Structure, Types, and Functions of Nucleic Acids (DNA and RNA)
LqSV3eFZSb0 • 2020-11-18
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh di video Sebelumnya kita telah membahas beberapa makroolekul seperti karbohidrat dan protein selain itu kita juga telah membahas macam-macam karbohidrat dan protein serta fungsi dari karbohidrat dan protein dan di video kali ini Mari kita bahas makromolekul lain yang menyusun kehidupan kita yaitu asam nukleat sama dengan di video Sebelumnya kita akan membahas struktur dasar dari asam nukleat kemudian macam dari asam nukleat dan fungsi dari asam nukleat secara sederhana asam nukleat berperan dalam pewarisan sifat nah pada video kali ini saya menampilkan salah satu organisme model yang paling sering digunakan di bidang biologi yaitu drosopila melanogaster atau nama yang lebih kita kenal sebagai lalat buah lalat buah merupakan organisme model yang paling sering digunakan di penelitian biologi karena berbagai karakteristik yang dia miliki salah satu karakteristiknya adalah banyaknya varian atau strain dari lalat ini bila kita lihat di video ini kita dapat saja menyilangkan lalat mata merah dengan lalat mata merah namun anakan dari persilangan kedua lalat mata merah ini bisa kita lihat bisa menghasilkan ketutu keturunan mata merah maupun mata putih Kenapa bisa muncul mata putih dan bagaimana proporsi dari mata putih semua itu berkaitan dengan asam nukleatnya karena seperti yang saya sampaikan tadi asam nukleat itu berkaitan dengan penurunan sifat pewarisan sifat atau pengaturan sifat dan warna mata merupakan salah satu sifat yang diatur oleh asam nukleat oke lalu Apa itu asam nukleat sebelum menjawab Apa itu asam nukleat mungkin kita pernah juga sering mendengar DNA dengan RNA nah DNA dan RNA ini sendiri merupakan dua kelompok asam nukleat kalau kita belajar karbohidrat kita bisa membagi karbohidrat berdasarkan monomernya ketika hanya terdiri atas satu monomer maka dia dikatakan monosakarida kalau dua monomer disakarida kalau banyak monomir akan menyusun rantai polisakarida pada protein bila kita belajar protein kita bisa mengelompokkan protein menjadi protein defensif protein transport kemudian protein reseptor protein enzimatik dan sebagainya sedangkan pada asam nukleat kita hanya bisa membagi asam nukleat menjadi dua kelompok yaitu DNA dengan RNA mungkin kita sering mendengar DNA baik ketika kita kita belajar di bangku SMA maupun di TV karena kita biasa juga pernah mendengar adanya tes DNA begitu juga RNA di era covid seperti ini kita juga pernah mendengar swap test swap tes adalah tes diagnostik untuk mengidentifikasi seseorang terjangkit covid atau tidak berdasarkan keberadaan RNA dari sarscov 2 virus penyebab covid sarcov 2 ya Apakah RNA scov 2 itu berada di dalam tubuh lebih tepatnya di lapisan lendir manusia yang dites ketika RNA virus itu terdeteksi Maka manusia tersebut orang tersebut dikatakan terjangkit covid lalu apa perbedaan antara DNA dengan RNA dan kenapa DNA dan RNA dimasukkan sebagai asam nukleat kalau kita sering membaca buku baik buku biologi ataupun buku IPA terkadang kita menemukan penulis menyatakan DNA dan RNA memiliki perbedaan salah satu perbedaannya adalah Jumlah untingnya seperti di gambar ini ya Nah unting ini kita anggap sebagai tali tali yang melilit banyak referensi mengatakan DNA itu terdiri atas dua tali dua utas atau dua unting sedangkan RNA terdiri atas satu utas atau satu unting Apakah perbedaan ini benar nanti akan kita bahas ketepatan dari informasi tersebut namun sebelum lanjut sebetulnya Kita juga harus mengetahui sebenarnya DNA itu berasal dari Apa maksudnya di sini istilah DNA itu singkatan dari apa Nah DNA dan RNA itu sebetulnya bahasa Inggris ya DNA and RNA DNA itu singkatan dari diokiribonucleic acid yang kalau di bahasa Indonesiakan adalah asam deoki ribonukleat sehingga di beberapa referensi bahasa Indonesia kita tidak menemukan DNA tetapi kita menemukan ADN ADN merupakan singkatan dari asam deoksiribuukleat sedangkan RNA atau RNA itu merupakan singkatan dari ribonukleid acid yang kalau dibahasa Indonesiakan menjadi asam ribonukleat sehingga bisa diingkat disingkat sebagai arn Oleh karena itu Terkadang ketika kita membaca buku biologi kita tidak menemukan RNA tetapi kita lebih menemukan arn nah nama ini perlu kita ketahui singkatan DNA dan RNA perlu kita ketahui Agar kita tahu pembedanya karena nama dari struktur kimia itu biasanya juga akan menggambarkan struktur kimia dari senyawa itu sendiri nah sebelum kita bisa membedakan DNA dan RNA kita harus tahu struktur dasar dari asam nukleat itu sendiri sama dengan protein ataupun karbohidrat asam nukleat merupakan makromolekul jadinya dia memiliki Ukuran molekul yang lebih besar daripada molekul-molekul yang lain dan bersama dengan protein dan karbohidrat asam nuklea termasuk makromolekul yang tergolong polimer karena dia polimer maka dia tersusun atas banyak monomer kalau kita mengingat di video karbohidrat karbohidrat itu merupakan polimer sedangkan monomernya adalah monosakarida monosakarida monosakarida bergabung menjadi disakarida kemudian bergabung lagi semakin banyak semakin panjang sehingga kita kenal sebagai polisakarida begitu juga protein protein itu polimer polimer dari apa dari asam amino asam amino satu dengan yang lainnya membentuk ikatan peptida sehingga nanti akan menjadi rantai polipeptida kemudian rantai polipeptida tersebut akan membentuk struktur tiga dimensi sehingga memiliki fungsi tertentu dan itu kita kenal sebagai protein begitu juga asam nukleat asam nukleat itu polimer monomernya apa monomernya adalah nukleotida jadinya nukleotida sat dengan lainnya akan saling berikatan dengan ikatan kimia tertentu yang nanti akan kita bahas dan kemudian membentuk rantai nah rantai yang tersusun atas nukleotida-nukleotida inilah yang nanti kita kenal sebagai asam nukleat sekarang kita lihat struktur dasar dari monomer asam nukleat tersebut alias struktur dasar dari nukleotida secara sederhana struktur ber dasar dari nukleotida selalu terdiri atas tiga komponen utama yang pertama adalah gula ya yang berbentuk cincin ini adalah gula kita lihat di sisi kiri ini merupakan monomer dari RNA jadinya nukleotida dari RNA sedangkan di sisi kanan merupakan nukleotida DNA atau monomer dari DNA baik nukleotida RNA maupun DNA tersusun atas tiga komponen utama yang pertama adalah gula gula yang cincin ini ya Dan kita lihat cincinnya membentuk segilima sehingga kedua gula ini kita kelompokkan sebagai gula pentosa penta itu lima karbon nomor 1 di sisi sini kemudian karbon nomor du karbon nomor 3 karbon nomor 4 dan karbon nomor 5 kemudian komponen kedua dari asam nukleat atau nukleotida adalah gugus fosfat nah lingkaran ini merupakan simbol dari gugus fosfat nah gugus fosfat bisa kita lihat ternyata berikatan dengan karbon nomor 5 dari gula pentosa ini dan komponen yang terakhir adalah basa nitrogen di gambar ini diskemakan dengan bentuk persegi panjang dan bisa kita perhatikan basa nitrogen ini berikatan dengan gula ribosa gula pentosa di karbon nomor 1 sekarang kita bisa mengidentifikasi persamaan antara nukleotida RNA dengan nukleotida DNA adalah ketiganya sama-sama memiliki tiga komponen tersebut gulanya juga sama-sama Gula pentosa namun dari gambar ini juga kita juga bisa membedakan keduanya yang pertama yang perlu kita lihat adalah dari gulanya tersebut Seperti yang saya sampaikan di awal tadi kita perlu mengetahui apa itu DNA singkatan singkatannya dari apa begitu juga RNA RNA itu singkatan dari apa di sini bisa kita lihat ternyata DNA dan RNA Kenapa namanya berbeda itu berkaitan dengan struktur dari gula pentosanya bisa kita lihat secara sederhana kedua gula tersebut kedua gula ini sama namun bila kita melihat di karbon nomor du ternyata gula pentosa pada DNA kehilangan satu atom oksigen sedangkan di RNA oksigennya lengkap sebetulnya di sini ada atom-atom lain ya di karbon nomor 1 karbon nomor 3 ada hidrogen dan sebagainya tetapi tidak digambarkan Nah di sini yang digambarkan hanyalah pembedanya dan pembedanya adalah di karbon nomor du pada RNA nukleotidanya khususnya pada gula karbon Nomor duanya oksigennya lengkap sehingga di sini membentuk gugus hidroksil sedangkan pada DNA nukleotidanya pada gulanya khususnya pada karbon nomor 2 kehilangan satu atom oksigen sehingga kita tidak menemukan gugus hidroksil di sini sehingga nama gulanya dikatakan sebagai deoksiribosa ribosa sendiri merupakan salah satu jenis dari gula pentosa ingat ya dinamakan gula pentosa karena karbonnya nomor 5 dan salah satu jenis gula pentosa namanya ribosa pada DNA karbon nomor 2 kehilangan satu oksigen sehingga ribosanya dinamakan deoksi D itu kehilangan oksi itu oksigen sedangkan pada RNA karena oksigennya lengkap namanya Tetap ribosa itu perbedaan pertama antara anara DNA dengan RNA kita melihat berdasarkan struktur dari gula pentosanya kemudian perbedaan kedua bisa kita lihat dari basa nitrogennya dari sini bisa kita lihat pada RNA ada empat macam basa nitrogen yang mungkin dapat menjadi komponen dari nukleotida tersebut yaitu adenin disingkat sebagai a kemudian sitosin disingkat sebagai c atau kalau dalam bahasa Indonesia sebagai S kemudian guanin dan yang terakhir adalah urasil di sisi lain pada DNA kita tidak menemukan urasil melainkan timin sedangkan adenin sitosin dan guanin tetap ada sehingga perbedaan kedua dari DNA dengan RNA adalah pada basa nitrogennya pada RNA kita temukan urasil sedangkan pada DNA kita temukan timin sebetulnya hanya inilah perbedaan antara DNA dengan RNA sudah tidak ada lagi perbedaan di antara keduanya sehingga bila ada referensi yang menyatakan perbedaan lain dari DNA dan RNA adalah Jumlah untingnya informasi tersebut kurang tepat Kenapa karena DNA tidak selalu berunting ganda begitu juga RNA tidak selalu beruting tunggal pada beberapa virus rna-nya untingnya ganda dan pada ada beberapa virus yang lain dna-nya untingnya tunggal begitu ya ini struktur dasar dari monomer asam nukleat yaitu nukleotida sekarang kita lihat lebih dalam tadi saya katakan ada tiga komponen utama penyusun nukleotida yang pertama adalah gugus fosfat tadi kalau di di sebelumnya kita menskemakan gugus fosfat sebagai bentuk lingkaran nah sebetulnya gugus fosfat ini seperti ini ada atom p dipusat kemudian dan diikat oleh empat atom oksigen kemudian selain gugus fosfat komponen utama dari nukleotida adalah gula ribosa yang termasuk ke dalam gula pentosa pada RNA Atom C Nomor duanya lengkap oksigennya sedangkan pada DNA kehilangan satu atom oksigen sehingga namanya dioksiribosa dan seperti yang saya katakan tadi kita di skema yang awal hanya menggambar dengan sederhana sehingga atom-atom lain tidak tergambar sedangkan pada slide ini kita dapat melihat bahwasanya setiap karbon di sini juga berikatan dengan hidrogen dan yang lainnya juga berikatan dengan hidroksil begitu ya kemudian kita lihat gulanya tadi juga sudah saya jelaskan perbedaan gula eh mohon maaf basa nitrogen ya perbedaan basa nitrogen antara DNA dan RNA adalah pada DNA kita menemukan timin sedangkan pada RNA kita menemukan urasil dan kita bisa mengelompokkan basa nitrogen menjadi dua kelompok yaitu Purin dan pirimidin Apa perbedaan utama antara Purin dan pirimidin bisa kita lihat dari strukturnya pada purin basa nitrogen ini terdiri atas dua cincin ya ini dua cincin sedangkan pada pirimidin dia terdiri atas satu cincin purin terdiri atas adenin dan guanin sedangkan pirimidin bisa sitosin bisa urasil kalau dia RNA dan bisa juga timin kalau dia DNA sekarang kita bahas DNA terlebih dahulu karena tadi kita sudah belajar bahwa nukleotida itu terdiri atas gugus fosfat basa nitrogen dan gula ribosa khususnya deoksiribosa kalau pada DNA dan kita juga sudah belajar ternyata ada empat macam basa nitrogen pada DNA yaitu adenin guanin kemudian sitosin dan timin maka nukleotida-nukleotida yang terbentuk di DNA itu ada empat macam yaitu nukleotida yang mengandung timin kita kenal sebagai dioksitimidin monofosfat kemudian nukleotida yang nitrogennya berupa S eh sistidin ya sehingga kita kenal sebagai deoksisistidin monofosfat kemudian ada nukleotida yang tersusun atas adenin sehingga dinamakan dioksi adenosin monofosfat dan kemudian juga ada nukleotida yang tersusun atas basa nitrogen berupa guanin sehingga dikenal sebagai diokiguanosin monofosfat ini Empat kemungkinan nukleotida penyusun dari DNA dan sama seperti pada makromolekul yang lain pada polimer yang lain ketika monomer-monomer dari penyusun asam nukleat ini berinteraksi maka keduanya bisa membentuk ikatan kalau kita belajar protein ya asam amino yang satu dengan asam amino yang lain akan berinteraksi membentuk ikatan pep tidak nah sedangkan pada asam nukleat monomer satu dengan monomer yang lainnya atau nukle nukleotida satu dengan nukleotida yang lainnya akan dapat berikatan membentuk ikatan fosfodiester dan sama dengan pembentukan ikatan pada protein maupun karbohidrat reaksi pembentukan ikatan fosfodiester termasuk reaksi dehidrasi sehingga selain membentuk ikatan reaksi ini juga menghasilkan atau melepaskan H2O atau kita kenal juga sebagai air dan di sini bisa kita lihat pembentukan ikatan fosfodiester itu terjadi antara gugus fosfat di salah satu nukleotida dan karbon nomor 3 dari nukleotida yang lain sehingga ikatan terjadi di antara gugus fosfat dengan karbon nomor 3 dan ikatan ini dapat terjadi sehingga monomer semakin bertambah nukleotida semakin bertambah sehingga rantai dari polinukleotida ini semakin memanjang dan peristiwa penambahan nukleotida menjadi rantai polinukleotida ini menjadi rantai asam nukleat ini terjadi pada peristiwa replikasi kita akan mempelajari replikasi di video yang lain oke di sini bisa kita lihat di sisi kanan ini merupakan hasil dari peristiwa replikasi tersebut Ketika monomer-monomir semakin bertambah sehingga membentuk rantai yang lebih panjang di sini bisa kita lihat terdiri atas empat nukleotida yang sudah bergabung dan di sini bisa kita lihat ikatan fosfol di esternya terjadi di sini antara fosfat dengan gula eh dengan karbon di nukleotida yang lain ya kemudian ya di sini bisa kita lihat seperti yang saya sampaikan tadi fosfat itu Berikat dengan gula nomor 3 dari nukleotida yang lain sehingga misalkan ini merupakan ujung dari rantai polinukleotida maka e nukleat ini akan berikatan dengan nukleotida yang lain dengan membentukkan pembentukan ikatan fosfodiester di sini dan kita lihat ternyata di bagian paling ujung dari rantai sini kalau kita dihat berdasarkan struktur dari gula ribosanya gula dioksiribosanya c yang paling pinggir merupakan C nomor 5 sedangkan di ujung yang lain karbon yang paling luar merupakan karbon nomor 3 Seperti yang saya jelaskan tadi ya bahwa karbon dari ribosa atau pentosa selalu lima yaitu karbon nomor 1 2 3 4 5 dan ketika membentuk rantai ternyata di salah satu ujung karbon paling luar adalah karbon nomor 3 di ujung yang lain karbon yang paling luar adalah karbon nomor 5 sehingga ketika kita belajar DNA atau RNA kita belajar asam nukleat kita mengenal adanya ujung 3 dengan ujung 5 kalau pada protein kita mengenal adanya ujung Amina dan ujung karboksil dinamakan ujung Amina karena rantai dari protein dari polipeptida tersebut paling ujung adalah gugus amino gugus Amina sedangkan di salah satu ujung yang lain yang paling ujung adalah gugus karboksil sehingga dinamakan ujung Amina dan ujung karboksil atau terminal dan C Terminal sedangkan pada asam nukleat ada dua ujung yaitu ujung 3 dan ujung 5 nah dinamakan ujung dan ujung 5 didasarkan pada karbon paling luarnya paling paling ujungnya sehingga bila ada yang bertanya apa maksud ujung Li dan ujung Li kita dapat memberikan jawaban didasarkan pada nomor karbon yang berada paling pinggir di ujung tersebut Oke tadi kita hanya membahas terbentuknya satu rantai Nah tadi juga di awal kita juga menyinggung bahwa banyak referensi yang mengatakan DNA itu unting ganda dan sudah saya katakan DNA tidak selalu berunting ganda tetapi memang pada umumnya DNA itu akan membentuk unting ganda nah ini merupakan gambaran skema terbentuknya rantai ganda dari DNA tersebut misalkan saja kita punya satu rantai ini ya satu rantai Ini arahnya dari ujung 5 ke ujung 3 kemudian rantai ini bisa berinteraksi dengan rantai yang lain melalui ikatan hidrogen yang tercipta di antara basa-basa nitrogennya ingat ya asam nukleat itu tersusun atas monomer nukleotida dan nukleotida selalu terdiri atas tiga komponen gula pentosa gugus fosfat dan basa nitrogen dan ternyata basa nitrogen dari satu rantai dapat berinteraksi dengan basa nitrogen dari rantai polinukleotida yang lain dengan membentuk ikatan hidrogen dan dari sini pun kita dapat melihat bahwasanya adenin hanya bisa berikatan dengan timin sedangkan guanin Hanya selalu berikatan dengan sitosin Mengapa demikian ini berkaitan dengan tangan dari basa-basa nitrogen tersebut bisa kita lihat bahwasanya adenin ini memiliki dua tangan yang dapat berinteraksi dengan timin begitu juga sebaliknya sedangkan sitosin memiliki tiga tangan dan guanin pun juga memiliki tiga tangan yang siap berinteraksi sehingga tidak mungkin tertukar dalam keadaan alami ya tidak mungkin sitosin berikatan dengan timin secara stabil Begitu juga adenin dengan guanin Kenapa karena tangan bebas dari adenin dan timin sama-sama dua sedangkan tangan bebas dari sitosin dan guanin sama-sama tiga itulah alasannya Mengapa adenin selalu berpasangan dengan timin guanin selalu berpasangan dengan timin ini merupakan struktur sederhananya namun pada kenyataannya struktur ini akan berpilin seperti ini membentuk pilinan membentuk unting seperti ini sehingga kita sering melihat gambaran ilustrasi DNA sebagai dua tali yang saling berlilitan dan di sini pun bisa kita lihat ternyata ketika salah satu rantai DNA berikatan dengan rantai DNA yang lain melalui ikatan hidrogen dari basa-basa nitrogennya kita lihat salah satu rantai memiliki arah 5 ketig sedangkan rantai yang lain dari arah 3 ke 5 atau di sini ya di sisi kiri 53 di sisi kanan 53nya ke atas dan ini pasti selalu terjadi secara alami seperti ini artinya ketika ada dua rantai DNA tidak mungkin rantai DNA itu berpasangan sama-sama memiliki orientasi yang sama 53nya ke atas semua tidak mungkin pasti yang satu ke atas yang satu ke bawah dan kondisi ini kita kenal sebagai anti paralel yang secara sederhana dapat kita Artikan kedua rantai berinteraksi dan keduanya memiliki arah yang berlawanan orientasi yang berlawanan begitu Itu yang dimaksud dengan anti paralel kemudian DNA unting ganda itu sebetulnya merupakan materi genetik dari kita semua bakteri genetik dari eukariotik manusi ini termasuk eukariotik begitu juga bakteri yang merupakan prokariotik DNA sendiri itu di dalam sel dikemas ke dalam kromosom Nah sekarang kita mengenal istilah lain yaitu kromosom dari ilustrasi sini ini merupakan DNA unting ganda yang seperti yang saya katakan tadi pada umumnya DNA itu unting ganda tetapi tidak selalu unting ganda nah DNA unting Ganda ini kemudian akan melilit pada protein-protein histon ya kuning-kuning ini merupakan protein histon nah ketika DNA melilit ke protein histon akan membentuk struktur yang dinamakan nukleosom kemudian nukleosom satu dengan lainnya akan merapat sehingga membentuk kromosom seperti ini Sehingga di sini bisa kita lihat ya Di ini juga kita mengenal benang kromatin dari gambar sini kita bisa mengenalbanyak istilah yang pertama adalah DNA ketika DNA meliliti protein histon kita kenal sebagai nukleosom kemudian dia ketika memampat lagi akan membentuk benang kromatin yang kemudian Semakin memampat menjadi kromosom itulah bedanya kromosom kromatin dan DNA kromosom adalah kondisi terkondensasinya kromatin sedangkan kromat adalah struktur yang terdiri atas protein dan DNA sedangkan DNA sendiri merupakan salah satu macam asam nukleat dan dari sini pun kita dapat belajar ternyata struktur dari kromosum adalah DNA yang meliliikti protein Bukan sebaliknya di beberapa referensi di beberapa buku SMA ada gambar yang biasanya miskonsepsi digambarkan bahwa DNA dibungkus oleh protein itu kurang yang tepat adalah DNA meliliti protein dan sebetulnya gambar dari DNA itu seperti ini tidak ada bungkus protein di luar Kenapa karena proteinnya dililit bukan membungkus kemudian kita juga mengenal istilah gen Apa itu gen nah gen merupakan unit atau segmen di DNA yang memiliki fungsi tertentu nah sifat itu pada umumnya diatur oleh gen ya ini DNA nah ketika DNA ini kita segmen-segmenkan misalkan di sini ada segmen ya segmen dengan panjang tertentu dan segmen itu memiliki fungsi tertentu itulah yang dinamakan dengan gen Oleh karena itu sepanjang DNA ini belum tentu semuanya gen adakanya ada segmen yang tidak memiliki fungsi apa-apa maka segmen DNA tersebut bukanlah gen pada segmen yang lain misalkan di segmen di sini ternyata dia memiliki fungsi yaitu mengkodekan insulin misalkan maka gen segmen itu kita kenal sebagai gen ya jadinya secara sederhana gen bisa kita Artikan sebagai segmen DNA yang memiliki fungsi tertentu sehingga di sini kita bisa membedakan gen itu apa DNA itu apa nukleosom itu apa kromatin itu apa dan kromosom itu apa lalu kita dapat menemukan DNA di mana saja asam nukleat bisa kita temukan di mana saja sekarang kita lihat sel hewan terlebih dahulu struktur umum dari sel hewan adalah seperti ini dan DNA tentunya dapat ditemukan di inti sel karena fungsi inti sel adalah mengatur kehidupan sel tersebut maka tentunya di dalam inti sel ada komponen yang terlibat dalam pengaturan dari kehidupan sel itu tadi dan komponen tersebut kita ketahui sebagai nukleat yaitu DNA itu sendiri namun di dalam inti sel pun kita juga menemukan RNA meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak kemudian selain di inti sel pada sel hewan kita memiliki organel mitokondria di mitokondria pun kita juga dapat menemukan keberadaan DNA maupun RNA sedangkan pada sel tumbuhan selain di intisel dan di mitokondria kita juga dapat menemukan asam nukleat di plastid salah satu plastid yang paling kita kenal adalah kloroplas ya jadinya di kloroplas kita dapat menemukan DNA ataupun RNA sedangkan pada bakteri karena bakteri tidak memiliki inti sel maka asam nukleatnya dna-nya akan terkonsentrasi pada suatu daerah yang dinamakan sebagai nukleosid dan lain kromosom utamanya ada kromosom ada materi genetikmateri genetik kecil yang ada tersebar di sitoplasmanya dan itu dikenal sebagai plasmid Oke itulah penjelasan saya terkait asam nukleat kita telah mempelajari struktur dari asam nukleat yang merupakan polimer dari monomer nukleotida kemudian macamnya hanya ada dua yaitu DNA dan RNA dan fungsinya adalah sebagai pengaturan dan pembawa sifat demikian video kali ini pada video selanjutnya kita akan membahas polimer mohon maaf makromolekul yang lain yaitu lemak terima kasih atas perhatiannya Mohon maaf bila ada kesalahan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Al
Resume
Categories