Transcript
zw991Qrv754 • INDIA vs PAKISTAN MEMANAS ! AKIBAT PEN*MB4KAN PEMBERONT4K EKSTRlMlS ISLAM
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1423_zw991Qrv754.txt
Kind: captions Language: id Perpolitikan dunia lagi memanas, Geng. Negara-negara saling berkonflik satu sama lain dengan kepentingan mereka masing-masing. Baru-baru ini, negara favorit kita, ya yang paling senang kita bahas, paling sering kita bahas dulu-dulunya nih. Nah, biasanya kita react ya tentang bagaimana kehidupan mereka yang suka ngobok-ngomok makanan gitu ya. E alias mereka mempunyai salah satu ciri khas paling nikmat di dunia yaitu street food. Tapi untuk kali ini pembahasannya tidak seasik itu. Oke, negara yang satu ini, negara yang sering kita bahas di channel kita ini yaitu India sekarang sedang memanas dengan saudara sepermoyangannya mereka yaitu Pakistan. Nah, India dan Pakistan sekarang sedang berperang. Kalau kita berbicara mengenai dua negara ini memang sejak dulu ya mereka ini bersih tegang. Dan kalau yang belum tahu ya India dan Pakistan ini dulunya adalah satu negara. Namun Pakistan memisahkan diri dan mendirikan negara sendiri yang mengadopsi sistem negara Islam. Dan konfliknya selain konflik politik juga berdasarkan pada konflik agama. Jadi India ini sangat sensitif kalau berbicara mengenai Pakistan. Begitu juga sebaliknya Pakistan itu sangat sensitif kalau berbicara mengenai India. Nah, belum lama ini, Geng, terjadi sebuah insiden mengerikan, yaitu ada yang didor di wilayah India yang mana korbannya lebih daripada 20 orang. Pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut adalah sekelompok pemberontak yang menurut pihak India ini adalah bagian dari teroris yang bermarkas di Pakistan. Dan negara tersebut diklaim oleh India ikut mendukung aksi mengerikan itu. Nah, ini diklaim ya diklaim oleh India bahwa teroris itu didukung oleh si Pakistan, didukung oleh negaranya gitu. Jadi buktinya itu belum konkret tapi India sudah mengklaim hal itu. Karena sudah menuduh bahwa Pakistan adalah dalang di balik semuanya. India pun mulai melakukan aksi balasan dengan memblokir akses Pakistan untuk bisa mendapatkan sumber daya air. Wah, berat nih. Kalau udah sumber daya air yang ditahan itu, maka yang sengsara bukan cuma 20 orang kayak korban yang tadi, tapi bisa satu negara gitu. Terjadilah aksi saling membalas gitu, Geng. seperti Amerika dengan Cina lah ketika perang tarif kemarin. Yang mana intinya gara-gara serangan teroris terhadap 20 orang ini dua negara jadi saling perang terbuka. Nah, nanti gua juga bakal jelasin nih akses sumber air yang dimaksud itu kayak gimana sih? Kok bisa India memiliki kendali atas akses sumber daya air di Pakistan? Nah, nanti kita bakal bahas dan ini ee benar-benar sensitif isunya. Oke, kita bakal bahas sedetail-detailnya. Langsung aja. Hello geng, welcome back to Kamar [Musik] Jerry Genggeng. Oke, sebelum kita bahas ee yang jauh lebih panjang, kita bahas dulu awal mula kejadian ini bisa timbul dan akhirnya memantik api peperangan, yaitu insiden di wilayah Kashmir, India. Jadi, Geng, aksi bersenjata ini terjadi di Distrik Ananak Kashmir, India, tepatnya di daerah Pahalam yang berarti Lembah Para penggembala, yaitu sebuah tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di daerah Kashmir. Lokasinya itu berada di sekitar 50 km dari kota utama, Srinagar. Dan pada hari Selasa tanggal 22 April kemarin, Pahal Gam ini sedang ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan yang mana mereka di saat itu sedang menikmati fasilitas serta wahana hiburan yang tersedia di sana. Nah, kebanyakan dari wisatawan ini datang bersama dengan keluarga. Nah, namun sekitar jam 2.45 siang hari waktu setempat, tiba-tiba ada sekelompok pria bersenjata datang yang diketahui jumlahnya sekitar empat orang. Mereka ini menggunakan pakaian kamuflase yang tiba-tiba muncul dari hutan yang berada di dalam area pahal gam ini. Seketika para pria yang bersenjata ini langsung melepaskan tembakan dengan membabi buta tanpa arah di padang rumput Baisaran, yaitu area perbukitan yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki atau menaiki kuda. Para wisatawan yang sedang asyik menikmati waktu luang mereka sama keluarga yang enggak ada salah gitu ya, yang enggak ada dosa, tiba-tiba langsung terkejut karena mendengar suara tembakan tersebut yang diletuskan sebanyak beberapa kali. Di saat itu ada seorang turis asal India yang sedang main Flying Fox. Pada saat itu dia merekam ketika dia menaiki wahana tersebut. Yang gak dia sangka-sangka adalah dia cuma merekam ketika dia sedang main Flying Fox doang, tapi juga dia merekam dengan jelas detik-detik ketika pria bersenjata keluar dari area hutan dan menuju ke arah padang rumput tempat banyaknya wisatawan berada. Nah, tapi videonya itu hanya fokus ke turis itu. Dari rekaman video itu kalian bisa lihat, Geng, turis-turis lain yang berada di bawahnya itu berlarian jauh ke area hutan. Nah, mereka tuh menyelamatkan diri masing-masing. Dan kalian juga bisa lihat ada seorang turis yang terekam jatuh ke rumput dan mungkin karena ya udah terkena timah panas. Nah, sebenarnya di video itu juga terdengar suara tembakan, tapi ya karena videonya direkam lagi main Flying Fox, jadi suara tembakannya itu enggak begitu kedengaran karena tertutup suara angin. Nah, menurut informasi yang beredar, kelompok tersebut membawa senjata jenis M4 dan juga EK47. Kemudian ada kesaksian turis yang berhasil selamat bernama Simran Candani. Nah, dia ini berasal dari Nakpur di negara bagian Maharastra India Barat. Dia bilang kalau di saat itu dia lagi sama keluarganya, dia lagi siap-siap buat minum teh dan makan. Ya, benar-benar suasana rekreasi gitu. Nah, tiba-tiba aja dia lihat banyak orang yang pergi dari sana dan saling dorong melarikan diri. Cuma di saat itu dia kira nih ya mungkin ada balon udara yang meledak gitu. Jadi orang-orang panik berlarian. Nah, jadi dia enggak kepikiran sama sekali kalau sudah terjadi serangan mematikan di sana yang dilakukan oleh sekelompok pria bersenjata. Simran ini baru sadar ketika ada turis yang berteriak dengan mengatakan kalau sudah terjadi serangan di sana. Barulah ketika mendengar hal tersebut, Simran akhirnya bergabung dengan turis lainnya untuk sama-sama melarikan diri. Menurut laporan dari berbagai sumber nih, Geng. Sedikitnya ada sekitar 26 orang turis yang menjadi korban dan semuanya adalah laki-laki. Korban yang terluka ada lebih dari 12 orang dan hampir semua dari mereka yang meninggal dunia adalah warga sipil. Sementara satu orangnya adalah prajurit angkatan laut India dari negara bagian utara Haryana yang mana di saat itu dia sedang honeimon sama istrinya. Di antara warga sipil yang menjadi korban tewas, ada yang merupakan mantan bangkir berusia 68 tahun dari Pandurang, Puram di negara bagian selatan Andra Pradesh yang mana dia sedang mengunjungi Pahal Gam bersama dengan istrinya. Lalu ada lagi nih, Geng, yang merupakan seorang makelar properti dari negara bagian selatan Karnataka. Kemudian ada seorang angkuntan dari negara bagian timur Odisa, dan seorang pedagang semen dari Utar Pradesh di bagian utara. serta seorang warga teluk yang baru kembali dari negara bagian selatan Kerala. Nah, lalu enggak cuma warga India, juga ada seorang pria asal Nepal. Nah, dan satu orang lagi yaitu seorang pekerja di Pahal Gam namanya itu adalah Syed Adil Husein Syah. Dia ini adalah operator kuda poni di sana. Nah, yang mana dia di saat itu mencoba melindungi para wisatawan dan merebut senjata dari salah satu penyerang. Namun dia malah berakhir di door sampai tewas. Dari informasi yang beredar ya, ternyata sebagian besar korbannya ini adalah penganut agama Hindu. Ada beberapa laporan yang mengatakan kalau para penyerang sempat menanyakan nama dan agama mereka, agama dari para korban sebelum akhirnya didoor. Beberapa turis mengatakan kalau mereka diminta untuk melafalkan ayat suci Al-Qur'an sebelum akhirnya dihabisi sehingga para penyerang bisa memisahkan mana yang muslim dan yang mana yang nonmuslim. Ada juga yang dipaksa untuk melepas celana mereka untuk memeriksa apakah mereka sudah disunat atau belum. Aneh banget. Dan kalau ternyata mereka belum disunat, maka akan didoor dari jarak dekat. Ada seseorang yang menganut agama Hindu. Dia ini selamat dari insiden tersebut setelah dia membaca kalma. Sejauh yang gua tahu nih, Geng, ya. Kalma ini adalah istilah dalam bahasa Arab yang berarti perkataan atau ucapan. Kalau dalam konteks agama Islam, kalma ini merujuk kepada pernyataan keimanan berupa kalimat-kalimat tauhid yang diucapkan oleh umat muslim sebagai bentuk pengakuan terhadap keesaan Allah dan juga ajaran Islam. Nah, di antara mereka juga ada seorang penganut agama Kristen dari Madia Pradesh yang dihabisi karena dia tidak bisa membaca kalma. Nah, istri dari korban yang merupakan orang Kristen ini juga memberikan kesaksian kalau para penyerang bertanya mengenai Palestina kepada suaminya yang dihabisi ini. Dan di situlah akhirnya penyerang tahu kalau suaminya adalah orang Kristen. Dan enggak cuma menembak para turis ini, Geng. Dikatakan kalau penyerang juga sampai selfie dengan jasad-jasad dari turis yang sudah mereka habisi. Wah, kejam banget ya, Geng. Ya, ini apa ya? Definisi ekstremis nih, orang-orang yang memiliki paham agama tapi salah gitu. Salah jalan. Padahal di dalam agama mana pun tidak diajarkan untuk menghabisi nyawa orang lain atau melakukan tindakan kekerasan. Nah, biasanya hal-hal begini nih ee adalah orang-orang yang sudah dibandinwat ya ee pemikirannya itu sudah tersesat dan ya tidak lagi berdasarkan kepada Al-Qur'an dan hadis. Jadi tega banget. Gua aja sebagai seorang muslim gitu ya, eh apa ya merasa kayak kok bisa ada orang yang berpikiran untuk e membela agama. Padahal agama itu tidak perlu dibela. Adanya agama itu ya kita menjalankan perintahnya, menjalankan tuntutannya untuk beribadah dan berbuat baik. Bukan malah menghabisi nyawa orang lain itu sama sekali enggak ada. Di rukun iman, rukun Islam enggak ada. Enggak ada yang diminta seperti itu. Di dalam Al-Qur'an dan hadis juga enggak ada. Jadi, dari mana mereka dapat pemahaman ini? Ya, nih kadang-kadang apa ya, salah satu hal yang bisa dikatakan tuh salah makna, salah ee pengertian soal jihad, soal syahid. Nah, ini gini-gini nih tersesat. Oke, kita lanjutkan lagi. Pada malam harinya, Geng, para korban yang sudah meninggal dunia dan luka-luka langsung diangkut menggunakan kuda dan kendaraan militer untuk dievakuasi. polisi sudah menutup Pak Halgam di saat itu agar enggak ada insiden lanjutan di sana, agar enggak ada orang yang menjadi korban lagi. Nah, beberapa daerah di Kashmir termasuk Srinagar juga mengalami penutupan setelah insiden itu terjadi. Dan ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Kashmir tersebut yaitu kelompok yang disebut dengan the resistance Front atau disingkat dengan TRF. Nah, TRF inilah yang dianggap sebagai teroris dan ekstremis Islam asal Pakistan ini. Apa sebenarnya mereka ini? Kelompok apa? Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan mengenai TRF ini. Siapa mereka? The resistant Front. Jadi, Geng, TRF ini adalah kelompok pemberontak yang berbasis di Kashmir. Sebelum mereka ada, sudah ada kelompok pemberontak tradisional di daerah Kashmir, Geng. Yang sebagian besar menggunakan nama Islam. Nah, dulu, Geng, ketika belum ada TRF, para ketua pemberontak Kashmir ini sejak tahun 2014 sudah bisa membuat citra diri mereka terlihat bukan seperti pemberontak. Nah, mereka ini ya berkamuflase gitu. Nah, kelompoknya akan mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan para pemimpin mereka berjalan santai di perkebunan Apple, main kriket, atau bermain sepeda di Srinagar. Mereka ini dikatakan cukup aktif dalam menggunakan sosial media. Jadi untuk personal branding mereka nih, mereka aktif banget. Dan ini berdampak positif, Geng. Karena semakin banyak orang yang mau menjadi bagian dari kelompok pemberontak ini karena dilihat kehidupannya tuh santai, ee tidak berat gitu. Nah, salah satu pemimpin yang memakai cara ini adalah Burhan Wani yang mana dia dieksekusi pada bulan Juli 2016 dan berakhir pada terjadinya pemberontakan hingga menewaskan lebih dari 100 warga sipil ketika mengadakan protes. Nah, lalu akhirnya pemberontak yang ada di Kashmir ini merubah nama mereka menjadi TRF. sudah enggak lagi menggunakan nama-nama yang islami. Badan intelijen India percaya kalau nama tersebut ditunjukkan untuk membuat Citra seolah-olah TRF ini adalah sebuah kelompok perlawanan yang berfokus untuk memperjuangkan wilayah Kashmir dan enggak sebatas hanya dari golongan orang Islam aja. Jadi, semua agama boleh bergabung gitu. Nah, itu citra yang mereka bangun. Pemerintah India sebenarnya percaya kalau TRF ini bukanlah kelompok yang bergerak sendiri, tapi sebagai cabang atau kedok lain yang bernama Laskar E Taiiba, yaitu sebuah kelompok bersenjata yang bermarkas di Pakistan. Nah, jadi menurut pemerintah India ini kayak apa ya cabangnya gitu, anak kelompoknya. Dan TRF sendiri terbentuk di tahun 2019 setelah pemerintah India menghapus status semi otonomi khusus dari dua wilayah yaitu Jamu dan juga Kashmir. Nah, jadi mereka tuh enggak terima karena dihapus tuh status semi otonomi khusus tadi. Mereka akhirnya memberontak membentuklah kelompok tadi TRF. Dan selain itu, pemerintah India juga menurunkan status administrasi wilayah tersebut dari yang semulanya adalah negara bagian menjadi dua wilayah persatuan, yaitu wilayah persatuan Jamu dan juga Kashmir serta wilayah persatuan Ladak yang diperintah langsung oleh pemerintah India. Nah, mereka enggak terima. Dari keputusan tersebutlah terjadi banyak pertentangan, Geng. Sebab karena Kashmir yang sudah tidak lagi memiliki otonominya sendiri, itu akan memungkinkan orang-orang non Kashmir untuk bisa menetap di sana serta berpartisipasi di dalam pemerintahan. Nah, orang Kashmirnya enggak mau. Hal ini bakal mengancam kehidupan mayoritas masyarakat muslim Kashmir yang ada di sana karena takut akan terpinggirkan oleh agenda nasionalis Hindu di bawah Partai Baratia Janata atau BJP, partai yang dipimpin oleh Narendra Modi alias ya pemimpin nomor satu di India. Nah, sementara pemerintah India mengatakan tujuan dari keputusan untuk menghapus status semi otonomi khusus di daerah Kashmir ini yaitu untuk membawa perubahan di kedua wilayah agar bisa ee lebih terintegrasi dengan wilayah India yang lain secara keseluruhan dan membawa manfaat ekonomi serta keamanan. Nah, itu menurut ee pemimpin India. Mereka mengatakan kayak gitu untuk arah yang lebih baik. Nah, tapi pihak TRF sebagai pejuang dari Kashmir merasa kalau keputusan itu ya justru akan menjadi jalan bagi pemerintah India untuk semakin menekan kebebasan dari warga muslim yang ada di Kashmir. Dan ada sebuah pesan dari Telegram yang beredar di mana tertulis kalau TRF menentang pemberian izin tinggal kepada orang non Kashmir dan kalau masih ada yang tinggal di Kashmir maka TRF bakal melakukan kekerasan kepada mereka. Jadi, TRF ini udah ancam kayak lu semua yang bukan orang Kashmir, terutama yang nonmuslim, jangan tinggal di daerah Kashmir. Biarkanlah Kashmir ini adalah sisa dari daratan bagi orang-orang muslim India gitu. Jangan diganggu. Nah, kalau ada yang ganggu ya mereka enggak segan-segan untuk menghabisi. Dan itulah yang dijanjikan oleh TRF kepada pemerintah India. Terus pada akhirnya ya serangan di tanggal 22 April bukanlah aksi pertama yang sebenarnya dilakukan oleh TRF. Di tahun 2020 itu TRF sudah mulai melakukan serangan-serangan kecil yang mana di antaranya melakukan eksekusi yang ditargetkan kepada beberapa orang. Nah, para anggotanya terdiri dari para pejuang dari gabungan kelompok kecil yang sudah memisahkan diri dari kelompok utama mereka. Nah, ini gua kasih contoh nih ya, Geng. Misalkan nih ada kelompok Al-Qeda punya beberapa kelompok kecil yang terafiliasi dengan mereka. Nah, salah satu dari kelompok kecil ini akhirnya keluar dari afiliasi Alqaida nih. Nah, kurang lebih kayak gitu. Jadi mereka tuh bergerak secara independen tapi masih dengan pemahaman dan tujuan yang sama. Nah, mereka-mereka yang membelot ini akhirnya gabung ke TRF. Nah, sejak saat itu Badan Keamanan India sudah menangkap beberapa kelompok pejuang TRF ini. Tapi kelompok tersebut masih bisa bertahan dan malah semakin berkembang. anggotanya malah semakin banyak, skill mereka menembak juga makin gila. Dan TRF di bawah kepemimpinan Muhammad Abbas Sik itu salah satu pejuang Kashmir tertua ya di sana. Nah, mereka ini memfokuskan serangan ke daerah Srinagar. Nah, namun setelah Muhammad Abbas Syekh ini dieksekusi pada tahun 2021 dan dilanjutkan dengan aksi eksekusi pemberontak bersenjata lain, TRF akhirnya ketakutan. Mereka mundur ke area hutan yang lebih tinggi di pegunungan. Karena ya itu tadi beberapa dari orang-orang penting mereka dieksekusi. Berdasarkan catatan dari pemerintah India, pada tahun 2022 mayoritas pejuang bersenjata yang tewas di dalam baku tembak di Kashmir itu berafiliasi dengan TRF. Semuanya ada hubungannya sama TRF dan anggota TRF di saat itu semakin banyak. Mereka bahkan sudah rata-rata menggunakan senjata ringan seperti pistol dan ya pokoknya senjata-senjata kecil yang bisa praktis untuk mengeksekusi. Pada bulan Januari tahun 2023, pemerintah India itu sudah menyatakan TRF ini adalah organisasi teroris dengan alasan perekrutan pemberontak dan penyelundupan senjata dari Pakistan ke Kashmir. Ya, kalau kalian nonton di YouTube tuh banyak ya orang Pakistan itu jago bikin senjata tiruan, Geng. yang mana itu 100% mirip. Perbedaannya di mana? Perbedaannya cuma di bahan. Semua bentuk cara kinerjanya juga sama. Nah, jadi makanya kalau India perang sama Pakistan ya Pakistan itu enggak lemah-lemah amat karena mereka jago untuk bikin senjata. Kalian bisa lihat kok di YouTube-YouTube tuh banyak banget. Nah, jadi saat itu senjata dari Pakistan ini diselundupkan ke Kashmir untuk para pemberontak di sana. Terus singkat cerita, di bulan Juni tahun 2024, TRF juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap bus yang membawa peziarah beragama Hindu yang mana ini menewaskan sedikitnya orang dan melukai sebanyak 33 orang di wilayah Reasi Jamu. Nah, bis tersebut jatuh ke jurang saat serangan terjadi ya karena si sopirnya panik saat diberondong dengan senjata. Akhirnya ya kecelakaanlah mereka. Terus yang terakhir nih, Geng, adalah sebuah serangan yang menyerang turis di Kashmir. Beberapa pejabat India meyakini serangan tersebut sebenarnya adalah serangan yang direncanakan oleh Laskar Etaiba. Namun yang melaksanakannya adalah TRF. Jadi yang ditugaskan oleh e laskar Etaiba ini adalah pihak TRF. Terus geng jadi pihak TRF ini kan sudah mengaku ya kejadian yang di awal kita ceritakan tadi itu adalah tanggung jawab mereka. mereka yang menghabisi para wisatawan di saat itu. Nah, setelah mereka mengaku bertanggung jawab dan pemerintah India juga yakin TRF ini menjadi dalang di balik serangan tersebut, tiba-tiba aja TRF ini membuat statement baru. Nah, statement barunya ini dia menarik kata-kata pengakuannya. Mereka tiba-tiba membantah ya. Tiba-tiba membantah kalau merekalah pelakunya. Ini aneh banget. Mereka juga mengklaim kalau serangan cyber lah yang menjadi penyebab klaim palsu yang beredar yang berisi pernyataan kalau TRF yang bertanggung jawab atas aksi tersebut. Nah, jadi TRF ini ee mengaku kayak gini. Awalnya kan ada pengakuan kalau merekalah yang bertanggung jawab. Nah, setelah itu heboh TRF ini bikin pengakuan baru. Mereka bilang kalau ada serangan cyber nih kayak di-hack gitu loh. Ini kami dibajak atau di-hack yang mengaku kalau dia adalah TRF yang bertanggung jawab atas penembakan itu. Nah, itu si hacker kata dia, kata pihak TRF. Nah, jadi mereka enggak terima. Lalu menurut keterangan dari polisi India, dua di antara para tersangka adalah warga negara Pakistan dan satu orangnya lagi adalah warga lokal Kashmir. Nah, yang sudah ditangkap ini mereka ya dicurigai adalah bagian dari TRF tadi. Dan ini semakin menguatkan India kalau memang aksi di Kashmir adalah perbuatan Pakistan ya. Karena dua orang yang ditangkap ya itu adalah orang Pakistan dan Pakistan yang dituduh sebagai penyokong aksi tersebut dan menjadi penggerak utamanya. Nah, jadi pemerintah Pakistan dituduh membela orang-orang ini, mengutus orang-orang ini untuk memperkeruh keadaan. Nah, tapi Pakistan yang dituduh langsung membantah tuduhan tersebut. Mereka bilang mereka enggak pernah mengutuskan siapapun untuk melakukan aksi sekejam itu karena enggak masuk akal banget. Untuk apa? Apa gunanya memancing atau mematik ee peperangan dengan mengutuskan empat orang lalu menembak dengan membabi buta ke arah orang-orang yang enggak bersalah? Nah, makanya Pakistan di saat itu membantah tuduhan India. Nah, tapi apa boleh buat ini? Udah carut-marut ya, sudah ada pengakuan dari TRF. India juga yakin itu benar TRF yang merupakan ee utusan dari Pakistan. Nah, insiden di Kashmir ini menjadi awal ketegangan yang semakin memanas, ketegangan baru antara negara India dengan Pakistan yang membuat kedua negara ini saling defensif sama lain dan melakukan serangan bersenjata. Nah, ini sekarang kita bakal masuk nih ke dalam peperangan yang sedang terjadi di kedua negara. Kondisi pasca serangan di Kashmir. Oke, India dan Pakistan, dua negara yang awalnya satu sekarang terpecah dan saling berkonflik. Nah, khususnya di Kashmir sendiri, wilayah ini terbagi menjadi dua, geng. Yang satu dikuasai India dan satunya lagi dikuasai oleh Pakistan. Nah, hal ini sudah terjadi sejak kemerdekaan Pakistan pada tahun 1947. Tapi, Geng, kedua negara tersebut sama-sama mengklaim wilayah Kashmir secara penuh. Nah, hal inilah yang menyebabkan ketegangan yang berkepanjangan hingga berubah menjadi kekerasan selama bertahun-tahun. Menurut informasi yang gua kutip dari Aljazirah yang diambil dari kesaksian pasukan militer India, di hari Jumat tanggal 25 April 2025 kemarin, Pakistan itu memulai penembakan di wilayah perbatasan atau yang dikenal dengan garis kontrol yang di dalam bahasa Inggris disebut dengan line of control atau LOC. Nah, pejabat pemerintahan di Kashmir yang dikelola oleh Pakistan juga mengkonfirmasi kalau di hari Jumat ada pasukan yang saling melakukan penembakan. Cuma enggak dijelaskan siapa yang memulai duluan, India apakah Pakistan. Nah, penembakan itu cuma terjadi antar pasukan militer aja, Geng. Enggak menargetkan warga sipil, tapi enggak diketahui secara pasti lokasi yang ee apa ya titik sebenarnya itu di mana. Dari perbatasan di mana, baku tembaknya ya di mana awalnya itu enggak ada penjelasannya. pihak dari Pakistan yang terus disalahkan atas kejadian ini. Mereka akhirnya membela diri dengan mengatakan tuduhan terhadap Pakistan itu enggak akan menyelesaikan pendudukan India di wilayah Kashmir dan Pakistan enggak mungkin menyusupkan beberapa kelompok bersenjata di wilayah Kashmir. Komite keamanan Nasional Pakistan juga bilang enggak ada penyelidikan yang kredibel atau bukti yang bisa memverifikasi bahwa Pakistan memang terbukti terlibat atas penembakan di Kashmir. Berapa hari setelah insiden itu, dikerahkanlah banyak personil ke Pahagam untuk meningkatkan keamanan di sana. Badan keamanan juga memfilter media-media yang mau meliput di sana supaya enggak terjadi fitnah lah gitu. Ratusan orang ditahan dan diinterogasi mengenai serangan tersebut dan disebutkan ada sekitar 1500 orang yang ditahan di Kashmir. Warga sekitar yang tinggal di dekat Palhagam merasa sangat khawatir kalau mereka akan terjebak di dalam baku tembak lanjutan. Nah, di saat itu ada yang namanya Sfcat Alikan. selaku juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan. Beliau menyatakan kalau Pakistan siap untuk melakukan pembalasan kalau India melanggar hak-haknya. Jadi semisalkan India melakukan serangan, maka Pakistan enggak akan segan-segan untuk ngebalas. Jadi enggak ada takut-takutnya nih negara walaupun mereka negara yang jauh lebih muda atau jauh lebih baru dibandingkan India. Kan mereka itu hanya negara pecahan gitu ya. Dan hal tersebut ternyata benar terjadi sebab pemerintah India akhirnya menutup perbatasan Atari wagah yang menjadi penghubung antara kedua negara serta membatalkan layanan visa bagi warga negara Pakistan. Hal ini ditanggapi oleh Pakistan dengan ikut menangguhkan semua visa yang dikeluarkan negara tersebut untuk warga negara India. Di saat itu, Pakistan juga mengurangi jumlah diplomat di Komisi Tinggi India yang ada di Islam Abad menjadi 30 orang dan meminta penasehat pertahanan angkatan laut dan udara India untuk meninggalkan Pakistan sebelum tanggal 30 April. Kalau enggak, ah dihabisin tuh Pakistan langsung ngingatin kayak gitu. Nah, India juga kabarnya menangguhkan perjanjian air sungai Indus atau Indus Water Treaty yang sudah berlangsung sejak tahun 1960. Nah, ini yang paling mengerikan sebenarnya. Karena kalau air sungai Indus ini diop sama India ke Pakistan, habislah Pakistan. Sawah-sawah mereka enggak ada pengairan. Mereka bakal kekurangan air, bakal kekeringan. Karena hulu sungai Indus ini itu dikuasai oleh India dan Pakistan enggak akan kebagian kalau ini sampai ditutup. Nah, tujuan dari perjanjian soal air sungai Indus ini dari awal ya itu untuk mengatur pembagian air dari sungai Indus dan anak-anak sungai lainnya yang menjadi sumber air penting bagi kedua negara. Ya, penting bagi kedua negara, tapi kuasanya atau kontrolnya itu ada di India. Nah, bayangin geng, kalau India menangguhkan perjanjian itu, maka India bisa memblokadir jalur sungai dan membuat Pakistan benar-benar kekeringan. Tentunya ancaman ini membuat warga Pakistan jadi ketar-ketir karena masyarakat Pakistan sangat bergantung terhadap pasok air dari sungai itu. Kalau akses sungainya diblokir oleh India, maka mereka enggak bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari seperti minum, mandi, mencuci, dan juga yang udah pasti ya untuk mengairi sawah-sawah mereka. Makanya sempat terjadi aksi protes yang dilakukan oleh warga Pakistan dari berbagai kalangan. Apalagi bagi mereka yang sangat terdampak seperti petani. Mereka ee meminta pemerintah mereka, "Udahlah damai aja sama India. kacau nanti kalau misalkan sampai ditahan tuh sungai Indus lapar nanti. Nah, ancaman ini diperparah dengan minimnya curah hujan di Pakistan saat ini selama beberapa tahun terakhir. Jadi, bakal kering banget kalau sampai itu ditahan. Nah, di saat itu pemerintah Pakistan juga akhirnya menanggapi nih kepanikan warganya. Mereka memperingatkan India. Kalau India sampai menghentikan aliran air sungai Indus, maka itu akan dianggap sebagai sebuah tindakan perang atau ya genderang perang sudah ditabuh. Meskipun India enggak bisa menghentikan aliran air secara cepat karena keterbatasan infrastruktur ya sesuai dengan perjanjian gitu. Nah, pasti kan akan ada tahapnya untuk ditahan. Tapi para pejabat India mengungkapkan kalau dalam beberapa bulan ke depan India bisa mulai mengalihkan aliran air itu untuk pertanian domestik mereka aja melalui pembangunan kanal dan proyek pembangunan bendungan yang membutuhkan waktu antara 4 sampai 7 tahun. Tapi berproses, berproses tuh selama dibangun kanal-kanal itu ya air itu udah bisa ditahan pelan-pelan kayak beberapa bulan udah kering tuh Pakistan dalam waktu dekat. Ditakutkan nih India juga akan memberhentikan pembagian data hidrologi dan menghentikan peringatan banjir dan enggak lagi menghadiri pertemuan tahunan Komisi tetap Indus. Dan hal ini akan menghambat Pakistan untuk bisa membaca pergerakan dan volume dari aliran sungai. Ini berbahaya. Dan selain berdampak pada masyarakat, kekurangan air bisa berdampak terhadap pembangkit listrik dan ekonomi Pakistan secara keseluruhan. Nah, karena Pakistan ini pembangkit listriknya ada yang dari aliran sungai tersebut. Terus yang terbaru nih, Geng ya, ada informasi yang didapatkan oleh Atauah Tarar selaku Menteri Informasi Pakistan yang mengatakan bahwa India diduga sedang merencanakan serangan militer dalam 24 sampai 36 jam ke depan. Informasi tersebut didapatkan dari sumber intelijen yang terpercaya. Dan kabar ini beredar setelah Narendra Modi selaku Perdana Menteri India dilaporkan sudah memberikan izin penuh kepada militer India untuk merespon serangan yang terjadi di wilayah Kashmir. Siap-siap buat perang. Modi di saat itu disebut-sebut membebaskan militer untuk menentukan sendiri bagaimana cara mereka menghadapi, kapan waktu yang tepat mereka untuk melakukan balasan serangan. Pokoknya atur aja. Nah, oleh karena itu sebagai bentuk perlawanan diri Pakistan menyatakan akan siap bekerja sama dalam penyelidikan internasional yang netral, transparan, dan kredibel untuk bisa mengungkap siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di Kashmir. Nah, jadi di saat itu Pakistan masih kayak aduh daripada perang nih repot-repot ya udah deh kita netral aja gitu. kita sama-sama cek aja itu pemberontak asalnya dari mana. Karena yang menuduh kalau pemberontak itu di-support oleh Pakistan itu adalah India sendiri dan Pakistan tidak merasa men-support si teroris tersebut. Nah, jadi Pakistan menawarkan nih, "Ya udah ayo kita cek sama-sama." Dan sampai sekarang Pakistan tidak mengakui bahwa para pelaku ini adalah bagian dari mereka dan terus membantah segala tuduhan India kepada mereka. Tapi di sisi lain, Pakistan juga tidak menampik kalau India menyerang mereka, mereka siap melawan. Nah, tapi Pakistan memberikan tawaran, "Ayo kita periksa bareng-bareng gitu. Kalau emang gak mau, kalau kalian tetap maksa ya sudah apa boleh buat. Lu jual gua beli, ya kan? Lu siram, gua tampung, gitu. Memanasnya konflik ini semakin memungkinkan potensi untuk terjadinya perang dunia ketiga, Geng. Karena kedua negara memiliki persenjataan nuklir. Serem enggak tuh? India punya nuklir, Pakistan juga punya. Dan semisalkan konflik semakin enggak bisa terbendung lagi, ditakutkan, malah mereka bakal menggunakan nuklir sebagai senjata. Ini bisa berdampak nih sampai ke negara kita. Kalau ini benar, maka perang dunia ketiga gak bisa dihindari. Masing-masing punya support, masing-masing punya negara aliansi dan seminim minimnya ya pasti terjadi perang yang kemungkinan besar akan jadi jauh lebih besar antara India dan Pakistan. Sebab setiap langkah yang akan mereka ambil ya akan penuh dengan resiko. Sekali saja salah mengambil keputusan maka ya menimbulkan perang yang jauh lebih besar dan bakal banyak negara-negara yang terlibat. sudah ada upaya untuk mendamaikan kedua negara ini. Contohnya ya Iran gitu ya yang mengatakan siap untuk membantu India dan Pakistan untuk menjadi penengah menyelesaikan ketegangan tersebut. Terus juga ada Cina yang kabarnya sekarang berada di pihak Pakistan. Mereka mendukung argumen dari Pakistan kalau mereka enggak terlibat di dalam serangan Kashmir. Selain itu dikabarkan Cina juga memberikan bantuan berupa persenjataan yaitu rudal jarak jauh PL15 ke Pakistan. Jadi kalau Iran pengen jalur damai, Cina tuh enggak. Cina tuh malah belain Pakistan. Mereka justru dukung Pakistan. Padahal ya Cina dan India nih itu kan tergabung di dalam aliansi yang sama yaitu Bridge gitu ya. Tapi mereka malah bela Pakistan. Ternyata ini ada sejarahnya, Geng. Jadi sejarah yang jauh lebih panjang daripada Bridge. Jadi ibaratnya tuh ya antara Cina dan India itu sahabat baru yang baru kenal. Tapi antara Cina dengan Pakistan itu adalah sahabat lama. Nah, sejarahnya itu adalah Pakistan dan Cina ini memiliki hubungan yang sangat erat dan semua dimulai pada tahun 1950 ketika Pakistan menjadi negara pertama yang mengakhiri hubungan diplomatik resmi dengan Republik Cina atau yang lebih dikenal dengan Taiwan. Kalian paham sendiri ya, sensitif banget kalau ngebahas Taiwan di hadapan Cina, di hadapan Tiongkok. Mereka sangat ya berseberanganlah. Nah, di saat itu Pakistan malah membela Tiongkok, membela Cina. Mereka tidak membela Taiwan dan Pakistan malah mengakui republik rakyat Cina atau RRC atau Tiongkok. Nah, makanya Cina sangat respectek dengan Pakistan ya. Karena antara Taiwan dan Cina ya mereka itu berkonflik karena Cina mengklaim bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayah mereka tapi Taiwan enggak mau. Pakistan di saat itu malah menolak Taiwan dan malah justru menjalin hubungan dengan Cina. Nah, sebagai imbalannya Cina memberikan bantuan ekonomi, militer dan berbagai hal kepada Pakistan. Lalu 2 tahun kemudian Cina justru berkonflik geng dengan India karena sengketa di perbatasan kedua negara. Nah, makin-makin nih Cina cinta sama Pakistan karena Cina udah punya alasan nih untuk membela Pakistan. Ada dua hal. Yang pertama, Pakistan dulunya membela Cina ketika Cina berseberangan dengan Taiwan. Terus ditambah lagi Cina dan India memang ada konflik perbatasan. Ya udah, full support, full love lah pokoknya love-nya full gitu buat Pakistan. Nah, permasalahan India dengan Cina adalah India ini mengklaim dataran tinggi aksai Cin yang dikuasai oleh Cina di bagian barat perbatasan mereka itu adalah punya India. Sementara Cina juga mengklaim sebuah tempat ya bahwa itu adalah hak mereka yaitu daerah yang bernama Arunachal Pradesh. Dari namanya aja udah nama India tapi Cina mengklaim tempat tersebut. Nah, sebaliknya juga India mengklaim salah satu daerah yang dikuasai Cina sebagai tempat mereka. Itu geng alasannya. Jadi walaupun India dan Cina sama-sama tergabung di dalam bridge, tapi Cina pastinya lebih memilih Pakistan karena merekalah yang membela Cina ketika membutuhkan dukungan untuk pengakuan Cina atas Taiwan. Makanya ketika terjadi konflik, Cina benar-benar berpihak sepenuhnya kepada Pakistan. Nah, jadi di dalam kasus ini, ini bakal mengerikan banget ya. Tunggu aja. Kalau misalkan enggak damai hancur, Geng. Kalian lihat aja di balik Pakistan ada Cina, di balik India ada siapa nanti? Gue yakin sih is rewel ya. Karena India tuh ngebela Easter Wheel banget. Nah, ini bahaya banget kalau sampai perang negara kita bisa terdampak. Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali ini mengenai insiden penembakan yang terjadi di Kashmir dan menciptakan konflik yang sangat besar antara India dan Pakistan. Menurut kalian, kira-kira apakah konflik kedua negara ini bisa berpotensi terjadinya perang dunia ketiga atau ya bisa damai? Coba deh, tuliskan opini kalian di kolom komentar.