Kind: captions Language: id Hai assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan penelitian pendidikan statistika ataupun pengetahuan lain yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun keterampilan kalian di video kali ini saya akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan penyajian data penyajian data sendiri merupakan kompetensi atau keterampilan utama yang harus kita miliki baik sebagai pendidik pengajar akademisi ataupun siswa dan mahasiswa alasannya penyajian data merupakan aktivitas atau kegiatan yang umum kita lakukan ketika kita menyusun laporan baik laporan ilmiah maupun non Nia dan penyajian data sendiri yang akan saya jelaskan di video ini ada dua yaitu penyajian data berupa tabel dan penyajian data berupa grafik Hai berbicara terkait penyajian data penyajian data hampir selalu muncul di setiap laporan ilmiah Oleh karena itu bila kita membaca artikel ilmiah naskah yang dipublikasikan melalui forum ilmiah skripsi tesis disertasi kita hampir selalu menemukan penyajian data atau bahkan semua yang kita baca tersebut tersebut selalu ada penyajian datanya tujuan dari penyajian data adalah menampilkan data agar menjadi lebih mudah dipahami dipahami oleh siapa tentunya dipahami oleh pembaca dari laporan ilmiah tersebut hai pertama Mari kita bicarakan terkait tabel terlebih dahulu Hai tabel adalah cara yang berguna untuk mengatur informasi menggunakan baris dan kolom Seperti yang dituliskan disini dengan demikian Tabel terdiri atas dua komponen utama yaitu baris dan kolom Apa bedanya baris dan kolom nanti akan kita lihat ketika kita membahas komponen-komponen tabel yo yo Hai tabel adalah alat organisasi serbaguna dan dapat berdiri sendiri atau pun melengkapi penyajian data dalam bentuk lainnya Maksudnya seperti apa misalkan saja kita ketika kita membaca skripsi atau laporan ilmiah lain bisa saja kita hanya dapat menemukan tabel sebagai alat yang digunakan oleh penulis untuk mengkomunikasikan data yang dia telah kumpulkan namun di beberapa laporan lainnya tabel juga dapat berperan sebagai pelengkap dari grafik-grafik sendiri yang merupakan jenis penyajian data bentuk lainnya oleh karena itu Seperti yang dituliskan disini tabel bisa berdiri sendiri atau pun melengkapi bentuk penyajian data lainnya Hai tabel seringkali merupakan cara yang paling tepat untuk menyajikan data numerik dalam bentuk yang lebih ringkas akurat dan lebih terstruktur Hai dan berbicara terkait tabel tentunya ketika kita ingin menyusun tabel ada beberapa tujuan yang ingin kita capai yang pertama adalah ketika kita ingin membuat tabel kita ingin menyederhanakan data kita yang mungkin terlalu kompleks bila data kita terlalu kompleks misalkan terlalu banyak atau terlalu sulit untuk ditulis satu persatu dengan menggunakan tabel maka masalah tersebut dapat teratasi kemudian dengan menggunakan tabel pun kita bisa menampilkan fitur penting dari data wilayah kita langsung menuliskan data mentah kita terkadang kondisi penting karakteristik penting atau temuan penting dari data tersebut kurang nampak namun bila kita Sederhanakan dalam bentuk tabel yang bentuknya lebih terstruktur make kondisi-kondisi atau fitur-fitur atau karakteristik menarik tiada kita bisa tertampilkan dan bisa ditangkap oleh pembaca dari tabel tersebut kemudian kita bisa menggunakan tabel untuk memfasilitasi kita melakukan perbandingan misalnya seperti apa misalkan kita menginginkan bandingkan dua kelompok dengan memasukkan dua kelompok tersebut dalam satu tabel maka kita dengan mudah memperlihatkan perbandingan kedua kelompok tadi Hai Selain itu tabel juga bisa memfasilitasi kita untuk melakukan analisis statistik Bila kalian ingin mempelajari statistik secara lebih mendalam ada beberapa proses analisis statistik yang membutuhkan tabel agar analisis tersebut mudah untuk diselesaikan Hai dan terakhir tujuan kita menggunakan tabel adalah menghemat ruang artinya ketika kita menulis laporan dengan menggunakan tabel maka kertas yang kita gunakan menjadi lebih hemat kalau kita menuliskan data mentah tanpa menggunakan tabel Adakalanya bisa menyebabkan kita menghabiskan berlembar-lembar ataupun Satu lembar penuh namun dengan menggunakan tabel maka dada kita bisa menjadi lebih ringkas sehingga tentunya ruangan yang kita gunakan untuk menyajikan data kita menjadi lebih sedikit hai oke misalkan kita memiliki data skor tes data skor tasnya seperti ini kita mengambil dari 24 siswa kalau kita langsung menyajikan data ini ke laporan kita tentunya menjadi tidak menarik menjadi terlalu kompleks dan mungkin tidak bisa memberikan informasi penting kepada pembaca data kita seperti di video sebelumnya kita bisa menyederhanakan data ini menjadi bentuk tabel seperti ini kita bisa menuliskan skor tes nya satu persatu dari yang terkecil hingga yang terendah kemudian di kolom sisi kanan kita Tuliskan frekuensi dari setiap skor tes tersebut frekuensi sendiri adalah banyaknya jumlah skor tersebut muncul atau banyaknya siswa yang mendapatkan skor tes tersebut bila kita dan data seperti di slide sebelumnya maka kita sulit mencari informasi penting namun dengan menggunakan penyajian data dalam bentuk tabel ini kita bisa melihat ternyata ada skor tes yang hanya muncul sekali saja atau hanya dimiliki oleh satu siswa saja namun Adakalanya skor tes tersebut dimiliki dua atau bahkan tiga siswa sekaligus artinya ada 2/3 siswa yang mencapai skor yang sama selanjutnya dengan menggunakan tabel seperti ini pun kita dengan mudah menemukan skor mana yang paling rendah skor mana yang paling Ski sering muncul dan skor mana yang paling tinggi bahkan dengan menggunakan tabel kita bisa lebih memperingkas datar tersebut ketika kita mengelompokkan data-datanya seperti ini Oh ya jadinya kita kelompokkan menjadi beberapa kelompok kemudian setiap kelompok tersebut lagi-lagi kita tulis frekuensinya disini misalkan kita membagi data kita menjadi 7 kelompok 40 hingga 44 45 hingga 49 dan seterusnya dengan menggunakan tabel ini pun kita bisa melihat terjadi pergeseran frekuensi dan dari sini pun kita juga bisa mendapatkan temuan penting lainnya Hai dengan menggunakan penyederhanaan penyajian data seperti ini dengan mengelompokkan data seperti ini kita dapat melihat ternyata lebih banyak siswa yang nilainya lebih rendah ketimbang siswa yang lebih tinggi karena kita lihat siswa yang mendapatkan rentang askorbat puluh hingga 44 mencapai enam siswa di sisi lain siswa yang mendapatkan skor 70 hingga 74 Hanya dua siswa oke Sekarang mari kita baca komponen-komponen utama dari sebuah tabel yang pertama adalah judul tabel dan nomor tabel bila kita membuat tabel jangan lupa Tuliskan nomor tabel dan judul tabelnya judul tabel berisi informasi yang kita sampaikan di dalam tabel yang kita Tuliskan misalkan ketika kita ingin menyajikan data skor tes pakai bisa saja kita scan tabel 2.1 atau tabel 2 tabel penyajian data skor hasil belajar siswa sman-1 ngebel misalkan seperti itu dibawa tabel terkadang kita bisa menemukan catatan pendahuluan catatan pendahuluan berisi informasi penting yang perlu mendukung judul tabel tadi namun kebanyakan tabel tidak dilengkapi oleh catatan pendahuluan Oleh karena itu Bila kalian merasa ada informasi penting yang perlu kalian tambahkan maka kalian bisa menuliskannya di bawah judul tabel sebagai catatan pendahuluan kemudian kita lihat komponen-komponen didalam tabelnya yang pertama paling atas adalah judul kolom kemudian yang di paling kiri Ada Judul baris lalu apa sih bedanya baris dan kolom baris adalah ini ya Oh ya baris itu dari atas ke bawah jadinya ini baris pertama Kemudian yang kedua baris kedua yang ketiga baris ketiga sedangkan kolom itu dari kiri ke kanan jadinya kolom pertama adalah yang paling kiri kolom kedua yang sebelah kanannya kolom yang terakhir adalah kolom yang paling kanan nah baris paling atas adalah judul kolom sedangkan kolom paling kiri adalah judul Hai dan bila kita melihat kotak-kotak kecil dalam tabel kota-kota ini dinamakan sel ya jadinya semua ini namanya Sella di sini ada sel di sini ada sel dan seterusnya dan di bagian tengah sini dinamakan badan tabel jadinya diantara judul kolom dan judul baris dihasilkan badan tabel dibadan tabel Inilah kita isi data-data kita sedangkan di judul Waris dan di judul kolom kita bisa Tuliskan variabel data kita kemudian di bawah terkadang kita bisa menemukan catatan kaki catatan kaki dapat berfungsi sebagai catatan khusus bila ada teteh-teteh kita yang perlu kita informasikan secara khusus misalkan kalau kalian mendalami statistika inferensial misalkan ada data yang berbeda signifikan kita beri tanda bintang kemudian dibawa tak the tanda bintang tersebut kita informasikan ada perbedaan signifikan ataupun kalian bisa menggunakan catatan lain yang mewakili adanya kondisi khusus dari tabel tersebut misalkan ada angka kita beri Bintang lagi kemudian di bawah tabel bintang itu kita Artikan data ini dapat berubah dari uh suatu waktu ke waktu selanjutnya misalkan seperti itu ya kemudian dibawa catatan kaki Kita juga bisa menuliskan sumbernya misalkan kita mengambil data dari laporan lain maka tentunya kita harus menulis sumber agar tidak melakukan plagiasi nah sumber tersebut kita bisa Tuliskan dibagian paling bawah Dari tabel ini merupakan komponen utama dari tabel dan merupakan format umum dari tabel tentunya ada penulisan penelitian yang menggunakan format penulisan lain yang bisa saja formasi tabelnya berubah bisa saja sumbernya dituliskan diatas bisa saja catatan pendahuluan tidak ditampilkan bisa saja catatan kakinya diletakkan di bagian tengah atau di bagian pinggir hai oke misalkan ini contohnya tabelnya dan tabel semacam ini kita tak katakan sebagai tabel 1 arah oneway tabel Mengapa dikatakan tabel satu arah karena tabel ini hanya terdiri atas satu variabel-variabel itu Abang bisa kalian cek di video saya menjelaskan terkait pengantar statistika variabel sendiri merupakan apa yang kita khususkan ketika kita mengambil data apa yang kita fokuskan Nah di sini bisa kita lihat seperti yang saya sampaikan tadi tabel 1H arah hanya menampilkan satu variabel-variabel apa disini yaitu variabel barang dan variabel barang termasuk dalam skala nominal Apa itu skala nominal bisa kalian pelajari lagi kalian buka lagi di video saya yang menjelaskan terkait skala pengukuran ya di sini jadinya hanya ada satu hari Abel yang dilengkapi oleh frekuensi atau jumlah ini merupakan tabel satu arah Oh ya oke tabel yang lainnya adalah tabel 2 arah karena dikatakan dua arah make tabel ini terdiri atas dua variable bit misalkan saja ya variabel pertama adalah gender atau jenis kelamin yang terdiri atas laki-laki dan perempuan dan variabel yang kedua adalah tingkat pemahaman terkait covert dikelompokkan menjadi dua yaitu rendah dan tinggi dua arah dua variabel tabel satu arah satu variabel di sini juga bisa kita lihat variabel pertama adalah gender gender termasuk dalam variabel yang diukur menggunakan skala nominal sedangkan tingkat pemahaman merupakan variabel yang juga bisa termasuk ke dalam variabel nominal Hai Tetapi bila kita pecah menjadi tiga misalkan rendah sedang tinggi bisa saja variabel tersebut masuk ke dalam skala ordinal dari perspektif mana yang ingin kita lihat ya oke Hai dengan menggunakan tabel dua arah ini kita bisa membandingkan atau mengasosiasikan dua variabel artinya Bella ada satu variabel yang berubah kita bisa melihat abacha akan diikuti oleh variabel selanjutnya misalkan Disini yang paling sederhana ya bisa kita lihat ternyata tingkat pemahaman terkait covert siswa laki-laki itu lebih rendah nanti yang lebih tinggi proporsinya yang memiliki pemahaman yang tinggi adalah perempuan tabel semacam ini tabel dua arah ini juga kita kenal sebagai tabel kontingensi atau crosstabulation atau krostep yang biasa kita gunakan ketika kita ingin melakukan analisis Square Apa itu analisis care bisa kalian lihat di video saya yang lain intinya dengan menggunakan tabel krostep seperti ini kita bisa melihat asosiasi atau keterkaitan dua variabel selain tabel satu arah dan tabel 2 arah Kita terkadang bisa menemukan tabel 3 arah inti dari arah adalah variabel Oleh karena itu kalau tabel 3 arah Kita menyajikan tiga variabel secara bersamaan dalam satu tabel misalkan saja ya di sini variabel yang pertama adalah gender variabel yang kedua adalah tingkat pemahaman kemudian variabel yang ketiga mungkin kita tambahkan ras atau etnis maka bisa saja di tingkat pemahaman ini dibawahnya rendah dan tinggi kita bagi lagi rendah dibagi dua yaitu Rush etnis Jawa kemudian etnis luar Jawa di tinggi kita pecah juga menjadi dua yaitu Jawa dan non Jawa lagi baru setelah itu di bawahnya ada laki-laki dan perempuan demikian tabel tersebut terdiri atas tiga variabel gender tingkat pemahaman dan etnis begitu bila ingin membuat Mbak Farah juga bisa jadinya di dalam satu tabel tersebut terdiri atas empat variabel bisa kita tambahkan di sisi kanan gendernya maka setelah kita menuliskan laki-laki kita pecah lagi menjadi beberapa kelompok misalkan status ekonomi tinggi dan rendah begitu juga perempuan kita pecah di sisi kanannya menjadi tinggi dan rendah juga sebagai kelompok 100 ekonomi mereka oke itu berkaitan dengan tabel satu arah dan dua arah Hai tabel adalah cara yang baik untuk mengaitkan nama usia dan makanan favorit seseorang misalkan ketika kita ingin mengumpulkan data terkait makanan favorit seseorang namun Hai saat mencoba mengomunikasikan hubungan diantara variabel-variabel tersebut seperti bagaimana makanan favorit seseorang berubah seiring waktu maka grafik akan menjadi pilihan yang lebih baik ya Sama juga ketika kita ingin melaporkan data dalam bentuk lainnya misalkan kita bisa saja menampilkan tabel yang berisikan nama kemudian tahun ke tahun masuk siswa ya kemudian jumlah siswa yang masuk kita bisa menggunakan tabel namun dengan menggunakan grafik kita bisa melihat Bagaimana perubahan siswa dari satu tahun ke tahun selanjutnya sehingga kita bisa mengomunikasikan hubungan antara jumlah siswa dengan Jumat dengan tahun Hai bagaimana hubungannya Apakah semakin bertambahnya tahun akan semakin banyak siswa yang masuk atau semakin menurun Hai penyajian tersebut bisa kita lebih baik sajikan dalam bentuk grafik lalu Mari kita Jelaskan terkait grafik dan diagram Hai grafik dapat digunakan untuk memberikan kesan visual tentang hubungan dalam data yang kita miliki ini ada berbagai macam grafik dan grafik yang paling sederhana salah satunya adalah grafik garis grafik garis sendiri Kita kenal juga sebagai grafik linier grafik ini kita gunakan untuk menampilkan data dari waktu ke waktu dan berguna untuk memprediksi kejadian di masa depan Oleh karena itu bila kita memiliki detail dan kita ingin memperlihatkan tren perubahan dari satu tahun ke tahun selanjutnya dari satu bulan juga bulan selanjutnya atau dari satu jam ke jam selanjutnya kita dapat menggunakan jenis grafik ini sekarang kita lihat contohnya contoh grafik yang ingin memperlihatkan peningkatan jumlah penderita penyakit jantung di kota Gotham dari tahun ke tahun Nah misalkan seperti ini dengan menggunakan grafik garis kita bisa melihat hubungan antara peningkatan tahun dengan jumlah penderita penyakit jantung Hai Nah kita bisa saja menggunakan tabel untuk menyajikan data seperti ini namun dengan menggunakan grafik khususnya grafik garis kita bisa melihat kecenderungannya kita bisa melihat trennya bahkan kita bisa memprediksi di tahun-tahun selanjutnya terjadi peningkatan konstan atau bahkan terjadi penurunan dan kalau terjadi peningkatan seberapa besar peningkatan tersebut bila kita melihat grafik garis seperti ini secara umum bisa kita lihat dari satu tahun ke tahun selanjutnya peningkatannya adalah dua kali lipat tahun 2001 Hanya dua orang 2002 menjadi dua kali lipat yaitu menjadi empat orang tahun 2003 menjadi dua kali lipatnya empat yaitu tujuh orang kemudian meningkat dua kali lipat lagi menjadi 14 dan seterusnya sehingga di tahun 2011 bisa Zakira prediksi penyakit jantung di kota Gotham bisa mencapai mungkin sekitar 900 country Hai grafik selanjutnya adalah grafik batang grafik batang digunakan untuk menampilkan data categories dan membandingkan data menggunakan batang untuk mewakili kuantitas tetap categories ya jadinya data categories itu bisa ordinal bisa juga nominal prinsip dari data categories adalah data kita terbagi menjadi beberapa kelompok beberapa kategori kita lihat contoh grafik batangnya misalkan seperti ini kita ingin membandingkan jumlah siswa yang bermasalah pada masing-masing kelas di SDN 1 Bumiputera misalkan ini kelas unggulan dengan jumlah siswa yang banyak maka satu angkatan dibagi menjadi 4 kelas yaitu kelas A kelas B kelas C kelas D kemudian kita ingin membandingkan berapa sih Hai yang bermasalah manakah kelas dengan jumlah siswa yang paling banyak yang bermasalah Nah kita bisa menggunakan grafik batang dan salah satu kerak karakteristik dari grafik batang data kita merupakan data yang hasil dari penjumlahan Maksudnya bagaimana jadinya data kita merupakan penjumlahan siswa dikelas nama jumlah siswa yang bermasalah ada dua hasil perhitungannya kemudian d6b ada tiga d6t ada enam d6d ada tiga siswa dengan menggunakan grafik itu bisa kita lihat secara jelas kelas mana yang paling banyak siswa bermasalahnya dan kelas mana yang sedikit jumlah siswanya dan mendengar menggunakan grafik ini kita tidak perlu membuka tabel distribusi frekuensi lagi kita tidak perlu mengecek Tabel data mentah kita Hai karena dengan menggunakan grafik ini informasi penting terkait frekuensi mana yang paling tinggi bisa langsung kita lihat dengan lebih mudah dan lebih cepat dan tentunya dengan menggunakan penyajian data menggunakan grafik seperti ini tampilan kita menjadi lebih komunikatif Hai dan jenis tabel yang selanjutnya adalah histogram histogram sendiri merupakan salah satu jenis grafik batang yang merepresentasikan distribusi frekuensi dari data numerik khususnya data yang kita bagi menjadi beberapa Sekar kelas interval Bagaimana contohnya bisa kita lihat seperti ini Nah misalkan kita mengambil data skor tes IPA kemudian kita bentuk menjadi diagram sehingga judul grafiknya adalah distribusi frekuensi skor hasil belajar IPA siswa kelas 7B SMPN 1 bintang lalu apa bedanya dengan grafik batang bisa kita lihat kalau di grafik batang antara satu batang dengan batang yang lainnya ada ruangnya sedangkan kalau di histogram kita lihat antara satu batang dengan batang yang lainnya menempel kita lihat juga di sumbu x nya Kalau di grafik batang tadi Hai kelompoknya satu persatu dan lebih ke variabel dalam skala nominal atau ordinal namun dengan menggunakan sistogram variabel di sumbu x kita bisa skala interval atau rasio skor tes ini termasuk skala interval ya dari skor tes yang kita dapat kemudian kita bagi menjadi beberapa kelas-kelas yang pertama skor 42 44 keras yang kedua 45 hingga 49 dan seterusnya Bagaimana caranya kita membuat kelas-kelas ini bagaimana caranya kita menentukan panjang setiap kelas kalian bisa melihat di video saya sebelumnya yang berkaitan dengan penataan data yaitu menjelaskan distribusi frekuensi jadinya ketika kita ingin membuat histogram kita buat terlebih dahulu distribusi frekuensinya sehingga kita mendapatkan kelas ya dan setiap kelas tersebut kita peroleh frekuensi Hai Setelah itu kita tampilkan distribusi frekuensi tersebut menjadi histogram seperti ini jadi jelas ya perbedaan antara histogram dengan grafik batang yang pertama adalah keberadaan ruang antara satu batang dengan batang selanjutnya bila histogram tidak ada ruang kemudian variabel di sumbu x nya kalau grafik batang berubah variabel dalam skala nominal atau ordinal sedangkan histogram di sumbu x nya adalah variabel dalam skala interval ataupun rasio dan kita juga bisa menambahkan garis yang menghubungkan titik tengah dari setiap grafik batang ini atau garis yang memperlihatkan kecenderungan data kita hai oke itu berkaitan dengan histogram jenis grafik atau diagram selanjutnya adalah diagram lingkaran diagram lingkaran kita kenal juga sebagai pakai cat Kenapa payydara bentuknya seperti kue pai diagram lingkaran sendiri adalah diagram grafik statistik berbentuk lingkaran yang dibagi menjadi irisan-irisan untuk menggambarkan proposi numerik ya jadinya ada satu lingkaran kemudian lingkaran tersebut kita bagi berdasarkan jumlah kelompok data yang kita miliki dan semakin luas bagian dari kelompok data di artinya semakin banyak kuantitasnya kelompok tersebut seperti apa dan apa Maksudnya kita lihat langsung saja contohnya Nah misalkan kita menggunakan grafik lingkaran diagram lingkaran seperti ini diagram ini ingin menginformasikan media sosial utama yang digunakan oleh dua selama pandemi kopitm intense di sini bisa kita lihat dengan menggunakan diagram lingkaran ada empat media sosial utama yang digunakan oleh siswa Oleh karena itu lingkaran ini ini kita bagi menjadi empat karena WhatsApp merupakan media sosial yang paling banyak digunakan maka lingkaran tersebut memiliki bagian WhatsApp yang paling luas WhatsApp mencakup bagian yang paling banyak di lingkaran sedangkan lain merupakan media sosial yang sepaling sedikit digunakan oleh siswa sehingga lain didalam lingkaran ini memiliki luasan yang lebih sempit memiliki proporsi yang lebih kecil nah Dengan menggunakan contoh seperti ini kita bisa melihat Salah satu tujuan utama kita menggunakan diagram lingkaran adalah kita ingin menyajikan dan sekaligus membandingkan kelompok dari data yang klik kita kumpulkan Hai jadinya variabel kita berupa bisa variabel nominal ataupun ordinal variabel categories ya karena nominal dan ordinal termasuk variabel kategoris variabel yang membagi data kita menjadi beberapa kelompok dan pastikan persentase dari total semua ini adalah 100% Kenapa karena satu lingkaran penuh kita anggap sebagai 100% dan dari 100% itu dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok yang kita punya hai oke itu diagram lingkaran selanjutnya ada stem and Leaf Cloud atau Bahasa Indonesianya adalah plot batang dan daun diagram ini menjadi sebuah alternatif selain diagram garis dan histogram untuk memvisualisasikan distribusi data ketika data bisa diwakili oleh bilangan bulat Maksudnya seperti apa langsung kita lihat saja contohnya Hai namun sebelum kita lihat contohnya ada catatan pada histogram kita hanya bisa melihat nilai frekuensi dari data Namun kita tidak tahu Berapa nilai angka sebenarnya namun dengan menggunakan stem and leave kita bisa mengetahui nilai frekuensinya sekaligus nilai dari data itu sendiri Ya maksudnya bagaimana kalau kita Dinda g-shock G di sumbu x kita itu merupakan kelas 40 hingga 44-45 hingga 49-50 hingga 54 dari sini kita tidak bisa melihat angka aslinya Namun kita bisa melihat frekuensi dari setiap kelasnya namun Berdasarkan tulisan ini dengan menggunakan stem and Leaf kita bisa melihat data tersebut satu-persatu data individu data yang berdiri sendiri yang tidak di kelas kan kita lihat langsung contohnya Hai misalkan kita memiliki data skor hasil belajar lagi misalkan kita mengumpulkan dari 80 mahasiswa Nah dari data ini kita bisa susun menjadi stem-and-leaf Blood seperti ini Hai nah Hai di sisi kiri merupakan steamnya atau batangnya sedangkan levelnya atau daunnya di sisi kanan kita tulis ya tiga kemudian di daunnya 5 dan 8 Maksudnya apa ini maksudnya 35 dan 3835 hanya ada satu orang 38 hanya ada satu orang juga di baris kedua ada empat kemudian di bagian daun ada tiga ada delapan adalah 9 artinya ada data skor hasil belajar yang setinggi yang tingginya adalah 43 di sini ada hanya satu orang yang 43 terus 48 ada satu orang 49 ada satu orang Hai kemudian baris ke-35 kemudian 169 Artinya ada yang mendapatkan skor 51 sebanyak satu orang yang mendapatkan skor 56-1 orang yang mendapatkan skor 59 satu orang dibalik selanjutnya 6 kemudian 00 dan seterusnya Nah di sini bisa kita lihat yang mendapatkan nilai 60 ada dua orang Loh kenapa karena 00 nya ditulis dua kali kemudian yang mendapatkan 63 ada tiga orang Kenapa karena yang dituliskan tiga disini berjumlah 3 dan nya ada 6363 dan 63 Seperti yang saya jelaskan tadi menggunakan flock Cloud batang dan daun ini kita tidak hanya memperlihatkan frekuensinya tapi kita juga bisa secara sekaligus memperlihatkan data tunggalnya Oh ya darah tungkai itu Misalkan 60 frekuensinya karena dua kali maka nolnya ditulis dua dada tunggalnya 63 karena mendapatkan data hasil belajar sebesar 63 adalah tiga siswa maka tiganya ditulis tiga kali di baris enam ya ini merupakan alternatif selain histogram Bila kita ingin memperlihatkan kepada pembaca secara lebih mendetail Hai selanjutnya kita juga memiliki dot-dot-dot itu titik ya dot Blot dapat digunakan untuk menampilkan distribusi baik pada data categories maupun data numerik baik data dalam skala ordinal atau nomina ataupun data dalam skala interval atau rasio ke kalau kita di menggunakan grafik batang variabel kita hanya dalam skala nominal atau ordinal wilayah kita menggunakan histogram variabel kita hanyalah interval atau rasio tapi menggunakan dot Blot kita bisa menggunakan keempat skala tersebut contohnya dot ini dot pot yang menginformasikan frekuensi pemilihan warna kesukaan para siswa kelas 1 SDN Bukit Rendah Nah di sini bisa kita lihat adanya dot dot yang dalam bahasa Indonesia adalah titik-titik nah semakin tinggi titiknya berarti semakin banyak frekuensi dipilihnya warna tersebut bisa kita lihat di sumbu x kita disini merupakan skala nominal warna itu termasuk nominal tapi kita seperti yang saya jelaskan tadi bisa menggunakan skala interval misalkan disini kita Ubah menjadi skor tes Nah dengan menggunakan skor tes Kita juga bisa tetap menggunakan dot Blot gitu ya itu tk.go.id sama seperti grafik batang dan histogram tetapi penggunaan variabelnya pemilihan variabel disebut esnya lebih luas Hai selanjutnya kita juga memiliki scatter plot scatterplot digunakan untuk melihat suatu pola hubungan di antara dua variabel kita lihat langsung contohnya nah seperti ini scatter plot yang memvisualisasikan hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar kita lihat hubungannya dan salah satu karakteristik dari skater Cloud adalah kedua variabel yang kita lihat hubungannya sama-sama merupakan variabel dalam skala interval atau rasio jadinya skala continue ya jadinya kita tidak bisa menggunakan variabel dalam skala ordinal atau nominal kemudian kita buat Skater plotnya Hai kurang umum atau kurang cocok atau kurang direkomendasikan namun kalau kita melakukan penelitian dan penelitian tersebut mengambil dua data dan dua data tersebut sama-sama interval misalkan data skor tes seperti ini ya atau dua variabel tersebut sama-sama skala rasio misalkan tinggi badan dengan berat badan kita ingin hubungkan maka kita bisa menggunakan scanner plot nah di dalam scatterplot ini ada titik-titik titik-titik ini mewakili hubungan antara sumbu x dengan sumbu y misalkan kalau keterampilan berpikir kritisnya 10 si Budi misalkan ya si Budi Itu keterampilan berpikir kritisnya mendapatkan skor 10 sedangkan hasil belajarnya mendapatkan nilai 38 misalkan maka hubungan antara keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar membentuk koordinat titik seperti ini misalkan seperti itu Misalkan siswa lain Si Toni ngasih Ton itu keterampilan Berpikir itu kritisnya 50 sedangkan hasil belajarnya mencapai tujuhpuluh sehingga dari kedua data tersebut muncullah koordinat titik di sini nah titik-titik tersebut kita tulis satu persatu kita hubungkan antara keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa satu per satu sehingga membentuk titik-titik skater seperti ini Sehingga ini bisa kita lihat kecenderungannya apakah semakin tinggi keterampilan berpikir kritisnya semakin tinggi pula hasil belajarnya kalau kita secara manual kita bisa menuliskan ini satu-persatu seperti itu tetapi menggunakan Microsoft Excel atau menggunakan SPSS Kita hanya tinggal memasukkan data kedua variabel tadi kemudian kita menggunakan menu yang telah disediakan dari program-program tersebut maka secara otomatis ke terpaut tersebut bisa muncul Hai grafik yang lainnya adalah boxplot nah berbeda dengan grafik-grafik sebelumnya Fox Sport dapat menyediakan informasi-informasi mengenai Reigns atau jangkauan mint atau rata median atau nilai Tengah kenormalan dari sebaran data kita dan kemiringan atau kemeja dengan dari sebaran data kita istilah-istilah ini mungkin umum kita dengar sebagian dari kalian Mungkin sudah paham sebagian yang lain mungkin belum kalian yang belum paham ini merupakan istilah-istilah yang umum kita temukan di statistika deskriptif Rings situ jangkauan ya jadinya kita dapat nilai Rings dengan mengurangi nilai maksimal dengan nilai minimal minitur rata-rata bisa kita peroleh dengan mentotal semua data kita kemudian membagi jumlah data kita misalkan kita mengumpulkan data-data hasil belajar lebih 10 siswa maka hasil dari 10 siswa tersebut kita total lalu kita bagi 10 kemudian median adalah nilai Tengah Nilai Tengah bisa kita peroleh dengan mengurutkan data tadi misalkan 10 skor hasil belajar kita urutan dari yang paling rendah hingga paling tinggi kemudian kita lihat tengah-tengahnya data mana yang menduduki posisi nomor 5 dan nomor 6 kenormalan dari sebaran ini berkaitan dengan distribusi data kita begitu juga kemiringan dan kemeja lengan Oh ya istilah-istilah ini akan kita dalami di video selanjutnya yang menjelaskan terkait statistika deskriptif kita lihat langsung contoh blogspot nah ini komponen utama dari Blogspot ya di bagian tengah ada kota atau box dibagian box ini ada garis-garis ini merupakan median ya baris ini bisa di bagian agak bawah di bagian tengah bisa bagian agak atas kemudian di tepi dari kotak tersebut adalah kuartil pertama dan kuartil ke-3 kemudian D luar box tadi ada garis yang kemudian ditutup oleh garis seperti ini nah garis bawah ini merupakan data posisi yang mewakili data paling kecil atau minimum kemudian yang paling atas adalah data maksimum bila ada pensil and atau data yang di luar distribusi ini make kita Tuliskan titik-titik bulat seperti ini ya Dan ini kita kenal sebagai out biar dan Disini Hai panjangnya kotak mewakili dari jangkauan interkuartil dari data kita atau interquartile range bisa kita lihat contohnya seperti ini ya misalkan kita membandingkan lima kategori Nah dari lima kategori tersebut kita ingin melihat panjang dari cahaya misalkan 5 ini mewakili hari-hari pertama hari ke dua hari ke 3 hari keempat hari kelima kemudian kita Kumpulkan data panjang cahaya dari penelitian kita nah kemudian kita bisa buat boxplot satu persatu kemudian kita bandingkan begitu ya ini merupakan contoh grafik boxplot ingat Bila kalian belum paham terkait kuartil median mean dan sebaiknya kalian bisa melihat video saya yang menjelaskan terkait statistika deskriptif OK Google Oke demikian penyajian data dalam bentuk tabel ataupun grafik kita telah mempelajari bagaimana caranya melakukan penyajian data dengan menggunakan berbagai jenis tabel dan berbagai jenis grafik kita juga sudah mengetahui kapan kita bisa menggunakan jenis kabel tertentu dan kapan kita perlu menggunakan grafik dengan jenis tertentu di video-video selanjutnya kita juga akan menjelaskan berbagai hal yang juga masih berkaitan dengan penyajian data Oleh karena itu tetap simak video saya dan Mohon maaf bila ada kesalahan terima kasih assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh Hi Ho