Transcript
fk15x5nXzwA • THE HOLY QURAN WAS PUT INTO B2'S MOUTH?! ANTI-ISL4M PROTEST WAS PARTICULAR IN EPIC CITY, MAMARIKA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1631_fk15x5nXzwA.txt
Kind: captions
Language: id
Dan aksi protes tersebut diberi nama
Americans Against Islamification. Nah,
ada lebih dari 150 orang yang mengikuti
aksi tersebut. Kalau kalian kira aksinya
cuma mereka berteriak-teriak aja, kalian
salah banget. Karena aksi tersebut
diwarnai dengan tindakan-tindakan yang
kontroversial dari para penyelenggara
dan masa yang ikut.
Oke, pembahasan kita hari ini mengenai
lagi-lagi aksi penistaan, penghinaan,
dan ujaran kebencian terhadap agama
Islam. yang mana biasanya orang-orang
yang melakukan hal kayak gini pasti
bersembunyi di balik agenda-agenda
tertentu. Nah, buat kalian siapkan
mental kalian, siapkan nafas kalian,
elus dada, ya, tahan-tahan emosi. Karena
berita yang akan kita bahas ini
benar-benar membuat kita sebagai umat
muslim terkhususnya ya, ya merasa sangat
tidak terima ya dengan apa yang
dilakukan oleh orang ini. Nah, jadi,
geng ceritanya terjadi sebuah aksi
demonstrasi di kawasan Epic City Texas,
Amerika Serikat yang mana ini menarik
perhatian masyarakat luas enggak hanya
dari Amerika, tapi dari seluruh dunia.
Dan bahkan enggak cuma menarik perhatian
warga muslim aja, tetapi juga masyarakat
dari agama lain juga ikut menentang
mengecam apa yang dilakukan oleh orang
ini. Jadi, pada aksi demonstrasi
tersebut itu ada seorang aktivis ekstrem
bernama Jack Llang yang mana dia
melakukan tindakan yang provokatif
dengan menistakan agama Islam ya. yang
mana salah satu yang dia lakukan itu
adalah memasukkan ayat suci Al-Qur'an ke
dalam mulut
Oing. Ya, gua plesetin aja ya karena
kalau menyebutkan nama hewan ini
kayaknya kasar banget. Jadi, di dalam
mulut oing, kepala oing yang sudah
dipotong ya atau kepala ngok ya, kepala
ngo sudah dipotong, dimasukkanlah ayat
suci Al-Qur'an ke mulutnya. Nah,
tindakan tersebut memicu kecaman yang
luas karena dianggap sebagai penghinaan
langsung terhadap simbol agama dan
kepercayaan umat Islam di seluruh dunia.
Dan aksi Jacklang ini ternyata tidak
dilakukan sendiri. Tapi demonstrasi ini
berlangsung dalam konteks ya
meningkatnya sentimen kebencian terhadap
umat muslim atau terhadap Islam alias
islamofobia di sebagian kalangan
masyarakat Amerika Serikat. Dalam
beberapa tahun terakhir, isu terkait
komunitas muslim, pembangunan fasilitas
keagamaan dan identitas Islam sering
menjadi sasaran bagi kemarahan
kelompok-kelompok tertentu. Ya,
terkadang tuh tanpa alasan. Demonstrasi
di Epic City menjadi salah satu contoh
bagaimana penolokan terhadap isu
tertentu bisa berubah menjadi serangan
terhadap agama. Dan banyak pihak menilai
bahwa apa yang terjadi di Epic City
bukan lagi sekedar bentuk protes atau
kebebasan berekspresi, tapi sudah masuk
ke ranah penistaan agama dan ujaran
kebencian. Sehingga reaksi pun
bermunculan baik dari komunitas muslim,
aktivis hak sipil, maupun warga Amerika
Serikat lainnya yang menilai tindakan
tersebut berbahaya dan berpotensi memicu
konflik sosial yang lebih luas. Dan
memang sepertinya ujaran kebencian
terhadap kelompok tertentu itu mulai
banyak bermunculan lagi nih, Geng.
Setelah Donald Trump terpilih lagi
menjadi presiden untuk kedua kalinya.
Jadi, di dalam video ini kita bakal
membahas apa yang sebenarnya terjadi di
dalam demonstrasi di Epic City ini. Dan
kita juga akan membahas siapa Jack Llang
dan latar belakang dari aksinya ini
serta mengapa kemarahan terhadap Islam
masih terus muncul di sebagian besar
masyarakat Amerika Serikat. Langsung aja
nih kita bahas secara lengkap. Halo
geng. Welcome back to kamar
[musik]
geng geng. Oke, untuk pembahasan yang
pertama kita bahas dulu yang namanya
proyek Epic City di Texas yang
menyebabkan adanya pergerakan protes
dari orang-orang terhadap umat Islam
yang ada di sana. Sebenarnya apa sih
proyek Epic City ini? Kita bahas
aile attorney to help them navigate
multiple state investigations.
Theorney for the East Plano Islamic
Center and the developers behind Epic
City have been receiving of death
overation about the project.
Jadi, geng, insiden ini terjadi di Epic
City, Texas, Amerika Serikat. Gua mau
membahas langsung kepada inti
pembahasannya ya. Gua bakal menjelaskan
terkait Epic City karena kota ini juga
menarik untuk dibahas dan mengapa aksi
tersebut digelar di sana. Jadi Epic City
ini adalah proyek pengembangan perumahan
berbasis komunitas Islam yang
direncanakan berada di Texas. Texas ini
kan terletak sekitar 40 menit dari
Dallas dekat kota Yosepin namanya. Kota
tersebut merupakan sebuah proyek yang
digagas oleh Is Plano Islamic Center
atau disingkat dengan Epic yang mana ini
dikelola melalui entitas yang dibuat
khusus yang bernama Community Capital
Planner. Di saat itu ada seseorang yang
bernama Imran Kaudari yang sebelumnya
menjabat sebagai Presiden Dewan Direksi
Masjid. Dia memegang posisi sebagai
pejabat eksklusif dan direktur bisnis
dari community Capital Partners.
Komunitas yang direncanakan akan
menampilkan 1000 unit hunian bersama
dengan sebuah masjid, sekolah berbasis
agama dari tingkat TK sampai SMA dan
perguruan tinggi serta fasilitas
perbelanjaan. Dan menurut perwakilan
organisasi East Plano Islamic Center itu
bakal menerima semua keuntungan yang
dihasilkan dari pengembangan tersebut.
Tim kepemimpinan dari community capital
partners yang terdiri dari para
sukarelawan itu enggak bakal menerima
kompensasi atas pekerjaan mereka dalam
proyek tersebut. Rencana pembangunannya
juga bakal diperluas, Geng. Mencakup dua
proyek tambahan yang disebut dengan Epic
Range One dan Epic Range 2. Nah, Epic
Range One itu direncanakan menjadi
sebuah proyek seluas sekitar 44,5
hektar. Lokasinya berada sekitar 800 m
dari area utama Epic City. Di kawasan
itu bakal dibangun 70 lahan hunian yang
masing-masing berukuran antara 4.000
sampai 20.000 m². Sementara itu, untuk
Epic Range 2 direncanakan berada di
lahan seluas sekitar 36,4 hektar dengan
jarak kurang dari 1,6 km dari area utama
Epic City. Proyek ini bakal mencakup 60
lahan hunian berukuran sekitar 2.000 m²
per unitnya, serta 27 unit rumah kota
atau toownhouse kelas atas. Nah, ada
seorang candikiawan epik yang bernama
Yasir Qadi itu menambahkan kalau kawasan
tersebut sebagai lingkungan muslim yang
akan tetap menyatu dengan baik bersama
masyarakat di sekitar yang nonmuslim.
Nah, pihak pengembang juga menegaskan
kalau proyek ini bertujuan untuk
membangun komunitas yang beragam dan
inklusif di mana orang-orang dari
berbagai latar belakang bisa hidup
berdampingan secara harmonis. Terus,
Geng, untuk memesan lahan di kawasan
utama Epic City ini, calon pembelinya
atau investornya harus membeli saham
senilai 0.000 Amerika di perusahaan
Comitee Capital Partners yang nantinya
akan diperhitungkan sebagai bagian dari
pembayaran lahan rumah. Nah, sementara
itu untuk lahan di proyek Epic Range itu
investornya diwajibkan membayar uang
tanda jadi sebesar 30.000 Amerika untuk
mengamankan satu cavling-nya aja. Proyek
Epic City ini pertama kali diumumkan ke
publik pada tahun 2024 dan dalam
hitungan beberapa hari aja setelah
pengumuman tersebut udah lebih dari 500
lahan yang langsung dipesan oleh calon
pembeli atau investor. Hingga bulan
Februari 2025 proyek Epic City itu masih
berada di dalam tahap perencanaan dan
pengembang. Sementara rencana finalnya
masih belum disahkan. Di tanggal 14
Februari 2025, pengembang baru
mengumumkan perluasan proyek Epic Range
One dan Epic Range 2 yang tadi, Geng.
Sebagian pemilik properti di wilayah
sekitar sana itu udah menyatakan rencana
mereka untuk pindah karena khawatir
kawasan yang sebelumnya bersifat
pedesaan bakal berubah. Nah, tapi di
sisi lain ada juga nih yang ngelihat
dampak positifnya, terutama dari sisi
ekonomi yang mana berdasarkan laporan
lokal, nilai beberapa properti di area
tersebut malah diperkirakan meningkat,
Geng, sampai dua kali lipat sejak proyek
Epic City diumumkan. Tapi, Geng, proyek
tersebut mendapatkan pertentangan dari
berbagai pihak. Di tanggal 24 Februari
2025, Gubernur Texas yang bernama Greg
Abot itu secara terbuka menyatakan
penolakan terhadap proyek tersebut
dengan menyebutkan kalau hukum syariah
tidak boleh di Texas alias hukum Islam
itu tidak diperbolehkan di Texas. Begitu
juga dengan membangun sebuah kota
syariah. Mereka enggak setuju. Nah,
pernyataan tersebut muncul gara-gara
untuk respon terhadap penyebutan proyek
yang bakal dibangun ini yang mana
digadang-gadang sebagai kota syariah
dengan luas 402
hektar oleh komentator konservatif
bernama Amimek. Wallmakers passed it to
specifically target Epic City, a planned
mixed use development near the town of
Josephine. The governor claims anyone
in Epic.
Meskipun penyelenggara eh proyek ini
sendiri enggak pernah secara terbuka
menyatakan kalau kota ini bakal menjadi
proyek hukum syariah atau hukum Islam ee
atau membentuk sistem pemerintahan
terpisah dari hukum Amerika yang
berlaku. Nah, tapi [musik]
udah dituduh aja gitu, Geng. seolah-olah
memang dibangun untuk kalangan-kalingan
Islam aja. Dan menanggapi hal tersebut,
community capital partners itu
mengeluarkan pernyataan resmi yang
menegaskan komitmen mereka untuk
mematuhi Fair Husing Act, yaitu
Undang-Undang yang melarang diskriminasi
di dalam perumahan berdasarkan
karakteristik tertentu termasuk agama.
Dan para pengembang menegaskan kalau
mereka itu gak bakal memberlakukan
pelarangan menyeluruh terhadap kelompok
manapun, melainkan mereka bakal
melakukan penilaian individu yang
menyeluruh terhadap calon pembeli untuk
memastikan kesesuaian dengan tujuan
komunitas terkait keamanan dan
keselamatan. Ya, gua rasa ini cukup
wajar ya, Geng. Namanya juga membangun
perumahan ya. Pasti orang yang membuat
perumahan tersebut atau penyelenggaranya
itu ya bakal menseleksi siapapun yang
tinggal di sana demi keselamatan
orang-orang yang akan menjadi komunitas
di sana. Terus geng Yasir Qadi juga
menegaskan kalau Epic City ini enggak
dimaksudkan sebagai komunitas yang
terisolasi dari masyarakat luas. Dia
bilang mereka itu tidak bermaksud untuk
membentuk sebuah sekte atau menciptakan
batas besar dengan masyarakat sekitar,
melainkan mereka ingin berkontribusi
kepada negara bagian dan Amerika Serikat
sendiri serta menunjukkan seperti apa
lingkungan umat muslim yang hidup
berdampingan. Nah, setelah mendapatkan
pertanyaan dari media, pihak pengembang
ini juga mengubah bahasa di situs web
mereka dengan menghapus kalimat yang
sebelumnya menyeratkan bahwa penjualan
hanya akan dibatasi pada orang-orang
yang dinilai akan berkontribusi pada
komposisi komunitas secara keseluruhan.
Terus berlanjut lagi nih, Geng. Di bulan
April 2025, Gubernur Ebot itu
meluncurkan beberapa penyelidikan
tingkat negara bagian terhadap EPIK ini
yang mana ini menyebabkan penghentian
sementara seluruh aktivitas konstruksi.
Jadi, pembangunannya tuh kayak ya agak
sedikit macetlah gara-gara ada
kecurigaan ini. Banyak anggota komunitas
muslim menilai penyelidikan tersebut
terasa enggak adil, bermotif politik,
dan didasarkan pada stereotype negatif
terhadap umat Islam. Dan selain itu,
Departemen Kehakiman Amerika Serikat
yaitu DOJ juga ikut memeriksa proyek ini
atas undangan dari para politisi Texas.
Tapi geng, 1 bulan kemudian DOJ
menghentikan penyelidikan setelah pihak
pengembang menyatakan komitmen untuk
mematuhi undang-undang perumahan yang
adil di tingkat federal. Nah, terakhir
geng di tanggal 5 Desember 2025, Jaksa
Agung Texas yaitu Kenpxton itu
mengajukan gugatan terhadap Epic City
dengan tuduhan penipuan sekuritas.
Nah, jadi itu dia ya, Geng, selukbeluk
dari Epic City yang ternyata juga ada
hubungannya nih, Geng, sama komunitas
Islam atau komunitas muslim dan sempat
menuai kontroversi. Nah, sekarang kita
bakal lanjut nih ke dalam pembahasan
selanjutnya yaitu terkait aksi
demonstrasi anti muslim di Epic City ya.
Apa yang sebenarnya terjadi di sana?
Langsung aja kita masuk ke dalam
pembahasannya.
Jadi, geng Is Pleno Islamic Center atau
disingkat dengan Epic itu setiap hari
Sabtu menjalankan sebuah program amal
yang diberi nama Help Your Neighbor
Drive Through Food Pantry. nebor which
is your neighbor drive through food
pantry and insyaallah all people who are
needlims
di mana epic yang ada di epic city itu
membagikan sekotak makanan gratis kepada
mobil-mobil yang lewat di sana ya
istilahnya bagi-bagi nasi kotak lah
mungkin kalau di sini tuh mirip kayak
nasi berkat ya yang sering dibagikan
setiap selesai salat Jumat atau mungkin
bulan puasa di Ramadan gitu ya nasi
kotaknya itu enggak hanya dibagikan ke
orang-orang yang beragama Islam aja,
tapi ke semua orang dari agama manapun.
Enggak ada pertanyaan apapun yang
diajukan oleh Epik kepada setiap
penerima nasi kotak. Jadi semuanya
nerima gitu aja. Nah, dan hal ini
dijalankan sesuai dengan sunah dari
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
yang mengatakan, "Bukanlah seorang
mukmin jika perutnya kenyang sementara
tetangganya kelaparan." Nah, dari hadis
tersebut udah jelas ya, Geng ya,
pernyataan dari Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam. Nah, namun geng di
tanggal 13 Desember kemarin, pemberian
nasi kotak tersebut tidak terjadi dengan
lancar karena tiba-tiba ada sekelompok
orang yang menyebut diri mereka sebagai
nasionalis Kristen yang berteriak-teriak
menyebutkan enggak ada hukum syariah.
Nah, sebenarnya anggota Epik menyadari
bahwa masih ada sebagian orang yang
masih belum menerima mereka selama
mereka di sana. Dan pihak Epik pun sudah
tahu sebelumnya kalau kelompok
nasionalis Kristen tersebut bakal datang
memprotes mereka. Dan mereka tahu karena
rencana tersebut sudah disuarakan sejak
berminggu-minggu sebelumnya setelah ada
seorang tokoh media sosial yang radikal
mengumumkan bahwa aksi protes
islamofobia mereka akan menuju ke Epic
City. Nah, usai mengetahui hal tersebut,
Epic meningkatkan langkah-langkah
keamanan geng di sana. Nah, jadi mereka
enggak cuma tinggal diam atau menyambut
kedatangan para pemprotes ini. Mereka
berkoordinasi juga dengan Departemen
Kepolisian Pleno. Mereka juga
membatalkan kelas pada Sabtu siang dan
mendorong jemaah untuk tidak datang ke
tempat ibadah kecuali kehadiran mereka
sangat penting untuk situasi tertentu
karena ditakutkan keselamatan mereka
bisa terancam. Dan Epic sendiri itu
enggak terlibat di dalam mengorganisir
atau mendukung ataupun menyetujui atau
memfasilitasi segala aksi protes di
sana. Sebab ada aturan di sana yang
berbunyi aktivitas protes atau
demonstrasi tidak diizinkan di properti
Epic. Nah, aturan tersebut berlaku untuk
semua individu termasuk jemaah
pengunjung sampai staf yang berada di
sana. Dan aksi protes tersebut diberi
nama Americans Against Islamification.
Nah, ada lebih dari 150 orang yang
mengikuti aksi tersebut. Kalau kalian
kira aksinya cuma mereka
berteriak-teriak aja, kalian salah
banget. Karena aksi tersebut diwarnai
dengan tindakan-tindakan yang
kontroversial dari para penyelenggara
dan massa yang ikut. Salah satu yang
paling gila gitu ya, yaitu memajang
kepala babi dan bahkan membawa kandang
berisikan lima ekor babi hidup. Membawa
babi itu ke sana sengaja dilakukan
karena mereka ingin menghina umat
muslim. Karena babi dianggap sebagai
hewan yang najis dan haram untuk
dikonsumsi di dalam ajaran Islam. Dan
orang yang menyelenggarakan aksi ini
bernama Jak Lang yang memang dikenal
sebagai seorang aktivis yang selalu
menyuarakan anti Islam. Dia sangat benci
dengan Islam. Dalam aksi tersebut, Jack
ini sempat berbicara dari sebuah podium
yang dipasang di bagian belakang sebuah
mobil pick up. Di podium tersebut
menampilkan tulisan dari era perang
salib, yaitu Deus Fault yang berarti
Tuhan menghendakinya dan di atasnya
terdapat sebuah Al-Qur'an yang
dimasukkan ke dalam mulut kepala babi
yang sudah mati. Gila, Deus F sendiri ya
sebuah kata yang diteriakkan oleh para
tentara Kristen Eropa sebagai seruan
perang ketika mereka berperang ke Timur
Tengah dengan keyakinan bahwa tindakan
mereka didukung oleh kehendak Tuhan.
Nah, di zaman modern geng, Deus Fult
kelompok ekstrem atau sayap kanan
sebagai simbol anti Islam, nasionalisme
agama, dan pembenaran kekerasan atas
nama Tuhan. Nah, lalu Jack ini juga
menghina Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam dengan menyebutkan kalau Nabi
Muhammad adalah seorang pedofilia. Wah,
gila, Geng. Ini benar-benar memancing
amarah umat Islam.
Nah, di saat itu ya, Geng, Jack ini juga
bilang dalam sebuah pidatonya kalau
Amerika itu tidak bakal pernah jatuh
seperti Eropa, katanya. Hal ini merujuk
pada migrasi besar-besaran umat muslim
ke Eropa yang terjadi selama beberapa
dekade terakhir. Nah, di satu titik para
demonstran itu berjalan menjauh dari
East Pleno Islamic Center dan kemudian
berhadapan dengan kelompok yang tidak
setuju dengan kehadiran Jack dan masa
lain yang berada di sana. Dan polisi di
sana sudah dalam keadaan sigap karena
ketegangan antara kedua kelompok ini
semakin meningkat, Geng. Dan para
pendukung protes bilang mereka cuma
merasa tidak nyaman dengan seberapa
cepat perubahan yang terjadi di
lingkungan mereka. Di sisi lain, para
kritikus itu berpendapat bahwa protes
ini sudah melampaui batas dan menjadi
aksi intolerans alias ya enggak ada
toleransi beragama gitu. Nah, cuma
gara-gara mereka enggak terima
perkembangan pesat kemajuan Islam di
daerah mereka itu semakin ramai dan
bahkan sudah banyak yang menjadi mualaf
di saat itu. Nah, mereka tuh enggak
terima dengan hal itu dan pembangunan
masjid serta pusat-pusat ee belajar
agama Islam di sana itu semakin masif,
semakin banyak. Mereka tuh enggak
terima. Dan para pejabat kota berusaha
menenangkan situasi yang memanas
tersebut. Mereka meminta masyarakat
untuk tetap melakukan protes damai dan
fokus pada isu-isu nyata seperti tata
ruang dan perencanaan komunitas. Ya,
jadi tidak terlibat dalam tindakan atau
ancaman yang buruk terhadap agama.
Karena si agamanya sendiri tidak
mengancam siapapun di sana. Hanya karena
jumlah umatnya semakin banyak. Jadi kan
umatnya itu awalnya dari para imigran
misalkan. Nah, tahu-tahu warga lokalnya
ikut mendapat hidayah terus ikut pindah
agama menjadi mualaf. Nah, itulah yang
mereka khawatirkan gitu. Tapi geng
menanggapi aksi protes ini ya conceal on
American Islamic relation atau disingkat
dengan keir atau tulisannya cair gitu
ya. Mereka mengeluarkan pernyataan dan
menuding beberapa pejabat pemerintah
Texas yang ikut memicu aksi penolakan
terhadap umat muslim yang ada di sana
mengingat gubernur Texas sendiri itu
sebenarnya enggak setuju dengan
keberadaan si Epik tadi. Nah, jadi dari
gubernurnya aja tuh sebenarnya udah apa
ya? udah enggak sukalah keberadaan dari
komunitas Epic ini. Dan di sisi lain ya,
Keir tadi mengapresiasi Epic dan anggota
komunitas muslim pleno atas kedisiplinan
mereka dan mereka itu sabar banget ya.
Mereka menunjukkan kesabaran di saat
mereka itu didemo aksi protes yang
gila-gilaan terhadap mereka. Mereka itu
enggak melawan padahal jumlah mereka
juga banyak dan bisa melawan. Nah,
kemudian K juga memuji aparat penegak
hukum setempat yang bekerja sama dengan
komunitas untuk menjaga keamanan. Nah,
oleh karena itu Keir itu mendorong ya
semua pejabat terpilih untuk mengecam
aksi ekstremisme anti muslim yang dipicu
oleh Gubernur Texas yaitu Greg Abot tadi
dan juga Kenpxton dan pihak-pihak
lainnya. Nah, jadi di sini yang udah
dianggap ekstremis bukan lagi orang
Islamnya. Biasa kan muslim ekstremis,
orang Islam ekstremis. Ini udah enggak.
Tapi justru yang ekstremis di sini
adalah para pemprotes anti muslim di
dalam aksi tersebut ya. Kemudian memicu
gelombang kemarahan yang bisa kita lihat
tersebar di internet, terutama yang
berasal dari kalangan muslim dunia.
Orang muslim melihat apa yang dilakukan
oleh Jack sebagai penghinaan terhadap
agama karena dia udah menggunakan ayat
suci Al-Qur'an yang enggak salah
apa-apa. Kalau emang dia enggak senang
sama Islam, ya artinya dia tidak senang
dengan Muslim. Bukan terhadap agama
Islamnya, bukan terhadap ayat sucinya.
Karena kalau apapun yang dia benci dari
sikap umat Islam, itu artinya tindakan
dari manusianya yang disebut dengan
muslim. Nah, makanya kayak kalau dia
benci terhadap sebuah kaum, baiknya dia
apa ya menunjukkan kebenciannya itu
tertuju pada kaumnya aja. Ayat suci yang
tidak salah apa-apa, yang tidak
mengajarkan hal-hal buruk seharusnya
tidak dia gunakan sebagai alat untuk
memprovokasi. Terus semua orang saat ini
tertuju pada Jacklang. Siapa dia
sebenarnya sampai dia bisa
menyelenggarakan aksi yang begitu
kontroversial dan berani tersebut.
Enggak mungkin dong dia tidak punya
agenda-agenda busuk di belakang ini
semua ya. Kalau tidak ada yang mana
mungkin dia seberani itu ya kan. Nah
sekarang kita bakal bahas nih sosok dari
Jack Klang ini siapa dia?
Di tahun 2021 tepatnya di tanggal 6
Januari, Jack Lang ini pernah ikut
ketika kericuhan yang terjadi di depan
gedung kapital Amerika Serikat. Pada
saat itu para pendukung presiden Amerika
Serikat yaitu Donald Trump menyerbu
gedung kapital eh yang mengakibatkan
terganggunya sesi bersama kongres ketika
suara kolesi elektoral ee sebuah dewan
konstitusional yang bertugas memilih
Presiden dan Wakil Presiden Amerika
Serikat itu akan disahkan dengan
menegaskan kemenangan dari Joe Biden
dalam pemilihan umum Presiden tahun
2020. Dan di tanggal 5 sampai 6 Januari,
ribuan pendukung Donald Trump berkumpul
di Washington DC untuk memprotes hasil
pemilihan umum yang diklaim oleh Donald
Trump sebagai kecurangan. Nah, di antara
salah satu pendukung Trump di saat itu
ada nih Jack Lang ini, Geng. Dan pada
pagi hari di tanggal 6 Januari,
pengunjuk rasa berkumpul dan bergerak
menuju ke gedung Kapitol. Dan kondisinya
keos banget di saat itu. Dan saking
keosnya, masa yang berkumpul di sana
bisa memukul mundur polisi. Dan Jack
dikatakan ikut melawan polisi
menggunakan tongkat baseball dan juga
perisai ketika itu. Dan singkat cerita,
Jack ini ditangkap 10 hari pasca
kerusuhan tersebut dan sebagian besar
penahannya di ibu kota negara yaitu di
Washington DC. Namun di bulan Mei 2024
dia akhirnya dipindahkan ke pusat
penahanan di Brooklyn, New York.
Ketika di penjara, Jack ini sempat
menggunakan media sosial untuk
mengorganisir para pendukungnya dengan
menyebarkan teori konspirasi bahwa
pemilihan presiden di tahun 2020 dicuri.
Dan Donald Trump yang sebenarnya menang
meskipun tidak ada bukti kecurangan
pemilu pada saat itu. Nah, di awal bulan
Juni, Jack ini memposting di akun X
miliknya untuk mengajak para
pendukungnya bergabung dengan milisi
konstitusional nasional baru yang diberi
nama North American Patriot and Liberty
Militia atau yang disingkat dengan
Nepalm. Kelompok tersebut diketuai oleh
Jack sendiri dan wakilnya adalah Nender
Steel yang merupakan promotor Canon.
Kemudian ada Choy Grivin selaku pemimpin
Cowboys for Trump dan mantan komisaris
daerah New Mexico. Serta ada juga Stu
Peters yang suka membuat teori
konspirasi antisemit. Nepalem sendiri
memiliki misi untuk menegakkan
konstitusi dengan melindungi Amerika
dari musuh apapun baik asing maupun
domestik alias musuh di dalam Amerika
sendiri. Nah, kemudian Nepalem ini
mengklaim kalau Yesus Kristus adalah
panglima tertinggi mereka. Mereka tidak
melabeli diri mereka sebagai kelompok
pinggiran atau ekstremis. Namun justru
mereka menganggap mereka mewakili rakyat
Amerika. Dan sejak saat itu Nepalm ini
sudah memulai 50 ee saluran atau
kelompok atau grup gitu ya dari Telegram
milisi khusus negara bagian. Dan menurut
informasi yang beredar, Jack mengklaim
anggota mereka di Telegram sudah
mencapai 20.000 anggota. Nah, namun
angka ini sudah dibantah oleh para ahli
yang sudah meninjau saluran-saluran atau
grup-grup tersebut dengan beberapa grup
yang ternyata hanya memiliki kurang dari
200 peserta, Geng. Jadi, enggak banyak
yang mendukung mereka.
Setelah penahanannya tersebut, ya
akhirnya dibebaskan karena dinyatakan
tidak bersalah atas semua 11 dakawaan
pidana. Ya, namanya juga orang di
belakang Donald Trump gitu ya. Jadi
cukup kuatlah backingannya dan selama
penahanan dia, dia enggak pernah mengaku
menyesal dengan tindakan dia di
kerusuhan gedung kapitol itu. Bahkan dia
menyebutkan kalau dia sebagai tahanan
politik yang mana dia mengaku kalau dia
ditahan karena berbeda pandangan politik
dengan Joe Biden dan apa yang dituduhkan
hanya narasi semata. Nah, namun
foto-foto dan rekaman video dia di hari
kejadian itu menunjukkan kalau dia
berulang kali sempat melawan polisi. Dan
di tahun ini secara tiba-tiba Jack
mengumumkan pencalonan diri sebagai
senator Amerika di Florida. Dan
sebenarnya Jack ini berasal dari New
York. Ya, makanya ketika dia menyebut
ingin mencalonkan diri di Florida,
banyak yang kaget kenapa harus Florida?
Dan dari pengakuan Jack, dia memilih
untuk mencalonkan diri di sana. Karena
selama berada di sana, sejak dia
dibebaskan dari penjara, dia menemukan
lebih banyak penerimaan dan dia
mengatakan kalau dia memiliki ikatan
keluarga yang sudah lama dengan negara
Florida ini. Dan Florida adalah negara
bagian yang paling mendukung maga alias
make America Great Again, yaitu eh
kampanye atau visi yang dijalankan oleh
Donald Trump. Terus, Geng, ketika dia
menyelenggarakan aksi di Epic City,
sorotan jadi mengarah kepada dia.
Masalahnya nih, Geng, ketika dia membuat
nepalm dan melakukan aksi di sana, dia
selalu menyebut jika kelompoknya itu
adalah orang Kristen. Tapi apa benar dia
orang Kristen? Nah, akhirnya terbongkar
nih banyak video-video yang beredar di
media sosial yang menunjukkan kalau
sebenarnya Jack ini bukan orang Kristen.
Jadi, dia ini orang Yahudi. Dia
Yahudinya tuh Zionis lagi. Bukan Yahudi
yang apa ya kan kita itu agama kitab
sama ya. Yahudi turun ke Kristen turun
ke Islam ya kan? Tiga agama ini
sebenarnya damai. Yang enggak damai yang
membuat kita tidak damai adalah Zionis.
Yang mana Zionis ini mengaku mereka
Yahudi. Sementara banyak Yahudi di muka
bumi ini tidak mengaminkan itu atau
tidak mengiyakan. Jadi Zionis itu
berbeda dengan Yahudi. Tapi kebetulan
agama yang mereka peluk adalah Yahudi.
Jadi Zionis itu adalah ideologi
berpolitik. Nah, kita bisa lihat nih,
Geng, ya. Kalau si Jacklang ini
benar-benar Yahudi Zionis nih, salah
satu videonya di mana dia sedang berada
di sebuah tembok ratapan yang ada di
Yerusalem dan menggunakan atribut yang
sering digunakan oleh orang Yahudi
Yerusalem ketika menjalankan ibadah.
Dari sini bisa kita tahu kalau Jack Lang
ini punya agenda dia sebenarnya bukan
orang Kristen melainkan orang Yahudi.
Ya, agamanya Yahudi dan agendanya itu
adalah untuk mengadu domba.
Jak
leading
karena gak mungkin orang Kristen
menirukan cara orang Yahudi beribadah
kayak gitu. Setahu gua orang Kristen
memang boleh datang ke Tembok Ratapan,
bahkan muslim juga boleh gitu ya. Dan
itu juga sudah beberapa kali dilakukan
oleh para pejabat Amerika seperti waktu
Donald Trump, Obama dan beberapa
orang-orang lainnya yang datang ke sana.
Dan ini lebih mirip kayak kayak kita nih
orang Indonesia datang ke Bali pengin
kayak mempraktikkan beberapa ritual
agama yang ada di Bali. Terkadang ketika
kita mempraktikkan itu bukan berarti
kita sudah pindah agama ya bisa biasanya
tuh kita hanya untuk sebatas experience
aja. Banyak kan yang kayak gitu. Nah,
sama halnya dengan apa yang ada di
Tembok Ratapan. Nah, tapi beda nih
dengan yang dilakukan oleh Jack Lang.
Jack Lang ini adalah fix 100% Yahudi
Zionis. Dengan bukti jika dia adalah
orang Yahudi, publik jadi berasumsi
kalau Jack ini sengaja menggunakan
identitas palsunya menjadi orang Kristen
untuk adu domba tadi. Ya, jadi banyak
orang Kristen di Texas, banyak orang
Islam di Texas diadu domba oleh dia. Dan
kebencian terhadap Islam di Amerika
Serikat apalagi sejak Donald Trump
terpilih, kembali ya membesar, kembali
membara. Dan dengan pemikiran politik
partai republik yang memang islamofobia
dan ada si Jacklang yang merupakan
pendukung partai tersebut alias orang
titipan ya. Ya, sangat besar kemungkinan
jika semuanya adalah agenda untuk saling
mengadu domba Kristen dan Islam di
negara tersebut. Nah, itu dia geng ya
pembahasan kita kali ini mengenai aksi
protes di Epic City yang dilakukan oleh
Jack Llang dengan menistakan agama Islam
yang mana ini menjadi perhatian publik,
perhatian dunia dan heboh banget.
Gimana, Geng, menurut kalian tentang
pembahasan ini? Coba tinggalkan komentar
di bawah.