Kind: captions Language: id Geng, hari ini kita bakal ngebahas sebuah topik yang baru banget terjadi dan ramai diperbincangkan. Terlebih ini juga penting banget buat kita semua ya. Kenapa gua bilang penting? Karena ini bukan cuma soal sebuah negara yang bernama Rusia, tapi juga soal potensi ancaman ke negara-negara lain termasuk ke negara kita. bukan perihal isu politik atau ancaman ekonomi, tetapi melainkan sebuah bencana alam yang membuat seluruh negara jadi was-was saat ini, yaitu gempa bumi ya, negara kita Indonesia sebagai alumni ya, alumni dari tragedi tahun 2004 di Aceh, gempa dan tsunami. Ya, kayaknya pembahasan ini cukup penting untuk kita simak. Oke. Gempa yang terjadi di Rusia ini tidak bisa dikatakan gempa biasa karena gempanya enggak main-main ya. melanda Rusia dengan berkekuatan sampai 8,7 skala Rster. Dengan kekuatan sebesar ini sampai-sampai ada tsunami setinggi 3 sampai 4 m yang melanda beberapa wilayah pesisir Rusia. Terus kenapa sampai membuat negara lain ikut khawatir? Kan kejadiannya di Rusia. Gempa kali ini itu enggak cuma berpusat di Rusia, tapi menjalar ke negara-negara lain yang masuk ke dalam jalur Ring of Fire. Dan ini bukan sebuah ancaman ee biasa ya, karena dampaknya memang benar-benar terjadi sampai ke negara lain seperti Amerika dan juga Jepang. Enggak lama setelah gempa terjadi di Rusia, Amerika dan Jepang ikut mengalami tsunami juga di negara mereka. Karena Amerika dan Jepang juga terkena dampak, banyak yang khawatir kalau negara kita Indonesia juga akan merasakan dampak tersebut. Ya, kita tahu ya Indonesia juga termasuk ke dalam negara yang masuk ke jalur ring of fire ini. Apakah negara kita Indonesia akan terkena dampak? Nah, untuk menjawab itu kita bakal membahas ini bersama-sama. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry [Musik] Geng. Geng. Oke, kita bahas dulu ya kronologi tentang gempa yang terjadi di Rusia ini, Geng. Jadi semuanya itu bermula pada tanggal 29 Juli tahun 2025 dini hari ya, di saat orang sedang terlelap tidur dan di mana di saat itu terjadi gempa mega trash yang melanda wilayah Kra Kamchatka di semenanjung Kamcatka Rusia di mana daerah tersebut berpusat 119 km atau 74 mil dari Timur tenggara Petropavlov eh Kamcatska yang mana diketahui juga ya gempa tersebut merupakan salah satu gempa bumi terbesar semenjak tahun 2011 yang terjadi ee di daerah Tohoku Jepang. Jadi ini yang besar bangetlah di dunia dan dengan kekuatan mencapai 8,7 skala rister yang berpusat di laut sekitar 119 km di tenggara Petro Pavlov eh Kamcaska dan dengan kedalaman ya hanya sekitar 20,7 km. Jadi dibilang dalam banget juga enggak cukup dangkal gitu. In of a very big intensity 8.7 Seven earthquake is not a normal as I told you that if we will rank this earthquake it will come at seven or eight position recorded after 1900 19. Nah, namun ada juga media yang melaporkan kalau kekuatan gempanya itu sebenarnya lebih dari 8,7 itu sampai 8,8 katanya. dan guncangannya itu berlangsung dalam 3 sampai 4 menit yang mana itu sangat lama dan membuat warga jadi panik karena terlihat nih bangunan-bangunan itu bergoyang-goyang hebat dan sistem peringatan tsunami di seluruh kawasan Pasifik itu langsung aktif. Ada beberapa video nih, Geng, yang menunjukkan gempa dahsyatnya itu membuat ee runtuh dinding-dinding bahkan e gedung-gedung di sana dan sebagian gedung itu ada yang runtuh. Beruntungnya enggak ada laporan korban jiwa atas peristiwa ini. Beberapa video lain juga menunjukkan situasi yang mencekam selama gempa itu terjadi dan salah satu video yang memperlihatkan ketika getaran gempa melanda sebuah pemukiman di sana. Beberapa atap bangunan di pemukiman tersebut juga terlihat runtuh sepanjang gempa melanda. Kejadian ini membuat penghuni rumah itu sampai keluar untuk menyelamatkan diri. Dan enggak kalah mencekamnya dari dua video sebelumnya, situasi yang sama juga terjadi di ruang tunggu salah satu bandara yang ada di Rusia. Kalian bisa lihat sendirilah dari dokumentasinya. Nah, gempa yang melanda ini membuat alarm darurat itu sampai bunyi diikuti adanya instruksi evakuasi dan keadaan itu membuat orang-orang yang ada di dalam bandara jadi panik, membeludak semua. Sementara di sisi lain langit-langit di bandara tersebut ya terdengar mendecit-mendecit gitu, Geng. Di saat gempa terjadi, mereka takut kalau atap dari bandara atau langit-langitnya ya plafonnya itu bisa runtuh dan ya itu bisa nimpa orang-orang dan bisa terjebak di sana. Namun geng sebelum gempa terjadi di wilayah itu sebenarnya sudah menunjukkan adanya tanda-tanda aktivitas seismik. Nah, ini kerennya ya kalau misalkan negara maju tuh sebelum bencana terjadi mereka itu udah tahu ada tanda-tandanya. Ya, Geng. Pada 20 Juli tahun 2025, gempa sebelum itu sudah berkekuatan 7,4 skala Richster yang sempat mengguncang area sekitar 60 km dari episentrum gempa utama ini. Ini menjadi semacam alarm awal lah, meski belum cukup untuk memprediksi skala bencana yang bakal menyusul. Nah, ketika gempa utama terjadi yaitu di tanggal 29 Juli jam 1124 malam, nah dunia langsung bereaksi. Lembaga seperti USGS, BMKG, terus ada Pacific Tsunami Warning Center itu juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk negara-negara di sepanjang cincin api Pasifik atau e ring of fire tadi termasuk Jepang, Filipin, Alaska, Hawai, Selandia Baru, bahkan negara kita Indonesia. Bahkan diketahui juga terdapat gelombang tsunami setinggi 5 sampai 6 m yang menghantam pesisir timur Kamcatka, terutama kota pelabuhan Savero Kurils yang mengalami banjir besar dan kerusakan infrastruktur. Video yang beredar di media sosial itu menunjukkan air lautnya itu sampai mengalir deras ke daratan, menyeret kendaraan, merusak pelabuhan sampai memaksa sekitar 2.000 penduduk sampai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Nah, tapi ada yang hebatnya nih, Geng. Hebatnya, evakuasi yang dilakukan oleh pemerintah Rusia hanya dalam waktu kurang dari 1 jam. Kebayang tuh kurang dari 1 jam masyarakatnya sudah berhasil diselamatkan dan hasilnya luar biasa. Mereka mengatakan bahwa dari gempa bumi tersebut enggak ada sama sekali korban jiwa di Rusia satuun. Cuma ada 19 orang yang luka-luka dan itu pun sebagian besarnya diakibatkan karena kepanikan saat evakuasi. Kalau kita berkaca ke negara kita ya, udah berapa kali kan terjadi tsunami 2024 Aceh ya. Harusnya itu kita belajar banget ya karena korban di Aceh itu enggak main-main ribuan nyawa. Gila enggak tuh? Tapi setelah itu terjadi lagi ee gempa tsunami di Pulau Jawa beberapa waktu silam tetap ada korban jiwa. Jadi gimana ya bisa dikatakan tuh kayak negara kita tuh untuk belajar kayaknya perlu waktu yang panjang banget. Sementara negara-negara lain tuh untuk belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya ya mereka benar-benar bisa mengatasi apa yang terjadi setelahnya gitu. Gokil ya. Terus geng aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Kamchatka juga bisa dijelaskan secara ilmiah dan kenapa terjadi di sana. Jadi memang Semenanjung Kamcatka ini dikenal sebagai salah satu wilayah paling aktif secara geologi di dunia. Enggak cuma menyimpan puluhan gunung berapi aktif di sana, kawasan ini juga sering diguncang oleh gempa bumi besar. Jadi emang kawasan yang rawan, rentan bencana gitu, Geng. Dan penyebabnya ya karena posisi geografis Kamcatka ini berada di tengah cincin api Pasifik atau Ring of Fire tadi yang mana ini merupakan zona tektonik paling aktif di muka bumi ini. Jadi, ibaratnya kalau lu tinggal di sana ya, lu udah paham bahwa sewaktu-waktu lu akan mengalami atau menghadapi bencana di sana. Jadi wilayah ini sebagai gambaran ya kalau bumi yang kita tempati ini masih muda gitu ya karena Kamcapka ini ya menjadi tempat di mana kerak bumi yang terus bergerak membentuk serta menghancurkan dirinya sendiri. Nah, jadi Kamcatka ini berada di zona subduksi yaitu wilayah di mana lempeng Pasifik menukik ke bawah lempeng Okos namanya yang merupakan bagian dari lempeng Yurasia. Nah, pada saat dua lempeng ini bertabrakan, energi yang besar bakal menumpuk di bawah tanah. Dan ketika tekanan ini dilepaskan, maka terjadilah gempa bumi yang bisa sangat merusak segala sesuatu yang berada di permukaan. Aktivitas vulkanik ini enggak cuma memicu letusan, tapi juga menghasilkan gempa vulkanik, mau itu di dalam skala kecil maupun besar. Nah, naiknya magma ke permukaan itu menciptakan tekanan dan getaran yang bisa dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya, Geng. Nah, data geologi menunjukkan kalau kamatka itu mengalami ratusan gempa bumi kecil di setiap bulannya. Dan hal ini mencakup gempa tektonik akibat pergeseran lempeng dan gempa vulkanik yang berkaitan dengan naiknya magma. Bahkan nih, Geng, disebut-sebut ya, gempa dengan kekuatan di atas enam magnitudo itu cukup sering terjadi, terutama di pesisir timur dan wilayah laut sekitar. Posisi Kamcatka ini juga berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik sehingga wilayah Samudra Pasifik itu sangat rentan mengalami tsunami. Nah, pernah terjadi beberapa kali bencana besar di sana seperti tsunami tahun 1713, tahun 1923, tahun 1925. Yang terbaru gempa kemarin nih yang terjadi akibat gempa sabduksi di lepas pantai Kamcatka ini. Gempa sabduksi ini sendiri adalah gempa yang terjadi ketika dua lempeng tektonik bertemu dan salah satu lempeng ini menyusup ke bawah lempeng lain. Dari peristiwa ini kita bisa lihat, Geng, kalau gempa yang terjadi di Kamcatka enggak cuma berdampak pada mereka doang atau di Rusia doang, tapi berpotensi ke berbagai wilayah yang ada di kawasan Pasifik. Seperti yang gua sebutkan sebelumnya, secara geologis kancapka ini kan menjadi salah satu kawasan paling aktif ya di dunia. Semenanjung ini dikelilingi oleh rangkaian gunung api yang membentuk busur vulkanik Kuril Kancatka sepanjang 2000 km. Ada sekitar 160.000 gunung api yang aktif di wilayah ini. 29 di antaranya masih aktif banget termasuk yang namanya Kluevskoi, gunung berapi terbesar di Yurasia. Beberapa di antaranya ada yang namanya Karimski, terus ada Shiveluc, terus ada Bezimiani yang mana ini tercatat meletus secara berkala dalam dua dekade terakhir. Letaknya juga menjadi titik pertemuan dengan batas lempeng tektonik yang menjadikan Kamcatka menjadi titik yang rawan. Kombinasi dari itu semua yang menyebabkan Kamcatka ini berada di dalam jalur Ring of Fire yang mana ini menjadi zona paling mengerikan, paling aktif secara seismik di muka bumi ini. Nah, yang menarik nih ya, gempa ini juga memicu letusan Gunung Cliu Chevskaya Sopka. Wah, susah banget namanya. Tapi koreksi gua kalau gua salah dalam pengucapan nih. Nah, yang mana ini gunung merupakan salah satu gunung berapi paling aktif lah di Kancapka itu. Oke, setelah gua menjelaskan mengenai bagaimana gempa di Rusia ini bisa terjadi, sekarang kita bakal membahas terkait dampak yang ditimbulkan dari gempa tersebut dan bagaimana kondisi Rusia pasca gempa ini. Mereka kan lagi perang ya. Apakah ini berpengaruh buat mereka? kita bahas. Jadi, Geng, yang pertama akan kita bahas adalah dampak pada pelabuhan Savero Kurils di Semenanjung Kamcatka. Tempat tersebut menjadi salah satu titik paling terdampak dari gempa bumi dahsyat yang mengguncang Rusia pada tanggal 30 Juli 2025. Gempa berkekuatan 8,7 sampai 8,8 skala ritter ini memicu tiga gelombang tsunami berturut-turut, Geng. dengan gelombang ketiga tercatat sebagai yang paling besar dan merusak. Menurut laporan dari Kompas.com nih ya dan juga detik Finance nih nih gua dapat info dari sana. Tsunami tersebut menghantam langsung infrastruktur pelabuhan dan menyebabkan kerusakan serius pada dermaga, fasilitas bongkar muat, dan bangunan-bangunan di sekitarnya. Kapal-kapal yang sebelumnya ya terikat atau ee menepi di pelabuhan itu tercabut semua dan tambatannya itu ya itu kan terparkir dengan tertambat gitu. Nah, tambatannya itu terseret arus sampai ke arah selat. Beberapa di antaranya dilaporkan sampai hilang dan rusak, Geng. Dan salah satu pabrik pengolahan ikan yang terletak di kawasan pelabuhan juga sampai tenggelam akibat gelombang tinggi tsunami. Meskipun seluruh karyawannya ya berhasil dievakuasi sebelum tsunami datang. Rekaman televisi pemerintah Rusia bahkan menunjukkan puing-puing bangunan itu terapung di laut. Memperlihatkan betapa dahsyatnya dampak yang ditimbulkan. Jujur aja nih gua sebagai anak korban tsunami ya. Karena kan gua dulu di Aceh ya ngelihat kayak gini tuh merinding trauma gitu, Geng. Ngebayangin gimana mengerikannya tsunami itu. Hah. Nah, terus, Geng, kerusakan pelabuhan di Rusia ini tidak hanya berdampak ee dari fisiknya aja, tapi juga menimbulkan gangguan ekonomi yang signifikan di sana. Savero Kurils itu dikenal sebagai kota pelabuhan yang bergantung pada sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi mereka. Dengan rusaknya fasilitas pengolahan ikan ya dan terganggunya jalur distribusi gitu ya, aktivitas ekspor hasil laut dan logistik terhenti selama beberapa hari. Pemerintah Rusia itu belum merilis angka resmi kerugian dari kasus ini. Namun laporan menyebutkan kalau kerusakan pelabuhan menjadi salah satu aspek kerugian material paling besar bagi Rusia dari bencana ini. Dan selain itu, lima kem peselancar yang berada di zona rawan tsunami itu turut dievakuasi oleh Kementerian Darurat Rusia sebagai langkah mitigasi. Nah, pemerintah setempat juga mempersingkat jam kerja instansi pemerintahan dan menutup sementara beberapa fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan struktural. Rekaman drone yang dibagikan oleh layanan geofisika Rusia itu menunjukkan puing-puing bangunan dan peralatan industri itu sampai mengapung di laut. memperlihatkan skala kehancuran yang terjadi di kawasan tersebut dan evakuasi terhadap lebih dari 2.400 warga di distrik Savero Kurilski itu dilakukan secara cepat dan terkoordinasi termasuk pekerja industri yang berada di zona pesisir. Nah, terus geng selanjutnya salah satu yang paling mencolok ya dari kejadian ini adalah runtuhnya sebagian formasi batuan Tribrata, ikcon alam dan simbol spiritual masyarakat Kamcatka. Gempa berkekuatan 8,7 skala rich ini menyebabkan retakan besar pada struktur batuan yang selama ini menjadi latar belakang foto wisatawan dan tempat ritual lokal. Bagian puncak dari salah satu pilar batu itu dilaporkan runtuh sampai ke laut. Nah, tidak jauh dari sana pulau Ansiverov yang dikenal sebagai habitat satwa liar dan situs geologi purba juga mengalami kerusakan. Batu-batu besar dilaporkan jatuh dari tebing saat gempa terjadi dan memicu kepanikan di antara koloni singa laut yang ada di sana yang menghuni pesisir pulau tersebut. Video yang direkam oleh tim geofisika Rusia itu juga menunjukkan hewan-hewan itu menyelam serentak ke laut saat getaran terasa gitu, saat gempa. Nah, seolah mereka itu ee apa ya? Udah dapat ininya lah, udah dapat kode alamnya gitu. Dan kalau kita tarik pelajaran dari peristiwa ini, maka jelas bahwa kesiapsiagaan edukasi publik dan sistem peringatan dini adalah kunci utama di dalam menghadapi bencana alam. Nah, dari Rusia kita bisa belajar. Mereka menunjukkan bahwa dengan koordinasi cepat, teknologi yang terintegrasi dan masyarakat yang terlatih bahkan gempa sebesar ini bisa dihadapi tanpa ada korban jiwa. Padahal kalau dipikir-pikir ya yang menjadi korban itu adalah masyarakat pesisir yang notabandnya mungkin kebanyakan nelayan, tapi mereka menghargai nyawa segitunya. Coba kalau di negara kita nelayan karena peduli. Kalau orang-orang pejabat baru yang diselamatkan nomor satu. Tapi kalau nelayan ya kayak dianggap ya udahlah mungkin bisa berenang, mungkin bisa survive dengan air laut gitu kali. Dan harusnya kita belajar ya Indonesia kan sebagai negara yang juga berada di zona Megatras atau cincin api Pasifik ini perlu terus memperkuat sistem mitigasinya, memperluas simulasi evakuasi dan membangun budaya tanggap bencana di semua lapisan masyarakat. Ya, tapi kan kalau hal-hal begini nih sebenarnya tuh butuh biaya besar ya. ya, butuh biaya besar, biaya pelatihan, biaya untuk perawatan alat-alatnya, beli alatnya butuh dirawat. Nah, biasanya kalau bencana itu belum terjadi ya biaya-biaya untuk penanganan kayak gini kan nganggur tuh ya kan. Karena bencana kita enggak tahu kapan bisa terjadi, kapan aja bisa terjadi gitu ya. Nah, tapi karena dananya nganggur biasanya dananya dikorupsi kalau di negara kita. Jadinya apa? Ketika bencananya datang kita enggak siap. Enggak siap sebelum bencana, enggak siap setelah bencana. Setelah bencananya tuh kayak apa? Ya, misalkan kayak bantuan e memperbaiki fasilitas yang udah hancur, enggak siap. Kenapa? Ya, duitnya udah keburu dikorupsi. Itulah yang terjadi di negara kita. Tadi kita sudah menyinggung kalau negara-negara lain juga diperingatkan perihal gempa dan potensi tsunami yang akan terjadi. Ya, salah satunya adalah Jepang. Sekarang kita akan membahas dan melihat bagaimana kondisi Jepang, bagaimana mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah Jepang ketika peristiwa ini terjadi. Kita bahas. Jadi, Geng, setelah mendapatkan peringatan akan adanya gempa di Rusia dan berpotensi terjadi juga di beberapa negara, Jepang di saat itu langsung melakukan berbagai penanganan. Kota-kota, desa-desa, serta reaktor nuklir itu langsung dievakuasi. Warga Jepang juga dikagetkan dengan adanya sirena tsunami yang berbunyi. Bandara ditutup sementara dan para pekerja kantoran dengan cepat menuju lantai yang lebih tinggi di kota-kota pesisir saat Jepang diketahui berada di dalam ancaman tsunami menyusul gempa yang ada di Rusia. Nah, kalau kita bicara tentang tsunami ya namanya aja itu udah dari bahasa Jepang dan memang orang Jepang tuh kayak udah terbiasa gitu loh, Geng, dengan tsunami ini. Jadi mereka tuh penanganannya itu ya cepat mereka tahu harus ke mana. Dan bahkan bangunan-bangunan mereka itu sudah banyak yang dirancang untuk bisa bertahan di tengah-tengah bencana kayak gitu. Di saat itu, Geng, Badan Meteorologi Jepang yang disingkat dengan JMA itu memperingatkan bahwa gelombang tsunami dengan ketinggian sampai 3 m itu berpotensi menghantam sejumlah kawasan pesisir timur di Jepang. Nah, JMA juga menyebutkan bahwa peringatan ini enggak akan segera dicabut karena potensi gelombang susulan yang masih sangat mungkin terjadi. Di dalam siaran pers, ya, JMA juga mengatakan bahwa gelombang susulan dengan ketinggian yang lebih besar bisa tiba berjam-jam setelah gelombang awal. Awalnya JMA itu mengeluarkan peringatan tsunami di jam 037 pagi waktu setempat dengan kekuatan gempa sebesar 8,0 skala Rter. Namun informasi itu direvisi tuh oleh JMA dengan memperingatkan kekuatan gempa yang jauh lebih besar yaitu sekitar 8,7 skala register dan meningkatkan peringatan tsunami pada jam 0940 pagi waktu setempat. Nah, jadi keos bangetlah di saat itu. Oleh karena itu, Geng, pihak berwenang Jepang sudah meminta warga yang berada di sepanjang pesisir Pasifik, terutama di wilayah seperti Iwate, Miagi, Fukushima, Ibaraki, serta Chiba untuk segera dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Dan benar aja, Geng, enggak lama dari peringatan itu, gelombang air laut udah mencapai daratan Jepang. Dan hingga menjelang sore hari di Jepang, ombak besar sudah mencapai daratan di daerah Kuji setinggi 1,3 m. Dan dilaporkan ada satu korban jiwa akibat peristiwa ini. Nah, namun enggak ada kerusakan besar yang terjadi di sana. Dan pihak JMA juga kembali memberitahukan bahwa tsunami setinggi 40 cm sudah terdeteksi di 16 lokasi ketika gelombang bergerak ke selatan di sepanjang pantai Pasifik dari Hokkaido sampai tepat di timur laut Tokyo. Dari informasi lainnya, gelombang setinggi 60 cm terpantau di Hokido dan juga kuji di prefektur Iwate sekitar jam .00 siang yang mana durasinya itu lebih dari 2 jam setelah gelombang pertama tiba di pantai Jepang. Gelombang setinggi 10 cm sampai dengan 50 cm juga terekam di sepanjang pesisir Pasifik dari Hokido sampai Okinawa. Dan akibat dari tsunami ini, paus-paus jadi terdampar. Ya, ikan paus banyak banget terdampar di pantai Ciba Jepang. Yang berarti kebayang, Geng, seberapa besarnya gelombang tsunami di saat itu yang ada di Jepang. Terus seperti yang kita semua tahu ya, bahwa mitigasi Jepang itu merupakan salah satu yang terbaik, bahkan bisa gua bilang paling baik di muka bumi ini ya. Karena memang wilayah mereka itu merupakan lokasi yang berada di lingkaran api Pasifik dan pertemuan empat lempeng tektonik utama. Di dalam bencana ini, pemerintah Jepang melakukan langkah cepat. Begitu gempa berkekuatan 8,7 skala richter mengguncang semenanjung Kamcatka dan memicu peringatan tsunami lintas negara. Jadi mereka tuh udah wah udah segera mengambil langkah antisipasi lah di saat itu. Dan berdasarkan laporan, lebih dari 356.000 Ibu warga Jepang diperintahkan untuk segera mengungsi dari wilayah pesisir timur yang berpotensi terdampak tsunami. Perintah ini mencakup setidaknya enam prefektur termasuk Hokaido dan Miagi. Nah, koordinasi tingkat nasional pemerintah Jepang itu membentuk posco krisis nasional di bawah koordinasi kantor perdana menteri yang bertugas memantau situasi dan mengkoordinasikan evakuasi serta pengamanan infrastruktur vital. Di saat yang sama dibentuklah satuan tugas untuk bisa membantu penanganan evakuasi, Geng. Nah, juru bicara pemerintah yaitu Yoshimasa Hayashi itu menyampaikan kalau tidak ditemukan gangguan pada fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir termasuk di Fukushima yang sempat menjadi perhatian utama. Mereka juga enggak luput memperhatikan transportasi dan infrastruktur sebagai bagian dari pengamanan. 41 jalur kereta api itu dihentikan sementara dan landasan pacu udara ya yang ada di Sendai itu ditutup untuk aktivitas penerbangan dan ini dilakukan untuk mencegah risiko tambahan dan memfasilitasi proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman, Geng. Bahkan ya sistem peringatan dini ee tsunami Jepang itu aktif secara otomatis dengan sirena berbunyi di kota-kota pesisir dan informasi disebarkan melalui media nasional seperti NHK. Pemerintah juga memperluas cakupan peringatan dari wilayah terbatas menjadi hampir seluruh pesisir timur Jepang yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik. Jadi penanganannya sesatset itu meskipun terlihat cukup berlebihan tapi dari pemerintah Jepang ini kita bisa mengetahui bahwa secara keseluruhan respon pemerintah Jepang ini dinilai sangat cepat. Mungkin kalau menurut kita eh lebai banget gitu ya kan gempanya di Rusia sana dan tsunaminya enggak begitu besar sebenarnya ke Jepang ya. Tapi tetap cepat tanggapnya pemerintah Jepang itu keren banget. Terkoordinasi juga dan berbasis protokol mitigasi bencana yang sudah teruji. Bahkan banyak negara yang memuji bagaimana sigapnya pemerintah Jepang dan sistem mitigasi yang dilakukan. Mereka sadar bahwa peringatan dini sangat berperan penting dalam keselamatan warga. Tapi ya tsunami ini kan enggak cuma terjadi di Jepang, tapi juga di Amerika, tepatnya di California dan juga Hawai. Sekarang kita bakal masuk nih ke dalam pembahasan bagaimana sih kondisi tsunami di Hawaii dan California. Bisa-bisanya ya gempanya di Rusia musuhnya Amerika tapi Amerika juga terkena dampaknya. Kita bahas. Jadi geng, salah satu website yaitu si NBC menyoroti dampak dari gempa Rusia yang efek dari tsunaminya itu sampai ke Amerika Serikat, khususnya daerah Hawaii dan California beberapa jam setelah kejadian. Di Hawai, gelombang tsunami tercatat mencapai 4,9 kaki atau sekitar 1,5 m di atas permukaan laut normal. Pemerintah negara bagian itu langsung mengeluarkan perintah evakuasi menutup bandara Mawi dan mereka juga menghentikan sementara semua penerbangan dari maskapai Hawaiian Airlines dan Alaska Airlines. Gubernur Jos Green itu menyatakan bahwa meskipun tidak ada gelombang besar yang melanda daratan utama, status all clear itu belum bisa diberikan hingga beberapa jam setelahnya. Warga dan wisatawan itu terlihat berbondong-bondong meninggalkan pelabuhan Alawai di Oahu. Menciptakan kemacetan saat mereka mencari tempat yang aman. Sementara itu ya, Geng. Di California, tsunami juga terdeteksi di area Cove dengan ketinggian mencapai 1,6 kaki, yaitu kurang lebih 0,5 m di atas permukaan laut. Meski relatif kecil, National Tsunami Warning Center tetap mengeluarkan peringatan agar warga di pesisir tetap waspada terhadap perubahan permukaan laut dan arus kuat di pelabuhan serta di ee daerah pinggirannya itu, Geng. Pemerintah belum membuka kembali zona evakuasi dan meminta warga untuk menjauhi garis pantai. Kalian bisa bayangin ya, betapa keosnya orang-orang di Amerika di saat itu yang tinggal di dekat pantai. Mereka berbondong-bondong mencari tempat evakuasi setelah mendapatkan peringatan tersebut. Kontroversi yang terjadi nih, Geng. Ketika itu yang menyeret namanya Oprah Winfrey yang mana ya jadi ada tuduhan yang ditujukan kepada Oprah. Hal ini disebabkan karena dia diduga menutup jalan pribadi punyanya dia yang membentang di wilayah Maui, Hawai. Dia dikecam karena jalan pribadinya itu bisa jadi jalur alternatif untuk bisa mempercepat proses evakuasi warga menuju tempat yang lebih aman. Tapi kayak orang pelit gitu loh. Dia kayak orang tinggal di gang pelit gitu loh. Dan karena ditutup inilah warga yang ada di sekitar sana harus mengambil rute atau jalur evakuasi yang jauh gitu. Aksi oprah ini tentunya menimbulkan kecaman dari netizen yang menyebutkan apa yang dia lakukan itu tidak berpri kemanusiaan dan tidak mencerminkan empati terhadap sesama. Pelit banget. Nah, kurang dari 4 jam ya, Geng, ya. Peringatan tsunami di Hawaii diturunkan yang tadinya berbentuk peringatan menjadi imbauan. Di pagi harinya imbauan tersebut dicabut oleh pihak berwenang dan enggak ada laporan yang terjadi ee soal kerusakan di sana atau ya yang mengerikan enggak gitu ya. Sedangkan di wilayah pesisir California, Oregon, serta Washington itu juga sudah membatalkan imbauan mereka terkait potensi terjadinya tsunami. Jadi cuma sedikit doang yang kena di sana. Tapi meskipun begitu ya, Menteri Keamanan Dalam Negeri mereka yang bernama Kristin Noim itu meminta kepada para penduduk yang tinggal di daerah pesisir untuk tetap berhati-hati dan mewaspadai kerusakan yang ditimbulkan pasca gempa di Rusia sembari pihak berwenang memantau terus perkembangan aktivitas tektonik di Hawai dan juga di Alaska serta California. Dan selain itu, pejabat manajemen darurat negara bagian di Hawai ya mengatakan bahwa kemungkinan banjir besar tidak akan terjadi. Hanya saja ya mereka tetap menghimbau warga untuk berhati-hati ketika mereka berada di dalam atau di dekat air. Sebagai bentuk pencegahan mereka dihimbau untuk menjauhi pantai, garis pantai, dan jangan sama sekali mendekat ke laut. Nah, saat ini nih, Geng, California, pantai-pantai di Los Angeles sudah dibuka kembali dan peringatan tsunaminya sudah dibatalkan untuk wilayah di San Diego atau Orange gitu, ya. Dan peringatan untuk sebagian besar garis pantai negara bagian juga sudah dicabut. Namun, wilayah dari perbatasan Oregon di selatan sampai perbatasan wilayah antara Humbold dan juga Del Norte itu tetap berada di dalam status peringatan. Nah, jadi enggak terlalu parahlah di Amerika. Sekarang kita bakal bahas nih dampaknya ke negara kita Indonesia. Gimana nih dampak gempa Rusia ke Indonesia? Jadi geng, efek dari gempa yang terjadi di Rusia ini ya ternyata juga berdampak ke negara kita. Diketahui ada 13 wilayah di Indonesia yang terdampak tsunami. Namun tsunaminya yang berimbas ke Indonesia kecil banget. Tingginya enggak sampai 1 m. Dari catatan BMKG ya melalui sensor muka laut ke-13 wilayah itu adalah Jayapura DOC 2 yaitu sebesar 0,2 m pada pukul 141. Lalu ada pelabuhan Tapaleo Halmahera Tengah yaitu 0,06 m pada pukul 1415 dan wilayah Sarmi yaitu 0,2 m pada pukul 14.20 dan juga di wilayah Sorong yaitu 0,2 m pada pukul 14.35 dan daerah Depre Jayapura 0,2 m pada pukul 14.45 45 dan wilayah Sausapor setinggi 0,2 m pada pukul 15.04. Terus ada lagi pelabuhan Beo, T Laut dan juga masih banyak lagi. Ini kalian bisa lihat sendiri nih sampai Manado ya ada tuh. Nih gua terain datanya. Tapi yang gua lihat nih, Geng, ya. Respon orang Indonesia ketika mendengar kabar bahwa akan terjadi tsunami itu enggak seheboh orang-orang di luar negeri. Bukannya langsung mengambil langkah mitigasi dengan menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi, orang kita justru kelihatannya santai-santai aja. Bahkan nih, Geng, yang gua dapatkan di sebuah video di mana di video tersebut terlihat ada orang-orang yang berkumpul untuk live nyanyi. Padahal di momen tersebut air laut sudah mulai terlihat turun. Air laut mulai turun atau surut ini menjadi tanda kalau air tsunami akan segera datang karena dia kering dulu. Tuh, kering dulu. baru diterjang. Karena waktu di Aceh juga sama tuh laut kering, Geng. Baru after itu airnya gede banget. Nah, tapi orang-orang di live ini seolah enggak peduli. Mereka masih aja lanjut nyanyi. Kita juga bisa lihat dari videonya kalau netizen juga pada komen agar si orang-orang yang ada di live itu untuk segera menyelamatkan diri. Tapi mereka kayak ya udah santai aja. Nah, selain ada yang nyanyi di video yang sama juga terlihat ada pria yang sedang mengambil foto dengan pemandangan air laut yang sudah surut. Dari informasi yang gua dapat ya, video tersebut berada di daerah Gorontalo. Nah, terus geng, ada juga potongan live yang gua lihat di TikTok yang memperlihatkan ada seorang pria yang justru berlayar ke tengah laut untuk melaporkan jika sewaktu-waktu tsunami beneran datang. Yang enggak habis pikirnya, dia malah menghitung mundur tsunaminya. Jadi, dibuat kayak bercanda. Kalau dari video itu disebut-sebut lokasinya berada di Manokuari. Nah, itu dia geng pembahasan kita hari ini ya tentang gempa tsunami dari Rusia ini. Ternyata berdampaknya enggak cuma di daerah mereka tapi sampai ke Jepang, Amerika, dan bahkan Indonesia. Untungnya beberapa negara tidak ee sebesar di Rusia lah ya dampak dari tsunami tersebut. Gimana menurut kalian tentang pembahasan kita hari ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.