Transcript
QdK3P6wRiMs • Central Tendency, Measures of Dispersion, & Measures of Location
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0055_QdK3P6wRiMs.txt
Kind: captions Language: id Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan statistika penelitian penulisan ataupun pengetahuan-pengetahuan lain yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun keterampilan kalian di video Sebelumnya saya telah menjelaskan Bagaimana caranya kita melakukan penyajian data dalam video tersebut saya juga telah menjelaskan Bagaimana caranya kita memilih jenis atau macam tabel dan grafik yang sesuai dengan kondisi data kita Hai dan pada video kali ini kita masih membahas dalam ranah statistika deskriptif tetapi fokus bahasan kita lebih difokuskan pada tendensi Sentral dispersi dan posisi Hai sebelum kita membahas tendensi Sentral dispersi dan posisi kita perlu mengingat kembali bahwa dalam statistika ada dua kelompok besar yang pertama adalah statistika deskriptif bila kita berbicara terkait statistika deskriptif kita bertujuan untuk mendeskripsikan data yang telah kita kumpulkan Apakah itu sampel Apakah itu populasi Bila kita ingin mendeskripsikan kondisi dari data tersebut kita menggunakan statistika deskriptif sedangkan statistika satunya adalah statistika inferensia statistika inferensia kita gunakan ketika kita ingin memprediksi kondisi populasi berdasarkan kondisi sampel yang telah kita kumpulkan Hai selanjutnya bila kita berbicara statistika deskriptif kita biasanya membahas statistika deskriptif sebagai aktivitas kita bila kita melakukan perangkuman pendeskripsian atau memvisualisasikan dan mengkarakterisasi data yang telah kita kumpulkan yang tujuannya adalah memunculkan angka-angka yang dapat mewakili kondisi dari data kita tersebut Selain itu Kita juga melakukan statistika deskriptif ketika kita ingin menganalisis kenormalan distribusi data kita secara garis besar data kita dikatakan normal bila distribusi data kita bila di grafik kan akan membentuk kurva normal kurva normal itu adalah kurva yang berbentuk seperti lonceng Hai nah pada video yang lain agar seakan saya bahas secara lebih mendetail Apakah yang dimaksud dengan distribusi normal tersebut kemudian statistika deskriptif Biasanya kita sajikan dalam bentuk angka-angka yang kita kenal sebagai statistik hai ketika angka-angka tersebut mewakili sampel dari data kita ataupun bisa kita wakili dalam istilah parameter bila angka-angka tersebut mewakili kondisi populasi dari data kita Hai Selain itu hasil dari statistika deskriptif juga bisa berupa persentase ataupun disajikan dalam bentuk diagram Hai terakhir statistika deskriptif Biasanya kita temukan di setiap laporan dan disajikan sebelum pelapor atau penulis atau peneliti menyampaikan hasil analisis statistika inferensia nya Oleh karena itu bila kita membuka skripsi tesis disertasi naskah publikasi ataupun laporan laporan ilmiah lain pada umumnya di bagian metode dan hasil analisis kita akan menemukan metode analisis statistika deskriptif yang digunakan oleh penulis dan hasil analisis statistika deskriptif yang telah dilakukan oleh penulis Oleh karena itu apapun statistika inferensia nya biasanya atau bahkan selalu ada statistika deskriptif di dalam laporan tersebut oleh karena itu statistika deskriptif itu penting dan perlu kita kuasai sebelum kita melakukan pelaporan ataupun bahkan kita melakukan penelitian atau Hai dan di dalam statistika deskriptif sendiri terdiri atas beberapa konsep atau topik yang perlu kita kuasai yang pertama adalah tendensi sentral tendensi itu kecenderungan sentral adalah pusat Hai secara sederhana tendensi Sentral itu merupakan angka-angka yang dapat mewakili kondisi dari dari sdata kita kita bisa menggunakan satu angka dan satu angka tersebut dapat mewakili kondisi secara keseluruhan dari data yang telah kita Kumpulkan dan nama lain dari tendensi sentral adalah kecenderungan mengusap Hai kemudian kita juga akan mempelajari ukuran dispersi dispersi itu sebaran prinsipnya dalam melakukan ukuran dispersi kita ingin menginformasikan kepada pemberat pembaca seberapa dispersi kah seberapa tersebar kah data kita selain itu kita juga akan mempelajari ukuran posisi atau ukuran letak yang menginformasikan Dimanakah this data tunggal kita berada di dalam distribusi data kita secara keseluruhan selain itu kita juga akan mengenal istilah sequins dan kurtosis ketika kita mempelajari statistika deskriptif dan bentuk atau SIM dari distribusi data kita nah di video kali ini kita akan memfokuskan pada tiga topik pertama yaitu tendensi Sentral ukuran dispersi dan ukuran posisi Ayo kita berbicara tendensi Sentral terlebih dahulu Hai nah dalam tendensi Sentral kita mengenal beberapa istilah yaitu mean median dan modus Apa itu mean median dan modus kita berbicara terkait mint terlebih dahulu mint merupakan Jumlah semua hasil pengamatan dibagi dengan banyaknya pengamatan Oh ya nyamin itu nama lainnya rerata yang bisa kita peroleh dengan cara kita menjumlahkan semua hasil pengamatan kita kemudian membaginya dengan berapa kali kita melakukan pengamatan sedangkan median merupakan nilai Tengah dari data yang telah kita Urutkan pengurusannya dari terendah hingga yang tertinggi Hai dan yang terakhir modus adalah nilai yang paling sering muncul atau dalam artian lain yang memiliki frekuensi yang paling tinggi Hai misalkan saja kita memiliki data seperti ini ya Ada 10 data-data ini misalnya adalah data hasil belajar menggunakan 10 soal misalkan kemudian kita bagi kepada 10 siswa misalkan kelas kita hanya terdiri atas 10 siswa kemudian kita koreksi dan kita memperoleh data seperti ini Bila kita ingin mendapatkan minyak atau ratanya caranya mudah kita jumlahkan data-data ini setelah kita jumlahkan kita bagi dengan jumlah data kita ya adanya 4 + 5 Plus 6 Plus 16 17 18 89 plus 10 kemudian semua total tadi kita bagi dengan angka 10 Kenapa dibagi dengan 10 karena pengamatan kita sebanyak 10 kali karena data kita jumlahnya 10 sehingga aminnya atau ratanya = 6,9 ya 69 dibagi dengan 6,9 Lalu bagaimana dengan nilai tengahnya nilai tengahnya harus kita Urutkan terlebih dahulu angka-angka tadi kebetulan angka-angka ini sudah tersusun secara berurutan dari terkecil hingga terendah kemudian cara kita mencari nilai tengahnya kita lihat angka mana yang berada ditengah bila jumlah data kita ganjil misalkan 9 ya maka kita mencari data mana yang berada di tengah namun kalau genap seperti ini kita mencari2 data yang berada di tengah kemudian kita bagi menjadi dua Oh ya misalkan ini data kita 10min merupakan nilai Tengah yang mengembang kidada kita menjadi dua kelompok sama besar karena 10 maka median ya maka median membagi data kita menjadi lima bawah dan 5 yang atas Hai kemudian medianya yang mana mediannya adalah dua angka yang di tengah kemudian dibagi dua yaitu enam plus 7 dibagi dua sama dengan 6,5 sehingga angka 6,05 ini merupakan angka yang membagi data kita menjadi dua kelompok yaitu kelompok di bawah median dan kelompok di atas median kelompok bawah dan kelompok atas itu median nilai Tengah sedagar modus merupakan angka yang paling sering muncul kalau kita menggunakan data-data ini maka angka yang paling sering muncul adalah angka 6 karena angka 6 muncul sebanyak tiga kali namun misalkan angka 8 yang muncul tiga kali juga maka modusnya ada dua yaitu 6 dan 8 Hai yaitu pengertian dan cara sederhana kita mencari mean median dan modus Mina adalah rata median adalah nilai Tengah yang membagi data kita menjadi dua dan modus adalah angka yang paling sering muncul dari data kita Hai nah Demian ini Biasanya kita gunakan ketika data kita dalam skala interval ataupun rasio sehingga bila Teteh kita variabel kontinyu ya misalkan data hasil belajar data keterampilan berfikir data tinggi badan berat badan jarak itu kita bisa menggunakan mint misalkan kita mengukur berat badan anak-anak di kelas kita maka kita bisa menggunakan mint untuk mengetahui berapa sih angka yang bisa mewakili berat badan di kelas tersebut Hai jadinya kita bisa menggunakan satu angka untuk mewakili berat badan seluruh kelas tersebut nah median Biasanya kita gunakan bila data kita dalam skala ordinal ya segala ordinal merupakan Skala yang dapat diurutkan misalkan tingkat kesukaan sangat tidak suka agak suka-suka dan suka sekali itu ordinal dan biasanya kita menggunakan median sebagai ukuran tendensi sentral untuk mewakili data kita misalkan kita melibatkan 10 responden untuk menilai kita rasa dari kopi Hai nah responden 1 menyatakan sangat juga responden 2 menyatakan suka responden 3 menyatakan sangat suka lagi kemudian nanti kita Urutkan dari 10 itu kemudian kita lihat nilai tengahnya sehingga nilai tengah itu mewakili hasil dari kesepuluh pengukuran menggunakan 10 responden ketika mencicipi makanan atau minuman tersebut kemudian modus biasa kita gunakan ketika data kita dalam skala nominal misalkan saja kita ke suatu desa terus di desa tersebut ada 40 warga yang kita ambil kemudian 40 warga tersebut kita data warna apa yang paling mereka sukai Nah warna kan merupakan data nominal Nah misalkan dari 40 warga 30 warga mengatakan suka warna merah maka warna merah Inilah kita jadikan perwakilan dari warna Hai dari desa tersebut begitu ya namun Adakalanya tidak selalu kita menggunakan mint meskipun data kita dalam skala interval ataupun ratio pada saat Seperti apa nanti akan kita bahas di tengah video ini megawin77 Ramin kita juga akan mengenal rumus rumus atau formula formula Berikut kita pada video sebelumnya telah mengenal bahwa dalam statistika kita mengenal istilah sampel dan populasi dan di dalam sampel angka-angka menyang mewakili sambel kita kenal sebagai statistik sedangkan Angga angka yang mewakili kondisi populasi dinamakan parameter bisa kita lihat di sini bila kita menghitung Min sampel maka simbol mint sampel adalah x bar Hai jadinya statistik dari mint adalah x bar sedangkan bila kita menghitung Min populasi maka simbol dari mint populasi adalah Miu Oleh karena itu parameter-parameternya kalau kita menghitung Min atau rata adalah Miu rumusnya sama namun simbolnya berbeda simbol berbeda karena yang satunya namanya statistik yang satunya namanya parameter rumusnya sama seperti yang saya jelaskan tadi cara kita mencari rata-rata adalah dengan mentotal semua hasil pengamatan kita dibagi dengan jumlah hasil pengamatan yang telah kita lakukan namun lihat lagi ke pembaginya pun simbolnya beda kalau kita berbicara terkait sampel maka jumlah data disimbolkan sebagaian kecil Hai namun dalam populasi jumlah data kita simbolkan sebagai and capital Hai dan disini saya Tuliskan nah Sigma X yang atas the sickness adalah Jumlah semua hasil pengamatan sedangkan n kecil adalah Jumlah item data dalam sampel sedangkan n Capital adalah Jumlah item data dalam populasi rumusnya sama namun simbolnya yang Hai Na misalkan kita memiliki data ini kita mengumpulkan skor literasi dari 78 siswa misalkan dan skor literasi tersebut dalam rentang and 0-200 10 Misalkan siswa yang mengerjakan tes literasi ini bila salah semua akan mendapatkan nilai nol namun bila Betul semua akan mendapatkan skor 210 jadinya rintangannya bukan 0-100 ya dan ternyata yang kita kumpulkan siswa-siswa tersebut literasinya rendah sehingga rentang and distribusi datanya pun juga rendah seperti ini hanya 14-26 Hai sehingga ketika kita hitung minnya adalah sebesar 1967 kita memperoleh angka ini dengan menjumlahkan tadi 14-14-14 dan seterusnya kemudian dibagi 78 sehingga angka yang dapat mewakili keseluruhan skor literasi sains siswa tersebut adalah 19,6 7 Oh begitu ya Dan bila kita ubah data ini menjadi distribusi frekuensi dan kemudian kita Munculkan menjadi histogram maka bentuknya seperti ini bagaimana caranya kita membuat distribusi frekuensi bisa kalian lihat di video saya sebelumnya dan bagaimana caranya kita membuat histogram Kalian juga bisa melihat video saya yang lain juga Hai nah namun Anggap saja kita melakukan pengambilan data literasi seperti ini juga ya Namun ternyata dua ada dua anak yang terlalu pintar misalkan seperti ini ya jadinya dua anak terakhir skornya bukan 25 dan 26 Tapi skornya 150 dan 180 lima jadinya skor anak-anak yang lain rendah rendah dari 1415 sehingga 25 kemudian ada dua anak yang terlalu pintar dikelas tersebut sehingga skornya yang anak sia dapat 150 dan yang si b dapat 185 nah angka-angka ini dalam statistika kita kenal sebagai out layer atau data pencilan data yang Hai di luar distribusi normal dari data kita Hai dan kalau kita hitung ratanya kita jumlahkan lagi 14-14-14 Hingga tambah 150 tambah 185 dibagi 78 maka rata yang kita hasilkan adalah 23,3 Hai Nah sekarang kita lihat kita perbandingkan Dik kasus awal tadi yaitu data di sisi kiri minimnya adalah 19,6 7min merupakan statistika deskriptif dalam bidalan topik tendensi sentral dan kalau kita berbicara tendensi sentral dan statistika deskriptif mint merupakan angka yang dapat mewakili kondisi dari keseluruhan data kita kita gunakan 11 angka untuk mendeskripsikan seluruh data kita kalau minimnya 19,6 7 make kita anggap angka ini mampu mewakili kondisi data secara keseluruhan Kenapa karena 19,6 7 kalau kita lihat di histogram itu berada di tengah dan memiliki frekuensi yang paling banyak dan bisa kita lihat Hai data-data yang lain itu mendekat yang paling banyak adalah yang mendekati atau sama dengan 1967 sedangkan data-data lain yang terlalu jauh dari 19,6 7 frekuensinya lebih kecil sehingga kita bisa mewakili kondisi literasi kelas tersebut dengan angka 19,6 7 namun di kondisi kasus kedua ketika ada dua anak yang terlambat Pintar kita lihat ratanya langsung berubah menjadi 23,3 Hai pertanyaannya adalah Apakah 23,3 satu tetap mampu menjadi perwakilan atau mewakili gambaran literasi di kelas tersebut dengan valid datanya Tidak kenapa karena hanya dengan kemunculan dua anak yang terlampau pintar ratanya menjadi lebih tinggi sehingga rata ini menjadi kurang baik dalam menggambarkan kondisi dari kelas tersebut banyak aneh yang merupakan 14 15 16 17 tapi ratanya 23,3 Oh begitu ya jadinya angka 23,3 satu kurang baik menggambarkan data keseluruhan Hai dan di sini bisa kita lihat ternyata ketika kita menggunakan mint kemudian ada data outlier atau data pencilan minnya langsung berubah dan berubahnya agak drastis sehingga bila kita berbicara terkait mint dikatakan mint itu sensitif terhadap data pencilan lalu Bagaimana bila ada data pencilan di dalam kelompok data at&t Sentral mana yang bisa kita gunakan untuk mewakili data kita tersebut Hai jawabannya adalah media Kenapa Nah misalkan kita kembali ke kasus Adi kasus yang pertama menyadarkan 19,6 7 sedangkan kasus yang kedua mainnya menjadi 23,9 kita coba hitung mediannya Seperti yang saya jelaskan tadi median adalah nilai Tengah Nilai Tengah yang membagi data kita menjadi dua kelompok sama besar hai oke ya Nah di sini ada 78 data kita cari delete tengahnya ternyata nilai tengahnya adalah 19,5 atau hai kenapa Karena bila kita bagi datanya data bawah atau data kelompok pertama itu dari 14 hingga 19 sedangkan data yang kedua data kelompok atas dari 20 hingga 26 karena genap maka dua angka yang di tengah kita tambahkan kemudian kita bagi menjadi dua 19 tambah 20 / 2 = 19,5 atau Hai di sisi lain kasus kedua kita hitung juga mediannya jumlah datanya tetap 78 dan dua angka yang di tengah adalah step 19 dan 20 sehingga medianya pun tetap 19,5 Oleh karena itu meskipun ada data pencilan median tidak terlalu berubah atau bahkan tidak mengalami perubahan Oleh karena itu median pun dikatakan tidak terlalu sensitif terhadap keberadaan data pencilan berbeda dengan rata tadi ketika ada dua data yang out layer 2 data yang terpencil punya pencilan ya Mah karena tanya langsung berubah sehingga rata menjadi kurang baik dalam mewakili kondisi dari data-data kita ini namun dengan menggunakan median meskipun ada data pencilan median angka dari median masih mampu menggambarkan kondisi dari data kita di Oh ya tetap sekarang kita tetap membicarakan terkait grafik ini Hai Oke kita sudah berbicara terkait mint yang sensitif terhadap keberadaan ottplayer kita juga telah berbicara median kita bisa gunakan median ketika data kita ada pencilan meskipun data kita skalanya merupakan skala interval atau rasio jadikan variabel kontinyu literasi Nia seperti yang saya katakan diawal mint Biasanya kita gunakan ketika data kita skala interval atau rasio sedangkan median kita gunakan ketika data kita skalanya ordinal tapi saya katakan tadi juga namun ada kondisi tertentu sehingga kita meskipun menggunakan skala interval atau rasio kita tidak menggunakan mint namun menggunakan median nah contohnya tadi karena ada data pencilan kita tidak menggunakan mesin tetapi menggunakan median Nah sekarang kita berbicara modus Hai modus merupakan data yang frekuensinya paling banyak atau yang paling sering muncul sebab kita menggunakan kasus satu ini dan kita bisa melihat modusnya adalah angka 19 cor 19 Kenapa karena 19 muncul sebanyak sebelas kali frekuensi itu jauh lebih banyak daripada frekuensi dari item skor yang lain Hai dan di sini bisa kita lihat ketika data kita terdistribusi normal ya Inikan histogramnya saya tumpak saya Tampilkan tadi saya katakan secara sederhana distribusi Normal itu ketika data kita ketika di grafikan membentuk seperti lonceng seperti gunung yang kita kenal sebagai kurva normal dan bisa kita lihat dari contoh kasus ini ketika data kita terdistribusi normal maka angka-angka tendensi Sentral kita hampir sama ataupun bahkan sama dengan menggunakan kasus pertama ini kita memperoleh mint atau rata 19,5 19,6 7 Maaf kemudian mediannya daddy's dan belas koma 5 dan modusnya adalah Hai nah data yang bagus itu kalau median dan modusnya itu tidak terlalu berbeda Hai dan ketika grafik kita seperti ini maka kita bisa men-scan makan grafik kita membentuk grafik seperti di sisi kanan ini karena puncaknya hanyalah satu maka Cina kita kenal sebagai unimodal satu modus karena satu modus maka ada satu Puncak saja namun Adakalanya data kita memiliki dua modus sehingga ketika kita grafik kan akan membentuk seperti ini ada dua pikada dua Puncak maka grafik ini atau distribusi data ini kita kenal sebagai bimodal dan Adakalanya juga distribusi data kita menghasilkan data yang modusnya lebih dari dua sehingga ada lebih dari dua Puncak dan grafik ini atau seribu sidata ini kita kenal sebagai multimodal Kenapa multimodal karena ada lebih dari satu atau lebih dari dua modus ia beberapa angka yang sama-sama frekuensinya lebih tinggi dari frekuensi data yang lain sehingga puncaknya lebih dari Hai data yang bagus adalah data yang Yudi modal karena data yang ini modal menunjukkan kurva normal dan biasanya di alam ini data secara alami tuh berbentuk kurva normal ketika kita melakukan pengukuran pengambilan sampel kemudian setelah kita bentuk kurva ternyata kurvanya be model atau multimodal mungkin ada kesalahan ketika kita melakukan pengambilan sampel Biasanya seperti itu Meskipun tidak selalu Hai ok tadi kita sudah belajar terkait tendensi Sentral Sekarang kita akan berbicara terkait ukuran dispersi dispersi itu namanya sebarannya Hai dispersi dispers dari bahasa Inggris nah dalam disversia ada berbagai perhitungan namun dalam video ini kita akan hanya membahas empat saja yang pertama rentang rentang itu merupakan ukuran dispersi yang paling sederhana sekaligus paling kurang akurat akurat atau kurang kuat Hai Oleh karena itu rentang paling jarang kita gunakan untuk menggambarkan this Persia atau sebaran data kita dan rentang sendiri dapat kita peroleh dengan cara mengurangkan skor tertinggi dengan skor terendah kita jadinya nilai maksimum dikurangi nilai minimum adalah rentang misalkan kita menggunakan contoh kasus pertama tadi ya angka tertinggi atau maksimumnya adalah 26 sedangkan angka terendah atau minumnya adalah 14 maka renteng nya adalah Hai Nah kita bisa melaporkan rentan baik menggunakan dua angka maupun satu angka meskipun yang paling umum hanyalah satu angka satu angka ya pengurangan dari maksimum dan minimum tadi yaitu 12 namun kalau kita hanya mengatakan 12 misalkan rentang dari skor literasi sains di kelas adalah 12 itu masih kurang bermakna Namun kita bisa melaporkan rentang dalam 2 angka yaitu skor maksimum dan skor minimum misalkan dikelas a.kor literasi tertinggi adalah 26 dan Seekor literasi terendah adalah 14 Nah itu dua cara kita melaporkan rentang data dan menggunakan dua angka kita bisa memperoleh informasi yang lebih spesifik Hai bila kita hanya menyatakan 12 kita tidak tahu 12 itu rencananya dari mana sampai mana Tapi ketika menggunakan angka maksimum dan minimum pembaca atau pendengar informasi tersebut dapat mengetahui kondisi data di kelas tadi apakah masih dalam kategori rendah sedang atau Tinggi oke kemudian ukuran dispersi yang lain adalah varians the variance itu merupakan variasi atau dari data Hai variasi itu keragaman dari data ya cara kita memperoleh varians adalah dengan menghitung rata dari Selisih kuadrat masing-masing skor terhadap mint jadinya yang pertama yang perlu kita lakukan adalah menghitung rata kita tetap kita misalkan gunakan kasus pertama Teddy maka kita melakukan atau mencari rata kita dulu tadi kita sudah melakukannya menghitung rata-rata ratanya hasilnya adalah 19,6 7 Hai Langkah kedua adalah kita mengurangkan setiap item data dengan minyak kemudian dikuadratkan tadi kan ada 78 data dari 14 hingga 26 maka satu persatu angka tadi kita kurangkan dengan mint dan nya 14.com kurangi 19,6 7-14 lagi dikurangi 19,6 7 karena batasnya muncul dua kali ya kemudian 15 dikurangi 19,6 7 Hingga y angka terakhir yaitu 26 dikurangi 19,6 7 Hai nah hasil hasil pengurangan tadi kemudian kita kuadratkan c-nya 14 kurangnya 1967 hasilnya 5,9 dikuadratkan kemudian 14 dikurangi 19,6 7 negatif ya minus 5 koma sekian kemudian dikuadratkan dan seterusnya dan Langkah terakhir kemudian kita hitung ratanya Hai jadinya hasil-hasil kuadrat dari selisih tadi kita total kemudian kita bagi 78 sehingga kita memperoleh rata dari Selisih kuadrat masing-masing skor terhadap mint itulah varians Hai nanti kita lihat contoh kasus yang lain tapi varian situ jarang digunakan juga rentang and itu jarang digunakan varian juga agak jarang digunakan nah yang paling sering digunakan adalah standart deviasi ketika kita ingin menyampai menyampaikan ukuran dispersi atau sebaran data kita standar deviasi sendiri merupakan rata jarak skor terhadap mint yang digunakan untuk mengukur dispersi atau sebaran skor terhadap rata kita Hai dan hasil penjumlahan standart deviasi = Hai semakin besar standar deviasi Mada data kita dikatakan semakin besar sebarannya namun kalau angka standar deviasinya semakin kecil maka data kita tersebarnya juga semakin kecil data yang bagus ada standar deviasinya tidak terlalu besar ketika data kita standar deviasinya terlalu besar maka data kita dikatakan kurang bagus karena terlalu tersebar kalau terlalu tersebar maka tendensi Sentral nya misalkan relate kita kurang mampu menggambarkan data kita di Hai dan mudah saja kita memperoleh angkasa dari kreasi hanya dengan tinggal mengakar dari varians kita di Hai chatnya langkah-langkahnya sama dengan varian kemudian hasilnya kita akar kuadrat kan Itulah standar deviasinya Hai ukuran dispersi yang lain yang biasa digunakan juga adalah standart error nah tanda teror dikenal juga dengan serta Terror of the mind sehingga disingkat sebagai simsem ya Hai nah standart error sendiri sama dengan standar deviasi yang dibagi dengan akar banyaknya pengamatan Hai atau kita tulis sebagai akar n i Hai jadinya standar deviasi itu merupakan akar kuadrat dari varian Nah kalau seandainya deviasi kita bagi dengan akar jumlah data kita yaitu adalah standart error Oleh karena itu Misalkan menggunakan tetap kasus tadi maka standar deviasinya dibagi akar 78 hasilnya berapa itulah standar errornya G2 ini yang paling sering kita temukan di laporan ilmiah Hai dan biasanya standar deviasi lebih sering digunakan daripada standart error Hai misalkan kita ambil contoh kasus lain kita melakukan pengambilan data lagi misalkan data skor hasil belajar yang berada dari rentang 0-10 bila salah semua jawabannya maka skornya no lebihlah Betul semua Maka hasilnya 10 kemudian kita mengambil data dari delapan siswa dan data tersebut ada siswa yang mendapatkan nilai dua sebanyak satu anak kemudian ada yang mendapatkan nilai 34 sebanyak tiga anak kemudian 52 anak 71 anak dan 91 anak kita ingin menghitung varians nya bagaimana caranya seperti yang saya sampaikan tadi kita hitung ratanya terlebih dahulu Oh ya cara ini sampel maka kita gunakan miu-miu nya 2014 14145 + 5 Plus 1579 kemudian dibagi jumlah data yaitu delapan sehingga jumlahnya adalah pembagiannya adalah lima sehingga ratanya 5 rata-rata kita dapat kemudian kita ke langkah selanjutnya yaitu dengan menguraikan setiap data dengan mint kemudian dikuadratkan data pertama2 dikurangi menyali mag kemudian dikuadratkan negatif 3 kuadrat = 9 data kedua 44 dikurangi mienya mienya 54 kurangi 5 itu min 1 kemudian dikuadratkan = 1 dardak ketiga dan keempat juga sama-sama sebesar empat sama-sama dikurangi 5 kemudian dikuadratkan sehingga min 1 kuadrat = 1 begitu juga selanjutnya min 1 kuadrat = 1 data 255 dikuranginya 55 kurangi 50 kemudian dikuadratkan nol kuadrat = 0 data 6 juga 55 dikurangi 5 = 0 dikuadratkan juga no kemudian dada ketujuh sebesar 77 dikurangi rata 7 dikurangi 5 = 22 kuadrat adalah 4 dan data terakhir 99 dikurangi Min 9 dikurangi 5 = 4 4 dikuadratkan = 16 Nah kita sudah memperoleh data-data selisih yang telah kita kuadratkan selanjutnya kita rerata untuk mendapatkan variansnya nah simbol statistik dari varians adalah itu Sigma kuadrat Ayo kita jumlahkan saja tadi hasil selisih tadi 91 plus satu persatu + not + no + 14-16 dibagi 8 sehingga hasilnya empat Oleh karena itu variansnya adalah sebesar empat kalau kita ingin mendapatkan standar deviasinya gampang standar deviasi merupakan akar kuadrat dari varians maka Standar deviasinya adalah akar dari empat yaitu sama dengan 2 Nah dari sini bisa kita lihat simbol dari standar deviasi adalah Sigma simbol dari varians adalah Sigma kuadrat begitu ya inilah cara kita mendapatkan varians dan standar deviasi Bila kalian ingin mengetahui standar errornya ya tinggal dilanjutkan sendiri saja dua dibagi akar n n y adalah 82 dibagi akar 8 kalian hitung jumlahnya mohon maaf hasil pembagiannya merupakan standar error dari data kita ini Hai itu ukuran dispersi ya Hai kemudian ukuran yang selanjutnya adalah ukuran Posisi ada banyak Namun kita akan membahas 3 terlebih dahulu di dalam video ini yang pertama adalah kuartil Kwartir kita lakukan dengan mengurutkan data lalu membaginya menjadi empat bagian yang sama nah berbeda dengan media anda di kolom median itu kita mengorbankan mengurutkan data lalu kita bagi menjadi dua bagian yang sama sehingga ada satu angka yang kita kenal sebagai nilai tengah atau median kalau kuartil kita Urutkan kemudian data kita kita bagi menjadi empat karena ada empat bagian maka ada tiga kuartil yaitu kuartil 1 kuartil dua dan kuartil 3 Misalkan kita memiliki data seperti ini lagi 2 3 3 4 5 6 7 7 8 8 9 Hai ada 11 item data kita ingin mengetahui Q1 Q2 q3 nya Hai maka kita melakukan perhitungan untuk mencari kuartil kuartil itu tadi seperti saya katakan datanya harus diurutkan kemudian terbagi menjadi 4 kelompok atau empat bagian yang sama besar karena ada 11 data maka disini kuartil pertama 3 kuartil ke-2 adalah 6 dan kuartil ketiga adalah hai kenapa karena bisa kita lihat dengan angka-angka yang saya tanda merah ini maka urutan data ini terbagi menjadi empat bagian yang sama rata begitu Hai dan kuartil kedua sendiri Kita kenal juga sebagai median Kenapa karena kuartil kedua itu berada diposisi Tengah Nilai Tengah dan nilai tengah sendiri adalah median gitu ya oke kemudian desil desil merupakan aktivitas yang kita lakukan dengan cara mengurutkan data lalu membaginya menjadi 10 bagian yang sama the median itu menjadi dua bagian yang sama kuartil menjadi empat bagian yang sama sedangkan desil 10 bagian yang sama Nah misalkan kita memiliki data berikut ya 11223 hingga 16 maka desil pertama adalah angka 2 Desa kedua adalah Anda ketiga dan seterusnya jadinya ada Devil satu hingga and1 nya misalkan dua dirumahnya 8 ditujunya 8dd yang lain bisa dituliskan sendiri secara mandiri nah tanda tanda merah ini menunjukkan data kita terbagi menjadi 10 bagian yang sama dan yang terakhir adalah persentil Nah persentil itu kita lakukan dengan hasilnya adalah membagi urutan data kita menjadi 100 bagian yang sama sehingga ada P1 hingga Oh ya kalau kuartil Q1 sampai G3 kalau desil itu dia 1-9 sedangkan persentil adalah P1 hingga p99 ini saya salah tulis sehingga nanti kita bisa mengenal adanya p25 ada pilih mapulu ada Hai misalkan kita menuliskan p50w 50 sendiri tuscan berada di tengah-tengah maka b50 itu sama saja dengan Oh begitu di dalam desil = de Lima jadinya p50 itu sama dengan D5 sama juga dengan Q2 sama juga dengan median kiri ya Hai misalkan kita memiliki 200 data kemudian 200 data itu kita hitung persen till nya kemudian kita peroleh persentil 50 adalah 67 maka kita bisa katakan 50% data kita tadi di bawah 67 dan 50% data lainnya diatas 67 kalau persentil 95 nya sama dengan 76 maka 95% data kita dibawah angka 76 sedangkan lima persen data kita di atas 76 kalau p25 persentil 25 = 24 maka 25% data kita di bawah 24 sedangkan 75% sisanya diatas angka 24 itu cara menginterpretasikan hasil persentil sama ketika kita menginterpretasikan desil sama kuartil redaksi kalimatnya saja yang tinggal diubah jadi ya hai hai Hai Nah sekarang kita lihat simbol-simbol yang kita gunakan dalam statistika ketika kita membicarakan tendensi sentral dan dispersi nah ini merupakan beberapa simbol yang penting jumlah pengukuran tadi sudah saya singgung Ketika kita melihat formula dari min-ho Hai Nah kalau jumlah pengukuran itu kalau kita menggunakan data sampel kita menggunakan n kecil Kalau kita menggunakan data dari populasi kita menggunakan n Capital ingat ya kalau angka-angka itu mewakili sampel kita kenal sebagai statistik kalau angka-angka itu mewakili populasi kita kenal sebagai parameter kalau mint simbolnya adalah x bar sedangkan parameter simbolnya adalah Miu Hai kemudian kalau varians statistiknya simbolnya adalah S kuadrat sedangkan parameter simbolnya Sigma kuadrat kosong deviasi standar deviasi dari mint Monas ada deviasi dari sampel adalah SC saja sedangkan saya deviasi dari populasi adalah Sigma saja ini simbol-simbol ketika kita menggunakan formula ketika kita menggunakan bahasa titik namun dalam melakukan pelaporan kita tidak menggunakan simbol-simbol ini ya dalam proses perhitungan kita menggunakan simbol-simbol ini dalam pelaporan tidak dalam pelaporan kita menyesuaikan dengan format pelaporan yang sesuai dengan institusi kita atau jurnal yang kita tuju salah satu style atau format pelaporan yang umum digunakan di Indonesia maupun di beberapa negara yang lain adalah pelaporan menggunakan IP style Hai Nah berikut adalah daftar Hai simbol yang kita gunakan ketika kita menggunakan IPS style nahen kecil itu jumlah subjek dalam setiap kelompok n Capital adalah jumlah total Suke color kita menggunakan rata kita menggunakan ehm Capital ketika kita menggunakan media melaporkan median kita menuliskan sebagai mdn kemudian saya deviasi SD Oh ya ya ini kita gunakan simbol ini kita kita gunakan ketika pelaporan pelaporan hasil di laporan ilmiah kita misalkan di skripsi tesis publikasi ilmiah kita menggunakan simbol-simbol ini Untuk menginformasikan hasil perhitungan kita Hai Contohnya bagaimana dalam menggunakan simbol ini sebelum melihat contohnya kita perlu memperhatikan beberapa hal yang perlu kita lakukan ketika kita melaporkan hasil analisis ya pertama ketika kita melaporkan hasil analisis statistika deskriptif kita menyampaikan hasilnya saja jangan memberikan penilaian subjektif misalkan baik sangat baik dan sebagainya buruk misalkan rela tanya 75 sehingga dikatakan rata ini baik tidak usah kita cukup mengabaikan ratanya 75.4 Asy kita sampaikan nanti di bagian pembahasan Hai kemudian kita dapat melaporkan hasil analisis secara lengkap tanpa menggunakan simbol dari saya sampaikan simbol-simbolnya tetapi kita tidak harus menggunakan simbol tersebut kita bisa menulis secara lengkap rerata atau mint median tidak menggunakan mdn standart deviasi tidak menuliskan SD kita Tuliskan secara lengkap selanjutnya bila kita menggunakan simbol-simbol harus ditulis miring italic jangan tegak Hai dan yang terakhir jangan lupa beri spasi sebelum menuliskan simbol berikutnya langsung kita lihat contohnya misalkan kita ingin melaporkan jumlah presiden kita partisipan terdiri atas 50 mahasiswa yang terdiri atas 49% laki-laki dan 51 persen perempuan ini contoh pelaporan yang tidak menggunakan simbol sama sekali Nah selanjutnya kita menggunakan simbol seperti ini partisipan terdiri atas 49% laki-laki dan 51 persen perempuan dalam kurung n = 50n nya kapital dan miring Oh begitu ya karena pokoknya Capital karena kita melaporkan keseluruhan data kita kalau kita melaporkan laki-laki sendiri perempuan sendiri maka kita menggunakan n-nya bukan NK kita begitu Hai namun ketika kita melaporkan keseluruhan data kita kita menggunakan n Capital kita lihat contoh lain agar lebih mudah Misalkan begini tes keterampilan berpikir disuguhkan kepada sembilan peserta berlatar belakang akademik SD 11 peserta berlatar belakang akademik SMP 13 peserta berlatar belakang akademik SMA dan 17 peserta berlatar belakang akademik perguruan tinggi dalam kurung n Capital miring = saat ini jumlah keseluruhan data kita maka n-nya Capital hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa rerata keterampilan berpikir peserta berlatar belakang akademik SD adalah sebesar 679 ratanya kita tulis langsung ya tidak menggunakan simbol dengan standar deviasi sebesar 13 205 sana deviasi juga kita tulis lengkap bukan simbol begitu juga yang di SMP SMA dan perguruan tinggi ya SMP sebesar 7 2,36 seandainya deviasinya 11,6 73 SMA adalah sebesar 7708 dengan sel deviasi sebesar 14,6 09 dan perguruan tinggi adalah sebesar 7 4,00 dengan sel deviasi sebesar 1418 dari contoh laporan ini kita hanya menggunakan satu simbol yaitu n Capital Ketika kita menyampaikan jumlah keseluruhan partisipan dalam penelitian kita Hai cara pelaporan yang lain bisa menggunakan simbol yang lebih banyak Misalkan seperti ini ya Halo tes keterampilan berpikir distribusikan kepada 50 peserta yang berlatar belakang akademik dari SD dalam gunung n-nya bukan Capital = 9 karena jumlah kelompok bukan jumlah total SMP dalam kurung n-nya kecil jangan lupa dimiringkan = 11 SMA n nya 13 dan perguruan tinggi lainnya 17 hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa rerata keterampilan berpikir beserta berlatar belakang akademik SD adalah sebesar 679 dalam kurung SD = 13,2 05 SD itu saat deviasi ya ingat tulisannya Capital kemudian dimiringkan SMP ratanya 7236 dalam kurung SD = 11,6 73 SMA ratanya 7708 dalam kurung SD sama dengan 14 69 dan perguruan tinggi adalah sebesar 74000 sp-nya 14,8 Smash ini cara kita melaporkan dengan menggunakan simbol yang lebih banyak pelaporan ini maupun pelaporan sebelumnya sama-sama tepat tinggal kita pilih saja kita ingin menggunakan simbol lebih sedikit atau lebih banyak yang penting adalah cara pelaporannya tepat penulisan simbolnya sesuai dan sesuai format yang diinginkan begitu file-nya demikian video kali ini kita telah mempelajari bagaimana caranya kita menghitung tendensi Sentral dispersi dan posisi dan kita juga sudah mempelajari konsep dasar dari ketiga ini dan bagaimana cara pelaporannya menggunakan formatip style dengan tepat Hai bade video selanjutnya kita akan mempelajari bagaimana cara membuat tabel dan grafik Oleh karena itu silahkan simak video saya selanjutnya dan demikian video kali ini terima kasih dan Mohon maaf bila ada kesalahan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh hai hai Hi Ho