VIRAL SUAMI CERAIKAN ISTRI KARENA LOLOS JADI SATPOL PP ATAU PPPK ! BERAKHIR DIPCAT LAGI
s4yVBqWsMWo • 2025-10-25
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Geng, tema kita hari ini ini mungkin menjadi sebuah pelajaran hidup ya buat kita semua, buat kalian semua. Ini jujur aja merupakan sebuah hal yang sangat gua benci ya. Sebelumnya gua pengin kasih tahu kalian sedikit kemarin alhamdulillah nih ya gua ikut pertandingan tinju namanya itu adalah Garuda Fight Championship. Gua tetap dengan komitmen kemarin ketika di wawancara eh target KO udah pasti ditanya round berapa, round 2 udah pasti. Tapi balik lagi itu adalah target dan harapan. pencapaiannya di atas ring ya itu udah biarkan waktu yang berbicara nanti. Nah, di sana itu ada fighter-fighter profesional, ada juga fighter-fighter amatir, ada juga fighter selebriti. Gua masuk ke dalam kategori fighter selebrity-nya dan alhamdulillah gua menang KO dan gua adalah satu-satunya fighter yang bisa mengkeo lawan di dalam ajang tersebut. [musik] Target KO udah pasti ditanya round berapa, round du pasti. Tapi balik lagi itu adalah target dan harapan. Pencapaiannya di atas ring. Ya itu udah biarkan waktu [musik] yang berbicara nanti. Wow. Buat kalian semua ya yang nuduh-nuduh gua, gua pakai narkoboy kekurusan kayak gini. Nah, ini jawabannya gua enggak pakai narkoboy. Gua hidup sehat. Hidup sehat, diet, ya. Tidak mengkonsumsi gula berlebihan dan akhirnya badannya jadi ideal. Nah, alhamdulillahnya kemarin gua menang. Nah, ada sebuah fakta menarik di saat gua mengikuti pertandingan tinju tersebut. Kalian bisa lihat di jubah gua nih ya. Di jubah gua, di belakang baju gua ini ada tulisan loyalty over everything. Artinya, kesetiaan adalah segala-galanya. Di dalam pembahasan kita kali ini, ini berhubungan dengan sebuah kesetiaan yang tiba-tiba saja luntur karena mendapatkan sebuah jabatan. Ya, ini penyakitnya laki-laki ya. Laki-laki itu penyakitnya yang paling-paling kental tuh tiga. Harta, takhta, wanita. Dan di kasus ini si laki-lakinya itu berubah sifatnya karena hal yang kedua yaitu takhta. Tindakan pria di Aceh Singk yang menceraikan istrinya, Melda Safitri menjelang pelantikan P3K memicu kemarahan dari warga net setelah viral kini nasi pria tersebut terancak. Jadi, geng, kejadian yang bakal kita bahas ini terjadi di Aceh. Waduh, tanah kelahiran gua nih. Nah, jadi ada sebuah ee kasus perceraian yang enggak biasa. Kenapa gua bilang enggak biasa? Karena ini emang konyol banget, aneh banget dan harus banget kita jadikan sebuah pembelajaran ini. Dialami oleh seorang perempuan yang diceraikan oleh suaminya bukan karena dia selingkuh atau ee dia mengalami KDRT atau gimana gitu. Nah, tapi karena ya suaminya itu mendapatkan jabatan baru di dalam pekerjaannya. Nah, isu yang beredar kayak gitu. Di media-media dikatakan suaminya ini mendapatkan kontrak ya, tiba-tiba istri dan anak-anaknya diusir, istrinya diceraikan. Nah, benarkah seperti itu cerita sebenarnya? Nanti kita bahas, kita kupas tuntas di sini. Saat ini perceraian mereka ini menjadi topik hangat yang dibicarakan oleh netizen di media sosial. Kabarnya juga si suaminya ini menceraikan e si istrinya menjelang dia dilantik sebagai P3K. Nah, apa itu P3K? Nanti gua jelaskan juga. Yang jelas ini berhubungan dengan pekerjaan sebagai seorang pegawai negeri, gitu. Nah, oleh karena itu ya di dalam kasus ini netizen menyuarakan kasus ini agar suaminya itu bisa batal dilantik alias dipecat. Dan netizen menganggap apa yang dilakukan oleh sang suami sangat tidak menghargai istrinya seperti kacang lupa pada kulitnya yang mana dia meninggalkan sang istri yang berjuang bersama-sama dengan dia dari nol. Tapi ketika dia hendak dilantik sebagai pegawai negeri, malah istrinya diceraikan dengan alasan yang sangat-sangat sepelei. Nah, di video kali ini kita bakal membahas tuntas rangkuman tentang cerita ini ya. Bagaimana pada akhirnya cerita ini menjadi ramai di media sosial. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome back to Kamar Jerry. [musik] Gengjeng. Oke, untuk pembahasan pertama kita bahas kronologi viralnya seorang istri yang diceraikan jelang suaminya dilantik sebagai P3K. Jadi, geng, cerita ini dialami oleh seorang perempuan kelahiran 1992. Namanya itu adalah Melda Safitri. Saat ini usianya sudah menginjak 33 tahun. Jadi, geng, dia ini biasa dipanggil Fitri dan selama ini dia tinggal di Kelurahan City Ambiia Dalam, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Dia ini sudah menikah dengan seorang pria. Nah, ini masih belum banyak media yang membeberkan nama asli suaminya siapa. Tapi fotonya udah banyak gitu. Mulai dari foto asli sampai foto-foto AI-nya udah banyak banget. Tapi nanti di dalam video ini gua tampilkan juga foto-foto AI-nya ya. Dari pernikahannya tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak yang masih kecil. Di akun Facebooknya, Fitri ini beberapa kali mencurahkan isi hatinya, Geng. Seperti salah satunya di postingannya yang saat ini yang mana Fitri di saat itu mengungkapkan bahwa hari itu adalah malam terakhirnya di sana. Nah, di tulisan tersebut Fitri mengungkapkan kesedihannya dia. Namun di sisi lain, dia juga bahagia dan merasa bersyukur atas kebaikan orang-orang yang sudah membantu dia. Terkhususnya untuk para tetangga yang sudah Fitri anggap sebagai [musik] keluarga. Nah, jadi emang tetangganya itu baik banget, Geng. Gua udah sempat ngelihat videonya ketika Fitri ini cabut dari rumahnya itu, tetangganya sampai nangis-nangis semua. Sampai ada yang teriak nih, ibu-ibu bilang, "E, bukalah lembaran baru." Kayak gitu-gitu. Waduh, sedih banget deh nih lihat videonya. Mentokkan badanmu tanpa dia kau hidup. Anak coba hukum karma berjalan. Terus geng yang membuat cerita Fitri ini jadi viral itu karena ada postingan di akun Facebook Rita Sugiarti Risentil Pangayan yang mengabadikan momen ketika Fitri ini pergi dari kampungnya tersebut bersama dengan kedua anaknya. Kepergiannya diiringi dengan isak tangis dari para tetangga yang melepas kepergian dia. Nah, itulah tadi video yang gua tampilkan. Videonya tersebut jadi ramai di mana-mana, Geng. Mau itu di Facebook, Instagram sampai di TikTok. Tapi apa sih yang sebenarnya terjadi kepada Fitri? Mengapa dia sampai harus pergi dari kampungnya tersebut? Nah, hal ini ternyata dikarenakan ulah dari sang suami. Fitri bercerita dia sudah menikah selama 5 tahun. Semuanya baik-baik aja. Sampai di suatu ketika suaminya dinyatakan lolos sebagai P3K dengan posisi sebagai Satpol PP. Waduh gila. Jadi apa dia di Satpol PP ya? Kok lulus Satpol PP aja berasa kayak lulus perwira gitu. Apa mau jadi Kapolsek, Bang? Apakah Polres abang ini setelah lulus jadi P3K Satpol PP ini kok sampai istrinya diceraikan? Ngeri banget. Yang lolos yang terangkat atau yang diangkat menjadi Kapolsek Kapolres aja jenderal. Enggak ada tuh yang nyeriin istrinya. Ini masih jadi satpol PP kok. Ya bukan maksudnya merendahkan satpol PP. Enggak. Maksud gue lu baru aja di satpol PP, gue yakin banyak satpol PP lain di luar sana ketika dia dilantik menjadi satpol PP diterima gitu malah dia bersyukur. Malah ada yang memeluk istrinya, berterima kasih kepada istrinya karena apa yang dia dapatkan adalah berkat doa istrinya. Tuh kalau orang sudah menikah tuh gitu, Geng. Rezeki suami itu ada di dalam doa istri, ada di dalam rida istri gitu, Geng. Nah, terus geng sikap suaminya itu langsung berubah 180 derajat ketika dia dilantik. Nah, tapi geng ini banyak yang ggak tahu sebenarnya. Awal dari keretakan rumah tangga mereka ternyata itu enggak cuma berawal dari sini. Jadi kalau kita mundur ke belakang, ternyata mereka ini udah banyak konflik juga. Semuanya berawal pada tanggal 14 Agustus 2025, 3 hari sebelum suaminya ini dilantik menjadi seorang P3K. Nah, di saat itu diceritakan suaminya ini pulang pulang kerja di sore hari. Sesampainya suaminya di rumah, dia sempat melihat meja makan ternyata kosong, tidak ada lauk-pauk. Karena itulah dia marah terhadap istrinya, si Fitri. Dia marah-marah, dia capek-capek pulang. Ternyata di rumah enggak ada lauk, enggak ada makanan. Nah, di sini kita pasti melihat seolah-olah framing-nya istrinya yang salah. Seolah-olah istrinya ini enggak mau mengurusi suami, ya, tidak berbakti. Nah, tapi tunggu dulu. Alasan kenapa tidak adanya lauk di meja makan itu bukan karena Fitri yang malas masak. atau gimana-gimana. Tapi justru karena memang kondisi perekonomian keluarganya sedang sulit dan tidak ada bahan makanan apapun di rumah. Terus mau masak apa? Batu. Ya, itu kan berarti bukan sepenuhnya kesalahan sang istri. Dan di saat itu ya Fitrinya serba salah mau masak sementara sang suami tidak memberikan uang belanja. Nah, namun di saat itu suaminya tetap saja memarahi sang istri ya sampai-sampai suaminya mengeluarkan kalimat yang tidak pantas yang diucapkan dari mulut seorang suami. Nah, ini menyakiti banget. gitu. Fitri di saat itu berusaha bersabar meskipun mendapatkan perlakuan seperti itu dari suaminya. Nah, di malam harinya masih dalam kondisi yang penuh dengan amarah, suaminya lebih memilih untuk pergi bersama teman-temannya nongkrong baru pulang larut malam. Ya berarti emang toxic nih suaminya. Keesokan harinya nih, Geng, ya. Fitri yang mengira amarah suaminya itu udah reda gitu ya, suaminya udah bisa tenang. Dia merasa bahwa kondisinya bakal lebih baik. Nah, cuma di saat itu yang terjadi justru sebaliknya. suaminya ternyata masih saja merasa emosi karena merasa sakit hati dengan ucapan suaminya di saat itu. Kali ini ya Fitri yang membalas apapun yang suaminya katakan dibalas, dijawab oleh dia. Kurang lebih di saat itu Fitri ini menjawab dengan kalimat, "Kamu mau apa? Kesalahanku apa? Kamu kan tidak bawa belanja alias tidak bawa uang, tidak ada kasih nafkah apa-apa. Jadi apa yang harus saya masak?" Nah, kalimat tersebut masuk akal banget enggak sih, Geng? Ya kan? Istri menanyakan nafkah dari suaminya, tapi suaminya sendiri enggak memberi nafkah. Lalu ketika lauk-pauk di rumah enggak ada, dia malah protes. Di saat itu menurut Fitri, kalimat tersebut bisa terucap oleh dia ya karena suaminyalah yang lebih dulu memancing emosi. Bahkan di posisi ini, Fitri ini udah merendahkan dirilah sebagai istri. Selama ini dia tuh enggak pernah membalas atau menjawab e maki-makian atau marahnya sang suami. Tapi kali ini dia menjawab dan gua lihat sih kalimatnya masih sebatas aman gitu ya. mempertanyakan. Dia nanya, "Kesalahanku apa? Kamu maunya apa? Kamu enggak membawa ee nafkah." Kan masih sesuai dengan faktanya, gitu. Nah, di saat itu Fitri merasa capek juga sudah melontarkan kekesalahan ke suaminya dan dia memilih untuk ke dapur mencuci piring ketimbang harus berdebat dengan suaminya lagi. Dan pada saat dia sedang mencuci piring itulah ternyata, Geng, suaminya diam-diam sudah mengemasi barang-barangnya, pakaiannya, dan memilih untuk pergi ke rumah tetangga untuk meminjam sepeda motor. Nah, ketika suaminya ini kembali ke rumah, dia langsung menjatuhkan talak kepada Fitri di hari itu juga dan pergi dari rumah. Nah, ini kan kelihatan banget ya kayak seolah-olah suaminya ini sengaja mencari-cari kesalahan karena dia udah tahu dia bakal segera dilantik menjadi P3K. Jahat banget ya. Ketika sang suami mengucapkan talak itu ya ini talak itu adalah kalimat perceraian, Geng. Jadi diceraikanlah istrinya gitu ya. Dan kalimat itu enggak main-main. Mau itu bercanda ataupun gimana ya tetap talaknya sah. Dan oleh karena itu meskipun belum mengurus ke pengadilan tapi secara agama nih ya dalam agama Islam mereka sudah dinyatakan sah bercerai. Ya sebagai seorang wanita ya nangislah karena apa ya ucapan talak itu kan ada pada seorang laki-laki ya. Makanya kasihan juga jadi ceweknya tuh serba salah. Kalau mau mengajukan cerai itu dari pihak cewek tuh agak sulit. Tapi kalau cowok cukup mengucapkan talak aja selesai. Cerai lagi. Hari itu juga. 3 hari setelah kejadian tersebut, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2025, suaminya secara mendadak resmi dilantik sebagai P3K. Fitri kemudian menegaskan jika perceraiannya itu bukanlah disebabkan oleh permasalahan rumah tangga semata, melainkan karena sang suami yang akan segera dilantik sebagai pegawai P3K. Karena ya menurut Fitri, suaminya menceraikan dia karena ingin jabatan. Padahal dari dulu mereka berjuang bersama-sama dari nol. Dan Fitri bahkan sempat berharap setelah suaminya dilantik menjadi P3K bisa sedikit membantu perekonomian keluarganya. Cuma semua harapan tersebut saat ini sudah sirna. Fitri merasa kecewa karena menurut dia jika memang suaminya berniat ingin menceraikan dia, hal itu seharusnya dilakukan sejak lama. Karena kan ya gimana ya, anak orang diajak buat ee hidup susah-susah. giliran udah ketemu senangnya ya malah pengin lepas tanggung jawab. Kalau bahasa orang Aceh ya kue hanauta hanetedro kueh hanauta hanetedro pak de ya. Dan menurut Fitri sebagai seorang istri suaminya ini bisa lolos e sebagai P3K dan dilantik di saat itu ya pasti ada campur tangan dari Fitri juga ya karena doa sang istri dan juga doa dari anak-anaknya. Nah, udah ada anak lagi dan rezeki yang datang karena rida seorang istri ya udah pasti itu sangat manjur ya kan. Nah, tapi setelah dia mendapatkan jabatan itu malah ya si suaminya ini menceraikan Fitri. Dan yang lebih bikin mirisnya lagi Fitri juga ikut membantu menyiapkan pakaian serta atribut kopri untuk pelantikan suaminya itu, Geng. Nah, seluruh perlengkapan itu dibeli oleh Fitri loh, Geng. Dari hasil berjualan cabai dan juga sayuran di pasar. Sedih enggak lu? Jadi sebelum diceraikan, istrinya ini udah nabung untuk membeli baju kopri. Baju kopri itu kayak baju pegawai lah gitu. Dibeli lah oleh istrinya. Ternyata 3 hari sebelum dilantik, istrinya malah diceraikan. Dan suaminya ini mengorder pakaian kopri tersebut di e online shop. Nah, tapi yang bayar istrinya. Intinya Fitri ini yang menemani sang suami benar-benar dari nol. dari belum diterima kerja sampai pada akhirnya lulus P3K. Namun, Fitri justru ditinggalkan sebelum suaminya menerima surat keputusan atau SK. Terus, geng singkat cerita 2 bulan setelah dijatuhi talak secara lisan sampai di bulan Oktober ini, Fitri bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari ya buat dirinya dan kedua anaknya dengan berjualan gorengan dan minuman dengan harga Rp1.000 di depan rumahnya yang sangat sederhana. Dari penghasilannya itu, dia masih berusaha mencukupi kebutuhan hidup untuk kedua anaknya yang masih kecil. Tapi, Geng, jauh sebelum insiden ini terjadi, Fitri ini mengaku bahwa pernikahannya sempat tidak mendapatkan restu dari sang ibu mertua atau ibu dari sang suami. Bahkan, Geng, setelah resmi menikah di tahun 2020, sang mertua sering ikut campur di dalam urusan rumah tangga mereka. Misalkan ketika suaminya ini membantu Fitri mencuci piring. Nah, ibu mertuanya itu sampai membicarakannya kepada orang-orang dengan menyebutkan kalau anaknya itu diperbudak oleh Fitri. Wah, ini aneh banget sih ya. Kan namanya berumah tangga ya. Ya, saling membantu wajar enggak sih? Dan lagian anaknya udah punya istri ngapain dia ikut campur ya? Ternyata yang toxic gak cuma anaknya, sampai ibunya juga toxic. Dan awalnya nih Fitri tidak menggubris hal itu. Namun semakin dibiarkan malah semakin menjadi-jadi sehingga Fitri merasa bahwa ibu mertuanya pun semacam menginjak-nginjak harga dirinya. Perlu kalian ketahui ya, Geng. Sebenarnya ya Fitri ini sebelum menikah dengan suaminya itu cantik, Geng. Cantik. Gua yakin banget ya kalian melihat Fitri ya fotonya yang zaman dulu ya pantes aja suaminya yang mirip bakwan hangus ini ya mau sama Fitri dan bela-belain nikahin Fitri walaupun ibu kandungnya tidak setuju ya kan. Nah, tapi setelah punya anak, orang udah capek, udah mana tuh laki-laki mau kondo, gak punya kerjaan, istrinya harus kerja, ya. Enggak sempat rawat diri lagi, ya kan? Mungkin ketika anaknya udah dua, enggak sempat merawat diri, harus bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, ya mungkin suaminya udah hilang rasa, ya kan? Udah hilang rasa, udah enggak penasaran lagi, istrinya udah enggak secantik dulu. Nah, ini namanya Han Getedro ya, kurang ajar. dan pasca suaminya mengatakan talak ya, Fitri dan suaminya sudah melakukan mediasi yang disaksikan oleh kedua orang tua serta pihak kepala desa di saat itu. Jadi ada mediasi diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Nah, cuma geng sang suami di saat itu tetap bersi keras untuk menceraikan Fitri. Nah, ini ingat ya sebelum viral. Di dalam mediasi tersebut sang suami mengaku sudah mau menceraikan Fitri sejak lama katanya. Cuma pada saat itu posisi Fitri masih hamil. Dan hal tersebut baru diketahui oleh Fitri. Saat mediasi itu pecahlah tangis Fitri. Kan sedih banget ya. Dia gak pernah mengetahui kalau suaminya ternyata memang sudah lama mau menceraikan dia atau mungkin suaminya hanya mencari-cari alasan aja ya agar dia bisa menceraikan Fitri di saat dia sudah punya jabatan. Dan di saat itu Fitri mengaku sudah melapor ke sejumlah pihak terkait untuk mencari keadilan terhadap dirinya. Namun sampai saat ini dia belum mendapatkan solusi. Saat cerita dari Fitri ini viral secara mendadak, tiba-tiba ramai menjadi berita nasional. Enggak cuma berita di Aceh, banyak orang yang perhatiannya tertuju pada perubahan fisiknya Fitri sebelum dan sesudah menikah. Nah, ini kan sempat gua bahas tadi nih, Geng. Benar-benar seperti beda orang, Geng. Di dalam salah satu unggahan di Facebooknya, ya, dia membuat status yang disertai dengan video perbedaan dari penampilannya dia saat ee sebelum dan setelah menikah. Di dalam tulisan itu dia menuliskan, "Jika penampilanku membuat kamu jiji dan hilang selera, mau gimanalah kita untuk makan saja masih serba kekurangan. Ada hal yang lebih penting untuk kita utamakan. Dulu kamu sendiri yang bilang aku tetap cantik walaupun tanpa bedak. Namun, aku percaya denganmu. Biarpun tidak secantik dulu, namun akulah yang ada menemanimu kalah susah." Wah, sedih banget ya kalimatnya. Kalian bisa baca sendiri nih, Geng. Kalau dari tulisannya ini, Geng, itu artinya bukan karena Fitri yang enggak mau mengurusi diri, enggak mau dandan, tapi karena memang kondisi keluarganya yang sedang sulit. Dan ini juga tamparan nih buat kalian para cowok-cowok ya yang tiba-tiba tuh hobi selingkuh atau nge-booking-booking cewek di luar sana dengan alasan istri lu tuh udah enggak cakep lagi, udah enggak menarik lagi. Sebenarnya kesalahannya bukan terletak di istri lu. Kesalahannya terletak di kantong lu yang kempes. Kalau lu pengen sosok bidadari, maka sediakanlah surga di rumah lu. Ya, surga itu bisa tercipta dari mana? Ya, dari rezeki, dari uang, dari hasil kerja keras lu yang menghasilkan uang. Lalu lu berikan ke istri lu ya, suruh dia perawatan, suruh dia beli skincare dan lain-lain. Jadilah dia cantik. Ketimbang lu kerja keras, hasilnya lu booking-booking cewek di luar sana. Buat apa? Mendingan uang dari booking cewek lu kasih ke istri lu supaya dia mempercantik diri. Itu yang paling benar. Nah, inilah yang terjadi kepada Fitri. Suaminya pengin istrinya cantik, tapi dia enggak punya heeng. Ya, yang salah siapa? Dan Fitri di sini menekankan dalam kondisi seperti itu pasti yang diutamakan di dalam keluarga mereka adalah bagaimana semua anggota keluarga bisa makan dengan cukup. Bahkan kadang ada orang tua yang sampai rela tidak makan demi anak-anak mereka. Nah, kita bisa lihat dari sini kalau Fitri sampai rela penampilannya jadi berbeda seperti dulu demi mempertahankan rumah tangganya di kala kondisi ekonominya sedang tidak baik-baik saja. Dan semuanya berasal dari sang suami yang ya enggak bisa bekerja ya kan? Dari suami yang enggak punya penghasilan untuk menafkahi keluarga. Terus selanjutnya nih geng yang membuat orang-orang jadi salah fokus itu karena kebaikan dari para tetangganya Fitri yang di saat itu mengantarkan kepergian Fitri serta dua anaknya. Di saat itu terlihat ya Fitrnya pergi menggunakan mobil ee apa ya? Mobil L300 rental gitulah. Dari video-video yang tersebar di media sosial kita bisa lihat kalau selama tinggal di tempat tersebut Fitri ini berhubungan baik dengan para tetangga. Bahkan yang memviralkan video Fitri adalah seorang perempuan bernama Rita Sugiarti tadi. Itu adalah tetangganya, Geng. Dan bagi Fitri, para tetangganya itu sudah seperti keluarga yang sangat men-support dia. Makanya enggak heran saat Fitri ini pergi dari rumah, tetangganya itu sampai menangis kejer. Ya, para tetangganya juga memberikan semangat kepada Fitri untuk tetap kuat di dalam menghadapi masalahnya dan meyakinkan Fitri bahwa semuanya bakal baik-baik aja. Terus, Geng, ada pertanyaan, ke mana suami serta keluarga suaminya ketika Fitri pergi? Dari unggahan Fitri lainnya, Fitri mengungkapkan tidak ada satuun baik dari suaminya maupun keluarga suaminya yang melihat ketika Fitri serta kedua anaknya pergi dari sana. Yang membantu dia cuma para tetangga yang baik hati dan selalu e ada di dekat dia. Fitri juga mengungkapkan ceritanya dia yang viral ini bukan bermaksud untuk membuka aib rumah tangga, melainkan untuk menunjukkan perjuangan dari seorang istri yang sudah berkorban demi keluarga. Dan viralnya juga bukan karena keinginan dia, videonya juga bukan dia yang bikin. Nah, Fitri mengaku saat ini dia sudah merasa sangat kecewa. Oleh karena itu, dia menegaskan tidak akan kembali jika suatu saat suaminya merasa menyesal dan ingin rujuk dengan dia. Cerita dari Fitri ini dengan cepat mengundang perhatian dari berbagai pihak yang merasa kasihan atas apa yang dia alami bersama anak-anaknya. Netizen pun ikut membantu menyuarakan pengalaman Fitri ini agar dia bisa mendapatkan keadilan atas apa yang sudah terjadi. Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan reaksi dari berbagai pihak atas insiden yang dialami oleh Fitri ini, Geng. Jadi, Gengs, setelah cerita dari Fitri ini jadi viral di mana-mana, netizen pun bergerak untuk terus menyuarakan agar kasus ini menjadi viral dan mendapatkan atensi ke pihak pemerintah Aceh singkil hingga kemudian pihak pemerintah ya mencabut atau memecat suaminya Fitri ini sebagai P3K. di Instagram milik Bupati Aceh Singkil yang bernama Pak Safriadi Oyon saat ini ya sudah dibanjiri oleh komentar dari netizen yang meminta agar Pak Safriadi memecat suaminya Fitri ini. Yang mana komen itu ya ada yang berasal dari Aceh, namun juga ada yang berasal dari luar Aceh karena ini sudah menjadi ee apa ya berita nasional gitu. Namun meskipun begitu, Pak Safriadi sepertinya belum memberikan respon terkait hal tersebut pada awalnya, maupun merespon komentar dari netizen terkait kabar diceraikannya Fitri oleh suaminya yang merupakan salah satu P3K yang baru saja dilantik. Namun, Geng, sebenarnya bagaimana nih ketentuan administrasinya? Apakah pegawai P3K diperbolehkan untuk bercerai atau gimana? Jika kita merujuk ke peraturan pemerintah atau PP nomor 45 tahun 1990, ya, setiap pegawai negeri sipil atau PNS tidak ada larangan untuk melakukan perceraian. Memang jadi ee berbeda kalau misalkan kita berbicara kayak TNI atau polisi. Nah, kalau bercerai kan agak ribet gitu ya. Tapi berdasarkan PP tersebut, setiap pegawai yang akan bercerai wajib mengajukan izin terlebih dahulu dari pejabat terkait. Nah, perceraian hanya boleh dilakukan jika izin diberikan. Dan saat mengajukan izin cerai tersebut, pegawai juga diharuskan memberitahukan alasan mengapa perceraian tersebut perlu dilakukan. Akan tetapi, Geng, berbeda dari PNS yang mengacu pada peraturan pemerintah, sejumlah daerah memiliki ketentuan terkait perceraian P3K sendiri, ya. Salah satunya adalah Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui peraturan Bupati Wonosobo nomor 33 tahun 2022 tentang disiplin pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Nah, di dalam pasal 9 P3K dikatakan diperbolehkan bercerai selama mendapatkan izin dari pejabat pembina kepegawaian. Nah, dalam pasal 10 aturan tersebut mengatur bahwa P3K yang melanggar aturan tersebut dapat dikenakan sanksi berupa hukuman disiplin. Nah, kalau merujuk ke aturan tersebut berarti suaminya Fitri ini harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada pejabat terkait apakah sudah adanya permintaan tersebut atau belum. Nah, ini kita enggak tahu, Geng. Namun netizen ya sudah benar-benar gatal banget tangannya ingin agar suaminya Fitri ini bisa segera dipecat sebagai satpol PP karena sudah menceraikan Fitri [musik] ketika dia dilantik menjadi P3K. Netizen menilai mentang-mentang sudah lulus P3K ya cepat banget songongnya. Apalagi jika dia nantinya sudah menjalankan tugasnya atau mungkin menjadi pejabatlah atau apa pasti bakal lebih semena-mena lagi ya kan. Nah, makanya banyak netizen yang menyuarakan kalau orang ini tidak pantas ya mengenyam jabatan tersebut. Dan meskipun Pak Safriadi belum memberikan respon, sudah ada pihak yang berupaya untuk membantu Fitri. Salah satunya datang dari Gerakan Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak atau Germas PPA. yang mana di saat itu Wakil Ketua Umum Germas PPA yang bernama Richard Parlina itu mengatakan pihaknya siap untuk memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada Fitri dan anak-anaknya yang mana nantinya akan ada corwel Aceh Germas PPA yang langsung menemui Fitri. Nah, Germas PPA ini bakal berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait agar suaminya Fitri ini ya bisa mendapatkan pelajaran yang setimpal. Germas TPA menilai kasus seperti ini tidak hanya perihal masalah rumah tangga aja, tapi juga menyangkut hak perempuan dan anak yang harus dilindungi oleh negara. Nah, oleh karena itu Germas PPA ingin memastikan Fitri dan kedua anaknya bisa mendapatkan keadilan dan perlindungan. Tidak boleh ada lagi perempuan yang ditinggalkan ya yang mana sudah berjuang dari nol bersama suaminya. Namun ketika suaminya mendapatkan posisi atau jabatan malah ya dia ditinggalkan. Kemudian geng, ada lagi Bupati Aceh Timur yang bernama Pak Iskandar Utsman Alfarlaki yang berkunjung ke rumah yang sekarang menjadi tempat tinggal dari Fitri dan kedua anaknya setelah dia diceraikan. Kita bisa lihat dari video yang gua tampilkan ini, Geng. Nah, mereka hanya tinggal di sebuah rumah yang dibangun dari kayu. Rumah yang sangat sederhana bagi mereka bertiga. Kasihan banget. Sudah diceraikan, saat ini harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya beserta kedua anaknya. Dan ada informasi kalau suaminya Fitri sudah dipecat ternyata, Geng. Nah, ketika Pak Bupati ini datang ke sana ya, suami Fitri itu dipecat. Baru aja dilantik langsung dipecat. Tapi ya e informasi ini sih enggak bisa dikonfirmasi dengan jelas ya, benar atau enggak nih rumornya. Nah, terus ada informasi lain juga yang gua dapat dari akun Instagram dengan username wajah_langsa yang menyebutkan kabarnya sih ya karena merasa terancam akan dipecat. Di saat itu setelah cerita Fitri yang diceraikan oleh suaminya viral di media sosial, tiba-tiba suaminya ini datang untuk mengajak Fitri ee agar bisa rujuk. Gua udah coba untuk konfirmasi beritanya, tapi belum ada media lain yang memberitakan hal yang sama. Nah, namun kalian bisa lihat dari berita ini. Nah, mungkin ini informasi paling terbarunya ya atau mungkin ini hanya sekedar isu semata, gua enggak tahu juga. Tapi coba deh buat kalian yang mungkin tinggal di sana dekat dengan di mana kejadian ini terjadi, ya. Kira-kira kabar suaminya yang mengajak rujuk ini benar atau enggak? Kalau benar, apakah niat suaminya itu beneran ingin rujuk atau cuma karena takut kehilangan pekerjaan atau dipecat? Nah, coba deh menurut kalian gimana nih, Geng? Terus, Geng, kabar terbarunya lagi, ya. Alhamdulillahnya nih, meskipun mengalami hal yang tidak mengenakkan, ternyata ada hikmah yang didapatkan oleh Fitri dan kedua anaknya dari perceraiannya dengan sang suami Mokondo ini. Karena ternyata tiba-tiba ada public figure sekaligus pengusaha yang memberikan dia modal usaha. Nah, namanya itu adalah Shella Shaukia yang merupakan seorang pengusaha skincare asal Aceh. Dalam unggahannya dia, Shella ini membagikan ceritanya ya bersama dengan Fitri dan dia meminta Fitri untuk ee bertemu dengan dia untuk kemudian diberikan modal usaha di tempat orang tuanya. Sh mengajak Fitri untuk pergi ke Banda Aceh ee dan memberikan modal usaha tersebut. Nah, nantinya di Banda Aceh Shella akan menyiapkan hotel, modal, dan segala keperluan lainnya sehingga Fitri tidak perlu khawatir soal akomodasi. Terus menanggapi tawaran Shela tersebut, Fitri merasa sangat bersyukur karena di sinilah letak keadilan Allah Subhanahu wa taala dengan menunjukkan jalannya untuk Fitri. Dan Fitri pun sudah bertemu dengan Shela Saukia dan sudah diserahkan sejumlah uang serta handphone untuk Fitri. Dan selain dari Shella Saukia, Fitri juga mendapatkan bantuan dari pihak lain seperti yang dia unggah di Facebook pribadinya. Dan karena viralnya cerita dari Fitri ini, dia sampai dihubungi oleh timnya Bang Densu ya untuk hadir di podcast-nya. Nah, nanti kita tunggu aja nih, Geng. Kalau podcastnya udah tayang ya cerita dari Fitri itu seperti apa? Ini pasti menarik banget nih. Bisa jadi pelajaran hidup buat kita semua. Oke, itu dia geng pembahasan kita kali ini mengenai cerita dari seorang istri yang diceraikan oleh suaminya menjelang sang suami akan dilantik menjadi pegawai P3K. Gimana, Geng, menurut pendapat kalian terhadap kasus ini? Coba tuliskan di kolom komentar.
Resume
Categories