Transcript
XD0loyzs-s8 • KOMET 3I/ATLAS ! FAKTA MENAKJUBKAN DI BALIK BENDA YANG DIANGGAP PESAWAT CANGGIH BANGSA ALIEN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1581_XD0loyzs-s8.txt
Kind: captions
Language: id
Geng, hari ini kita bakal membahas
tentang sebuah hal paling misterius yang
tiba-tiba muncul di tahun 2025 ini.
Ini banyak banget orang yang membahas
ini ee seputar tentang e UFO. Ada juga
yang meyakini kalau ini adalah pesawat
dari alien yang sedang mengawasi bumi
dari luar angkasa dan segala macam
rumor-rumor lainnya. Mungkin agak
terdengar ya terkesan gimana gitu,
enggak masuk akal gitu ya. Nah, tapi
fenomena ini benar-benar terjadi dan
benar-benar ada.
Menunjukkan perilaku aneh dan sulit
untuk dijelaskan. Objek tersebut yang
diduga sebagai komet dan diberi nama 3I
Atlas kini resmi dimasukkan ke dalam
daftar ancaman yang dipantau oleh
jaringan peringatan Asteroid
Internasional IWN.
Nah, jadi ceritanya beberapa minggu
terakhir itu ada sebuah video yang
memperlihatkan sebuah cahaya terang di
langit yang viral banget terutama di
TikTok dan juga X atau Twitter sampai
dengan ke Instagram. Banyak yang merekam
fenomena ini dan berasal dari berbagai
negara. Bentuknya panjang, bercahaya
biru kehijauan. Meluncur pelan di
angkasa seperti kapal luar angkasa di
film-film seperti Instor gitu ya. Dan
gara-gara eh video tersebut ya wargaet
langsung ramai heboh dan membuat
teori-teori mereka masing-masing. Ada
yang bilang kalau itu adalah pesawat
luar angkasa dari alien. Ada yang bilang
ini merupakan sebuah misteri yang bisa
disambungkan ke teori konspirasi
mengenai NASA. Ada juga ya pokoknya
hal-hal yang berhubungan dengan UFO dan
segala macam. Dari fenomena ini
orang-orang sadar bahwa cerita tentang
alien itu lama-kelamaan semakin nyata.
Bahkan semakin banyak orang percaya
kalau mereka memang ya datang ke bumi
gitu, Geng. Nah, gimana enggak ya? Benda
aneh tersebut benar-benar terlihat
seperti sebuah pesawat besar.
berkali-kali lipat jauh lebih besar dari
pesawat yang mungkin pernah kita lihat
di bumi ini. Dan posisi terbangnya jauh
lebih tinggi dibandingkan pesawat
komersial yang biasanya kita tahu. Ada
juga yang menganggap kalau fenomena
tersebut menjadi bukti keberadaan dari
alien ini sendiri yang selama ini cuma
dianggap sebagai ee apa ya? kayak cerita
bohong, cuma konspirasi belaka, atau
sebuah karya fiksi dari film gitu, namun
muncul secara tiba-tiba di bumi. Tapi
apakah benar kalau benda yang viral ini
adalah pesawat alien atau UFO seperti
yang diasumsikan oleh banyak orang atau
sebenarnya ini adalah video AI?
Jangan-jangan karena kan di zaman
sekarang dengan teknologi canggih
orang-orang bisa membuat video palsu dan
dinarasikan kalau itu benar-benar nyata
atau justru sebenarnya ya ada penjelasan
logis yang lain mengenai benda apa ini
sebenarnya. Nah, di video kali ini kita
akan membahas tentang rangkuman fenomena
ini biar kalian enggak penasaran dan
kalian bisa mengutarakan opini kalian
sendiri kira-kira ya itu apa. Nanti
kalian bisa mengambil kesimpulannya.
Langsung aja kita bahas secara lengkap.
Halo geng, welcome back to kamar Jerry
[musik]
Ging King. Oke, untuk pembahasan pertama
langsung aja kita bahas fenomena
munculnya benda asing yang dianggap
sebagai pesawat alien ini.
Jadi, geng, beberapa hari lalu ya,
banyak foto dan video yang beredar yang
mana di sana diperlihatkan adanya sebuah
benda yang melayang di langit dan
mengeluarkan cahaya. Mungkin sekilas
terlihat seperti pesawat, tapi ee apa
ya? Agak berbeda dari pesawat yang
biasanya kita lihat pada malam hari.
Misalnya, kalau kita lihat dari video
tersebut, banyak cahaya yang
mengelilingi objek tersebut dan hal ini
tidak terlihat ee seperti
pesawat-pesawat biasa gitu. Terus juga
ukurannya besar banget, jauh lebih besar
dibandingkan pesawat-pesawat pada
umumnya yang membuat orang-orang
meragukan kalau pesawat ini ya merupakan
pesawat biasa. Justru dari situlah
orang-orang jadi menghubung-hubungkan
kalau pesawat tersebut adalah pesawat
milik alien. Yang mana selama ini cerita
tentang alien itu ya hanya sekedar rumor
atau teori konspirasi doang.
Ukuran 20 kali lipat dari bumi diduga
Jet Alien. Isu komet monster 31 atlas
berdiameter 700.000 1000 atau 20 kali
lipat dari bumi akan melintas akan
melintas pada tanggal 3 November tahun
2025.
Setelah dunia maya heboh gara-gara video
penampakan benda bercahaya tersebut, ya
akhirnya para ilmuwan jadi turun tangan
untuk meluruskan semua spekulasi itu.
Nah, usut punya usut ternyata benda
misterius itu bukan 100% pesawat alien,
bukan Uvo, atau bukan juga satelit yang
rusak. Tapi ini adalah sesuatu yang jauh
lebih keren dari penjelasannya. yaitu
bernama Kometrii Atlas atau 3I Atlas.
Ini adalah batu es purba yang datang
dari luar angkasa atau dari luar tata
surya, Geng. Jadi udah lama banget dia
mengitari tata surya dan baru kali ini
kita melihatnya.
Bukti-bukti pengamatan terkait dengan
lintasannya ee kemudian disimpulkan
lintasannya itu adalah hiperbolik. Benda
ini bukan warga lokal kayak planet e
pada umumnya yang kita tahu. Mereka ini
dari luar tata surya. Yes. Beda dari e
bulan, beda dari asteroid yang biasanya
mengorbit di sekitar matahari. Beda dari
planet-planet seperti bumi ee Pluto, ya
kan planet Mars dan lain-lain. Beda
mereka itu di luar sana. Komet ini
adalah pengembara antar bintang yang
artinya dia datang dari sistem bintang
lain dan entah bagaimana akhirnya bisa
menyasar ke lingkungan tata surya kita.
Nama 3 E Atlas atau 3i Atlas ini punya
makna khusus, Geng. Jadi angka tiganya
itu adalah objek intersteller ketiga
yang pernah ditemukan manusia setelah Om
Muamua pada tahun 2017 dan Borisov pada
tahun 2019. Sementara huruf I ini adalah
singkatan dari inster steller alias yang
berarti berasal dari luar tata surya.
Nah, jadi nama lengkapnya itu bukan cuma
keren, tapi juga punya arti ilmiah yang
penting banget.
Itu kode 3I itu bermakna adalah inilah
objek interstellar yaitu I. Kemudian
tiga itu adalah objek yang ketiga.
He.
Jadi sebelumnya ada objek interstellar
juga atau dari luar tata surya
ya. Cukup seru ya. Dari hal viral
ternyata ada ilmu pengetahuan yang bisa
kita ambil nih. Yang membuat komet 3i
Atlas ini semakin luar biasa adalah
usianya. Dari hasil analisis lintasan
dan komposisi materialnya, para ilmuwan
memperkirakan kalau komet ini sudah
berusia sekitar 7 miliar tahun. Buset.
Dan biar lu paham ya, seberapa tuanya
gitu ya, gua kasih gambaran tata surya
kita aja tuh baru terbentuk sekitar 4,6
miliar tahun. Ya, itu menurut para
ilmuwan. Artinya, comet ini udah eksis 3
miliar tahun sebelum matahari dan
planet-planet kita terbentuk. Bisa
dikatakan mereka itu semacam fosil hidup
dari masa ketika galaksi Bima Sakti
masih muda banget. Dan menurut hasil
penelitian, Kometri Atlas ini berasal
dari bagian galaksi yang disebut dengan
cakram tebal yang artinya kalau di
bahasa Inggrisnya ya tik dis, wilayah
tua di Bima Sakti yang udah ada jauh
sebelum cakram tipis tempat matahari
lahir. Nah, itu artinya si komet ini
udah mengalami perjalanan kosmik yang
luar biasa panjang. Mungkin melintasi
jutaan bintang sebelum akhirnya nyasar
ke lingkungan tata surya kita. Nah,
begitu tahu kalau komet ini bukan benda
biasa atau bukan komet biasa, NASA
langsung bergerak cepat. Hampir semua
aset pengamatan luar angkasa mereka itu
diarahkan untuk mengumpulkan data
sebanyak mungkin tentang [musik]
E 3I Atlas ini. Dan yang ikut di dalam
observasi ini bukan main-main. Ada
Hubble, ada web, ada TES, ada Swift, ada
Spirx. Bahkan wahana-wahana di Mars
seperti Persiverance dan juga Curiosity
juga ikut menyumbang data pengamatan
mereka. Dan selain itu misi luar angkasa
lain seperti Europe Clipper, terus ada
Lucy, terus ada Psisi, ada Parker Solar
Pro, terus ada Punch dan juga satelit
gabungan Esanasa seperti Soho dan juga
Juice semuanya dikumpulkan untuk menjadi
satu tujuan, yaitu mengulik semua yang
bisa dipelajari dari kemunculan komet
ini. Jadi yang tadinya itu berbeda-beda
pihak ya, mungkin mereka itu saling apa
ee berkompetisi ya kan dalam mendalami
tata surya. Nah, sekarang justru
berkumpul bareng-bareng, menyatu
bareng-bareng, mempelajari
bareng-bareng. Nah, kenapa sampai
segitunya? Ya, karena komet antar
bintang seperti ini tuh jarang banget.
Hampir ee apa, ya? Hampir enggak pernah
lah. Dan bisa dikatakan kesempatan untuk
melihat atau mempelajari benda seunik
ini mungkin cuma datang sekali dalam
ratusan bahkan ribuan tahun dalam
kehidupan manusia. Jadi, kita termasuk
beruntung. Tapi meskipun sudah banyak
banget data yang terkumpul, ada satu hal
yang masih membuat ilmuwan ya
kebingungan dan garu-garuk kepala.
Kenapa komet ini bisa menyasar ke sini?
Ada apa? Nah, ini mungkin bisa menjadi e
sesuatu yang keren atau bahkan
mengerikan nih, Geng. Beberapa teori
mengatakan kalau mungkin miliaran tahun
lalu, ya si komet ini terlempar keluar
dari sistem bintang asalnya gara-gara
tabrakan gravitasi dengan planet besar
atau karena efek gelombang bintang yang
lewat. Sejak saat itu mereka melayang
sendirian di ruang antar bintang sampai
akhirnya gravitasi matahari menarik
mereka untuk mendekat. Nah, tapi ada
juga teori yang lebih liar lagi.
Beberapa peneliti dan tentu saja para
penggemar teori konspirasi percaya kalau
bisa saja Komet Atlas ini bukan cuma
benda mati, tapi mungkin membawa
partikel organik atau sisa bahan
pembentuk kehidupan. Soalnya sebagian
besar komet ini mengandung senyawa
karbon, air beku, dan molekul kompleks
yang mirip seperti bahan dasar kehidupan
di bumi. Nah, jadi ada kemungkinan kalau
comet 3i Atlas ini ya bisa jadi kunci
untuk kita mengerti bagaimana kehidupan
di bumi pertama kali muncul atau bahkan
bisa jadi ini adalah bukti bahwa
kehidupan di alam semesta itu enggak
cuma ada di sini. Alias kehidupan itu
enggak cuma manusia di bumi aja. Mungkin
ada kehidupan di planet lain dengan
makhluk yang mirip seperti kita tapi
sebutannya berbeda, bukan manusia. Nah,
kalau dipikir-pikir nih, Geng, ya, lucu
juga. Dulu manusia suka mengait-ngaitkan
komet dengan pertanda buruk seperti
bencana, perang, atau kiamat. Tapi
sekarang justru dari komet seperti ini
kita bisa belajar tentang asal-usul
kehidupan dan sejarah alam semesta.
Komet Atlas ini bukan cuma sekedar batu
es yang lewat di langit, tapi juga
semacam penjelajah waktu dari masa lalu
yang jauh banget. Setiap partikel S-nya,
setiap gas yang keluar dari intinya bisa
menyimpan cerita tentang bagaimana
galaksi kita terbentuk miliaran tahun
lalu. Jadi, Geng, di balik viralnya
video cahaya misterius di langit itu,
ternyata tersembunyi sesuatu yang jauh
lebih dalam dan keren. Kometri Atlas ini
bukan pesawat alien, bukan Yufo, tapi
adalah saksi bisu perjalanan panjang
alam semesta. Bagaimana alam semesta
bisa terbentuk? Benda kecil ini sudah
melintasi bintang-bintang dan melewati
ruang antar bintang yang dingin dan
gelap. Ya, cuma untuk mampir sebentar di
langit kita dan meninggalkan jejak
sejarah yang bakal dipelajari oleh
manusia selama bertahun-tahun ke depan.
Nah, tapi seperti biasa ya, Geng, setiap
ada hal misterius seperti ini pasti
selalu ada tanda tanya besar di
ujungnya.
Nah, tapi kalian penasaran enggak, Geng?
Apakah ini pertama kalinya manusia bisa
melihat komet 3i Atlas atau udah sering?
Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam
pembahasannya.
Jadi, Geng, kejadian seperti ini
ternyata bukan pertama kalinya. Bukan
pertama kalinya manusia bisa melihat
komet Atlas ini. Pada Juli 2025,
teleskop luar angkasa legendaris milik
NASA yaitu Hubble Space Telescope
berhasil menangkap gambar pertama dari
objek misterius yang di saat itu membuat
banyak ilmuwan melirik dua kali. Di
antara hamparan bintang dan kabut
kosmik, Hubel sempat melihat sesuatu
yang terlihat seperti garis cahaya biru
kehijauan yang melintas pelan tapi
pasti. bentuknya itu agak memanjang dan
cahayanya itu tidak seperti pantulan
asteroid biasa. Dari situ tim peneliti
langsung memeriksa ulang data orbit dan
kecepatannya dan hasilnya benar-benar
membuat mereka kaget. Objek itu ternyata
bergerak secepat 215.000 1000 km/h. Dan
gila banget kalau kita bandingkan ya
pesawat jet tercepat di dunia aja cuma
bisa terbang sekitar 3.000 km/j dan ini
berarti si komet ini hampir 70 kali
lipat lebih cepat dari kecepatan peluru.
Dengan kecepatan segitu ya, ilmuwan
langsung sadar ini enggak mungkin benda
dari tata surya kita. Soalnya objek yang
berasal dari sistem matahari biasanya
punya lintasan elipse alias muter balik
ke arah matahari. Tapi benda ini beda.
Lintasannya itu hyperbola. Artinya dia
cuma mampir sebentar terus cabut lagi ke
luar angkasa. Jaraknya waktu pertama
kali ketangkap oleh Hebel itu sekitar
277 juta mil dari bumi. Nah, untuk
kalian yang susah ngebayangin ya itu
kira-kira tuh kayak 1100 kali jarak
antara bumi dengan bulan lah. Jadi cukup
jauh. Nah, tapi karena teleskop Hubel
ini punya sensitivitas super tinggi,
mereka bisa melihat pancaran cahayanya
yang halus sekali di antara kegelapan
ruang angkasa. Nah, dari situ tim NASA
langsung mengkonfirmasi bahwa benda ini
adalah komet antar bintang ketiga yang
pernah terdeteksi oleh manusia setelah
one I O Muamua pada tahun 2017 dan Two I
Borisof pada tahun 2019. Setelah berita
ini keluar, Geng, ya, dunia astronomi
itu langsung heboh para ilmuwan dari
berbagai belahan dunia berlomba-lomba
untuk mengamati benda ini. Bukan cuma
NASA, tapi juga observatorium dari
Jepang bahkan. Terus ada yang dari
Eropa, dari Amerika Selatan itu ikut
memburu data ini. Dan salah satu
observatorium yang berhasil menangkap
gambar paling jelas adalah milik Gemini
South Telescope yang ada di Seru Pacon
yang ada di Chili.
Dari hasil pengamatan sampai 20 Agustus
tahun 2025, para ilmuwan memperkirakan
kalau ukuran inti padatnya itu mempunyai
diameter maksimal sekitar 5,6 km, tapi
bisa juga sekecil 440 m aja. Nah, namun
yang membuat ee ini ngeri gitu ya, bukan
itu, Geng. Jadi di sekitar inti padatnya
ada awan gas dan debu yang disebut
dengan koma. Ukuran komanya ini enggak
kira-kira bisa mencapai 25.000 1000 km
alias dua kali diameter bumi. Dan belum
selesai sampai di situ, data dari James
Web Space Telescope atau JWST [musik]
itu menunjukkan kalau gas karbon
dioksida atau CO2 yang dilepas dari
komet ini bisa membentuk awan sampai
dengan 700.000 km panjangnya setengah
dari diameter matahari. Dan bayangkan
aja nih, Geng. Satu benda kecil di luar
angkasa ya, di luar tata surya gitu ya,
tapi efeknya bisa sebesar itu di ruang
angkasa. Kalau kita lihat-lihat di
foto-foto atau e di video teleskop ya,
komet ini tampak punya ekor biru
kehijauan yang panjang dan bercahaya.
Warna ini muncul karena pantulan cahaya
matahari pada partikel gas dan es yang
mencair dari permukaannya. Nah, jadi
enggak heran kalau orang-orang yang
melihat langsung di langit itu langsung
mengira kalau ini adalah pesawat alien
atau kapal luar angkasa. Pada 27 Agustus
tahun 2025, tim yang terdiri dari
ilmuwan senior dan mahasiswa-mahasiswa
astronomi itu berhasil mendapatkan foto
yang benar-benar bikin banyak orang
tercengang, Geng. Nah, ketika kalian
lihat nih hasilnya terlihat jelas ya
kalau Komed 3 Atlas ini punya penampilan
yang keren habis gitu ya. Ada lapisan
gas dan debu yang menyelimuti inti komet
itu yang disebut dengan koma ee seperti
selimut bercahaya yang melindungi bagian
tengahnya. Nah, dari koma ini juga
muncul ekor panjang yang menjulur ke
arah berlawanan dari matahari. Ekor ini
panjangnya sekitar 1 b derajat di langit
atau kalau diukur pakai jarak bintang
bisa ratusan ribu km. Warna cahaya yang
dipancarkan itu biru kehijauan dan hasil
dari pantulan gas karbon dioksida serta
es yang menguap saat kena sinar
matahari. Nah, dari hasil observasi itu,
para astronom juga mencatat bahwa komet
ini mulai menunjukkan tanda-tanda
peningkatan aktivitas yang artinya
semakin dekat dia ke matahari maka
semakin banyak es di dalamnya yang
menguap dan menghasilkan pancaran cahaya
yang semakin terang. Dan ini bukan hal
aneh lagi untuk komet biasa, tapi yang
membuat heboh intensitas ee pancarannya
itu jauh lebih besar daripada prediksi.
Seolah-olah di dalam inti komet ini ya
ada sesuatu yang gak sepenuhnya bisa
dijelaskan pakai perhitungan standar
gitu. Dari data lintasan yang
dikumpulkan, komet ini bakal mencapai
titik terdekatnya ke matahari alias yang
disebut dengan perih helion antara
tanggal 29 sampai 30 Oktober kemarin
lah. Di titik itu ya jaraknya itu cuma
sekitar 210 juta km dari matahari dan
setelah lewat dari situ dia bakal terus
bergerak ke arah orbit Jupiter sebelum
akhirnya keluar total dari tata surya
kita sekitar tahun 2026 nanti. Nah, jadi
bisa dikatakan trii Atlas ini cuma
numpang lewat doang, Geng. dari yang
datang e dari luar sistem bintang mampir
sebentar terus hilang lagi ke kedalaman
gelap antariksa. Tapi walaupun dia cuma
lewat aja, jangan salah ya, para
astronom dari berbagai lembaga luar
angkasa itu mulai dari NASA, ESA sampai
jaksa namanya ya, itu tetap memantau
pergerakannya dengan ketat. Soalnya
komet antar bintang seperti ini itu
super langka. Dari miliaran benda langit
yang kita amati, cuma segelintir aja
yang punya lintasan lintas galaksi
seperti 3i Atlas ini. Jadi, kesempatan
untuk mengamati dan mengumpulkan datanya
benar-benar berharga banget. Nah, kabar
baiknya untuk kalian semua yang mungkin
khawatir atau percaya sama teori-teori
kiamat kecill lah atau ini adalah
pesawat alien lah atau ini adalah
bencana lah buat ee bumi kita. Nah,
kalian tenang dulu. Berdasarkan
perhitungan dari NASA dan juga
penelitian dari pihak Brin, jarak
terdekat komet ini sama bumi itu sekitar
1,8 unit astronomi atau sekitar ee 270
juta km. Jadi, jauh banget. Enggak ada
potensi tabrakan sama sekali. Bahkan ya
menurut Profesor Thomas Jamaluddin,
salah satu peneliti senior di Brin yang
sudah sering sekali membicarakan tentang
astronomi di Indonesia, dia mengatakan
komet ini cuma lewat doang dan beliau
bilang enggak ada yang perlu ditakutkan.
Ini bukan tanda bahaya, bukan pertanda
kiamat, apalagi benda asing yang bakal
menyerang bumi.
Objek ini tidak dipengaruhi oleh
gravitasi matahari
sehingga masuk ke dalam
tata surya itu hanya sekedar melintas.
Tapi ya tetap aja, Geng, fenomena ini
tetap membuat banyak orang jadi
penasaran dan ya sedikit ketakutan
karena bentuk dan gerakannya seperti
bukan hal yang biasa. Ekor cahayanya
terlalu panjang untuk seukuran objek
sekecil itu. Dan pantulan sinarnya
berubah-rubah setiap dia lewat dan arah
lintasannya agak aneh dan enggak
sepenuhnya sesuai dengan jalur gravitasi
yang diprediksi. Dan dari sinilah muncul
banyak banget pertanyaan di kalangan
ilmuwan maupun masyarakat awam yang
enggak tahu apa-apa gitu ya. Emang benar
ini cuma komet biasa atau jangan-jangan
ada sesuatu di baliknya. Masa ia enggak
ada pertanda apa-apa nih dengan
kedatangan komet ini? Jadi, geng
jawabannya beberapa peneliti bahkan
mulai mengait-ngaitkan fenomena ini
dengan dua komet antar bintang
sebelumnya, yaitu Om Muamua dengan
Borisov. Om Muamua sendiri ya dulu
sempat bikin geger dunia karena
bentuknya lonjong seperti Curutu dan
punya akselerasi aneh yang tidak bisa
dijelaskan cuma dengan gravitasi. Nah,
sementara Borisoft lebih mirip komet
biasa tapi punya komposisi kimia yang
unik. Nah, sementara yang baru ini yaitu
Atlas ini seperti gabungan dari
dua-duanya. Bentuknya panjang. seperti
omu-omua tapi punya aktivitas debu
seperti Borisoft. Gabungan yang aneh ini
ee untuk ukuran benda alami itu enggak
masuk akal menurut para ilmuwan. Dan
makanya banyak yang mulai berpikir,
jangan-jangan ini bukan kebetulan.
Apalagi kalau dilihat dari arah
datangnya ya, lintasan dari Atlas ini ee
asalnya itu dari luar sistem bintang
yang cukup jauh. mungkin dari rasi
bintang lira atau Signus yang sering e
dikaitkan dengan teori-teori asal
peradaban alien di masa lalu. Nah,
apakah ini kebetulan atau justru ada
yang mengarahkan? Nah, tapi sebelum kita
masuk ke bagian spekulasinya, kita harus
tahu dulu ya satu hal penting. Komet
seperti ini tuh bisa menjadi jendela
waktu untuk manusia karena isinya berupa
es dan debu dari masa pembentukan sistem
bintang lain. Jadi, ketika ilmuwan
menganalisis partikel yang lepas dari
ekornya, mereka sebenarnya sedang
mengintip masa lalu dari galaksi lain.
Nah, itu yang membuat penelitian ini
menjadi penting sekali. Tapi di sisi
lain, karena datanya juga aneh dan
enggak semua bisa dijelaskan, muncullah
teori-teori alternatif dari para
peneliti independen dan pemburu Ufo.
Mereka bilang, "Bisa jadi trii Atlas ini
bukan cuma bongkahan batu dan es biasa.
Ada yang percaya kalau di dalamnya
tersimpan semacam struktur buatan
seperti ee sisa pesawat pengintai kuno
dari peradaban lain atau bahkan pro yang
dikirim oleh makhluk cerdas atau alien
dari luar sana untuk mengamati bumi
alias mata-mata. Dari sinilah, Geng,
pembahasan mulai semakin panas dan
semakin liar. Karena ternyata makin
banyak penemuan baru yang justru
memperkuat teori-teori itu. Seperti pola
rotasinya yang enggak normal, cahaya
refleksinya yang berubah secara berkala
sampai dengan energi elektromagnetik
yang lemah seperti ee sempat terdeteksi
dari arahnya gitu.
Dan inilah titik di mana spekulasi ini
mulai muncul. Apakah mungkin komet 3i
Atlas ini bukan cuma komet atau ada
sesuatu yang tersimpan di sana?
Benarkah? Ya, ini dikirim oleh
makhluk-makhluk yang sebenarnya sama
seperti kita tapi jauh lebih cerdas dari
kita atau yang mungkin sering disebut
dengan alien. Nah, sekarang kita masuk
ke dalam teori konspirasi mengenai Comet
3I Atlas ini.
Jadi, geng, setelah berita tentang komet
3I Atlas ini jadi viral banget dan semua
orang tahu kalau ternyata ini bukan UFO
atau pesawat alien, jadinya malah muncul
teori baru. Banyak orang termasuk
beberapa ilmuwan top dunia justru mulai
memikirkan jangan-jangan yang disebut
komed ini bukan cuma batu es biasa. tapi
justru sesuatu yang lebih kompleks,
sesuatu yang mungkin hidup atau bahkan
ya itu tadi makhluk yang berbeda dari
kita. Tapi mereka mempunyai dunia mereka
sendiri yang disebut dengan alien. Nah,
salah satu orang yang paling berani
melontarkan eh pendapat ini adalah Evy
Luke, seorang astrofisikawan dari
Harvard yang memang sudah dikenal suka
melempar ide luar nalar. Nah, jadi yang
bikin teori konspirasi ini bukan orang
sembarangan ya, bukan masyarakat biasa,
tapi justru salah satu ee apa ya?
Astrofisikawan dari Harvard. Loop ini
bukan orang sembarangan. Dia pernah
memimpin departemen astronomi di Harvard
dan sering banget terlibat di dalam
riset-riset besar di NASA. Waktu itu dia
ini mengulik data dari teleskop tentang
comet 3i Atlas ini. Dia menemukan hal
yang benar-benar aneh. Menurut hasil
pengamatan dia, sekitar 87% komposisi
komet ini adalah karbon dioksida atau
CO2. Sedangkan karbon monoksida atau CO
cuma sekitar 9% dan airnya cuma 4%.
Padahal komet normal biasanya itu isinya
dinominasi oleh es air atau air es. Nah,
jadi dari sini udah kelihatan banget
kalau 3i Atlas ini beda eh kelas alias
berbeda lah e levelnya. Keanehannya
tidak berhenti sampai di situ. Dari data
lanjutan para astronom menemukan kalau
gas yang keluar dari komet ini
mengandung nikel. Tapi anehnya hampir
tidak ada unsur besi sama sekali. Untuk
kalian yang enggak terlalu ngikutin
dunia sains ya, nikel dan besi itu
biasanya muncul berbarengan di benda
langit. karena mereka terbentuk dari
proses yang sama ketika bintang meledak
atau yang disebut dengan supernova. Jadi
ketika ada nikel tanpa besi itu seperti
kita menemukan roti tanpa tepung. Jadi
kayak enggak apa ya, kayak enggak
nyambung gitu. Kayak enggak mungkin
banget bisa aja tapi aneh banget dan
membuat ee apa ya? Kecurigaan. Nah,
karena keanehan inilah muncul teori
kalau 3I Atlas ini mungkin bukan benda
alami. Beberapa ilmuwan menduga bisa
saja benda ini adalah buatan. hasil dari
teknologi super canggih, peradaban luar
angkasa yang sudah ada jauh sebelum
manusia. Cukup mindblowing ya, cukup apa
ya membuat kita tuh berfantasi. Benar
enggak sih bisa kayak gitu? Mungkin aja
kata mereka nih, ini semacam pro atau
wahana ee penginta yang sudah tidak
aktif melayang sendirian di luar angkasa
selama miliaran tahun sampai akhirnya
nyasar ke tata surya kita. Dengan kata
lain, ini udah enggak berawak alias udah
terbengkalai gitu. Luke bahkan bilang
lintasan komet ini terlalu teratur untuk
disebut alami. Jadi kayak udah ada apa
ya, udah ada alurnya gitu. Dan biasanya
komet yang datang dari luar tata surya
punya arah acak dan gerak liar karena
efek gravitasi bintang lain. Nah, tapi
3i Atlas ini beda. Dia meluncur lurus,
stabil, dan cepat banget sekitar 210.000
km/h seperti benda yang dikendalikan
dari jauh kayak pakai remote control.
Nah, tapi Loop juga tidak asal ngomong.
Dia tetap memberikan catatan penting
kalau semua itu masih sebatas spekulasi
dan belum ada bukti yang nyata yang
menunjukkan kalau 3i Atlas ini beneran
buatan alien. Enggak ada sinyal radio,
enggak ada pancaran energi aneh, enggak
ada tanda-tanda mekanis yang bisa
dikonfirmasi. Tapi menurut dia, justru
karena belum ada bukti itulah komet ini
layak banget untuk diteliti lebih dalam.
Karena siapa tahu di dalamnya ada
sesuatu yang selama ini kita enggak
pernah nyangka semacam pesan dari luar
sana. Tentu aja teori ini langsung bikin
gempar dunia maya. Banyak yang
mendukung, tapi gak sedikit juga yang
nyinyir dan bilang kalau loop ini lebay.
Nah, tapi kalau dipikir-pikir ini bukan
pertama kalinya dia mengeluarkan e apa
ya statement kayak gitu ya, Geng. Di
tahun 2017 silam ketika muncul benda
misterius yang bernama O Muamua yang
juga datang dari luar tata surya, dia
juga bilang hal yang sama. Mungkin itu
teknologi alien yang sudah rusak terus
ya terbang tanpa awak. Nah, lucunya pola
gerak Omuamua sama 3I Atlas ini mirip
banget kayak dua tamu misterius dari
galaksi lain yang datang ke rumah kita
tanpa diundang. Dan ada juga teori lain
yang mengatakan kalau keanehan komet ini
bisa dijelaskan secara alami. Mungkin
Tri Atlas ini terbentuk di wilayah
galaksi yang ekstrem di mana suhunya
super dingin dan tekanannya enggak
normal. Jadi, komposisinya pun aneh di
mata manusia. Tapi tetap aja buat banyak
orang teori komet alien ini terlalu
menarik untuk dilewatkan begitu aja. Dan
makin ke sini semakin banyak ilmuwan
yang e tertarik untuk mengulik. NASA
bahkan sudah menyiapkan pengamatan
lanjutan lewat James Web Space
Telescope. Sementara beberapa peneliti
independen juga sudah bikin simulasi
komputer buat mencari tahu apakah pola
gerak eh komet ini beneran alami atau
ada sesuatu yang diel atau dietting.
Artinya walaupun enggak ada bukti
langsung tapi dunia sains pun belum bisa
sepenuhnya menutup pintu untuk
kemungkinan besar ini. Nah, jadi geng
bisa aja yang kita sebut komet ini bukan
cuma sisa batuan es dari awal galaksi
terbentuk, tapi ini adalah sesuatu yang
jauh lebih misterius. Mungkin
peninggalan kuno dari peradaban yang
sudah lama hilang. Dan kalau benar itu
adalah buatan makhluk yang cerdas,
artinya kita baru saja kedatangan tamu
dari luar sana yang meninggalkan
jejaknya di langit malam kita.
Nah, tapi geng ya ada teori yang lebih
liar lagi dan ini jatuhnya lebih ke
teori konspirasi. Jadi apa yang terjadi
di langit pada saat kedatangan Kometri I
Atlas ini disebut-sebut mirip dengan
sebuah lukisan yang berjudul Baptism of
Chris yang dibuat oleh seniman Belanda
yang bernama AT Degeldi pada tahun 1710.
Dari tulisan tersebut banyak yang
menghubungkan jika pada saat Yesus
Kristus dibaptis ada UFO di atas langit
yang menyinari prosesi pembaptisan itu.
Ya, agak gimana gitu ya. Cuman kayak ini
kan sejarah, enggak ada salahnya untuk
kita pelajari. Dan karena lukisan itulah
seperti menunjukkan bahwa sejak dulu
sejak zaman di mana Yesus Kristus itu
lahir, Ufo ini sudah datang ke bumi. Dan
ini seperti yang terjadi ketika objek
yang disebut sebagai cometrii Atlas ini
datang ke bumi. Dan enggak cuma itu, ada
sebuah lukisan juga yang berjudul
Crucifixion of Christ yang
disebut-sebut. Ee ini juga menunjukkan
keberadaan pesawat alien dan lukisan
tersebut sudah dibuat sejak tahun 1350
ee AD. Nah, ini koreksi gua kalau salah
ya. AD itu adalah sebuah periode waktu
setelah perkiraan kelahiran Yesus
Kristus ya. Ah, lihat deh di pojok kanan
dan kiri atas dari gambar yang gua
tunjukkan ini. Nah, gambar itu
dihubung-hubungkan sebagai pesawat
alien. Pertanyaannya, jika memang gambar
tersebut bukanlah pesawat alien, mengapa
bisa sebuah lukisan yang sudah
berabad-abad umurnya bisa menggambarkan
sesuatu yang terlihat seperti UFO? Nah,
dari mana referensinya? Jika yang
melukis aja enggak pernah melihatnya,
otomatis ya agak aneh. Nah, itu artinya
memang pernah ada UFO sebelumnya, Geng,
yang datang ke bumi. Jadi, si pelukis
ini bisa menggambarkan itu karena ini
bukan cuma e sekedar khayalan. Gimana
menurut kalian?
Kemudian, geng, gambar UFO ini juga bisa
kita lihat di peninggalan milik bangsa
Mesir Kuno. Jika kita cari di Google,
the Royal Family of Akenaten. Di gambar
yang gua tampilkan ini ada dua gambar
seperti anak kecil yang sedang
ditimang-timang tapi fokus ke yang ada
di sebelah kirinya nih, Geng. Kalian
lihat enggak gambar anak itu tuh aneh.
Tempurung kepalanya terlihat menonjol ke
belakang dan tidak seperti manusia
normal pada umumnya. Lebih terlihat
seperti bentuk alien yang selama ini
kita kenal.
Ada juga peninggalan Mesir kuno lain
yang menunjukkan soal keberadaan alien
nih. Coba kalian ketik aja di Google ya,
Abidos Hero Glips ya. Di situ kalian
bakal bisa melihat dengan jelas ada
gambar seperti helikopter dan pesawat.
Pertanyaannya, gimana bisa di zaman
Mesir kuno mereka bisa menggambar bentuk
tersebut yang padahal helikopter dan
juga pesawat baru diciptakan di zaman
modern? Nah, ternyata geng Amerika di
saat ini sedang ingin membuat sesuatu
yang seperti Iron Dome di zaman modern.
Nah, jadi apa ya? Berarti kan itu bukan
pesawat yang seperti yang kita kenal
yang mana artinya orang di zaman itu
sudah melihat pesawat versi lain dan
dipercaya itu adalah ya bangsa alien.
Terus geng di sisi lain ternyata ya
Amerika saat ini sedang ingin membuat
sesuatu yang mirip seperti iron Dome
milik Isriwel yang mereka namakan
sebagai Golden Dom. Cuma geng beda
dengan iron Dom. Golden Dom ini
cakupannya tidak cuma satu negara aja
melainkan seluruh bumi. Rencana tersebut
menunjukkan jika sepertinya Amerika
merasa takut dengan adanya ancaman dari
luar angkasa. Nah, tapi dari siapa nih?
Nah, kita enggak pernah tahu karena
tidak ada jawaban yang lebih masuk akal
selain serangan dari alien. Nah, Amerika
ini kan negara yang paling percaya
dengan hal itu. Dan apakah ini termasuk
dengan mencegah serangan dari Komet 3I
Atlas tadi atau ada hal lain? Coba deh
menurut kalian tuh gimana? Nah, itu dia
geng pembahasan kita kali ini mengenai
kedatangan Kometri I atlas di bumi kita
beberapa waktu lalu. Gimana menurut
tanggapan kalian setelah gua jelaskan
tentang peristiwa ini? Apa kalian
percaya jika objek tersebut beneran
komet atau ternyata itu adalah sebuah
pesawat milik alien? Coba tinggalkan
komentar di bawah.