Transcript
DhFDMdBgUnM • CHINA & JAPAN ARE START TO HOARD GOLD! WHAT'S GOING ON, GENK?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1656_DhFDMdBgUnM.txt
Kind: captions
Language: id
Nah, pihak Cina diketahui terus membeli
emas di dalam jumlah besar dari tahun
2009. Dan ketika itu mereka membeli emas
mencapai 454,1
ton yang momennya bertepatan dengan
krisis finansial global mulai dari tahun
2008 sampai 2009.
Geng, di dalam beberapa waktu terakhir
ya, emas kembali menjadi sorotan utama
dunia keuangan global. Harga emas itu
tercatat mengalami kenaikan dan
menjadikan emas sebagai salah satu
instrumen investasi paling aman.
Terutama di tengah ketidakpastian
ekonomi dan geopolitik yang masih
berlangsung di berbagai belahan dunia.
Nah, emas selama ini dipandang sebagai
aset lindung nilai ya kan, safe heaven
ya kan. Yang cenderung dicari ketika
pasar saham bergejolak, mata uang
melemah dan ketegangan global sedang
meningkat. Dari sini muncul pertanyaan
besar, Geng, terkait bagaimana kondisi
pasukan emas dunia saat ini. Seberapa
lama pasokan itu bisa menopang
permintaan global yang terus meningkat?
Nah, isu ini enggak cuma jadi perhatian
investor individu, melainkan juga
menjadi perhatian negara-negara besar.
Contohnya adalah Cina. Negara tersebut
ya diketahui secara konsisten ternyata
diam-diam menambah cadangan emas
nasional mereka. Jadi mereka tuh nimbun
emas, Geng. Dan ini adalah strategi
jangka panjang mereka untuk mengurangi
ketergantungan mereka terhadap dolar
Amerika untuk memperkuat stabilitas
keuangan negara mereka.
Terus di sisi lain ya enggak cuma Cina,
Jepang juga. Jepang sekarang sudah mulai
mencari sumber emas baru. Kalau tadi
Cina itu nyerok emas dari negara lain ya
dibeli-beli sama dia terus ditimbun.
Nah, kalau Jepang beda. Mereka mulai
mengeksplorasi potensi penambangan emas
di dasar laut. Wah, ini jarang banget
kita dengar ya. Biasanya kan emas itu
adanya tuh di gunung, di sungai gitu ya
atau di tambang di bawah tanah. Nah, ini
di dasar laut. Dan hal ini menunjukkan
betapa strategisnya emas saat ini bagi
masa depan ekonomi sebuah negara. Tapi
pergerakan harga emas itu enggak cuma
ditentukan oleh pasokannya dan
permintaannya, Geng. faktor geopolitik
kayak perang atau ada krisis gitu ya,
itu juga memainkan peran yang besar di
dalam kondisi harga emas ini. Dan
baru-baru ini ya juga muncul kabar kalau
harga emas sempat mengalami tekanan
penurunan yang dikaitkan dengan
meredanya ketegangan politik termasuk
setelah Donald Trump disebut mencabut
ancaman mereka terkait eh Greenland.
Nah, jadi kalau enggak perang justru
harga emas itu turun atau cenderung
stabil. Tapi kalau lagi perang, harga
emas meningkat, menanjak gila-gilaan.
Nah, situasi ini seperti menggambarkan
bahwa harga emas sangat sensitif
terhadap persepsi resiko global. Yang
mana ini artinya emas bukan hanya soal
logam mulia, Geng, tapi juga cermin dari
rasa aman dan ketidakpastian dunia. Di
dalam video ini kita bakal membahas nih
bagaimana kondisi dari pasokan emas
dunia saat ini dan bagaimana
negara-negara di dunia mulai mengamankan
pasokan emas mereka. Nah, langsung aja
kita masuk ke dalam pembahasannya. Halo
geng, welcome back to kamar Jerry.
Gening. Beli iPhone baru yang
kapasitasnya paling kecil dan murah
enggak masalah. Tinggal tambahin SSD
supaya kapasitasnya jadi lebih besar.
Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang
tadinya cuma 256 gig, sekarang malah
jadi 756
gig. bikin video cinematik ataupun foto
udah gak khawatir lagi memori bakal
penuh. Udah gitu proses pemindahan
datanya juga cepat banget. Nih kita
bandingin pemindahan data pakai SSD
dengan pemindahan data pakai airdrop.
Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini
harganya juga murah banget terjangkau
daripada kalian beli iPhone versi
terbaru dengan harga yang mahal. Hanya
karena perbedaan kapasitas memori yang
mendingan beli yang paling murah
ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone
kalian jadi berkapasitas besar. Udah
gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke
mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau
langsung aja check out linknya udah ada
di bawah. Untuk pembahasan yang pertama
kita bahas dulu nih persoalan harga emas
yang tiba-tiba meledak parah.
Jadi, Geng, masyarakat Indonesia saat
ini digemparkan dengan berita kalau
katanya harga emas Antam itu sudah
tembus Rp3 juta per gramnya. Benar
enggak tuh? Nah, yang mana harga
tersebut adalah harga tertinggi
sepanjang sejarah. Naiknya harga emas
ini ya mulai terjadi pada hari Rabu
tanggal 21 Januari 2026 kemarin, Geng.
Kenaikan harga emas terjadi pada jenis
emas antem atau emas batangan dan
perhiasan. Saat ini emas batangan dari
Antam dijual Rp3.45.000.
per gram dari harga sebelumnya
Rp3.20.000.
Dan kenaikan tersebut tidak hanya
terbatas pada produksi emas dari Antam
aja, tapi juga dari UBS. Terus ada emas
Galeri 24 yang mana juga mencatat
kenaikan harga yang sangat signifikan.
Nah, buat kalian yang sudah menabung
emas sekarang kira-kira menurut kalian
sudah untung berapa nih kalian, Geng?
Kalau dari informasi yang disampaikan
oleh pengamat pasar keuangan yang
bernama Ibrahim Asuwaibi, ya, tren
kenaikan harga emas dunia masih
berpotensi berlangsung cukup panjang.
Jadi bakal naik lagi. Nah, dia
memperkirakan momentum penguatan emas
bisa bertahan hingga tahun 2028. Seiring
dengan dinamika global yang sedang tidak
pasti saat ini, menurut dia,
kepemimpinan Donald Trump selaku
presiden Amerika membawa pengaruh yang
besar terhadap ekonomi global, terutama
melalui geopolitik dan perang dagang.
Nah, situasi ini jadi mendorong investor
memburu aset yang aman seperti salah
satunya emas. Ibrahim memperkirakan ya
harga emas dunia pada tahun 2026 ini
bakal tembus 5.500 katanya.
Harga Mas Dun ee harga logia di tahun
2026 saya prediksi itu kemungkinan besar
di ini ya di Rp3.500-an
ya. Ini ee cukup ee cukup fantastis ya.
Karena apa? Karena kondisi geopolitik ya
hampir merata sekarang.
Wah gila banget ya. Dan itu adalah harga
perroy ons dengan lonjakan harga emas
global di kisaran 3.500 Amerika per
ons-nya. Nah, hal yang sama juga
disampaikan oleh pengamat pasar keuangan
lain yang bernama Ariston Chendra yang
menilai tren kenaikan emas ini masih
terbuka setidaknya sepanjang tahun ini,
Geng. Buat kalian yang mungkin enggak
peduli dengan kenaikan harga emas karena
berpikir kalian enggak akan beli emas
juga atau pemikiran semacam itulah. Ya,
ya ini kalian salah, Geng. Kalau kalian
merasa kenaikan harga emas ini tidak
berpengaruh dengan kehidupan kalian.
Soalnya pasok emas ini sangat
berpengaruh terhadap mata uang negara.
Kalau harga emas tinggi, otomatis harga
barang-barang juga akan naik. Sebab
kenaikan emas sering menjadi indikator
dari inflasi sebuah negara dan
melemahnya nilai tukar mata uang serta
meningkatkan biaya produksi dan
transportasi yang ujungnya mengurangi
daya beli masyarakat dan mendorong
pengeluaran untuk kebutuhan pokok yang
lebih tinggi. Nah, semuanya
berkesinambungan, Geng. Jadi, jangan
mengira harga emas ini naik bukan urusan
kita, bukan urusan kalian. Padahal itu
juga berpengaruh terhadap hidup kalian.
Nah, lalu apa nih kira-kira faktor yang
membuat emas ini jadi naik harganya? Ah,
ternyata hal ini dikarenakan oleh faktor
geopolitik. Salah satunya ya gara-gara
Amerika yang kembali membuat gebrakan.
Yang mana di hari Sabtu tanggal 17
Januari kemarin, Donald Trump mendadak
mengeluarkan tarif sebesar 10% untuk
harga barang-barang dari Denmark,
Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman,
Inggris, Belanda, dan Finlandia. yang
mana ini akan berlaku mulai per 1
Februari nanti. Nah, kemudian tarif itu
bakal meningkat menjadi 35% dan akan
berlaku sampai kesepakatan tentang
Greenland tercapai. Kalian ingat ya,
kemarin kita sudah sempat bahas kalau
Donald Trump itu pengin banget mencaplok
Greenland. Nah, gara-gara hal ini ndak
tercapai keinginannya dia ya kan. Dia
buatlah kebijakan kenaikan tarif sebesar
10% tadi dan bakal meningkat menjadi 35%
lagi. Nah, terus geng Donald Trump ini
benar-benar masih dengan ambisinya ingin
menguasai Greenland dan dari
laporan-laporan yang didapat ya
dikatakan kalau Uni Eropa sudah
mempertimbangkan untuk merespon dengan
memberikan tarif senilai 93 miliar euro
atau setara dengan R1,8 kuadriliun
terhadap impor dari Amerika.
Gila ya, antara Amerika dengan sekutunya
sendiri udah saling perang dikarenakan
kekhawatiran atas apa yang terjadi di
Greenland inilah yang memicu kenaikan
harga emas, Geng. Dan enggak cuma emas,
perak juga ikut naik dikarenakan
investor beralih ke aset perak juga ya
karena pasokan emas sudah semakin
langkah. Tapi ada faktor lain nih, Geng,
di balik kenaikan harga emas beberapa
waktu terakhir yang mana salah satunya
adalah harapan penurunan suku bunga,
bank-bank sentral yang menambah cadangan
emas hingga ratusan ton. Dan khusus
kenaikan perak dikarenakan kebijakan
Cina yang mengumumkan pembatasan ekspor
perak. Jadinya langka tuh. Nah, jadi
sampai di sini kita semua udah tahu ya,
Geng, kenapa emas dianggap penting
banget dan banyak negara yang niat
banget untuk menimbun emas, termasuk
Cina dan Jepang dan kenaikan harganya
gila-gilaan. Oke, sekarang kita bakal
bahas tentang Cina dulu nih, Geng. Yang
kabarnya sudah menimbun pasok emas
selama bertahun-tahun.
Jadi, Geng, Cina memang sudah memikirkan
strategi jangka panjang di dalam melawan
dominasi Barat. Negara tersebut bukan
lagi jadi negara yang hanya mengikuti
negara-negara besar, tapi juga ingin
menjadi negara besar itu sendiri. Nah,
makanya mereka sudah mulai berani secara
terang-terangan melawan Amerika melalui
perdagangan dan teknologi. Tapi mereka
juga sadar kalau untuk bisa
mempertahankan kondisi ekonomi mereka
perlu untuk memiliki cadangan emas. Nah,
Cina diketahui menjadi salah satu bank
sentral yang paling aktif membeli emas
selama beberapa waktu terakhir. Bahkan
ketika kondisi ekonomi global itu sedang
mengalami krisis, mereka tuh sibuk
ngumpulin emas, Geng. Membeli emas
sebagai aset itu cukup aman untuk Cina
ketika ketidakpastian ekonomi dunia.
Nah, selain itu sebagian cadangan devisa
mereka adalah dolar Amerika. Dan untuk
mengurangi ketergantungan mereka pada
dolar Amerika dan meningkatkan berbagai
cadangan devisa. Cina akhirnya membeli
emas karena bisa memberikan alternatif
yang stabil dari fluktuasi mata uang
atau kebijakan moneter negara lain. Nah,
pihak Cina diketahui terus membeli emas
di dalam jumlah besar dari tahun 2009.
Dan ketika itu mereka membeli emas
mencapai 454,1
ton yang momennya bertepatan dengan
krisis finansial global mulai dari tahun
2008 sampai 2009. Dan krisis tersebut
berdampak sangat signifikan pada
perekonomian Cina. Nah, negara ini
mengalami penurunan tajam pada ekspor
karena permintaan yang berkurang. Nah,
sekitar 6 tahun setelah pembelian
besar-besaran di tahun 2009, Cina
kembali memborong emas sebanyak 708,2
ton pada tahun 2015. Gila enggak tuh?
Dan berselang setahun mereka beli lagi
yaitu seberat 80,2 ton. Dan di saat itu
ya negara Yunani itu mengalami krisis
ekonomi akibat kegagalan membayar hutang
sebesar 1,5 miliar euro kepada IMF yang
jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2015.
Tapi jumlahnya itu masih sebagian kecil
dari total utang luar negeri Yunani
yaitu sebesar 243 miliar euro. Nah, tapi
bersamaan dengan itu saham bursa dari
Cina malah anjlok. Nilai saham yang
terdaftar di bursa itu merugi lebih dari
3 triliun dolar Amerika atau setara
dengan 30% PDB. Dan berlanjut lagi di
tahun 2019, setahun sebelum COVID-19
menyebar, dikatakan kalau Cina membeli
lagi sebanyak 95,8 ton emas. 2 tahun
setelah COVID, tepatnya di tahun 2022,
perekonomian tetap tidak kunjung membaik
disebabkan karena terjadinya perang
baru, inflasi hingga bencana iklim. Nah,
tapi di tahun tersebut Cina membeli emas
lagi nih dalam jumlah 62,2 ton. Terus
berikutnya bertambah lagi menjadi 224,9
ton pada tahun 2023 dan 44,2 ton di
tahun 2024. Dan di tahun 2025 pun Cina
enggak berhenti untuk memborong emas
meskipun harga emas pada saat itu udah
ya udah lewat dari 4.000 Amerika per
ons-nya. Dan di akhir tahun 2025, Cina
kembali mengeluarkan berita yang
menggemparkan, yaitu negara mereka
mengklaim sudah menemukan cadangan emas
di lepas pantai Laizo, kota Yantai di
Provinsi Sandong. Nah, penemuan baru ini
menambah total cadangan emas di Lainzo
menjadi lebih dari 3.900 ton atau setara
dengan sekitar 137 juta per ons emas.
Angka ini mencakup sekitar 36% dari
total cadangan emas nasional Cina dan
menjadikan Laizo sebagai wilayah dengan
cadangan dan produksi emas terbesar di
Cina, Geng.
Nah, itu yang cadangan emas yang
tercatat di Cina. Kalau dari informasi
yang gua dapatkan, ada dana kekayaan
negara, perusahaan milik negara, dan
lembaga pemerintah lain yang ada di Cina
yang kemungkinan juga menyimpan sekitar
3.000 sampai 5.000 ton emas tambahan
yang tidak dilaporkan secara terbuka.
Nah, kenapa ini enggak dilaporkan secara
resmi? Ya, ada beberapa alasan, Geng.
Pertama, agar tidak mengguncang pasar,
ya. Kalau Cina tiba-tiba mengumumkan
memiliki total 8.000 ton emas, harga
emas bisa melonjak tajam. Sementara
kepercayaan terhadap dolar Amerika bisa
langsung anjlok atau turun. Nah, terus
yang kedua memberikan fleksibilitas
strategis. Cadangan emas yang tidak
diketahui oleh publik tidak bisa
dijadikan sasaran atau diperhitungkan
oleh lawannya Cina di dalam perencanaan
ekonomi maupun geopolitik. Terus yang
ketiga, menciptakan tekanan psikologis.
Ketidakpastian ini membuat posisi tawar
Cina lebih kuat di dalam negosiasi
internasional. Karena pihak lain enggak
benar-benar tahu seberapa besar kekuatan
finansial yang dimiliki Cina saat ini.
Jadi mereka rahasiakan semuanya. Nah, di
saat itu Shanghai Gold Exchange atau
disingkat dengan SGE mencatat volume
perdagangan emas sekitar 54.000 ton emas
sepanjang tahun 2023 atau setara dengan
75% dari total perdagangan emas fisik
dunia. Berbeda dengan bursa emas di
London atau di New York yang sebagian
besar itu memperdagangkan kontrak kertas
SGE lebih menekankan pada transaksi emas
fisik yang benar-benar diserahkan kepada
Cina. Nah, kalau kontrak kertas itu kan
sama aja kayak ngasih kuitansi doang
gitu ya. Di tahun 2023 aja ada sekitar
2.000 ton emas fisik. Bentuk emas
beneran kepingan berpindah tangan
melalui SGE. Nah, Cina saat ini segera
aktif mengajak bank-bank sentral asing
untuk menyimpan cadangan emas mereka di
gudang emas yang ada di Cina, bukan lagi
di pusat penyimpanan di negara barat
seperti London. Menurut laporan, pada
bulan September 2025, setidaknya ada
satu negara di Asia Tenggara yang sudah
menyatakan ketertarikan mereka terhadap
rencana Cina tersebut. Terus ada
penawaran yang menarik juga nih, Geng,
dari Cina agar negara-negara lain mau
menyimpan aset mereka di Cina. Nah,
London dan New York itu bisa membekukan
aset karena alasan politik. Sementara
Swiss meskipun negara netral ya semakin
hari semakin sering mendukung sanksi
Barat ya kan. Seperti yang kita tahu
banyak orang yang nyimpan asetnya itu di
Swiss biasanya di Bank Swiss tapi di
dalam situasi ini Cina justru menawarkan
diri pilihan yang menguntungkan terutama
bagi negara-negara yang memang sebagian
besar perdagangannya berhubungan dengan
Cina. Ya, ibaratnya Cina ini menawarkan
kepada orang-orang yang punya aset, "Ayo
simpan di Cina." Lebih aman daripada
simpan di New York, di London yang bisa
membekukan aset ee si pemilik hanya
karena alasan politik atau ee daripada
simpan di Swiss yang katanya negara
netral tapi sering men-support
sanksi-sanksi Barat terhadap negara
lain, ya mending di Cina aja. Nah,
gitulah tawaran Cina. Nah, negara Cina
juga dilaporkan memperluas infrastruktur
penyimpanan emas ke Hongkong, Singapura,
bahkan sampai ke Arab Saudi. Mereka
enggak meminta negara lain untuk
memindahkan cadangan emas lama mereka
karena langkah tersebut bisa menimbulkan
kecurigaan besar. Sebaliknya, justru
Cina memposisikan diri mereka sebagai
penyimpan emas untuk pembelian baru.
Skemanya itu adalah beli emas melalui
Shanghai, simpan di gudang Cina, lalu
selesaikan transaksi perdagangan
langsung tanpa menggunakan dolar
Amerika. Wah, dan Cina sendiri adalah
negara dengan konsumsi minyak terbesar
di dunia. Dan posisi ini memberikan Cina
pengaruh besar di dalam pembentukan
pasar energi global. Nah, keberadaan
gudang emas SG di Arab Saudi seperti
yang tadi gua sebutkan membuat sebuah
siklus baru nih buat Cina. Jadi,
ibaratnya gini, Cina tuh kan punya
gudang emas nih di Arab. Dia taruh di
Arab nih emasnya dia. Biasanya kan kalau
misalkan Cina mau beli minyak nih ke
Arab harus bayar pakai dolar ya kan.
Nah, tapi kali ini enggak, enggak perlu.
Mereka bilang, "Kan kita punya gudang
emas nih di negara lu tempat kita simpan
emas-emas kita. Gimana kalau kita beli
minyak, kita geser emas ini jadi punya
kalian." Nah, terbentuklah sebuah siklus
yang secara halus menggeser dolar
perlahan-lahan, yaitu siklus minyak
emas. Skemanya kurang lebih kayak gitu.
Jadi, skemanya itu sebenarnya enggak
langsung ditukar pakai emas sih, Geng.
Nah, di sini Cina lebih cerdik lagi nih.
Yang mana mereka membeli minyak dari
Arab Saudi itu justru pakai uang negara
mereka. Tadinya kan enggak boleh ya,
enggak boleh pakai uang selain dolar. Di
sini Cina justru bisa beli pakai yuan.
yang mana yuan ini nantinya bisa
digunakan oleh pihak Arab untuk ditukar
dengan emas fisik melalui SG tadi yaitu
gudang emas milik Cina yang ada di Arab
Saudi. Berputarlah tuh perekonomian
Cina. Nah, emasnya nanti bakal digeser
lalu disimpan di gudang Arab Saudi yang
dikelola oleh Cina juga sehingga tidak
perlu dolar Amerika dalam proses
tersebut. Nah, pada tahun 2023 udah ada
perjanjian pertukaran mata uang antara
Cina dan Arab Saudi senilai 6,9 miliar
dolar Amerika.
Terus, Geng, Cina juga memiliki tiga
tahapan di dalam menerapkan strateginya
tersebut, yaitu jangka pendek, menengah,
sama jangka panjang. Nah, untuk jangka
pendeknya Cina ingin mengurangi
ketergantungan terhadap obligasi
pemerintah Amerika membangun cadangan
aset yang tahan terhadap sanksi dan
menjaga stabilitas sistem keuangan
domestik. Sebagian besar tujuan ini
sudah tercapai dan untuk jangka
menengah, Cina akan membangun sistem
perdagangan dan pembayaran alternatif,
mempercepat penggunaan yuan di tingkat
internasional, serta memposisikan
Shanghai sebagai pusat perdagangan emas
global. Perkembangannya saat ini
berjalan semakin cepat dan untuk jangka
panjang, Cina ingin menciptakan sistem
dunia yang multipolar. Di mana emas
berperan sebagai penopang netral di
dalam perdagangan internasional.
Tujuannya adalah mengurangi pengaruh
keuangan Amerika sekaligus meningkatkan
pengaruh Cina di sana. Nah, proses ini
bisa memakan waktu puluhan tahun atau
bisa juga terjadi secara tiba-tiba saat
krisis besar berikutnya terjadi, Geng.
Nah, itu untuk Cina ya, Geng. upaya
mereka untuk menimbun cadangan emas
mereka dan memperbesar pengaruh mereka
di negara-negara lain. Terus bagaimana
dengan Jepang? Sekarang kita bakal masuk
nih upaya dari Jepang melakukan
penambangan emas untuk memperbanyak
cadangan emas mereka sampai-sampai
mereka menambang ke dasar laut. Nah,
sekarang kita bahas.
Jadi di awal tahun ini, tepatnya di hari
Minggu tanggal 11 Januari 2026, Jepang
itu udah menyatakan bakal memulai uji
coba penambangan unsur tanah jarang di
laut dalam. Hal ini disebut sebagai
upaya pertama di dunia untuk mengambil
mineral dari kedalaman sekitar 6.000 m.
Nah, uji coba ini dilakukan menggunakan
kapal pengeboran ilmiah laut dalam
Jepang bernama Chikuyu. Kapal Chikiu ini
berlayar menuju pulau Minami Torishima
di Samudera Pasifik. Wilayah terpencil
yang perairannya diyakini menyimpan
cadangan mineral bernilai tinggi.
Wilayah di sekitar Minami Torishima ini
ya berada di dalam zona ekonomi Jepang.
Badan Jepang untuk ilmu kelautan dan
teknologi bumi atau jumpstack itu
menyebutkan misi ini sebagai langkah
pertama menuju industrialisasi unsur
tanah jarang domestik. Nah, Jumstack
juga menyatakan uji coba ini menjadi
yang pertama di dunia pada kedalaman
tersebut. Unsur tanah jarang itu
merupakan 17 jenis logam yang sulit
diekstraksi dari kerak bumi, Geng. Yang
mana salah satunya adalah emas. Nah,
logam-logam ini bakal digunakan dalam
berbagai produk mulai dari kendaraan
listrik sampai dengan hardware komputer,
turbin angin, dan juga rudal. Harian
bisnis NIKE ya melaporkan kawasan
sekitar Minami Torishima diperkirakan
menyimpan lebih dari 16 juta ton ee
unsur tanah jarang. Nikei ya menyebutkan
jumlah tersebut sebagai cadangan
terbesar ketiga di dunia. Cadangan ini
diperkirakan mengandung sekitar 730
tahun pasokan disprosium yang digunakan
di dalam magnet berkekuatan tinggi untuk
handphone dan juga mobil listrik. Selain
itu, kawasan ini juga menyimpan 780
tahun pasukan Yrium yang digunakan di
dalam teknologi laser. Nah, di dalam
misi uji coba tersebut, kapal Chikyu ini
bakal menurunkan pipa ke bawah laut,
Geng. Pipa ini digunakan untuk
memastikan mesin penambangan yang
terpasang di ujungnya bisa mencapai
dasar laut. Nah, mesin ini dirancang
untuk mengambil lumpur laut yang
mengandung unsur tanah jarang.
Menurut Jumpsteack, pelayaran uji coba
ini dijadwalkan berlangsung hingga 14
Februari mendatang. Di sisi lain,
penambangan laut dalam saat ini menjadi
perhatian internasional karena praktik
ini bisa mengancam ekosistem laut dan
mengganggu dasar laut. Sebenarnya nih,
Geng, ya. Yang jadi pertanyaan, ya,
kira-kira apa nih yang membuat Jepang
sampai-sampai melakukan penambangan di
dasar laut? Nah, ternyata alasannya
karena Cina, negara yang menjadi pemasuk
logam tanah jarang terbesar di dunia
meningkatkan tekanan kepada negara
tetangganya setelah Sanae Takaichi
selaku Perdana Menteri Jepang
mengisyaratkan pada bulan November bahwa
Cina bisa bereaksi secara militer
terhadap serangan Cina ke Taiwan dan
Cina sudah lama menggunakan dominasinya
dalam logam tanah jarang untuk
mendapatkan pengaruh geopolitik termasuk
dalam perang dagang dengan Trump. Nah,
karena hubungan antara Jepang dan China
saat ini sedang ggak baik-baik aja,
sedang panas, Jepang memutuskan untuk
menghasilkan sendiri logam mereka,
termasuk emas agar mengurangi
ketergantungan mereka terhadap Cina.
Nah, di Jepang walaupun mereka enggak
punya tambang emas aktif dalam skala
besar seperti negara-negara lain, tapi
Jepang tetap konsisten menambah cadangan
emasnya lewat pembelian pasar terbuka
dan daur ulang loga mulia. Jepang lebih
mengandalkan teknologi tinggi dalam
pemrosesan dan ekstraksi ulang emas dari
barang elektronik bekas atau urban
mining. Jadi kayak handphone kalian atau
segala elektronik-elektronik yang
mengandung unsur emas. Nah, itu biasanya
diambil lagi oleh Jepang itu didaur
ulang diambil emasnya. Dan Jepang
menghasilkan hampir 80 ton emas setiap
tahun dari proses daur ulang kayak gitu
dari barang-barang bekas gitu, Geng. Dan
angka tersebut menjadikan Jepang sebagai
salah satu pemimpin dunia dalam recovery
emas dari limbah elektronik.
Proses ini komponen yang masih berfungsi
dapat dipisahkan untuk digunakan kembali
sementara sisanya diproses untuk
mengekstraksi logam-logam mulia.
Jadi beda banget ya kalau negara kita
yang dikeruk Papua sana, yang dikeruk
Aceh, yang dikeruk Kalimantan, ya kan
untuk dapatin emas. Kalau Jepang enggak.
Mereka enggak mau merusak tanah mereka.
yang mereka ambil adalah barang-barang
elektronik bekas dari seluruh dunia.
Dikumpulin ya, dilebur, diambillah unsur
emasnya. Nah, dan ternyata bukan cuma
negara aja nih, Geng, yang ikut memburu
emas, tapi banyak perusahaan-perusahaan
juga sekarang mulai memburu emas. Bukan
cuma dijadikan aset, tapi juga
dimasukkan ke dalam produk-produk
mereka. Ya, salah satu contohnya seperti
barang elektronik-elektronik bekas tadi.
Pasti ada unsur emasnya di sana. Nah,
ternyata ada satu produk yang dekat
banget sama kita, yaitu produk ini ya.
Nih iPhone yang ternyata di dalam iPhone
ini ada unsur emasnya loh, Geng. Kok
bisa kita bahas nih kandungan emas yang
ada di dalam iPhone?
Jadi selama ini Apple dikenal sebagai
perusahaan yang kreatif, canggih, dan
unik. Untuk bisa melakukan itu semua
tentunya Apple memiliki standar yang
tinggi dan agar bisa mempertahankan
kualitasnya tersebut, Apple menggunakan
emas asli loh, Geng. untuk menghasilkan
produk-produknya. Selain digunakan di
iPhone, emas juga terdapat pada berbagai
produk Apple lain seperti Apple Watch,
iPad, Apple TV dan lain-lain sebagainya.
Geng, emas di iPhone itu dicampur dengan
logam-logam lain seperti perak, tembaga,
dan platinum. Di dalam satu unit iPhone,
kandungan emasnya ya cuma ada sekitar
0,0018
gr. Jumlah ini bahkan tidak mencapai 1/2
gram, Geng. Nah, kalau dihitung di dalam
satuan lain, kandungan tersebut
kira-kira setara dengan 0,0023
ons emas murni. Dan selain emas, iPhone
juga mengandung sekitar 0,012 ons perak
dan 0,0012
ons platinum dengan nilai masing-masing
sekitar 1,52
dan 0,24
serta 0,017.
Jadi enggak mahal-mahal banget
sebenarnya. Nah, kalau kita lihat dari
jumlahnya, emas yang digunakan di dalam
satu iPhone memang kecil banget. Tapi
Apple juga memiliki program untuk
mendaur ulang semua produk mereka yang
sudah tidak terpakai lagi. Sama seperti
Jepang tadi. Di dalam laporan Environ
Mental Responsibility Apple, perusahaan
ini sudah berhasil mengumpulkan sejumlah
besar bahan mentah dari gadget dan
komputer buatan mereka yang didaur ulang
sepanjang tahun 2015. yang mana ini
menghasilkan emas sebesar 2.204
ton atau setara hampir 1 ton loh, Geng.
Bisnis insider mencatat bahwa logam emas
yang dikumpulkan oleh Apple lewat
program daur ulang ini nilainya mencapai
39,5
juta Do Amerika atau setara Rp520
miliar.
Jadi, Apple sendiri tuh kenapa tetap mau
beli produk handphone jadul mereka?
Karena di dalamnya itu ada emas ya,
iPhone-iPhone jadul misalkan kayak
iPhone 4 gitu kan udah gak bisa dipakai.
Nah, itu semua gara-gara gak bisa
upgrade iOS gitu. Kalau iOS-nya bisa
di-upgrade masih bisa dipakai
sebenarnya. Tapi ya memang begitu cara
mereka berbisnis ya kan supaya bisa
mengeluarkan produk baru. Terus lalu
orang-orang yang udah enggak pakai lagi
iPhone-iPhone mereka dijuallah ke
pasaran dengan harga yang sangat murah.
Padahal di dalamnya masih terkandung
emas. Di saat itu dimanfaatkanlah oleh
pihak Apple untuk dikumpulkan lagi dan
emasnya dilebur. Dapatnya berapa? 520
miliar.
Nah, ini artinya program daur ulang
tersebut sudah seperti tambang emas buat
Apple. Jadi, mereka enggak perlu
menambang di tanah. Cukup membeli lagi
produk-produk lama mereka, diambil lagi
emasnya. Nah, tapi ternyata yang
mengandung emas tidak hanya di
produk-produk Apple aja, Geng. Karena di
merek-merek lain yang berbasis Android
juga memiliki kandungan emas di
dalamnya. Soalnya ya, pemakaian emas ini
berguna sebagai konduktor listrik dan
bisa membuat kabel menjadi lentur
sehingga handphone bisa menghasilkan
sinyal yang bagus. Dari hitungan 1 ton
HP bekas nih kalau kalian kumpulkan itu
kalian bisa dapat e pemurnian emas
sekitar 400 gr. Nah, itu emas ya. Terus
ada 2,3 kg perak serta 170 kg tembaga.
Makanya jangan heran kenapa emas mahal
ya. Karena selain dijadikan sebagai aset
investasi, emas juga menjadi bahan yang
dipakai di dalam peralatan elektronik.
Jadi, setiap harinya dipakai terus,
Geng. Jadi, bukan disimpan doang, gitu.
Itu kalian boleh tuh jadikan inspirasi
tuh ya. Kumpulin 1 ton HP bekas, kalian
bisa dapat emas murni 400 gr loh, Geng.
400 gr sekarang berapa, ya? 100 gr aja
kayaknya udah R60 jutaan. 400 gr kali
aja tuh. Udah mau sem, udah sem kayaknya
tuh dalam 1 ton HP bekas. dikarenakan
emas begitu penting di dalam kehidupan
dan permintaan emas yang semakin
meningkat. Kalian penasaran enggak,
Geng? Berapa pasokan emas dunia saat
ini? Kira-kira masih banyak enggak
pasokan emas di muka bumi ini? kita
bakal bahas terkait hal ini.
Jadi, Geng, emas mungkin terlihat
berlimpah di etalasi toko, perhiasan
atau di berbagai instrumen investasi.
Tetapi kenyataannya itu cuma sebagian
kecil dari kekayaan emas yang
sebenarnya. Sebagian besar emas memang
sudah berhasil ditambang dan
dimanfaatkan, tapi jumlah yang jauh
lebih besar masih tersembunyi di dalam
perut bumi atau belum tersentuh oleh
tangan manusia. Dan sejak peradaban
pertama mulai mencari emas di sungai dan
di bebatuan, manusia itu udah
mengekstraksi logam ini dalam jumlah
yang sangat besar. Nah, laporan dari
Life Science pada tanggal 14 Juni 2025,
survei geologi Amerika Serikat atau
disingkat dengan USGS itu memperkirakan
eh kalau ada sekitar 206.000 R000 ton
sudah ditambang sampai saat ini.
Sebagian besar emas itu kemudian diubah
menjadi perhiasan. Sementara sisanya
disimpan di dalam bentuk batangan, koin,
serta menjadi bagian dari cadangan bank
sentral. Tapi geng, angka tersebut masih
lebih rendah dari data World Gold
Council yang mencatat kalau total emas
yang pernah ditambang itu sudah mencapai
238.391
ton. Jadi sebagai gambarannya jumlah ini
cukup untuk membentuk sebuah kubus emas
raksasa dengan tinggi 22 m di setiap
sisinya. Nah, dari total itu sekitar 45%
digunakan untuk perhiasan, 22% disimpan
sebagai investasi, dan 17% dimiliki oleh
bank-bank sentral dunia.
Meskipun emas mudah dijangkau, sudah
banyak ditambang, bukan berarti
pemburuan emas juga berakhir. Cadangan
signifikannya masih tersimpan di dalam
kerak bumi. USGS tadi itu melaporkan
kalau ada sekitar 70.550
ton emas masih bisa ditambang di muka
bumi ini. Rusia, Australia, Afrika
Selatan itu diketahui memiliki cadangan
terbesar. Sementara Cina tetap menjadi
produsen emas terbesar dunia pada tahun
2024. World Gold Council itu eh
membedakan antara cadangan dan sumber
daya emas. Cadangan itu adalah endapan
yang secara ekonomi layak ditambang.
Sementara sumber daya itu adalah endapan
yang sudah teridentifikasi secara
geologis tapi belum bisa ditambang
secara efisien. Jadi kalau digabungkan
total emas yang sudah ditambang dan
masih tersimpan di kerak bumi
diperkirakan mencapai 277.000
sampai 299.000
ton. Tapi ya para ahli itu mengingatkan
bahwa angka ini masih penuh dengan
ketidakpastian. Jadi masih menerka-nerk
lah ya. Nah, ada fakta yang bikin kita
main blowing nih, Geng. Yaitu emas yang
berada di kerak bumi sebenarnya hanyalah
sebagian kecil dari total emas yang
dimiliki oleh bumi ini. Banyak emas
tersebar di dalam bentuk partikel kecil
di bebatuan, lautan, dan mineral lain.
Konsentrasi emas di kerak bumi rata-rata
hanya sekitar 0,004 gr per ton batuan.
University of California, Berkley, itu
memperkirakan kalau seluruh emas di
kerak bumi bisa dikumpulkan, totalnya
bisa mencapai 441 juta ton. Tetapi
sebagian besarnya tidak bisa ditambang
dengan teknologi saat ini. Yang bikin
kaget lagi adalah para ahli yakin banget
kalau sekitar 88% emas bumi terkubur
jauh di inti planet. Nah, jumlahnya
diduga cukup untuk melapisi seluruh
permukaan bumi dengan lapisan emas
setebal 0,5 m.
Jadi di saat itu ya ada seorang ahli
geologi dari Universitas Monaj Australia
yang bernama Chris Voicy. Nah, dia
bilang kalau saat ini e bumi masih cair
di dalam masa pembentukannya. Sebagian
besar emas tenggelam ke dalam inti bumi
karena berat jenisnya yang tinggi. Dan
emas yang saat ini ada di kerak bumi
diyakini berasal dari hujan meteor yang
terjadi sekitar 4,1 sampai 3,8 miliar
tahun lalu di dalam periode yang disebut
dengan late heavy bombardment. Nah, saat
itu permukaan bumi sudah mengeras
sehingga emas dari luar angkasa tertahan
di kerak dan membentuk endapan, Geng.
Tapi setelah periode itu, emas yang
jatuh dari luar angkasa ini menjadi
sangat sedikit dan tidak signifikan lagi
secara jumlah. Nah, dengan sebagian
besar emas yang tersembunyi jauh di
dalam inti bumi dan sisanya tersebar
sangat tipis di kerak bumi, ya para
ilmuwan menyatakan bahwa tidak mungkin
kalau manusia bisa mengetahui jumlah
emas yang pasti di bumi. Jadi, bisa
dikatakan ya jumlahnya banyak banget.
Dan seperti yang kita tahu ya memang
kalau kita bicara emas ya, Geng, dari
zaman dulu kan enggak ada uang kertas,
adanya ya dinar dirham. Uang yang
terbuat dari emas dan perak gitu.
Nah, jadi itu dia ya, Geng, pembahasan
kita kali ini mengenai kenapa harga emas
sedang sangat tinggi. Negara-negara mana
aja yang menimbun emas dan berapa
perkiraan pasokan emas di seluruh dunia?
Gimana, Geng, menurut kalian tentang
pembahasan ini? Coba tinggalkan komentar
di bawah.