TRUMP WILL MAKE GAZA A MODERN CITY THROUGH THE BOARD OF PEACE! WILL INDONESIA PARTICIPATE?
H9AR8dyipY4 • 2026-01-28
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Nah, pembangunan di Gaza ini bukan cuma
untuk memperbaiki aja, melainkan
membangun sesuatu yang berbeda dari Gaza
yang sebelumnya. Nah, jadi malah
ngerubah Gaza gitu, Geng. Dan proyek
yang digagas oleh Amerika ini akan
membuat Gaza menjadi tempat di mana
banyak gedung-gedung pencakar langit
yang membentang di sepanjang pantai dan
bekas perumahan di kawasan Rafah yang di
saat ini sudah rata dengan tanah,
Geng. Kita udah lama ya enggak ngebahas
tentang update dari Gaza, Palestina.
Udah lama banget kita enggak ngebahas
tentang apa yang terjadi di sana. Karena
sejauh ini fokusnya soal Amerika
menyerang Venezuela, terus Amerika
menyerang Greenland, ya gitu-gitu aja
seputar itu, gitu. Kita udah jarang
banget ngebahas Palestina. Tapi
sebenarnya di sini gua enggak pengin
ngebahas tentang Gazanya. Bagaimana
kondisi perang di sana, bagaimana
kondisi rakyat di sana. Enggak. tapi
justru lebih kepada sesuatu e yang
menurut gua nih cukup heboh gitu ya.
muncul sebuah istilah nih yang baru aja
ramai dibicarakan tentang istilah New
Gaza.
Gaz Gaz President Trump has amazones
that
Jadi eh ini adalah sebuah program geng
New Gaza ini dari namanya aja tuh New
Gaza Gaza baru gitu ya yang mana katanya
ini adalah sebuah rencana untuk
merekonstruksi Gaza setelah konflik yang
sebelumnya udah hancur lebur. Nah,
sekarang mau dibangun lagi agar lebih
modern, terus stabil, dan berorientasi
masa depan. Ya, intinya mau dibikin
ala-ala barat-barat gitulah di sana.
Tapi geng, di balik ee narasi
pembangunan Gaza kembali alias membangun
Gaza untuk diperbaiki lagi, ya banyak
pertanyaan yang timbul. Kira-kira siapa
yang menggagas proyek ini? Enggak
mungkin dong orang Gazanya juga. Soalnya
mereka aja udah hancur lebur di sana.
Mereka udah menderita di sana. Nah,
siapa nih yang menggagas proyek ini
untuk membangun Gaza lagi? Dan yang
pasti orang-orang akan bertanya-tanya
ini tujuannya apa? Kepentingan siapa,
siapa yang mau atau siapa yang akan
diuntungkan dari proyek ini. Dan salah
satu hal penting yang sering dikaitkan
dengan proyek ini adalah pembentukan
sebuah kelompok yang diberi nama Board
of Peace atau dewan perdamaian. Siapa
mereka? Nah, secara konsep dewan
perdamaian ini digambarkan sebagai badan
pengawas atau pengelola yang bertugas
untuk menjaga stabilitas dan memastikan
proses ee rekonstruksi berjalan sesuai
dengan prinsip perdamaian serta mereka
juga memastikan jangan sampai terjadi
konflik berulang. Dari kedengarannya sih
bagus ya, sebuah badan atau lembaga atau
forum yang mempertemukan banyak pihak
demi bisa membangun Gaza dan menciptakan
masa depan bagi Gaza agar lebih aman dan
lebih layak gitu. Tapi seperti banyak
inisiatif internasional lainnya,
pembentukan dari Board of Peace atau
Dewan perdamaian ini ya enggak akan
lepas dari kontroversi. Pasti ada pro
dan kontranya. Nah, pertanyaannya pasti
mengenai legitimasinya, terus juga e
representasi dari rakyat Gazanya apakah
ada atau enggak? Atau jangan-jangan ini
enggak ada hubungannya sama Gaza sama
sekali. Yang dimanfaatkan tuh cuma
tanahnya gitu. Nah, sampai dengan
potensi intervensi politik asing yang
menjadi isu yang terus diperdebatkan,
yang mana ya mereka mempertanyakan
apakah Board of Peace ini benar-benar
akan menjadi wadah perdamaian atau
justru bakal jadi alat baru untuk
mengendalikan Gaza dengan kemasan
diplomasi. Nah, jadi yang ditakuti kan
gitu kan serigala berbulu domba katanya
mau ngebantu, mau mendamaikan, tahu-tahu
malah makin kacau. Di video kali ini
kita bakal membahas nih, Geng, tentang
apa itu New Gaza. Bakal diapain sih Gaza
ini? Bakal dirubah jadi apa? Nah, kita
bahas secara lengkap. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jerry
Geng. Geng. Beli iPhone baru yang
kapasitasnya paling kecil dan murah gak
masalah. Tinggal tambahin SSD supaya
kapasitasnya jadi lebih besar. Karena
dengan tambahan SSD, HP gua yang tadinya
cuma 256 gig, sekarang malah jadi 756
gig. Bikin video cinematick ataupun
foto, udah enggak khawatir lagi memori
bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan
datanya juga cepat banget. Nih kita
bandingin pemindahan data pakai SSD
dengan pemindahan data pakai Airdrop.
Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini
harganya juga murah banget terjangkau
daripada kalian beli iPhone versi
terbaru dengan harga yang mahal. Hanya
karena perbedaan kapasitas memori yang
mendingan beli yang paling murah
ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone
kalian jadi berkapasitas besar. Udah
gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke
mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau
langsung aja check out, linknya udah ada
di bawah. Oke, untuk pembahasan yang
pertama kita bahas dulu pembentukan dari
Dewan Perdamaian alias Board of Peace
ini seperti apa.
Oke, kita mulai dulu dari penjelasan
soal pembentukan Board of Peace terlebih
dahulu biar ee ceritanya berurut karena
Newu Gaza ini direncanakan setelah
pembentukan dari Board of Peace ini.
Kalau kalian tanya siapa sih yang
sebenarnya merencanakan Board of Peace
ini? Ya, kalian bisa tebaklah siapa
jawabannya udah pasti Amerika. Amerika
atau yang lebih tepatnya Donald Trump ya
yang membentuk Board of Peace ini.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
meresmikan pembentukan Board of Peace
dalam forum internasional di DAVO Swiss.
Pembentukan board office ini diumumkan
dalam rangkaian World Economic Forum dan
disebut akan menjadi badan internasional
baru yang berfokus pada upaya perdamaian
global. Dan board of peace itu awalnya
dibentuk oleh Trump sebagai bagian dari
rencana gencatan senjata Gaza pada
September tahun lalu. Dewan ini awalnya
dibuat untuk mengawasi demiliterisasi
dan rekonstruksi Gaza pasca perang. Nah,
tapi geng di dalam perkembangannya
mandat dari forum ini jadi meluas
menjadi organisasi internasional yang
menangani stabilitas dan perdamaian di
wilayah-wilayah konflik dunia. Dalam
piagam Dewan Perdamaian di Devos, Swiss,
Board of PC ini disebut sebagai
organisasi yang mempromosikan
stabilitas, perdamaian, dan tata kelola
pemerintahan di wilayah yang terdampak
atau terancam konflik. Nah, Donald Trump
sendiri itu bakal menjabat sebagai ketua
dewan secara tidak terbatas dan Donald
Trump menyebutkan forum ini sebagai
langkah besar di dalam diplomasi global.
Board of Peace itu memiliki dua dewan
eksekutif, yaitu dewan eksekutif pendiri
dengan fokus pada investasi dan
diplomasi. Terus kemudian ada Dewan
Eksekutif Gaza yang bertanggung jawab
mengawasi semua kegiatan di lapangan
dari Komite Nasional Administrasi Gaza,
sebuah komite teknokrat yang ee bertugas
mengelola pemerintahan sementara dan
rekonstruksi Gaza. Nah, Donald Trump
bakal memimpin dewan eksekutif pendiri
yang beranggotakan tujuh orang yang akan
mengarahkan Gaza melalui fase
rekonstruksi berikutnya. Di antara tujuh
orang itu salah satunya ada menantu
Donald Trump yaitu Jared Kner. Nah,
terus ada Marco Rubio yang menjabat
sebagai menteri luar negeri Amerika.
Terus ada lagi utusan khusus yang
bernama Steve Wkov dan mantan perdana
menteri Inggris yang bernama Tony Blair.
Selain menjabat sebagai ketua pertama,
Donald Trump memiliki kendali penuh atas
keanggotaan, keputusan, dan otoritas
akhir. Dia memiliki hak eksklusif
menafsirkan piagam, mengubah aturan
hingga membubarkan entitas institusi. Di
dalam pidatonya di Devos, Kner menyebut
kalau perdamaian itu adalah urusan yang
berbeda dengan bisnis. Nah, dia bilang
rencana utama pemerintahan Donald Trump
untuk Gaza itu gak punya rencana
cadangan di luar upaya bertahap untuk
menghentikan perang dan mengubah kawasan
tersebut.
President,
approach.
Nah, Donald Trump bahkan menyebutkan
kalau Gaza sebagai sebidang properti
yang indah ketika berbicara mengenai
rekonstruksi wilayah tersebut.
Memperlihatkan kepada kita semua bahwa
apa yang dia lakukan di Gaza tetap tidak
lepas dari latar belakang dia sebagai
seorang pebisnis. Keanggotaan Board of
Peace ya bersifat terbatas, Geng. negara
anggota itu bakal menjabat selama 3
tahun dan untuk mendapatkan kursi
permanen harus membayar iuran sebesar 1
miliar Do Amerika atau yang setara
dengan Rp16,82
triliun. Wah, gila ya. Katanya enggak
bisnis, tapi ada bau-bau bisnis nih.
Terus kata pejabat Amerika, dana
tersebut bakal digunakan untuk membiayai
rekonstruksi Gaza. Tapi geng, skema
pembayaran ini ternyata ya menuai kritik
karena dinilai rawan disalahgunakan ya
kan dan membuka celah politisasi serta
korupsi gitu. Dan Donald Trump juga
sempat bilang kalau keberadaan Board of
Peace ini kemungkinan bakal menggantikan
peran PBB. Pernyataan tersebut
menimbulkan kekhawatiran yang besar di
kalangan diplomat karena dianggap
berpotensi melemahkan peran PBB yang
sudah berdiri hampir 80 tahun sebagai
penjaga perdamaian dunia.
I mean the UN has been very fan of the
UN
but
should have settled every
Jadi ibaratnya nih geng ya Donald Trump
ini kayak lagi bikin ormas gitu loh
Geng. Terus ada kolekannya gitu loh,
Geng. Ya, misalnya kayak anggotanya itu
kan banyak negara nih. Nah,
negara-negara ini disuruh cari uang.
Nanti uangnya itu disetorkan kepada
board of peace ini sebagai iuran ya.
Mirip banget sama ormas ya, yang mana
anggotanya disuruh jaga parkir, jaga
lahan. Nah, nanti si ketuanya nerima
kolekan, nerima iuran, atau nerima
setoran. Wah, bisa aja ya, Donald Trump.
Terus ada negara-negara yang menyatakan
kalau mereka siap untuk bergabung dengan
Board of Peace yang mana salah satunya
adalah negara kita geng Indonesia. Nah,
Pak Prabowo Subianto sudah meneken
piagam Board of Peace di Devos Swiss
pada hari Kamis tanggal 22 Januari
kemarin. Nah, bagi beliau, keterlibatan
Indonesia di dalam Board of Peace
menjadi momentum bersejarah sekaligus
peluang untuk mendorong upaya perdamaian
khususnya bagi rakyat Palestina. Katanya
sih gitu, Geng. Bagi Indonesia, ikut
serta di dalam Board of Peace ini
memiliki arti yang strategis. Nah,
keikut serta tersebut dimaksudkan untuk
menjaga agar proses transisi Gaza tetap
mengarah pada solusi dua negara atau two
state solution dan tidak berkembang
menjadi ee pengaturan permanen yang
mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.
Dan lewat forum ini, Indonesia dikatakan
ya bakal secara aktif menyuarakan posisi
prinsipil terkait penghentian kekerasan,
terus perlindungan warga sipil dan
pembukaan akses kemanusiaan, serta
pemulihan tata kelola sipil Palestina.
Nah, kehadiran Indonesia ini juga
diharapkan ya bisa menjadi penyeimbang
moral dan politik agar proses
rekonstruksi berjalan sesuai dengan
hukum internasional dan resolusi PBB.
Dan langkah tersebut memperkuat posisi
Indonesia sebagai mitra aktif di dalam
diplomasi internasional serta sebagai
salah satu suara penting dalam upaya
menjaga stabilitas dan ketertiban dunia.
Mengenai tarif keanggotaan, juru bicara
dua kemlu Indonesia yang bernama Fat
Nabil Ahmad Mulacela itu bilang kalau
sejauh ini belum ada pembahasan mengenai
pembayaran tersebut. Nabil menekankan
keanggotaan board office ini tidak
mengharuskan membayar demi mendapatkan
kursi. Ya, mungkin karena baru awal-awal
kali, Geng, ya. Dan upaya Indonesia
untuk join ke Board of peace ditanggapi
secara beragam oleh rakyat Indonesia.
Ada yang merasa bahwa upaya ini bagus
untuk terlibat aktif dalam mendukung
Palestina. Namun ada juga yang
mengomentari bahwa Indonesia malah jadi
terlihat sebagai antek-antk asing.
Karena kan yang ngebuat Board of Peace
ini adalah Amerika.
Saya kira ini kesempatan bersejarah.
Ini kesempatan bersejarah.
ee ini benar-benar peluang untuk
mencapai perdamaian di Gaza. Yang jelas
penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang,
sangat berkurang. Ya,
kalau kata Agung Nurwijoyo selaku
pengamat hubungan internasional dari
Universitas Indonesia justru enggak
demikian, katanya. Nah, dia beda
pendapat nih. Kata dia, "Peran Indonesia
di dalam upaya penyelesaian krisis
kemanusiaan di Gaza justru bakal semakin
kuat dengan terlibat di Board of Peace.
Dan selama ini Indonesia lebih banyak
melakukan pendekatan melalui jalur
kemanusiaan dan multilateral tidak
langsung seperti PBB. Nah, tapi ada
syaratnya kata Pak Agung. Langkah
tersebut harus berbarengan dengan agenda
yang jelas dan terukur terutama untuk
memperjuangkan keadilan bagi Palestina.
Seperti yang sudah gua mention
sebelumnya, pengurus inti dari Board of
Beast ini ditunjuk oleh Amerika. Enggak
ada keterlibatan pihak Palestina di
dalamnya. Sehingga langkah yang
dijalankan ya sangat bias gitu ya.
Seolah-olah bisa aja ini menguntungkan
istri Will. Oleh karena itu, Indonesia
sebenarnya punya peran besar ketika
memang bergabung di dalam Board of Peace
ini dengan mendorong kesertaan Palestina
di dalamnya. Nah, ada anggota Board of
Peace lain seperti Turki, Mesir,
Yordania, dan juga Qatar yang menurut
Pak Agung ini bisa menjadi teman
diplomasi Indonesia selama terlibat di
dalam Board of Peace. Dan mereka bisa
diajak bekerja sama karena memiliki
kepentingan penyelesaian konflik di Gaza
serta memperkuat posisi tawar.
Ada juga yang menyebutkan kalau
keterlibatan Indonesia di dalam Board of
Peace sama saja melanggar prinsip bebas
aktif politik luar negeri Indonesia.
Apakah benar demikian? Nah, menurut Pak
Agung lagi apa yang dilakukan Indonesia
dengan bergabung bersama Board of Peace
itu tidak melanggar prinsip bebas aktif.
Karena Board of Peace ini bukan sebuah
blok aliansi militer. Keanggotaannya
belum tentu permanen dan masih bersifat
eksperimental dalam penyelesaian konflik
antar negara. meskipun yang menjadi
objeknya itu adalah Palestina gitu,
Geng. Nah, terus juru bicara Kemlu yaitu
Yfoni Mewengkang itu bilang keikut
sertaan Indonesia sejalan dengan politik
luar negeri Indonesia yang bebas dan
aktif. Keterlibatan negara kita kabarnya
merupakan langkah strategis dan
konstruktif untuk memperkuat upaya
internasional dalam mendorong
penghentian kekerasan, perlindungan
warga sipil, serta perluasan akses
bantuan kemanusiaan bagi rakyat
Palestina di Gaza. Board of peace itu
bakal dilaksanakan sebagai bagian dari
kerja sama multilateral untuk mendukung
perdamaian dan keamanan di Gaza. Nah,
dengan board of peace kata Yfoni itu
Indonesia bakal punya ruang untuk
memastikan setiap langkah yang bakal
dijalankan. Ada puluhan pemimpin dunia
yang sudah menerima surat undangan untuk
bergabung dengan Board of Peace selain
negara kita Indonesia. Nah, ini beberapa
list kalian bisa lihat sendiri gua
tampilin nih, Geng. Cukup banyak ya.
Mulai dari Rusia diajak juga sampai
dengan Vietnam. Terus kabarnya sih
Vietnam dikabarkan sudah mendaftar.
Perdana Menteri Kanada yaitu Mark Carney
ikut serta tetapi dia tidak akan
membayar untuk menjadi anggota. Nah, ada
laporan yang menyebutkan kalau Prancis
justru menolak undangan Donald Trump
untuk bergabung ke dalam board of peace
ini. Sumber-sumber yang dekat dengan
Presiden Emmanuel Macron bilang kalau
Prancis tidak bermaksud untuk memberikan
respon yang menguntungkan kepada
undangan Amerika tersebut. Menurut
mereka, fungsi Board of Peace ini
dianggap terlalu luas dan mencakup
kewenangan yang jauh lebih besar
daripada sekedar menyelesaikan konflik
di wilayah Gaza. Nah, Kementerian Luar
Negeri Prancis juga bilang kalau pihak
mereka itu sedang mempelajari ketentuan
di dalam piagam atau dokumen pembentukan
Board of Peace ini dan menegaskan mereka
berkomitmen ya terhadap piagam PBB. Dan
enggak cuma Prancis, geng, dikatakan
juga kalau Inggris akan melakukan hal
yang sama. Di saat itu Kehermer selaku
Perdana Menteri Inggris mengatakan pada
hari Senin tanggal 19 Januari kemarin
kalau dia sedang berdiskusi dengan para
sekutu mengenai ketentuan Board of Peace
ini. Tapi para pejabat Inggris bilang
kalau stermer itu enggak berniat untuk
bergabung dengan dewan tersebut. Nah,
negara Eropa lain yang dikabarkan
menolak untuk join ke Board of peace ini
adalah Spanyol. Pemerintah negara
Spanyol bilang enggak akan
berpartisipasi. Keputusan itu
berdasarkan pada sikap konsisten Spanyol
dalam mendukung tatanan dunia.
multipolar, hukum internasional, serta
sistem PBB. Perdana Menteri Spanyol
yaitu Pedro Sanchez menegaskan kalau
rakyat Palestina sendiri harus
menentukan masa depan mereka sendiri.
Jadi bukannya Donald Trump gitu, Geng.
Sementara itu, isu mengenai hidup
berdampingan secara damai dan aman
dengan istri Will harus diselesaikan
melalui dialog antar para pihak. Dan
Sanchez ini menilai solusi dua negara
atau two state solution tetap menjadi
satu-satunya jalan yang layak untuk
mencapai penyelesaian jangka panjang di
jalur Gaza. Nah, lalu kemudian Presiden
Brazil yaitu Luis Inao Lula de Silva
menuduh kalau Donald Trump sedang
berupaya untuk membentuk PBB baru dengan
board of peace ini. Nah, Lula menilai
Trump tidak berupaya memperbaiki PBB
melainkan ingin membangun lembaga baru
di bawah kendalinya dia sendiri.
Nah, terus gimana nih dengan negara
tetangga kita yaitu Malaysia? Apakah
Malaysia bakal masuk ke board of peace
ini atau enggak? Nah, dari beritanya sih
ya dikatakan kalau pemerintah Malaysia
menyatakan sikap hati-hati dan belum
memberikan dukungan awal terhadap
pembentukan dari board of peace ini.
Anwar Ibrahim selaku Perdana Menteri
Malaysia itu menegaskan kalau sulit bagi
negara mereka untuk memberikan dukungan
tanpa adanya jaminan yang jelas dan
tegas terkait nasib serta masa depan
rakyat Palestina. Anwar Ibrahim
menjelaskan kalau Malaysia menuntut
adanya langkah nyata sebelum menyatakan
sikap resmi. Hal ini mencakup
penghentian total serangan militer oleh
Istri Will hingga kelancaran distribusi
bantuan kemanusiaan. Bahkan Malaysia
menuntut kalau negara Palestina itu
harus diakui terlebih dahulu. Dan sejauh
ini Malaysia memilih untuk memantau
situasi dulu karena informasi mengenai
mekanisme kerja dewan tersebut dianggap
belum sepenuhnya transparan. Terus
Palestina sendiri gimana, Geng? Apakah
mereka ikut atau enggak? Dan gimana soal
Isriwil? Nah, ini agak aneh ya. Yang
dibicarakan tuh soal kesejahteraan
mereka-mereka ini ya kan Isriwil dan
Palestina ya. Lebih tepatnya sih
Palestina dulu gitu ya. Tapi di sini
enggak ada yang tahu apakah Palestina
ikut dilibatkan istri Willil ikut
dilibatkan atau tidak. Nah, kalau
sebelumnya kalian ingat, geng, gua
sempat menyebutkan keterangan dari Pak
Agung yang menyebutkan kalau tidak ada
keterlibatan Palestina di dalam Board of
Peace ini. Sementara itu, ada satu warga
istriwel yang dilibatkan di Dewan
Eksekutif Gaza, yaitu seorang miliarder
properti yang bernama Yakir Gabai yang
lahir di Istriwel, tetapi saat ini
berdomisili di Syrus. Anggota lain di
dalam dewan ini ada juga yang mencakup
politisi senior dari negara-negara
seperti Qatar dan juga Turki yang sudah
mengkritik cara istriwil melakukan
genosida di Gaza. Tapi meskipun begitu,
Palestina mengharapkan perwakilan yang
lebih luas. Nah, mereka juga respon nih
dari sisi Palestina mereka memandang
Board of Beast ini cuma Dewan Amerika
dengan beberapa unsur internasional.
Fakta bahwa peran kelompok administratif
Palestina yang disetujui selama
perundingan damai di Kairo dinilai
enggak jelas dan berpotensi cuma
menyulitkan Palestina itu sendiri.
Seorang politisi bernama Mustafa Bargoti
mengatakan kalau dia ragu, Istriwel
bersedia membuka perbatasan Rafah untuk
memfasilitasi rekonstruksi Gaza.
Sementara itu, Istriwil menyebutkan
mereka tidak dilibatkan dalam
pembicaraan tentang negara mana saja
yang bakal menempati Dewan Eksekutif.
Nah, jadi kurang lebih itu ya, Geng,
penjelasan tentang Board of Peace.
Ternyata banyak negara yang ingin
bergabung termasuk negara kita. Menurut
kalian gimana? Kalian setuju enggak
kalau negara kita ikut bergabung ke
dalam program ini? Coba deh, tinggalkan
komentar di bawah.
Nah, sekarang kita akan membahas soal
proyek New Gazanya. Apa itu proyek New
Gaza? Kita bahas
pernyataan Amerika Serikat yang ingin
membangun Gaza kembali disampaikan pada
saat penandatanganan Board of Peace
tadi, Geng. Nah, pembangunan di Gaza ini
bukan cuma untuk memperbaiki aja,
melainkan membangun sesuatu yang berbeda
dari Gaza yang sebelumnya. Nah, jadi
malah ngerubah Gaza gitu, Geng. Dan
proyek yang digagas oleh Amerika ini
akan membuat Gaza menjadi tempat di mana
banyak gedung-gedung pencakar langit
yang membentang di sepanjang pantai dan
bekas perumahan di kawasan Rafah yang di
saat ini sudah rata dengan tanah. Peta
yang ditampilkan oleh pemerintah Amerika
Serikat juga pada kesempatan tersebut
itu menunjukkan rencana pengembangan
kawasan perumahan, pertanian, dan
industri baru secara bertahap untuk
populasi yang mereka targetkan sekitar
2,1 juta orang. Dan Donald Trump
menyebut jika mereka akan sangat sukses
di Gaza dan hal ini akan menjadi sesuatu
yang luar biasa untuk disaksikan. Donald
Trump juga mengklaim kalau dia adalah
seorang profesional di bidang properti
yang mana properti itu bakal bergantung
pada lokasi dan di Gaza semua properti
ini bakal diletakkan di tepi laut
sehingga akan menyajikan pemandangan
laut yang begitu indah.
is demilitarized, properly governed, and
beautifully rebuilt. It's going to be a
great plan and that's where the board of
peace really
as succeed with gaz.
Ya, secara enggak langsung negara orang,
tanah orang mau dia bikin sesuai dengan
keinginan dia, Geng. Presentasi proyek
di Gaza itu disampaikan oleh Jared
Kashner. dan dia bilang kalau Gaza itu
sudah dijatuhi oleh 90.000 ton amunisi.
Oleh karena itu ya kata Kner terdapat 60
juta ton puing-puing yang harus
dibersihkan sebelum proyek ini berjalan.
go through this two-year war, 90,000
tons of munitions. Uh there's over 60
million tons of rubble there, and tens
of thousands of fatalities. Um through
the seas we were able to get to the 20
planas releas of hostages getting the UN
resolution pass
dan peta rencana induk Amerika
menunjukkan zona-zona yang disediakan
untuk wisata pantai di mana mereka akan
membangun 180 menara apartemen. Selain
itu, ada juga sejumlah zona untuk
kawasan perumahan, kompleks pertanian
dan industri, serta pusat data,
manufaktur canggih, serta taman dan
fasilitas olahraga. Sebuah pelabuhan
laut dan bandara baru di dekat
perbatasan Mesir juga masuk dalam
rencana tersebut sehingga akan ada
pertemuan dagang antara Mesir dan
Isriwil di sana. Rekonstruksi di Gaza
bakal dibagi menjadi empat fase. Dimulai
dari Rafah dan secara bertahap bergerak
ke utara menuju ke Gaza. Kasner juga
bilang kalau akan ada beberapa kota
yaitu Rafa sebagai kota pertama, Kanunis
sebagai kota kedua, Kem Pusat sebagai
kota ketiga, dan yang terakhir Gaza
sebagai kota keempat. Nah, peta yang
dipresentasikan oleh Kner ini juga
menampilkan strip tanah kosong yang
membentang sepanjang perbatasan Mesir
dan Isriwil. Nah, kayaknya nih, Geng.
Garis tersebut menandakan apa yang
disebut sebagai parimeter keamanan dalam
rencana perdamaian 20 poinnya Donald
Trump. Salah satunya pasukan Istri Will
bakal tetap berada di sana hingga Gaza
benar-benar aman. Gimana tuh, Geng? Ya,
konsepnya pasukan Istri Will tetap
berada di sana untuk memastikan Gaza
benar-benar aman lah. Yang bikin enggak
aman mereka sendiri, padahal.
Nah, di dalam representasi lain ada yang
namanya Rafah Baru. Nama proyek buatan
Amerika ini. Ini bakal memiliki lebih
dari 100.000 unit perumahan permanen,
200 pusat pendidikan, dan 75 fasilitas
medis. Kashner itu bilang dia yakin
pembangunan Rafah baru bisa diselesaikan
di dalam 2 hingga 3 tahun. Di dalam
beberapa minggu ke depan, kata Kner,
akan ada konferensi di Washington.
Konferensi ini akan mengumumkan
kontribusi negara-negara dan penjelasan
mengenai kesempatan investasi yang besar
bagi sektor swasta. Selain itu, Amerika
mengambil alih wilayah tersebut untuk
mengubah semuanya menjadi Riveria Timur
Tengah. Kashner juga bilang kalau
demiliterisasi Gaza dimulai sekarang
dengan catatan bahwa tanpa keamanan maka
tidak ada yang akan berinvestasi. Dia
bilang pemerintah Palestina teknokratik
yang baru di wilayah tersebut. Komite
Nasional untuk pemerintahan Gaza atau
NCAg itu bakal bekerja sama dengan Hamas
dalam demilitarisasi untuk benar-benar
menerapkan prinsip-prinsip yang
disepakati dalam dokumen ke fase
berikutnya. Hamas sebelumnya menolak
melucuti senjata tanpa pembentukan
negara Palestina yang merdeka. Tapi
Donald Trump mengancam kelompok tersebut
dan memaksa agar mereka menyerah aja.
Jadi Hamas dipaksa buat nyerah. Nah,
sekarang kita harus mempertanyakan hal
yang seharusnya jadi sesuatu yang paling
dasar, yaitu apakah Board of Peace dan
New Gaza ini bakal menguntungkan
Palestina dan rakyatnya atau enggak?
Atau ini justru bakal menguntungkan
Amerika dan mengeksploitasi lahan
Palestina. Nah, konsep New Gaza
digambarkan sebagai kota futuristik
dengan kawasan pesisir yang banyak
gedung pencakar langit, distrik keuangan
dan teknologi, resort dan ee pusat
pariwisata, serta infrastruktur dan
transportasi modern dan zona perdagangan
internasional. Rencana ini secara enggak
langsung membandingkan masa depan Gaza
dengan kota-kota global yang ada seperti
Dubai atau Singapura. Sebuah
transformasi yang bisa dikatakan ekstrem
dari wilayah konflik menjadi pusat
pertumbuhan ekonomi. Nah, pihak yang
mempromosikan rencana tersebut adalah
Amerika. Mereka menekankan ya bahwa visi
New Gaza ini dimaksudkan untuk
memberikan harapan ekonomi, menciptakan
lapangan pekerjaan, dan menghilangkan
akar konflik melalui pembangunan dan
kesejahteraan, Geng.
Every wants to live with dignity. Let's
put our efforts towards promoting those
who are doing the work to build this up
like Olli and his committee. Let's focus
on the positive stories and let's just
calm down, turn a new chapter and if we
believe that peace is possible then
peace really can be possible. So we're
going to continue to work every day. We
need all your help to do it.
Kalau kita lihat dari rencana dan
tujuannya sih ya bagus ya geng. Nah,
tapi sejak awal ya kritik utama tetap
balik lagi, yaitu ketidakjelasan tentang
Palestinanya dilibatkan atau enggak.
Masa iya untuk membangun negara
Palestina tapi keputusannya ada di
tangan Amerika. Aneh banget ya. Dan
enggak ada mekanisme yang dijelaskan
secara terbuka mengenai persetujuan
penduduk Gaza, kepemilikan tanah atau
hak kembali bagi pengungsi dan hubungan
rencana ini dengan negara Palestina yang
berdaulat. Secara politik dan hukum,
Gaza itu adalah bagian dari wilayah
Palestina. Setiap rencana pembangunan
berskala besar dirancang oleh asing,
dijalankan tanpa mandat dari pemerintah
Palestina dan mengubah struktur
kepemilikan dan demografi akan langsung
bersinggungan dengan isu kedaulatan
nasional Palestina. Bagi otoritas
Palestina dan banyak negara pendukung
solusi dua negara, Gaza ini enggak bisa
diperlakukan layaknya lahan kosong untuk
eksperimen pembangunan global. Dan itu
adalah wilayah dengan penduduk, sejarah,
dan hak politik yang diakui secara
internasional. Ada beberapa tinjauan
hukum internasional agar kita bisa
melihat isu ini. Yang pertama mengenai
hak pembentukan nasib sendiri. Hukum
internasional khususnya piagam PBB dan
berbagai resolusi majelis umum itu
menegaskan kalau bangsa Palestina
memiliki hak untuk menentukan nasib
sendiri termasuk penguasaan atas tanah
dan sumber dayanya. Terus yang kedua,
larangan pemindahan penduduk secara
paksa. Konvensi Genewa itu melarang
pemindahan paksa penduduk sipil dari
wilayah yang diduduki. Kekhawatiran
muncul kalau pembangunan Nuggaza ini
bisa menyebabkan relokasi massal,
menghapus pemukiman lama, serta mengubah
struktur demografis secara permanen
tanpa persetujuan bebas dan sadar dari
penduduk Gaza sendiri. Yang mana langkah
semacam ini ya beresiko dikategorikan
sebagai pelanggaran hukum humaniter
internasional. Dan yang ketiga terkait
status kependudukan dan tanggung jawab
negara. Banyak ahli hukum internasional
itu bilang kalau selama Gaza masih
berada di dalam konteks konflik dan
kontrol eksternal, negara-negara yang
terlibat memiliki kewajiban hukum untuk
melindungi penduduk sipil. Bukan sekedar
membangun ulang wilayah sesuai dengan
kepentingan geopolitik mereka. Dan
negara-negara Arab yang menyambut wacana
rekonstruksi benar-benar dengan
kehati-hatian tinggi. Sementara Mesir,
Yordania, dan negara teluk itu
menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza harus
berada di bawah kerangka negara
Palestina. enggak boleh menjadi pintu
masuk normalisasi pendudukan serta harus
sejalan dengan solusi dua negara. Nah,
sementara itu, pembangunan fisik tanpa
penyelesaian politik hanya akan
menciptakan konflik baru di masa depan.
Rencana Amerika untuk membangun New Gaza
itu sudah membuka diskusi global yang
jauh melampaui arsitektur dan ekonomi,
melainkan justru menyentuh inti dari
persoalan Palestina, yaitu soal tanah,
kedaulatan, hukum, dan hak untuk
menentukan masa depan sendiri. Dan
apakah Gaza akan kembali sebagai kota
modern yang damai atau justru menjadi
simbol lain dari pembangunan tanpa
keadilan? Nah, ini akan sangat
ditentukan oleh satu hal, siapa yang
memegang kendali atas tanah Gaza dan
atas nama siapa pembangunan itu
dilakukan. Gimana tuh, Geng, menurut
kalian?
Oke, itu dia, Geng, pembahasan kita hari
ini tentang pembentukan board of peace
dan proyek pembangunan New Gaza. Semoga
dengan apa yang gua jelaskan ini kalian
jadi paham ya, bagaimana kondisi Gaza
sekarang dan bagaimana dunia melihat
Gaza dan ingin Gaza dibangun seperti
apa. Nah, coba deh tentang pembahasan
ini. Tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:31 UTC
Categories
Manage