Structure, Types, and Functions of Nucleic Acids (DNA and RNA)
LqSV3eFZSb0 • 2020-11-18
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh di video Sebelumnya kita
telah membahas beberapa makroolekul
seperti karbohidrat dan
protein selain itu kita juga telah
membahas macam-macam karbohidrat dan
protein serta fungsi dari karbohidrat
dan protein dan di video kali ini Mari
kita bahas makromolekul lain yang
menyusun kehidupan kita yaitu asam
nukleat sama dengan di video Sebelumnya
kita akan membahas struktur dasar dari
asam nukleat kemudian macam dari asam
nukleat dan fungsi dari asam
nukleat secara sederhana asam nukleat
berperan dalam pewarisan sifat nah pada
video kali ini saya menampilkan salah
satu organisme model yang paling sering
digunakan di bidang biologi yaitu
drosopila melanogaster atau nama yang
lebih kita kenal sebagai lalat buah
lalat buah merupakan organisme model
yang paling sering digunakan di
penelitian biologi karena berbagai
karakteristik yang dia miliki salah satu
karakteristiknya adalah banyaknya varian
atau strain dari lalat ini bila kita
lihat di video ini kita dapat saja
menyilangkan lalat mata merah dengan
lalat mata merah namun anakan dari
persilangan kedua lalat mata merah ini
bisa kita lihat bisa menghasilkan ketutu
keturunan mata merah maupun mata putih
Kenapa bisa muncul mata putih dan
bagaimana proporsi dari mata putih semua
itu berkaitan dengan asam nukleatnya
karena seperti yang saya sampaikan tadi
asam nukleat itu berkaitan dengan
penurunan sifat pewarisan sifat atau
pengaturan sifat dan warna mata
merupakan salah satu sifat yang diatur
oleh asam nukleat
oke lalu Apa itu asam nukleat sebelum
menjawab Apa itu asam nukleat mungkin
kita pernah juga sering mendengar DNA
dengan
RNA nah DNA dan RNA ini sendiri
merupakan dua kelompok asam nukleat
kalau kita belajar karbohidrat kita bisa
membagi karbohidrat berdasarkan
monomernya ketika hanya terdiri atas
satu monomer maka dia dikatakan
monosakarida kalau dua monomer
disakarida kalau banyak monomir akan
menyusun rantai
polisakarida pada protein bila kita
belajar protein kita bisa mengelompokkan
protein menjadi protein defensif protein
transport kemudian protein reseptor
protein enzimatik dan sebagainya
sedangkan pada asam nukleat kita hanya
bisa membagi asam nukleat menjadi dua
kelompok yaitu DNA dengan RNA mungkin
kita sering mendengar DNA baik ketika
kita kita belajar di bangku SMA maupun
di TV karena kita biasa juga pernah
mendengar adanya tes
DNA begitu juga RNA di era covid seperti
ini kita juga pernah mendengar swap test
swap tes adalah tes diagnostik untuk
mengidentifikasi seseorang terjangkit
covid atau tidak berdasarkan keberadaan
RNA dari sarscov 2 virus penyebab covid
sarcov 2 ya Apakah RNA scov 2 itu berada
di dalam tubuh lebih tepatnya di lapisan
lendir manusia yang dites ketika RNA
virus itu terdeteksi Maka manusia
tersebut orang tersebut dikatakan
terjangkit
covid lalu apa perbedaan antara DNA
dengan RNA dan kenapa DNA dan RNA
dimasukkan sebagai asam
nukleat kalau kita sering membaca buku
baik buku biologi ataupun buku IPA
terkadang kita menemukan penulis
menyatakan DNA dan RNA memiliki
perbedaan salah satu perbedaannya adalah
Jumlah untingnya seperti di gambar ini
ya Nah unting ini kita anggap sebagai
tali tali yang melilit banyak referensi
mengatakan DNA itu terdiri atas dua tali
dua utas atau dua unting sedangkan
RNA terdiri atas satu utas atau satu
unting Apakah perbedaan ini benar nanti
akan kita bahas ketepatan dari informasi
tersebut namun sebelum lanjut sebetulnya
Kita juga harus mengetahui sebenarnya
DNA itu berasal dari Apa maksudnya di
sini istilah DNA itu singkatan dari apa
Nah DNA dan RNA itu sebetulnya bahasa
Inggris ya DNA and RNA DNA itu singkatan
dari
diokiribonucleic acid yang kalau di
bahasa Indonesiakan adalah asam deoki
ribonukleat sehingga di beberapa
referensi bahasa Indonesia kita tidak
menemukan DNA tetapi kita menemukan
ADN ADN merupakan singkatan dari asam
deoksiribuukleat sedangkan RNA atau RNA
itu merupakan singkatan dari ribonukleid
acid yang kalau dibahasa Indonesiakan
menjadi asam ribonukleat sehingga bisa
diingkat disingkat sebagai
arn Oleh karena itu Terkadang ketika
kita membaca buku biologi kita tidak
menemukan RNA tetapi kita lebih
menemukan
arn nah nama ini perlu kita ketahui
singkatan DNA dan RNA perlu kita ketahui
Agar kita tahu pembedanya karena nama
dari struktur kimia itu biasanya juga
akan menggambarkan struktur kimia dari
senyawa itu
sendiri nah sebelum kita bisa membedakan
DNA dan RNA kita harus tahu struktur
dasar dari asam nukleat itu
sendiri sama dengan protein ataupun
karbohidrat asam nukleat merupakan
makromolekul jadinya dia memiliki Ukuran
molekul yang lebih besar daripada
molekul-molekul yang lain dan bersama
dengan protein dan
karbohidrat asam nuklea termasuk
makromolekul yang tergolong
polimer karena dia polimer maka dia
tersusun atas banyak
monomer kalau kita mengingat di video
karbohidrat karbohidrat itu merupakan
polimer sedangkan monomernya adalah
monosakarida monosakarida monosakarida
bergabung menjadi disakarida kemudian
bergabung lagi semakin banyak semakin
panjang sehingga kita kenal sebagai
polisakarida begitu juga protein protein
itu polimer polimer dari apa dari asam
amino asam amino satu dengan yang
lainnya membentuk ikatan peptida
sehingga nanti akan menjadi rantai
polipeptida kemudian rantai polipeptida
tersebut akan membentuk struktur tiga
dimensi sehingga memiliki fungsi
tertentu dan itu kita kenal sebagai
protein begitu juga asam nukleat asam
nukleat itu polimer monomernya apa
monomernya adalah
nukleotida jadinya nukleotida sat dengan
lainnya akan saling berikatan dengan
ikatan kimia tertentu yang nanti akan
kita bahas dan kemudian membentuk rantai
nah rantai yang tersusun atas
nukleotida-nukleotida inilah yang nanti
kita kenal sebagai asam
nukleat sekarang kita lihat struktur
dasar dari monomer asam nukleat tersebut
alias struktur dasar dari
nukleotida secara sederhana struktur ber
dasar dari nukleotida selalu terdiri
atas tiga komponen utama yang pertama
adalah gula ya yang berbentuk cincin ini
adalah gula kita lihat di sisi kiri ini
merupakan monomer dari RNA jadinya
nukleotida dari RNA sedangkan di sisi
kanan merupakan nukleotida DNA atau
monomer dari
DNA baik nukleotida RNA maupun DNA
tersusun atas tiga komponen utama yang
pertama adalah gula gula yang cincin ini
ya Dan kita lihat cincinnya membentuk
segilima sehingga kedua gula ini kita
kelompokkan sebagai gula pentosa penta
itu lima karbon nomor 1 di sisi sini
kemudian karbon nomor du karbon nomor 3
karbon nomor 4 dan karbon nomor
5 kemudian komponen kedua
dari asam nukleat atau nukleotida adalah
gugus fosfat nah lingkaran ini merupakan
simbol dari gugus fosfat nah gugus
fosfat bisa kita lihat ternyata
berikatan dengan karbon nomor 5 dari
gula pentosa ini dan komponen yang
terakhir adalah basa nitrogen di gambar
ini diskemakan dengan bentuk persegi
panjang dan bisa kita perhatikan basa
nitrogen ini berikatan dengan gula
ribosa gula pentosa di karbon nomor
1 sekarang kita bisa
mengidentifikasi persamaan antara
nukleotida RNA dengan nukleotida DNA
adalah ketiganya sama-sama memiliki tiga
komponen tersebut gulanya juga sama-sama
Gula
pentosa namun dari gambar ini juga kita
juga bisa membedakan
keduanya yang pertama yang perlu kita
lihat adalah dari gulanya tersebut
Seperti yang saya sampaikan di awal tadi
kita perlu mengetahui apa itu DNA
singkatan singkatannya dari apa begitu
juga RNA RNA itu singkatan dari apa di
sini bisa kita lihat ternyata DNA dan
RNA Kenapa namanya berbeda itu berkaitan
dengan struktur dari gula
pentosanya bisa kita lihat secara
sederhana kedua gula tersebut kedua gula
ini sama namun bila kita melihat di
karbon nomor du ternyata gula pentosa
pada DNA kehilangan satu atom
oksigen sedangkan di RNA
oksigennya lengkap sebetulnya di sini
ada atom-atom lain ya di karbon nomor 1
karbon nomor 3 ada hidrogen dan
sebagainya tetapi tidak digambarkan Nah
di sini yang digambarkan hanyalah
pembedanya dan pembedanya adalah di
karbon nomor
du pada RNA nukleotidanya khususnya pada
gula karbon Nomor duanya oksigennya
lengkap sehingga di sini membentuk gugus
hidroksil sedangkan pada DNA
nukleotidanya pada gulanya khususnya
pada karbon nomor 2 kehilangan satu atom
oksigen sehingga kita tidak menemukan
gugus hidroksil di sini sehingga nama
gulanya dikatakan sebagai deoksiribosa
ribosa sendiri merupakan salah satu
jenis dari gula pentosa ingat ya
dinamakan gula pentosa karena karbonnya
nomor 5 dan salah satu jenis gula
pentosa namanya ribosa pada
DNA karbon nomor 2 kehilangan satu
oksigen sehingga ribosanya dinamakan
deoksi D itu kehilangan oksi itu oksigen
sedangkan pada RNA karena oksigennya
lengkap namanya Tetap ribosa itu
perbedaan pertama antara anara DNA
dengan RNA kita melihat berdasarkan
struktur dari gula
pentosanya kemudian perbedaan kedua bisa
kita lihat dari basa
nitrogennya dari sini bisa kita lihat
pada RNA ada empat macam basa nitrogen
yang mungkin dapat menjadi komponen dari
nukleotida tersebut yaitu adenin
disingkat sebagai a kemudian sitosin
disingkat sebagai c atau kalau dalam
bahasa Indonesia sebagai S kemudian
guanin dan yang terakhir adalah
urasil di sisi lain pada DNA kita tidak
menemukan urasil melainkan timin
sedangkan adenin sitosin dan guanin
tetap ada sehingga perbedaan kedua dari
DNA dengan RNA adalah pada basa
nitrogennya pada RNA kita temukan urasil
sedangkan pada DNA kita temukan timin
sebetulnya hanya inilah perbedaan antara
DNA dengan RNA sudah tidak ada lagi
perbedaan di antara keduanya sehingga
bila ada referensi yang menyatakan
perbedaan lain dari DNA dan RNA adalah
Jumlah untingnya informasi tersebut
kurang tepat Kenapa karena DNA tidak
selalu berunting ganda begitu juga RNA
tidak selalu beruting tunggal pada
beberapa virus rna-nya untingnya ganda
dan pada ada beberapa virus yang lain
dna-nya untingnya tunggal begitu ya ini
struktur dasar dari monomer asam nukleat
yaitu
nukleotida sekarang kita lihat lebih
dalam tadi saya katakan ada tiga
komponen utama penyusun nukleotida yang
pertama adalah gugus fosfat tadi kalau
di di sebelumnya kita menskemakan gugus
fosfat sebagai bentuk lingkaran nah
sebetulnya gugus fosfat ini seperti ini
ada atom p dipusat kemudian dan diikat
oleh empat atom oksigen kemudian selain
gugus fosfat komponen utama dari
nukleotida adalah gula ribosa yang
termasuk ke dalam gula pentosa pada
RNA Atom C Nomor duanya lengkap
oksigennya sedangkan pada DNA kehilangan
satu atom oksigen sehingga namanya
dioksiribosa dan seperti yang saya
katakan tadi kita di skema yang awal
hanya menggambar dengan sederhana
sehingga atom-atom lain tidak tergambar
sedangkan pada slide ini kita dapat
melihat bahwasanya setiap karbon di sini
juga berikatan dengan hidrogen dan yang
lainnya juga berikatan dengan hidroksil
begitu ya kemudian kita lihat gulanya
tadi juga sudah saya jelaskan perbedaan
gula eh mohon maaf basa nitrogen ya
perbedaan basa nitrogen antara DNA dan
RNA adalah pada DNA kita menemukan
timin sedangkan pada RNA kita menemukan
urasil dan kita bisa mengelompokkan basa
nitrogen menjadi dua kelompok yaitu
Purin dan
pirimidin Apa perbedaan utama antara
Purin dan pirimidin bisa kita lihat dari
strukturnya pada purin basa nitrogen ini
terdiri atas dua cincin ya ini dua
cincin sedangkan pada pirimidin dia
terdiri atas satu cincin purin terdiri
atas adenin dan guanin sedangkan
pirimidin bisa sitosin bisa urasil kalau
dia RNA dan bisa juga timin kalau dia
DNA sekarang kita bahas DNA terlebih
dahulu karena tadi kita sudah belajar
bahwa nukleotida itu terdiri atas gugus
fosfat basa nitrogen dan gula ribosa
khususnya deoksiribosa kalau pada DNA
dan kita juga sudah belajar ternyata ada
empat macam basa nitrogen pada DNA yaitu
adenin guanin kemudian sitosin dan timin
maka
nukleotida-nukleotida yang terbentuk di
DNA itu ada empat macam yaitu nukleotida
yang mengandung
timin kita kenal sebagai dioksitimidin
monofosfat kemudian nukleotida yang
nitrogennya
berupa S eh sistidin ya sehingga kita
kenal sebagai deoksisistidin monofosfat
kemudian ada nukleotida yang tersusun
atas adenin sehingga dinamakan dioksi
adenosin monofosfat dan kemudian juga
ada
nukleotida yang tersusun atas basa
nitrogen berupa guanin sehingga dikenal
sebagai
diokiguanosin monofosfat ini Empat
kemungkinan nukleotida penyusun dari
DNA dan sama seperti pada makromolekul
yang lain pada polimer yang lain ketika
monomer-monomer dari penyusun asam
nukleat ini berinteraksi maka keduanya
bisa membentuk ikatan kalau kita belajar
protein ya asam amino yang satu dengan
asam amino yang lain akan berinteraksi
membentuk ikatan pep tidak nah sedangkan
pada asam nukleat monomer satu dengan
monomer yang lainnya atau nukle
nukleotida satu dengan nukleotida yang
lainnya akan dapat berikatan membentuk
ikatan
fosfodiester dan sama dengan pembentukan
ikatan pada protein maupun karbohidrat
reaksi pembentukan ikatan fosfodiester
termasuk reaksi
dehidrasi sehingga selain membentuk
ikatan reaksi ini juga menghasilkan atau
melepaskan H2O atau kita kenal juga
sebagai air dan di sini bisa kita lihat
pembentukan ikatan fosfodiester itu
terjadi antara gugus fosfat di salah
satu nukleotida dan karbon nomor 3 dari
nukleotida yang lain sehingga ikatan
terjadi di antara gugus fosfat dengan
karbon nomor
3 dan ikatan ini dapat terjadi sehingga
monomer semakin bertambah nukleotida
semakin bertambah sehingga rantai dari
polinukleotida ini semakin memanjang dan
peristiwa penambahan nukleotida menjadi
rantai polinukleotida ini menjadi rantai
asam nukleat ini terjadi pada peristiwa
replikasi kita akan mempelajari
replikasi di video yang lain oke di sini
bisa kita lihat di sisi kanan ini
merupakan hasil dari peristiwa replikasi
tersebut Ketika monomer-monomir semakin
bertambah sehingga membentuk rantai yang
lebih panjang di sini bisa kita lihat
terdiri atas empat nukleotida yang sudah
bergabung dan di sini bisa kita lihat
ikatan fosfol di esternya terjadi di
sini antara fosfat dengan gula eh dengan
karbon di nukleotida yang
lain ya kemudian ya di sini bisa kita
lihat seperti yang saya sampaikan tadi
fosfat itu Berikat dengan gula nomor 3
dari nukleotida yang lain sehingga
misalkan ini merupakan ujung dari rantai
polinukleotida
maka e nukleat ini akan berikatan dengan
nukleotida yang lain dengan membentukkan
pembentukan ikatan fosfodiester di sini
dan kita lihat ternyata di bagian paling
ujung dari rantai sini kalau kita dihat
berdasarkan struktur dari gula ribosanya
gula dioksiribosanya c yang paling
pinggir merupakan C nomor
5 sedangkan di ujung yang lain karbon
yang paling luar merupakan karbon nomor
3 Seperti yang saya jelaskan tadi ya
bahwa karbon dari ribosa atau pentosa
selalu lima yaitu karbon nomor 1 2 3 4 5
dan ketika membentuk rantai ternyata di
salah satu ujung karbon paling luar
adalah karbon nomor 3 di ujung yang lain
karbon yang paling luar adalah karbon
nomor 5 sehingga ketika kita belajar DNA
atau RNA kita belajar asam nukleat kita
mengenal adanya ujung 3 dengan ujung 5
kalau pada protein kita mengenal adanya
ujung Amina dan ujung karboksil
dinamakan ujung Amina karena rantai dari
protein dari polipeptida tersebut paling
ujung adalah gugus amino gugus Amina
sedangkan di salah satu ujung yang lain
yang paling ujung adalah gugus karboksil
sehingga dinamakan ujung Amina dan ujung
karboksil atau
terminal dan C Terminal sedangkan pada
asam nukleat ada dua ujung yaitu ujung 3
dan ujung 5 nah dinamakan ujung dan
ujung 5 didasarkan pada karbon paling
luarnya paling paling ujungnya sehingga
bila ada yang bertanya apa maksud ujung
Li dan ujung Li kita dapat memberikan
jawaban didasarkan pada nomor karbon
yang berada paling pinggir di ujung
tersebut
Oke tadi kita hanya membahas
terbentuknya satu rantai Nah tadi juga
di awal kita juga menyinggung bahwa
banyak referensi yang mengatakan DNA itu
unting ganda dan sudah saya katakan DNA
tidak selalu berunting ganda
tetapi memang pada umumnya DNA itu akan
membentuk unting ganda nah ini merupakan
gambaran skema terbentuknya rantai ganda
dari DNA tersebut misalkan saja kita
punya satu rantai ini ya satu rantai Ini
arahnya dari ujung 5 ke ujung 3 kemudian
rantai ini bisa berinteraksi dengan
rantai yang lain melalui ikatan hidrogen
yang tercipta di antara basa-basa
nitrogennya ingat ya asam nukleat itu
tersusun atas monomer nukleotida dan
nukleotida selalu terdiri atas tiga
komponen gula pentosa gugus fosfat dan
basa nitrogen dan ternyata basa nitrogen
dari satu rantai dapat berinteraksi
dengan basa nitrogen dari rantai
polinukleotida yang lain dengan
membentuk ikatan
hidrogen dan dari sini pun kita dapat
melihat
bahwasanya
adenin hanya bisa berikatan dengan timin
sedangkan guanin Hanya selalu berikatan
dengan sitosin Mengapa demikian ini
berkaitan dengan tangan dari basa-basa
nitrogen
tersebut bisa kita lihat bahwasanya
adenin ini memiliki dua tangan yang
dapat berinteraksi dengan timin begitu
juga sebaliknya sedangkan sitosin
memiliki tiga tangan dan guanin pun juga
memiliki tiga tangan yang siap
berinteraksi sehingga tidak mungkin
tertukar dalam keadaan alami ya tidak
mungkin sitosin berikatan dengan timin
secara stabil Begitu juga adenin dengan
guanin Kenapa karena tangan bebas dari
adenin dan timin sama-sama dua sedangkan
tangan bebas dari sitosin dan guanin
sama-sama tiga itulah alasannya Mengapa
adenin selalu berpasangan dengan timin
guanin selalu berpasangan dengan timin
ini merupakan struktur sederhananya
namun pada kenyataannya struktur ini
akan berpilin seperti ini membentuk
pilinan membentuk unting seperti ini
sehingga kita sering melihat gambaran
ilustrasi DNA sebagai dua tali yang
saling
berlilitan dan di sini pun bisa kita
lihat ternyata ketika salah satu rantai
DNA berikatan dengan rantai DNA yang
lain melalui ikatan hidrogen dari
basa-basa nitrogennya kita lihat salah
satu rantai memiliki arah 5 ketig
sedangkan rantai yang lain dari arah 3
ke 5 atau di sini ya di sisi kiri 53 di
sisi kanan 53nya ke
atas dan ini pasti selalu terjadi secara
alami seperti
ini artinya ketika ada dua rantai
DNA tidak mungkin rantai DNA itu
berpasangan sama-sama memiliki orientasi
yang sama 53nya ke atas semua tidak
mungkin pasti yang satu ke atas yang
satu ke bawah dan kondisi ini kita kenal
sebagai anti paralel yang secara
sederhana dapat kita Artikan kedua
rantai berinteraksi dan keduanya
memiliki arah yang berlawanan orientasi
yang
berlawanan begitu Itu yang dimaksud
dengan anti
paralel kemudian DNA unting ganda itu
sebetulnya merupakan materi genetik dari
kita semua bakteri genetik dari
eukariotik manusi ini termasuk
eukariotik begitu juga bakteri yang
merupakan
prokariotik DNA sendiri itu di dalam sel
dikemas ke dalam kromosom Nah sekarang
kita mengenal istilah lain yaitu
kromosom dari ilustrasi sini ini
merupakan DNA unting ganda yang seperti
yang saya katakan tadi pada
umumnya DNA itu unting ganda tetapi
tidak selalu unting ganda nah DNA unting
Ganda ini kemudian akan melilit pada
protein-protein
histon ya kuning-kuning ini merupakan
protein histon nah ketika DNA melilit ke
protein histon akan membentuk struktur
yang dinamakan
nukleosom kemudian nukleosom satu dengan
lainnya akan merapat sehingga
membentuk kromosom seperti ini Sehingga
di sini bisa kita lihat
ya Di ini juga kita mengenal benang
kromatin dari gambar sini kita bisa
mengenalbanyak istilah yang pertama
adalah DNA ketika DNA meliliti protein
histon kita kenal sebagai nukleosom
kemudian dia ketika memampat lagi akan
membentuk benang kromatin yang kemudian
Semakin memampat menjadi kromosom itulah
bedanya kromosom kromatin dan DNA
kromosom adalah kondisi terkondensasinya
kromatin sedangkan kromat adalah
struktur yang terdiri atas protein dan
DNA sedangkan DNA sendiri merupakan
salah satu macam asam
nukleat dan dari sini pun kita dapat
belajar ternyata struktur dari kromosum
adalah DNA yang meliliikti protein Bukan
sebaliknya di beberapa referensi di
beberapa buku SMA ada gambar yang
biasanya miskonsepsi digambarkan bahwa
DNA dibungkus oleh protein itu kurang
yang tepat adalah DNA meliliti protein
dan sebetulnya gambar dari DNA itu
seperti ini tidak ada bungkus protein di
luar Kenapa karena proteinnya dililit
bukan
membungkus kemudian kita juga mengenal
istilah gen Apa itu gen nah gen
merupakan unit atau segmen di DNA yang
memiliki fungsi
tertentu nah sifat itu pada umumnya
diatur oleh gen ya ini DNA nah ketika
DNA ini kita segmen-segmenkan misalkan
di sini ada segmen ya segmen dengan
panjang tertentu dan segmen itu memiliki
fungsi tertentu itulah yang dinamakan
dengan gen Oleh karena itu sepanjang DNA
ini belum tentu semuanya gen adakanya
ada segmen yang tidak memiliki fungsi
apa-apa maka segmen DNA tersebut
bukanlah gen pada segmen yang lain
misalkan di segmen di sini ternyata dia
memiliki fungsi yaitu mengkodekan
insulin misalkan maka gen segmen itu
kita kenal sebagai gen ya jadinya secara
sederhana gen bisa kita Artikan sebagai
segmen DNA yang memiliki fungsi
tertentu sehingga di sini kita bisa
membedakan gen itu apa DNA itu apa
nukleosom itu apa kromatin itu apa dan
kromosom itu apa
lalu kita dapat menemukan DNA di mana
saja asam nukleat bisa kita temukan di
mana saja sekarang kita lihat sel hewan
terlebih dahulu struktur umum dari sel
hewan adalah seperti ini dan DNA
tentunya dapat ditemukan di inti sel
karena fungsi inti sel adalah mengatur
kehidupan sel tersebut maka tentunya di
dalam inti sel ada komponen yang
terlibat dalam pengaturan dari kehidupan
sel itu tadi dan komponen tersebut kita
ketahui sebagai
nukleat yaitu DNA itu
sendiri namun di dalam inti sel pun kita
juga menemukan
RNA meskipun jumlahnya tidak terlalu
banyak kemudian selain di inti sel pada
sel hewan kita memiliki organel
mitokondria di mitokondria pun kita juga
dapat menemukan keberadaan DNA maupun
RNA sedangkan pada sel tumbuhan selain
di intisel dan di mitokondria kita juga
dapat menemukan asam nukleat di plastid
salah satu plastid yang paling kita
kenal adalah
kloroplas ya jadinya di kloroplas kita
dapat menemukan DNA ataupun
RNA sedangkan pada bakteri karena
bakteri tidak memiliki inti sel maka
asam nukleatnya dna-nya akan
terkonsentrasi pada suatu daerah yang
dinamakan sebagai
nukleosid dan lain kromosom utamanya ada
kromosom ada materi genetikmateri
genetik kecil yang ada tersebar di
sitoplasmanya dan itu dikenal sebagai
plasmid
Oke itulah penjelasan saya terkait asam
nukleat kita telah mempelajari struktur
dari asam nukleat yang merupakan polimer
dari monomer nukleotida kemudian
macamnya hanya ada dua yaitu DNA dan RNA
dan fungsinya adalah sebagai pengaturan
dan pembawa sifat demikian video kali
ini pada video selanjutnya kita akan
membahas polimer mohon maaf makromolekul
yang lain yaitu lemak terima kasih atas
perhatiannya Mohon maaf bila ada
kesalahan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Al
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:11:15 UTC
Categories
Manage