Mudahnya menulis artikel di jurnal internasional bereputasi
5utwu2UTIWw • 2020-07-22
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hai saya juga mengucapkan terima kasih
kepada para peserta dan terima kasih
juga mungkin ada di sini peserta yang
mungkin bertemu saya webinar ini yang
keempat kalinya semenjak saya di web
Kendari Tanoe m dan saat ini kita ketemu
lagi di Medan materi yang akan saya
sampaikan pagi ini berkaitan dengan
Winar Winar sebelumnya tapi bagi peserta
yang tidak ikut webinar sebelumnya tidak
masalah karena sebetulnya juga akan kita
pelajari hal-hal yang mungkin mendasar
berkaitan dengan penulisan saya mulai ya
oke Pada kesempatan kali ini saya akan
sharing materi yang berkaitan dengan
mudahnya Menulis artikel ilmiah dan
peluangnya ketika kita mencapai artikel
ilmiah tersebut menjadi publikasi yang
dapat diterbitkan baik di jurnal
nasional maupun internasional bereputasi
ia bisa dilanjutkan slime-nya Oke ini
riwayat penulisan saya riwayat
penelitian saya ini tetap saya sampaikan
di setiap webinar saya salah satunya
sebagai motivasi kenapa Karena di sini
bisa kita lihat sebetulnya pada awalnya
Ketika saya masih
mahasiswa S1 saya belum pernah menulis
Saya mulai belajar menulis itu waktu S2
menulisnya pun masih taraf seminar
seminar nasional dan internasional di
situ saya mulai belajar saya juga
belajar langsung kepada Profesor saya
produk dan proses Ubaidah dan Prof Amien
Dan dari situ saya banyak belajar
hal-hal yang berkaitan dengan penulisan
dan akhirnya menjadi hobi dan akhirnya
pada tahun 2017 saya menjadi dosen di
Universitas Muhammadiyah Malang dan
selamat tinggal tahun tersebut
Alhamdulillah masih produktif menulis
dan alhamdulillah ada 30-an naskah yang
sudah di publik untuk dipublikasikan dan
50 persennya terindeks scopus ya nah
dari situ Kemudian beberapa jurnal
meminta bantuan saya menjadi editor
maupun reviewer nah disini Saya ingin
menyampaikan kepada para peserta dan
panitia ketika kita menulis Nanti kita
akan
Awali oleh beberapa jurnal baik menjadi
reviewer maupun editor dan kesempatan
itu sebaiknya kita terima karena dengan
menjadi editor maupun reviewer itu juga
akan meningkatkan kemampuan kita dalam
menulis ya selanjutnya sekarang kita
langsung masuk ke materinya kalau ini
adalah pendahuluan oke nah kalau kita
berbicara terkait publikasi sebetulnya
ada beberapa target yang bisa kita
gunakan naskah yang sudah kita siapkan
bisa kita publikasikan yang pertama yang
paling umum adalah di jurnal ilmiah yang
kedua bisa di prosiding jadinya kita
konferensi dulu kita seminar dulu
kemudian makalah yang kita presentasikan
bisa termuat di prosiding kemudian
adalah yang lainnya sebetulnya yaitu
Factor atau buku bagian dari buku ya itu
juga bisa kemudian juga buku yang utuh
selain itu juga ada beberapa target lain
nah pada webinar kali ini saya hanya
memfokuskan
dan pada jurnal ilmiah Nah di sini
mungkin sebagian dari kita juga paham
jurnal dan artikel itu dua istilah yang
berbeda yang harus kita ingat terlebih
dahulu ketika kita menulis sebuah
laporan laporan itu diubah menjadi
temuan yang ingin kita share kita
publikasikan ke jurnal maka laporan
tersebut kita kenal sebagai naskah yang
manuskrip nah kemudian manuskrip itu
bisa kita submit ke jurnal nah naskah
kita nanti akan berubah menjadi artikel
namanya ya dan yang menampung artikel
kita adalah jurnal nah ini biasanya kita
kadang-kadang kembali Bali istilah
artikel dan jurnal jadinya naskah kita
ada di bernama aqidah sedangkan yang
menampung nah artikel kita namanya
jurnal nah jurnal sendiri Ini juga perlu
saya sampaikan ini juga pengetahuan yang
sebetulnya perlu kita ketahui khususnya
bagi para penulis pemula atau yang masih
belum seri
itu di dunia penulisan Kita bisa menulis
di berbagai jurnal jadinya setiap jurnal
itu ada batasannya juga ada semacam
levelnya ketika ada jurnal yang baru
dibentuk maka jurnal tersebut pada
mulanya harus mengurus issn Iya kemudian
setelah beberapa kali terbit maka jurnal
tersebut bisa diuruskan untuk
mendapatkan akreditasi Shinta ya Shinta
ini adalah dari syntha-6 sampai sinta1
semakin kecil angkanya semakin bagus dan
tentunya peluang diterimanya pun semakin
kecil kita lebih mudah menulis di
syntha-6 dan akan lebih sulit ketika
kita ingin menulis di shinta2 dan begitu
seterusnya ya Nah kemudian selain
istilah Shinta Kita juga mengenal
istilah jurnal internasional yang
terindeks Nah indeksasi ini macam-macam
salah satu yang paling terkenal di
Indonesia adalah sepupu
Hai nah scopus nih sendiri itu ada
levelnya juga dibagi menjadi empat
kuartil dari kuartil empat hingga
kuartil 1 nah jurnal-jurnal di Indonesia
yang sinta1 itu biasanya sudah terindeks
scopus dirinya ketika kita mengolah
jurnal kemudian jurnal kita terindeks
scopus atau Yos insya Allah nanti yang
awalnya Shinta 2/3 tugas otomatis akan
berubah menjadi cinta satu setelah
diurus begitu ya dan sama ketika kita
menulis di scopus misalkan Q1 dengan
keempat ia lebih susah and Q1 tetapi
bukan berarti kita tidak bisa tembus ke
sana meskipun saya sendiri belum pernah
ya jadinya disini ada angka-angka di
sini satunya angka-angka naskah saya
yang sudah dipublikasikan di semifinal
di prosiding maupun di jurnal kita bisa
dilihat saya Q1 belum pernah sama sekali
tapi kedua Alhamdulillah sudah ada lima
ketiga ada dua dan keempat ada satu dan
itu tool Selama saya menjadi dosen
indikator terakhir ini nah ini
pengetahuan yang mendasar yang perlu
kita ketahui agar kita tidak salah
menargetkan ingin kita publish di mana
naskah yang sudah kita buat begitu ya
selanjutnya nah ini merupakan tahapan
bagi saya pribadi Ketika saya ingin
menulis naskah yang pertama tentunya
adalah kita harus menentukan topik
seperti yang saya sampaikan mungkin ada
beberapa peserta yang ikut webinar saya
sebelumnya saat ini kita dihadapi oleh
salah satu masalah yang sebetulnya
sangat penting untuk diatasi kalo di
dunia pendidikan adalah masalah yang
berkaitan dengan pembelajaran jarak jauh
pembelajaran online dan kalau di Biologi
adalah masalah yang berkaitan dengan
covert Nah ini bisa kita jadikan topik
penelitian kita dan topik ini lagi
istilahnya hangat-hangatnya kalau kita
menulis Shanaz kah dengan topik
yo inshallah naskah kita akan mudah
diterima diberbagai jurnap ya jadinya
setelah topik ditentukan kita rumuskan
masalahnya tadi topik itu masih general
kemudian kita fokuskan manakah yang
ingin kita analisis manakah yang kita
ingin teliti misalkan dari Topik
generalnya adalah pembelajaran jarak
jauh maka permasalahan yang diangkat
misalnya adalah kendala yang dihadapi
oleh siswa SMA ketika pembelajaran jarak
jauh dengan lebih dipersempit lagi Nah
setelah permasalahan tersebut kita
tentukan kalau saya pribadi kemudian
saya memutuskan untuk merumuskan
terlebih dahulu metodologi penelitian
yang akan saya gunakan nah ini biasanya
juga ada beberapa yang salah banyak yang
mengatakan bukan banyak beberapa
mengatakan yang penting naskah itu bagus
metologi Nomor 2 atau nomor sekian yang
nomor satu yang penting adalah kualitas
naskah ini kurang tepat yang tepat
adalah yang paling
kualitas Naskah adalah metodologi
penelitian yang kita gunakan sebagian
baik metodenya semakin akurat metodenya
maka data yang diperoleh semakin baik
ketika penelitian kita metodenya bagus
kita dapat mengubah temuan kita menjadi
naskah yang juga sangat bagus Oleh
karena itu ketika saya melakukan
penelitian saya harus menentukan
metodenya tahu nah baru setelah
metodenya sudah dianggap fix dan anggota
penelitiannya sudah setuju kita kemudian
menentukan instrumennya instrumen Apa
ini maksudnya instrumen pengumpulan data
misalkan saja pada saat ini kita tidak
bisa ketemu dengan responden penelitian
kita bisa tidak bisa bertemu dengan
sampel secara langsung udah-udah bentuk
Ini kan udah bantuin yang lainnya bisa
diambil dulu ya bye
ia terima kasih Oke setelah kita
menentukan metode nya kita kemudian
menentukan instrumen pengumpulan datanya
misalkan tadi kita tidak bisa bertemu
dengan sampel penelitian kita kalau di
dunia pendidikan sampel penelitian kita
adalah siswa mahasiswa guru atau dosen
ketika covert kita tidak bisa bertemu
tapi kita ingin menggali data dari
mereka Maka instrumennya salah satunya
adalah instrumen dalam bentuk kuesioner
jadinya penelitiannya penelitian survei
instrumennya kuesioner kuesioner apa
yang kita gunakan bisa kita cari
topiknya apa yang mau diangkat misalkan
literasi maka kita cari kuesioner
iterasi ya Nah setelah instrumennya
sudah setuju diterima oleh setiap
anggota penelitian waktunya kita
mengumpulkan data menggunakan instrumen
yang sudah kita siapkan tadi karena saat
ini wabah naik kuesioner tadi bisa kita
Ubah menjadi kuesioner online di
kita masukkan ke dalam pukul bom atau
platform lainnya jadinya kita tinggal
memasukkan ke Google pom kita sebar
melalui WhatsApp Group atau media sosial
yang lain kita tinggal ditunggu datanya
Nah sambil menunggu data kita sudah bisa
mulai menyusun pendahuluan nah di naskah
benda Luhan ini menjadi salah satu
komponen yang menentukan diterima
tidaknya naskah kita kenapa karena
fungsi pedahuluan adalah mengantarkan
pembaca Disini yang pertama kali membaca
naskah kita adalah editor cd-nya
Bagaimana cara kita mengawal atau
memandu editor Dari jurnal tersebut
membaca naskah kita sehingga mereka
tertarik ketika mereka tertarik Nasa
kita bisa lanjut Tetapi kalau editornya
sudah tidak tertarik meskipun
metodologinya bagus ya Bisa saja nanti
naskah kita tidak bisa dilanjutkan untuk
proses ya setelah pendahuluan
Hai diselesaikan Kita juga bisa
selanjutnya menginformasikan metode
penelitian kita kita tulis di bagian
metode penelitian kita tulis sedetail
mungkin nanti akan saya bahas Lebih
Detail Bagaimana cara menulis metode
yang baik setelah metodenya kita
Tuliskan di naskah kita baru kita nanti
membahas temuan yang kita peroleh nanti
juga kita akan bahas Lebih Detail
setelah temuan dibahas baru kita
simpulkan penelitian kita itu
kesimpulannya Seperti apa saran yang
kita berikan itu seperti apa juga baru
Setelah itu kita susun abstraknya ya
jadinya jangan abstrak dahulu akrab
abstrak yaitu ringkasan dari naskah kita
ringkasan yang membuat seluruh kegiatan
dan tumbuhan di penelitian kita setelah
kita membuat pendahuluan hingga
kesimpulan dan saran baru kita susun
abstraknya insya Allah abstraknya akan
menjadi lebih baik ketika dibalik makan
kemungkinan absen tersebut kurang dapat
mampu mewakili naskah yang sudah kita
buat dan yang terakhir adalah menentukan
judul naskah jadinya ringkasan dari
naskah dari berbentuk abstrak abstrak
tersebut diringkas lagi menjadi judul
naskah itu kita lakukan kita buat di
bagian paling akhir baru Setelah itu
kita cari jurnal yang cocok karena
begitu ya atau jurnalnya bisa kita kita
tentukan di awal juga nggak masalah tapi
ini Langkah terakhir setelah Nasa kita
sudah siap lanjut yakni webinar kali ini
kita akan membahas dari membuat
pendahuluan hingga membuat judul ya bisa
dislike Oke sekarang kita lihat
pendownload Bagaimana sih naskah yang
baik dari segi pendahuluan ini ada lima
komponen penting yang perlu muncul di
pendahulan di pendahuluan dari naskah
penelitian kita yang pertama adalah satu
paragraf pengantar
ya harus ada pengantarnya kemudian 2-4
paragraf yang membahas referensi dasar
terkait topik yang sedang kita kaji atau
permasalahan yang sedang kita dalami
ditemukan tersebut kemudian
state-of-the-art nya nanti saya akan
Jelaskan apa itu state-of-the-art
kemudian tujuan penelitian dan yang
terakhir adalah urgensi penelitian kita
sekarang bisa lanjut ke paragraf
pengantar pizza kita lihat contohnya di
slide selanjutnya oke disini saya beri
contoh 2 paragraf pengantar ketika kita
menulis naskah pendahuluan samping saya
katakan harus ada paragraf pengantar
tetapi pengantar di sini jangan terlalu
jauh nah disini banyak ya Ketika saya
mengering view naskah-naskah dari
berbagai negara termasuk di RI Indonesia
kemudian di Malaysia dan sebagainya ada
beberapa penulis yang pengantarnya
terlalu jauh Contohnya bagaimana
itu ingin melakukan penelitian
pendidikan kita mulai dengan
undang-undang dasar istilah yang
diberikan Profesor saya dulu pidato
kenegaraan itu tidak perlu itu terlalu
jauh mengantarnya langsung fokus ke
permasalahan kita misalkan saja ini
salah satu penelitian saya dengan tim
penelitiannya terkait literasi copied
maka berangkatnya mengantarnya langsung
menjelaskan terkait kofic coronavirus
merupakan blablabla dan sebagainya satu
paragraf saja yang mengantarkan pembaca
untuk masuk ke dalam permasalahan yang
akan kita dalami di naskah tersebut
misalkan juga ketika kita ingin meneliti
literasi lingkungan misalkan atau
informan tahu Ernest kesadaran untuk
menjaga lingkungan sama kita tidak usah
terlalu jauh berangkat dari
undang-undang atau kebijakan Adiwiyata
kita langsung tembak masalah lingkungan
itu perlu diberi
kita ngucap seluruh pihak langsung
berangkat dari situ ya itu yang disebut
paragraf pengantar dari sini pun bisa
kita lihat ini contohnya ya ketika kita
menulis naskah naskah yang baik itu
kalimatnya seperti apa sih sebaiknya
setiap kita menulis naskah
kalimat-kalimat tersebut bisa
dipertanggungjawabkan ketika ada
sumbernya kita tulis sumbernya setiap
setiap kali ketika setiap kalimat ada
penguat dari referensi Yaudah kita tulis
referensi di setiap kalimat tersebut itu
membuktikan bahwa yang menulis naskah
tersebut sudah melakukan kajian yang
optimal dan yang menjadi catatan kita
adalah kita boleh satu kalimat lebih
dari satu referensi ya misalkan saja ini
contoh yang pertama di Kalimat pertama
Nah itu satu kalimat lebih dari satu
referensi ia malah lebih bagus ini
mengidikasikan yang
Hai Ibu Ketika menulis satu kalimat
begitu sudah membaca lebih dari satu
referensi ya kemudian kita lihat juga
satu kalimat dengan kalimat selanjutnya
itu berkaitan jangan loncat-loncat kita
bisa tambahkan kata penghubung misalnya
Oleh karena itu dengan demikian
berkaitan dengan penjelasan tersebut itu
penting sehingga penulisan kita terlihat
alurnya Oke kemudian setelah paragraf
pengantar ada beberapa paragraf yang
menjelaskan referensi dasar yang
berkaitan dengan topik penelitian kita
Oke bisa lanjut ke slide selanjutnya oke
jadinya paragraf yang menjelaskan
referensi dasar ini juga contoh ya Yang
yang saya berikan Hanya dua paragraf
tetapi bisa lebih dari dua tapi jangan
panjang-panjang ya Beberapa jurnal itu
mau minta pendahuluan jangan
panjang-panjang tetapi pada
Hai dan merangkum hal-hal yang penting
Nah di sini sama ketika kita menulis
paragraf yang berisikan referensi dasar
dari permasalahan kita jangan lupa
paragraf tersebut juga harus ada
kaitanya dengan paragraf pengantar tadi
Nah misalkan kita kasih kalimat
menghubungi kata penghubung sayangnya
permasalah yang tadi sudah disampaikan
di awal itu kurang optimal atau
bagaimana seperti ini saya contohkan
sayangnya gambaran potensi dan manfaat
pendidikan biologi yang mampu
memperdayakan kompetensi abad 21 masih
belum dan seterusnya misalkan kalau kita
melakukan penelitian tentang
keterampilan abad 21 ya selanjutnya
habis kita lihat selanjutnya nah ini ini
merupakan istilahnya Masterpiece dari
naskah kita setelah kita menyampaikan
pengantar kemudian kita berikan
informasi terkait referensi dan
tentang masalah penelitian yang dikaji
kita perlu menyampaikan state-of-the-art
Apa itu state-of-the-art set of death
itu bagian dari pendahuluan yang
menginformasikan Apa perbedaan antara
penelitian kita dengan
penelitian-penelitian sebelumnya jadinya
disini nampak terlihat bahwa Penulis itu
ketika ingin melakukan penelitian titik
tidak tiba di memerlukan penelitian tapi
dia sudah melihat penelitian-penelitian
terdahulu Nah kita sebagai peneliti
tidak boleh penelitiannya Sama persis
dengan penelitian sebelumnya kita harus
melihat yang sudah dilakukan penelitian
sebelumnya itu apa Jadi Yang belum
dilakukan oleh mereka itu apa Neng belum
mereka lakukan itulah yang menjadi
permasalahan penelitian kita ini nanti
bisa dilihat ya Contohnya bagaimana
caranya merumuskan Soviet Nah setelah
kita sampaikan penelitian Syiah hanya
melakukan
Elita hanya mengukur Oke misalkan kita
amalkan penelitian keterampilan abad 21
ya misalkan gini penelitian Syiah hanya
mengukur keterampilan berpikir kritis
siswa SMA penelitian Sis b c b hanya
melakukan penelitian keterampilan
berpikir kritis siswa SMP sedangkan cc
hanya mengukur keterampilan metakognitif
anak SMP dan SMA dari berbagai
penelitian tersebut belum ada penelitian
yang mengkaji ke literasi dan komunikasi
siswa SMP hingga SMA Nah itu Seto
biasanya kemudian kita sampaikan
tujuannya Oleh karena itu penelitian
kali ini akan menganalisis atau
mengeksplorasi kompetensi komunikasi dan
literasi siswa SMP dan SMA yang bagus
itu setelah kita sampaikan capnya cap
antara penelitian sebelumnya dengan
penelitian yang akan kita lakukan kita
sampaikan tujuan penelitian kita
Hai terus apalagi jangan lupa di
pendahuluan kita tulis juga urgensi dari
penelitian kita pentingnya penelitian
kita tuh apa manfaatnya itu apa ya di
sini bisa urgensi bisa disampaikan
setelah tujuan bisa juga disampaikan
sebelum tujuan ya misalkan tadi kita
ingin mengeksplorasi komunikasi dan
literasi siswa SMP dan SMA kemudian kita
sampaikan dengan melakukan penelitian
semacam ini kita dapat memetakan
kompetensi abad 21 dari perspektif lain
Misalkan seperti itu data seperti ini
dapat menjadi rujukan atau temuan yang
didapatkan bisa menjadi dasar untuk
pemberian apa misalkan kebijakan di
sekolah tersebut atau bisa menjadi
masukan bagi guru agar dapat
melaksanakan pembelajaran yang
berorientasi pada pemberdayaan dua
kompetensi tet3 komponen ini
umumnya dilupakan oleh penulis-penulis
Indonesia biasanya begitu beberapa ya
Beberapa penulis luar negeri pun juga
seperti itu biasanya mereka hanya
paragraf pengantar dan paragraf Paragraf
yang berisikan topik-topik
referensi-referensi yang membahas topik
penelitian kita dan misalkan ini ketika
ada mahasiswa mungkin di sini ada
beberapa dosen yang mewajibkan atau
mengharuskan mahasiswanya mengubah
naskah skripsi yang menjadi naskah
artikel ilmiah biasanya mahasiswa lupa
menuliskan tujuan di pendahuluan ya ini
umum Kenapa karena kalau di naskah
skripsi tujuan itu diluar pendahuluan
hanya al-attar belakang B kemudian
rumusan masalah C tujuan nah ketika
berlatarbelakang diubah menjadi dari
skripsi menjadi naskah ilmiah lupa
tujuannya tidak dimasukkan ke
pendahuluan dari artikel ilmiahnya Badal
tujuan itu harus muncul ya
deh pokoknya cepet-cepet reggae mohon
maaf lagi mungkin bila ada peserta atau
yang lainnya yang belum dianut biar
audio dari saya bisa optimal oke
sekarang tadi pendahuluan sudah ya
sekarang kita mendiskusikan terkait
metode penelitian sama ketika kita
menuliskan metode penelitian ada
beberapa komponen yang harus muncul yang
pertama itu desain atau rancangan
penelitian kita serta waktu dan tempat
penelitian waktu dan tempat penelitian
ini juga biasanya lupa penulis kita
sering menemukan naskah ini
penelitiannya di SMA mana tuh biasanya
lupa penelitian ini kapan dilakukan
Tahun berapa Padahal waktu dan tempat
penelitian itu penting ya misalkan kita
Mohon penelitian di Malang belum tentu
Hasil tersebut bisa sama
Srikandi Surabaya sehingga informasi
tempat itu penting waktu juga penelitian
tahun 2010 bisa saja berbeda dengan
pengertian tahun 2015 bisa karena
berkaitan dengan kurikulum kebijakan dan
sebagainya setelah waktu dan tempat
penelitian diinformasikan sampaikan juga
populasi sampel dan teknik sampling ya
teknik sampling itu juga harus hati-hati
dalam menuliskan harus sesuai dengan apa
yang kita lakukan ketika kita mengambil
populasi-populasi mengambil sampel
sampel itu tidak kita acak ya jangan
ditulis random sampling ketika kita
melakukan penelitian misalkan
penelitiannya menggunakan populasi siswa
SMA X dan kita sampelnya adalah kelas
10-a dan 10b dan kenapa kita memilih 10
dan 10b ternyata karena kita hanya bisa
mengakses kedua kelas tersebut Ya udah
kita informasikan dengan jujur di
metodologi penelitian menurut
pengambilan sampelnya tekniknya
convenient Misalkan seperti itu
ini katakan rendem jangan dikatakan aja
ya Setelah itu kita sampaikan instrumen
penelitian nah ini juga instrumen
penelitian ini juga harus detail sebagai
informasi saja saya juga sebagai salah
satu editor jurnal shinta2 dan diedit
jurnal tersebut saya termasuk editor
yang menyeleksi naskah di bagian awal
jadinya ketika seluruh naskah masuk
naskah tersebut akan saya baca satu
persatu dan akan saya Tentukan manakah
naskah bisa lanjut ke proses selanjutnya
mana yang tidak bisa lanjut salah satu
dasarnya adalah kejelasan instrumen
misalkan deh kita melakukan penelitian
survei maka instrumennya kuisoner nah
kuisioner ini kita harus Jelaskan dengan
detail Yang pertama apa itu snr tersebut
berasal dari mana atau referensinya apa
sumbernya mana itu harus dicantumkan
ketika instrumen tersebut dibuat sendiri
Tuliskan juga instrumen ini dikembangkan
oleh peneliti sendiri kemudian
informasikan kualitas dari instrumen
tersebut kualitas itu maksudnya apa
misalkan validitasnya reliabilitas
reliabilitas Nya sehingga pembaca tahu
dengan menggunakan instrumen penelitian
ini data yang diperoleh itu dapat
percaya tidak bias Selain itu apa yang
perlu dicantumkan jumlah itemnya pun
juga perlu dicantumkan kalau
instrumennya berupa pertanyaan level
kognitifnya harus dituliskan C1 sampai
C6 kah atau hanya kah hanya keempat
sampai keenam kemudian juga aspek dan
indikator Maaf ya misalkan aspek yang
diukur pada instrumen tersebut misalkan
aspek kognitif misalkan materi yang
ditanyakan di soal-soal yang digunakan
sebagai instrumen adalah soal-soal
biologi pada topik protista Misalkan
seperti itu itu harus
Oh ya kalau bisa cantumkan sumbernya
lapar kalau memang mengambil dari
instrumen orang lain kemudian Prosedur
Penelitian Prosedur Penelitian juga
harus detail disini juga sering kita
baca di naskah-naskah di artikel-artikel
yang terbit juga biasanya peneliti
setelah menyampaikan instrumen langsung
menyampaikan teknik analisis datanya
tanpa menyampaikan prosedur nya kalau
penelitiannya survei misalkan Ya udah
kita ceritakan dari awal bagaimana
kuisioner tadi disebarkan ya kita tulis
gooner disebarkan ke peserta koresponden
menggunakan platform Google form yang
dishare atau dibagikan melalui WhatsApp
Group Misalkan seperti ini kemudian
setelah di aba sebarkan kemudian nanti
akan ditunggu selama misalkan dua minggu
sampaikan juga setelah data terkumpul
akan dilakukan pelabelan pelabelan nya
seperti apa
misalkan kalau jawaban kurang tepat
dikasih label 0 jawaban tepat dikasih
satu kalau penelitiannya pendidikan
misalkan pendidikan langsung dikelas
Yaudah sampaikan juga kalau misalkan
pembelajar penelitianya pengaruh PBL
terhadap hasil belajar kognitif
sampaikan di Prosedur Penelitian sintaks
PBL nya seperti apa dan merujuk ke siapa
gitu ya dan penelitian-penelitian yang
lain prosedur rates janin terakhir
adalah teknik analisis datanya kok
datanya sudah terkumpul mau dia najis
pakai apa persentase sajakah prata
sajakah atau hingga inferensial misalkan
Anova ancova mencoba dan sebagainya
selanjutnya Al Mohon maaf Pak Fauzi
waktu nyaman bersih lima menit lagi oke
oke metode penelitian sudah sampaikan ya
lanjut nah ini contohnya bisa nanti
dibaca sendiri sesuai dengan penjelasan
yang sudah saya
dan bagaimana cara menulis di bagian
metodologi dan Cut lagi nih cocok lagi
setelah ini nanti bisa dibaca Ini salah
satu kuncinya bisa nanti menjadi panduan
tapi jangan sama persis sekarang Nanti
ketika kita melakukan penulisan juga ada
cek plagiasi lanjut lagi ini contoh juga
bisa dibaca dan Cut Nya analisis data
ini salah satunya caranya seperti ini
selanjutnya kemudian membahas temuan ini
beberapa komponen yang penting yang
pertama setelah kita menyampaikan
metodologi di naskah kita kita sampaikan
temuannya temuan jangan D presentasikan
dengan panjang lebar kita cukup
presentasikan data tersebut dalam bentuk
tabel atau grafik yang merangkum semua
temuan kita ya kemudian setelah tabel
atau grafik tersebut disampaikan
bandingkan dengan laporan penelitian
terdahulu diesel selanjutnya nanti bisa
ia sendiri bagaimana cara membandingkan
antara temuan kita dengan pertemuan
sebelumnya setelah dibandingkan barulah
kita boleh membahas temuan tersebut
Kenapa kok sama dengan penelitian
Sebelumnya kenapa kok beda misalkan
temuan kita ternyata menolak hipotesis
penelitian kita itu bukan Perlak berarti
penelitian kita gagal perlu ada
pembahasan Kok bisa sih hipotesis
penelitian nya tertolak Setelah itu kita
mendiskusikan tindak lanjut dari temuan
kita misalkan kok keterampilan
metakognitif atau keterampilan berpikir
anak-anak SMA dipalang itu rendah maka
selanjutnya Apa yang harus dilakukan
penerapan pembelajaran yang seperti apa
yang perlu diterapkan atau penelitian
semacam Apa yang perlu dilakukan untuk
Menindaklanjuti temuan kali ini dan yang
terakhir penutup dari pembahasan
tersebut kita sampaikan keterbatasan
penelitian pasti penelitian itu punya
keterbatasan dan keterbatasan tersebut
supaya
disampaikan lanjut yaitu berkaitan
dengan bagian membahas temuan lanjut
lagi nih contoh saja ya selanjutnya
langsung ke kesimpulan dan saran nah ini
menyimpulkan penelitian ada tiga
komponen ya yang pertama kesimpulan
berdasarkan tujuan ini mudahnya kita
lihat tujuannya di latar belakang
kemudian kita simpulkan dan yang
selanjutnya adalah harus merujuk pada
tumbuhan jangan ujug-ujug dengan
tiba-tiba muncul di kesimpulan batal
tidak sama sekali dibahas di bagian
pembahasan dan yang terakhir tambahkan
satu paragraf yang isinya bisa
rekomendasi tidak bisa saran bisa
implikasi dari temuan kita saran ini
bisa untuk penelitian selanjutnya bisa
untuk pemangku kebijakan bisa ke sekolah
atau bisa ke tempat penelitian yang kita
pilih begitu lanjut Nah setelah
menyimpulkan penelitian baru kita susun
abstrak yang bisa kita lihat desain
lanjutnya nah di abstrak pun ada lima
komponen penting satu yang perlu saya
ingatkan adalah biasanya naskah abstrak
itu biasanya langsung ditulis tujuan
penelitian ini adalah kalau jurnalnya
meminta seperti itu tidak masalah tetapi
abstrak yang baik itu adalah kita buka
dengan satu-dua kalimat latar belakang
dan ditutup oleh kesimpulan bukan temuan
ya tapi kesimpulan dan bisa ditambahkan
dengan saran rekomendasi atau indikasi
maka akhirnya akan menjadi lebih baik
selanjutnya setelah abstrak sudah
tersusun ini contoh ya bisa nanti dibaca
sendiri barulah kita menentukan judul
naskah salah satu rumus umum yang bisa
digunakan ketika kita membuat judul
naskah adalah di dalam judul naskah
biasanya ada subjek penelitiannya ada
permasalahannya dan ada solusinya
misalkan subjek penelitiannya siswa SMA
permasalahannya adalah rendahnya the
Dengan berpikir kritis solusinya adalah
penerapan pembelajaran inovasi inovatif
misalkan TPS maka judul yang bisa kita
gunakan adalah pemberdayaan keterampilan
berpikir kritis siswa SMA menggunakan
tpss dan selain kalimatnya seperti itu
itu kalimat berita ya Kita juga bisa
membuat the judul dalam bentuk kalimat
tanya maupun kalimat seru kalimat
perintah ya bisa kita lihat di
selanjutnya ini contoh-contohnya nah ini
paling awal itu kalimat berita judul
yang paling umum ya Ada subjeknya ada
permasalahan ada tadi apa namanya cara
untuk mengatasi permasalahan tersebut
nyanyi beberapa judul dari naskah saya
ada juga naskah saya yang bentuknya
tanda tanya misalkan di judul yang
ketiga itu boleh kita kasih titik dua
apakah sudah baik tanda tanya bisa juga
tanda seru di paling bawah itu Nah itu
contohnya drosophila paling sedikit
tanda seru contoh-contoh
naskah sebaiknya yang menarik tetapi
mewakili seluruh naskah kita selanjutnya
nah ini ragamnya sumber penelitian yang
bisa kita lakukan kita gunakan misalkan
Bapak Ibu atau adik-adik mahasiswa ingin
melakukan penelitian nanti bisa
menggunakan beberapa instrumen ini bisa
lanjut ke slide selanjutnya ninety
silahkan dikunjungi sendiri Saya sudah
ada beberapa instrumen yang Leuser di
apa konten YouTube saya di channel saya
dan yang terakhir ada desain penelitian
yang cocok digunakan di masa depan demi
bisa dilihat sendiri jadi konten YouTube
saya Ok lanjut next lagi aku bertampilan
channel Saya lanjut oke terima kasih
nanti bisa ditanyakan kalau ada yang
merekam keep terima kasih kepada bapak
Fauzi atas pemaparan materinya yang
sangat jelas sama-sama oke sekarang
Ken buka sesi tanya-jawab jadi kepada
para peserta kami persilahkan untuk
bertanya melalui kolom chat baik melalui
aplikasi Zoom ataupun YouTube di sini
saya lihat sudah ada yang mengajukan
pertanyaan boleh langsung saja pak ya
Oke ini untuk yang pertanyaan pertama
dari ibu Meri Yanti bantai k
pertanyaannya yaitu Apabila kita ingin
meneliti tentang sesuatu namun sudah ada
yang memiliki masalah itu terlebih
dahulu dengan metode dan alat yang
berbeda Apakah bisa dilanjutkan atau
dijawab Oke boleh kalau langsung dicoba
aja ya bertanya bagus ada penelitian
yang mungkin topiknya sama masalahnya
Sabah tetapi caranya metodologinya atau
alat yang digunakan berbeda Apakah boleh
diteliti sangat boleh jadinya nanti di
bagian state-of-the-art kita sampai
Hai permasalahan ini sebenarnya sudah
dikaji oleh beberapa penelitian
terdahulu misalkan si Budi menggunakan
alat aza5 menggunakan alat B sedangkan
Si Toni menggunakan alat C tapi belum
ada penelitian yang mengkaji masalah ini
dengan alat D Oleh karena itu tujuan
penelitian ini adalah mengeksplorasi
permasalahan tersebut dengan alat di
tersebut inilah yang namanya novelty
kebaruan yang bisa muncul dari tadi
state-of-the-art nya begitu Oke terima
kasih lalu untuk yang pertanyaan kedua
dari Ibu Dini Aisyah Rangkuti
pertanyaannya yaitu menyimpulkan
penelitian apa sebaiknya dalam
menyimpulkan penelitian apa sebaiknya
dalam bentuk point ataukah bentuk
paragraf a oke bagus ketika kita menulis
naskah publikasi hindari balet Numbering
hindari poin-poin Ya baik di bagian
pendahuluan di bagian metodologi
bahasan maupun kesimpulan saran kita
sebaiknya Tuliskan dalam bentuk paragraf
Misalkan kesimpulannya tiga kita susun
dalam bentuk paragraf dengan kalimat
satu dua tiga atau empat yang saling
berhubungan misalkan kesimpulan dari
penelitian ini adalah keterampilan
berpikir kritis siswa sman-1 Malang
masih rendah lebih lanjut dapat
diketahui siswa kelas 10 dengan kelas 11
memiliki keterampilan yang berbeda
secara signifikan selanjutnya gender
Bond jenis kelaminmu mempengaruhi
Kompetensi ini begitu jangan dibuat 123
atau poin-poin terima kasih terima kasih
kemudian pertanyaan berikutnya yaitu
dari ibu naimatus Syifa Daulay
pertanyaannya dalam publikasi jurnal
nasional atau internasional Apakah
jumlah referensi yang digunakan
berpengaruh idealnya Seperti apa terima
kasih Oke ini juga
dan yang perlu kita cermati ini juga
penting ya oke sebelum menjawab
pertanyaan itu kita juga harus sadar
ketika kita ingin menulis jurnal
nasional misalkan shinta2 maka
referensinya pun juga sebaiknya 80% dari
shinta2 juga ketika kita ingin menulis
kopus Yaudah referensinya 80% juga dari
scopus Holocaust paling sederhana dari
para penulis editor dan review adalah
kalau kita ingin membuat masakan yang
enak komposisinya juga harus berkualitas
ketika kita ingin menulis tulisan yang
berkualitas referensinya juga
berkualitas begitu ya Nah sekarang
berkaitan dengan jumlah sebaiknya apa
sebaiknya berapa Kalau penelitian
pendidikan kalau targetnya jurnal
internasional ya misalkan scopus ya ya
kalau bisa minimal 40-50 referensi kalau
misalkan 50 referensi maka referensi
yang dari scopus yang 40-45 100% dari
scopus juga bagus
jika kita menulis naskah ilmiah
sebaiknya mayoritas referensi kita juga
nyari artikel ilmiah dari buku hanya
5-10 persen ketika kita menulis di
shinta2 ya rata-rata biasanya 30 naskah
ke-30 referensi yang sama-sama juga dari
shinta2 kalau kita menulis disita tiga
atau cinta 4 sekali masih tanam
sebetulnya 3020 juga tidak masalah
tetapi kalau kita ingin sekalian belajar
kita mulai belajar biasakan minimal tiga
puluh semakin banyak referensinya
semakin kuat naskah tersebut dan semakin
dipercaya oleh editor begitu Terima
kasih ini ada pertanyaan yang berikutnya
Bapak dari ratu Ibu raihanah Nur
agustanti pertanyaannya yaitu kriteria
artikel pendidikan agar berpeluang untuk
bisa dipublikasikan di scopus itu yang
seperti apa Ok yang pertama adalah
topiknya kalau kita sebisa bau
penelitian yang topiknya segar update
misalkan sekarang tentang topik bisa
diarahkan ke literasi kesehatan bisa
diarahkan ke teras informasi bisa
langsung diarahkan ke pengetahuan sikap
dan praktik terkait kofit itu insya
Allah akan lebih mudah yang pertama
berkaitan dengan topik yang kedua tadi
referensi yang referensinya kalau kuat
makan nanti editor juga akan menilai Oh
ini naskahnya bagus tetapi selain dua
ini sebenarnya saya jelaskan di awal
tadi yang paling paling penting adalah
desain penelitiannya design-nya
sederhana tidak masalah tetapi akurat ya
misalkan penelitian survei itu
panitianya sederhana tetapi harus akurat
analisisnya juga harus jelas
instrumennya juga harus baik seperti
yang saya sampaikan tadi juga kalau saya
sebagai editor maupun reviewer saya dulu
beberapa waktu lalu juga mereview naskah
Q1 meskipun gak pernah nulis kita tuh
dan beberapa naskah Q2 yang langsung
saya lihat pertama kali adalah judul
lalu langsung saya lihat
metodologi-metodologi bagus saya lanjut
mereview atau mengevaluasi naskah
tersebut ketika metodologinya kurang
makan nanti jelas naskah tersebut saya
nilainya juga tidak optimal begitu yang
terakhir adalah Insyaallah kalau bisa
mengikuti apa yang saya sampaikan tadi
Bagaimana cara menulis pendahuluan
Bagaimana penyusun abstrak Bagaimana
membahas temuan kalau aspek-aspek ada
bisa dipenuhi Insya Allah naskahnya juga
akan berkualitas Corbuzier begitu
primadani mungkin ini ada satu
pertanyaan terakhir pas sebelum kita
crossing dari sesok vatista three
juliawan pertanyaannya yaitu Bagaimana
kalau kita akan mengutip jurnal dari Sia
tapi kita mendapat kutipan itu dari
jurnal orang lain contohnya CB jadi yang
saya masukkan ke daftar pustaka sia atau
si B oke oke bagus ya sebetulnya begini
salah satu Profesor saya provider
pernah mengatakan kalau kita mengutip
naskah jangan terlalu dalam maksudnya
jangan terlalu dalam itu apa ada lambe
dalam C ya dengan terlalu dalam sehingga
kalau biasa referensi yang langsung dan
sekarang itu Zaman internet ya kita bisa
menggunakan Google kita bisa mencari
referensi apapun ketika ada apa
informasi penting kemudian kita ingin
masukkan sebagai referensi kita tetapi
ternyata informasi tersebut sudah masuk
ke referensi yang lainnya Hadi dalam B
Ya udah kita cari Siah tadi itu dimana
misalkan si Anda ada kita ganti aja
sekarang banyak referensi yang bisa kita
gunakan untuk mensubstitusi referensi
yang mungkin terlalu lampau atau tidak
bisa kita temukan begitu Bapak ini
Mungkin ada satu pertanyaan tambahan gak
papa ya Pak Iya bapaknya ada yang
bernyanyi Gimana kalau instrumen orang
lain kita menggunakan semir orang lain
Apakah itu harus kita validasi lagi atau
kasih dan lalu kalau untuk guru tuh
validasinya kemana ya oke yang pertama
kalau untuk guru ya agar memudahkan
untuk guru sebaiknya menggunakan
instrumen orang lain jangan
mengembangkan sendiri yang kedua kalau
instrumen tersebut punya orang lain
apakah perlu divalidasi kalau sebaiknya
memang perlu divalidasi khususnya kalau
subjeknya beda misalkan instrumennya
awalnya digunakan untuk mengukur
literasi pasien kemudian kita gunakan
untuk mengukur literasi kesehatan siswa
SMA maka perlu ada proses validasi
proses apa mengukur validitas reabilitas
tetapi ketika subjeknya sama sebetulnya
juga tidak perlu tidak masalah apalagi
kalau kita ingin menulisnya ke jurnal
nasional ketika di jurnal internasional
pun juga enggak masalah kita cantumkan
hasil reliabilitas dan
ndas dari instrumen tersebut yang sudah
diinformasikan oleh penulis sebelumnya
seperti ini saya dan teman-teman membuat
instrumen KB ya nulis saat itu ten
practices untuk Fit pengetahuan sikap
dan praktik untuk profit nah ini selama
dua minggu terakhir sudah banyak penulis
peneliti dari berbagai negara dan dari
Myanmar Thailand dari Srilanka ada yang
dari Irak Turki dan sebagai yang
menempel saya bolehkah kami menggunakan
instrumen anda dan bagaimana validitas
reabilitas yaitu kita sampaikan nanti
jadinya nanti mereka Langsung hanya
menyantumkan saja tanpa melakukan
validasi nah begitu Terima kasih atas
jawaban pertanyaannya Pak karena waktu
kita sudah habis jadi akan kita tetap
saja pemaparan yang pemaparan oleh Bapak
ama Fauzi tadi sudah sangat baik dan
Cukup jelas ya Mulai dari alur
menentukan
topik hingga bisa sampai ke jurnal yang
kita tuju nah tipsnya dulu juga Tadi
sudah dijelaskan oleh Bapak Fauzi dan
belum dan kita juga dapat menulis tanpa
merasa kesulitan lagi seperti Tema kita
hari ini yaitu mudahnya merusak tikel
khususnya di bagian kependidikan Ya baik
itu guru dosen mahasiswa dan profesi
lainnya untuk materi ini ada yang
menanyakan link materi jadi untuk materi
yang akan kita share melalui grup WA
jadi jangan khawatir lalu ke untuk
pertanyaan-pertanyaan yang masih ada
tapi belum sempat terjawab oleh bapamu
solusi boleh nanti pak Dimohon
kesediaannya untuk eh dijawab secara
offline saja nanti saya nyampe yang
kepada peserta yg aku kini juga
informasi untuk peserta ya kalau ingin
belajar belajar penulisan lebih lanjut
Insya Allah saya juga akan update di
channel YouTube saya saya akan update
bagaimana
10 bulan menjadi lebih bagus lagi
Bagaimana penggunaan instrumen instrumen
dan instrumen apa saja yang bisa hanya
tinggal diterapkan dianya nanti saya
akan share berbagai instrumen penelitian
sederhana nanti Bapak Ibu bisa melihat
video tersebut Kemudian Bapak Ibu
terapkan diisi tusi masing-masing ya
nanti aja channel saya bisa Bapak Ibu
lihat di materi yang akan dibagikan oleh
panitia gitu ya
Hai namun
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:11:13 UTC
Categories
Manage