Mudahnya menulis artikel di jurnal internasional bereputasi
5utwu2UTIWw • 2020-07-22
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Hai saya juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta dan terima kasih juga mungkin ada di sini peserta yang mungkin bertemu saya webinar ini yang keempat kalinya semenjak saya di web Kendari Tanoe m dan saat ini kita ketemu lagi di Medan materi yang akan saya sampaikan pagi ini berkaitan dengan Winar Winar sebelumnya tapi bagi peserta yang tidak ikut webinar sebelumnya tidak masalah karena sebetulnya juga akan kita pelajari hal-hal yang mungkin mendasar berkaitan dengan penulisan saya mulai ya oke Pada kesempatan kali ini saya akan sharing materi yang berkaitan dengan mudahnya Menulis artikel ilmiah dan peluangnya ketika kita mencapai artikel ilmiah tersebut menjadi publikasi yang dapat diterbitkan baik di jurnal nasional maupun internasional bereputasi ia bisa dilanjutkan slime-nya Oke ini riwayat penulisan saya riwayat penelitian saya ini tetap saya sampaikan di setiap webinar saya salah satunya sebagai motivasi kenapa Karena di sini bisa kita lihat sebetulnya pada awalnya Ketika saya masih mahasiswa S1 saya belum pernah menulis Saya mulai belajar menulis itu waktu S2 menulisnya pun masih taraf seminar seminar nasional dan internasional di situ saya mulai belajar saya juga belajar langsung kepada Profesor saya produk dan proses Ubaidah dan Prof Amien Dan dari situ saya banyak belajar hal-hal yang berkaitan dengan penulisan dan akhirnya menjadi hobi dan akhirnya pada tahun 2017 saya menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Malang dan selamat tinggal tahun tersebut Alhamdulillah masih produktif menulis dan alhamdulillah ada 30-an naskah yang sudah di publik untuk dipublikasikan dan 50 persennya terindeks scopus ya nah dari situ Kemudian beberapa jurnal meminta bantuan saya menjadi editor maupun reviewer nah disini Saya ingin menyampaikan kepada para peserta dan panitia ketika kita menulis Nanti kita akan Awali oleh beberapa jurnal baik menjadi reviewer maupun editor dan kesempatan itu sebaiknya kita terima karena dengan menjadi editor maupun reviewer itu juga akan meningkatkan kemampuan kita dalam menulis ya selanjutnya sekarang kita langsung masuk ke materinya kalau ini adalah pendahuluan oke nah kalau kita berbicara terkait publikasi sebetulnya ada beberapa target yang bisa kita gunakan naskah yang sudah kita siapkan bisa kita publikasikan yang pertama yang paling umum adalah di jurnal ilmiah yang kedua bisa di prosiding jadinya kita konferensi dulu kita seminar dulu kemudian makalah yang kita presentasikan bisa termuat di prosiding kemudian adalah yang lainnya sebetulnya yaitu Factor atau buku bagian dari buku ya itu juga bisa kemudian juga buku yang utuh selain itu juga ada beberapa target lain nah pada webinar kali ini saya hanya memfokuskan dan pada jurnal ilmiah Nah di sini mungkin sebagian dari kita juga paham jurnal dan artikel itu dua istilah yang berbeda yang harus kita ingat terlebih dahulu ketika kita menulis sebuah laporan laporan itu diubah menjadi temuan yang ingin kita share kita publikasikan ke jurnal maka laporan tersebut kita kenal sebagai naskah yang manuskrip nah kemudian manuskrip itu bisa kita submit ke jurnal nah naskah kita nanti akan berubah menjadi artikel namanya ya dan yang menampung artikel kita adalah jurnal nah ini biasanya kita kadang-kadang kembali Bali istilah artikel dan jurnal jadinya naskah kita ada di bernama aqidah sedangkan yang menampung nah artikel kita namanya jurnal nah jurnal sendiri Ini juga perlu saya sampaikan ini juga pengetahuan yang sebetulnya perlu kita ketahui khususnya bagi para penulis pemula atau yang masih belum seri itu di dunia penulisan Kita bisa menulis di berbagai jurnal jadinya setiap jurnal itu ada batasannya juga ada semacam levelnya ketika ada jurnal yang baru dibentuk maka jurnal tersebut pada mulanya harus mengurus issn Iya kemudian setelah beberapa kali terbit maka jurnal tersebut bisa diuruskan untuk mendapatkan akreditasi Shinta ya Shinta ini adalah dari syntha-6 sampai sinta1 semakin kecil angkanya semakin bagus dan tentunya peluang diterimanya pun semakin kecil kita lebih mudah menulis di syntha-6 dan akan lebih sulit ketika kita ingin menulis di shinta2 dan begitu seterusnya ya Nah kemudian selain istilah Shinta Kita juga mengenal istilah jurnal internasional yang terindeks Nah indeksasi ini macam-macam salah satu yang paling terkenal di Indonesia adalah sepupu Hai nah scopus nih sendiri itu ada levelnya juga dibagi menjadi empat kuartil dari kuartil empat hingga kuartil 1 nah jurnal-jurnal di Indonesia yang sinta1 itu biasanya sudah terindeks scopus dirinya ketika kita mengolah jurnal kemudian jurnal kita terindeks scopus atau Yos insya Allah nanti yang awalnya Shinta 2/3 tugas otomatis akan berubah menjadi cinta satu setelah diurus begitu ya dan sama ketika kita menulis di scopus misalkan Q1 dengan keempat ia lebih susah and Q1 tetapi bukan berarti kita tidak bisa tembus ke sana meskipun saya sendiri belum pernah ya jadinya disini ada angka-angka di sini satunya angka-angka naskah saya yang sudah dipublikasikan di semifinal di prosiding maupun di jurnal kita bisa dilihat saya Q1 belum pernah sama sekali tapi kedua Alhamdulillah sudah ada lima ketiga ada dua dan keempat ada satu dan itu tool Selama saya menjadi dosen indikator terakhir ini nah ini pengetahuan yang mendasar yang perlu kita ketahui agar kita tidak salah menargetkan ingin kita publish di mana naskah yang sudah kita buat begitu ya selanjutnya nah ini merupakan tahapan bagi saya pribadi Ketika saya ingin menulis naskah yang pertama tentunya adalah kita harus menentukan topik seperti yang saya sampaikan mungkin ada beberapa peserta yang ikut webinar saya sebelumnya saat ini kita dihadapi oleh salah satu masalah yang sebetulnya sangat penting untuk diatasi kalo di dunia pendidikan adalah masalah yang berkaitan dengan pembelajaran jarak jauh pembelajaran online dan kalau di Biologi adalah masalah yang berkaitan dengan covert Nah ini bisa kita jadikan topik penelitian kita dan topik ini lagi istilahnya hangat-hangatnya kalau kita menulis Shanaz kah dengan topik yo inshallah naskah kita akan mudah diterima diberbagai jurnap ya jadinya setelah topik ditentukan kita rumuskan masalahnya tadi topik itu masih general kemudian kita fokuskan manakah yang ingin kita analisis manakah yang kita ingin teliti misalkan dari Topik generalnya adalah pembelajaran jarak jauh maka permasalahan yang diangkat misalnya adalah kendala yang dihadapi oleh siswa SMA ketika pembelajaran jarak jauh dengan lebih dipersempit lagi Nah setelah permasalahan tersebut kita tentukan kalau saya pribadi kemudian saya memutuskan untuk merumuskan terlebih dahulu metodologi penelitian yang akan saya gunakan nah ini biasanya juga ada beberapa yang salah banyak yang mengatakan bukan banyak beberapa mengatakan yang penting naskah itu bagus metologi Nomor 2 atau nomor sekian yang nomor satu yang penting adalah kualitas naskah ini kurang tepat yang tepat adalah yang paling kualitas Naskah adalah metodologi penelitian yang kita gunakan sebagian baik metodenya semakin akurat metodenya maka data yang diperoleh semakin baik ketika penelitian kita metodenya bagus kita dapat mengubah temuan kita menjadi naskah yang juga sangat bagus Oleh karena itu ketika saya melakukan penelitian saya harus menentukan metodenya tahu nah baru setelah metodenya sudah dianggap fix dan anggota penelitiannya sudah setuju kita kemudian menentukan instrumennya instrumen Apa ini maksudnya instrumen pengumpulan data misalkan saja pada saat ini kita tidak bisa ketemu dengan responden penelitian kita bisa tidak bisa bertemu dengan sampel secara langsung udah-udah bentuk Ini kan udah bantuin yang lainnya bisa diambil dulu ya bye ia terima kasih Oke setelah kita menentukan metode nya kita kemudian menentukan instrumen pengumpulan datanya misalkan tadi kita tidak bisa bertemu dengan sampel penelitian kita kalau di dunia pendidikan sampel penelitian kita adalah siswa mahasiswa guru atau dosen ketika covert kita tidak bisa bertemu tapi kita ingin menggali data dari mereka Maka instrumennya salah satunya adalah instrumen dalam bentuk kuesioner jadinya penelitiannya penelitian survei instrumennya kuesioner kuesioner apa yang kita gunakan bisa kita cari topiknya apa yang mau diangkat misalkan literasi maka kita cari kuesioner iterasi ya Nah setelah instrumennya sudah setuju diterima oleh setiap anggota penelitian waktunya kita mengumpulkan data menggunakan instrumen yang sudah kita siapkan tadi karena saat ini wabah naik kuesioner tadi bisa kita Ubah menjadi kuesioner online di kita masukkan ke dalam pukul bom atau platform lainnya jadinya kita tinggal memasukkan ke Google pom kita sebar melalui WhatsApp Group atau media sosial yang lain kita tinggal ditunggu datanya Nah sambil menunggu data kita sudah bisa mulai menyusun pendahuluan nah di naskah benda Luhan ini menjadi salah satu komponen yang menentukan diterima tidaknya naskah kita kenapa karena fungsi pedahuluan adalah mengantarkan pembaca Disini yang pertama kali membaca naskah kita adalah editor cd-nya Bagaimana cara kita mengawal atau memandu editor Dari jurnal tersebut membaca naskah kita sehingga mereka tertarik ketika mereka tertarik Nasa kita bisa lanjut Tetapi kalau editornya sudah tidak tertarik meskipun metodologinya bagus ya Bisa saja nanti naskah kita tidak bisa dilanjutkan untuk proses ya setelah pendahuluan Hai diselesaikan Kita juga bisa selanjutnya menginformasikan metode penelitian kita kita tulis di bagian metode penelitian kita tulis sedetail mungkin nanti akan saya bahas Lebih Detail Bagaimana cara menulis metode yang baik setelah metodenya kita Tuliskan di naskah kita baru kita nanti membahas temuan yang kita peroleh nanti juga kita akan bahas Lebih Detail setelah temuan dibahas baru kita simpulkan penelitian kita itu kesimpulannya Seperti apa saran yang kita berikan itu seperti apa juga baru Setelah itu kita susun abstraknya ya jadinya jangan abstrak dahulu akrab abstrak yaitu ringkasan dari naskah kita ringkasan yang membuat seluruh kegiatan dan tumbuhan di penelitian kita setelah kita membuat pendahuluan hingga kesimpulan dan saran baru kita susun abstraknya insya Allah abstraknya akan menjadi lebih baik ketika dibalik makan kemungkinan absen tersebut kurang dapat mampu mewakili naskah yang sudah kita buat dan yang terakhir adalah menentukan judul naskah jadinya ringkasan dari naskah dari berbentuk abstrak abstrak tersebut diringkas lagi menjadi judul naskah itu kita lakukan kita buat di bagian paling akhir baru Setelah itu kita cari jurnal yang cocok karena begitu ya atau jurnalnya bisa kita kita tentukan di awal juga nggak masalah tapi ini Langkah terakhir setelah Nasa kita sudah siap lanjut yakni webinar kali ini kita akan membahas dari membuat pendahuluan hingga membuat judul ya bisa dislike Oke sekarang kita lihat pendownload Bagaimana sih naskah yang baik dari segi pendahuluan ini ada lima komponen penting yang perlu muncul di pendahulan di pendahuluan dari naskah penelitian kita yang pertama adalah satu paragraf pengantar ya harus ada pengantarnya kemudian 2-4 paragraf yang membahas referensi dasar terkait topik yang sedang kita kaji atau permasalahan yang sedang kita dalami ditemukan tersebut kemudian state-of-the-art nya nanti saya akan Jelaskan apa itu state-of-the-art kemudian tujuan penelitian dan yang terakhir adalah urgensi penelitian kita sekarang bisa lanjut ke paragraf pengantar pizza kita lihat contohnya di slide selanjutnya oke disini saya beri contoh 2 paragraf pengantar ketika kita menulis naskah pendahuluan samping saya katakan harus ada paragraf pengantar tetapi pengantar di sini jangan terlalu jauh nah disini banyak ya Ketika saya mengering view naskah-naskah dari berbagai negara termasuk di RI Indonesia kemudian di Malaysia dan sebagainya ada beberapa penulis yang pengantarnya terlalu jauh Contohnya bagaimana itu ingin melakukan penelitian pendidikan kita mulai dengan undang-undang dasar istilah yang diberikan Profesor saya dulu pidato kenegaraan itu tidak perlu itu terlalu jauh mengantarnya langsung fokus ke permasalahan kita misalkan saja ini salah satu penelitian saya dengan tim penelitiannya terkait literasi copied maka berangkatnya mengantarnya langsung menjelaskan terkait kofic coronavirus merupakan blablabla dan sebagainya satu paragraf saja yang mengantarkan pembaca untuk masuk ke dalam permasalahan yang akan kita dalami di naskah tersebut misalkan juga ketika kita ingin meneliti literasi lingkungan misalkan atau informan tahu Ernest kesadaran untuk menjaga lingkungan sama kita tidak usah terlalu jauh berangkat dari undang-undang atau kebijakan Adiwiyata kita langsung tembak masalah lingkungan itu perlu diberi kita ngucap seluruh pihak langsung berangkat dari situ ya itu yang disebut paragraf pengantar dari sini pun bisa kita lihat ini contohnya ya ketika kita menulis naskah naskah yang baik itu kalimatnya seperti apa sih sebaiknya setiap kita menulis naskah kalimat-kalimat tersebut bisa dipertanggungjawabkan ketika ada sumbernya kita tulis sumbernya setiap setiap kali ketika setiap kalimat ada penguat dari referensi Yaudah kita tulis referensi di setiap kalimat tersebut itu membuktikan bahwa yang menulis naskah tersebut sudah melakukan kajian yang optimal dan yang menjadi catatan kita adalah kita boleh satu kalimat lebih dari satu referensi ya misalkan saja ini contoh yang pertama di Kalimat pertama Nah itu satu kalimat lebih dari satu referensi ia malah lebih bagus ini mengidikasikan yang Hai Ibu Ketika menulis satu kalimat begitu sudah membaca lebih dari satu referensi ya kemudian kita lihat juga satu kalimat dengan kalimat selanjutnya itu berkaitan jangan loncat-loncat kita bisa tambahkan kata penghubung misalnya Oleh karena itu dengan demikian berkaitan dengan penjelasan tersebut itu penting sehingga penulisan kita terlihat alurnya Oke kemudian setelah paragraf pengantar ada beberapa paragraf yang menjelaskan referensi dasar yang berkaitan dengan topik penelitian kita Oke bisa lanjut ke slide selanjutnya oke jadinya paragraf yang menjelaskan referensi dasar ini juga contoh ya Yang yang saya berikan Hanya dua paragraf tetapi bisa lebih dari dua tapi jangan panjang-panjang ya Beberapa jurnal itu mau minta pendahuluan jangan panjang-panjang tetapi pada Hai dan merangkum hal-hal yang penting Nah di sini sama ketika kita menulis paragraf yang berisikan referensi dasar dari permasalahan kita jangan lupa paragraf tersebut juga harus ada kaitanya dengan paragraf pengantar tadi Nah misalkan kita kasih kalimat menghubungi kata penghubung sayangnya permasalah yang tadi sudah disampaikan di awal itu kurang optimal atau bagaimana seperti ini saya contohkan sayangnya gambaran potensi dan manfaat pendidikan biologi yang mampu memperdayakan kompetensi abad 21 masih belum dan seterusnya misalkan kalau kita melakukan penelitian tentang keterampilan abad 21 ya selanjutnya habis kita lihat selanjutnya nah ini ini merupakan istilahnya Masterpiece dari naskah kita setelah kita menyampaikan pengantar kemudian kita berikan informasi terkait referensi dan tentang masalah penelitian yang dikaji kita perlu menyampaikan state-of-the-art Apa itu state-of-the-art set of death itu bagian dari pendahuluan yang menginformasikan Apa perbedaan antara penelitian kita dengan penelitian-penelitian sebelumnya jadinya disini nampak terlihat bahwa Penulis itu ketika ingin melakukan penelitian titik tidak tiba di memerlukan penelitian tapi dia sudah melihat penelitian-penelitian terdahulu Nah kita sebagai peneliti tidak boleh penelitiannya Sama persis dengan penelitian sebelumnya kita harus melihat yang sudah dilakukan penelitian sebelumnya itu apa Jadi Yang belum dilakukan oleh mereka itu apa Neng belum mereka lakukan itulah yang menjadi permasalahan penelitian kita ini nanti bisa dilihat ya Contohnya bagaimana caranya merumuskan Soviet Nah setelah kita sampaikan penelitian Syiah hanya melakukan Elita hanya mengukur Oke misalkan kita amalkan penelitian keterampilan abad 21 ya misalkan gini penelitian Syiah hanya mengukur keterampilan berpikir kritis siswa SMA penelitian Sis b c b hanya melakukan penelitian keterampilan berpikir kritis siswa SMP sedangkan cc hanya mengukur keterampilan metakognitif anak SMP dan SMA dari berbagai penelitian tersebut belum ada penelitian yang mengkaji ke literasi dan komunikasi siswa SMP hingga SMA Nah itu Seto biasanya kemudian kita sampaikan tujuannya Oleh karena itu penelitian kali ini akan menganalisis atau mengeksplorasi kompetensi komunikasi dan literasi siswa SMP dan SMA yang bagus itu setelah kita sampaikan capnya cap antara penelitian sebelumnya dengan penelitian yang akan kita lakukan kita sampaikan tujuan penelitian kita Hai terus apalagi jangan lupa di pendahuluan kita tulis juga urgensi dari penelitian kita pentingnya penelitian kita tuh apa manfaatnya itu apa ya di sini bisa urgensi bisa disampaikan setelah tujuan bisa juga disampaikan sebelum tujuan ya misalkan tadi kita ingin mengeksplorasi komunikasi dan literasi siswa SMP dan SMA kemudian kita sampaikan dengan melakukan penelitian semacam ini kita dapat memetakan kompetensi abad 21 dari perspektif lain Misalkan seperti itu data seperti ini dapat menjadi rujukan atau temuan yang didapatkan bisa menjadi dasar untuk pemberian apa misalkan kebijakan di sekolah tersebut atau bisa menjadi masukan bagi guru agar dapat melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada pemberdayaan dua kompetensi tet3 komponen ini umumnya dilupakan oleh penulis-penulis Indonesia biasanya begitu beberapa ya Beberapa penulis luar negeri pun juga seperti itu biasanya mereka hanya paragraf pengantar dan paragraf Paragraf yang berisikan topik-topik referensi-referensi yang membahas topik penelitian kita dan misalkan ini ketika ada mahasiswa mungkin di sini ada beberapa dosen yang mewajibkan atau mengharuskan mahasiswanya mengubah naskah skripsi yang menjadi naskah artikel ilmiah biasanya mahasiswa lupa menuliskan tujuan di pendahuluan ya ini umum Kenapa karena kalau di naskah skripsi tujuan itu diluar pendahuluan hanya al-attar belakang B kemudian rumusan masalah C tujuan nah ketika berlatarbelakang diubah menjadi dari skripsi menjadi naskah ilmiah lupa tujuannya tidak dimasukkan ke pendahuluan dari artikel ilmiahnya Badal tujuan itu harus muncul ya deh pokoknya cepet-cepet reggae mohon maaf lagi mungkin bila ada peserta atau yang lainnya yang belum dianut biar audio dari saya bisa optimal oke sekarang tadi pendahuluan sudah ya sekarang kita mendiskusikan terkait metode penelitian sama ketika kita menuliskan metode penelitian ada beberapa komponen yang harus muncul yang pertama itu desain atau rancangan penelitian kita serta waktu dan tempat penelitian waktu dan tempat penelitian ini juga biasanya lupa penulis kita sering menemukan naskah ini penelitiannya di SMA mana tuh biasanya lupa penelitian ini kapan dilakukan Tahun berapa Padahal waktu dan tempat penelitian itu penting ya misalkan kita Mohon penelitian di Malang belum tentu Hasil tersebut bisa sama Srikandi Surabaya sehingga informasi tempat itu penting waktu juga penelitian tahun 2010 bisa saja berbeda dengan pengertian tahun 2015 bisa karena berkaitan dengan kurikulum kebijakan dan sebagainya setelah waktu dan tempat penelitian diinformasikan sampaikan juga populasi sampel dan teknik sampling ya teknik sampling itu juga harus hati-hati dalam menuliskan harus sesuai dengan apa yang kita lakukan ketika kita mengambil populasi-populasi mengambil sampel sampel itu tidak kita acak ya jangan ditulis random sampling ketika kita melakukan penelitian misalkan penelitiannya menggunakan populasi siswa SMA X dan kita sampelnya adalah kelas 10-a dan 10b dan kenapa kita memilih 10 dan 10b ternyata karena kita hanya bisa mengakses kedua kelas tersebut Ya udah kita informasikan dengan jujur di metodologi penelitian menurut pengambilan sampelnya tekniknya convenient Misalkan seperti itu ini katakan rendem jangan dikatakan aja ya Setelah itu kita sampaikan instrumen penelitian nah ini juga instrumen penelitian ini juga harus detail sebagai informasi saja saya juga sebagai salah satu editor jurnal shinta2 dan diedit jurnal tersebut saya termasuk editor yang menyeleksi naskah di bagian awal jadinya ketika seluruh naskah masuk naskah tersebut akan saya baca satu persatu dan akan saya Tentukan manakah naskah bisa lanjut ke proses selanjutnya mana yang tidak bisa lanjut salah satu dasarnya adalah kejelasan instrumen misalkan deh kita melakukan penelitian survei maka instrumennya kuisoner nah kuisioner ini kita harus Jelaskan dengan detail Yang pertama apa itu snr tersebut berasal dari mana atau referensinya apa sumbernya mana itu harus dicantumkan ketika instrumen tersebut dibuat sendiri Tuliskan juga instrumen ini dikembangkan oleh peneliti sendiri kemudian informasikan kualitas dari instrumen tersebut kualitas itu maksudnya apa misalkan validitasnya reliabilitas reliabilitas Nya sehingga pembaca tahu dengan menggunakan instrumen penelitian ini data yang diperoleh itu dapat percaya tidak bias Selain itu apa yang perlu dicantumkan jumlah itemnya pun juga perlu dicantumkan kalau instrumennya berupa pertanyaan level kognitifnya harus dituliskan C1 sampai C6 kah atau hanya kah hanya keempat sampai keenam kemudian juga aspek dan indikator Maaf ya misalkan aspek yang diukur pada instrumen tersebut misalkan aspek kognitif misalkan materi yang ditanyakan di soal-soal yang digunakan sebagai instrumen adalah soal-soal biologi pada topik protista Misalkan seperti itu itu harus Oh ya kalau bisa cantumkan sumbernya lapar kalau memang mengambil dari instrumen orang lain kemudian Prosedur Penelitian Prosedur Penelitian juga harus detail disini juga sering kita baca di naskah-naskah di artikel-artikel yang terbit juga biasanya peneliti setelah menyampaikan instrumen langsung menyampaikan teknik analisis datanya tanpa menyampaikan prosedur nya kalau penelitiannya survei misalkan Ya udah kita ceritakan dari awal bagaimana kuisioner tadi disebarkan ya kita tulis gooner disebarkan ke peserta koresponden menggunakan platform Google form yang dishare atau dibagikan melalui WhatsApp Group Misalkan seperti ini kemudian setelah di aba sebarkan kemudian nanti akan ditunggu selama misalkan dua minggu sampaikan juga setelah data terkumpul akan dilakukan pelabelan pelabelan nya seperti apa misalkan kalau jawaban kurang tepat dikasih label 0 jawaban tepat dikasih satu kalau penelitiannya pendidikan misalkan pendidikan langsung dikelas Yaudah sampaikan juga kalau misalkan pembelajar penelitianya pengaruh PBL terhadap hasil belajar kognitif sampaikan di Prosedur Penelitian sintaks PBL nya seperti apa dan merujuk ke siapa gitu ya dan penelitian-penelitian yang lain prosedur rates janin terakhir adalah teknik analisis datanya kok datanya sudah terkumpul mau dia najis pakai apa persentase sajakah prata sajakah atau hingga inferensial misalkan Anova ancova mencoba dan sebagainya selanjutnya Al Mohon maaf Pak Fauzi waktu nyaman bersih lima menit lagi oke oke metode penelitian sudah sampaikan ya lanjut nah ini contohnya bisa nanti dibaca sendiri sesuai dengan penjelasan yang sudah saya dan bagaimana cara menulis di bagian metodologi dan Cut lagi nih cocok lagi setelah ini nanti bisa dibaca Ini salah satu kuncinya bisa nanti menjadi panduan tapi jangan sama persis sekarang Nanti ketika kita melakukan penulisan juga ada cek plagiasi lanjut lagi ini contoh juga bisa dibaca dan Cut Nya analisis data ini salah satunya caranya seperti ini selanjutnya kemudian membahas temuan ini beberapa komponen yang penting yang pertama setelah kita menyampaikan metodologi di naskah kita kita sampaikan temuannya temuan jangan D presentasikan dengan panjang lebar kita cukup presentasikan data tersebut dalam bentuk tabel atau grafik yang merangkum semua temuan kita ya kemudian setelah tabel atau grafik tersebut disampaikan bandingkan dengan laporan penelitian terdahulu diesel selanjutnya nanti bisa ia sendiri bagaimana cara membandingkan antara temuan kita dengan pertemuan sebelumnya setelah dibandingkan barulah kita boleh membahas temuan tersebut Kenapa kok sama dengan penelitian Sebelumnya kenapa kok beda misalkan temuan kita ternyata menolak hipotesis penelitian kita itu bukan Perlak berarti penelitian kita gagal perlu ada pembahasan Kok bisa sih hipotesis penelitian nya tertolak Setelah itu kita mendiskusikan tindak lanjut dari temuan kita misalkan kok keterampilan metakognitif atau keterampilan berpikir anak-anak SMA dipalang itu rendah maka selanjutnya Apa yang harus dilakukan penerapan pembelajaran yang seperti apa yang perlu diterapkan atau penelitian semacam Apa yang perlu dilakukan untuk Menindaklanjuti temuan kali ini dan yang terakhir penutup dari pembahasan tersebut kita sampaikan keterbatasan penelitian pasti penelitian itu punya keterbatasan dan keterbatasan tersebut supaya disampaikan lanjut yaitu berkaitan dengan bagian membahas temuan lanjut lagi nih contoh saja ya selanjutnya langsung ke kesimpulan dan saran nah ini menyimpulkan penelitian ada tiga komponen ya yang pertama kesimpulan berdasarkan tujuan ini mudahnya kita lihat tujuannya di latar belakang kemudian kita simpulkan dan yang selanjutnya adalah harus merujuk pada tumbuhan jangan ujug-ujug dengan tiba-tiba muncul di kesimpulan batal tidak sama sekali dibahas di bagian pembahasan dan yang terakhir tambahkan satu paragraf yang isinya bisa rekomendasi tidak bisa saran bisa implikasi dari temuan kita saran ini bisa untuk penelitian selanjutnya bisa untuk pemangku kebijakan bisa ke sekolah atau bisa ke tempat penelitian yang kita pilih begitu lanjut Nah setelah menyimpulkan penelitian baru kita susun abstrak yang bisa kita lihat desain lanjutnya nah di abstrak pun ada lima komponen penting satu yang perlu saya ingatkan adalah biasanya naskah abstrak itu biasanya langsung ditulis tujuan penelitian ini adalah kalau jurnalnya meminta seperti itu tidak masalah tetapi abstrak yang baik itu adalah kita buka dengan satu-dua kalimat latar belakang dan ditutup oleh kesimpulan bukan temuan ya tapi kesimpulan dan bisa ditambahkan dengan saran rekomendasi atau indikasi maka akhirnya akan menjadi lebih baik selanjutnya setelah abstrak sudah tersusun ini contoh ya bisa nanti dibaca sendiri barulah kita menentukan judul naskah salah satu rumus umum yang bisa digunakan ketika kita membuat judul naskah adalah di dalam judul naskah biasanya ada subjek penelitiannya ada permasalahannya dan ada solusinya misalkan subjek penelitiannya siswa SMA permasalahannya adalah rendahnya the Dengan berpikir kritis solusinya adalah penerapan pembelajaran inovasi inovatif misalkan TPS maka judul yang bisa kita gunakan adalah pemberdayaan keterampilan berpikir kritis siswa SMA menggunakan tpss dan selain kalimatnya seperti itu itu kalimat berita ya Kita juga bisa membuat the judul dalam bentuk kalimat tanya maupun kalimat seru kalimat perintah ya bisa kita lihat di selanjutnya ini contoh-contohnya nah ini paling awal itu kalimat berita judul yang paling umum ya Ada subjeknya ada permasalahan ada tadi apa namanya cara untuk mengatasi permasalahan tersebut nyanyi beberapa judul dari naskah saya ada juga naskah saya yang bentuknya tanda tanya misalkan di judul yang ketiga itu boleh kita kasih titik dua apakah sudah baik tanda tanya bisa juga tanda seru di paling bawah itu Nah itu contohnya drosophila paling sedikit tanda seru contoh-contoh naskah sebaiknya yang menarik tetapi mewakili seluruh naskah kita selanjutnya nah ini ragamnya sumber penelitian yang bisa kita lakukan kita gunakan misalkan Bapak Ibu atau adik-adik mahasiswa ingin melakukan penelitian nanti bisa menggunakan beberapa instrumen ini bisa lanjut ke slide selanjutnya ninety silahkan dikunjungi sendiri Saya sudah ada beberapa instrumen yang Leuser di apa konten YouTube saya di channel saya dan yang terakhir ada desain penelitian yang cocok digunakan di masa depan demi bisa dilihat sendiri jadi konten YouTube saya Ok lanjut next lagi aku bertampilan channel Saya lanjut oke terima kasih nanti bisa ditanyakan kalau ada yang merekam keep terima kasih kepada bapak Fauzi atas pemaparan materinya yang sangat jelas sama-sama oke sekarang Ken buka sesi tanya-jawab jadi kepada para peserta kami persilahkan untuk bertanya melalui kolom chat baik melalui aplikasi Zoom ataupun YouTube di sini saya lihat sudah ada yang mengajukan pertanyaan boleh langsung saja pak ya Oke ini untuk yang pertanyaan pertama dari ibu Meri Yanti bantai k pertanyaannya yaitu Apabila kita ingin meneliti tentang sesuatu namun sudah ada yang memiliki masalah itu terlebih dahulu dengan metode dan alat yang berbeda Apakah bisa dilanjutkan atau dijawab Oke boleh kalau langsung dicoba aja ya bertanya bagus ada penelitian yang mungkin topiknya sama masalahnya Sabah tetapi caranya metodologinya atau alat yang digunakan berbeda Apakah boleh diteliti sangat boleh jadinya nanti di bagian state-of-the-art kita sampai Hai permasalahan ini sebenarnya sudah dikaji oleh beberapa penelitian terdahulu misalkan si Budi menggunakan alat aza5 menggunakan alat B sedangkan Si Toni menggunakan alat C tapi belum ada penelitian yang mengkaji masalah ini dengan alat D Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi permasalahan tersebut dengan alat di tersebut inilah yang namanya novelty kebaruan yang bisa muncul dari tadi state-of-the-art nya begitu Oke terima kasih lalu untuk yang pertanyaan kedua dari Ibu Dini Aisyah Rangkuti pertanyaannya yaitu menyimpulkan penelitian apa sebaiknya dalam menyimpulkan penelitian apa sebaiknya dalam bentuk point ataukah bentuk paragraf a oke bagus ketika kita menulis naskah publikasi hindari balet Numbering hindari poin-poin Ya baik di bagian pendahuluan di bagian metodologi bahasan maupun kesimpulan saran kita sebaiknya Tuliskan dalam bentuk paragraf Misalkan kesimpulannya tiga kita susun dalam bentuk paragraf dengan kalimat satu dua tiga atau empat yang saling berhubungan misalkan kesimpulan dari penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis siswa sman-1 Malang masih rendah lebih lanjut dapat diketahui siswa kelas 10 dengan kelas 11 memiliki keterampilan yang berbeda secara signifikan selanjutnya gender Bond jenis kelaminmu mempengaruhi Kompetensi ini begitu jangan dibuat 123 atau poin-poin terima kasih terima kasih kemudian pertanyaan berikutnya yaitu dari ibu naimatus Syifa Daulay pertanyaannya dalam publikasi jurnal nasional atau internasional Apakah jumlah referensi yang digunakan berpengaruh idealnya Seperti apa terima kasih Oke ini juga dan yang perlu kita cermati ini juga penting ya oke sebelum menjawab pertanyaan itu kita juga harus sadar ketika kita ingin menulis jurnal nasional misalkan shinta2 maka referensinya pun juga sebaiknya 80% dari shinta2 juga ketika kita ingin menulis kopus Yaudah referensinya 80% juga dari scopus Holocaust paling sederhana dari para penulis editor dan review adalah kalau kita ingin membuat masakan yang enak komposisinya juga harus berkualitas ketika kita ingin menulis tulisan yang berkualitas referensinya juga berkualitas begitu ya Nah sekarang berkaitan dengan jumlah sebaiknya apa sebaiknya berapa Kalau penelitian pendidikan kalau targetnya jurnal internasional ya misalkan scopus ya ya kalau bisa minimal 40-50 referensi kalau misalkan 50 referensi maka referensi yang dari scopus yang 40-45 100% dari scopus juga bagus jika kita menulis naskah ilmiah sebaiknya mayoritas referensi kita juga nyari artikel ilmiah dari buku hanya 5-10 persen ketika kita menulis di shinta2 ya rata-rata biasanya 30 naskah ke-30 referensi yang sama-sama juga dari shinta2 kalau kita menulis disita tiga atau cinta 4 sekali masih tanam sebetulnya 3020 juga tidak masalah tetapi kalau kita ingin sekalian belajar kita mulai belajar biasakan minimal tiga puluh semakin banyak referensinya semakin kuat naskah tersebut dan semakin dipercaya oleh editor begitu Terima kasih ini ada pertanyaan yang berikutnya Bapak dari ratu Ibu raihanah Nur agustanti pertanyaannya yaitu kriteria artikel pendidikan agar berpeluang untuk bisa dipublikasikan di scopus itu yang seperti apa Ok yang pertama adalah topiknya kalau kita sebisa bau penelitian yang topiknya segar update misalkan sekarang tentang topik bisa diarahkan ke literasi kesehatan bisa diarahkan ke teras informasi bisa langsung diarahkan ke pengetahuan sikap dan praktik terkait kofit itu insya Allah akan lebih mudah yang pertama berkaitan dengan topik yang kedua tadi referensi yang referensinya kalau kuat makan nanti editor juga akan menilai Oh ini naskahnya bagus tetapi selain dua ini sebenarnya saya jelaskan di awal tadi yang paling paling penting adalah desain penelitiannya design-nya sederhana tidak masalah tetapi akurat ya misalkan penelitian survei itu panitianya sederhana tetapi harus akurat analisisnya juga harus jelas instrumennya juga harus baik seperti yang saya sampaikan tadi juga kalau saya sebagai editor maupun reviewer saya dulu beberapa waktu lalu juga mereview naskah Q1 meskipun gak pernah nulis kita tuh dan beberapa naskah Q2 yang langsung saya lihat pertama kali adalah judul lalu langsung saya lihat metodologi-metodologi bagus saya lanjut mereview atau mengevaluasi naskah tersebut ketika metodologinya kurang makan nanti jelas naskah tersebut saya nilainya juga tidak optimal begitu yang terakhir adalah Insyaallah kalau bisa mengikuti apa yang saya sampaikan tadi Bagaimana cara menulis pendahuluan Bagaimana penyusun abstrak Bagaimana membahas temuan kalau aspek-aspek ada bisa dipenuhi Insya Allah naskahnya juga akan berkualitas Corbuzier begitu primadani mungkin ini ada satu pertanyaan terakhir pas sebelum kita crossing dari sesok vatista three juliawan pertanyaannya yaitu Bagaimana kalau kita akan mengutip jurnal dari Sia tapi kita mendapat kutipan itu dari jurnal orang lain contohnya CB jadi yang saya masukkan ke daftar pustaka sia atau si B oke oke bagus ya sebetulnya begini salah satu Profesor saya provider pernah mengatakan kalau kita mengutip naskah jangan terlalu dalam maksudnya jangan terlalu dalam itu apa ada lambe dalam C ya dengan terlalu dalam sehingga kalau biasa referensi yang langsung dan sekarang itu Zaman internet ya kita bisa menggunakan Google kita bisa mencari referensi apapun ketika ada apa informasi penting kemudian kita ingin masukkan sebagai referensi kita tetapi ternyata informasi tersebut sudah masuk ke referensi yang lainnya Hadi dalam B Ya udah kita cari Siah tadi itu dimana misalkan si Anda ada kita ganti aja sekarang banyak referensi yang bisa kita gunakan untuk mensubstitusi referensi yang mungkin terlalu lampau atau tidak bisa kita temukan begitu Bapak ini Mungkin ada satu pertanyaan tambahan gak papa ya Pak Iya bapaknya ada yang bernyanyi Gimana kalau instrumen orang lain kita menggunakan semir orang lain Apakah itu harus kita validasi lagi atau kasih dan lalu kalau untuk guru tuh validasinya kemana ya oke yang pertama kalau untuk guru ya agar memudahkan untuk guru sebaiknya menggunakan instrumen orang lain jangan mengembangkan sendiri yang kedua kalau instrumen tersebut punya orang lain apakah perlu divalidasi kalau sebaiknya memang perlu divalidasi khususnya kalau subjeknya beda misalkan instrumennya awalnya digunakan untuk mengukur literasi pasien kemudian kita gunakan untuk mengukur literasi kesehatan siswa SMA maka perlu ada proses validasi proses apa mengukur validitas reabilitas tetapi ketika subjeknya sama sebetulnya juga tidak perlu tidak masalah apalagi kalau kita ingin menulisnya ke jurnal nasional ketika di jurnal internasional pun juga enggak masalah kita cantumkan hasil reliabilitas dan ndas dari instrumen tersebut yang sudah diinformasikan oleh penulis sebelumnya seperti ini saya dan teman-teman membuat instrumen KB ya nulis saat itu ten practices untuk Fit pengetahuan sikap dan praktik untuk profit nah ini selama dua minggu terakhir sudah banyak penulis peneliti dari berbagai negara dan dari Myanmar Thailand dari Srilanka ada yang dari Irak Turki dan sebagai yang menempel saya bolehkah kami menggunakan instrumen anda dan bagaimana validitas reabilitas yaitu kita sampaikan nanti jadinya nanti mereka Langsung hanya menyantumkan saja tanpa melakukan validasi nah begitu Terima kasih atas jawaban pertanyaannya Pak karena waktu kita sudah habis jadi akan kita tetap saja pemaparan yang pemaparan oleh Bapak ama Fauzi tadi sudah sangat baik dan Cukup jelas ya Mulai dari alur menentukan topik hingga bisa sampai ke jurnal yang kita tuju nah tipsnya dulu juga Tadi sudah dijelaskan oleh Bapak Fauzi dan belum dan kita juga dapat menulis tanpa merasa kesulitan lagi seperti Tema kita hari ini yaitu mudahnya merusak tikel khususnya di bagian kependidikan Ya baik itu guru dosen mahasiswa dan profesi lainnya untuk materi ini ada yang menanyakan link materi jadi untuk materi yang akan kita share melalui grup WA jadi jangan khawatir lalu ke untuk pertanyaan-pertanyaan yang masih ada tapi belum sempat terjawab oleh bapamu solusi boleh nanti pak Dimohon kesediaannya untuk eh dijawab secara offline saja nanti saya nyampe yang kepada peserta yg aku kini juga informasi untuk peserta ya kalau ingin belajar belajar penulisan lebih lanjut Insya Allah saya juga akan update di channel YouTube saya saya akan update bagaimana 10 bulan menjadi lebih bagus lagi Bagaimana penggunaan instrumen instrumen dan instrumen apa saja yang bisa hanya tinggal diterapkan dianya nanti saya akan share berbagai instrumen penelitian sederhana nanti Bapak Ibu bisa melihat video tersebut Kemudian Bapak Ibu terapkan diisi tusi masing-masing ya nanti aja channel saya bisa Bapak Ibu lihat di materi yang akan dibagikan oleh panitia gitu ya Hai namun [Musik]
Resume
Categories