Transcript
6xOai0RZ3xg • PEJABAT DI RUDAL DENGAN RPG ! RAKYAT FILIPINA GUNAKAN CARA BAR-BAR HABISI WALIKOTA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1663_6xOai0RZ3xg.txt
Kind: captions Language: id Di saat konvoi mereka melintas di persimpangan Jalan Maguindanao, daerah Barangai Moder Pobl. Nah, tiba-tiba ada sebuah mobil e min warna putih yang berhenti di pinggir jalan. Dari rekaman CCTV yang beredar, mobil tersebut cuma diam aja di sana. Tapi pada detik ke-26, tiba-tiba terlihat ada dua orang yang keluar dari mobil. Yang pertama kali keluar adalah ee orang dari kursi depan penumpang. Baru kemudian disusul oleh seseorang yang duduk di kursi belakang. Pada saat mereka keluar, mereka sudah menggenggam senjata. Salah satu di antaranya itu ada yang menggunakan RPG, Geng. Ini sumpah ini berita gila banget ya. Gua ngelihat beritanya aja itu kayak enggak nyangka kalau ini terjadi di Asia gitu. Nih kalian lihat videonya deh. Detik-detik penyerangan terhadap Walikota Syarif Agak di Filipina terekam CCTV. Momen menegangkan itu dialami Walikota Dato Ahmad Mitra 4 Tuan Senor. Insiden itu terjadi di kawasan Population Malwi Danau Del Sur tepatnya pada Minggu 25 Januari 2026 biasanya ya, Geng ya. Kejadian-kejadian kayak gini kita lihat tuh kayak di Afrika ya, enggak sih? Atau negara-negara Timur Tengah yang lagi berperang. Nah, tapi ini justru terjadi di Filipina, Geng. Nah, gua bakal membahas tentang hal ini yang mana biasanya ya, Geng. Kita tahu para pejabat di sebuah negara pasti memiliki protokol keamanan yang tinggi, dijaga. Banyak ajudan serta bodyguard yang selalu siapsiaga untuk melindungi mereka. Nah, tapi nih, Geng, ya. Faktanya enggak semua negara kayak gitu. di negara-negara yang tingkat kejahatannya tinggi, mau dia pejabat kek atau aparat kek, pasti bakal kena sikat sama kelompok kejahatan terorganisir seperti kartel atau gangster. Contohnya seperti yang sudah tidak asing ee di telinga kita ya, dengan kejahatan di negara-negara seperti Meksiko. Kartel di sana kuat banget sampai bisa lawan polisi dan bahkan alat perang mereka lebih canggih dari militer negara itu sendiri. Dan saking berpengaruhnya kartel di sana, politisi pun sering memanfaatkan kekuatan dari kartel ini untuk bisa memenangkan kursi jabatan. Ya, intinya oligarki di sana atau pengendali di Meksiko itu bisa dikatakan ya para kartel narkoboy ini. Nah, cuma gimana nih, Geng? Kalau ya ini kan kejadian yang akan kita ceritakan di Asia nih, tepatnya di Asia Tenggara ada kejadian kayak gini yang di mana para pejabatnya ternyata diserang oleh sekelompok orang atau sekelompok penjahat yang kekuatannya bisa dikatakan ya hampir sama rata dengan kekuatan militer negara. Biasanya kasus-kasus penyerangan kayak gini kebanyakan menggunakan bom. Bom rakitan ranjau, bom yang ditaruh diam-diam gitu. Nah, tapi ini enggak kali ini benar-benar terang-terangan, Geng. di Filipina kejadiannya, pelakunya menggunakan RPG untuk menyerang mobil seorang walikota yang seharusnya kita enggak pernah ngebayangin RPG bisa ada di tengah-tengah masyarakat Asia kayak gini. Biasanya RPG digunakan di perang-perang, Geng. Yang mana biasanya tuh di Afrika biasanya pakai RPG tuh perangnya pakai RPG tuh. Tapi ini di Filipina buat apa ya? Buat nyerang walikota. barangan convoy alde delan pasti kalau kalian main GTA nih udah gak asinglah dengan senjata RPG ini. Dan detik-detik kejadian itu terekam jelas dari video yang gua tampilkan tadi. Filipina sendiri itu bukan negara yang asing dengan konflik bersenjata berskala lokal sebenarnya. Tapi penggunaan RPG menjadi tanda adanya eskalasi yang lebih serius. Kok bisa ada yang sampai ngeluarin RPG? Dan insiden ini juga memunculkan kekhawatiran tersendiri bagi para pejabat di sana. Sejauh mana pejabat daerah di Filipina bisa merasa aman kalau kondisinya kayak gini. Dan serangan semacam itu enggak cuma mengancam nyawa individu, melainkan secara enggak langsung berdampak pada stabilitas pemerintahan dan rasa aman masyarakat. Nah, kali ini kita bakal membahas soal kronologi ketika penyerangan ini terjadi. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo geng, welcome back to kamar Jerry. Gengjeng. Beli iPhone baru yang kapasitasnya paling kecil dan murah enggak masalah. Tinggal tambahin SSD supaya kapasitasnya jadi lebih besar. Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang tadinya cuma 256 gig, sekarang malah jadi 756 gig. bikin video cinematik ataupun foto udah gak khawatir lagi memori bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan datanya juga cepat banget. Nih kita bandingin pemindahan data pakai SSD dengan pemindahan data pakai airdrop. Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini harganya juga murah banget terjangkau daripada kalian beli iPhone versi terbaru dengan harga yang mahal. Hanya karena perbedaan kapasitas memori yang mendingan beli yang paling murah ditambah dengan SSD ini, tapi iPhone kalian jadi berkapasitas besar. Udah gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau langsung aja check out linknya udah ada di bawah. Untuk pembahasan yang pertama kita akan membahas soal kronologi penyerangan mobil walikota di Filipina. Jadi kejadian ini dialami oleh seorang walikota Syarif Aguak Provinsi Maguin Danao Del Sur yang bernama Ahmad Mitra Ampatuan. Nah, Syarif Aguak sendiri adalah sebuah kota, geng yang memiliki sekitar 30.000 penduduk di wilayah otonomi Bangsam Moro di Mindanao Muslim atau Barm. Nah, bar mm ini merupakan wilayah khusus di Filipina yang diberikan hak otonomi untuk mengatur pemerintahannya sendiri, terutama bagi masyarakat muslim yaitu bangsa Moro di selatan Filipina. Hal ini disebabkan ya karena selama puluhan tahun mindanao ini dilanda konflik bersenjata antara pemerintah Filipina dan kelompok separatis muslim. Dan pada tahun 2014 sampai 2018 tercapailah perjanjian damai yang melahirkan bar mm. Ini gua enggak tahu nih bacanya tuh BARM atau bar mm. Di sini gua baca sesuai dengan apa yang gua pahami aja gitu, Geng, ya. Jadi, bar mm ini mencakup beberapa provinsi dan kota. Antara lain ada Miguin Danao, ada Lanao Del Sur, Basilan, Sulu, Tawi-Tawi, dan juga Cotabatu City. Ahmad itu merupakan anggota Ken Ampatuan, sebuah keluarga politik yang dulu sangat berkuasa di wilayah Maguin Danau ketika daerah itu masih belum terbagi. Serta di wilayah otonomi muslim mindanao atau arm yang saat ini sudah dibubarkan. Nah, namun setelah tragedi pembantaian Maguin Danao pada tahun 2009 dan keluarga atau klenatuan ini terlibat di dalam tragedi tersebut di mana ada 58 orang yang meninggal dunia dan 32 di antaranya adalah jurnalis. Ahmad ini memutuskan hubungan politik dengan keluarganya sendiri semenjak kejadian itu. Dia kemudian memberikan kesaksian untuk jaksa penuntut melawan para kerabatnya termasuk tokoh utama klan tersebut yaitu Andal Ampatuan dan putra-putranya. Jadi emang Ahmad ini menjadi tokoh yang sangat disorot di sana, Geng. Dan insiden yang baru saja menimpa Ahmad ini ya terjadi di hari Minggu tanggal 25 Januari sekitar jam . pagi kemarin. Dan di saat itu Ahmad ini ceritanya mau pulang ke rumahnya yang berada di daerah Syarif Aguak. Nah, pada saat itu dia enggak sendiri tapi diiringi oleh rombongannya yang terdiri dari kendaraan utama yaitu Toyota Land Cruiser berwarna hitam dengan plat nomor NDJ999 dan dikawal oleh mobil berupa Toyota Hilux berwarna abu-abu dengan plat nomor Lam yang mana mengangkut personil keamanan juga di saat itu. Di saat konvoi mereka melintas di persimpangan Jalan Maguindanao, daerah Barangai Moder Poblasi. Nah, tiba-tiba ada sebuah mobil min warna putih yang berhenti di pinggir jalan. Dari rekaman CCTV yang beredar, mobil tersebut cuma diam aja di sana. Tapi pada detik ke-26, tiba-tiba terlihat ada dua orang yang keluar dari mobil. Yang pertama kali keluar adalah ee orang dari kursi depan penumpang. Baru kemudian disusul oleh seseorang yang duduk di kursi belakang. Pada saat mereka keluar, mereka sudah menggenggam senjata. Salah satu di antaranya itu ada yang menggunakan RPG. Jadi RPG itu sebutannya tuh kayak basoka atau e pelontar bom jantung pisang. Nah, jadi bentuknya kayak jantung pisang gitu, Geng. Enggak lama dari situ, ya, orang yang memegang RPG ini langsung menembakkan RPG tersebut ke arah depan dengan target mobilnya Ahmad. Setelah itu ada satu orang lagi yang keluar dari arah bagasi mobil sehingga kemungkinan itu ada empat orang yang berada di mobil itu ya termasuk seorang suir. Proyektil dari RPG tersebut menghantam kendaraan milik Ahmad menimbulkan ledakan dan kepulan asap tebal. Kalian bisa lihat di videonya. SUV nakantiang SUV. Nah, setelah RPG ditembakkan, para pelaku segera masuk ke dalam mobil dan tancap gas pergi dari lokasi. Sementara mobil Land Cruiser milik Ahmad ini masih bisa berjalan menjauh dari sana dari lokasi serangan meskipun mengalami kerusakan yang parah. Karena itu akibat dari kejadian ini ya target yaitu Ahmad itu selamat dan tidak mengalami luka sedikit pun. Jadi mobilnya keren sih karena memang anti peluru mobilnya. Enggak lama kemudian, Geng, kendaraan Ahmad ini berhenti di tengah jalan dan aksi saling tembak menggunakan senjata terjadi nih antara pasukan keamanan mereka dengan si peneror tadi. Dan para pelaku ini ya mencoba untuk melanjutkan serangan, tapi kendaraan pengawal walikota yang berada di belakang segera melakukan tembakan balasan. Kontak senjata pada akhirnya terjadi begitu besar. Di dalam baku tembak tersebut ada dua anggota pengawalnya, Ahmad yang terluka parah. Nah, beberapa jam setelah kejadian, polisi dan militer merencanakan operasi pengejaran terhadap para tersangka karena mereka berhasil kabur. Gila, ya. Benar-benar kayak film, Geng. yang mana ya kita lihat ya para pelaku-pelaku ini kayak cuma empat orang tapi lawan pasukan militer, pasukan pengawal walikota tapi mereka masih bisa lolos dan bahkan melukai dua orang pengawal walikota tadi. Aparat di saat itu akhirnya berhasil mengejar para tersangka yang sempat kabur menemukan minian yang diduga digunakan oleh para pelaku ini di daerah Sio 24 wilayah Datu Unsai Maguindanao del Sur. Di lokasi itu terjadi bentrokan lanjutan antara aparat dan para tersangka ini. Ada informasi yang menyebutkan di dalam baku tembak lanjutan itu, tiga dari empat tersangka berhasil dilumpuhkan alias tewas dan satu orang lainnya masih dalam pengejaran. Tapi dari informasi lain disebutkan kalau empat tersangka ya semuanya tewas dan polisi menyatakan para pelaku membawa senjata api berkaliber besar dan diyakini merupakan kelompok yang sama yang melakukan penyergapan terhadap konvoi sang walikota yaitu Ahmad. Para pelaku kemudian diidentifikasi dan didapatkanlah nama-nama mereka yaitu yang pertama ada Butong rap alim pendatun terus ada teks Malid pendatun terus ada puasa oting mad dan satu lagi masih belum diketahui identitasnya rap-raap ini ya yang namanya rap itu adalah orang yang menggunakan RPG di dalam serangan tersebut dan para pelaku ini semuanya ternyata satu keluarga bersaudara geng dan ada yang merupakan pamupu dan saudara kandungnya rap diketahui juga saudara kandung rap ini ya yang mengemudikan mobil yang mereka gunakan ketika melakukan serangan tersebut. Rap-Arap ini juga diketahui memiliki tiga surat perintah penangkapan sebelumnya. Yang pertama, dia ini pernah diperintahkan untuk ditangkap terkait kasus pengeksekusian, terus yang kedua terkait perampokan berkelompok dan yang ketiga terkait pelanggaran larangan senjata komisi pemilihan umum. Jadi memang ini kriminal orang-orang ini. Dan fakta inilah yang memperkuat dugaan bahwa serangan tersebut dilakukan secara terencana. Memang udah direncanain pengin dihabisi tuh walikotanya. Pasca kejadian ini ya, Kepolisian Nasional Filipina atau Philipin National Police yang disingkat dengan PNP itu rencananya bakal mengusut tuntas nih terkait siapa Dalang di balik serangan terhadap Ahmad ini. Dan untuk itu mereka bakal membentuk special investigation Tex Group atau SG yang bertugas untuk menyelidiki secara khusus kejadian ini. Termasuk mengungkapkan dalang utama atau otak di balik penyerangan ini. Bukan cuma para pelaku di lapangan, tapi diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Nah, itu artinya PNP ini percaya kalau pelakunya itu enggak cuma empat orang tadi, pasti ada yang membiayai mereka. Nah, ini sudah direncanakan oleh kelompok yang lebih besar tapi eksekutornya ya si Raprap dan keluarganya tadi. Hal ini disampaikan secara langsung oleh pelaksana tugas kepala kepolisian yaitu Letnan Jenderal Polisi Jose Nartates Junior yang menegaskan kalau kepolisian bakal bertindak tegas tanpa kompromi untuk mengejar pihak-pihak yang bertanggung jawab dengan kekuatan penuh. Dan bagi para pelaku yang mengira bisa bersembunyi di balik penembakan atau di balik ee kasus penembak bayaran seperti rap-raap ini, itu keliru kata dia. Enggak mungkin. Lu semua enggak mungkin bersembunyi," katanya. Nah, Hose ini menekankan lagi kalau PNP akan memburu dalang utama dan membongkar seluruh jaringan yang bertanggung jawab atas serangan ini. Karena mereka tuh malu, Geng. Videonya viral banget. Udah kayak, "Buset, Philipin kan ya apa sih? Filipin kan kayak negara kita juga, enggak yang kayak konflik-konflik banget lah. Tapi kok bisa sampai ada yang berani ngeluarin RPG nyerang pemerintah sipil ngeluarin senjata. Itu kan senjata teroris ya sebenarnya ya. Banyak separatis yang pakai RPG gini ya. Tapi bisa nih pemerintah Filipina diserang oleh rakyatnya pakai RPG. Nah, maka mereka tuh malu banget. Dan Hose juga bilang pihak yang menyediakan senjata RPG ini bakal diincer juga oleh mereka. Dan sebagai bagian dari penyelidikan, SITG bakal mengumpulkan dan menganalisis bukti forensik termasuk dengan senjata api dan kendaraan yang digunakan oleh para pelaku ini, Geng. Nah, Gubernur Maguin Danau Dels Surnama Ali Mid Timbang itu mengecam keras serangan tersebut. Meskipun dia bersyukur kalau Ahmad berhasil selamat dari insiden ini, tapi tetap aja bagi dia apa yang dialami oleh Ahmad sangat mengkhawatirkan. Kekerasan dan intimidasi katanya ya tidak akan ditoleransi di Provinsi Maguindanao. Sementara itu, Abdul Rauf Macachcua selaku Ketua Menteri Bangsa Moro juga ikut mengutuk serangan tersebut. Dia memerintahkan aparat untuk segera menangkap pelaku. Tapi di sisi lain dia juga berharap insiden tersebut tidak membuat masyarakat merasa berada di dalam bahaya dan ketakutan. Nah, jadi jangan sampai nih kejadian kayak gini nih membuat panik gitu, membuat panik masyarakat. Karena kan seram banget ya dari videonya aja. Aduh, gila kayak negara konflik yang gimana gitu. Ahmad yang menjadi korban atas insiden ini atau menjadi target di atas insiden ini, dia mengaku heran dengan upaya pembunuhan terhadap dia. Kenapa dia jadi target? Karena menurut dia, dia kan enggak punya musuh selama ini. Bahkan Ahmad enggak nyangka kalau pelakunya bakal menggunakan senjata RPG. Karena RPG itu bukan senjata yang biasanya digunakan oleh orang-orang sipil biasa, apalagi rakyat Filipina. Dari mana dapatnya? Bagi dia ini adalah kejahatan profesional terorganisir dan pasti ada yang nyuruh. Paling enggak tuh lawan politiknya dia pasti. Dan saking bingungnya dan karena dia merasa dia gak punya musuh, tapi ini sudah menjadi keempat kalinya dia menjadi target dari serangan yang hampir mencelakai dia. Ahmad menduga kalau semua penyerangan yang terjadi kepada dia ini saling berkaitan, tapi dia enggak tahu siapa pelaku di balik semua serangan ini. Jadi ibaratnya itu pelaku udah empat kali nyoba buat habisi dia tapi enggak berhasil. Nah, walaupun sebenarnya Ahmad punya beberapa kecurigaan terkait siapa yang ee merencanakan ini semua ya, tapi dia enggak bisa memastikan identitas atau motif dari penyerangan itu. Jadi dia enggak mau asal ucap gitu, Geng. Kondisi mencekam yang dia alami karena dia mendapatkan teror ee sampai diserang menggunakan RPG ternyata enggak membuat dia merasa dendam. Jadi, dia enggak sakit hati, dia enggak merasa kayak, "Oh, ini semua ee harus dibalas." Enggak. Bahkan ya, Geng, saking baiknya ini orang, Ahmad ini mengaku dia bersedia membantu keluarga para tersangka yang udah tewas. Ampatuan handang magbega tulong saamilia mangarasapna pagambush kahapon gamitang isang rocket profiled the grenade or RPG. Dia tahu para tersangka ini ya orang suruhan. Mereka cari uang untuk menghabisi Ahmad dan ketika orang-orang ini meninggal dunia otomatis keluarganya tidak ada yang memberikan nafkah lagi ya kan. tulang punggungnya udah tewas semua ya kan. Akhirnya Ahmad ini bersedia buat ngebantu keluarganya saking baiknya. Padahal orang-orang ini hampir membuat nyawa Ahmad melayang tapi dia ikhlas membantu keluarga dari para tersangka kalau membutuhkan. Dari informasi yang gua dapatkan terkait penyerangan yang pernah dialami oleh Ahmad itu terjadi di tahun 2010 ya pernah tuh ya di mana saat itu dia selamat dari serangan bom di pinggir jalan. Terus tahun 2014 juga pernah e menjadi kali kedua dia mengalami penyerangan berupa penyergapan dan ketiga kalinya di tahun 2019. Dan yang terbarunya ya di bulan ini Januari ini. Dan serangan mendadak yang dialami oleh Ahmad ini terjadi 2 bulan sebelum pemilihan parlemen yang sudah lama dinantikan di wilayah tersebut. Yang mana wilayah tersebut sudah lama dilanda oleh separatisme Islam dan kekerasan politik berbasis cllen. Jadi di sana tuh banyak ekstremis Islamnya, Geng. Ya, orang-orang yang tersesatlah bisa kita bilang ya. orang-orang yang menganggap kalau membela agama itu harus pakai kekerasan gitu, Geng. Terus, Geng, bagi kita yang bukan orang Filipina pasti merasa kaget terkait insiden ini. Tapi sebenarnya, Geng, Filipina bagian selatan memang udah lama dilanda kekerasan politik. Karena para tokoh bersenjata lokal itu korup. Mereka itu memperkuat dan mempertahankan kekuasaan mereka dengan menggunakan kekayaan mereka yang didapatkan dengan cara melanggar hukum serta pasukan bersenjata pribadi. Jadi, mereka tuh punya tentara bayaran, Geng. Saking kayanya, keluarga-keluarga yang saling bersaing menggunakan intimidasi dan aksi penghilangan nyawa untuk mempertahankan kekuasaan politik dan sumber daya mereka. Sehingga kekerasan sering meletus di sana di musim-musim pemilihan kepala daerah, pemilihan umum. Jadi mereka itu orang-orang kaya bersaingnya udah bukan soal kekayaan lagi tapi saling nghabisi. Mereka punya tentara masing-masing. Gila, ya. Dan sekarang ya, gua mau ngajak kalian nih untuk membahas mengenai wilayah selatan Filipina yang terkenal keos ini yang sekaligus menjadi lokasi dari penyerangan terhadap Ahmad Ampatuan. Kita bahas bagaimana sih kondisi di selatan Filipina. Jadi, Geng, konflik yang terjadi di daerah Filipina Selatan ini dikenal dengan konflik Moro namanya. Nah, Moro ini merupakan etnis muslim yang berada di wilayah Filipina Selatan. Masyarakat muslim mayoritas berada di lima provinsi yaitu Maguin Danao, Lanao Del Sur, Basilan, Sulu, dan Tawi-Tawi. Konflik ini tepatnya berada di wilayah Mindanao yang penduduknya beragama Islam dan Filipina secara garis besar memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi yang mana berhubungan dengan pemikiran radikal di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, terdapat kelompok-kelompok yang memiliki pemikiran tersebut yang merasa tidak adil karena wilayah otonom Islam di Filipina yang semakin dikucilkan. Jadi pada tahun 1926 nih, Geng, mulailah terjadi konflik antara pemerintah Amerika dan penduduk Mindanao yang disebabkan oleh kebijakan Amerika yang menggabungkan pemerintah yang berada di Luzon dengan yang ada di Mindanao melalui kebijakan Beacon Bill namanya. Nah, setelah Filipina mendapatkan kemerdekaan pada tahun 1964, keadaan masyarakat muslim di Filipina bagian selatan yaitu di Sulu dan Mindanao tidak mengalami perubahan yang signifikan seperti ya kestabilan kondisi sosial budaya dan politik di Filipina ya mereka kayak enggak mendapatkan keadilan aja gitu, enggak sejahtera hidupnya. Suku Moro yang merupakan penduduk minoritas beragama Islam merasakan bahwa tidak ada usaha dari pemerintah Filipina untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat muslim di Filipina. Umat muslim di Filipina selalu aja dipinggirkan sejak proses kristenisasi di tahun 1940 setelah Filipina mendapatkan kemerdekaan dari Amerika. Nah, masyarakat muslim itu merasa kayak wah kita enggak diperlakukan adil gitu. Kelompok pertama terbentuk tuh di Moru, kelompok untuk memberontak gitu, yaitu Moro Independent Movement atau M pada tahun 1968 yang dipimpin oleh seseorang yang bernama Utdok Matalam. Organisasi ini memiliki tujuan untuk memisahkan diri dari Filipina dan mendirikan negara Islam karena partai dari pihak Islam tidak mendapatkan hak dalam pemerintahan. Selanjutnya timbul lagi kelompok lain setelah Moro Independent Movement, yaitu kelompok yang bernama Moro National Liberation Front atau MNLF yang berdiri sejak tahun 1969. Terus dilanjutkan lagi dengan pembentukan Moro Islamic Liberation Front atau MF pada tahun 1984. Nah, kedua kelompok ini memiliki pemimpin yang berbeda. MNLF dipimpin oleh Nur Miswari, sedangkan MILF dipimpin oleh Salamat Hakim. Dalam konflik ini ada beberapa organisasi Islam di Filipina Selatan yang juga terlibat di dalam penyelesaian konflik moro dengan pemerintah Filipina. yang mana di antaranya adalah kelompok yang gua sebutkan tadi, perjuangan umat muslim Moro yang menentang kehadiran bangsa asing seperti Spanyol, Amerika, Jepang yang datang ke Filipina serta perjuangan mempertahankan jati diri dari kebijakan pemerintah Filipina yang seakan-akan menyudutkan posisi umat muslim Moro. Tercatat nih, Geng, ya. Udah ada beberapa perjanjian di antara sukuoro dengan pemerintah Filipina yang udah dirancang dan ditandatangani seperti Perjanjian Tripoli tahun 1976, Final Peace Agreement atau FPA tahun 1996, dan Memorandum of Agreement Noncestral Domain atau MOAAD tahun 2008 ya. Cuma ya perjanjian-perjanjian ini selalu mengalami kegagalan hingga menyebabkan berbagai pemberontakan yang dilakukan oleh suku Moro sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah. Yang mana pada akhirnya di tahun 2012 pemerintah Filipina berusaha membuka kembali komunikasi dengan salah satu organisasi muslim yang sudah dibentuk yaitu MF untuk membicarakan konflik yang terjadi. Dan di dalam dialog kesepakatan tersebut suku Moro yang diwakilkan oleh MILF mengajukan berbagai tuntutan yang mereka inginkan. Tapi enggak cuma suku Moro aja. Pemerintah Filipina juga mengajukan tuntutan di dalam dialog tersebut. Setelah melewati dialog panjang, akhirnya disepakatilah kalau pemerintah Filipina akan menjamin hak-hak dasar suku Moro di dalam berbagai hal. Dan atas kesepakatan itu, Mil mau menandatangani nota kesepakatan yang diajukan oleh pemerintah Filipina yang ditandatangani pada tanggal 15 Oktober 2012 dan diberi nama Framework Agreement of Bangsamoro atau disingkat dengan FAB. Kalian agak bingung ya, Geng. Kenapa kok kalimat-kalimat di Filipina ini mirip-mirip sama Indonesia? Ya, Filipina emang satu rumpun, Geng, sama Indonesia. Jadi, Indonesia, Malaysia, Philipin, ya, terus Brunei itu manusianya masih sama, masih mirip. Bahkan dulu tuh kan mereka manusia nusantara kan kita disebutnya. Jadi mirip-mirip memang bahasanya tuh ada yang sama gitu. Nah, kita lanjutkan lagi. Meskipun sudah berdamai dengan pemerintah Filipina, tapi ternyata daerah tersebut ya masih menjadi medan pertempuran. bukan lagi dengan negara, melainkan dengan keluarga-keluarga yang menguasai wilayah tersebut. Kebayang tuh keluarga-keluarga kaya yang berperang. Contohnya nih insiden yang terjadi di tahun 2013. Hal ini disebabkan gara-gara anggota dari keluarga Klen Machugar dan Chapal saling bentrok pada hari Jumat malam tanggal 19 September di sebuah desa di Bayang, Provinsi Lanao del Sur. Bentrokan ini disertai dengan tembak-menembak yang membuat tujuh orang tewas dan lima orang lain luka-luka di antara dua keluarga ini. Dan polisi serta tentara sampai harus dikerahkan ke desa yang terletak sekitar 480 km di selatan Manila ini untuk mencegah pertumpahan daerah selanjutnya. Konflik ini disebut dengan rido. Nah, yang mana tempat tersebut sudah menjadi tempat kekerasan berulang udah sering terjadi yang disebabkan karena bentrokan antar keluarga atau cllen akibat masalah politik atau masalah tanah atau bisnis dan dendam lama di wilayah yang mana banyak sekali orang yang memiliki senjata api di sana dan penegakan keamanan yang lemah di sana. Kekerasan antar clenido ini bisa ditelusuri kembali ke perebutan kekuasaan sebelum kolonial antara para pemimpin suku setempat. Jadi udah sejak lama sebenarnya tradisi perang antar klen, antar keluarga, antar suku kayak gini terjadi. Dan orang-orang yang kuat ketika itu memiliki kekuatan ekonomi dan politik yang signifikan sehingga bisa memiliki kekuatan melalui pasukan bersenjata mereka sendiri. Jadi yang punya duit punya tentara bayaran untuk membela keluarga mereka. Gila, aneh banget ya kalau kita lihat-lihat ya. Kayak enggak terjadi gitu di negara kita. Dan di bulan Mei tahun 2020, media di Filipina melaporkan perang cllen yang membuat sekitar 4.500 warga sipil harus mengungsi gara-gara perang keluarga 4.500 orang mengungsi. Di tahun 2022 terjadi bentrokan antara dua keluarga besar sehingga ratusan orang terpaksa melarikan diri untuk mengungsi sampai situasi di sana aman terkendali. Dan pada tahun 2009 di mana terjadi persaingan politik antara dua keluarga yaitu keluarga Ampatuan dan keluarga Mangu Dadatus yang tadi sempat gua sebutkan sebelumnya ya dianggap sebagai kasus perang keluarga terburuk dari kekerasan terkait pemilu di Filipina. Ismail Mangu Dadatu yang pada saat itu kehilangan dua saudara perempuan dan istri serta beberapa kerabatnya di dalam aksi kekerasan tersebut. Kemudian dia memulai program penyelesaian konflik melalui satuan tugas rekonsiliasi dan unifikasi Maguindanao yaitu yang disingkat dengan MTFRU selama dia menjabat sebagai gubernur. Jadi dia mencari solusi ini gimana nih perang antar klen perang antar keluarga ini bisa diakhiri dengan damai. Nah, di tahun 2017 MTFRU sudah menyelesaikan sekitar 138 konflik cllen berdasarkan data pemerintah, pendukung perdamaian mengatakan kalau yang paling terpengaruh oleh perang klen adalah sekitar 1 juta anak muda di wilayah bar mm atau BM ya. Nah, menurut Yasmira Moner yaitu seorang profesor pemerintahan pasca konflik di Universitas Negeri Mindanao, dia bilang pemerintahan baru yaitu bangsamu itu menjanjikan perdamaian dan keamanan di kawasan. Nah, tapi rida atau dengan istilah e perang antar keluarga yang ada di sana ya tradisi itu adalah salah satu faktor utama yang bisa menghancurkan proses perdamaian. Tanpa resolusi terhadap RIDO ini, kekerasan bisa merembet ke komunikasi lain. Jadi, udah perangnya udah ke mana-mana gitu sehingga menjadi konflik berskala besar gara-gara hal itu. Dan pemerintah daerah melalui Kementerian Keamanan dan Ketertiban Umum berperan aktif di dalam melembagakan metode mediasi konflik untuk membantu keluarga yang berkonflik agar mencapai gencatan senjata, Geng. Dan bantuan keuangan serta hukum yang diberikan untuk memastikan perdamaian bisa berkelanjutan juga harus dilakukan. Nah, administrator Provinsi Maguin Danau Dels Surnama Cairus Torena itu bilang kalau dia yakin banget metode ini bakal berhasil meredam eh konflik rida ini ya, tradisi rido, konflik keluarga ini dan bisa mencegah menyebar ke bentuk kekerasan lain seperti ekstremisme kekerasan. Dari sini kita bisa lihat ya, Geng, kalau memang wilayah di mana Ahmad ini ya yang menjadi korban penembakan dengan RPG tadi, itu adalah daerah yang rawan konflik banget. Dan saat ini bukan melawan negara, tapi melawan keluarga lain. Jadi perang antar keluarga kaya di sana. Nah, kekerasan di sana semakin meningkat menjelang pemilihan kepala daerah, menjelang pemilu, pemilihan umum. Karena masing-masing dari mereka ingin menjadi paling kuat, ingin menjadi penguasa. Caranya dengan menyerang pesaingnya. Beda ya. Kalau kita di Indonesia kan biasanya kalau udah pemilu banyak brosur, banyak bendera-bendera partai, banyak pamflet ya kan atau ada billboard gitu. Kalau mereka enggak dibunuh, dihabisi lawannya. Gila banget. Nah, jadi itu dia geng pembahasan kita kali ini mengenai penyerangan yang dialami oleh Ahmad Ampatuan di mana salah satu pelakunya menggunakan RPG. Gimana geng menurut kalian dengan pembahasan kali ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.