Transcript
qheofkch8NA • KASUS GUS ELHAM C*UM DAN KOKOP PIPI GADIS KECIL SAAT ACARA DAKWAH KAJIAN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1596_qheofkch8NA.txt
Kind: captions Language: id Kamu boleh dicium sekali lagi enggak? Dan ya si gadis kecil itu menjawab boleh dengan polosnya. Selanjutnya Gus Elham bertanya lagi. Oke sebelum kita mulai pembahasan ini, gua disclaimer terlebih dahulu. Pembahasan ini tidak bermaksud untuk menyudutkan siapapun, pihak manapun, dan tidak juga melanggar aturan YouTube dengan isi pembahasannya. Karena ini murni adalah sebuah informasi yang gua harap bisa menjadi edukasi untuk semua kalangan masyarakat, semua umur yang mendengarkan video ini. Karena ini cukup penting ya, ini [musik] menyangkut soal bagaimana sudut pandang orang-orang, bagaimana ee sikap adab di dalam ee lingkungan beragama gitu ya, lingkungan bermasyarakat gitu. Karena ini sudah cukup mengkhawatirkan. Bahkan hal ini sudah menjadi perbincangan yang cukup luas di negara kita ya. Jadi kalian harus dengar dengan baik-baik nih, dengan seksama. Jangan buru-buru mengecam, jangan buru-buru head comment. Nah, coba deh kalian udah pernah lihat video ini belum sebelumnya? Coba [musik] cek kamu boleh dicium sekali lagi enggak? Boleh, Pak. Boleh. Tapi dicium Bos L senang enggak? Senang toh. Jadi, Geng, ini adalah dua dari beberapa video yang sedang ramai beredar di media sosial. Gua yakin di antara kalian yang menonton video ini ya pasti setidaknya udah melihat satu di antara video-video tersebut yang mana isinya adalah seorang pemuka agama yang akrab disapa dengan nama Gus Elham yang ya melakukan sebuah apa ya tindakan terhadap ya gadis-gadis kecil pada saat sedang mengadakan kajian dan karena video tersebutlah si Gus Elham ini seketika menjadi sorotan publik ada pihak yang mencoba membela tindakannya Dia ada yang menganggap apa yang dilakukan itu mungkin tanpa memiliki niat buruk, tapi ada juga yang mengecam. Ya memang karena hal tersebut dianggap sebagai bentuk kasih sayang mungkin ya atau sebuah kebiasaan di dalam lingkungan di sana. Namun geng banyak pihak yang justru mengecam keras e adegan tersebut apa yang dilakukan oleh dia karena dianggap tindakannya itu tidak pantas dilakukan. Terlebih lagi oleh seorang pemuka agama termasuk sudah jadi public figure yang dikenal oleh masyarakat. Kegeraman publik ini tidak berhenti sampai di situ, Geng. Usai dia mendapatkan kecaman, Gus Elham ini sempat buka suara, namun tidak menjelaskan konteks mengapa dia melakukan tindakan itu kepada gadis-gadis cilik tersebut. Nah, seperti tidak memahami letak kesalahan yang dia lakukan dan semacam e dianggap abai ini oleh netizen terhadap dampak yang dia lakukan, akhirnya netizen pun tidak tinggal diam dan terus menyuarakan perlakuan Gus Elham yang dianggap tidak pantas itu dengan mengangkat isu ini di berbagai platform media sosial sampai ada yang membuat template yang memuat foto dari Gus Elham yang sedang melakukan tindakan tersebut kepada gadis-gadis kecil perempuan yang berbeda-beda. publik menjadi resah dan takut kalau oknum-oknum yang lain juga ikut melakukan hal yang sama dan ini dianggap normal. Nah, makanya banyak orang itu yang enggak suka dengan apa yang dinormalisasikan oleh Gus Elham ini. Dan untuk itu netizen menuntut agar Gus Elham bisa diproses secara hukum. Di dalam video ini, gua bakal merangkum nih polemik yang sedang menyeret nama si Gus Elham ini bagaimana penyelesaiannya. Dan ingat ya, ini tanpa menyudutkan pihak manapun karena penyampaian gua di sini berdasarkan informasi yang beredar di sosial media. Kalian bisa menemukan di banyak sumber. Oke, langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome back to Kamar Jerry [musik] genggeng. Untuk pembahasan yang pertama, kita langsung buka nih tentang kasus viral yang dihadapi oleh Gus Elham ketika dia melakukan praktik yang dianggap tidak baik oleh banyak masyarakat. Oke, kita bahas. Jadi, Geng, beberapa hari ini sedang sering berseleweran video-video dari Gus Elham. Sebagai seorang tokoh agama, biasanya video-videonya dia itu menayangkan ketika dia bersama para pengikutnya sedang memberikan ceramah atau dakwah saat sedang kajian. Nah, tapi lain nih kali ini dengan Gus Elham ini. Video dia yang ramai bukan ketika dia sedang memberikan ceramah kepada jemaahnya, tetapi melainkan ketika dia sedang mencium ya beberapa gadis kecil ya. Kalau kalian cari tahu di media sosial, Geng, ada berbagai yang memperlihatkan dia mempraktikkan hal itu. Ada yang sambil digendong, ada juga yang gadis-gadis kecil itu duduk di samping dia dan dia pun ya mencium pipinya. Terus ada juga sebuah video ketika seorang gadis kecil naik ke panggung dan menghampiri Gus Elham dan di saat itu Gus Elham menunjuk ke pipinya mengisyaratkan agar si gadis kecil mencium pipinya dia. Dan ya, beneran dicium. yang membuat kelakuan dari Gus Elham ini semakin e menjadikan netizen geram, mendidih gitu ya. Karena di antara semua kejadian itu, Gus Elham ini tidak hanya mencium pipi aja, melainkan sampai terlihat mengkokop pipi dari gadis-gadis tersebut semacam nafsu gitu menurut netizen. Belum lagi ada foto dari Gus Elham yang sampai ya menyentuh bagian bibir. Dan ada salah satu di antara video-video tersebut di mana Gus Elham bertanya ke salah satu gadis kecil itu, "Kamu boleh dicium sekali lagi enggak?" Dan ya si gadis kecil itu menjawab, "Boleh dengan polosnya." Nah, selanjutnya Gus Elham bertanya lagi, [musik] "Tapi dicium Gus L senang enggak?" Terus dijawab oleh si e gadis kecil ini, "Senang toh wong guse." Yah, gila. Kamu boleh dicium sekali lagi enggak? Boleh, Pak. Boleh. Tapi dicium Gos L senang enggak? Senang kok. Inilah ee apa ya yang dianggap oleh netizen tuh sangat miris banget, Geng. Ya, wajar yang masih di bawah umur gini kan enggak tahu mana benar mana yang salah. Sebab dia merasa senang ya pasti. Karena ketika dia melihat orang-orang di lingkungannya juga sangat senang dan menghormati si Gus Elham ini. Bahkan orang tuanya yang membiarkan tindakan tersebut. Dan ketika gadis-gadis kecil ini menjawab ya dia senang dicium oleh Gus Ilham. jemaah lain yang lebih dewasa malah tertawa mendengar jawaban itu. Nah, sebenarnya kan gua gak tahu ya, apakah di daerah-daerah mungkin hal kayak gini dianggap wajar, tapi di kota-kota besar seperti Jakarta hal seperti ini dianggap udah enggak wajar. Nah, mungkin ya ada perbedaan cara parenting orang-orang di daerah, orang-orang di kampung dengan orang-orang di kota kali ya. Gua enggak bisa menyalahkan juga kalau di kota ya. Seorang anak gadis mau dia seumur apapun ya masih kecil kalau dicium oleh lawan jenis mau dia udah dewasa masih kecil itu pasti bakal diingatkan di apa ya dikasih edukasi gitu oleh orang tuanya. Kamu enggak boleh ya disentuh bagian ininya enggak boleh diperlakukan seperti itu. Kamu itu terhormat kamu itu berharga pasti. Nah itu cara parenting orang kota tuh. Karena kenapa? Dampaknya nanti ke depan. Ketika anak itu besar, dia tidak menormalisasikan apa yang dia alami, apa yang dilakukan oleh lawan jenis kepada dia. Dia enggak bisa menormalisasikan itu. Nah, tapi di daerah-daerah kita enggak tahu nih apakah pemuka-pemuka agama seperti ini melakukan tindakan-tindakan seperti itu dianggap sebuah berkah, dianggap sebuah kasih sayang, kita enggak tahu, ya. Nah, jadi di dalam video tersebut kita bisa melihat masyarakat di sana menganggap apa yang dilakukan oleh Gus Elham kepada gadis kecil tersebut semacam wajar. Nah, tapi untuk kebanyakan orang menganggap hal itu gak wajar. Di saat video-video dari Gus Elham ini ramai di media sosial, banyak yang mengecam kelakuannya dia, Geng. Karena dianggap tidak pantas sebagai seorang pemuka agama atau tokoh agama, tidak patut dicontoh. Nah, jika kita berkaca pada kasus Gu Miftah bersama dengan Habib Zaidan yang sering membuat bercandaan yang dinilai merendahkan perempuan dan celutukan Gus Miftah kepada seorang penjual es teh yang sudah dianggap enggak pantas. Nah, Gus Elham ini menurut sebagian pihak dianggap lebih parah karena Gus Elham dikatakan sudah melakukan aksi ya. Sementara Gus Miftah dan Habib Zaidan hanya sekedar ucapan mulut. Walaupun kedua fenomena itu sama-sama tidak diperbolehkan dan tidak dibenarkan ya kan. Nah, netizen berharap sebagai seorang pemuka agama ya seharusnya ee Gus Elham ini memberikan contoh yang baik dan tidak menjadikan ee gadis-gadis di bawah umur sebagai objek. Nah, karena mereka masih belum mengerti mana yang benar, mana yang salah, dan tidak tahu apa yang sebenarnya mereka alami, itu adalah yang apa ya dianggap sebuah pelecehan. Yang pantas melakukan cium pipi, cium bibir kepada gadis kecil kayak gitu ya orang tuanya. Kalau bapaknya enggak apa-apa. Tapi kalau orang lain, bahkan itu omnya, pamannya sendiri atau justru sepupunya itu enggak boleh. Selain karena permasalahan etika, apa yang dilakukan oleh Gus Elham ini dianggap oleh netizen menimbulkan resiko kesehatan bagi si gadis perempuan itu sendiri juga. Karena kan kita enggak pernah tahu apakah seseorang punya sesuatu. Nih maaf nih ya, bukan menuduh. Jadi kalau menurut netizen nih ya, orang-orang sembarangan di luar keluarga kita, kita kan enggak pernah tahu dia punya penyakit apa ketika dicium tahu-tahu pipi tuh gadis kecil jadi gatal-gatal atau si Gus ini habis ngerokok ya mencium si gadis-gadis kecil ini. Nah, itu kan bisa menyebabkan penyakit. Begitu juga dengan Gus Elham ini sebagai orang dewasa ya kita enggak pernah tahu ya dia memiliki riwayat penyakit apa dan sangat beresiko nanti bisa menular ke si anak. Nah, ada beberapa resiko ya mencium e anak atau bayi secara sembarangan seperti misalkan nih penyakit tangan, kaki, dan mulut. Nah, penyakit ini disebabkan coronavirus yang menyebabkan sariawan ee di atau ruam ya di sekitar mulut, tangan, dan kaki, serta tungkai. Penyakit ini paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak kecil di bawah usia 10 tahun. Tapi siapapun dapat tertularlah virus ini ya. Nah, kemudian ada lagi nih virus yang bernama respiratory sinital virus, yaitu e virus yang menginfeksi paru-paru atau saluran pernapasan. Nah, ini bahaya banget. Virus ini bisa merusak kekebalan tubuh dari ee anak-anak di bawah umur yang lemah dan kelompok rentan lainnya seperti orang tua yang sudah lanjut usia. Nah, ini adalah kondisi yang sangat serius dan berpotensi fatal apabila menyebar dan memang dengan mudah bisa menyebar melalui batuk, bersin, dan ciuman atau sentuhan tubuh seperti apa yang dilakukan oleh Gus Elham ini. Nah, itu yang ditakutkan. Terus selanjutnya nih, Geng. nya ya. Bayi dan anak di bawah umur itu bisa berpotensi mengalami reaksi alergi. Alergen atau ee penyebab dari alergi itu bisa dengan mudah menyebar dari satu orang ke orang lain hanya dengan berada di dekat ee anak kecil atau bayi tadi. Tapi bisa jadi ini sangat berbahaya ketika terjadi kontak langsung atau bersunuhan langsung seperti mencium pipi atau bibir tadi. Apalagi jika mencium bayi atau anak itu menggunakan pelembab bibir atau produk ee kimia perawatan kulit atau habis memakan sesuatu yang enggak cocok dengan sistem kekebalan tubuh bayi. Contoh misalkan ya habis ngudut gitu ya. Nah, itu bisa menimbulkan reaksi alergi. Nah, terus geng bisa juga terkena virus herpes. Di satu kasus ada seorang bayi yang pernah tertular herpes neonatal padahal ya orang tuanya tidak menunjukkan gejala itu. Dan oleh karena itu, ini diduga ya herpes itu ditularkan oleh orang lain bukan dari orang tuanya yang mungkin ya di saat itu orang lain itu sempat mencium si anak. Jadi intinya Geng, karena sistem kegebalan tubuh anak kecil tidak seoptimal orang dewasa sehingga mereka rentan untuk terkena penyakit menular dari orang lain. Tidak sampai di situ aja geng. Ada sebagian penyakit yang ditularkan itu tidak bisa disembuhkan karena berbentuk virus. Kalau kalian belum tahu nih, Geng, jika seseorang terinfeksi virus, virus tersebut tidak bisa sepenuhnya hilang dari tubuh. Tapi virus ini mengkristal di dalam tubuh ketika imun tubuh kita membaik. Jika nantinya daya tahan tubuh melemah, virus tersebut bisa aktif kembali. Dan coronavirus ini aktif kembali, ya dapat menimbulkan gejala lagi. Nah, bayangin nih kalau itu dialami oleh anak kalian, Geng, yang ketularan penyakit karena dicium orang lain. Nah, itulah yang menjadi fokus apa ya, menjadi fokus orang-orang gitu. Mungkin kelihatan lucu kalau Gus Elham ini melakukan hal itu, tapi ada bahaya kesehatan yang mengintai anak perempuan orang. Nah, meskipun banyak yang mengecam Gus Elham ini, tapi ada juga geng yang membela Gus Elham dengan menyebutkan jika apa yang dia lakukan tidak bermaksud atau setidaknya tidak memiliki niat yang buruk. Katanya itu cuma bentuk kasih sayang aja. Nah, tapi geng banyak pihak yang tidak setuju soal ee klarifikasinya itu. Ya, seperti yang gua katakan sebelumnya, karena apa yang dilakukan oleh Gus Elham ini dirasa tidak pantas. Terlebih lagi ada resiko kesehatan. Dan jika alasannya sebagai bentuk kasih sayang agak berlebihan kalau sampai mengkokop atau mencium bagian bibir. Oleh sebab itu, banyak netizen yang menyuarakan aksi yang dilakukan oleh Gus Elham ini yang salah satunya adalah merepost sebuah template yang ada di Instagram. Di dalam template ini kalian bisa lihat ada empat foto dari Gus Elham yang sedang melakukan aksinya tersebut. Dan di dalam template itu tertulis permohonan untuk Menteri Agama, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia serta Komnas Perlindungan Anak untuk memproses Gus Ilham agar ya tidak ada lagi gadis-gadis kecil yang ee apa ya bisa menjadi korban menurut netizen nih. Dan netizen pun secara terang-terangan menyebutkan perlakuan Gus Elham yang tidak pantas ini sebagai tindakan menyukai yang di bawah umur atau juga bisa dikatakan eksploitasi terhadap yang di bawah umur. Dengan kata lain sebutannya ini gua tulis aja. Nah, karena apa yang dilakukan oleh Gus Elham ya sudah masuk ke dalam pelecehan dengan memanfaatkan kepolosan mereka-mereka yang tidak tahu apa-apa atau bahkan justru mereka yang sudah terdoktrin bahwa mendapatkan perlakuan seperti itu asalkan dilakukan oleh seseorang yang merupakan pemuka agama atau tokoh agama adalah hal yang membanggakan. Itu orang-orang enggak mau. Itu yang dihindari oleh orang-orang. Bahkan tidak hanya netizen aja geng yang bersuara. Muhammad Syafi'i selaku Wakil Menteri Agama juga memberikan tanggapannya. Beliau menyebutkan tindakan Ilham adalah perbuatan yang tidak pantas dan eh Kementerian Agama sendiri akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas para pendakwah agar tidak bertindak di luar batas kayak gini. Itu kan hal-hal yang enggak penting sebenarnya ya. Berdakwah ya berdakwah sesuai dengan Al-Qur'an dan hadis, sesuai dengan sunahnya. Ngapain ada adegan-adegan? adegan-adegan ginilah, adegan-adegan pantun-pantun yang pornografi sampai adegan ngekokop-kokop anak orang kayak gini. Nah, itu Pak Syafii menjelaskan Kemenak sudah mengeluarkan surat putusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam dan Dirjen Pendis Perihal Madrasah dan Pesantren Ramah Anak. Yang dimaksud oleh Pak Syafi'i ini adalah keputusan Dirjen Pendis nomor 1261 tahun 2024 tentang petunjuk teknis pengasuhan ramah anak di pesantren serta SK Dirjen Pendis Nomor 1541 tahun 2025 tentang program pilot untuk Pesantren Ramah Anak. Nah, beliau ini berharap kedua surat putusan tersebut bisa menjadi rujukan bagi pengelola madrasah maupun pondok pesantren agar bisa mencegah tindakan pelecehan atau kekerasan terhadap santri. Terus selain itu, Geng, PBNU menyesalkan tindakan dan perlakuan dari Gus Elham yang tidak mencerminkan akhlakul karimah serta bertentangan dengan ajaran Islam. melalui Alisa Wahid selaku ketua PBNU, e mereka menyebutkan perilaku yang bersifat merendahkan martabat manusia terlebih terhadap anak-anak itu merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan prinsip dakwah bil hikmah yang menjadi ciri dakwah Islam rahmatan lil alamin. Nah, pihak PBNU menegaskan ya NU mewarisi amanah besar untuk membangun kemaslahatan umat dengan berpegang pada prinsip ahlusunah wal jamaah an-nahduliyah. Oleh karena itu, NU menolak keras segala praktik yang mencederai makasid syariah, yaitu tujuan penerapan syariat, terutama perlindungan terhadap kehormatan manusia tanpa memandang usia, status, maupun kedudukan sosial. Nah, sejalan dengan itu, PBNU mengajak seluruh elemen jemaah dan jamiyah NU untuk menciptakan ruang yang aman dan bermartabat bagi semua manusia, terutama bagi mereka yang lemah seperti anak-anak, santri, dan perempuan. Sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan, PBNU ini sudah membentuk satuan tugas penanggulangan kekerasan di pesantren atau Saka. Nah, tim ini dibentuk secara aktif dan bekerja menanggulangi ee praktik kekerasan, pelecehan, dan bentuk penyimpangan lainnya di lingkungan pesantren milik NU. Dan dalam akhir pernyataannya, Alisa Wahid itu menyebutkan kalau PBNU itu menegaskan kalau mereka tidak mentolerir ee bagi kekerasan, pelecehan, dan penyalahgunaan otoritas di dalam dakwah Islam, katanya sih gitu, Geng. Nah, setelah mendapatkan kecaman dari netizen, Gus Elham pun akhirnya merespon hal ini. Tapi sebelum lebih jauh membahas terkait apa klarifikasi dari Gus Elham, gua mau ngajak kalian untuk mengetahui siapa sih sosok Gus Elham ini. Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan mengenai sosok dari Gus Elham. Kita bahas. Jadi, geng namanya itu Muhammad Elham Yahya Lukman. Dia lahir di Tarokan e Kediri, Jawa Timur. Gelar Gus yang melekat di namanya dia bukan tanpa alasan karena dia adalah putra dari pasangan K. H. Lukman Arifin Dohir dan Hajah Ernisa Zulfa Alhafid yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas 1 Kediri. Garis keturunannya juga mengakar kuat pada ulama besar, geng. Dia merupakan cucu dari K. H. Mudofir Ilias, seorang ulama ternama di Jawa Timur sekaligus pendiri dari Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kaliboto. Gelar Gus sendiri merupakan panggilan kehormatan bagi putra dari seorang kiai di lingkungan pesantren di Pulau Jawa. Nah, sebagai harapan agar dia mampu meneruskan perjuangan dakwah yang selama ini dilakukan oleh keluarganya. Tumbuh besar di dalam lingkungan religius yang kental dengan tradisi keilmuan Islam membentuk karakter dia sejak dini. Nah, karena itu juga geng ya, pendidikan yang dienyam oleh Gus Elham ini enggak pernah jauh dari lingkungan pesantren. Karena ee dari infonya ya, setelah menamatkan sekolah dasar dia melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo. Salah satu pesantren paling berpengaruh di Kediri yang juga merupakan pesantren di mana ayah dan kakeknya mengenyam pendidikan Islam. Pesantren Liboyo ini juga adalah pesantren yang sempat ramai beberapa waktu lalu ya, Geng. Kita sudah sempat bahas karena video para santri yang ngecor bangunan viral di media sosial itu loh, Geng. Pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo inilah yang menjadi dasar keilmuan agama dan semangat dakwahnya ditempah. Gaya dakwahnya Gus Elham ini menjadi daya tarik utama. Biasanya para pemuka agama menyampaikan dakwah dari atas mimbar atau panggung. Tapi berbeda dengan Gus Elham, dia memilih untuk pendekatan yang lebih personal dan dianggap membumi. Dia sering menggelar kajian dengan format duduk bersama berbincang santai sambil menikmati kopi dan bahkan meluangkan waktu untuk mendengarkan curhatan dari para jemaahnya satu persatu. Dan persona dia itu tidak hanya menarik jemaah di lingkungannya dia, tapi juga di media sosial. Di mana dia memiliki ribuan pengikut yang e loyal gitu. Meskipun popularitasnya yang meroket dan dia bisa mendapatkan undangan untuk ceramah di berbagai daerah, Gus LH menunjukkan komitmennya dia untuk mengabdi di kampung halamannya. Dia meyakini kalau tanah kelahirannya yang sudah membentuk karakternya dia sehingga menjadi prioritasnya dia untuk berkontribusi bagi masyarakat di daerahnya dia, Geng. Nah, sikap ini dia perlihatkan pada saat bulan Ramadan tahun lalu ketika dia menolak sejumlah tawaran ceramah di luar kota demi fokus mengajar para santri yang ada di pondok. Bagi dia, dakwah sejati tidak hanya melalui lisan di atas panggung, tapi juga lewat pendampingan dan keteladanan langsung kepada para murid. Sebab sebagai wujud ee pengabdiannya dia itu, Gus Elham ini mendirikan pondok pesantren Al-Ikhlas 2 di Desa Kaliboto Tarokan yang merupakan cabang dari pondok yang diasuh oleh ayahnya. Dan selain itu, sejak bulan September 2023, dia juga sudah menginisiasikan Majelis Taklim Ibadallah atau MT Ibadullah sebagai wadah baru bagi para pemuda dalam mendalami ajaran agama. Nah, teruskan dia ini termasuk seorang Gen ya. Nah, awalnya banyak yang mengakui kalau Gus Elham ini memiliki tekad berdakwah yang baik dan tidak mementingkan popularitas apalagi uang. Namun geng, sebelum videonya dia mencium garis-garis kecil ini viral, sempat ada video Gus Elham yang ramai juga, yaitu video tersebut memperlihatkan ketika ada jemaah perempuan yang berbaris menunggu Gus Elham sembari lewat dan menyodorkan botol minum. Tujuannya apalagi, Geng? Selain ingin mendapatkan keberkahan dari e Gus Elham. Jadi, seolah-olah tuh kayak ya obrolan air celup gitu, Geng. Dan di dalam video itu juga terlihat ketika Gus Elham memasukkan jarinya ke dalam botol yang dibawa oleh para jemaah. Dan praktik-praktik seperti ini sudah bukan hal yang asing ya, Geng, di salah satu daerah di Pulau Jawa ini. Nah, gak tahu tuh apakah tangannya bersih atau enggak, mencuci tangan sebelumnya atau enggak, tapi kayaknya jemaahnya enggak mempedulikan hal itu. Karena yang penting adalah mendapatkan berkah dan rida dari si Gusnya, gitu. Itu anggapan mereka. Sekarang kita masuk nih, Geng, ke dalam pembahasan e tanggapan dari Gus Elham ini setelah dia dikecam oleh netizen. Seperti apa tanggapannya dia. Jadi, pasca gelombang kritikan terhadap dia ramai di media sosial, Gus Elham ini pun akhirnya buka suara nih, Geng. Ada salah satu sumber yang gua dapatkan itu menyebutkan pada awalnya Gus Elham bukannya mengakui apa yang sudah dia lakukan yang mana ini sudah termasuk dalam pelecehan terhadap yang di bawah umur. Bahkan kabarnya Gus Elham sendiri mengaku muak dengan fitnah yang ditujukan kepada dia. Jadi semuanya itu dia anggap fitnah. Dan Gus Elham cerita kalau ada yang menyampaikan kepada dia jika ada salah satu oknum yang meledek dia dan isinya menebar fitnah dengan menyebutkan kalau Gus Elham melakukan pelecehan. Nah, jadi ada orang yang dituduhlah oleh Gus Elham ini. Kemudian Gus Elham mengatakan jika dia hanya berusaha selalu ikhlas dan tersenyum. Alih-Alih menjelaskan alasan di balik tindakan dia mencium gadis-gadis di bawah umur ini. Ee memasukkan pipi ke mulutnya dan dia juga sampai mencium bibir. Nah, yang ada Gus Elham ini malah lebih banyak memberikan pesan moral agar publik tidak saling menghina atau menjatuhkan. Dan Gus Elham memanfaatkan momen ini untuk memberikan pesan balasan kepada pihak-pihak yang dianggap menghujat dia dan mengingatkan agar tidak saling menjatuhkan sesama manusia. Nah, dia bilang ya, Geng, kalau menghina orang lain itu tidak membuat seseorang menjadi mulia dan menjatuhkan orang lain tidak membuat seseorang terlihat lebih tinggi. Menghujat tidak membuat seseorang terlihat lebih hebat. dan justru itu semua akan memperlihatkan bagaimana karakter dari orang yang menghujat itu," kata dia. Di dalam informasi lain yang gua dapatkan, Gus Elham ini mengajak para pengikutnya untuk tidak mudah menilai seseorang hanya dari potongan video yang beredar di media sosial. Karena konteks dakwahnya itu sebenarnya lebih luas dari apa yang dilihat oleh netizen. Ah, pernyataan dia tersebut bukannya membuat amarah netizen mereda malah jadi semakin enggak terima. yang seperti gua katakan sebelumnya, klarifikasinya seolah-olah tidak menjelaskan apa maksud dari Gus Elham ini melakukan cium-cium pipi gadis gadis kecil ini. Tapi justru dia bilang itu semua fitnah sebagai upaya menjatuhkan dia. Padahal gimana bisa dibilang fitnah ya kalau semua dokumentasinya ada. Dan setelah itu Gus Elh membuat klarifikasi lagi nih, Geng yang menyebutkan insiden yang terjadi itu sebagai kekhilafan dan kesalahan pribadi. Nah, dia mengakui kesalahannya tuh atas apa yang sudah dia lakukan. Gus ElH memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video dia yang menimbulkan kegaduhan. Secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi. Dan selain itu, dia juga janji bakal menjadikan peristiwa itu sebagai pembelajaran berharga agar tidak terulang. Dan ke depannya Gus Elham menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak sesuai dengan norma agama, etika, dan budaya bangsa serta menjunjung akhlakul karimah. Di dalam kesempatan itu juga Gus Elham mengaku kalau video yang beredar di media sosial saat ini adalah video lama, Geng. Dan itu sudah dihapus dari semua media sosial majelis yang dia miliki. Dan selain itu, Gus Elham bilang kalau gadis-gadis kecil di dalam video tersebut berada di dalam pengawasan orang tua yang mana orang tuanya juga ikut serta rutin pengajian yang diadakan oleh Gus Elham. Dan meskipun begitu ya, Gus LH mengakui kalau itu adalah hal yang salah dan dia memohon maaf bahwa anak-anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti rutinan pengajian saya. Namun demikian, saya tetap memohon maaf atas hal tersebut. Nah, jadi itu dia, Geng pembahasan kali ini mengenai aksi Gus Elham yang ya mencium-cium gadis-gadis di bawah umur yang sempat tersebar.