Transcript
QIp8dwAlTvA • P DIDDY DINYATAKAN TIDAK BERSALAH? UANG BERBICARA !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1483_QIp8dwAlTvA.txt
Kind: captions
Language: id
Geng, ada babak baru dari kasusnya PDD.
Ya, terakhir kali kita bahas informasi
terbaru tentang PDD itu sekitar sebulan
lalu di mana skandalnya PDD ini sudah
masuk ke dalam tahap persidangan dan
sudah ya memanggil atau menghadirkan
beberapa saksi. Salah satunya adalah Kie
Ventura, mantan pacar sekaligus korban
dari kasus ini yang mana dia menuntut
PDD atas segala ee perlakuan yang enggak
baik. Mulai dari pemaksaan agar mau
menuruti fantasinya PDD memaksa Cie
untuk ikut pesta menyimpang dan ya
kekerasan yang dia alami mau itu fisik,
psikis, dan lain sebagainya yang
dilakukan oleh PDD selama
bertahun-tahun. Sebelumnya juga
disebutkan ada 120 pria dan juga wanita
yang mengaku menjadi korban dari PDD.
Kemudian di pembahasan gua kemarin juga
menyebutkan ada seorang pekerja pria
yang bernama Daniel Philip yang memang
dibayar oleh PD untuk berhubungan dengan
Cie. Dalam persidangan juga Daniel ini
bersaksi ketika itu dia memang melihat
PD berperilaku kasar kepada Kie seperti
ya itulah menjambak, menyeret dan
lain-lain. Dan setelah Kie dan Daniel
memberikan kesaksian, ada beberapa saksi
juga yang akhirnya ikut dipanggil oleh
polisi, Geng. Ada yang pernah jadi
karyawan PD, ada juga mantan pacar dari
Kie yaitu Kid Kadi yang mana dia
memberikan kesaksian di dalam
persidangan. Dari semua kesaksian itu ya
mereka semua mengaku pernah melihat PD
melakukan kekerasan terhadap Cie serta
menjalankan pesta yang bernama Freak
Off. Tapi geng yang mengejutkannya
adalah PDD di dalam kasus ini ternyata
malah dinyatakan tidak bersalah atas
tuduhan dari empat tuduhannya kecuali
tuduhan prostitusi. Nah, kenapa bisa nih
PDD ini bebas? Kita akan bahas di dalam
pembahasan kali ini. Langsung aja kita
bahas secara lengkap. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jerry.
[Musik]
Geng, geng. Jadi, Geng, sebelum gua
bahas kenapa PDD bisa terbebas dari
tuduhan e lainnya selain prostitusi,
kita akan bahas dulu nih, Geng, beberapa
saksi yang dipanggil ke pengadilan
selain Kie dan Daniel. Karena setelah
mereka ada lagi, Geng yang dipanggil.
Nah, jadi kita langsung masuk ke dalam
pembahasan beberapa kesaksian yang
memberatkan PDD.
Jadi, geng salah satu yang dipanggil itu
bernama Israel Flores. Dia ini adalah
seorang penjaga keamanan di Hotel
Intercontinental Los Angeles yang
menjadi lokasi tempat di mana PDD
melancarkan aksi kasarnya terhadap Kie
pada tanggal 5 Maret tahun 2016. Israel
ini mengaku pada saat itu dia menerima
laporan mengenai seorang wanita yang
sedang dalam kondisi tekanan kesulitan
dan Israel ini langsung naik ke lantai 6
di mana wanita tersebut berada. Ketika
sampai di lantai itu ya dia melihat PD
dan Kie tepat di depan lif. Israel ini
mendeskripsikan bagaimana pemandangan
ketika dia melihat PD dan Kie. Dia
bilang kalau PD seperti menunjukkan
tatapan mata iblis katanya. Dan PD cuma
diam melihat Israel ke arah Israel. Dan
sementara Israel melihat ke arah Kie di
mana di saat itu Kie sudah terlihat
matanya lebam seperti habis ditonjok.
Nah, ketika dia melihat kondisi Cie yang
kayak gitu, dia langsung membawa Kie
keluar dari hotel. Setelah itu, Israel
mengaku kalau PD mencoba menawarkan uang
kepada si Israel sebagai uang tutup
mulut. Uang tersebut diberikan kepada
Israil agar rekaman CCTV yang
memperlihatkan aksi yang dilakukan oleh
PDD itu tidak disebarkan. Namun uang
tersebut ditolak oleh si Israel enggak
diterima sama dia. Dan selama kesaksian
si Israel ini, Jaksa mengajukan bukti
berupa beberapa video mengenai dugaan
penyerangan yang memperlihatkan ketika
PDD mencengkeram leher Kie ya badan Cie
dan melempar dia jatuh ke lantai. Terus
sempat diseret juga. Nah, pengacara PDD
berpendapat bahwa video tersebut bisa
mempengaruhi pihak juri secara enggak
adil. Tapi hakim memutuskan untuk tetap
memperbolehkan juri melihat video-video
tersebut. Nah, pengacara PDD juga
mencatat bahwa perkataan dari Israel
yang menyebutkan kalau PD menunjukkan
tatapan jahat itu enggak tertulis di
dalam laporan sebelumnya mengenai
insiden tersebut. Nah, kemudian geng
selain si Israil tadi ada lagi nih
seorang een federal di investigasi
keamanan dalam negeri yang bernama
Yasmin Binda. Dia ini bersaksi mengenai
penggeledahan yang dia lakukan di kamar
hotel PD enggak lama setelah dia
ditangkap pada bulan September 2024.
Menurut kesaksian si Yasmin ini,
penyidik di saat itu menemukan uang
tunai sebesar 9.000 AS yang kalau
dirupiahkan sekitar R5 juta.
Selain itu, ada sebuah ee obat-obatan
yang hasil ujinya menunjukkan positif
mengandung MDME dan ketamin. Lalu, ada
juga beberapa barang seperti pelumas,
baby oil yang menurut kesaksian lain itu
digunakan ketika PDD melangsungkan party
freak off. Gil. Kesaksian selanjutnya
datang dari Down Richard yang merupakan
mantan anggota grupnya PD yaitu Danity.
Kan ini ya bilang kepada juri bahwa dia
melihat secara langsung saat PD
menyerang Kie pada beberapa kesempatan
termasuk ketika tahun 2009 di Los
Angeles di mana pada saat itu Cie sedang
memasak untuk sarapan. Nah, Down juga
bercerita PD itu turun ke lantai dan
marah-marah dengan emosi ya sambil
bilang nih ke si Kie di mana telur
telurnya gitu. Telur buat sarapan. Dan
PD juga memberitahu Kie kalau dia enggak
pernah melakukan apapun dengan benar
alias kayak lu enggak pernah benar ya
kerjanya gitu. Karena merasa kesal, PDD
ini ya mencoba untuk menghampiri dan
mengambil wajan yang berisi telur. Lalu
dia gebuk kepalanya Cie dan sampai
Cy-nya jatuh ke lantai. Nah, di saat itu
Down juga mengatakan kepada juri kalau
dia menyaksikan PDD meninju wajah Cie
padahal di saat itu Cie masih berstatus
sebagai pacarnya. Nah, dan kejadian itu
ditekankan lagi terjadi pada tahun 2009
sebelum sebuah festival musik yang
diadakan di Central Park. Nah, karena
tinjuan PDD ini, wajah Cie sampai
luka-luka sehingga dia harus
menyembunyikannya menggunakan kacamata
hitam dan juga make up supaya enggak
dilihat sama publik. Nah, ketika dia
melihat Casey yang menutupi wajah
menggunakan kacamata hitam, Down dengan
beberapa anggota Danity Kane yang lain
ya, itu juga ikut-ikutan memakai
kacamata hitam mengikuti Cie yang bagi
mereka itu ditunjukkan sebagai kamuflase
dan juga dukunganlah terhadap Kie supaya
mereka bareng-bareng lah enggak terlihat
aneh gitu.
Nah, lalu Down juga cerita kepada juri
kalau kekerasan yang dilakukan oleh PD
jadi meluas nih ke tempat umum yang mana
pada saat itu PD meninju perut Kie
ketika sedang makan malam bersama dengan
Asher, Neo dan salah satu pendiri dari
Interscorp Records yang bernama Jimmy
Yovin. Ya, Down bilang tuduhan itu di
dalam gugatan perdata terhadap PDD.
Tetapi ya pengacara PDD menekankan kalau
pembicaraan down sebelumnya tentang
makan malam itu tidak menyebutkan
tamu-tamu penting yaitu Asher, Neo,
serta Jimmy. Ya, intinya apa ya? Ya,
pengacara sih ya. Dia tahu cari celahnya
dibolak-balik gitu kan yang mana ya dia
bilang, "Oh, lu cerita begana bogono,
tapi di dalam laporan lu enggak ada tuh
yang lu sebutkan tadi." Kayak
gitu-gitulah pengacaranya.
Nah, Geng, gua kan udah beberapa kali ya
bahas tentang PDD ini. Kita juga udah
tahu kalau seberapa berkuasanya dia dan
pengaruhnya kuat banget di Amerika
sampai kasusnya baru terungkap lama
banget. Bahkan sekarang kabarnya dia
juga ya cuma dikenakan satu jenis
tuduhan aja ya. Semuanya karena apa? Ya,
semuanya karena uang. Dan ya gua gak
saranin kalian buat jadi kayak PDD ya,
tapi dari sini kita belajar kalau memang
ya secara finansial itu penting banget
untuk kita perhatikan dan makanya di
zaman sekarang semuanya rela untuk
mencari nafkah mendapatkan uang
sekalipun harus dengan menggunakan cara
yang tidak halal ya kan mencuri atau
korupsi gitu itu bahaya banget. Nah,
dibandingin kalian pakai cara-cara yang
enggak baik di sini gua pengen nyaranin
kalian untuk pakai cara yang lebih halal
aja. berusaha sendiri gitu ya, pakai e
skill kalian untuk bisa menghasilkan
rezeki gitu kan. Banyak caranya. Salah
satu contohnya yang akan gua sampaikan
ini. Tapi ingat ya sekali lagi gua
selalu mengingatkan kalian bahwa ini
hanya diperuntukkan untuk yang ingin
belajar menjadi seorang trader.
Lagi-lagi ya trader beneran ya. Bukan
yang tebak-tebakan. bukan yang kayak apa
ya ee mikirin naik turun kayak yang
diajarin sama e IC ataupun Bank DS ya
kan tahu kan yang kemarin ituinomo itu.
Nah itu itu adalah binary option itu
kalian disuruh nebak naik apa turun. Nah
kalau itu tidak dibenarkan karena memang
itu mendekati gambling gitu ya. Kita
cuma disuruh mainin insting nebak-nebak
dan ya kecurangannya sangat besar gitu.
Nah, kalau yang gua sampaikan ini adalah
sebuah platform yang sesuai dengan
kalian yang ingin berprofesi menjadi
seorang trader. Kalian bisa pantau di
mana aja, kapan aja asalkan ada
handphone dan internet. Dan profesi
sebagai trader di mana pun di Indonesia,
di dunia itu adalah profesi yang resmi
gitu. Kalian boleh cek sendiri. Untuk
belajar kalian bisa menggunakan modal
atau dana yang kecil-kecilan dulu, yaitu
kalian bisa mencoba di Phoenix. Fex ini
sudah ada selama 12 tahun nih. Sudah
berdiri selama 12 tahun menemani para
trader dunia dan memiliki izin resmi
seperti dari BAPT, JFX dan lain-lain.
Nah, jadi enggak bodong-bodongan gitu.
Dengan izin resmi ini, Fenex ini
pastinya diawasi oleh lembaga resmi
negara kita dan legal. Jadi, kalian
enggak perlu khawatir. Nah, kalau kalian
ingin menjadi seorang trader, kalian
harus paham bahwa platform trade itu
harus resmi dan itu ada ilmunya. Enggak
asal tebak naik turun, enggak gitu gitu.
Kalau misalkan kalian enggak punya
pengalaman, ya sebelumnya enggak punya
pengalaman, tenang aja. Tampilan dari
interface PX ini simpel banget dan mudah
untuk digunakan. Jadi cocok banget buat
kalian yang pemula. Data dana kalian
juga semua akan diamankan oleh Venex dan
proses deposit serta penarikannya juga
cepat dan pastinya tersedia layanan
pelanggan selama 24 jam. Ini berguna
banget buat kalian yang bingung kalau
mengalami kendala dan bisa minta bantuan
lewat fitur tersebut. Depositnya juga
mulai dari 10 dolar aja. Dengan deposit
segitu, kalian udah bisa mulai melakukan
perdagangan di Phoenix. Yang bikin
menariknya lagi, Phoenix itu punya
fature yang namanya Phoenix starter
pack. Starter pack ini adalah fature
atau bonus spesial bagi semua pengguna.
Mau kalian pengguna lama ataupun
pengguna baru, mau kalian udah pro
ataupun masih pemula, ya kalian akan
mendapatkan beberapa keuntungan dari
starter pack ini, yaitu analisis
perdagangan dari para ahli, materi
edukasi gratis, webinar gratis, dan
pengumuman live session. Nah, masih
banyak lagi di sana. Phoenix juga
mempedulikan para penggunanya agar
kalian juga paham gimana caranya menjadi
trader. Banyak banget manfaat yang bisa
kalian dapatkan kalau pakai Penex dan
kalian berniat ingin jadi trader.
Makanya gua katakan ya, Phoenix ini
enggak cuma cocok untuk yang udah pro,
tapi juga kalian yang baru mulai untuk
menjadi seorang trader. Silakan
manfaatkan kesempatan ini buat kalian
yang mau memulai dan langsung aja scan
QR yang ada di layar atau klik link yang
ada di deskripsi, Geng. Sekarang kita
lanjut ke kontennya.
Nah, terus di tahun 2024 Down ini pernah
menggugat PDD, Geng, atas tuduhan
penyerangan, pelanggaran hak cipta, dan
penahanan secara tidak sah. Down juga
menuduh berbagai hal lain terhadap PDD
seperti dia yang sudah ya meraba-raba
tubuhnya berkali-kali, memaksa agar Down
bekerja dalam kondisi yang enggak
manusiawi dan lain-lainlah. PDD di saat
itu membantah semua tuduhan tersebut.
Dan pada bulan Mei, tim kuasa hukum PDD
mengajukan permohonan agar kasus
tersebut dibatalkan. Nah, pengacara PDD
yang bernama Nicole West Moreland itu
bilang kalau kesaksian Down mengenai
dugaan penyerangan itu sudah beberapa
kali berubah. Dia juga menyebutkan kalau
Down ini bersaksi melawan PDD karena PDD
sudah menghancurkan karir musiknya
dengan membubarkan Danity Kane. Jadi
kalau tuduhan dari pihak PD ya e mereka
tuh kayak bilang, "Ah, si ini cuma
syirik aja, iri, sakit hati sama PDD."
Karena gara-gara PD bubarin grup itu dia
enggak make it, dia udah enggak tahu
cari makan lagi. Kurang lebih kayak gitu
dari pihak PDD-nya. Nah, tapi menurut
kalian gimana, Geng? Kesaksian dari Down
itu apakah jujur atau dia memang ya
sakit hati aja dan ngarang-ngarang
cerita? Coba deh menurut kalian coba
tinggalkan komentar di bawah.
Terus, Geng, ada kesaksian berikutnya
yang datang dari Kie Morgan yang
merupakan mantan sahabat dari Cie. Di
dalam persidangan, dia ini bersaksi atas
dua kejadian di mana dia mengaku
menyaksikan secara langsung PD menyerang
Cie. Kie mengatakan pernah melihat PD
memukul Cie di sebuah rumah yang disewa
oleh PD di Hollywood Hills. Dan yang
kedua terjadi ketika PDidi dan Cie
berada di Jamaika. Carie itu sempat
mendengar Cie berteriak dan Kie langsung
pergi menuju ke lorong untuk memastikan
kondisi Cie di saat itu. Dan Kie
mendeskripsikan kalau lorong tersebut
sangat panjang. Dan di saat itulah dia
melihat PD serta Cie keluar dari kamar
tidur utama dan Pididi menyeret Cie di
lantai dengan menarik rambutnya. Kacau
banget ya, Pididi ya. Kayak binatang loh
diperlakukan pacarnya.
Kemudian jaksa itu sempat bertanya ke
Kie mengenai kejadian setelah insiden
tahun 2016 saat PD diduga menyerang Kie.
Nah, ceritanya Kie itu sesuai dengan
kesaksian Cie di mana polisi datang
setelah kejadian itu. Tapi Casey menolak
untuk bekerja sama dengan polisi alias
dia gak mau ngelaporin PDD. Ya mungkin
karena di saat itu antara takut atau
masih sayang banget sama PD, jadi dia
kayak pas aja gitu. Bahkan dia enggak
mau jujur tentang apa yang dialami
kepada polisi. Yang jadi pertanyaannya
ya kenapa Kie disebut sebagai mantan
sahabatnya Cie? Nah, gimana ceritanya
kok mantan sahabat gitu? Apa selama ini
berteman bentar doang terus udah enggak
teman lagi? Tapi kok KY-nya mau
memberikan kesaksian gitu kan. Nah,
ternyata di dalam persidangan ituie
menjelaskan kalau pertemanan mereka
berakhir pada tahun 2018 setelah Kie
mengaku kalau PD mencoba untuk mencekik
dia dan memukul dia dengan gantungan
baju yang terbuat dari kayu. Alasan PD
melakukan itu menurut kesaksian Kie agar
Kie bisa memberitahu PD dengan siapa Cie
berselingkuh. Jadi dipaksa gitu, Geng.
Di sisi lain, Cie sembunyi di kamar
mandi saat insiden tersebut terjadi dan
Kie juga mengaku kalau dia mendapatkan
uang sebesar 30.000 000 Amerika atau
sekitar Rp485 juta dari PDD setelah dia
mengancam akan menggugat apa yang PDD
lakukan kepada dia. Nah, Kie juga
mengatakan bahwa dia menandatangani
perjanjian kerahasiaan sebagai imbalan
atas uang tersebut. Dan karena itulah
persahabatan dia dengan Cie jadi
berakhir. Jadi Cie itu kayak mikir, "Ah,
lu nukar kejujuran, lu nukar
persahabadan kita dengan uang yang
diberikan oleh PDD." Makanya Kie sakit
hati sama si Kie ini. Tapi in the end of
the day, dia tetap menjadi saksi bagi
kasusnya Cie.
Terus geng, ada lagi nih kesaksian yang
datang dari David James yang merupakan
mantan asisten pribadinya PDD. Dia ini
cerita selama bekerja sebagai asisten
pribadi PD dan menceritakan
pengalamannya ketika pertama kali dia
masuk ke kantor pusat Bad Boy
Entertainment untuk interview kerja.
David menjelaskan kepada juri berbagai
tugas yang dia lakukan untuk PDD geng.
Mulai dari mengisi perlengkapan di kamar
hotel, membeli narkoboy sampai menjadi
pribadi PD. Yang pada saat itu dia
disebut membawa beberapa senjata api
karena kondisi dia sedang berseteru
dengan saingannya yaitu Su knight. Dan
di momen yang sama itu PD ingin bertemu
dengan Su juga. Jadi dia jaga-jaga jadi
bawa pistol gitu. Nah, pihak juri di
persidangan pertama kali mendengar
mengenai dugaan pertemuan antara PD dan
Susna dalam kesaksiannya Cie. Dan David
mengatakan peristiwa itulah yang membuat
David memutuskan untuk berhenti menjadi
asisten pribadi PD karena merasa ketika
bekerja dengan PDD nyawanya terancam. Ya
ini orang problematik. Ke mana-mana bawa
pistol ketemu sama Sus Knight yang
jelas-jelas ini gangster besar.
Bisa-bisa yang di dooror harusnya PD
malah dia yang didoor. Makanya dia agak
takut.
Nah, selanjutnya geng ada seorang pria
yang bernama Sai Heyes. Pekerjaannya itu
adalah sebagai penghibur. Nah, dia ini
disewa oleh PDD sekitar 12 kali. Nah,
Syarai ini bercerita dia pernah pertama
kali bertemu ya dengan PD dan juga Kie
pada tahun 2012 yang mana pada saat itu
dia disewa agar membantu menciptakan
gerakan-gerakan yang eh gitu ya yang
akan dipertunjukkan untuk sebuah acara
ulang tahun PD. Dia bersaksi kalau Cie
memerintahkan dia untuk datang ke Trump
International Hotel and Tower yang ada
di Central Park West Manhattan untuk
menampilkan aksi yang enggak senonoh.
Ketika Sara ini tiba di sana, Cie itu
meminta dia untuk melumuri sekujur
tubuhnya dengan baby oil. Sementara PDID
menonton aksi Sarai tersebut. Sarai
mengingat bagaimana e kondisi dan tata
letak dari ruangnya yang mana dia bilang
lampu di ruangan tersebut remang-remang.
Semua perabotan ditutup menggunakan
spray dan ada sebuah ruangan yang cukup
luas di mana Syarai ini duduk dan PD
duduk di seberangnya. Jadi kayak
duduk-duduk hadap-hadapan gitu. Terus
geng, ada sebuah mangkuk kecil yang
diisi dengan baby oil. Sarai bercerita
ketika itu PD tidak mengenakan sehelai
benang pun di tubuhnya. Sesekali dia
juga melampiaskan hasratnya sendiri. ya
self service lah. Nah, selama Syarai ini
menampilkan aksinya itu, PD juga
memberikan arahan kepada Kie untuk
menuruti fantasinya. Dan setelah
pertemuan itu, Syarai dipanggil lagi,
Geng selama kurang lebih 12 kali seperti
yang gua katakan sebelumnya. Dan di
dalam sekali pertemuan, Syarai bisa
mendapatkan sekitar.
2.000 AS atau setara dengan 19 sampai
Rp32 juta. Dan saat diperiksa
kesaksiannya oleh pengacara PDD, Sarai
mengaku kalau dia melihat Kie terkadang
tersentak ketika mendapatkan perintah
dari PDD. Namun kadang juga dia melihat
kalau Kie tampak nyaman dan tidak merasa
terancam sama PDD. Jadi kayak misalkan
disuruh nih Kie kayak dia kaget gitu
kayak aduh apaagi nih? Apalagi nih kayak
gitu. Nah tapi sesekali Ky ini terlihat
kayak nyaman-nyaman aja gitu kayak
enggak ada tekanan enggak ada apa gitu.
Apakah itu dia menyembunyikan
ketakutannya kita enggak tahu. Dan
kesaksian Syarai ini berpotensi untuk
melemahkan pengakuan dari Kie sendiri
yang mengatakan kalau selama ini PDD
sudah memaksa dia untuk melakukan aksi
yang enggak senonoh. Nah ini agak apa
ya? pisau bermata dua lah. Bisa jadi
memberatkan PDD, bisa jadi melemahkan
pengakuan dari Kie. Nah, kurang lebih
seperti itulah pengakuan dari Shai, si
penari atau penghibur enggak senonoh
ini.
Nah, terus Geng ada lagi nih pengakuan
dari seorang een federal yang bersaksi
di dalam persidangan yang bernama Gerald
Genon. Dia ini khusus dari investigasi
Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat.
Dia bersaksi kalau een federal menemukan
bagian dari dua senjata ER15 dengan
nomor seri yang dirusak. Senjata itu
ditemukan tidak jauh dari sebuah tempat
yang diduga menjadi tempat PD menyimpan
berbagai barang-barang yang dia gunakan
di dalam freak off seperti baby oil,
pakaian dalam, high heills, dan mainan
dewasa. Selain itu, Gerald juga bersaksi
ya kalau petugas menemukan pistol yang
masih penuh dengan peluru di dalam
sebuah koper yang ditemukan di rumah
PDIDD. Ada dokumentasi barang-barang
lainnya yang ada di rumah PD yang diduga
itu adalah narkoboy berbentuk pil,
marihuana, dan obat-obatan lain.
Narkoboy itulah yang diduga digunakan
oleh PDD kepada wanita-wanita yang dia
ajak ke freak off agar mereka kehilangan
kesadaran dan bisa melakukan segala
perintah PD selama berhari-hari tanpa
merasa kelelahan sedikitp.
Nah, jadi kesaksiannya berlapis-lapis
semakin banyak dan enggak berhenti
sampai di situ aja. Ada kesaksian lagi
dari mantan asisten pribadinya PDD yang
bernama George Kepen. George ini bekerja
selama 15 tahun, Geng. Tapi dia akhirnya
keluar dari pekerjaannya dengan PDD
karena merasa sudah enggak bisa lagi
menangani masalah PDD yang selalu
melakukan kekerasan. George ini bilang
kalau dia melihat kekerasan yang
dilakukan oleh PD di dalam tiga
kejadian. Salah satunya terjadi ketika
PD memanggil George ke kamar tidur PDidi
dan melihat di sana ada Casey yang
sedang menangis dan mukanya udah
memar-memar. Terus George juga ngelihat
BD memegang gelas whisky di atas kepala
Cie ya selama penerbangan ke Las Vegas.
Kasar banget. Dan insiden lainnya
terjadi pada tahun 2015 ketika PD sedang
dalam kondisi yang emosi melemparkan
sebuah apel ke arah pacarnya yang lain.
Jadi pacarnya enggak cuma Kie, ada yang
lain lagi. Nah, dia lempar apel itu ke
pacarnya itu. Dan George juga
memberitahu kalau dialah yang menyiapkan
dan membersihkan kamar hotel setelah
Bididi menginap di sana. Dan dia juga
mengatakan kalau dia sering sekali cuma
diberikan waktu selama beberapa jam aja
untuk menyiapkan kamar dan disuruh untuk
membawa tas yang berisi barang-barang
seperti lilin, baby oil, pelumas,
pengeras suara, dan pakaian ganti. Dan
ketika PDI sudah selesai dengan aksinya,
George yang membersihkan kamar tersebut.
Karena Pidi khawatir kalau staf hotel
yang membersihkan kamarnya, mereka
mungkin akan mencoba menjual video yang
nantinya mereka rekam sendiri tentang
apa saja yang dilakukan oleh PDD. Jadi
kayak ketika ada yang bersih-bersih ya,
ada yang iseng ngerekam, "Wah, ini PD
ngelakuin ini nih, ngelakuin ini." Nah,
terus entar kesebar dijual videonya ke
para Papa Razi atau media gitu. Nah,
makanya PD enggak mau. Dia maunya
anggotanya aja yang ngebersihin. Nah,
kurang lebih itu salah satu langkah PD
untuk menyembunyikan aksinya selama ini.
Terus, Geng, selanjutnya ada pengakuan
dari Scott Meskadi atau Kitk Cadi. Dia
ini mantan pacar dari Casey. Di dalam
persidangan dia itu cerita ketika dia
menjalani hubungan dengan Kie, hubungan
mereka itu enggak tenang karena selalu
mendapatkan ancaman dari PDD. Ketika
berpacaran dengan Cy, Kitkadi ini bilang
bahwa dia mendapatkan panggilan telepon
yang tiba-tiba dari Cie. Cie ngasih tahu
dia kalau PD sudah tahu mengenai
hubungan mereka berdua. Dan setelah
mendapatkan kabar itu, Kitkadi bilang
kalau dia akan menyebut Kie. Dan enggak
lama dari itu, Kitkadi mendapatkan
telepon dari asistennya PD dan
memberitahukan kalau PIDDidi sudah
berhasil membobol rumahnya Kitkadi. Gila
banget ya, toxic parah ini orang. Dan
Kitkadi langsung pulang ke rumahnya,
tapi di sana dia enggak menemukan adanya
PDD. Ya, itu cuma sekedar ancaman gitu.
Meskipun memang pada saat itu terlihat
kalau seperti ada yang masuk ke rumahnya
dia. Dan hal ini bisa dilihat dari
kado-kado Natal yang dia beli untuk
keluarganya yang awalnya sudah dibungkus
rapi tapi kondisinya udah acak-acakan
terbuka. Anjingnya dia juga ditemukan
terkunci di dalam kamar mandi yang
artinya berarti ada orang yang masuk ke
rumahnya dia dan di saat itu dia merasa
khawatir PD bakal bertindak lebih jauh
lagi dan Kitkadi melaporkan kejadian ini
kepada pihak kepolisian. Nah, jadi
segila itu tuh PD tuh dia enggak ada
takut-takutnya, Geng. Dan waktu itu C
ini juga pernah bersaksi kalau PDD
mengancam akan meledakkan mobil milik
Kitkadi. Nah, dalam kesaksian Kitkadi,
hal ini beneran terjadi, Geng. Di awal
tahun 2012, di saat itu atap mobil
Porsche-nya dipotong oleh seseorang
untuk meletakkan bom molotov yang
menyala ke dalam mobil. Akibatnya, mobil
Kitkadi jadi hangus terbakar sesuai
dengan ceritanya Cie. Kacau banget ya.
segila itu loh PD loh seberani itu dia.
Dan kesaksian dari Kitkadi ini juga
sejalan dengan cerita dari mantan
asisten pribadinya PDD yang lain ya. E
jadi asisten pribadinya kan banyak tuh.
Nah, yang bercerita ini namanya
Capricorn Clark. Dia ini cerita nih pada
dini hari tanggal 22 Desember tahun
2011, PD itu datang ke apartemennya
dengan membawa pistol dan memaksa dia
untuk pergi bareng PD ke rumah Kitkadi.
Clark ini sempat nolak, tapi PD tetap
maksa agar Clark mau ikut. Mau gak mau
Klat itu nurut, Geng. Soalnya PDD
memegang senjata api. Dan ketika mereka
sampai di rumah Kitkadi, Kitkadi
ternyata gak ada di rumah. Dan sesuai
dengan cerita Kitkadi tadi, dan Clark
bersaksi kalau PDID memerintahkan dia
dan pengawalnya dia untuk meyakinkan
Kitkadi agar tidak melaporkan kepada
polisi atas apa yang dilakukan oleh PD,
yaitu membobol rumahnya tersebut. Jadi,
PD ngingetin gitu kayak eh kasih tahu ya
ke sikit kadinya gitu kalau dia jangan
sampai lapor polisi, katanya gitu. Dan
saat Clark kembali ke rumah PD dan juga
Casey ya, dia melihat PD sedang
menendang Cie beberapa kali di arah
perut. Nah, di saat itu Clark gak bisa
berbuat apa-apa, Geng. Nah, selain itu
Clark juga mengaku dia e pernah dipaksa
untuk mengikuti tes kejujuran selama
tahun pertama dia bekerja untuk PDIDD.
Setelah ada beberapa perhiasan yang
dititipkan kepada Clark itu hilang. Dan
di saat itu Clark ini ngaku kalau dia
sampai gagal di dalam tes tersebut ya
dia bakal dibuang ke East River. is
river berarti apa ya? Sungai timur gitu
berarti bakal dibuang ke sungai gitu
bakal dihabisin.
Terus geng yang enggak kalah
mengagetkannya adalah ada sebuah
kesaksian dari mantan asisten pribadinya
PDD. Nah, namanya itu disamarkan ya
bukan nama asli, namanya disamarkan
menjadi Mia. Jadi Mia ini enggak cuma
asisten pribadi doang, tapi juga menjadi
korban dari aksi kekerasan yang
dilakukan oleh PDD. Nah, Mia ini sempat
memberikan kesaksian kalau PD itu
pertama kali melakukan kekerasan seksual
kepada dia setelah beberapa bulan dia
bekerja sebagai asisten pribadinya PD.
Dan insiden ini terjadi di sebuah hotel
yang ada di New York. Nah, pada saat itu
ya PD itu sempat menyewa sebuah pentous.
Dia meminta Mia untuk berbicara empat
mata dengan PD secara pribadi dan mereka
itu berbicara di dapur gitu. Di momen
itu, PDD berdasarkan cerita dari si Mia
ini ya, dia itu memasukkan tangannya ke
dalam gaun atau pakaian yang digunakan
oleh Mia dan kemudian ya mencium si Mia.
Dan beberapa bulan kemudian ya PD
akhirnya juga meruda paksa si Mia ini di
rumahnya PD yang lain yang ada di daerah
Beverly Grove Drive yang ada di Los
Angeles.
Insiden ini terjadi ketika Mia itu
sedang tertidur pulas. Nah, terus pas
dia bangun dia ngelihat kayak ada orang
di atasnya dia. Dia ngelihat orang itu
adalah PDD yang udah niban badannya dia
dan mengucap
kayak gitu. Jadi jangan berisik. Nah,
kemudian langsung membuka celananya dan
menggunakan satu tangan dan langsung
diruda paksa.
Nah, di lain waktu PDD ini kembali
melakukan aksi yang sama dan memaksa Mia
ini untuk melakukan adegan dewasa dengan
menggunakan mulut. Ya, intinya dari
pengakuan Mia itu ya cukup meyakinkan
gitu, Geng. Nah, terus Geng selain
mendapatkan kekerasan dari PDD, Mia juga
bersaksi kalau dia melihat beberapa kali
ketika PD melakukan kekerasan kepada
Caseie, pacarnya PD dan itu terjadi
berulang kali dan di mana pun mereka
berada. Jadi, Cie ini udah jadi kayak
pelampiasannya PDD gitu. Dan mau itu
ketika berada di rumah, di apartemen, di
hotel, atau ketika sedang mengadakan
pesta, bahkan ketika mereka sedang
berlibur pasti ada aja momen Cie itu
mendapatkan kekerasan dari PD. Dan
kekerasannya juga macam-macam, Geng. PD
pernah mukul, ngebanting, membenturkan
kepala sampai ngejar-ngejar Kie. Nah,
Mia ini juga yang terkadang membantu
menyiapkan kamar hotel yang digunakan
oleh PDD untuk party freak off yang
berlangsung selama beberapa hari. Nah,
Mia menyiapkan lotion, baby oil,
pengaman, lilin untuk acara tersebut,
semuanya lah. Dan ketika sudah selesai,
Mia juga yang akan membersihkan kamar
dari bekas ya yang udah dilakukan oleh
PDI. Pokoknya sejorok itu deh agar
enggak ada yang tahu mengenai pesta
menggelikkan tersebut. Dan Mia pernah
mendapatkan perlakuan kasar juga dari
PDD dengan ee dilempari barang-barang ke
arah dia seperti buku, komputer, atau
semangkok e spagetti atas
kesalahan-kesalahan yang sebenarnya
sepele. Misalkan ketika dia ngebersihin
bekas eh party freak off kurang bersih
atau apa gitu. Dan ketika suatu momen
PDD melempari dia dengan komputer ya itu
semua gara-gara Wi-Fi lelet. Mereka di
saat itu sedang berada di lokasi syuting
music video di Los Angeles. Tiba-tiba
lelet gitu internetnya. Nah, Mia ini
yang jadi pelampiasan PDD. Dia dilempar
dengan PC, dengan komputer. Tapi di
dalam hal ini gua agak ragu ya kayaknya
bukan PC sih, mungkin laptop mungkin ya.
Masa ya dia bawa-bawa PC gitu. Nah, itu
dia pengakuan dari asisten pribadinya
PDD yang namanya disamarkan menjadi Mia.
Terus kemudian nih, Geng, ada lagi nih
pengakuan dari Sylvia Oken. Dia ini
merupakan manajer Hotel Beverly Hills di
Los Angeles. Nah, dia ini juga bersaksi
ya. Dia juga pernah melihat PD yang mana
sering menginap di hotel tempat dia
bekerja dengan menggunakan nama samaran
yaitu Frank Black atau Philips Pins.
Bacanya gimana nih? Philip Pines atau
Pins. Intinya kayak gitu ya. Nah,
menurut saksi lain ya, nama itu adalah
nama alias atau aka asnow as dari PDD.
Dan Sylvia menyebutkan kalau PDD itu
pernah dikenakan charge sebesar 300
untuk membersihkan e gorden di kamar
yang ditempati dia dan biaya tambahan
sebesar 500 untuk membersihkan furnitur
yang ada di hotel tersebut yang sudah
terkena minyak. Mm, paham ya minyak apa?
Dan ini menandakan kalau memang PDD ini
melakukan aksinya menggunakan baby oil
di hotel tersebut, Geng. Dan terus ada
kesaksian lain yang diberikan oleh Eddie
Garcia yang merupakan eh petugas
keamanan di hotel Interkontinental di
Los Angeles. Dan dia bercerita sekitar 1
jam setelah dia bertugas pada tanggal 5
Maret tahun 2016, Eddie ini sempat
menerima panggilan telepon ee dari
kantornya yang mana itu adalah eh
telepon dari Christina Koram yaitu
kepala stafnya perusahaan PDD yang
meminta salinan rekaman CCTV. Nah, Edi
ini bilang kalau dia gak bisa langsung
ngasih eh rekaman CCTV itu ya karena dia
harus menghubungi manajemen hotel atau
mendapatkan perintah dari pengadilan
dulu. Dan Eddie menyebutkan kalau
Kristina sudah berada di hotel 1 jam
kemudian setelah telepon tersebut yang
mana dia mencoba untuk mengambil rekaman
CCTV itu. Nah, di malam harinya dia
akhirnya mendapatkan telepon lagi dari
si Kristina ini. Namun kali ini bukan
Kristina yang ngomong melainkan PDD-nya
langsung. Nah, Edie di saat itu
mendeskripsikan kalau intonasi dari PD
ini kayak gugup, bicaranya sangat cepat
gitu, kayak orang panik. Dan PD mencoba
mengklarifikasi kejadian tersebut dengan
mengatakan kalau dia minum terlalu
banyak alias mabuk sehingga berperilaku
kasar kepada Cie pacarnya ketika
menginap di hotel itu. Makanya dia butuh
CCTV itu, Geng. Nah, dia juga khawatir
kalau rekaman CCTV ini didapatkan oleh
orang lain maka karirnya bisa hancur
katanya. Nah, di saat itulah terjadi
kesepakatan nih antara PD dengan si
Eddie ini. Si Eddie itu mau memberikan
salinan dari video tersebut sebagai
imbalannya, Eddie mendapatkan 100.000
secara tunai dari PD. Kalah juga sama
duit tuh orang ya. Nah, akhirnya dibayar
tuh sama PD. Selamatlah PD di saat itu.
Dan yang terakhir adalah kesaksian dari
mantan pacarnya PDD yang lain yang
namanya disamarkan nih eh disamarkannya
menjadi Jane. Nah, dia ini berpecaran
dengan PDD selama 3 tahun dan bersaksi
selama 6 hari, Geng. Nah, jin ini bilang
kalau PD itu memberikan dia obat-obatan
dan memaksa dia untuk ikut bergabung di
dalam partti freak off. Nah, sebagian
besar waktunya itu dihabiskan bersama
dengan PDD selama pesta itu yang mana
berlangsung selama 3 hari lamanya. Jin
ini dipaksa oleh PD untuk berhubungan
dengan tiga pria lain selain PIDDIDD.
Jadi, PD ini kayak senang banget
ngelihat pacarnya itu disikat-sikatin
orang gitu. Dan saat Jen ini sedang
berhubungan dengan pria lain ini ya,
dengan tiga pria tadi dan PDD bakal self
service sambil nonton. Hmm, ada kelainan
nih orang. Dan aktivitas itu mulai
berakhir ketika Egen Federal menangkap
PDD pada bulan September tahun 2024.
Nah, dia gak seperti Cie yang bersaksi
kalau PD terkadang menyerang atau
mukulin gitu ya untuk memaksa agar terus
mengikuti fantasi anehnya. Tapi Jen ini
bilang kalau PDD itu memaksa dia dengan
mengancam, enggak akan memberikan
dukungan finansial atau enggak dibayar
gitu. Enggak pernah main fisik sih,
enggak kayak yang diterima oleh Cie. Dan
dia terkadang mengancam akan menyebarkan
video enggak senonoh yang udah direkam
untuk merusak reputasinya Jin. Nah, jadi
Jinnya takut gitu. Dan selain itu, Jen
juga bersaksi kalau PD memukul dia
setelah Jen marah karena PD e sempat
ketahuan selingkuh dengan cewek lain.
Tapi gimana ya, Jinnya? Jin-nya sendiri
sebenarnya pacar yang kesekian gitu ya,
terus dia marah gitu. Nah, di saat
itulah Jin ini akhirnya dipukuli oleh
PDD yang selama ini dia dipaksa untuk
berhubungan itu enggak pernah dipukuli.
Tapi ketika Jin cemburu ya PDD ternyata
selingkuh dengan cewek lain, di situlah
Jen pertama kali dipukul oleh PDIDD. Dan
di saat itu sebagai imbalannya setelah
dipukul gitu ya, PD meminta Jen untuk
berhubungan dengan pria bayaran supaya
fantasinya PDD
terbayarkan.
Gila ya, Geng, banyak banget
kesaksiannya. Dan sebenarnya masih ada
beberapa kesaksian lagi yang dihadirkan
di dalam persidangan, tapi gua rasa
saksi-saksi yang gua sebutkan udah cukup
menggambarkan apa yang selama ini
dilakukan oleh PDIDD. Dari semua
kesaksian tersebut, semua ceritanya jadi
saling terkonfirmasi satu sama lain.
Nah, yang menjadi permasalahannya
sekarang adalah dari lima tuntutan PD
cuma diberikan satu tuntutan aja yang
dikabulkan. Padahal kesaksian semua
orang jelas-jelas bisa membuat PD
dituntut lebih berat. Kenapa hal ini
bisa terjadi dan tuduhan apa yang
dikenakan kepada PDD yang berhasil gitu
ya. Sementara yang lainnya gugur ya kan.
Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam
pembahasan mengenai PDD yang hanya
mendapatkan ya satu tuduhan aja.
Nah, jadi geng buat yang belum tahu ada
lima dakwaan yang dikenakan kepada PDD
yaitu yang pertama adalah pemerasan.
Dakwaan kedua adalah perdagangan seks
dengan kekerasan penipuan atau paksaan
terhadap KESI. Nah, dakwaan ketiga
adalah transportasi untuk melakukan
prostitusi terhadap Kiei. Nah, dakwaan
ini itu maksudnya PDD dituduh membawa
Kesi untuk kegiatan yang enggak senonoh,
gitu. Dakwaan yang keempat, PDD dituduh
melakukan perdagangan eh terhadap
perempuan dengan kekerasan penipuan dan
paksaan terhadap jin. Nah, dan dakwaan
yang terakhir adalah transportasi untuk
terlibat di dalam prostitusi terhadap
Jin. Dan semua dakwaan itu didasarkan
pada kesaksian dari Cie dan Jin yang
juga dikuatkan kesaksiannya oleh para
saksi yang hadir di dalam persidangan.
Namun geng, pada hari Rabu tanggal 2
Juli tahun 2025 kemarin, ya di
pengadilan New York, PDD ini mendengar
putusan yang diberikan oleh juri yang
terdiri dari delan pria dan empat
wanita. Putusan inilah yang akan
menentukan apakah PD bersalah atau
enggak. Enggak ada yang menyangka kalau
putusan dari juri itu ternyata di luar
prediksi banyak orang. Karena geng,
ternyata PD dinyatakan enggak bersalah
atas tuduhan pemerasan dan perdagangan
perempuan tadi. Sehingga juri hanya
memutuskan kalau PDD cuma bersalah atas
dua tuduhan terkait transportasi untuk
melakukan prostitusi terhadap Kie dan
juga J akan dikenakan ancaman hukuman
maksimal 10 tahun penjara.
Sebelum putusan ini diberikan, jaksa
penuntut umum menuduh PDD memimpin
sebuah kelompok kriminal selama
bertahun-tahun yang melakukan berbagai
pelanggaran serius seperti kerja paksa,
distribusi narkoboy dan pemalsuan. Nah,
tapi Geng ya jurinya menilai bahwa
tuduhan itu enggak cukup kuat untuk
mendukung dakwaan pemerasan dan bagi
juri, jaksa tidak memenuhi standar
pembuktian yang diperlukan untuk tuduhan
yang lebih berat seperti pemerasan dan
perdagangan seks tadi. Nah, mendengar
putusan juri yang meringankan dia, PDD
tampak tersenyum dan menunjukkan
ekspresi lega. Gila ya, money talk duit
berbicara. dan dia kemudian menyampaikan
terima kasih kepada tim pengacaranya
yang sudah berjuang keras selama
persidangan serta kepada para juri atau
para hakim atas keputusan yang sudah
diambil. Nah, meskipun terbebas dari
tuduhan paling serius yang bisa
menjeratnya dengan hukum yang berat, PDD
saat ini harus menghadapi konsekuensi
dari vonis bersalah atas dua tuduhan
prostitusi. Fans-nya PDD merayakan
keputusan juri tersebut dengan berkumpul
di depan Pengadilan Federal Manhattan,
New York City. Dan perayaan yang
dilakukan oleh para fansnya ini ya agak
aneh karena mereka malah melumuri tubuh
mereka menggunakan baby oil. Apa sih gua
gak yakin ini fans sih kayak bayaran
enggak sih ya kan dan video dari para
penggemarnya ini ramai banget di sosial
media geng. Aksi yang dilakukan oleh
para fansnya ini merujuk kepada tuduhan
PD yang disebut-sebut menggunakan baby
oil selama freak off. Dan sementara itu,
banyak pihak yang menyayangkan putusan
dari juri hakim karena ya merasa kalau
bukti-buktinya itu udah kuat. Tapi
kenapa PD cuma dikenakan dakwaan
prostitusi aja? Dirasa enggak adil
banget. Dan ini sangat membahayakan bagi
para korban. Karena suatu hari orang
seperti PDD yang punya power, punya uang
banyak, punya fame, bisa aja ngebalikin
keadaan. Ketika keputusan juri,
keputusan hakim keluar, pengacara PDIDD
sempat meminta jaminan terhadap dirinya
dia ya agar PIDD tidak ditahan lagi.
Namun hakim yang bernama Aran Subrah itu
menolak permintaan tersebut sehingga
sampai saat ini PDD masih ditahan di
dalam penjara. Alasannya ya karena PD
beresiko membahayakan orang lain kalau
dibebaskan dengan jaminan dan putusan
itu membuat PDD tetap mendekam di dalam
penjara selama 3 bulan ke depan. Masa
tahanan itu berujung pada jadwal sidang
putusan hukum untuk PDD yang akan
dilangsungkan tanggal 3 Oktober 2025
nanti. Hakim juga menyinggung sikap dan
keberadaan PDD yang membuat kekerasan di
dalam penjara sehingga dia
memperingatkan bahwa pengadilan bisa
bertanggung jawab atas semua kejadian di
dalam penjara. Nah, selain itu ya hakim
juga sempat membaca surat dari jaksa
serta kuasa hukum PIDD mengenai usulan
permintaan bebas dengan uang jaminan
sebesar juta Do Amerika dan larangan
perjalanan ke wilayah tertentu yang ada
di Florida, California, New York sampai
dengan New Jersey. Kemudian PDD ini juga
menyerahkan paspornya dia serta
melakukan tes narkoboy. Tapi pada
akhirnya hakim tetap menolak jaminan
tersebut. Dan kabarnya juga nih, Geng.
putusan juri ya terhadap PDD disambut
meriah oleh napi lain yang ditahan
bersama dia. Napi-napi lain ini senang
atas putusan juri ini dikarenakan
melihat pembebasan PDD terhadap tiga
tuduhannya sebagai simbol harapan juga
bagi mereka.
Nah, itu geng untuk sementara itu dulu
update dari kasusnya PDD. Nanti kalau
ada perkembangan selanjutnya lagi gua
bakal membahas di video lainnya. Gimana
geng menurut kalian tentang kasus ini?
Coba tinggalkan komentar di bawah.