Transcript
Oa10D1ZHM30 • Mr TERIMAKASIH ! BULE RUSIA HOBI BAGI DUIT TERDUGA MENGGELAPKAN DANA PULUHAN MILYAR UNTUK KONTEN ?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1575_Oa10D1ZHM30.txt
Kind: captions Language: id Geng, gue yakin banget ya di antara kalian pegiat sosial media atau yang senang nonton konten-konten gitu ya, kalian pasti enggak asing dengan orang ini. Tanggun tiga rumah lagi untuk orang miskin dan saya pikir semua orang harus bantu orang miskin. Yah, dia ini adalah seorang WNA, warga negara asing asal Rusia yang sering membuat konten bagi-bagi uang dan hadiah ke orang-orang, ke Abang Ojol, ke penjual atau pedagang atau juga lansia-lansia. Warga negara asing Rusia tersebut bernama Seri Domogatski atau yang lebih dikenal dengan Mister Terima Kasih. Ada enggak di antara kalian yang mungkin sering nonton atau ngikutin konten-konten dia? Coba deh absen dulu di kolom komentar. Nah, dari konten-konten tersebut dia pernah mendapatkan atensi ya dari netizen-netizen dan eh rata-rata tuh fans-nya dari negara kita karena konten-kontennya ini yang berisikan kegiatan yang positif alias bagi-bagi. Nah, kalau di negara kita ini ya kalau udah bagi-bagi itu positif gitu ya. Nah, memang ada aja netizen yang menduga jika kebaikan yang Serj lakukan ini ya hanya sekedar konten, bukan untuk menunjukkan sifat aslinya dia. Nah, tapi ada juga yang menuduh Serj ini membuat konten seperti itu untuk menarik followers dari Indonesia. Seperti yang kita tahu ya, ee netizen Indonesia ini jumlahnya gede banget. Nah, tapi mau apapun alasannya konten-kontennya dia tersebut membuat dia menjadi terkenal di media sosial. Tapi beberapa hari yang lalu nama dia menjadi perbincangan yang hangat di media sosial karena ada sebuah tuduhan kalau ternyata konten-konten yang dia bikin yaitu suka ngasih-ngasih uang dan hadiah gitu ya, ternyata itu berasal dari uang yang dia gelapkan. Buset, ini kayak Robin Hood ya. Mengambil harta orang lain dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Tapi apakah benar begitu? Nanti deh kita bahas. Nah, terus geng uang tersebut kabarnya ya seharusnya bukan dipergunakan untuk membuat konten dengan bagi-bagi uang atau hadiah, melainkan untuk mendanai sebuah proyek. Nah, belum selesai dengan dugaan itu, tiba-tiba ada kabar yang mengejutkan lainnya dari si Serj ini yang mana dia mengaku kalau dia mengalami penculikan dan penganiayaan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Terus dia juga mengaku diperas oleh mereka. Nah, apa yang sebenarnya terjadi kepada Serja ini? Dan apakah kedua kasus tersebut saling berhubungan atau justru sebenarnya yang tersangkanya atau yang benar-benar salah adalah si Serj sendiri. Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, gua bakal membahas apa yang sebenarnya terjadi, Geng, kepada si Serj ini, ya. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry [Musik] Genggeng. Untuk pembahasan pertama, kita masuk dulu ke dalam pembahasan. Dugaan kalau Sergej Domogatski itu menggelapkan dana investor yang mana dana tersebut dia justru jadikan konten untuk bagi-bagi ke masyarakat miskin di Indonesia. [Musik] Mungkin ada baiknya nih, Geng, ya. E sebelum kita bahas mengenai bagaimana dia menggelapkan dana investor, kita bahas sedikit soal background-nya dia. Gua yakin enggak semuanya tahu soal Serj ini ya. Nah, jadi dia ini adalah seorang warga negara Rusia yang diketahui menetap di Bali. Serj ini dikenal dengan nama Mr. Terima Kasih yang dia jadikan sebagai username atau nama panggilan dari tiap media sosial yang dia punya. Instagram, TikTok, Facebook, sampai YouTube-nya dia namanya itu. Dia juga sudah fasih berbicara di dalam bahasa Indonesia dan selain membuat konten di media sosial, dia juga dikenal sebagai seorang pengusaha. Nah, bisnismen nih orang nih. Nih bule itu terkenal sebagai orang yang berduit. Ada informasi yang menyebutkan kalau Serj ini memiliki perusahaan konstruksi skala internasional. Nah, isi dari konten-kontennya dia adalah berbagi kepada masyarakat seperti ke abang driver ojol, para pedagang atau lansia-lansia yang dia temui. Nah, karena isi kontennya seperti itu membuat dia dengan cepat dikenal di Indonesia. Dan akhirnya ya banyak orang Indonesia yang suka dengan konten-konten seperti ini. Konten berbagi ya dan banyak yang berharap mereka juga mendapatkan hal yang sama. Dan hal ini yang membuat followers di tiap media sosialnya si Mister Terima Kasih ini cukup banyak followers-nya di Instagram. followers-nya 7,4 juta, di TikTok sebanyak 2,3 juta dan di YouTube ada sebanyak 462.000 subscriber. Tapi enggak sedikit juga netizen Indonesia yang meragukan sifat asli dari Serj ini, Geng. Nah, jangan-jangan sifat aslinya ternyata tidak sebaik yang dia tunjukkan di video. Sementara itu, Serj ini juga punya akun Instagram lain dengan username FCHwork Domogats Kogu. Nah, akunnya tersebut ya digunakan Sergej untuk followers-nya yang berasal dari negara asalnya sendiri yaitu Rusia. Nah, ini benar-benar kontras banget ya. Akunnya dia yang bernama Mister Terima Kasih itu benar-benar berbanding terbalik dengan postingannya dia di akunnya dia yang bernama FCHWwork tadi. Di FCHWwork itu postingannya Serj ini terlihat lebih profesional dengan memposting desain rumah dan interior rumah. Di akun tersebut Serj memiliki follower sebanyak 1,1 juta. Dan kabarnya ya dia ini tidak hanya dermawan ke orang-orang Indonesia tapi juga Serj ini sering berbagi ke orang-orang di Rusia. Namun geng, baru-baru ini nama Serj mencuat di media sosial terkait sebuah dugaan kalau dia sudah menggelapkan dana investor. Nah, jadi kurang lebih ya itulah background dari SerJ ya yang sedikit bisa gua bahas tentang e biografinya dia. Enggak terlalu banyak informasi di media sosial tentang background-nya dia sebenarnya. Nah, tapi sekarang kita masuk nih ke dalam pembahasan ketika dia dituduh menggelapkan dana investor. Disebut-sebut ya, Serj ini sudah menggelapkan dana dari investor senilai Rp50 miliar. Enggak tanggung-tanggung. Dana itu awalnya dikumpulkan dengan tujuan untuk membiayai sebuah proyek pembangunan dan pengembangan properti di beberapa wilayah yang ada di Bali. Nah, tapi geng bukannya dia menggunakan untuk tujuan investasi, malah uang tersebut diduga dialihkan oleh SerJ untuk kegiatan bagi-bagi uang dan hadiah atau giveaway yang dia klaim sebagai aksi amal demi menarik perhatian masyarakat Indonesia. Informasi ini terungkap dari pengakuan beberapa pihak termasuk dari istri Sah Serji yang bernama Zoe. Tapi enggak cuma itu, Geng. Zoe ini mengaku ya jika Serja ini sudah menelantarkan dia serta anaknya sejak bulan Januari tahun ini. Dan hal tersebut dikarenakan Serj ini yang menghilang entah ke mana secara mendadak dan tidak pernah memberikan kabar kepada Zoe yang mana diduga hilangnya Serjia ini disebabkan karena dia yang sudah menggelapkan uang investor tersebut. Jadinya dia dikejar-kejar dan menurut Zoe, proyek properti yang saat ini dikerjakan oleh SerJ itu mangkrak tanpa adanya kejelasan dan sejumlah investor menuntut pertanggungjawaban atas dana yang sudah disetorkan ini. Namun sampai saat ini belum mendapatkan respon dari pihak Serj sendiri. Dia ngilang gitu aja. Karena kabar inilah banyak netizen Indonesia yang menjadi followers-nya dia tidak menyangka kalau orang yang selama ini mereka kenal baik dari konten-kontennya suka dermawan, berbagi gitu, ternyata justru melakukan kejahatan dengan menggelapkan uang. Terus geng kabarnya Zoe istrinya si Mr. Terima kasih ini udah ngelaporin aksi penggelapan yang dilakukan oleh Serj ini ke Polda Bali. Dari informasi yang gua dapatkan di media new West Indonesia setelah isu soal dia yang menggelapkan uang investor ini mencuat, Serj ini akhirnya membuat sebuah postingan di Instagramnya dengan foto Kapolda Bali yaitu Irjen Danil Adity Jaya untuk meminta bantuan kepada si Kapolda Bali ini. Di dalam postingan Instagramnya yang saat ini sudah dihapus ya, Seria ini menuliskan adanya dugaan suap kepada polisi untuk mempidanakan dia. Nah, jadi dia ini merasa dia tuh difitnah dan dizalimi dan dugaan itu diarahkan kepada kelompok yang mengumpulkan dana sebesar 30.000 Amerika atau sekitar Rp500 juta untuk melakukan suap kepada polisi, katanya. Dan untuk itu dia meminta bantuan kepada Irgen Daniil agar korupsi di instansi kepolisian tidak dibiarkan berkembang. Bagus ya niatnya si Serj ini. Okelah ya, dia meminta bantuan Irjen Danil agar korupsi di instansi kepolisian tidak dibiarkan berkembang. Bagus, bagus kamu, Serji. Tujuan kamu mulia. Yakin banget gua bakal terwujud ya. Amin. Menanggapi postingan tersebut, Irjan Daniil membuat pernyataan di Instagram pribadinya dengan menulis jika pihak Polda Bali sudah berupaya untuk menghubungi si Serj ini. Namun, upaya tersebut belum berhasil karena kolom komentar Serj masih dibatasi. Nah, pihak Polda Bali juga sudah mencoba menghubungi Serj melalui DM Instagram. Karena terbatasnya komunikasi terhadap Serj ini, Polda Bali mempersilakan Serj agar datang ke Flores terdekat. atau langsung ke Polda Bali untuk memberikan keterangan secara jelas terkait permasalahan yang dia sebutkan itu. Nah, agar informasi yang beredar sesuai dengan fakta yang sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena kan ini kan mencoreng nama instansi gitu. Walaupun dia minta tolong gitu ya ke Kapolda Bali, tapi kan secara enggak langsung ya dia membuat sebuah tuduhan yang enggak main-main. Dia bilang ya polisi korupsi ya kan. Nah padahal buktinya belum bisa dia terahkan. di Instagram New West Indonesia yang juga memposting berita mengenai Serj ini, banyak netizen yang menceritakan tentang pengalaman mereka dengan Serji. Ada komentar dari Hon.hon19 atau 19. Nah, dia ini menuliskan kalau Serj ini menipu dia, ya. Kalau Serj ini pernah melakukan penipuan terhadap dia pada saat dia sedang hamil. Nah, dia ini ditipu berupa sejumlah uang, katanya. Nah, saat dia menuntut uangnya kembali kepada Serjay, dia malah diancam. Nah, Serj mengancam akan menyebarkan informasi di media sosial kalau bayi yang sedang dia kandung bukanlah anak dari suaminya. Wah, ada yang speak up nih. Gimana tuh? Nah, kemudian si Hond. Hon1 ini juga mengatakan kalau Serj ini sempat menakut-nakuti dia dengan mengatakan kalau dia bisa menghancurkan reputasi dari si Hon.hon 19 ini. Nah, Serj memajang foto-fotonya di halaman media sosialnya dia dan mengumpulkan gosip yang tidak benar. Wah, seram banget ya tuduhannya ya. Nah, terus kemudian ada lagi nih ya komentar dari netizen yang lain dengan username Instagram jeng. Kekeket. Dia menulis ya kalau Serj ini pernah beli bunga di toko temannya yang ada di Canggu, tapi malah Serj memaki-maki temannya cuma karena salah menaruh baket. Nah, jadi udah dua nih komentar negatif tentang Serji. Nih, selanjutnya ada cerita lain dari netizen dengan username VSM 174174. Nah, dia ini mengaku Serj ini pernah mengambil uang sebesar 5.000 Amerika atau yang setara dengan Rp1,4 miliar dari orang ini pada tahun 2023. Wah, gila ya enggak main-main tuduhannya. Terus di bulan November 2024 saat dia menyadari Serj sudah berbohong, ya dia meminta agar Serj mengembalikan uang tersebut. Tapi Serj berjanji bakal mengembalikan uang itu dalam kurun waktu 1 sampai 2 bulan. Namun setelah 6 bulan kemudian, Serj masih juga tidak melunasi uang itu. Malah Serj jadi menghina-hina dan mengancam si pemilik akun tadi. Nah, jadi udah tiga tuh tuduhannya. Nah, terus yang terakhir ada cerita dari username Ramonaflow_. Di komentarnya dia menulis jika teman-teman FnB atau yang bekerja di restoran yang pernah melayani Serj pasti tahu bagaimana watak aslinya si Serj alias si bule Mr. Terima kasih ini. Nah, makanya waktu kontennya lagi viral-viral banget bagi-bagi uang, si pemilik akun Ramonaflow ini jadi bingung, heran kok bisa Serj eh seterkenal itu padahal sifat aslinya tidak seperti yang dia tunjukkan di publik. Wah, malah dibongkar sama netizen. Nah, intinya kolom komentar di media tersebut penuh dengan cerita dari orang-orang yang mengaku sempat mendapatkan perlakuan buruk dari si Mister Terima kasih ini. Dan netizen pada akhirnya mengetahui bagaimana sifat asli dari Serj alias Mister terima kasih yang suka berbagi ini. Terus, Geng, pasca beredarnya berita tersebut, Serj kemudian akhirnya muncul melakukan klarifikasi diangku di Instagramnya. Dalam tulisannya tersebut, Serj menyebutkan jika beberapa waktu terakhir dia menjadi subjek pemberitaan yang enggak benar alias dia merasa difitnah gitu dan hal itu membuat dia merasa dirugikan. Nah, informasi ini berawal dari permasalahan pribadi antara dia dan mantan istrinya yang merupakan warga negara Indonesia yang bernama Treska katanya atau yang dikenal dengan nama Zoe tadi. Nah, Serj menyebutkan ya jika memang benar mereka berdua pernah menikah. Nah, cuma pernikahan tersebut hanya berlangsung sekitar 2 bulan karena Serj ini mendapatkan informasi mengenai masa lalunya ya si Joe ini yang kelam. Nah, ini enggak tahu pasti gimana ya, Geng. Namun, Serje ee ngakunya gitu. Dia udah nikah 2 bulan terus dia tahu ternyata masa lalu si Zoe ini enggak bagus gitu malah langsung diceraiin. Dari sini aja udah salah sebenarnya ya. Ya, lu menikahi seseorang, menikahi seorang perempuan harusnya siap menerima masa lalunya juga ya. Kalau enggak dari awal udah dicek dong ya kan. Nah, terus geng si Mister terima kasih alias Serj ini mengaku kalau dia dengan Zoe itu belum punya anak. Nah, dia bilang setelah perpisahan dia dengan Zoe, Zoe ini menuntut secara finansial kepada Serj sekitar 40.000 Amerika atau sekitar Rp620 juta. Namun, tuntutan tersebut enggak bisa dipenuhi oleh Serji. Kalau dari pengakuan Serj, setelah penolakannya yang enggak sanggup untuk membayar tuntutan, muncullah pemberitaan yang enggak benar tentang dia. Jadi, dia ini menganggap kayak mantan istrinya itu enggak terpenuhi keinginannya. Serjinnya malah dijadiin tumbal di fitnah-fitnah. Nah, itu menurut Serji. Serjaku mendapatkan informasi dari berbagai pihak mengenai dugaan kasus yang melibatkan Zoe di bidang properti. katanya dari informasi yang dia dapat itu ya menjadi salah satu pertimbangan ee untuk dia mengambil langkah hukum dan juga pribadi. Nah, Zoe katanya memiliki sebuah agensi properti di Bali dan pernah menjalankan modus penipuan dengan cara menyewakan villa yang sama kepada beberapa penyewa berbeda untuk jangka waktu tahunan. Dan setiap penyewa itu diminta membayar sekitar R,5 miliar per tahun. Tapi kemudian diketahui bahwa villa tersebut sudah ditempati oleh orang lain. Nah, ini tuduhan serj terhadap si mantan istrinya Zoe. Terus kemudian di tahun 2023 ya Zoe ini sudah dilaporkan terkait dugaan penipuan ke kepolisian Kuta menurut pengakuan Serj sedang menempuh jalur hukum untuk melindungi nama baiknya dari pemberitaan yang dianggap enggak benar. Di akhir tulisan di dalam klarifikasinya tersebut, Serj menyebutkan kalau dia menghormati kerja dari pers dan meminta agar seluruh media bisa memverifikasi kebenaran dari setiap informasi sebelum dipublikasikan. Nah, di klarifikasinya tersebut banyak juga netizen yang meninggalkan kolom komentar dengan memberikan dukungan kepada Serj alias Mr. Terima kasih ini. Nah, belum selesai permasalahannya yang mana dia dituduh menggelapkan uang investor, tiba-tiba muncul lagi isu lain yang benar-benar menyudutkan Serji. Di postingan Instagramnya yang lain, Serj membuat sebuah tulisan dan sebuah foto dari seorang pria. Di dalam tulisannya, Serj menuliskan, "Ada seseorang yang diduga melakukan penipuan dan pencemaran nama baik. Dia bernama Maxim Sibirin ya dengan mengatakan bahwa Serj ingin mengambil kafe miliknya. Serj sendiri adalah investor di Home Cafe Canggu ya. Nah, Max Sims ini memalsukan kontrak dan menipu Serji. Nah, ini menurut pengakuan Serji. Dan setelah Serj mencoba untuk memprotes hal ini, Maksim malah memfitnah Serji. Nah, terus ada investor lain yang juga memberikan uang kepada dia untuk membuka kafe lain. Tapi investor tersebut juga bernasib sama dengan Serji. Mereka ditipu oleh Maxims, kata Serji. Nah, namun geng menurut Serjay, dia mengatakan kalau Maxims ini malah menyebutkan para investor tersebut sebagai bandit. Nah, di dalam postingan yang sama juga Serj menyertakan beberapa dokumen sebagai bukti untuk mendukung statementnya terhadap si Maxims ini. Kalian bisa lihat sendiri. Nah, banyak banget nih, Geng, permasalahan yang sedang dihadapi oleh si Serj ini. Tapi kalau kalian kira masalahnya cuma sampai segitu aja, kalian salah. Karena lagi-lagi serja ini kembali dihadapkan dengan permasalahan lain. Namun yang bakal gua bahas ini adalah sebuah masalah yang bisa saja merenggut nyawanya dia. Karena Serja ini sempat bercerita kalau dia itu baru saja mengalami penculikan dan penganiayaan. Nah, gimana ceritanya? Sekarang kita masuk ke dalam pembahasan mengenai kabar dia diculik dan dianiaya ini. Jadi, geng, informasi mengenai dia mengalami penculikan dan penganiayaan itu berasal dari Serjinnya sendiri. Ya, gua enggak tahu ini karangan dia atau gimana gitu, ya. Nah, dia cerita di Instagram pribadinya di dalam unggahan tersebut, Serj ini menuliskan 2 hari yang lalu pada waktu malam hari dia sedang mengendarai sepeda motor di Bali. Tiba-tiba aja ada sebuah mobil alpad berwarna hitam yang berhenti tepat di depannya dia sehingga menghalangi jalannya dia. Enggak lama dari situ keluar dua orang. Orang ini adalah pribumi Indonesia yang mengenakan seragam polisi tapi wajahnya ditutup dengan masker. Wah, lagi-lagi nih bercerita tentang polisi dia. Awalnya dia bilang polisi ada yang korupsi yang sekarang dia diculik oleh orang berseragam polisi. Wah, hati-hati banget nih. Nah, kedua orang itu dengan cepat menyeret Sergi dan masuk ke dalam mobil. Ya, orang itu menutupi wajahnya Serj menggunakan karung agar Serj melihat apapun. Dan selain itu, Serj juga diikat dan mereka memukul Serj katanya. Namun, si Serj ini ya enggak berpikir kalau orang yang menculiknya itu adalah oknum polisi. Soalnya mereka berdua mengenakan seragam polisi model lama. Nah, nih gua bingung nih seragam polisi lama sama yang baru tuh gimana. Gua sebagai orang Indonesia aja kayaknya kurang ngeh gitu ya. ini kok bisa orang luar Indonesia, orang Rusia paham mode baru dan mode lama dari pakaian polisi nih mungkin ada yang bisa ngasih komentar ya. Nah, terus Geng karena Serj ini sudah diikat, otomatis dia enggak bisa melakukan apa-apa lagi. Sampai pada akhirnya mobil itu berhenti dan Serj dibawa turun dari mobil dan dituntun untuk masuk ke sebuah rumah bergaya arsitektur lokal Indonesia yang terletak di daerah bukit. Di dalam rumah tersebut, Serj mengaku mengalami pemukulan dan penyiksaan menggunakan stun gun. Kepalanya juga ditutup menggunakan kantong dan lehernya dicengkeram oleh e orang itu. Dan penyiksaan ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam, Geng. Dan mereka memasukkan pistol beserta paket yang berisi bubuk yang Serja tidak tahu itu bubuk apa ke tangannya dia yang masih dalam keadaan terikat. Nah, mereka berkata, "Sekarang ada sidik jari Serj di pistol dan narkoboy," katanya. Barulah di situ Serj mengetahui kalau bubuk itu adalah bubuk narkoboy karena sudah ada sidik jarinya di sana. Mereka meminta agar SerJ mentransferkan sejumlah uang sebesar 1 juta Do Amerika atau yang setara dengan Rp16 miliar kepada kedua orang ini. Dan jika Serj menuruti permintaan mereka maka Serj akan masuk penjara. Pengancaman itu terjadi sekitar 3 atau 4 jam. Nah, di tengah-tengah ancaman tersebut ada tiga orang warga negara ee asing Rusia yang masuk tiba-tiba. Dan tanpa aba-aba mereka langsung melanjutkan penyiksaan kepada Sergi. Dia dipukul, dicekik, dan disetrum menggunakan stun gun tadi ke badannya. Nah, Serj ini juga mendapatkan pengancaman akan dihabisi nyawanya oleh mereka jika tidak menuruti permintaan tersebut. Kok kayak film gitu ya? Gua enggak tahu nih dia ini ngarang apa mengkhayal atau sedang mencoba apa ya kayak menciptakan sebuah cerita ini karena kan ada hubungannya dengan uang nih. Dia dianggap menggelapkan uang miliaran. Terus di sini dia bercerita kalau dia diculik dan diancam akan dihabisi kalau enggak mentransfer sejumlah uang. Gimana sih? Kok bisa bertepatan banget? Gitu kan. Nah, di saat itu Ser lagi, dia berkali-kali menjawab kepada orang-orang tersebut kalau dia gak punya uang. Semua uangnya sudah dia investasikan di dalam proyek konstruksinya. Nah, setelah itu orang-orang ini kembali membawa Serji. Dan kali ini Serj dibawa ke sebuah ladang yang tidak jauh dari Hotel Kempinski, katanya. Di sanalah mereka melepaskan Serji. Dan mereka juga bilang ke Serj bahwa mereka memberikan waktu selama 1 bulan agar Serj mencari uang juta dolar Amerika. Dan jika tidak menemukan uang tersebut, maka mereka akan memenjarakan Serji. Nah, mereka juga berkata agar Serj memberitahu siapapun. Nah, terus setelah itu pergilah mereka entah ke mana meninggalkan Serj di sana sendirian. Dan tanpa membuang waktu, Serj bilang dia langsung pergi ke Pores Bali dan menulis laporan terkait apa yang menimpa dia. Dan menurut Sergej, mereka merupakan anggota dari geng yang sudah lama terlibat di dalam kegiatan yang sama di Bali. Katanya gitu. Ada lebih dari 20 orang yang sudah menjadi korban dari para perampok ini, para penculik ini. Dan dugaan Serj hal ini terjadi kepada dia karena dia merampas bisnis kriminal mereka. Maksudnya merampas bisnis kriminal. Aneh banget ya. Dan orang-orang ini juga berupaya untuk melibatkan enam media federal untuk menyebarkan informasi palsu bahwa Serj adalah seorang penipu. Nah, itu kata Serji. Gimana tuh, Geng? Menurut kalian kalian percaya enggak dengan cerita si Mister Terima kasih ini? Terus masih dalam tulisannya Serj, mereka berusaha untuk mencari dan mempengaruhi orang-orang agar menulis laporan terhadap si Serj ini untuk membuka kasus kriminal. Dan kebetulan Serj ini punya masalah, Geng, dengan pengurusan ulang dokumen di proyek konstruksinya dan para pelaku memanfaatkan hal tersebut, katanya. Nah, logiknya ini para pelaku dari mana tahu? Dari mana mereka mengetahui kalau Serj punya ee apa ya? Masalah dengan pengurusan ulang dokumen proyek konstruksi dari mana mereka mendapatkan informasi? Kan aneh. Nah, terus kata Serj lagi, "Siapapun bisa datang ke proyeknya dan melihat berapa banyak villa yang dibangun dan semua uangnya digunakan oleh SerJ sesuai dengan tujuannya. Dia juga memberikan laporan keuangan kepada media. Nah, Serj menyebutkan bahwa dia tidak menipu siapapun dan itu bisa diverifikasi. Dan selain itu, Inspektorat Pajak memeriksa perusahaannya dia selama 8 bulan dan tidak ditemukan adanya pelanggaran. Para pelaku kata Serj mulai mengajukan laporan dan perang informasi terhadap dia. Dan untuk itu, Serj menyerukan kepada media dan polisi untuk tidak percaya terhadap berita palsu. Dan semua yang menyebarkan berita palsu tentang Serj sudah disewa oleh para pelaku, kata Serji. Nah, ini aneh juga ya kalau memang ada berita miring tentang Serj dan Serj menganggap kalau media itu sudah dibeli oleh para pelaku, sudah dibayar, ya kenapa enggak media itu yang diusut? Supaya ketahuan nih, ya kan siapa yang membayar media itu yang artinya itu adalah para penculiknya. Kalau memang cerita penculikan dan penganiayaan dia itu benar, ini kan masalah kriminal besar di Indonesia. Kok dia bisa-bisanya ya maksudnya gini, lapor ke polisi tentang dia diculik dan dia dianiaya, tapi seolah-olah kayak mana? Kayak polisi enggak gerak sama sekali. Padahal kan itu bukan kasus yang main-main. Apalagi dia warga negara asing, ya kan? Kalau dia memang mengaku dia diculik, udah bikin laporan, harusnya polisi udah bergerak karena ini bukan masalah yang main-main. Ini aneh banget. Orang diculik tapi enggak ada traumatiknya. masih bisa klarifikasi di media sosial ya kan bentuk laporannya entah kayak gimana. Terus geng di akhir klarifikasinya Serj juga mengklaim kalau dia adalah orang jujur dan selalu membantu orang dan tidak pernah menipu siapapun. Dia bilang dia sudah membangun rumah untuk orang Indonesia yang tidak memiliki tempat tinggal. Iya, terima kasih ya. Cuman kalau udah berbuat baik terus disebut-sebut diungkit-ungkit kayaknya itu tidak melambangkan kedermawanan. Ini kayak lebih kepada ketika dia kepepet dia dituduh penipu. Dia mencari pembelaan enggak sih? dengan mengungkit-ngungkit kalau dia sudah ngasih ini, ngasih itu kepada masyarakat Indonesia, ya kan. Dan dia bilang juga selama lockdown ketika pandemi Serj sudah memberikan makanan sebanyak 5.700 keluarga di Indonesia dan Serj menarik uang ee besar ke ekonomi negara kita dan mengembangkan negara kita, katanya gitu. Dan dia menyebutkan jika dia mencintai Indonesia serta rakyat Indonesia. Akibat dari penganiayaan yang dia alami, Serj mengalami luka-luka di tubuhnya. Nah, di dalam unggahannya tersebut dia juga menyertakan video ketika dia melaporkan ke polisi serta saat Serj melakukan visum. Nah, terus geng Polda Bali ya udah mengetahui nih soal unggahan yang dibuat oleh Serj tersebut dan pihak Polda Bali merespon unggahan itu dengan melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dari ceritanya Serj ini. Karena kan kalau kita dengar ceritanya kok kayak film ya kan. Benar gak sih di Indonesia bisa menculik kayak gitu? Dilepas di pinggir sawah apa di pinggir padang rumput lah. Ah. Di saat itu Kombes Arya Sandi selaku Kabit Humas Polda Bali menghimbau Serj agar melaporkan kasusnya secara resmi ke kepolisian. Bukannya malah bikin klarifikasi di internet. Dengan begitu kasus ini ya bisa ditangani sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Nah, namun Serj katanya sudah melaporkan e ke polisi pada hari Minggu tanggal 19 Oktober 2025 dengan dugaan pelanggaran pasal 368 170 atau Pasal 351 KUHP tentang pemerasan, kekerasan bersama-sama terhadap orang atau barang. Tapi geng, di postingan Instagramnya, dia sempat m-publish wajah seseorang yang dia tuduh sebagai penculiknya dia. Nih kalian bisa lihat nih. [Musik] Unggahannya Serj ini yang menceritakan tentang dia diculik dan dianiaya juga sudah dipenuhi oleh komentar dari netizen-netizen. Ada yang konsisten menyerukan dukungan terhadap Serji. Namun ada juga yang menduga jika masalah yang dihadapi oleh Sis Serj ini adalah konflik sesama orang Bali gitu. Karena geng buat yang belum tahu di Bali sudah beberapa kali terjadi ya tindak kejahatan yang melibatkan sindikat yang digerakkan oleh orang Rusia. Nah, jadi kemungkinan besar Serjia ini mungkin ya kalau emang ceritanya jujur dan benar dia itu lagi berhadapan dengan sesama orang Rusia. Namun mereka ini berasal dari sindikat yang terorganisir. Nah, cuma geng ada juga yang menyebutkan penculikan dan penganiayaan yang dialami oleh Serj adalah pengalihan isu yang sengaja dibuat oleh Serj atau yang dia karang-karang untuk menarik simpati netizen agar masalah yang terkait dengan kelakuan buruknya yang sudah dituduh menggelapkan uang lalu menggunakan uang itu untuk bagi-bagi ya dan akhirnya terlanjur dibicarakan dan viral di sosial media bisa teralihkan oleh netizen. Nah, tapi kan netizen Indonesia enggak bodoh-bodoh juga ya. ceritanya dia itu kayak film Hollywood gitu, kayak yang mustahil banget terjadi di Indonesia. Tapi gua gak tahu juga, mungkin kalian bisa menilai sendiri kalian percaya yang mana nih, Geng. Nah, jadi itu dia, Geng, pembahasan kita kali ini mengenai beberapa masalah yang saat ini sedang dihadapi oleh si Mister Terima Kasih alias Serj Domogatski. Gimana nih, Geng? Menurut pendapat kalian terhadap e kasus si bule ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.