Kind: captions Language: id Geng, hari ini kita bakal melanjutkan pembahasan tentang perang istri Will dan Iran. Sekali lagi gue ingatkan pembahasan ini adalah sebuah bentuk informasi tanpa memihak atau menyudutkan pihak manapun. Dan informasi ini semoga bisa menjadi edukasi buat kita semua. Dan ya ini tidak bermaksud untuk melanggar aturan YouTube atau untuk membahas hal-hal yang dilarang oleh YouTube. Enggak sama sekali. Jadi ini murni sebagai informasi dan semoga bisa menjadi edukasi buat kita semua. Masih ada beberapa update terbaru nih, Geng, yang udah gua rangkum, udah gua kumpulin dan bakal kita bahas informasinya. Update-nya itu mulai dari semakin lemahnya pertahanan Istri Will yang dikatakan ya mereka hanya sanggup menahan serangan Iran selama 12 hari aja. Ini maksud dari hitungan 12 hari itu dari yang kemarin ya karena ini scriptnya sudah ditulis dari kemarin. Hari ini gua syuting, besok tayangnya. Jadi ya berarti di hari tayangnya itu sudah berkurang sekitar 3 hari berarti sisa 9 hari. Nah, tapi informasi tersebut hanyalah sebuah prediksi ya. hanyalah sebuah estimasi. Jadi jika dikatakan 9 hari sudah lemah, ya bukan berarti di hari itu juga mereka benar-benar lemah. Kan banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Bisa aja mereka di-support, bisa aja tiba-tiba mereka ya pura-pura lemah, tahu-tahu mereka masih kuat. Nah, tapi dari perhitungan kasarnya dikatakan kemungkinan besar Hry Will ya itu bakal melemah pertahanannya terutama pada Iron Dom karena mereka terus-menerus bekerja menghalangi roket-roket dan rudal-rudal dari Iran. Di satu sisi Iran itu tidak akan gentar dalam melancarkan serangan ke Istri Will karena Iran secara perdana itu meluncurkan rudal terbaru mereka yaitu rudal yang bernama Sejil. Nanti gua akan lihatkan videonya serem banget geng. Ini rudal seram banget ada videonya. Dan terus saat ini Iran juga sudah mengibarkan bendera merah. Bendera ini bukanlah bendera Iran yang selama ini kita kenal, Geng. Tapi ini adalah bendera merah yang dikibarkan dan memiliki arti tersendiri. Apa dari makna bendera merah ini? Oke, nanti gua bakal jelaskan. Nah, kemudian ada update lainnya nih mengenai operasi penangkapan een agen Mossat secara besar-besaran oleh Iran. Bahkan Iran sendiri tidak segan-segan untuk mengeksekusi warga negara mereka sendiri yang diduga menjadi een Mossad. Dan kalian udah sempat lihat ya beberapa foto yang memperlihatkan gua enggak tahu ini AI apa beneran tapi ya orang-orang yang ditangkap itu ada yang diikat di rudal, ada yang diikat di misil bom lalu dikirim ke istri Will sana. Gila banget hukumannya sampai kayak gitu. Lalu geng Dinas Intelijen Iran dilaporkan berhasil membongkar pabrik pembuatan drone yang dioperasikan oleh Mosat. Dan yang terbaru nih, Guys. Yang dikabarkan ada warga negara Cina yang jadi buronan FBI karena diduga melakukan penyelundupan komponen senjata dari Amerika ke Iran. Nah, ini udah mulai berkembang ke mana-mana nih. Yang terlibat ramai banget. Dan ya sudah bukan rahasia lagi ya, Geng, kalau Cina itu adalah sekutu dari Iran bersama dengan Rusia dan Korea Utara. Nah, apakah orang Cina ini adalah een dari Cina yang sengaja ditugaskan untuk membantu Iran di tengah perang dengan istri Will? Nah, semua pembahasannya bakal kita uraikan di sini. Oke, jadi langsung aja kita masuk ke dalam pembahasannya. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry [Musik] Jing jeng. Oke, untuk pembahasan yang pertama kita akan membahas dulu nih persoalan pertahanan udara Isriwil yang dikatakan semakin lama semakin melemah dan gencatan senjata apakah akan terwujud. Jadi, Geng, sudah 6 hari sejak Isri Will menembakkan rudal ke fasilitas militer dan nuklir milik Iran, Isriwil yang merasa lebih super power awalnya ya dibandingkan dengan Iran dengan jumawanya menyerang Iran dan berpikir mereka bakal menang. Namun pada kenyataannya kondisi di lapangan menunjukkan sebaliknya. Ada sebuah laporan yang dibuat oleh The Washington Post yang mengutip media almayadin namanya yang mana di sana disebutkan perang antara istri Will dan Iran ini mungkin tidak akan berkelanjutan. Mungkin nih, ini mungkin. Dan hal ini disimpulkan setelah The Washington Post menyoroti meningkatnya biaya dan berkurangnya pasokan pencegat sistem pertahanan udara yang memegang peran penting dalam jaringan pertahanan Isriwel yaitu Iron Dom Salah satunya. Berdasarkan laporan tersebut, ada penilaian dari pejabat intelijen Amerika Serikat dan juga Istriwel yang menunjukkan bahwa tanpa pasokan ulang atau intervensi militer asing secara langsung, Iswel mungkin hanya bisa mempertahankan tingkat pertahanan misilnya itu ya antara 10 sampai 12 hari ke depan. Jadi ibaratnya tuh kehabisan peluru, Geng. Kehabisan rudal, kehabisan iron dom. Dan untuk itu pihak Isriwel perlu menjalankan sistem pertahanannya secara efisien dengan memilih rudal mana yang lebih diprioritaskan untuk dicegat. Karena sebenarnya sistem pertahanan mereka sendiri sudah mulai kewalahan. Namanya juga mesin. Nah, jadi maksudnya nih ya mereka itu ingin mengarahkan iron dom atau pertahanan udara mereka untuk mencegat rudal-rudal yang jatuhnya itu ke daerah vital. Misalkan nih ada rudal yang mengarah ke laut, ada rudal yang mengarah ke lapangan, ada rudal yang mengarah ke pemukiman. Nah, biasanya itu kan semua rudal itu ketiga rudal itu bakal dihancurin tuh di udara. Nah, tapi kali ini mereka meng apa ya? Memilih untuk efisiensi gitu. Mereka memilih untuk menghajar rudal tertentu, yaitu rudal yang mengarah ke pemukiman aja. Yang ke laut lepas dibiarin, yang ke lapangan kosong dibiarin. Kurang lebih kayak gitu supaya efektif dan efisien. Ada analisis lain yang dilakukan oleh The Post yang mana ini sejalan dengan peringatan yang baru-baru ini dilakukan oleh akun intelligence sumber terbuka yang berfokus pada militer atau yang disebut dengan OS intin. Nah, ini melalui akun X ya dengan username @m_project. Akun tersebut memperkirakan bahwa salvo rudal ballistik Iran yang berkelanjutan itu bisa mulai menembus perisai rudal berlapis-lapis milik Isriwil sekitar hari ke-18 peperangan. Sekedar informasi, salvo ini adalah istilah dalam militer yang merujuk pada tembakan serentak dari sejumlah senjata api atau meriam. Perkiraan ini didasarkan pada tingkat penggunaan pencegat dan inventaris yang menunjukkan bahwa penetrasi rudal harian milik Iran akan meningkat secara signifikan karena jaringan listrik isriwel itu mulai membatasi amunisi dan memprioritaskan zona kritis. Jadi, aliran atau jaringan listrik mereka itu udah apa ya, udah mulai membatasi ke senjata-senjatanya. Karena kan senjatanya itu semuanya semi otomatis tuh. Jadi butuh aliran listrik. Nah, itu udah mulai dikurangi. Jadi sekarang mereka lebih memprioritaskan ke zona-zona yang benar-benar kritis aja. Dan tekanan ekonomi untuk mempertahankan diri dari serangan rudal berat Iran juga menjadi beban yang enggak bisa dipertahankan oleh Isriwil. Kemarin gua udah sempat mention juga, Geng, kalau Isri Will itu kan udah mengalami kerugian ratusan juta dolar Amerika dalam perang ini. Nah, kondisi ini diperparah karena cadangan rudal dan roket penangkis serangan udara Isriwel yang semakin menipis. Karena sistem pertahanan udara Isriwil yang di saat ini sudah kewalahan menghadapi rudal dan drone milik Iran. Saking banyaknya yang dilepasin oleh Iran. Karena Iran di sini habis-habisan enggak takut rugi. Ya, ngapain takut rugi? Sejauh ini kan Iran belum berperang sama siapa-siapa. Sementara Isri Will kan udah kewalahan dan udah kehabisan amunisi ketika menyerang Gaza ya kan ya. Otomatis mereka ketika melawan Iran ya mereka udah mulai terbatas gitu amunisinya. Nah, hal ini juga dikonfirmasi oleh pihak intelijen dari kedua negara. Menurut informasi yang dikatakan cadangan roket dan rudal artileri pertahanan udara Isriwel yang bernama Arhanut itu cuma cukup untuk ya paling lama sekitar 12 hari. Dan itu terjadi kalau intensitas serangan Iran tidak berkurang. Karena Iran ini membuat langit isriwel itu udah kayak hujan. Hujan roket, hujan rudal. Pakar rudal dari Missil Defense Advokasi Aliansi yang bernama Tal Inbar itu bilang istri Will bakal mendorong gencatan senjata begitu cadangan roket dan rudal milik Arhanut itu menipis. Jadi kalau udah lemah, udah capek mereka, mereka baru mendorong gencatan senjata. Mereka minta damai. Dan ini pernah terjadi ketika Isriwel melakukan gencatan senjata dengan Mamas pada tahun 2014. Yang mana perlu kalian ketahui roket serta rudal arhanut milik Istriwel ini itu mahal banget, Geng. Dan saat ini Isriwel tidak bisa sepenuhnya mengandalkan Iron Dome untuk menangkis rudal-rudal milik Iran yang terus berkembang. Dan mereka punya sembilan versi yang mana Iron Dom tidak mengenali sistem radar mereka. Di dalam hal ini mereka sudah mengeluarkan biaya yang mahal untuk operasional ironome, tapi iron dom-nya juga gak bisa ya efektif menangkis rudal Iran secara maksimal. Banyak yang lolos. Nah, cuma kondisi sulit ini ternyata enggak cuma dialami oleh istri Will, Geng, tapi juga dari pihak Iran. Iran juga ee lumayan mengalami kesulitan. Amerika dan Isriwil memperkirakan Iran punya 2.000 unit rudal yang bisa mencangkau Isriwil. Namun, sebagian besar rudalnya atau peluncurnya sudah dihancurkan oleh Isriwil. Nah, di dalam serangan istri Will terhadap Iran di awal-awal dan dugaan tersebut bisa terlihat dari skala serangan Iran yang katanya sih mulai berangsur berkurang. Ini menurut media barat, menurut Amerika dan Isriwel juga. Dan sejak hari Jumat kemarin, Iran sudah meluncurkan sedikitnya 400 rudal dan jumlah rudalnya terus menurun. Meskipun di sisi lain jumlah rudal yang mencapai target semakin meningkat. Jadi ibaratnya gini, di awal-awal nih, hari pertama serangan Iran nih, itu 50 rudal misalkan yang masuk itu misalkan cuma 30 ya kan. Nah, ternyata besokan ya berkurang jadi cuma 30 rudal tapi 330-nya masuk. Nah, jumlahnya memang agak berkurang tapi jumlah yang mencapai target atau yang bisa lolos dari pertahanan udara Isriwel malah semakin banyak. Terus, Geng, jumlah rudal yang ditembakkan oleh Iran saat ini lebih sedikit dibandingkan di bulan April dan Oktober 2024. Pada bulan Oktober 2024, Iran itu sempat menembakkan 200 rudal dalam sehari dan saat ini jumlahnya menurun jadi 150 rudal, jadi beberapa unit doang per hari. Jim Limson selaku peneliti dari James Martin Center for Nonpration Studies itu mengatakan bahwa Iran kesulitan menambah rudal dan peluncur baru yang disebabkan sebagian fasilitas produksi mereka sudah rusak karena dibombardir oleh Will. Tasnim, media lokal yang ada di Iran melaporkan kapasitas Iran yang sebenarnya tidak akan pernah bisa dipahami oleh Isriwil. Walaupun ya Isriwil menganggap ya Iran mulai berkuranglah, fasilitasnya mulai dihancurin. Nah, namun menurut pihak Iran melalui media lokal mereka ya mereka tuh seolah-olah berkata, "Yah, elah, lu enggak tahu apa-apa tentang kita. Ya udah, silakan aja menerka-nerka, tebak-tebak gitu. Tapi dijamin rudalnya bakal ada terus." Iran dikatakan memiliki banyak rudal jenis Shab 3 dan Fatah 110 yang bisa mencapai Isriwil dengan gampang. Seluruh wilayah Isriwil bisa ditargetkan dengan rudal tersebut yang memiliki jangkauan maksimal 1500 km. Dan Iran menerbangkan berbagai varian drone syahid. Meskipun mengangkut peledak, tapi fungsi utama drone tersebut adalah untuk mengacau Arhanut, yaitu pertahanan udara milik Isriwel yang levelnya di atas irendom. Nah, itu dikacaukan pakai drone. Jadi, bisa dikatakan ya drone itu cuma buat ngacau-ngacauin doang. Padahal serangannya tuh yang jelas bakal dilakukan oleh rudal yang membawa hulu ledak lebih besar. Jadi untuk bikin kewalahan pertahanan udaranya aja. Dan sementara itu, media lokal ISRI Will melaporkan polisi di saat ini memburu siapapun yang memviralkan dampak dari serangan rudal Iran. Dan selain itu, media asing dilarang memberitakan dampak serangan Iran jika materi laporannya belum disensor oleh pihak isri. Jadi ada jaga gengsi juga di sini. Lalu geng, meskipun dikatakan Iran mengalami kondisi yang sama-sama terdesak, tapi Iran masih tidak gentar. Yang mana justru mereka tetap konsisten mempertahankan betapa kuatnya militer dan pertahanan negara mereka. Salah satunya secara perdana Iran meluncurkan serangan menggunakan rudal sejil. Nah, ini yang paling gokil nih. Gua suka banget bagian ini. Kita bakal bahas tentang rudal sejil ini, Geng. Jadi, Geng, Iran untuk pertama kalinya menggunakan rudal ballistik sejil di dalam kondisi pertempuran. Ini enggak pernah dilihat oleh mata dunia sebelumnya. Menurut keterangan dari corps Garda revolusi Iran yaitu IRGC, di hari Rabu tanggal 18 Juni 2025 kemarin, sebanyak tiga rudal sejil itu sudah diluncurkan ke wilayah Isriwel. Kebayang ya? Limited banget tiga rudal doang. Dan IRGC ini mengkonfirmasi bahwa operasi sebelumnya sudah berhasil menghancurkan sistem pertahanan udara milik Istriwil. Seperti serangan sebelumnya, militer Iran menegaskan bahwa serangan rudal yang mereka lakukan akan bersifat terarah dan berkelanjutan. Rudal sejil ini adalah rudal balistik jarak menengah dua tingkat dengan jangkauan maksimal mencapai 2.000 km. Rudal ini pertama kali diuji coba pada tahun 2008 sehingga rudal sejil perdana digunakan oleh Iran dalam kondisi perang. Dalam pernyataan resminya, kantor hubungan masyarakat IRGC itu sudah mengkonfirmasi dimulainya fase terbaru operasi True Promise 3 dan mengeluarkan peringatan keras kepada warga istriwil yang tinggal di wilayah pemukiman, khususnya warga sipil di wilayah Yerusalem agar segera meninggalkan kawasan tersebut demi keselamatan mereka. udah di ultimatum nih. Dan IRGC itu menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara ISRI WHL sudah dilumpuhkan dalam serangan sebelumnya yang membuka celah bagi rudal dan drone Iran untuk menargetkan sasaran strategis yang ada di wilayah Isri Will. Serangan-serangan selanjutnya bakal terus berlangsung secara tepat, sasaran dan intensif. Serta IRGC melaporkan kalau markas intelij seperti Mosat dan Emen serta pangkalan militer isil itu sudah menjadi target utama. IRGC itu juga menegaskan bahwa rudal-rudal milik Iran gak akan membiarkan musuh merasa aman sedikitp bahkan ketika mereka bersembunyi di bangker bawah tanah. Jadi IRGC juga menyebutkan bahwa masyarakat Isriwil di saat ini diharapkan harus mendengar saran dari pemerintah Iran karena mereka dihadapkan oleh dua pilihan. Bertahan dalam kondisi mencekam di tempat perlindungan atau justru melarikan diri dari tanah yang dirampas dari Palestina. Itu loh seram banget ultimatumnya. Sebelumnya nih, Geng, Iran juga udah meluncurkan rudal hypersonic Fatah W ke wilayah Istriwil di tanggal 18 Juni kemarin. Peluncuran ini dilakukan beberapa jam setelah Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran agar Iran menyerah tanpa syarat. D ada aja ya nyuruh orang nyerah enggak tahunya jauh lebih kuat gitu. Terus geng sementara itu pemimpin tertinggi Iran yaitu Ayatullah Ali Komeini itu menjawab ultimatumnya Donald Trump tersebut dengan mengatakan bahwa bangsa Iran siap untuk berperang, siap juga untuk berdamai. Ya, karena memang ya pada dasarnya secara agama ya memang mereka sebagai muslim diajarkan untuk saling mengasihi, saling berdamai. Tapi karena terus-menerus diinjak di tanah sendiri, dizalimi di tanah sendiri ya mereka juga siap untuk berperang dan bangsa Iran tidak akan menyerah kepada siapapun. Sejarah mencatat Iran itu enggak bisa diancam dan enggak kenal menyerah. Dan perlu diketahui, Geng, Iran ini adalah ya bangsa yang dilahirkan memang untuk berperang. Memang bangsa yang dilahirkan sebagai kesatria mereka ini adalah Persia ya. Mereka itu bangsa Persia, Persian. Jadi bukan Arab-Arab biasa gitu. Mereka emang dari zaman dulu ya, dari zaman nenek moyang mereka dulu emang dilahirkan untuk berperang. Amerika itu dikatakan harus tahu semua jenis keterlibatan militer Amerika akan membuat kerusakan yang parah untuk mereka. Komini juga menekankan Iran diserang oleh Istri Will di tengah perundingan Dhamma yang ditawarkan oleh Amerika. Dan selama itu Iran enggak menunjukkan permusuhan sama sekali terhadap Amerika. Memang sejak Iswil melancarkan serangan, Iran itu udah curiga kalau Amerika terlibat dan ketika yang menjadi korbannya adalah pejabat Iran, dugaan mereka semakin menguat. Nah, menurut Iran, keterlibatan Amerika di dalam serangan Israwiel ke Iran menunjukkan bahwa Isriwil ini lemah ya. Enggak bisa apa-apa tanpa bantuan Amerika. Jadi, bisa dikatakan ya ini cuma adik-adiknya Amerika gitu. Berani karena sembunyi di balik keteknya kakak. Nah, terus geng Ilai Jeren Maye selaku peneliti Euren Council on Foreign Relation itu bilang saat ini Donald Trump berada di dalam posisi yang sulit karena harus memilih untuk ikut perang atau justru meneruskan upaya diplomatik. Nah, dia menyebutkan pernyataan Donald Trump yang mendesak Iran untuk menyerah sama saja dengan deklarasi perang ke Iran. Karena ya ibaratnya nih ya lu udah tahu nih kelasnya kayak Khabib Nurmagomedov nih atau Mike Tyson ya kan bisa ngelawan tapi tiba-tiba lu minta dia udah lu nyerah aja tanpa syarat enggak usah aneh-aneh ya enggak mauah dia punya power gitu serangan Amerika ke Iran tidak akan bisa dikontrol dampaknya terus geng kegigihan Iran di dalam terus melawan will bahkan jika Amerika harus terlibat sekalipun di dalam perang ini, Iran tetap tidak akan gentar sama sekali dan enggak akan mundur. Bahkan di saat ini ada sebuah peristiwa yang jujur aja ya ini bikin orang-orang yang paham itu jadi merinding. Yaitu Iran sudah mengibarkan sebuah bendera yang berbeda dengan bendera mereka pada umumnya yaitu sebuah bendera merah. Bendera apa itu? Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan soal bendera merah milik Iran yang sudah mulai dikibarkan ini. [Musik] Jadi, geng, di saat ini negara serta orang-orang yang ada di seluruh dunia sedang melihat bagaimana ketangguhan militer dan pertahanan Iran. Tapi ada satu hal nih yang membuat Iran jadi sorotan dunia. Karena Iran sudah mengibarkan sebuah bendera yaitu bendera merah di atas Masjid Jamkaran yang berada di kota Kom yang berjarak sekitar 140 km dari kota Teheran. Nah, ini orang-orang tuh kayak bertanya-tanya nih apa sih sebenarnya? Apa sih tujuan Iran? Dan pengibaran bendera ini tidak lama setelah serangan mendadak dari istri Will yang menghantam sejumlah fasilitas penting milik Iran. Nah, tapi apa sih arti dari bendera ini? Apakah bendera ini punya makna khusus bagi Iran? Ternyata nih, Geng, ya. Ini adalah e sebuah bendera yang mencerminkan sebuah tradisi di dalam kepercayaan orang-orang Iran, yaitu tradisi Syiah. Bendera merah adalah simbol dari darah yang belum terbalas. Wah, berat banget. Sehingga ini menjadi pertanda kuat akan adanya aksi balasan atau balas dendam yang bakal dilakukan oleh Iran. dan tanpa ampun. Meskipun dikibarkannya bendera ini enggak serta-merta langsung diartikan sebagai deklarasi perang, tapi simbol ini diyakini sebagai pesan serius untuk isriwil dan dunia internasional. Nah, ada sebuah tulisan Arab di bendera tersebut yang kalau diartikan di dalam bahasa Indonesia berarti ya para penuntut balas Husein. Nah, kalimat ini merujuk pada cucu Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang bernama Husein yang kehilangan nyawa dalam pertempuran di Karbala. Dalam beberapa tahun terakhir, bendera merah ini sering dikibarkan pada momen-momen penting yang berkaitan dengan kematian tokoh-tokoh penting atau insiden besar. Contohnya, ketika bendera merah ini dikibarkan setelah kematian dari pemimpin Mamas yang bernama Ismail Haniey yang diduga dieksekusi oleh istri Will. Pengibaran bendera merah ini juga bukan hanya sebagai tanda bergabung, tetapi juga simbol kesiapan Iran untuk melakukan pembalasan. Setelah meninggalnya tokoh-tokoh penting Iran, pemerintah Iran mengibarkan bendera merah sebagai tanda kemarahan dan panggilan untuk melakukan tindakan balasan, Gek. Selain itu, bendera merah juga dikibarkan di atas kubah masjid dan tempat-tempat suci sebagai tanda bergabung nasional dan janji balas dendam atas mereka yang sudah tewas secara tidak adil. Ya walaupun ya di dalam ajaran agama Islam sebenarnya tidak diajarkan nih, tidak dianjurkan untuk membalas dendam atau memiliki dendam. Nah, tapi berbeda ya. Iran ini adalah masyarakat Syiah. Berbeda dengan Islam Sunni. Nah, kita enggak tahu nih, jujur ya, gua secara pribadi enggak tahu Syiah itu seperti apa, aturan mereka seperti apa, tapi yang jelas mereka mempunyai tradisi yaitu balas dendam kayak gini. Nah, di dalam tradisi Iran kuno, bendera merah dikibarkan di rumah orang-orang yang menjadi korban dan enggak akan diturunkan sampai pembalasan dendam dilakukan. Nah, jadi bisa dikatakan ini bukan lagi berhubungan dengan agama doang, tapi udah jadi tradisi mereka dan bendera merah juga menjadi simbol ketegasan dan keberanian dalam menghadapi ancaman. Di dalam konteks geopolitik, pengibaran bendera merah ini sering menjadi sinyal bahwa Iran siap menghadapi agresi dan tidak akan tinggal diam terhadap tindakan yang dianggap merugikan negara dan sekutunya. Jadi kacau nih, Geng. Ini ibaratnya memang udah keluar tanduknya nih pihak Iran. Oke, sekarang kita masuk ke dalam kabar terbarunya nih, Geng. ya, ketika Iran berhasil ngebom rumah sakit yang dijadikan sebagai tempat perawatan bagi IDF yang mengalami cedera. Kita masuk ke dalam pembahasannya. Kabar terbarunya nih, Geng. Rumah sakit utama di Eastriwel bagian selatan tepatnya di BR Sheeva itu dilaporkan mengalami serangan langsung di hari Kamis tanggal 19 Juni tahun 2025. Di hari di mana sebelum gua syuting video ini, Iran itu sudah meluncurkan sejumlah rudal terbesar dalam 48 jam terakhir yang terdiri dari sekitar 20 sampai 30 rudal. Layanan ambulansi Sriwil mengatakan bahwa mereka menerima telepon lebih dari satu lokasi di mana roket rudal tersebut mendarat dan salah satunya adalah di Rumah Sakit Soroka yang terletak di kota tersebut. Geng, ini udah kebayang kita ya gimana Isriwil dulu ngebom rumah sakit-rumah sakit di Gaza yang kayak mereka itu enggak peduli gitu ya. itu adalah rakyat sipil yang sedang dirawat, sedang sakit. Mereka ngebom dengan alasan di sana adalah markas mamas. Nah, sekarang mereka mengalami hal itu sendiri. Dan seorang juru bicara pusat medis Soroka di BRFA itu bilang rumah sakit ini mengalami kerusakan parah di berbagai area dan ada beberapa orang yang terluka di dalam serangan tersebut. Rumah sakit ini juga udah meminta agar orang-orang tidak datang ke sana untuk berobat karena udah hancur. Terus, Geng, para pejabat Istri Will itu bilang pasien yang berada di area rumah sakit yang terkena serangan langsung itu dievakuasi sebelum serangan terjadi. Dan berdasarkan kabar yang beredar, di rumah sakit tersebut juga menjadi tempat di mana pasukan IDF mendapatkan perawatan ketika mereka melakukan aksi militer di Gaza. Yang anehnya, Menteri Kesehatan Istriwill yang bernama Yuril Boso itu menyebutkan serangan itu sebagai tindakan terorisme dan pelanggaran batas. Padahal apa yang dilakukan Iran juga pernah dilakukan oleh Isriwil di Palestina. Ya, mereka kan juga pernah ngebom rumah sakit dengan Dalih. Di sana ada markas mamas yang kayak gua bilang tadi ya kan giliran rumah sakit mereka yang diserang gantiannya mereka nyebut aksi tersebut adalah tindakan terorisme. Berarti mereka juga ya kan kayak enggak ngaca gitu. Nah, kenapa enggak malu ya bilang kayak gitu? Ini aneh banget. Nah, sementara itu, tentara ISRI meminta penduduk di dua desa yang dekat dengan fasilitas nuklir untuk mengungsi dan mengumumkan akan ada serangan yang segera terjadi. Front pertahanan dalam negeri itu mengatakan Sirene berbunyi lagi di Tel Afif dan beberapa kota di Galilea yang terletak di Isriwil Utara untuk memperingatkan adanya drone yang menyusup dan meminta warga Isriwil untuk masuk ke tempat perlindungan atau bankker. Nah, sementara itu, Geng, Iran membantah kalau mereka sengaja menyerang Rumah Sakit Soroka ini. Iran sedari awal mengaku mereka menargetkan markas pertahanan Istri Will di dalam serangan ini. Jadi, enggak ada yang menargetkan rumah sakit. Tapi kemungkinan rumah sakit tersebut bisa porak-poranda karena gelombang hantaman rudal di titik yang lain yang akhirnya berdampak ke sana. yang mana di saat itu menurut pengakuan Iran mereka itu menargetkan unit teknologi elite militer is rewiel yang disebut dengan C4I. Nah, si ini memiliki cabang kampus di daerah tersebut dan memang Iran tuh mengakui bahwa mereka tahu kalau Rumah Sakit Soroka ini adalah tempat di mana para tentara IDF atau tentara Isriwil yang sakit ya itu dirawat di sana yang mana mereka ini menjadi korban perang mereka di Gaza dengan Mamas itu dirawat di sana ditambah lagi kena rudal lagi dirawat malah die modar gitu. Sekarang kita bakal masuk nih, Geng, ke dalam pembahasan selanjutnya mengenai Iran yang melakukan pengeksekusian terhadap een agen-agen Mossad tanpa ampun. Jadi, geng, ketika konflik antara Iran dan Isriwel meluas, Iran enggak cuma melancarkan serangan udara aja, tapi juga menangkap orang-orang yang diduga adalah bagian dari Mosad, badan intelijen milik Isriwel. Di tanggal 15 Juni kemarin ya, Iran mengklaim mereka menangkap dua een agen mossat yang beroperasi di daerah Savc Bolak, Provinsi Albor Utara Iran. Nah, jadi ya kita tahu ya memang mata-mata milik Istri Will ini canggih-canggih banget, cerdik-cerdik banget, licik-licik banget juga. Mereka udah bisa masuk ke negara lawan. Nah, ternyata Iran bisa membongkar semuanya. Dan penangkapan ini dilakukan oleh Unit Intelijen Kepolisian Provinsi Albors. Dan di saat itu ya ada dua orang yang ditangkap. Kedua tersangka ini beroperasi dari rumah persembunyian di mana rumah tersebut mereka jadikan tempat untuk memproduksi bom, bahan peledak, jebakan, serta peralatan elektronik-elektronik untuk perang. Nah, kemudian di tanggal 16 Juni, penindakan terhadap een Mosad ini terus berlanjut, Geng. Di hari itu, pengadilan Iran mengkonfirmasi bahwa mereka sudah memberikan hukuman gantung, digantung orangnya terhadap seorang pria yang diduga menjadi een mosad. Dan pria itu bernama Ismail Fikri atau tulisannya Ismail Fikri. Dia ini bukan orang istri Willlil, melainkan warga negara Iran. Fikri ini ditangkap pada bulan Desember 2023. Dia ditangkap di dalam operasi kontra intelijen besar-besaran yang dilakukan oleh pasukan keamanan Iran. Jadi dia ini membelot gitu. Menurut laporan resmi dari Kementerian Intelijen Iran di tanggal 20 Desember 2023, Fikri ini ditangkap setelah pihak berwenang memantau aktivitasnya dia selama berbulan-bulan. Di dalam pemantauan tersebut, Fikri ini terbukti menjalin komunikasi intensif dengan Ejen Mossat melalui saluran terenskripsi dan menerima bayaran besar untuk menyerahkan data sensitif milik Iran. Di dalam operasi ini juga mengungkap adanya jaringan spionase yang beroperasi di kota Rei yang terletak di pinggiran Teheran. Nah, dalam penggerebekannya ya dilakukan pada tanggal 18 Desember 2023, aparat keamanan itu menemukan gudang berisi bahan peledak, ada drone militer juga, peralatan komunikasi canggih yang diduga digunakan untuk misi sabotase juga. Gokil banget. Terus, Geng, proses hukum terhadap si Fikri ini berlangsung selama lebih dari setahun dengan Mahkamah Agung Iran yang akhirnya menolak permintaan banding dari Fikri pada tanggal 10 Juni 2025. Dia pun dieksekusi. Eksekusinya dilakukan di sebuah penjara yang ada di Teheran. Dan berdasarkan laporan amnesti internasional pada tanggal 1 Juni 2025, setidaknya ada lima warga Iran yang sudah dieksekusi sepanjang tahun 2025 atas tuduhan spionase untuk Isriwel alias membelot alias jadi pengkhianat. Nah, eksekusi ini memperlihatkan akan ketegasannya Iran di dalam menghadapi ancaman bagi mata-mata di tengah perang dengan Isriwil. Ismail Katib selaku Menteri Intelijen Iran bilang, siapapun yang bekerja untuk musuh akan menghadapi hukuman maksimal. Dan eksekusi ini menjadi pesan bahwa Iran tidak akan membiarkan intelijen asing untuk melemahkan pertahanan milik Iran. Jadi mereka benar-benar seketat itu. Terus geng, berlanjut lagi di tanggal 18 Juni, otoritas Iran kembali menangkap lima orang yang diduga menjadi een Mossad alias mata-matanya Mossat. Mereka dituduh sudah mencoreng citra negara Iran dan selain itu mereka juga berusaha untuk menyebarkan ketakutan di tengah masyarakat melalui aktivitas mereka secara online. Jadi mereka ini menyebarkan narasi yang enggak benar, Geng, di sosial media ya. Kayak buzer gitu. Mereka semua ditangkap di Provinsi Lorestan. Dan untuk itu, otoritas Iran menghimbau warganya untuk mengurangi penggunaan perangkat apapun yang terhubung ke internet dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Himbauan ini enggak cuma diperuntukkan untuk warga sipil aja, tapi juga untuk pegawai pemerintah seperti para pegawai negeri, tim keamanan di Iran itu dilarang menggunakan perangkat apapun yang terhubung ke jaringan internet seperti handphone, smartwatch atau laptop selama ya terjadinya serangan udara ee terhadap isry wheel ini. Jadi untuk menghindari apa ya biasanya kan perangnya itu enggak cuma perang senjata ya, pasti perang hacker, perang cyber-nya juga terjadi. Di tanggal yang sama, stasiun televisi pemerintah Iran ya itu menghimbau warga untuk menghapus aplikasi WhatsApp dari handphone mereka dengan mengingatkan bahwa aplikasi WhatsApp ini mengumpulkan lokasi dan data pribadi pengguna dan memberikan data tersebut ke isriwel serta sekutunya Amerika. Karena kan ya WhatsApp itu punya Mark Zuckerberg, orang Amerika, perusahaan Amerika. Terus, Geng, enggak cuma menangkap ejen-ejen Mosat aja, pasukan keamanan Iran mengklaim kalau mereka sudah menggerebek fasilitas rahasia perakitan drone yang berlokasi di Shar Ire yang terletak di sebelah selatan Teheran. Produksinya di Iran dan fasilitas tersebut bukan milik Iran, namun diduga dijalankan oleh een-agen Mossat. Klaim ini diumumkan melalui unggahan video dari kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan IRGC. Dan di dalam video tersebut terlihat sejumlah bagian drone dan komponen elektronik yang berserakan di ruang sempit. Nah, Tasnim itu menyebutkan bangunan berlantai 3 di sana digunakan untuk merakit dan menyimpan UAV singkatan untuk unmaned aerial vehicle yang diduga dipersiapkan untuk operasi di dalam wilayah Iran. Jadi serangan dari istri Bill itu langsung dari negara Iran. Sabotasenya udah gila banget. Dan di dalam video tersebut juga menyebutkan bahwa petugas itu menemukan sejumlah bom rakitan serta lebih dari 200 kg bahan peledak yang disembunyikan di lokasi tersebut. Berdasarkan laporan dari Wall Street Jurnal atau disingkat dengan WSJ ya pada tanggal 15 Juni kemarin, operasi MOSAT sudah berlangsung selama berbulan-bulan untuk menyelundupkan ratusan komponen drone ke dalam negara Iran, termasuk melalui koper, truk, dan juga kontainer. WSJ ini melaporkan kalau tim-tim kecil Mossad sudah menyiapkan pos-pos terdekat ya yang dekat dengan situs peluncuran rudal dan pertahanan udara milik Iran untuk mensabotase itu semua. Dan setelah serangan udara dilakukan oleh Istriwil, tim-tim ini bertugas untuk melumpuhkan sistem pertahanan Iran dan menghantam peluncur rudal sebelum sempat digunakan. Jadi istilah katanya gini nih, ketika Isriwel ini mau nyerang Iran ya mereka tahu kalau mereka nyerang gitu aja ya pertahanan udara Iran. Iran kan juga punya tuh pertahanan udaranya ya. Kayak Isri Willel juga punya Iron. Nah mereka tahu kalau mereka lepas itu percuma pertahanan udara Iran itu canggih banget. Nah caranya gimana? Ya caranya mereka ngirim mata-mata mereka, ngirim para petugas mereka untuk ngancurin dulu. Itu dibikin kacau, dibikin error dulu. Setelah error, enggak bisa bertahan melalui pertahanan udara baru dirudal. kayak gitu, Geng. Nah, disebutkan nih ya kalau mereka ini masih beroperasi sampai hari Jumat malam ketika serangan Istriwil dimulai. Nah, mereka menghantam puluhan truk pengangkut rudal Iran sebelum bisa membawa misil ke lokasi peluncuran. Jadi, gitu tuh cara Isriwel sebelum menyerang Iran. Oke, seru banget ya, Geng. Gila banget ya eh perang mereka ini penuh dengan strategi dan fakta-fakta yang mencengangkan. Oke, selanjutnya ini lebih mencengangkan lagi. Kita bakal bahas ya. Ada seorang warga negara China yang menjadi burunan FBI karena diduga dia ya menyelundupkan senjata dari Amerika ke Iran untuk memfasilitasi perang. Apakah dia adalah een agen China untuk membantu Iran atau dia ini bekerja secara independen untuk keuntungan dia pribadi. Nah, sekarang kita bahas. Ada seorang warga negara Cina yang menjadi buronan FBI itu bernama Bausia Liu alias Emily Liu. Dia ini lahir tanggal 10 September tahun 1981 dan dia dituduh menyuplai ribuan komponen elektronik yang bisa digunakan untuk memproduksi drone, rudal balistik, dan senjata militer lain dari Amerika. Gila, Amerika ya musuhan sama Iran. Tapi justru senjata dari Amerika dikirim buat Iran. Jadi barang-barang tersebut dikirim dari Amerika ke Iran melalui si Liu ini ya. Karena sekarang sedang berlangsung perang antara Iran dan Isriwel. Diduga barang elektronik yang disuplai oleh Liu digunakan dalam serangan Iran ke rewel. Dalam menjalankan aksinya tersebut, Liu tidak sendirian, Geng. Karena dia bekerja sama dengan tiga orang lain yang di saat ini juga masuk ke dalam daftar pencarian orang yang dirilis oleh FBI. Nah, mereka ini adalah Longsin alias Emali. Terus ada Yung Yua alias Stepen Yung dan juga Zong Yanl alias Sydney Chung. Departemen luar negeri Amerika bahkan mengumumkan imbalan sampai 15 juta dolar Amerika atau sekitar R245 miliar bagi siapapun yang bisa memberikan informasi yang mengarah kepada penangkapan si Liu dan rekan-rekannya ini. Terus, Geng, menurut pernyataan resmi ya, Liu dan rekannya ini udah melakukan penyelundupan sejak tahun 2007 loh, Geng. Jadi udah lama banget dan mereka bisa melakukan hal itu menggunakan perusahaan cangkang atau perusahaan bayangan yang ada di China dan juga Hongkong untuk mengelabui eksportir Amerika. Mereka diduga menyembunyikan identitas pengguna akhir dari barang-barang yang dibeli mereka. Sehingga perusahaan Amerika jadi tertipu dan percaya kalau komponen tersebut akan digunakan di China, tempat di mana perusahaan bayangan ini berada. Jadi ibaratnya gini, mereka ini beli secara resmi nih dari Amerika ya, diimpor ke Cina ya. Setelah diimpor ternyata pihak Amerika enggak tahu kalau barang-barang tersebut ternyata diekspor lagi ke Iran. Jadi cuma transit doang di Cinanya. Dan mereka mengirim barang-barang ini ke Iran melalui jaringan logistik yang sangat kompleks agar enggak bisa terdeteksi jejaknya. Dan sesampainya di Iran ya, barang-barang ini bakal diterima oleh pihak yang terafiliasi oleh IRGC yang diketahui nama perusahaannya adalah Shiras Electronic Industries atau SEI dan juga Ryan Ros Afzar. Nah, dua perusahaan ini diketahui ikut andil di dalam produksi militer Iran. Terus selain itu, Geng, senjata yang dihasilkan dari barang ilegal tersebut juga dijual ke negara-negara lain seperti Rusia, Sudan, dan juga Yaman. Nah, atas perbuatannya ini, Liu dan rekan-rekannya didakwa secara federal di pengadilan distrik Colombia pada bulan Januari tahun 2024 atas sejumlah pelanggaran berat termasuk konspirasi, penyelundupan barang dari Amerika, pelanggaran sanksi Iran, serta penyampaian informasi ekspor yang salah. Dan saat ini empat orang tersebut masuk ke dalam daftar paling dicari oleh FBI. Keterlibatan Liu di dalam menyuplai senjata ke Iran ini menjadi sorotan karena muncul di tengah memuncaknya ketegangan antara negara tersebut dengan Isriwel. Departemen Luar Negeri Amerika juga menyebutkan IRGC secara rutin menggunakan perusahaan-perusahaan bayangan ini untuk menyamarkan aliran dan menghindari sanksi, serta mendapatkan teknologi yang seharusnya tidak bisa mereka akses secara legal. Dan dari informasi ini juga dikatakan kalau Liu memiliki hubungan dengan China, Teheran, Shiras, dan beberapa wilayah lain yang ada di Iran serta juga Hongkong. FBI menggambarkan Liu sebagai agen pengadaan, perdagangan senjata dan operator berbagai perusahaan dagang di China yang berbicara dalam bahasa Mandarin, kanton, dan juga farsi. Nah, jadi itu ciri-cirinya tuh itu orang bisa berbahasa banyak. Makanya dia ketika berbisnis dengan beda-beda negara tuh gampang. Oke, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan selanjutnya mengenai Donald Trump nih yang mana Donald Trump ini memerintahkan penambahan kekuatan Amerika di Timur Tengah. Kok bisa nih? Apakah akan ikut perang juga? Sekarang kita bahas. Jadi, Donald Trump di saat ini sudah memerintahkan penambahan kekuatan Amerika di Timur Tengah. Hal ini dikonfirmasi oleh pejabat pertahanan Amerika yang membenarkan adanya penambahan pesawat tanker udara. Ada 31 pesawat tanker udara menuju Timur Tengah di hari Senin kemarin. Mayoritas pesawat tersebut adalah KC 135 atau KC135 dan juga KC 46. Nah, tanker tersebut ya bisa mengisi bahan bakar untuk 240 jet tempur. Dan disebutkan sebelum Isil menyerang Iran, Amerika mengerahkan puluhan pesawat pengebom ke pangkalan Diego Garcia. Nah, Diego Garcia ini udah sempat kita bahas nih. Dan di bulan Mei tahun 2025, sebagian pesawat itu meninggalkan pangkalan tersebut. Tapi sekarang Amerika mempertahankan sebagian pesawat pengebom mereka yaitu BU yang ada di sana. Dan selain tanker udara, Amerika juga mengerahkan gugus tempur laut atau Guspurla yang berada di kapal induk USS Nimit yang bergerak dari Laut China Selatan ke Timur Tengah. Perintah itu membuat Guspurla USS Nimage membatalkan perjalanan ke Vietnam. Penambahan kekuatan ini menunjukkan dukungan Amerika kepada East Rewill. Dan di hari Selasa kemarin ya, Amerika mengirimkan 300 rudal hellire kepada Isriwil yang sebagian besar rudal tersebut dipakai oleh Isriwel untuk menyerang Iran. Nah, di sini kita jadi tahu ya kalau rudal yang digunakan oleh Isriwil ketika menyerang Iran itu adalah dari Amerika. Berarti pernyataan Trump yang mengatakan kalau Amerika enggak terlibat dan enggak ikut campur itu bohong. Buktinya aja rudalnya dari mereka. Terus geng, beberapa laporan juga menyebutkan bahwa aset militer Amerika di Timur Tengah termasuk kapal perusak ikut membantu mencegat rudal Iran yang menyerang Isriwil. Atas bantuan tersebut, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya kepada Donald Trump karena sudah memberikan dukungan untuk mempertahankan wilayah udara Isriwel di tengah kondisi yang semakin memanas antara negara tersebut dengan Iran. Dan Netanyahu menyebutkan Donald Trump sebagai sahabat besar negara Isriwil. Ya iyalah kalau gak ada Amerika isriwel emang kuat gitu dikelilingi sama negara-negara Arab dan mereka bisa bertahan selama ini ya juga karena bantuan Amerika. Dan di dalam pernyataan terpisah Netanyahu itu berbicara di dalam pidato yang mengatakan wilayah Istri Will di saat ini mengalami kerugian yang cukup besar dan serangan Iran cukup menyakitkan buat mereka. Kemarin sikapnya tuh sombong banget main nyerang Iran. Ibaratnya nih, istri Will ini lagi ganggu orang, tapi giliran dia diusik balik malah nangis dan seolah-olah menjadi korban. Padahal yang mulai dia sendiri. Nah, Iran tidak akan kasih ampun sedikit pun ke Istri Will pastinya ya. Karena gimana? Iran enggak kesal, gek. Orang enggak ngapa-ngapain aja tapi malah diserang. Ya, sekarang Istri Willnya sendiri yang ketar-ketir karena udah kehabisan cara untuk melawan Iran dengan kondisi keuangan yang semakin menipis. Waduh, kacau ya. Oke, Geng. Itu dia untuk sementara ini update terbaru dari perang Isriwil dan Iran. Nanti kita next bakal bahas lagi kelanjutan dan update terbaru dari informasinya. Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah tentang opini kalian mengenai pembahasan kali ini.