WAS XIN JINPING OVERTHROWN BY 2 CHINESE GENERALS? WHO ARE THESE COURAGEOUS PEOPLE?
esAUnXAEqjg • 2026-01-30
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
dikatakan kalau para jenderal Cina
sedang merencanakan kudeta terhadap Shin
Jimping. Nah, udah lama nih para tokoh
tua di Partai Komunis Cina itu enggak
suka dengan gaya si Jimping memimpin.
Walaupun kita lihat ya dengan dipimpin
oleh si Jimping Cina ini namanya
benar-benar menakutkan gitu bikin
orang-orang segen gitu ya. Nah, tapi di
internalnya sendiri dia ternyata enggak
disukai geng.
Geng, pernah enggak kalian bayangin ada
orang di Cina atau di Tiongkok sana yang
berani dengan Shinjimping manusia nomor
satu di Cina dan bertangan besi?
Ternyata jawabannya ada. Ada dua
jenderal yang bakal gua bahas yang mana
mereka ini ternyata berani melawan si
Jinping dan bahkan mereka mau mengkudeta
atau melengserkan kepemimpinan si
Jinping. Wah, kok bisa nih ada yang
berani. Nah, jadi ceritanya nih, Geng.
Setelah Amerika menyatakan ingin
menguasai Greenland dan Kanada kemarin
yang kemudian mendapatkan pertentangan
dari NATO, semua orang di dunia mungkin
bakal khawatir akan terjadinya perang
dunia ketiga. Ada juga yang mengandalkan
negara-negara yang selama ini menjadi
musuh Amerika untuk bisa melawan
arogansi Amerika ini. Salah satunya
adalah Cina. Tapi gimana nih, Geng,
jadinya? Kalau ternyata Cina sendiri
saat ini sedang enggak baik-baik aja di
internalnya karena ada keretakan di
tubuh para pejabat Cina sendiri. karena
ada ee perselisihan ya di antara
pemerintah dengan militer Cina. Nah, hal
ini disebabkan karena adanya berita
mengenai dua orang jenderal yang gua
bilang tadi yang merupakan orang yang
berada di lingkaran terdekat si Jimping
atau orang terdekat si Jimping yang mana
mereka berdua sedang diperiksa. Menurut
berita yang berederh, pemeriksaan ini
dikarenakan investigasi terkait korupsi
sebenarnya. Biasanya kan orang-orang
yang berada di lingkaran kekuasaan itu
kebal hukum. Nah, sekalipun ada yang
melakukan korupsi, lembaga peradilan di
negara tersebut enggak bakal berani
untuk mengadili mereka. Biasanya dari
asumsi tersebutlah ada kecurigaan lain
terkait mengapa dua jenderal ini
diperiksa. Yang mana kecurigaan tersebut
tidak lain dan tidak bukan adalah karena
si Jin Ping sedang melakukan penindakan
terhadap orang-orang yang sudah enggak
loyal alias enggak setia ke dia alias
orang-orang yang mau memberontak
terhadap dia.
Presiden Cina Si Jinping memecat dua
jenderal penting di Komisi Militer pusat
Partai Komunis yang tengah diselidiki
atas dugaan korupsi. Nah, di dalam
artian orang-orang yang berencana untuk
menggulingkan jabatannya sebagai
presiden. Karena mana mungkin nih eh si
Jin Ping mau menindak atau mau memproses
orang-orang kepercayaannya dia sendiri
dengan alasan korupsi. Mana ada
orang-orang terdekat dia udah pasti dia
lindungi. Nah, namun kalau sudah mulai
membahayakan untuk posisi dia, udah
pasti bakal dia tindak. Seperti apa yang
terjadi terhadap dua jenderal ini, Geng?
Kedua jenderal tersebut yakni Jenderal
Jang Yukse yang menjabat sebagai wakil
ketua komisi militer pusat atau CMC
Partai Komunis Cina dan Jenderal Yu
Chemle yang mimpin departemen kepala
staf gabungan si MC.
Nah, memang nih, Geng, jarang banget ya
e si Jinping ini ada orang yang berani
sama dia, apalagi di internal dia, Geng.
Di internal Cina sendiri. Nah, tapi
cerita tentang dua jenderal yang berani
ingin menggeser dia ini benar-benar
enggak main-main. Ini mengagetkan dunia
internasional. Nah, di video kali ini
gua bakal membahas mengenai kabar
terkait dua orang Jenderal Cina
tersebut. Apakah benar mereka dipecat,
diperiksa terkait dugaan korupsi atau
justru karena mereka ingin menggulingkan
kekuasaan si Jin Ping. Kalau emang mau
menggulingkan atau mengkudeta si Jining,
gua bisa bilang ini orang berani parah.
Berani banget. Langsung aja kita masuk
ke dalam pembahasannya. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jerry.
Gingeng. Beli iPhone baru yang
kapasitasnya paling kecil dan murah
enggak masalah. Tinggal tambahin SSD
supaya kapasitasnya jadi lebih besar.
Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang
tadinya cuma 256 gig, sekarang malah
jadi 756
gig. Bikin video cinematick ataupun
foto, udah enggak khawatir lagi memori
bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan
datanya juga cepat banget. Nih kita
bandingin pemindahan data pakai SSD
dengan pemindahan data pakai airdrop.
Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini
harganya juga murah banget terjangkau
daripada kalian beli iPhone versi
terbaru dengan harga yang mahal. Hanya
karena perbedaan kapasitas memori yang
mendingan beli yang paling murah
ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone
kalian jadi berkapasitas besar. Udah
gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke
mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau
langsung aja check out linknya udah ada
di bawah. Untuk pembahasan yang pertama
kita bahas dulu identitas dua orang
jenderal Cina ini. Siapa mereka?
Jadi, geng, nama dua general Cina
tersebut adalah Zang Yusia dan Liu
Zenli. Nah, gua bakal bahas dulu terkait
siapa mereka ini dan peran mereka di
Cina itu seperti apa. Kok berani banget
mereka pengin mengkudeta atau
melengserkan si Jin Ping? Jadi, Zang ini
lahir dan dibesarkan di Beijing. Tapi
asal-usul keluarganya ya berasal dari
Desa Yantou, Weinan, Provinsi Shanch.
Dia adalah anak dari Zang Zongsun,
seorang jenderal komunis yang berperang
di dalam perang saudara di Cina.
Sehingga Zang Yusia ini bisa dikatakan
termasuk ke dalam kelompok elit yang
dikenal sebagai princelling, yaitu
keturunan pejabat tinggi partai. Ya,
ibaratnya tuh anak orang kaya gitu, anak
pejabat alias punya privilege dari orang
tuanya.
Nah, uniknya nih ya ayahnya si Zang
Yusia dan ayah si Jin Ping yaitu e si
Zongsun sama-sama berasal dari wilayah
Weinan, Provinsi Shansi. Nah, dari
background-nya Zang ini sempat menempuh
pendidikan di Beijing Jingsun School dan
Zang pada akhirnya bergabung dengan
Kemiliteran pada tahun 1968 ketika
usianya dia baru 18 tahun. Di tahun 1976
dia bertugas di Angkatan Darat Grup
ke-14 yang markasnya di Provinsi Yunan.
Karirnya sempat berkembang dengan cepat
dan dia ikut berperang di dalam perang
Cina Vietnam pada tahun 1979. Kemudian
terlibat di dalam pertempuran La Shan
pada tahun 1984.
Pada bulan Agustus tahun 2000, Zang ini
diangkat sebagai komandan angkatan darat
grup ke-13. Lalu pada bulan Desember
2005, dia akhirnya menjadi wakil
komandan wilayah militer Beijing. Pada
bulan September 2007 dia dipromosikan
menjadi komandan wilayah militer
Shenyang. Dan sejak tahun 2010, Zang
terafiliasi dengan National University
of Defense Technology sebagai profesor
tamu di sana. Nah, dia mendapatkan
pangkat Mayor Jenderal pada tahun 1997
dan kemudian Letnan Jenderal pada tahun
2007. Kemudian
pada tahun yang sama yaitu di 2007 dia
ini sempat menjadi anggota komite Pusat
Partai Komunis Cina. Pada tahun 2011 dia
akhirnya dipromosikan ke pangkat
jenderal penuh dan menjelang Kongres
Partai ke-18 terjadi perombakan
besar-besaran dalam kepemimpinan Tentara
Pembebasan Rakyat Cina atau PLA. Nah, di
dalam perombakan tersebut, Zanglah yang
ditunjuk untuk menggantikan Chang Wan K
sebagai kepala departemen persenjataan
umum PLA. Dan pada bulan November 2012,
sesuai dengan tradisi bagi pimpinan
empat departemen utama PLA, Zang juga
diangkat sebagai anggota Komisi Militer
pusat.
Berlanjut ke bulan Oktober tahun 2017,
Geng. Zang Yusia itu diangkat menjadi
anggota Polit Biro Partai Komunis Cina
serta wakil kedua komisi militer pusat
atau CMC partai. Pada bulan Maret 2018,
dia juga menjadi wakil ketua CMC negara.
Lalu berlanjut pada bulan Agustus 2019
Zang ini bertemu dengan Kim Sugil,
Kepala Biro Politik Umum Tentara Rakyat
Korea Utara dan menyebut kunjungan
delegasi tersebut sangat penting bagi
hubungan bilateral. Nah, di saat itu
Zang dikabarkan memimpin program uji
coba rudal anti kapal, termasuk
fasilitas uji senjata yang menggunakan
replika kapal induk Amerika, Geng. W
gila banget. Berlanjut di bulan Januari
2022, di dalam pertemuan pejabat
disiplin PLA, Zang ini menegaskan
perlunya langkah-langkah inovatif untuk
ee memberantas korupsi di militer. Dia
juga bertemu dengan Kepala Staf Angkatan
Darat Pakistan yang bernama Kamar Javet
Bajwa. Dan kedua pihak sama-sama sepakat
untuk memperkuat kerja sama militer.
Meskipun secara usia Zang ini
diperkirakan akan pensiun, tapi Zang
tetap bertahan di polito. Setelah
Kongres Nasional PKC pada bulan Oktober
2022 dan dia diangkat kembali sebagai
wakil ketua CMC peringkat pertama. Dan
pada bulan Maret tahun 2023 dia kembali
ditunjuk sebagai wakil ketua CMC
Republik Rakyat Cina.
Pada bulan Agustus tahun 2023, Zang ini
bilang kepada pejabat militer senior
kalau kualitas persenjataan itu harus
menjadi prioritas utama. Dan di bulan
Oktober 2023 di dalam Beijing Siang Shan
Forum, dia menegaskan PLA tidak akan
menunjukkan belas kasihan terhadap upaya
apapun menuju kemerdekaan Taiwan. Dan di
bulan November 2023 dia mengunjungi
Rusia dan bertemu dengan Menteri
Pertahanan Rusia yang bernama Serj Soigu
serta Vladimir Putin, geng. Nah, di
dalam simposium Angkatan Laut Pasifik
Barat ke-19 di King Dao pada bulan April
2024, Zang menyerukan untuk meninggalkan
mentalitas perang dingin. Nah, yang
dimaksud oleh Zang ini adalah
meninggalkan cara berpikir lama yang
melihat dunia seolah-olah selalu terbagi
menjadi kubu musuh dan kubu lawan. Penuh
kecurigaan dan saling menekan dan
menganggap setiap langkah pihak lain
sebagai ancaman. Nah, jadi kayak seruan
untuk berdamai gitu dari si Zang ini.
Dan Zang meminta supaya negara-negara
lain tidak memandang Cina sebagai musuh.
Dia juga berjanji bahwa bakal menindak
tegas terhadap siapa saja yang melakukan
provokasi di Laut Cina Selatan.
對無理挑釁將堅決距離反制,我們不惹也絕不怕.
Pada bulan Agustus tahun 2024, Zang ini
sempat bertemu dengan penasihat keamanan
nasional Amerika yang bernama Jack
Sullivan dan meminta Amerika agar
memperbaiki cara pandangnya terhadap
Cina. Kembali ke kebijakan yang rasional
dan pragmatis serta menghormati
kepentingan Cina.
San.
Nah, lalu dia mengunjungi Vietnam di
bulan Oktober 2024. Dia sempat bertemu
dengan para pemimpin negara tersebut dan
menyatakan bahwa hubungan pertahanan
kedua negara menunjukkan sebuah
kemajuan. Dan di bulan yang sama, Zang
juga mengawasi latihan kesiapsiagaan
militer di Hebbei. Pada bulan November
2024, Zang kembali mengunjungi Pakistan
dan bertemu dengan kepala staf angkatan
darat yang bernama Asim Munir. Nah,
terakhir di bulan November 2025, Zang
kembali mengunjungi Rusia dan bertemu
lagi dengan Menteri Pertahanan Rusia
yaitu Andre Bossov. Kira-kira begitulah,
Geng, ya. Untuk background dari Zang
atau bagaimana perjalanan karirnya dia
cukup panjang dan cukup berpengaruh
sebenarnya untuk seorang jenderal di
sebuah negara. Apalagi ya dia berasal
dari Cina, Tiongkok yang merupakan salah
satu negara kuat saat ini.
Terus geng untuk yang satunya lagi ya,
jenderal yang satunya yang bernama Liu.
Dia lahir di Kabupaten Luanceng,
Provinsi Hebei pada bulan Agustus 1964.
Dia ini bergabung dengan Tentara
Pembebasan Rakyat Cina atau PLA pada
bulan September 1983 dan menjadi anggota
Partai Komunis Cina pada bulan April
1984. Dia sempat menempuh pendidikan di
Universitas Pertahanan Nasional PLA.
Pada tahun 1986, Liu ini terlibat di
dalam konflik Cina Vietnam di tahun 1979
sampai 1991. Di dalam konflik itu dia
dan pasukannya disebut berhasil
mempertahankan garis pertahanan dari
serangan berulang tentara Vietnam
sebanyak 36 kali. dan karir militernya
terus meningkat, Geng. Setelah itu di
bulan Desember 2009 dia menjabat sebagai
kepala staf Angkatan Darat Grup ke-65
dan bulan Februari 2012 dia menjadi
komandan angkatan darat tersebut dan
pada Maret 2014 dia diangkat menjadi
komandan angkatan darat grup ke-38.
Berlanjut di bulan Juli 2015, Liu
dipindahkan ke kepolisian bersenjata
rakyat Cina dan diangkat menjadi ee
kepala staf. Lalu kemudian enggak lama
dari situ, tepatnya di bulan Desember
2015, dia menjadi kepala staf pertama
angkatan darat PLA setelah dilakukannya
perombakan besar di dalam struktur
militer. Pada bulan Juni 2021, dia
ditunjuk sebagai komandan angkatan darat
PLA. Dan selanjutnya di bulan Desember
2022 dia diangkat sebagai kepala staf
Departemen Staf Gabungan Komisi Militer
Pusat. Di dalam hal kepangkatan, Liu ini
dipromosikan menjadi Mayor jenderal pada
bulan Desember 2010, lalu menjadi Letnan
Jenderal pada bulan Juli 2016, dan
mencapai pangkat jenderal penuh pada
bulan Juli 2021. Nah, jadi geng kalau
kita lihat ya dari background kedua
general ini tadi perannya penting banget
bagi pemerintahan Cina. Sekarang ya, gua
bakal masuk ke dalam inti pembahasannya,
yaitu penyelidikan terhadap dua jenderal
yang dituduh ya ingin melawan atau
melengserkan si Jin Ping ini.
Jadi, Geng di dalam sebuah artikel yang
ditulis oleh media The Diplomat pada
bulan Oktober 2025 yang menjelaskan
terkait pencopotan wakil ketua komisi
militer pusat CMC di saat itu, He Dong
disebutkan kalau wakil ketua CMC lainnya
yang lebih senior yaitu Zang Yosia
sempat tumbang. Maka hal itu sangat
mungkin memicu krisis besar di tubuh PLA
atau Tentara Pembebasan Rakyat Cina.
Nah, saat ini momen tersebut benar-benar
terjadi, Geng. Ternyata, dan seperti
yang kita tahu ya, bukan Zang saja, Liu
juga ikut jatuh yang mana disebut-sebut
ya mereka berdua ini ee saat ini sedang
diselidiki atas dugaan pelanggaran
serius terhadap disiplin dan hukum. Nah,
penjelasan resminya cuma sebatas itu aja
sih, Geng. Tapi yang harus kalian tahu
penjelasan tersebut berbeda dari
penindakan sebelumnya yang biasanya
selalu dinarasikan sebagai bagian dari
perang melawan korupsi. Bahkan, Geng,
katanya juru bicara Kementerian
Pertahanan Cina itu tidak lagi
menggunakan narasi anti korupsi yang
biasa dipakai untuk membenarkan
penyelidikan semacam ini. Hal tersebut
menunjukkan bahwa konflik di puncak
kepemimpinan PLA sudah bukan lagi
terkait pemberantasan korupsi, tapi
lebih terlihat seperti pertarungan
kekuasaan internal yang akibatnya Komisi
Militer Pusat saat ini cuma tersisa dua
orang, yaitu Si Jin Ping sebagai ketua
dan Zang Shenmin sebagai wakil ketua
yang berlatar belakang sebagai komisaris
politik dan hampir tidak memiliki
pengalaman memimpin operasi militer
secara langsung. Dengan tersingkirnya
Zang Yusia dan juga Liu Zenle, PLA atau
tentara pembebasan rakyat Cina secara
gak langsung jadi hancur lebur. Nah,
kejatuhan mereka juga bakal berpotensi
menyeret orang-orang yang selama ini
bekerja dekat dengan mereka sehingga
kekacauan lanjut tersebut sangat mungkin
terjadi. Dan ketidakstabilan di dalam
tubuh PLA disebut belum pernah terlihat
sejak masa revolusi kebudayaan, Geng.
Karena itulah muncul pertanyaan, kenapa
Zang dan Liu disingkirkan dan apa yang
terjadi selanjutnya. Nah, tapi sayangnya
nih, Geng ya, sifat PLA sangat tertutup
sehingga upaya untuk mengetahui alasan
pasti kenapa Zang dan Liu diperiksa itu
jadi sangat sulit. Hampir bisa
dipastikan ya enggak ada yang mengetahui
cerita lengkapnya kecuali beberapa orang
yang terlibat langsung di dalam
perencanaan penangkapan Zang dan Liu
ini. Nah, tapi meskipun begitu,
pencopotan Zang yang merupakan kenalan
atau orang dekat si Jimping sejak kecil
terlihat sangat janggal atau enggak
biasa, Geng. Jadi, kayak enggak masuk
akal aja gitu. Orang terdekat Zin
Jimping bisa dicopot. Nah, ada apa tuh?
Padahal ya kalau kita lihat si Jimping
ini justru membutuhkan orang-orang
terpercaya di posisi strategis untuk
mengendalikan militer mereka. Apalagi di
tengah ketidakpastian global yang
semakin meningkat dan Cina banyak
mendapatkan tekanan dari Amerika dan
sekutunya. Pencopotan Liu juga terasa
janggal sebab dia adalah veteran tempur
berpengalaman dan dikenal bekerja tanpa
banyak sorotan yang tertuju kepada dia.
Jadi kayak orangnya itu loky, orangnya
itu ee enggak terlihat gitu, bekerja
dalam bayangan gitu, Geng. Sebagai
Kepala Departemen Staf Gabungan CMC, Liu
ini bertanggung jawab atas kemampuan C4
ISR PLA yang berfokus pada sistem
komando kendali komunikasi komputer
intelijen pengawasan, dan pengintaian.
Jadi dia ini benar-benar orang yang
penting atau salah satu orang yang cukup
vital lah di tubuh militer Cina. Nah,
menyingkirkan perwira seperti Liu ini
jelas-jelas sangat bertentangan dengan
kebutuhan institusional PLA itu sendiri,
Geng. Dari informasi yang gua dapat di
media The Guardian yang mengutip dari
laporan The Wall Street Journal
dikatakan kalau Zang ini sebenarnya
dituduh membocorkan informasi mengenai
program senjata nuklir Cina kepada
Amerika.
China's top general second only to
President Ji Jimping himself has been
accused of spilling state secrets to the
US. General Jangoshi is alleged to have
leak technical information about the
country's nuclear weapons program.
Nah, ini nih rumornya nih. Nah, tapi
jujur ya, Geng, ini walaupun rumor tapi
yang ngasih tahu infonya itu adalah The
Wall Street Journal loh, Geng. Jadi
memungkinkan ini ya informasi valid
gitu. Terus Zang ini atas apa yang dia
lakukan yaitu membocorkan program
senjata nuklir Cina kepada Amerika, dia
itu menerima uang atau suap untuk
tindakan-tindakan yang enggak resmi
gitu. Nah, tuduhan tersebut termasuk
juga dia dianggap memuluskan promosi
seorang perwira hingga menjadi Menteri
Pertahanan alias KKN. Dia nge-backingin
orang. Nah, laporan ini mengutip sumber
yang mengetahui pemaparan tingkat tinggi
mengenai dugaan pelanggaran tersebut.
Nah, cuma, Geng Media The Guardian
sendiri enggak bisa memverifikasi
laporan tersebut apakah informasi ini
benar-benar valid atau enggak
sebenarnya. Dan para diplomat asing
serta analisis keamanan itu masih
memantau perkembangan ini secara serius
mengingat ya kedekatan Zang dengan
pemimpin atau orang nomor satu di Cina
yaitu Shinjimping serta pentingnya peran
komisi militer pusat dalam sistem
komando. Modernisasi militer juga dan
sikap pertahanan PLA. Meskipun Cina
sudah puluhan tahun tidak terlibat
perang besar, negara tersebut saat ini
mengambil sikap militer yang semakin
tegas dan agresif di kawasan seperti
Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.
Serta mereka juga sedang ee bergesekan
dengan Taiwan yang diklaim sebagai
bagian dari wilayah mereka. Nah, jadi
benar-benar krusial banget, Geng,
persoalan ini.
Dan seorang pakar keamanan Cina yang
berbasis di Singapura bernama James Car
itu bilang kalau operasi harian militer
Cina kemungkinan tetap berjalan normal.
Meskipun terjadi pembersihan
besar-besaran di jajaran pimpinannya.
Namun menurut dia penyelidikan terhadap
Zang menunjukkan bahwa si Jin Ping
menunjukkan kalau tidak ada yang kebal
dari hukum di Cina. Even itu temannya
sendiri. Nah, dengan ikut menargetkan
Zang yang notabandnya adalah orang yang
sangat dekat dengan dia, si Jin ingin
menjawab kritik soal tuduhan kalau dia
hanya membersihkan orang-orang tertentu
aja, tidak berani membersihkan
orang-orang terdekatnya. Nah, kali ini
dia buktikan nih kepada temannya sendiri
yaitu Zang. Bahkan yang udah dia kenal
dari kecil.
President Shin Ping has removed his most
powerful general, his closest confident,
in the most dramatic purge yet of the
people's Liberation Army. Karena pejabat
utama dicopot, si Jimping mengangkat
perwira tingkat bawah untuk mengisi
jabatan itu sementara waktu supaya
sistem tidak lumpuh. Sampai sekarang ini
ya, Geng, enggak ada penjelasan yang
jelas dari otoritas Cina terkait alasan
mengapa Zang dan Liu ya diperiksa
benar-benar dalam gitu. benar-benar
intensif. Tapi sudah banyak yang menduga
kalau mereka ini berdua ternyata
berencana untuk menjatuhkan atau
melengserkan si Jimping dari jabatannya
sebagai presiden alias ingin mengkudeta.
Nah, kalau dari informasi yang gua ambil
dari akun X dengan username strategi
bisnis dikatakan kalau para jenderal
Cina sedang merencanakan kudeta terhadap
Shin Jimping. Nah, udah lama nih para
tokoh tua di Partai Komunis Cina itu
enggak suka dengan gaya si Jimping
memimpin. Walaupun kita lihat ya dengan
dipimpin oleh si Jimping Cina ini
namanya benar-benar menakutkan gitu
bikin orang-orang segen gitu ya. Nah,
tapi di internalnya sendiri dia ternyata
enggak disukai geng. Bahkan dikatakan
mantan presiden Cina yaitu Hujianto
sudah tidak suka dengan si Jin Ping yang
merasa kalau si Jinping ini serakah
karena dia mau jadi presiden lebih dari
10 tahun. Padahal sebelumnya ada semacam
kesepakatan dari Partai Komunis Cina
bahwa jabatan presiden itu cuma bisa
berlangsung selama 10 tahun doang, Geng.
Nah, tapi si Jin Ping itu enggak mau,
Geng. dia mau berkuasa lebih lama
menjadi presiden. Si Jinping dituduh
tidak suka berdiskusi. Dia itu kayak
memerintah sesuka hati dia, katanya.
Nah, yang mana ini berbeda jauh dengan
gaya kepemimpinan para presiden yang
lain yang suka berdialog atau
berdiskusi. Nah, Shin Jimping dituduh
enggak suka kayak gitu. Nah, terus masih
di dalam tweet yang sama dikatakan kalau
Hujintao pernah dipermalukan oleh si Jin
Ping ketika dia diusir dari rapat akbar
Partai Komunis Cina atau PKC. Nah, jadi
dendam dia, Geng. Dan kemudian kematian
dari mantan perdana menteri yang bernama
Lee Keiang disebut-sebut sangat
misterius. Dan para tokoh tua PKC yakin
kalau Lee diracun oleh para pegawai atau
loyalisnya si Jin Ping. Jadi kayak orang
suruhan gitu loh, Geng.
Ya, kalau hal-hal kayak gini ya enggak
tertutup kemungkinan sih, Geng. Namanya
juga politik ya. Siapa aja punya kuasa
untuk nyuruh orang lain, menghabisi
orang lain gitu kan. Dan di saat itu
kemarahan para tetua PKC ini akhirnya
dieksekusi oleh Zang. Karena ternyata
para jenderal di Cina ini sebenarnya
juga enggak suka dengan gaya
kepemimpinan Shinping. Nah, jadi karena
udah apa ya? Satu visi nih sama-sama
enggak suka sama si Jin Ping ya, para
tetua PKC, terus si Zang juga, Liu juga.
Nah, akhirnya mereka bersatu. Tapi
karena Zang ini adalah jenderal ya, dia
yang mengeksekusi, dia yang mencoba
untuk mensiasati bagaimana caranya agar
si Jimping ini jatuh tahta atau turun
tahta.
Di saat itu ya si Jimping enggak tinggal
diam. Dia udah tahu semuanya dan semua
jenderal yang enggak loyal dengan dia,
dia pecat. Alasannya selalu ya dia
bilang karena korupsi atau membocorkan
rahasia negara. Padahal aslinya bukan
karena hal itu, melainkan karena enggak
loyal atau enggak setia dengan si
Jinping. Nah, disebut-sebut kalau Zang
berencana mau mengkudeta tapi ternyata
gagal karena rencana tersebut dibocorkan
ke Sejin oleh para mata-matanya dia.
Nah, dan kabarnya pasukan militer
loyalis Zang itu enggak mau ngalah
sehingga kemungkinan bakal ada kompromi
nih. Dan Zang menguasai semua angkatan
perang Cina, Geng. Oleh karena itu, si
Jin Ping ya agak kesulitan nih
menyingkirkan Zang. Jadi Zang ini di
militernya tuh dihormati gitu sama anak
buahnya, sama tentara-tentara Cina
dihormati. Sementara si Jin Ping kan
cuma presiden ya. Ya, dia belum tentu
punya kuasa atas ee tentara-tentara
mereka. Akhirnya ini bakal menjadi
pergesekan yang sangat besar. Dan
meskipun dari berita resmi di Cina
dikatakan Zang dipecat, tapi
kenyataannya yang sebenarnya nih ya gak
ada yang tahu. Karena memang gak mudah
untuk si Jin Ping memecat atau
menyingkirkan orang sekelas Zang ini
evenp dia presiden. Ini ada foto-foto
dari jenderal-jenderal yang sudah
terlebih dahulu disingkirkan oleh si Jin
Ping, geng. Kalian bisa lihat
ada beberapa tindakan si Jimping yang
tidak disepakati oleh Zang. Salah
satunya adalah ketika Zang tidak setuju
terhadap rencana si Jimping yang mau
menyerang Taiwan. Karena menurut dia
penyerangan terhadap Taiwan cuma bakal
membuang anggaran Cina aja, cuma bakal
buang-buang duit. Sementara si Jimping
bersih keras ingin menyerang Taiwan agar
dia memiliki alasan bisa menjabat
Presiden dalam periode waktu yang lama,
katanya kayak gitu. Nah, tapi Geng ada
alasan lain mengapa Zang ini ingin
melakukan kudeta. Alasannya pertama ya,
karena Zang itu enggak mau disingkirkan
oleh si Jin Ping seperti yang sudah
dilakukan oleh si Jimping terhadap rekan
jenderalnya yang lain. Nah, sehingga
sebelum dia dipecat atau disingkirkan,
Zang langsung melakukan aksi duluan,
yaitu melakukan kudeta terhadap si Jin
Ping. Dan di sisi lain, si Jining
sebenarnya takut kepada orang-orang yang
memiliki keinginan untuk memberontak.
Makanya, dia sering sekali mencopot
jabatan para jenderal tinggi di Cina.
Padahal ketidaksukaan para jenderal
terhadap si Jimping ini ya dikatakan
karena ulahnya sendiri, karena dia
pengin berkuasa terus di Cina. Makanya
sampai melebihi ketetapan dari periode
presiden yang seharusnya yaitu 10 tahun.
Nah, jadi itu dia ya geng. Menurut
kalian nih, kalian lebih percaya mana
pemecatan Jenderal Zang dan Liu ini
karena korupsi atau justru memang mereka
ini menentang kekuasaan si Jinping dan
berencana ingin melengserkan si Jinping?
Kalian lebih yakin yang mana? Coba deh
tinggalkan komentar di bawah. Sekarang
kita bakal masuk ke dalam pembahasan
penyelidikan dua jenderal di Cina ini
yang diduga mereka berdua ini memang
benar-benar berani ingin mengkudeta si
Jin Ping. Kita bahas.
Pada tahun 2022 ada isu terkait rencana
kudeta si Jimping sempat mencuat juga.
Dari isu yang sempat terdengar pada
waktu itu disebutkan kalau si Jimping
berada di bawah tahanan rumah. Sementara
Jenderal PLA yang bernama Lee Kiaoming
disebut sudah menggantikan si Jimping.
Nah, menurut media Nike Asia, Lee ini
sudah dianggap sebagai pesaing dalam
keanggotaan komisi militer pusat Cina,
sebuah panel dengan otoritas atas
keputusan militer. Rumor ini juga
menyatakan bahwa tidak ada penerbangan
di atas daerah otonomi Tibet pada hari
Sabtu tanggal 24 September 2022. Dan des
The Desasdesus ini juga terdengar secara
masif di akun-akun Twitter India
termasuk seorang politisi yang bernama
Subrah Suami. Nah, dikatakan geng kalau
isu kudeta terhadap Sinjimping ini
kemungkinan berkaitan dengan Kongres
Nasional PKC.
Kudeta di negara otoriter seperti Cina
ini terbuka luas, tapi ya kondisinya
berbeda. Mungkin bisa jadi pada
pemerintahan si Jimping ya ini beda
banget karena sepanjang lebih dari 40
tahun terakhir si Jimping sudah menjadi
pemimpin terkuat Cina pasca Mauedong
berkuasa.
Jadi ibaratnya tuh rakyat Cina sendiri
sebenarnya bangga dengan kepemimpinannya
si Jining. Ya itulah yang membuat dia
agak sulit untuk dilengserkan. Seorang
pakar Cina yang bernama Edil Brcat kalau
si Jimping ini menjalani karantina
setelah kembali dari KTT organisasi
kerja sama Shanghai atau SC. Oleh karena
itu, Brimpulan kalau rumor kudeta
militer terhadap Shin Jimping sebenarnya
itu cuma apa ya isu belaka lah, enggak
benar hoa gitu. Dia juga mencatat kalau
desas-desus mengenai kudeta militer
terhadap Shinjimping berasal dari media
luar Cina sebenarnya yang memprovokasi
atau menyebarkan hoa dan selain itu pada
tahun 2025 mencuat isu terkait kudeta di
Zong Nanai yang menjadi pusat kekuasaan
PKC yang dipicu oleh pencopotan dan
penyelidikan terhadap sejumlah jenderal
senior PLA. Di sisi lain, kekuatan
militer si Jimping justru semakin
menurun dikarenakan orang-orang
kepercayaannya yang dulu dia berikan
jabatan penting ya malah dicurigai oleh
si Jin Ping dan bakal berkhianat kepada
dia yang akhirnya ya ee disingkirkan
oleh si Jimping atau dipecat-pecatin.
Nah, jadinya dia tuh kayak kurang
memiliki loyalis gitu loh, Geng.
Orang-orang setia sama dia tuh agak
kurang karena dia naikin sebentar, dia
anggap udah mulai agak gimana-gimana
sama dia, dia pecat gitu. Walaupun
secara resmi Cina menyebutkan pencopotan
para jenderal tersebut atau orang-orang
yang sudah diangkat oleh si Jimping
sebelumnya adalah bagian dari kampanye
anti korupsi yang dijalankan oleh si
Jimping. Tapi kabar yang beredar ya
menarasikan berbeda kalau hal itu
sebenarnya gara-gara adanya konflik
internal, perebutan pengaruh serta
ketengangan antara si Jimping dengan
elit lama partai, dan militer juga. Dan
isu terkait kudeta ini yang diantisipasi
oleh si Jimping dengan mencopot jabatan
dari para jenderal pentingnya dia di
Cina terus berlanjut sampai pada
akhirnya membuat Zang dan Liu juga ya
ikut tersingkirkan. Jadi udah banyak
banget geng yang disingkirkan oleh si
Jimping ya sebelum-sebelumnya tapi Baru
Zang dan Liu inilah yang memang mereka
ini punya pengaruh kuat. Mereka sangat
dihormati di dunia militer Cina. Nah,
mereka menginisiasikan ingin mengkudeta
si Jimping. Tapi sayangnya mereka gak
bisa. Semuanya gagal. Yang ada mereka
malah ditangkap dan diperiksa saat ini.
Oke, itu dia geng pembahasan kita kali
ini mengenai kabar penyelidikan dan
pencopotan terhadap dua jenderal senior
Cina yaitu Zang Yusia dan juga Liu
Zenle. Setelah mendengar penjelasan
tadi, kalian lebih yakin yang mana?
Apakah mereka dipecat, dicopot karena
dugaan korupsi atau justru mereka sudah
tidak loyal lagi atau berencana ingin
mengkudetasi jinping? Coba deh
tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:58 UTC
Categories
Manage