Transcript
6xOai0RZ3xg • PEJABAT DI RUDAL DENGAN RPG ! RAKYAT FILIPINA GUNAKAN CARA BAR-BAR HABISI WALIKOTA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1663_6xOai0RZ3xg.txt
Kind: captions
Language: id
Di saat konvoi mereka melintas di
persimpangan Jalan Maguindanao, daerah
Barangai Moder Pobl. Nah, tiba-tiba ada
sebuah mobil e min warna putih yang
berhenti di pinggir jalan. Dari rekaman
CCTV yang beredar, mobil tersebut cuma
diam aja di sana. Tapi pada detik ke-26,
tiba-tiba terlihat ada dua orang yang
keluar dari mobil. Yang pertama kali
keluar adalah ee orang dari kursi depan
penumpang. Baru kemudian disusul oleh
seseorang yang duduk di kursi belakang.
Pada saat mereka keluar, mereka sudah
menggenggam senjata. Salah satu di
antaranya itu ada yang menggunakan RPG,
Geng. Ini sumpah ini berita gila banget
ya. Gua ngelihat beritanya aja itu kayak
enggak nyangka kalau ini terjadi di Asia
gitu. Nih kalian lihat videonya deh.
Detik-detik penyerangan terhadap
Walikota Syarif Agak di Filipina terekam
CCTV. Momen menegangkan itu dialami
Walikota Dato Ahmad Mitra 4 Tuan Senor.
Insiden itu terjadi di kawasan
Population Malwi Danau Del Sur tepatnya
pada Minggu 25 Januari 2026
biasanya ya, Geng ya. Kejadian-kejadian
kayak gini kita lihat tuh kayak di
Afrika ya, enggak sih? Atau
negara-negara Timur Tengah yang lagi
berperang. Nah, tapi ini justru terjadi
di Filipina, Geng. Nah, gua bakal
membahas tentang hal ini yang mana
biasanya ya, Geng. Kita tahu para
pejabat di sebuah negara pasti memiliki
protokol keamanan yang tinggi, dijaga.
Banyak ajudan serta bodyguard yang
selalu siapsiaga untuk melindungi
mereka. Nah, tapi nih, Geng, ya.
Faktanya enggak semua negara kayak gitu.
di negara-negara yang tingkat
kejahatannya tinggi, mau dia pejabat kek
atau aparat kek, pasti bakal kena sikat
sama kelompok kejahatan terorganisir
seperti kartel atau gangster. Contohnya
seperti yang sudah tidak asing ee di
telinga kita ya, dengan kejahatan di
negara-negara seperti Meksiko. Kartel di
sana kuat banget sampai bisa lawan
polisi dan bahkan alat perang mereka
lebih canggih dari militer negara itu
sendiri. Dan saking berpengaruhnya
kartel di sana, politisi pun sering
memanfaatkan kekuatan dari kartel ini
untuk bisa memenangkan kursi jabatan.
Ya, intinya oligarki di sana atau
pengendali di Meksiko itu bisa dikatakan
ya para kartel narkoboy ini. Nah, cuma
gimana nih, Geng? Kalau ya ini kan
kejadian yang akan kita ceritakan di
Asia nih, tepatnya di Asia Tenggara ada
kejadian kayak gini yang di mana para
pejabatnya ternyata diserang oleh
sekelompok orang atau sekelompok
penjahat yang kekuatannya bisa dikatakan
ya hampir sama rata dengan kekuatan
militer negara. Biasanya kasus-kasus
penyerangan kayak gini kebanyakan
menggunakan bom. Bom rakitan ranjau, bom
yang ditaruh diam-diam gitu. Nah, tapi
ini enggak kali ini benar-benar
terang-terangan, Geng. di Filipina
kejadiannya, pelakunya menggunakan RPG
untuk menyerang mobil seorang walikota
yang seharusnya kita enggak pernah
ngebayangin RPG bisa ada di
tengah-tengah masyarakat Asia kayak
gini. Biasanya RPG digunakan di
perang-perang, Geng. Yang mana biasanya
tuh di Afrika biasanya pakai RPG tuh
perangnya pakai RPG tuh. Tapi ini di
Filipina buat apa ya? Buat nyerang
walikota.
barangan
convoy alde
delan
pasti kalau kalian main GTA nih udah gak
asinglah dengan senjata RPG ini. Dan
detik-detik kejadian itu terekam jelas
dari video yang gua tampilkan tadi.
Filipina sendiri itu bukan negara yang
asing dengan konflik bersenjata berskala
lokal sebenarnya. Tapi penggunaan RPG
menjadi tanda adanya eskalasi yang lebih
serius. Kok bisa ada yang sampai
ngeluarin RPG? Dan insiden ini juga
memunculkan kekhawatiran tersendiri bagi
para pejabat di sana. Sejauh mana
pejabat daerah di Filipina bisa merasa
aman kalau kondisinya kayak gini. Dan
serangan semacam itu enggak cuma
mengancam nyawa individu, melainkan
secara enggak langsung berdampak pada
stabilitas pemerintahan dan rasa aman
masyarakat. Nah, kali ini kita bakal
membahas soal kronologi ketika
penyerangan ini terjadi. Langsung aja
kita bahas secara lengkap. Halo geng,
welcome back to kamar Jerry.
Gengjeng. Beli iPhone baru yang
kapasitasnya paling kecil dan murah
enggak masalah. Tinggal tambahin SSD
supaya kapasitasnya jadi lebih besar.
Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang
tadinya cuma 256 gig, sekarang malah
jadi 756
gig. bikin video cinematik ataupun foto
udah gak khawatir lagi memori bakal
penuh. Udah gitu proses pemindahan
datanya juga cepat banget. Nih kita
bandingin pemindahan data pakai SSD
dengan pemindahan data pakai airdrop.
Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini
harganya juga murah banget terjangkau
daripada kalian beli iPhone versi
terbaru dengan harga yang mahal. Hanya
karena perbedaan kapasitas memori yang
mendingan beli yang paling murah
ditambah dengan SSD ini, tapi iPhone
kalian jadi berkapasitas besar. Udah
gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke
mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau
langsung aja check out linknya udah ada
di bawah. Untuk pembahasan yang pertama
kita akan membahas soal kronologi
penyerangan mobil walikota di Filipina.
Jadi kejadian ini dialami oleh seorang
walikota Syarif Aguak Provinsi Maguin
Danao Del Sur yang bernama Ahmad Mitra
Ampatuan. Nah, Syarif Aguak sendiri
adalah sebuah kota, geng yang memiliki
sekitar 30.000 penduduk di wilayah
otonomi Bangsam Moro di Mindanao Muslim
atau Barm. Nah, bar mm ini merupakan
wilayah khusus di Filipina yang
diberikan hak otonomi untuk mengatur
pemerintahannya sendiri, terutama bagi
masyarakat muslim yaitu bangsa Moro di
selatan Filipina. Hal ini disebabkan ya
karena selama puluhan tahun mindanao ini
dilanda konflik bersenjata antara
pemerintah Filipina dan kelompok
separatis muslim. Dan pada tahun 2014
sampai 2018 tercapailah perjanjian damai
yang melahirkan bar mm. Ini gua enggak
tahu nih bacanya tuh BARM atau bar mm.
Di sini gua baca sesuai dengan apa yang
gua pahami aja gitu, Geng, ya. Jadi, bar
mm ini mencakup beberapa provinsi dan
kota. Antara lain ada Miguin Danao, ada
Lanao Del Sur, Basilan, Sulu, Tawi-Tawi,
dan juga Cotabatu City. Ahmad itu
merupakan anggota Ken Ampatuan, sebuah
keluarga politik yang dulu sangat
berkuasa di wilayah Maguin Danau ketika
daerah itu masih belum terbagi. Serta di
wilayah otonomi muslim mindanao atau arm
yang saat ini sudah dibubarkan. Nah,
namun setelah tragedi pembantaian Maguin
Danao pada tahun 2009 dan keluarga atau
klenatuan ini terlibat di dalam tragedi
tersebut di mana ada 58 orang yang
meninggal dunia dan 32 di antaranya
adalah jurnalis. Ahmad ini memutuskan
hubungan politik dengan keluarganya
sendiri semenjak kejadian itu. Dia
kemudian memberikan kesaksian untuk
jaksa penuntut melawan para kerabatnya
termasuk tokoh utama klan tersebut yaitu
Andal Ampatuan dan putra-putranya. Jadi
emang Ahmad ini menjadi tokoh yang
sangat disorot di sana, Geng. Dan
insiden yang baru saja menimpa Ahmad ini
ya terjadi di hari Minggu tanggal 25
Januari sekitar jam . pagi kemarin. Dan
di saat itu Ahmad ini ceritanya mau
pulang ke rumahnya yang berada di daerah
Syarif Aguak. Nah, pada saat itu dia
enggak sendiri tapi diiringi oleh
rombongannya yang terdiri dari kendaraan
utama yaitu Toyota Land Cruiser berwarna
hitam dengan plat nomor NDJ999
dan dikawal oleh mobil berupa Toyota
Hilux berwarna abu-abu dengan plat nomor
Lam
yang mana mengangkut personil keamanan
juga di saat itu. Di saat konvoi mereka
melintas di persimpangan Jalan
Maguindanao, daerah Barangai Moder
Poblasi. Nah, tiba-tiba ada sebuah mobil
min warna putih yang berhenti di pinggir
jalan. Dari rekaman CCTV yang beredar,
mobil tersebut cuma diam aja di sana.
Tapi pada detik ke-26, tiba-tiba
terlihat ada dua orang yang keluar dari
mobil. Yang pertama kali keluar adalah
ee orang dari kursi depan penumpang.
Baru kemudian disusul oleh seseorang
yang duduk di kursi belakang. Pada saat
mereka keluar, mereka sudah menggenggam
senjata. Salah satu di antaranya itu ada
yang menggunakan RPG. Jadi RPG itu
sebutannya tuh kayak basoka atau e
pelontar bom jantung pisang. Nah, jadi
bentuknya kayak jantung pisang gitu,
Geng. Enggak lama dari situ, ya, orang
yang memegang RPG ini langsung
menembakkan RPG tersebut ke arah depan
dengan target mobilnya Ahmad. Setelah
itu ada satu orang lagi yang keluar dari
arah bagasi mobil sehingga kemungkinan
itu ada empat orang yang berada di mobil
itu ya termasuk seorang suir. Proyektil
dari RPG tersebut menghantam kendaraan
milik Ahmad menimbulkan ledakan dan
kepulan asap tebal. Kalian bisa lihat di
videonya. SUV
nakantiang SUV.
Nah, setelah RPG ditembakkan, para
pelaku segera masuk ke dalam mobil dan
tancap gas pergi dari lokasi. Sementara
mobil Land Cruiser milik Ahmad ini masih
bisa berjalan menjauh dari sana dari
lokasi serangan meskipun mengalami
kerusakan yang parah. Karena itu akibat
dari kejadian ini ya target yaitu Ahmad
itu selamat dan tidak mengalami luka
sedikit pun. Jadi mobilnya keren sih
karena memang anti peluru mobilnya.
Enggak
lama kemudian, Geng, kendaraan Ahmad ini
berhenti di tengah jalan dan aksi saling
tembak menggunakan senjata terjadi nih
antara pasukan keamanan mereka dengan si
peneror tadi. Dan para pelaku ini ya
mencoba untuk melanjutkan serangan, tapi
kendaraan pengawal walikota yang berada
di belakang segera melakukan tembakan
balasan. Kontak senjata pada akhirnya
terjadi begitu besar. Di dalam baku
tembak tersebut ada dua anggota
pengawalnya, Ahmad yang terluka parah.
Nah, beberapa jam setelah kejadian,
polisi dan militer merencanakan operasi
pengejaran terhadap para tersangka
karena mereka berhasil kabur. Gila, ya.
Benar-benar kayak film, Geng. yang mana
ya kita lihat ya para pelaku-pelaku ini
kayak cuma empat orang tapi lawan
pasukan militer, pasukan pengawal
walikota tapi mereka masih bisa lolos
dan bahkan melukai dua orang pengawal
walikota tadi. Aparat di saat itu
akhirnya berhasil mengejar para
tersangka yang sempat kabur menemukan
minian yang diduga digunakan oleh para
pelaku ini di daerah Sio 24 wilayah Datu
Unsai Maguindanao del Sur. Di lokasi itu
terjadi bentrokan lanjutan antara aparat
dan para tersangka ini. Ada informasi
yang menyebutkan di dalam baku tembak
lanjutan itu, tiga dari empat tersangka
berhasil dilumpuhkan alias tewas dan
satu orang lainnya masih dalam
pengejaran. Tapi dari informasi lain
disebutkan kalau empat tersangka ya
semuanya tewas dan polisi menyatakan
para pelaku membawa senjata api
berkaliber besar dan diyakini merupakan
kelompok yang sama yang melakukan
penyergapan terhadap konvoi sang
walikota yaitu Ahmad. Para pelaku
kemudian diidentifikasi dan
didapatkanlah nama-nama mereka yaitu
yang pertama ada Butong rap alim
pendatun terus ada teks Malid pendatun
terus ada puasa oting mad dan satu lagi
masih belum diketahui identitasnya
rap-raap ini ya yang namanya rap itu
adalah orang yang menggunakan RPG di
dalam serangan tersebut dan para pelaku
ini semuanya ternyata satu keluarga
bersaudara geng dan ada yang merupakan
pamupu dan saudara kandungnya rap
diketahui juga saudara kandung rap ini
ya yang mengemudikan mobil yang mereka
gunakan ketika melakukan serangan
tersebut. Rap-Arap ini juga diketahui
memiliki tiga surat perintah penangkapan
sebelumnya. Yang pertama, dia ini pernah
diperintahkan untuk ditangkap terkait
kasus pengeksekusian, terus yang kedua
terkait perampokan berkelompok dan yang
ketiga terkait pelanggaran larangan
senjata komisi pemilihan umum. Jadi
memang ini kriminal orang-orang ini. Dan
fakta inilah yang memperkuat dugaan
bahwa serangan tersebut dilakukan secara
terencana. Memang udah direncanain
pengin dihabisi tuh walikotanya.
Pasca kejadian ini ya, Kepolisian
Nasional Filipina atau Philipin National
Police yang disingkat dengan PNP itu
rencananya bakal mengusut tuntas nih
terkait siapa Dalang di balik serangan
terhadap Ahmad ini. Dan untuk itu mereka
bakal membentuk special investigation
Tex Group atau SG yang bertugas untuk
menyelidiki secara khusus kejadian ini.
Termasuk mengungkapkan dalang utama atau
otak di balik penyerangan ini. Bukan
cuma para pelaku di lapangan, tapi
diusut tuntas sampai ke akar-akarnya.
Nah, itu artinya PNP ini percaya kalau
pelakunya itu enggak cuma empat orang
tadi, pasti ada yang membiayai mereka.
Nah, ini sudah direncanakan oleh
kelompok yang lebih besar tapi
eksekutornya ya si Raprap dan
keluarganya tadi. Hal ini disampaikan
secara langsung oleh pelaksana tugas
kepala kepolisian yaitu Letnan Jenderal
Polisi Jose Nartates Junior yang
menegaskan kalau kepolisian bakal
bertindak tegas tanpa kompromi untuk
mengejar pihak-pihak yang bertanggung
jawab dengan kekuatan penuh. Dan bagi
para pelaku yang mengira bisa
bersembunyi di balik penembakan atau di
balik ee kasus penembak bayaran seperti
rap-raap ini, itu keliru kata dia.
Enggak mungkin. Lu semua enggak mungkin
bersembunyi," katanya. Nah, Hose ini
menekankan lagi kalau PNP akan memburu
dalang utama dan membongkar seluruh
jaringan yang bertanggung jawab atas
serangan ini. Karena mereka tuh malu,
Geng. Videonya viral banget. Udah kayak,
"Buset, Philipin kan ya apa sih? Filipin
kan kayak negara kita juga, enggak yang
kayak konflik-konflik banget lah. Tapi
kok bisa sampai ada yang berani
ngeluarin RPG nyerang pemerintah sipil
ngeluarin senjata. Itu kan senjata
teroris ya sebenarnya ya. Banyak
separatis yang pakai RPG gini ya. Tapi
bisa nih pemerintah Filipina diserang
oleh rakyatnya pakai RPG.
Nah, maka mereka tuh malu banget. Dan
Hose juga bilang pihak yang menyediakan
senjata RPG ini bakal diincer juga oleh
mereka. Dan sebagai bagian dari
penyelidikan, SITG bakal mengumpulkan
dan menganalisis bukti forensik termasuk
dengan senjata api dan kendaraan yang
digunakan oleh para pelaku ini, Geng.
Nah, Gubernur Maguin Danau Dels Surnama
Ali Mid Timbang itu mengecam keras
serangan tersebut. Meskipun dia
bersyukur kalau Ahmad berhasil selamat
dari insiden ini, tapi tetap aja bagi
dia apa yang dialami oleh Ahmad sangat
mengkhawatirkan. Kekerasan dan
intimidasi katanya ya tidak akan
ditoleransi di Provinsi Maguindanao.
Sementara itu, Abdul Rauf Macachcua
selaku Ketua Menteri Bangsa Moro juga
ikut mengutuk serangan tersebut. Dia
memerintahkan aparat untuk segera
menangkap pelaku. Tapi di sisi lain dia
juga berharap insiden tersebut tidak
membuat masyarakat merasa berada di
dalam bahaya dan ketakutan. Nah, jadi
jangan sampai nih kejadian kayak gini
nih membuat panik gitu, membuat panik
masyarakat. Karena kan seram banget ya
dari videonya aja. Aduh, gila kayak
negara konflik yang gimana gitu. Ahmad
yang menjadi korban atas insiden ini
atau menjadi target di atas insiden ini,
dia mengaku heran dengan upaya
pembunuhan terhadap dia. Kenapa dia jadi
target? Karena menurut dia, dia kan
enggak punya musuh selama ini. Bahkan
Ahmad enggak nyangka kalau pelakunya
bakal menggunakan senjata RPG. Karena
RPG itu bukan senjata yang biasanya
digunakan oleh orang-orang sipil biasa,
apalagi rakyat Filipina. Dari mana
dapatnya? Bagi dia ini adalah kejahatan
profesional terorganisir dan pasti ada
yang nyuruh. Paling enggak tuh lawan
politiknya dia pasti. Dan saking
bingungnya dan karena dia merasa dia gak
punya musuh, tapi ini sudah menjadi
keempat kalinya dia menjadi target dari
serangan yang hampir mencelakai dia.
Ahmad menduga kalau semua penyerangan
yang terjadi kepada dia ini saling
berkaitan, tapi dia enggak tahu siapa
pelaku di balik semua serangan ini. Jadi
ibaratnya itu pelaku udah empat kali
nyoba buat habisi dia tapi enggak
berhasil. Nah, walaupun sebenarnya Ahmad
punya beberapa kecurigaan terkait siapa
yang ee merencanakan ini semua ya, tapi
dia enggak bisa memastikan identitas
atau motif dari penyerangan itu. Jadi
dia enggak mau asal ucap gitu, Geng.
Kondisi mencekam yang dia alami karena
dia mendapatkan teror ee sampai diserang
menggunakan RPG ternyata enggak membuat
dia merasa dendam. Jadi, dia enggak
sakit hati, dia enggak merasa kayak,
"Oh, ini semua ee harus dibalas."
Enggak. Bahkan ya, Geng, saking baiknya
ini orang, Ahmad ini mengaku dia
bersedia membantu keluarga para
tersangka yang udah tewas. Ampatuan
handang magbega tulong saamilia
mangarasapna pagambush kahapon gamitang
isang rocket profiled the grenade or
RPG.
Dia tahu para tersangka ini ya orang
suruhan. Mereka cari uang untuk
menghabisi Ahmad dan ketika orang-orang
ini meninggal dunia otomatis keluarganya
tidak ada yang memberikan nafkah lagi ya
kan. tulang punggungnya udah tewas semua
ya kan. Akhirnya Ahmad ini bersedia buat
ngebantu keluarganya saking baiknya.
Padahal orang-orang ini hampir membuat
nyawa Ahmad melayang tapi dia ikhlas
membantu keluarga dari para tersangka
kalau membutuhkan. Dari informasi yang
gua dapatkan terkait penyerangan yang
pernah dialami oleh Ahmad itu terjadi di
tahun 2010 ya pernah tuh ya di mana saat
itu dia selamat dari serangan bom di
pinggir jalan. Terus tahun 2014 juga
pernah e menjadi kali kedua dia
mengalami penyerangan berupa penyergapan
dan ketiga kalinya di tahun 2019. Dan
yang terbarunya ya di bulan ini Januari
ini. Dan serangan mendadak yang dialami
oleh Ahmad ini terjadi 2 bulan sebelum
pemilihan parlemen yang sudah lama
dinantikan di wilayah tersebut. Yang
mana wilayah tersebut sudah lama dilanda
oleh separatisme Islam dan kekerasan
politik berbasis cllen. Jadi di sana tuh
banyak ekstremis Islamnya, Geng. Ya,
orang-orang yang tersesatlah bisa kita
bilang ya. orang-orang yang menganggap
kalau membela agama itu harus pakai
kekerasan gitu, Geng. Terus, Geng, bagi
kita yang bukan orang Filipina pasti
merasa kaget terkait insiden ini. Tapi
sebenarnya, Geng, Filipina bagian
selatan memang udah lama dilanda
kekerasan politik. Karena para tokoh
bersenjata lokal itu korup. Mereka itu
memperkuat dan mempertahankan kekuasaan
mereka dengan menggunakan kekayaan
mereka yang didapatkan dengan cara
melanggar hukum serta pasukan bersenjata
pribadi. Jadi, mereka tuh punya tentara
bayaran, Geng. Saking kayanya,
keluarga-keluarga yang saling bersaing
menggunakan intimidasi dan aksi
penghilangan nyawa untuk mempertahankan
kekuasaan politik dan sumber daya
mereka. Sehingga kekerasan sering
meletus di sana di musim-musim pemilihan
kepala daerah, pemilihan umum. Jadi
mereka itu orang-orang kaya bersaingnya
udah bukan soal kekayaan lagi tapi
saling nghabisi. Mereka punya tentara
masing-masing. Gila, ya. Dan sekarang
ya, gua mau ngajak kalian nih untuk
membahas mengenai wilayah selatan
Filipina yang terkenal keos ini yang
sekaligus menjadi lokasi dari
penyerangan terhadap Ahmad Ampatuan.
Kita bahas bagaimana sih kondisi di
selatan Filipina.
Jadi, Geng, konflik yang terjadi di
daerah Filipina Selatan ini dikenal
dengan konflik Moro namanya. Nah, Moro
ini merupakan etnis muslim yang berada
di wilayah Filipina Selatan. Masyarakat
muslim mayoritas berada di lima provinsi
yaitu Maguin Danao, Lanao Del Sur,
Basilan, Sulu, dan Tawi-Tawi. Konflik
ini tepatnya berada di wilayah Mindanao
yang penduduknya beragama Islam dan
Filipina secara garis besar memiliki
tingkat kriminalitas yang tinggi yang
mana berhubungan dengan pemikiran
radikal di kawasan Asia Tenggara. Oleh
karena itu, terdapat kelompok-kelompok
yang memiliki pemikiran tersebut yang
merasa tidak adil karena wilayah otonom
Islam di Filipina yang semakin
dikucilkan. Jadi pada tahun 1926 nih,
Geng, mulailah terjadi konflik antara
pemerintah Amerika dan penduduk Mindanao
yang disebabkan oleh kebijakan Amerika
yang menggabungkan pemerintah yang
berada di Luzon dengan yang ada di
Mindanao melalui kebijakan Beacon Bill
namanya. Nah, setelah Filipina
mendapatkan kemerdekaan pada tahun 1964,
keadaan masyarakat muslim di Filipina
bagian selatan yaitu di Sulu dan
Mindanao tidak mengalami perubahan yang
signifikan seperti ya kestabilan kondisi
sosial budaya dan politik di Filipina ya
mereka kayak enggak mendapatkan keadilan
aja gitu, enggak sejahtera hidupnya.
Suku Moro yang merupakan penduduk
minoritas beragama Islam merasakan bahwa
tidak ada usaha dari pemerintah Filipina
untuk mengakomodasi kepentingan
masyarakat muslim di Filipina. Umat
muslim di Filipina selalu aja
dipinggirkan sejak proses kristenisasi
di tahun 1940 setelah Filipina
mendapatkan kemerdekaan dari Amerika.
Nah, masyarakat muslim itu merasa kayak
wah kita enggak diperlakukan adil gitu.
Kelompok pertama terbentuk tuh di Moru,
kelompok untuk memberontak gitu, yaitu
Moro Independent Movement atau M pada
tahun 1968 yang dipimpin oleh seseorang
yang bernama Utdok Matalam. Organisasi
ini memiliki tujuan untuk memisahkan
diri dari Filipina dan mendirikan negara
Islam karena partai dari pihak Islam
tidak mendapatkan hak dalam
pemerintahan. Selanjutnya timbul lagi
kelompok lain setelah Moro Independent
Movement, yaitu kelompok yang bernama
Moro National Liberation Front atau MNLF
yang berdiri sejak tahun 1969. Terus
dilanjutkan lagi dengan pembentukan Moro
Islamic Liberation Front atau MF pada
tahun 1984.
Nah, kedua kelompok ini memiliki
pemimpin yang berbeda. MNLF dipimpin
oleh Nur Miswari, sedangkan MILF
dipimpin oleh Salamat Hakim. Dalam
konflik ini ada beberapa organisasi
Islam di Filipina Selatan yang juga
terlibat di dalam penyelesaian konflik
moro dengan pemerintah Filipina. yang
mana di antaranya adalah kelompok yang
gua sebutkan tadi, perjuangan umat
muslim Moro yang menentang kehadiran
bangsa asing seperti Spanyol, Amerika,
Jepang yang datang ke Filipina serta
perjuangan mempertahankan jati diri dari
kebijakan pemerintah Filipina yang
seakan-akan menyudutkan posisi umat
muslim Moro. Tercatat nih, Geng, ya.
Udah ada beberapa perjanjian di antara
sukuoro dengan pemerintah Filipina yang
udah dirancang dan ditandatangani
seperti Perjanjian Tripoli tahun 1976,
Final Peace Agreement atau FPA tahun
1996, dan Memorandum of Agreement
Noncestral Domain atau MOAAD tahun 2008
ya. Cuma ya perjanjian-perjanjian ini
selalu mengalami kegagalan hingga
menyebabkan berbagai pemberontakan yang
dilakukan oleh suku Moro sebagai bentuk
kekecewaan mereka terhadap pemerintah.
Yang mana pada akhirnya di tahun 2012
pemerintah Filipina berusaha membuka
kembali komunikasi dengan salah satu
organisasi muslim yang sudah dibentuk
yaitu MF untuk membicarakan konflik yang
terjadi. Dan di dalam dialog kesepakatan
tersebut suku Moro yang diwakilkan oleh
MILF mengajukan berbagai tuntutan yang
mereka inginkan. Tapi enggak cuma suku
Moro aja. Pemerintah Filipina juga
mengajukan tuntutan di dalam dialog
tersebut. Setelah melewati dialog
panjang, akhirnya disepakatilah kalau
pemerintah Filipina akan menjamin
hak-hak dasar suku Moro di dalam
berbagai hal. Dan atas kesepakatan itu,
Mil mau menandatangani nota kesepakatan
yang diajukan oleh pemerintah Filipina
yang ditandatangani pada tanggal 15
Oktober 2012 dan diberi nama Framework
Agreement of Bangsamoro atau disingkat
dengan FAB.
Kalian agak bingung ya, Geng. Kenapa kok
kalimat-kalimat di Filipina ini
mirip-mirip sama Indonesia? Ya, Filipina
emang satu rumpun, Geng, sama Indonesia.
Jadi, Indonesia, Malaysia, Philipin, ya,
terus Brunei itu manusianya masih sama,
masih mirip. Bahkan dulu tuh kan mereka
manusia nusantara kan kita disebutnya.
Jadi mirip-mirip memang bahasanya tuh
ada yang sama gitu. Nah, kita lanjutkan
lagi. Meskipun sudah berdamai dengan
pemerintah Filipina, tapi ternyata
daerah tersebut ya masih menjadi medan
pertempuran. bukan lagi dengan negara,
melainkan dengan keluarga-keluarga yang
menguasai wilayah tersebut. Kebayang tuh
keluarga-keluarga kaya yang berperang.
Contohnya nih insiden yang terjadi di
tahun 2013. Hal ini disebabkan gara-gara
anggota dari keluarga Klen Machugar dan
Chapal saling bentrok pada hari Jumat
malam tanggal 19 September di sebuah
desa di Bayang, Provinsi Lanao del Sur.
Bentrokan ini disertai dengan
tembak-menembak yang membuat tujuh orang
tewas dan lima orang lain luka-luka di
antara dua keluarga ini. Dan polisi
serta tentara sampai harus dikerahkan ke
desa yang terletak sekitar 480 km di
selatan Manila ini untuk mencegah
pertumpahan daerah selanjutnya. Konflik
ini disebut dengan rido. Nah, yang mana
tempat tersebut sudah menjadi tempat
kekerasan berulang udah sering terjadi
yang disebabkan karena bentrokan antar
keluarga atau cllen akibat masalah
politik atau masalah tanah atau bisnis
dan dendam lama di wilayah yang mana
banyak sekali orang yang memiliki
senjata api di sana dan penegakan
keamanan yang lemah di sana. Kekerasan
antar clenido ini bisa ditelusuri
kembali ke perebutan kekuasaan sebelum
kolonial antara para pemimpin suku
setempat. Jadi udah sejak lama
sebenarnya tradisi perang antar klen,
antar keluarga, antar suku kayak gini
terjadi. Dan orang-orang yang kuat
ketika itu memiliki kekuatan ekonomi dan
politik yang signifikan sehingga bisa
memiliki kekuatan melalui pasukan
bersenjata mereka sendiri. Jadi yang
punya duit punya tentara bayaran untuk
membela keluarga mereka. Gila, aneh
banget ya kalau kita lihat-lihat ya.
Kayak enggak terjadi gitu di negara
kita. Dan di bulan Mei tahun 2020, media
di Filipina melaporkan perang cllen yang
membuat sekitar 4.500 warga sipil harus
mengungsi gara-gara perang keluarga
4.500 orang mengungsi. Di tahun 2022
terjadi bentrokan antara dua keluarga
besar sehingga ratusan orang terpaksa
melarikan diri untuk mengungsi sampai
situasi di sana aman terkendali. Dan
pada tahun 2009 di mana terjadi
persaingan politik antara dua keluarga
yaitu keluarga Ampatuan dan keluarga
Mangu Dadatus yang tadi sempat gua
sebutkan sebelumnya ya dianggap sebagai
kasus perang keluarga terburuk dari
kekerasan terkait pemilu di Filipina.
Ismail Mangu Dadatu yang pada saat itu
kehilangan dua saudara perempuan dan
istri serta beberapa kerabatnya di dalam
aksi kekerasan tersebut. Kemudian dia
memulai program penyelesaian konflik
melalui satuan tugas rekonsiliasi dan
unifikasi Maguindanao yaitu yang
disingkat dengan MTFRU selama dia
menjabat sebagai gubernur. Jadi dia
mencari solusi ini gimana nih perang
antar klen perang antar keluarga ini
bisa diakhiri dengan damai.
Nah, di tahun 2017 MTFRU sudah
menyelesaikan sekitar 138 konflik cllen
berdasarkan data pemerintah, pendukung
perdamaian mengatakan kalau yang paling
terpengaruh oleh perang klen adalah
sekitar 1 juta anak muda di wilayah bar
mm atau BM ya. Nah, menurut Yasmira
Moner yaitu seorang profesor
pemerintahan pasca konflik di
Universitas Negeri Mindanao, dia bilang
pemerintahan baru yaitu bangsamu itu
menjanjikan perdamaian dan keamanan di
kawasan. Nah, tapi rida atau dengan
istilah e perang antar keluarga yang ada
di sana ya tradisi itu adalah salah satu
faktor utama yang bisa menghancurkan
proses perdamaian. Tanpa resolusi
terhadap RIDO ini, kekerasan bisa
merembet ke komunikasi lain. Jadi, udah
perangnya udah ke mana-mana gitu
sehingga menjadi konflik berskala besar
gara-gara hal itu. Dan pemerintah daerah
melalui Kementerian Keamanan dan
Ketertiban Umum berperan aktif di dalam
melembagakan metode mediasi konflik
untuk membantu keluarga yang berkonflik
agar mencapai gencatan senjata, Geng.
Dan bantuan keuangan serta hukum yang
diberikan untuk memastikan perdamaian
bisa berkelanjutan juga harus dilakukan.
Nah, administrator Provinsi Maguin Danau
Dels Surnama Cairus Torena itu bilang
kalau dia yakin banget metode ini bakal
berhasil meredam eh konflik rida ini ya,
tradisi rido, konflik keluarga ini dan
bisa mencegah menyebar ke bentuk
kekerasan lain seperti ekstremisme
kekerasan. Dari sini kita bisa lihat ya,
Geng, kalau memang wilayah di mana Ahmad
ini ya yang menjadi korban penembakan
dengan RPG tadi, itu adalah daerah yang
rawan konflik banget. Dan saat ini bukan
melawan negara, tapi melawan keluarga
lain. Jadi perang antar keluarga kaya di
sana. Nah, kekerasan di sana semakin
meningkat menjelang pemilihan kepala
daerah, menjelang pemilu, pemilihan
umum. Karena masing-masing dari mereka
ingin menjadi paling kuat, ingin menjadi
penguasa. Caranya dengan menyerang
pesaingnya. Beda ya. Kalau kita di
Indonesia kan biasanya kalau udah pemilu
banyak brosur, banyak bendera-bendera
partai, banyak pamflet ya kan atau ada
billboard gitu. Kalau mereka enggak
dibunuh, dihabisi lawannya. Gila banget.
Nah, jadi itu dia geng pembahasan kita
kali ini mengenai penyerangan yang
dialami oleh Ahmad Ampatuan di mana
salah satu pelakunya menggunakan RPG.
Gimana geng menurut kalian dengan
pembahasan kali ini? Coba tinggalkan
komentar di bawah.