Kind: captions Language: id dikatakan kalau para jenderal Cina sedang merencanakan kudeta terhadap Shin Jimping. Nah, udah lama nih para tokoh tua di Partai Komunis Cina itu enggak suka dengan gaya si Jimping memimpin. Walaupun kita lihat ya dengan dipimpin oleh si Jimping Cina ini namanya benar-benar menakutkan gitu bikin orang-orang segen gitu ya. Nah, tapi di internalnya sendiri dia ternyata enggak disukai geng. Geng, pernah enggak kalian bayangin ada orang di Cina atau di Tiongkok sana yang berani dengan Shinjimping manusia nomor satu di Cina dan bertangan besi? Ternyata jawabannya ada. Ada dua jenderal yang bakal gua bahas yang mana mereka ini ternyata berani melawan si Jinping dan bahkan mereka mau mengkudeta atau melengserkan kepemimpinan si Jinping. Wah, kok bisa nih ada yang berani. Nah, jadi ceritanya nih, Geng. Setelah Amerika menyatakan ingin menguasai Greenland dan Kanada kemarin yang kemudian mendapatkan pertentangan dari NATO, semua orang di dunia mungkin bakal khawatir akan terjadinya perang dunia ketiga. Ada juga yang mengandalkan negara-negara yang selama ini menjadi musuh Amerika untuk bisa melawan arogansi Amerika ini. Salah satunya adalah Cina. Tapi gimana nih, Geng, jadinya? Kalau ternyata Cina sendiri saat ini sedang enggak baik-baik aja di internalnya karena ada keretakan di tubuh para pejabat Cina sendiri. karena ada ee perselisihan ya di antara pemerintah dengan militer Cina. Nah, hal ini disebabkan karena adanya berita mengenai dua orang jenderal yang gua bilang tadi yang merupakan orang yang berada di lingkaran terdekat si Jimping atau orang terdekat si Jimping yang mana mereka berdua sedang diperiksa. Menurut berita yang berederh, pemeriksaan ini dikarenakan investigasi terkait korupsi sebenarnya. Biasanya kan orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan itu kebal hukum. Nah, sekalipun ada yang melakukan korupsi, lembaga peradilan di negara tersebut enggak bakal berani untuk mengadili mereka. Biasanya dari asumsi tersebutlah ada kecurigaan lain terkait mengapa dua jenderal ini diperiksa. Yang mana kecurigaan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah karena si Jin Ping sedang melakukan penindakan terhadap orang-orang yang sudah enggak loyal alias enggak setia ke dia alias orang-orang yang mau memberontak terhadap dia. Presiden Cina Si Jinping memecat dua jenderal penting di Komisi Militer pusat Partai Komunis yang tengah diselidiki atas dugaan korupsi. Nah, di dalam artian orang-orang yang berencana untuk menggulingkan jabatannya sebagai presiden. Karena mana mungkin nih eh si Jin Ping mau menindak atau mau memproses orang-orang kepercayaannya dia sendiri dengan alasan korupsi. Mana ada orang-orang terdekat dia udah pasti dia lindungi. Nah, namun kalau sudah mulai membahayakan untuk posisi dia, udah pasti bakal dia tindak. Seperti apa yang terjadi terhadap dua jenderal ini, Geng? Kedua jenderal tersebut yakni Jenderal Jang Yukse yang menjabat sebagai wakil ketua komisi militer pusat atau CMC Partai Komunis Cina dan Jenderal Yu Chemle yang mimpin departemen kepala staf gabungan si MC. Nah, memang nih, Geng, jarang banget ya e si Jinping ini ada orang yang berani sama dia, apalagi di internal dia, Geng. Di internal Cina sendiri. Nah, tapi cerita tentang dua jenderal yang berani ingin menggeser dia ini benar-benar enggak main-main. Ini mengagetkan dunia internasional. Nah, di video kali ini gua bakal membahas mengenai kabar terkait dua orang Jenderal Cina tersebut. Apakah benar mereka dipecat, diperiksa terkait dugaan korupsi atau justru karena mereka ingin menggulingkan kekuasaan si Jin Ping. Kalau emang mau menggulingkan atau mengkudeta si Jining, gua bisa bilang ini orang berani parah. Berani banget. Langsung aja kita masuk ke dalam pembahasannya. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry. Gingeng. Beli iPhone baru yang kapasitasnya paling kecil dan murah enggak masalah. Tinggal tambahin SSD supaya kapasitasnya jadi lebih besar. Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang tadinya cuma 256 gig, sekarang malah jadi 756 gig. Bikin video cinematick ataupun foto, udah enggak khawatir lagi memori bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan datanya juga cepat banget. Nih kita bandingin pemindahan data pakai SSD dengan pemindahan data pakai airdrop. Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini harganya juga murah banget terjangkau daripada kalian beli iPhone versi terbaru dengan harga yang mahal. Hanya karena perbedaan kapasitas memori yang mendingan beli yang paling murah ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone kalian jadi berkapasitas besar. Udah gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau langsung aja check out linknya udah ada di bawah. Untuk pembahasan yang pertama kita bahas dulu identitas dua orang jenderal Cina ini. Siapa mereka? Jadi, geng, nama dua general Cina tersebut adalah Zang Yusia dan Liu Zenli. Nah, gua bakal bahas dulu terkait siapa mereka ini dan peran mereka di Cina itu seperti apa. Kok berani banget mereka pengin mengkudeta atau melengserkan si Jin Ping? Jadi, Zang ini lahir dan dibesarkan di Beijing. Tapi asal-usul keluarganya ya berasal dari Desa Yantou, Weinan, Provinsi Shanch. Dia adalah anak dari Zang Zongsun, seorang jenderal komunis yang berperang di dalam perang saudara di Cina. Sehingga Zang Yusia ini bisa dikatakan termasuk ke dalam kelompok elit yang dikenal sebagai princelling, yaitu keturunan pejabat tinggi partai. Ya, ibaratnya tuh anak orang kaya gitu, anak pejabat alias punya privilege dari orang tuanya. Nah, uniknya nih ya ayahnya si Zang Yusia dan ayah si Jin Ping yaitu e si Zongsun sama-sama berasal dari wilayah Weinan, Provinsi Shansi. Nah, dari background-nya Zang ini sempat menempuh pendidikan di Beijing Jingsun School dan Zang pada akhirnya bergabung dengan Kemiliteran pada tahun 1968 ketika usianya dia baru 18 tahun. Di tahun 1976 dia bertugas di Angkatan Darat Grup ke-14 yang markasnya di Provinsi Yunan. Karirnya sempat berkembang dengan cepat dan dia ikut berperang di dalam perang Cina Vietnam pada tahun 1979. Kemudian terlibat di dalam pertempuran La Shan pada tahun 1984. Pada bulan Agustus tahun 2000, Zang ini diangkat sebagai komandan angkatan darat grup ke-13. Lalu pada bulan Desember 2005, dia akhirnya menjadi wakil komandan wilayah militer Beijing. Pada bulan September 2007 dia dipromosikan menjadi komandan wilayah militer Shenyang. Dan sejak tahun 2010, Zang terafiliasi dengan National University of Defense Technology sebagai profesor tamu di sana. Nah, dia mendapatkan pangkat Mayor Jenderal pada tahun 1997 dan kemudian Letnan Jenderal pada tahun 2007. Kemudian pada tahun yang sama yaitu di 2007 dia ini sempat menjadi anggota komite Pusat Partai Komunis Cina. Pada tahun 2011 dia akhirnya dipromosikan ke pangkat jenderal penuh dan menjelang Kongres Partai ke-18 terjadi perombakan besar-besaran dalam kepemimpinan Tentara Pembebasan Rakyat Cina atau PLA. Nah, di dalam perombakan tersebut, Zanglah yang ditunjuk untuk menggantikan Chang Wan K sebagai kepala departemen persenjataan umum PLA. Dan pada bulan November 2012, sesuai dengan tradisi bagi pimpinan empat departemen utama PLA, Zang juga diangkat sebagai anggota Komisi Militer pusat. Berlanjut ke bulan Oktober tahun 2017, Geng. Zang Yusia itu diangkat menjadi anggota Polit Biro Partai Komunis Cina serta wakil kedua komisi militer pusat atau CMC partai. Pada bulan Maret 2018, dia juga menjadi wakil ketua CMC negara. Lalu berlanjut pada bulan Agustus 2019 Zang ini bertemu dengan Kim Sugil, Kepala Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea Utara dan menyebut kunjungan delegasi tersebut sangat penting bagi hubungan bilateral. Nah, di saat itu Zang dikabarkan memimpin program uji coba rudal anti kapal, termasuk fasilitas uji senjata yang menggunakan replika kapal induk Amerika, Geng. W gila banget. Berlanjut di bulan Januari 2022, di dalam pertemuan pejabat disiplin PLA, Zang ini menegaskan perlunya langkah-langkah inovatif untuk ee memberantas korupsi di militer. Dia juga bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan yang bernama Kamar Javet Bajwa. Dan kedua pihak sama-sama sepakat untuk memperkuat kerja sama militer. Meskipun secara usia Zang ini diperkirakan akan pensiun, tapi Zang tetap bertahan di polito. Setelah Kongres Nasional PKC pada bulan Oktober 2022 dan dia diangkat kembali sebagai wakil ketua CMC peringkat pertama. Dan pada bulan Maret tahun 2023 dia kembali ditunjuk sebagai wakil ketua CMC Republik Rakyat Cina. Pada bulan Agustus tahun 2023, Zang ini bilang kepada pejabat militer senior kalau kualitas persenjataan itu harus menjadi prioritas utama. Dan di bulan Oktober 2023 di dalam Beijing Siang Shan Forum, dia menegaskan PLA tidak akan menunjukkan belas kasihan terhadap upaya apapun menuju kemerdekaan Taiwan. Dan di bulan November 2023 dia mengunjungi Rusia dan bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia yang bernama Serj Soigu serta Vladimir Putin, geng. Nah, di dalam simposium Angkatan Laut Pasifik Barat ke-19 di King Dao pada bulan April 2024, Zang menyerukan untuk meninggalkan mentalitas perang dingin. Nah, yang dimaksud oleh Zang ini adalah meninggalkan cara berpikir lama yang melihat dunia seolah-olah selalu terbagi menjadi kubu musuh dan kubu lawan. Penuh kecurigaan dan saling menekan dan menganggap setiap langkah pihak lain sebagai ancaman. Nah, jadi kayak seruan untuk berdamai gitu dari si Zang ini. Dan Zang meminta supaya negara-negara lain tidak memandang Cina sebagai musuh. Dia juga berjanji bahwa bakal menindak tegas terhadap siapa saja yang melakukan provokasi di Laut Cina Selatan. 對無理挑釁將堅決距離反制,我們不惹也絕不怕. Pada bulan Agustus tahun 2024, Zang ini sempat bertemu dengan penasihat keamanan nasional Amerika yang bernama Jack Sullivan dan meminta Amerika agar memperbaiki cara pandangnya terhadap Cina. Kembali ke kebijakan yang rasional dan pragmatis serta menghormati kepentingan Cina. San. Nah, lalu dia mengunjungi Vietnam di bulan Oktober 2024. Dia sempat bertemu dengan para pemimpin negara tersebut dan menyatakan bahwa hubungan pertahanan kedua negara menunjukkan sebuah kemajuan. Dan di bulan yang sama, Zang juga mengawasi latihan kesiapsiagaan militer di Hebbei. Pada bulan November 2024, Zang kembali mengunjungi Pakistan dan bertemu dengan kepala staf angkatan darat yang bernama Asim Munir. Nah, terakhir di bulan November 2025, Zang kembali mengunjungi Rusia dan bertemu lagi dengan Menteri Pertahanan Rusia yaitu Andre Bossov. Kira-kira begitulah, Geng, ya. Untuk background dari Zang atau bagaimana perjalanan karirnya dia cukup panjang dan cukup berpengaruh sebenarnya untuk seorang jenderal di sebuah negara. Apalagi ya dia berasal dari Cina, Tiongkok yang merupakan salah satu negara kuat saat ini. Terus geng untuk yang satunya lagi ya, jenderal yang satunya yang bernama Liu. Dia lahir di Kabupaten Luanceng, Provinsi Hebei pada bulan Agustus 1964. Dia ini bergabung dengan Tentara Pembebasan Rakyat Cina atau PLA pada bulan September 1983 dan menjadi anggota Partai Komunis Cina pada bulan April 1984. Dia sempat menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan Nasional PLA. Pada tahun 1986, Liu ini terlibat di dalam konflik Cina Vietnam di tahun 1979 sampai 1991. Di dalam konflik itu dia dan pasukannya disebut berhasil mempertahankan garis pertahanan dari serangan berulang tentara Vietnam sebanyak 36 kali. dan karir militernya terus meningkat, Geng. Setelah itu di bulan Desember 2009 dia menjabat sebagai kepala staf Angkatan Darat Grup ke-65 dan bulan Februari 2012 dia menjadi komandan angkatan darat tersebut dan pada Maret 2014 dia diangkat menjadi komandan angkatan darat grup ke-38. Berlanjut di bulan Juli 2015, Liu dipindahkan ke kepolisian bersenjata rakyat Cina dan diangkat menjadi ee kepala staf. Lalu kemudian enggak lama dari situ, tepatnya di bulan Desember 2015, dia menjadi kepala staf pertama angkatan darat PLA setelah dilakukannya perombakan besar di dalam struktur militer. Pada bulan Juni 2021, dia ditunjuk sebagai komandan angkatan darat PLA. Dan selanjutnya di bulan Desember 2022 dia diangkat sebagai kepala staf Departemen Staf Gabungan Komisi Militer Pusat. Di dalam hal kepangkatan, Liu ini dipromosikan menjadi Mayor jenderal pada bulan Desember 2010, lalu menjadi Letnan Jenderal pada bulan Juli 2016, dan mencapai pangkat jenderal penuh pada bulan Juli 2021. Nah, jadi geng kalau kita lihat ya dari background kedua general ini tadi perannya penting banget bagi pemerintahan Cina. Sekarang ya, gua bakal masuk ke dalam inti pembahasannya, yaitu penyelidikan terhadap dua jenderal yang dituduh ya ingin melawan atau melengserkan si Jin Ping ini. Jadi, Geng di dalam sebuah artikel yang ditulis oleh media The Diplomat pada bulan Oktober 2025 yang menjelaskan terkait pencopotan wakil ketua komisi militer pusat CMC di saat itu, He Dong disebutkan kalau wakil ketua CMC lainnya yang lebih senior yaitu Zang Yosia sempat tumbang. Maka hal itu sangat mungkin memicu krisis besar di tubuh PLA atau Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Nah, saat ini momen tersebut benar-benar terjadi, Geng. Ternyata, dan seperti yang kita tahu ya, bukan Zang saja, Liu juga ikut jatuh yang mana disebut-sebut ya mereka berdua ini ee saat ini sedang diselidiki atas dugaan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum. Nah, penjelasan resminya cuma sebatas itu aja sih, Geng. Tapi yang harus kalian tahu penjelasan tersebut berbeda dari penindakan sebelumnya yang biasanya selalu dinarasikan sebagai bagian dari perang melawan korupsi. Bahkan, Geng, katanya juru bicara Kementerian Pertahanan Cina itu tidak lagi menggunakan narasi anti korupsi yang biasa dipakai untuk membenarkan penyelidikan semacam ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa konflik di puncak kepemimpinan PLA sudah bukan lagi terkait pemberantasan korupsi, tapi lebih terlihat seperti pertarungan kekuasaan internal yang akibatnya Komisi Militer Pusat saat ini cuma tersisa dua orang, yaitu Si Jin Ping sebagai ketua dan Zang Shenmin sebagai wakil ketua yang berlatar belakang sebagai komisaris politik dan hampir tidak memiliki pengalaman memimpin operasi militer secara langsung. Dengan tersingkirnya Zang Yusia dan juga Liu Zenle, PLA atau tentara pembebasan rakyat Cina secara gak langsung jadi hancur lebur. Nah, kejatuhan mereka juga bakal berpotensi menyeret orang-orang yang selama ini bekerja dekat dengan mereka sehingga kekacauan lanjut tersebut sangat mungkin terjadi. Dan ketidakstabilan di dalam tubuh PLA disebut belum pernah terlihat sejak masa revolusi kebudayaan, Geng. Karena itulah muncul pertanyaan, kenapa Zang dan Liu disingkirkan dan apa yang terjadi selanjutnya. Nah, tapi sayangnya nih, Geng ya, sifat PLA sangat tertutup sehingga upaya untuk mengetahui alasan pasti kenapa Zang dan Liu diperiksa itu jadi sangat sulit. Hampir bisa dipastikan ya enggak ada yang mengetahui cerita lengkapnya kecuali beberapa orang yang terlibat langsung di dalam perencanaan penangkapan Zang dan Liu ini. Nah, tapi meskipun begitu, pencopotan Zang yang merupakan kenalan atau orang dekat si Jimping sejak kecil terlihat sangat janggal atau enggak biasa, Geng. Jadi, kayak enggak masuk akal aja gitu. Orang terdekat Zin Jimping bisa dicopot. Nah, ada apa tuh? Padahal ya kalau kita lihat si Jimping ini justru membutuhkan orang-orang terpercaya di posisi strategis untuk mengendalikan militer mereka. Apalagi di tengah ketidakpastian global yang semakin meningkat dan Cina banyak mendapatkan tekanan dari Amerika dan sekutunya. Pencopotan Liu juga terasa janggal sebab dia adalah veteran tempur berpengalaman dan dikenal bekerja tanpa banyak sorotan yang tertuju kepada dia. Jadi kayak orangnya itu loky, orangnya itu ee enggak terlihat gitu, bekerja dalam bayangan gitu, Geng. Sebagai Kepala Departemen Staf Gabungan CMC, Liu ini bertanggung jawab atas kemampuan C4 ISR PLA yang berfokus pada sistem komando kendali komunikasi komputer intelijen pengawasan, dan pengintaian. Jadi dia ini benar-benar orang yang penting atau salah satu orang yang cukup vital lah di tubuh militer Cina. Nah, menyingkirkan perwira seperti Liu ini jelas-jelas sangat bertentangan dengan kebutuhan institusional PLA itu sendiri, Geng. Dari informasi yang gua dapat di media The Guardian yang mengutip dari laporan The Wall Street Journal dikatakan kalau Zang ini sebenarnya dituduh membocorkan informasi mengenai program senjata nuklir Cina kepada Amerika. China's top general second only to President Ji Jimping himself has been accused of spilling state secrets to the US. General Jangoshi is alleged to have leak technical information about the country's nuclear weapons program. Nah, ini nih rumornya nih. Nah, tapi jujur ya, Geng, ini walaupun rumor tapi yang ngasih tahu infonya itu adalah The Wall Street Journal loh, Geng. Jadi memungkinkan ini ya informasi valid gitu. Terus Zang ini atas apa yang dia lakukan yaitu membocorkan program senjata nuklir Cina kepada Amerika, dia itu menerima uang atau suap untuk tindakan-tindakan yang enggak resmi gitu. Nah, tuduhan tersebut termasuk juga dia dianggap memuluskan promosi seorang perwira hingga menjadi Menteri Pertahanan alias KKN. Dia nge-backingin orang. Nah, laporan ini mengutip sumber yang mengetahui pemaparan tingkat tinggi mengenai dugaan pelanggaran tersebut. Nah, cuma, Geng Media The Guardian sendiri enggak bisa memverifikasi laporan tersebut apakah informasi ini benar-benar valid atau enggak sebenarnya. Dan para diplomat asing serta analisis keamanan itu masih memantau perkembangan ini secara serius mengingat ya kedekatan Zang dengan pemimpin atau orang nomor satu di Cina yaitu Shinjimping serta pentingnya peran komisi militer pusat dalam sistem komando. Modernisasi militer juga dan sikap pertahanan PLA. Meskipun Cina sudah puluhan tahun tidak terlibat perang besar, negara tersebut saat ini mengambil sikap militer yang semakin tegas dan agresif di kawasan seperti Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan. Serta mereka juga sedang ee bergesekan dengan Taiwan yang diklaim sebagai bagian dari wilayah mereka. Nah, jadi benar-benar krusial banget, Geng, persoalan ini. Dan seorang pakar keamanan Cina yang berbasis di Singapura bernama James Car itu bilang kalau operasi harian militer Cina kemungkinan tetap berjalan normal. Meskipun terjadi pembersihan besar-besaran di jajaran pimpinannya. Namun menurut dia penyelidikan terhadap Zang menunjukkan bahwa si Jin Ping menunjukkan kalau tidak ada yang kebal dari hukum di Cina. Even itu temannya sendiri. Nah, dengan ikut menargetkan Zang yang notabandnya adalah orang yang sangat dekat dengan dia, si Jin ingin menjawab kritik soal tuduhan kalau dia hanya membersihkan orang-orang tertentu aja, tidak berani membersihkan orang-orang terdekatnya. Nah, kali ini dia buktikan nih kepada temannya sendiri yaitu Zang. Bahkan yang udah dia kenal dari kecil. President Shin Ping has removed his most powerful general, his closest confident, in the most dramatic purge yet of the people's Liberation Army. Karena pejabat utama dicopot, si Jimping mengangkat perwira tingkat bawah untuk mengisi jabatan itu sementara waktu supaya sistem tidak lumpuh. Sampai sekarang ini ya, Geng, enggak ada penjelasan yang jelas dari otoritas Cina terkait alasan mengapa Zang dan Liu ya diperiksa benar-benar dalam gitu. benar-benar intensif. Tapi sudah banyak yang menduga kalau mereka ini berdua ternyata berencana untuk menjatuhkan atau melengserkan si Jimping dari jabatannya sebagai presiden alias ingin mengkudeta. Nah, kalau dari informasi yang gua ambil dari akun X dengan username strategi bisnis dikatakan kalau para jenderal Cina sedang merencanakan kudeta terhadap Shin Jimping. Nah, udah lama nih para tokoh tua di Partai Komunis Cina itu enggak suka dengan gaya si Jimping memimpin. Walaupun kita lihat ya dengan dipimpin oleh si Jimping Cina ini namanya benar-benar menakutkan gitu bikin orang-orang segen gitu ya. Nah, tapi di internalnya sendiri dia ternyata enggak disukai geng. Bahkan dikatakan mantan presiden Cina yaitu Hujianto sudah tidak suka dengan si Jin Ping yang merasa kalau si Jinping ini serakah karena dia mau jadi presiden lebih dari 10 tahun. Padahal sebelumnya ada semacam kesepakatan dari Partai Komunis Cina bahwa jabatan presiden itu cuma bisa berlangsung selama 10 tahun doang, Geng. Nah, tapi si Jin Ping itu enggak mau, Geng. dia mau berkuasa lebih lama menjadi presiden. Si Jinping dituduh tidak suka berdiskusi. Dia itu kayak memerintah sesuka hati dia, katanya. Nah, yang mana ini berbeda jauh dengan gaya kepemimpinan para presiden yang lain yang suka berdialog atau berdiskusi. Nah, Shin Jimping dituduh enggak suka kayak gitu. Nah, terus masih di dalam tweet yang sama dikatakan kalau Hujintao pernah dipermalukan oleh si Jin Ping ketika dia diusir dari rapat akbar Partai Komunis Cina atau PKC. Nah, jadi dendam dia, Geng. Dan kemudian kematian dari mantan perdana menteri yang bernama Lee Keiang disebut-sebut sangat misterius. Dan para tokoh tua PKC yakin kalau Lee diracun oleh para pegawai atau loyalisnya si Jin Ping. Jadi kayak orang suruhan gitu loh, Geng. Ya, kalau hal-hal kayak gini ya enggak tertutup kemungkinan sih, Geng. Namanya juga politik ya. Siapa aja punya kuasa untuk nyuruh orang lain, menghabisi orang lain gitu kan. Dan di saat itu kemarahan para tetua PKC ini akhirnya dieksekusi oleh Zang. Karena ternyata para jenderal di Cina ini sebenarnya juga enggak suka dengan gaya kepemimpinan Shinping. Nah, jadi karena udah apa ya? Satu visi nih sama-sama enggak suka sama si Jin Ping ya, para tetua PKC, terus si Zang juga, Liu juga. Nah, akhirnya mereka bersatu. Tapi karena Zang ini adalah jenderal ya, dia yang mengeksekusi, dia yang mencoba untuk mensiasati bagaimana caranya agar si Jimping ini jatuh tahta atau turun tahta. Di saat itu ya si Jimping enggak tinggal diam. Dia udah tahu semuanya dan semua jenderal yang enggak loyal dengan dia, dia pecat. Alasannya selalu ya dia bilang karena korupsi atau membocorkan rahasia negara. Padahal aslinya bukan karena hal itu, melainkan karena enggak loyal atau enggak setia dengan si Jinping. Nah, disebut-sebut kalau Zang berencana mau mengkudeta tapi ternyata gagal karena rencana tersebut dibocorkan ke Sejin oleh para mata-matanya dia. Nah, dan kabarnya pasukan militer loyalis Zang itu enggak mau ngalah sehingga kemungkinan bakal ada kompromi nih. Dan Zang menguasai semua angkatan perang Cina, Geng. Oleh karena itu, si Jin Ping ya agak kesulitan nih menyingkirkan Zang. Jadi Zang ini di militernya tuh dihormati gitu sama anak buahnya, sama tentara-tentara Cina dihormati. Sementara si Jin Ping kan cuma presiden ya. Ya, dia belum tentu punya kuasa atas ee tentara-tentara mereka. Akhirnya ini bakal menjadi pergesekan yang sangat besar. Dan meskipun dari berita resmi di Cina dikatakan Zang dipecat, tapi kenyataannya yang sebenarnya nih ya gak ada yang tahu. Karena memang gak mudah untuk si Jin Ping memecat atau menyingkirkan orang sekelas Zang ini evenp dia presiden. Ini ada foto-foto dari jenderal-jenderal yang sudah terlebih dahulu disingkirkan oleh si Jin Ping, geng. Kalian bisa lihat ada beberapa tindakan si Jimping yang tidak disepakati oleh Zang. Salah satunya adalah ketika Zang tidak setuju terhadap rencana si Jimping yang mau menyerang Taiwan. Karena menurut dia penyerangan terhadap Taiwan cuma bakal membuang anggaran Cina aja, cuma bakal buang-buang duit. Sementara si Jimping bersih keras ingin menyerang Taiwan agar dia memiliki alasan bisa menjabat Presiden dalam periode waktu yang lama, katanya kayak gitu. Nah, tapi Geng ada alasan lain mengapa Zang ini ingin melakukan kudeta. Alasannya pertama ya, karena Zang itu enggak mau disingkirkan oleh si Jin Ping seperti yang sudah dilakukan oleh si Jimping terhadap rekan jenderalnya yang lain. Nah, sehingga sebelum dia dipecat atau disingkirkan, Zang langsung melakukan aksi duluan, yaitu melakukan kudeta terhadap si Jin Ping. Dan di sisi lain, si Jining sebenarnya takut kepada orang-orang yang memiliki keinginan untuk memberontak. Makanya, dia sering sekali mencopot jabatan para jenderal tinggi di Cina. Padahal ketidaksukaan para jenderal terhadap si Jimping ini ya dikatakan karena ulahnya sendiri, karena dia pengin berkuasa terus di Cina. Makanya sampai melebihi ketetapan dari periode presiden yang seharusnya yaitu 10 tahun. Nah, jadi itu dia ya geng. Menurut kalian nih, kalian lebih percaya mana pemecatan Jenderal Zang dan Liu ini karena korupsi atau justru memang mereka ini menentang kekuasaan si Jinping dan berencana ingin melengserkan si Jinping? Kalian lebih yakin yang mana? Coba deh tinggalkan komentar di bawah. Sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan penyelidikan dua jenderal di Cina ini yang diduga mereka berdua ini memang benar-benar berani ingin mengkudeta si Jin Ping. Kita bahas. Pada tahun 2022 ada isu terkait rencana kudeta si Jimping sempat mencuat juga. Dari isu yang sempat terdengar pada waktu itu disebutkan kalau si Jimping berada di bawah tahanan rumah. Sementara Jenderal PLA yang bernama Lee Kiaoming disebut sudah menggantikan si Jimping. Nah, menurut media Nike Asia, Lee ini sudah dianggap sebagai pesaing dalam keanggotaan komisi militer pusat Cina, sebuah panel dengan otoritas atas keputusan militer. Rumor ini juga menyatakan bahwa tidak ada penerbangan di atas daerah otonomi Tibet pada hari Sabtu tanggal 24 September 2022. Dan des The Desasdesus ini juga terdengar secara masif di akun-akun Twitter India termasuk seorang politisi yang bernama Subrah Suami. Nah, dikatakan geng kalau isu kudeta terhadap Sinjimping ini kemungkinan berkaitan dengan Kongres Nasional PKC. Kudeta di negara otoriter seperti Cina ini terbuka luas, tapi ya kondisinya berbeda. Mungkin bisa jadi pada pemerintahan si Jimping ya ini beda banget karena sepanjang lebih dari 40 tahun terakhir si Jimping sudah menjadi pemimpin terkuat Cina pasca Mauedong berkuasa. Jadi ibaratnya tuh rakyat Cina sendiri sebenarnya bangga dengan kepemimpinannya si Jining. Ya itulah yang membuat dia agak sulit untuk dilengserkan. Seorang pakar Cina yang bernama Edil Brcat kalau si Jimping ini menjalani karantina setelah kembali dari KTT organisasi kerja sama Shanghai atau SC. Oleh karena itu, Brimpulan kalau rumor kudeta militer terhadap Shin Jimping sebenarnya itu cuma apa ya isu belaka lah, enggak benar hoa gitu. Dia juga mencatat kalau desas-desus mengenai kudeta militer terhadap Shinjimping berasal dari media luar Cina sebenarnya yang memprovokasi atau menyebarkan hoa dan selain itu pada tahun 2025 mencuat isu terkait kudeta di Zong Nanai yang menjadi pusat kekuasaan PKC yang dipicu oleh pencopotan dan penyelidikan terhadap sejumlah jenderal senior PLA. Di sisi lain, kekuatan militer si Jimping justru semakin menurun dikarenakan orang-orang kepercayaannya yang dulu dia berikan jabatan penting ya malah dicurigai oleh si Jin Ping dan bakal berkhianat kepada dia yang akhirnya ya ee disingkirkan oleh si Jimping atau dipecat-pecatin. Nah, jadinya dia tuh kayak kurang memiliki loyalis gitu loh, Geng. Orang-orang setia sama dia tuh agak kurang karena dia naikin sebentar, dia anggap udah mulai agak gimana-gimana sama dia, dia pecat gitu. Walaupun secara resmi Cina menyebutkan pencopotan para jenderal tersebut atau orang-orang yang sudah diangkat oleh si Jimping sebelumnya adalah bagian dari kampanye anti korupsi yang dijalankan oleh si Jimping. Tapi kabar yang beredar ya menarasikan berbeda kalau hal itu sebenarnya gara-gara adanya konflik internal, perebutan pengaruh serta ketengangan antara si Jimping dengan elit lama partai, dan militer juga. Dan isu terkait kudeta ini yang diantisipasi oleh si Jimping dengan mencopot jabatan dari para jenderal pentingnya dia di Cina terus berlanjut sampai pada akhirnya membuat Zang dan Liu juga ya ikut tersingkirkan. Jadi udah banyak banget geng yang disingkirkan oleh si Jimping ya sebelum-sebelumnya tapi Baru Zang dan Liu inilah yang memang mereka ini punya pengaruh kuat. Mereka sangat dihormati di dunia militer Cina. Nah, mereka menginisiasikan ingin mengkudeta si Jimping. Tapi sayangnya mereka gak bisa. Semuanya gagal. Yang ada mereka malah ditangkap dan diperiksa saat ini. Oke, itu dia geng pembahasan kita kali ini mengenai kabar penyelidikan dan pencopotan terhadap dua jenderal senior Cina yaitu Zang Yusia dan juga Liu Zenle. Setelah mendengar penjelasan tadi, kalian lebih yakin yang mana? Apakah mereka dipecat, dicopot karena dugaan korupsi atau justru mereka sudah tidak loyal lagi atau berencana ingin mengkudetasi jinping? Coba deh tinggalkan komentar di bawah.