ketika dia menghilang seperti
pengakuan Robert. Robert bilang udah
diantarkan ke stasiun kereta menuju ke
New York. Tapi enggak pernah ada tuh
datanya. Dan di dalam kamar mandi itulah
ya kayak orang menggumam lah. Kayak
orang kayak ngomong sendiri gitu. Paham
enggak sih? Kayak ah apaan sih ini?
Enggak ada yang tahu kan gua pelakunya
nih. Gitu
gitulah. Yo geng, tekan tombol
subscribe, Gengs.
Halo, Geng. Welcome back to Kamar
[Musik]
Jerry, Geng. Geng, pembahasan kita hari
ini adalah sebuah kasus yang benar-benar
mindblowing. Kalian pernah bayangkan
enggak nih, Geng? Kalau misalkan ada
seorang miliarder ya, orang kaya gitu
yang berasal dari keluarga konglomerat
dan bisa dikatakan punya segalanya mulai
dari harta kekuasaan sampai koneksi yang
luas. Tapi ternyata orang tersebut
memiliki sederet kontroversi yang
diliputi dengan misteri serta kejahatan.
Terus ya penghilangan nyawa. Memang
terdengar seperti film, tapi ini adalah
sebuah kisah nyata yang mana tindakan
kejahatan dia ini terbongkar ya itu
setelah dia diwawancarai atau menghadiri
sebuah interview terus tiba-tiba dia
kayak permisi ke toilet dan dia lupa
matiin mic. Mic-nya masih ada ya kalian
kalau tahu clip clip on ya. Clip on itu
kan wireless gitu ya. Jarak jauh dia ke
toilet dia lupa matiin terus dia kayak
menggumam gitu. Dan akhirnya dari situ
terbukti dan terbongkar ada sebuah kasus
kejahatan yang benar-benar gila banget
yang pernah dia lakukan.
Orang yang akan kita bahas ini namanya
adalah Robert Darst. Dia adalah seorang
miliarder asal New York. namanya. Dia
ini mulai dibicarakan ketika istrinya
tiba-tiba menghilang secara mendadak dan
kasusnya menggantung tanpa adanya
kejelasan selama bertahun-tahun. Namanya
juga orang kaya gitu ya. Terus enggak
ada bukti yang mengarah ke siapapun dan
mungkin dia memiliki kuasa dan koneksi
untuk ee membuat kasus ini
berbelit-belit sampai akhirnya
dihentikan. Nah, namun Geng setelah
istrinya menghilang tanpa jejak dan
tidak diketahui ke mana perginya,
tiba-tiba sahabat dekatnya dia pun eh
mengalami sebuah hal yang mengerikan
juga. Sahabatnya dia ditemukan sudah
tidak bernyawa di rumahnya alias di
rumah sahabatnya tersebut. Nah, tapi
kasusnya juga tidak diketahui siapa
pelakunya. Terus kemudian timbul lagi
kasus yang lain. Ada seorang pria yang
ditemukan terpotong-potong. Di dalam
kasus ini sebenarnya Robert udah
dicurigai sebagai pelaku dari tiga kasus
tadi. Tapi dia gak pernah ditangkap
karena kurangnya bukti. Nah, sampai pada
akhirnya kejahatannya terungkap.
Terungkapnya gara-gara apa? Gara-gara
yang gua ceritain tadi, Robert lupa
mematikan mic dan semua yang dia lakukan
terekam di
sana. Di video kali ini kalian harus
banget ngikutin cerita ini dari awal
sampai akhir supaya kalian tahu detail
jelasnya. Nah, dan nanti gua juga akan
membahas siapa itu Robert Dars dan juga
bagaimana dia bisa lolos dari tiga kasus
yang menyeret namanya dia. Nah, serta
film dokumenter yang juga membahas
tentang kasus ini. Langsung aja kita
bahas secara lengkap di sisi
[Musik]
lain. Oke, sebelum ke kronologi
kasusnya, kita bahas dulu profile dari
Robert Dars
ini. Jadi, geng, dia ini lahir di New
York pada tanggal 12 April tahun 1943.
Nah, dia ini tumbuh di daerah Scarsdale,
New York. Dan Robert ini berasal dari
keluarga yang kaya raya. Dia adalah anak
tertua dari seorang pengusaha besar real
estate yang bernama Simore Dars dan
istrinya yang bernama Bernis Herstein.
Kakek dari pihak ayahnya itu bernama
Josep Dars dan awalnya dia ini adalah
seorang penjahit Yahudi dari Austria
Hungaria yang akhirnya pindah ke Amerika
Serikat pada tahun 1902.
Terus kemudian ya dia naik pangkat
menjadi manajer, terus pengembang real
estate sampai mendirikan DARS
Organization pada tahun 1927. Nah, jadi
kayaknya dari sang kakek gitu. Robert
itu memiliki tiga orang adik yang
bernama Douglas, Tommy, dan juga Wendy
Dars. Nah, saat Robert ini masih kecil,
tepatnya usianya 7 tahun, dia itu
melihat dengan mata kepalanya sendiri
ketika ibunya mengakiri hidup dengan
cara melompat dari atap rumah. Ya,
permasalahan orang kaya lah gitu. Dia di
saat itu mengaku kalau dia menyaksikan
hal tersebut dan ayahnya sendiri yang
mengantarkannya untuk melihat ibunya
melakukan aksinya tersebut. Kejam banget
ya. Jadi sedari kecil dia sudah
menyaksikan sebuah hal yang tragis di
depan matanya. Lalu dia juga ya enggak
akrab dengan saudara-saudaranya ya alias
adik-adiknya sendiri yaitu salah satunya
adalah Douglas sampai mereka berdua
harus menjalani konseling di saat itu
karena memang berantem
mulu. Berdasarkan laporan dari psikiater
di tahun 1953, Robert yang pada saat itu
berusia 10 tahun didiagnosa mengalami
dekomposisi kepribadian. Yaitu kondisi
di mana seseorang kehilangan kestabilan
akan kepribadiannya. Orang yang
mengalami ini mungkin akan menunjukkan
perubahan perilaku yang sangat drastis,
kesulitan mengenali diri sendiri atau
mengalami gangguan berpikir. Dan Robert
di saat itu juga diduga menderita
skizofrenia. Jadi ada masalah mental
dengan si Robert ini. Terus geng untuk
pendidikan, Robert ini bersekolah di
Scarsdale High School dan sesuai dengan
diagnosa yang diberikan oleh psikiater,
teman-teman sekolahnya pun mengakui
kalau Robert ini selalu terlihat
menyendiri, aneh, dan berbeda dari yang
lain. Nah, barulah setelah itu kemudian
ya setelah dia lulus sekolah, Robert ini
melanjutkan pendidikannya dia di Liha
University. Namun ketika duduk di bangku
kuliah, sepertinya di diri Robert ini
ada sebuah kemajuan. Enggak kayak ketika
dia sekolah, karena di saat itu dia
sempat menjadi anggota tim Lacross dan
manajer bisnis surat kabar mahasiswa
yang bernama The Brown and White. Nah,
itu tepat ketika dia berkuliah. Terus
berlanjut, geng, ketika tahun 1965
Robert ini akhirnya lulus dari kuliahnya
dengan gelar sarjana ekonomi dari
universitas tersebut. Dan setelah dia
lulus, dia langsung mendaftarkan diri di
dalam program doktoral di University of
California yang ada di Los Angeles dan
menjadi awal mula pertemuannya dia
dengan Susan Birman yaitu sahabat
dekatnya sendiri. Nah, di dalam
perjalanannya ya Susan ini ada gitu ya.
Dan hanya saja di saat itu Robert
tiba-tiba mengundurkan diri dan
memutuskan untuk kembali ke New York
pada tahun 1969. Barulah singkat cerita
nih, Robert ini memulai bisnis
pertamanya dia untuk membuka sebuah toko
makanan sehat di Fairmont pada tahun
1970-an. Dan bisnisnya ternyata enggak
berjalan lama. Kenapa enggak lama? Ya,
karena ayahnya di saat itu meminta dia
untuk kembali ke New York untuk
melanjutkan bisnis keluarganya yang udah
jelas-jelas cuan. Dan di tahun 1992,
Robert sebagai anak tertua seharusnya
menggantikan posisi ayahnya untuk
menjadi pemimpin di bisnis keluarga yang
didirikan oleh kakeknya yaitu Darts
Organization. Namun karena perilakunya
yang enggak sesuai dengan keinginan
ayahnya, karena memangnya anak aneh gitu
ya, akhirnya ayahnya menunjuk e adiknya
yaitu Dougles untuk mengambil alih
organisasi tersebut. Robert di saat itu
yang membenci banget sama Douglas, dia
enggak terima. Sebagai anak tertua,
Robert itu merasa kalau dialah yang
pantas dan berhak untuk menjalankan
perusahaan tersebut. Nah, jadi semakin
gila nih, semakin menjadi-jadi konflik
antara Robert dengan Douglas, Geng.
karena ketidaksukaannya. Robert di saat
itu menilai kalau Douglas ini sudah
mencuri apa yang seharusnya menjadi
haknya dan miliknya dan membuat Robert
menjadi terasingkan dari anggota
keluarga yang
lain. Dan ya di saat itu ya mulailah
karena Robert ini punya latar belakang
sakit mental yang aneh di saat dia udah
kesal sama adiknya dan tidak mendapatkan
haknya menurut dia, di saat itu dia
semakin menjadi-jadi lah. Nah, padahal
nih, Geng ya, apapun yang ditinggalkan
oleh ayahnya, siapapun yang mengurus
seharusnya Robert juga dapat bagiannya.
Makanya gak heran di masa depan Robert
juga tetap menjadi miliarder
gitu. Dan kurang lebih begitulah
background singkat dari Robert, tokoh
utama di dalam pembahasan kali ini.
Sekarang kita akan masuk nih, Geng, ke
dalam pembahasan mengenai kasus pertama
yang menyeret Robert, yaitu ketika
menghilangnya Kathl Meomark.
[Musik]
Oke, sebelumnya enggak pernah ada yang
membuat nama Robert menjadi obrolan
banyak orang selain karena dia yang
berasal dari kalangan keluarga orang
kaya. Sampai pada akhirnya ada sebuah
kasus yang membuat nama dia menjadi
ramai diberitakan, yaitu kasus hilangnya
istri dari Robert sendiri yang bernama
Kathlen Macomark. Katlin ini pertama
kali bertemu dengan Robert pada akhir
tahun 1971 ketika dia masih berusia 19
tahun. Setelah dua kali mereka
berkencan, ya, Robert di saat itu
mengajak Kathlen untuk tinggal serumah
dengan dia di Fermon. Lalu setelah
ayahnya Robert memaksakan dia untuk
kembali ke New York, mereka berdua pun
akhirnya kembali ke Manhattan dan
memilih untuk menikah pada tanggal 12
April tahun 1973. Mereka ini digambarkan
sebagai pasangan yang bahagia. ya gimana
enggak ya, Robertnya juga anak orang
kaya gitu dan mereka sering terlihat
menghadiri berbagai pesta yang ada di
klub-klub, menghadiri acara sosial dan
berbaur dengan orang-orang kaya lain.
Nah, sebuah kehidupan yang diimpikan
oleh semua orang atau semua pasangan.
Nah, namun meskipun terlihat bahagia,
pernikahan mereka ternyata segera
berubah menjadi mimpi buruk, yaitu
tepatnya di tahun 1976. Katlyn
mengetahui bahwa dia hamil dan di saat
itu dia senang banget dengan kabar
berita tersebut. Namun ternyata tidak
dengan Robert. Dia malah meminta bahkan
memaksa agar Katnine menggugurkan
kandungannya. Entah kenapa di saat itu
bisa kayak gitu, tapi yang jelas ya ada
sebuah buku harian Kathle yang
menceritakan bagaimana Robert ini yang
berperilaku kasar terhadap dia seperti
menyiramkan air ke kepala e Kathle.
Terus Kathlnya sampai ditampar, dipukul
beberapa kali sampai pernah dijambak
rambutnya di depan banyak orang. hanya
karena Katlyn yang tidak mau
meninggalkan e sebuah parti atau pesta.
Jadi bisa dikatakan ya Robert ini suami
yang kasar gitu. Perlakuan kasar yang
dilakukan oleh Robert ini bisa
disaksikan langsung oleh keluarga
Kathln. Bahkan dia enggak takut gitu
sama keluarganya Kathln. Di depan
keluarga Kathlen pun dia masih kasar
gitu, Geng. Dan di saat itu sebagai
keluarga, udah jelaslah keluarganya
Kathlen memaksa Katnine untuk
meninggalkan Robert dan ya melaporkan
segala perlakuan tersebut ke polisi.
Nah, tapi di saat itu Katlin enggak mau
melakukan hal itu karena dia takut untuk
melaporkan si Robert ini. Katlyn pun
berusaha untuk melanjutkan hidup dan
mengejar mimpinya dengan mendaftar di
sekolah keperawatan dan berencana ingin
bersekolah di sekolah kedokteran di
Albert Einston College of Medicine yang
berlokasi di Bronx. Nah, di saat itu
kayak yah ketimbang mikirin rumah tangga
yang enggak jelas, mending gua sekolah
aja deh, gitu. Kurang lebih kayak
gitulah. Terus, geng, Katlin sebenarnya
itu tinggal beberapa bulan lagi lulus
dari sekolahnya tersebut. Namun ada
sebuah kejadian buruk yang menimpa dia.
Pada tanggal 31 Januari tahun 1982,
Katlyn tiba-tiba dikabarkan menghilang
tanpa jejak. Di saat itu dia terakhir
kali terlihat ketika dia sedang tidak
bersama Robert. Jadi ya bisa dikatakan
Robert ini gak bisa ditanyain kayak
Katlyn di mana ya? Robert bakal jawab ya
enggak tahu. Terakhir kali enggak lagi
sama gue gitu. Katlyn di saat itu
kabarnya itu datang ke sebuah pesta
makan malam yang diadakan oleh temannya
yang bernama Gilberty Najami yang
diadakan di daerah Newton Connecticut.
Menurut kesasian dari Gilbert ini,
Katnine ini terlihat gelisah dan
mengenakan celana olahraga berwarna
merah. Gilberte merasa agak aneh karena
enggak biasanya Katlyn mengenakan
pakaian sesantai itu ketika dia berada
di sebuah pesta atau tempat yang banyak
orang. Biasanya kan glamor banget gitu.
Terus enggak lama kemudian, Katlyn ini
menerima telepon dari Robert dan
tiba-tiba Katlin ini memilih untuk
meninggalkan pesta itu dan kemudian
menuju ke rumahnya yang berada di So
Salim, New York. Nah, pada saat itu
Katlyn dan Robert ini ternyata diketahui
bertengkar. Nah, namun Robert mengaku
kepada polisi ya ketika Katlyn ini
hilang, dia bilang kalau gak ada yang
terjadi, enggak ada tuh berantem. Karena
Robert itu mengantarkan Katlyn ke
stasiun Ketona untuk naik kereta menuju
ke New York. Setelah itu ya dia udah
enggak sama Kathlen dan dia pulang ke
rumah dan minum bersantai dengan salah
satu tetangganya. Dan di saat itu dia
sempat komunikasi sama Katlyn terakhir
kali melalui telepon di apartemen mereka
di Manhattan pada malam yang sama
katanya. Terus geng tiba-tiba ya eh
Robert ini kayak ragu terus merubah lagi
kesaksiannya dia. Gua enggak tahu nih
kenapa dia bisa ngerubah kesaksian apa
mungkin alasannya karena dia sempat
minum-minum mabuk kali ya. Tapi yang
jelas di saat itu dia merubah
kesaksiannya yang mana dia mengatakan
kalau sebenarnya di malam itu dia
langsung pulang ke rumah dan tidur juga.
Nah, jadi di saat Robert mengubah
kesaksiannya ya ada informasi juga yang
diketahui bahwa Kathle dan Gilberte itu
seharusnya bertemu di keesokan harinya
di The Lions Gates, sebuah pub atau
tempat minum-minum yang berlokasi di
Manhattan. Gilbert ini mulai merasa
khawatir karena di saat itu dia udah
nunggu nih kedatangan dari Katln. Dia
udah nunggu lama di sana, namun Kathlnya
enggak kunjung datang. Di minggu yang
sama, si suami yaitu Robert akhirnya
melaporkan kalau Kathl sudah menghilang.
Nah, ini agak aneh nih. Di saat itu
salah satu petugas penjaga pintu dan
pengawas gedung di apartemen mereka itu
sempat bilang terakhir kali mereka
melihat Kathl pada tanggal 1 Februari
tahun 1982. Masalahnya, penjaga pintu
mengatakan kalau dia hanya melihat
Katlin dari belakang dan berjarak
sekitar ya setengah blok. Sehingga dia
sendiri enggak bisa memastikan apa yang
dia lihat itu apakah benar-benar Katlin
atau bukan. Tapi dia menyaksikan
kayaknya gua sempat lihat Kathline deh
di tanggal itu. Terus geng 3 minggu
kemudian setelah Robert melaporkan kalau
istrinya si Kathln ini menghilang,
pengawas apartemen menemukan beberapa
barang milik Kathlnine di pemadat sampah
apartemen tersebut. Jadi petugas sampah
nih kayak nemu ada barang-barang kayak
ya pemilik apa ya ini kayaknya barang
penghuni apartemen deh kayaknya. Ee ini
beda nih ini bukan sampah gitu.
Barang-barang yang masih terpakai apa
mungkin dibuang karena ee enggak sengaja
atau gimana? dan dicek sama satpamnya
dan ternyata itu barangnya Kathln.
Ketika itu semua orang mulai mencurigai
Robert. Hilangnya Kathln mulai dicurigai
nih ada hubungannya sama Robert.
Mengingat bagaimana buruknya perlakuan
Robert kepada Kathln. Ditambah lagi
sekitar 3 minggu sebelum Kathl
menghilang, Katlyn ini sempat dirawat di
Yakobi Medical Center yang berlokasi di
Bronx karena menderita memar di
wajahnya. Nah, kan jadi pertanyaan nih,
kok bisa ya kan istri orang kaya mukanya
memar tapi enggak diketahui kenapa. Masa
ya cuma gara-gara jatuh. Di saat itu dia
bercerita kepada temannya kalau bemar
tersebut disebabkan karena Robert
memukul dia. Tapi Katlyn di saat itu
enggak mau mengajukan tuntutan atas
insiden tersebut. Atas peristiwa KDRT
itu, dia enggak mau lapor polisi.
Katlynn di saat itu cuma minta kepada
Robert untuk menyelesaikan perceraian
mereka dengan membayar uang sebesar
250.000. Jadi intinya ya Katlin udah
enggak mau berlarut-larut. Dia pengin
diceraikan kasih dia uang 250.000. Di
saat itu bukannya Robert ini menuruti
keinginannya Katlyn, dia malah yang ada
di saat itu ngeblokir atau ya nge-freeze
lah gitu ya kartu kreditnya Kathl dan
menghapus nama Kathln dari rekening
bersama serta menolak untuk membayar
biaya sekolah kedokterannya Kathln. Jadi
ibaratnya itu ancaman Kathlen tuh enggak
diindahkan, tapi yang ada dia malah
semakin gila gitu ya. e sumber-sumber
keuangan Kathline itu dihalangin lah
karena ya memang sumber keuangannya dari
Robert kan dari suaminya gitu. Dan
berdasarkan penyidikan dari polisi,
Katlyn ini enggak pernah tiba di New
York di malam ketika dia menghilang
seperti pengakuan Robert. Robert bilang
udah diantarkan ke stasiun kereta menuju
ke New York. Tapi enggak pernah ada tuh
datanya. Katlyn juga ternyata di saat
itu menelepon pihak sekolah
kedokterannya setelah dia menghilang. Di
dalam panggilan tersebut, Katlyn sempat
mengatakan dia enggak akan menghadiri
acara keesokan harinya. Ini yang
mencurigakan. Katlyn-nya hilang, tapi
handphone-nya ada yang makai dan nelpon
ke sekolah kedokterannya dia. Dan polisi
di saat itu menduga kalau yang menelepon
itu bukanlah Kathln, tapi melainkan itu
dilakukan oleh eh seseorang ya. Tapi
karena dicurigai ini pelakunya Robert,
ya, polisi di saat itu mencurigai apa
jangan-jangan ini yang melakukannya
temannya Robert yang berpura-pura
menjadi Kathln ya, temannya seorang
perempuan gitu. Yang dicurigai di saat
itu eh yang menyamar menjadi Kathl itu
adalah si Susan, teman dekatnya Robert.
Dan di dalam perkembangannya, pihak
penyidik itu menemukan bukti yang
mengarahkan hilangnya Katlyn kepada si
Robert. yang mana di saat itu ada
seorang tetangga apartemen mereka yang
mengklaim kalau Katlynn ini pernah
memanjat ke balkon tetangga mereka. Kan
kalau misalkan ee apa ya apartemen kan
dempet-dempet tuh dari balkon dari teras
depan langsung ee memanjat atau
nyeberang gitu. Nah, di saat itu Katlyn
menggedor jendela dan memohon untuk
memperbolehkan dia masuk karena dia
bilang Robert sudah memukuli dia dan dia
membawa senjata sehingga Katn takut
kalau Robert akan menembak dia. Jadi
udah sampai segitunya KDRT yang
dilakukan oleh Robert. Dan selain itu,
pembantu rumah tangga yang ada di tempat
tinggalnya si Katlyn dan Robert ini yang
berada di short Salim itu menunjukkan ke
polisi bahwa ada beberapa tetesan cairan
merah yang sempat ditemukan di mesin
cuci piring dan memberitahu polisi kalau
Robert di saat itu e sempat
memerintahkan dia untuk membuang
beberapa barang pribadi milik Katlinn
setelah dia menghilang. Nah, makanya
kenapa ada barang-barangnya Katlin yang
ditemukan oleh tukang sampah tuh. Terus
geng, di sisi lain keluarga dan
teman-teman Kathln itu melakukan
penyelidikan secara mandiri. Ya, kurang
lebih tuh kayak mereka mencari tahu
sendiri atau mungkin menyewa detektif
swasta gitu. Nah, kalau di Amerika tuh
bisa kayak gitu. Dalam penyelidikan
mereka secara mandiri ini, mereka
menemukan buku hariannya Katlinn yang di
dalamnya menceritakan bagaimana kelakuan
Robert selama ini kepada dia. Kemudian
di dalam buku tersebut, Katn juga
menyebutkan kalau Robert diduga sudah
berselingkuh punya wanita simpanan. Di
saat itu teman-temannya Katlyn juga
menemukan adanya sebuah catatan yang
tergeletak di tempat sampah rumahnya
Katlyn dan Robert yang berada di So
Salim yang salah satunya tertulis di
dalam bahasa Indonesia tempat pembuangan
sampah kota, jembatan, galian, perahu,
dan lain-lain. Terus ada sekop, terus
mobil. Mobil tuh ee apa ya? Truk sewaan
gitu. Nah, ini kan mencurigakan banget
ya. Ini mencurigakan banget kenapa ada
tulisan-tulisan tersebut di tempat
sampah? Kenapa relate kayak sebuah kasus
eksekusi gitu kan. Tapi hal tersebut
sepertinya gak begitu ditanggapi serius
oleh polisi karena polisi di saat itu
cenderung memfokuskan pencarian Katlin
tanpa memberikan dakwaan kepada Robert.
Nah, jadi mereka fokus mencari nih
Katlin ke mana hilangnya. Dan semuanya
menjadi rumit karena tiba-tiba nih,
Geng, Susan mengeluarkan sejumlah
pernyataan kalau Katlyn enggak hilang.
Tapi Katlin justru kabur dengan pria
lain. Malah dibuat cerita dicreate,
seolah-olah Katlin ini berselingkuh.
[Musik]
Terus, Geng, di saat itu Susan ini
bilang juga karena selama Robert menikah
dengan Katn, dalam pernikahan mereka
sudah saling selingkuh satu sama lain.
Jadi, pernyataan dari Susan ini cukup
masuk akal dan banyak yang mempercayai
kalau klaim dari Susan tersebut benar.
Nah, karena ya cewek hilang tiba-tiba
dengan kondisi rumah tangganya memang
udah rada-rada gitu ya. Orang percaya
apalagi di sana kan bebas ya. Nah,
orang-orang percaya, "Oh, iya berarti
dia udah berselingkuh nih, udah lari
sama selingkuhannya gitu. Terus, Geng,
kasus ini semakin gak jelas karena di
saat itu polisi tidak kunjung menemukan
keberadaan Katlinn ini. Kalaupun sudah
meninggal, polisi juga gak bisa
menemukan jasadnya. Lalu ya kasus ini
gantung gitu aja berlalu kayak angin.
Jadi sampai 8 tahun lamanya bisa
dikatakan ya tidak ada yang bertanggung
jawab dan tidak diketahui Katlinn ke
mana. Dan sekitar 8 tahun setelahnya
hilangnya Katlyn ini, tiba-tiba di tahun
1990 Robert menceraikan dia dengan
alasan Kathln menelantarkan dia dan
tidak menerima komunikasi apapun darinya
setelah dia meninggalkan Sort Salim. Dan
ya 8 tahun baru diceraikan, dinyatakan
bercerai. Dan cerita ini sebenarnya agak
berbeda dengan keterangan awal yang
diceritakan oleh Robert ke polisi yang
mana dia mengatakan kalau dia sempat
berkomunikasi dengan istrinya melalui
telepon setelah tiba di Manhattan. Dan
di tahun 2016, keluarga Kathlyn itu
meminta kepada pengadilan agar Katlyn
dinyatakan meninggal secara hukum. Dan
permintaan tersebut pun dilakukan
setahun kemudian. Ibunya Katlyn yang
bernama Ann Mcormark itu berusaha
menuntut Robert di saat itu sebesar 100
juta dolar dengan tuduhan sudah
menghabisi nyawa anaknya dan merampas
hak orang tuanya untuk menguburkan
anaknya. Jadi, keluarganya masih yakin
kalau hilangnya Kathlyn ini gara-gara si
Robert. Dan di saat itu adik perempuan
Katlyn yang bernama Mary Mr Mark
Hin Robertlah pelakunya. Nah, jadilah di
saat itu permasalahan ini semakin kusut.
Terus, Geng, setelah Kathlyn hilang nih
ya, ternyata gak sampai di situ doang.
Seperti yang udah gua jelaskan
sebelumnya bukan cuma Katlinn yang
menjadi korban ya yang menghilang, tapi
ternyata juga orang yang membela Robert
sebelumnya yaitu Susan yang mana Susan
ini menyusun segala e skenario ya di
dalam kasus ini. Tiba-tiba Susan ini pun
menjadi target dan menjadi korban. Nah,
sekarang kita bahas nih, Geng. Kasus
selanjutnya, tewasnya Susan Berman dan
menghilang.
Oke, Geng. Jadi, Geng, kasus hilangnya
Kathlyn itu menjadi sebuah kasus yang
enggak pernah bisa dipecahkan oleh
polisi sebelum akhirnya dinyatakan
meninggal secara hukum. Di tahun 2000,
kasusnya Katlin ini pernah dibuka
kembali setelah 18 tahun dia menghilang.
Sebab jaksa di wilayah Wchester Kti yang
bernama Jenin Piro itu sangat yakin
kalau Katlinn ini sudah menjadi korban
penghilangan nyawa atau eksekusi. Nah,
namun geng ya memang tidak ada yang bisa
disalahkan di dalam kasus ini termasuk
Robert karena enggak ada bukti kan. Nah,
tapi walaupun Robert di saat itu masih
belum bisa didakwa, dia malah memilih
untuk bersembunyi. Di bulan November
tahun 2000 tersebut dia melarikan diri
dan ya melarikan diri bukanlah hal yang
sulit buat dia karena dia punya banyak
uang. Dia memutuskan untuk melarikan
diri ke daerah Galveston, Texas. Dan
selama dia di sana, dia menyewa sebuah
apartemen murah dan menyamar sebagai
seorang wanita yang mengidap tuna wicara
bernama Doroth Siner. Dan dia juga
secara diam-diam menikah lagi dengan
seorang pialang real estate New York
yang bernama Debra Caratan. Nah, jadi eh
dia pas tinggal di apartemen itu dia
nyamat jadi cewek. Nah, tapi dia juga
nikah nih sama cewek sama ya si Debra
ini. Yang jelas pokoknya sempat
menghilang sebentar terus ee muncul lagi
dan menikah dengan si Debrah caratan
tersebut. Terus geng di bulan yang sama
tiba-tiba ada sebuah kabar yang sangat
mengagetkan. Sahabat dari si Robert yang
belain dia mati-matian yang membuat
skenario kalau si Katlyn atau istrinya
Robert itu pergi dengan selingkuhannya.
Nah, dia secara mendadak ditemukan udah
enggak bernyawa tewas di rumahnya
sendiri yang berada di
California. Dia ditemukan dengan luka
tembak di bagian kepala belakang. Dan
penemuan jasad Susan ini itu tidak lama
setelah penyidik menghubungkan Susan
dengan kasusnya Kathlnin. Jadi, kasusnya
Kathlin kan belum terpecahkan tuh, masih
dicari-cari gitu ya sumbernya. Nah,
setelah itu tiba-tiba ya setelah Susan
dikait-kaitkan, tiba-tiba dia meninggoi.
Nah, pada saat itu polisi udah optimis
kalau Susan akan bekerja sama dengan
pihak kepolisian untuk memberitahu
mereka semua yang dia ketahui tentang
hilangnya Kathln. Tapi tiba-tiba saksi
kunci utama ini malah tewas dengan luka
tembak. Dan ketika polisi menemukan
jasad Susan, polisi menerima sebuah
catatan mengenai ya meninggalnya dia
yang hanya mencantumkan alamatnya dan
kata mayat. Nah, di amplopnya juga
tertulis Beverly pakai E dan itu
merupakan salah eja, salah tulis dari
tulisan Beverly yang enggak pakai E.
Jadi cuma pakai Y. Nah, itu tempat di
mana rumahnya Susan dan kecurigaan pihak
kepolisian kalau dia ini adalah korban
dieksekusi. Nah, tapi di saat itu polisi
tidak menuduh Robert. Polisi itu enggak
mengarah kepada Robert. Polisi malah
berpikir eh Susan ini dihabisi oleh
pemilik rumah, manajer bisnis, dan tokoh
kriminal yang bekerja secara
underground. Nah, ini entah gimana
maksudnya. Yang jelas bukan Robert
orangnya. Mengapa polisi bisa mencurigai
mereka? Sebab ayah dari Susan adalah
seorang bos mafia di Vegas. Dan sempat
polisi berpikir ini semua ya karena
kesalahan si ayahnya. Bisa jadi ini
musuh bisnis ayahnya atau musuh mafia
ayahnya yang menghabisi Susan. Ini kan
cukup masuk akal ya, Geng. Yang namanya
perang mafia ya bisa jadi keluarga jadi
target. Nah, tapi sempat nih Robert ini
dikaitkan dengan kasusnya Susan pada
awalnya karena dia diketahui berada di
California Utara beberapa hari sebelum
meninggalnya si Susan dan dia terbang
dari San Fransisco ke New York pada
malam sebelum jasadnya Susan ini
ditemukan. Nah, Susan di saat itu baru
saja menerima uang sebesar.000 dari
Robert dalam dua kali transaksi. Nah,
ini diketahui nih dari e track record eh
rekeningnya. Nah, tapi tidak pernah ada
bukti yang mengarah kepada Robert
sebagai pelakunya sehingga Robert ini
gak pernah didakwa dan gak pernah
diperiksa atas kasus tersebut.
[Musik]
Nah, dan di sini polisi semakin bingung.
Sudah ada dua orang terdekat dari Robert
yang hilang dan dihabisi secara brutal.
Tapi aneh dan di saat itu polisi semakin
penasaran ini siapa pelakunya. Pengen
ngarahin ke Robert tapi enggak ada
jejaknya, enggak ada hal yang bisa
mengarahkan ini ke Robert. Nah, lalu di
tengah-tengah kebingungan polisi,
tiba-tiba nih ya jatuhlah korban
selanjutnya. Dan korban selanjutnya ini
bernama Moris Black. Dan dia ini adalah
seorang pria paruh baya. Nah, ini agak
aneh. Apa hubungan Maurice Black dengan
kasus ini? Kenapa dia meninggal tapi
dikaitkan dengan kasus ini? Apakah dia
adalah orang terdekat dari Robert juga?
Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam
pembahasan tewas dan hilangnya Mais
Black di dalam kasus
ini. Oke, Geng. Jadi, eh korban
selanjutnya ini bernama Muris Black. Dia
ini adalah seorang pria yang berusia 71
tahun dan merupakan tetangga dari Robert
di daerah
Galveston. Nah, jadi dia nih ada
hubungannya sama Robert yaitu
tetangganya. Nah, di bulan September
tahun 2001, anggota tubuh Mauris itu
ditemukan terpotong-potong. Ditemukan
mengambang di dalam kantong sampah yang
berada di Teluk Galveston. Nah, di saat
itu ini sudah sangat mencurigakan dengan
banyaknya orang terdekat dari Robert
yang tiba-tiba menghilang dan menjadi
korban eksekusi. Dan untuk kali ini
Robert tiba-tiba ditangkap paksa oleh
polisi karena udah wah udah enggak benar
nih. Istri lu hilang, teman dekat lu
hilang, sekarang tetangga lu hilang,
tetangga lo meninggoy. Nah, ditangkap
paksalah dia di saat itu. Tapi tetap
enggak ada bukti. Dan sebagai orang kaya
ya tentunya robot bisa main duit dan
akhirnya dia dibebaskan dengan jaminan.
karena enggak ada bukti dan dia mampu
bayar, dia dibebaskan. Nah, ada
informasi yang mengatakan jaminannya itu
sebesar
250.000. Ada juga yang mengatakan
jaminannya lebih besar yaitu 300.000.
Tapi meskipun begitu, kasus Muris ini
enggak ditutup. Termasuk kasusnya
Kathln, termasuk kasusnya Susan tuh
enggak ditutup. Nah, di tanggal 30
November tahun 2001, Robert ditangkap
lagi di supermarket yang bernama Wemens
yang berlokasi di Bethlehem,
Pennsylvania. Pada saat itu, Robert
diketahui berusaha mencuri plaster,
koran, dan juga sandwich. Anehnya kenapa
dia mencuri? Padahal dia ini punya uang
tunai di saat itu. Banyak uangnya. Ada
500 di sakunya. Nah, di antara
barang-barang yang ditemukan di mobil
yang dia sewa, dia jadi bawa mobil nih,
dia sewa mobil. Ada juga uang tunai
sebesar 37.000
Dan bahkan ditemukan adanya dua senjata
api. Terus ada Mariana, terus ada SIMnya
Mauris dan petunjuk arah ke rumah
Gilberte Najami, temannya Katlin yang
berada di Connecticut. Nah, pada saat
itulah akhirnya terbongkar terbongkar
kalau Robert yang menghabisi nyawa
Moris. Tapi tunggu dulu, untuk kasus
Susan dan kasus Kathline itu enggak
terbukti, enggak ada buktinya yang
mengarah kepada si Robert. Tapi untuk
kasus Morris, dia ada buktinya dia yang
menghabisi Morris dan akhirnya dia
diadili atas eksekusi terhadap Morris.
Nah, di saat itu dia memakai kuasa hukum
yang bernama eh Dick Degerin. Nah, si
Dick Degerin ini merasa kesulitan untuk
berkomunikasi dengan si Robert sehingga
memutuskan untuk menyewa seorang
psikiater yang bernama Milton Al
Schooler agar bisa memeriksa kondisinya
Robert karena udah aneh di saat itu.
Nah, Milton kemudian mendiagnosis Robert
menderita sindrome Asperger yang
menjadikan hal tersebut alasan untuk
membela dirinya dia di pengadilan. Nah,
Robert mengklaim kalau Moris lah yang
mengambil pistol milik Robert dan
mengancamnya menggunakan pistol
tersebut. Nah, dia ngarang cerita nih.
Robert Disari itu berusaha merebutnya
dari Morris dan gak sengaja menarik
pelatuknya dan menembak wajah Mais. Nah,
selama pemeriksaan, Robert mengaku
menggunakan pisau pengupas, dua gergaji,
dan kapak untuk memotong-motong tubuh
Mauris sebelum akhirnya dimasukkan ke
dalam kantong dan membuang jasadnya ke
Teluk Galveston. Itu pengakuan dari si
Robert. Kepala Muris itu enggak pernah
ditemukan, Geng. Sehingga jaksa tidak
bisa menunjukkan bukti forensik yang
cukup untuk membantah pernyataan Robert
yang dia bilang enggak sengaja menembak
bagian wajah Mais. Nah, jadi karena
kepalanya enggak tahu di mana, duh
gimana ya? Ngecek benar enggak enggak
sengaja ketembak tuh kepala gitu karena
kepalanya enggak ada. Nah, oleh karena
itu Hakim memutuskan untuk membebaskan
Robert dari kasus tersebut pada tanggal
11 November tahun 2003. Aneh ya? Ya
gitulah pengadilan di luar negeri dan
apa ya? Kalau di luar negeri itu enggak
ada istilah kalau kita bela diri e kita
jadi tersangka kalau di negara kita kan
ya kan ngghadapin begal kita sikat
begalnya kita jadi tersangka. Kalau di
sana enggak. Membela diri itu ada
keringanannya. Apalagi untuk orang kaya
yang bisa membayar e jaminan. Nah, dan
singkat cerita di tanggal 21 Desember
tahun
2004, Robert mengaku bersalah atas dua
tuduhan pelanggaran jaminan dan satu
tuduhan perusakan barang bukti atas
pemotongan tubuh Maurice. Dan Robert di
saat itu ya akhirnya ditangkap lagi dan
menerima hukuman selama 5 tahun. Tapi
dia cuma menjalankan hukumannya selama 3
tahun karena ada remisi-remisi. Dia di
saat itu dibebaskan bersyarat pada
tanggal 15 Juli tahun 2005 syaratnya
adalah dia harus tinggal di rumah dan
perlu izin kalau mau pergi. Jadi kayak
tahanan rumah gitu, Geng. Nah, tapi di
saat itu dia malah pergi ke rumah tempat
Moris dieksekusi dan ke sebuah pusat
perbelanjaan di sekitar sana. Nah, ini
aneh banget kan? Kayak orang yang enggak
trauma dengan apa yang sudah dia lakukan
gitu. dia malah datang lagi ke tempat
dia mengeksekusi orang dan membuat dia
dipenjara. Nah, di pusat perbelanjaan
tempat dia datang juga, Nad, dia ini
sempat bertemu dengan mantan hakim
pengadilan Galveston yang bernama Susan
Chris yang merupakan hakim yang memimpin
persidangannya dia. Karena itu, Texas
Board of Pardons and Parolis itu
memutuskan kalau Robert ini melanggar
ketentuan pembebasan bersyaratnya karena
ketahuan sama si hakim pimpinan
sidangnya tadi kayak, "Wah, lu kan
harusnya tahanan rumah harus izin dulu
kalau keluar nih. Kok ketemu gua di
minimarket?" gitu. di saat itulah dia ya
harus dikembalikan ke penjara. Nah,
namun singkat ceritanya pada tanggal 1
Maret tahun 2006 dia akhirnya dibebaskan
dari penjara. Nah, selesai sudah
hukumannya. Nah, dan dari ketiga kasus
hilangnya dan tewasnya orang tadi,
Robert hanya dihukum dan mengakui kalau
dia memang melakukan ya eksekusi
terhadap Maurice doang. Sementara untuk
Katlin istrinya, terus Susan sahabatnya,
dia tidak dihukum dan tidak pernah
mengakui itu. Untuk menghabisi Moris
juga dia mengaku ya perlawanan diri
gitu, membela diri. Dan sampai akhirnya
ada sebuah film dokumenter di mana semua
kejahatan dari Robert ini terbongkar.
Nah, film dokumenter yang akan kita
bahas ini bernama The Jinx. Sekarang
kita akan masuk nih ke dalam pembahasan
mengenai film tersebut, The Jinx yang
mana secara tidak sengaja mengungkap
kejahatan
[Musik]
Robert. Jadi, Geng Robert dengan segala
tipu muslihat dan kelihaiannya di dalam
menghindari kasus, tapi seperti
peribahasa, sepandai-pandanya tupai
melompat akan jatuh juga. Nah, jadi geng
berawal dari seorang sutradara yang
bernama Andrew Jerekiy yang membuat
sebuah film yang berjudul All Good
Things, ya pada tahun 2010 yang
menjadikan cerita dari Robert sebagai
inspirasi dari filmnya tersebut. Jadi
ada film lain sebelum film dokumenter.
Terus enggak lama setelah itu setelah
film all good things ini dirilis, Robert
sempat menghubungi Andrew dan terjadilah
diskusi antara mereka untuk memproduksi
sebuah film lain. Tapi kali ini series
dokumenter yang berjudul The Jinx, The
Life and Death of Robert Dars yang
tayang di HBO atau HBO. Nah, series ini
akhirnya disetujui, dibuatlah dan
pembuatan seriesnya memakan waktu selama
beberapa tahun. Namun seiring
berjalannya waktu, bukti baru malah
justru muncul yang mengaitkan antara
Robert dengan Susan yang tadinya mau
ngebahas tentang Robert yang pernah ya
terkena kasus eksekusi terhadap Mais
malah tiba-tiba kok terkait Susan juga
masuk akal.
Terus di saat itu anak tirinya Susan
yang bernama Serep Kofman, dia menemukan
sebuah surat yang ditulis tangan oleh
Robert dan di tulisan itu sangat mirip
dengan surat yang diterima oleh polisi
yang tadinya gue ceritakan di kasus
penghilangan nyawanya Susan. Termasuk
ada kesalahan Eja yang seharusnya
ditulis Beverly pakai Y doang malah jadi
Beverly. Surat tersebut pun diserahkan
kepada Andrew dan Crew. Dan ketika
ditanya, Robert mengelak dan dia
membantah dengan mengatakan dia gak
pernah menuliskan surat tersebut. Dan
enggak serta-merta orang-orang percaya
dengan pernyataan Robert. Surat itu
kemudian diserahkan ke kantor kejaksaan
Los Angeles. Nah, akhirnya kan diproses
tuh. Namun di saat itu masih proses, ini
yang gongnya banget gitu ya. Ketika film
dokumenter ini atau series dokumenter
ini sedang syuting untuk episode
terakhir, Robert tiba-tiba secara gak
sadar dan gak sengaja membocorkan
aksinya tersebut. Dan bahkan ini ada
tayangan nih.
Nah, jadi geng selama proses syuting
Robert ini menggunakan mikrofon
menggunakan clip on kayak yang gua
jelaskan di awal. Dan ketika itu ya
sedang break shooting, Robert tiba-tiba
izin ke toilet. Nah, dia gak sadar ya
mikrofon itu masih ada di badannya dia.
Dan di dalam kamar mandi itulah ya kayak
orang menggumam lah. Kayak orang kayak
ngomong sendiri gitu. Paham enggak sih?
Kayak, "Ah, apaan sih nih? Enggak ada
yang tahu kan gua pelakunya nih." Gitu
gitulah. Kayak dia merasa ya enggak ada
yang lihat dia ya di toilet. Siapa yang
ngelihat kecuali dua malaikat ya kan?
Dan di saat itu dia merasa kayak ah
menggumam sendiri. Nah, dia mengucapkan
beberapa kalimat yang di antaranya di
dalam bahasa Indonesia bunyinya kayak
gini. Apa yang udah K lakukan? Ya,
menghabisi mereka semua tentu aja. Gitu.
Dan satu lagi dia bilang, "Itu dia kau
tertangkap." Nah, yang enggak dia
sangka-sangka itu semua terekam karena
mikrofonnya masih nyala sehingga suara
tersebut terdengar dengan jelas dan ya
semua orang di saat itu kayak
menghangah. Hah. Nah, pengakuan inilah
yang menjadi bukti kuat bahwa memang
benar Robert di balik hilangnya Kathle
dan meninggalnya Susan serta Mauris yang
sudah pasti. Dan akhirnya atas bukti
tersebut, dia pun kemudian ditangkap
pada tanggal 14 Maret tahun 2015, sehari
sebelum episode terakhir The Jin
ditayangkan di HBO. Nah, pihak yang
berwenang merasa sudah cukup bukti
karena itu semua pengakuan dari si
Robert sendiri secara tidak sadar. Dan
akhirnya Robert pun didakwa terkait
kasus dari Susan. Di tahun 2021, Robert
dinyatakan bersalah atas penghilangan
nyawa Susan dan dijatuhi hukuman seumur
hidup. Lalu beberapa hari setelah vonis
terhadap Susan, Robert kembali didakwa
atas kasusnya Kathln istrinya sendiri.
Nah, tapi geng di bulan Januari tahun
2022, Robert meninggal dunia. Jadi dia
keburu meninggal, keburu koid di dalam
penjara ketika usianya udah tua banget,
yaitu 78 tahun sebelum dia bisa diadili
secara resmi untuk kasusnya Kathline,
istrinya dan dia malah menyerahkan diri
kepada yang maha kuasa. Dan untuk
kematian Kathlyn sampai saat ini polisi
masih belum mengetahui dengan jelas
bagaimana Kathle menghilang dan di mana
jasadnya berada karena ya si pelakunya
Robert udah keburu meninggal dan bahkan
sampai saat ini enggak diketahui di
mana. Gila gak tuh, Geng? Gila enggak
tuh? kasus yang benar-benar bikin
merinding segitu panjangnya kasus ini
dan akhirnya ketahuan juga setelah ya
secara enggak langsung alam yang bekerja
bocor gara-gara mic yang masih nempel di
badan. Ini sama ya kayak kasus-kasus
streamer-streamer. Pernah enggak sih
kalian lihat streamer yang lupa matiin
mikrofon tiba-tiba dia gitu-gituan sama
pacarnya atau streamer yang lupa matiin
mikrofon tiba-tiba melakukan hal aneh?
Nah, ini nih. Ini kasus pengkoitan ya,
penghilangan nyawa. Nah, itu dia geng
cerita mengenai kasus Robert Dars,
seorang miliarder yang melakukan tiga
aksi kejahatan penghilangan nyawa yang
akhirnya terungkap secara tidak sengaja
ketika syuting series dokumenter
mengenai kehidupan kriminalnya. Gimana
menurut kalian tentang kasus ini? Apa
Robert ini adalah orang yang jenius
sampai bisa menghindari jaratan hukum
atau justru dia adalah orang terbodoh
yang pernah ada? Coba tinggalkan
komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:13:55 UTC
Categories
Manage