Transcript
8UalUGNkQCc • LEDAKAN METEOR JATUH DI CIREBON ! ADA PERTANDA APA ?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1559_8UalUGNkQCc.txt
Kind: captions
Language: id
Hari ini kita bakal ngebahas tentang
sebuah kejadian yang sempat membuat
warga Cirebon bahkan Indonesia jadi
heboh banget. Kalau biasanya kita
mendengar berita soal bencana alam yang
paling lumrah atau paling banyak
kejadiannya adalah banjir, gempa, atau
tanah longsor gitu ya. Tapi kali ini
beda banget. Soalnya musibah kali ini
datangnya bukan dari bumi tapi justru
dari luar angkasa. Ya, dari langit
tanggal 5 Oktober 2025 kemarin ada
sebuah benda bercahaya yang diduga
meteor jatuh di sekitar wilayah Cirebon
bagian timur tepatnya di daerah Lemah
Abang. Awalnya ya enggak ada yang
menyangka sama sekali. Cuaca waktu itu
cerah banget, langit bersih, enggak ada
tanda-tanda aneh. Pokoknya sore itu ya
kayak sore biasanya, tapi justru sekitar
jam 635
atau sekitar magrib gitu ya, tiba-tiba
aja langit Cirebon berubah menjadi
terang banget seperti disorot lampu
raksasa. Di awalnya banyak orang yang
mengira itu mungkin petir gitu kan, tapi
ternyata bukan. Karena tidak lama
setelah cahaya itu muncul langsung
disusul oleh suara dentuman keras dan
semuanya terekam jelas di kamera warga.
Karena waktu itu cuaca lagi cerah
banget, suara dentumannya makin jelas
kedengaran karena gak terganggu oleh
suara rintik hujan gitu kan. Dari situ
warga mulai panik tapi juga mereka
merasa penasaran. Mereka mencari tahu
sumber suara itu datang dari mana, tapi
tidak ada tanda-tanda apapun di darat.
Dan ternyata, Geng, ada sebuah e bola
cahaya besar yang wah itu benar-benar
kayak apa ya? Gede bangetlah. Melesat
dari langit terus hilang di dalam
hitungan detik. Bentuknya seperti bola
api dan warnanya putih kekuningan. Nah,
setelah itulah video amatir tersebut
langsung viral di media sosial dan
banyak yang penasaran dengan hal ini.
Apakah itu bola api berasal dari sesuatu
yang berkaitan dengan supernatural atau
hal tersebut bisa dijelaskan secara
ilmiah. Karena banyak orang yang pada
awalnya mengaitkan fenomena ini dengan
hal-hal ya yang gaib-gaib lah biasa di
Indonesia kan. Apalagi kejadiannya di
Cirebon seperti yang kita tahu ya. Kalau
berbicara tentang Cirebon, berbicara
tentang Banten, salah satu lagi ya itu
selalu berkaitan dengan hal gaib. Nah,
jadi makanya kali ini ternyata semua itu
terbantahkan. Ini bukan hal gaib. Ini
adalah kejadian alamiah yang membuat
kita merinding. Dan atas kejadian ini,
bagaimana penjelasan dari pihak Brin
serta BMKG terkait fenomena tersebut?
Semuanya bakal kita bahas secara lengkap
nih. Jadi, langsung aja kita masuk ke
dalam pembahasan yang berasal dari
Cirebon ini. Nah, jujur ya gua agak
bersyukur nih, agak elus dada kali ini
membahas tentang Cirebon tidak melulu
membahas tentang Vina Cirebon. Oke, hari
ini kita bakal membahas tentang meteor
jatuh di Cirebon. Langsung aja. Halo,
Geng. Welcome back to Kamar Jerry
[Musik]
Geng King. Untuk yang pertama kita bahas
dulu kronologinya bagaimana bisa
kejadian ini terjadi.
Jadi, geng, peristiwa ini terjadi pada
awal bulan Oktober 2025, tepatnya di
hari Minggu tanggal 5 Oktober sekitar
jam 635 malam atau magrib di wilayah
Cirebon bagian timur. Khususnya di
daerah Lemah Abang yang mana pada saat
itu kondisi cuaca di Cirebon sedang
terang-terangnya. Langit cerah berawan,
tidak ada tanda-tanda bakal hujan.
Pokoknya banyak warga yang lagi
santai-santai di depan rumah. Ada juga
yang sudah siap-siap akan segera
melaksanakan salat magrib. Pokoknya sore
itu kelihatannya biasa aja, aman, damai,
tenang. Sampai pada akhirnya tiba-tiba
dari arah timur muncul cahaya terang
yang e terang banget yang membuat semua
orang jadi kaget. Cahaya itu bukan
seperti petir, tapi lebih seperti bola
api besar yang meluncur cepat ke arah
barat daya. Warnanya putih kekuningan
dan semakin lama semakin terang.
Beberapa warga yang sedang duduk-duduk
langsung berdiri sambil melihat ke arah
langit dan ada yang spontan mengambil
handphone untuk ngerekam. Di dalam
hitungan detik, cahaya itu menghilang,
Geng. Dan tidak lama setelah itu
muncullah suara keras yang e apa ya?
kayak ledakan gitu dar gitu ya. Suaranya
benar-benar keras banget seperti suara
bom dan tabrakan yang besar. Di beberapa
rumah kaca jendelanya sampai bergetar.
Burung-burung sampai berterbangan dan
beberapa orang langsung keluar rumah
semberi melihat-lihat ke arah langit.
Heeh.
Begitu hilang itu suara bulu itu bom
gitu.
Keras suaranya.
Keras. Keras banget. Kaca aja sampai
bergetar.
Kaca bergetar loh.
Kaca bergetar semuanya. rumah
ya. Gua yakin nih di antara orang-orang
itu ada yang curiga. Mungkin
jangan-jangan tuh sound horek kali ya.
Wah, sound horek nih. Ternyata bukan.
Ini meteor. Suasana yang tadinya adem
langsung berubah menjadi panik. Banyak
yang berpikir kalau itu petir tapi
anehnya tidak ada hujan sama sekali di
saat itu. Langit malah masih terang. Ada
juga yang mengira itu pesawat jatuh
soalnya suaranya seperti ee dari udara
dan datang dengan cepat menghantam
tanah. Tapi setelah itu, beberapa warga
langsung memeriksa CCTV rumah
masing-masing. Dari situlah akhirnya
terlihat dengan jelas sebuah momen bola
cahaya besar melintas di langit di atas
Cirebon. Videonya tidak lama langsung
menyebar ke mana-mana. Ada yang dikirim
dari grup WhatsApp ke grup WhatsApp
lain, ada juga yang meng-upload ke eh
platform X. Nah, cuma beberapa jam aja
tagar #meteor Cirebon langsung trending
di media sosial. Video itu jelas banget
menunjukkan bagaimana bola api besar itu
lewat terus hilang. Di beberapa video
bahkan terlihat seperti ada kilatan
cahaya tambahan ketika meteor itu
meledak di udara. Dari situ warga
semakin yakin kalau benda itu adalah
meteor. Nah, tapi karena belum ada
keterangan resmi banyak juga yang masih
bingung. Ada yang bilang itu satelit
jatuh, ada yang mikir itu mungkin roket
atau benda antariksa lain. Tapi yang
pasti semua warga setuju kalau suara
dentuman itu benar-benar besar banget
dan berasal dari cahaya tersebut. Nah,
terus geng beberapa jam setelah kejadian
itu, pihak BMKG akhirnya buka suara
lewat keterangan dari Muhammad Saiful
Fuad. Pihak BMKG Cirebon menjelaskan
kalau mereka memang mendeteksi adanya
gelombang kejut sekitar jam 1839. Tapi
mereka memastikan kalau suara dentuman
itu bukan berasal dari gempa bumi maupun
longsor atau bencana-bencana lain. BMKG
juga menyatakan bahwa kondisi atmosfer
di saat itu stabil. Jadi, sumber suara
jelas berasal dari langit. Saiful ini
bilang kalau BMKG tidak bisa langsung
memastikan benda apa yang jatuh itu
karena e ini sudah menjadi ranahnya Brin
untuk melakukan analisis benda langit.
Dan Saiful ini menjelaskan bahwa suara
dentuman itu bukan disebabkan dari gempa
ataupun longsor yang artinya kemungkinan
besar suara itu muncul akibat gelombang
kejut dari benda yang melintas di
atmosfer. Beberapa jam kemudian,
peneliti ahli utama Brin yaitu Thomas
Jamaluddin akhirnya memberikan
penjelasan. Beliau bilang benda
bercahaya yang terekam oleh warga itu
memang sebuah meteor yang ukurannya
cukup besar.
Merinding enggak tuh, Geng? Kalau
misalkan sampai menghantam pemukiman
warga, hancurlah tuh Cirebon. Kita gak
tahu juga nih apa cukup Cirebon aja atau
justru menyebar ke daerah-daerah lain.
Nah, di saat itu meteor itu masuk ke
atmosfer bumi dengan kecepatan yang
sangat-sangat tinggi. Dan karena tekanan
udara yang ekstrem di atmosfer bawah,
meteor itu akhirnya meledak di udara
sebelum mencapai permukaan bumi.
Alhamdulillah ya Allah Subhanahu wa
taala Tuhan yang maha esa menciptakan
bumi ini ya semacam memiliki iron dom
kayak punya istri rewel gitu loh. Kayak
ada batasnya gitu. Jadinya kita tidak
terkena serpihan atau ledakan. dari
meteor tersebut. Tapi geng, ledakan itu
menyebabkan munculnya suara keras yang
seperti bom tadi dan getaran halus yang
sempat dirasakan oleh warga di beberapa
titik. Dan Thomas juga mengatakan kalau
kejadian seperti ini bukan pertama
kalinya terjadi di Indonesia. Ternyata
di tahun-tahun sebelumnya juga udah
pernah ada meteor jatuh di beberapa
daerah seperti di Bone, Bengkulu, bahkan
duren sawit ya. Mungkin enggak viral aja
gitu ya. Nah, ini kali ini viral banget.
Namun yang membuat peristiwa di Cirebon
ini cukup menarik dan viral, meteor
tersebut lebih besar dari biasanya
sampai bisa terdeteksi dari sistem BMKG
dan membuat heboh satu kota. Dari data
yang diberikan oleh Brin, gelombang
kejut dari meteor ini terdeteksi ee di
alat sensor BMKG Cirebon pada pukul 1839
yang mana artinya cuma selisih beberapa
menit dari waktu warga melihat bola api
itu di langit. Thomas ini juga bilang
kalau meteor itu akhirnya jatuh di laut
Jawa bukan di daratan, syukurnya. Nah,
itulah sebabnya tidak ada dampak
langsung seperti kerusakan rumah atau
korban jiwa. Tapi tetap aja, Geng,
karena ukurannya yang cukup besar, suara
dan temuannya terdengar sampai jauh dan
bahkan menggetarkan beberapa rumah
warga. Dari laporan warga, suara itu
bahkan terdengar sampai ke beberapa
wilayah di Indramayu dan Majalengka.
Setelah keterangan dari Brin keluar,
banyak media nasional yang langsung
mengangkat beritanya. Judulnya
macam-macam, Geng. Ada yang menulis
meteor jatuh bikin warga Cirebon panik.
Ada juga yang menulis dentuman misterius
ternyata akibat meteor dan lain-lain.
Tapi walaupun sudah jelas kalau itu
meteor, tetap saja banyak orang yang
masih penasaran seberapa besar meteor
itu sebenarnya. Dan Thomas mengatakan
kalau meteor itu termasuk kategori
besar, tapi masih dalam batas aman
karena tidak sampai menimbulkan ledakan
yang destruptif di darat. Jadi intinya
meteor itu cuma meledak di udara dan
sisa-sisa partikelnya kemungkinan besar
jatuh di laut. Wah, bagi yang menemukan
lumayan tuh batu meteor biasanya mahal,
Geng. Karena unik dan antik. Kalian bisa
lihatlah di beberapa pemberitaan tuh ada
yang menjual ya. Terus geng menurut
Thomas ya, fenomena ini disebut dengan
Bolight e tulisannya bolide gitu ya.
Yaitu meteor besar yang meledak di udara
karena tekanan atmosfer. Dan ketika
meteor itu masuk ke atmosfer,
kecepatannya bisa mencapai puluhan
km/det. Dan saat tekanan udara menahan
lajunya, meteornya bakal panas banget
ya. Kayak batu dibakar. Nah, akhirnya
meledak. Nah, jadi bisa dikatakan ya
berarti meteor itu bukan seperti benda
yang bisa meledak gitu, enggak. Tapi
yang membuat dia bisa meledak karena
tekanan dari atmosfer kayak batu yang
dipanaskan ya kan dipanaskan sampai lama
pam meledak. Ledakan itu menghasilkan
cahaya super terang dan suara keras
seperti bom. Nah, suaranya itu yang
akhirnya sampai ke darat dan terdengar
oleh warga. Dari hasil pengamatan oleh
Brin, intensitas cahaya meteor di
Cirebon termasuk tinggi banget sampai
bisa mengalahkan cahaya petir dalam
beberapa detik. Dan itu juga yang
membuat banyak orang kaget karena
sinarnya terang banget karena di saat
itu sudah mau masuk waktu magrib jadi
kayak balik ke siang gitu. Terus geng,
setelah berita ini semakin ramai, para
warga yang sempat melihat kejadian itu
mulai bercerita versi mereka
masing-masing. Ada warga yang mengatakan
ketika itu dia sedang duduk-duduk di
teras rumah, tiba-tiba aja langit di
arah timur menyala seperti lampu besar.
Ya, ada yang ngomong gini, "Cahayanya
terang banget. Putih kekuningan, terus
hilang dan disusul suara keras,"
katanya. Ada juga warga lain yang
mengatakan kalau di waktu itu ya
burung-burung di pohon dekat rumahnya
langsung terbang semua begitu mendengar
ledakan tersebut. Bahkan ada yang saking
kencangnya suara itu, anak kecil di
rumahnya sampai menangis karena kaget.
Dari CCTV, salah satu warung di Lemah
Abang juga terlihat ketika meteor itu
melintas, suasana sekitar berubah terang
banget seperti disorot oleh lampu. Tapi
cuma 2 detik doang setelah itu langsung
gelap lagi. Dan setelah suara keras itu
banyak orang keluar rumah bareng-bareng
sambil melihat langit semua. Di saat itu
masih syok, tapi juga heran karena tidak
ada tanda-tanda apapun yang jatuh di
darat. Dari situ para warga mulai sadar
kalau sumbernya kemungkinan besar ini
bukan dari bumi. Malam itu suasana
Cirebon masih ramai banget. Banyak warga
yang lagi ngobrol di pinggir jalan
sambil nonton ulang video viral meteor
tersebut karena udah viral banget. Ada
yang heran, ada juga yang malah
ketawa-ketawa yang mana mereka bilang,
"Wah, jangan-jangan ini tanda-tanda
kiamat kecil." Tapi di sisi lain, banyak
juga yang masih merasa takut karena
suara keras itu sampai membuat panik
seisi kota. Dan di saat itu banyak
anak-anak kecil yang tidak berani keluar
rumah di malam itu. Sementara
orang-orang tua masih membahas hal yang
sama. Bagaimana bisa benda dari langit
menyebabkan suara sebesar itu padahal
tidak jatuh langsung ke bumi. Apa yang
ditabrak?
Keesokan harinya, pihak Brin
mengeluarkan keterangan lanjutan. Jadi,
mereka mengatakan kalau meteor itu masuk
atmosfer dengan kecepatan tinggi yang
mungkin sekitar 20 km/h.
Gila banget. dan meledak di ketinggian
beberapa puluh kilometer di atas laut
Jawa tadi. Nah, energinya cukup besar,
tapi karena jatuhnya di laut jadi tidak
menimbulkan efek berbahaya untuk warga
di daratan. Alhamdulillah. Tapi kalau
aja posisi ledakannya sedikit lebih
dekat ke darat, mungkin bisa ada efek
seperti gelombang kejut yang lebih kuat
atau bahkan pecahan kecil yang jatuh ke
tanah atau mungkin ya bisa-bisa
menyebabkan gelombang laut gitu ya. Jadi
tsunami kecil itu. Itu yang menyeramkan.
Untungnya, Geng, itu gak terjadi. Dan
Thomas Jamaluddin juga menambahkan,
fenomena meteor seperti ini tergolong
alami dan tergolong aman. Cuman ya
memang bikin kaget. Dia mengatakan
semesta memang sering sekali kedatangan
benda-benda dari luar angkasa. Tapi
sebagian besar meteor-meteor itu hancur
di atmosfer sebelum menyentuh permukaan
bumi. Dan meteor di Cirebon ini termasuk
yang ukurannya besar banget. Makanya
bisa terlihat jelas dan terdengar
dentumannya sampai jauh. Brin juga
menegaskan kejadian seperti ini tidak
ada hubungannya sama sekali dengan
hal-hal mistis atau hal-hal aneh
lainnya. Murni fenomena alam biasa.
Warga pun dihimbau untuk tidak panik.
Tapi karena kejadian ini ya banyak warga
yang jadi penasaran soal meteor
tersebut. Ada yang mulai googling
tentang bagaimana proses meteor masuk
atmosfer. Ada yang bahkan merekam langit
tiap malam berharap bisa melihat meteor
lagi. Di media sosial, fenomena ini
menjadi topik yang cukup panjang untuk
dibahas. Banyak juga ilmuwan amatir yang
ikut memberikan pendapat dan menjelaskan
dengan bahasa sederhana. Jadi, ya dari
kejadian ini bisa dikatakan kalau warga
Cirebon baru saja menjadi saksi fenomena
alam langka yang jarang banget terjadi
di Indonesia. Suara dentuman, cahaya
besar, dan getaran kecil yang dirasakan
oleh warga semua adalah efek dari
ledakan meteor di atmosfer tadi. Dari
kejadian ini untungnya ya, Geng, enggak
ada korban jiwa, enggak ada kerusakan
bangunan, dan semuanya bisa dikonfirmasi
secara ilmiah. Tapi ya jelas aja, Geng.
Buat orang-orang yang melihat langsung
kejadian ini pasti bakal teringat terus
bagaimana langit yang tenang tiba-tiba
berubah menjadi terang seperti siang dan
disusul oleh suara ledakan keras. Nah,
jadi apa ya bisa dikatakan ini adalah
experience yang cukup eh langka.
Jangankan bagi warga Cirebon, untuk kita
semua yang ada di Indonesia juga ini
langka banget. Nah, untungnya ya ee
warga Cirebon sekarang ya lebih pintar
aja gitu untuk mencerna informasi. Coba
kalau zaman dulu sebelum era digital
pasti hal-hal kayak gini bakal dikaitkan
dengan hal gaib banget. misalkan kayak
banas patilah, bola api santet dan
lain-lain. Nah, untungnya karena zaman
semakin maju, orang-orang semakin tahu
secara ilmiah ini adalah apa, gitu.
Jadi, itu dia geng, bagaimana kronologi
meteor jatuh di Cirebon dari awal sampai
penjelasan resmi dari BMKG dan Brin
keluar. Fenomena ini memang tidak
berbahaya tapi cukup bikin jantung warga
deg-degan. Dan yang menarik, Indonesia
ternyata sudah mengalami beberapa kali
hal serupa di daerah-daerah lain, dari
Sulawesi sampai dengan Bengkulu yang
mana bisa dikatakan meteor bukan hal
baru untuk negara kita. Cuma karena
jarang banget kejadian ya, tiap kali
muncul selalu bikin heboh. Nah, sekarang
gua bakal lanjut membahas bagaimana
fenomena meteor lain yang pernah terjadi
di Indonesia.
Jadi, geng, berbicara soal meteor jatuh
di Cirebon ini memang bikin heboh
banget, ya. Tapi kalau kita flashback
sedikit, ternyata fenomena seperti ini
bukan pertama kali terjadi di Indonesia.
Bahkan sudah beberapa kali benda langit
semacam ini mampir ke bumi kita. Bedanya
kadang ya jatuhnya ukurannya kecil,
kadang juga cukup besar sampai bikin
dentuman keras seperti di Cirebon tadi.
Gua bakal ajak kalian untuk membahas
satu persatu kejadian meteor yang sempat
tercatat di Indonesia. mulai dari yang
paling lawas sampai yang paling bikin
heboh. Nah, siapin diri kalian karena
kisahnya menarik banget nih, bikin
takjub. Jangan-jangan ada orang-orang
yang dari daerah ini yang enggak tahu
kalau ternyata di daerah mereka pernah
kejatuhan meteor. Oke, kita langsung
mundur sedikit ya ke beberapa tahun
belakang karena ternyata ada banyak
banget kisah meteor jatuh dari berbagai
daerah. Pertama kita akan membahas eh
kasus meteor jatuh atau fenomena meteor
jatuh di Kabupaten Bone, Sulawesi
Selatan pada tahun 2009.
Jadi, Geng, pada tanggal 8 Oktober tahun
2009, nah ini salah satu fenomena meteor
paling besar yang pernah tercatat di
Indonesia. Kejadiannya itu terjadi di
Teluk Bone, Sulawesi Selatan. Di saat
itu langit lagi cerah banget, enggak ada
tanda-tanda apapun. Tapi tiba-tiba warga
mendengar suara ledakan yang sangat
keras. Bahkan getarannya terasa seperti
gempa ringan. Para peneliti dari lapan
ya ee ini singkatan. Mereka ini langsung
turun tangan waktu itu dan hasilnya
mengejutkan sekali karena ternyata
meteor yang jatuh di Bone ini berukuran
besar banget. Bahkan mereka menyebutnya
sebagai asteroid kecil dengan diameter
sekitar 5 sampai 10 m. Wah gede banget
ya 510 m tuh. Wah gila gede banget. Dan
ya mempunyai kekuatan ledakan setara
dengan 50 k TNT. TNT itu bahan peledak
ya. bom. Bayangin aja tuh hampir tiga
kali lipat lebih kuat dari bom
Hiroshima. Dan menurut hasil analisis
dari International Monitoring System
atau IMS dan juga dari comprehensif
nuclir test band treaty organization
atau CTBTO ya, benda ini meledak di
udara sebelum sempat menyentuh permukaan
bumi. Alhamdulillahnya ledakannya itu ya
membuat warga panik karena suara dan
tumannya bisa sampai kedengaran puluhan
kilometer jauhnya. Untung aja, Geng,
enggak ada korban jiwa. Cuma banyak
warga yang sempat ketakutan dan
berhamburan keluar rumah karena mengira
itu adalah gempa atau pesawat jatuh. Dan
peristiwa ini kemudian dijadikan studi
besar oleh lapan dan ilmuwan dunia
karena energinya termasuk besar sekali.
Dan untuk seukuran meteor yang jatuh di
kawasan Asia Tenggara bisa dikatakan
meteor Bone ini adalah meteor terbesar
yang pernah jatuh di Indonesia sepanjang
sejarah modern. Gila enggak tuh? Tahun
2009. Halo warga Bone, apa kabar? Gila
ya kalian ya pernah hampir dihantam
meteor nih gua lihat-lihat.
Ledakan keras yang disertai guncangan
ini menimbulkan kepanikan warga Desa
Latekok, Kabupaten Bone. Oke, kalau itu
tadi kejadiannya di Sulawesi. Sekarang
kita beralih ke Pulau Jawa nih. Nah,
jadi ini adalah kisah jatuhnya meteor di
daerah duren Sawit Jakarta pada tahun
2010, 1 tahun setelah kejadian di Bone.
Jadi, Geng, kalau yang satu ini bukan
cuma membuat heboh di langit, tapi juga
bikin warga Jakarta Timur ya ee yaitu
duren sawit jadi geger banget.
Kejadiannya tahun 2010 di Jalan D52
duren Sawit. Jadi ketika itu pada malam
hari sekitar jam 0an warga mendengar
suara ledakan keras dari salah satu
rumah. Awalnya mereka mengira itu adalah
ledakan gas LPG. Nah, tapi pas dicek
ternyata bukan. Yang membuat herannya,
rumah itu seperti hancur sebagian di
lantai duanya, tapi enggak ada
tanda-tanda kebakaran atau ledakan dari
dalam. Jadi, orang-orang itu udah udah
bingung aja ini apa? Rumahnya dibom atau
ada ledakan sebuah benda yang enggak
sengaja atau gimana? Nah, ternyata
setelah ditelusuri lebih lanjut oleh
pihak lapan, ditemukanlah pecahan batu
aneh di lokasi tersebut yang mana
akhirnya diduga kuat ini adalah meteor.
Gila enggak tuh? Ini benar-benar berita
yang bikin kayak orang-orang tuh bener
ggak sih hoak sekali. Duren sawit loh.
Ini kalau warga Jakarta ngomong soal
duren sawit ya aduh
ke arah sana agak macet itu. Ini meteor
lolos loh. Lolos dari kemacetan nih. Nah
di saat itulah orang-orang pada mikir,
"Wah gila banget ada meteor yang
ternyata beneran menabrak rumah warga.
Biasanya jatuhnya di laut lah atau di
semak-semak di hutan lah atau justru
pecah di atmosfer. Tapi kali ini bisa
tembus. Rumah yang paling parah rusaknya
itu adalah rumah Bapak Sudarmojo.
Sementara dua rumah tetangganya yaitu
rumah BS dan Marzuki juga terkena imbas.
Lantai dua rumah Pak Sudarmojo ini
ambrol. Atapnya bolong besar. Bahkan
perabotan di lantai duanya banyak yang
jatuh ke bawah. Tapi untungnya tidak ada
korban jiwa. Tapi peristiwa ini menjadi
peringatan penting bahwa meteor yang
ukurannya kecil pun bisa membuat
kerusakan nyata kalau sampai jatuh di
kawasan yang padat penduduk. Untung
enggak kena orangnya. pihak waktu itu ya
mengambil sampel batu meteoroid itu dan
memastikan kalau itu beneran berasal
dari ruang angkasa, Geng. Jadilah
kejadian ini di Durin Sawit ya juga
sempat diliput oleh media internasional
karena ini adalah sesuatu yang
benar-benar langka dan jarang terjadi.
Meteor sampai bisa nyelonong masuk ke
ketau besar seperti Jakarta. Ini enggak
agak enggak lucu ya kalau misalkan
tiba-tiba lagi nongkrong-nongkrong
ditanya, "Pak, rumahnya hancur, Pak,
lagi renov." Iya, kenapa tabrak meteor?
Jadi kayak
dagelan ya. Jadi kayak apa ya? Kayak
lenong gitu. Kayak kayak bercanda gitu.
Kayak bercandaan orang Betawi kan. Enak
aja lu rumah lu hancur ditabrak meteor.
Tapi ini beneran beneran ditabrak meteor
rumahnya. Ya Allah lucu banget lagi. Eh
enggak luculah orang kena musibah ya.
Masa lucu sih? Astagfirullah. Maaf ya
Pak. Maaf Pak. Semoga diberikan
digantikan dengan yang lebih baiklah.
Oke. Amin. Jadi ternyata di Jakarta
pernah. Jakarta saking mungkin gak ada
space-nya ya penduduknya udah terlalu
padat sampai akhirnya meteornya nyasar
ke rumah warga. Oke, sekarang kita akan
beranjak ke kota lain. Ini adalah kota
ee apa ya? Daerah atau pulau yang sangat
gua cintai lah ya. Gua suka banget
daerah ini. Ee cita-cita gua pengin
hidup di daerah ini. Semoga suatu hari
terwujud. Amin. Yaitu kita akan beranjak
ke Gianyar, Bali. Tapi ini kejadiannya
tahun 2008.
Nah, jadi geng di Bali pada tahun 2008
waktu itu warga desa Sukawati Gianyar
dikejutkan oleh suara ledakan keras dan
kilat cahaya di langit malam. Seperti
biasa, tanda-tandanya kayak gitu. Di
saat itu beberapa petani yang sedang
nongkrong di sawah melihat langsung
cahaya terang yang melesat ke bawah.
Terus enggak lama kemudian muncullah
dentuman seperti bom. Begitu pagi
harinya diperiksalah ternyata di tengah
sawah sudah ada sebuah lubang besar
berdiameter sekitar 1 m dengan kedalaman
30 cm. Warga langsung ramai-ramai datang
untuk melihat. Bahkan ada yang mengambil
batu-batu kecil di sekitar situ karena
dikira batu itu adalah batu
keberuntungan dari langit. Setelah
diselidiki oleh pihak lapan, ternyata
benar aja itu adalah batu meteor.
Batu-batu kecil yang ditemukan di
sekitar lubang itu mengandung unsur
logam dan nikel khas meteoroid.
Untungnya lagi tidak ada kerusakan besar
atau korban jiwa karena jatuhnya di
tengah-tengah sawah. Nah, tapi untuk
warga Bali di saat itu, fenomena ini
benar-benar tidak terlupakan. Karena
kabarnya malam itu langit sedang
benar-benar terang seperti siang selama
beberapa detik gara-gara meteor itu
jatuh. Nah, jadi batu itu benar-benar
meteoroid karena ee kalau kita ke sawah
tuh jarang nemuin batu, Geng. Yang ada
tanah lumpur dengan rumput-rumput, kan.
Nah, tapi ini benar-benar ada lubang di
pinggirannya itu ada batu-batu kecil.
Nah, itulah dia batu meteor tadi. Wah,
di Bali sudah pernah. Oke, nah yang
terakhir nih, Geng. Kita akan masuk ke
dalam pembahasan ke daerah Bengkulu, ya.
Ini kejadiannya justru baru nih, e tapi
enggak baru-baru banget sih. Yaitu di
tahun 2015. Kejadiannya di daerah
Kepahiang, Bengkulu.
[Musik]
Jadikan kejadian ini terjadi sekitar
bulan Oktober 2015. Pada saat itu, pada
malam hari, polisi dan TNI mendapatkan
laporan dari warga desa Pelalo. Katanya
ada cahaya jatuh dari langit, terus
muncul percikan api di area hutan kopi.
Petugas langsung ke lokasi untuk
memeriksa dan ternyata benar aja
ditemukan area kebun kopinya kebakar
sebagian. Warga mengira itu mungkin
pesawat kecil yang jatuh. Nah, akhirnya
diselidikilah tapi ternyata bukan. Dari
hasil analisis menunjukkan kalau benda
yang terjatuh itu kemungkinan besar
adalah sisa benda antariksa atau meteor
kecil yang terbakar saat masuk atmosfer.
Jadi sisanya yang nyampai ke tanah cuma
potongan kecil aja, tapi karena panasnya
tinggi banget bisa membuat api di lahan
yang kering. Peristiwa di Bengkulu ini
ya memang enggak seheboh di bone atau di
duren sawit, Geng. Karena kan kalau di
bon itu ya cukup besar dan di duren
sawit jatuhnya di pemukiman warga. Nah,
tapi ya ini tetap aja masuk ke dalam
catatan penting Brin dan karena termasuk
ke dalam salah satu fenomena benda
langit yang terekam cukup jelas serta
disertai dampak nyata di permukaan bumi
karena sampai ada kebun kopi yang
kebakar.
Tim gabungan ini justru hanya menemukan
lahan yang terbakar. Sempat diduga areal
terbakar ini adalah titik jatuhnya benda
langit yang diduga meteorit.
Nah, jadi itu dia, Geng ya, kejadian
yang terjadi di Kepahiang. Bengkulu.
Nah, kalau kita lihat dari semuanya,
Geng, tiap kejadian meteor di Indonesia
punya cerita masing-masing. Tapi
ujung-ujungnya sama. Membuat warga
heboh, bikin ilmuwan sibuk, dan pastinya
bikin kita semua sadar kalau hal yang
seperti ini bisa terjadi kapan saja.
Oke, itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini soal meteor yang jatuh di Cirebon
dan juga beberapa fenomena meteor lain
yang pernah terjadi di Indonesia.
Untungnya, Geng ya, meteor-meteor
kemarin yang jatuh di Cirebon itu tidak
sampai menimbulkan korban jiwa atau
kerusakan parah. cuma sempat membuat
panik karena suaranya keras banget. Tapi
dari kejadian ini kita jadi tahu kalau
hal-hal seperti ini ya bisa saja terjadi
kapanpun dan penting sekali untuk kita
tidak langsung percaya hal-hal mistis
atau berita yang belum jelas sumbernya.
Dan kita juga patut mengapresiasi kerja
cepat dari BMKG dan juga Brin yang sudah
dengan ee cepat memberikan penjelasan
agar masyarakat tidak makin panik dan
semoga aja ke depannya kalau ada
fenomena seperti ini kita bisa lebih
tenang lagi dan tahu cara menyikapinya.
Gimana, geng, menurut kalian soal
kejadian meteor yang jatuh ini, terutama
yang di Cirebon? Kalian termasuk yang
sempat melihat cahayanya atau cuma tahu
dari SOSM? Coba deh, tuliskan pendapat
kalian di kolom komentar.