Transcript
XD0loyzs-s8 • KOMET 3I/ATLAS ! FAKTA MENAKJUBKAN DI BALIK BENDA YANG DIANGGAP PESAWAT CANGGIH BANGSA ALIEN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1581_XD0loyzs-s8.txt
Kind: captions Language: id Geng, hari ini kita bakal membahas tentang sebuah hal paling misterius yang tiba-tiba muncul di tahun 2025 ini. Ini banyak banget orang yang membahas ini ee seputar tentang e UFO. Ada juga yang meyakini kalau ini adalah pesawat dari alien yang sedang mengawasi bumi dari luar angkasa dan segala macam rumor-rumor lainnya. Mungkin agak terdengar ya terkesan gimana gitu, enggak masuk akal gitu ya. Nah, tapi fenomena ini benar-benar terjadi dan benar-benar ada. Menunjukkan perilaku aneh dan sulit untuk dijelaskan. Objek tersebut yang diduga sebagai komet dan diberi nama 3I Atlas kini resmi dimasukkan ke dalam daftar ancaman yang dipantau oleh jaringan peringatan Asteroid Internasional IWN. Nah, jadi ceritanya beberapa minggu terakhir itu ada sebuah video yang memperlihatkan sebuah cahaya terang di langit yang viral banget terutama di TikTok dan juga X atau Twitter sampai dengan ke Instagram. Banyak yang merekam fenomena ini dan berasal dari berbagai negara. Bentuknya panjang, bercahaya biru kehijauan. Meluncur pelan di angkasa seperti kapal luar angkasa di film-film seperti Instor gitu ya. Dan gara-gara eh video tersebut ya wargaet langsung ramai heboh dan membuat teori-teori mereka masing-masing. Ada yang bilang kalau itu adalah pesawat luar angkasa dari alien. Ada yang bilang ini merupakan sebuah misteri yang bisa disambungkan ke teori konspirasi mengenai NASA. Ada juga ya pokoknya hal-hal yang berhubungan dengan UFO dan segala macam. Dari fenomena ini orang-orang sadar bahwa cerita tentang alien itu lama-kelamaan semakin nyata. Bahkan semakin banyak orang percaya kalau mereka memang ya datang ke bumi gitu, Geng. Nah, gimana enggak ya? Benda aneh tersebut benar-benar terlihat seperti sebuah pesawat besar. berkali-kali lipat jauh lebih besar dari pesawat yang mungkin pernah kita lihat di bumi ini. Dan posisi terbangnya jauh lebih tinggi dibandingkan pesawat komersial yang biasanya kita tahu. Ada juga yang menganggap kalau fenomena tersebut menjadi bukti keberadaan dari alien ini sendiri yang selama ini cuma dianggap sebagai ee apa ya? kayak cerita bohong, cuma konspirasi belaka, atau sebuah karya fiksi dari film gitu, namun muncul secara tiba-tiba di bumi. Tapi apakah benar kalau benda yang viral ini adalah pesawat alien atau UFO seperti yang diasumsikan oleh banyak orang atau sebenarnya ini adalah video AI? Jangan-jangan karena kan di zaman sekarang dengan teknologi canggih orang-orang bisa membuat video palsu dan dinarasikan kalau itu benar-benar nyata atau justru sebenarnya ya ada penjelasan logis yang lain mengenai benda apa ini sebenarnya. Nah, di video kali ini kita akan membahas tentang rangkuman fenomena ini biar kalian enggak penasaran dan kalian bisa mengutarakan opini kalian sendiri kira-kira ya itu apa. Nanti kalian bisa mengambil kesimpulannya. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo geng, welcome back to kamar Jerry [musik] Ging King. Oke, untuk pembahasan pertama langsung aja kita bahas fenomena munculnya benda asing yang dianggap sebagai pesawat alien ini. Jadi, geng, beberapa hari lalu ya, banyak foto dan video yang beredar yang mana di sana diperlihatkan adanya sebuah benda yang melayang di langit dan mengeluarkan cahaya. Mungkin sekilas terlihat seperti pesawat, tapi ee apa ya? Agak berbeda dari pesawat yang biasanya kita lihat pada malam hari. Misalnya, kalau kita lihat dari video tersebut, banyak cahaya yang mengelilingi objek tersebut dan hal ini tidak terlihat ee seperti pesawat-pesawat biasa gitu. Terus juga ukurannya besar banget, jauh lebih besar dibandingkan pesawat-pesawat pada umumnya yang membuat orang-orang meragukan kalau pesawat ini ya merupakan pesawat biasa. Justru dari situlah orang-orang jadi menghubung-hubungkan kalau pesawat tersebut adalah pesawat milik alien. Yang mana selama ini cerita tentang alien itu ya hanya sekedar rumor atau teori konspirasi doang. Ukuran 20 kali lipat dari bumi diduga Jet Alien. Isu komet monster 31 atlas berdiameter 700.000 1000 atau 20 kali lipat dari bumi akan melintas akan melintas pada tanggal 3 November tahun 2025. Setelah dunia maya heboh gara-gara video penampakan benda bercahaya tersebut, ya akhirnya para ilmuwan jadi turun tangan untuk meluruskan semua spekulasi itu. Nah, usut punya usut ternyata benda misterius itu bukan 100% pesawat alien, bukan Uvo, atau bukan juga satelit yang rusak. Tapi ini adalah sesuatu yang jauh lebih keren dari penjelasannya. yaitu bernama Kometrii Atlas atau 3I Atlas. Ini adalah batu es purba yang datang dari luar angkasa atau dari luar tata surya, Geng. Jadi udah lama banget dia mengitari tata surya dan baru kali ini kita melihatnya. Bukti-bukti pengamatan terkait dengan lintasannya ee kemudian disimpulkan lintasannya itu adalah hiperbolik. Benda ini bukan warga lokal kayak planet e pada umumnya yang kita tahu. Mereka ini dari luar tata surya. Yes. Beda dari e bulan, beda dari asteroid yang biasanya mengorbit di sekitar matahari. Beda dari planet-planet seperti bumi ee Pluto, ya kan planet Mars dan lain-lain. Beda mereka itu di luar sana. Komet ini adalah pengembara antar bintang yang artinya dia datang dari sistem bintang lain dan entah bagaimana akhirnya bisa menyasar ke lingkungan tata surya kita. Nama 3 E Atlas atau 3i Atlas ini punya makna khusus, Geng. Jadi angka tiganya itu adalah objek intersteller ketiga yang pernah ditemukan manusia setelah Om Muamua pada tahun 2017 dan Borisov pada tahun 2019. Sementara huruf I ini adalah singkatan dari inster steller alias yang berarti berasal dari luar tata surya. Nah, jadi nama lengkapnya itu bukan cuma keren, tapi juga punya arti ilmiah yang penting banget. Itu kode 3I itu bermakna adalah inilah objek interstellar yaitu I. Kemudian tiga itu adalah objek yang ketiga. He. Jadi sebelumnya ada objek interstellar juga atau dari luar tata surya ya. Cukup seru ya. Dari hal viral ternyata ada ilmu pengetahuan yang bisa kita ambil nih. Yang membuat komet 3i Atlas ini semakin luar biasa adalah usianya. Dari hasil analisis lintasan dan komposisi materialnya, para ilmuwan memperkirakan kalau komet ini sudah berusia sekitar 7 miliar tahun. Buset. Dan biar lu paham ya, seberapa tuanya gitu ya, gua kasih gambaran tata surya kita aja tuh baru terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun. Ya, itu menurut para ilmuwan. Artinya, comet ini udah eksis 3 miliar tahun sebelum matahari dan planet-planet kita terbentuk. Bisa dikatakan mereka itu semacam fosil hidup dari masa ketika galaksi Bima Sakti masih muda banget. Dan menurut hasil penelitian, Kometri Atlas ini berasal dari bagian galaksi yang disebut dengan cakram tebal yang artinya kalau di bahasa Inggrisnya ya tik dis, wilayah tua di Bima Sakti yang udah ada jauh sebelum cakram tipis tempat matahari lahir. Nah, itu artinya si komet ini udah mengalami perjalanan kosmik yang luar biasa panjang. Mungkin melintasi jutaan bintang sebelum akhirnya nyasar ke lingkungan tata surya kita. Nah, begitu tahu kalau komet ini bukan benda biasa atau bukan komet biasa, NASA langsung bergerak cepat. Hampir semua aset pengamatan luar angkasa mereka itu diarahkan untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin tentang [musik] E 3I Atlas ini. Dan yang ikut di dalam observasi ini bukan main-main. Ada Hubble, ada web, ada TES, ada Swift, ada Spirx. Bahkan wahana-wahana di Mars seperti Persiverance dan juga Curiosity juga ikut menyumbang data pengamatan mereka. Dan selain itu misi luar angkasa lain seperti Europe Clipper, terus ada Lucy, terus ada Psisi, ada Parker Solar Pro, terus ada Punch dan juga satelit gabungan Esanasa seperti Soho dan juga Juice semuanya dikumpulkan untuk menjadi satu tujuan, yaitu mengulik semua yang bisa dipelajari dari kemunculan komet ini. Jadi yang tadinya itu berbeda-beda pihak ya, mungkin mereka itu saling apa ee berkompetisi ya kan dalam mendalami tata surya. Nah, sekarang justru berkumpul bareng-bareng, menyatu bareng-bareng, mempelajari bareng-bareng. Nah, kenapa sampai segitunya? Ya, karena komet antar bintang seperti ini tuh jarang banget. Hampir ee apa, ya? Hampir enggak pernah lah. Dan bisa dikatakan kesempatan untuk melihat atau mempelajari benda seunik ini mungkin cuma datang sekali dalam ratusan bahkan ribuan tahun dalam kehidupan manusia. Jadi, kita termasuk beruntung. Tapi meskipun sudah banyak banget data yang terkumpul, ada satu hal yang masih membuat ilmuwan ya kebingungan dan garu-garuk kepala. Kenapa komet ini bisa menyasar ke sini? Ada apa? Nah, ini mungkin bisa menjadi e sesuatu yang keren atau bahkan mengerikan nih, Geng. Beberapa teori mengatakan kalau mungkin miliaran tahun lalu, ya si komet ini terlempar keluar dari sistem bintang asalnya gara-gara tabrakan gravitasi dengan planet besar atau karena efek gelombang bintang yang lewat. Sejak saat itu mereka melayang sendirian di ruang antar bintang sampai akhirnya gravitasi matahari menarik mereka untuk mendekat. Nah, tapi ada juga teori yang lebih liar lagi. Beberapa peneliti dan tentu saja para penggemar teori konspirasi percaya kalau bisa saja Komet Atlas ini bukan cuma benda mati, tapi mungkin membawa partikel organik atau sisa bahan pembentuk kehidupan. Soalnya sebagian besar komet ini mengandung senyawa karbon, air beku, dan molekul kompleks yang mirip seperti bahan dasar kehidupan di bumi. Nah, jadi ada kemungkinan kalau comet 3i Atlas ini ya bisa jadi kunci untuk kita mengerti bagaimana kehidupan di bumi pertama kali muncul atau bahkan bisa jadi ini adalah bukti bahwa kehidupan di alam semesta itu enggak cuma ada di sini. Alias kehidupan itu enggak cuma manusia di bumi aja. Mungkin ada kehidupan di planet lain dengan makhluk yang mirip seperti kita tapi sebutannya berbeda, bukan manusia. Nah, kalau dipikir-pikir nih, Geng, ya, lucu juga. Dulu manusia suka mengait-ngaitkan komet dengan pertanda buruk seperti bencana, perang, atau kiamat. Tapi sekarang justru dari komet seperti ini kita bisa belajar tentang asal-usul kehidupan dan sejarah alam semesta. Komet Atlas ini bukan cuma sekedar batu es yang lewat di langit, tapi juga semacam penjelajah waktu dari masa lalu yang jauh banget. Setiap partikel S-nya, setiap gas yang keluar dari intinya bisa menyimpan cerita tentang bagaimana galaksi kita terbentuk miliaran tahun lalu. Jadi, Geng, di balik viralnya video cahaya misterius di langit itu, ternyata tersembunyi sesuatu yang jauh lebih dalam dan keren. Kometri Atlas ini bukan pesawat alien, bukan Yufo, tapi adalah saksi bisu perjalanan panjang alam semesta. Bagaimana alam semesta bisa terbentuk? Benda kecil ini sudah melintasi bintang-bintang dan melewati ruang antar bintang yang dingin dan gelap. Ya, cuma untuk mampir sebentar di langit kita dan meninggalkan jejak sejarah yang bakal dipelajari oleh manusia selama bertahun-tahun ke depan. Nah, tapi seperti biasa ya, Geng, setiap ada hal misterius seperti ini pasti selalu ada tanda tanya besar di ujungnya. Nah, tapi kalian penasaran enggak, Geng? Apakah ini pertama kalinya manusia bisa melihat komet 3i Atlas atau udah sering? Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasannya. Jadi, Geng, kejadian seperti ini ternyata bukan pertama kalinya. Bukan pertama kalinya manusia bisa melihat komet Atlas ini. Pada Juli 2025, teleskop luar angkasa legendaris milik NASA yaitu Hubble Space Telescope berhasil menangkap gambar pertama dari objek misterius yang di saat itu membuat banyak ilmuwan melirik dua kali. Di antara hamparan bintang dan kabut kosmik, Hubel sempat melihat sesuatu yang terlihat seperti garis cahaya biru kehijauan yang melintas pelan tapi pasti. bentuknya itu agak memanjang dan cahayanya itu tidak seperti pantulan asteroid biasa. Dari situ tim peneliti langsung memeriksa ulang data orbit dan kecepatannya dan hasilnya benar-benar membuat mereka kaget. Objek itu ternyata bergerak secepat 215.000 1000 km/h. Dan gila banget kalau kita bandingkan ya pesawat jet tercepat di dunia aja cuma bisa terbang sekitar 3.000 km/j dan ini berarti si komet ini hampir 70 kali lipat lebih cepat dari kecepatan peluru. Dengan kecepatan segitu ya, ilmuwan langsung sadar ini enggak mungkin benda dari tata surya kita. Soalnya objek yang berasal dari sistem matahari biasanya punya lintasan elipse alias muter balik ke arah matahari. Tapi benda ini beda. Lintasannya itu hyperbola. Artinya dia cuma mampir sebentar terus cabut lagi ke luar angkasa. Jaraknya waktu pertama kali ketangkap oleh Hebel itu sekitar 277 juta mil dari bumi. Nah, untuk kalian yang susah ngebayangin ya itu kira-kira tuh kayak 1100 kali jarak antara bumi dengan bulan lah. Jadi cukup jauh. Nah, tapi karena teleskop Hubel ini punya sensitivitas super tinggi, mereka bisa melihat pancaran cahayanya yang halus sekali di antara kegelapan ruang angkasa. Nah, dari situ tim NASA langsung mengkonfirmasi bahwa benda ini adalah komet antar bintang ketiga yang pernah terdeteksi oleh manusia setelah one I O Muamua pada tahun 2017 dan Two I Borisof pada tahun 2019. Setelah berita ini keluar, Geng, ya, dunia astronomi itu langsung heboh para ilmuwan dari berbagai belahan dunia berlomba-lomba untuk mengamati benda ini. Bukan cuma NASA, tapi juga observatorium dari Jepang bahkan. Terus ada yang dari Eropa, dari Amerika Selatan itu ikut memburu data ini. Dan salah satu observatorium yang berhasil menangkap gambar paling jelas adalah milik Gemini South Telescope yang ada di Seru Pacon yang ada di Chili. Dari hasil pengamatan sampai 20 Agustus tahun 2025, para ilmuwan memperkirakan kalau ukuran inti padatnya itu mempunyai diameter maksimal sekitar 5,6 km, tapi bisa juga sekecil 440 m aja. Nah, namun yang membuat ee ini ngeri gitu ya, bukan itu, Geng. Jadi di sekitar inti padatnya ada awan gas dan debu yang disebut dengan koma. Ukuran komanya ini enggak kira-kira bisa mencapai 25.000 1000 km alias dua kali diameter bumi. Dan belum selesai sampai di situ, data dari James Web Space Telescope atau JWST [musik] itu menunjukkan kalau gas karbon dioksida atau CO2 yang dilepas dari komet ini bisa membentuk awan sampai dengan 700.000 km panjangnya setengah dari diameter matahari. Dan bayangkan aja nih, Geng. Satu benda kecil di luar angkasa ya, di luar tata surya gitu ya, tapi efeknya bisa sebesar itu di ruang angkasa. Kalau kita lihat-lihat di foto-foto atau e di video teleskop ya, komet ini tampak punya ekor biru kehijauan yang panjang dan bercahaya. Warna ini muncul karena pantulan cahaya matahari pada partikel gas dan es yang mencair dari permukaannya. Nah, jadi enggak heran kalau orang-orang yang melihat langsung di langit itu langsung mengira kalau ini adalah pesawat alien atau kapal luar angkasa. Pada 27 Agustus tahun 2025, tim yang terdiri dari ilmuwan senior dan mahasiswa-mahasiswa astronomi itu berhasil mendapatkan foto yang benar-benar bikin banyak orang tercengang, Geng. Nah, ketika kalian lihat nih hasilnya terlihat jelas ya kalau Komed 3 Atlas ini punya penampilan yang keren habis gitu ya. Ada lapisan gas dan debu yang menyelimuti inti komet itu yang disebut dengan koma ee seperti selimut bercahaya yang melindungi bagian tengahnya. Nah, dari koma ini juga muncul ekor panjang yang menjulur ke arah berlawanan dari matahari. Ekor ini panjangnya sekitar 1 b derajat di langit atau kalau diukur pakai jarak bintang bisa ratusan ribu km. Warna cahaya yang dipancarkan itu biru kehijauan dan hasil dari pantulan gas karbon dioksida serta es yang menguap saat kena sinar matahari. Nah, dari hasil observasi itu, para astronom juga mencatat bahwa komet ini mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas yang artinya semakin dekat dia ke matahari maka semakin banyak es di dalamnya yang menguap dan menghasilkan pancaran cahaya yang semakin terang. Dan ini bukan hal aneh lagi untuk komet biasa, tapi yang membuat heboh intensitas ee pancarannya itu jauh lebih besar daripada prediksi. Seolah-olah di dalam inti komet ini ya ada sesuatu yang gak sepenuhnya bisa dijelaskan pakai perhitungan standar gitu. Dari data lintasan yang dikumpulkan, komet ini bakal mencapai titik terdekatnya ke matahari alias yang disebut dengan perih helion antara tanggal 29 sampai 30 Oktober kemarin lah. Di titik itu ya jaraknya itu cuma sekitar 210 juta km dari matahari dan setelah lewat dari situ dia bakal terus bergerak ke arah orbit Jupiter sebelum akhirnya keluar total dari tata surya kita sekitar tahun 2026 nanti. Nah, jadi bisa dikatakan trii Atlas ini cuma numpang lewat doang, Geng. dari yang datang e dari luar sistem bintang mampir sebentar terus hilang lagi ke kedalaman gelap antariksa. Tapi walaupun dia cuma lewat aja, jangan salah ya, para astronom dari berbagai lembaga luar angkasa itu mulai dari NASA, ESA sampai jaksa namanya ya, itu tetap memantau pergerakannya dengan ketat. Soalnya komet antar bintang seperti ini itu super langka. Dari miliaran benda langit yang kita amati, cuma segelintir aja yang punya lintasan lintas galaksi seperti 3i Atlas ini. Jadi, kesempatan untuk mengamati dan mengumpulkan datanya benar-benar berharga banget. Nah, kabar baiknya untuk kalian semua yang mungkin khawatir atau percaya sama teori-teori kiamat kecill lah atau ini adalah pesawat alien lah atau ini adalah bencana lah buat ee bumi kita. Nah, kalian tenang dulu. Berdasarkan perhitungan dari NASA dan juga penelitian dari pihak Brin, jarak terdekat komet ini sama bumi itu sekitar 1,8 unit astronomi atau sekitar ee 270 juta km. Jadi, jauh banget. Enggak ada potensi tabrakan sama sekali. Bahkan ya menurut Profesor Thomas Jamaluddin, salah satu peneliti senior di Brin yang sudah sering sekali membicarakan tentang astronomi di Indonesia, dia mengatakan komet ini cuma lewat doang dan beliau bilang enggak ada yang perlu ditakutkan. Ini bukan tanda bahaya, bukan pertanda kiamat, apalagi benda asing yang bakal menyerang bumi. Objek ini tidak dipengaruhi oleh gravitasi matahari sehingga masuk ke dalam tata surya itu hanya sekedar melintas. Tapi ya tetap aja, Geng, fenomena ini tetap membuat banyak orang jadi penasaran dan ya sedikit ketakutan karena bentuk dan gerakannya seperti bukan hal yang biasa. Ekor cahayanya terlalu panjang untuk seukuran objek sekecil itu. Dan pantulan sinarnya berubah-rubah setiap dia lewat dan arah lintasannya agak aneh dan enggak sepenuhnya sesuai dengan jalur gravitasi yang diprediksi. Dan dari sinilah muncul banyak banget pertanyaan di kalangan ilmuwan maupun masyarakat awam yang enggak tahu apa-apa gitu ya. Emang benar ini cuma komet biasa atau jangan-jangan ada sesuatu di baliknya. Masa ia enggak ada pertanda apa-apa nih dengan kedatangan komet ini? Jadi, geng jawabannya beberapa peneliti bahkan mulai mengait-ngaitkan fenomena ini dengan dua komet antar bintang sebelumnya, yaitu Om Muamua dengan Borisov. Om Muamua sendiri ya dulu sempat bikin geger dunia karena bentuknya lonjong seperti Curutu dan punya akselerasi aneh yang tidak bisa dijelaskan cuma dengan gravitasi. Nah, sementara Borisoft lebih mirip komet biasa tapi punya komposisi kimia yang unik. Nah, sementara yang baru ini yaitu Atlas ini seperti gabungan dari dua-duanya. Bentuknya panjang. seperti omu-omua tapi punya aktivitas debu seperti Borisoft. Gabungan yang aneh ini ee untuk ukuran benda alami itu enggak masuk akal menurut para ilmuwan. Dan makanya banyak yang mulai berpikir, jangan-jangan ini bukan kebetulan. Apalagi kalau dilihat dari arah datangnya ya, lintasan dari Atlas ini ee asalnya itu dari luar sistem bintang yang cukup jauh. mungkin dari rasi bintang lira atau Signus yang sering e dikaitkan dengan teori-teori asal peradaban alien di masa lalu. Nah, apakah ini kebetulan atau justru ada yang mengarahkan? Nah, tapi sebelum kita masuk ke bagian spekulasinya, kita harus tahu dulu ya satu hal penting. Komet seperti ini tuh bisa menjadi jendela waktu untuk manusia karena isinya berupa es dan debu dari masa pembentukan sistem bintang lain. Jadi, ketika ilmuwan menganalisis partikel yang lepas dari ekornya, mereka sebenarnya sedang mengintip masa lalu dari galaksi lain. Nah, itu yang membuat penelitian ini menjadi penting sekali. Tapi di sisi lain, karena datanya juga aneh dan enggak semua bisa dijelaskan, muncullah teori-teori alternatif dari para peneliti independen dan pemburu Ufo. Mereka bilang, "Bisa jadi trii Atlas ini bukan cuma bongkahan batu dan es biasa. Ada yang percaya kalau di dalamnya tersimpan semacam struktur buatan seperti ee sisa pesawat pengintai kuno dari peradaban lain atau bahkan pro yang dikirim oleh makhluk cerdas atau alien dari luar sana untuk mengamati bumi alias mata-mata. Dari sinilah, Geng, pembahasan mulai semakin panas dan semakin liar. Karena ternyata makin banyak penemuan baru yang justru memperkuat teori-teori itu. Seperti pola rotasinya yang enggak normal, cahaya refleksinya yang berubah secara berkala sampai dengan energi elektromagnetik yang lemah seperti ee sempat terdeteksi dari arahnya gitu. Dan inilah titik di mana spekulasi ini mulai muncul. Apakah mungkin komet 3i Atlas ini bukan cuma komet atau ada sesuatu yang tersimpan di sana? Benarkah? Ya, ini dikirim oleh makhluk-makhluk yang sebenarnya sama seperti kita tapi jauh lebih cerdas dari kita atau yang mungkin sering disebut dengan alien. Nah, sekarang kita masuk ke dalam teori konspirasi mengenai Comet 3I Atlas ini. Jadi, geng, setelah berita tentang komet 3I Atlas ini jadi viral banget dan semua orang tahu kalau ternyata ini bukan UFO atau pesawat alien, jadinya malah muncul teori baru. Banyak orang termasuk beberapa ilmuwan top dunia justru mulai memikirkan jangan-jangan yang disebut komed ini bukan cuma batu es biasa. tapi justru sesuatu yang lebih kompleks, sesuatu yang mungkin hidup atau bahkan ya itu tadi makhluk yang berbeda dari kita. Tapi mereka mempunyai dunia mereka sendiri yang disebut dengan alien. Nah, salah satu orang yang paling berani melontarkan eh pendapat ini adalah Evy Luke, seorang astrofisikawan dari Harvard yang memang sudah dikenal suka melempar ide luar nalar. Nah, jadi yang bikin teori konspirasi ini bukan orang sembarangan ya, bukan masyarakat biasa, tapi justru salah satu ee apa ya? Astrofisikawan dari Harvard. Loop ini bukan orang sembarangan. Dia pernah memimpin departemen astronomi di Harvard dan sering banget terlibat di dalam riset-riset besar di NASA. Waktu itu dia ini mengulik data dari teleskop tentang comet 3i Atlas ini. Dia menemukan hal yang benar-benar aneh. Menurut hasil pengamatan dia, sekitar 87% komposisi komet ini adalah karbon dioksida atau CO2. Sedangkan karbon monoksida atau CO cuma sekitar 9% dan airnya cuma 4%. Padahal komet normal biasanya itu isinya dinominasi oleh es air atau air es. Nah, jadi dari sini udah kelihatan banget kalau 3i Atlas ini beda eh kelas alias berbeda lah e levelnya. Keanehannya tidak berhenti sampai di situ. Dari data lanjutan para astronom menemukan kalau gas yang keluar dari komet ini mengandung nikel. Tapi anehnya hampir tidak ada unsur besi sama sekali. Untuk kalian yang enggak terlalu ngikutin dunia sains ya, nikel dan besi itu biasanya muncul berbarengan di benda langit. karena mereka terbentuk dari proses yang sama ketika bintang meledak atau yang disebut dengan supernova. Jadi ketika ada nikel tanpa besi itu seperti kita menemukan roti tanpa tepung. Jadi kayak enggak apa ya, kayak enggak nyambung gitu. Kayak enggak mungkin banget bisa aja tapi aneh banget dan membuat ee apa ya? Kecurigaan. Nah, karena keanehan inilah muncul teori kalau 3I Atlas ini mungkin bukan benda alami. Beberapa ilmuwan menduga bisa saja benda ini adalah buatan. hasil dari teknologi super canggih, peradaban luar angkasa yang sudah ada jauh sebelum manusia. Cukup mindblowing ya, cukup apa ya membuat kita tuh berfantasi. Benar enggak sih bisa kayak gitu? Mungkin aja kata mereka nih, ini semacam pro atau wahana ee penginta yang sudah tidak aktif melayang sendirian di luar angkasa selama miliaran tahun sampai akhirnya nyasar ke tata surya kita. Dengan kata lain, ini udah enggak berawak alias udah terbengkalai gitu. Luke bahkan bilang lintasan komet ini terlalu teratur untuk disebut alami. Jadi kayak udah ada apa ya, udah ada alurnya gitu. Dan biasanya komet yang datang dari luar tata surya punya arah acak dan gerak liar karena efek gravitasi bintang lain. Nah, tapi 3i Atlas ini beda. Dia meluncur lurus, stabil, dan cepat banget sekitar 210.000 km/h seperti benda yang dikendalikan dari jauh kayak pakai remote control. Nah, tapi Loop juga tidak asal ngomong. Dia tetap memberikan catatan penting kalau semua itu masih sebatas spekulasi dan belum ada bukti yang nyata yang menunjukkan kalau 3i Atlas ini beneran buatan alien. Enggak ada sinyal radio, enggak ada pancaran energi aneh, enggak ada tanda-tanda mekanis yang bisa dikonfirmasi. Tapi menurut dia, justru karena belum ada bukti itulah komet ini layak banget untuk diteliti lebih dalam. Karena siapa tahu di dalamnya ada sesuatu yang selama ini kita enggak pernah nyangka semacam pesan dari luar sana. Tentu aja teori ini langsung bikin gempar dunia maya. Banyak yang mendukung, tapi gak sedikit juga yang nyinyir dan bilang kalau loop ini lebay. Nah, tapi kalau dipikir-pikir ini bukan pertama kalinya dia mengeluarkan e apa ya statement kayak gitu ya, Geng. Di tahun 2017 silam ketika muncul benda misterius yang bernama O Muamua yang juga datang dari luar tata surya, dia juga bilang hal yang sama. Mungkin itu teknologi alien yang sudah rusak terus ya terbang tanpa awak. Nah, lucunya pola gerak Omuamua sama 3I Atlas ini mirip banget kayak dua tamu misterius dari galaksi lain yang datang ke rumah kita tanpa diundang. Dan ada juga teori lain yang mengatakan kalau keanehan komet ini bisa dijelaskan secara alami. Mungkin Tri Atlas ini terbentuk di wilayah galaksi yang ekstrem di mana suhunya super dingin dan tekanannya enggak normal. Jadi, komposisinya pun aneh di mata manusia. Tapi tetap aja buat banyak orang teori komet alien ini terlalu menarik untuk dilewatkan begitu aja. Dan makin ke sini semakin banyak ilmuwan yang e tertarik untuk mengulik. NASA bahkan sudah menyiapkan pengamatan lanjutan lewat James Web Space Telescope. Sementara beberapa peneliti independen juga sudah bikin simulasi komputer buat mencari tahu apakah pola gerak eh komet ini beneran alami atau ada sesuatu yang diel atau dietting. Artinya walaupun enggak ada bukti langsung tapi dunia sains pun belum bisa sepenuhnya menutup pintu untuk kemungkinan besar ini. Nah, jadi geng bisa aja yang kita sebut komet ini bukan cuma sisa batuan es dari awal galaksi terbentuk, tapi ini adalah sesuatu yang jauh lebih misterius. Mungkin peninggalan kuno dari peradaban yang sudah lama hilang. Dan kalau benar itu adalah buatan makhluk yang cerdas, artinya kita baru saja kedatangan tamu dari luar sana yang meninggalkan jejaknya di langit malam kita. Nah, tapi geng ya ada teori yang lebih liar lagi dan ini jatuhnya lebih ke teori konspirasi. Jadi apa yang terjadi di langit pada saat kedatangan Kometri I Atlas ini disebut-sebut mirip dengan sebuah lukisan yang berjudul Baptism of Chris yang dibuat oleh seniman Belanda yang bernama AT Degeldi pada tahun 1710. Dari tulisan tersebut banyak yang menghubungkan jika pada saat Yesus Kristus dibaptis ada UFO di atas langit yang menyinari prosesi pembaptisan itu. Ya, agak gimana gitu ya. Cuman kayak ini kan sejarah, enggak ada salahnya untuk kita pelajari. Dan karena lukisan itulah seperti menunjukkan bahwa sejak dulu sejak zaman di mana Yesus Kristus itu lahir, Ufo ini sudah datang ke bumi. Dan ini seperti yang terjadi ketika objek yang disebut sebagai cometrii Atlas ini datang ke bumi. Dan enggak cuma itu, ada sebuah lukisan juga yang berjudul Crucifixion of Christ yang disebut-sebut. Ee ini juga menunjukkan keberadaan pesawat alien dan lukisan tersebut sudah dibuat sejak tahun 1350 ee AD. Nah, ini koreksi gua kalau salah ya. AD itu adalah sebuah periode waktu setelah perkiraan kelahiran Yesus Kristus ya. Ah, lihat deh di pojok kanan dan kiri atas dari gambar yang gua tunjukkan ini. Nah, gambar itu dihubung-hubungkan sebagai pesawat alien. Pertanyaannya, jika memang gambar tersebut bukanlah pesawat alien, mengapa bisa sebuah lukisan yang sudah berabad-abad umurnya bisa menggambarkan sesuatu yang terlihat seperti UFO? Nah, dari mana referensinya? Jika yang melukis aja enggak pernah melihatnya, otomatis ya agak aneh. Nah, itu artinya memang pernah ada UFO sebelumnya, Geng, yang datang ke bumi. Jadi, si pelukis ini bisa menggambarkan itu karena ini bukan cuma e sekedar khayalan. Gimana menurut kalian? Kemudian, geng, gambar UFO ini juga bisa kita lihat di peninggalan milik bangsa Mesir Kuno. Jika kita cari di Google, the Royal Family of Akenaten. Di gambar yang gua tampilkan ini ada dua gambar seperti anak kecil yang sedang ditimang-timang tapi fokus ke yang ada di sebelah kirinya nih, Geng. Kalian lihat enggak gambar anak itu tuh aneh. Tempurung kepalanya terlihat menonjol ke belakang dan tidak seperti manusia normal pada umumnya. Lebih terlihat seperti bentuk alien yang selama ini kita kenal. Ada juga peninggalan Mesir kuno lain yang menunjukkan soal keberadaan alien nih. Coba kalian ketik aja di Google ya, Abidos Hero Glips ya. Di situ kalian bakal bisa melihat dengan jelas ada gambar seperti helikopter dan pesawat. Pertanyaannya, gimana bisa di zaman Mesir kuno mereka bisa menggambar bentuk tersebut yang padahal helikopter dan juga pesawat baru diciptakan di zaman modern? Nah, ternyata geng Amerika di saat ini sedang ingin membuat sesuatu yang seperti Iron Dome di zaman modern. Nah, jadi apa ya? Berarti kan itu bukan pesawat yang seperti yang kita kenal yang mana artinya orang di zaman itu sudah melihat pesawat versi lain dan dipercaya itu adalah ya bangsa alien. Terus geng di sisi lain ternyata ya Amerika saat ini sedang ingin membuat sesuatu yang mirip seperti iron Dome milik Isriwel yang mereka namakan sebagai Golden Dom. Cuma geng beda dengan iron Dom. Golden Dom ini cakupannya tidak cuma satu negara aja melainkan seluruh bumi. Rencana tersebut menunjukkan jika sepertinya Amerika merasa takut dengan adanya ancaman dari luar angkasa. Nah, tapi dari siapa nih? Nah, kita enggak pernah tahu karena tidak ada jawaban yang lebih masuk akal selain serangan dari alien. Nah, Amerika ini kan negara yang paling percaya dengan hal itu. Dan apakah ini termasuk dengan mencegah serangan dari Komet 3I Atlas tadi atau ada hal lain? Coba deh menurut kalian tuh gimana? Nah, itu dia geng pembahasan kita kali ini mengenai kedatangan Kometri I atlas di bumi kita beberapa waktu lalu. Gimana menurut tanggapan kalian setelah gua jelaskan tentang peristiwa ini? Apa kalian percaya jika objek tersebut beneran komet atau ternyata itu adalah sebuah pesawat milik alien? Coba tinggalkan komentar di bawah.