TRUMP WILL MAKE GAZA A MODERN CITY THROUGH THE BOARD OF PEACE! WILL INDONESIA PARTICIPATE?
H9AR8dyipY4 • 2026-01-28
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Nah, pembangunan di Gaza ini bukan cuma untuk memperbaiki aja, melainkan membangun sesuatu yang berbeda dari Gaza yang sebelumnya. Nah, jadi malah ngerubah Gaza gitu, Geng. Dan proyek yang digagas oleh Amerika ini akan membuat Gaza menjadi tempat di mana banyak gedung-gedung pencakar langit yang membentang di sepanjang pantai dan bekas perumahan di kawasan Rafah yang di saat ini sudah rata dengan tanah, Geng. Kita udah lama ya enggak ngebahas tentang update dari Gaza, Palestina. Udah lama banget kita enggak ngebahas tentang apa yang terjadi di sana. Karena sejauh ini fokusnya soal Amerika menyerang Venezuela, terus Amerika menyerang Greenland, ya gitu-gitu aja seputar itu, gitu. Kita udah jarang banget ngebahas Palestina. Tapi sebenarnya di sini gua enggak pengin ngebahas tentang Gazanya. Bagaimana kondisi perang di sana, bagaimana kondisi rakyat di sana. Enggak. tapi justru lebih kepada sesuatu e yang menurut gua nih cukup heboh gitu ya. muncul sebuah istilah nih yang baru aja ramai dibicarakan tentang istilah New Gaza. Gaz Gaz President Trump has amazones that Jadi eh ini adalah sebuah program geng New Gaza ini dari namanya aja tuh New Gaza Gaza baru gitu ya yang mana katanya ini adalah sebuah rencana untuk merekonstruksi Gaza setelah konflik yang sebelumnya udah hancur lebur. Nah, sekarang mau dibangun lagi agar lebih modern, terus stabil, dan berorientasi masa depan. Ya, intinya mau dibikin ala-ala barat-barat gitulah di sana. Tapi geng, di balik ee narasi pembangunan Gaza kembali alias membangun Gaza untuk diperbaiki lagi, ya banyak pertanyaan yang timbul. Kira-kira siapa yang menggagas proyek ini? Enggak mungkin dong orang Gazanya juga. Soalnya mereka aja udah hancur lebur di sana. Mereka udah menderita di sana. Nah, siapa nih yang menggagas proyek ini untuk membangun Gaza lagi? Dan yang pasti orang-orang akan bertanya-tanya ini tujuannya apa? Kepentingan siapa, siapa yang mau atau siapa yang akan diuntungkan dari proyek ini. Dan salah satu hal penting yang sering dikaitkan dengan proyek ini adalah pembentukan sebuah kelompok yang diberi nama Board of Peace atau dewan perdamaian. Siapa mereka? Nah, secara konsep dewan perdamaian ini digambarkan sebagai badan pengawas atau pengelola yang bertugas untuk menjaga stabilitas dan memastikan proses ee rekonstruksi berjalan sesuai dengan prinsip perdamaian serta mereka juga memastikan jangan sampai terjadi konflik berulang. Dari kedengarannya sih bagus ya, sebuah badan atau lembaga atau forum yang mempertemukan banyak pihak demi bisa membangun Gaza dan menciptakan masa depan bagi Gaza agar lebih aman dan lebih layak gitu. Tapi seperti banyak inisiatif internasional lainnya, pembentukan dari Board of Peace atau Dewan perdamaian ini ya enggak akan lepas dari kontroversi. Pasti ada pro dan kontranya. Nah, pertanyaannya pasti mengenai legitimasinya, terus juga e representasi dari rakyat Gazanya apakah ada atau enggak? Atau jangan-jangan ini enggak ada hubungannya sama Gaza sama sekali. Yang dimanfaatkan tuh cuma tanahnya gitu. Nah, sampai dengan potensi intervensi politik asing yang menjadi isu yang terus diperdebatkan, yang mana ya mereka mempertanyakan apakah Board of Peace ini benar-benar akan menjadi wadah perdamaian atau justru bakal jadi alat baru untuk mengendalikan Gaza dengan kemasan diplomasi. Nah, jadi yang ditakuti kan gitu kan serigala berbulu domba katanya mau ngebantu, mau mendamaikan, tahu-tahu malah makin kacau. Di video kali ini kita bakal membahas nih, Geng, tentang apa itu New Gaza. Bakal diapain sih Gaza ini? Bakal dirubah jadi apa? Nah, kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry Geng. Geng. Beli iPhone baru yang kapasitasnya paling kecil dan murah gak masalah. Tinggal tambahin SSD supaya kapasitasnya jadi lebih besar. Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang tadinya cuma 256 gig, sekarang malah jadi 756 gig. Bikin video cinematick ataupun foto, udah enggak khawatir lagi memori bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan datanya juga cepat banget. Nih kita bandingin pemindahan data pakai SSD dengan pemindahan data pakai Airdrop. Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini harganya juga murah banget terjangkau daripada kalian beli iPhone versi terbaru dengan harga yang mahal. Hanya karena perbedaan kapasitas memori yang mendingan beli yang paling murah ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone kalian jadi berkapasitas besar. Udah gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau langsung aja check out, linknya udah ada di bawah. Oke, untuk pembahasan yang pertama kita bahas dulu pembentukan dari Dewan Perdamaian alias Board of Peace ini seperti apa. Oke, kita mulai dulu dari penjelasan soal pembentukan Board of Peace terlebih dahulu biar ee ceritanya berurut karena Newu Gaza ini direncanakan setelah pembentukan dari Board of Peace ini. Kalau kalian tanya siapa sih yang sebenarnya merencanakan Board of Peace ini? Ya, kalian bisa tebaklah siapa jawabannya udah pasti Amerika. Amerika atau yang lebih tepatnya Donald Trump ya yang membentuk Board of Peace ini. Presiden Amerika Serikat Donald Trump meresmikan pembentukan Board of Peace dalam forum internasional di DAVO Swiss. Pembentukan board office ini diumumkan dalam rangkaian World Economic Forum dan disebut akan menjadi badan internasional baru yang berfokus pada upaya perdamaian global. Dan board of peace itu awalnya dibentuk oleh Trump sebagai bagian dari rencana gencatan senjata Gaza pada September tahun lalu. Dewan ini awalnya dibuat untuk mengawasi demiliterisasi dan rekonstruksi Gaza pasca perang. Nah, tapi geng di dalam perkembangannya mandat dari forum ini jadi meluas menjadi organisasi internasional yang menangani stabilitas dan perdamaian di wilayah-wilayah konflik dunia. Dalam piagam Dewan Perdamaian di Devos, Swiss, Board of PC ini disebut sebagai organisasi yang mempromosikan stabilitas, perdamaian, dan tata kelola pemerintahan di wilayah yang terdampak atau terancam konflik. Nah, Donald Trump sendiri itu bakal menjabat sebagai ketua dewan secara tidak terbatas dan Donald Trump menyebutkan forum ini sebagai langkah besar di dalam diplomasi global. Board of Peace itu memiliki dua dewan eksekutif, yaitu dewan eksekutif pendiri dengan fokus pada investasi dan diplomasi. Terus kemudian ada Dewan Eksekutif Gaza yang bertanggung jawab mengawasi semua kegiatan di lapangan dari Komite Nasional Administrasi Gaza, sebuah komite teknokrat yang ee bertugas mengelola pemerintahan sementara dan rekonstruksi Gaza. Nah, Donald Trump bakal memimpin dewan eksekutif pendiri yang beranggotakan tujuh orang yang akan mengarahkan Gaza melalui fase rekonstruksi berikutnya. Di antara tujuh orang itu salah satunya ada menantu Donald Trump yaitu Jared Kner. Nah, terus ada Marco Rubio yang menjabat sebagai menteri luar negeri Amerika. Terus ada lagi utusan khusus yang bernama Steve Wkov dan mantan perdana menteri Inggris yang bernama Tony Blair. Selain menjabat sebagai ketua pertama, Donald Trump memiliki kendali penuh atas keanggotaan, keputusan, dan otoritas akhir. Dia memiliki hak eksklusif menafsirkan piagam, mengubah aturan hingga membubarkan entitas institusi. Di dalam pidatonya di Devos, Kner menyebut kalau perdamaian itu adalah urusan yang berbeda dengan bisnis. Nah, dia bilang rencana utama pemerintahan Donald Trump untuk Gaza itu gak punya rencana cadangan di luar upaya bertahap untuk menghentikan perang dan mengubah kawasan tersebut. President, approach. Nah, Donald Trump bahkan menyebutkan kalau Gaza sebagai sebidang properti yang indah ketika berbicara mengenai rekonstruksi wilayah tersebut. Memperlihatkan kepada kita semua bahwa apa yang dia lakukan di Gaza tetap tidak lepas dari latar belakang dia sebagai seorang pebisnis. Keanggotaan Board of Peace ya bersifat terbatas, Geng. negara anggota itu bakal menjabat selama 3 tahun dan untuk mendapatkan kursi permanen harus membayar iuran sebesar 1 miliar Do Amerika atau yang setara dengan Rp16,82 triliun. Wah, gila ya. Katanya enggak bisnis, tapi ada bau-bau bisnis nih. Terus kata pejabat Amerika, dana tersebut bakal digunakan untuk membiayai rekonstruksi Gaza. Tapi geng, skema pembayaran ini ternyata ya menuai kritik karena dinilai rawan disalahgunakan ya kan dan membuka celah politisasi serta korupsi gitu. Dan Donald Trump juga sempat bilang kalau keberadaan Board of Peace ini kemungkinan bakal menggantikan peran PBB. Pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran yang besar di kalangan diplomat karena dianggap berpotensi melemahkan peran PBB yang sudah berdiri hampir 80 tahun sebagai penjaga perdamaian dunia. I mean the UN has been very fan of the UN but should have settled every Jadi ibaratnya nih geng ya Donald Trump ini kayak lagi bikin ormas gitu loh Geng. Terus ada kolekannya gitu loh, Geng. Ya, misalnya kayak anggotanya itu kan banyak negara nih. Nah, negara-negara ini disuruh cari uang. Nanti uangnya itu disetorkan kepada board of peace ini sebagai iuran ya. Mirip banget sama ormas ya, yang mana anggotanya disuruh jaga parkir, jaga lahan. Nah, nanti si ketuanya nerima kolekan, nerima iuran, atau nerima setoran. Wah, bisa aja ya, Donald Trump. Terus ada negara-negara yang menyatakan kalau mereka siap untuk bergabung dengan Board of Peace yang mana salah satunya adalah negara kita geng Indonesia. Nah, Pak Prabowo Subianto sudah meneken piagam Board of Peace di Devos Swiss pada hari Kamis tanggal 22 Januari kemarin. Nah, bagi beliau, keterlibatan Indonesia di dalam Board of Peace menjadi momentum bersejarah sekaligus peluang untuk mendorong upaya perdamaian khususnya bagi rakyat Palestina. Katanya sih gitu, Geng. Bagi Indonesia, ikut serta di dalam Board of Peace ini memiliki arti yang strategis. Nah, keikut serta tersebut dimaksudkan untuk menjaga agar proses transisi Gaza tetap mengarah pada solusi dua negara atau two state solution dan tidak berkembang menjadi ee pengaturan permanen yang mengabaikan hak-hak rakyat Palestina. Dan lewat forum ini, Indonesia dikatakan ya bakal secara aktif menyuarakan posisi prinsipil terkait penghentian kekerasan, terus perlindungan warga sipil dan pembukaan akses kemanusiaan, serta pemulihan tata kelola sipil Palestina. Nah, kehadiran Indonesia ini juga diharapkan ya bisa menjadi penyeimbang moral dan politik agar proses rekonstruksi berjalan sesuai dengan hukum internasional dan resolusi PBB. Dan langkah tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra aktif di dalam diplomasi internasional serta sebagai salah satu suara penting dalam upaya menjaga stabilitas dan ketertiban dunia. Mengenai tarif keanggotaan, juru bicara dua kemlu Indonesia yang bernama Fat Nabil Ahmad Mulacela itu bilang kalau sejauh ini belum ada pembahasan mengenai pembayaran tersebut. Nabil menekankan keanggotaan board office ini tidak mengharuskan membayar demi mendapatkan kursi. Ya, mungkin karena baru awal-awal kali, Geng, ya. Dan upaya Indonesia untuk join ke Board of peace ditanggapi secara beragam oleh rakyat Indonesia. Ada yang merasa bahwa upaya ini bagus untuk terlibat aktif dalam mendukung Palestina. Namun ada juga yang mengomentari bahwa Indonesia malah jadi terlihat sebagai antek-antk asing. Karena kan yang ngebuat Board of Peace ini adalah Amerika. Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. ee ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza. Yang jelas penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Ya, kalau kata Agung Nurwijoyo selaku pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia justru enggak demikian, katanya. Nah, dia beda pendapat nih. Kata dia, "Peran Indonesia di dalam upaya penyelesaian krisis kemanusiaan di Gaza justru bakal semakin kuat dengan terlibat di Board of Peace. Dan selama ini Indonesia lebih banyak melakukan pendekatan melalui jalur kemanusiaan dan multilateral tidak langsung seperti PBB. Nah, tapi ada syaratnya kata Pak Agung. Langkah tersebut harus berbarengan dengan agenda yang jelas dan terukur terutama untuk memperjuangkan keadilan bagi Palestina. Seperti yang sudah gua mention sebelumnya, pengurus inti dari Board of Beast ini ditunjuk oleh Amerika. Enggak ada keterlibatan pihak Palestina di dalamnya. Sehingga langkah yang dijalankan ya sangat bias gitu ya. Seolah-olah bisa aja ini menguntungkan istri Will. Oleh karena itu, Indonesia sebenarnya punya peran besar ketika memang bergabung di dalam Board of Peace ini dengan mendorong kesertaan Palestina di dalamnya. Nah, ada anggota Board of Peace lain seperti Turki, Mesir, Yordania, dan juga Qatar yang menurut Pak Agung ini bisa menjadi teman diplomasi Indonesia selama terlibat di dalam Board of Peace. Dan mereka bisa diajak bekerja sama karena memiliki kepentingan penyelesaian konflik di Gaza serta memperkuat posisi tawar. Ada juga yang menyebutkan kalau keterlibatan Indonesia di dalam Board of Peace sama saja melanggar prinsip bebas aktif politik luar negeri Indonesia. Apakah benar demikian? Nah, menurut Pak Agung lagi apa yang dilakukan Indonesia dengan bergabung bersama Board of Peace itu tidak melanggar prinsip bebas aktif. Karena Board of Peace ini bukan sebuah blok aliansi militer. Keanggotaannya belum tentu permanen dan masih bersifat eksperimental dalam penyelesaian konflik antar negara. meskipun yang menjadi objeknya itu adalah Palestina gitu, Geng. Nah, terus juru bicara Kemlu yaitu Yfoni Mewengkang itu bilang keikut sertaan Indonesia sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Keterlibatan negara kita kabarnya merupakan langkah strategis dan konstruktif untuk memperkuat upaya internasional dalam mendorong penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, serta perluasan akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Gaza. Board of peace itu bakal dilaksanakan sebagai bagian dari kerja sama multilateral untuk mendukung perdamaian dan keamanan di Gaza. Nah, dengan board of peace kata Yfoni itu Indonesia bakal punya ruang untuk memastikan setiap langkah yang bakal dijalankan. Ada puluhan pemimpin dunia yang sudah menerima surat undangan untuk bergabung dengan Board of Peace selain negara kita Indonesia. Nah, ini beberapa list kalian bisa lihat sendiri gua tampilin nih, Geng. Cukup banyak ya. Mulai dari Rusia diajak juga sampai dengan Vietnam. Terus kabarnya sih Vietnam dikabarkan sudah mendaftar. Perdana Menteri Kanada yaitu Mark Carney ikut serta tetapi dia tidak akan membayar untuk menjadi anggota. Nah, ada laporan yang menyebutkan kalau Prancis justru menolak undangan Donald Trump untuk bergabung ke dalam board of peace ini. Sumber-sumber yang dekat dengan Presiden Emmanuel Macron bilang kalau Prancis tidak bermaksud untuk memberikan respon yang menguntungkan kepada undangan Amerika tersebut. Menurut mereka, fungsi Board of Peace ini dianggap terlalu luas dan mencakup kewenangan yang jauh lebih besar daripada sekedar menyelesaikan konflik di wilayah Gaza. Nah, Kementerian Luar Negeri Prancis juga bilang kalau pihak mereka itu sedang mempelajari ketentuan di dalam piagam atau dokumen pembentukan Board of Peace ini dan menegaskan mereka berkomitmen ya terhadap piagam PBB. Dan enggak cuma Prancis, geng, dikatakan juga kalau Inggris akan melakukan hal yang sama. Di saat itu Kehermer selaku Perdana Menteri Inggris mengatakan pada hari Senin tanggal 19 Januari kemarin kalau dia sedang berdiskusi dengan para sekutu mengenai ketentuan Board of Peace ini. Tapi para pejabat Inggris bilang kalau stermer itu enggak berniat untuk bergabung dengan dewan tersebut. Nah, negara Eropa lain yang dikabarkan menolak untuk join ke Board of peace ini adalah Spanyol. Pemerintah negara Spanyol bilang enggak akan berpartisipasi. Keputusan itu berdasarkan pada sikap konsisten Spanyol dalam mendukung tatanan dunia. multipolar, hukum internasional, serta sistem PBB. Perdana Menteri Spanyol yaitu Pedro Sanchez menegaskan kalau rakyat Palestina sendiri harus menentukan masa depan mereka sendiri. Jadi bukannya Donald Trump gitu, Geng. Sementara itu, isu mengenai hidup berdampingan secara damai dan aman dengan istri Will harus diselesaikan melalui dialog antar para pihak. Dan Sanchez ini menilai solusi dua negara atau two state solution tetap menjadi satu-satunya jalan yang layak untuk mencapai penyelesaian jangka panjang di jalur Gaza. Nah, lalu kemudian Presiden Brazil yaitu Luis Inao Lula de Silva menuduh kalau Donald Trump sedang berupaya untuk membentuk PBB baru dengan board of peace ini. Nah, Lula menilai Trump tidak berupaya memperbaiki PBB melainkan ingin membangun lembaga baru di bawah kendalinya dia sendiri. Nah, terus gimana nih dengan negara tetangga kita yaitu Malaysia? Apakah Malaysia bakal masuk ke board of peace ini atau enggak? Nah, dari beritanya sih ya dikatakan kalau pemerintah Malaysia menyatakan sikap hati-hati dan belum memberikan dukungan awal terhadap pembentukan dari board of peace ini. Anwar Ibrahim selaku Perdana Menteri Malaysia itu menegaskan kalau sulit bagi negara mereka untuk memberikan dukungan tanpa adanya jaminan yang jelas dan tegas terkait nasib serta masa depan rakyat Palestina. Anwar Ibrahim menjelaskan kalau Malaysia menuntut adanya langkah nyata sebelum menyatakan sikap resmi. Hal ini mencakup penghentian total serangan militer oleh Istri Will hingga kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan. Bahkan Malaysia menuntut kalau negara Palestina itu harus diakui terlebih dahulu. Dan sejauh ini Malaysia memilih untuk memantau situasi dulu karena informasi mengenai mekanisme kerja dewan tersebut dianggap belum sepenuhnya transparan. Terus Palestina sendiri gimana, Geng? Apakah mereka ikut atau enggak? Dan gimana soal Isriwil? Nah, ini agak aneh ya. Yang dibicarakan tuh soal kesejahteraan mereka-mereka ini ya kan Isriwil dan Palestina ya. Lebih tepatnya sih Palestina dulu gitu ya. Tapi di sini enggak ada yang tahu apakah Palestina ikut dilibatkan istri Willil ikut dilibatkan atau tidak. Nah, kalau sebelumnya kalian ingat, geng, gua sempat menyebutkan keterangan dari Pak Agung yang menyebutkan kalau tidak ada keterlibatan Palestina di dalam Board of Peace ini. Sementara itu, ada satu warga istriwel yang dilibatkan di Dewan Eksekutif Gaza, yaitu seorang miliarder properti yang bernama Yakir Gabai yang lahir di Istriwel, tetapi saat ini berdomisili di Syrus. Anggota lain di dalam dewan ini ada juga yang mencakup politisi senior dari negara-negara seperti Qatar dan juga Turki yang sudah mengkritik cara istriwil melakukan genosida di Gaza. Tapi meskipun begitu, Palestina mengharapkan perwakilan yang lebih luas. Nah, mereka juga respon nih dari sisi Palestina mereka memandang Board of Beast ini cuma Dewan Amerika dengan beberapa unsur internasional. Fakta bahwa peran kelompok administratif Palestina yang disetujui selama perundingan damai di Kairo dinilai enggak jelas dan berpotensi cuma menyulitkan Palestina itu sendiri. Seorang politisi bernama Mustafa Bargoti mengatakan kalau dia ragu, Istriwel bersedia membuka perbatasan Rafah untuk memfasilitasi rekonstruksi Gaza. Sementara itu, Istriwil menyebutkan mereka tidak dilibatkan dalam pembicaraan tentang negara mana saja yang bakal menempati Dewan Eksekutif. Nah, jadi kurang lebih itu ya, Geng, penjelasan tentang Board of Peace. Ternyata banyak negara yang ingin bergabung termasuk negara kita. Menurut kalian gimana? Kalian setuju enggak kalau negara kita ikut bergabung ke dalam program ini? Coba deh, tinggalkan komentar di bawah. Nah, sekarang kita akan membahas soal proyek New Gazanya. Apa itu proyek New Gaza? Kita bahas pernyataan Amerika Serikat yang ingin membangun Gaza kembali disampaikan pada saat penandatanganan Board of Peace tadi, Geng. Nah, pembangunan di Gaza ini bukan cuma untuk memperbaiki aja, melainkan membangun sesuatu yang berbeda dari Gaza yang sebelumnya. Nah, jadi malah ngerubah Gaza gitu, Geng. Dan proyek yang digagas oleh Amerika ini akan membuat Gaza menjadi tempat di mana banyak gedung-gedung pencakar langit yang membentang di sepanjang pantai dan bekas perumahan di kawasan Rafah yang di saat ini sudah rata dengan tanah. Peta yang ditampilkan oleh pemerintah Amerika Serikat juga pada kesempatan tersebut itu menunjukkan rencana pengembangan kawasan perumahan, pertanian, dan industri baru secara bertahap untuk populasi yang mereka targetkan sekitar 2,1 juta orang. Dan Donald Trump menyebut jika mereka akan sangat sukses di Gaza dan hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa untuk disaksikan. Donald Trump juga mengklaim kalau dia adalah seorang profesional di bidang properti yang mana properti itu bakal bergantung pada lokasi dan di Gaza semua properti ini bakal diletakkan di tepi laut sehingga akan menyajikan pemandangan laut yang begitu indah. is demilitarized, properly governed, and beautifully rebuilt. It's going to be a great plan and that's where the board of peace really as succeed with gaz. Ya, secara enggak langsung negara orang, tanah orang mau dia bikin sesuai dengan keinginan dia, Geng. Presentasi proyek di Gaza itu disampaikan oleh Jared Kashner. dan dia bilang kalau Gaza itu sudah dijatuhi oleh 90.000 ton amunisi. Oleh karena itu ya kata Kner terdapat 60 juta ton puing-puing yang harus dibersihkan sebelum proyek ini berjalan. go through this two-year war, 90,000 tons of munitions. Uh there's over 60 million tons of rubble there, and tens of thousands of fatalities. Um through the seas we were able to get to the 20 planas releas of hostages getting the UN resolution pass dan peta rencana induk Amerika menunjukkan zona-zona yang disediakan untuk wisata pantai di mana mereka akan membangun 180 menara apartemen. Selain itu, ada juga sejumlah zona untuk kawasan perumahan, kompleks pertanian dan industri, serta pusat data, manufaktur canggih, serta taman dan fasilitas olahraga. Sebuah pelabuhan laut dan bandara baru di dekat perbatasan Mesir juga masuk dalam rencana tersebut sehingga akan ada pertemuan dagang antara Mesir dan Isriwil di sana. Rekonstruksi di Gaza bakal dibagi menjadi empat fase. Dimulai dari Rafah dan secara bertahap bergerak ke utara menuju ke Gaza. Kasner juga bilang kalau akan ada beberapa kota yaitu Rafa sebagai kota pertama, Kanunis sebagai kota kedua, Kem Pusat sebagai kota ketiga, dan yang terakhir Gaza sebagai kota keempat. Nah, peta yang dipresentasikan oleh Kner ini juga menampilkan strip tanah kosong yang membentang sepanjang perbatasan Mesir dan Isriwil. Nah, kayaknya nih, Geng. Garis tersebut menandakan apa yang disebut sebagai parimeter keamanan dalam rencana perdamaian 20 poinnya Donald Trump. Salah satunya pasukan Istri Will bakal tetap berada di sana hingga Gaza benar-benar aman. Gimana tuh, Geng? Ya, konsepnya pasukan Istri Will tetap berada di sana untuk memastikan Gaza benar-benar aman lah. Yang bikin enggak aman mereka sendiri, padahal. Nah, di dalam representasi lain ada yang namanya Rafah Baru. Nama proyek buatan Amerika ini. Ini bakal memiliki lebih dari 100.000 unit perumahan permanen, 200 pusat pendidikan, dan 75 fasilitas medis. Kashner itu bilang dia yakin pembangunan Rafah baru bisa diselesaikan di dalam 2 hingga 3 tahun. Di dalam beberapa minggu ke depan, kata Kner, akan ada konferensi di Washington. Konferensi ini akan mengumumkan kontribusi negara-negara dan penjelasan mengenai kesempatan investasi yang besar bagi sektor swasta. Selain itu, Amerika mengambil alih wilayah tersebut untuk mengubah semuanya menjadi Riveria Timur Tengah. Kashner juga bilang kalau demiliterisasi Gaza dimulai sekarang dengan catatan bahwa tanpa keamanan maka tidak ada yang akan berinvestasi. Dia bilang pemerintah Palestina teknokratik yang baru di wilayah tersebut. Komite Nasional untuk pemerintahan Gaza atau NCAg itu bakal bekerja sama dengan Hamas dalam demilitarisasi untuk benar-benar menerapkan prinsip-prinsip yang disepakati dalam dokumen ke fase berikutnya. Hamas sebelumnya menolak melucuti senjata tanpa pembentukan negara Palestina yang merdeka. Tapi Donald Trump mengancam kelompok tersebut dan memaksa agar mereka menyerah aja. Jadi Hamas dipaksa buat nyerah. Nah, sekarang kita harus mempertanyakan hal yang seharusnya jadi sesuatu yang paling dasar, yaitu apakah Board of Peace dan New Gaza ini bakal menguntungkan Palestina dan rakyatnya atau enggak? Atau ini justru bakal menguntungkan Amerika dan mengeksploitasi lahan Palestina. Nah, konsep New Gaza digambarkan sebagai kota futuristik dengan kawasan pesisir yang banyak gedung pencakar langit, distrik keuangan dan teknologi, resort dan ee pusat pariwisata, serta infrastruktur dan transportasi modern dan zona perdagangan internasional. Rencana ini secara enggak langsung membandingkan masa depan Gaza dengan kota-kota global yang ada seperti Dubai atau Singapura. Sebuah transformasi yang bisa dikatakan ekstrem dari wilayah konflik menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Nah, pihak yang mempromosikan rencana tersebut adalah Amerika. Mereka menekankan ya bahwa visi New Gaza ini dimaksudkan untuk memberikan harapan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menghilangkan akar konflik melalui pembangunan dan kesejahteraan, Geng. Every wants to live with dignity. Let's put our efforts towards promoting those who are doing the work to build this up like Olli and his committee. Let's focus on the positive stories and let's just calm down, turn a new chapter and if we believe that peace is possible then peace really can be possible. So we're going to continue to work every day. We need all your help to do it. Kalau kita lihat dari rencana dan tujuannya sih ya bagus ya geng. Nah, tapi sejak awal ya kritik utama tetap balik lagi, yaitu ketidakjelasan tentang Palestinanya dilibatkan atau enggak. Masa iya untuk membangun negara Palestina tapi keputusannya ada di tangan Amerika. Aneh banget ya. Dan enggak ada mekanisme yang dijelaskan secara terbuka mengenai persetujuan penduduk Gaza, kepemilikan tanah atau hak kembali bagi pengungsi dan hubungan rencana ini dengan negara Palestina yang berdaulat. Secara politik dan hukum, Gaza itu adalah bagian dari wilayah Palestina. Setiap rencana pembangunan berskala besar dirancang oleh asing, dijalankan tanpa mandat dari pemerintah Palestina dan mengubah struktur kepemilikan dan demografi akan langsung bersinggungan dengan isu kedaulatan nasional Palestina. Bagi otoritas Palestina dan banyak negara pendukung solusi dua negara, Gaza ini enggak bisa diperlakukan layaknya lahan kosong untuk eksperimen pembangunan global. Dan itu adalah wilayah dengan penduduk, sejarah, dan hak politik yang diakui secara internasional. Ada beberapa tinjauan hukum internasional agar kita bisa melihat isu ini. Yang pertama mengenai hak pembentukan nasib sendiri. Hukum internasional khususnya piagam PBB dan berbagai resolusi majelis umum itu menegaskan kalau bangsa Palestina memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri termasuk penguasaan atas tanah dan sumber dayanya. Terus yang kedua, larangan pemindahan penduduk secara paksa. Konvensi Genewa itu melarang pemindahan paksa penduduk sipil dari wilayah yang diduduki. Kekhawatiran muncul kalau pembangunan Nuggaza ini bisa menyebabkan relokasi massal, menghapus pemukiman lama, serta mengubah struktur demografis secara permanen tanpa persetujuan bebas dan sadar dari penduduk Gaza sendiri. Yang mana langkah semacam ini ya beresiko dikategorikan sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional. Dan yang ketiga terkait status kependudukan dan tanggung jawab negara. Banyak ahli hukum internasional itu bilang kalau selama Gaza masih berada di dalam konteks konflik dan kontrol eksternal, negara-negara yang terlibat memiliki kewajiban hukum untuk melindungi penduduk sipil. Bukan sekedar membangun ulang wilayah sesuai dengan kepentingan geopolitik mereka. Dan negara-negara Arab yang menyambut wacana rekonstruksi benar-benar dengan kehati-hatian tinggi. Sementara Mesir, Yordania, dan negara teluk itu menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza harus berada di bawah kerangka negara Palestina. enggak boleh menjadi pintu masuk normalisasi pendudukan serta harus sejalan dengan solusi dua negara. Nah, sementara itu, pembangunan fisik tanpa penyelesaian politik hanya akan menciptakan konflik baru di masa depan. Rencana Amerika untuk membangun New Gaza itu sudah membuka diskusi global yang jauh melampaui arsitektur dan ekonomi, melainkan justru menyentuh inti dari persoalan Palestina, yaitu soal tanah, kedaulatan, hukum, dan hak untuk menentukan masa depan sendiri. Dan apakah Gaza akan kembali sebagai kota modern yang damai atau justru menjadi simbol lain dari pembangunan tanpa keadilan? Nah, ini akan sangat ditentukan oleh satu hal, siapa yang memegang kendali atas tanah Gaza dan atas nama siapa pembangunan itu dilakukan. Gimana tuh, Geng, menurut kalian? Oke, itu dia, Geng, pembahasan kita hari ini tentang pembentukan board of peace dan proyek pembangunan New Gaza. Semoga dengan apa yang gua jelaskan ini kalian jadi paham ya, bagaimana kondisi Gaza sekarang dan bagaimana dunia melihat Gaza dan ingin Gaza dibangun seperti apa. Nah, coba deh tentang pembahasan ini. Tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Categories