Transcript
fk15x5nXzwA • THE HOLY QURAN WAS PUT INTO B2'S MOUTH?! ANTI-ISL4M PROTEST WAS PARTICULAR IN EPIC CITY, MAMARIKA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1631_fk15x5nXzwA.txt
Kind: captions Language: id Dan aksi protes tersebut diberi nama Americans Against Islamification. Nah, ada lebih dari 150 orang yang mengikuti aksi tersebut. Kalau kalian kira aksinya cuma mereka berteriak-teriak aja, kalian salah banget. Karena aksi tersebut diwarnai dengan tindakan-tindakan yang kontroversial dari para penyelenggara dan masa yang ikut. Oke, pembahasan kita hari ini mengenai lagi-lagi aksi penistaan, penghinaan, dan ujaran kebencian terhadap agama Islam. yang mana biasanya orang-orang yang melakukan hal kayak gini pasti bersembunyi di balik agenda-agenda tertentu. Nah, buat kalian siapkan mental kalian, siapkan nafas kalian, elus dada, ya, tahan-tahan emosi. Karena berita yang akan kita bahas ini benar-benar membuat kita sebagai umat muslim terkhususnya ya, ya merasa sangat tidak terima ya dengan apa yang dilakukan oleh orang ini. Nah, jadi, geng ceritanya terjadi sebuah aksi demonstrasi di kawasan Epic City Texas, Amerika Serikat yang mana ini menarik perhatian masyarakat luas enggak hanya dari Amerika, tapi dari seluruh dunia. Dan bahkan enggak cuma menarik perhatian warga muslim aja, tetapi juga masyarakat dari agama lain juga ikut menentang mengecam apa yang dilakukan oleh orang ini. Jadi, pada aksi demonstrasi tersebut itu ada seorang aktivis ekstrem bernama Jack Llang yang mana dia melakukan tindakan yang provokatif dengan menistakan agama Islam ya. yang mana salah satu yang dia lakukan itu adalah memasukkan ayat suci Al-Qur'an ke dalam mulut Oing. Ya, gua plesetin aja ya karena kalau menyebutkan nama hewan ini kayaknya kasar banget. Jadi, di dalam mulut oing, kepala oing yang sudah dipotong ya atau kepala ngok ya, kepala ngo sudah dipotong, dimasukkanlah ayat suci Al-Qur'an ke mulutnya. Nah, tindakan tersebut memicu kecaman yang luas karena dianggap sebagai penghinaan langsung terhadap simbol agama dan kepercayaan umat Islam di seluruh dunia. Dan aksi Jacklang ini ternyata tidak dilakukan sendiri. Tapi demonstrasi ini berlangsung dalam konteks ya meningkatnya sentimen kebencian terhadap umat muslim atau terhadap Islam alias islamofobia di sebagian kalangan masyarakat Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, isu terkait komunitas muslim, pembangunan fasilitas keagamaan dan identitas Islam sering menjadi sasaran bagi kemarahan kelompok-kelompok tertentu. Ya, terkadang tuh tanpa alasan. Demonstrasi di Epic City menjadi salah satu contoh bagaimana penolokan terhadap isu tertentu bisa berubah menjadi serangan terhadap agama. Dan banyak pihak menilai bahwa apa yang terjadi di Epic City bukan lagi sekedar bentuk protes atau kebebasan berekspresi, tapi sudah masuk ke ranah penistaan agama dan ujaran kebencian. Sehingga reaksi pun bermunculan baik dari komunitas muslim, aktivis hak sipil, maupun warga Amerika Serikat lainnya yang menilai tindakan tersebut berbahaya dan berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas. Dan memang sepertinya ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu itu mulai banyak bermunculan lagi nih, Geng. Setelah Donald Trump terpilih lagi menjadi presiden untuk kedua kalinya. Jadi, di dalam video ini kita bakal membahas apa yang sebenarnya terjadi di dalam demonstrasi di Epic City ini. Dan kita juga akan membahas siapa Jack Llang dan latar belakang dari aksinya ini serta mengapa kemarahan terhadap Islam masih terus muncul di sebagian besar masyarakat Amerika Serikat. Langsung aja nih kita bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome back to kamar [musik] geng geng. Oke, untuk pembahasan yang pertama kita bahas dulu yang namanya proyek Epic City di Texas yang menyebabkan adanya pergerakan protes dari orang-orang terhadap umat Islam yang ada di sana. Sebenarnya apa sih proyek Epic City ini? Kita bahas aile attorney to help them navigate multiple state investigations. Theorney for the East Plano Islamic Center and the developers behind Epic City have been receiving of death overation about the project. Jadi, geng, insiden ini terjadi di Epic City, Texas, Amerika Serikat. Gua mau membahas langsung kepada inti pembahasannya ya. Gua bakal menjelaskan terkait Epic City karena kota ini juga menarik untuk dibahas dan mengapa aksi tersebut digelar di sana. Jadi Epic City ini adalah proyek pengembangan perumahan berbasis komunitas Islam yang direncanakan berada di Texas. Texas ini kan terletak sekitar 40 menit dari Dallas dekat kota Yosepin namanya. Kota tersebut merupakan sebuah proyek yang digagas oleh Is Plano Islamic Center atau disingkat dengan Epic yang mana ini dikelola melalui entitas yang dibuat khusus yang bernama Community Capital Planner. Di saat itu ada seseorang yang bernama Imran Kaudari yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Dewan Direksi Masjid. Dia memegang posisi sebagai pejabat eksklusif dan direktur bisnis dari community Capital Partners. Komunitas yang direncanakan akan menampilkan 1000 unit hunian bersama dengan sebuah masjid, sekolah berbasis agama dari tingkat TK sampai SMA dan perguruan tinggi serta fasilitas perbelanjaan. Dan menurut perwakilan organisasi East Plano Islamic Center itu bakal menerima semua keuntungan yang dihasilkan dari pengembangan tersebut. Tim kepemimpinan dari community capital partners yang terdiri dari para sukarelawan itu enggak bakal menerima kompensasi atas pekerjaan mereka dalam proyek tersebut. Rencana pembangunannya juga bakal diperluas, Geng. Mencakup dua proyek tambahan yang disebut dengan Epic Range One dan Epic Range 2. Nah, Epic Range One itu direncanakan menjadi sebuah proyek seluas sekitar 44,5 hektar. Lokasinya berada sekitar 800 m dari area utama Epic City. Di kawasan itu bakal dibangun 70 lahan hunian yang masing-masing berukuran antara 4.000 sampai 20.000 m². Sementara itu, untuk Epic Range 2 direncanakan berada di lahan seluas sekitar 36,4 hektar dengan jarak kurang dari 1,6 km dari area utama Epic City. Proyek ini bakal mencakup 60 lahan hunian berukuran sekitar 2.000 m² per unitnya, serta 27 unit rumah kota atau toownhouse kelas atas. Nah, ada seorang candikiawan epik yang bernama Yasir Qadi itu menambahkan kalau kawasan tersebut sebagai lingkungan muslim yang akan tetap menyatu dengan baik bersama masyarakat di sekitar yang nonmuslim. Nah, pihak pengembang juga menegaskan kalau proyek ini bertujuan untuk membangun komunitas yang beragam dan inklusif di mana orang-orang dari berbagai latar belakang bisa hidup berdampingan secara harmonis. Terus, Geng, untuk memesan lahan di kawasan utama Epic City ini, calon pembelinya atau investornya harus membeli saham senilai 0.000 Amerika di perusahaan Comitee Capital Partners yang nantinya akan diperhitungkan sebagai bagian dari pembayaran lahan rumah. Nah, sementara itu untuk lahan di proyek Epic Range itu investornya diwajibkan membayar uang tanda jadi sebesar 30.000 Amerika untuk mengamankan satu cavling-nya aja. Proyek Epic City ini pertama kali diumumkan ke publik pada tahun 2024 dan dalam hitungan beberapa hari aja setelah pengumuman tersebut udah lebih dari 500 lahan yang langsung dipesan oleh calon pembeli atau investor. Hingga bulan Februari 2025 proyek Epic City itu masih berada di dalam tahap perencanaan dan pengembang. Sementara rencana finalnya masih belum disahkan. Di tanggal 14 Februari 2025, pengembang baru mengumumkan perluasan proyek Epic Range One dan Epic Range 2 yang tadi, Geng. Sebagian pemilik properti di wilayah sekitar sana itu udah menyatakan rencana mereka untuk pindah karena khawatir kawasan yang sebelumnya bersifat pedesaan bakal berubah. Nah, tapi di sisi lain ada juga nih yang ngelihat dampak positifnya, terutama dari sisi ekonomi yang mana berdasarkan laporan lokal, nilai beberapa properti di area tersebut malah diperkirakan meningkat, Geng, sampai dua kali lipat sejak proyek Epic City diumumkan. Tapi, Geng, proyek tersebut mendapatkan pertentangan dari berbagai pihak. Di tanggal 24 Februari 2025, Gubernur Texas yang bernama Greg Abot itu secara terbuka menyatakan penolakan terhadap proyek tersebut dengan menyebutkan kalau hukum syariah tidak boleh di Texas alias hukum Islam itu tidak diperbolehkan di Texas. Begitu juga dengan membangun sebuah kota syariah. Mereka enggak setuju. Nah, pernyataan tersebut muncul gara-gara untuk respon terhadap penyebutan proyek yang bakal dibangun ini yang mana digadang-gadang sebagai kota syariah dengan luas 402 hektar oleh komentator konservatif bernama Amimek. Wallmakers passed it to specifically target Epic City, a planned mixed use development near the town of Josephine. The governor claims anyone in Epic. Meskipun penyelenggara eh proyek ini sendiri enggak pernah secara terbuka menyatakan kalau kota ini bakal menjadi proyek hukum syariah atau hukum Islam ee atau membentuk sistem pemerintahan terpisah dari hukum Amerika yang berlaku. Nah, tapi [musik] udah dituduh aja gitu, Geng. seolah-olah memang dibangun untuk kalangan-kalingan Islam aja. Dan menanggapi hal tersebut, community capital partners itu mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan komitmen mereka untuk mematuhi Fair Husing Act, yaitu Undang-Undang yang melarang diskriminasi di dalam perumahan berdasarkan karakteristik tertentu termasuk agama. Dan para pengembang menegaskan kalau mereka itu gak bakal memberlakukan pelarangan menyeluruh terhadap kelompok manapun, melainkan mereka bakal melakukan penilaian individu yang menyeluruh terhadap calon pembeli untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan komunitas terkait keamanan dan keselamatan. Ya, gua rasa ini cukup wajar ya, Geng. Namanya juga membangun perumahan ya. Pasti orang yang membuat perumahan tersebut atau penyelenggaranya itu ya bakal menseleksi siapapun yang tinggal di sana demi keselamatan orang-orang yang akan menjadi komunitas di sana. Terus geng Yasir Qadi juga menegaskan kalau Epic City ini enggak dimaksudkan sebagai komunitas yang terisolasi dari masyarakat luas. Dia bilang mereka itu tidak bermaksud untuk membentuk sebuah sekte atau menciptakan batas besar dengan masyarakat sekitar, melainkan mereka ingin berkontribusi kepada negara bagian dan Amerika Serikat sendiri serta menunjukkan seperti apa lingkungan umat muslim yang hidup berdampingan. Nah, setelah mendapatkan pertanyaan dari media, pihak pengembang ini juga mengubah bahasa di situs web mereka dengan menghapus kalimat yang sebelumnya menyeratkan bahwa penjualan hanya akan dibatasi pada orang-orang yang dinilai akan berkontribusi pada komposisi komunitas secara keseluruhan. Terus berlanjut lagi nih, Geng. Di bulan April 2025, Gubernur Ebot itu meluncurkan beberapa penyelidikan tingkat negara bagian terhadap EPIK ini yang mana ini menyebabkan penghentian sementara seluruh aktivitas konstruksi. Jadi, pembangunannya tuh kayak ya agak sedikit macetlah gara-gara ada kecurigaan ini. Banyak anggota komunitas muslim menilai penyelidikan tersebut terasa enggak adil, bermotif politik, dan didasarkan pada stereotype negatif terhadap umat Islam. Dan selain itu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat yaitu DOJ juga ikut memeriksa proyek ini atas undangan dari para politisi Texas. Tapi geng, 1 bulan kemudian DOJ menghentikan penyelidikan setelah pihak pengembang menyatakan komitmen untuk mematuhi undang-undang perumahan yang adil di tingkat federal. Nah, terakhir geng di tanggal 5 Desember 2025, Jaksa Agung Texas yaitu Kenpxton itu mengajukan gugatan terhadap Epic City dengan tuduhan penipuan sekuritas. Nah, jadi itu dia ya, Geng, selukbeluk dari Epic City yang ternyata juga ada hubungannya nih, Geng, sama komunitas Islam atau komunitas muslim dan sempat menuai kontroversi. Nah, sekarang kita bakal lanjut nih ke dalam pembahasan selanjutnya yaitu terkait aksi demonstrasi anti muslim di Epic City ya. Apa yang sebenarnya terjadi di sana? Langsung aja kita masuk ke dalam pembahasannya. Jadi, geng Is Pleno Islamic Center atau disingkat dengan Epic itu setiap hari Sabtu menjalankan sebuah program amal yang diberi nama Help Your Neighbor Drive Through Food Pantry. nebor which is your neighbor drive through food pantry and insyaallah all people who are needlims di mana epic yang ada di epic city itu membagikan sekotak makanan gratis kepada mobil-mobil yang lewat di sana ya istilahnya bagi-bagi nasi kotak lah mungkin kalau di sini tuh mirip kayak nasi berkat ya yang sering dibagikan setiap selesai salat Jumat atau mungkin bulan puasa di Ramadan gitu ya nasi kotaknya itu enggak hanya dibagikan ke orang-orang yang beragama Islam aja, tapi ke semua orang dari agama manapun. Enggak ada pertanyaan apapun yang diajukan oleh Epik kepada setiap penerima nasi kotak. Jadi semuanya nerima gitu aja. Nah, dan hal ini dijalankan sesuai dengan sunah dari Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang mengatakan, "Bukanlah seorang mukmin jika perutnya kenyang sementara tetangganya kelaparan." Nah, dari hadis tersebut udah jelas ya, Geng ya, pernyataan dari Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Nah, namun geng di tanggal 13 Desember kemarin, pemberian nasi kotak tersebut tidak terjadi dengan lancar karena tiba-tiba ada sekelompok orang yang menyebut diri mereka sebagai nasionalis Kristen yang berteriak-teriak menyebutkan enggak ada hukum syariah. Nah, sebenarnya anggota Epik menyadari bahwa masih ada sebagian orang yang masih belum menerima mereka selama mereka di sana. Dan pihak Epik pun sudah tahu sebelumnya kalau kelompok nasionalis Kristen tersebut bakal datang memprotes mereka. Dan mereka tahu karena rencana tersebut sudah disuarakan sejak berminggu-minggu sebelumnya setelah ada seorang tokoh media sosial yang radikal mengumumkan bahwa aksi protes islamofobia mereka akan menuju ke Epic City. Nah, usai mengetahui hal tersebut, Epic meningkatkan langkah-langkah keamanan geng di sana. Nah, jadi mereka enggak cuma tinggal diam atau menyambut kedatangan para pemprotes ini. Mereka berkoordinasi juga dengan Departemen Kepolisian Pleno. Mereka juga membatalkan kelas pada Sabtu siang dan mendorong jemaah untuk tidak datang ke tempat ibadah kecuali kehadiran mereka sangat penting untuk situasi tertentu karena ditakutkan keselamatan mereka bisa terancam. Dan Epic sendiri itu enggak terlibat di dalam mengorganisir atau mendukung ataupun menyetujui atau memfasilitasi segala aksi protes di sana. Sebab ada aturan di sana yang berbunyi aktivitas protes atau demonstrasi tidak diizinkan di properti Epic. Nah, aturan tersebut berlaku untuk semua individu termasuk jemaah pengunjung sampai staf yang berada di sana. Dan aksi protes tersebut diberi nama Americans Against Islamification. Nah, ada lebih dari 150 orang yang mengikuti aksi tersebut. Kalau kalian kira aksinya cuma mereka berteriak-teriak aja, kalian salah banget. Karena aksi tersebut diwarnai dengan tindakan-tindakan yang kontroversial dari para penyelenggara dan massa yang ikut. Salah satu yang paling gila gitu ya, yaitu memajang kepala babi dan bahkan membawa kandang berisikan lima ekor babi hidup. Membawa babi itu ke sana sengaja dilakukan karena mereka ingin menghina umat muslim. Karena babi dianggap sebagai hewan yang najis dan haram untuk dikonsumsi di dalam ajaran Islam. Dan orang yang menyelenggarakan aksi ini bernama Jak Lang yang memang dikenal sebagai seorang aktivis yang selalu menyuarakan anti Islam. Dia sangat benci dengan Islam. Dalam aksi tersebut, Jack ini sempat berbicara dari sebuah podium yang dipasang di bagian belakang sebuah mobil pick up. Di podium tersebut menampilkan tulisan dari era perang salib, yaitu Deus Fault yang berarti Tuhan menghendakinya dan di atasnya terdapat sebuah Al-Qur'an yang dimasukkan ke dalam mulut kepala babi yang sudah mati. Gila, Deus F sendiri ya sebuah kata yang diteriakkan oleh para tentara Kristen Eropa sebagai seruan perang ketika mereka berperang ke Timur Tengah dengan keyakinan bahwa tindakan mereka didukung oleh kehendak Tuhan. Nah, di zaman modern geng, Deus Fult kelompok ekstrem atau sayap kanan sebagai simbol anti Islam, nasionalisme agama, dan pembenaran kekerasan atas nama Tuhan. Nah, lalu Jack ini juga menghina Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam dengan menyebutkan kalau Nabi Muhammad adalah seorang pedofilia. Wah, gila, Geng. Ini benar-benar memancing amarah umat Islam. Nah, di saat itu ya, Geng, Jack ini juga bilang dalam sebuah pidatonya kalau Amerika itu tidak bakal pernah jatuh seperti Eropa, katanya. Hal ini merujuk pada migrasi besar-besaran umat muslim ke Eropa yang terjadi selama beberapa dekade terakhir. Nah, di satu titik para demonstran itu berjalan menjauh dari East Pleno Islamic Center dan kemudian berhadapan dengan kelompok yang tidak setuju dengan kehadiran Jack dan masa lain yang berada di sana. Dan polisi di sana sudah dalam keadaan sigap karena ketegangan antara kedua kelompok ini semakin meningkat, Geng. Dan para pendukung protes bilang mereka cuma merasa tidak nyaman dengan seberapa cepat perubahan yang terjadi di lingkungan mereka. Di sisi lain, para kritikus itu berpendapat bahwa protes ini sudah melampaui batas dan menjadi aksi intolerans alias ya enggak ada toleransi beragama gitu. Nah, cuma gara-gara mereka enggak terima perkembangan pesat kemajuan Islam di daerah mereka itu semakin ramai dan bahkan sudah banyak yang menjadi mualaf di saat itu. Nah, mereka tuh enggak terima dengan hal itu dan pembangunan masjid serta pusat-pusat ee belajar agama Islam di sana itu semakin masif, semakin banyak. Mereka tuh enggak terima. Dan para pejabat kota berusaha menenangkan situasi yang memanas tersebut. Mereka meminta masyarakat untuk tetap melakukan protes damai dan fokus pada isu-isu nyata seperti tata ruang dan perencanaan komunitas. Ya, jadi tidak terlibat dalam tindakan atau ancaman yang buruk terhadap agama. Karena si agamanya sendiri tidak mengancam siapapun di sana. Hanya karena jumlah umatnya semakin banyak. Jadi kan umatnya itu awalnya dari para imigran misalkan. Nah, tahu-tahu warga lokalnya ikut mendapat hidayah terus ikut pindah agama menjadi mualaf. Nah, itulah yang mereka khawatirkan gitu. Tapi geng menanggapi aksi protes ini ya conceal on American Islamic relation atau disingkat dengan keir atau tulisannya cair gitu ya. Mereka mengeluarkan pernyataan dan menuding beberapa pejabat pemerintah Texas yang ikut memicu aksi penolakan terhadap umat muslim yang ada di sana mengingat gubernur Texas sendiri itu sebenarnya enggak setuju dengan keberadaan si Epik tadi. Nah, jadi dari gubernurnya aja tuh sebenarnya udah apa ya? udah enggak sukalah keberadaan dari komunitas Epic ini. Dan di sisi lain ya, Keir tadi mengapresiasi Epic dan anggota komunitas muslim pleno atas kedisiplinan mereka dan mereka itu sabar banget ya. Mereka menunjukkan kesabaran di saat mereka itu didemo aksi protes yang gila-gilaan terhadap mereka. Mereka itu enggak melawan padahal jumlah mereka juga banyak dan bisa melawan. Nah, kemudian K juga memuji aparat penegak hukum setempat yang bekerja sama dengan komunitas untuk menjaga keamanan. Nah, oleh karena itu Keir itu mendorong ya semua pejabat terpilih untuk mengecam aksi ekstremisme anti muslim yang dipicu oleh Gubernur Texas yaitu Greg Abot tadi dan juga Kenpxton dan pihak-pihak lainnya. Nah, jadi di sini yang udah dianggap ekstremis bukan lagi orang Islamnya. Biasa kan muslim ekstremis, orang Islam ekstremis. Ini udah enggak. Tapi justru yang ekstremis di sini adalah para pemprotes anti muslim di dalam aksi tersebut ya. Kemudian memicu gelombang kemarahan yang bisa kita lihat tersebar di internet, terutama yang berasal dari kalangan muslim dunia. Orang muslim melihat apa yang dilakukan oleh Jack sebagai penghinaan terhadap agama karena dia udah menggunakan ayat suci Al-Qur'an yang enggak salah apa-apa. Kalau emang dia enggak senang sama Islam, ya artinya dia tidak senang dengan Muslim. Bukan terhadap agama Islamnya, bukan terhadap ayat sucinya. Karena kalau apapun yang dia benci dari sikap umat Islam, itu artinya tindakan dari manusianya yang disebut dengan muslim. Nah, makanya kayak kalau dia benci terhadap sebuah kaum, baiknya dia apa ya menunjukkan kebenciannya itu tertuju pada kaumnya aja. Ayat suci yang tidak salah apa-apa, yang tidak mengajarkan hal-hal buruk seharusnya tidak dia gunakan sebagai alat untuk memprovokasi. Terus semua orang saat ini tertuju pada Jacklang. Siapa dia sebenarnya sampai dia bisa menyelenggarakan aksi yang begitu kontroversial dan berani tersebut. Enggak mungkin dong dia tidak punya agenda-agenda busuk di belakang ini semua ya. Kalau tidak ada yang mana mungkin dia seberani itu ya kan. Nah sekarang kita bakal bahas nih sosok dari Jack Klang ini siapa dia? Di tahun 2021 tepatnya di tanggal 6 Januari, Jack Lang ini pernah ikut ketika kericuhan yang terjadi di depan gedung kapital Amerika Serikat. Pada saat itu para pendukung presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump menyerbu gedung kapital eh yang mengakibatkan terganggunya sesi bersama kongres ketika suara kolesi elektoral ee sebuah dewan konstitusional yang bertugas memilih Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat itu akan disahkan dengan menegaskan kemenangan dari Joe Biden dalam pemilihan umum Presiden tahun 2020. Dan di tanggal 5 sampai 6 Januari, ribuan pendukung Donald Trump berkumpul di Washington DC untuk memprotes hasil pemilihan umum yang diklaim oleh Donald Trump sebagai kecurangan. Nah, di antara salah satu pendukung Trump di saat itu ada nih Jack Lang ini, Geng. Dan pada pagi hari di tanggal 6 Januari, pengunjuk rasa berkumpul dan bergerak menuju ke gedung Kapitol. Dan kondisinya keos banget di saat itu. Dan saking keosnya, masa yang berkumpul di sana bisa memukul mundur polisi. Dan Jack dikatakan ikut melawan polisi menggunakan tongkat baseball dan juga perisai ketika itu. Dan singkat cerita, Jack ini ditangkap 10 hari pasca kerusuhan tersebut dan sebagian besar penahannya di ibu kota negara yaitu di Washington DC. Namun di bulan Mei 2024 dia akhirnya dipindahkan ke pusat penahanan di Brooklyn, New York. Ketika di penjara, Jack ini sempat menggunakan media sosial untuk mengorganisir para pendukungnya dengan menyebarkan teori konspirasi bahwa pemilihan presiden di tahun 2020 dicuri. Dan Donald Trump yang sebenarnya menang meskipun tidak ada bukti kecurangan pemilu pada saat itu. Nah, di awal bulan Juni, Jack ini memposting di akun X miliknya untuk mengajak para pendukungnya bergabung dengan milisi konstitusional nasional baru yang diberi nama North American Patriot and Liberty Militia atau yang disingkat dengan Nepalm. Kelompok tersebut diketuai oleh Jack sendiri dan wakilnya adalah Nender Steel yang merupakan promotor Canon. Kemudian ada Choy Grivin selaku pemimpin Cowboys for Trump dan mantan komisaris daerah New Mexico. Serta ada juga Stu Peters yang suka membuat teori konspirasi antisemit. Nepalem sendiri memiliki misi untuk menegakkan konstitusi dengan melindungi Amerika dari musuh apapun baik asing maupun domestik alias musuh di dalam Amerika sendiri. Nah, kemudian Nepalem ini mengklaim kalau Yesus Kristus adalah panglima tertinggi mereka. Mereka tidak melabeli diri mereka sebagai kelompok pinggiran atau ekstremis. Namun justru mereka menganggap mereka mewakili rakyat Amerika. Dan sejak saat itu Nepalm ini sudah memulai 50 ee saluran atau kelompok atau grup gitu ya dari Telegram milisi khusus negara bagian. Dan menurut informasi yang beredar, Jack mengklaim anggota mereka di Telegram sudah mencapai 20.000 anggota. Nah, namun angka ini sudah dibantah oleh para ahli yang sudah meninjau saluran-saluran atau grup-grup tersebut dengan beberapa grup yang ternyata hanya memiliki kurang dari 200 peserta, Geng. Jadi, enggak banyak yang mendukung mereka. Setelah penahanannya tersebut, ya akhirnya dibebaskan karena dinyatakan tidak bersalah atas semua 11 dakawaan pidana. Ya, namanya juga orang di belakang Donald Trump gitu ya. Jadi cukup kuatlah backingannya dan selama penahanan dia, dia enggak pernah mengaku menyesal dengan tindakan dia di kerusuhan gedung kapitol itu. Bahkan dia menyebutkan kalau dia sebagai tahanan politik yang mana dia mengaku kalau dia ditahan karena berbeda pandangan politik dengan Joe Biden dan apa yang dituduhkan hanya narasi semata. Nah, namun foto-foto dan rekaman video dia di hari kejadian itu menunjukkan kalau dia berulang kali sempat melawan polisi. Dan di tahun ini secara tiba-tiba Jack mengumumkan pencalonan diri sebagai senator Amerika di Florida. Dan sebenarnya Jack ini berasal dari New York. Ya, makanya ketika dia menyebut ingin mencalonkan diri di Florida, banyak yang kaget kenapa harus Florida? Dan dari pengakuan Jack, dia memilih untuk mencalonkan diri di sana. Karena selama berada di sana, sejak dia dibebaskan dari penjara, dia menemukan lebih banyak penerimaan dan dia mengatakan kalau dia memiliki ikatan keluarga yang sudah lama dengan negara Florida ini. Dan Florida adalah negara bagian yang paling mendukung maga alias make America Great Again, yaitu eh kampanye atau visi yang dijalankan oleh Donald Trump. Terus, Geng, ketika dia menyelenggarakan aksi di Epic City, sorotan jadi mengarah kepada dia. Masalahnya nih, Geng, ketika dia membuat nepalm dan melakukan aksi di sana, dia selalu menyebut jika kelompoknya itu adalah orang Kristen. Tapi apa benar dia orang Kristen? Nah, akhirnya terbongkar nih banyak video-video yang beredar di media sosial yang menunjukkan kalau sebenarnya Jack ini bukan orang Kristen. Jadi, dia ini orang Yahudi. Dia Yahudinya tuh Zionis lagi. Bukan Yahudi yang apa ya kan kita itu agama kitab sama ya. Yahudi turun ke Kristen turun ke Islam ya kan? Tiga agama ini sebenarnya damai. Yang enggak damai yang membuat kita tidak damai adalah Zionis. Yang mana Zionis ini mengaku mereka Yahudi. Sementara banyak Yahudi di muka bumi ini tidak mengaminkan itu atau tidak mengiyakan. Jadi Zionis itu berbeda dengan Yahudi. Tapi kebetulan agama yang mereka peluk adalah Yahudi. Jadi Zionis itu adalah ideologi berpolitik. Nah, kita bisa lihat nih, Geng, ya. Kalau si Jacklang ini benar-benar Yahudi Zionis nih, salah satu videonya di mana dia sedang berada di sebuah tembok ratapan yang ada di Yerusalem dan menggunakan atribut yang sering digunakan oleh orang Yahudi Yerusalem ketika menjalankan ibadah. Dari sini bisa kita tahu kalau Jack Lang ini punya agenda dia sebenarnya bukan orang Kristen melainkan orang Yahudi. Ya, agamanya Yahudi dan agendanya itu adalah untuk mengadu domba. Jak leading karena gak mungkin orang Kristen menirukan cara orang Yahudi beribadah kayak gitu. Setahu gua orang Kristen memang boleh datang ke Tembok Ratapan, bahkan muslim juga boleh gitu ya. Dan itu juga sudah beberapa kali dilakukan oleh para pejabat Amerika seperti waktu Donald Trump, Obama dan beberapa orang-orang lainnya yang datang ke sana. Dan ini lebih mirip kayak kayak kita nih orang Indonesia datang ke Bali pengin kayak mempraktikkan beberapa ritual agama yang ada di Bali. Terkadang ketika kita mempraktikkan itu bukan berarti kita sudah pindah agama ya bisa biasanya tuh kita hanya untuk sebatas experience aja. Banyak kan yang kayak gitu. Nah, sama halnya dengan apa yang ada di Tembok Ratapan. Nah, tapi beda nih dengan yang dilakukan oleh Jack Lang. Jack Lang ini adalah fix 100% Yahudi Zionis. Dengan bukti jika dia adalah orang Yahudi, publik jadi berasumsi kalau Jack ini sengaja menggunakan identitas palsunya menjadi orang Kristen untuk adu domba tadi. Ya, jadi banyak orang Kristen di Texas, banyak orang Islam di Texas diadu domba oleh dia. Dan kebencian terhadap Islam di Amerika Serikat apalagi sejak Donald Trump terpilih, kembali ya membesar, kembali membara. Dan dengan pemikiran politik partai republik yang memang islamofobia dan ada si Jacklang yang merupakan pendukung partai tersebut alias orang titipan ya. Ya, sangat besar kemungkinan jika semuanya adalah agenda untuk saling mengadu domba Kristen dan Islam di negara tersebut. Nah, itu dia geng ya pembahasan kita kali ini mengenai aksi protes di Epic City yang dilakukan oleh Jack Llang dengan menistakan agama Islam yang mana ini menjadi perhatian publik, perhatian dunia dan heboh banget. Gimana, Geng, menurut kalian tentang pembahasan ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.