ISR4EL EXPERIENCING A HUGE FIRE & A SAND STORM AT THE SAME TIME! WHAT CAUSED IT?!
gnWBWy5h63Q • 2025-05-05
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Oke, pembahasan kita hari ini adalah
sebuah bencana kembakaran yang terjadi
di Eastwel. Nah, tapi mungkin buat
sebagian besar orang, terutama di
Indonesia ini bukan bencana ya. Gua tahu
ada di antara kalian yang ngomong kalau
ini adalah kabar baik. Iye, paham. Kalau
gue sih ya kalau gue ya lebih baik nih,
ada baiknya ee berucaplah yang baik-baik
gitu ya. Berucaplah yang ee indah-indah.
Karena kenapa? Nah, setiap musibah itu
kalau kita berkata yang buruk-buruk ya
mensyukuri musibah orang lain, takutnya
berbalik sama kita gitu ya. Tapi enggak
apa-apa itu hak kalian, urusan kalian,
dan ee bisnis kalian dengan Tuhan. Oke.
Nah, di saat ini banyak orang yang
beranggapan kalau istri Will akhirnya
mendapatkan balasan ya, yang sering
disebut oleh netizen Indonesia dengan
kalimat azab. Nah, kalau kalian ingat
waktu itu gua sempat ngebahas kebakaran
di Los Angeles. Nah, itu kan kebakaran
besar banget sampai katanya udah mirip
kayak di neraka. Nah, ini kata netizen
ya, bukan kata gue nih. Dan kali ini
yang di Istre Wheel juga sama, Geng.
Apinya besar banget sampai-sampai
kelihatan kayak di neraka. Kayak di
neraka. Kok gua ngomongnya kayak udah
pernah ke neraka gitu ya? Enggak, maksud
gue ya. Itu kan gambaran yang kita tahu
selama ini ya. bahwa neraka itu ya penuh
dengan api, sangat panas, menyeramkan.
Semua orang-orang berdosa dibakar di
sana gitu ya. Yang kayak-kayak kalian di
rumah ini menjadi arang neraka.
Janganlah. Nauzubillah minzalik. Jangan
sampai. Nah, intinya pemandangannya itu
mengerikan sekali.
Jerusalem'sief says might be largest
wildfires ever drivers in
fac nah seperti kebakaran di Los
Angeles, berita mengenai kebakaran ini
langsung menjadi sorotan, Geng. Terutama
di negara-negara yang mengecam Isriwel
dan juga sekaligus yang mendukung
Isriwil. Nah, kedua belah pihak ini tuh
ya berbeda-beda pandangan. Yang
mendukung istri Wil bilangnya ya
prihatin terhadap istri Will. Yang
mengecam atau tidak mendukung isri
semuanya pada bersyukur. Dan saking
besarnya api di dalam kebakaran ini itu
sampai mengancam pemukiman warga. Nah,
karena kan kebakarannya itu di hutan ya,
tapi besar banget apinya sampai merembet
ke pemukiman warga. Dan banyak rumah
yang hangus di saat itu sampai jalan
terputus dan membuat kepanikan menyebar
dengan cepat di kalangan warga Isriwil.
Untuk bisa memadamkan api, pemerintah
Isrewil sampai meminta bantuan ke
negara-negara lain seperti Amerika dan
juga Korea Selatan sebagai negara yang
mendukung mereka. Tapi apakah kebakaran
ini murni karena faktor yang logis atau
justru ini sesuai dengan perkataan
netizen bahwa ini adalah azab? Nah,
mungkin kita di sini bisa bahas ya, kita
bahas mulai dari kronologinya dan
keterkaitannya secara logis. Misalkan
karena panas suhu di sana atau mungkin
karena faktor kesengajaan gitu ya.
misalkan dibakar oleh pihak-pihak
tertentu atau gimana gitu. Nah, di video
kali ini kita bakal mengupas langsung
mengenai insiden tersebut. Nah, seperti
apa ceritanya? Sekarang kita bahas.
Halo, Geng. Welcome back to Kamar
[Musik]
Jerry Genggeng. Kita langsung masuk ke
dalam pembahasan mengenai awal mula
terjadinya kebakaran
[Musik]
ini. Jadi, Gengs, semuanya bermula pada
tanggal 30 April tahun 2025. Di hari
tersebut, Istriwill tuh lagi mulai
memperingati hari kemerdekaan mereka
atau yang disebut dengan Yom Haats Maut
yang sebenarnya jatuh pada tanggal 14
Mei 2025. Nah, namun di tahun ini
perayaannya itu justru diselenggarakan
lebih cepat dan perayaannya dilakukan
selama 2 hari sampai tanggal 1 Mei
kemarin. Nah, biasanya para warga istri
WH bakal merayakan dengan acara memasak
bersama dengan keluarga besar mereka di
taman serta juga di hutan-hutan gitu,
Geng. ya kayak rekreasilah. Namun ada
informasi juga yang gua dapatkan kalau
di tanggal 30 April istri Wilney juga
memperingati yang namanya Yom Haziikaron
yang berarti hari peringatan bagi
prajurit yang sudah gugur dalam perang
dan korban aksi yang mereka anggap
sebagai aksi terorisme. Perayaan
tersebut berubah menjadi bencana
seketika yang mana tiba-tiba terjadi
kebakaran hutan yang berada di antara
daerah Estaol dan juga Latrun di
pinggiran Yerusalem. Nah, jadi memang
acara mereka itu di hutan-hutan, di
taman-taman, tapi justru tempat yang
seperti itulah yang kebakar. Aneh
banget. Nah, api di saat itu menyebar
dengan cepat dan membuat panik warga.
Pihak berwenang isri Will di saat itu
mengidentifikasi titik awal kebakaran
yang berada di daerah Neves Shalom serta
ada lima titik lain yaitu ada highway
Tree, terus ada Kanada Park, ada Mesilat
Zion, ada Herel dan juga Ramat Beit
Shemes. Menurut komandan distrik
Yerusalem dari Dinas Pemadaman Kebakaran
dan Penyelamatan Isriwil yang bernama
Smulik Fright. Kebakaran ini terjadi di
dekat Mesalit Zion sekitar jam 09.30 30
pagi waktu setempat dan menyebar ke
barat yang disebabkan karena angin
kencang. Dia juga bilang kalau kebakaran
ini mungkin menjadi kebakaran terbesar
dalam sejarah Istri Will dan sangat
sulit untuk dikendalikan. Nah, The Jewis
National Fund itu memperkirakan ada
sekitar 11.700 Dunam yang terbakar oleh
api. Nah, Dunam itu adalah satuan luas
tanah yang biasa digunakan di beberapa
ee negara Timur Tengah, Geng. Dan satu
dunam itu sama dengan 1000 m² atau 0,1
hektar. Nah, berarti yang terbakar itu
sekitar
117.000 hektar. Wuh, gila enggak? Luas
banget yang terbakar. Nah, sementara
Kanada Park itu hampir seluruhnya
terbakar dan dilahap oleh api.
Mengerikan banget. Kebakaran besar ini
membuat asap hitam tebal di udara. Jadi,
saking besarnya api dan ada sebuah
rekaman video yang menunjukkan seberapa
besarnya api di sepanjang Highway One
yang merupakan jalan raya utama yang
menghubungkan antara Yerusalem dengan
Tel Afif. Nah, setidaknya geng ada
semilan orang yang diselamatkan dari
mobil mereka di saat itu. Jadi, mereka
terjebak di dalam mobil dan banyaknya
pengendara lain yang meninggalkan
kendaraan mereka lalu melarikan diri
dengan berjalan kaki. Udah kayak apa ya?
Kayak kalian pernah enggak sih nonton
video-video bencana alam? Gua lupa lagi
judulnya. Yang jelas tuh banyak banget
ya di YouTube-YouTube tuh film bencana
alam. Terutama tuh yang film e badai
tornado tuh. Nah, orang-orangnya kan
pada keluar dari mobil, ninggalin mobil
mereka gitu ya, lalu lari jalan kaki.
Nah, begitulah kondisi mengerikannya.
Bahkan di saat itu ada tiga mobil yang
sudah ditinggalkan pengendaranya serta
ada satu truk yang sudah terbakar, Geng.
Nah, kebakaran ini ternyata juga terjadi
di tempat lain, tepatnya di lereng bukit
yang berada di dekat dengan kota Modiin
dan di sekitar tank-tank yang sudah
enggak digunakan lagi yang berada di
situs dan museum peringatan korps lapis
baja yang bernama Yat La Shirrion yang
ada di Latrun. Nah, jadi itu kayak apa
ya? Tempat pembuangan ee sampah-sampah
bekas perang ya, terutama tuh tank-tank
baja gitu dibuang di sana. Nah, itu
tempat tuh apa ya isinya tuh ya
besi-besi lah ya. Nah, ingat tuh. Jangan
kasih tahu teman-teman kita yang dari
Madura dan juga dari Sumatera Utara.
Oke, kalau ada besi-besi begitu
berbahaya. Oke. Oke, langsung kita
lanjut lagi. Nah, kebakaran lainnya
kembali dilaporkan di area terbuka yang
ada di Peta Tikva. Nah, hingga malam
hari tanggal 30 April udah ada sebanyak
163 regu pemadam kebakaran serta 12
pesawat yang dikerahkan oleh Dinas
Pemadam Kebakaran dan juga Penyelamatan.
Komando Front Dalam Negeri dan
Direktorat Teknologi dan Logistik itu
sampai mengerahkan lebih dari 50 mobil
pemadam kebakaran, beberapa tim
pencarian dan juga penyelamatan, serta
disediakan juga lebih dari 300.000 L air
gunanya untuk memadamkan api. Di saat
itu, Geng, E Zamir, Kepala Staf IDF
memerintahkan militer isil untuk
menangani kebakaran tersebut dan agar
bisa memadamkan api seluruhnya. Nah,
Angkatan Udara di saat itu mengirimkan
beberapa tim pemadam kebakaran serta
empat pesawat angkut berat jenis
Lockheit Martin C130J Super Hercules
yang sudah menjatuhkan lebih dari 95
muatan bahan tahan api. Jadi untuk ee
apa ya memadamkan apinya itu
dijatuhkanlah ee bahan-bahan yang tahan
api yang juga bisa mengontrol api
tersebut biar enggak menjalar, biar
terputus gitu, biar enggak menyebar ke
mana-mana. Nah, kalau dilihat dari
foto-fotonya yang dijatuhin itu bukan
air dan juga bukan semacam api ya,
karena kelihatannya kayak api gitu, tapi
itu adalah serbuk. Serbuknya itu warna
pink. Nah, itu adalah serbuk yang anti
dan tahan terhadap api tadi agar
mengontrol penyebaran apinya. Terus
kemudian unit 669 yaitu unit pencarian
dan unit penyelamatan milik Isrivill Air
Force atau IAF itu melakukan pemindaian
menggunakan helikopter dan juga pesawat.
Sementara unit 9900 dan Direktorat
Intelijen Militer itu memetakkan
kebakaran tersebut dengan pesawat
terbang dan juga satelit. Biar ketahuan
tuh lingkaran atau baris daerah mana aja
yang menjadi titik api. Jadi semua
satuan yang ada di Istriwil itu
dikerahkan, Geng, untuk memadamkan api
itu saking besarnya api yang berkobar.
Dan agar situasi tetap terkendali,
polisi menutup area yang terbakar dan
mengevakuasi ribuan penduduk yang
bermukim di sekitar lokasi kebakaran.
Dan para petugas juga masih menyusuri
lokasi di sekitar kebakaran untuk
mencari orang-orang yang mungkin ya
masih terjebak di sana. Dan badan
penyelamat yang bernama Magin David Adam
yang disingkat dengan MDA itu bilang
kalau pihak mereka sudah merawat sekitar
23 orang di hari kejadian yang mana
sebagian besar dari mereka menderita
luka bakar dan sesak nafas karena
menghirup asap terlalu lama. MDA ini
juga udah menempati tim-timnya. Terus
ada ambulans-ambulans di dekat pemukiman
warga yang berada di dekat lokasi
kebakaran sehingga mereka bisa dengan
sigap membantu warga selama evakuasi
dilakukan. Terus, Geng, menurut
keterangan dari salah seorang warga yang
bernama Yosef Eren yang selamat karena
melarikan diri dari lokasi kebakaran itu
bilang memang pada saat itu banyak
polisi dan pemadam kebakaran yang datang
ke sana. Tapi itu semua enggak banyak
membantu, Geng. Karena apinya udah
terlanjur membakar seluruh area. Udah
terlalu besar. Jadi kayak terlambat
datangnya. Dan oleh karena besarnya
kebakaran, Benyamin Netanyahu itu selaku
Perdana Menteri istri Will udah
mengumumkan keadaan darurat nasional dan
memperingatkan kebakaran bisa menyebar
ke Yerusalem. Dan pihak berwenang itu
menghimbau masyarakat untuk membatalkan
segala aktivitas di luar ruangan dan
menghindari perayaan-perayaan di hari e
spesial mereka tersebut kayak barbecue
atau e kumpul-kumpul keluarga yang
memang seharusnya dilakukan di tanggal
tersebut gitu ya. karena memperingati
hari kemerdekaannya istri Will Prime
Minister Benjamin the priority was
theeadable tool.
Gue yakin banget nih, Geng. Dari cerita
tersebut kalian yang dengar kabar ini
pasti sebagian besar tuh kayak ada yang
senang gitu ya dan menganggap bahwa apa
yang terjadi di Eastri Wil ini adalah
azab buat mereka karena sudah melakukan
genosida gitu kan. Tapi gua bakal
jelasin nih geng penyebab dari kebakaran
yang terjadi di sana. Karena apa
sih? Jadi, Gengs, sekarang yang jadi
pertanyaannya kenapa bisa terjadi
kebakaran begitu besar di Rewel? Ini
agak aneh memang. Apalagi ya beberapa
hari lalu musuh bebuyutan mereka yaitu
Iran itu sedang terjadi bencana juga
yaitu ledakan di sebuah pelabuhan. Nah,
banyak isu yang mengatakan kalau ledakan
di Iran ini kemungkinan adalah sabotase
isriwel. Dan banyak juga yang mengatakan
dengan meledaknya pelabuhan tersebut
maka Iran itu sebenarnya bisa banget
diserang oleh Isri Rewillil karena dalam
posisi sedang lemah ya kan. Lagi sibuk
mengatur, lagi sibuk e memperbaiki apa
yang hancur di negara mereka gitu kan.
Mereka lagi sibuk banget dan bisa aja
langsung diserang oleh Isriwil. banyak
yang mengatakan seperti itu. Nah, tapi
sebaliknya justru Istri Will juga sedang
disibukkan dengan permasalahan internal
negara mereka juga yaitu kebakaran hutan
ini. Nah, jadi makanya kenapa ketika
terjadi ledakan di Iran itu tidak
dimanfaatkan oleh Isri Wil untuk
menyerang ya karena sebaliknya Isriwel
juga sedang repot gitu, Geng. Nah, lalu
hal ini kan menjadi misteri buat kita ya
apa yang sebenarnya terjadi di Isrewel
ini gitu. Diduga nih, Geng. Semua ini
terjadi karena perubahan iklim yang mana
di Istri Will itu iklimnya semakin buruk
di musim panas tahun ini. Dan mungkin ya
kalimat teman-teman semua ya sebagian
besar netizen yang mengatakan kalau ini
adalah azab gitu ya. Azab ya bisa aja,
bisa aja. Karena kok bisa gitu iklimnya
semakin buruk. Kalau kita berbicara
tentang iklim ya itu kan artinya
semuanya dikerjakan oleh alam gitu ya.
Alam yang menentukan ya. Iklimnya baik,
iklimnya buruk, itu alam semesta yang
menentukan. Nah, sekarang faktanya ya
yang diinfokan oleh Isriwel sendiri
bahwa di negara mereka iklimnya sekarang
semakin buruk, terutama di musim panas
tahun ini. Dan hal ini sesuai dengan apa
yang dikatakan oleh Presiden Isriwil
yang bernama Isak Herzok dan pengawas
keuangan negara Isriwil yang bernama
Matanahu Engleman. Di pertemuan forum
iklim yang mana mereka mengatakan dampak
perubahan iklim yang semakin buruk saat
ini di negara mereka. Nah, Herzok itu
menyampaikan curah hujan tahunan di
sebagian besar wilayah itu belum
mencapai 50%. Dalam catatan mereka
ketika berkunjung ke Tiberias, nah
mereka ini melihat untuk pertama kalinya
dalam 100 tahun laut Galile itu surut
selama musim dingin, Geng. Nah, ini
adalah fenomena yang aneh menurut
mereka.
Fenomena ini enggak pernah dibayangkan
sebelumnya dan merupakan sebuah tanda
kalau kekeringan bakal melanda negara
tersebut yang membuat istri Will
mengalami kesulitan yang mempengaruhi
nasib dari warga mereka. Ya udah,
tinggal di Timur Tengah itu panas
banget, kering pula lagi. Kan bahaya
banget gitu. Komunitas lokal yang ada di
Istriwel sudah merasakan krisis iklim
ini, Geng. Mulai dari kebakaran hutan
yang besar, gelombang panas ekstrem,
hujan lebat dan badai, serta banjir.
Kebayang aja tuh kalau udara panas di
sana tuh kayak gimana. Sementara nih ya,
orang-orang Israwiil itu bukan orang
Arab asli, bukan orang dari garis
keturunan Timur Tengah asli. Mereka
merupakan orang-orang bule yang pindah
dari barat ke Timur Tengah, ya kan?
Ketika mereka beradaptasi, kulit mereka
tuh pasti bakal terkena banyak penyakit
tuh karena kepanasan. Makanya tuh kita
udah sempat bahas ya tentang banyaknya
warga istri WH yang terkena penyakit.
Yang ini nih kontennya yang ini. Nah,
itu gara-gara tubuh mereka dengan kulit
jenis mereka itu tidak sanggup
beradaptasi dengan panasnya Timur Tengah
itu. Jadi ya banyak dari mereka yang
mengalami kanker kulit sebenarnya. Terus
geng dikatakan kalau semua krisis iklim
yang gua sebutkan tadi terjadi ya pasti
yang pertama kali merasakan dampaknya
adalah warga mereka. Karena ya mereka
bakal kehilangan harta benda. Bahkan
yang paling parah adalah kehilangan
nyawa mereka sendiri karena perubahan
iklim tersebut. Nah, lalu angleman juga
mengatakan istri Will ini terletak di
dekat garis katulistiwa sehingga akan
menghadapi dampak perubahan iklim yang
lebih parah. Dan dampaknya ini, Geng,
menurut perkiraannya dia ya, bakal lebih
besar dibandingkan rata-rata yang
dialami oleh negara yang ada di seluruh
dunia. Jadi, bakal menyeramkan banget
nih musibah yang diterima oleh istri
Will. Jadi kalau menurut spekulasi
kebakaran itu terjadi karena cuaca panas
yang ekstrem ditambah dengan angin
kencang yang membawa percikan api ikut
menyebar ke berbagai tempat. Dan menurut
informasi yang gua dapatkan juga di
Istriwil bagian selatan juga terjadi
badai pasir. Jadi enggak cuma kebakaran,
badai pasir juga terjadi di sana. Ya,
gimana enggak makin besar apinya. Badai
tersebut membawa percikan api semakin
melebar ke kiri dan ke kanan, ke muka
dan ke belakang. Ya, sesuai dengan arah
anginnya. Dan cuacanya udah panas
ditambah dengan angin yang kencang. Itu
adalah kombinasi yang benar-benar
mengerikan.
Meskipun asumsi kuatnya kalau ini semua
disebabkan karena perubahan iklim, namun
pihak berwenang dikabarkan sudah menahan
seorang pria berusia 50 tahun. Nah, ini
ada yang aneh nih ya. Bencana alam
sebesar ini. Tiba-tiba ada satu
tersangka yang dituduhkan. Seorang pria
yang berumur 50 tahun. Nah, enggak
diketahui namanya siapa, tapi dia ini
berasal dari lingkungan Arab Palestina
tepatnya di Umtuba, Yerusalem Timur.
Nah, dia ini dituduh, Geng. Penangkapan
dia ini disebabkan karena dia tertangkap
membawa korek api, kapas, serta bahan
yang mudah terbakar lainnya. Sehingga
dia dicurigai kalau dia ingin menyalakan
api di dekat Yerusalem Selatan.
Dituduhlah dia di saat itu gara-gara
bawa barang-barang itu ya bertepatan
banget dengan musibah ini. Apes itu
orang. Dan informasi terbarunya
Netanyahu sudah mengumumkan ada sebanyak
18 orang yang sudah ditangkap karena
dicurigai. Ya, masih dicurigai ya bukan
terbukti bersalah tapi masih dicurigai
melakukan pembakaran di Yerusalem. Nah,
jadi ada kambing hitamnya di dalam kasus
ini. Salah satu di antara mereka
tertangkap bassa melakukan pembakaran
ketika berbagai pihak berwenang sedang
melakukan upaya pemadaman api. Jadi,
mereka ini ee tidak terbukti tertangkap
sebelum api dinyalakan. Tapi ketika
apinya sudah menyala besar, nah mereka
ini tertangkap basah semacam ingin
menambah ee kebakaran lagi ya. Mau
menambah titik api lagi. Kecurigaannya
seperti itu. Nah, tapi masih belum jelas
nih, Geng. Orang-orang yang ditangkap
ini apakah benar terbukti bahwa mereka
yang menyulut api pertama kali ketika
kebakaran terjadi atau justru yang
mereka lakukan itu adalah membakar
lokasi-lokasi yang belum terbakar
sebelumnya. Jadi untuk berniat
memperluas kebakaran. Nah, kabarnya hal
tersebut masih terus diselidiki. Nah,
tapi kan ada juga ya, Geng, orang yang
sengaja membakar beberapa titik untuk
memutus rantai api itu. Ya, gua pernah
membahas nih ya, tentang e kebakaran di
Los Angeles yang mana ada orang yang
lagi nyembur-nyemburin api ee di
perbatasan area hutan. Nah, gua di saat
itu dikritik tuh sama orang-orang karena
ketidaktahuan gua. Orang-orang bilang,
"Bang, itu mah bukan sengaja mau
ngebakar, tapi itu cara untuk memutuskan
rantai api, katanya. Nah, supaya dibakar
kayak gitu, apinya tetap di situ dan
enggak menyebar ke tempat lain." Nah,
itu kalian yang ngasih tahu tuh waktu
itu ke gua. Nah, apakah mungkin
orang-orang yang ditangkap ini memang
berniat atau mereka memiliki ilmu untuk
memutus rantai api? Ya kan enggak ada
yang tahu, Geng. Siapa tahu niat mereka
emang ya, gua bakar titik ini supaya
apinya gak ke titik yang lain gitu.
untuk memutus rantai api itu menurut
kalian gimana,
Geng? Terus, Geng, selain dua hal
tersebut tadi, ada faktor lain yang
enggak kalah menarik. Jadi, Geng, Istri
Will itu ternyata punya sebuah lembaga
yang bernama Jewis National Fun yang
melakukan penanaman pohon pinus,
khususnya pinus Alepo sebagai bagian
dari program penghijauan besar-besaran
di negara mereka yang salah satu
tujuannya adalah untuk mempercepat
reboisasi dan mengubah lahan tandus
menjadi hutan. Nah, sebenarnya sih,
Geng, program ini tuh bagus, tapi
ternyata memicu berbagai kritikan karena
beberapa alasan. Yang pertama, Pinus
memang bisa tumbuh cepat, tapi enggak
selalu cocok secara ekologis dengan
lingkungan Timur Tengah seperti soalnya
itu biasanya pinus tumbuh e di
pegunungan yang cuacanya dingin. Nah, si
istri Will ini malah ngide mau nanam
pinus padahal negara mereka iklimnya
cenderung panas. Kan aneh banget. Nah,
lalu alasan kedua, istri Will ini
seperti enggak memprioritaskan untuk
menanam pohon zaitun yang merupakan
tanaman asli dan memiliki makna budaya
tersendiri serta sumber perekonomian
yang penting bagi komunitas Arab
Palestina. Dan yang ketiga, di beberapa
wilayah proyek penghijauan ini dikritik
karena dianggap sebagai bagian dari
upaya untuk mengubah identitas lahan dan
memperkuat klaim isel atas wilayah
tertentu. Nah, jadinya kayak alam marah
gitu. Wah, bahaya nih. Lu nanam-nanam
kayak gini pengen ngecaplok daerah
orang. Membuat sebuah hutan untuk kalian
akui sebagai hutan kalian. Akhirnya
dibakar sama alam, ya kan? Gila banget.
Nah, terus selain itu, Geng, Union for
Environmental Defense yang juga
mengkritik program penghijauan
menggunakan Pinus ini, Geng. Karena
dinilai pemerintah isri WHL ini terlalu
bergantung terhadap pohon pinus yang
kalau ditinjau dari manfaatnya cuma bisa
sebagai filter udara karena menyerap
karbon dioksida. Nah, sementara pohon
pinus ini memiliki sisi negatif yaitu
sangat mudah terbakar yang semakin
berpotensi untuk menyebabkan kebakaran
hutan. Terus pasca kebakaran hutan yang
besar di Amerika yaitu di Los Angeles,
California di bulan Januari kemarin,
petugas pemadam kebakaran Amerika itu
mencatat kalau di Isriwil itu tenaga
kerja pemadam kebakarannya kurang karena
tim pemadam kebakaran Isriwil cuma bisa
mempekerjakan satu petugas pemadam
kebakaran untuk setiap 4.500 penduduk.
Anjir gila banget ya. Benar-benar kecil
banget tim pemadam kebakarannya. Dan
berdasarkan laporan di tahun 2023 dari
Pusat Penelitian dan Informasi Niset itu
kurangnya tenaga kerja pemadam kebakaran
di East Rewel dengan hanya 123 pos
pemadam kebakaran, padahal yang
diperlukan itu harusnya berjumlah
150. Nah, cuma ada 123. Dan terus
Isriwel hanya menyediakan sebanyak 2.400
petugas pemanam kebakaran yang padahal
seharusnya itu sebanyak
3.36 petugas idealnya. Nah, jadi
besarnya dan sulitnya penanganan
kebakaran di Eastri Wheel ini enggak
cuma disebabkan oleh satu hal aja, Geng.
Tapi udah sistematik, ya kan? Udah mana
mereka nanam pohon pinus yang udah
kebakar ya? Nanamnya di negara mereka
yang iklim panas yang enggak cocok.
Ditambah lagi dengan tim dari pemadam
kebakarannya yang kurang memadai. Ya,
enggak heran lah, Geng, ya. Kenapa bisa
terjadi kebakaran sebesar itu. Kenapa
apinya benar-benar besar, ya? Karena ini
faktor alam juga, gitu. Nah, jadi ada
benarnya juga gitu perkataan netizen
yang mengatakan kalau ini azab karena
kan datangnya dari
alam. Tapi gua ngerasa nih, Geng. Banyak
orang yang melihat insiden ini sebagai
sebuah kabar yang menggembirakan,
terutama mereka yang membela Palestina.
Nah, gimana enggak atas semua hal yang
dilakukan oleh Sriw yang sangat kejam
dan berdampak ke riibuan nyawa orang, ya
sebagian besar umat manusia beranggapan
kalau ini adalah pantas untuk mereka dan
apa yang mereka lakukan juga enggak
manusiawi seperti melanggar genjatan
senjata. Padahal genjatan senjata
tersebut tadinya diharapkan bisa membawa
perdamaian meskipun sementara gitu. Nah,
alasan mereka menyerang katanya ya pihak
Mamas menolak untuk membebaskan para
Sandra katanya. Dilanjutkan lagi dengan
melakukan penyerangan ketika orang-orang
di Gaza sedang merayakan Idul Fitri,
menyerang orang-orang Kristen Palestina
ketika merayakan Paskah, dan menyerang
sekolah-sekolah yang ada di West Bank.
Padahal sekolah itu adalah bangunan yang
enggak boleh diserang. Mereka ini
sengaja menyebarkan wabah penyakit di
kalangan tahanan Palestina juga. Nah,
sampai berkamuflase menggunakan ambulans
untuk menyerang warga Palestina. Jadi,
di saat itu warga Palestina mengira ada
ambulans yang datang sebagai bantuan,
tapi ternyata isinya adalah tentara IDF
yang kemudian menembak mereka satu
persatu. Nah, jadi ada aja ide dari
istri Will ini untuk melakukan
kejahatan. Terus, Geng, selama perang
yang mereka lakukan, istri Will ini
sudah menghasilkan emisi yang setara
dengan 150.000 ton batu bara. Sebagian
besar atau 99% dari 281.000 mrik ton
karbon dioksida itu diperkirakan
dihasilkan dalam 60 hari pertama setelah
serangan Mamas terjadi pada tanggal 7
Oktober tahun 2023. Dan ketika istri
Will melakukan serangan secara
bertubi-tubi, nominalnya bisa mencapai
150.000 ton batu bara, Geng. Jadi enggak
cuma berdampak buruk terhadap
kemanusiaan, tetapi juga lingkungan,
Geng. Yang dampaknya jauh melebihi emisi
CO2 dari bom dan juga pesawat terbang.
Nah, emisi ini akan berdampak juga
kepada parahnya kondisi lengkungan dan
ujung-ujungnya jadi kena mereka sendiri.
Ya, apa yang mereka tabur itu yang
mereka tuai. Itulah yang sedang
dinikmati oleh orang-orang Isriwil
sekarang. Dan bukan Isriwil namanya
kalau tidak bergantung dengan negara
lain. Nah, dia perang aja itu minta
bantuan negara lain. Nah, ketika
kebakaran ini terjadi, mereka juga sama
meminta pertolongan ke negara-negara
lain. Sekarang kita bakal masuk nih ke
dalam pembahasan mengenai Istri Will
meminta pertolongan ke negara lain dan
bagaimana tanggapan negara-negara
tersebut. kita
bahas. Jadi, Geng, kebakaran yang sulit
ditangani oleh Rewil ini kayak yang gua
bilang tadi, mana petugas pemadam
kebakarannya sedikit, jadinya mereka
berharap dengan bantuan dari
negara-negara sahabat mereka. Dan untuk
membantu memadamkan api, negara-negara
seperti Italia, Kroasia, Spanyol,
Prancis, dan Rumania mengirimkan pesawat
yang dilengkapi dengan alat yang bisa
menjatuhkan air serta bahan penghambat
api di titik api. Nah, lalu ada beberapa
negara lain yang ikut membantu seperti
Ciprus, Makedonia Utara, Yunani,
Kroasia, Azerbaijan, Ukraina, Argentina,
Inggris Raya, Portugal, Republik Ceko,
Swedia, dan Rumania. Nah, semuanya itu
mengerahkan tenaga mereka untuk membantu
isiwil. Jadi saking besarnya kebakaran
ini, bala bantuan dari berbagai negara
ini langsung diterjunkan di titik api
bersama dengan satuan pemadam kebakaran
serta tentara dari Isriwil. Bantuan dari
negara-negara ini diharapkan bisa
meredakan dengan cepat api yang membesar
di sana. Dan berkat bantuan-bantuan
tersebut, akhirnya api yang membakar
hutan besar di dekat Yerusalem sebagian
besarnya berhasil dikendalikan. Ya,
walaupun begitu upaya pemadaman
kebakarannya masih terus dilakukan,
Geng, untuk bisa mengatasi titik api
yang masih tersisa. Karena bahaya tuh
kalau masih ada titik api yang tersisa,
bisa-bisa timbul lagi, muncul lagi
kebakaran yang lebih besar. Yang ini
udah padam, yang sana malah baru timbul
gitu. Nah, jadi masih ada percikan api
yang timbul dan itu harus dipadamkan
juga karena takutnya kalau dibiarkan
bakal merambat lagi ke bagian lain. Dan
otoritas pemadam kebakaran serta
penyelamatan Isriwel juga sudah mencabut
perintah evakuasi di 12 kota yang berada
di perbukitan Yerusalem. serta Highway
One yang menghubungkan Yerusalem dengan
Tel Afif juga sudah dibuka kembali,
Geng. Di saat itu ada lebih dari 1000
warga yang memutuskan untuk melakukan
perayaan Yom Haza maut. Nah, yang mana
mereka ini lagi bencana kayak gitu tetap
memaksakan gitu. Nah, namun enggak
seperti biasanya mereka merayakannya
yang mana biasanya mereka itu
bakar-bakar barbecue atau ya bertamasya,
bakar daging dan segala macamlah. Nah,
tapi untuk saat ini mereka justru
berkumpul di taman dan ruang terbuka
sembari mematuhi himbauan dari
pemerintah yang melarang mereka untuk
menyalakan api. Sampai sejauh ini, Geng,
aktivitas di East Rewel itu ya
perlahan-lahan mulai normal lagi. Namun,
pemadaman api di sana masih terus
diupayakan untuk memastikan enggak ada
lagi titik api yang berkobar. Nah, jadi
semenyeramkan itu kejadian ini. Kejadian
yang dianggap oleh sebagian orang
merupakan azab gitu ya. Nah, itu dia
geng pembahasan kita kali ini mengenai
insiden kebakaran di East Rewel dan juga
terjadi badai pasir di sana. Gimana,
Geng? Menurut kalian tentang kejadian
yang satu ini? Coba tinggalkan komentar
di bawah.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:10 UTC
Categories
Manage