Transcript
8DOkEWFsE80 • FAKTA LEDAKAN BOM SMA 72 JAKARTA ! PELAKU SERING DI B*LLY DAN SUKA NONTON VIDEO TER*RIST DI INTERNET
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1591_8DOkEWFsE80.txt
Kind: captions
Language: id
Geng, baru-baru ini warga Jakarta
dihebohkan dengan sebuah kasus bom. Nah,
kasus seperti ini sebenarnya udah lama
banget enggak pernah kita rasakan lagi.
Jarang sekali terdengar ya. Tapi
tiba-tiba muncul pola yang sama. pola
yang dulu-dulu sering terjadi yaitu ya
kasus orang-orang atau remaja-remaja
yang terobsesi dengan sesuatu yang
ekstrem. Mungkin kalau kalian udah baca
dari judul dan thumbnail-nya kalian udah
paham ya arah pembahasan ini ke mana. Ya
ini adalah soal ledakan di SMAN 72
Kelapa Gading. Peristiwa yang sempat
membuat panik satu sekolah bahkan satu
komplek di sekitarnya.
ikan tak terhindarkan usai terjadi di
SMAN 72 Jakarta yang berada di kompleks
Tenia El Kodamar di Kelapa Gading,
Jakarta Utara.
Azan salat Jumat baru saja usai saat
tiba-tiba terdengar dari tengah saf
jemaah salat di dalam Masjid SMA Negeri
72 Jakarta.
Ledakan ini terjadi di tengah jam
pelajaran dan suaranya terdengar sampai
ratusan meter. Banyak orang yang awalnya
mengira ini adalah suara petasan atau
tabung gas yang meledak dari kantin.
Tapi ternyata setelah dicek sumbernya
bukan itu. Kaca pecah, plafon runtuh,
dan suasana langsung keos. Beberapa
siswa dan guru yang lain itu dilaporkan
menjadi korban luka-luka karena serpihan
kaca yang meledak. Setelah kejadian ini
viral di media sosial, banyak yang
mempertanyakan kenapa bisa ada ledakan
di sekolah? Apakah di laboratorium itu
ada benda yang mudah meledak yang memicu
ledakan yang mengerikan itu? Apakah ini
murni kecelakaan atau justru ada unsur
kelalaian atau kesengajaan? Nah, lalu
geng setelah dicek kejadian ini ternyata
justru bersumber dari seorang pelaku
yang merupakan ya siswa di sekolah
tersebut yang mana kisah hidupnya cukup
memilukan. dan membuat dia akhirnya ee
terdorong untuk melakukan hal mengerikan
ini. Nah, apa yang sebenarnya dia
lakukan? Apa yang mempengaruhi dia? Gua
berikan sedikit clue nih, Geng. Jadi,
dia ini adalah salah seorang anak yang
awalnya eh dianggap korban bully. Terus
dia punya kebiasaan suka nonton video
Gor. Video Gor itu adalah video-video
yang mengerikan, video-video yang
ekstrem ya, yang mana pada akhirnya itu
mempengaruhi psikisnya dia, mentalnya
dia, dan dia terdorong untuk melakukan
hal seperti apa yang dia tonton. Nah,
ini bisa menjadi pelajaran yang sangat
berharga untuk kita semua agar lebih
berhati-hati memilih tontonan. Dan juga
kalau isu pembulian ini benar, berarti
kalian juga harus berhati-hati dengan
sikap kalian terhadap orang lain. Jangan
suka membully karena nanti efeknya bakal
jadi bumerang untuk kalian juga. Oke.
Nah, untuk membahas kronologi ini secara
lengkap, langsung aja kita bahas nih.
Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry
[musik]
Gengjeng. Oke, untuk pembahasan pertama
kita masuk ke dalam kronologi kejadian
ledakan di SMAN72 Kelapa Gading ini.
Jadi, geng, kejadiannya itu sekitar
beberapa hari yang lalu, ya. Jakarta
tiba-tiba dihebohkan dengan sebuah
kejadian yang membuat orang-orang tidak
percaya dengan kejadian ini. Sebuah
ledakan besar terjadi di SMAN 72 Kelapa
Gading, Jakarta Utara. Terjadi pada hari
Jumat tanggal 7 November 2025. sekitar
jam 1209.
Nah, untuk kalian yang belum tahu,
sekolah ini tuh terletak di Jalan
Prihatin Nomor 87, Kelapa Gading dan
selama ini dikenal sebagai salah satu
sekolah favorit di wilayah Jakarta
Utara. Dan siang itu suasana tiba-tiba
menjadi panik dan mencekam. Tiba-tiba
secara mendadak ada suara ledakan keras
terdengar sampai radius beberapa ratus
meter dari sekolah. Banyak warga sekitar
yang langsung keluar rumah untuk
memeriksa hal tersebut. Dan ternyata
sumber suara itu datang dari sebuah
masjid di dalam sekolah.
Eh, gue deg-degan tadi bunyinya gede
banget itu tuh tuh. Sumpah. Eh, gbetnya
jangan gua itu kenapa itu? Engak tahu.
Kejadian ini langsung membuat geger
dunia maya. Video dan foto ledakan
beredar luas di media sosial cuma
beberapa menit setelah kejadian. Banyak
yang mengira awalnya ya kalau itu adalah
constating listrik biasa. Nah, tapi
ternyata dampaknya jauh lebih parah
daripada dugaan orang-orang. Jadi kayak
gak mungkin banget itu karena listrik
doang. Nah, saksi mata mengatakan
ledakan pertama terdengar ketika khotbah
salat Jumat sedang berlangsung. Nah,
jemaah yang sedang khusyuk mendengarkan
ceramah itu tiba-tiba kaget ketika
secara mendadak muncul suara keras yang
membuat atap masjid jadi sampai
bergetar. Beberapa bagian plafon juga
jatuh dan sebagian jemaah langsung
berlarian keluar untuk menyelamatkan
diri. Tapi belum sempat suasana tenang,
ledakan kedua tiba-tiba muncul lagi dari
arah belakang sekolah, tepatnya di dekat
aula utama. Dua ladakan itu terjadi di
dalam waktu yang berdekatan dan
getarannya bahkan sampai terasa di
beberapa rumah warga sekitar. Asap tebal
pun langsung membumbung tinggi di udara,
Geng. Di saat itu ada yang menduga
ledakan pertama berasal dari sound
system yang digunakan saat khotbah
berlangsung. Nah, dikiranya sound system
itu meledak. Beberapa kabel dan komponen
speaker itu ditemukan di dalam kondisi
yang hangus dan ada tanda-tanda corsel
sling listrik di dekat area mimbar. Nah,
tapi yang bikin aneh, kekuatan
ledakannya terlalu besar kalau cuma
disebabkan oleh constleting listrik
biasa. Beberapa saksi bilang mereka
sempat lihat ada percekan api kecil dari
atas mimbar sebelum ledakan pertama
terjadi. Tapi setelah itu semuanya jadi
gelap dan penuh asap tebal. Nah, di saat
itu Kapolda Metro Jaya yaitu Irjen Asep
Edi Suheri juga membenarkan hal
tersebut. Beliau bilang ledakan pertama
terjadi setelah khotbah salat Jumat
selesai saat jemaah hendak bersiap
salat. Dan ledakan kedua terjadi
beberapa menit kemudian di pintu
belakang sekolah. Dan dari keterangan
itulah dugaan sementara memang mengarah
ke peralatan elektronik di masjid. Tapi
polisi enggak mau ambil kesimpulan
terburu-buru di saat itu karena di
lapangan ditemukan hal yang agak
mencurigakan. Beberapa jam setelah
kejadian di saat itu tim forensik dan
Gegana. Nah, Gegana ini ee dari pihak
kepolisian. Mereka ini adalah kelompok
yang biasanya menjinakkan bahan peledak.
Nah, Gegana di saat itu turun langsung
ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,
Geng. Dan di sekitar titik ledakan
kedua, polisi menemukan benda yang mirip
dengan air shoftgun yang tergeletak di
dekat dua orang korban. Nih, kalian bisa
lihat ya, air softgunnya. Benda itu
langsung disita untuk diselidiki lebih
lanjut karena belum jelas apakah itu ada
kaitannya dengan ledakan tersebut di
hari itu atau cuma kebetulan aja ada di
lokasi. Tapi agak aneh ya, ada air
shoftgun di lingkungan sekolah, di
lingkungan masjid, di lingkungan lab
gitu. Itu agak aneh gitu. Nah, tapi yang
jelas keberadaan benda itu membuat
banyak orang tambah penasaran dan
curiga. Muncul berbagai spekulasi baru
di media sosial.
Terus, Geng, ledakan ini sayangnya tidak
cuma membuat panik, tapi juga
menimbulkan banyak korban. Berdasarkan
data terbaru dari Gubernur DKI Jakarta,
Pak Pramono Anung, jumlah korban dalam
kasus ini itu mencapai 55 orang dan dari
jumlah itu, tiga orang itu sampai luka
berat dan 17 orang luka ringan. Sisanya
mengalami luka bakar, luka akibat
serpihan, dan beberapa siswa dilaporkan
mengalami trauma berat karena kejadian
ini terjadi di tengah-tengah mereka
beribadah. Nah, sebagian besar korban
adalah siswa yang sedang ada di sekitar
masjid ketika salat Jumat berlangsung.
Beberapa saksi mata bilang waktu ledakan
pertama terdengar, jemaah yang ada di
dalam masjid langsung terpental. Bukan
berlari ya, terpental karena tekanan
udara. Kaca jendela sampai pecah dan
plafon bagian depan runtuh semua. Di
area belakang sekolah kondisinya
benar-benar parah. Pintu aula sampai
rusak berat dan serpihan kaca berserakan
di mana-mana. Polisi yang datang ke
lokasi langsung mengevakuasi korban ke
dua rumah sakit berbeda, tapi jaraknya
dekat. Ada Rumah Sakit Islam Jakarta
Cempaka Putih dan Rumah Sakit Yarsi. Di
dua tempat itu juga akhirnya didirikan
sebuah posco darurat untuk membantu
keluarga korban yang datang untuk
mencari informasi. Pak Gubernur Pramono
sendiri sempat datang langsung ke
sekolah tersebut beberapa jam setelah
kejadian. Tapi beliau tidak banyak
ngomong ke media karena beliau fokus
dengan permasalahan ini aja. Dan
kabarnya beliau cuma mau langsung ke
rumah sakit untuk lihat kondisi korban.
Nah, banyak juga warga sekitar yang ikut
membantu evakuasi terutama ketika awal
kejadian yang mana sebelum ambulans
datang. Mereka semua membantu untuk
mengangkat korban yang luka dan
memberikan air serta bahkan membantu
mengatur lalu lintas di depan sekolah
yang sempat macat total gara-gara
kejadian ini. Dan setelah situasi mulai
terkendali, penyelidikan langsung
dilanjutkan oleh pihak Polda Metro Jaya.
Di saat itu tim forensik dari kepolisian
memeriksa setiap sudut lokasi mulai dari
masjid, aula belakang sampai area tempat
ditemukannya benda mirip dengan air
softgun tadi.
Terus, Geng, beberapa sipihan logam dan
sisa alat elektronik itu dibawa ke
laboratorium untuk kemudian diperiksa.
Nah, apa yang sebenarnya terjadi?
Mengapa bisa ada ledakan di sebuah
sekolah? Apakah ini merupakan aksi teror
atau ada hal lain? Nah, sekarang kita
bakal masuk nih, Geng, ke dalam
pembahasan mengenai langkah penanganan
pasca insiden ledakan terjadi.
Jadi, setelah kejadian ledakan di SMAN
72 Kelapa Gading ini bikin heboh jagat
maya, akhirnya polisi dan tim gabungan
langsung bergerak cepat untuk
mengamankan lokasi. Tidak butuh waktu
lama aparat dari TNI Polri itu sampai
tim gegana gitu ya langsung datang ke
sekolah untuk menyisir area sekitar
ledakan dan situasi di sana langsung
diserilkan total. Warga sama sekali
tidak diperbolehkan masuk ke area
sekolah dan semua akses jalan ke arah
SMAN72 itu juga ditutup rapat biar tidak
ada orang yang sembarangan keluar masuk
dan mengganggu proses penyelidikan.
Polisi memasang garis kuning di sekitar
lokasi dan radius 80 m dari titik
ledakan dinyatakan harus steril. Nah,
jadi cuma petugas doang yang boleh ada
di lokasi itu, Geng. Karena kan ini
berhubungan dengan ya bahan peledak,
benda yang bisa meledak, dan merenggut
nyawa. Jadi, harus hati-hati banget.
Terus di saat itu, Geng, tim penjinak
Boom alias Gbom dari Brimop juga
langsung turun tangan. Mereka datang
menggunakan perlengkapan lengkap, baju
pelindung, helm khusus, dan alat deteksi
bahan peledak. Mereka menyisir setiap
sudut sekolah mulai dari musala tempat
ledakan pertama sampai ke pintu belakang
sekolah yang menjadi lokasi ledakan
kedua. tidak ada yang luput. Bahkan
tempat pembuangan sampah di area kantin
juga diperiksa dengan detail. Nah, dari
hasil penyisiran awal mereka menemukan
beberapa benda yang mencurigakan tuh di
sana. Termasuk adanya senjata air
softgun tadi dan adanya sabuk yang
katanya ya itu berisi bahan peledak.
Nah, tapi tentu aja semua masih harus
diperiksa lebih dalam oleh tim forensik.
Dan selain itu ada sebanyak dua unit
mobil pemadam kebakaran serta 10 petugas
suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan
Penyelamatan DKI Jakarta atau Gulkarmat
Jakarta yang dikerahkan ke lokasi
ledakan. Sebab ledakan tersebut ya
diketahui juga menimbulkan kebakaran
hebat. Sementara itu, Geng, suasana di
sekitar sekolah sempat tegang banget.
Warga banyak yang ngumpul di depan pagar
sekolah. Mereka penasaran dengan apa
yang sebenarnya terjadi, tapi polisi
tetap menjaga ketat di sana. Pihak
kepolisian meminta warga untuk tidak
menyebarkan kabar yang belum jelas.
Bahkan wakil menteri koordinator Bidang
Politik, Hukum dan Keamanan atau Wamenko
Polkam yang bernama Lodewich Fedrich
Paulus ya, dia juga langsung datang ke
lokasi untuk memantau situasi tersebut.
Pak Lode Wix ini bilang kalau senjata
yang viral di media sosial itu ternyata
cuma senjata mainan bukan asli. Jadi
bukan senjata api seperti banyak yang
orang kira. Nah, dia juga mempertegaskan
ya kalau insiden ini belum tentu terkait
terorisme meskipun ada Densus 88 yang
ikut turun tangan ke sana untuk ee
mendalami kasus ini. Dan menurut dia,
masyarakat jangan terlalu buru-buru
ngecap ini adalah aksi teror. Ya. Nah,
di awalnya gitu tuh sebelum ketahuan
siapa pelakunya. Dan beruntungnya kata
beliau, di saat itu belum ada yang
sampai meninggal dunia dan yang
luka-luka juga sudah dibawa ke Rumah
Sakit Islam Cempaka Putih dan Rumah
Sakit Yarsi. Nah, di dua rumah sakit itu
Polda Metro Jaya langsung membuat posco
bantuan untuk para korban dan keluarga.
Setelah lokasi dipastikan aman nih dari
bahan peledak setelah disisir oleh tim
ya. Nah, tim penyidik mulai fokus ke
satu temuan mencurigakan yaitu ada
seorang pria yang ditemukan tergeletak
tidak sadarkan diri di belakang kantin
sekolah. Di dekat tubuhnya ada senjata
airsoftgun tersebut dan adanya sabuk
yang berisi bahan peledak dan beberapa
benda lain yang juga belum bisa
diidentifikasi. Nah, pria ini langsung
dibawa ke rumah sakit dan sekarang
sedang dalam penanganan medis sekaligus
pemeriksaan polisi, Geng. Nah, data
semen khusus anti teror atau Densus 88
Polri itu sedang menyelidiki dugaan
terorisme dalam ledakan ini. Indikasi
adanya terorisme ini masih akan terus
didalami oleh Densus 88. Dan karena
insiden ini terjadi di sekolah,
Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah itu menyiapkan layanan
pendampingan psikologis bagi siswa,
guru, dan warga SMA 72 Jakarta Utara.
yang terdampak atas ledakan ini. Dan
upaya ini dilakukan ya agar kondisi
mental mereka tetap terjaga. Dan Kemend
Dickdas Dustment itu menegaskan komitmen
mereka untuk menjaga keamanan dan
keselamatan lingkungan sekolah serta
memberikan dukungan penuh dalam proses
pemulihan pasca kejadian ini. Nah, ini
benar-benar kejadian yang mengerikan
banget, Geng. Kalau kita baca beritanya
atau lihat cuplikan videonya pasnya
kejadian ya itu merinding. Meskipun pada
awalnya diduga bahwa ini adalah aksi
terorisme karena memang kelompok teroris
selalu menakut-takuti dengan menggunakan
bom atau bahan peledak. Nah, ternyata
ada dugaan lain nih kalau ini bukanlah
dilakukan oleh teroris. Siapa yang
bertanggung jawab atas kejadian ini?
Siapa pelakunya? Nah, sekarang kita
bahas pelaku peledakan bom di SMA 72
Jakarta.
Dari keterangan beberapa saksi termasuk
penjaga kantin yang bernama Pak Maman,
kabarnya ternyata terduga pelaku adalah
salah satu siswa sekolah tersebut.
Pendiam. Pendiam. Kalau pesan kalau
pesan makanan serius banget misalnya
enggak enggak banyak enggak banyak itu.
Cuma, Pak pesan mie ayam. Ada juga
pengakuan dari siswa lain yang bernama
Sena yang mengatakan kalau pelaku ini
diduga punya masalah pribadi dan sering
menjadi korban bully di sekolah. Wah,
lagi-lagi nih bully ya yang menjadi
titik awal dari kejadian mengerikan ini.
Nah, kabarnya di awal ya banyak yang
mencurigai motif dari kejadian ini
adalah rasa sakit hati dan dendam dari
si pelaku. Dan enggak cuma Sena, banyak
saksi lain yang menyebutkan pelaku ini
adalah anak yang pendiam dan sering
dibully oleh teman-teman dan selalu
menjadi target lah oleh teman-temannya
yang lain. Nah, kesaksian lainnya ini
datang dari siswa kelas 11 atau kelas 2
SMA yang berinisial ZA. Dia ini yang
ceritain nih kalau si pelaku ini memang
dikenal tidak banyak bicara dan sering
sekali mendapatkan bulian. Menurutnya
ya, pelaku ini sering menggambar senjata
dan suka menonton video gor yaitu video
kekerasan. Dan terus ada juga siswa lain
yang berinisial I yang menyebutkan hal
yang sama. Namun ini sendiri sebenarnya
gak kenal dekat dengan si pelaku. Tapi
dia tahu kalau si pelaku ini memang
dikenal sebagai anak yang penyendiri,
gak punya teman, atau jarang bergaul
karena dia sering dijauhi dan memang
dikenal nih orang tuh aneh gitu. Suka
nonton video yang ee apa ya? yang
seharusnya tidak boleh ditonton lah
untuk anak-anak seumuran dia. Polisi
juga menduga nih pelaku ini juga sempat
ingin menghabisi dirinya sendiri karena
di dekat tubuhnya ditemukan ada alat
peledak yang belum sempat diaktifkan
sepenuhnya. Dan yang membuat gegernya
lagi, senjata air shoftgun yang
ditemukan di dekat tubuh pelaku itu
ternyata ada banyak coretan dan tulisan
aneh. Di bagian larasnya tertulis 14
words for Agarta. Nah, di bagian
badannya juga terdapat tulisan Brenton
Teren. Welcome to Hell. Brenton Teren
sendiri adalah pelaku penembakan di
Chris Church, Selandia Baru pada tanggal
15 Maret 2019. Nah, dia ini melakukan
dua penembakan massal berturut-turut di
Masjid Al-Nur dan kemudian di Linwood
Islamic Center. Di dalam peristiwa
tersebut, total korbannya itu mencapai
51 orang yang tewas dan 89-nya
luka-luka. Nah, kenapa ada tulisan nama
tersebut? di senjata milik si pelaku
peledakan di SMA 72 ini. Ini kan aneh
banget. Apakah dia terinspirasi dari
para pelaku tersebut? Terinspirasi dari
kejadian-kejadian mengerikan tersebut.
Nah, tulisan inilah yang membuat banyak
pihak menduga ya kalau pelaku ini
mungkin memang terinspirasi dari sana.
Tapi polisi masih sangat berhati-hati
banget buat ngomongin hal ini. Karena
ini kan masih termasuk e konspirasi atau
dengan kata lain ini adalah rumor. Nah,
tapi rumor yang benar-benar kebetulan
banget enggak sih, Geng? Enggak
mungkinlah enggak ada hubungannya. Kalau
enggak ada hubungannya, ngapain dia
nulis hal itu di senjata senjata
airsoftgun tadi? Nah, polisi sampai
sekarang belum mau menyimpulkan tanpa
bukti yang jelas. Terus, Geng, selain
nama Brenton tadi, ada lagi nama pelaku
penembakan lainnya. Pelaku penembakan di
masjid, ya. yang tertulis di senapan
mainan tersebut yaitu bernama Luca
Traini. Nah, Luca Traini ini adalah
pelaku penembakan di kota Macerata Marse
di Italia pada tanggal 3 Februari tahun
2018. Dan Luca juga menembak enam orang
imigran asal Afrika sembari mengendarai
Alfa Romeo 147.
Yaitu jenis mobil. More details have
emerged of the man arrested in Italy
after the drive by of African immigrants
in the small city of Matchurata. Six
people were injured in the attacks
before the man was captured. Onl said
28year-old Luca Traini made a fascist
salute before being apprehended.
Nah, selain itu dia juga menargetkan
markas besar Partai Demokrat Italia yang
berkuasa di negara tersebut. Nah,
setelah serangan yang dilakukan oleh
Luca Traini tersebut, ya, si Luka ini
mengenakan bendera Italia di bahunya dan
mengangkat tangannya untuk memberi
hormat yang biasanya dilakukan oleh
orang-orang yang memiliki ideologi
fasis. Nah, itu nama juga ada tuh di
senjata mainannya si pelaku peladakan
SMA 72 ini. Nah, terus geng ada nama
pelaku penembakan masjid lainnya yang
bernama Alexandre Bisonet. Dia ini
melakukan penembakan di Masjid Pusat
Kebudayaan Islam di kota Kanada pada
tanggal 29 Januari 2017. Kalau gak salah
sih gua udah pernah ngebahas nih tentang
kasus di Kuek ini ya. Nah, si Alexandre
ini melepaskan tembakan selama sekitar 2
menit setelah salat magrib. Insiden
tersebut menyebabkan ada enam orang
meninggal dunia dan lima lainnya
mengalami luka parah. fled the scene,
but later called 911 to say he wanted to
cooperate with police and was arrested
soon afterwards. Police initially
arrested two suspects, but it would soon
become clear the soul suspect was
Alexandre Bisonet.
Nah, jadi dari sini gimana, Geng?
Sebelum kita teruskan nih ya fakta-fakta
lainnya, menurut kalian, menurut
analisis kalian lah, kalian bebas
beropini di kolom komentar.
Apakah pelaku di SMA 72 Jakarta tepatnya
di Kelapa Gading ini benar-benar
terinspirasi dari pelaku-pelaku lain?
Kalau benar berarti kan mengerikan
banget ya ideologi yang dia ambil,
mungkin buku yang dia baca atau film
yang dia tonton atau video yang dia
tonton gitu. Nah, ini balik lagi
akhirnya ya beberapa orang yang harus
kita salahkan adalah orang tua pelaku.
Kalau sampai si pelaku ternyata meniru
ya pelaku-pelaku sebelumnya yang datang
dari belahan negara lain tadi yang gua
sempat sebutkan. Karena kenapa orang
tuanya harus disalahkan? Ya, orang
tuanya lepas kontrol, lalai dalam
mendidik anaknya, tidak pernah mencari
tahu apa yang dialami oleh anaknya.
Anaknya dibully kah, anaknya menonton
video yang enggak-enggak kah. Nah, ini
adalah kelalaian dari orang tua salah
satunya, Geng. Terus, Geng. Ya,
diketahui nih kalau pelaku peledakan di
SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta ini juga
terlihat berbeda dengan siswa-siswa lain
yang seumuran dia. Karena selayaknya
siswa pada umumnya seharusnya jika
mereka berada di lingkungan sekolah dan
di hari sekolah hari Senin sampai Jumat,
ya mereka wajib mengenakan seragam.
Kecuali jika kegiatan belajar mengajar
sudah berakhir, ya bebaslah mau pakai
baju pulang, baju santai. Nah, namun si
pelaku ini mengenakan pakaian yang aneh.
Dia menggunakan sepatu boot, celana
hitam, kaos tanpa lengan berwarna putih
dengan tulisan natural selection. Dan
pelaku ini terkapar pasca ledakan
terjadi. Ya, ditemukan dia terkapar
pasca ledakan itu. Dan ketika ditemukan
di dekat dia itu ada senjata mainan
tadi, Geng. Nah, orang-orang tuh bingung
nih orang apa ya? Lagi main film
action-actionan. kayak orang lagi
karnaval gitu apa mungkin dia lagi
cosplay. Tapi kalau lagi cosplay
berlebihan banget sampai meledakkan
dengan ledakan asli gitu kan dengan
ledakan benar-benar bom yang mungkin itu
adalah rakitan. Selain itu ada sebuah
remote kecil geng di dekat si pelaku
yang diduga itulah yang merupakan pemicu
ya remote untuk mengaktifkan ledakan.
Dan kemudian ada keterangan juga yang
menyebutkan jika sumber dari ledakan itu
berasal dari sebuah kaleng minuman yang
dimodifikasi dengan sumbu yang bisa
berubah menjadi bom. Banyak yang menduga
pelaku ini bisa membuat bom dari kaleng
ya, disebabkan karena memang dia suka
menonton video kekerasan dan dia meniru
tutorialnya dari sana. Akan dengan
sangat mudah buat dia mengakses dan
mencari tahu bagaimana cara untuk
merakit bom dengan alat-alat yang
sederhana yang gampang ditemukan di
Indonesia ini. Ya kan? di negara kita
tuh semua sumber bahan tuh gampang
banget sebenarnya, Geng. Ya, ee
bahan-bahan yang bisa memicu ledakan.
Gampanglah dapatnya kalau di negara
kita, ya. Negara kita negara produsen,
ya kan? Terus, Geng, di antara para
korban yang terluka di dalam ledakan
tersebut, nah si pelaku ini menjadi
salah satunya dan untuk itu dia pun
sudah dibawa ke rumah sakit demi
menjalani perawatan. Dan sampai saat
sekarang ini polisi masih mendalami
hubungan antara pelaku, senjata air
shoftgun yang ada di sana, dan
kemungkinan bahan peledak yang dia
pakai. Nah, itu ditelusuri oleh tim
polisi. Di saat itu, tim forensik juga
sudah mengambil sampel dari lokasi untuk
dites di laboratorium dan polisi juga
menyelidiki sumber bahan peledak yang
dipakai oleh pelaku. Apakah ini dirakit
sendiri atau dia beli dari tempat lain.
Sementara itu, semua barang bukti sudah
diamankan dan dibawa ke Polda Metro Jaya
untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah
dari aparat sejauh ini bisa dikatakan
cepat banget, Geng. Mereka benar-benar
tidak mau kecolongan dan setiap temuan
langsung diperiksa dan diverifikasi.
Tapi di sisi lain, banyak juga warga dan
netizen yang mulai berspekulasi soal
motif dan latar belakang dari pelaku.
Ada yang mengatakan ini adalah bentuk
tekanan mental. Ada juga yang menduga
karena pengaruh dari media sosial dan
meniru game online. Nah, kita kan pernah
membahas juga ya, ada beberapa kejadian
di muka bumi ini karena orang-orang itu
terlalu banyak main game ya. Contohnya
kayak e GTA San Andreas. Orang-orang
pengen niru apa yang terjadi di dalam
game itu ketika diaplikasikan atau
diterapkan di dalam kehidupan nyata ya
enggak mungkinlah. Nah, bisa jadi si
pelaku ini melakukan hal yang sama. Nah,
tapi semua ini masih asumsi. Belum ada
yang bisa dipastikan sebelum hasil
penyelidikan keluar. Nah, sekarang
suasana di SMA 72 sendiri masih dijaga
ketat. Semua aktivitas sekolah sementara
dihentikan terlebih dahulu sampai
penyelidikan selesai. Polisi juga pasang
tenda di sekitar halaman untuk posco
pemeriksaan. Beberapa orang tua siswa
terlihat datang ke sekolah untuk mencari
tahu kabar anak mereka dan pihak sekolah
sedang berusaha menenangkan para murid
yang trauma. Nah, jadi kalau disimpulkan
ya, Geng, langkah dari polisi sejauh ini
fokus di tiga hal utama. Pertama,
mengamankan lokasi agar tidak ada
ledakan susulan. Kedua, mengumpulkan
semua bukti fisik untuk identifikasi
penyebab ledakan. dan ketiga mengungkap
siapa dan apa motif di balik insiden
ini. Dan dari perkembangan terakhir
mereka sudah punya arah kuat soal siapa
pelakunya. Tapi apakah ini murni kasus
personal atau ada unsur lain di baliknya
masih menjadi tanda tanya besar yang
bakal terjawab setelah hasil
penyelidikan lengkap keluar nanti, Geng.
Nah, karena di balik semua garis polisi
dan berita heboh di media sosial, masih
ada banyak siswa dan guru yang harus
berjuang untuk pulih dari luka-luka
serta trauma akibat insiden yang enggak
biasa ini.
Terus, Geng, Pak Pramono Anung selaku
Gubernur Jakarta memastikan Pemprov DKI
Jakarta akan menanggung seluruh biaya
perawatan para korban ledakan yang
terjadi di SMA 72 Jakarta. Beliau
menegaskan jika kebijakan ini berlaku
bagi seluruh korban geng baik yang
dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka
Putih dan Rumah Sakit Yarsi. Dan di mana
pun tempat korban dirawat, setelah
ledakan terjadilah pokoknya pemerintah
membantu. Beliau juga menjelaskan
mengenai kondisi terakhir para korban
yang dirawat di Rumah Sakit Islam
Cempaka Putih. Pak Pramono mengaku
sempat berbincang dengan beberapa korban
yang ada di sana. Seluruhnya di dalam
kondisi sadar dan ada satu korban yang
harus sampai di operasi. Meskipun berada
di dalam kondisi sadar, mungkin secara
mental mereka mengalami trauma. Jangan
sampai apa yang terjadi pada mereka
menyebabkan mereka jadi takut untuk
bersekolah gitu kan. Nah, untuk itu
pendampingan juga bakal dilakukan untuk
memulihkan mental mereka agar bisa
kembali seperti sediakala. Nah,
selanjutnya nih, Geng. Kapolri yaitu
Jenderal Listio Sigit Prabowo itu
menyebutkan kalau polisi sudah
mengidentifikasi dugaan latar belakang
terduga pelaku ini. Namun kondisi dari
pelaku karena ikut terluka di dalam
kejadian tersebut masih di dalam
perawatan.
Ee yang jelas
untuk terduga pelaku kondisinya semakin
membaik ya dan mudah-mudahan itu juga
akan mempermudah kita nanti pada
waktunya apabila kita butuhkan.
Nah, sampai saat sekarang ini kan karena
pelaku ini masih dianggap apa ya di
bawah umur lah gitu ya, masih pelajar
gitu. Jadi identitasnya belum
di-publish. Mungkin setelah video gua
tayang ya, tiba-tiba udah di-publish
namanya ya. Mungkin kalian boleh koreksi
di kolom komentar dan berbagi informasi
tambahan. Tapi sejauh gua syuting ini
belum ada nama dari pelaku ya umur
jelasnya ya, latar belakang keluarganya
belum ada. Dan kabarnya ya secepatnya
polisi bakal menyampaikan
informasi-informasi yang sudah diperoleh
dan menjelaskan mengapa aksi ini bisa
terjadi. Dan Pak Listio Sigit Prabowo
juga mengatakan tim kepolisian dari
Polda Mitro Jaya terus bekerja untuk
mengungkap motif di balik peristiwa ini.
Dan beliau menghimbau agar masyarakat
tidak berspekulasi sebelum hasil
penyelidikan resmi diumumkan. Hasil
penyelidikan dari insiden ledakan ini
bakal disampaikan setelah Pak Listio
kembali ke Jakarta. Terus beberapa waktu
kemarin gua sempat menemukan informasi
terbaru nih, Geng. Katanya polisi sudah
melakukan penggeledahan di rumah
tersangka. Ah, rumah tersangka ini
beralamatkan di Cilincing, Jakarta
Utara. Dan penggeledahan ini dilakukan
sejak Jumat sore hingga malam hari.
Kurang lebih polisi melakukan
penggeledahan selama 7 jam dan polisi
menyita adanya serbuk yang diduga
sebagai bahan peledak serta dus
bergambar pistol. Menurut keterangan
dari sepupu pelaku ya, orang tua dari
pelaku ini sudah bercerai sejak 2 tahun
lalu. Nah, jadi bisa dikatakan dia anak
Broken home. Ibunya itu saat ini berada
di Taiwan karena bekerja sebagai TKW.
Sementara ayahnya bekerja di usaha
catering. Dan rumah yang ditempati oleh
si pelaku ini merupakan milik bos sang
ayah yang dijadikan mes gratis sebagai
karyawan. Nah, si pelaku tersebut
bersama dengan ayahnya tinggal di salah
satu kamar yang ada di mes itu. Nah,
jadi dia tuh ternyata tinggal sama orang
tua ya, single parent ayahnya doang. Dan
tidak cuma polisi yang terus melakukan
pendalaman ya, netizen juga ikut mencari
tahu apa alasan dari pelaku melakukan
peledakan di sekolah. Ada salah seorang
netizen yang ada di X yang bernama Rizky
Salminen. Dia ini e mendapatkan sebuah
akun TikTok yang diduga milik dari
pelaku. Nah, pelaku ini memposting
sebuah foto seperti ini, Geng. Nih
kalian lihat ujung jari telunjuk dan ibu
jari membentuk lingkaran sementara tiga
jari lain tegak. Jadi seperti gestur
untuk mengungkapkan oke gitu ya kayak
gini. Oke. Menurut Rizki terduga pelaku
ini memposting konten yang
mengindikasikan keterkaitan dengan
ideologi newazi beberapa jam sebelum
aksi pengemboman. Aksi yang dia lakukan
ini sangat mirip dengan pelaku
penembakan di sekolah yang terjadi di
Madisine, Wisconsin, dan Nashville,
Tinesi tahun ini. Coba deh kalau kalian
enggak percaya cek aja yang mana ya
ketiga pelaku penembakan di daerah
tersebut juga merupakan anggota neonazi.
Nah, isyarat tangan atau apa ya
sebutannya tuh hand sign gitu ya, di
dalam konteks gerakan supremasi kulit
putih atau white supremessi sudah
diadopsi sebagai simbol kebencian
rasial. Natalie Samantha Rupnung pelaku
dari serangan di Ebundan Life Christian
School Medicine itu juga memposting foto
dengan simbol serupa dari dalam kamar
mandi. Begitu juga dengan Henderson
Solomon yang menggunakan gestur tersebut
sesaat sebelum menembak di kantin Antiok
High School, Nashville. Nah, netizen
mengkonfirmasi makna simbol ini
merupakan simbol dari white supremacy
memandang orang kulit putih di atas ras
lain di muka bumi ini. Yang bikin
netizen bingung juga pelaku ini bukan
white people ya kan? Dia adalah orang
Asia Tenggara. Ketika dia menganut eh
pemahaman White Supremessi itu berarti
sama aja dia menyetujui jika dia yang
bukan dari keturunan rus white people
tidak lebih baik bahkan eh menjadi
kelompok inferior atau terpinggirkan
gitu kan. Nah, jadi ini agak aneh,
kontradiktif, tapi mereka sudah fanatik
dengan apa yang mereka tonton dan mereka
baca. Nah, jadi sampai saat sekarang ini
ee masih belum ada informasi yang jelas
ya apa yang menyebabkan si pelaku
ledakan di SMA 72 tadi ya tertarik atau
terdorong untuk melakukan tindakan
mengerikan tersebut. Apa mungkin dia
hanya iseng atau mungkin memang sudah
terlalu fanatik ee dengan
ideologi-ideologi ekstrem tersebut.
terlalu banyak nonton video gor, video
mengerikan sampai akhirnya ingin mencoba
melakukan. Nah, atau justru memang ya
dia adalah bagian dari sindikat
tersebut. Kita enggak tahu ya perekrutan
anggota-anggota ekstremis kayak gini kan
kadang terselubung ya bisa dari dark
web, bisa dari forum-forum tertentu ya
kan yang mana ini sangat mudah diakses
sekarang di era digital kayak gini. Nah,
jadi itu dia geng rangkuman pembahasan
kita hari ini mengenai insiden ledakan
yang terjadi di SMA 72 Jakarta. Kelapa
Gading. Gimana, Geng, menurut kalian
dengan pembahasan ini? Coba tinggalkan
komentar di bawah.