Transcript
qheofkch8NA • KASUS GUS ELHAM C*UM DAN KOKOP PIPI GADIS KECIL SAAT ACARA DAKWAH KAJIAN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1596_qheofkch8NA.txt
Kind: captions
Language: id
Kamu boleh dicium sekali lagi enggak?
Dan ya si gadis kecil itu menjawab boleh
dengan polosnya. Selanjutnya Gus Elham
bertanya lagi.
Oke sebelum kita mulai pembahasan ini,
gua disclaimer terlebih dahulu.
Pembahasan ini tidak bermaksud untuk
menyudutkan siapapun, pihak manapun, dan
tidak juga melanggar aturan YouTube
dengan isi pembahasannya. Karena ini
murni adalah sebuah informasi yang gua
harap bisa menjadi edukasi untuk semua
kalangan masyarakat, semua umur yang
mendengarkan video ini. Karena ini cukup
penting ya, ini [musik] menyangkut soal
bagaimana sudut pandang orang-orang,
bagaimana ee sikap adab di dalam
ee lingkungan beragama gitu ya,
lingkungan bermasyarakat gitu. Karena
ini sudah cukup mengkhawatirkan. Bahkan
hal ini sudah menjadi perbincangan yang
cukup luas di negara kita ya. Jadi
kalian harus dengar dengan baik-baik
nih, dengan seksama. Jangan buru-buru
mengecam, jangan buru-buru head comment.
Nah, coba deh kalian udah pernah lihat
video ini belum sebelumnya? Coba [musik]
cek
kamu boleh dicium sekali lagi enggak?
Boleh, Pak.
Boleh. Tapi dicium Bos L senang enggak?
Senang toh.
Jadi, Geng, ini adalah dua dari beberapa
video yang sedang ramai beredar di media
sosial. Gua yakin di antara kalian yang
menonton video ini ya pasti setidaknya
udah melihat satu di antara video-video
tersebut yang mana isinya adalah seorang
pemuka agama yang akrab disapa dengan
nama Gus Elham yang ya melakukan sebuah
apa ya tindakan terhadap ya gadis-gadis
kecil pada saat sedang mengadakan kajian
dan karena video tersebutlah si Gus
Elham ini seketika menjadi sorotan
publik ada pihak yang mencoba membela
tindakannya Dia ada yang menganggap apa
yang dilakukan itu mungkin tanpa
memiliki niat buruk, tapi ada juga yang
mengecam. Ya memang karena hal tersebut
dianggap sebagai bentuk kasih sayang
mungkin ya atau sebuah kebiasaan di
dalam lingkungan di sana. Namun geng
banyak pihak yang justru mengecam keras
e adegan tersebut apa yang dilakukan
oleh dia karena dianggap tindakannya itu
tidak pantas dilakukan. Terlebih lagi
oleh seorang pemuka agama termasuk sudah
jadi public figure yang dikenal oleh
masyarakat. Kegeraman publik ini tidak
berhenti sampai di situ, Geng. Usai dia
mendapatkan kecaman, Gus Elham ini
sempat buka suara, namun tidak
menjelaskan konteks mengapa dia
melakukan tindakan itu kepada
gadis-gadis cilik tersebut. Nah, seperti
tidak memahami letak kesalahan yang dia
lakukan dan semacam e dianggap abai ini
oleh netizen terhadap dampak yang dia
lakukan, akhirnya netizen pun tidak
tinggal diam dan terus menyuarakan
perlakuan Gus Elham yang dianggap tidak
pantas itu dengan mengangkat isu ini di
berbagai platform media sosial sampai
ada yang membuat template yang memuat
foto dari Gus Elham yang sedang
melakukan tindakan tersebut kepada
gadis-gadis kecil perempuan yang
berbeda-beda. publik menjadi resah dan
takut kalau oknum-oknum yang lain juga
ikut melakukan hal yang sama dan ini
dianggap normal. Nah, makanya banyak
orang itu yang enggak suka dengan apa
yang dinormalisasikan oleh Gus Elham
ini. Dan untuk itu netizen menuntut agar
Gus Elham bisa diproses secara hukum. Di
dalam video ini, gua bakal merangkum nih
polemik yang sedang menyeret nama si Gus
Elham ini bagaimana penyelesaiannya. Dan
ingat ya, ini tanpa menyudutkan pihak
manapun karena penyampaian gua di sini
berdasarkan informasi yang beredar di
sosial media. Kalian bisa menemukan di
banyak sumber. Oke, langsung aja kita
bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome
back to Kamar Jerry [musik]
genggeng. Untuk pembahasan yang pertama,
kita langsung buka nih tentang kasus
viral yang dihadapi oleh Gus Elham
ketika dia melakukan praktik yang
dianggap tidak baik oleh banyak
masyarakat. Oke, kita bahas.
Jadi, Geng, beberapa hari ini sedang
sering berseleweran video-video dari Gus
Elham. Sebagai seorang tokoh agama,
biasanya video-videonya dia itu
menayangkan ketika dia bersama para
pengikutnya sedang memberikan ceramah
atau dakwah saat sedang kajian. Nah,
tapi lain nih kali ini dengan Gus Elham
ini. Video dia yang ramai bukan ketika
dia sedang memberikan ceramah kepada
jemaahnya, tetapi melainkan ketika dia
sedang mencium ya beberapa gadis kecil
ya. Kalau kalian cari tahu di media
sosial, Geng, ada berbagai yang
memperlihatkan dia mempraktikkan hal
itu. Ada yang sambil digendong, ada juga
yang gadis-gadis kecil itu duduk di
samping dia dan dia pun ya mencium
pipinya. Terus ada juga sebuah video
ketika seorang gadis kecil naik ke
panggung dan menghampiri Gus Elham dan
di saat itu Gus Elham menunjuk ke
pipinya mengisyaratkan agar si gadis
kecil mencium pipinya dia. Dan ya,
beneran dicium. yang membuat kelakuan
dari Gus Elham ini semakin e menjadikan
netizen geram, mendidih gitu ya. Karena
di antara semua kejadian itu, Gus Elham
ini tidak hanya mencium pipi aja,
melainkan sampai terlihat mengkokop pipi
dari gadis-gadis tersebut semacam nafsu
gitu menurut netizen. Belum lagi ada
foto dari Gus Elham yang sampai ya
menyentuh bagian bibir. Dan ada salah
satu di antara video-video tersebut di
mana Gus Elham bertanya ke salah satu
gadis kecil itu, "Kamu boleh dicium
sekali lagi enggak?" Dan ya si gadis
kecil itu menjawab, "Boleh dengan
polosnya." Nah, selanjutnya Gus Elham
bertanya lagi, [musik] "Tapi dicium Gus
L senang enggak?" Terus dijawab oleh si
e gadis kecil ini, "Senang toh wong
guse." Yah, gila.
Kamu boleh dicium sekali lagi enggak?
Boleh, Pak.
Boleh. Tapi dicium Gos L senang enggak?
Senang kok.
Inilah ee apa ya yang dianggap oleh
netizen tuh sangat miris banget, Geng.
Ya, wajar yang masih di bawah umur gini
kan enggak tahu mana benar mana yang
salah. Sebab dia merasa senang ya pasti.
Karena ketika dia melihat orang-orang di
lingkungannya juga sangat senang dan
menghormati si Gus Elham ini. Bahkan
orang tuanya yang membiarkan tindakan
tersebut. Dan ketika gadis-gadis kecil
ini menjawab ya dia senang dicium oleh
Gus Ilham. jemaah lain yang lebih dewasa
malah tertawa mendengar jawaban itu.
Nah, sebenarnya kan gua gak tahu ya,
apakah di daerah-daerah mungkin hal
kayak gini dianggap wajar, tapi di
kota-kota besar seperti Jakarta hal
seperti ini dianggap udah enggak wajar.
Nah, mungkin ya ada perbedaan cara
parenting orang-orang di daerah,
orang-orang di kampung dengan
orang-orang di kota kali ya. Gua enggak
bisa menyalahkan juga kalau di kota ya.
Seorang anak gadis mau dia seumur apapun
ya masih kecil kalau dicium oleh lawan
jenis mau dia udah dewasa masih kecil
itu pasti bakal diingatkan di apa ya
dikasih edukasi gitu oleh orang tuanya.
Kamu enggak boleh ya disentuh bagian
ininya enggak boleh diperlakukan seperti
itu. Kamu itu terhormat kamu itu
berharga pasti. Nah itu cara parenting
orang kota tuh. Karena kenapa? Dampaknya
nanti ke depan. Ketika anak itu besar,
dia tidak menormalisasikan apa yang dia
alami, apa yang dilakukan oleh lawan
jenis kepada dia. Dia enggak bisa
menormalisasikan itu. Nah, tapi di
daerah-daerah kita enggak tahu nih
apakah pemuka-pemuka agama seperti ini
melakukan tindakan-tindakan seperti itu
dianggap sebuah berkah, dianggap sebuah
kasih sayang, kita enggak tahu, ya. Nah,
jadi di dalam video tersebut kita bisa
melihat masyarakat di sana menganggap
apa yang dilakukan oleh Gus Elham kepada
gadis kecil tersebut semacam wajar. Nah,
tapi untuk kebanyakan orang menganggap
hal itu gak wajar. Di saat video-video
dari Gus Elham ini ramai di media
sosial, banyak yang mengecam kelakuannya
dia, Geng. Karena dianggap tidak pantas
sebagai seorang pemuka agama atau tokoh
agama, tidak patut dicontoh. Nah, jika
kita berkaca pada kasus Gu Miftah
bersama dengan Habib Zaidan yang sering
membuat bercandaan yang dinilai
merendahkan perempuan dan celutukan Gus
Miftah kepada seorang penjual es teh
yang sudah dianggap enggak pantas. Nah,
Gus Elham ini menurut sebagian pihak
dianggap lebih parah karena Gus Elham
dikatakan sudah melakukan aksi ya.
Sementara Gus Miftah dan Habib Zaidan
hanya sekedar ucapan mulut. Walaupun
kedua fenomena itu sama-sama tidak
diperbolehkan dan tidak dibenarkan ya
kan. Nah, netizen berharap sebagai
seorang pemuka agama ya seharusnya ee
Gus Elham ini memberikan contoh yang
baik dan tidak menjadikan ee gadis-gadis
di bawah umur sebagai objek. Nah, karena
mereka masih belum mengerti mana yang
benar, mana yang salah, dan tidak tahu
apa yang sebenarnya mereka alami, itu
adalah yang apa ya dianggap sebuah
pelecehan. Yang pantas melakukan cium
pipi, cium bibir kepada gadis kecil
kayak gitu ya orang tuanya. Kalau
bapaknya enggak apa-apa. Tapi kalau
orang lain, bahkan itu omnya, pamannya
sendiri atau justru sepupunya itu enggak
boleh.
Selain karena permasalahan etika, apa
yang dilakukan oleh Gus Elham ini
dianggap oleh netizen menimbulkan resiko
kesehatan bagi si gadis perempuan itu
sendiri juga. Karena kan kita enggak
pernah tahu apakah seseorang punya
sesuatu. Nih maaf nih ya, bukan menuduh.
Jadi kalau menurut netizen nih ya,
orang-orang sembarangan di luar keluarga
kita, kita kan enggak pernah tahu dia
punya penyakit apa ketika dicium
tahu-tahu pipi tuh gadis kecil jadi
gatal-gatal atau si Gus ini habis
ngerokok ya mencium si gadis-gadis kecil
ini. Nah, itu kan bisa menyebabkan
penyakit. Begitu juga dengan Gus Elham
ini sebagai orang dewasa ya kita enggak
pernah tahu ya dia memiliki riwayat
penyakit apa dan sangat beresiko nanti
bisa menular ke si anak. Nah, ada
beberapa resiko ya mencium e anak atau
bayi secara sembarangan seperti misalkan
nih penyakit tangan, kaki, dan mulut.
Nah, penyakit ini disebabkan coronavirus
yang menyebabkan sariawan ee di atau
ruam ya di sekitar mulut, tangan, dan
kaki, serta tungkai. Penyakit ini paling
sering terjadi pada bayi dan anak-anak
kecil di bawah usia 10 tahun. Tapi
siapapun dapat tertularlah virus ini ya.
Nah, kemudian ada lagi nih virus yang
bernama respiratory sinital virus, yaitu
e virus yang menginfeksi paru-paru atau
saluran pernapasan. Nah, ini bahaya
banget. Virus ini bisa merusak kekebalan
tubuh dari ee anak-anak di bawah umur
yang lemah dan kelompok rentan lainnya
seperti orang tua yang sudah lanjut
usia. Nah, ini adalah kondisi yang
sangat serius dan berpotensi fatal
apabila menyebar dan memang dengan mudah
bisa menyebar melalui batuk, bersin, dan
ciuman atau sentuhan tubuh seperti apa
yang dilakukan oleh Gus Elham ini. Nah,
itu yang ditakutkan. Terus selanjutnya
nih, Geng. nya ya. Bayi dan anak di
bawah umur itu bisa berpotensi mengalami
reaksi alergi. Alergen atau ee penyebab
dari alergi itu bisa dengan mudah
menyebar dari satu orang ke orang lain
hanya dengan berada di dekat ee anak
kecil atau bayi tadi. Tapi bisa jadi ini
sangat berbahaya ketika terjadi kontak
langsung atau bersunuhan langsung
seperti mencium pipi atau bibir tadi.
Apalagi jika mencium bayi atau anak itu
menggunakan pelembab bibir atau produk
ee kimia perawatan kulit atau habis
memakan sesuatu yang enggak cocok dengan
sistem kekebalan tubuh bayi. Contoh
misalkan ya habis ngudut gitu ya. Nah,
itu bisa menimbulkan reaksi alergi. Nah,
terus geng bisa juga terkena virus
herpes. Di satu kasus ada seorang bayi
yang pernah tertular herpes neonatal
padahal ya orang tuanya tidak
menunjukkan gejala itu. Dan oleh karena
itu, ini diduga ya herpes itu ditularkan
oleh orang lain bukan dari orang tuanya
yang mungkin ya di saat itu orang lain
itu sempat mencium si anak. Jadi intinya
Geng, karena sistem kegebalan tubuh anak
kecil tidak seoptimal orang dewasa
sehingga mereka rentan untuk terkena
penyakit menular dari orang lain. Tidak
sampai di situ aja geng. Ada sebagian
penyakit yang ditularkan itu tidak bisa
disembuhkan karena berbentuk virus.
Kalau kalian belum tahu nih, Geng, jika
seseorang terinfeksi virus, virus
tersebut tidak bisa sepenuhnya hilang
dari tubuh. Tapi virus ini mengkristal
di dalam tubuh ketika imun tubuh kita
membaik. Jika nantinya daya tahan tubuh
melemah, virus tersebut bisa aktif
kembali. Dan coronavirus ini aktif
kembali, ya dapat menimbulkan gejala
lagi. Nah, bayangin nih kalau itu
dialami oleh anak kalian, Geng, yang
ketularan penyakit karena dicium orang
lain. Nah, itulah yang menjadi fokus apa
ya, menjadi fokus orang-orang gitu.
Mungkin kelihatan lucu kalau Gus Elham
ini melakukan hal itu, tapi ada bahaya
kesehatan yang mengintai anak perempuan
orang. Nah, meskipun banyak yang
mengecam Gus Elham ini, tapi ada juga
geng yang membela Gus Elham dengan
menyebutkan jika apa yang dia lakukan
tidak bermaksud atau setidaknya tidak
memiliki niat yang buruk. Katanya itu
cuma bentuk kasih sayang aja. Nah, tapi
geng banyak pihak yang tidak setuju soal
ee klarifikasinya itu. Ya, seperti yang
gua katakan sebelumnya, karena apa yang
dilakukan oleh Gus Elham ini dirasa
tidak pantas. Terlebih lagi ada resiko
kesehatan. Dan jika alasannya sebagai
bentuk kasih sayang agak berlebihan
kalau sampai mengkokop atau mencium
bagian bibir. Oleh sebab itu, banyak
netizen yang menyuarakan aksi yang
dilakukan oleh Gus Elham ini yang salah
satunya adalah merepost sebuah template
yang ada di Instagram. Di dalam template
ini kalian bisa lihat ada empat foto
dari Gus Elham yang sedang melakukan
aksinya tersebut. Dan di dalam template
itu tertulis permohonan untuk Menteri
Agama, Lembaga Perlindungan Anak
Indonesia dan Komisi Perlindungan Anak
Indonesia serta Komnas Perlindungan Anak
untuk memproses Gus Ilham agar ya tidak
ada lagi gadis-gadis kecil yang ee apa
ya bisa menjadi korban menurut netizen
nih. Dan netizen pun secara
terang-terangan menyebutkan perlakuan
Gus Elham yang tidak pantas ini sebagai
tindakan menyukai yang di bawah umur
atau juga bisa dikatakan eksploitasi
terhadap yang di bawah umur. Dengan kata
lain sebutannya ini gua tulis aja. Nah,
karena apa yang dilakukan oleh Gus Elham
ya sudah masuk ke dalam pelecehan dengan
memanfaatkan kepolosan mereka-mereka
yang tidak tahu apa-apa atau bahkan
justru mereka yang sudah terdoktrin
bahwa mendapatkan perlakuan seperti itu
asalkan dilakukan oleh seseorang yang
merupakan pemuka agama atau tokoh agama
adalah hal yang membanggakan. Itu
orang-orang enggak mau. Itu yang
dihindari oleh orang-orang. Bahkan tidak
hanya netizen aja geng yang bersuara.
Muhammad Syafi'i selaku Wakil Menteri
Agama juga memberikan tanggapannya.
Beliau menyebutkan tindakan Ilham adalah
perbuatan yang tidak pantas dan eh
Kementerian Agama sendiri akan
meningkatkan pengawasan terhadap
aktivitas para pendakwah agar tidak
bertindak di luar batas kayak gini. Itu
kan hal-hal yang enggak penting
sebenarnya ya. Berdakwah ya berdakwah
sesuai dengan Al-Qur'an dan hadis,
sesuai dengan sunahnya. Ngapain ada
adegan-adegan? adegan-adegan ginilah,
adegan-adegan pantun-pantun yang
pornografi sampai adegan ngekokop-kokop
anak orang kayak gini. Nah, itu Pak
Syafii menjelaskan Kemenak sudah
mengeluarkan surat putusan Direktur
Jenderal Pendidikan Islam dan Dirjen
Pendis Perihal Madrasah dan Pesantren
Ramah Anak. Yang dimaksud oleh Pak
Syafi'i ini adalah keputusan Dirjen
Pendis nomor 1261 tahun 2024 tentang
petunjuk teknis pengasuhan ramah anak di
pesantren serta SK Dirjen Pendis Nomor
1541 tahun 2025 tentang program pilot
untuk Pesantren Ramah Anak. Nah, beliau
ini berharap kedua surat putusan
tersebut bisa menjadi rujukan bagi
pengelola madrasah maupun pondok
pesantren agar bisa mencegah tindakan
pelecehan atau kekerasan terhadap
santri. Terus selain itu, Geng, PBNU
menyesalkan tindakan dan perlakuan dari
Gus Elham yang tidak mencerminkan
akhlakul karimah serta bertentangan
dengan ajaran Islam. melalui Alisa Wahid
selaku ketua PBNU, e mereka menyebutkan
perilaku yang bersifat merendahkan
martabat manusia terlebih terhadap
anak-anak itu merupakan pelanggaran
serius terhadap nilai kemanusiaan dan
prinsip dakwah bil hikmah yang menjadi
ciri dakwah Islam rahmatan lil alamin.
Nah, pihak PBNU menegaskan ya NU
mewarisi amanah besar untuk membangun
kemaslahatan umat dengan berpegang pada
prinsip ahlusunah wal jamaah
an-nahduliyah. Oleh karena itu, NU
menolak keras segala praktik yang
mencederai makasid syariah, yaitu tujuan
penerapan syariat, terutama perlindungan
terhadap kehormatan manusia tanpa
memandang usia, status, maupun kedudukan
sosial. Nah, sejalan dengan itu, PBNU
mengajak seluruh elemen jemaah dan
jamiyah NU untuk menciptakan ruang yang
aman dan bermartabat bagi semua manusia,
terutama bagi mereka yang lemah seperti
anak-anak, santri, dan perempuan.
Sebagai bentuk tanggung jawab
kelembagaan, PBNU ini sudah membentuk
satuan tugas penanggulangan kekerasan di
pesantren atau Saka. Nah, tim ini
dibentuk secara aktif dan bekerja
menanggulangi ee praktik kekerasan,
pelecehan, dan bentuk penyimpangan
lainnya di lingkungan pesantren milik
NU. Dan dalam akhir pernyataannya, Alisa
Wahid itu menyebutkan kalau PBNU itu
menegaskan kalau mereka tidak mentolerir
ee bagi kekerasan, pelecehan, dan
penyalahgunaan otoritas di dalam dakwah
Islam, katanya sih gitu, Geng. Nah,
setelah mendapatkan kecaman dari
netizen, Gus Elham pun akhirnya merespon
hal ini. Tapi sebelum lebih jauh
membahas terkait apa klarifikasi dari
Gus Elham, gua mau ngajak kalian untuk
mengetahui siapa sih sosok Gus Elham
ini. Nah, sekarang kita akan masuk ke
dalam pembahasan mengenai sosok dari Gus
Elham. Kita bahas.
Jadi, geng namanya itu Muhammad Elham
Yahya Lukman. Dia lahir di Tarokan e
Kediri, Jawa Timur. Gelar Gus yang
melekat di namanya dia bukan tanpa
alasan karena dia adalah putra dari
pasangan K. H. Lukman Arifin Dohir dan
Hajah Ernisa Zulfa Alhafid yang
merupakan pengasuh Pondok Pesantren
Al-Ikhlas 1 Kediri. Garis keturunannya
juga mengakar kuat pada ulama besar,
geng. Dia merupakan cucu dari K. H.
Mudofir Ilias, seorang ulama ternama di
Jawa Timur sekaligus pendiri dari Pondok
Pesantren Al-Ikhlas Kaliboto. Gelar Gus
sendiri merupakan panggilan kehormatan
bagi putra dari seorang kiai di
lingkungan pesantren di Pulau Jawa. Nah,
sebagai harapan agar dia mampu
meneruskan perjuangan dakwah yang selama
ini dilakukan oleh keluarganya. Tumbuh
besar di dalam lingkungan religius yang
kental dengan tradisi keilmuan Islam
membentuk karakter dia sejak dini. Nah,
karena itu juga geng ya, pendidikan yang
dienyam oleh Gus Elham ini enggak pernah
jauh dari lingkungan pesantren. Karena
ee dari infonya ya, setelah menamatkan
sekolah dasar dia melanjutkan pendidikan
di Pondok Pesantren Lirboyo. Salah satu
pesantren paling berpengaruh di Kediri
yang juga merupakan pesantren di mana
ayah dan kakeknya mengenyam pendidikan
Islam. Pesantren Liboyo ini juga adalah
pesantren yang sempat ramai beberapa
waktu lalu ya, Geng. Kita sudah sempat
bahas karena video para santri yang
ngecor bangunan viral di media sosial
itu loh, Geng. Pendidikan di Pondok
Pesantren Lirboyo inilah yang menjadi
dasar keilmuan agama dan semangat
dakwahnya ditempah. Gaya dakwahnya Gus
Elham ini menjadi daya tarik utama.
Biasanya para pemuka agama menyampaikan
dakwah dari atas mimbar atau panggung.
Tapi berbeda dengan Gus Elham, dia
memilih untuk pendekatan yang lebih
personal dan dianggap membumi. Dia
sering menggelar kajian dengan format
duduk bersama berbincang santai sambil
menikmati kopi dan bahkan meluangkan
waktu untuk mendengarkan curhatan dari
para jemaahnya satu persatu. Dan persona
dia itu tidak hanya menarik jemaah di
lingkungannya dia, tapi juga di media
sosial. Di mana dia memiliki ribuan
pengikut yang e loyal gitu. Meskipun
popularitasnya yang meroket dan dia bisa
mendapatkan undangan untuk ceramah di
berbagai daerah, Gus LH menunjukkan
komitmennya dia untuk mengabdi di
kampung halamannya. Dia meyakini kalau
tanah kelahirannya yang sudah membentuk
karakternya dia sehingga menjadi
prioritasnya dia untuk berkontribusi
bagi masyarakat di daerahnya dia, Geng.
Nah, sikap ini dia perlihatkan pada saat
bulan Ramadan tahun lalu ketika dia
menolak sejumlah tawaran ceramah di luar
kota demi fokus mengajar para santri
yang ada di pondok. Bagi dia, dakwah
sejati tidak hanya melalui lisan di atas
panggung, tapi juga lewat pendampingan
dan keteladanan langsung kepada para
murid. Sebab sebagai wujud ee
pengabdiannya dia itu, Gus Elham ini
mendirikan pondok pesantren Al-Ikhlas 2
di Desa Kaliboto Tarokan yang merupakan
cabang dari pondok yang diasuh oleh
ayahnya. Dan selain itu, sejak bulan
September 2023, dia juga sudah
menginisiasikan Majelis Taklim Ibadallah
atau MT Ibadullah sebagai wadah baru
bagi para pemuda dalam mendalami ajaran
agama. Nah, teruskan dia ini termasuk
seorang Gen ya. Nah, awalnya banyak yang
mengakui kalau Gus Elham ini memiliki
tekad berdakwah yang baik dan tidak
mementingkan popularitas apalagi uang.
Namun geng, sebelum videonya dia mencium
garis-garis kecil ini viral, sempat ada
video Gus Elham yang ramai juga, yaitu
video tersebut memperlihatkan ketika ada
jemaah perempuan yang berbaris menunggu
Gus Elham sembari lewat dan menyodorkan
botol minum.
Tujuannya apalagi, Geng? Selain ingin
mendapatkan keberkahan dari e Gus Elham.
Jadi, seolah-olah tuh kayak ya obrolan
air celup gitu, Geng. Dan di dalam video
itu juga terlihat ketika Gus Elham
memasukkan jarinya ke dalam botol yang
dibawa oleh para jemaah. Dan
praktik-praktik seperti ini sudah bukan
hal yang asing ya, Geng, di salah satu
daerah di Pulau Jawa ini. Nah, gak tahu
tuh apakah tangannya bersih atau enggak,
mencuci tangan sebelumnya atau enggak,
tapi kayaknya jemaahnya enggak
mempedulikan hal itu. Karena yang
penting adalah mendapatkan berkah dan
rida dari si Gusnya, gitu. Itu anggapan
mereka.
Sekarang kita masuk nih, Geng, ke dalam
pembahasan e tanggapan dari Gus Elham
ini setelah dia dikecam oleh netizen.
Seperti apa tanggapannya dia. Jadi,
pasca gelombang kritikan terhadap dia
ramai di media sosial, Gus Elham ini pun
akhirnya buka suara nih, Geng. Ada salah
satu sumber yang gua dapatkan itu
menyebutkan pada awalnya Gus Elham
bukannya mengakui apa yang sudah dia
lakukan yang mana ini sudah termasuk
dalam pelecehan terhadap yang di bawah
umur. Bahkan kabarnya Gus Elham sendiri
mengaku muak dengan fitnah yang
ditujukan kepada dia. Jadi semuanya itu
dia anggap fitnah. Dan Gus Elham cerita
kalau ada yang menyampaikan kepada dia
jika ada salah satu oknum yang meledek
dia dan isinya menebar fitnah dengan
menyebutkan kalau Gus Elham melakukan
pelecehan. Nah, jadi ada orang yang
dituduhlah oleh Gus Elham ini. Kemudian
Gus Elham mengatakan jika dia hanya
berusaha selalu ikhlas dan tersenyum.
Alih-Alih menjelaskan alasan di balik
tindakan dia mencium gadis-gadis di
bawah umur ini. Ee memasukkan pipi ke
mulutnya dan dia juga sampai mencium
bibir. Nah, yang ada Gus Elham ini malah
lebih banyak memberikan pesan moral agar
publik tidak saling menghina atau
menjatuhkan. Dan Gus Elham memanfaatkan
momen ini untuk memberikan pesan balasan
kepada pihak-pihak yang dianggap
menghujat dia dan mengingatkan agar
tidak saling menjatuhkan sesama manusia.
Nah, dia bilang ya, Geng, kalau menghina
orang lain itu tidak membuat seseorang
menjadi mulia dan menjatuhkan orang lain
tidak membuat seseorang terlihat lebih
tinggi. Menghujat tidak membuat
seseorang terlihat lebih hebat. dan
justru itu semua akan memperlihatkan
bagaimana karakter dari orang yang
menghujat itu," kata dia. Di dalam
informasi lain yang gua dapatkan, Gus
Elham ini mengajak para pengikutnya
untuk tidak mudah menilai seseorang
hanya dari potongan video yang beredar
di media sosial. Karena konteks
dakwahnya itu sebenarnya lebih luas dari
apa yang dilihat oleh netizen. Ah,
pernyataan dia tersebut bukannya membuat
amarah netizen mereda malah jadi semakin
enggak terima. yang seperti gua katakan
sebelumnya, klarifikasinya seolah-olah
tidak menjelaskan apa maksud dari Gus
Elham ini melakukan cium-cium pipi gadis
gadis kecil ini. Tapi justru dia bilang
itu semua fitnah sebagai upaya
menjatuhkan dia. Padahal gimana bisa
dibilang fitnah ya kalau semua
dokumentasinya ada. Dan setelah itu Gus
Elh membuat klarifikasi lagi nih, Geng
yang menyebutkan insiden yang terjadi
itu sebagai kekhilafan dan kesalahan
pribadi. Nah, dia mengakui kesalahannya
tuh atas apa yang sudah dia lakukan. Gus
ElH memohon maaf kepada seluruh
masyarakat atas beredarnya video dia
yang menimbulkan kegaduhan.
Secara pribadi memohon maaf yang
sebesar-besarnya
kepada seluruh masyarakat
atas beredarnya video yang menimbulkan
kegaduhan.
Saya mengakui bahwa hal tersebut
merupakan kekhilafan dan kesalahan saya
pribadi.
Dan selain itu, dia juga janji bakal
menjadikan peristiwa itu sebagai
pembelajaran berharga agar tidak
terulang. Dan ke depannya Gus Elham
menyampaikan dakwah dengan cara yang
lebih bijak sesuai dengan norma agama,
etika, dan budaya bangsa serta
menjunjung akhlakul karimah. Di dalam
kesempatan itu juga Gus Elham mengaku
kalau video yang beredar di media sosial
saat ini adalah video lama, Geng. Dan
itu sudah dihapus dari semua media
sosial majelis yang dia miliki. Dan
selain itu, Gus Elham bilang kalau
gadis-gadis kecil di dalam video
tersebut berada di dalam pengawasan
orang tua yang mana orang tuanya juga
ikut serta rutin pengajian yang diadakan
oleh Gus Elham. Dan meskipun begitu ya,
Gus LH mengakui kalau itu adalah hal
yang salah dan dia memohon maaf
bahwa anak-anak dalam video viral
tersebut adalah mereka yang dalam
pengawasan orang tuanya yang mengikuti
rutinan pengajian saya. Namun demikian,
saya tetap memohon maaf atas hal
tersebut.
Nah, jadi itu dia, Geng pembahasan kali
ini mengenai aksi Gus Elham yang ya
mencium-cium gadis-gadis di bawah umur
yang sempat tersebar.