Transcript
O7uyhnVHHR8 • Syarah Al-Asma Al-Husna #4: nama 'Ar-Rabb'
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2679_O7uyhnVHHR8.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu
ala taufqih wtinani asadu alla
ilahaillallah wahdahu la
syarikalahuimani
wa asadu anna muhammadan abduhuasul
ridwani allahumma sholli alaihi waa
alihi wa ashabihi wa ikhwani.
Hadirin hadiratmati Allah subhanahu wa
taala. Pada kesempatan kali ini kita
akan membahas nama Allah berikutnya
tentang nama Allah arraab ya. Arrab ya.
Arabbu ya.
yaitu ee Rabb ini maknanya banyak ya.
Bisa jadi pencipta, pengatur, penguasa,
pemilik. Itu namanya Rabb ya. Bisa
diartikan
ee
pencipta,
pemilik ya,
penguasa, pengatur ya.
dia maknanya cukup panjang ya, cukup
banyak pengatur
maha dan ini menama yang penting karena
sering ee diucapkan dalam doa-doa para
nabi. Sering kita baca dalam Al-Qur'an
sering ee digunakan untuk berdoa Rabbana
Rabbi. Ya, termasuk mungkin nama-nama
Allah yang sering digunakan untuk doa
yang sering dipanjatkan untuk berdoa
untuk dipanjatkan dalam berdoa. Dalam
doa
seperti dalam Al-Qur'an banyak rabbana
atina ya banyak ya. Contoh misalnya,
rabbana atina fid dunya hasanah wafil
akhirati hasanah waqinaabanar. Seperti
doanya Nabi Adam, Rabbana
anfusana waillam tagfirlana watarhamna
lanakunana minal khasirin. Ya Rabb kami,
sesungguhnya kami telah menzalimi diri
diri kami. Contoh, Rabbanagfirli
waliwalidaiya.
Ya, rbighfirli waliwalidaiya. Ya. Ya.
Rabbighfirli ya atau rabbanagfirli
rabbanagfirlana rabbanagfirli
waliwalidaiya
dan seterusnya ya.
Demikian juga di akhirat kelak orang
beriman berdoa, "Rabbana atm lana
nurana."
Ya, rabbana
atm lana nurana.
Ya Allah, sempurnakanlah cahaya kami.
Ya, yaitu doa ketika di akhirat akhirat
kelak. Dan banyak ya Rabb ee disebutkan
dalam doa. Maka kita pengin tahu kenapa
ee kalimat Rabb ya Rabb ini paling
sering disebutkan dalam doa ya. Maka
untuk bisa mendalami, menghayati
sehingga ketika kita berdoa dengan
menggunakan Rabb, dengan panggilan Rabb,
maka kita lebih khusyuk karena kita tahu
maknanya. Inilah Rabb ee
secara bahasa ya
atau kalimat Rabb, lafal rabb
alrab ya.
jika
ee
datang tanpa idofah, jika datang tanpa
tanpa penyandaran
kepada yang lain,
maka hanya boleh untuk hanya untuk
Allah. hanya boleh untuk Allah.
Seperti Arrab. Kalau dibilang arrab maka
ini hanyalah Allah Subhanahu wa taala.
Arrab.
Namun jika datang ya nomor satu, nomor
dua
jika tidak demikian
ini ada dua
jika tidak demikian yaitu pertama
disandarkan kepada selain Allah
maka boleh.
Maka boleh
seperti dikatakan rabbul manzil.
Rabbul manzil. Kalau rabbul manzil
artinya sang pemilik rumah. Ini maknanya
apa? Pemilik rumah
atau kepala rumah tangga bisa juga.
Rabbul manzil. Man rabbul manzil? Siapa
pemilik rumah atau siapa kepala rumah
tangga? Akan dibilang ee pemiliknya. Ya.
Jab. Kalau disandarkan maka maknanya
adalah pemilik. Seperti perkataan Abdul
Muthalib mengatakan rabbul ibil,
pemilik unta.
Ketika Abraha datang menemui
ee ketika Abdul Muthalib menemui Abraha,
Abraha ketika ingin menaklukkan Ka'bah,
dia sempat merampas unta-unta. Di antara
unta yang dirampas adalah untanya
kakeknya Nabi Abdul Muthalib. Dia rampas
200 ekor unta.
Ketika dia rampas, datanglah Abdul
Muthalib. Dan Abdul Muthalib waktu itu
adalah ee penguasa Quraisy, pimpinan
Quraisy. Maka dia datang kepada Abrahah
dan Abraha menyangka bahwasanya Abdul
Muthalib akan mengusik dia atau melarang
dia untuk menghancurkan Ka'bah. Ternyata
Abdul Abdul Muthalib ketika datang
menemui Abrahah, dia bukan ngurusin
Ka'bah. Dia bilang, "Mana unta-unta
saya? Mana unta-unta saya? Maka Abraham
mengatakan, "Bagaimana kau urus unta
kamu sedangkan Ka'bah mau saya
hancurkan?" Maka Abdul Muthalib menjawab
dengan jawaban yang masyur. Dia
mengatakan, "Ana rbul ibil." Saya minta
unta saya karena saya pemilik unta.
Walil Ka'bah rbun yahmiha. Adapun Ka'bah
ada Rabbnya sendiri yang pemiliknya ada.
Dia yang akan ngurus Ka'bahnya. Maka
Abraha dengan sombong mengatakan, "Ma
kan liyamtani aminni." Dia tidak bakalan
bisa mencegahku. Kata Abraha. Tapi di
situ maksud saya ee
Abdul Muthalib menggunakan kata saya
rabbul ibil. Rabbul ibil ya.
Seperti juga dalam surat Yusuf,
Nabi Yusuf berkata kepada salah seorang
pemuda yang minta untuk ditafsirkan.
Kata Nabi Yusuf, "Amma ahadukum fayasqib
rabbahu khamro." Ya,
fayasqi
rabbahu khamra. Adapun salah satu dari
kalian akan menjadi
penuang minuman bagi Rabbnya. Rabbnya
sini maksudnya rajanya. Rabb situ ee
maksudnya rabbahu. Jadi difahkan
rabbnya. Rabbnya berarti bukan Allah.
Beda kalau arraabb. Kalau rab ini hanya
untuk Allah.
Tapi kalau rabbul manzil, rabbul ibil,
rbahu rbbuhu ini bisa untuk selain Allah
Subhanahu wa taala. Dan dalam Al-Qur'an
beberapa kali digunakan kata Rabb ya.
Eh, tetapi maksudnya selain Allah
seperti irji ilbik. Kembalilah kepada
tuanmu. Rabb maksudnya tuanmu pemilikmu.
J karena dia adalah anak buah di
kembalikan kembalilah engkau kepada
tuanmu. Maka Rabb kalau disandarkan bisa
digunakan untuk selain Allah subhanahu
wa taala. Ini contoh yang pertama. Yang
kedua, jika dalam kondisi tanwin
dalam kondisi tanwin
yaitu rabbun.
Ada tanwinnya rabbun, maka ini juga
boleh untuk selain Allah Subhanahu wa
taala. Seperti dalam surat Yusuf ayat 39
kata kata Nabi Yusuf menasihati
aarbabun
mutafarquuna
kirun amillahul wahidul qohar. Apakah
arbab itu jamak daripada Rabb? Apakah
tuhan-tuhan selain Allah yang
tercerai-berai lebih baik daripada Allah
Subhanahu wa taala? Jadi kalau rabbun
bisa jadi untuk selain Allah Subhanahu
wa taala. Kalau tanwin seperti juga ee
ketika ada seorang melihat dia dia
menyembah berhala, tahu-tahu berhalanya
dibuang oleh saudaranya kemudian dia
cari lagi ee atau dia ingin menyembah
berhala atau dia berhala yang ingin dia
sembahi tersebut ada serigala yang
kencing di berhala tersebut. Maka dia
mengucapkan syair yang masyur. Dia
mengatakan,"bun
yabulu alaibani faqana manat
alaihialibu." Kata dia, "Apakah ada
Tuhan yang dikencing oleh ee serigala?
Maka sungguh hina kalau ada Tuhan yang
gencingi oleh serigala." Di sini maksud
saya ketika datang dalam lafal nakirah
yaitu tanwin, tanwin itu nakirah,
maka bisa untuk selain Allah. Ini bisa
untuk selain Allah.
Selain Allah.
sama jika disandar kepada san Allah juga
boleh. Adapun kalau datang dalam
makrifah ada alif lamnya arrab yaitu ada
alif lam
alif lamnya maka khusus untuk Allah.
Khusus untuk Allah.
Tib. Ini cara penggunaan.
Sekarang kita masuk pada makna arraabb.
Arraabb secara bahasa maknanya apa?
Karena kalau kita ingin menghayati makna
Arab, kita harus tahu ee maknanya.
Kalau jadi intinya saya boleh bilang
rabbul manzil, pemilik rumah boleh atau
tidak? Boleh. Bahkan kalau ibu rumah
tangga saya bilang rabbatul manzil.
Pakai tamar buta untuk menunjukkan
perempuan. Rabbatul manzil. Anti
robbatul manzil. Engkau pengurus rumah.
Ya, kalau laki-laki rabbul manzil. Tapi
kalau arrab hanya untuk siapa? Allah
subhanahu wa taala.
Ya.
Tib. Adapun kandungan makna
makna arraabb.
Arrab khilaf di kalangan para ulama ada
dua pendapat. Asal kata dari mana?
Dua pendapat.
Yang pertama arrab dari tarbiyah ya.
Arrab dari rabba yurabbi tarbiah
dari rabba
kemudian yurabbi
kemudian tarbiah. Jadi tarbiah ya kita
ngerti tarbiah maknanya apa? Ibu-ibu
ngurusin ya kan? Siapa yang tarbiah kamu
ya? Berarti ngurusin, ngajarin secara
makna. Tarbiah itu apa? Mengurusi
tahap demi tahap
hingga selesai. Hingga sempurna atau
selesai.
Itu namanya tarbiah.
Kita mentarbiah anak itu dari kecil kita
telateni terus terus sampai dia besar.
Kita yang mentarbiah siapa? kita itu
dari kata tarbiah. Jadi pendapat pertama
rabb dari kata tarbiah. Nah, rabb
berarti yang yang mentarbiah. Berarti
arrab yaitu sama dengan maha pentarbiah.
Maha pentarbiah
ini pendapat pertama. Pendapat kedua,
rabb dari rabba yarubbu rububiyah. Ya.
Dari rabba
rabba
yarubbu
rububiyah.
Rububiyah
ini maknanya juga mirip sama ya.
maknanya juga mirip ya, maknanya mirip
dengan tarbiah,
yaitu pengurus, pengatur, ya.
Allah berfirman ketika
Firaun berkata kepada Nabi Musa, wabuka,
famarbukuma ya Musa. Siapa rabb kalian
berdua hai Musa? Maka Nabi Musa
menjawab, qala rabbunalladzi
a' kulla saaiin
khalqohu
tsumma hada. Ini dalam surah Thaha
20 ayat 50 ya. Perhatikan sini. Ketika
Firaun tanya, "Siapa Rabb kalian wahai
Musa dan Harun?"
Qarbukuma ya Musa. Siapa Tuhan kalian
berdua? Dia Musa menjawab, "Rbunalladzi
ain khalqahu." Rabb kami adalah yang
mencipta segala sesuatu. Ya, yang
memberikan bentuk kejadian kepada segala
sesuatu. Yaitu yang mencipta,
mencipta,
memberi bentuk.
kepada segala sesuatu,
langit, bumi, makhluk, manusia, hewan,
Rabb kami yang segala sesuatu dia yang
mencipta dan ini memberi bentuk tumma
hada. Kemudian memberi petunjuk lalu
memberi petunjuk.
Petunjuk apa? Petunjuk untuk hidup.
untuk menjalani kehidupan. Untuk
menjalani kehidupan
diberi insing
ya, diberi prasarana, dikasih makanan,
minuman, diasih rezeki, diarahkan. Ini
semua ee makna Rabb. Maka ini penjelasan
Nabi Musa alaihi salam persis dengan
makna Rabb secara definisi bahasa.
bahwasanya Rabb itu adalah yang
ngurusin, yang ngaturin, yang mentarbiah
itu namanya arrab. Ya,
saya bacakan perkataan Alhalimi ketika
menjelaskan makna rabb. Apa itu makna
rab? Wahual muballighu kulla ma abdaahu
abdaa hadda kamalihi. Dialah yang
menyampaikan makhluk yang dia ciptakan
sampai pada kesempurnaannya.
Kesempurnaan apa? Alladzi qaddarahu
lahu. Sesuai itu puncak sampai pada
puncak yang sudah Allah takdirkan
buatnya. Wahu yasill nutfata minbi
wajalu alaq. Dialah Allah Subhanahu wa
taala yang telah mengeluarkan manusia
asalnya dari sulbi Adam berupa air mani.
Kemudian Allah menjadikan sebagai
alaqah, segumpal darah. Wal alaqah.
Kemudian mudgah. Setelah jadi alaqah
Allah jadikan sebagai segumpal darah
menjadi segumpal daging. Tma yajalul
mudgman. Kemudian Allah menjadikan
segumpal daging menjadi tulang.
Kemudian Allah bungkus tulang tersebut
dengan daging lagi.
Kemudian Allah tiupkan ke dalam badan
ada roh.
Setelah ada ruh dalam tubuh maka
keluarlah menjadi manusia yang lain.
Bentuk yang lain. Wahirun. Jadilah
keluar pertama kali dalam bentuk masih
kecil. Diifun lemah yazal yunmihi atau
yunamihi. selalu Allah mengembangkan dia
yauhu Allah tumbuhkan dia hatta yajalahu
rajulan sampai akhirnya menjadi seorang
lelaki dewasa wakunu fi badi amri syaban
awalnya jadi pemuda jaalahu kahlan
kemudian menjadi tua menjadi menjadi
bapak-bapak sik menjadi kakek-kakek
khalaq fahqimu alaihi maka semua yang
Allah ciptakan Allah yang ngurusin wal
muballighu iyahu al hadzi wasofahu
walahu nihayatan maka Maka namanya Arrab
adalah yang membimbing setiap makhluk
dari awalnya sampai ujungnya yang
setelah Allah tetapkan. Dari awalnya
sampai ujung yang Allah tetapkan itu
namanya tarbiah. Itu namanya apa? Arrab.
Jadi yang ngurusin kalau bahasa kita ya
jadi maksudnya apa? Memberi petunjuk
yaitu jadi arraab yang maha pengurus.
Kalau bahasa kita ya pembimbing pencipta
itu namanya arraab.
Oleh karenanya kalimat Rabb ini dia
mencakup ya ini sudah Ibu-ibu. Jadi
kalau kita bisa sempurnakan lafal rabb
dia komprehensif mencakup banyak makna.
Banyak makna
itu di antaranya apa? mencipta,
mencipta
membimbing, mengurusin,
me apa mengurusi.
Ini ini ini di antara makna-makna rab
seperti kata tarbiyah kita. Kalau
tarbiah anak seperti apa dari awal kita
bimbing kecil kita telatenin itu namanya
kalau kita namanya tarbiah ke Allah
mengurusi seluruh makhluk bukan cuma
bukan cuma manusia hewan, langit ee
matahari rembulan semuanya Allah urusin.
Dan ini kalimat Rabb sangat banyak dalam
Al-Qur'an. Contoh apa dalam Rabb dalam
Al-Qur'an? Alhamdulillahi rabbil alamin.
Segala puji bagi Allah. Rabbil alamin
maknanya apa? Alamin makhluk selain
Allah. Kalau Rabbul alamin maknanya apa?
Berarti kita bisa, kita bisa artikan
segala puji bagi Allah Rabbul Alamin,
pencipta alam semesta atau kita bilang
apa? Pengurus alam semesta ya.
Pembimbing alam semesta. Pentarbiah yang
ngurusin secara mungkin secara lebih
singkat yang ngurus. Kalau bahasa saya
tarbiah itu apa? Ngurusin. Ngurusin tapi
dengan tahapan-tahapan. Namanya tarbiah.
Allah juga berfirman, qul inn shatti
wausuki wahya waati lillahi rabbil
alamin. Katakanlah bahwasanya salatku,
sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya
untuk Allah pengurus penguasa alam
semesta. Yang ngatur alam semesta.
Penguruspengatur itu namanya Rabb.
Salamun mirbir rahim. Pada hari kiamat
kelak di surga. Allah mengatakan salamun
keselamatan.
Ucapan dari Rabb yang maha penyayang.
Dalam Al-Qur'an banyak rab-rab banyak
ya. Dalam hadis contoh sayyidul istigfar
apa? Allahumma anta rbi la ilahailla
anta khalaqtani wa ana abduk. Ya Allah
engkaulah rabku tidak ada sembahang
sembahan kecuali engkau. Khalaqtani kau
yang ciptakan aku dan aku adalah
hamba-Mu. Jadi Rabb di antara makna rab
adalah pencipta.
Kemudian juga dalam hadis iman manya
billahi rabba akan merasakan manisnya
iman. Man rya billahi rabba. Siapa yang
rida Allah sebagai rabbnya? Wabil islami
dina. Rida Islam sebagai agamanya. Wabi
Muhammadin rasula. Dan rida Muhammad
sebagai rasulnya. Itu siapa yang rida
Allah sebagai pengaturnya, pengurusnya
maka dia akan mendapatkan manisnya iman.
Tib. Ini secara bahasa kita bisa pahami
maknanya. Rabb yaitu penguasa, pengatur,
pemilik. Jadi maknanya komprehensif.
Mencipta, pembimbing, mengurusi,
pemilik.
Sama mungkin ditambah pengatur. Apa
namanya? Pe pengatur. Ini semua
terkandung dalam makna arrab ya. Makna
arrab. Pengatur, pencipta, pengurus,
pemilik ini semua makna Rabb secara
sederhana. Semua ada yang bimbing juga
demikian dari tahapan demi tahapan
sampai pada puncak takdir seseorang.
Sampai dia jadi meninggal atau dia
sampai pada puncak akhir takdir
seseorang. Itu namanya Arab.
Jadi kalau kita bilang, "Ya rabku," ya
maksudnya engkaulah yang ngurusku.
Engkau yang menciptakan aku. Engkau yang
memberi rezeki padaku. Engkau yang
mengurusiku.
Engkau yang memberi kehidupanku. Yang
mencabut ajalku. Engkau yang mengkayakan
aku. Engkau yang memiskinkan aku. Itu
namanya Rabb. Engkau yang menyehatkan
aku. Engkau yang menjadikan aku sakit.
Itu namanya apa? Arab. Jadi kalau kita
bilang ya Rabbi itu pengakuan. Pengakuan
bahwasanya semua yang ngurusin aku
adalah siapa? Engkau ya Allah. Dengan
hikmahmu, dengan ilmumu.
Tayib. Paham sampai sini ibu-ibu?
Bab. Sekarang kita sebut tentang rukun
rabb. Apa yang rabb itu mencakup apa
disebut? Kalau kita bilang rab terkait
dengan arrububiyah. Jadi rukun-rukun
rububiyah.
Rububiyah.
Rububiyah Allah ya.
Ee arububiyah rukunnya kita dikatakan
kita telah mentauhidkan Allah dan dalam
rubiyat. Rukunnya ada tiga. Yang pertama
meyakini Allah maha Allah maha
Allah beresa dalam penciptaan
itu Allah pencipta kita. Allah
satu-satunya
pencipta kita.
Makanya yang pertama kita harus yakini
itu.
Yang kedua bahwasanya Allah satu-satunya
pemilik kita.
Allah
satu-satunya
pemilik kita.
Kenapa? Karena dia yangciptakan kita.
Kita ini hanya milik Allah, bukan milik
yang lain. Kecuali yang ciptakan kita
ada Allah dan selain Allah. maka dua zat
tersebut saling sharing kepemilikan.
Tetapi ketika yang ciptakan kita hanya
Allah, berarti yang punya kita, yang
punya milik kita siapa? Cuma Allah. Ini
yang kedua. Yang ketiga,
ee bahwasanya kita harus meyakini
Allah satu-satunya yang ngatur kita.
Allah satu-satunya kita dan alam, ya.
Kita dan alam semesta.
Allah satu-satunya
yang mengatur
alam
alam semesta.
Maka di sini ada tiga hal. Pertama
penciptaan.
Yang kedua, kepemilikan, yang ketiga
pengaturan. Ya, pengaturan. Kalau kalau
dalam bahasa Arab dibilangnya adalah
khalq. Alkalq, penciptaan.
pengaturan almulk pemilikan. Kemudian
pengaturan namanya att-tadbir.
Attadbir. Ini tiga hal yang perlu kita
pahami. Itulah yang disebut dengan kita
mengatakan Allah sebagai Arab.
Bahwasanya Dialah yang menciptakan kita.
Tidak ada pencipta selainnya. Dialah
satu-satunya yang memiliki kita. Tidak
ada yang miliki alam semesta ini kecuali
Allah. Ya, makanya kata Allah,
"Walladina taduna min dunihi ma
yamlikuna minqitmir." Kata Allah, "Yang
kalian sembah selain Allah, yang kalian
ibadahi, yang kalian doa-doa selain
Allah, ma yamlikuna min qitmir." Mereka
sama sekali tidak memiliki qitmir.
Kitmir itu apa? Kitmir adalah ee apa
namanya? Selaput di biji kurma. Saya
tadi makan kurma, bijinya sudah saya
buang. Ya, sebenarnya di kalau ada biji
kurma, kalau kita makan kurma kan ada
bijinya. di biji itu ada selaput namanya
apa? Kitmir. Kata Allah, "Yang punya
kitmir saya, yang lain tidak punya."
Kenapa? Karena yang ciptakan siapa?
Allah.
Jangankan yang yang makanya kita semua
ini keemilan kita ini hanya sementara,
hanya hak guna. Kita ini kan semuanya
apa? Hak guna. Hak guna pakai apanya?
Hak hak hak h hak hak hg.
Hak guna HGP ya. Hak guna apa? Pakai
bukan milik. Makanya kalau ini inn
lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kita
semua milik siapa? Allah. Kita bukan
kita tidak milik diri kita sendiri. Kita
harus paham kita ini cuma hak guna.
Makanya bolehkah seorang ini kan badan
saya lukain enggak boleh.
Saya luka-lukain enggak boleh. Ya. Ya.
Apalagi bunuh diri. Enggak boleh. Ini
harta saya. Saya pakai seenaknya. Enggak
boleh. Kau hanya hak gu hak guna. Mau
uang-uang untuk beli macam-macam enggak
boleh. Karena uang itu milik Allah.
Nanti Allah tanya ke mana kau pakai?
Yang nanya yang punya sesungguhnya.
Kata Allah Subhanahu wa taala eh
waatuhum mim maillahilladzi atakum. Kata
Allah berikanlah kepada mereka harta
yang Allah berikan kepadamu. Jadi Allah
kasih kau harta Allah tugaskan kasih
yang lain. Itu harta Allah Subhanahu wa
taala bukan milik kita.
Seperti e apa namanya? Alladzi jaalakum
mustaklafina fih. Jadi e apa namanya?
Harta itu Allah jadikan harta tersebut
kalian berganti-ganti memiliki harta
tersebut. Harta itu sebelum ini milik
orang. Terus dia beli barang kita jadi
milik kita. Setelah itu kita beli lagi
barang jadi milik apa? Orang.
Berpindah-pindah harta kan. Terus kalau
di ujung akhirnya mati jadi wari
warisan. Jadi ternyata harta itu
semuanya milik Allah. Jadi kita harus
tahu jangankan harta mewah kata Allah
walladina minunihi yamlik minqitmir yang
yang mereka sembah atau kalian sembah
selain Allah ma yamlikuna minqitmir
mereka tidak memiliki meskipun hanya
selaput yang ada di biji kor kurma. Jadi
Allah maha pemilik kemudian Allah maha
pengatur Allah maha pengatur semua yang
atur adalah Allah subhanahu wa taala
makanya disebut alhayyu alq qayyum.
Qayyum itu apa? Qayyum maknanya qoyimun
binafsihi.
Kemudian muqimun lighhairihi. Qayyim itu
maksudnya dia Allah maha tegak sendiri
tanpa butuh orang lain, tanpa butuh zat
lain. Dan Allah menegakkan yang lainnya.
Tanpa Allah yang lain tidak bisa tegak.
Kita aja kalau Allah enggak siapin udara
kita enggak bisa hidup.
Kalau Allah kasih rezeki kita enggak
bisa hidup. Kita butuh Allah dari tidak
ada menjadi ada. Siapa yang bisa meng
dari kita tidak ada dulu? Kita tidak
insani yakun bukankah telah datang
kepada manusia masa di mana dia bukan
sesuatu apapun
bahkan tidak disebut-sebut kata Allah
sesuatu yang tidak ada dan tidak
disebut-sebut.
Kita 200 tahun lalu ada yang sebut
firanda
enggak? Ada.
Enggak ada. Enggak ada sama sekali dalam
dunia ini tidak ada. Ada yang akan ada
tapi sudah disebut-sebut.
Ada atau tidak? seperti ee akan ada ini
kita mau bikin ini sudah belum ada tapi
sudah disebut-sebut ya tahu-tahu ada
enggak urusan belakangan tapi sudah
disebut-sebut tapi kita dulu 200 tahun
lalu 1000 tahun lalu kita enggak ada dan
bahkan tidak disebut jadi ketiadaan kita
sempurna
nah untuk menjadi ada kita butuh Allah
untuk mempertahankan kehidupan kita juga
butuh all subhanahu taala Allah mengatur
segalanya maka
ada namanya Allah maha pengatur dan ini
mencakup tiga hal ya, pengaturan
mencakup tiga hal
ya dalam tiga hal.
Pertama
tasyirul keakwan yaitu menjalankan
menjalankan ee apa namanya? roda alam.
Roda alam semesta
seperti apa? seperti matahari rembulan
pada orbitnya. Contoh
matahari pada orbitnya
rembulan.
Allah bikin aturan-aturan alam, gaya
gravitasi, gaya ini. Allah bikin aturan
rules dalam alam semesta. Banyak
aturan-aturan. Siapa yang bikin? Allah
subhanahu wa taala. Ini Allah yang
menggerakkan. Matahari bagaimana bisa
bertahan jutaan tahun kemudian panasnya
bisa konstan sampai sekarang. Itu sudah
di luar nalar kita.
Kita kalau nyalain api mana bisa
konstan. Bikin nyala api besar aja butuh
gas banyak lama-lama juga habis. Kadang
besar kadang kecil. Kita mau api kan
lama-lama surut. Tapi kalau matahari,
bayangkan katanya kata kata kata orang
bahwasanya jarak antara mati dan rulan
sekian juta 150 juta kilo katanya. Saya
enggak pernah ngukur juga ya 150 juta
kilo. Terus jadi sumber panas itu 150
juta kilo sampai ke bumi dan panasnya
konstan.
Itu yang menakjubkan konstannya itu. Kok
bisa? Berarti kan yang nyalain itu
benar-benar teliti sehingga nyala terus
ya.
Seandainya satu saat matahari redup,
bumi akan kedinginan beku. Seluruh alam
semesta di bumi ini mati. Seluruh
makhluk. Benar atau tidak? Benar atau
tidak mati? Kalau sekali matahari capek
istirahat deh.
1 bulan mati semua kita. Enggak sebulan.
Berapa hari mati semua? Tumbuhan enggak
ada yang hidup semua. Sumber kehidupan
bab. Kalau misalnya matahari nyala lagi
marah dia nyala besar itu kebakar semua.
Siapa yang bisa jaga konstannya? Siapa?
Allah Subhanahu wa taala. Ini kok
matahari aja.
Konstannya sudah menakjubkan. Terus di
orbitnya juga menakjubkan. Dia tidak
pernah bergeser sekilo, 5 kilo bergeser,
100 kilo bergeser, sejuta kilo bergeser,
sudah hilang. Sudah. Dia tidak pernah
terlambat ketika terbit. Ya, kecuali
pernah Allah terlambatkan ketika
perangnya siapa? Ee Nabi Yusya bin Nun
ketika dia berjihad. Kemudian ternyata
belum selesai karena kode etik perang.
Kalau sudah terbenam harus berhenti.
Maka dia belum selesai. Dia bilang, "Ya,
ya wahai ya Allah, Engkau menyuruhku
untuk berperang." Tahan, tahanlah apa?
Matahari supaya dia bisa selesaikan apa?
Perang. Jadi, matahari enggak
tenggelam-tenggelam.
Ya, terserah Allah. Kalau bikin Allah
merubah nanti matahari terbit dari barat
bisa atau tidak? Mudah-mudahan kita
enggak ketemu hari itu. Hari kia hari
kiamat. Mudahmudahud mudah. Tapi berarti
ada yang ngatur. Yang ngatur semua Allah
Subhanahu wa taala. Bintang aja gimana
ngatur? Makanya Allah mengatakan wala
yauduhu hifzuhuma.
Tidak susah bagi Allah untuk ngurusin
langit dan bumi. Emang langit dan bumi
tanpa isinya beserta isi-isinya.
Ya Tuhan ini luar biasa. Siapa yang
bisa? Maha
tanpa batas kekuasaannya. Ngatur langit
bumi. Kita aja ngatur ngatur anak-anak
sudah bingung apalagi ngatur istri.
Waduh akhir ngatur alam semesta.
Iya Bu. Benar enggak Bu?
Gimana, Ibu-ibu? Mudah enggak diatur
suami, Ibu-ibu?
Ya, relatif katanya tergantung.
Hah?
Iya.
Jadi, alam semesta ini luar biasa. Jadi
mengatur tentang berjalannya roda alam
semesta ini dengan ekosistem dengan
banyaklah aturan-aturan ini. Aturan
aturan alam semesta ini banyak hukum
gravitasi, hukum-hukum alam banyak hukum
sebab akibat ini semua dalam pengaturan
alam semesta. Ada Rabb yang mengatur
hukum-hukum ini, hukumnya. Makanya
makanya ilmu itu baru ketahuan
belakangan sedikit-sedikit. para
fisikawan, para saintis mereka baru
ketemu, oh ternyata ada sebab akibat
begini, ada hukum begini, ternyata
proses kimia. Kalau itu semua sudah
Allah atur sehingga berjalanlah roda
alam semesta. Sampai Allah sudah siapkan
sejak dahulu tentang apa yang di dalam
perut bumi. Bahwasanya nanti akan jadi
minyak bumi. Kalau minyak bumi habis
jadi apa? Baterai. Kalau baterai habis
entah pakai apa.
Kenapa bisa pas? Bisa ini bukan bukan
pas. Kebetulan memang sudah Allah
siapkan untuk manusia di kemudian hari,
tapi Allah buka ilmunya sedikit demi
apa? Sedikit. Ini ini ini semua
pengaturan namanya rububiyah.
Menjalankan roda alam semesta. Yang
kedua, yang pertama terkait dengan
kadar-kadar.
Menentukan kadar-kadar,
ukuran-ukuran
bagi setiap makhluk. Apa
ukuran-ukuran tersebut yang Allah
tentukan? Banyak ya. Misalnya bentuk
si fulan mancung, si fulan pesek. Siapa
yang tentukan? Fi ay suratin
masyaarakabak.
Dalam bentuk apa yang Allah inginkan.
Allah inginkan. Ada orang ee mungkin
hidung hidung mancung ya, tapi dia
mungkin berkulit agak gelap. Kemudian
dia pengin anak dia nikah sama wanita
yang pesek tapi putih. Penginnya anaknya
apa?
Mancung putih tapi belum tentu. Bisa k
keluarnya hitam dan pesek. Bisa tidak?
Bisa.
Yang menentukan bentuk siapa? Allah. Ada
yang orang pendek nikah sama orang
tinggi katanya untuk perbaikan
keturunan.
Ternyata pendek juga lebih pendek dari
dia. Jangan yang itu kan siapa? Allah
Subhanahu wa taala.
Tapi ada kisah menakjubkan. Saya dengar
ada seorang saya cerita kisah
menakjubkan tragis. Ada seorang lelaki
berkulit putih nikah sama seorang wanita
berkulit putih. Lelaki ini e dia zaman
dahulu dia kemudian dia bersafar jauh
kemudian meninggalkan istrinya hamil.
Ketika lahir anaknya hitam,
istrinya ketakutan dituduh berzina. Maka
itu anak dia bunuh.
Dia bunuh kalau enggak salah dia bunuh
atau dia buang. Intinya intinya dia
tidak mau suaminya pulang karena gimana?
Suaminya putih, dia putih. Anaknya apa?
Hitam.
Ya Allah. Sampai akhirnya suatu hari
suaminya nungguin, nungguin dia
melahirkan, ternyata keluar lagi apa?
Hitam. Maka suaminya lihat anaknya
hitam, dia senang. Dia bilang, "Ini
mirip kakek."
Jadi yang menentukan menentukan bentuk
bukan bukan kita ya. Ada ada orang di
kampung sana di
orang berkulit hitam dikit sama orang
kulit putih. Subhanallah. Lahirnya
bukan coklat kopi susu bukan. Satu hitam
satu cok satu putih. Jadi enggak ada
kopi susu ya. Ada yang mungkin hitam
sama putih perpaduan jadi kopi susu.
Tapi ternyata ada yang tidak. Jadi
gennya bisa-bisa yang hitam tetap hitam
yang putih tetap jadi adik kakak itu ada
yang hitam ada yang pu putih.
Jadi menentukan warna nentukan bentuk
hanyalah Allah Subhanahu wa taala. Ini
salah satu kadar yang menentukan adalah
Allah. Wasarokum faahsana suarakum. Dia
yang telah membentuk kalian. Jadi Allah
yang menentukan bentuk bukan kita.
Kemudian di antara kadar yang Allah
tentukan misalnya adalah rezeki. Allah
juga sudah tentukan. Jangankan manusia
bahkan hewan pun Allah sudah kasih
tentukan apa kadar rezekinya. Ini hewan
setiap hewan ada ajalnya.
Bukan antum aja ada ajalnya.
kucing di rumah juga ada apa ajalnya
kucing ya semua ada ajalnya.
Kemudian Allah mengatakan
eh apa namanya? Wama min daatin illa
alallahi rizquha.
W min daatin fil ardhi illa alallahi
rizquha wam mustaqarha wa mustaha. Tidak
ada satu hewan melata pun di atas muka
bumi. Hewan melata ada apapun. Mau ular
mau apa hewan yang berjalan semuanya
alallahi rizuh. Allah sudah rezeki
mustaqarah mustaah. Sebagah menafsirkan
Allah tahu di mana tempat dia cari
rezeki, di mana dia ee tidur, di mana
tempat apa sangkarnya. Jadi Allah sudah
tentukan dia sangkarnya di mana, cari
rezekinya di mana. Allah siapkan dia
cari rezeki di situ sampai akhirnya.
Jadi sampai sarangnya di mana, tempat
cari makannya di mana, Allah sudah sudah
tahu. Allah tahu. Jadi Allah siapkan
rezeki buat buat hewan terbant
instingnya. Allah siapkan rezekinya
apalagi kita. Wakay min dabatin
la tahmilu rizqoh Allahu yarzuqu waakum.
Kata Allah betapa banyak hewan yang
tidak mampu untuk mengatur rezekinya
karena akal terbatas. Tapi Allah yang
memberi rezeki kepadanya. Waakum kalian
juga demikian. Jadi ini ini contoh
bentuk rezeki ajal ini sudah ada
kadarnya ajal ya istrinya siapa,
suaminya siapa, sampai mati atau pisah
di tengah jalan ditambah atau dikurangi
siapa yang tentukan? Allah Subhanahu wa
taala. Semuanya rezeki siapa yang
tentukan? Allah Subhanahu wa taala.
Allah tahu kadarnya. Ini terkait dengan
kadar dan kadar banyak ya kadar rezeki.
Makanya Allah turunkan hujan dengan
kadarnya. Kalau Allah mau kasih rahmat,
Allah mau kasih teguran, terserah Allah
Subhanahu wa taala ya. Ya,
maan biqadarin.
Apa nam? Allah bilang, "Allah turunkan
air hujan
biqadarin dengan ukuran." Ya, saya
carikan ayatnya.
Rezeki juga Allah kasih untuk ukurannya.
Wa anzalna minasama maan. Kata Allah
dalam surat almukminun. Biqodarin
faaskanahu ard. Kami turunkan air dari
langit biqadarin dengan ukuran tertentu.
Allah yang tentukan. Makanya sering
bilang Nabi Nuh alaihi salam ketika
berdakwah kepada kaumnya, Nabi Nuh
mengatakan, "Istagfiruakum innahuana
alikum." Kalau kalian bertobat Allah
turunkan hujan. Hujan berkah yang hujan
tersebut akan menukatnya. Tapi mereka
tidak beriman. Akhirnya Allah bukan
turunkan hujan yang cukup untuk berkah,
tapi hujan yang merupakan kebina
kebinasaan. Harusnya kalau mereka
bertobat, kata Nabi Nuh, faqulufakum
innahuana gfar. Aku berkata kepada
mereka, beristigfarlah kepada Rabb
kalian. Innahuana goar. Sesungguhnya
Allah maha pengampun.
Allah akan turunkan hujan yang deras
tapi hujan berkah.
Maka Allah akan tambahkan kalian harta
dan anak-anak.
Maka Allah akan tumbuhkan
apa namanya kebun-kebun, taman-taman dan
Allah akan alirkan sungai-sungai. Tapi
ketika mereka kafir beda ukurannya beda.
Kata Allah, "Fafatahna abwabin
munhamir." Kami buka pintu-pintu langit
dengan air yang sangat deras. Waajar
ardunan. Kami buka bumi semua jadi mata
air. Mata air kan kalau kita jarang
ketemu ini semua bumi jadi mata mata
air. Mata air di mana-mana.Qr Faltaqal
ma amrin qdir. Maka bertemulah air hujan
dengan air tanah. Tenggelamlah mereka.
Jadi yang menentukan kadar hujan siapa?
Allah Subhanahu wa taala.
Mau jadi musibah, mau jadi berkah, mau
jadi teguran, mau jadi bencana, mau jadi
peringatan, terserah Allah Subhanahu wa
taala. Jentukan itu semua kadar-kadar
tersebut Allah. Ya kata Allah, "Walau
basallahu rizqibadi labag fil ard wakin
yunazilu biqar ma yasya." Kalau Allah
bentangkan rezeki sebesar-besarnya,
seluas-luasnya bagi manusia, mereka akan
zalim.
Sombonglah, angkulah, beli mobil listrik
tiap hari,
kuliner tiap jam, duit banyak mau
ngapain?
Labago fil ard walakin yunazzilu
biqadar. Tapi Allah turunkan sebenarnya
kadar yang Allah kehendaki. Allah punya
hikmah semua ini di luar nalar kita. Di
luar nalar nalar kita. Ini namanya
pengaturan. Pengaturan yang ketiga yang
lebih dahsyat adalah
pengaturan pada hari kiamat.
Pengaturan hari kebangkitan.
Ini sangat dahsyat. Ini yang Allah
isyaratkan dengan Maliki Yaumiddin.
Dialah penguasa raja hari kebangkitan.
Apa yang Allah atur? Hari kebangkitan
hancur alam semesta.
Hancurnya alam semesta.
Kemudian Allah bikin bumi baru, langit
baru. Yaum tubaddalul ardu ghairal ard
wasamawat. Bumi dan langit baru.
Allah turunkan matahari jarak se 1 mil.
Kemudian Allah yang hisab. Tidak ada
yang ikut-ikutan hisab manusia kecuali
siapa? Allah. Allah yang mizan.
Semua tunduk di benar-benar ketika kalau
di dunia masih ada yang sok ngatur, ada
raja sok ngatur, ada ini sok ngatur
mentang-mentang ketika hari kiamat
enggak ada yang sok semuanya.
Fala tasmail hamamsa. Kau tidak
mendengar seorang berani bicara kecuali
bisik-bisik karena ketakutan. Wasatil
aswad fala tasma hams. Semua suara
meredup tidak kau dengar kecuali
hanyalah bisik-bisik. Orang takut semua.
Allah mengatakan analik dayan a mul.
Akulah sang maha raja dan akulah sang
maha pemberi pembalasan. Mana raja-raja
bumi? Enggak ada yang berani nampakkan
batang hidungnya. Takut semua. Maka di
hari kiamat siapa yang menyidang? Allah
yang menyidang. Allah yang menghisab.
Allah yang sidang.
Kalau sekarang sidang ah gampang.
Tinggal bayar ee hakimnya dibayar jaksa
penuntut umum umum apa namanya? Dibayar
jadi jaksa pembela umum. Berubah tinggal
duit aja. Bayar sini, bayar sini. Main
belakang, main atas, main bawah. Bayar
bisa
dipenjara seumur hidup, tapi di hotel
penjaranya bisa atau tidak? Bisa bisa
keluar lagi. Bisa keluar cuma pas sidak
ada malamnya sudah di belakang rumah
mewah.
Banyaklah zaman sekarang yang penting
ada duit aman.
Tapi kalau hari kiamat siapa yang
sidang? Allah. Dia yang sidang, dia yang
hisab, dia yang buka semua
saksi-saksi, dia yang buka catatan amal,
dia yang menimbang, dia yang menghukum
semuanya Allah. Limanil mulkul yaum.
Hari ini kerajaan semua milik siapa?
Lillahil wahidil qohar. Hanya milik
Allah yang maha menundukkan, maha
mendominasi. Kata Allah, "Limanil mulkul
yaum." Milik siapa kerajaan hari ini?
Enggak ada yang berani ngomong.
Lillahil wahidil qohar. Hanya milik
Allah yang maha mendominasi. Hanya
memaksa, yang maha menguasa. Ya, dalam
alat yang lain, wal amru yaumaidin
lillah.
Semua perkara urusannya milik siapa?
Allah. Hari kiamat. Sekarang orang
sok-sok saya yang urus, saya yang ini,
saya yang anu, hari kiamat semua menang.
Tahu menang?
Wasyaatil aswad. Semua diam, takut,
ketakutan. Gak ada yang sombong-sombong.
ya semua ketakutan maka itu salah satu
rububiyah makna daripada rububiyah.
Allah berfirman, "Saya bacakan ayat-ayat
terkait dengan pengaturan.
Contoh ini ayat-ayat misalnya
surat Az-Zumar,
ayat-ayat terkait rububiyah ya.
Ini sudah, Ibu-ibu
sudah belum?
Sudah belum, Ibu? Sudah. Ya,
ini bukunya belum ada, Ibu ya. Masih
proses.
Dia ada 80 file, tapi baru dikerjain 60.
Masih
tim belum selesai. Insyaallah habis
lebaran mudah-mudahan.
Misal dalam surat Azzumar 62. Azzumar
ayat 62. Kata Allah Subhanahu wa taala,
"Allahu khaliquai wahua ala kliai
wakil." Dialah Allah Subhanahu wa taala
pencipta segala sesuatu dan dia yang
mengurusi segala sesuatu. Ya Allahu
khaliquai. Dia pencipta segala sesuatu
dan dia ini Azzumar maksudnya pencipta
segala sesuatu
kemudian pengurus segala sesuatu.
Bab ini ayat pertama. Tentu ayat tentang
rubiyah banyak sekali. Yang kedua
misalnya surah Ar-Raad 33 Quran surah
Ar-Raad
13 ayat 33.
Kata Allah Subhanahu wa taala, "Afaman
hua qoimun ala kul nafsin bima kasabat
waja'alu lillahi." Eh, ayat 30, surah 13
ayat 33 ya. Kata Allah,
"Hua qoimun ala kulli nafs."
Hua qoimun
ala kulli nafs.
Yaitu Allah ngatur segala sesuatu. Allah
ngurusi kalau bahasa kita
yaitu Allah ingin bantah. Ibu coba buka
surat Arraad
surah Ar-Rad ayat 33 sebelumnya ya.
Kata Allah mengatakan, "Afaman qoimun."
Maka apakah Tuhan yang mengurusi setiap
diri terhadap apa yang diperbuatnya sama
dengan sesembahan-sesembahan mereka yang
mereka tidak yang mereka ibadahi? Mau
disamakan sesembahan selain Allah dengan
Allah? Taruh yang disembah Jibril.
Jibril ngurusin siapa? Tidak ngurusin
semuanya. Nabi Isa tidak ngurusin
semuanya. Dia enggak bisa ngurus
macam-macam dia. Romawi tidak bisa dia
jatuhkan. Dia dikejar-kejar sama Romawi.
Akhirnya ditangkap. Akhirnya
diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa
taala. Ya, siapa yang mau disembah?
Apali wali-wali mau ngurusin apa?
Ngurus diri sa enggak bisa ya karena
penyakit aja enggak bisa hilangan
penyakit waktunya meninggal mening
meninggal. Makanya sayaang ada wali
ketika orang sakit kena corona, katanya
mau selamat dari corona pasang foto wali
ini. Padahal wali itu yang dianggap wali
itu ketika dia sakit dia berobat ke
rumah sakit ternyata meninggal. Berarti
wali itu ingin sembuh enggak? Kalau dia
enggak pengin sembuh, dia enggak ke
rumah sakit. Ketika dia ke rumah sakit
berarti ingin sembuh enggak? Ternyata
mati enggak mati kanak enggak bisa
ngurus dirinya sendiri dia tidak bisa
menolong. Terus kini sekarang dia sudah
mati dibilang bisa nolak corona. Dari
mana ceritanya?
Dia sudah mati malah bisa nolak corona.
Dia aja masih hidup enggak bisa ini
sekarang sudah mati malah nolak corona.
Ini gimana maksudnya kawan-kawan nih?
Akalnya dipakai dong. Akalnya dipakai
dong. Yang berhak disembah itu yang
ngurusin segala sesuatu. yang ngurusin
kamu, yang ngurusin hewan, yang ngurusin
tumbuhan, yang ngurusin matahari, itu
yang kau sembah, yang kau bertawakal
kepadanya, yang kau berharap kepadanya,
yang kau serahkan dirimu kepadanya, itu
yang ngurusin segala sesuatu.
Bukan cuma ngurusin kita, ngurusin
segala sesuatu.
Ya, akhi. Dialah Allah yang kalau kita
berbisik-bisik dia mah mendengar. Ketika
dalam kondisi dosa kita minta tolong,
Allah tolong kita.
Banyak orang sudah mengalami hal
tersebut. Ketika semua pintu tertutup,
dia angkat tangan dia berdoa. Tahu-tahu
Allah kabulkan. Ya memang Ustaz, tapi
ada doa saya tidak diakul. Ya tidak
semua doa dikabulkan.
Namanya hidup ujian. Kalau semua
permintaan mau dikabulkan namanya di
surga. Bahl lu ini kan di dunia. Kalau
semua permintaan terus kalau kau
permintaan semua orang minta dikabulkan.
Siapa yang mau jadi anak buah? Semua
minta ya Allah jadikan aku buas. Terus
yang jadi anak buah siapa?
Ya Allah yang ngatur semuanya.
Tapi bukankah kita terkadang berdoa
dikabulkan bahkan sering? Iya. Tidak ya.
Berarti ada yang dengar kita bisa-bis
dengar. Ada yang ngurusin kita, ada yang
ngurusin kita, ada yang ngurusin kita.
Dialah Allah Subhanahu wa taala. Ini
menjadikan kita semangat berdoa. Kita
ada yang ngurusin saya. Yang penting
kamu benar aja. SOP-nya diikuti
prosedural. Jangan macam-macam. Kalau
kau macam-macam enggak diurusin nanti
ngurusnya. Enggak nanti enggak sesuai
dengan apa ekspektasi. Tapi kalau kau
prosedural pasti diurus lebih daripada
ekspektasi yang kau bayangkan. Oleh
karenanya
ee ini di antara ayat tentang bahwasanya
Allah mengurus segala sesuatu. Contoh
lagi misal dalam surat Ala'raf 54, surah
7 ayat 54. Saya bacakan ayatnya.
Innbakumullah
khalaqas samawati wal ard fi sittati
ayyam. Sesungguhnya Rabb kalian adalah
Allah yang telah menciptakan langit dan
bumi dalam waktu 6 hari.
Alal arsy. Kemudian beristiwa di atas
arsy. Allah ciptakan langit dan bumi
setelah Allah beristiwa di atas arsya.
Ya.
Maka dia menutupkan malam kepada siang.
Mengikutinya cepat. Jadi ada siang Allah
tutupi dengan malam. Wasyams walqamarjum
musamri.
Bahwasanya matahari, rembulan,
bintang-bintang semuanya tunduk dengan
perintah Allah.
Ingatlah bahwasanya seluruh penciptaan
dan urusan di tangan Allah.
Tabarakallahu rabbul alamin. Ya, dialah
Allah Subhanahu wa taala
maha suci penguasa alam semesta.
Jadi Allah yang ciptakan langit,
ciptakan bumi. Allah bikin langit, bikin
siang, bikin malam. Allah ngatur
semuanya. Bumi rembulan, matahari,
bintang-bintang.
Kemudian juga misal dalam surat ee Quran
surah
ee Yunus
ayat 3 ya 10 ayat 3 saya bacakan.
Innbakumullahzi khalaq samawati wal ard
fit ayyamin tummawa alal arsy. Dialah
rab rab kalian Allah. Sesungguhnya Rabb
kalian Allah yang telah menciptakan
langit dan bumi dalam waktu 6 hari
kemudian beristiwa arsy. Yudabbirul amr.
Allah mengatur segala sesuatu dan dia di
atas arsy.
Semua di bawah naungannya, semua di
bawahnya. Semua di bawah liputannya dan
dia di atas arsy. Dia mengatur sega
segalanya.
Kulla yaumin hua fi'an. setiap hari
dalam kesibukannya ngurus ini, ngurus
ini, menetapkan ini, mematikan ini,
menghidupkan ini, memberi rezeki,
melapangkan, menyempitkan, mengangkat,
merendahkan, memajukan, memundurkan.
Allah dalam semua dalam kesibukan. Kulla
yaumin hua fi sya'an. Allah setiap hari
dalam kesibukan. Tetapi bagi Allah
semuanya mudah. Beda kalau kita dibukan
urusan banyak kita sudah pusing Allah
hendak.
Kemudian juga misalnya dalam surat
Assajdah,
Assajdah ayat 5 kata Allah, "Yudabbirul
amro minasamaai ilal ardhi." Dialah yang
mengurus urusan dari langit sampai bumi.
Dari langit sampai bumi semua Allah yang
urus. Bukan cuma kita di bumi saja.
dari langit sampai bumi sampai ke dasar
lautan sampai ke dalam bumi semuanya
diurus oleh Allah subhanahu wa taala
semua ciptaan Allah subhanahu wa taala
dan Allah tahu semuanya jangankan kita
kata Allah wu warqtin illa yam tidak ada
satu daun jatuh pun kecuali Allah tahu
Allah urusin daun tersebut
semuanya Allah yang ngurus
Ya.
Yudabirul amr minasamil. Arti Allah ini
Allah ngurus semuanya. Allah mengurus
dari
langit hingga ke bumi.
Bumi dari langit yang paling tinggi
sampai ke dasar bu bumi sampai ke dasar
lautan.
Dasar bumi
dasar lautan. Allah urus semuanya. Kalau
ini ee apa namanya? Apa namanya?
Inbakumullahzi khalaq samawati wal ard
fiumastawa alal arsy yudabbirul amr itu
Allah dari atas arsy.
Allah urus alam semesta
semua yang di bawahnya
dari atas ars Allah urus semua di
bawahnya semua di bawah naungannya dan
liputannya.
Ini contoh.
Contoh lagi misalnya dalam surah
Al-An'am ayat 59.
Semua diatur bahkan
diatur bahkan daun yang jatuh.
Kata Allah, "Wama tasquatin illa yamuha
habtinulumat ard wbin w yabisin illa fi
kitabi mubin." Tidak ada daun yang
jatuh, tidak ada biji dalam kegelapan
bumi. Wala ratbin w tidak ada suatu yang
kering, tidak ada suatu yang basah,
kecuali semua tercatat di lauhil mahfuz.
Ini kalau raja enggak bisa. Mana raja
ngurusin begini?
Allahusin kita person-person,
detail-detail. Raja enggak bisa. Makanya
raja butuh menteri-menteri. Bisa
dikibulin menteri atau tidak bisa.
Bisa dikhianati menteri enggak? Bisa
dikhianati bodyguard yang paling dekat
pun bisa mengkhianati dia. Ya. Ee lemah
manusia. Lemah manusia.
Makanya kalau kita berdoa kepada Allah
enggak perlu pakai wasilah-wasilah.
Langsung berdoa kepada siapa? Allah.
Karena dia tahu. Jangan samakan dengan
raja. Kamu kalau minta sama raja kan
harus lewat menteri itu raja. Raja kan
bahlul enggak ngerti tahu dari mana
menteri aja dia menteri aja bisa kibulin
dia. Mau disampain raja kalau raja ya
benar kalau kamu kerajaan enggak bisa
langsung. Harus lewat menteri. Menteri
pun enggak bisa langsung menteri. Harus
lewat pembantu menteri pembantu pun
enggak bisa langsung. Harus lewat apa?
Terlalu banyak silsilah wasilah.
Tapi kalau Allah langsung karena Allah
tahu setiap apa yang kita kerjakan.
Tib. Ini di antara ayat tentang rubiyah
ya.
Oleh karenanya dengan kita mengenal ini
semua faedahnya
kita jadi tenang. Pertama jadi tenang.
Karena kita punya Allah bahasanya kita.
Karena kita punya yang ngurusin kita
karena ada yang
mengurusi kita.
Tempat kita mengadu, tempat kita curhat,
tempat kita ya melepaskan suka duka ada
itu Allah Subhanahu wa taala. Kita
tenang. Jadi tenang. Yang penting apa?
Yang penting ikut apa ibu-ibu? Ikut SOP.
Jangan nakal. Yang penting
kalau nakal ya kita minta diurusin,
dijewer. Kenapa? Kalau enggak dijewer
kita tambah nakal ya Allah lebih tahu
ya. Gampangannya demikian ya.
Jadi tenang. Kemudian apa? Hanya berdoa
kepada Allah.
Allah. Karena Allah
mengurus secara detail.
secara detail bukan global
bukan global adapun penguasa raja yang
tahu secara global tidak tahu secara
detail beda dengan Allah subhanahu wa
taala
kemudian kita kalau sudah begini
merasakan manisnya iman
harus kita apa namanya hayati
manisnya iman kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam
Kata Nabi akan merasakan manisnya iman.
Siapa?
Billahiaba. Siapa yang rida Allah
sebagai rabnya. Itu bukan hanya
pengakuan, tapi benar-benar dia
menghayati. Allah memang ngurusin dia.
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
zaqa
thmal iman. Siapa? Man rodya billahi
rba. Akan merasakan iman. Siapa yang
rida Allah sebagai rabbnya.
Tib. Dari sini kita tahu kenapa rahasia
kenapa betapa banyak doa menggunakan
kata Rabb ya. Karena Rabb itu terkait
dengan kepengurusan
ya. Kepengurusan ini pertama. Yang
kedua, kenapa kita tahu terkadang orang
kafir berdoa juga dikabulkan? Karena
memang
di antara kepengurusan mereka terkadang
doa mereka dikabulkan. Kar ini keperluan
mereka. Ya, Ustaz. Kok ada orang kafir?
Ya memang gak memang Allah itu ngurus ya
yang minta bukan cuma orang orang
beriman aja ya cuma kalau orang beriman
Allah berikan sebagai berkah orang kafir
belum tentu terkadang is istidraj ya
makanya dalam doa banyak rabbana
doalamna anfusana Nabi Nuh rbigfirli
waliwalidai waliman dakala baiti
mukminan
Nabi Ibrahim Rabbanafirli waliidai
walmin yaumul hisab
rbana taqobbal minna innaka antul alim
Qfirli waliaki. Kata Nabi Musa, "Ya
Allah, berilah aku dan saudaraku Harun."
Nabi Isa berdoa, "Allahumma rbana anzil
ala maidatam minasama Rbana." Dan banyak
dalam Al-Qur'an rabbi rabbana rabbi
rabbana rabbi rabbana banyak. Kenapa?
Dan dalam apa? Dalam doa-doa Nabi juga
banyak ya. Rabbi, Rabbi, anta rabbi,
anta rabbi. Banyak wa ana abduk ya dan
seterusnya.
Tib. Eh, mungkin ini saja ibu-ibu
dirahmati Allah Subhanahu wa taala.
Sebenarnya pembahasan tentang ateis,
tapi mungkin pertemuan berikutnya biar
ibu-ibu enggak pusing, biar juga
ujiannya enggak susah ya. Demikian
wabillahi taufik hidayah. Alalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.