Transcript
a7t5WAD_25U • A REAL SIGNS OF THE APOCALYPSE! THE GOLD OF THE EUPHRATES RIVER IS BEGINING TO BE SEEN AND FIGHTE...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1502_a7t5WAD_25U.txt
Kind: captions Language: id Oke, Geng. Kalian udah lihat belum, ya, berita yang lagi ramai banget di sosial media tentang sungai Ever. Bagi umat Islam, bagi umat muslim ya, sungai Ever ini bukanlah sekedar sungai biasa. Nah, ini mungkin ya buat teman-teman yang nonmuslim, gua mohon maaf banget karena gua tahu subscriber Kamar Jerry enggak semuanya dari agama Islam. Ada pemeluk agama lain juga. Di dalam hal ini ee gua minta maaf ke kalian kalau mungkin keimanan kita berbeda, pemahaman kita berbeda, tapi setidaknya informasi ini ya sekedar bisa menjadi pembelajaran atau informasi kepada kalian ya tambahan informasi, tambahan pengetahuan. Oke, jadi geng eh di dalam Islam ya ada beberapa tanda-tanda akhir zaman atau tanda-tanda kalau bumi ini sudah mendekati hari kiamat. Contohnya ya, yang mana pertama tuh waktu yang terasa cepat berlalu. Nah, itu salah satu tandanya. Kayak baru tadi pagi kok kayaknya udah malam aja loh. Baru kemarin gua lihat si anu jadi ini kok tiba-tiba udah jadi yang lain lagi. Terus tanda yang kedua banyaknya perzinahan dan orang-orang yang meminum kamar. Kamar itu adalah minuman keras. Jadi udah kayak lumrah perzinahan itu udah kayak lumrah aja gitu. Dan ya ee misalkan kayak cewek yang suka bergonta-ganti cowok ya itu salah satu tanda akhir zaman. dan banyak aksi penghilangan nyawa tanpa sebab yang jelas. Terus banyak juga musibah atau bencana alam. Terus dunia mulai dikuasai oleh orang-orang bodoh dan pembohong. Nah, serta yang paling banget paling paling paling paling paling jelas banget adalah ketika sungai Ever itu menjadi salah satu ee apa ya? tanda akhir zaman yang mana di sungai Ever ini dikatakan di dasar sungainya terdapat gunung emas. Nah, makanya kalau ada berita tentang sungai Efrat, orang-orang Islam itu pada takut. Umat muslim itu jadi ketar-ketir. Tapi yang mana dulu nih, ya? Tunggu dulu. Umat muslim yang mana dan umat muslim yang merasa masih kurang amalnya. Nah, biasanya bakal ketar-ketir dengan hal ini. Karena memang semengerikan itu. Membayangkan ketika salah satu tanda akhir zaman, tanda kiamat itu mulai ee diperlihatkan oleh Allah Subhanahu wa taala yaitu sungai Everrat dengan gunung emas di dasarnya. Nah, di dalam sebuah hadis itu ya disebutkan kalau sungai Everrat yang mengering itu akan menjadi salah satu tanda akhir zaman dan nantinya di sana ada gunung emas yang akan diperebutkan oleh orang-orang. Bahkan orang-orang itu akan saling menghabisi satu sama lain. Nah, sekarang kita bisa lihat ya gimana kondisi dari sungai Ever itu sendiri. Saat ini. Debit airnya terus menurun dan sekarang malah muncul tanda-tanda yang benar-benar jelas. Yang mana ini sesuai dengan yang disebutkan dalam Al-Qur'an yaitu tiba-tiba munculnya banyak emas. Benar-benar kayak gampang banget dapatnya ya. Dan semua orang rebutan untuk ngutip itu emas. Jadi bukan nambang ngutip gitu. Tapi apakah benar berita yang beredar ini dan hadis manakah yang menyebutkan peristiwa ini? Nah, himbauan apa yang diberikan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ketika peristiwa seperti ini terjadi? Nah, untuk menjawab fakta-faktanya kita langsung aja bahas secara lengkap tentang kejadian ini serta fakta-faktanya menurut Al-Qur'an dan hadis. Langsung aja. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry. [Musik] Genggeng, kita bahas dulu ya fenomena penemuan bongkahan-bongkahan emas di pinggiran sungai Evrad yang mulai mengering. Jadi, geng, sekarang sosial media itu lagi ramai banget dengan video yang memperlihatkan orang-orang yang sedang mencari emas atau ngutip emas di sebuah sungai. Seperti yang sudah gua sebutkan sebelumnya, kalau tempat orang-orang itu mencari emas bukanlah sungai biasa. melainkan sungai Evrat yang menjadi perhatian bagi orang-orang Islam karena menjadi salah satu tanda dari akhir zaman. Diketahui kalau orang-orang yang terlihat di video itu merupakan warga yang berasal dari pedesaan Raka, Suriah. Nah, banyak warga Raka ini berbondong-bondong mencari emas di sana dikarenakan air sungai Everyut dan menampakkan gundukan tanah yang terlihat berkilau. Dan ketika mereka ke sana, mereka benar-benar mendapatkan tanah yang berkilau sehingga mengundang semakin banyaknya orang untuk mencari emas di sungai Evrat. Warga Desa Raka itu bergegas e bermonong-monong ke sana dengan membawa skop serta beberapa peralatan lain. Ada juga sebagian warga yang rela menginap di sekitar Sungai Everret dengan membangun tenda. Dan hal ini sengaja mereka lakukan agar mereka bisa mencari emas di siang sampai malam hari tanpa henti, tanpa takut ya keduluan sama orang lain atau kehabisan. Banyak aktivitas penambangan emas ini membuat harga peralatan bekas untuk menambang emas menjadi melonjak tinggi di sana. Jadi kayak alat-alat tambang kayak cangkul lah atau sekop lah itu jadi mahal. Dan situasi di desa-desa yang ada di sana di sekitar sungai Ever ini juga sudah marak calonya dan pedagang peralatan yang muncul untuk mendapatkan keuntungan dari fenomena ini. Jadi secara enggak langsung nih, Geng ya, dengan munculnya emas yang ada di sungai Ever ini banyak orang yang akhirnya ke sana untuk mencari emas. Jadi udah dari berbagai kalangan dan ya asal mereka udah dari mana-mana gitu yang membuat pertumbuhan ekonomi di sana juga semakin meningkat tajam. Nah, tapi jangan salah, semakin meningkat ekonomi di sana, semakin merinding umat Islam di seluruh dunia. Dan kalau kita lihat juga ya dari videonya, kita bisa melihat bagaimana kondisi dari warga Raka yang menambang di sana. Mereka hanya mengenakan peralatan sederhana yang mungkin tidak sesuai dengan standar keselamatan untuk menambang. Dan mungkin ini mirip-mirip dengan apa yang terjadi di Kongo yang topiknya juga pernah kita bahas di video-video sebelumnya. Nih, kalian coba bandingkan deh. Nah, cuma tentunya ya yang di Kongo ini lebih parah kondisinya dibandingkan yang terjadi di sungai Evran. Nah, soalnya di Kongo itu kan banyak lubang-lubang tambang yang bisa kapan aja runtuh dan ya para penambangnya itu terkubur di sana. Resikonya juga menjadi semakin besar karena para penambang di Kongo tidak menggunakan alat keselamatan. Berbeda dengan yang ada di sungai Ever, mereka mencari emas di sungai bebas gitu. Benar-benar kayak ngutip ngutip pasir aja gitu, Geng. Dan enggak akan ada sesuatu yang bisa menimpa mereka kalau ya mereka menambang di sana. Dan mungkin karena dasar itulah warga Raka itu terlihat santai-santai aja dan enggak sekhawatir itu akan keselamatan mereka ketika menambang. Nah, namun diketahui juga ya, Geng, sampai gua syuting video ini belum adanya campur tangan dari otoritas setempat untuk menertibkan fenomena ini. Belum ada regulasi resmi maupun pengawasan keselamatan yang diterapkan. Jumlah warga raka yang datang ke sana pun terus bertambah sehingga membuat situasi semakin tidak terkendali. Nah, menanggapi fenomena ini, salah satu insinyur geologi yang bernama Khalid Alsamari itu menghimbau kepada warga Raka agar berhati-hati ketika mencari emas di sungai Everd. Khalid ini mengatakan kondisi sungai Everd ini pada dasarnya memang melewati wilayah yang memiliki cadangan mineral, Geng. Meskipun begitu, penampakan dari sebuah tanah yang mengkilap tidak cukup untuk bisa membuktikan apakah itu benar adalah emas asli atau bukan. Seperti yang diberitakan atau yang diyakini oleh warga Desa Raka. Dan untuk bisa memastikan hal itu perlu adanya analisis geologi dari ahlinya. Nah, sehingga bisa menentukan apakah sedimen tersebut mengandung emas atau justru ya kandungan mineral lain gitu. Mungkin yang ya warnanya juga apa namanya mengkilat gitu kan. Dan yang menariknya lagi gua menemukan salah satu penjelasan dari eh video di media sosial yang diunggah oleh salah satu netizen dengan username Risalah Amar. Nah, ini perlu juga nih buat kita simak karena bisa menjadi pelajaran buat kita nih. Di dalam video tersebut risalah ini menjelaskan soal fenomena yang terjadi di sungai Evrat yang di saat ini sedang ramai didatangi oleh banyak orang untuk mencari emas. Nah, dikatakan bahwa setelah warga Raka itu ramai-ramai mendatangi sungai Ever untuk mencari emas, media lokal Suriah mencoba untuk mencari tahu kebenaran dari kabar tersebut bahwa ada emas di sana. Benar, valid atau enggak. Salah satu media lokal Suriah yaitu Shaf News ya itu menyebutkan bahwa banyaknya warga Raka yang datang ke sungai Everd ini untuk mencari emas itu disebabkan karena beredarnya video yang memperlihatkan orang-orang yang sedang mencari emas di sungai Ever jumlahnya banyak banget. Jadi mereka pun tuh termakan sama video viral gitu. Nah, padahal geng katanya setelah dicari tahu video yang beredar sebelumnya itu bukanlah berlokasi di sungai Everrat melainkan di Asia Tenggara tepatnya di negara Laos. Nah, antara kemakan hoaks atau justru ada yang disembunyikan sebenarnya. Di saat video itu viral di Suriah, terutama di Rakau, warga di sana justru percaya dengan klaim kalau video itu diambil di sungai Ever. Yang bikin gua aneh di sini adalah padahal ya kalau memang itu diambil di Laos harusnya kan kelihatan ya kalau itu warga Laos. Karena antara muka orang Suriah dengan orang Laos pasti jauh beda kan ya. Makanya enggak salah kalau orang percaya-percaya aja karena ngelihat wajah dari orang-orang di dalam video itu. Itu kayak semacam orang-orang Suriah sana gitu kan. Terus geng, karena itulah makanya banyak sekali orang jadi pada datang ke sungai Ever untuk mencari emas. Nah, risalah di dalam videonya juga menjelaskan ada media suriah lain yaitu Baladi News yang melaporkan bahwa sebenarnya yang didapatkan oleh warga raka di sungai Ever bukanlah emas. Walaupun memang terlihat seperti emas padahal aslinya bukan katanya. karena ya ternyata tanah yang mereka ambil tersebut disebut dengan batu pirit. Batu pirit itu sebenarnya di Indonesia juga banyak. Ini mungkin gua tampilkan ya pirit itu seperti apa. Nih gua yakin banget kalian pernah melihat hal ini dan ini memang fenomena yang menakjubkan juga. Kalau kita ngelihat batu pirit ini kayaknya kita pengin deh bawa pulang gitu. Tapi untuk kualitas harga batu itu tuh ya enggak ada enggak ada nilai yang mahal gitu. Sekedar hiasan aja. Nah, tapi di beberapa informasi yang gua tahu juga ya, Geng. Eh, batu pirit ini terkadang juga menjadi penanda suatu tempat itu mengandung e apa ya? Bebatuan emas atau mineral lain gitu ya. Walaupun enggak selalu. Sedikit gua jelaskan apa itu batu pirit. Batu pirit ini sendiri merupakan batu mineral yang terlihat seperti emas karena memang warnanya kuning keemasan dan mengkilap. Namun ini sama sekali bukan emas. Karena bukan emas otomatis spirit enggak ada nilainya ya. Jadi bisa dibilang enggak berharga. Sebab itulah batu pirit ini sering dijuluki dengan emas bodoh atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan fools gold. Nah, kenapa disebut seperti itu ya? Soalnya banyak orang di zaman dulu yang mengira pirit ini adalah emas sungguhan. Jadi dianggap ini orang bodoh gitu. Dan pirit biasanya ditemukan di bebatuan yang ada di dalam tanah. Tambang-tambang bahkan dikatakan sering muncul bersama dengan batu bara dan logam-logam lain. Nah, meskipun terlihat seperti emas, spirit sebenarnya berbahaya, Geng. Soalnya kalau pirit terkena air dan udara, batu pirit ini bisa menghasilkan asam. Nah, kalau sampai begitu, asam yang keluar dari batu pirit bisa mencemari tanah dan juga air yang berada di sekitar. Dan untuk di pertambangan sendiri hal ini dikenal sebagai pencemanan air asam tambang atau bahasa Inggrisnya acit mine drainage yang mana ya cuma masih ada beberapa orang yang memanfaatkan batu pirit ini untuk digunakan sebagai bahan kimia atau sumber belerang. Namun batu pirit memang pada dasarnya dianggap enggak terlalu bernilai. Jadi enggak ada orang yang tertarik untuk beli batu pirit gitu. Dan justru batu pirit ini harus dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan, jadi bahaya, beracun gitu. Nah, sementara untuk orang-orang Suriah, batu pirit ini dianggap sebagai salah satu tanda kalau di dalam tanah, tempat di mana pirit ini ditemukan, terdapat emas di sana. Seperti yang gua jelaskan tadi ya. Kalau ada pirit berarti ada sesuatulah di tanah itu. Entah itu batu bara atau mineral-mineral lain. Nah, jadi kalau ada yang menemukan pirit, mereka bakal mikir kalau di sana benar-benar ada emas. Itulah kenapa sekalipun mereka tahu itu hanyalah batu pirit, mereka masih tetap ingin mencari emas di sana. Karena bagi mereka, batu pirit itu menunjukkan kalau ada emas di sana. Dan fenomena ini juga pada akhirnya tidak hanya ramai di Suriah, geng, tapi di seluruh dunia, termasuk di negara kita Indonesia. Fenomena ini justru membuat netizen jadi mengingat salah satu hadis Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang menyebutkan bahwa apa yang terjadi di saat ini di sungai Efrat adalah tanda-tanda dari akhir zaman. Dan apakah benar seperti itu? Ya, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan selanjutnya nih, yaitu tentang hadis Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tentang emas di sungai Everrat ini. Jadi, geng, apa yang sekarang terjadi sebenarnya sudah dijelaskan oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang mana salah satunya adalah mengenai adanya gunung emas di sungai Everret. Nah, yang gua anehnya adalah harusnya ya orang-orang Suriah itu kan sebagian besarnya juga adalah umat Islam ya. Ketika mereka merasa di sungai Ever itu sudah ditemukan emas, kok mereka malah berbondong-bondong dan senang buat ngutip itu emas. Padahal secara keilmuan Islam udah jelas-jelas itu mengerikan. Kok jadi senang gitu? Itu yang jadi pertanyaan gua. Apakah mungkin ya orang-orang yang datang ke sungai Everrat mengutip emas itu mungkin yang nonmuslim? Mungkin ya. Gua enggak menuduh agama manapun nih. Karena kan di e Suriah sendiri agamanya banyak nih ya. Enggak enggak mirip dengan di Indonesia nih geng. Jadi jangan salah paham. Kalau gua bilang nonmuslim bukan berarti mereka itu Kristen, bukan berarti mereka itu Hindu atau Buddha, enggak. Mereka juga punya agama nenek moyangnya. Oke. Karena geng, ya, kenapa gua bilang apakah mereka non muslim? Karena kalau orang muslim udah pasti takut, udah pasti ngeri, udah pasti merinding kalau mendengar emas di sungai Ever itu sudah mulai muncul. Yakin 1000% ya? kecuali dia muslim yang bodoh ya, yang enggak tahu tentang hadis ini. Nah, dan ya fenomena kayak gini itu bukanlah sebuah mukjizat atau sesuatu yang menggembirakan melainkan menjadi tanda yang mengerikan. Menurut kitab Nihayatul Alam oleh Muhammad Al-Arifi, terjemahan dari Zulfi askar Imam Nawawi itu mengutip hadis riwayat Muslim yang tertulis di dalam kitab Riyadus Shihin mengenai keringnya sungai Everrat ini sampai muncul bongkahan emas yang menjadi tanda kiamat. Di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda bahwa kiamat tidak akan pernah terjadi. Nih tekanin ya, tidak akan pernah terjadi sampai sungai Evering dan akan muncul gunung emas di sana. Dan saat itu manusia pun akan saling mematikan satu sama lain, ya nikam satu sama lain untuk memperebutkan gunung emas itu. Jadi dari setiap 100 orang yang memperebutkan gunung emas itu bakal ada 99 nyawa yang meninggal. Jadi sisa satu orang yang paling kuat. Nah, setiap orang dari mereka mengatakan, "Mudah-mudahan akulah orang yang selamat." Tuh, tuh tanda kiamat, Geng. Jadi makanya kayak heran aja kalau memang ini terjadi di Suriah dengan base-nya mereka di sana juga ada umat Islamnya gitu ya. Apakah mereka tidak mengimani hadis ini? Itu yang jadi pertanyaan gua. Nah, atau kemungkinan kedua adalah mereka bukan orang Islam atau nonmuslim yang memang tidak tahu sama sekali tentang hadis ini. Ya, mungkin ini keterbatasan atau kedangkalan ilmu gua. Ada teman-teman yang lebih paham soal fenomena ini boleh tinggalkan komentar di bawah ya. Terus geng Abu Ubaidah dalam takliknya itu terhadap kitab Aniah fi Alfitan wa Almalahim eh oleh Ibnu Katsir itu menyebutkan bahwa gunung emas di dalam hadis tanda kiamat ini sebetulnya kiasan katanya atau apa ya kiasan tuh kayak apa ya kayak ya gambaran atau ee andai-andai perumpamaan kayak gitu deh. Gunung emas bisa saja diibaratkan dengan minyak bumi karena keduanya memiliki nilai manfaat yang sama. Nah, jadi kiasan lah kayak sebenarnya yang mau disebutkan itu barang tambang berharga atau mineral berharga. Tapi yang lebih ee dikenal pada zaman Nabi ya pada zaman itu adalah yang paling berharga di dalam barang tambang itu adalah emas gitu ya. Kurang lebih kayak gitu. Nah, sementara itu, Geng. Di dalam hadis lain yang berasal dari Abu Hurairah Ra ikut menjelaskan mengenai emas yang ada di sungai Everrat ini. Di dalam hadisnya Rasulullah itu bersabda dalam bahasa Indonesia nih ya, gua artikan hampir terbuka Alfurat atau sungai Evrat dengan berisi simpanan emas. Siapa yang mendatanginya jangan sekali-sekali mengambilnya. Mengutip dari buku berjudul Aljannah, misteri Surga terungkap di akhir susunan Billy El Rasyid. Imam Nawawi selalu syarah Sahih Muslim yang mana menyebutkan bahwa mengeringnya sungai Everrat di dalam hadis berarti terbukanya dasar sungai karena air yang surut. Dan menurutnya surutnya sungai Ever. Nah, meskipun ada yang mengatakan bahwa emas yang dimaksud di dalam hadis tersebut adalah sebuah metafora atau kiasan, tapi masih ada juga ulama yang berpegang teguh terhadap keaslian teks tersebut. Ya, keaslian teks dari hadis itu. Mereka masih percaya bahwa yang akan muncul di sungai Everest itu benar-benar sebuah gunung emas. Nah, salah satu ulamanya adalah Syekh Yusuf Al-Wabil yang mana beliau ini mengatakan bahwa dia tidak sependapat jika gunung emas yang ditafsirkan itu ee adalah benda lain apalagi minyak bumi. Seperti yang ditafsirkan ulama-ulama yang menyebutnya sebagai metafora atau kiasan tadi. Bagi beliau, minyak bumi tidak akan pernah sama dengan emas, katanya. Nah, hadis tersebut menyebutkan bahwa air sungai yang akan menampakkan gunung emas yang akan dilihat oleh manusia. Nah, jika dibandingkan dengan minyak bumi, minyak bumi sendiri cuma bisa diperoleh dengan menggali perut bumi, bukan dengan menggunakan peralatan seperti tambang emas. Atau dengan kata lain, kalau sungainya mengering terus tiba-tiba muncul minyak itu agak aneh gitu ya walaupun tidak ada yang tidak mungkin. Nah, tapi beliau tetap meyakini ketika sungai itu kering maka akan terlihatlah gundukan gunung emas tadi. Itu yang lebih masuk akal gitu. Nah, dan walaupun e berada di dalam hadis yang sama, sebenarnya enggak dijelaskan dengan pasti apakah gunung emas itu berasal dari sungai Ever atau eh sungai lain. Tapi yang jelas itu ada dan enggak ada yang bisa memastikan di manakah lokasi yang dimaksud yang akan terlihat atau nampaknya gunung emas ya di sungai Efrat ini sebab lokasinya masih tersembunyi dan menjadi salah satu bagian dari rahasia akhir zaman. Nah, terkait dengan ini ya. Ibnu Hajar itu mengatakan bahwa surutnya sungai Everrad akan terjadi sebelum kemunculan Imam Mahdi. Dan hal serupa juga disebutkan di dalam kitab Al-Burhan. Hanya Allah Subhanahu wa taala yang tahu di manakah gunung emas tersebut akan muncul. Nah, gitu geng. Jadi apa yang terjadi sekarang itu sebenarnya kita perlu waspada ya. Mengimani kalau takut itu wajar tapi enggak boleh yang kayak putus asa banget. Oke, aduh, belum nikah nih. Aduh, baru nikmatin hidup nih, tiba-tiba udah kiamat aja. Ya, itu jangan gitu. Mengimani boleh, tapi ya takut-takut banget janganlah kalau emang takut ibadahnya diperkuat. Ya enggak sih? Terus, Geng, enggak cuma perihal dugaan emas yang bakal muncul di sungai Everest. Netizen juga menyoroti mengenai banyaknya orang yang justru berbondong-bondong ke sana untuk mengambil emas. Dan sekali lagi, meskipun masih jadi perdebatan apakah yang diambil dari sungai Evered itu emas asli atau bukan karena warnanya berkilau. Namun di dalam hadis sudah tertulis dengan jelas sabda Rasulullah yang melarang siapa saja yang mendatangi ee lokasi tersebut agar jangan mengambil emas di sana. Hal ini disebabkan karena jika emas tersebut diambil akan terjadi fitnah besar hingga yang parahnya terjadi pertumpahan darah. Tuh ya. Semua orang yang melihat emas itu bakal menjadi tamak dan akan terjadi perubutan harta sehingga akan menghancurkan manusia secara moral dan fisik. Dan mereka akan saling mati-matiin. Dan emas tersebut muncul bukanlah merupakan hadiah dari Allah Subhanahu wa taala menurut Rasulullah nih ya. Melainkan sebuah ujian bagi para hambanya. Yang disayangkan banget oleh netizen, orang-orang di sana justru tidak mentaati larangan tersebut dari Rasulullah dan seolah-olah hanya mementingkan diri sendiri. Ya, balik lagi dengan pertanyaan gue yang sebelumnya. Apakah mereka tidak tahu atau mereka ini bukan muslim? Ya kan kita enggak tahu nih. Netizen nyayang-nyayangin tahu-tahu mereka bukan orang Islam. ya wajar aja mereka rebutin itu, Geng, intinya. Terus, Geng, meskipun fenomena yang terjadi di sungai Evering itu sudah dijelaskan di dalam Al-Qur'an dan hadis, sebenarnya kita bisa mengetahui ya secara apa ya bukan secara teori, secara keilmuannya gitu ya. Kenapa sungai tersebut bisa mengering? Ya, dari segi ilmiahnya nih. Nah, sekarang kita bakal bahas mengenai penyebab mengeringnya sungai Everrat ini. Jadi, Geng, meskipun apa yang terjadi dengan sungai Evered ini lebih kepada bagian dari keimanan kita sebagai seorang muslim, tapi sebenarnya kondisi di sungai Evered ini juga bisa dijelaskan dari sisi ilmiah. Jadi, bukan secara tiba-tiba aja terjadi. Nah, dari sisi ilmiahnya gimana nih? Nah, ini semua dikarenakan tentang sesuatu yang udah digonjang-ganjingkan, udah diomongin berkali-kali di masa modern ini, yaitu perubahan iklim. Hal ini dijelaskan di dalam laporan Center for Strategic and International Studies atau CSIS yang menyebutkan suhu di timur laut Suriah sudah meningkat 1 derajat Celcius dibandingkan dengan 100 tahun yang lalu dan curah hujan rata-rata sudah menurun sebesar 18 mm/ bulannya setiap abadnya. Bahkan Kementerian Sumber Daya Air Irak memperingatkan bahwa sungai itu bisa kering pada tahun 2040 jika perubahan iklim masih terus terjadi. Secara historis nih, Geng. 85% kebutuhan air pertanian Suriah dipenuhi oleh sungai Ever sekitar memanfaatkan sungai itu untuk air minum, pertanian, dan peternakan. Ada tradisi yang rutin dilakukan di Suriah dengan melakukan ritual keagamaan di sungai Everrat yang mana ini menunjukkan adanya hubungan yang erat antara orang Suriah dengan sungai Everrat itu sendiri. Selama beberapa dekade terakhir, aliran di sistem sungai Ever Tigris itu sudah menurun sampai hampir setengah dari aliran tahunan rata-rata selama tahun-tahun musim kering. Ketinggian air di sungai Ever salah satu titik terendah yang pernah tercatat di dalam sejarah. Waduh, ini yang bikin merinding nih. Nah, kurangnya persediaan air ini yang juga ditambah dengan pertumbuhan penduduk di sana sudah memperburuk kondisi air di negara-negara hilir seperti Suriah, Geng. Di antara golongan orang-orang Suriah, petani dan pengembalalah yang paling terdampak atas keringnya sungai Ever ini, Geng. Sehingga kondisi mereka di saat ini benar-benar terlilit banget. Lalu, banyak juga penduduk pedesaan yang beresiko untuk mengungsi karena di tempat tinggal mereka sudah sulit untuk mendapatkan air. Kurangnya air ini juga berdampak pada terhambatnya panen gandum di sana. Nah, di sana tuh bukan padi, tapi gandum. yang mana menurut organisasi pangan dan pertanian PBB disingkat dengan FAO, nah panen gandum di Suriah sudah turun sampai 75%. Masyaallah, seram banget ya. Hampir 100% kalau 100% ya udah enggak ada lagi gitu. Nah, ini semua terjadi sejak konflik pecah dari tahun 2011. Nah, setelah lebih dari 1 dekade sejak konflik pecah, pasokan air minum di Suriah juga udah menurun hingga 40% dan infrastruktur air yang penting sudah dalam kondisi yang rusak parah di sana. Di banyak wilayah di Suriah masih belum bisa untuk memfilter air dari sungai Efrat ini. Jadi cuma ada sebagian kecil wilayah di Suriah aja, Geng. Tapi hal itu juga gak bisa menyelesaikan masalah karena enggak adanya sarana untuk bisa mendistribusikan air tersebut. Faktor lainnya itu adalah adanya perjanjian antara Suriah dan Turki yang menetapkan rata-rata minimum aliran air dari sungai Evrat di perbatasan antara kedua negara tersebut. Berdasarkan perjanjian tahun 1987, Suriah dan Turki ya itu Suriah harus mendapatkan 500 m³ air per detik dari Turki. Tapi geng, di tahun 2021, Suriah menuduh Turki sudah merampah sejatah air warga Suriah dari sungai Everret yang mana saat ini sungai tersebut cuma bisa memasok 200 m³/ detik. Suriah menuduh hal ini tanpa alasan, Geng. Sebab Turki membangun bendungan-bendungan di hulu sungai Everangnya air di sungai tersebut. Jadi kalau kalian lihat kenapa air sungai Ever itu berkurang secara signifikan? Ya karena selain adanya faktor alam tadi, tapi juga karena ada faktor dari manusianya juga yaitu pembangunan bendungan-bendungan milik Turki yang secara langsung akan menyedot ketersediaan air yang ada di sungai Evered. Selain kedua negara tadi, ada juga negara Irak lagi nih yang juga sangat bergantung terhadap air yang ada di sungai Ever. Nah, dikatakan kalau Irak ini mencoba untuk berbagai cara agar bisa mengelola air. Dan karena terus mencoba inilah air yang mengalir di sungai Evrat semakin lama semakin sedikit dan sungainya juga mengalami penurunan kualitas dan fungsi sungai. Hal ini membuat sungai tidak bisa lagi menyediakan air bersih lagi dan ya udah enggak ideal lagilah bagi manusia serta hewan untuk minum atau mengambil atau memanfaatkan air di sana. Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali ini mengenai fenomena banyaknya orang yang mencari emas di sungai Everest. Kira-kira geng, gimana menurut kalian tentang pembahasan ini? Apakah penjelasan gua cukup membantu atau misalkan masih banyak yang kurang, kalian masih penasaran dengan pembahasan ini, kalian boleh ya tinggalkan komentar di bawah tentang pembahasan ini. Oke, sampai ketemu di episode selanjutnya.