Transcript
4X9BvhTeuJc • MUSEUM 798 PAMERAN MAY4T MANUSIA ASLI & MISTERI KEMATI4N YU MENGLONG YANG DIKAITKAN !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1577_4X9BvhTeuJc.txt
Kind: captions Language: id Geng, gua disclaimer dulu nih sebelum kita bahas tentang ee kasus ini. Ini adalah sebuah informasi yang semoga bisa menjadi edukasi untuk kalian. Jadi, ini tidak bertujuan untuk melanggar aturan YouTube atau membuat hal-hal yang dilarang oleh YouTube. Nah, jadi beberapa hari ini isi DM Instagram gua ya. Instagram gue yang ini. Nah, itu penuh dengan request kalian soal sebuah museum yang bernama Museum 798. Karena museum ini memamerkan sesuatu yang cukup bikin merinding. Nih lihat sendiri videonya. Tapi, Geng, ada satu hal yang cukup membuat publik heboh. Kemarin kan kita sempat bahas tuh tentang meninggalnya Yumenglong ya. Ini di video gua yang ini gua sempat bahas. Nah, ternyata meninggalnya Yumenglong ini penuh dengan misteri dan sampai-sampai dikaitkan dengan Museum 798 ini. Selain yang bikin heboh karena Yumenglong-nya itu adalah aktor besar ya, sedang naik daun ya, ditambah lagi kasusnya malah dikaitkan [musik] dengan adanya museum 798 ini. Nah, ini cukup seru untuk kita bahas, Geng. Karena ah jujur aja ini gua merinding baca beritanya karena kan di awalnya katanya Yumeng Long ini meninggal akibat terlalu banyak minum alkohol. Nah, tapi kenyataan di balik itu banyak yang enggak terungkap dan banyak misterinya. Dan selain itu nanti kita bakal bahas juga nih tentang museum 798 ini yang mana pameran mereka ini benar-benar bikin orang terheran-heran. Yaitu beberapa produk seninya yang merupakan tubuh manusia dikatakan sangat mirip dengan orang-orang yang pernah hilang. di Tiongkok. Jadi orang-orang yang pernah tiba-tiba kayak ditelan bumi ya bertahun-tahun enggak pernah tahu mereka ke mana. Ketika Museum 798 ini memamerkan patung-patung bentuk manusia, mirip banget nih patung-patungnya dengan wajah orang-orang yang pernah hilang tuh. Salah satunya ada wanita yang sedang mengandung ya dipamerkan tuh mirip banget dengan salah satu orang yang ya pernah hebohlah, hilanglah berhubungan dengan pejabat Tiongkok di masa itu. Nah, untuk pembahasan selengkapnya ya kalian harus banget dengar cerita ini. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome back to Kamar Jerry. [musik] Geng, geng. Nah, sebenarnya nih, Geng, fokus gua dalam pembahasan ini adalah pada museum 798-nya. Nah, untuk itu kita mengenal museumnya dulu ya. Nanti baru kita kaitkan dengan e rumor soal keterkaitan meninggalnya Yumeng Llong dengan museum ini. Kita bahas dulu mengenai Museum 798. Museum 798 atau yang lebih dikenal dengan nama e 798 Art zone ya. Ini adalah e kompleks seni dan budaya kontemporer yang berlokasi di distrik Chaoyang, Beijing, China. Tempat ini sekarang menjadi ikon seni modern yang sudah terkenal di seluruh dunia. Semacam jantungnya seni kontemporer Beijing yang selalu hidup dan terus berdenyut gitu. Nah, tapi geng siapa sangka kalau kawasan yang sekarang dipenuhi oleh karya seni, kafe unik, dan turis dari berbagai negara ini dulunya adalah kompleks pabrik militer yang super tertutup. Awalnya pada tahun 1950-an, pemerintah China membangun serangkaian pabrik besar yang dikenal dengan sebutan Joint Factory 718 bekerja sama dengan Jerman Timur. Nah, salah satu pabriknya itu adalah Factory 798 yang di kemudian hari menjadi asal nama dari kawasan ini. Fungsi utamanya di saat itu bukan main-main. Pabrik ini memproduksi alat komunikasi dan komponen militer strategis untuk mendukung kekuatan pertahanan negara. Nah, gaya arsitekturnya khas banget. desainnya dikenal fungsional, minimalis, dan tegas dengan jendela besar e serta langit-langit yang tinggi. Dan sampai saat ini pun ya gaya arsitektur ini ya masih dipakai menjadi daya tarik utama dari museum 798 atau 798 ini. Tapi seiring berjalannya waktu, tepatnya di dekade 1980-an, China mulai mengalami reformasi ekonomi besar-besaran. banyak industri milik negara yang mulai berkurang aktivitasnya, termasuk pabrik militer di kawasan ini. Nah, setelah produksi alat militer berhenti, kawasan 798 itu sempat beralih fungsi menjadi pabrik industri elektronik, tapi hanya bertahan sebentar. Pada tahun 1994, akibat perubahan ekonomi dan pemindahan sentra industri ke wilayah lain, pabrik ini resmi tutup dan terbengkalai. Nah, di sinilah titik baliknya terjadi. Karena harga sewanya yang murah, bangunannya yang luas. Para seniman lokal mulai berdatangan ke kawasan ini di akhir 1990-an. Mereka menyewa ruang kosong, bekas gudang dan bengkel untuk dijadikan studio [musik] seni, ruang pameran, dan tempat bereksperimen kreatif. Bangunan-bangunan tua dengan struktur baja besar dan dinding beton tebal malah menjadi nilai tambahan yang kuat untuk mereka dan cocok untuk karya seni eksperimental dan instalasi kontemporer yang butuh ruang besar. Nah, perlahan tapi pasti kawasan ini pun berubah. Dinding-dinding yang dulunya polos jadi penuh dengan warna. Sebuah gudang tua berubah menjadi galeri yang e mengadakan pameran setiap minggunya. Suara mesin yang dulu keras itu berganti dengan suara musik ya, tawa orang-orang, dan obrolan hangat di antara seniman dari berbagai penjuru dunia yang berkumpul di sana. Nah, karena pertumbuhannya pesat dan punya nilai budaya yang tinggi, pemerintah Beijing akhirnya turun tangan dan menetapkan kawasan ini sebagai 798 Art zone. Sebuah zona seni resmi yang dilindungi dari pembongkaran atau komersialisasi berlebih. Wah, keren banget ya negara orang ya. Dan sekarang Museum 798 ini bukan cuma tempat untuk lihat karya seni, tapi juga menjadi pusat kehidupan creative Beijing. Dan dari sini kalian bisa menemukan galeri-galeri bergengsi seperti UCCA atau singkatan dari U Center for Contemporary Art. Terus ada lagi PCE Beijing sampai dengan Fauco Foundation. Jenis karya yang ditampilkan juga beragam banget. Mulai dari lukisan eksperimental, instalasi digital, patung interaktif, ya pertunjukan life art sampai dengan pameran fotografi yang mengangkat isu sosial modern. Banyak seniman internasional juga memilih 798 atau 798 ini untuk debut karya mereka di Asia. Dan selain itu, suasana di kawasan ini juga bikin siapapun jadi betah. ada kafe-kaafe artistik, terus toko desain independent dan spot foto yang benar-benar instagramable ya di tiap sudutnya. Tapi lebih dari itu, yang membuat 798 atau 798 ini punya daya tarik adalah energinya. Perpaduan antara sejarah ya, kebebasan berekspresi dan modernitas yang enggak dibuat-buat. Bisa dikatakan, Geng, museum ini adalah simbol perubahan besar di China dari pabrik militer yang tertutup menjadi pusat kreativitas yang terbuka untuk siapa saja. yang mana ini tadinya tempat produksi senjata, sekarang malah lahir karya-karya seni yang menembus batas budaya dan setiap sudutnya menyimpan cerita dan setiap mural yang kita lihat di dindingnya itu punya makna yang lebih dalam daripada sekedar gambar warna-warni. Nah, jadi tempat ini memang tempat yang bisa dikatakan cukup dibanggakanlah oleh orang sana. Nah, namun Geng di tengah-tengah reputasi kawasan ini yang dianggap sebagai rumah bagi para seniman dan pekerja kreatif, ya belakangan mulai muncul satu kabar yang membuat publik jadi heboh. Kabar tentang meninggalnya seorang aktor secara tragis sekaligus penyanyi yaitu Yumenglong ya yang sempat kita bahas yang mana ini justru dikaitkan dengan keberadaan Museum 798 ini. Banyak yang mulai bertanya-tanya apa hubungannya dunia seni kontemporer ini dengan kisah kelam yang mendadak viral itu? Biar enggak penasaran, kita bahas lebih lengkap soal keterkaitan kasus meninggalnya Yumenglong dengan museum ini. Jadi, geng, peristiwa meninggalnya Yumlong itu mulai rameai ya, dibicarakan di media sosial Tiongkok sejak 10 September kemarin. Awalnya kabar duka itu kan cuma muncul lewat unggahan fans di Wibu [musik] yang bilang kalau eh Alanu panggilan akrabnya dia ya meninggal dunia secara mendadak. Nah, tapi geng gak butuh waktu lama sampai nama Yumeng Long tiba-tiba jadi training topik nasional. Di saat itu orang-orang jadi kaget ya, soalnya selama ini kan dia dikenal sehat ya, aktif syuting, dan enggak pernah kedengaran punya masalah serius. Nah, kabar awal yang tersebar mengatakan kalau Yumeng Long meninggal karena kebanyakan minum alkohol. Tapi banyak fans yang enggak percaya dengan pernyataan itu. Soalnya satu hari sebelum dikabarkan meninggal, dia sempat terlihat hadir di sebuah acara tertutup di kawasan Cuyang, Beijing. Nah, dia di saat itu barengan dengan beberapa teman dekatnya dia yang sesama e pelaku seni. Nah, yang bikin heboh acara itu ternyata digelar di area yang enggak jauh dari Museum 798, sebuah kawasan seni yang sempat kita bahas tadi yang cukup terkenal, punya sejarah panjang dan juga banyak cerita mistisnya. Ternyata di saat itu dikatakan sekitar jam .00 pagi waktu setempat, jenazah Yumenglong itu ditemukan oleh seorang warga yang sedang jalan pagi bareng dengan anjingnya di sekitar distrik itu. Kabarnya sih posisi tubuhnya tergeletak di dekat gedung tua yang udah lama enggak dipakai. Dan di saat itu polisi langsung datang ke lokasi dan ngeblokir area itu. Tapi geng anehnya enggak ada keterangan jelas soal kondisi tubuh Yumenglong waktu ditemukan. Beberapa media sempat nyebutin kalau tubuhnya itu tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan. Tapi ada juga laporan anonim yang bilang kalau ada luka kecil sebenarnya di bagian tangannya kayak [musik] bekas goresan. Nah, di situlah publik mulai curiga. Beberapa jam setelahnya, agensi resmi Yumenglong itu mengeluarkan pernyataan di Webu yang mengatakan kalau si artis ini meninggal karena keracunan alkohol dan minta publik untuk tidak menyebarkan rumor yang aneh-aneh. Terus ibunya Yumenglong juga sempat muncul tuh di media dan bilang kalau Yumeng Long akhir-akhir ini lagi stres banget karena tekanan kerja dan masalah pribadi. Tapi, Geng, banyak yang merasa pernyataan itu janggal. Soalnya menurut beberapa orang dekatnya, Yumeng Long ini gak pernah kelihatan kayak orang yang depresi. Justru sebaliknya, dia lagi sibuk banget menyiapkan film pendek garapannya dia sendiri yang kabarnya bakal dia pamerkan di salah satu galeri di 798 Artone di bulan Oktober. Nah, enggak berhenti sampai di situ, keanehan semakin kelihatan ketika publik sadar kalau [musik] tidak ada satupun rekaman CCTV yang menunjukkan pergerakan Yumeng Long di sekitar lokasi kejadian di malam sebelum dia meninggal. Kok bisa ya? Semacam CCTV-nya udah disabotase gitu. Padahal ya wilayah itu terkenal punya banyak kamera pengawas dan polisi juga e enggak ngebuka hasil visum atau rekaman resmi apapunlah ke publik. Alasannya katanya demi privasi keluarga. Tapi justru karena hal itulah netizen makin yakin kalau ada sesuatu yang sengaja disembunyikan. Beberapa hari kemudian muncul rumor baru yang membuat publik jadi heboh. Banyak yang berspekulasi kalau Yumeng Long mungkin saja mengalami tekanan batin berat. Bahkan ada yang bilang dia mengalami hal-hal mistis yang berhubungan dengan tempat di mana dia sering mengunjungi tempat tersebut, yaitu Museum 798. Menurut beberapa sumber, malam sebelum dia meninggal, Yumeng Llong ini sempat nongkrong bareng dengan tiga temannya di salah satu kafe sekitar area 798. Tapi anehnya tiga orang itu belakangan enggak bisa dihubungi lagi dan enggak pernah muncul lagi di media. Bahkan salah satu akun Wibu mereka tiba-tiba dihapus total. Dari sinilah teori konspirasi mulai bermunculan. Ada yang bilang kalau Yumeng Long sedang ikut proyek rahasia. Semacam instalasi seni yang melibatkan teknologi cahaya dan psikologi manusia. Tapi proyek itu enggak pernah diumumin ke publik dan semua dokumentasinya tiba-tiba hilang. Ada juga yang bilang kalau Yumenglong sebenarnya lagi ee melakukan penyelidikan yaitu sesuatu di dalam kawasan museum itu dan menemukan hal yang enggak seharusnya dia lihat. Nah, tahu enggak, Geng? Setelah jenazahnya ditemukan, ya beberapa pengunjung museum 798 mengaku merasa ada aura yang aneh di sekitar area pameran bawah tanah yang mana tempat tersebut ya disebut-sebut sebagai e lokasi proyek seni misterius. Nah, ini yang dikait-kaitkan dengan Yumenglong bagian ini nih. Di saat itu dikatakan oleh orang-orang di sana, lampu di ruangan tersebut sering kedip-kedip. adanya suara langkah kaki yang muncul padahal gak ada siapa-siapa dan ada beberapa foto yang diambil oleh pengunjung malah hasilnya rusak atau blur. Nah, sementara itu pihak kepolisian Beijing cuma bisa mengatakan kalau kasus meninggalnya Yumenglong sudah ditutup karena enggak ada unsur kriminal. Ya walaupun orang-orang nih sedang mencari tahu apa penyebabnya dan dikait-kaitkan dengan Museum 798, tapi pihak kepolisian kayak tutup mulut dan buru-buru menutup kasus ini gitu. Di saat itu ya jelas publik engak puas. Soalnya ketika jenazahnya dikremasi gak ada laporan medis tentang kondisi jenazahnya yang dilaporkan atau dipublikasikan ke media. Bahkan dokter forensik yang kabarnya menangani kasus ini juga tiba-tiba mengundurkan diri beberapa minggu setelahnya dengan alasan yang [musik] enggak jelas. Dari rangkaian kejadian itulah kelihatan sekali ya kalau banyak hal yang janggal sebenarnya. Dimulai dari kabar meninggalnya Yumenglong yang tiba-tiba, gak adanya hasil visum yang terbuka, CCTV yang gak nongol sampai dengan keterkaitan misterius dengan Museum 798. Sebuah tempat yang konon punya energi aneh dan sejarah gelap sejak masih menjadi pabrik militer dulu. Bisa dikatakan kasus ini bukan cuma soal e seorang artis yang meninggal karena alkohol, tapi seperti ada lapisan misteri yang lebih dalam yang terikat di antara dunia seni, [musik] tekanan psikologis, dan mungkin sesuatu yang enggak bisa dijelaskan secara logika nih, Geng. Dan dari semua keanehan yang ada, bisa aja nih kematian Yumeng Long ini cuma ujung dari sesuatu yang jauh lebih besar. Jadi, kayak pengen nyembunyiin rahasia gitu. Entah tekanan dari industri hiburan ya, proyek seni eksperimental atau malah sesuatu yang gak bisa dijelaskan dengan sains lah. Tapi satu hal yang pasti nih, Geng. Sampai hari ini enggak ada jawaban yang pasti soal apa yang benar-benar terjadi di malam sebelum Yumeng Long meninggal dunia. Dan mungkin cuma Yumenglong sendiri yang tahu kebenarannya sebelum akhirnya dia dihabisi. Yang menariknya dari rumor ini adalah dari sekian banyak pengunjung yang datang ke museum tersebut, salah satu yang dikenal sering menghabiskan waktu di kawasan itu adalah Yumenglong. dia paling sering datang ke museum itu. Nah, aktor sekaligus penyanyi yang punya wajah kalem terus aura kalem ini ya dikenal oleh publik sebagai sosok yang jarang banget ngomong soal kehidupan pribadinya dia. Dia jarang sekali tuh menceritakan tentang kehidupan pribadinya. Tapi buat orang-orang terdekatnya dia ya, Museum 798 adalah tempat favorit buat Yumenglong menenangkan diri. Walaupun dia datang ke sana sendiri dan dia sering datang ke sana untuk jalan-jalan menyusuri gang sempit di antara galeri tersebut dan duduk dengan sangat lama di bangku beton dekat mural atau sekedar menikmati kopi dari salah satu kafe kecil di pojokan kompleks. Banyak yang bilang kalau Yu Menglong suka dengan suasana museum 798 karena tempat ini punya energi yang aneh untuk dia, tapi bikin dia tenang. Mungkin karena sejarahnya yang panjang atau karena perbaduan antara bangunan tua dan karya seni modern yang bikin orang merasa terhubung dengan masa lalu sekaligus masa depan. Nah, terkhusus untuk Yumenglong yang memang suka dengan seni, dia jadi suka di tempat ini. Nah, tapi bagi sebagian orang lain, museum 798 ini adalah simbol kebebasan berekspresi. Namun bagi Yumenglong, tempat ini lebih kepada ruang untuk ya dia berdiam diri, menyendiri di sana, enggak mau diganggu. Dan dia pernah bilang di dalam sebuah wawancara lama ya, dia bilang bahwa museum 798 ini adalah tempat di mana dia bisa bernafas lebih dalam meski di tengah kebisingan dunia hiburan. Tapi geng, di awal Oktober 2025 kabar mengejutkan datang dari tempat yang sama. Tiba-tiba di pagi itu ya kawasan 798 ini ya dikejutkan dengan penemuan tubuh dari Yumenglong sendiri. Padahal nih, ada beberapa saksi yang bilang kalau malam sebelumnya mereka ini sempat ngelihat Yumeng Llong [musik] ini di kawasan 798 dan dia terlihat berjalan sendirian dengan membawa buku catatan kecil. Nah, jadi ini kontradiktif banget dengan keterangan ee apa ya dari ibunya dan juga pihak berwajib yang bilang kalau dia itu meninggal gara-gara alkohol. Ada seorang penjaga keamanan mengaku melihat Yumenglong duduk lama di depan salah satu dinding yang penuh graffiti. Dia menatap kosong ke arah langit-langit beton itu. Jadi kayak orang ngelamun gitu. Dan setelah itu gak ada lagi yang melihat Yumenglong ini ke mana. Nah, cuma suara keras yang terdengar sekitar tengah malam dan baru keesokan paginya jasad Yumenglong ditemukan. Ternyata suara keras itu adalah suara dia jatuh kayak bu gitu, Geng. Media mulai mencari-cari hubungan antara Yumenglong dan Museum 798 ini. Orang-orang mengingat betapa seringnya Yumenglong ini datang ke museum itu dan para fansnya mulai menafsirkan ya semua unggahan dari Yumenglong. Mereka mencoba mencari makna tersembunyi dari setiap kata dan gambar yang dipost oleh Yumenglong di media sosialnya. Di saat itu mereka melihat 798 ini bukan lagi sekedar tempat seni, tapi sebagai ruang yang menyimpan pesan terakhir dari seseorang yang mereka kagumi, yaitu Yumeng Long. Dan meninggalnya Yumeng Long membuat suasana di Museum 798 tiba-tiba tuh berubah [musik] drastis di saat itu juga, Geng. Tempat yang biasanya rameai ini ya tiba-tiba sunyi karena orang-orang udah mulai kayak trust isu lah. Dan para pengunjung yang datang ke sana bukan lagi untuk melihat karya seni, tapi mereka justru datang ke sana untuk menaruh bunga duka, menyalakan lilin, dan meninggalkan pesan kecil di dinding tempat e tubuhnya Yumenglong ditemukan. Beberapa seniman yang ada di sana bahkan sudah mulai membuat karya khusus untuk mengenang Yumenglong. Salah satu dinding di bagian barat kompleks 798 ini dihiasi mural wajah Yumenglong dengan latar warna abu-abu dan merah menggambarkan campuran antara duka dan penghormatan. Dan beberapa galeri di 798 ini bahkan menunda pembukaan pameran baru. Memberikan waktu bagi publik untuk berduka terlebih dahulu ya terhadap meninggalnya Yumenglong ini. Dan beberapa teman dekatnya Yumeng Long menyebutkan kalau Yumeng Long sedang berada di masa sulit atau masa terendahnya dia, masa terpuruknya dia di saat itu. Yang mana dia merasa tertekan oleh ekspektasi dan tuntutan dunia hiburan yang keras banget buat dia. dan Museum 798 yang selama ini jadi tempat dia mencari ketenangan, mungkin juga menjadi tempat dia menghadapi ya [musik] dirinya dia sendiri. Dan Museum 798 perlahan-lahan berubah menjadi ruang refleksi bukan hanya tentang seni tapi juga tentang kehidupannya dia. Oke, Geng. Nah, ternyata, Geng, enggak cuma kasus Yumenglong ini yang dikaitkan dengan Museum 798, ada beberapa kasus public figure yang lain yang diduga kabarnya itu berhubungan dengan Museum 798 ini. Sekarang bakal kita bahas tentang hal ini. Jadi, Geng, setelah semua rumor tentang Yumenglong dan kaitannya dengan Museum 798 yang membuat publik heboh, muncul kabar yang membuat suasana semakin mencekam. Orang-orang mulai mengaitkan meninggalnya Yumeng Long dengan beberapa public figur lain di China yang juga meninggal dengan cara misterius. Dan anehnya, nama mereka sempat dikaitkan dengan koleksi-koleksi atau bahan pameran di Museum 798. Walaupun belum ada bukti yang konkret yang bisa ngebenerin semua rumor itu, cerita-ceritanya udah keburu menyebar di forum internet. Video-video dokumenter gelap sampai treat panjang di WBO yang selalu dihapus tidak lama setelah viral gitu ya. Ya, ini membuat orang-orang semakin penasaran. Dan kasus pertama yang paling sering disinggung adalah Kiao Ren Liang. Buat kalian yang belum tahu, Kiao ini dulunya adalah aktor atau penyanyi terkenal di China. Wayahnya ganteng, karirnya sedang naik, dan banyak penggemar bilang dia punya aura golden boy yang bikin orang-orang betah ngelihat dia di layar. Tapi tiba-tiba aja ya pada 16 September 2016 dia ditemukan tidak bernyawa. Ada versi resmi mengatakan dia ini meninggal dunia karena depresi berat dan menghabisi dirinya sendiri. Tapi, Geng, netizen Tiongkok itu enggak gampang percaya gitu aja. Setelah meninggalnya dia, muncullah foto dari salah satu instalasi seni di Museum 798 ini. Ada sebuah patung kepala manusia yang kabarnya itu punya bentuk telinga dan garis wajah mirip banget dengan Kiao. Awalnya ini cuma dianggap kebetulan, tapi rumor semakin panas ketika ada pengguna internet yang bilang kalau jenazah Kiao ketika dikubur kabarnya sih enggak utuh. Dan mereka mengaku punya sumber yang mengatakan kalau salah satu lengannya itu hilang. Isi perutnya diganti dengan semacam kotak plastik transparan dan bahkan kepalanya cuma hasil cetakan 3D. [musik] Jadi bukan kepala asli. Dan kedengarannya ya ini gila banget. Tapi entah kenapa cerita itu terus bertahan di dunia maya seperti sebuah urban legend. Beberapa orang percaya kalau bagian tubuhnya dia ini justru sudah dijadikan bahan pameran plastinasi yang sempat muncul di galeri-galeri eksperimen di kawasan museum 798. Tapi geng ternyata bukan cuma Kiao ya. Nama Zang Weji juga sering banget muncul dalam obrolan soal koleksi gelap museum ini. Zang Weji ini dulunya penyiar berita, tapi yang bikin heboh, dia juga disebut-sebut pernah menjadi selingkuhan dari Bos Shilai, seorang anggota partai berpengaruh di China. Zang ini menghilang di awal 1990-an setelah kabarnya berselisih dengan Guai, istri dari Bosilai. Banyak yang bilang kalau Gukailai itu pakai pasukan keamanan negara untuk mengintimidasi Zang. Dan sejak itu, Zang gak pernah terlihat lagi. Yang bikin rumor ini tambah mengerikan, Zang disebut-sebut sedang hamil ketika dia menghilang. Dan beberapa tahun kemudian, dunia internasional digemparkan oleh sebuah pameran plastinasi tubuh manusia yang menampilkan jenazah seorang perempuan hamil lengkap dengan janin di dalam rahimnya. Orang-orang di saat itu mulai bertanya tuh, "Dari mana datangnya tubuh-tubuh ini?" Karena secara hukum wanita hamil kan harusnya enggak boleh di ah di Cina. Jadi enggak mungkin jasad itu berasal dari eksekusi resmi, ya kan? Nah, pameran itu sendiri dibuat oleh seorang seniman Jerman yang bernama Gunter for HG lewat proyeknya dia yang disebut Body Worlds. Ya, tapi masalahnya banyak yang ngerasa enggak nyaman karena sebagian besar tubuh yang dipamerkan berasal dari orang-orang Tionghoa, tubuh asli. Dan mitra pameran di Amerika, Premier Exhibition bahkan sempat mengeluarkan pernyataan resmi kalau spesimen mereka berasal dari sumber kepolisian China. Dan mereka bilang itu hasil sumbangan sukarela gitu loh. Jadi jasad yang sudah meninggal disumbangkan. Nah, tapi anehnya gak ada dokumen asli yang pernah dipublikasikan untuk membuktikan pengakuan itu. Kalau memang disumbangkan harusnya ada dokumen aslinya. Dan aktivis HAM serta praktisi Falun Gong sudah lama menuduh pemerintah China memakai tahanan politik atau mungkin tahanan yang dieksekusi sebagai sumber tubuh untuk kemudian diplasinasi atau di e transplantasi organ. Terus di udah dipamerkan. Sedih banget ya. Tahun 2005, waktu pameran serupa digelar di Soul, puluhan jasad orang-orang Tionghoa itu dipamerkan. Termasuk satu perempuan hamil dan itu langsung bikin kemarahan publik internasional. Banyak pengunjung yang bilang pameran itu terlalu nyata sampai mereka merasa kayak lagi ngelihat tubuh manusia utuh beneran gitu. Dan semua rumor itu makin panas lagi setelah kasus Bosilai dan pembelotan uang Lijun pada tahun 2012. Di saat uang kabur dan terungkaplah korupsi besar-besaran di pemerintahan, muncul juga laporan tentang pabrik jenazah diien. Nah, kota yang sama tempat von HG dulu mendirikan fasilitas plastinasi seluas 6.000 m². Dan enggak lama setelah uang melarikan diri, pabrik itu langsung disegel oleh otoritas setempat. Dan sejak saat itu muncullah istilah tirai gelap yang menggambarkan jaringan rahasia antara korupsi ya, pengeksekusian dan kemungkinan perdagangan tubuh manusia untuk seni atau sains. Nah, buat banyak orang semua ini cuma teori konspirasi. Tapi sebagian lain ya ada yang terlalu banyak kebetulannya ya yang apa ya yang membuat orang-orang tu enggak bisa mengabaikan hal ini. Dan dari kasus Nyumenglong yang meninggalnya penuh misteri dan dikaitkan dengan museum 798 dan juga Kiao Ren Liang yang katanya jadi patung sampai dengan Zangji yang mungkin adalah sosok perempuan hamil di dalam pameran plasti semuanya kayak potongan puzzle dari satu gambar besar yang gelap dan cukup mengganggu. Yang bikin merinding nih, Geng. Beberapa pengunjung yang datang ke Museum 798 itu bilang kalau mereka pernah melihat instalasi seni yang terlalu realistis. Benar-benar mirip banget dengan manusia. Ada patung yang wajahnya kayak masih punya ekspresi manusia. Bahkan salah satu penjaga galeri itu sempat cerita ketika malam hari kadang suara langkah kaki terdengar dari ruang pameran yang udah dikunci. Dan di titik inilah banyak yang mulai ngerasa kalau mungkin Museum 798 bukan cuma tempat untuk seni, tapi juga semacam ruang di mana seni dan kematian itu bertemu. Tempat di mana batas antara karya dan korban perlahan-lahan ya buram, kabur gitu. Semua tempat yang indah di luar tapi menyimpan rahasia gelap di balik dinding beton bergaya bawuh house ini. Nah, kalian percaya atau enggak, Geng? Semua tergantung sudut pandang kalian nih. Tapi satu hal yang pasti, kisah-kisah ini sudah menjadi bagian dari urban legend di Beijing. Kisah yang bikin museum 798 bukan cuma dikenal karena keindahan seninya, tapi juga karena adanya misteri yang enggak pernah benar-benar terungkap. Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali ini mengenai Museum 798 dan kaitannya dengan meninggalnya beberapa public figure China yang mana salah satunya adalah Yumenglong. Gimana, Geng, menurut kalian tentang hal ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.