Transcript
O7uyhnVHHR8 • Syarah Al-Asma Al-Husna #4: nama 'Ar-Rabb'
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2679_O7uyhnVHHR8.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufqih wtinani asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuimani wa asadu anna muhammadan abduhuasul ridwani allahumma sholli alaihi waa alihi wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin hadiratmati Allah subhanahu wa taala. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas nama Allah berikutnya tentang nama Allah arraab ya. Arrab ya. Arabbu ya. yaitu ee Rabb ini maknanya banyak ya. Bisa jadi pencipta, pengatur, penguasa, pemilik. Itu namanya Rabb ya. Bisa diartikan ee pencipta, pemilik ya, penguasa, pengatur ya. dia maknanya cukup panjang ya, cukup banyak pengatur maha dan ini menama yang penting karena sering ee diucapkan dalam doa-doa para nabi. Sering kita baca dalam Al-Qur'an sering ee digunakan untuk berdoa Rabbana Rabbi. Ya, termasuk mungkin nama-nama Allah yang sering digunakan untuk doa yang sering dipanjatkan untuk berdoa untuk dipanjatkan dalam berdoa. Dalam doa seperti dalam Al-Qur'an banyak rabbana atina ya banyak ya. Contoh misalnya, rabbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinaabanar. Seperti doanya Nabi Adam, Rabbana anfusana waillam tagfirlana watarhamna lanakunana minal khasirin. Ya Rabb kami, sesungguhnya kami telah menzalimi diri diri kami. Contoh, Rabbanagfirli waliwalidaiya. Ya, rbighfirli waliwalidaiya. Ya. Ya. Rabbighfirli ya atau rabbanagfirli rabbanagfirlana rabbanagfirli waliwalidaiya dan seterusnya ya. Demikian juga di akhirat kelak orang beriman berdoa, "Rabbana atm lana nurana." Ya, rabbana atm lana nurana. Ya Allah, sempurnakanlah cahaya kami. Ya, yaitu doa ketika di akhirat akhirat kelak. Dan banyak ya Rabb ee disebutkan dalam doa. Maka kita pengin tahu kenapa ee kalimat Rabb ya Rabb ini paling sering disebutkan dalam doa ya. Maka untuk bisa mendalami, menghayati sehingga ketika kita berdoa dengan menggunakan Rabb, dengan panggilan Rabb, maka kita lebih khusyuk karena kita tahu maknanya. Inilah Rabb ee secara bahasa ya atau kalimat Rabb, lafal rabb alrab ya. jika ee datang tanpa idofah, jika datang tanpa tanpa penyandaran kepada yang lain, maka hanya boleh untuk hanya untuk Allah. hanya boleh untuk Allah. Seperti Arrab. Kalau dibilang arrab maka ini hanyalah Allah Subhanahu wa taala. Arrab. Namun jika datang ya nomor satu, nomor dua jika tidak demikian ini ada dua jika tidak demikian yaitu pertama disandarkan kepada selain Allah maka boleh. Maka boleh seperti dikatakan rabbul manzil. Rabbul manzil. Kalau rabbul manzil artinya sang pemilik rumah. Ini maknanya apa? Pemilik rumah atau kepala rumah tangga bisa juga. Rabbul manzil. Man rabbul manzil? Siapa pemilik rumah atau siapa kepala rumah tangga? Akan dibilang ee pemiliknya. Ya. Jab. Kalau disandarkan maka maknanya adalah pemilik. Seperti perkataan Abdul Muthalib mengatakan rabbul ibil, pemilik unta. Ketika Abraha datang menemui ee ketika Abdul Muthalib menemui Abraha, Abraha ketika ingin menaklukkan Ka'bah, dia sempat merampas unta-unta. Di antara unta yang dirampas adalah untanya kakeknya Nabi Abdul Muthalib. Dia rampas 200 ekor unta. Ketika dia rampas, datanglah Abdul Muthalib. Dan Abdul Muthalib waktu itu adalah ee penguasa Quraisy, pimpinan Quraisy. Maka dia datang kepada Abrahah dan Abraha menyangka bahwasanya Abdul Muthalib akan mengusik dia atau melarang dia untuk menghancurkan Ka'bah. Ternyata Abdul Abdul Muthalib ketika datang menemui Abrahah, dia bukan ngurusin Ka'bah. Dia bilang, "Mana unta-unta saya? Mana unta-unta saya? Maka Abraham mengatakan, "Bagaimana kau urus unta kamu sedangkan Ka'bah mau saya hancurkan?" Maka Abdul Muthalib menjawab dengan jawaban yang masyur. Dia mengatakan, "Ana rbul ibil." Saya minta unta saya karena saya pemilik unta. Walil Ka'bah rbun yahmiha. Adapun Ka'bah ada Rabbnya sendiri yang pemiliknya ada. Dia yang akan ngurus Ka'bahnya. Maka Abraha dengan sombong mengatakan, "Ma kan liyamtani aminni." Dia tidak bakalan bisa mencegahku. Kata Abraha. Tapi di situ maksud saya ee Abdul Muthalib menggunakan kata saya rabbul ibil. Rabbul ibil ya. Seperti juga dalam surat Yusuf, Nabi Yusuf berkata kepada salah seorang pemuda yang minta untuk ditafsirkan. Kata Nabi Yusuf, "Amma ahadukum fayasqib rabbahu khamro." Ya, fayasqi rabbahu khamra. Adapun salah satu dari kalian akan menjadi penuang minuman bagi Rabbnya. Rabbnya sini maksudnya rajanya. Rabb situ ee maksudnya rabbahu. Jadi difahkan rabbnya. Rabbnya berarti bukan Allah. Beda kalau arraabb. Kalau rab ini hanya untuk Allah. Tapi kalau rabbul manzil, rabbul ibil, rbahu rbbuhu ini bisa untuk selain Allah Subhanahu wa taala. Dan dalam Al-Qur'an beberapa kali digunakan kata Rabb ya. Eh, tetapi maksudnya selain Allah seperti irji ilbik. Kembalilah kepada tuanmu. Rabb maksudnya tuanmu pemilikmu. J karena dia adalah anak buah di kembalikan kembalilah engkau kepada tuanmu. Maka Rabb kalau disandarkan bisa digunakan untuk selain Allah subhanahu wa taala. Ini contoh yang pertama. Yang kedua, jika dalam kondisi tanwin dalam kondisi tanwin yaitu rabbun. Ada tanwinnya rabbun, maka ini juga boleh untuk selain Allah Subhanahu wa taala. Seperti dalam surat Yusuf ayat 39 kata kata Nabi Yusuf menasihati aarbabun mutafarquuna kirun amillahul wahidul qohar. Apakah arbab itu jamak daripada Rabb? Apakah tuhan-tuhan selain Allah yang tercerai-berai lebih baik daripada Allah Subhanahu wa taala? Jadi kalau rabbun bisa jadi untuk selain Allah Subhanahu wa taala. Kalau tanwin seperti juga ee ketika ada seorang melihat dia dia menyembah berhala, tahu-tahu berhalanya dibuang oleh saudaranya kemudian dia cari lagi ee atau dia ingin menyembah berhala atau dia berhala yang ingin dia sembahi tersebut ada serigala yang kencing di berhala tersebut. Maka dia mengucapkan syair yang masyur. Dia mengatakan,"bun yabulu alaibani faqana manat alaihialibu." Kata dia, "Apakah ada Tuhan yang dikencing oleh ee serigala? Maka sungguh hina kalau ada Tuhan yang gencingi oleh serigala." Di sini maksud saya ketika datang dalam lafal nakirah yaitu tanwin, tanwin itu nakirah, maka bisa untuk selain Allah. Ini bisa untuk selain Allah. Selain Allah. sama jika disandar kepada san Allah juga boleh. Adapun kalau datang dalam makrifah ada alif lamnya arrab yaitu ada alif lam alif lamnya maka khusus untuk Allah. Khusus untuk Allah. Tib. Ini cara penggunaan. Sekarang kita masuk pada makna arraabb. Arraabb secara bahasa maknanya apa? Karena kalau kita ingin menghayati makna Arab, kita harus tahu ee maknanya. Kalau jadi intinya saya boleh bilang rabbul manzil, pemilik rumah boleh atau tidak? Boleh. Bahkan kalau ibu rumah tangga saya bilang rabbatul manzil. Pakai tamar buta untuk menunjukkan perempuan. Rabbatul manzil. Anti robbatul manzil. Engkau pengurus rumah. Ya, kalau laki-laki rabbul manzil. Tapi kalau arrab hanya untuk siapa? Allah subhanahu wa taala. Ya. Tib. Adapun kandungan makna makna arraabb. Arrab khilaf di kalangan para ulama ada dua pendapat. Asal kata dari mana? Dua pendapat. Yang pertama arrab dari tarbiyah ya. Arrab dari rabba yurabbi tarbiah dari rabba kemudian yurabbi kemudian tarbiah. Jadi tarbiah ya kita ngerti tarbiah maknanya apa? Ibu-ibu ngurusin ya kan? Siapa yang tarbiah kamu ya? Berarti ngurusin, ngajarin secara makna. Tarbiah itu apa? Mengurusi tahap demi tahap hingga selesai. Hingga sempurna atau selesai. Itu namanya tarbiah. Kita mentarbiah anak itu dari kecil kita telateni terus terus sampai dia besar. Kita yang mentarbiah siapa? kita itu dari kata tarbiah. Jadi pendapat pertama rabb dari kata tarbiah. Nah, rabb berarti yang yang mentarbiah. Berarti arrab yaitu sama dengan maha pentarbiah. Maha pentarbiah ini pendapat pertama. Pendapat kedua, rabb dari rabba yarubbu rububiyah. Ya. Dari rabba rabba yarubbu rububiyah. Rububiyah ini maknanya juga mirip sama ya. maknanya juga mirip ya, maknanya mirip dengan tarbiah, yaitu pengurus, pengatur, ya. Allah berfirman ketika Firaun berkata kepada Nabi Musa, wabuka, famarbukuma ya Musa. Siapa rabb kalian berdua hai Musa? Maka Nabi Musa menjawab, qala rabbunalladzi a' kulla saaiin khalqohu tsumma hada. Ini dalam surah Thaha 20 ayat 50 ya. Perhatikan sini. Ketika Firaun tanya, "Siapa Rabb kalian wahai Musa dan Harun?" Qarbukuma ya Musa. Siapa Tuhan kalian berdua? Dia Musa menjawab, "Rbunalladzi ain khalqahu." Rabb kami adalah yang mencipta segala sesuatu. Ya, yang memberikan bentuk kejadian kepada segala sesuatu. Yaitu yang mencipta, mencipta, memberi bentuk. kepada segala sesuatu, langit, bumi, makhluk, manusia, hewan, Rabb kami yang segala sesuatu dia yang mencipta dan ini memberi bentuk tumma hada. Kemudian memberi petunjuk lalu memberi petunjuk. Petunjuk apa? Petunjuk untuk hidup. untuk menjalani kehidupan. Untuk menjalani kehidupan diberi insing ya, diberi prasarana, dikasih makanan, minuman, diasih rezeki, diarahkan. Ini semua ee makna Rabb. Maka ini penjelasan Nabi Musa alaihi salam persis dengan makna Rabb secara definisi bahasa. bahwasanya Rabb itu adalah yang ngurusin, yang ngaturin, yang mentarbiah itu namanya arrab. Ya, saya bacakan perkataan Alhalimi ketika menjelaskan makna rabb. Apa itu makna rab? Wahual muballighu kulla ma abdaahu abdaa hadda kamalihi. Dialah yang menyampaikan makhluk yang dia ciptakan sampai pada kesempurnaannya. Kesempurnaan apa? Alladzi qaddarahu lahu. Sesuai itu puncak sampai pada puncak yang sudah Allah takdirkan buatnya. Wahu yasill nutfata minbi wajalu alaq. Dialah Allah Subhanahu wa taala yang telah mengeluarkan manusia asalnya dari sulbi Adam berupa air mani. Kemudian Allah menjadikan sebagai alaqah, segumpal darah. Wal alaqah. Kemudian mudgah. Setelah jadi alaqah Allah jadikan sebagai segumpal darah menjadi segumpal daging. Tma yajalul mudgman. Kemudian Allah menjadikan segumpal daging menjadi tulang. Kemudian Allah bungkus tulang tersebut dengan daging lagi. Kemudian Allah tiupkan ke dalam badan ada roh. Setelah ada ruh dalam tubuh maka keluarlah menjadi manusia yang lain. Bentuk yang lain. Wahirun. Jadilah keluar pertama kali dalam bentuk masih kecil. Diifun lemah yazal yunmihi atau yunamihi. selalu Allah mengembangkan dia yauhu Allah tumbuhkan dia hatta yajalahu rajulan sampai akhirnya menjadi seorang lelaki dewasa wakunu fi badi amri syaban awalnya jadi pemuda jaalahu kahlan kemudian menjadi tua menjadi menjadi bapak-bapak sik menjadi kakek-kakek khalaq fahqimu alaihi maka semua yang Allah ciptakan Allah yang ngurusin wal muballighu iyahu al hadzi wasofahu walahu nihayatan maka Maka namanya Arrab adalah yang membimbing setiap makhluk dari awalnya sampai ujungnya yang setelah Allah tetapkan. Dari awalnya sampai ujung yang Allah tetapkan itu namanya tarbiah. Itu namanya apa? Arrab. Jadi yang ngurusin kalau bahasa kita ya jadi maksudnya apa? Memberi petunjuk yaitu jadi arraab yang maha pengurus. Kalau bahasa kita ya pembimbing pencipta itu namanya arraab. Oleh karenanya kalimat Rabb ini dia mencakup ya ini sudah Ibu-ibu. Jadi kalau kita bisa sempurnakan lafal rabb dia komprehensif mencakup banyak makna. Banyak makna itu di antaranya apa? mencipta, mencipta membimbing, mengurusin, me apa mengurusi. Ini ini ini di antara makna-makna rab seperti kata tarbiyah kita. Kalau tarbiah anak seperti apa dari awal kita bimbing kecil kita telatenin itu namanya kalau kita namanya tarbiah ke Allah mengurusi seluruh makhluk bukan cuma bukan cuma manusia hewan, langit ee matahari rembulan semuanya Allah urusin. Dan ini kalimat Rabb sangat banyak dalam Al-Qur'an. Contoh apa dalam Rabb dalam Al-Qur'an? Alhamdulillahi rabbil alamin. Segala puji bagi Allah. Rabbil alamin maknanya apa? Alamin makhluk selain Allah. Kalau Rabbul alamin maknanya apa? Berarti kita bisa, kita bisa artikan segala puji bagi Allah Rabbul Alamin, pencipta alam semesta atau kita bilang apa? Pengurus alam semesta ya. Pembimbing alam semesta. Pentarbiah yang ngurusin secara mungkin secara lebih singkat yang ngurus. Kalau bahasa saya tarbiah itu apa? Ngurusin. Ngurusin tapi dengan tahapan-tahapan. Namanya tarbiah. Allah juga berfirman, qul inn shatti wausuki wahya waati lillahi rabbil alamin. Katakanlah bahwasanya salatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah pengurus penguasa alam semesta. Yang ngatur alam semesta. Penguruspengatur itu namanya Rabb. Salamun mirbir rahim. Pada hari kiamat kelak di surga. Allah mengatakan salamun keselamatan. Ucapan dari Rabb yang maha penyayang. Dalam Al-Qur'an banyak rab-rab banyak ya. Dalam hadis contoh sayyidul istigfar apa? Allahumma anta rbi la ilahailla anta khalaqtani wa ana abduk. Ya Allah engkaulah rabku tidak ada sembahang sembahan kecuali engkau. Khalaqtani kau yang ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Jadi Rabb di antara makna rab adalah pencipta. Kemudian juga dalam hadis iman manya billahi rabba akan merasakan manisnya iman. Man rya billahi rabba. Siapa yang rida Allah sebagai rabbnya? Wabil islami dina. Rida Islam sebagai agamanya. Wabi Muhammadin rasula. Dan rida Muhammad sebagai rasulnya. Itu siapa yang rida Allah sebagai pengaturnya, pengurusnya maka dia akan mendapatkan manisnya iman. Tib. Ini secara bahasa kita bisa pahami maknanya. Rabb yaitu penguasa, pengatur, pemilik. Jadi maknanya komprehensif. Mencipta, pembimbing, mengurusi, pemilik. Sama mungkin ditambah pengatur. Apa namanya? Pe pengatur. Ini semua terkandung dalam makna arrab ya. Makna arrab. Pengatur, pencipta, pengurus, pemilik ini semua makna Rabb secara sederhana. Semua ada yang bimbing juga demikian dari tahapan demi tahapan sampai pada puncak takdir seseorang. Sampai dia jadi meninggal atau dia sampai pada puncak akhir takdir seseorang. Itu namanya Arab. Jadi kalau kita bilang, "Ya rabku," ya maksudnya engkaulah yang ngurusku. Engkau yang menciptakan aku. Engkau yang memberi rezeki padaku. Engkau yang mengurusiku. Engkau yang memberi kehidupanku. Yang mencabut ajalku. Engkau yang mengkayakan aku. Engkau yang memiskinkan aku. Itu namanya Rabb. Engkau yang menyehatkan aku. Engkau yang menjadikan aku sakit. Itu namanya apa? Arab. Jadi kalau kita bilang ya Rabbi itu pengakuan. Pengakuan bahwasanya semua yang ngurusin aku adalah siapa? Engkau ya Allah. Dengan hikmahmu, dengan ilmumu. Tayib. Paham sampai sini ibu-ibu? Bab. Sekarang kita sebut tentang rukun rabb. Apa yang rabb itu mencakup apa disebut? Kalau kita bilang rab terkait dengan arrububiyah. Jadi rukun-rukun rububiyah. Rububiyah. Rububiyah Allah ya. Ee arububiyah rukunnya kita dikatakan kita telah mentauhidkan Allah dan dalam rubiyat. Rukunnya ada tiga. Yang pertama meyakini Allah maha Allah maha Allah beresa dalam penciptaan itu Allah pencipta kita. Allah satu-satunya pencipta kita. Makanya yang pertama kita harus yakini itu. Yang kedua bahwasanya Allah satu-satunya pemilik kita. Allah satu-satunya pemilik kita. Kenapa? Karena dia yangciptakan kita. Kita ini hanya milik Allah, bukan milik yang lain. Kecuali yang ciptakan kita ada Allah dan selain Allah. maka dua zat tersebut saling sharing kepemilikan. Tetapi ketika yang ciptakan kita hanya Allah, berarti yang punya kita, yang punya milik kita siapa? Cuma Allah. Ini yang kedua. Yang ketiga, ee bahwasanya kita harus meyakini Allah satu-satunya yang ngatur kita. Allah satu-satunya kita dan alam, ya. Kita dan alam semesta. Allah satu-satunya yang mengatur alam alam semesta. Maka di sini ada tiga hal. Pertama penciptaan. Yang kedua, kepemilikan, yang ketiga pengaturan. Ya, pengaturan. Kalau kalau dalam bahasa Arab dibilangnya adalah khalq. Alkalq, penciptaan. pengaturan almulk pemilikan. Kemudian pengaturan namanya att-tadbir. Attadbir. Ini tiga hal yang perlu kita pahami. Itulah yang disebut dengan kita mengatakan Allah sebagai Arab. Bahwasanya Dialah yang menciptakan kita. Tidak ada pencipta selainnya. Dialah satu-satunya yang memiliki kita. Tidak ada yang miliki alam semesta ini kecuali Allah. Ya, makanya kata Allah, "Walladina taduna min dunihi ma yamlikuna minqitmir." Kata Allah, "Yang kalian sembah selain Allah, yang kalian ibadahi, yang kalian doa-doa selain Allah, ma yamlikuna min qitmir." Mereka sama sekali tidak memiliki qitmir. Kitmir itu apa? Kitmir adalah ee apa namanya? Selaput di biji kurma. Saya tadi makan kurma, bijinya sudah saya buang. Ya, sebenarnya di kalau ada biji kurma, kalau kita makan kurma kan ada bijinya. di biji itu ada selaput namanya apa? Kitmir. Kata Allah, "Yang punya kitmir saya, yang lain tidak punya." Kenapa? Karena yang ciptakan siapa? Allah. Jangankan yang yang makanya kita semua ini keemilan kita ini hanya sementara, hanya hak guna. Kita ini kan semuanya apa? Hak guna. Hak guna pakai apanya? Hak hak hak h hak hak hg. Hak guna HGP ya. Hak guna apa? Pakai bukan milik. Makanya kalau ini inn lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kita semua milik siapa? Allah. Kita bukan kita tidak milik diri kita sendiri. Kita harus paham kita ini cuma hak guna. Makanya bolehkah seorang ini kan badan saya lukain enggak boleh. Saya luka-lukain enggak boleh. Ya. Ya. Apalagi bunuh diri. Enggak boleh. Ini harta saya. Saya pakai seenaknya. Enggak boleh. Kau hanya hak gu hak guna. Mau uang-uang untuk beli macam-macam enggak boleh. Karena uang itu milik Allah. Nanti Allah tanya ke mana kau pakai? Yang nanya yang punya sesungguhnya. Kata Allah Subhanahu wa taala eh waatuhum mim maillahilladzi atakum. Kata Allah berikanlah kepada mereka harta yang Allah berikan kepadamu. Jadi Allah kasih kau harta Allah tugaskan kasih yang lain. Itu harta Allah Subhanahu wa taala bukan milik kita. Seperti e apa namanya? Alladzi jaalakum mustaklafina fih. Jadi e apa namanya? Harta itu Allah jadikan harta tersebut kalian berganti-ganti memiliki harta tersebut. Harta itu sebelum ini milik orang. Terus dia beli barang kita jadi milik kita. Setelah itu kita beli lagi barang jadi milik apa? Orang. Berpindah-pindah harta kan. Terus kalau di ujung akhirnya mati jadi wari warisan. Jadi ternyata harta itu semuanya milik Allah. Jadi kita harus tahu jangankan harta mewah kata Allah walladina minunihi yamlik minqitmir yang yang mereka sembah atau kalian sembah selain Allah ma yamlikuna minqitmir mereka tidak memiliki meskipun hanya selaput yang ada di biji kor kurma. Jadi Allah maha pemilik kemudian Allah maha pengatur Allah maha pengatur semua yang atur adalah Allah subhanahu wa taala makanya disebut alhayyu alq qayyum. Qayyum itu apa? Qayyum maknanya qoyimun binafsihi. Kemudian muqimun lighhairihi. Qayyim itu maksudnya dia Allah maha tegak sendiri tanpa butuh orang lain, tanpa butuh zat lain. Dan Allah menegakkan yang lainnya. Tanpa Allah yang lain tidak bisa tegak. Kita aja kalau Allah enggak siapin udara kita enggak bisa hidup. Kalau Allah kasih rezeki kita enggak bisa hidup. Kita butuh Allah dari tidak ada menjadi ada. Siapa yang bisa meng dari kita tidak ada dulu? Kita tidak insani yakun bukankah telah datang kepada manusia masa di mana dia bukan sesuatu apapun bahkan tidak disebut-sebut kata Allah sesuatu yang tidak ada dan tidak disebut-sebut. Kita 200 tahun lalu ada yang sebut firanda enggak? Ada. Enggak ada. Enggak ada sama sekali dalam dunia ini tidak ada. Ada yang akan ada tapi sudah disebut-sebut. Ada atau tidak? seperti ee akan ada ini kita mau bikin ini sudah belum ada tapi sudah disebut-sebut ya tahu-tahu ada enggak urusan belakangan tapi sudah disebut-sebut tapi kita dulu 200 tahun lalu 1000 tahun lalu kita enggak ada dan bahkan tidak disebut jadi ketiadaan kita sempurna nah untuk menjadi ada kita butuh Allah untuk mempertahankan kehidupan kita juga butuh all subhanahu taala Allah mengatur segalanya maka ada namanya Allah maha pengatur dan ini mencakup tiga hal ya, pengaturan mencakup tiga hal ya dalam tiga hal. Pertama tasyirul keakwan yaitu menjalankan menjalankan ee apa namanya? roda alam. Roda alam semesta seperti apa? seperti matahari rembulan pada orbitnya. Contoh matahari pada orbitnya rembulan. Allah bikin aturan-aturan alam, gaya gravitasi, gaya ini. Allah bikin aturan rules dalam alam semesta. Banyak aturan-aturan. Siapa yang bikin? Allah subhanahu wa taala. Ini Allah yang menggerakkan. Matahari bagaimana bisa bertahan jutaan tahun kemudian panasnya bisa konstan sampai sekarang. Itu sudah di luar nalar kita. Kita kalau nyalain api mana bisa konstan. Bikin nyala api besar aja butuh gas banyak lama-lama juga habis. Kadang besar kadang kecil. Kita mau api kan lama-lama surut. Tapi kalau matahari, bayangkan katanya kata kata kata orang bahwasanya jarak antara mati dan rulan sekian juta 150 juta kilo katanya. Saya enggak pernah ngukur juga ya 150 juta kilo. Terus jadi sumber panas itu 150 juta kilo sampai ke bumi dan panasnya konstan. Itu yang menakjubkan konstannya itu. Kok bisa? Berarti kan yang nyalain itu benar-benar teliti sehingga nyala terus ya. Seandainya satu saat matahari redup, bumi akan kedinginan beku. Seluruh alam semesta di bumi ini mati. Seluruh makhluk. Benar atau tidak? Benar atau tidak mati? Kalau sekali matahari capek istirahat deh. 1 bulan mati semua kita. Enggak sebulan. Berapa hari mati semua? Tumbuhan enggak ada yang hidup semua. Sumber kehidupan bab. Kalau misalnya matahari nyala lagi marah dia nyala besar itu kebakar semua. Siapa yang bisa jaga konstannya? Siapa? Allah Subhanahu wa taala. Ini kok matahari aja. Konstannya sudah menakjubkan. Terus di orbitnya juga menakjubkan. Dia tidak pernah bergeser sekilo, 5 kilo bergeser, 100 kilo bergeser, sejuta kilo bergeser, sudah hilang. Sudah. Dia tidak pernah terlambat ketika terbit. Ya, kecuali pernah Allah terlambatkan ketika perangnya siapa? Ee Nabi Yusya bin Nun ketika dia berjihad. Kemudian ternyata belum selesai karena kode etik perang. Kalau sudah terbenam harus berhenti. Maka dia belum selesai. Dia bilang, "Ya, ya wahai ya Allah, Engkau menyuruhku untuk berperang." Tahan, tahanlah apa? Matahari supaya dia bisa selesaikan apa? Perang. Jadi, matahari enggak tenggelam-tenggelam. Ya, terserah Allah. Kalau bikin Allah merubah nanti matahari terbit dari barat bisa atau tidak? Mudah-mudahan kita enggak ketemu hari itu. Hari kia hari kiamat. Mudahmudahud mudah. Tapi berarti ada yang ngatur. Yang ngatur semua Allah Subhanahu wa taala. Bintang aja gimana ngatur? Makanya Allah mengatakan wala yauduhu hifzuhuma. Tidak susah bagi Allah untuk ngurusin langit dan bumi. Emang langit dan bumi tanpa isinya beserta isi-isinya. Ya Tuhan ini luar biasa. Siapa yang bisa? Maha tanpa batas kekuasaannya. Ngatur langit bumi. Kita aja ngatur ngatur anak-anak sudah bingung apalagi ngatur istri. Waduh akhir ngatur alam semesta. Iya Bu. Benar enggak Bu? Gimana, Ibu-ibu? Mudah enggak diatur suami, Ibu-ibu? Ya, relatif katanya tergantung. Hah? Iya. Jadi, alam semesta ini luar biasa. Jadi mengatur tentang berjalannya roda alam semesta ini dengan ekosistem dengan banyaklah aturan-aturan ini. Aturan aturan alam semesta ini banyak hukum gravitasi, hukum-hukum alam banyak hukum sebab akibat ini semua dalam pengaturan alam semesta. Ada Rabb yang mengatur hukum-hukum ini, hukumnya. Makanya makanya ilmu itu baru ketahuan belakangan sedikit-sedikit. para fisikawan, para saintis mereka baru ketemu, oh ternyata ada sebab akibat begini, ada hukum begini, ternyata proses kimia. Kalau itu semua sudah Allah atur sehingga berjalanlah roda alam semesta. Sampai Allah sudah siapkan sejak dahulu tentang apa yang di dalam perut bumi. Bahwasanya nanti akan jadi minyak bumi. Kalau minyak bumi habis jadi apa? Baterai. Kalau baterai habis entah pakai apa. Kenapa bisa pas? Bisa ini bukan bukan pas. Kebetulan memang sudah Allah siapkan untuk manusia di kemudian hari, tapi Allah buka ilmunya sedikit demi apa? Sedikit. Ini ini ini semua pengaturan namanya rububiyah. Menjalankan roda alam semesta. Yang kedua, yang pertama terkait dengan kadar-kadar. Menentukan kadar-kadar, ukuran-ukuran bagi setiap makhluk. Apa ukuran-ukuran tersebut yang Allah tentukan? Banyak ya. Misalnya bentuk si fulan mancung, si fulan pesek. Siapa yang tentukan? Fi ay suratin masyaarakabak. Dalam bentuk apa yang Allah inginkan. Allah inginkan. Ada orang ee mungkin hidung hidung mancung ya, tapi dia mungkin berkulit agak gelap. Kemudian dia pengin anak dia nikah sama wanita yang pesek tapi putih. Penginnya anaknya apa? Mancung putih tapi belum tentu. Bisa k keluarnya hitam dan pesek. Bisa tidak? Bisa. Yang menentukan bentuk siapa? Allah. Ada yang orang pendek nikah sama orang tinggi katanya untuk perbaikan keturunan. Ternyata pendek juga lebih pendek dari dia. Jangan yang itu kan siapa? Allah Subhanahu wa taala. Tapi ada kisah menakjubkan. Saya dengar ada seorang saya cerita kisah menakjubkan tragis. Ada seorang lelaki berkulit putih nikah sama seorang wanita berkulit putih. Lelaki ini e dia zaman dahulu dia kemudian dia bersafar jauh kemudian meninggalkan istrinya hamil. Ketika lahir anaknya hitam, istrinya ketakutan dituduh berzina. Maka itu anak dia bunuh. Dia bunuh kalau enggak salah dia bunuh atau dia buang. Intinya intinya dia tidak mau suaminya pulang karena gimana? Suaminya putih, dia putih. Anaknya apa? Hitam. Ya Allah. Sampai akhirnya suatu hari suaminya nungguin, nungguin dia melahirkan, ternyata keluar lagi apa? Hitam. Maka suaminya lihat anaknya hitam, dia senang. Dia bilang, "Ini mirip kakek." Jadi yang menentukan menentukan bentuk bukan bukan kita ya. Ada ada orang di kampung sana di orang berkulit hitam dikit sama orang kulit putih. Subhanallah. Lahirnya bukan coklat kopi susu bukan. Satu hitam satu cok satu putih. Jadi enggak ada kopi susu ya. Ada yang mungkin hitam sama putih perpaduan jadi kopi susu. Tapi ternyata ada yang tidak. Jadi gennya bisa-bisa yang hitam tetap hitam yang putih tetap jadi adik kakak itu ada yang hitam ada yang pu putih. Jadi menentukan warna nentukan bentuk hanyalah Allah Subhanahu wa taala. Ini salah satu kadar yang menentukan adalah Allah. Wasarokum faahsana suarakum. Dia yang telah membentuk kalian. Jadi Allah yang menentukan bentuk bukan kita. Kemudian di antara kadar yang Allah tentukan misalnya adalah rezeki. Allah juga sudah tentukan. Jangankan manusia bahkan hewan pun Allah sudah kasih tentukan apa kadar rezekinya. Ini hewan setiap hewan ada ajalnya. Bukan antum aja ada ajalnya. kucing di rumah juga ada apa ajalnya kucing ya semua ada ajalnya. Kemudian Allah mengatakan eh apa namanya? Wama min daatin illa alallahi rizquha. W min daatin fil ardhi illa alallahi rizquha wam mustaqarha wa mustaha. Tidak ada satu hewan melata pun di atas muka bumi. Hewan melata ada apapun. Mau ular mau apa hewan yang berjalan semuanya alallahi rizuh. Allah sudah rezeki mustaqarah mustaah. Sebagah menafsirkan Allah tahu di mana tempat dia cari rezeki, di mana dia ee tidur, di mana tempat apa sangkarnya. Jadi Allah sudah tentukan dia sangkarnya di mana, cari rezekinya di mana. Allah siapkan dia cari rezeki di situ sampai akhirnya. Jadi sampai sarangnya di mana, tempat cari makannya di mana, Allah sudah sudah tahu. Allah tahu. Jadi Allah siapkan rezeki buat buat hewan terbant instingnya. Allah siapkan rezekinya apalagi kita. Wakay min dabatin la tahmilu rizqoh Allahu yarzuqu waakum. Kata Allah betapa banyak hewan yang tidak mampu untuk mengatur rezekinya karena akal terbatas. Tapi Allah yang memberi rezeki kepadanya. Waakum kalian juga demikian. Jadi ini ini contoh bentuk rezeki ajal ini sudah ada kadarnya ajal ya istrinya siapa, suaminya siapa, sampai mati atau pisah di tengah jalan ditambah atau dikurangi siapa yang tentukan? Allah Subhanahu wa taala. Semuanya rezeki siapa yang tentukan? Allah Subhanahu wa taala. Allah tahu kadarnya. Ini terkait dengan kadar dan kadar banyak ya kadar rezeki. Makanya Allah turunkan hujan dengan kadarnya. Kalau Allah mau kasih rahmat, Allah mau kasih teguran, terserah Allah Subhanahu wa taala ya. Ya, maan biqadarin. Apa nam? Allah bilang, "Allah turunkan air hujan biqadarin dengan ukuran." Ya, saya carikan ayatnya. Rezeki juga Allah kasih untuk ukurannya. Wa anzalna minasama maan. Kata Allah dalam surat almukminun. Biqodarin faaskanahu ard. Kami turunkan air dari langit biqadarin dengan ukuran tertentu. Allah yang tentukan. Makanya sering bilang Nabi Nuh alaihi salam ketika berdakwah kepada kaumnya, Nabi Nuh mengatakan, "Istagfiruakum innahuana alikum." Kalau kalian bertobat Allah turunkan hujan. Hujan berkah yang hujan tersebut akan menukatnya. Tapi mereka tidak beriman. Akhirnya Allah bukan turunkan hujan yang cukup untuk berkah, tapi hujan yang merupakan kebina kebinasaan. Harusnya kalau mereka bertobat, kata Nabi Nuh, faqulufakum innahuana gfar. Aku berkata kepada mereka, beristigfarlah kepada Rabb kalian. Innahuana goar. Sesungguhnya Allah maha pengampun. Allah akan turunkan hujan yang deras tapi hujan berkah. Maka Allah akan tambahkan kalian harta dan anak-anak. Maka Allah akan tumbuhkan apa namanya kebun-kebun, taman-taman dan Allah akan alirkan sungai-sungai. Tapi ketika mereka kafir beda ukurannya beda. Kata Allah, "Fafatahna abwabin munhamir." Kami buka pintu-pintu langit dengan air yang sangat deras. Waajar ardunan. Kami buka bumi semua jadi mata air. Mata air kan kalau kita jarang ketemu ini semua bumi jadi mata mata air. Mata air di mana-mana.Qr Faltaqal ma amrin qdir. Maka bertemulah air hujan dengan air tanah. Tenggelamlah mereka. Jadi yang menentukan kadar hujan siapa? Allah Subhanahu wa taala. Mau jadi musibah, mau jadi berkah, mau jadi teguran, mau jadi bencana, mau jadi peringatan, terserah Allah Subhanahu wa taala. Jentukan itu semua kadar-kadar tersebut Allah. Ya kata Allah, "Walau basallahu rizqibadi labag fil ard wakin yunazilu biqar ma yasya." Kalau Allah bentangkan rezeki sebesar-besarnya, seluas-luasnya bagi manusia, mereka akan zalim. Sombonglah, angkulah, beli mobil listrik tiap hari, kuliner tiap jam, duit banyak mau ngapain? Labago fil ard walakin yunazzilu biqadar. Tapi Allah turunkan sebenarnya kadar yang Allah kehendaki. Allah punya hikmah semua ini di luar nalar kita. Di luar nalar nalar kita. Ini namanya pengaturan. Pengaturan yang ketiga yang lebih dahsyat adalah pengaturan pada hari kiamat. Pengaturan hari kebangkitan. Ini sangat dahsyat. Ini yang Allah isyaratkan dengan Maliki Yaumiddin. Dialah penguasa raja hari kebangkitan. Apa yang Allah atur? Hari kebangkitan hancur alam semesta. Hancurnya alam semesta. Kemudian Allah bikin bumi baru, langit baru. Yaum tubaddalul ardu ghairal ard wasamawat. Bumi dan langit baru. Allah turunkan matahari jarak se 1 mil. Kemudian Allah yang hisab. Tidak ada yang ikut-ikutan hisab manusia kecuali siapa? Allah. Allah yang mizan. Semua tunduk di benar-benar ketika kalau di dunia masih ada yang sok ngatur, ada raja sok ngatur, ada ini sok ngatur mentang-mentang ketika hari kiamat enggak ada yang sok semuanya. Fala tasmail hamamsa. Kau tidak mendengar seorang berani bicara kecuali bisik-bisik karena ketakutan. Wasatil aswad fala tasma hams. Semua suara meredup tidak kau dengar kecuali hanyalah bisik-bisik. Orang takut semua. Allah mengatakan analik dayan a mul. Akulah sang maha raja dan akulah sang maha pemberi pembalasan. Mana raja-raja bumi? Enggak ada yang berani nampakkan batang hidungnya. Takut semua. Maka di hari kiamat siapa yang menyidang? Allah yang menyidang. Allah yang menghisab. Allah yang sidang. Kalau sekarang sidang ah gampang. Tinggal bayar ee hakimnya dibayar jaksa penuntut umum umum apa namanya? Dibayar jadi jaksa pembela umum. Berubah tinggal duit aja. Bayar sini, bayar sini. Main belakang, main atas, main bawah. Bayar bisa dipenjara seumur hidup, tapi di hotel penjaranya bisa atau tidak? Bisa bisa keluar lagi. Bisa keluar cuma pas sidak ada malamnya sudah di belakang rumah mewah. Banyaklah zaman sekarang yang penting ada duit aman. Tapi kalau hari kiamat siapa yang sidang? Allah. Dia yang sidang, dia yang hisab, dia yang buka semua saksi-saksi, dia yang buka catatan amal, dia yang menimbang, dia yang menghukum semuanya Allah. Limanil mulkul yaum. Hari ini kerajaan semua milik siapa? Lillahil wahidil qohar. Hanya milik Allah yang maha menundukkan, maha mendominasi. Kata Allah, "Limanil mulkul yaum." Milik siapa kerajaan hari ini? Enggak ada yang berani ngomong. Lillahil wahidil qohar. Hanya milik Allah yang maha mendominasi. Hanya memaksa, yang maha menguasa. Ya, dalam alat yang lain, wal amru yaumaidin lillah. Semua perkara urusannya milik siapa? Allah. Hari kiamat. Sekarang orang sok-sok saya yang urus, saya yang ini, saya yang anu, hari kiamat semua menang. Tahu menang? Wasyaatil aswad. Semua diam, takut, ketakutan. Gak ada yang sombong-sombong. ya semua ketakutan maka itu salah satu rububiyah makna daripada rububiyah. Allah berfirman, "Saya bacakan ayat-ayat terkait dengan pengaturan. Contoh ini ayat-ayat misalnya surat Az-Zumar, ayat-ayat terkait rububiyah ya. Ini sudah, Ibu-ibu sudah belum? Sudah belum, Ibu? Sudah. Ya, ini bukunya belum ada, Ibu ya. Masih proses. Dia ada 80 file, tapi baru dikerjain 60. Masih tim belum selesai. Insyaallah habis lebaran mudah-mudahan. Misal dalam surat Azzumar 62. Azzumar ayat 62. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Allahu khaliquai wahua ala kliai wakil." Dialah Allah Subhanahu wa taala pencipta segala sesuatu dan dia yang mengurusi segala sesuatu. Ya Allahu khaliquai. Dia pencipta segala sesuatu dan dia ini Azzumar maksudnya pencipta segala sesuatu kemudian pengurus segala sesuatu. Bab ini ayat pertama. Tentu ayat tentang rubiyah banyak sekali. Yang kedua misalnya surah Ar-Raad 33 Quran surah Ar-Raad 13 ayat 33. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Afaman hua qoimun ala kul nafsin bima kasabat waja'alu lillahi." Eh, ayat 30, surah 13 ayat 33 ya. Kata Allah, "Hua qoimun ala kulli nafs." Hua qoimun ala kulli nafs. Yaitu Allah ngatur segala sesuatu. Allah ngurusi kalau bahasa kita yaitu Allah ingin bantah. Ibu coba buka surat Arraad surah Ar-Rad ayat 33 sebelumnya ya. Kata Allah mengatakan, "Afaman qoimun." Maka apakah Tuhan yang mengurusi setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya sama dengan sesembahan-sesembahan mereka yang mereka tidak yang mereka ibadahi? Mau disamakan sesembahan selain Allah dengan Allah? Taruh yang disembah Jibril. Jibril ngurusin siapa? Tidak ngurusin semuanya. Nabi Isa tidak ngurusin semuanya. Dia enggak bisa ngurus macam-macam dia. Romawi tidak bisa dia jatuhkan. Dia dikejar-kejar sama Romawi. Akhirnya ditangkap. Akhirnya diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Ya, siapa yang mau disembah? Apali wali-wali mau ngurusin apa? Ngurus diri sa enggak bisa ya karena penyakit aja enggak bisa hilangan penyakit waktunya meninggal mening meninggal. Makanya sayaang ada wali ketika orang sakit kena corona, katanya mau selamat dari corona pasang foto wali ini. Padahal wali itu yang dianggap wali itu ketika dia sakit dia berobat ke rumah sakit ternyata meninggal. Berarti wali itu ingin sembuh enggak? Kalau dia enggak pengin sembuh, dia enggak ke rumah sakit. Ketika dia ke rumah sakit berarti ingin sembuh enggak? Ternyata mati enggak mati kanak enggak bisa ngurus dirinya sendiri dia tidak bisa menolong. Terus kini sekarang dia sudah mati dibilang bisa nolak corona. Dari mana ceritanya? Dia sudah mati malah bisa nolak corona. Dia aja masih hidup enggak bisa ini sekarang sudah mati malah nolak corona. Ini gimana maksudnya kawan-kawan nih? Akalnya dipakai dong. Akalnya dipakai dong. Yang berhak disembah itu yang ngurusin segala sesuatu. yang ngurusin kamu, yang ngurusin hewan, yang ngurusin tumbuhan, yang ngurusin matahari, itu yang kau sembah, yang kau bertawakal kepadanya, yang kau berharap kepadanya, yang kau serahkan dirimu kepadanya, itu yang ngurusin segala sesuatu. Bukan cuma ngurusin kita, ngurusin segala sesuatu. Ya, akhi. Dialah Allah yang kalau kita berbisik-bisik dia mah mendengar. Ketika dalam kondisi dosa kita minta tolong, Allah tolong kita. Banyak orang sudah mengalami hal tersebut. Ketika semua pintu tertutup, dia angkat tangan dia berdoa. Tahu-tahu Allah kabulkan. Ya memang Ustaz, tapi ada doa saya tidak diakul. Ya tidak semua doa dikabulkan. Namanya hidup ujian. Kalau semua permintaan mau dikabulkan namanya di surga. Bahl lu ini kan di dunia. Kalau semua permintaan terus kalau kau permintaan semua orang minta dikabulkan. Siapa yang mau jadi anak buah? Semua minta ya Allah jadikan aku buas. Terus yang jadi anak buah siapa? Ya Allah yang ngatur semuanya. Tapi bukankah kita terkadang berdoa dikabulkan bahkan sering? Iya. Tidak ya. Berarti ada yang dengar kita bisa-bis dengar. Ada yang ngurusin kita, ada yang ngurusin kita, ada yang ngurusin kita. Dialah Allah Subhanahu wa taala. Ini menjadikan kita semangat berdoa. Kita ada yang ngurusin saya. Yang penting kamu benar aja. SOP-nya diikuti prosedural. Jangan macam-macam. Kalau kau macam-macam enggak diurusin nanti ngurusnya. Enggak nanti enggak sesuai dengan apa ekspektasi. Tapi kalau kau prosedural pasti diurus lebih daripada ekspektasi yang kau bayangkan. Oleh karenanya ee ini di antara ayat tentang bahwasanya Allah mengurus segala sesuatu. Contoh lagi misal dalam surat Ala'raf 54, surah 7 ayat 54. Saya bacakan ayatnya. Innbakumullah khalaqas samawati wal ard fi sittati ayyam. Sesungguhnya Rabb kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam waktu 6 hari. Alal arsy. Kemudian beristiwa di atas arsy. Allah ciptakan langit dan bumi setelah Allah beristiwa di atas arsya. Ya. Maka dia menutupkan malam kepada siang. Mengikutinya cepat. Jadi ada siang Allah tutupi dengan malam. Wasyams walqamarjum musamri. Bahwasanya matahari, rembulan, bintang-bintang semuanya tunduk dengan perintah Allah. Ingatlah bahwasanya seluruh penciptaan dan urusan di tangan Allah. Tabarakallahu rabbul alamin. Ya, dialah Allah Subhanahu wa taala maha suci penguasa alam semesta. Jadi Allah yang ciptakan langit, ciptakan bumi. Allah bikin langit, bikin siang, bikin malam. Allah ngatur semuanya. Bumi rembulan, matahari, bintang-bintang. Kemudian juga misal dalam surat ee Quran surah ee Yunus ayat 3 ya 10 ayat 3 saya bacakan. Innbakumullahzi khalaq samawati wal ard fit ayyamin tummawa alal arsy. Dialah rab rab kalian Allah. Sesungguhnya Rabb kalian Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam waktu 6 hari kemudian beristiwa arsy. Yudabbirul amr. Allah mengatur segala sesuatu dan dia di atas arsy. Semua di bawah naungannya, semua di bawahnya. Semua di bawah liputannya dan dia di atas arsy. Dia mengatur sega segalanya. Kulla yaumin hua fi'an. setiap hari dalam kesibukannya ngurus ini, ngurus ini, menetapkan ini, mematikan ini, menghidupkan ini, memberi rezeki, melapangkan, menyempitkan, mengangkat, merendahkan, memajukan, memundurkan. Allah dalam semua dalam kesibukan. Kulla yaumin hua fi sya'an. Allah setiap hari dalam kesibukan. Tetapi bagi Allah semuanya mudah. Beda kalau kita dibukan urusan banyak kita sudah pusing Allah hendak. Kemudian juga misalnya dalam surat Assajdah, Assajdah ayat 5 kata Allah, "Yudabbirul amro minasamaai ilal ardhi." Dialah yang mengurus urusan dari langit sampai bumi. Dari langit sampai bumi semua Allah yang urus. Bukan cuma kita di bumi saja. dari langit sampai bumi sampai ke dasar lautan sampai ke dalam bumi semuanya diurus oleh Allah subhanahu wa taala semua ciptaan Allah subhanahu wa taala dan Allah tahu semuanya jangankan kita kata Allah wu warqtin illa yam tidak ada satu daun jatuh pun kecuali Allah tahu Allah urusin daun tersebut semuanya Allah yang ngurus Ya. Yudabirul amr minasamil. Arti Allah ini Allah ngurus semuanya. Allah mengurus dari langit hingga ke bumi. Bumi dari langit yang paling tinggi sampai ke dasar bu bumi sampai ke dasar lautan. Dasar bumi dasar lautan. Allah urus semuanya. Kalau ini ee apa namanya? Apa namanya? Inbakumullahzi khalaq samawati wal ard fiumastawa alal arsy yudabbirul amr itu Allah dari atas arsy. Allah urus alam semesta semua yang di bawahnya dari atas ars Allah urus semua di bawahnya semua di bawah naungannya dan liputannya. Ini contoh. Contoh lagi misalnya dalam surah Al-An'am ayat 59. Semua diatur bahkan diatur bahkan daun yang jatuh. Kata Allah, "Wama tasquatin illa yamuha habtinulumat ard wbin w yabisin illa fi kitabi mubin." Tidak ada daun yang jatuh, tidak ada biji dalam kegelapan bumi. Wala ratbin w tidak ada suatu yang kering, tidak ada suatu yang basah, kecuali semua tercatat di lauhil mahfuz. Ini kalau raja enggak bisa. Mana raja ngurusin begini? Allahusin kita person-person, detail-detail. Raja enggak bisa. Makanya raja butuh menteri-menteri. Bisa dikibulin menteri atau tidak bisa. Bisa dikhianati menteri enggak? Bisa dikhianati bodyguard yang paling dekat pun bisa mengkhianati dia. Ya. Ee lemah manusia. Lemah manusia. Makanya kalau kita berdoa kepada Allah enggak perlu pakai wasilah-wasilah. Langsung berdoa kepada siapa? Allah. Karena dia tahu. Jangan samakan dengan raja. Kamu kalau minta sama raja kan harus lewat menteri itu raja. Raja kan bahlul enggak ngerti tahu dari mana menteri aja dia menteri aja bisa kibulin dia. Mau disampain raja kalau raja ya benar kalau kamu kerajaan enggak bisa langsung. Harus lewat menteri. Menteri pun enggak bisa langsung menteri. Harus lewat pembantu menteri pembantu pun enggak bisa langsung. Harus lewat apa? Terlalu banyak silsilah wasilah. Tapi kalau Allah langsung karena Allah tahu setiap apa yang kita kerjakan. Tib. Ini di antara ayat tentang rubiyah ya. Oleh karenanya dengan kita mengenal ini semua faedahnya kita jadi tenang. Pertama jadi tenang. Karena kita punya Allah bahasanya kita. Karena kita punya yang ngurusin kita karena ada yang mengurusi kita. Tempat kita mengadu, tempat kita curhat, tempat kita ya melepaskan suka duka ada itu Allah Subhanahu wa taala. Kita tenang. Jadi tenang. Yang penting apa? Yang penting ikut apa ibu-ibu? Ikut SOP. Jangan nakal. Yang penting kalau nakal ya kita minta diurusin, dijewer. Kenapa? Kalau enggak dijewer kita tambah nakal ya Allah lebih tahu ya. Gampangannya demikian ya. Jadi tenang. Kemudian apa? Hanya berdoa kepada Allah. Allah. Karena Allah mengurus secara detail. secara detail bukan global bukan global adapun penguasa raja yang tahu secara global tidak tahu secara detail beda dengan Allah subhanahu wa taala kemudian kita kalau sudah begini merasakan manisnya iman harus kita apa namanya hayati manisnya iman kata Nabi sallallahu alaihi wasallam Kata Nabi akan merasakan manisnya iman. Siapa? Billahiaba. Siapa yang rida Allah sebagai rabnya. Itu bukan hanya pengakuan, tapi benar-benar dia menghayati. Allah memang ngurusin dia. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, zaqa thmal iman. Siapa? Man rodya billahi rba. Akan merasakan iman. Siapa yang rida Allah sebagai rabbnya. Tib. Dari sini kita tahu kenapa rahasia kenapa betapa banyak doa menggunakan kata Rabb ya. Karena Rabb itu terkait dengan kepengurusan ya. Kepengurusan ini pertama. Yang kedua, kenapa kita tahu terkadang orang kafir berdoa juga dikabulkan? Karena memang di antara kepengurusan mereka terkadang doa mereka dikabulkan. Kar ini keperluan mereka. Ya, Ustaz. Kok ada orang kafir? Ya memang gak memang Allah itu ngurus ya yang minta bukan cuma orang orang beriman aja ya cuma kalau orang beriman Allah berikan sebagai berkah orang kafir belum tentu terkadang is istidraj ya makanya dalam doa banyak rabbana doalamna anfusana Nabi Nuh rbigfirli waliwalidai waliman dakala baiti mukminan Nabi Ibrahim Rabbanafirli waliidai walmin yaumul hisab rbana taqobbal minna innaka antul alim Qfirli waliaki. Kata Nabi Musa, "Ya Allah, berilah aku dan saudaraku Harun." Nabi Isa berdoa, "Allahumma rbana anzil ala maidatam minasama Rbana." Dan banyak dalam Al-Qur'an rabbi rabbana rabbi rabbana rabbi rabbana banyak. Kenapa? Dan dalam apa? Dalam doa-doa Nabi juga banyak ya. Rabbi, Rabbi, anta rabbi, anta rabbi. Banyak wa ana abduk ya dan seterusnya. Tib. Eh, mungkin ini saja ibu-ibu dirahmati Allah Subhanahu wa taala. Sebenarnya pembahasan tentang ateis, tapi mungkin pertemuan berikutnya biar ibu-ibu enggak pusing, biar juga ujiannya enggak susah ya. Demikian wabillahi taufik hidayah. Alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.