VIRAL SUAMI CERAIKAN ISTRI KARENA LOLOS JADI SATPOL PP ATAU PPPK ! BERAKHIR DIPCAT LAGI
s4yVBqWsMWo • 2025-10-25
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Geng, tema kita hari ini ini mungkin
menjadi sebuah pelajaran hidup ya buat
kita semua, buat kalian semua. Ini jujur
aja merupakan sebuah hal yang sangat gua
benci ya. Sebelumnya gua pengin kasih
tahu kalian sedikit kemarin
alhamdulillah nih ya gua ikut
pertandingan tinju namanya itu adalah
Garuda Fight Championship. Gua tetap
dengan komitmen kemarin ketika di
wawancara eh
target KO udah pasti ditanya round
berapa, round 2 udah pasti. Tapi balik
lagi itu adalah target dan harapan.
pencapaiannya di atas ring ya itu udah
biarkan waktu yang berbicara nanti. Nah,
di sana itu ada fighter-fighter
profesional, ada juga fighter-fighter
amatir, ada juga fighter selebriti. Gua
masuk ke dalam kategori fighter
selebrity-nya dan alhamdulillah gua
menang KO dan gua adalah satu-satunya
fighter yang bisa mengkeo lawan di dalam
ajang tersebut.
[musik]
Target KO udah pasti ditanya round
berapa, round du pasti. Tapi balik lagi
itu adalah target dan harapan.
Pencapaiannya di atas ring. Ya itu udah
biarkan waktu [musik] yang berbicara
nanti.
Wow.
Buat kalian semua ya yang nuduh-nuduh
gua, gua pakai narkoboy kekurusan kayak
gini. Nah, ini jawabannya gua enggak
pakai narkoboy. Gua hidup sehat. Hidup
sehat, diet, ya. Tidak mengkonsumsi gula
berlebihan dan akhirnya badannya jadi
ideal. Nah, alhamdulillahnya kemarin gua
menang. Nah, ada sebuah fakta menarik di
saat gua mengikuti pertandingan tinju
tersebut. Kalian bisa lihat di jubah gua
nih ya. Di jubah gua, di belakang baju
gua ini ada tulisan loyalty over
everything. Artinya, kesetiaan adalah
segala-galanya. Di dalam pembahasan kita
kali ini, ini berhubungan dengan sebuah
kesetiaan yang tiba-tiba saja luntur
karena mendapatkan sebuah jabatan. Ya,
ini penyakitnya laki-laki ya. Laki-laki
itu penyakitnya yang paling-paling
kental tuh tiga. Harta, takhta, wanita.
Dan di kasus ini si laki-lakinya itu
berubah sifatnya karena hal yang kedua
yaitu takhta.
Tindakan pria di Aceh Singk yang
menceraikan istrinya, Melda Safitri
menjelang pelantikan P3K memicu
kemarahan dari warga net setelah viral
kini nasi pria tersebut terancak. Jadi,
geng, kejadian yang bakal kita bahas ini
terjadi di Aceh. Waduh, tanah kelahiran
gua nih. Nah, jadi ada sebuah ee kasus
perceraian yang enggak biasa. Kenapa gua
bilang enggak biasa? Karena ini emang
konyol banget, aneh banget dan harus
banget kita jadikan sebuah pembelajaran
ini. Dialami oleh seorang perempuan yang
diceraikan oleh suaminya bukan karena
dia selingkuh atau ee dia mengalami KDRT
atau gimana gitu. Nah, tapi karena ya
suaminya itu mendapatkan jabatan baru di
dalam pekerjaannya. Nah, isu yang
beredar kayak gitu. Di media-media
dikatakan suaminya ini mendapatkan
kontrak ya, tiba-tiba istri dan
anak-anaknya diusir, istrinya
diceraikan. Nah, benarkah seperti itu
cerita sebenarnya? Nanti kita bahas,
kita kupas tuntas di sini. Saat ini
perceraian mereka ini menjadi topik
hangat yang dibicarakan oleh netizen di
media sosial. Kabarnya juga si suaminya
ini menceraikan e si istrinya menjelang
dia dilantik sebagai P3K. Nah, apa itu
P3K? Nanti gua jelaskan juga. Yang jelas
ini berhubungan dengan pekerjaan sebagai
seorang pegawai negeri, gitu. Nah, oleh
karena itu ya di dalam kasus ini netizen
menyuarakan kasus ini agar suaminya itu
bisa batal dilantik alias dipecat. Dan
netizen menganggap apa yang dilakukan
oleh sang suami sangat tidak menghargai
istrinya seperti kacang lupa pada
kulitnya yang mana dia meninggalkan sang
istri yang berjuang bersama-sama dengan
dia dari nol. Tapi ketika dia hendak
dilantik sebagai pegawai negeri, malah
istrinya diceraikan dengan alasan yang
sangat-sangat sepelei. Nah, di video
kali ini kita bakal membahas tuntas
rangkuman tentang cerita ini ya.
Bagaimana pada akhirnya cerita ini
menjadi ramai di media sosial. Langsung
aja kita bahas secara lengkap. Halo
geng. Welcome back to Kamar Jerry.
[musik]
Gengjeng. Oke, untuk pembahasan pertama
kita bahas kronologi viralnya seorang
istri yang diceraikan jelang suaminya
dilantik sebagai P3K.
Jadi, geng, cerita ini dialami oleh
seorang perempuan kelahiran 1992.
Namanya itu adalah Melda Safitri. Saat
ini usianya sudah menginjak 33 tahun.
Jadi, geng, dia ini biasa dipanggil
Fitri dan selama ini dia tinggal di
Kelurahan City Ambiia Dalam, Kabupaten
Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Dia ini
sudah menikah dengan seorang pria. Nah,
ini masih belum banyak media yang
membeberkan nama asli suaminya siapa.
Tapi fotonya udah banyak gitu. Mulai
dari foto asli sampai foto-foto AI-nya
udah banyak banget. Tapi nanti di dalam
video ini gua tampilkan juga foto-foto
AI-nya ya. Dari pernikahannya tersebut,
mereka dikaruniai dua orang anak yang
masih kecil. Di akun Facebooknya, Fitri
ini beberapa kali mencurahkan isi
hatinya, Geng. Seperti salah satunya di
postingannya yang saat ini yang mana
Fitri di saat itu mengungkapkan bahwa
hari itu adalah malam terakhirnya di
sana. Nah, di tulisan tersebut Fitri
mengungkapkan kesedihannya dia. Namun di
sisi lain, dia juga bahagia dan merasa
bersyukur atas kebaikan orang-orang yang
sudah membantu dia. Terkhususnya untuk
para tetangga yang sudah Fitri anggap
sebagai [musik] keluarga. Nah, jadi
emang tetangganya itu baik banget, Geng.
Gua udah sempat ngelihat videonya ketika
Fitri ini cabut dari rumahnya itu,
tetangganya sampai nangis-nangis semua.
Sampai ada yang teriak nih, ibu-ibu
bilang, "E, bukalah lembaran baru."
Kayak gitu-gitu. Waduh, sedih banget deh
nih lihat videonya.
Mentokkan badanmu tanpa dia kau hidup.
Anak coba
hukum karma berjalan. Terus geng yang
membuat cerita Fitri ini jadi viral itu
karena ada postingan di akun Facebook
Rita Sugiarti Risentil Pangayan yang
mengabadikan momen ketika Fitri ini
pergi dari kampungnya tersebut bersama
dengan kedua anaknya. Kepergiannya
diiringi dengan isak tangis dari para
tetangga yang melepas kepergian dia.
Nah, itulah tadi video yang gua
tampilkan. Videonya tersebut jadi ramai
di mana-mana, Geng. Mau itu di Facebook,
Instagram sampai di TikTok. Tapi apa sih
yang sebenarnya terjadi kepada Fitri?
Mengapa dia sampai harus pergi dari
kampungnya tersebut? Nah, hal ini
ternyata dikarenakan ulah dari sang
suami. Fitri bercerita dia sudah menikah
selama 5 tahun. Semuanya baik-baik aja.
Sampai di suatu ketika suaminya
dinyatakan lolos sebagai P3K dengan
posisi sebagai Satpol PP. Waduh
gila. Jadi apa dia di Satpol PP ya? Kok
lulus Satpol PP aja berasa kayak lulus
perwira gitu. Apa mau jadi Kapolsek,
Bang? Apakah Polres abang ini setelah
lulus jadi P3K Satpol PP ini kok sampai
istrinya diceraikan? Ngeri banget. Yang
lolos yang terangkat atau yang diangkat
menjadi Kapolsek Kapolres aja jenderal.
Enggak ada tuh yang nyeriin istrinya.
Ini masih jadi satpol PP kok. Ya bukan
maksudnya merendahkan satpol PP. Enggak.
Maksud gue lu baru aja di satpol PP, gue
yakin banyak satpol PP lain di luar sana
ketika dia dilantik menjadi satpol PP
diterima gitu malah dia bersyukur. Malah
ada yang memeluk istrinya, berterima
kasih kepada istrinya karena apa yang
dia dapatkan adalah berkat doa istrinya.
Tuh kalau orang sudah menikah tuh gitu,
Geng. Rezeki suami itu ada di dalam doa
istri, ada di dalam rida istri gitu,
Geng. Nah, terus geng sikap suaminya itu
langsung berubah 180 derajat ketika dia
dilantik. Nah, tapi geng ini banyak yang
ggak tahu sebenarnya. Awal dari
keretakan rumah tangga mereka ternyata
itu enggak cuma berawal dari sini. Jadi
kalau kita mundur ke belakang, ternyata
mereka ini udah banyak konflik juga.
Semuanya berawal pada tanggal 14 Agustus
2025, 3 hari sebelum suaminya ini
dilantik menjadi seorang P3K. Nah, di
saat itu diceritakan suaminya ini pulang
pulang kerja di sore hari. Sesampainya
suaminya di rumah, dia sempat melihat
meja makan ternyata kosong, tidak ada
lauk-pauk. Karena itulah dia marah
terhadap istrinya, si Fitri. Dia
marah-marah, dia capek-capek pulang.
Ternyata di rumah enggak ada lauk,
enggak ada makanan. Nah, di sini kita
pasti melihat seolah-olah framing-nya
istrinya yang salah. Seolah-olah
istrinya ini enggak mau mengurusi suami,
ya, tidak berbakti. Nah, tapi tunggu
dulu. Alasan kenapa tidak adanya lauk di
meja makan itu bukan karena Fitri yang
malas masak. atau gimana-gimana. Tapi
justru karena memang kondisi
perekonomian keluarganya sedang sulit
dan tidak ada bahan makanan apapun di
rumah. Terus mau masak apa? Batu. Ya,
itu kan berarti bukan sepenuhnya
kesalahan sang istri. Dan di saat itu ya
Fitrinya serba salah mau masak sementara
sang suami tidak memberikan uang
belanja. Nah, namun di saat itu suaminya
tetap saja memarahi sang istri ya
sampai-sampai suaminya mengeluarkan
kalimat yang tidak pantas yang diucapkan
dari mulut seorang suami. Nah, ini
menyakiti banget. gitu. Fitri di saat
itu berusaha bersabar meskipun
mendapatkan perlakuan seperti itu dari
suaminya. Nah, di malam harinya masih
dalam kondisi yang penuh dengan amarah,
suaminya lebih memilih untuk pergi
bersama teman-temannya nongkrong baru
pulang larut malam. Ya berarti emang
toxic nih suaminya. Keesokan harinya
nih, Geng, ya. Fitri yang mengira amarah
suaminya itu udah reda gitu ya, suaminya
udah bisa tenang. Dia merasa bahwa
kondisinya bakal lebih baik. Nah, cuma
di saat itu yang terjadi justru
sebaliknya. suaminya ternyata masih saja
merasa emosi karena merasa sakit hati
dengan ucapan suaminya di saat itu. Kali
ini ya Fitri yang membalas apapun yang
suaminya katakan dibalas, dijawab oleh
dia. Kurang lebih di saat itu Fitri ini
menjawab dengan kalimat, "Kamu mau apa?
Kesalahanku apa? Kamu kan tidak bawa
belanja alias tidak bawa uang, tidak ada
kasih nafkah apa-apa. Jadi apa yang
harus saya masak?" Nah, kalimat tersebut
masuk akal banget enggak sih, Geng? Ya
kan? Istri menanyakan nafkah dari
suaminya, tapi suaminya sendiri enggak
memberi nafkah. Lalu ketika lauk-pauk di
rumah enggak ada, dia malah protes. Di
saat itu menurut Fitri, kalimat tersebut
bisa terucap oleh dia ya karena
suaminyalah yang lebih dulu memancing
emosi. Bahkan di posisi ini, Fitri ini
udah merendahkan dirilah sebagai istri.
Selama ini dia tuh enggak pernah
membalas atau menjawab e maki-makian
atau marahnya sang suami. Tapi kali ini
dia menjawab dan gua lihat sih
kalimatnya masih sebatas aman gitu ya.
mempertanyakan. Dia nanya, "Kesalahanku
apa? Kamu maunya apa? Kamu enggak
membawa ee nafkah." Kan masih sesuai
dengan faktanya, gitu. Nah, di saat itu
Fitri merasa capek juga sudah
melontarkan kekesalahan ke suaminya dan
dia memilih untuk ke dapur mencuci
piring ketimbang harus berdebat dengan
suaminya lagi. Dan pada saat dia sedang
mencuci piring itulah ternyata, Geng,
suaminya diam-diam sudah mengemasi
barang-barangnya, pakaiannya, dan
memilih untuk pergi ke rumah tetangga
untuk meminjam sepeda motor. Nah, ketika
suaminya ini kembali ke rumah, dia
langsung menjatuhkan talak kepada Fitri
di hari itu juga dan pergi dari rumah.
Nah, ini kan kelihatan banget ya kayak
seolah-olah suaminya ini sengaja
mencari-cari kesalahan karena dia udah
tahu dia bakal segera dilantik menjadi
P3K. Jahat banget ya. Ketika sang suami
mengucapkan talak itu ya ini talak itu
adalah kalimat perceraian, Geng. Jadi
diceraikanlah istrinya gitu ya. Dan
kalimat itu enggak main-main.
Mau itu bercanda ataupun gimana ya tetap
talaknya sah. Dan oleh karena itu
meskipun belum mengurus ke pengadilan
tapi secara agama nih ya dalam agama
Islam mereka sudah dinyatakan sah
bercerai. Ya sebagai seorang wanita ya
nangislah karena apa ya ucapan talak itu
kan ada pada seorang laki-laki ya.
Makanya kasihan juga jadi ceweknya tuh
serba salah. Kalau mau mengajukan cerai
itu dari pihak cewek tuh agak sulit.
Tapi kalau cowok cukup mengucapkan talak
aja selesai. Cerai lagi. Hari itu juga.
3 hari setelah kejadian tersebut,
tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2025,
suaminya secara mendadak resmi dilantik
sebagai P3K. Fitri kemudian menegaskan
jika perceraiannya itu bukanlah
disebabkan oleh permasalahan rumah
tangga semata, melainkan karena sang
suami yang akan segera dilantik sebagai
pegawai P3K. Karena ya menurut Fitri,
suaminya menceraikan dia karena ingin
jabatan. Padahal dari dulu mereka
berjuang bersama-sama dari nol. Dan
Fitri bahkan sempat berharap setelah
suaminya dilantik menjadi P3K bisa
sedikit membantu perekonomian
keluarganya. Cuma semua harapan tersebut
saat ini sudah sirna. Fitri merasa
kecewa karena menurut dia jika memang
suaminya berniat ingin menceraikan dia,
hal itu seharusnya dilakukan sejak lama.
Karena kan ya gimana ya, anak orang
diajak buat ee hidup susah-susah.
giliran udah ketemu senangnya ya malah
pengin lepas tanggung jawab. Kalau
bahasa orang Aceh ya kue hanauta
hanetedro kueh hanauta hanetedro
pak de ya. Dan menurut Fitri sebagai
seorang istri suaminya ini bisa lolos e
sebagai P3K dan dilantik di saat itu ya
pasti ada campur tangan dari Fitri juga
ya karena doa sang istri dan juga doa
dari anak-anaknya. Nah, udah ada anak
lagi dan rezeki yang datang karena rida
seorang istri ya udah pasti itu sangat
manjur ya kan. Nah, tapi setelah dia
mendapatkan jabatan itu malah ya si
suaminya ini menceraikan Fitri. Dan yang
lebih bikin mirisnya lagi Fitri juga
ikut membantu menyiapkan pakaian serta
atribut kopri untuk pelantikan suaminya
itu, Geng. Nah, seluruh perlengkapan itu
dibeli oleh Fitri loh, Geng. Dari hasil
berjualan cabai dan juga sayuran di
pasar. Sedih enggak lu?
Jadi sebelum diceraikan, istrinya ini
udah nabung untuk membeli baju kopri.
Baju kopri itu kayak baju pegawai lah
gitu. Dibeli lah oleh istrinya. Ternyata
3 hari sebelum dilantik, istrinya malah
diceraikan. Dan suaminya ini mengorder
pakaian kopri tersebut di e online shop.
Nah, tapi yang bayar istrinya. Intinya
Fitri ini yang menemani sang suami
benar-benar dari nol. dari belum
diterima kerja sampai pada akhirnya
lulus P3K. Namun, Fitri justru
ditinggalkan sebelum suaminya menerima
surat keputusan atau SK.
Terus, geng singkat cerita 2 bulan
setelah dijatuhi talak secara lisan
sampai di bulan Oktober ini, Fitri
bertahan hidup untuk memenuhi
kebutuhannya sehari-hari ya buat dirinya
dan kedua anaknya dengan berjualan
gorengan dan minuman dengan harga
Rp1.000 di depan rumahnya yang sangat
sederhana. Dari penghasilannya itu, dia
masih berusaha mencukupi kebutuhan hidup
untuk kedua anaknya yang masih kecil.
Tapi, Geng, jauh sebelum insiden ini
terjadi, Fitri ini mengaku bahwa
pernikahannya sempat tidak mendapatkan
restu dari sang ibu mertua atau ibu dari
sang suami. Bahkan, Geng, setelah resmi
menikah di tahun 2020, sang mertua
sering ikut campur di dalam urusan rumah
tangga mereka. Misalkan ketika suaminya
ini membantu Fitri mencuci piring. Nah,
ibu mertuanya itu sampai membicarakannya
kepada orang-orang dengan menyebutkan
kalau anaknya itu diperbudak oleh Fitri.
Wah, ini aneh banget sih ya. Kan namanya
berumah tangga ya. Ya, saling membantu
wajar enggak sih? Dan lagian anaknya
udah punya istri ngapain dia ikut campur
ya? Ternyata yang toxic gak cuma
anaknya, sampai ibunya juga toxic. Dan
awalnya nih Fitri tidak menggubris hal
itu. Namun semakin dibiarkan malah
semakin menjadi-jadi sehingga Fitri
merasa bahwa ibu mertuanya pun semacam
menginjak-nginjak harga dirinya. Perlu
kalian ketahui ya, Geng. Sebenarnya ya
Fitri ini sebelum menikah dengan
suaminya itu cantik, Geng. Cantik. Gua
yakin banget ya kalian melihat Fitri ya
fotonya yang zaman dulu ya pantes aja
suaminya yang mirip bakwan hangus ini ya
mau sama Fitri dan bela-belain nikahin
Fitri walaupun ibu kandungnya tidak
setuju ya kan. Nah, tapi setelah punya
anak, orang udah capek, udah mana tuh
laki-laki mau kondo, gak punya kerjaan,
istrinya harus kerja, ya. Enggak sempat
rawat diri lagi, ya kan? Mungkin ketika
anaknya udah dua, enggak sempat merawat
diri, harus bekerja untuk membantu
perekonomian keluarga, ya mungkin
suaminya udah hilang rasa, ya kan? Udah
hilang rasa, udah enggak penasaran lagi,
istrinya udah enggak secantik dulu. Nah,
ini namanya Han Getedro ya, kurang ajar.
dan pasca suaminya mengatakan talak ya,
Fitri dan suaminya sudah melakukan
mediasi yang disaksikan oleh kedua orang
tua serta pihak kepala desa di saat itu.
Jadi ada mediasi diselesaikan dengan
cara kekeluargaan. Nah, cuma geng sang
suami di saat itu tetap bersi keras
untuk menceraikan Fitri. Nah, ini ingat
ya sebelum viral. Di dalam mediasi
tersebut sang suami mengaku sudah mau
menceraikan Fitri sejak lama katanya.
Cuma pada saat itu posisi Fitri masih
hamil. Dan hal tersebut baru diketahui
oleh Fitri. Saat mediasi itu pecahlah
tangis Fitri. Kan sedih banget ya. Dia
gak pernah mengetahui kalau suaminya
ternyata memang sudah lama mau
menceraikan dia atau mungkin suaminya
hanya mencari-cari alasan aja ya agar
dia bisa menceraikan Fitri di saat dia
sudah punya jabatan. Dan di saat itu
Fitri mengaku sudah melapor ke sejumlah
pihak terkait untuk mencari keadilan
terhadap dirinya. Namun sampai saat ini
dia belum mendapatkan solusi. Saat
cerita dari Fitri ini viral secara
mendadak, tiba-tiba ramai menjadi berita
nasional. Enggak cuma berita di Aceh,
banyak orang yang perhatiannya tertuju
pada perubahan fisiknya Fitri sebelum
dan sesudah menikah. Nah, ini kan sempat
gua bahas tadi nih, Geng. Benar-benar
seperti beda orang, Geng. Di dalam salah
satu unggahan di Facebooknya, ya, dia
membuat status yang disertai dengan
video perbedaan dari penampilannya dia
saat ee sebelum dan setelah menikah. Di
dalam tulisan itu dia menuliskan, "Jika
penampilanku membuat kamu jiji dan
hilang selera, mau gimanalah kita untuk
makan saja masih serba kekurangan. Ada
hal yang lebih penting untuk kita
utamakan. Dulu kamu sendiri yang bilang
aku tetap cantik walaupun tanpa bedak.
Namun, aku percaya denganmu. Biarpun
tidak secantik dulu, namun akulah yang
ada menemanimu kalah susah." Wah, sedih
banget ya kalimatnya. Kalian bisa baca
sendiri nih, Geng.
Kalau dari tulisannya ini, Geng, itu
artinya bukan karena Fitri yang enggak
mau mengurusi diri, enggak mau dandan,
tapi karena memang kondisi keluarganya
yang sedang sulit. Dan ini juga tamparan
nih buat kalian para cowok-cowok ya yang
tiba-tiba tuh hobi selingkuh atau
nge-booking-booking cewek di luar sana
dengan alasan istri lu tuh udah enggak
cakep lagi, udah enggak menarik lagi.
Sebenarnya kesalahannya bukan terletak
di istri lu. Kesalahannya terletak di
kantong lu yang kempes. Kalau lu pengen
sosok bidadari, maka sediakanlah surga
di rumah lu. Ya, surga itu bisa tercipta
dari mana? Ya, dari rezeki, dari uang,
dari hasil kerja keras lu yang
menghasilkan uang. Lalu lu berikan ke
istri lu ya, suruh dia perawatan, suruh
dia beli skincare dan lain-lain. Jadilah
dia cantik. Ketimbang lu kerja keras,
hasilnya lu booking-booking cewek di
luar sana. Buat apa? Mendingan uang dari
booking cewek lu kasih ke istri lu
supaya dia mempercantik diri. Itu yang
paling benar. Nah, inilah yang terjadi
kepada Fitri. Suaminya pengin istrinya
cantik, tapi dia enggak punya heeng. Ya,
yang salah siapa?
Dan Fitri di sini menekankan dalam
kondisi seperti itu pasti yang
diutamakan di dalam keluarga mereka
adalah bagaimana semua anggota keluarga
bisa makan dengan cukup. Bahkan kadang
ada orang tua yang sampai rela tidak
makan demi anak-anak mereka. Nah, kita
bisa lihat dari sini kalau Fitri sampai
rela penampilannya jadi berbeda seperti
dulu demi mempertahankan rumah tangganya
di kala kondisi ekonominya sedang tidak
baik-baik saja. Dan semuanya berasal
dari sang suami yang ya enggak bisa
bekerja ya kan? Dari suami yang enggak
punya penghasilan untuk menafkahi
keluarga. Terus selanjutnya nih geng
yang membuat orang-orang jadi salah
fokus itu karena kebaikan dari para
tetangganya Fitri yang di saat itu
mengantarkan kepergian Fitri serta dua
anaknya. Di saat itu terlihat ya Fitrnya
pergi menggunakan mobil ee apa ya? Mobil
L300 rental gitulah. Dari video-video
yang tersebar di media sosial kita bisa
lihat kalau selama tinggal di tempat
tersebut Fitri ini berhubungan baik
dengan para tetangga. Bahkan yang
memviralkan video Fitri adalah seorang
perempuan bernama Rita Sugiarti tadi.
Itu adalah tetangganya, Geng. Dan bagi
Fitri, para tetangganya itu sudah
seperti keluarga yang sangat men-support
dia. Makanya enggak heran saat Fitri ini
pergi dari rumah, tetangganya itu sampai
menangis kejer. Ya, para tetangganya
juga memberikan semangat kepada Fitri
untuk tetap kuat di dalam menghadapi
masalahnya dan meyakinkan Fitri bahwa
semuanya bakal baik-baik aja. Terus,
Geng, ada pertanyaan, ke mana suami
serta keluarga suaminya ketika Fitri
pergi? Dari unggahan Fitri lainnya,
Fitri mengungkapkan tidak ada satuun
baik dari suaminya maupun keluarga
suaminya yang melihat ketika Fitri serta
kedua anaknya pergi dari sana. Yang
membantu dia cuma para tetangga yang
baik hati dan selalu e ada di dekat dia.
Fitri juga mengungkapkan ceritanya dia
yang viral ini bukan bermaksud untuk
membuka aib rumah tangga, melainkan
untuk menunjukkan perjuangan dari
seorang istri yang sudah berkorban demi
keluarga. Dan viralnya juga bukan karena
keinginan dia, videonya juga bukan dia
yang bikin. Nah, Fitri mengaku saat ini
dia sudah merasa sangat kecewa. Oleh
karena itu, dia menegaskan tidak akan
kembali jika suatu saat suaminya merasa
menyesal dan ingin rujuk dengan dia.
Cerita dari Fitri ini dengan cepat
mengundang perhatian dari berbagai pihak
yang merasa kasihan atas apa yang dia
alami bersama anak-anaknya. Netizen pun
ikut membantu menyuarakan pengalaman
Fitri ini agar dia bisa mendapatkan
keadilan atas apa yang sudah terjadi.
Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam
pembahasan reaksi dari berbagai pihak
atas insiden yang dialami oleh Fitri
ini, Geng.
Jadi, Gengs, setelah cerita dari Fitri
ini jadi viral di mana-mana, netizen pun
bergerak untuk terus menyuarakan agar
kasus ini menjadi viral dan mendapatkan
atensi ke pihak pemerintah Aceh singkil
hingga kemudian pihak pemerintah ya
mencabut atau memecat suaminya Fitri ini
sebagai P3K. di Instagram milik Bupati
Aceh Singkil yang bernama Pak Safriadi
Oyon saat ini ya sudah dibanjiri oleh
komentar dari netizen yang meminta agar
Pak Safriadi memecat suaminya Fitri ini.
Yang mana komen itu ya ada yang berasal
dari Aceh, namun juga ada yang berasal
dari luar Aceh karena ini sudah menjadi
ee apa ya berita nasional gitu. Namun
meskipun begitu, Pak Safriadi sepertinya
belum memberikan respon terkait hal
tersebut pada awalnya, maupun merespon
komentar dari netizen terkait kabar
diceraikannya Fitri oleh suaminya yang
merupakan salah satu P3K yang baru saja
dilantik. Namun, Geng, sebenarnya
bagaimana nih ketentuan administrasinya?
Apakah pegawai P3K diperbolehkan untuk
bercerai atau gimana? Jika kita merujuk
ke peraturan pemerintah atau PP nomor 45
tahun 1990, ya, setiap pegawai negeri
sipil atau PNS tidak ada larangan untuk
melakukan perceraian. Memang jadi ee
berbeda kalau misalkan kita berbicara
kayak TNI atau polisi. Nah, kalau
bercerai kan agak ribet gitu ya. Tapi
berdasarkan PP tersebut, setiap pegawai
yang akan bercerai wajib mengajukan izin
terlebih dahulu dari pejabat terkait.
Nah, perceraian hanya boleh dilakukan
jika izin diberikan. Dan saat mengajukan
izin cerai tersebut, pegawai juga
diharuskan memberitahukan alasan mengapa
perceraian tersebut perlu dilakukan.
Akan tetapi, Geng, berbeda dari PNS yang
mengacu pada peraturan pemerintah,
sejumlah daerah memiliki ketentuan
terkait perceraian P3K sendiri, ya.
Salah satunya adalah Pemerintah
Kabupaten Wonosobo melalui peraturan
Bupati Wonosobo nomor 33 tahun 2022
tentang disiplin pegawai pemerintah
dengan perjanjian kerja di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Nah, di
dalam pasal 9 P3K dikatakan
diperbolehkan bercerai selama
mendapatkan izin dari pejabat pembina
kepegawaian. Nah, dalam pasal 10 aturan
tersebut mengatur bahwa P3K yang
melanggar aturan tersebut dapat
dikenakan sanksi berupa hukuman
disiplin. Nah, kalau merujuk ke aturan
tersebut berarti suaminya Fitri ini
harus mengajukan izin terlebih dahulu
kepada pejabat terkait apakah sudah
adanya permintaan tersebut atau belum.
Nah, ini kita enggak tahu, Geng. Namun
netizen ya sudah benar-benar gatal
banget tangannya ingin agar suaminya
Fitri ini bisa segera dipecat sebagai
satpol PP karena sudah menceraikan Fitri
[musik] ketika dia dilantik menjadi P3K.
Netizen menilai mentang-mentang sudah
lulus P3K ya cepat banget songongnya.
Apalagi jika dia nantinya sudah
menjalankan tugasnya atau mungkin
menjadi pejabatlah atau apa pasti bakal
lebih semena-mena lagi ya kan. Nah,
makanya banyak netizen yang menyuarakan
kalau orang ini tidak pantas ya
mengenyam jabatan tersebut. Dan meskipun
Pak Safriadi belum memberikan respon,
sudah ada pihak yang berupaya untuk
membantu Fitri. Salah satunya datang
dari Gerakan Nasional Perlindungan
Perempuan dan Anak atau Germas PPA. yang
mana di saat itu Wakil Ketua Umum Germas
PPA yang bernama Richard Parlina itu
mengatakan pihaknya siap untuk
memberikan pendampingan hukum dan
psikologis kepada Fitri dan anak-anaknya
yang mana nantinya akan ada corwel Aceh
Germas PPA yang langsung menemui Fitri.
Nah, Germas PPA ini bakal berkoordinasi
dengan beberapa pihak terkait agar
suaminya Fitri ini ya bisa mendapatkan
pelajaran yang setimpal. Germas TPA
menilai kasus seperti ini tidak hanya
perihal masalah rumah tangga aja, tapi
juga menyangkut hak perempuan dan anak
yang harus dilindungi oleh negara. Nah,
oleh karena itu Germas PPA ingin
memastikan Fitri dan kedua anaknya bisa
mendapatkan keadilan dan perlindungan.
Tidak boleh ada lagi perempuan yang
ditinggalkan ya yang mana sudah berjuang
dari nol bersama suaminya. Namun ketika
suaminya mendapatkan posisi atau jabatan
malah ya dia ditinggalkan. Kemudian
geng, ada lagi Bupati Aceh Timur yang
bernama Pak Iskandar Utsman Alfarlaki
yang berkunjung ke rumah yang sekarang
menjadi tempat tinggal dari Fitri dan
kedua anaknya setelah dia diceraikan.
Kita bisa lihat dari video yang gua
tampilkan ini, Geng. Nah, mereka hanya
tinggal di sebuah rumah yang dibangun
dari kayu. Rumah yang sangat sederhana
bagi mereka bertiga. Kasihan banget.
Sudah diceraikan, saat ini harus
berjuang untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya beserta kedua anaknya. Dan ada
informasi kalau suaminya Fitri sudah
dipecat ternyata, Geng. Nah, ketika Pak
Bupati ini datang ke sana ya, suami
Fitri itu dipecat. Baru aja dilantik
langsung dipecat. Tapi ya e informasi
ini sih enggak bisa dikonfirmasi dengan
jelas ya, benar atau enggak nih
rumornya. Nah, terus ada informasi lain
juga yang gua dapat dari akun Instagram
dengan username wajah_langsa yang
menyebutkan kabarnya sih ya karena
merasa terancam akan dipecat. Di saat
itu setelah cerita Fitri yang diceraikan
oleh suaminya viral di media sosial,
tiba-tiba suaminya ini datang untuk
mengajak Fitri ee agar bisa rujuk. Gua
udah coba untuk konfirmasi beritanya,
tapi belum ada media lain yang
memberitakan hal yang sama. Nah, namun
kalian bisa lihat dari berita ini. Nah,
mungkin ini informasi paling terbarunya
ya atau mungkin ini hanya sekedar isu
semata, gua enggak tahu juga. Tapi coba
deh buat kalian yang mungkin tinggal di
sana dekat dengan di mana kejadian ini
terjadi, ya. Kira-kira kabar suaminya
yang mengajak rujuk ini benar atau
enggak? Kalau benar, apakah niat
suaminya itu beneran ingin rujuk atau
cuma karena takut kehilangan pekerjaan
atau dipecat? Nah, coba deh menurut
kalian gimana nih, Geng?
Terus, Geng, kabar terbarunya lagi, ya.
Alhamdulillahnya nih, meskipun mengalami
hal yang tidak mengenakkan, ternyata ada
hikmah yang didapatkan oleh Fitri dan
kedua anaknya dari perceraiannya dengan
sang suami Mokondo ini. Karena ternyata
tiba-tiba ada public figure sekaligus
pengusaha yang memberikan dia modal
usaha. Nah, namanya itu adalah Shella
Shaukia yang merupakan seorang pengusaha
skincare asal Aceh. Dalam unggahannya
dia, Shella ini membagikan ceritanya ya
bersama dengan Fitri dan dia meminta
Fitri untuk ee bertemu dengan dia untuk
kemudian diberikan modal usaha di tempat
orang tuanya. Sh mengajak Fitri untuk
pergi ke Banda Aceh ee dan memberikan
modal usaha tersebut. Nah, nantinya di
Banda Aceh Shella akan menyiapkan hotel,
modal, dan segala keperluan lainnya
sehingga Fitri tidak perlu khawatir soal
akomodasi. Terus menanggapi tawaran
Shela tersebut, Fitri merasa sangat
bersyukur karena di sinilah letak
keadilan Allah Subhanahu wa taala dengan
menunjukkan jalannya untuk Fitri. Dan
Fitri pun sudah bertemu dengan Shela
Saukia dan sudah diserahkan sejumlah
uang serta handphone untuk Fitri. Dan
selain dari Shella Saukia, Fitri juga
mendapatkan bantuan dari pihak lain
seperti yang dia unggah di Facebook
pribadinya. Dan karena viralnya cerita
dari Fitri ini, dia sampai dihubungi
oleh timnya Bang Densu ya untuk hadir di
podcast-nya. Nah, nanti kita tunggu aja
nih, Geng. Kalau podcastnya udah tayang
ya cerita dari Fitri itu seperti apa?
Ini pasti menarik banget nih. Bisa jadi
pelajaran hidup buat kita semua. Oke,
itu dia geng pembahasan kita kali ini
mengenai cerita dari seorang istri yang
diceraikan oleh suaminya menjelang sang
suami akan dilantik menjadi pegawai P3K.
Gimana, Geng, menurut pendapat kalian
terhadap kasus ini? Coba tuliskan di
kolom komentar.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:15:42 UTC
Categories
Manage