Transcript
4X9BvhTeuJc • MUSEUM 798 PAMERAN MAY4T MANUSIA ASLI & MISTERI KEMATI4N YU MENGLONG YANG DIKAITKAN !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1577_4X9BvhTeuJc.txt
Kind: captions
Language: id
Geng, gua disclaimer dulu nih sebelum
kita bahas tentang ee kasus ini. Ini
adalah sebuah informasi yang semoga bisa
menjadi edukasi untuk kalian. Jadi, ini
tidak bertujuan untuk melanggar aturan
YouTube atau membuat hal-hal yang
dilarang oleh YouTube. Nah, jadi
beberapa hari ini isi DM Instagram gua
ya. Instagram gue yang ini. Nah, itu
penuh dengan request kalian soal sebuah
museum yang bernama Museum 798. Karena
museum ini memamerkan sesuatu yang cukup
bikin merinding. Nih lihat sendiri
videonya.
Tapi, Geng, ada satu hal yang cukup
membuat publik heboh. Kemarin kan kita
sempat bahas tuh tentang meninggalnya
Yumenglong ya. Ini di video gua yang ini
gua sempat bahas. Nah, ternyata
meninggalnya Yumenglong ini penuh dengan
misteri dan sampai-sampai dikaitkan
dengan Museum 798 ini. Selain yang bikin
heboh karena Yumenglong-nya itu adalah
aktor besar ya, sedang naik daun ya,
ditambah lagi kasusnya malah dikaitkan
[musik]
dengan
adanya museum 798 ini. Nah, ini cukup
seru untuk kita bahas, Geng. Karena ah
jujur aja ini gua merinding baca
beritanya karena kan di awalnya katanya
Yumeng Long ini meninggal akibat terlalu
banyak minum alkohol. Nah, tapi
kenyataan di balik itu banyak yang
enggak terungkap dan banyak misterinya.
Dan selain itu nanti kita bakal bahas
juga nih tentang museum 798 ini yang
mana pameran mereka ini benar-benar
bikin orang terheran-heran. Yaitu
beberapa produk seninya yang merupakan
tubuh manusia dikatakan sangat mirip
dengan orang-orang yang pernah hilang.
di Tiongkok. Jadi orang-orang yang
pernah tiba-tiba kayak ditelan bumi ya
bertahun-tahun enggak pernah tahu mereka
ke mana. Ketika Museum 798 ini
memamerkan patung-patung bentuk manusia,
mirip banget nih patung-patungnya dengan
wajah orang-orang yang pernah hilang
tuh. Salah satunya ada wanita yang
sedang mengandung ya dipamerkan tuh
mirip banget dengan salah satu orang
yang ya pernah hebohlah, hilanglah
berhubungan dengan pejabat Tiongkok di
masa itu. Nah, untuk pembahasan
selengkapnya ya kalian harus banget
dengar cerita ini. Langsung aja kita
bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome
back to Kamar Jerry. [musik]
Geng, geng. Nah, sebenarnya nih, Geng,
fokus gua dalam pembahasan ini adalah
pada museum 798-nya. Nah, untuk itu kita
mengenal museumnya dulu ya. Nanti baru
kita kaitkan dengan e rumor soal
keterkaitan meninggalnya Yumeng Llong
dengan museum ini. Kita bahas dulu
mengenai Museum 798.
Museum 798 atau yang lebih dikenal
dengan nama e 798 Art zone ya. Ini
adalah e kompleks seni dan budaya
kontemporer yang berlokasi di distrik
Chaoyang, Beijing, China. Tempat ini
sekarang menjadi ikon seni modern yang
sudah terkenal di seluruh dunia. Semacam
jantungnya seni kontemporer Beijing yang
selalu hidup dan terus berdenyut gitu.
Nah, tapi geng siapa sangka kalau
kawasan yang sekarang dipenuhi oleh
karya seni, kafe unik, dan turis dari
berbagai negara ini dulunya adalah
kompleks pabrik militer yang super
tertutup. Awalnya pada tahun 1950-an,
pemerintah China membangun serangkaian
pabrik besar yang dikenal dengan sebutan
Joint Factory 718 bekerja sama dengan
Jerman Timur. Nah, salah satu pabriknya
itu adalah Factory 798 yang di kemudian
hari menjadi asal nama dari kawasan ini.
Fungsi utamanya di saat itu bukan
main-main. Pabrik ini memproduksi alat
komunikasi dan komponen militer
strategis untuk mendukung kekuatan
pertahanan negara. Nah, gaya
arsitekturnya khas banget. desainnya
dikenal fungsional, minimalis, dan tegas
dengan jendela besar e serta
langit-langit yang tinggi. Dan sampai
saat ini pun ya gaya arsitektur ini ya
masih dipakai menjadi daya tarik utama
dari museum 798 atau 798 ini. Tapi
seiring berjalannya waktu, tepatnya di
dekade 1980-an, China mulai mengalami
reformasi ekonomi besar-besaran. banyak
industri milik negara yang mulai
berkurang aktivitasnya, termasuk pabrik
militer di kawasan ini. Nah, setelah
produksi alat militer berhenti, kawasan
798 itu sempat beralih fungsi menjadi
pabrik industri elektronik, tapi hanya
bertahan sebentar. Pada tahun 1994,
akibat perubahan ekonomi dan pemindahan
sentra industri ke wilayah lain, pabrik
ini resmi tutup dan terbengkalai. Nah,
di sinilah titik baliknya terjadi.
Karena harga sewanya yang murah,
bangunannya yang luas. Para seniman
lokal mulai berdatangan ke kawasan ini
di akhir 1990-an. Mereka menyewa ruang
kosong, bekas gudang dan bengkel untuk
dijadikan studio [musik] seni, ruang
pameran, dan tempat bereksperimen
kreatif. Bangunan-bangunan tua dengan
struktur baja besar dan dinding beton
tebal malah menjadi nilai tambahan yang
kuat untuk mereka dan cocok untuk karya
seni eksperimental dan instalasi
kontemporer yang butuh ruang besar. Nah,
perlahan tapi pasti kawasan ini pun
berubah. Dinding-dinding yang dulunya
polos jadi penuh dengan warna. Sebuah
gudang tua berubah menjadi galeri yang e
mengadakan pameran setiap minggunya.
Suara mesin yang dulu keras itu berganti
dengan suara musik ya, tawa orang-orang,
dan obrolan hangat di antara seniman
dari berbagai penjuru dunia yang
berkumpul di sana. Nah, karena
pertumbuhannya pesat dan punya nilai
budaya yang tinggi, pemerintah Beijing
akhirnya turun tangan dan menetapkan
kawasan ini sebagai 798
Art zone. Sebuah zona seni resmi yang
dilindungi dari pembongkaran atau
komersialisasi berlebih. Wah, keren
banget ya negara orang ya. Dan sekarang
Museum 798 ini bukan cuma tempat untuk
lihat karya seni, tapi juga menjadi
pusat kehidupan creative Beijing. Dan
dari sini kalian bisa menemukan
galeri-galeri bergengsi seperti UCCA
atau singkatan dari U Center for
Contemporary Art. Terus ada lagi PCE
Beijing sampai dengan Fauco Foundation.
Jenis karya yang ditampilkan juga
beragam banget. Mulai dari lukisan
eksperimental, instalasi digital, patung
interaktif, ya pertunjukan life art
sampai dengan pameran fotografi yang
mengangkat isu sosial modern. Banyak
seniman internasional juga memilih 798
atau 798 ini untuk debut karya mereka di
Asia. Dan selain itu, suasana di kawasan
ini juga bikin siapapun jadi betah. ada
kafe-kaafe artistik, terus toko desain
independent dan spot foto yang
benar-benar instagramable ya di tiap
sudutnya. Tapi lebih dari itu, yang
membuat 798 atau 798 ini punya daya
tarik adalah energinya. Perpaduan antara
sejarah ya, kebebasan berekspresi dan
modernitas yang enggak dibuat-buat. Bisa
dikatakan, Geng, museum ini adalah
simbol perubahan besar di China dari
pabrik militer yang tertutup menjadi
pusat kreativitas yang terbuka untuk
siapa saja. yang mana ini tadinya tempat
produksi senjata, sekarang malah lahir
karya-karya seni yang menembus batas
budaya dan setiap sudutnya menyimpan
cerita dan setiap mural yang kita lihat
di dindingnya itu punya makna yang lebih
dalam daripada sekedar gambar
warna-warni. Nah, jadi tempat ini memang
tempat yang bisa dikatakan cukup
dibanggakanlah oleh orang sana. Nah,
namun Geng di tengah-tengah reputasi
kawasan ini yang dianggap sebagai rumah
bagi para seniman dan pekerja kreatif,
ya belakangan mulai muncul satu kabar
yang membuat publik jadi heboh. Kabar
tentang meninggalnya seorang aktor
secara tragis sekaligus penyanyi yaitu
Yumenglong ya yang sempat kita bahas
yang mana ini justru dikaitkan dengan
keberadaan Museum 798 ini. Banyak yang
mulai bertanya-tanya apa hubungannya
dunia seni kontemporer ini dengan kisah
kelam yang mendadak viral itu? Biar
enggak penasaran, kita bahas lebih
lengkap soal keterkaitan kasus
meninggalnya Yumenglong dengan museum
ini.
Jadi, geng, peristiwa meninggalnya
Yumlong itu mulai rameai ya, dibicarakan
di media sosial Tiongkok sejak 10
September kemarin. Awalnya kabar duka
itu kan cuma muncul lewat unggahan fans
di Wibu [musik] yang bilang kalau eh
Alanu panggilan akrabnya dia ya
meninggal dunia secara mendadak. Nah,
tapi geng gak butuh waktu lama sampai
nama Yumeng Long tiba-tiba jadi training
topik nasional. Di saat itu orang-orang
jadi kaget ya, soalnya selama ini kan
dia dikenal sehat ya, aktif syuting, dan
enggak pernah kedengaran punya masalah
serius. Nah, kabar awal yang tersebar
mengatakan kalau Yumeng Long meninggal
karena kebanyakan minum alkohol. Tapi
banyak fans yang enggak percaya dengan
pernyataan itu. Soalnya satu hari
sebelum dikabarkan meninggal, dia sempat
terlihat hadir di sebuah acara tertutup
di kawasan Cuyang, Beijing. Nah, dia di
saat itu barengan dengan beberapa teman
dekatnya dia yang sesama e pelaku seni.
Nah, yang bikin heboh acara itu ternyata
digelar di area yang enggak jauh dari
Museum 798, sebuah kawasan seni yang
sempat kita bahas tadi yang cukup
terkenal, punya sejarah panjang dan juga
banyak cerita mistisnya. Ternyata di
saat itu dikatakan sekitar jam .00 pagi
waktu setempat, jenazah Yumenglong itu
ditemukan oleh seorang warga yang sedang
jalan pagi bareng dengan anjingnya di
sekitar distrik itu. Kabarnya sih posisi
tubuhnya tergeletak di dekat gedung tua
yang udah lama enggak dipakai. Dan di
saat itu polisi langsung datang ke
lokasi dan ngeblokir area itu. Tapi geng
anehnya enggak ada keterangan jelas soal
kondisi tubuh Yumenglong waktu
ditemukan. Beberapa media sempat
nyebutin kalau tubuhnya itu tidak
menunjukkan adanya tanda kekerasan. Tapi
ada juga laporan anonim yang bilang
kalau ada luka kecil sebenarnya di
bagian tangannya kayak [musik] bekas
goresan. Nah, di situlah publik mulai
curiga. Beberapa jam setelahnya, agensi
resmi Yumenglong itu mengeluarkan
pernyataan di Webu yang mengatakan kalau
si artis ini meninggal karena keracunan
alkohol dan minta publik untuk tidak
menyebarkan rumor yang aneh-aneh. Terus
ibunya Yumenglong juga sempat muncul tuh
di media dan bilang kalau Yumeng Long
akhir-akhir ini lagi stres banget karena
tekanan kerja dan masalah pribadi. Tapi,
Geng, banyak yang merasa pernyataan itu
janggal. Soalnya menurut beberapa orang
dekatnya, Yumeng Long ini gak pernah
kelihatan kayak orang yang depresi.
Justru sebaliknya, dia lagi sibuk banget
menyiapkan film pendek garapannya dia
sendiri yang kabarnya bakal dia pamerkan
di salah satu galeri di 798 Artone di
bulan Oktober. Nah, enggak berhenti
sampai di situ, keanehan semakin
kelihatan ketika publik sadar kalau
[musik] tidak ada satupun rekaman CCTV
yang menunjukkan pergerakan Yumeng Long
di sekitar lokasi kejadian di malam
sebelum dia meninggal. Kok bisa ya?
Semacam CCTV-nya udah disabotase gitu.
Padahal ya wilayah itu terkenal punya
banyak kamera pengawas dan polisi juga e
enggak ngebuka hasil visum atau rekaman
resmi apapunlah ke publik. Alasannya
katanya demi privasi keluarga. Tapi
justru karena hal itulah netizen makin
yakin kalau ada sesuatu yang sengaja
disembunyikan. Beberapa hari kemudian
muncul rumor baru yang membuat publik
jadi heboh. Banyak yang berspekulasi
kalau Yumeng Long mungkin saja mengalami
tekanan batin berat. Bahkan ada yang
bilang dia mengalami hal-hal mistis yang
berhubungan dengan tempat di mana dia
sering mengunjungi tempat tersebut,
yaitu Museum 798. Menurut beberapa
sumber, malam sebelum dia meninggal,
Yumeng Llong ini sempat nongkrong bareng
dengan tiga temannya di salah satu kafe
sekitar area 798. Tapi anehnya tiga
orang itu belakangan enggak bisa
dihubungi lagi dan enggak pernah muncul
lagi di media. Bahkan salah satu akun
Wibu mereka tiba-tiba dihapus total.
Dari sinilah teori konspirasi mulai
bermunculan. Ada yang bilang kalau
Yumeng Long sedang ikut proyek rahasia.
Semacam instalasi seni yang melibatkan
teknologi cahaya dan psikologi manusia.
Tapi proyek itu enggak pernah diumumin
ke publik dan semua dokumentasinya
tiba-tiba hilang. Ada juga yang bilang
kalau Yumenglong sebenarnya lagi ee
melakukan penyelidikan yaitu sesuatu di
dalam kawasan museum itu dan menemukan
hal yang enggak seharusnya dia lihat.
Nah, tahu enggak, Geng? Setelah
jenazahnya ditemukan, ya beberapa
pengunjung museum 798 mengaku merasa ada
aura yang aneh di sekitar area pameran
bawah tanah yang mana tempat tersebut ya
disebut-sebut sebagai e lokasi proyek
seni misterius. Nah, ini yang
dikait-kaitkan dengan Yumenglong bagian
ini nih. Di saat itu dikatakan oleh
orang-orang di sana, lampu di ruangan
tersebut sering kedip-kedip. adanya
suara langkah kaki yang muncul padahal
gak ada siapa-siapa dan ada beberapa
foto yang diambil oleh pengunjung malah
hasilnya rusak atau blur. Nah, sementara
itu pihak kepolisian Beijing cuma bisa
mengatakan kalau kasus meninggalnya
Yumenglong sudah ditutup karena enggak
ada unsur kriminal. Ya walaupun
orang-orang nih sedang mencari tahu apa
penyebabnya dan dikait-kaitkan dengan
Museum 798, tapi pihak kepolisian kayak
tutup mulut dan buru-buru menutup kasus
ini gitu. Di saat itu ya jelas publik
engak puas. Soalnya ketika jenazahnya
dikremasi gak ada laporan medis tentang
kondisi jenazahnya yang dilaporkan atau
dipublikasikan ke media. Bahkan dokter
forensik yang kabarnya menangani kasus
ini juga tiba-tiba mengundurkan diri
beberapa minggu setelahnya dengan alasan
yang [musik] enggak jelas. Dari
rangkaian kejadian itulah kelihatan
sekali ya kalau banyak hal yang janggal
sebenarnya. Dimulai dari kabar
meninggalnya Yumenglong yang tiba-tiba,
gak adanya hasil visum yang terbuka,
CCTV yang gak nongol sampai dengan
keterkaitan misterius dengan Museum 798.
Sebuah tempat yang konon punya energi
aneh dan sejarah gelap sejak masih
menjadi pabrik militer dulu.
Bisa dikatakan kasus ini bukan cuma soal
e seorang artis yang meninggal karena
alkohol, tapi seperti ada lapisan
misteri yang lebih dalam yang terikat di
antara dunia seni, [musik] tekanan
psikologis, dan mungkin sesuatu yang
enggak bisa dijelaskan secara logika
nih, Geng. Dan dari semua keanehan yang
ada, bisa aja nih kematian Yumeng Long
ini cuma ujung dari sesuatu yang jauh
lebih besar. Jadi, kayak pengen
nyembunyiin rahasia gitu. Entah tekanan
dari industri hiburan ya, proyek seni
eksperimental atau malah sesuatu yang
gak bisa dijelaskan dengan sains lah.
Tapi satu hal yang pasti nih, Geng.
Sampai hari ini enggak ada jawaban yang
pasti soal apa yang benar-benar terjadi
di malam sebelum Yumeng Long meninggal
dunia. Dan mungkin cuma Yumenglong
sendiri yang tahu kebenarannya sebelum
akhirnya dia dihabisi. Yang menariknya
dari rumor ini adalah dari sekian banyak
pengunjung yang datang ke museum
tersebut, salah satu yang dikenal sering
menghabiskan waktu di kawasan itu adalah
Yumenglong. dia paling sering datang ke
museum itu. Nah, aktor sekaligus
penyanyi yang punya wajah kalem terus
aura kalem ini ya dikenal oleh publik
sebagai sosok yang jarang banget ngomong
soal kehidupan pribadinya dia. Dia
jarang sekali tuh menceritakan tentang
kehidupan pribadinya. Tapi buat
orang-orang terdekatnya dia ya, Museum
798 adalah tempat favorit buat
Yumenglong menenangkan diri. Walaupun
dia datang ke sana sendiri dan dia
sering datang ke sana untuk jalan-jalan
menyusuri gang sempit di antara galeri
tersebut dan duduk dengan sangat lama di
bangku beton dekat mural atau sekedar
menikmati kopi dari salah satu kafe
kecil di pojokan kompleks. Banyak yang
bilang kalau Yu Menglong suka dengan
suasana museum 798 karena tempat ini
punya energi yang aneh untuk dia, tapi
bikin dia tenang. Mungkin karena
sejarahnya yang panjang atau karena
perbaduan antara bangunan tua dan karya
seni modern yang bikin orang merasa
terhubung dengan masa lalu sekaligus
masa depan. Nah, terkhusus untuk
Yumenglong yang memang suka dengan seni,
dia jadi suka di tempat ini. Nah, tapi
bagi sebagian orang lain, museum 798 ini
adalah simbol kebebasan berekspresi.
Namun bagi Yumenglong, tempat ini lebih
kepada ruang untuk ya dia berdiam diri,
menyendiri di sana, enggak mau diganggu.
Dan dia pernah bilang di dalam sebuah
wawancara lama ya, dia bilang bahwa
museum 798 ini adalah tempat di mana dia
bisa bernafas lebih dalam meski di
tengah kebisingan dunia hiburan. Tapi
geng, di awal Oktober 2025 kabar
mengejutkan datang dari tempat yang
sama. Tiba-tiba di pagi itu ya kawasan
798 ini ya dikejutkan dengan penemuan
tubuh dari Yumenglong sendiri. Padahal
nih, ada beberapa saksi yang bilang
kalau malam sebelumnya mereka ini sempat
ngelihat Yumeng Llong [musik] ini di
kawasan 798 dan dia terlihat berjalan
sendirian dengan membawa buku catatan
kecil. Nah, jadi ini kontradiktif banget
dengan keterangan ee apa ya dari ibunya
dan juga pihak berwajib yang bilang
kalau dia itu meninggal gara-gara
alkohol. Ada seorang penjaga keamanan
mengaku melihat Yumenglong duduk lama di
depan salah satu dinding yang penuh
graffiti. Dia menatap kosong ke arah
langit-langit beton itu. Jadi kayak
orang ngelamun gitu. Dan setelah itu gak
ada lagi yang melihat Yumenglong ini ke
mana. Nah, cuma suara keras yang
terdengar sekitar tengah malam dan baru
keesokan paginya jasad Yumenglong
ditemukan. Ternyata suara keras itu
adalah suara dia jatuh kayak bu gitu,
Geng. Media mulai mencari-cari hubungan
antara Yumenglong dan Museum 798 ini.
Orang-orang mengingat betapa seringnya
Yumenglong ini datang ke museum itu dan
para fansnya mulai menafsirkan ya semua
unggahan dari Yumenglong. Mereka mencoba
mencari makna tersembunyi dari setiap
kata dan gambar yang dipost oleh
Yumenglong di media sosialnya. Di saat
itu mereka melihat 798 ini bukan lagi
sekedar tempat seni, tapi sebagai ruang
yang menyimpan pesan terakhir dari
seseorang yang mereka kagumi, yaitu
Yumeng Long. Dan meninggalnya Yumeng
Long membuat suasana di Museum 798
tiba-tiba tuh berubah [musik] drastis di
saat itu juga, Geng. Tempat yang
biasanya rameai ini ya tiba-tiba sunyi
karena orang-orang udah mulai kayak
trust isu lah. Dan para pengunjung yang
datang ke sana bukan lagi untuk melihat
karya seni, tapi mereka justru datang ke
sana untuk menaruh bunga duka,
menyalakan lilin, dan meninggalkan pesan
kecil di dinding tempat e tubuhnya
Yumenglong ditemukan. Beberapa seniman
yang ada di sana bahkan sudah mulai
membuat karya khusus untuk mengenang
Yumenglong. Salah satu dinding di bagian
barat kompleks 798 ini dihiasi mural
wajah Yumenglong dengan latar warna
abu-abu dan merah menggambarkan campuran
antara duka dan penghormatan. Dan
beberapa galeri di 798 ini bahkan
menunda pembukaan pameran baru.
Memberikan waktu bagi publik untuk
berduka terlebih dahulu ya terhadap
meninggalnya Yumenglong ini.
Dan beberapa teman dekatnya Yumeng Long
menyebutkan kalau Yumeng Long sedang
berada di masa sulit atau masa
terendahnya dia, masa terpuruknya dia di
saat itu. Yang mana dia merasa tertekan
oleh ekspektasi dan tuntutan dunia
hiburan yang keras banget buat dia. dan
Museum 798 yang selama ini jadi tempat
dia mencari ketenangan, mungkin juga
menjadi tempat dia menghadapi ya [musik]
dirinya dia sendiri. Dan Museum 798
perlahan-lahan berubah menjadi ruang
refleksi bukan hanya tentang seni tapi
juga tentang kehidupannya dia. Oke,
Geng. Nah, ternyata, Geng, enggak cuma
kasus Yumenglong ini yang dikaitkan
dengan Museum 798, ada beberapa kasus
public figure yang lain yang diduga
kabarnya itu berhubungan dengan Museum
798 ini. Sekarang bakal kita bahas
tentang hal ini.
Jadi, Geng, setelah semua rumor tentang
Yumenglong dan kaitannya dengan Museum
798 yang membuat publik heboh, muncul
kabar yang membuat suasana semakin
mencekam. Orang-orang mulai mengaitkan
meninggalnya Yumeng Long dengan beberapa
public figur lain di China yang juga
meninggal dengan cara misterius. Dan
anehnya, nama mereka sempat dikaitkan
dengan koleksi-koleksi atau bahan
pameran di Museum 798. Walaupun belum
ada bukti yang konkret yang bisa
ngebenerin semua rumor itu,
cerita-ceritanya udah keburu menyebar di
forum internet. Video-video dokumenter
gelap sampai treat panjang di WBO yang
selalu dihapus tidak lama setelah viral
gitu ya. Ya, ini membuat orang-orang
semakin penasaran. Dan kasus pertama
yang paling sering disinggung adalah
Kiao Ren Liang. Buat kalian yang belum
tahu, Kiao ini dulunya adalah aktor atau
penyanyi terkenal di China. Wayahnya
ganteng, karirnya sedang naik, dan
banyak penggemar bilang dia punya aura
golden boy yang bikin orang-orang betah
ngelihat dia di layar. Tapi tiba-tiba
aja ya pada 16 September 2016 dia
ditemukan tidak bernyawa. Ada versi
resmi mengatakan dia ini meninggal dunia
karena depresi berat dan menghabisi
dirinya sendiri. Tapi, Geng, netizen
Tiongkok itu enggak gampang percaya gitu
aja. Setelah meninggalnya dia, muncullah
foto dari salah satu instalasi seni di
Museum 798 ini. Ada sebuah patung kepala
manusia yang kabarnya itu punya bentuk
telinga dan garis wajah mirip banget
dengan Kiao. Awalnya ini cuma dianggap
kebetulan, tapi rumor semakin panas
ketika ada pengguna internet yang bilang
kalau jenazah Kiao ketika dikubur
kabarnya sih enggak utuh. Dan mereka
mengaku punya sumber yang mengatakan
kalau salah satu lengannya itu hilang.
Isi perutnya diganti dengan semacam
kotak plastik transparan dan bahkan
kepalanya cuma hasil cetakan 3D. [musik]
Jadi bukan kepala asli. Dan
kedengarannya ya ini gila banget. Tapi
entah kenapa cerita itu terus bertahan
di dunia maya seperti sebuah urban
legend. Beberapa orang percaya kalau
bagian tubuhnya dia ini justru sudah
dijadikan bahan pameran plastinasi yang
sempat muncul di galeri-galeri
eksperimen di kawasan museum 798. Tapi
geng ternyata bukan cuma Kiao ya. Nama
Zang Weji juga sering banget muncul
dalam obrolan soal koleksi gelap museum
ini. Zang Weji ini dulunya penyiar
berita, tapi yang bikin heboh, dia juga
disebut-sebut pernah menjadi selingkuhan
dari Bos Shilai, seorang anggota partai
berpengaruh di China. Zang ini
menghilang di awal 1990-an setelah
kabarnya berselisih dengan Guai, istri
dari Bosilai. Banyak yang bilang kalau
Gukailai itu pakai pasukan keamanan
negara untuk mengintimidasi Zang. Dan
sejak itu, Zang gak pernah terlihat
lagi. Yang bikin rumor ini tambah
mengerikan, Zang disebut-sebut sedang
hamil ketika dia menghilang. Dan
beberapa tahun kemudian, dunia
internasional digemparkan oleh sebuah
pameran plastinasi tubuh manusia yang
menampilkan jenazah seorang perempuan
hamil lengkap dengan janin di dalam
rahimnya. Orang-orang di saat itu mulai
bertanya tuh, "Dari mana datangnya
tubuh-tubuh ini?" Karena secara hukum
wanita hamil kan harusnya enggak boleh
di ah di Cina. Jadi enggak mungkin jasad
itu berasal dari eksekusi resmi, ya kan?
Nah, pameran itu sendiri dibuat oleh
seorang seniman Jerman yang bernama
Gunter for HG lewat proyeknya dia yang
disebut Body Worlds. Ya, tapi masalahnya
banyak yang ngerasa enggak nyaman karena
sebagian besar tubuh yang dipamerkan
berasal dari orang-orang Tionghoa, tubuh
asli. Dan mitra pameran di Amerika,
Premier Exhibition bahkan sempat
mengeluarkan pernyataan resmi kalau
spesimen mereka berasal dari sumber
kepolisian China. Dan mereka bilang itu
hasil sumbangan sukarela gitu loh. Jadi
jasad yang sudah meninggal disumbangkan.
Nah, tapi anehnya gak ada dokumen asli
yang pernah dipublikasikan untuk
membuktikan pengakuan itu. Kalau memang
disumbangkan harusnya ada dokumen
aslinya. Dan aktivis HAM serta praktisi
Falun Gong sudah lama menuduh pemerintah
China memakai tahanan politik atau
mungkin tahanan yang dieksekusi sebagai
sumber tubuh untuk kemudian diplasinasi
atau di e transplantasi organ. Terus di
udah dipamerkan. Sedih banget ya. Tahun
2005, waktu pameran serupa digelar di
Soul, puluhan jasad orang-orang Tionghoa
itu dipamerkan. Termasuk satu perempuan
hamil dan itu langsung bikin kemarahan
publik internasional. Banyak pengunjung
yang bilang pameran itu terlalu nyata
sampai mereka merasa kayak lagi ngelihat
tubuh manusia utuh beneran gitu. Dan
semua rumor itu makin panas lagi setelah
kasus Bosilai dan pembelotan uang Lijun
pada tahun 2012. Di saat uang kabur dan
terungkaplah korupsi besar-besaran di
pemerintahan, muncul juga laporan
tentang pabrik jenazah diien. Nah, kota
yang sama tempat von HG dulu mendirikan
fasilitas plastinasi seluas 6.000 m².
Dan enggak lama setelah uang melarikan
diri, pabrik itu langsung disegel oleh
otoritas setempat. Dan sejak saat itu
muncullah istilah tirai gelap yang
menggambarkan jaringan rahasia antara
korupsi ya, pengeksekusian dan
kemungkinan perdagangan tubuh manusia
untuk seni atau sains. Nah, buat banyak
orang semua ini cuma teori konspirasi.
Tapi sebagian lain ya ada yang terlalu
banyak kebetulannya ya yang apa ya yang
membuat orang-orang tu enggak bisa
mengabaikan hal ini. Dan dari kasus
Nyumenglong yang meninggalnya penuh
misteri dan dikaitkan dengan museum 798
dan juga Kiao Ren Liang yang katanya
jadi patung sampai dengan Zangji yang
mungkin adalah sosok perempuan hamil di
dalam pameran plasti semuanya kayak
potongan puzzle dari satu gambar besar
yang gelap dan cukup mengganggu. Yang
bikin merinding nih, Geng. Beberapa
pengunjung yang datang ke Museum 798 itu
bilang kalau mereka pernah melihat
instalasi seni yang terlalu realistis.
Benar-benar mirip banget dengan manusia.
Ada patung yang wajahnya kayak masih
punya ekspresi manusia. Bahkan salah
satu penjaga galeri itu sempat cerita
ketika malam hari kadang suara langkah
kaki terdengar dari ruang pameran yang
udah dikunci. Dan di titik inilah banyak
yang mulai ngerasa kalau mungkin Museum
798 bukan cuma tempat untuk seni, tapi
juga semacam ruang di mana seni dan
kematian itu bertemu. Tempat di mana
batas antara karya dan korban
perlahan-lahan ya buram, kabur gitu.
Semua tempat yang indah di luar tapi
menyimpan rahasia gelap di balik dinding
beton bergaya bawuh house ini.
Nah, kalian percaya atau enggak, Geng?
Semua tergantung sudut pandang kalian
nih. Tapi satu hal yang pasti,
kisah-kisah ini sudah menjadi bagian
dari urban legend di Beijing. Kisah yang
bikin museum 798 bukan cuma dikenal
karena keindahan seninya, tapi juga
karena adanya misteri yang enggak pernah
benar-benar terungkap.
Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini mengenai Museum 798 dan kaitannya
dengan meninggalnya beberapa public
figure China yang mana salah satunya
adalah Yumenglong. Gimana, Geng, menurut
kalian tentang hal ini? Coba tinggalkan
komentar di bawah.