Transcript
a7t5WAD_25U • A REAL SIGNS OF THE APOCALYPSE! THE GOLD OF THE EUPHRATES RIVER IS BEGINING TO BE SEEN AND FIGHTE...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1502_a7t5WAD_25U.txt
Kind: captions
Language: id
Oke, Geng. Kalian udah lihat belum, ya,
berita yang lagi ramai banget di sosial
media tentang sungai Ever. Bagi umat
Islam, bagi umat muslim ya, sungai Ever
ini bukanlah sekedar sungai biasa. Nah,
ini mungkin ya buat teman-teman yang
nonmuslim, gua mohon maaf banget karena
gua tahu subscriber Kamar Jerry enggak
semuanya dari agama Islam. Ada pemeluk
agama lain juga. Di dalam hal ini ee gua
minta maaf ke kalian kalau mungkin
keimanan kita berbeda, pemahaman kita
berbeda, tapi setidaknya informasi ini
ya sekedar bisa menjadi pembelajaran
atau informasi kepada kalian ya tambahan
informasi, tambahan pengetahuan. Oke,
jadi geng eh di dalam Islam ya ada
beberapa tanda-tanda akhir zaman atau
tanda-tanda kalau bumi ini sudah
mendekati hari kiamat. Contohnya ya,
yang mana pertama tuh waktu yang terasa
cepat berlalu. Nah, itu salah satu
tandanya. Kayak baru tadi pagi kok
kayaknya udah malam aja loh. Baru
kemarin gua lihat si anu jadi ini kok
tiba-tiba udah jadi yang lain lagi.
Terus tanda yang kedua banyaknya
perzinahan dan orang-orang yang meminum
kamar. Kamar itu adalah minuman keras.
Jadi udah kayak lumrah perzinahan itu
udah kayak lumrah aja gitu. Dan ya ee
misalkan kayak cewek yang suka
bergonta-ganti cowok ya itu salah satu
tanda akhir zaman. dan banyak aksi
penghilangan nyawa tanpa sebab yang
jelas. Terus banyak juga musibah atau
bencana alam. Terus dunia mulai dikuasai
oleh orang-orang bodoh dan pembohong.
Nah, serta yang paling banget paling
paling paling paling paling jelas banget
adalah ketika sungai Ever itu menjadi
salah satu ee apa ya? tanda akhir zaman
yang mana di sungai Ever ini dikatakan
di dasar sungainya terdapat gunung emas.
Nah, makanya kalau ada berita tentang
sungai Efrat, orang-orang Islam itu pada
takut. Umat muslim itu jadi ketar-ketir.
Tapi yang mana dulu nih, ya? Tunggu
dulu. Umat muslim yang mana dan umat
muslim yang merasa masih kurang amalnya.
Nah, biasanya bakal ketar-ketir dengan
hal ini. Karena memang semengerikan itu.
Membayangkan ketika salah satu tanda
akhir zaman, tanda kiamat itu mulai ee
diperlihatkan oleh Allah Subhanahu wa
taala yaitu sungai Everrat dengan gunung
emas di dasarnya. Nah, di dalam sebuah
hadis itu ya disebutkan kalau sungai
Everrat yang mengering itu akan menjadi
salah satu tanda akhir zaman dan
nantinya di sana ada gunung emas yang
akan diperebutkan oleh orang-orang.
Bahkan orang-orang itu akan saling
menghabisi satu sama lain. Nah, sekarang
kita bisa lihat ya gimana kondisi dari
sungai Ever itu sendiri. Saat ini. Debit
airnya terus menurun dan sekarang malah
muncul tanda-tanda yang benar-benar
jelas. Yang mana ini sesuai dengan yang
disebutkan dalam Al-Qur'an yaitu
tiba-tiba munculnya banyak emas.
Benar-benar kayak gampang banget
dapatnya ya. Dan semua orang rebutan
untuk ngutip itu emas. Jadi bukan
nambang ngutip gitu. Tapi apakah benar
berita yang beredar ini dan hadis
manakah yang menyebutkan peristiwa ini?
Nah, himbauan apa yang diberikan oleh
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
ketika peristiwa seperti ini terjadi?
Nah, untuk menjawab fakta-faktanya kita
langsung aja bahas secara lengkap
tentang kejadian ini serta
fakta-faktanya menurut Al-Qur'an dan
hadis. Langsung aja. Halo, Geng. Welcome
back to Kamar Jerry.
[Musik]
Genggeng, kita bahas dulu ya fenomena
penemuan bongkahan-bongkahan emas di
pinggiran sungai Evrad yang mulai
mengering.
Jadi, geng, sekarang sosial media itu
lagi ramai banget dengan video yang
memperlihatkan orang-orang yang sedang
mencari emas atau ngutip emas di sebuah
sungai. Seperti yang sudah gua sebutkan
sebelumnya, kalau tempat orang-orang itu
mencari emas bukanlah sungai biasa.
melainkan sungai Evrat yang menjadi
perhatian bagi orang-orang Islam karena
menjadi salah satu tanda dari akhir
zaman. Diketahui kalau orang-orang yang
terlihat di video itu merupakan warga
yang berasal dari pedesaan Raka, Suriah.
Nah, banyak warga Raka ini
berbondong-bondong mencari emas di sana
dikarenakan air sungai Everyut dan
menampakkan gundukan tanah yang terlihat
berkilau. Dan ketika mereka ke sana,
mereka benar-benar mendapatkan tanah
yang berkilau sehingga mengundang
semakin banyaknya orang untuk mencari
emas di sungai Evrat. Warga Desa Raka
itu bergegas e bermonong-monong ke sana
dengan membawa skop serta beberapa
peralatan lain. Ada juga sebagian warga
yang rela menginap di sekitar Sungai
Everret dengan membangun tenda. Dan hal
ini sengaja mereka lakukan agar mereka
bisa mencari emas di siang sampai malam
hari tanpa henti, tanpa takut ya
keduluan sama orang lain atau kehabisan.
Banyak aktivitas penambangan emas ini
membuat harga peralatan bekas untuk
menambang emas menjadi melonjak tinggi
di sana. Jadi kayak alat-alat tambang
kayak cangkul lah atau sekop lah itu
jadi mahal. Dan situasi di desa-desa
yang ada di sana di sekitar sungai Ever
ini juga sudah marak calonya dan
pedagang peralatan yang muncul untuk
mendapatkan keuntungan dari fenomena
ini. Jadi secara enggak langsung nih,
Geng ya, dengan munculnya emas yang ada
di sungai Ever ini banyak orang yang
akhirnya ke sana untuk mencari emas.
Jadi udah dari berbagai kalangan dan ya
asal mereka udah dari mana-mana gitu
yang membuat pertumbuhan ekonomi di sana
juga semakin meningkat tajam. Nah, tapi
jangan salah, semakin meningkat ekonomi
di sana, semakin merinding umat Islam di
seluruh dunia. Dan kalau kita lihat juga
ya dari videonya, kita bisa melihat
bagaimana kondisi dari warga Raka yang
menambang di sana. Mereka hanya
mengenakan peralatan sederhana yang
mungkin tidak sesuai dengan standar
keselamatan untuk menambang. Dan mungkin
ini mirip-mirip dengan apa yang terjadi
di Kongo yang topiknya juga pernah kita
bahas di video-video sebelumnya. Nih,
kalian coba bandingkan deh. Nah, cuma
tentunya ya yang di Kongo ini lebih
parah kondisinya dibandingkan yang
terjadi di sungai Evran. Nah, soalnya di
Kongo itu kan banyak lubang-lubang
tambang yang bisa kapan aja runtuh dan
ya para penambangnya itu terkubur di
sana. Resikonya juga menjadi semakin
besar karena para penambang di Kongo
tidak menggunakan alat keselamatan.
Berbeda dengan yang ada di sungai Ever,
mereka mencari emas di sungai bebas
gitu. Benar-benar kayak ngutip ngutip
pasir aja gitu, Geng. Dan enggak akan
ada sesuatu yang bisa menimpa mereka
kalau ya mereka menambang di sana.
Dan mungkin karena dasar itulah warga
Raka itu terlihat santai-santai aja dan
enggak sekhawatir itu akan keselamatan
mereka ketika menambang. Nah, namun
diketahui juga ya, Geng, sampai gua
syuting video ini belum adanya campur
tangan dari otoritas setempat untuk
menertibkan fenomena ini. Belum ada
regulasi resmi maupun pengawasan
keselamatan yang diterapkan. Jumlah
warga raka yang datang ke sana pun terus
bertambah sehingga membuat situasi
semakin tidak terkendali. Nah,
menanggapi fenomena ini, salah satu
insinyur geologi yang bernama Khalid
Alsamari itu menghimbau kepada warga
Raka agar berhati-hati ketika mencari
emas di sungai Everd. Khalid ini
mengatakan kondisi sungai Everd ini pada
dasarnya memang melewati wilayah yang
memiliki cadangan mineral, Geng.
Meskipun begitu, penampakan dari sebuah
tanah yang mengkilap tidak cukup untuk
bisa membuktikan apakah itu benar adalah
emas asli atau bukan. Seperti yang
diberitakan atau yang diyakini oleh
warga Desa Raka. Dan untuk bisa
memastikan hal itu perlu adanya analisis
geologi dari ahlinya. Nah, sehingga bisa
menentukan apakah sedimen tersebut
mengandung emas atau justru ya kandungan
mineral lain gitu. Mungkin yang ya
warnanya juga apa namanya mengkilat gitu
kan. Dan yang menariknya lagi gua
menemukan salah satu penjelasan dari eh
video di media sosial yang diunggah oleh
salah satu netizen dengan username
Risalah Amar. Nah, ini perlu juga nih
buat kita simak karena bisa menjadi
pelajaran buat kita nih. Di dalam video
tersebut risalah ini menjelaskan soal
fenomena yang terjadi di sungai Evrat
yang di saat ini sedang ramai didatangi
oleh banyak orang untuk mencari emas.
Nah, dikatakan bahwa setelah warga Raka
itu ramai-ramai mendatangi sungai Ever
untuk mencari emas, media lokal Suriah
mencoba untuk mencari tahu kebenaran
dari kabar tersebut bahwa ada emas di
sana. Benar, valid atau enggak. Salah
satu media lokal Suriah yaitu Shaf News
ya itu menyebutkan bahwa banyaknya warga
Raka yang datang ke sungai Everd ini
untuk mencari emas itu disebabkan karena
beredarnya video yang memperlihatkan
orang-orang yang sedang mencari emas di
sungai Ever jumlahnya banyak banget.
Jadi mereka pun tuh termakan sama video
viral gitu. Nah, padahal geng katanya
setelah dicari tahu video yang beredar
sebelumnya itu bukanlah berlokasi di
sungai Everrat melainkan di Asia
Tenggara tepatnya di negara Laos. Nah,
antara kemakan hoaks atau justru ada
yang disembunyikan sebenarnya. Di saat
video itu viral di Suriah, terutama di
Rakau, warga di sana justru percaya
dengan klaim kalau video itu diambil di
sungai Ever. Yang bikin gua aneh di sini
adalah padahal ya kalau memang itu
diambil di Laos harusnya kan kelihatan
ya kalau itu warga Laos. Karena antara
muka orang Suriah dengan orang Laos
pasti jauh beda kan ya. Makanya enggak
salah kalau orang percaya-percaya aja
karena ngelihat wajah dari orang-orang
di dalam video itu. Itu kayak semacam
orang-orang Suriah sana gitu kan. Terus
geng, karena itulah makanya banyak
sekali orang jadi pada datang ke sungai
Ever untuk mencari emas. Nah, risalah di
dalam videonya juga menjelaskan ada
media suriah lain yaitu Baladi News yang
melaporkan bahwa sebenarnya yang
didapatkan oleh warga raka di sungai
Ever bukanlah emas. Walaupun memang
terlihat seperti emas padahal aslinya
bukan katanya. karena ya ternyata tanah
yang mereka ambil tersebut disebut
dengan batu pirit. Batu pirit itu
sebenarnya di Indonesia juga banyak. Ini
mungkin gua tampilkan ya pirit itu
seperti apa. Nih gua yakin banget kalian
pernah melihat hal ini dan ini memang
fenomena yang menakjubkan juga. Kalau
kita ngelihat batu pirit ini kayaknya
kita pengin deh bawa pulang gitu. Tapi
untuk kualitas harga batu itu tuh ya
enggak ada enggak ada nilai yang mahal
gitu. Sekedar hiasan aja. Nah, tapi di
beberapa informasi yang gua tahu juga
ya, Geng. Eh, batu pirit ini terkadang
juga menjadi penanda suatu tempat itu
mengandung e apa ya? Bebatuan emas atau
mineral lain gitu ya. Walaupun enggak
selalu. Sedikit gua jelaskan apa itu
batu pirit. Batu pirit ini sendiri
merupakan batu mineral yang terlihat
seperti emas karena memang warnanya
kuning keemasan dan mengkilap. Namun ini
sama sekali bukan emas. Karena bukan
emas otomatis spirit enggak ada nilainya
ya. Jadi bisa dibilang enggak berharga.
Sebab itulah batu pirit ini sering
dijuluki dengan emas bodoh atau dalam
bahasa Inggrisnya disebut dengan fools
gold. Nah, kenapa disebut seperti itu
ya? Soalnya banyak orang di zaman dulu
yang mengira pirit ini adalah emas
sungguhan. Jadi dianggap ini orang bodoh
gitu. Dan pirit biasanya ditemukan di
bebatuan yang ada di dalam tanah.
Tambang-tambang bahkan dikatakan sering
muncul bersama dengan batu bara dan
logam-logam lain. Nah, meskipun terlihat
seperti emas, spirit sebenarnya
berbahaya, Geng. Soalnya kalau pirit
terkena air dan udara, batu pirit ini
bisa menghasilkan asam. Nah, kalau
sampai begitu, asam yang keluar dari
batu pirit bisa mencemari tanah dan juga
air yang berada di sekitar. Dan untuk di
pertambangan sendiri hal ini dikenal
sebagai pencemanan air asam tambang atau
bahasa Inggrisnya acit mine drainage
yang mana ya cuma masih ada beberapa
orang yang memanfaatkan batu pirit ini
untuk digunakan sebagai bahan kimia atau
sumber belerang. Namun batu pirit memang
pada dasarnya dianggap enggak terlalu
bernilai. Jadi enggak ada orang yang
tertarik untuk beli batu pirit gitu. Dan
justru batu pirit ini harus dikelola
dengan baik agar tidak mencemari
lingkungan, jadi bahaya, beracun gitu.
Nah, sementara untuk orang-orang Suriah,
batu pirit ini dianggap sebagai salah
satu tanda kalau di dalam tanah, tempat
di mana pirit ini ditemukan, terdapat
emas di sana. Seperti yang gua jelaskan
tadi ya. Kalau ada pirit berarti ada
sesuatulah di tanah itu. Entah itu batu
bara atau mineral-mineral lain. Nah,
jadi kalau ada yang menemukan pirit,
mereka bakal mikir kalau di sana
benar-benar ada emas. Itulah kenapa
sekalipun mereka tahu itu hanyalah batu
pirit, mereka masih tetap ingin mencari
emas di sana. Karena bagi mereka, batu
pirit itu menunjukkan kalau ada emas di
sana. Dan fenomena ini juga pada
akhirnya tidak hanya ramai di Suriah,
geng, tapi di seluruh dunia, termasuk di
negara kita Indonesia. Fenomena ini
justru membuat netizen jadi mengingat
salah satu hadis Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam yang menyebutkan bahwa
apa yang terjadi di saat ini di sungai
Efrat adalah tanda-tanda dari akhir
zaman. Dan apakah benar seperti itu? Ya,
sekarang kita bakal masuk ke dalam
pembahasan selanjutnya nih, yaitu
tentang hadis Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam tentang emas di sungai
Everrat ini.
Jadi, geng, apa yang sekarang terjadi
sebenarnya sudah dijelaskan oleh Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang
mana salah satunya adalah mengenai
adanya gunung emas di sungai Everret.
Nah, yang gua anehnya adalah harusnya ya
orang-orang Suriah itu kan sebagian
besarnya juga adalah umat Islam ya.
Ketika mereka merasa di sungai Ever itu
sudah ditemukan emas, kok mereka malah
berbondong-bondong dan senang buat
ngutip itu emas. Padahal secara keilmuan
Islam udah jelas-jelas itu mengerikan.
Kok jadi senang gitu? Itu yang jadi
pertanyaan gua. Apakah mungkin ya
orang-orang yang datang ke sungai
Everrat mengutip emas itu mungkin yang
nonmuslim? Mungkin ya. Gua enggak
menuduh agama manapun nih. Karena kan di
e Suriah sendiri agamanya banyak nih ya.
Enggak enggak mirip dengan di Indonesia
nih geng. Jadi jangan salah paham. Kalau
gua bilang nonmuslim bukan berarti
mereka itu Kristen, bukan berarti mereka
itu Hindu atau Buddha, enggak. Mereka
juga punya agama nenek moyangnya. Oke.
Karena geng, ya, kenapa gua bilang
apakah mereka non muslim? Karena kalau
orang muslim udah pasti takut, udah
pasti ngeri, udah pasti merinding kalau
mendengar emas di sungai Ever itu sudah
mulai muncul. Yakin 1000% ya? kecuali
dia muslim yang bodoh ya, yang enggak
tahu tentang hadis ini. Nah, dan ya
fenomena kayak gini itu bukanlah sebuah
mukjizat atau sesuatu yang
menggembirakan melainkan menjadi tanda
yang mengerikan. Menurut kitab Nihayatul
Alam oleh Muhammad Al-Arifi, terjemahan
dari Zulfi askar Imam Nawawi itu
mengutip hadis riwayat Muslim yang
tertulis di dalam kitab Riyadus Shihin
mengenai keringnya sungai Everrat ini
sampai muncul bongkahan emas yang
menjadi tanda kiamat. Di dalam sebuah
hadis yang diriwayatkan oleh Muslim,
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
bersabda bahwa kiamat tidak akan pernah
terjadi. Nih tekanin ya, tidak akan
pernah terjadi sampai sungai Evering dan
akan muncul gunung emas di sana. Dan
saat itu manusia pun akan saling
mematikan satu sama lain, ya nikam satu
sama lain untuk memperebutkan gunung
emas itu. Jadi dari setiap 100 orang
yang memperebutkan gunung emas itu bakal
ada 99 nyawa yang meninggal. Jadi sisa
satu orang yang paling kuat. Nah, setiap
orang dari mereka mengatakan,
"Mudah-mudahan akulah orang yang
selamat." Tuh, tuh tanda kiamat, Geng.
Jadi makanya kayak heran aja kalau
memang ini terjadi di Suriah dengan
base-nya mereka di sana juga ada umat
Islamnya gitu ya. Apakah mereka tidak
mengimani hadis ini? Itu yang jadi
pertanyaan gua. Nah, atau kemungkinan
kedua adalah mereka bukan orang Islam
atau nonmuslim yang memang tidak tahu
sama sekali tentang hadis ini. Ya,
mungkin ini keterbatasan atau
kedangkalan ilmu gua. Ada teman-teman
yang lebih paham soal fenomena ini boleh
tinggalkan komentar di bawah ya. Terus
geng Abu Ubaidah dalam takliknya itu
terhadap kitab Aniah fi Alfitan wa
Almalahim eh oleh Ibnu Katsir itu
menyebutkan bahwa gunung emas di dalam
hadis tanda kiamat ini sebetulnya kiasan
katanya atau apa ya kiasan tuh kayak apa
ya kayak ya gambaran atau ee andai-andai
perumpamaan kayak gitu deh. Gunung emas
bisa saja diibaratkan dengan minyak bumi
karena keduanya memiliki nilai manfaat
yang sama. Nah, jadi kiasan lah kayak
sebenarnya yang mau disebutkan itu
barang tambang berharga atau mineral
berharga. Tapi yang lebih ee dikenal
pada zaman Nabi ya pada zaman itu adalah
yang paling berharga di dalam barang
tambang itu adalah emas gitu ya. Kurang
lebih kayak gitu. Nah, sementara itu,
Geng. Di dalam hadis lain yang berasal
dari Abu Hurairah Ra ikut menjelaskan
mengenai emas yang ada di sungai Everrat
ini. Di dalam hadisnya Rasulullah itu
bersabda dalam bahasa Indonesia nih ya,
gua artikan hampir terbuka Alfurat atau
sungai Evrat dengan berisi simpanan
emas. Siapa yang mendatanginya jangan
sekali-sekali mengambilnya. Mengutip
dari buku berjudul Aljannah, misteri
Surga terungkap di akhir susunan Billy
El Rasyid. Imam Nawawi selalu syarah
Sahih Muslim yang mana menyebutkan bahwa
mengeringnya sungai Everrat di dalam
hadis berarti terbukanya dasar sungai
karena air yang surut. Dan menurutnya
surutnya sungai Ever.
Nah, meskipun ada yang mengatakan bahwa
emas yang dimaksud di dalam hadis
tersebut adalah sebuah metafora atau
kiasan, tapi masih ada juga ulama yang
berpegang teguh terhadap keaslian teks
tersebut. Ya, keaslian teks dari hadis
itu. Mereka masih percaya bahwa yang
akan muncul di sungai Everest itu
benar-benar sebuah gunung emas. Nah,
salah satu ulamanya adalah Syekh Yusuf
Al-Wabil yang mana beliau ini mengatakan
bahwa dia tidak sependapat jika gunung
emas yang ditafsirkan itu ee adalah
benda lain apalagi minyak bumi. Seperti
yang ditafsirkan ulama-ulama yang
menyebutnya sebagai metafora atau kiasan
tadi. Bagi beliau, minyak bumi tidak
akan pernah sama dengan emas, katanya.
Nah, hadis tersebut menyebutkan bahwa
air sungai yang akan menampakkan gunung
emas yang akan dilihat oleh manusia.
Nah, jika dibandingkan dengan minyak
bumi, minyak bumi sendiri cuma bisa
diperoleh dengan menggali perut bumi,
bukan dengan menggunakan peralatan
seperti tambang emas. Atau dengan kata
lain, kalau sungainya mengering terus
tiba-tiba muncul minyak itu agak aneh
gitu ya walaupun tidak ada yang tidak
mungkin. Nah, tapi beliau tetap meyakini
ketika sungai itu kering maka akan
terlihatlah gundukan gunung emas tadi.
Itu yang lebih masuk akal gitu. Nah, dan
walaupun e berada di dalam hadis yang
sama, sebenarnya enggak dijelaskan
dengan pasti apakah gunung emas itu
berasal dari sungai Ever atau eh sungai
lain. Tapi yang jelas itu ada dan enggak
ada yang bisa memastikan di manakah
lokasi yang dimaksud yang akan terlihat
atau nampaknya gunung emas ya di sungai
Efrat ini sebab lokasinya masih
tersembunyi dan menjadi salah satu
bagian dari rahasia akhir zaman. Nah,
terkait dengan ini ya. Ibnu Hajar itu
mengatakan bahwa surutnya sungai Everrad
akan terjadi sebelum kemunculan Imam
Mahdi. Dan hal serupa juga disebutkan di
dalam kitab Al-Burhan. Hanya Allah
Subhanahu wa taala yang tahu di manakah
gunung emas tersebut akan muncul. Nah,
gitu geng. Jadi apa yang terjadi
sekarang itu sebenarnya kita perlu
waspada ya. Mengimani kalau takut itu
wajar tapi enggak boleh yang kayak putus
asa banget. Oke, aduh, belum nikah nih.
Aduh, baru nikmatin hidup nih, tiba-tiba
udah kiamat aja. Ya, itu jangan gitu.
Mengimani boleh, tapi ya takut-takut
banget janganlah kalau emang takut
ibadahnya diperkuat. Ya enggak sih?
Terus, Geng, enggak cuma perihal dugaan
emas yang bakal muncul di sungai
Everest. Netizen juga menyoroti mengenai
banyaknya orang yang justru
berbondong-bondong ke sana untuk
mengambil emas. Dan sekali lagi,
meskipun masih jadi perdebatan apakah
yang diambil dari sungai Evered itu emas
asli atau bukan karena warnanya
berkilau. Namun di dalam hadis sudah
tertulis dengan jelas sabda Rasulullah
yang melarang siapa saja yang mendatangi
ee lokasi tersebut agar jangan mengambil
emas di sana. Hal ini disebabkan karena
jika emas tersebut diambil akan terjadi
fitnah besar hingga yang parahnya
terjadi pertumpahan darah. Tuh ya. Semua
orang yang melihat emas itu bakal
menjadi tamak dan akan terjadi perubutan
harta sehingga akan menghancurkan
manusia secara moral dan fisik. Dan
mereka akan saling mati-matiin. Dan emas
tersebut muncul bukanlah merupakan
hadiah dari Allah Subhanahu wa taala
menurut Rasulullah nih ya. Melainkan
sebuah ujian bagi para hambanya. Yang
disayangkan banget oleh netizen,
orang-orang di sana justru tidak
mentaati larangan tersebut dari
Rasulullah dan seolah-olah hanya
mementingkan diri sendiri. Ya, balik
lagi dengan pertanyaan gue yang
sebelumnya. Apakah mereka tidak tahu
atau mereka ini bukan muslim? Ya kan
kita enggak tahu nih. Netizen
nyayang-nyayangin tahu-tahu mereka bukan
orang Islam. ya wajar aja mereka rebutin
itu, Geng, intinya. Terus, Geng,
meskipun fenomena yang terjadi di sungai
Evering itu sudah dijelaskan di dalam
Al-Qur'an dan hadis, sebenarnya kita
bisa mengetahui ya secara apa ya bukan
secara teori, secara keilmuannya gitu
ya. Kenapa sungai tersebut bisa
mengering? Ya, dari segi ilmiahnya nih.
Nah, sekarang kita bakal bahas mengenai
penyebab mengeringnya sungai Everrat
ini.
Jadi, Geng, meskipun apa yang terjadi
dengan sungai Evered ini lebih kepada
bagian dari keimanan kita sebagai
seorang muslim, tapi sebenarnya kondisi
di sungai Evered ini juga bisa
dijelaskan dari sisi ilmiah. Jadi, bukan
secara tiba-tiba aja terjadi. Nah, dari
sisi ilmiahnya gimana nih? Nah, ini
semua dikarenakan tentang sesuatu yang
udah digonjang-ganjingkan,
udah diomongin berkali-kali di masa
modern ini, yaitu perubahan iklim. Hal
ini dijelaskan di dalam laporan Center
for Strategic and International Studies
atau CSIS yang menyebutkan suhu di timur
laut Suriah sudah meningkat 1 derajat
Celcius dibandingkan dengan 100 tahun
yang lalu dan curah hujan rata-rata
sudah menurun sebesar 18 mm/ bulannya
setiap abadnya. Bahkan Kementerian
Sumber Daya Air Irak memperingatkan
bahwa sungai itu bisa kering pada tahun
2040 jika perubahan iklim masih terus
terjadi. Secara historis nih, Geng. 85%
kebutuhan air pertanian Suriah dipenuhi
oleh sungai Ever sekitar memanfaatkan
sungai itu untuk air minum, pertanian,
dan peternakan. Ada tradisi yang rutin
dilakukan di Suriah dengan melakukan
ritual keagamaan di sungai Everrat yang
mana ini menunjukkan adanya hubungan
yang erat antara orang Suriah dengan
sungai Everrat itu sendiri. Selama
beberapa dekade terakhir, aliran di
sistem sungai Ever Tigris itu sudah
menurun sampai hampir setengah dari
aliran tahunan rata-rata selama
tahun-tahun musim kering. Ketinggian air
di sungai Ever
salah satu titik terendah yang pernah
tercatat di dalam sejarah. Waduh, ini
yang bikin merinding nih. Nah, kurangnya
persediaan air ini yang juga ditambah
dengan pertumbuhan penduduk di sana
sudah memperburuk kondisi air di
negara-negara hilir seperti Suriah,
Geng. Di antara golongan orang-orang
Suriah, petani dan pengembalalah yang
paling terdampak atas keringnya sungai
Ever ini, Geng. Sehingga kondisi mereka
di saat ini benar-benar terlilit banget.
Lalu, banyak juga penduduk pedesaan yang
beresiko untuk mengungsi karena di
tempat tinggal mereka sudah sulit untuk
mendapatkan air. Kurangnya air ini juga
berdampak pada terhambatnya panen gandum
di sana. Nah, di sana tuh bukan padi,
tapi gandum. yang mana menurut
organisasi pangan dan pertanian PBB
disingkat dengan FAO, nah panen gandum
di Suriah sudah turun sampai 75%.
Masyaallah, seram banget ya. Hampir 100%
kalau 100% ya udah enggak ada lagi gitu.
Nah, ini semua terjadi sejak konflik
pecah dari tahun 2011. Nah, setelah
lebih dari 1 dekade sejak konflik pecah,
pasokan air minum di Suriah juga udah
menurun hingga 40% dan infrastruktur air
yang penting sudah dalam kondisi yang
rusak parah di sana. Di banyak wilayah
di Suriah masih belum bisa untuk
memfilter air dari sungai Efrat ini.
Jadi cuma ada sebagian kecil wilayah di
Suriah aja, Geng. Tapi hal itu juga gak
bisa menyelesaikan masalah karena enggak
adanya sarana untuk bisa
mendistribusikan air tersebut.
Faktor lainnya itu adalah adanya
perjanjian antara Suriah dan Turki yang
menetapkan rata-rata minimum aliran air
dari sungai Evrat di perbatasan antara
kedua negara tersebut. Berdasarkan
perjanjian tahun 1987, Suriah dan Turki
ya itu Suriah harus mendapatkan 500 m³
air per detik dari Turki. Tapi geng, di
tahun 2021, Suriah menuduh Turki sudah
merampah sejatah air warga Suriah dari
sungai Everret yang mana saat ini sungai
tersebut cuma bisa memasok 200 m³/
detik. Suriah menuduh hal ini tanpa
alasan, Geng. Sebab Turki membangun
bendungan-bendungan di hulu sungai
Everangnya
air di sungai tersebut. Jadi kalau
kalian lihat kenapa air sungai Ever itu
berkurang secara signifikan? Ya karena
selain adanya faktor alam tadi, tapi
juga karena ada faktor dari manusianya
juga yaitu pembangunan
bendungan-bendungan milik Turki yang
secara langsung akan menyedot
ketersediaan air yang ada di sungai
Evered. Selain kedua negara tadi, ada
juga negara Irak lagi nih yang juga
sangat bergantung terhadap air yang ada
di sungai Ever. Nah, dikatakan kalau
Irak ini mencoba untuk berbagai cara
agar bisa mengelola air. Dan karena
terus mencoba inilah air yang mengalir
di sungai Evrat semakin lama semakin
sedikit dan sungainya juga mengalami
penurunan kualitas dan fungsi sungai.
Hal ini membuat sungai tidak bisa lagi
menyediakan air bersih lagi dan ya udah
enggak ideal lagilah bagi manusia serta
hewan untuk minum atau mengambil atau
memanfaatkan air di sana.
Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini mengenai fenomena banyaknya orang
yang mencari emas di sungai Everest.
Kira-kira geng, gimana menurut kalian
tentang pembahasan ini? Apakah
penjelasan gua cukup membantu atau
misalkan masih banyak yang kurang,
kalian masih penasaran dengan pembahasan
ini, kalian boleh ya tinggalkan komentar
di bawah tentang pembahasan ini. Oke,
sampai ketemu di episode selanjutnya.